Author: 15

  • SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

    Langkah besar terjadi di dunia kripto. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menyetujui Formulir 8-A untuk 21Shares Solana Spot ETF, menjadikannya ETF Solana pertama yang resmi terdaftar di Bursa Efek Cboe BZX. Persetujuan ini memicu sentimen bullish besar di pasar, dengan para investor dan analis kini menatap satu pertanyaan besar: apakah SOL siap menembus $300?

    Persetujuan Bersejarah dan Sinyal Bullish yang Kuat

    ETF Solana dari 21Shares kini memiliki izin penuh untuk diperdagangkan, menandai tonggak penting bagi adopsi institusional Solana. Meskipun peninjauan atas dokumen S-1 sempat tertunda akibat penutupan sementara pemerintah AS, 21Shares menjadi satu-satunya penerbit yang telah menyelesaikan semua persyaratan utama, termasuk pendaftaran Formulir 8-A dan izin bursa.

    Sementara itu, Polymarket menunjukkan peluang 99% bahwa ETF Solana akan disetujui sepenuhnya sebelum akhir 2025. Data ini diperkuat dengan akumulasi besar-besaran SOL oleh perusahaan treasury aset digital (DAT), yang mencapai $2 miliar pada September, melonjak 230% hanya dalam sebulan.

    Ray Youssef, CEO NoOnes, menyebut bahwa entitas seperti Forward Industries dan Helius berperan penting dalam dorongan ini, menegaskan bahwa Solana kini berada di “titik perubahan besar” menuju status aset kripto terbesar ketiga di dunia setelah Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: Harga Solana Terjun ke $183: Arus Keluar $400 Juta Bikin Panik Pasar

    Gelombang ETF Solana Global: Hong Kong Lebih Dulu, AS Segera Menyusul

    Menariknya, ETF Solana spot pertama di dunia sudah diluncurkan di Hong Kong oleh ChinaAMC (HK) pada 16 Oktober 2025, mengikuti jejak kesuksesan ETF Bitcoin dan Ethereum.

    Dilaporkan Cryptonews, analis ETF ternama Nate Geraci memperkirakan bahwa AS akan segera menyusul, dengan beberapa manajer aset besar seperti Franklin Templeton, Fidelity, CoinShares, Bitwise, Grayscale, VanEck, dan Canary Capital yang semuanya telah memperbarui pengajuan dokumen S-1 untuk produk ETF Solana mereka.

    Geraci bahkan memprediksi bahwa persetujuan final bisa terjadi sebelum akhir Oktober, menjadikan bulan ini sebagai “momen penting” bagi aset digital.

    Analisis Teknis: Target $260–$300 di Depan Mata

    Secara teknikal, grafik harian SOL/USDT menunjukkan formasi bullish reversal setelah menyelesaikan fase korektif Elliott Wave (A–B–C). Saat ini, harga SOL stabil di sekitar $180, yang bertepatan dengan zona Fibonacci retracement 50% dan tepat di atas EMA 200 hari—dua level kunci yang menandakan kekuatan support.

    • Level kunci: $166–$180 (support), $216 (konfirmasi breakout)
    • Target jangka pendek: $263
    • Target potensial: $295–$300

    Jika SOL berhasil menembus level $216 dengan volume kuat, potensi reli menuju Gelombang 3 Elliott bisa membawa harga ke zona $260–$300, bahkan mungkin menembus rekor tertinggi sepanjang masa.

    Namun, jika gagal mempertahankan support $166, koreksi sementara ke $148 masih mungkin terjadi sebelum kelanjutan tren naik.

    SOL di Ambang Lompatan Sejarah

    Dengan persetujuan SEC terhadap ETF Solana, dukungan institusional besar, dan sentimen pasar yang membara, SOL kini berdiri di persimpangan menuju fase pertumbuhan eksponensial.
    Jika momentum ini terus berlanjut, Solana bukan hanya kandidat kuat untuk menembus $300, tapi juga bisa menantang posisi Ethereum sebagai raja Layer-1 berikutnya.

    Apakah kita sedang menyaksikan awal dari “Solana Season”? Semua mata kini tertuju pada SEC, dan grafik SOL.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Alert! Investor Borong XRP Saat Harga Mulai Rebound ke $2,40

    Setelah berminggu-minggu berada di zona merah, XRP akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto besutan Ripple ini berhasil pulih dengan kenaikan harian sekitar 4%, menembus kembali level $2,40 setelah sempat jatuh ke titik terendah pada 17 Oktober. Pemulihan ini datang di tengah tekanan pasar yang cukup berat sejak awal bulan, ketika XRP anjlok hingga 24% dalam sebulan terakhir.

    Menurut data dari Santiment, tren jangka panjang XRP justru masih menunjukkan sinyal positif. Jumlah pemegang menengah hingga besar (≥10.000 XRP) kini mencapai rekor tertinggi baru di 317.500 dompet, menandakan akumulasi yang kuat di kalangan investor berkapital besar. Tren ini konsisten meningkat sepanjang 2025, setelah sempat menurun di akhir 2024, sebuah sinyal bahwa kepercayaan jangka panjang terhadap XRP terus tumbuh.

