Author: 15

  • Kadena Tutup Operasi, KDA Jatuh 60%! Apakah Masih Bisa Bangkit?

    Krisis mendadak menghantam dunia kripto! Kadena resmi mengumumkan penghentian semua operasi bisnis dan pemeliharaan blockchain, membuat harga token KDA jatuh lebih dari 60% hanya dalam hitungan jam. Lonjakan volume perdagangan menandakan kepanikan investor yang bergegas mengambil posisi.

    Shutdown Mendadak, Apa Penyebabnya?

    Melalui unggahan di X (sebelumnya Twitter), Kadena menyebut “kondisi pasar” sebagai alasan utama penutupan. Semua karyawan telah diberi tahu, dan aktivitas bisnis dihentikan.

    Meski begitu, blockchain Kadena tetap berjalan sebagai jaringan terdesentralisasi yang bergantung pada penambang independen. Organisasi juga berjanji menyediakan biner baru agar jaringan tetap beroperasi tanpa campur tangan mereka.

    “Demi keberlangsungan operasional, kami akan menyediakan biner baru dan mendorong semua operator node untuk melakukan pemutakhiran sesegera mungkin,” jelas Kadena.

    Harga KDA Terjun Bebas, Investor Panik

    Reaksi pasar langsung negatif. Data BeInCrypto Markets menunjukkan harga KDA anjlok 62,3%, dari $0,207 menjadi $0,078. Saat artikel ini ditulis, KDA stabil di $0,087, hanya 25% lagi dari titik terendah sepanjang masa.

    Volume perdagangan melonjak hingga $105,3 juta, naik 1.277% dalam 24 jam, menandakan aktivitas pasar yang sangat tinggi karena investor bergegas melakukan reposisi.

    Baca juga: Mengenal Kadena dan Highstreet, Aset Kripto Berpotensi Cuan di 2022?

    Komunitas dan Analisis Menyoroti Krisis Kepercayaan

    Pengumuman mendadak ini menuai kritik keras. Seorang analis menyebutnya sebagai “penipuan keluar”, sementara pemimpin opini menilai langkah Kadena sebagai pengkhianatan terhadap komunitas.

    “Mereka meninggalkan investor, pembangun, dan orang-orang yang mereka percayai dalam kegelapan. Kadena memiliki semua potensi, teknologi, dan komunitas, tetapi yang kurang adalah semangat. Ini bukan akhir proyek, tapi pengkhianatan terhadap komunitas,” komentar Ahmed Raza.

    Masa Depan Kadena: Bisa Bertahan Tanpa Tim Pusat?

    Meskipun blockchain tetap berjalan secara desentralisasi, kepercayaan telah terkikis. Komunitas kini dihadapkan pada ketidakpastian atas kepemimpinan dan kelangsungan jangka panjang KDA.

    Pertanyaan besar muncul: bisakah blockchain terdesentralisasi bertahan tanpa dukungan tim pusat? Respons komunitas Kadena dalam beberapa minggu mendatang bisa menjadi preseden penting bagi proyek-proyek kripto lain yang menghadapi transisi serupa.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Stabil di $0,19–$0,20, Potensi Pemulihan Cepat

    Dogecoin (DOGE) tampaknya tengah bersiap untuk comeback besar. Setelah bergerak sideways di sekitar zona $0,19–$0,20, indikator teknikal mulai menunjukkan sinyal kuat bahwa momentum bullish bisa segera kembali dan para trader mulai bersiap.

    Dogecoin di Ambang Titik Balik Krusial

    Harga DOGE saat ini bertahan di kisaran $0,19 hingga $0,20, area support penting yang selama seminggu terakhir berhasil menahan tekanan jual. Setiap kali harga menyentuh zona ini, volume beli meningkat signifikan, menandakan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap potensi pemulihan Dogecoin.

    Menurut analis Trader Tardigrade, pola harga ini bisa jadi pertanda awal dari pergerakan besar. Jika tren beli berlanjut, DOGE berpotensi menembus level resistensi $0,24 dalam waktu dekat.

    Pola Wedge dan RSI: Kombinasi Bullish yang Menggoda

    Dilaporkan The Tradeable, grafik teknikal menunjukkan pola falling wedge, formasi yang umumnya mendahului pembalikan tren ke arah naik. Harga Dogecoin kini menyempit di antara dua garis tren menurun, mendekati titik konvergensi yang sering kali menjadi sinyal lonjakan berikutnya.

    Beberapa indikator penting turut memperkuat sinyal ini:

    • RSI (Relative Strength Index) mulai bangkit dari level oversold, mempertahankan garis support naik di bawah level 45.
    • Pola RSI serupa sebelumnya pernah mendahului reli jangka pendek Dogecoin.
    • Panah proyeksi pada grafik menunjukkan potensi rebound menuju area $0,200–$0,205.
    • Seluruh indikator momentum mulai tersinkronisasi, mengindikasikan potensi perubahan arah ke sisi pembeli.

