Author: 15

  • Harga Ethereum (ETH) Turun ke $3.787: Tekanan Pasar Koreksi 6,4%

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali mengalami koreksi tajam di pasar global.

    Berdasarkan data terkini, harga Ethereum turun 6,4% dalam 24 jam terakhir dan kini berada di level $3,787 per ETH.

    Penurunan ini menyeret kapitalisasi pasar Ethereum ke $457,09 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $62,79 miliar.

    Dengan total pasokan yang beredar sebanyak 120,70 juta ETH, Ethereum tetap menempati posisi ke-2 aset kripto paling bernilai di dunia, hanya berada di bawah Bitcoin (BTC).

    Dalam 24 jam terakhir, harga ETH sempat menyentuh titik terendah di $3,678,62 sebelum mencoba pulih ke level tertinggi $4,068,29, menunjukkan volatilitas yang tinggi di tengah sentimen pasar yang melemah.

    Baca Juga: Pertama di Dunia! Bhutan Migrasi Sistem Identitas Nasional ke Ethereum

    Tren Harga Ethereum: Tekanan Berlanjut di Tengah Aksi Jual Global

    Data historis menunjukkan tren koreksi Ethereum sudah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Berikut riwayat pergerakan harga ETH dalam USD:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    Hari ini -$259.38 -6.40%
    30 Hari -$707.04 -15.70%
    60 Hari -$531.43 -12.28%
    90 Hari +$242.29 +6.82%

    Koreksi lebih dari 15% dalam 30 hari terakhir menandakan tekanan jual yang cukup kuat, seiring dengan melemahnya harga Bitcoin dan penurunan minat investor terhadap aset berisiko.

    Dalam sepekan terakhir, ETH juga tercatat turun -12,62%, menambah tekanan pada pasar altcoin utama.

    Penyebab Penurunan Harga Ethereum

    Analis pasar mengidentifikasi beberapa faktor utama yang menjadi pemicu turunnya harga Ethereum belakangan ini:

    1. Koreksi Pasar Kripto Global
      Aksi jual besar-besaran di seluruh pasar kripto, termasuk Bitcoin, berdampak langsung terhadap Ethereum. Investor cenderung melakukan risk-off move, yakni mengurangi eksposur terhadap aset volatil seperti kripto.
    2. Tekanan Likuiditas dan Sentimen Makroekonomi
      Kekhawatiran terhadap kebijakan moneter global, terutama dari Federal Reserve yang belum menunjukkan sinyal pelonggaran suku bunga, menekan minat beli investor institusional terhadap aset digital.
    3. Aksi Ambil Untung Setelah Reli Sebelumnya
      Setelah sempat menembus level $4,000 beberapa pekan lalu, banyak trader jangka pendek memanfaatkan momentum untuk profit taking, yang menyebabkan tekanan jual tambahan di pasar spot.
    4. Penurunan Aktivitas DeFi dan NFT
      Aktivitas di ekosistem Ethereum, terutama sektor Decentralized Finance (DeFi) dan Non-Fungible Token (NFT), menunjukkan penurunan volume transaksi dibandingkan kuartal sebelumnya. Hal ini berdampak pada menurunnya permintaan gas fee, sehingga mengurangi tekanan beli pada ETH.

    Fundamental Masih Solid, Prospek Jangka Panjang Tetap Positif

    Meski harga sedang terkoreksi, para analis menilai fundamental Ethereum tetap kuat. Jaringan Ethereum masih menjadi pusat inovasi untuk aplikasi terdesentralisasi (dApp), DeFi, dan NFT, dengan dominasi pangsa pasar di atas 55%.

    Transisi Ethereum ke mekanisme Proof-of-Stake (PoS) pasca “Merge” juga telah membuat jaringan ini lebih efisien dan ramah lingkungan.

    Selain itu, peningkatan terbaru seperti EIP-4844 (Proto-Danksharding) yang direncanakan untuk 2025 diharapkan mampu memangkas biaya transaksi layer-2 secara signifikan dan memperkuat skalabilitas jaringan.

    Analis dari beberapa lembaga riset blockchain menyebut, area support krusial Ethereum kini berada di kisaran $3,600–$3,700.

    Jika level ini mampu bertahan, peluang untuk rebound menuju $4,000–$4,200 masih terbuka, terutama bila kondisi pasar global membaik.

    Baca Juga: Ethereum Terkoreksi ke $4,002: Sinyal Konsolidasi Sebelum Rebound?