    Analisa XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Terancam Tembus $1,50 Jika ETF Ripple Ditolak

    Dilaporkan Crypto Potato, tak hanya itu, analis Cobb membawa kabar menggembirakan lain bagi komunitas XRP Army. Ia mengungkapkan bahwa ekosistem Ripple kini semakin hidup dengan munculnya token meme berbasis XRP yang mencatat lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, seorang whale kripto dikabarkan telah menggelontorkan $1 juta untuk membeli token-token blue-chip di sektor tersebut, langkah yang dianggap banyak pihak sebagai pertanda masuknya likuiditas segar ke dalam ekosistem XRP.

    Meski demikian, analis teknikal CRYPTOWZRD memperingatkan agar investor tetap berhati-hati. Ia menyebut pasangan XRP/BTC masih membutuhkan dorongan bullish tambahan untuk memperkuat momentum kenaikan terhadap dolar AS. Dengan volatilitas yang tinggi diperkirakan terjadi di awal pekan depan, para trader disarankan untuk tetap “rasional” dalam mengambil posisi.

    Jika tren akumulasi besar-besaran ini terus berlanjut dan minat terhadap ekosistem meme Ripple meningkat, XRP berpotensi keluar dari tekanan bulanan dan membuka jalan menuju reli baru. Apakah ini awal dari comeback besar XRP di kuartal terakhir 2025? Waktu akan menjawabnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin (BTC) Menguat ke $106.816: Menuju Rebound $110.000?

    Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan sinyal penguatan setelah sempat melemah dalam beberapa pekan terakhir.

    Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Sabtu (18/10), harga Bitcoin saat ini berada di level $106.816,22 per BTC, mengalami kenaikan +1,78% dalam 24 jam terakhir.

    Sedangkan kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,13 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $83,34 miliar USD.

    Kenaikan ini menandai pergerakan positif setelah fase konsolidasi panjang di bawah $105.000 yang terjadi sejak awal bulan.

    Dalam waktu satu jam terakhir, BTC masih mencatat koreksi tipis sebesar -0,39%, menandakan adanya tekanan jual jangka pendek, meski sentimen pasar mulai berbalik arah.

    Baca Juga: Konflik China-AS Memanas, Harga Bitcoin Merosot di Bawah $109.000

    Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam periode 24 jam terakhir, harga terendah Bitcoin tercatat di $103.598,43, sementara harga tertingginya mencapai $107.541,12.

    Rentang pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar spot dan derivatif.

    Secara historis, Bitcoin masih berada 9,63% di bawah harga tiga bulan lalu, di mana sempat menyentuh rekor tertinggi di $126.198,07.

    Penurunan jangka menengah ini masih menjadi perhatian investor besar (whales) yang cenderung berhati-hati dalam menambah posisi.

    Namun, dengan sirkulasi pasokan mencapai 19,94 juta BTC atau sekitar 94,93% dari total maksimum 21 juta BTC, tekanan suplai baru di pasar semakin terbatas, suatu kondisi yang biasanya menydukung kenaikan harga jangka panjang.

    Analisis Tren: Sinyal Rebound Mulai Terlihat

    Secara teknikal, penguatan harian sebesar 1,78% menjadi sinyal bahwa Bitcoin mulai membentuk support kuat di kisaran $103.000–$105.000.

    Jika momentum ini terus berlanjut, level resistance terdekat berada di $108.000, dan target psikologis utama di $110.000 bisa segera diuji.

    Dari sisi fundamental, permintaan institusional kembali meningkat setelah adanya sentimen positif dari pasar ETF kripto di AS. Investor juga menilai bahwa kebijakan moneter The Fed yang cenderung stabil memberi ruang bagi aset berisiko seperti Bitcoin untuk menguat kembali.

    Namun demikian, volatilitas tetap menjadi faktor dominan. Dalam 30 hari terakhir, BTC mengalami koreksi -8,85%, sementara dalam 90 hari terakhir harga turun -9,63%.

    Kondisi ini mengindikasikan pasar masih dalam fase “penyesuaian” sebelum potensi tren bullish berikutnya.

    Prospek dan Pandangan Pasar

    Para analis memperkirakan bahwa Bitcoin berpotensi bergerak stabil di kisaran $105.000–$110.000 dalam jangka pendek, dengan kemungkinan rebound menuju $115.000 jika volume perdagangan terus meningkat.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya kini mencapai $2,24 triliun, menunjukkan besarnya potensi nilai ekonomi yang masih dapat terealisasi dari total pasokan maksimal BTC.

    Di sisi lain, beberapa trader masih bersikap konservatif mengingat adanya tekanan eksternal dari kondisi makroekonomi global dan fluktuasi likuiditas pasar kripto.

    Namun, mayoritas pelaku pasar sepakat bahwa Bitcoin masih memegang peran sentral sebagai aset digital paling dominan dan tahan lama.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,45%, Terdorong Sentimen Negatif Bitcoin

    Secara keseluruhan, penguatan harga Bitcoin hari ini memberikan sinyal positif bagi investor setelah periode penurunan yang cukup panjang.