    Kekuatan RSI ini memberikan gambaran visual bahwa tekanan jual melemah dan pasar bisa segera memasuki fase pemulihan.

    Pasar Altcoin Mulai Pulih, Dogecoin Jadi Sorotan

    Stabilitas harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir turut memberikan ruang napas bagi altcoin. Seiring dominasi BTC yang kembali seimbang, sebagian trader mulai mengalihkan likuiditas ke memecoin besar seperti Dogecoin.

    Data on-chain bahkan menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi dan volume perdagangan DOGE, tanda adanya akumulasi diam-diam di sekitar level support saat ini.

    Jika skenario teknikal ini terkonfirmasi, Dogecoin bisa menjadi salah satu aset dengan performa paling menarik di antara altcoin dalam beberapa minggu ke depan.

    Dengan pola falling wedge, dukungan RSI yang kuat, dan sentimen pasar yang mulai membaik, Dogecoin tampak siap untuk meluncur kembali ke atas. Jika momentum bullish terus terbangun, level $0,24 bisa menjadi target pertama, dan potensi reli berikutnya mungkin tinggal menunggu waktu.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index Naik, Bitcoin Turun: Saatnya Altcoin Tampil?

    Narasi tentang altcoin season kembali menguat di kalangan investor kripto, setelah dominasi Bitcoin berada di angka 59,72% yang menandakan kemungkinan rotasi menuju 54%. Perhatian kini tertuju pada altcoin, dengan sentimen bullish mulai muncul meski pasar kripto baru saja menghadapi tantangan signifikan.

    Flash Crash 10 Oktober Jadi “Berkah Terselubung”
    Seorang analis kripto mengungkapkan bahwa keruntuhan pasar pada 10 Oktober 2025, meski awalnya dianggap negatif, justru membuka peluang bagi momentum altcoin berikutnya. Flash crash ini menyebabkan harga Bitcoin turun 20%, sementara sebagian besar altcoin kehilangan lebih dari 50% nilainya. Namun, pembersihan pasar ini menghapus posisi leverage lemah dan penjualan spekulan, meninggalkan kondisi lebih sehat untuk reli altcoin berikutnya.

    Baca juga: Altcoin Season Resmi Berakhir? Bitcoin Kembali Kuasai Pasar Kripto!

    Lembaga Jadi Kunci Kenaikan Berikutnya
    Menurut analis, musim altcoin yang akan datang diprediksi akan didorong oleh investor institusional, bukan spekulasi liar seperti sebelumnya. Kepatuhan terhadap regulasi juga dianggap sebagai pendorong utama. Altcoin kini bergerak di bawah narasi berbeda dari bull run sebelumnya, dengan investor lebih fokus pada strategi jangka panjang daripada lonjakan harga cepat.

    Dominasi Bitcoin Turun Jadi Indikator Musim Altcoin
    Salah satu pemicu yang paling diperhatikan adalah penurunan dominasi Bitcoin menuju 54%, dari 59,72% saat ini. Penurunan ini bisa menjadi tanda struktural bahwa altcoin siap menguat. Analis menyatakan bahwa pasar telah menyingkirkan risiko berlebih, menciptakan fondasi yang lebih kokoh untuk kenaikan harga altcoin yang berkelanjutan.

    Meskipun pasar kripto menghadapi ketidakpastian, analis tetap optimistis bahwa musim altcoin bisa segera terjadi, terutama dengan dukungan lembaga dan kondisi pasar yang lebih sehat. Investor kini menantikan momentum yang bisa menjadi titik balik untuk altcoin di bulan-bulan mendatang.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Bitcoin dan Ethereum Digoyang Arus Keluar Besar, Investor Panik?

    Arus masuk institusional ke ETF (Exchange-Traded Fund) mata uang kripto terus menurun drastis, menandai geliat kehati-hatian di pasar menjelang akhir tahun. Produk ETF Bitcoin dan Ethereum mencatat arus keluar bersih besar-besaran, sinyal yang semakin memperkuat kekhawatiran investor profesional.

    Dilaporkan Finance Feeds, data dari Farside Investors dan The Block menunjukkan ETF Bitcoin spot di AS mengalami arus keluar sekitar $40,5 juta pada hari Senin, menandai empat hari berturut-turut tekanan jual. Sementara itu, ETF Ethereum lebih parah, dengan arus keluar mencapai $145 juta, mencerminkan menurunnya kepercayaan terhadap stabilitas harga ETH jangka pendek.

    Para analis menekankan bahwa rentetan arus keluar ini bukan sekadar angka, ini merupakan cerminan penghindaran risiko yang lebih luas di seluruh kelas aset digital. Penurunan volume perdagangan spot, menurunnya minat pada kontrak berjangka, hingga aktivitas spekulatif yang melemah mempertegas bahwa investor sedang menahan diri. Bitcoin pun kesulitan mempertahankan level support di atas $65.000, menambah tekanan bagi ETF terkait.