    Koreksi Sehat di Tengah Siklus Pasar

    Dengan harga $3,787 per ETH dan koreksi harian 6,4%, Ethereum saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah reli signifikan di awal tahun. Penurunan ini lebih mencerminkan koreksi teknikal dan faktor makro, bukan pelemahan fundamental proyek.

    Sebagai salah satu aset kripto dengan ekosistem terbesar, Ethereum masih menjadi pilihan utama bagi investor institusional dan pengembang Web3.

    Jika tekanan global mereda dan adopsi teknologi blockchain meningkat, Ethereum berpotensi kembali menguat dan mendekati level psikologis $4,500–$5,000 dalam jangka menengah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Dego Finance (DEGO) Naik 8% ke $1,54, Momentum Positif

    Pasar altcoin kembali menunjukkan pergerakan positif pada pertengahan Oktober 2025, dengan Dego Finance (DEGO) menjadi salah satu aset kripto yang mencatat performa impresif.

    Berdasarkan data terkini via Tokocrypto pada Jumat (17/10), harga DEGO naik 8,05% dalam 24 jam terakhir, mencapai $1,544898 per token.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $32,44 juta dan volume perdagangan harian melonjak hingga $83,41 juta, Dego Finance menunjukkan peningkatan minat dari trader dan investor, terutama di tengah tren konsolidasi di sektor DeFi.

    Token DEGO saat ini menempati posisi ke-673 dalam peringkat kripto global berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan jumlah sirkulasi sekitar 21 juta token, atau hampir 99,99% dari total pasokan maksimum.

    Artinya, sebagian besar token DEGO sudah beredar di pasar, sehingga risiko dilusi dari pasokan baru relatif kecil.

    Baca Juga: Harga Dego Finance (DEGO) Naik 8% ke $1,54, Momentum Positif di Tengah Pasar yang Fluktuatif

    Performa Harga: Tren Bullish Jangka Pendek Terbentuk

    Data pergerakan historis menunjukkan tren kenaikan harga yang konsisten selama tiga bulan terakhir:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    Hari ini +$0.1143 +8.05%
    30 Hari +$0.3354 +27.97%
    60 Hari +$0.3175 +26.09%
    90 Hari +$0.3850 +33.50%

    Lonjakan harga lebih dari 30% dalam tiga bulan terakhir menandakan pembentukan tren bullish jangka menengah.

    Selain itu, kenaikan mingguan mencapai +30,18% memperkuat sinyal momentum positif yang sedang berkembang di pasar DEGO.

    Meskipun terjadi koreksi kecil intraday sebesar -1,76% dalam satu jam terakhir, tren harian secara keseluruhan masih menunjukkan arah naik yang sehat.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga Dego Finance

    Kenaikan harga DEGO didorong oleh beberapa faktor yang saling berkaitan:

    1. Peningkatan Volume Perdagangan yang Signifikan
      Dengan rasio volume terhadap market cap mencapai lebih dari 250%, DEGO menunjukkan aktivitas perdagangan yang luar biasa tinggi dibandingkan aset sekelasnya. Ini menandakan adanya arus modal baru yang masuk ke pasar, baik dari investor ritel maupun trader jangka pendek.
    2. Keterbatasan Pasokan (Supply Constraint)
      Total pasokan DEGO telah mencapai 21 juta token, yang hampir seluruhnya beredar di pasar. Kondisi ini menciptakan mekanisme kelangkaan alami (token scarcity) yang dapat memperkuat harga ketika permintaan meningkat.
    3. Rebound Sentimen DeFi
      Dego Finance merupakan salah satu proyek DeFi (decentralized finance) yang berfokus pada NFT-based staking dan gamified yield farming. Peningkatan minat investor terhadap proyek-proyek dengan kombinasi NFT + DeFi dalam beberapa minggu terakhir turut mendorong permintaan terhadap DEGO.
    4. Potensi Kolaborasi dan Integrasi Baru
      Komunitas Dego dikenal aktif membangun integrasi lintas-chain. Kemungkinan pembaruan atau pengumuman kerja sama baru di jaringan Ethereum atau Binance Smart Chain (BSC) dapat menjadi katalis positif bagi harga token.

    Analisis Pasar: Apakah DEGO Siap Rebound Lebih Tinggi?

    Dari perspektif teknikal, DEGO saat ini bergerak dalam pola konsolidasi naik (ascending channel), dengan support kuat di sekitar $1,40 dan resistance terdekat di $1,65–$1,70.

    Jika tekanan beli tetap kuat dan volume tinggi berlanjut, harga berpotensi menembus zona resistance tersebut dan menuju target psikologis $2,00.

    Namun, analis memperingatkan agar investor tetap berhati-hati terhadap potensi overbought setelah kenaikan cepat lebih dari 30% dalam sepekan.