    Dengan fundamental jaringan yang solid, adopsi institusional yang meningkat, serta keterbatasan pasokan, BTC berpotensi mempertahankan momentum bullish menuju akhir tahun 2025.

    Bagi investor jangka panjang, kondisi ini dapat menjadi peluang akumulasi, sementara trader harian disarankan tetap waspada terhadap volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto.

    harga bitcoin hari ini, harga btc terbaru, analisis bitcoin, pergerakan harga btc, bitcoin 2025, harga btc usd, kapitalisasi pasar bitcoin, tren harga kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum (ETH) Menguat ke $3.876: Sinyal Pemulihan Pasar?

    Harga Ethereum (ETH) kembali menunjukkan penguatan di pasar kripto global.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (19/3), lETH diperdagangkan di kisaran $3.876,14 per koin, naik 3,82% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisdasi pasar Ethereum kini mencapai $467,84 miliar USD, menegaskan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

    Volume perdagangan harian ETH tercatat di angka $45,99 miliar, menandakan meningkatnya minat beli dari investor ritel maupun institusional.

    Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di kisaran $3.678 hingga $3.927, menunjukkan volatilitas menengah dengan kecenderungan bullish.

    Kenaikan ini menjadi sorotan karena datang setelah periode koreksi yang cukup panjang. Dalam rentang 30 hari terakhir, ETH masih mencatatkan penurunan -15,73%, menandakan tren pemulihan baru mulai terbentuk.

    Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Koreksi ke $4.096, Pasar Masuki Fase Konsolidasi

    Kinerja Harga ETH: Rebound dari Tekanan Bulanan

    Data historis menunjukkan pergerakan harga ETH dalam beberapa rentang waktu terakhir sebagai berikut:

    • Hari ini: +3,82% atau naik $142,57
    • 30 hari terakhir: -15,73% atau turun $723,48
    • 60 hari terakhir: -9,26% atau turun $395,50
    • 90 hari terakhir: +4,5% atau naik $166,76

    Dengan pola tersebut, Ethereum tampak mulai keluar dari fase koreksi bulanan dan mencoba kembali menembus area psikologis $4.000. Level tersebut menjadi resistance kunci yang akan menentukan arah tren jangka menengah.

    Jika mampu bertahan di atas $3.900, ETH berpotensi menguji area $4.200 — mendekati rekor harga intraday tertinggi 24 jam di $3.927,25. Namun, jika tekanan jual kembali muncul, area support kuat berada di sekitar $3.650–$3.700.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga Ethereum

    Beberapa faktor yang mendorong penguatan harga ETH hari ini antara lain:

    1. Optimisme Terhadap Ekosistem Ethereum 2.0

    Peningkatan aktivitas staking dan keberhasilan pembaruan jaringan pasca-Dencun upgrade disebut menjadi faktor utama sentimen positif.

    Investor menilai Ethereum semakin efisien dalam biaya transaksi dan kecepatan, memperkuat posisinya sebagai tulang punggung sektor DeFi dan NFT.

    2. Kembalinya Likuiditas ke Pasar Kripto

    Pasar kripto global menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah fase konsolidasi panjang. Arus dana institusional mulai mengalir kembali, dengan Ethereum menjadi salah satu aset utama yang dilirik karena stabilitas fundamentalnya.

    3. Pengaruh Bitcoin dan Korelasi Pasar

    Kenaikan Bitcoin ke atas $62.000 beberapa hari terakhir turut mendukung reli altcoin besar, termasuk Ethereum. Karena korelasi harga BTC-ETH cukup kuat, setiap momentum positif di Bitcoin sering menjadi katalis tambahan bagi ETH.

    4. Kesiapan Pasar Menyambut ETF Spot Ethereum

    Spekulasi mengenai persetujuan ETF Spot Ethereum di beberapa yurisdiksi terus menjadi pendorong sentimen positif. Analis menilai produk keuangan tersebut bisa meningkatkan eksposur investor institusi terhadap ETH.

    Sentimen Pasar: Antara Optimisme dan Kehati-hatian

    Meskipun penguatan hari ini memberikan sinyal positif, para analis tetap mengingatkan adanya potensi volatilitas tinggi di tengah kondisi makroekonomi global yang belum stabil.

    Kenaikan suku bunga AS dan potensi tekanan inflasi masih menjadi faktor eksternal yang dapat mempengaruhi arah pasar kripto.

    Di sisi lain, aktivitas pengembang Ethereum tetap tinggi. Data dari Defi Llama menunjukkan total value locked (TVL) di jaringan Ethereum masih berada di posisi dominan dengan porsi lebih dari 55% dari total ekosistem DeFi global.

    Hal ini memperkuat posisi ETH bukan hanya sebagai aset investasi, tetapi juga infrastruktur utama ekosistem blockchain.

    Prediksi dan Outlook: Apakah Bullish Jangka Panjang Kembali?

    Jika momentum penguatan saat ini berlanjut dan ETH mampu bertahan di atas $3.900, maka target kenaikan berikutnya berada di kisaran $4.100–$4.250.

    Namun, bila tekanan jual meningkat di area tersebut, ETH berisiko kembali terkoreksi menuju $3.600.