    Arus Keluar ETF Cerminkan Kehati-hatian

    Baca juga: ETF Bitcoin Banjir Modal, Harga BTC Siap Melonjak Menuju $165.000!

    Meskipun dana besar seperti iShares Bitcoin Trust (BlackRock) dan Wise Origin Bitcoin Fund (Fidelity) masih mencatat arus masuk moderat, total AUM ETF Bitcoin menurun secara konsisten, membawa kepemilikan ke level terendah dalam lebih dari sebulan. Sementara itu, ETF Ethereum yang dulu digadang sebagai katalis adopsi institusional, kini menghadapi kesulitan menarik minat, menunjukkan bahwa aksi ambil untung dan kehati-hatian terhadap ETH masih tinggi.

    Pasar kripto secara keseluruhan juga terkena imbas kondisi makroekonomi: data inflasi yang fluktuatif, ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve, serta likuiditas yang lebih ketat menekan partisipasi institusional. Meski begitu, total AUM ETF kripto tetap jauh di atas level pertengahan tahun, menandakan institusi besar masih melihat potensi jangka panjang dalam ekosistem aset digital.

    Para pakar memperkirakan arus ETF akan terus berfluktuasi di minggu-minggu mendatang, dipengaruhi perkembangan makro dan pergerakan teknis Bitcoin. Namun tren arus keluar saat ini menjadi pengingat keras: pasar kripto tetap sangat sensitif terhadap sentimen investor dan kondisi risiko global.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Siap Terbang Lagi? Harga Sentuh $2,40 Setelah Whale Serok

    Harga XRP kembali mencuri perhatian pasar kripto hari ini, diperdagangkan mendekati $2,40 setelah berhasil menembus garis tren menurun multi-tahun, sebuah sinyal kuat yang oleh banyak analis disebut sebagai awal dari potensi reli besar.

    Menurut data terbaru, analis terkenal CryptoKaleo menandai bahwa XRP akhirnya keluar dari pola resistensi jangka panjang yang telah menahan pergerakan harga selama bertahun-tahun. Penembusan ini, katanya, mencerminkan pola yang sama seperti pada tahun 2017, ketika XRP melonjak eksplosif menuju $3,50.

    “Struktur XRP saat ini menunjukkan momentum yang sangat mirip dengan awal siklus bullish sebelumnya,” ungkap CryptoKaleo. Ia menambahkan bahwa support utama berada di kisaran $1,00–$1,20, sementara resistance kritis muncul di antara $3,30 hingga $3,50. Jika harga mampu menembus area tersebut, target berikutnya bisa mencapai $5 hingga $7.

    Whale Masuk Besar: 30 Juta XRP Diborong dalam 24 Jam

    Tak hanya faktor teknikal, aksi para whale atau pemegang besar juga memperkuat sinyal bullish. Analis pasar Ali Martinez melaporkan bahwa dompet besar yang memegang antara 100.000 hingga 10 juta XRP secara kolektif menambahkan 30 juta token hanya dalam satu hari.

    Lonjakan akumulasi ini terjadi bersamaan dengan rebound harga dari $2,25 ke $2,40, yang menunjukkan kepercayaan investor besar terhadap prospek jangka menengah XRP. “Aksi beli paus menjadi konfirmasi kuat bahwa mereka melihat nilai pada level saat ini,” jelas Martinez.

    Baca juga: Sentimen XRP Terjun Bebas! Apakah Ini Saat Terbaik Beli Sebelum Naik?

    Fokus Pasar: Penutupan di Atas $2,60 Jadi Kunci

    Dilaporkan Coinedition, secara teknikal, XRP kini menghadapi resistance terdekat di $2,60, yang menurut para analis akan menjadi pemicu utama reli lanjutan menuju $2,85 hingga $3,00. Penutupan harian di atas level tersebut akan mengonfirmasi struktur pembalikan penuh, memperkuat potensi kenaikan lebih tinggi.

    Namun, jika harga gagal bertahan dan turun di bawah $2,40, ada kemungkinan pengujian ulang di $2,25 sebelum melanjutkan tren naik berikutnya. Meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi, pola akumulasi besar-besaran dari investor besar menunjukkan minat beli yang stabil dan konsisten.

    Sinyal Bullish Mulai Kuat, XRP Bisa Menuju Siklus Baru

    Dengan penembusan garis tren multi-tahun, aksi beli dari whale, dan struktur teknikal yang menguat, banyak analis percaya bahwa XRP bisa memasuki fase awal siklus bullish baru.