    Koreksi jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum DEGO melanjutkan tren naik yang lebih stabil.

    Baca Juga: Crypto Whale Borong 3 Altcoin untuk Potensi Cuan di Pekan Kedua Oktober 2025

    Kenaikan harga Dego Finance (DEGO) ke level $1,5449 menandai optimisme baru di sektor DeFi, dengan dukungan dari volume perdagangan tinggi dan pasokan yang terbatas.

    Dalam tiga bulan terakhir, DEGO berhasil mempertahankan tren kenaikan stabil hingga lebih dari 33%, menjadikannya salah satu altcoin dengan performa terbaik di kelas menengah.

    Dengan fundamental yang kuat, ekosistem yang terus berkembang, serta minat investor yang kembali meningkat, Dego Finance berpotensi melanjutkan momentum bullish-nya menuju kuartal akhir 2025 — selama pasar kripto global tetap stabil.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Bitcoin Anjlok? Menelisik Akar Kejatuhan Harga

    Bitcoin kembali menjadi pusat perhatian pasar global ketika harga mendadak terjun tajam di tengah likuidasi besar-besaran dan ketidakpastian investor.

    Dalam fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya, pasar kripto mengalami likuidasi posisi leverage senilai sekitar USD 20 miliar, peristiwa terbesar dalam sejarah industri ini.

    Baca Juga: Konflik China – AS Kembali Memanas, Harga Bitcoin Merosot di Bawah $109.000

    Likuidasi Leverage Besar-Besaran: Pemicu Kejatuhan Harga

    Faktor utama yang langsung menekan harga Bitcoin adalah aksi likuidasi posisi leverage yang masif.

    Banyak trader yang menggunakan leverage (meminjam modal untuk memperbesar eksposur) terkena margin call ketika harga bergerak melawan posisi mereka.

    Pada momen tersebut, posisi beli (long) dipaksa ditutup, memicu penjualan berantai yang mendorong harga semakin turun.

    Karena posisi leverage cenderung berisiko tinggi, lonjakan volatilitas seringkali memicu likuidasi massal di pasar kripto.

    Dalam kasus kali ini, likuidasi senilai USD 20 miliar menunjukkan bahwa eksposur spekulatif sangat tinggi sebelum tekanan jual datang.

    Ambil Untung (Profit-Taking) & Sentimen Global

    Sebagian dari tekanan jual juga datang dari trader dan investor yang mengambil keuntungan, terutama setelah lonjakan harga sebelumnya.

    Ketika pasar memasuki zona overbought atau ketika target keuntungan tercapai, sebagian investor memilih menjual ke bagian pasar yang lebih aman.

    Selain itu, tekanan makroekonomi dan ancaman geopolitik turut memperburuk suasana pasar risiko: ketidakpastian kebijakan moneter (suku bunga), konflik global, atau dinamika pasar tradisional dapat membuat investor kripto menjadi lebih berhati-hati.

    Semua ini berkontribusi terhadap tekanan jual tambahan.

    Peran Likuiditas dan Permintaan Struktural

    Meskipun harga jatuh secara dramatis, analisis dari Glassnode dan CryptoQuant menyebut bahwa di balik gelombang jual ada unsur permintaan struktural yang relatif stabil.

    • Whale accumulation: investor besar (whales) terus mengakumulasi BTC bahkan selama tekanan turun, menunjukkan bahwa sebagian modal besar tetap percaya pada jangka panjang.
    • Aliran ke ETF & stablecoin: aliran masuk ke ETF Bitcoin mencapai USD 3,5 miliar, dan pasokan USDT meningkat tajam sebesar hampir USD 15 miliar dalam 60 hari terakhir — ini menunjukkan bahwa modal baru (atau modal yang berpindah) masih masuk ke ekosistem kripto.
    • Dengan demikian, likuiditas & modal institusional tidak sepenuhnya keluar meskipun terjadi tekanan jual besar. Permintaan struktural ini bisa bertindak sebagai “bantalan” terhadap penurunan yang lebih ekstrem.

    Perspektif Berbeda: Reset vs Potensi Titik Balik

    Perbedaan interpretasi antara Glassnode dan CryptoQuant mencerminkan suasana pasar yang hati-hati:

    • Glassnode melihat peristiwa ini sebagai semacam “purge struktural” — pasar dibersihkan dari posisi spekulatif, sehingga pasar kembali ke fase defensif sebelum stabilisasi dan pemulihan.
    • CryptoQuant lebih optimistis: mereka menyoroti level penting USD 115.000 (realized price) sebagai titik kunci pengembalian ke trend bullish. Bila Bitcoin mampu menembus dan mempertahankannya, bullish continuation bisa kembali aktif.