    Secara teknikal, indikator RSI (Relative Strength Index) mulai bergerak menuju zona netral ke atas (55–60), menandakan peluang penguatan masih terbuka.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar Ethereum yang mendekati $470 miliar menunjukkan stabilitas nilai fundamental.

    Baca Juga: Pertama di Dunia! Bhutan Migrasi Sistem Identitas Nasional ke Ethereum

    Kenaikan harga Ethereum hari ini ke level $3.876,14 (+3,82%) menjadi sinyal awal potensi pemulihan pasar kripto.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $467,84 miliar dan volume perdagangan tinggi, ETH memperlihatkan ketahanan yang kuat meski masih dalam fase konsolidasi.

    Dukungan dari peningkatan jaringan, ekspektasi ETF, serta kembalinya arus modal investor menjadi fondasi optimisme baru.

    Namun, volatilitas tetap harus diwaspadai — terutama bagi investor jangka pendek. Jika tren positif berlanjut, Ethereum berpeluang kembali menantang level psikologis $4.000 dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Phoenix (PHB) Melejit 22% ke $0.53, Memimpin Reli Altcoin Hari Ini!

    Aset kripto Phoenix (PHB) mencuri perhatian pasar hari ini setelah mencatat kenaikan tajam lebih dari 22% dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (18/10), harga Phoenix kini berada di level $0.530965 per PHB, dengan kapitalisasi pasar mencapai $31,52 juta USD.

    Volume perdagangan harian Phoenix juga meningkat signifikan hingga mencapai $48,45 juta USD, menandakan lonjakan minat dari investor jangka pendek maupun trader spekulatif.

    Kinerja impresif ini menempatkan PHB sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar hari ini, di tengah kondisi pasar kripto global yang cenderung sideways.

    Baca Juga: Game Blockchain Tencent Ini Laris Manis Sekejap

    Pergerakan Harga Phoenix (PHB) dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, harga Phoenix mengalami pergerakan yang cukup fluktuatif namun tetap positif.

    Berdasarkan data pasar, harga terendah (low) tercatat di $0.00983, sedangkan harga tertinggi (high) berada di $0.009998.

    Meski angka desimal tampak kecil, secara persentase PHB berhasil mencatat lonjakan +22,56% dalam sehari, sebuah capaian signifikan bagi aset di peringkat menengah pasar kripto.

    Secara mingguan, harga PHB telah naik sebesar +38,09%, mengindikasikan tren bullish jangka pendek yang kuat.

    Namun jika dilihat dari data bulanan, Phoenix masih menunjukkan koreksi ringan sebesar -9,66% dalam 30 hari terakhir, dan penurunan -18,63% dalam 90 hari terakhir.

    Dengan demikian, lonjakan terbaru ini bisa menjadi tanda awal pembalikan arah (reversal) setelah fase konsolidasi panjang yang menekan harga sejak kuartal sebelumnya.

    Fundamental dan Data Pasokan PHB

    Phoenix saat ini memiliki sirkulasi pasokan sebesar 59,36 juta PHB, atau sekitar 92,76% dari total maksimum 64 juta PHB.

    Artinya, sebagian besar token telah beredar di pasar, yang dapat memperkuat stabilitas harga karena pasokan baru yang terbatas.

    Dari sisi valuasi, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $34,19 juta USD, menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih terbuka jika minat investor terus meningkat.

    Meskipun posisi Phoenix di pasar global masih berada di peringkat ke-686, performanya yang melesat hari ini menunjukkan bahwa altcoin dengan kapitalisasi menengah masih mampu mencatat kinerja luar biasa ketika volume perdagangan meningkat secara tiba-tiba.

    Analisis Tren: Momentum Bullish PHB Mulai Terbentuk

    Secara teknikal, lonjakan 22% dalam satu hari menandakan momentum bullish yang kuat di pasar Phoenix.

    Banyak analis menilai bahwa kenaikan ini didorong oleh kombinasi volume besar dan sentimen positif terhadap proyek Phoenix Chain, yang terus memperluas ekosistem blockchain-nya.

    Jika momentum ini berlanjut, level psikologis $0.55 hingga $0.60 bisa menjadi target berikutnya.

    Namun, perlu diingat bahwa PHB masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $3.009126, sehingga ruang kenaikan (upside potential) masih cukup besar bagi investor jangka menengah.

    Prospek dan Pandangan Pasar

    Dengan likuiditas pasar yang meningkat dan aktivitas komunitas yang tinggi, Phoenix berpotensi memperkuat posisinya di sektor altcoin inovatif.

    Beberapa analis memperkirakan bahwa jika tren volume tetap di atas $40 juta per hari, PHB dapat mempertahankan harga di atas $0.50 dan bahkan menembus $0.70 dalam beberapa minggu ke depan.

    Sementara itu, investor diingatkan untuk tetap berhati-hati terhadap potensi koreksi jangka pendek, mengingat volatilitas tinggi di sektor altcoin berkapitalisasi kecil hingga menengah.

    Meski begitu, fundamental Phoenix yang kuat dan rasio sirkulasi tinggi menjadi faktor positif bagi kestabilan jangka panjang.