    Jika momentum ini berlanjut dan harga berhasil menembus zona $3,30–$3,50, tidak menutup kemungkinan XRP akan kembali ke level psikologis $5 atau bahkan lebih tinggi.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    Solana Mobile resmi mengakhiri perjalanan ponsel kripto legendarisnya, Solana Saga, setelah lebih dari dua tahun beroperasi. Perusahaan mengumumkan bahwa perangkat Android generasi pertamanya itu tak lagi akan menerima pembaruan perangkat lunak maupun patch keamanan, menandai akhir dari salah satu eksperimen paling ambisius di dunia Web3.

    “Pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan tidak lagi tersedia untuk perangkat Saga,” ujar perwakilan komunitas Solana Mobile di Discord. “Terima kasih kepada semua pengguna Saga yang telah berpartisipasi dalam perjalanan ini.”

    Dengan keputusan ini, sekitar 20.000 unit Saga yang sempat diproduksi kini resmi masuk kategori end of support. Pengguna masih bisa memakai perangkatnya, tetapi tanpa pembaruan keamanan dan hanya akan mendapat bantuan untuk “pertanyaan umum.”

    Dilaporkan Decrypt, Saga terakhir kali menerima pembaruan ke Android 14 dan patch keamanan terakhir pada November 2024.

    Dari Gagal di Pasar ke Fenomena Airdrop Ribuan Dolar

    Ketika pertama kali dirilis pada April 2023, Solana Saga tidak langsung mencuri perhatian. Ponsel ini memang unik,dilengkapi dengan seed vault untuk keamanan aset kripto dan toko aplikasi terdesentralisasi, namun penjualannya sempat lesu.

    Dilaporkan Dec, semuanya berubah ketika airdrop kripto eksklusif bagi pemilik Saga melonjak nilainya, membuat banyak orang berbondong-bondong mencari perangkat ini. Beberapa pengguna bahkan mendapatkan hadiah bernilai ribuan dolar dari airdrop tersebut.

    Namun, euforia itu tak bertahan lama. Dalam waktu hanya dua tahun, Saga kini dianggap “usang”, jauh lebih cepat dibanding standar dukungan perangkat dari raksasa teknologi seperti Apple atau Google yang mencapai tujuh tahun.

    Era Baru: Solana Seeker Gantikan Peran Saga

    Dengan berakhirnya dukungan untuk Saga, Solana Mobile kini mengalihkan fokus penuh ke generasi penerusnya: Solana Seeker.

    Perangkat ini dijual dengan harga lebih terjangkau, sekitar $500, atau setengah dari harga Saga saat peluncuran. Tak heran jika versi baru ini langsung laku keras dengan lebih dari 150.000 pre-order sejak pengumuman.

    Solana Seeker tetap mempertahankan fitur khas seperti Seed Vault, namun kini hadir dengan peningkatan signifikan seperti SeekerID dan toko aplikasi Web3 yang diperbarui.

    Yang paling menarik, Solana Mobile juga menyiapkan token ekosistem baru bernama SKR, yang kabarnya akan menjadi insentif bagi pengguna dan pengembang di dalam ekosistem Seeker.

    Dari Eksperimen Menjadi Fondasi Ekosistem Web3 Mobile

    Meski “pensiun dini”, Solana Saga tetap meninggalkan jejak penting sebagai pionir ponsel kripto pertama yang benar-benar diproduksi massal.

    Keberhasilannya membuka jalan bagi hadirnya perangkat Web3 berikutnya, seperti Seeker, yang kini menjadi jembatan utama antara dunia blockchain dan pengguna mobile.

    Solana Saga mungkin sudah berakhir, tapi warisannya jelas: menyatukan dunia kripto dan teknologi mobile bukan lagi mimpi, melainkan langkah nyata menuju masa depan Web3.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Strategi DCA Bitcoin di Awal Tahun Baru 2025

    Volatilitas pasar kripto seperti Bitcoin jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain seperti Emas atau Saham memang terbilang cukup tinggi, oleh sebab itu para investor Bitcoin membutuhkan strategi investasi yang tepat dan terukur. 

    Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah Dollar Cost Averaging (DCA). Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi yang melibatkan pembelian aset dalam jumlah yang sama secara berkala.

    Pendekatan ini dapat membantu mengurangi dampak volatilitas pasar Bitcoin yang tinggi, memungkinkan investor untuk membeli lebih banyak unit saat harga rendah dan lebih sedikit unit saat harga tinggi.

    Mengapa Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) Cocok untuk Bitcoin?

    Dollar Cost Averaging (DCA) menjadi strategi investasi yang sangat cocok untuk Bitcoin, karena mengingat karakteristik Bitcoin yang terkenal dengan fluktuasi harganya yang ekstrem, dibanding dengan instrumen investasi lain seperti Emas atau Saham.