    Kedua lembaga menyepakati bahwa proses pemulihan butuh waktu — kecepatan rebound akan bergantung pada transformasi permintaan struktural menjadi aksi risiko baru atau pembelian aktif.

    Apa yang Bisa Ditunggu Investor dan Trader?

    Beberapa poin yang patut diperhatikan:

    • Level support & resistance kritis: USD 115.000 dianggap sebagai resistance psikologis & teknis penting. Jika tembus, sinyal bullish semakin kuat.
    • Perhatikan aliran dana ke ETF & stablecoin: apabila aliran ini terus berlanjut, itu bisa menjadi indikator bahwa modal institusional masih tertarik ke Bitcoin.
    • Volatilitas & likuidasi tetap berisiko tinggi: dalam kondisi pasar ekstrem, aksi leverage masih bisa memicu shock tambahan.
    • Waktu pemulihan: pasar mungkin butuh waktu konsolidasi — rebound tidak akan instan.

    Baca Juga: Akankah Bitcoin Drop di Bawah US$100.000 dalam Waktu Dekat? 3 Chart Ini Punya Jawaban

    Penurunan harga Bitcoin baru-baru ini terutama dipicu oleh likuidasi leverage skala besar, aksi ambil untung, dan sentimen pasar yang lebih berhati-hati.

    Namun, di balik tekanan tersebut, permintaan struktural, mulai dari whales, aliran ETF, dan suplai stablecoin, bertindak sebagai penahan agar tekanan jual tak semakin parah.

    Kedepannya, pemulihan Bitcoin akan sangat tergantung pada apakah modal institusional dan investor besar kembali berani mengambil risiko, serta apakah pasar mampu melewati resistance kunci seperti USD 115.000.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Reli 512%, Bless Network (BLESS) Sukses Tembus ATH

    16 Oktober 2025 dicatat menjadi hari yang sangat bersejarah bagi Bless Network (BLESS).

    Pasalnya, token ini mencatat lonjakan luar biasa 512% dalam satu hari, menembus harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di $0,231.

    Volume perdagangan pun ikut melonjak drastis — menambah tekanan likuiditas dan menarik banyak perhatian dari pasar kripto luas.

    Usai reli tersebut, terjadi koreksi tajam dimana sebagian keuntungan dicairkan oleh trader jangka pendek.

    Dalam catatan sejarah CoinMarketCap, Bless menunjukkan performa historis yang labil, dengan harga pada awal Oktober hanya beberapa sen.

    Namun, lonjakan pada 16 Oktober menjadi titik balik yang menandai bahwa hype dan momentum teknis sedang memegang peranan utama.

    Baca Juga: Pasar Tak Memberkati, Harga Bless Network (BLESS) Turun 17,4%

    Mengapa BLESS Bisa Melejit?

    Beberapa faktor sinergis tampak ikut mendorong lonjakan spektakuler harga BLESS pada hari ini, antara lain:

    1. Kompetisi Binance Alpha & Skema Insentif Trading
      CMC AI menyebutkan bahwa kompetisi perdagangan BLESS di platform Binance Alpha menjadi katalis utama, mendorong aktivitas dagang tinggi dan spekulasi volume besar. Pemberian insentif token kepada trader dalam event ini memicu lonjakan permintaan jangka pendek.
    2. Breakout Teknis & Pola Double-Bottom
      Dalam analisis teknikal, BLESS belakangan membentuk pola double bottom yang berhasil melewati neckline. Ketika harga menembus resistensi ini, gelombang beli otomatis dan aksi algoritma ikut memacu reli.
    3. Antisipasi Roadmap & Fitur GPU Nodes
      Proyek Bless menargetkan integrasi GPU nodes dan rancangan infrastruktur terdesentralisasi untuk komputasi & AI, yang menambah ekspektasi utilitas masa depan untuk token. Kepercayaan pada roadmap ini membuat sebagian investor rela menahan risiko untuk jangka menengah.
    4. Sentimen Hype dan Efek Domino
      Lonjakan cepat pun menarik perhatian media kripto dan komunitas, memperkuat sentimen FOMO (Fear of Missing Out). Banyak trader baru masuk pada momentum tersebut, memperkuat gelombang pembelian.

    Namun, lonjakan sebesar itu juga memunculkan tekanan korreksi yang tak terhindarkan. Dalam satu hari setelahnya, harga BLESS jatuh hingga 48,5% dari puncaknya.