    Baca Juga: Market Sinyal Harian: Peluang Pergerakan Kripto 24 Februari 2025

    Kenaikan harga Phoenix (PHB) sebesar 22% dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal kuat bahwa minat pasar terhadap altcoin kembali meningkat.

    Dengan kapitalisasi pasar yang solid, volume perdagangan tinggi, serta prospek pertumbuhan yang menjanjikan, Phoenix berpotensi menjadi salah satu aset digital yang patut diperhatikan pada kuartal akhir 2025.

    Investor jangka panjang dapat memantau level support di sekitar $0.48–$0.50 sebagai area akumulasi potensial, sementara trader jangka pendek disarankan untuk memanfaatkan volatilitas guna mengoptimalkan peluang profit.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bless Network (BLESS) Amblas ke Level $0,231, Apa Pemicunya

    Setelah sempat melambung tinggi beberapa hari lalu, harga Bless Network (BLESS) turun 29,41% dalam 24 jam terakhir.

    Apesnya, kinerja tersebut bahkan lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum (kapitalisasi pasar +2,97%).

    Secara umum, terdapat tiga faktor yang mendorong harga BLESS hari ini turun drastis. Berikut ini pemaparannya.

    Baca Juga: Reli 512%, Bless Network (BLESS) Sukses Tembus ATH

    Aksi Ambil Untung Pasca Reli

    Lonjakan BLESS sebesar 512% ke level $0,231 pada 16 Oktober lalu menandai titik tertinggi tahun 2025, dengan volume perdagangan mencapai puncaknya di $345 juta.

    Pergerakan ekstrem seperti ini seringkali memicu aksi ambil untung, terutama pada altcoin dengan likuiditas rendah.

    Maka dari itu, volume token BLESS dalam 24 jam sejak saat itu turun 59,6% menjadi $70,1 juta, menandakan momentum yang melemah.

    Data historis juga menunjukkan koreksi serupa setelah reli: penurunan 44% pada 25 September diikuti lonjakan 250%.

    Binance Alpha Segera Berakhir

    Kompetisi Binance Alpha (10–24 Oktober) mendorong permintaan jangka pendek, menawarkan 11 juta token BLESS kepada para pedagang teratas.

    Karena acara akan berakhir dalam 6 hari ke depan, peserta dapat melakukan distribusi hadiah lebih awal dengan menjual aset yang ada.

    Hal ini sejalan dengan penurunan 29,4% yang terjadi di tengah acara, yang menunjukkan meredanya hype terhadap token tersebut.

    Pergeseran Teknikal dan Sentimen

    Harga BLESS menembus di bawah level support $0,075 yang diidentifikasi dalam reli 15 Oktober, sehingga membatalkan pola bullish “double bottom”.

    Biasanya, trader yang mementingkan teknikal sering keluar dari posisi setelah penurunan harga seperti itu, yang memperburuk aksi jual.

    Hal ini diperparah dengan RSI (14) di 49,94 menunjukkan momentum netral, yang membuka ruang untuk penurunan lebih lanjut sebelum kondisi jenuh jual (oversold).

    Baca Juga: Pasar Tak Memberkati, Harga Bless Network (BLESS) Turun 17,4%

    Dengan demikian, penurunan BLESS mencerminkan momentum yang mendingin setelah hiruk-pikuk spekulasi, yang diperparah oleh rotasi modal oleh para pedagang yang didorong oleh peristiwa.

    Meskipun peta jalan proyek (node ​​GPU, jalur masuk fiat) menawarkan potensi jangka panjang, risiko jangka pendek tetap dominan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Badai Telah Berlalu, Pi Network (PI) Kembali Bersinar di Level $0,206

    Badai telah berlalu. Mungkin, itulah yang kini dirasakan oleh para pemilik token Pi Network (PI) pada hari ini.

    Dalam catatan Coinmarketcap pada Sabtu (18/10), harga Pi Network naik 5,39% dalam 24 jam terakhir ke level $0,2066.

    Bahkan, pencapaian tersebut melampaui kenaikan pasar kripto secara umum yang hanya meningkat sebanyak +3,57%. Berikut adalah faktor-faktor pendorong utamanya:

    Baca Juga: Gas Tipis-Tipis, Harga Pi Network Naik 4,5%

    Ekspansi Utilitas Ekosistem

    Pi Network meluncurkan peningkatan besar App Studio dengan alat pembuatan aplikasi berbantuan AI dan pusat penemuan yang mendukung staking, yang memungkinkan pengguna mempertaruhkan PI untuk mendukung proyek.

    Alhasil, peralatan pengembang yang disempurnakan dapat menarik lebih banyak dApps, sehingga meningkatkan kasus penggunaan PI.

    Selain itu, staking mengurangi pasokan yang beredar (~4,1 juta PI dipertaruhkan dalam 24 jam), sehingga mengurangi tekanan jual.

    Rebound Teknis

    RSI (14) PI mencapai 26,75 pada 17 Oktober, terendah sejak Februari 2025, menandakan kondisi jenuh jual yang ekstrem.

    Artinya, trader jangka pendek membeli saat harga turun, tetapi EMA 200 hari ($0,498) tetap menjadi resistensi yang jauh.