    Ada beberapa alasan kenapa strategi membeli dengan metode pembelian berkala (DCA) cocok untuk Bitcoin, seperti:

    • Mengurangi Risiko Volatilitas: Dengan menggunakan metode DCA, kamu dapat meminimalkan dampak dari volatilitas jangka pendek yang sering terjadi di pasar kripto khususnya Bitcoin.
    • Disiplin Investasi: DCA mendorong disiplin investasi dengan mengatur jadwal pembelian yang konsisten. Ini membantu menghindari keputusan investasi yang didasarkan pada emosi, seperti ketakutan atau keserakahan.
    • Menghindari Timing Pasar: Salah satu tantangan terbesar dalam investasi adalah menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual. Dengan DCA, kamu tidak perlu khawatir tentang kapan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar, karena dengan membeli secara rutin dalam interval waktu tertentu, kamu bisa mendapatkan harga rata-rata yang lebih stabil.

    Bagaimana Metode DCA Bekerja?

    Metode Dollar Cost Averaging (DCA) atau pembelian secara berkala bisa kamu lakukan dengan cara menentukan terlebih dahulu jumlah investasi yang akan kamu keluarkan dalam satu periode atau per setiap kami pembeliannya.

    Berikut tabel simulasi jika kamu melakukan pembelian berkala Bitcoin selama satu tahun, setiap tanggal 1 dari 1 Januari sampai 1 Desember 2024.

    Tanggal Harga Bitcoin Jumlah Investasi per Bulan Total Investasi Valuasi Bitcoin yang Dipegang Return
    IDR IDR BTC IDR BTC IDR
    1 Jan 2024 681,288,000 1,000,000 0.001468 1,000,000 0.001468 1,000,000 0.00%
    1 Feb 2024 978,708,800 1,000,000 0.001022 2,000,000 0.002490 2,436,557 21.83%
    1 Mar 2024 1,141,312,000 1,000,000 0.000876 3,000,000 0.003366 3,841,367 28.05%
    1 Apr 2024 970,665,600 1,000,000 0.001030 4,000,000 0.004396 4,267,015 6.68%
    1 Mei 2024 1,080,481,600 1,000,000 0.000926 5,000,000 0.005321 5,749,762 15.00%
    1 Jun 2024 1,004,068,800 1,000,000 0.000996 6,000,000 0.006317 6,343,133 5.72%
    1 Jul 2024 1,034,016,000 1,000,000 0.000967 7,000,000 0.007285 7,532,322 7.60%
    1 Agt 2024 943,657,600 1,000,000 0.001060 8,000,000 0.008344 7,874,104 -1.57%
    1 Sep 2024 1,013,427,200 1,000,000 0.000987 9,000,000 0.009331 9,456,278 5.07%
    1 Okt 2024 1,124,508,800 1,000,000 0.000889 10,000,000 0.010220 11,492,779 14.93%
    1 Nov 2024 1,542,491,200 1,000,000 0.000648 11,000,000 0.010869 16,764,671 52.41%
    1 Des 2024 1,577,912,000 1,000,000 0.000634 12,000,000 0.011502 18,149,644 51.25%

    Berdasarkan data pada tabel simulasi tersebut, dengan melakukan investasi atau pembelian Bitcoin menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dari Januari 2024 hingga Desember 2024, dapat disimpulkan bahwa, nilai investasi kamu akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

    Pada tanggal 1 Desember 2024, valuasi Bitcoin yang kamu pegang adalah Rp 18,149,644 dari total investasi Rp 12,000,000, dengan return akhir sebesar 51.25% meskipun Bitcoin sempat mengalami volatilitas.

    Perlu diingat, simulasi ini adalah simulasi hitungan dimana kamu membeli setiap tanggal 1 tanpa melihat harga Bitcoin pada saat itu, kamu bisa memaksimalkan keuntungan yang lebih, seperti dengan melakukan pembelian pada saat ada koreksi di setiap bulannya.

    Tips Melakukan Sebelum Melakukan Dollar Cost Averaging (DCA)

    Sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian berkala (DCA) kamu bisa mempertimbangkan beberapa tips berikut:

    • Tentukan Jumlah Investasi: Tentukan jumlah uang yang akan diinvestasikan secara berkala. Pastikan jumlah ini sesuai dengan kemampuan finansial dan tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari.
    • Jadwal Pembelian: Tentukan jadwal pembelian yang konsisten, misalnya setiap minggu atau setiap bulan, baik di tanggal yang sama atau menunggu saat koreksi untuk memaksimalkan keuntungan.
    • Perhatikan Siklus Market: Dengan memperhatikan siklus pasar, kamu dapat mengoptimalkan strategi DCA. Misalnya, kamu bisa meningkatkan jumlah investasi selama fase akumulasi dan mengurangi pembelian selama fase distribusi.
    • Pantau dan Evaluasi: Meskipun DCA adalah strategi jangka panjang, penting untuk tetap memantau dan mengevaluasi kinerja investasi secara berkala.
    • Hindari Emosi: Tetap disiplin dengan jadwal pembelian dan hindari keputusan impulsif berdasarkan fluktuasi pasar jangka pendek.