    Sementara itu, grafik 4 jam menunjukkan potensi pola kepala dan bahu; penembusan di bawah $0,199 dapat memicu penurunan 9%.

    Dinamika Token Unlock

    Ketika 120 juta PI akan dirilis bulan depan, tekanan jangka pendek mereda karena 2,6 juta PI meninggalkan bursa untuk disimpan oleh pengembang sendiri.

    Ini berarti, cadangan devisa turun ke 411 juta PI, terendah sejak Mei 2025, sehingga mengurangi risiko likuidasi langsung.

    Di sisi lain, token unlock harian (~4 juta PI) sekarang hanya setengah dari level musim panas 2025, tetapi token unlock yang berkelanjutan dapat membatasi kenaikan.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,45%, Terdorong Sentimen Negatif Bitcoin

    Secara keseluruhan, kenaikan PI mencerminkan oversold teknikal dan optimisme seputar peningkatan ekosistem, tetapi hambatan makro (penurunan bulanan 42%) dan lonjakan token masih berlanjut.

    Namun, bisakah PI bertahan di $0,20 jika dominasi Bitcoin terus meningkat?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE Bertahan di Tengah Badai! Whale Akumulasi 1,7 Miliar Koin

    Dogecoin (DOGE) kembali jadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan aktivitas pembelian besar-besaran dari investor whale senilai ratusan juta dolar. Di tengah pasar kripto yang lesu, langkah diam-diam para pemain besar ini memicu spekulasi bahwa ada sesuatu yang besar sedang dipersiapkan.

    Ketika “Uptober” Gagal, Paus Justru Masuk ke Pasar

    Dilaporkan Cryptonews, pasar kripto global masih dalam tekanan. Setelah ekspektasi tinggi di awal Oktober, yang dijuluki “Uptober” oleh komunitas kripto, kenaikan yang diharapkan justru sirna usai kebijakan suku bunga mendadak dari pemerintahan Trump mengguncang sentimen investor.

    Namun, di balik pesimisme tersebut, para paus justru bergerak sebaliknya. Data on-chain dari Santiment menunjukkan bahwa investor besar telah mengakumulasi sekitar 1,7 miliar DOGE dalam sepekan terakhir, senilai lebih dari $338 juta.

    Fenomena ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar berkapitalisasi besar tengah memanfaatkan momen koreksi untuk bersiap menghadapi potensi reli berikutnya.

    DOGE Tunjukkan Ketahanan di Tengah Koreksi Pasar

    Menariknya, Dogecoin justru bertahan lebih baik dibandingkan banyak altcoin besar lainnya. Dalam beberapa minggu terakhir, harga DOGE hanya terkoreksi sekitar 25% dari $0,25 ke $0,18 — sementara XRP turun lebih dari 20% di periode yang sama.

    Ketahanan harga ini tidak luput dari perhatian analis. “Ketika aset tetap stabil di tengah ketakutan pasar, itu pertanda minat institusional meningkat,” ujar analis on-chain Ahmad Balaha.

    Sentimen Ritel Masih Negatif, Tapi Paus Diam-Diam Kumpulkan

    Indeks Fear and Greed kini berada di level 32 (zona ketakutan), menandakan bahwa sebagian besar trader ritel masih khawatir. Jumlah dompet baru Dogecoin bahkan menurun 17% hanya dalam tiga hari, mengindikasikan banyak investor kecil yang memilih menunggu di pinggir.

    Namun, seperti yang sering terjadi di dunia kripto, ketika ritel panik, paus membeli. Aksi akumulasi besar ini bisa menjadi sinyal awal sebelum pergerakan harga signifikan terjadi.

    Prediksi Harga Dogecoin: Uji Kritis di Level $0,20

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, Dogecoin kini berada di zona netral namun krusial. Harga tertahan di bawah resistensi kuat $0,20, sementara area support utama berada di $0,155.

    Jika DOGE mampu menembus $0,20, momentum bullish dapat mendorong harga menuju $0,27 hingga $0,30, zona yang sering menjadi area distribusi sebelumnya.
    Namun, kegagalan menembus batas ini bisa menyeret DOGE kembali ke $0,175, bahkan lebih rendah ke area demand berikutnya.

    RSI yang masih netral menunjukkan bahwa arah selanjutnya bergantung pada aksi pelaku besar. Dengan adanya akumulasi miliaran DOGE, beberapa analis percaya reli bisa terjadi kapan saja.

    Maxi Doge: Koin Meme Baru yang Bisa Curi Panggung Dogecoin

    Di saat semua mata tertuju pada Dogecoin, Maxi Doge muncul sebagai proyek meme baru yang mulai menarik perhatian pasar. Dirancang untuk mengembalikan hype era awal Dogecoin namun dengan tokenomik lebih cerdas dan utilitas nyata, Maxi Doge menawarkan hadiah staking hingga 83% APY serta sistem yang mendorong kepemilikan jangka panjang.

    Dalam tahap prapenjualan saja, Maxi Doge telah mengumpulkan lebih dari $3,6 juta, mencerminkan antusiasme investor yang tinggi. Dengan pendekatan gabungan antara budaya meme dan utilitas DeFi, proyek ini berpotensi menjadi gelombang viral berikutnya di siklus pasar kripto.

    Apakah Dogecoin Siap untuk Kejutan Besar?

    Dengan akumulasi besar-besaran oleh investor whale, penurunan partisipasi ritel, dan harga yang bertahan kuat di zona support, Dogecoin bisa saja sedang bersiap menuju pergerakan besar berikutnya.

    Pertanyaannya kini, apakah ini awal dari reli baru Dogecoin, atau hanya jeda sebelum koreksi lanjutan?

    Satu hal pasti: para paus sudah membeli, dan pasar sedang dia, situasi seperti ini sering kali menjadi awal dari sesuatu yang besar.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Terjun ke $183: Arus Keluar $400 Juta Bikin Panik Pasar

    Solana (SOL) kembali terguncang. Harga token DeFi populer ini merosot ke $183,56, turun 2,19% dalam 24 jam terakhir, setelah arus keluar dana mencapai $36 juta per hari dan total lebih dari $400 juta dalam seminggu. Dengan support krusial di $175 kini terancam, pasar bersiap menghadapi fase paling menegangkan sejak awal kuartal keempat 2025.

    Tekanan Jual Kuat, Support $175 Jadi Penentu Arah

    Grafik harian menunjukkan Solana sedang menguji batas bawah tren naik yang terbentuk sejak April. Area $175–$186 bertepatan dengan EMA 200 hari dan level Fibonacci 0,382, menjadikannya zona penentu antara stabilisasi atau penurunan lebih dalam.

    Setelah gagal mempertahankan level $211, indikator teknikal kini berbalik negatif:

    • RSI jatuh ke 36,9, terendah sejak Juni.
    • MACD mengonfirmasi momentum bearish.
    • Money Flow Index di 31,1, menandakan distribusi aktif dan keluarnya modal besar-besaran.

    Jika tekanan jual menembus $175, target berikutnya berada di $156 dan $142–$133. Namun, jika harga mampu menembus kembali EMA cluster $199–$205, potensi reversal ke $230–$253 masih terbuka.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Integrasi Uniswap ke Solana Belum Dongkrak Harga

    Integrasi Uniswap ke mainnet Solana sempat menyalakan harapan baru di sektor DeFi, namun reaksi pasar justru dingin. Meskipun langkah ini memperluas jangkauan lintas 14 blockchain dan meningkatkan interoperabilitas, investor masih ragu untuk kembali masuk.

    Ekosistem DeFi Solana kini mencatat TVL $11 miliar, tertinggi kedua setelah Ethereum ($84,8 miliar). Namun, indikator Supertrend tetap bearish sejak 12 Oktober, menunjukkan arus spekulatif belum pulih.

    Data On-Chain: Arus Keluar $400 Juta dan Penurunan Aktivitas Jaringan

    Menurut Coinglass, Solana mencatat arus keluar bersih lebih dari $400 juta dalam seminggu terakhir, termasuk $36 juta pada 17 Oktober saja. Jumlah transaksi on-chain juga turun 11%, menandakan penurunan permintaan di tingkat jaringan.

    Para analis memperingatkan:

    “Selama arus masuk harian belum menembus $20 juta, risiko SOL kembali ke zona $172 tetap tinggi.”

    Sentimen Pasar Kripto: Ketakutan Menguasai, Bitcoin Jadi Pelarian

    Dilaporkan Tradingnews, konteks makro menambah tekanan. Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto jatuh ke 28, level terendah sejak April. Investor beralih dari altcoin ke Bitcoin setelah kebijakan tarif AS terhadap Tiongkok meningkatkan risiko global. Akibatnya, kapitalisasi pasar altcoin anjlok 15% ke $1,42 triliun.

    Namun, di tengah kepanikan, volume perdagangan Solana justru melonjak 25%, mencerminkan aktivitas beli-jual intensif di sekitar level $175. Secara historis, momen seperti ini sering menjadi titik balik sebelum rebound besar.

    Prospek: Rebound Menuju $230 atau Runtuh ke $150?

    Fundamental Solana masih kuat: aktivitas pengembang tinggi, likuiditas dalam, dan DeFi yang terus tumbuh. Namun, struktur teknikal jangka pendek terlihat rapuh.

    • Zona kritis: $175–$172
    • Breakdown: menuju $150–$133
    • Breakout: membuka peluang ke $200–$230

    Analis memperkirakan 72 jam ke depan akan menjadi penentu arah tren. Jika harga bertahan di atas $175, peluang rebound ke $230 cukup besar. Sebaliknya, jika gagal, SOL bisa kembali menguji level $150, menantang optimisme siklus bullish 2025.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terancam Tembus $1,50 Jika ETF Ripple Ditolak

    Ripple (XRP) kembali terpukul! Token andalan Ripple itu kini diperdagangkan di sekitar $2,29, turun 1,8% dalam 24 jam dan anjlok hampir 20% dalam sepekan terakhir. Para trader tengah menahan napas menjelang keputusan penting SEC AS terkait ETF spot XRP, yang bisa menjadi momen paling menentukan dalam sejarah aset ini.