    Cara Melakukan Pembelian Bitcoin dengan Dollar Cost Averaging (DCA) di Tokocrypto

    Cara untuk melakukan pembelian Bitcoin dengan Dollar Cost Averaging (DCA) cukup mudah.

    1. Masuk ke menu “DCA”
    2. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
    3. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
    4. Atur pembelian berkala harian, Mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
    5. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

    Kesimpulan

    Strategi DCA merupakan pendekatan yang ideal untuk investor Bitcoin di awal tahun baru, terutama bagi kamu yang ingin memulai untuk membangun portofolio jangka panjang dengan risiko yang lebih terkelola.

    Perlu di ingat, bahwa strategi DCA tidak menghilangkan risiko investasi dan volatilitas yang ada, melainkan membantu mengelola risiko dengan cara yang lebih sistematis.

    Selalu teliti dalam berinvestasi dan pertimbangkan setiap keputusan pembelian dengan cermat.


    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Keren! Department Store Ini Terima Pembayaran via Mata Uang Kripto

    Bealls Inc., jaringan department store ternama asal Amerika Serikat yang telah berdiri lebih dari 100 tahun, secara resmi mengumumkan penerimaan pembayaran mata uang kripto di lebih dari 650 lokasi yang tersebar di 23 negara bagian AS.

    Melalui kemitraan dengan platform pembayaran digital Flexa, pelanggan kini dapat melakukan transaksi menggunakan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan berbagai stablecoin utama sebagai bagian dari strategi transformasi digital perusahaan.

    Langkah ini menandai tonggak penting dalam evolusi industri ritel yang semakin terbuka terhadap penggunaan aset digital dalam sistem pembayaran.

    Di tengah meningkatnya minat konsumen modern terhadap metode pembayaran yang lebih fleksibel dan aman, Bealls menjawab tantangan zaman dengan mengadopsi teknologi terbaru yang berpotensi merevolusi pengalaman belanja di toko fisik.

    Baca Juga: Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 20 Oktober 2025

    Komitmen Bealls terhadap Inovasi Pelanggan

    CEO Matt Beall dan Presiden Tianne Doyle berada di balik keputusan strategis ini.

    Dalam pernyataannya, Doyle menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan inti dari strategi bisnis Bealls ke depan.

    “Fokus kami selalu pada inovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Menerima mata uang kripto adalah bagian dari komitmen tersebut,” ungkap Doyle seperti dilansir Dari Coincu pada Kamis (22/10/2025).

    Bealls, dengan penjualan tahunan yang melebihi $1,9 miliar, memposisikan dirinya sebagai salah satu peritel besar pertama di Amerika Serikat yang mengintegrasikan kripto secara luas ke dalam sistem pembayaran offline.

    Upaya ini tidak hanya menunjukkan adaptasi terhadap tren konsumen digital, tetapi juga mencerminkan kesiapan infrastruktur untuk mendukung transaksi berbasis blockchain secara aman dan efisien.

    Flexa: Jembatan Pembayaran Digital di Dunia Nyata

    Flexa dikenal sebagai platform pembayaran kripto yang telah digunakan oleh berbagai merek besar, termasuk Whole Foods dan Starbucks.

    Teknologi Flexa memungkinkan transaksi instan dan bebas volatilitas dengan mengonversi aset digital menjadi fiat secara real time, menjadikannya solusi ideal bagi ritel skala besar seperti Bealls.

    Keamanan dan kecepatan yang ditawarkan Flexa menjadi faktor utama dalam keputusan Bealls untuk memilih platform ini sebagai penghubung pembayaran digital di seluruh tokonya.

    Integrasi ini memperkuat posisi Flexa sebagai pemain kunci dalam memperluas ekosistem pembayaran berbasis blockchain.

    Industri Ritel Kian Terbuka terhadap Kripto

    Langkah Bealls mengikuti tren yang semakin jelas di sektor ritel, di mana pemain besar mulai mengadopsi mata uang kripto sebagai bagian dari strategi pengalaman pelanggan.

    Meski saat ini dampaknya terhadap harga aset kripto masih terbatas, para analis melihat tren ini sebagai sinyal positif bagi adopsi arus utama.

    Potensi dan Tantangan

    Menurut laporan dari tim riset Coincu, penerimaan kripto oleh Bealls Inc. bisa menjadi pemicu bagi peritel lain untuk mengikuti jejak serupa.

    Meski dampak finansialnya masih tergolong moderat, potensi jangka panjang dalam efisiensi transaksi dan penurunan biaya pemrosesan menjadi daya tarik utama.

    Belum ada respons resmi dari regulator terkait langkah ini, namun kemajuan teknologi dan peningkatan adopsi konsumen dapat mendorong diskusi lebih lanjut mengenai kebijakan pembayaran digital di tingkat nasional.

    Baca Juga: Cara Menambang Mata Uang Kripto di HP

    Dengan langkah ini, Bealls Inc. telah menempatkan dirinya sebagai pelopor dalam penerimaan pembayaran kripto di sektor department store AS.