    Dilaporkan Tradingnews, kapitalisasi pasar Ripple kini berada di kisaran $137 miliar, sementara volume perdagangan melonjak 62,9% ke $8,9 miliar, tanda bahwa pasar tengah dilanda aksi likuidasi besar-besaran, bukan pembelian baru. Data dari CoinGlass bahkan mencatat lebih dari $611 juta posisi long XRP dan $90 juta posisi short dilikuidasi hanya dalam satu sesi.

    Tekanan Teknis: Struktur Bearish Menguat
    Secara teknikal, XRP tengah menghadapi tekanan besar. Harga telah jatuh di bawah rata-rata pergerakan 100 dan 200 hari, mengonfirmasi hilangnya tren naik jangka panjang.

    Zona $2,10–$2,20 kini menjadi pertahanan terakhir, sementara resistensi kuat muncul di $2,60–$2,70.

    Indikator momentum juga memperlihatkan sinyal lemah:

    • RSI di 29 → menunjukkan kondisi oversold parah
    • ADX di 37 → tren bearish kuat
    • CMF -0,08 & AO negatif → aliran dana keluar masih dominan
    • MACD terus memberi sinyal jual sejak 9 Oktober

    Kecuali XRP bisa menembus $2,60 dengan volume besar, tren bearish masih akan berlanjut menuju $1,95–$1,50, sesuai zona Fibonacci utama.

    On-Chain Data: Kapitulasi di Ujung Jurang
    Indikator on-chain mempertegas kepanikan pasar. Rasio SOPR turun ke 1,04, mendekati titik kapitulasi di mana trader menjual dalam keadaan rugi.

    Sementara itu, Open Interest (OI) kontrak berjangka XRP anjlok dari $10,9 miliar ke $3,8 miliar, menandakan para trader ritel mundur dari pasar.

    Namun, situasi ini bisa menjadi titik balik. Secara historis, fase kapitulasi seperti ini sering kali mendahului pemulihan jangka menengah setelah tekanan jual mereda.

    Ripple Siapkan “Tameng” $1 Miliar
    Untuk memperkuat pasar, Ripple Labs tengah mempersiapkan Digital Asset Treasury (DAT) senilai $1 miliar, yang akan berfungsi sebagai “penyangga stabilisasi” XRP.
    Langkah ini mengikuti akuisisi GTreasury, perusahaan manajemen likuiditas global, yang akan membantu Ripple mengintegrasikan penyelesaian on-chain dengan pengelolaan treasury institusional.

    Jika pasar terus bergejolak, DAT ini bisa membeli XRP dalam jumlah besar saat harga jatuh, sinyal kuat bahwa Ripple tidak akan tinggal diam menghadapi tekanan pasar.

    Keputusan ETF XRP: Game Changer atau Pemicu Panik Baru?
    Fokus utama saat ini ada pada keputusan SEC AS terhadap aplikasi ETF XRP spot dari sejumlah raksasa seperti Grayscale, 21Shares, Bitwise, CoinShares, Canary Capital, dan WisdomTree.
    Keputusan diharapkan keluar antara 18–25 Oktober 2025, dan hasilnya bisa menentukan arah harga XRP untuk tahun-tahun mendatang.

    • Jika disetujui: XRP bisa melonjak menuju $5–$10, memicu gelombang modal institusional baru seperti saat ETF Bitcoin diluncurkan.
    • Jika ditolak: Tekanan jual bisa berlanjut, dengan risiko penurunan menuju $1,95–$1,50, area akumulasi historis yang sebelumnya menjadi dasar pemulihan besar.

    Baca juga: XRP Siap Tembus $2,50? Ripple Gandeng Bank Afrika Raksasa

    Faktor Makro: Badai Ekonomi Global Perparah Situasi
    Tak hanya faktor internal, kondisi makro global pun ikut menekan. Ketegangan dagang AS–Tiongkok, ancaman penutupan pemerintah AS, serta pengetatan likuiditas global mendorong investor menjauh dari aset berisiko seperti kripto.

    Total kapitalisasi pasar kripto turun 6% ke $3,5 triliun, dengan Bitcoin di $105.000 dan Ethereum di $3.790.
    Indeks Fear & Greed di 28 menandakan extreme fear, pasar sedang panik.

    Level Kritis XRP yang Perlu Diperhatikan

    Support: $2,22 → $1,95 → $1,61 → $1,50
    Resistance: $2,47 → $2,60 → $2,78

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika XRP mampu bertahan di atas $2,20 dan menembus $2,60 dengan volume tinggi, potensi pembalikan menuju $3,00 terbuka lebar. Tapi jika gagal, kapitulasi penuh ke $1,50 bukan mustahil terjadi.

    Teknikal XRP
    Dengan tekanan teknikal, ketidakpastian ETF, dan gejolak makro global, XRP tengah berada di persimpangan penting.

    Persetujuan ETF bisa menjadi “peluru emas” yang membawa harga terbang menuju dua digit, tapi penolakan bisa menyeretnya ke fase koreksi terdalam sejak awal tahun.

    Investor disarankan berhati-hati dan memantau keputusan SEC minggu depan, karena hasilnya bisa mengubah peta pasar kripto secara drastis.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com