    Dukungan terhadap Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin melalui platform Flexa memperlihatkan bagaimana dunia ritel mulai mengadopsi masa depan pembayaran yang lebih terbuka, cepat, dan aman.

    Inisiatif ini juga menegaskan bahwa mata uang digital bukan lagi sekadar aset investasi, tetapi mulai menjadi bagian dari transaksi harian yang nyata, menandakan pergeseran paradigma dalam dunia ritel global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum (ETH) Bertahan di Atas $3.800, Tertekan Koreksi Pasar Kripto

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia, saat ini diperdagangkan pada kisaran harga $3.873,34 per ETH.

    Meskipun mencatat penurunan kecil sebesar 0,13% dalam 24 jam terakhir, ETH menunjukkan ketahanan di tengah tekanan pasar kripto yang lebih luas.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $467,5 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $50,8 miliar, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto dengan likuiditas dan minat investor tertinggi.

    Performa Harga Ethereum: Koreksi Pendek vs Tren Panjang

    Jika dilihat dari pergerakan harga dalam beberapa periode, Ethereum menunjukkan pola yang menarik:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    1 Hari -$4,93 -0,13%
    7 Hari -$216,05 -5,29%
    30 Hari -$425,68 -9,9%
    60 Hari -$829,15 -17,63%
    90 Hari +$220,24 +6,03%

    Koreksi dalam jangka pendek hingga menengah masih membayangi ETH, terutama akibat ketidakpastian makroekonomi global, penguatan dolar AS, serta aksi ambil untung setelah rally besar beberapa bulan sebelumnya.

    Namun, jika ditarik garis besar selama 90 hari terakhir, Ethereum masih mencatat kenaikan harga sebesar 6,03%, yang menunjukkan bahwa tren jangka panjang tetap positif meskipun sempat tertekan dalam dua bulan terakhir.

    Harga Tertinggi dan Terendah Terbaru

    Dalam 24 jam terakhir, ETH sempat menyentuh level tertinggi di $4.109,53 sebelum kembali terkoreksi ke level terendah harian di $3.828,89.

    Rentang pergerakan yang cukup lebar ini mencerminkan tingginya volatilitas dan aktivitas perdagangan yang terjadi.

    Meskipun jauh dari all-time high (ATH) di $4.953,73, posisi saat ini masih menunjukkan bahwa Ethereum berada di jalur yang relatif stabil, terutama jika dibandingkan dengan performa altcoin lainnya.

    Analisis Pasar dan Faktor Pendukung

    Ethereum tetap menjadi tulang punggung dari ekosistem Web3, NFT, dan DeFi, menjadikannya aset strategis di portofolio banyak investor.

    Sejumlah faktor utama yang mendukung kekuatan Ethereum di pasar saat ini meliputi:

    • Dominasi Pasar yang Konsisten: ETH tetap di peringkat #2 aset kripto paling berharga berdasarkan kapitalisasi pasar.
    • Likuiditas Tinggi: Volume perdagangan harian di atas $50 miliar mencerminkan minat pasar yang kuat dan kemudahan keluar masuk posisi.
    • Fundamental Kuat: Dengan adopsi yang luas di jaringan blockchain, Ethereum masih menjadi pilihan utama bagi pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApps).

    Namun, tekanan jangka pendek berasal dari faktor makro seperti ekspektasi suku bunga tinggi di AS, ketidakpastian geopolitik, dan rotasi dana ke aset rendah risiko.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek Ethereum

    Walau belum kembali ke level tertinggi sepanjang masa, Ethereum menunjukkan resilien yang solid di atas $3.800.

    Jika dapat mempertahankan support psikologis di level ini, dan kembali menembus resistance di atas $4.100, ETH berpotensi melanjutkan tren bullish menjelang akhir kuartal keempat 2025.

    Peluncuran upgrade jaringan Ethereum berikutnya dan potensi integrasi layer-2 yang lebih efisien bisa menjadi katalis positif tambahan.

    Investor dan pengamat pasar disarankan untuk memperhatikan:

    • Level support kuat di $3.800
    • Resistance utama di $4.200
    • Volume dan momentum pasar menjelang akhir bulan

    Baca Juga: VanEck Ajukan ETF Lido Staked Ethereum, Pertama di Dunia

    Ethereum saat ini berada dalam fase konsolidasi sehat, bertahan di atas $3.800 dengan fundamental dan volume perdagangan yang tetap kuat.

    Koreksi jangka pendek tidak mengubah prospek jangka panjang, terutama dengan dukungan adopsi global terhadap jaringan Ethereum yang terus berkembang.

    Dengan kapitalisasi pasar mendekati $470 miliar dan peran vital dalam infrastruktur Web3, Ethereum masih menjadi aset kripto unggulan yang layak dipertimbangkan dalam strategi investasi jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Falcon Finance (FF) Terbang Tinggi: Kenaikan Harga 17%

    Falcon Finance (FF), salah satu token di pasar kripto yang semakin mencuri perhatian, mencatatkan kenaikan harga yang signifikan sebesar 17,18% dalam 24 jam terakhir.

    Saat ini, harga FF berada di level $0,1618 per token, memperkuat posisi token ini di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

    Baca Juga: Falcon Finance (FF) Terbang Tinggi: Kenaikan Harga 17%, Likuiditas Makin Menggigit

    Kapitalisasi Pasar Mencapai $379 Juta

    Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar Falcon Finance kini menembus angka sekitar $379 juta, menandai pertumbuhan yang solid bagi proyek yang terus berkembang ini.

    Sirkulasi token yang beredar saat ini mencapai 2,34 miliar FF dari total pasokan maksimum 10 miliar token, memberikan ruang bagi pertumbuhan lebih lanjut di masa depan.

    Investor semakin tertarik melihat peluang yang ditawarkan oleh FF, didukung oleh volume perdagangan 24 jam yang besar, mencapai lebih dari $206 juta.

    Volume yang tinggi ini menunjukkan likuiditas yang kuat dan aktivitas perdagangan yang aktif di berbagai bursa.

    Performa Harga dan Tren dalam Jangka Panjang

    Dalam periode 30 hingga 90 hari terakhir, harga FF mengalami koreksi kecil sebesar 1,44%, turun sekitar $0,00237 dari nilai sebelumnya.

    Namun, dalam sepekan terakhir, token ini menunjukkan tren positif dengan kenaikan harga sekitar 10,76%.

    Kenaikan tajam 17,18% dalam 24 jam terakhir menandai momentum bullish yang kuat. Lonjakan ini didorong oleh sejumlah faktor, termasuk sentimen positif pasar, pengembangan proyek, serta potensi adopsi yang meningkat di ekosistem DeFi dan NFT yang sedang menjadi sorotan.

    Statistik Harga dan Volume Perdagangan Terbaru

    • Harga Saat Ini: $0,1618 per FF
    • Kapitalisasi Pasar: $379,13 juta
    • Volume Perdagangan 24 Jam: $206,51 juta
    • Sirkulasi Pasokan: 2,34 miliar FF
    • Total Pasokan Maksimum: 10 miliar FF
    • Perubahan Harga 1 Hari: +3,14%
    • Perubahan Harga 7 Hari: +10,76%
    • Perubahan Harga 30 Hari: -1,44%

    Meski ada sedikit koreksi dalam 30 hari terakhir, tren harga jangka pendek yang positif menunjukkan bahwa Falcon Finance memiliki potensi pertumbuhan yang kuat, terutama jika didukung oleh pengembangan teknologi dan kerja sama strategis.

    Prospek dan Faktor Pendukung Falcon Finance

    Falcon Finance merupakan proyek yang fokus pada solusi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang menggabungkan berbagai inovasi seperti yield farming, staking, dan integrasi NFT.

    Potensi ini menarik minat komunitas kripto yang semakin mencari alternatif investasi dengan imbal hasil yang menarik di luar Bitcoin dan Ethereum.

    Volume perdagangan yang besar dan kapitalisasi pasar yang meningkat menunjukkan kepercayaan pasar terhadap FF.

    Selain itu, proyek ini terus melakukan pembaruan teknologi dan menjalin kemitraan strategis yang dapat memperkuat ekosistem dan meningkatkan nilai token di masa depan.

    Tantangan dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

    Seperti proyek kripto lainnya, Falcon Finance juga menghadapi tantangan berupa volatilitas pasar yang tinggi dan risiko regulasi.

    Token FF yang belum mencapai total pasokan maksimum juga berpotensi mengalami dilusi harga jika suplai baru masuk ke pasar secara besar-besaran.

    Investor disarankan untuk memantau perkembangan terbaru dari proyek ini dan memperhatikan sentimen pasar secara keseluruhan.

    Keputusan investasi sebaiknya diambil dengan mempertimbangkan risiko dan potensi jangka panjang.

    Baca Juga: Pasca Likuidasi Massal, Pasar Berbalik Arah, Altcoin Siap Balas Dendam?

    Falcon Finance (FF) berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dengan kenaikan harga 17,18% dalam 24 jam terakhir, didukung oleh kapitalisasi pasar hampir $379 juta dan volume perdagangan yang tinggi.

    Meski terdapat koreksi jangka panjang kecil, momentum bullish dalam beberapa hari terakhir memberikan sinyal positif bagi para investor.

    Dengan inovasi di bidang DeFi dan potensi adopsi yang terus berkembang, FF menjadi salah satu token yang layak diperhatikan dalam portofolio investasi kripto.

    Namun, investor harus tetap waspada terhadap risiko pasar dan perubahan regulasi yang dapat mempengaruhi harga secara signifikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com