    Risiko & Tantangan Pasca-Reli

    Meskipun reli 16 Oktober sangat impresif, BLESS menghadapi sejumlah tantangan penting agar tidak kembali terkoreksi tajam:

    • Aksi Ambil Untung (Profit Taking)
      Setelah kenaikan ekstrem, banyak trader jangka pendek akan menjual untuk mengamankan keuntungan. Itu sudah terjadi segera di hari-hari pasca-reli.
    • Volume Spekulatif & Ketergantungan pada Event
      Reli sangat bergantung pada event Binance dan insentif pasar. Jika volume organik tak terjaga setelah event selesai, harga bisa kehilangan daya dukungnya.
    • Support Teknis Kritis
      Banyak analisis menyebut level $0,075 sebagai support penting yang harus dipertahankan agar harga tidak jatuh lebih dalam. Jika level tersebut gagal dipertahankan, tren koreksi bisa berlanjut.
    • Risiko Eksekusi Roadmap
      Untuk menjaga apresiasi nilai token jangka panjang, proyek harus menepati roadmap teknis seperti peluncuran mainnet, GPU nodes, serta integrasi nyata dengan aplikasi & pengguna. Jika gagal mengeksekusi, kepercayaan investor bisa merosot cepat.
    • Keterbatasan Likuiditas dan Fluktuasi Tinggi
      Token baru seperti BLESS cenderung mengalami spread lebar di orderbook. Mentok harga bisa lompat ketika pesanan besar masuk atau keluar.

    Baca Juga: TOTAL3 Altcoin Koreksi Dalam, Harus Hit Bottom Ini untuk Altcoin Season?

    Implikasi Untuk Investor

    16 Oktober 2025 menjadi momen krusial bagi Bless Network: lonjakan 512% dan ATH di $0,231 menjadi sorotan utama dalam dunia kripto.

    Namun reli sebesar ini datang bersama risiko besar: koreksi tajam, ketergantungan event, dan tekanan jual dari pemegang sementara.

    Bagi investor jangka menengah-panjang, kunci kelangsungan harga BLESS akan sangat bergantung pada kemampuan tim proyek dalam merealisasikan roadmap, menjaga volume pasar, dan memastikan adopsi utilitas token.

    Bagi trader jangka pendek, momen 16 Oktober bisa menjadi ambang sinyal bahwa momentum besar bisa terjadi, namun harus diimbangi dengan strategi manajemen risiko yang ketat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bella Protocol (BEL) Melesat 2,5%: Konsolidasi Lanjutan Terjadi

    Bella Protocol (BEL) mencatat harga sebagai harga penutupan harian, atau naik sekitar +2,50% dari harga pembukaan $0,319 USD.

    Menariknya, harga Bella Protocol sempat bergerak di kisaran terendah $0,269 sebelum akhirnya bisa mencapai hingga tertinggi $0,675 dalam satu hari penuh.

    Volume perdagangan BEL hari ini tercatat signifikan, yaitu 297,46 juta USD, menunjukkan ada lonjakan likuiditas dan perhatian pasar luar biasa terhadap token BEL.

    Dibandingkan beberapa hari sebelumnya, ini merupakan kenaikan moderat di tengah volatilitas yang tinggi: sehari sebelumnya (15 Oktober) BEL ditutup pada $0,319 USD (+24,46%) dari harga pembukaan $0,257.

    Hal ini mencerminkan bahwa BEL telah bergerak secara aktif di bursa lokal Indonesia, seperti Tokocrypto.

    Baca Juga: Harga Bella Protocol (BEL) Melesat 2,5%: Konsolidasi Lanjutan Setelah Lonjakan

    Dinamika & Faktor Pendorong di Balik Kenaikan 16 Oktober

    Kenaikan harga BEL pada hari ini tidak muncul tanpa penyebab. Berikut sejumlah faktor yang kemungkinan turut mendorong pergerakan tersebut:

    1. Volatilitas tajam dan aksi spekulatif
      Rentang harga intraday yang sangat lebar (dari $0,269 ke $0,675) menunjukkan bahwa pasar BEL pada hari itu sangat fluktuatif. Trader agresif dan algoritma mungkin memanfaatkan pergerakan ekstrim ini untuk mencari keuntungan cepat.
    2. Volume lonjakan & likuiditas sementara meningkat
      Volume perdagangan sebesar hampir $297 juta menunjukkan bahwa banyak modal masuk ke token BEL. Ini bisa berasal dari investor lokal (misalnya via Tokocrypto) maupun entitas global yang bereaksi terhadap momentum teknis.
    3. Momentum teknis & breakout resistensi
      Sebelum 16 Oktober, BEL telah menunjukkan pola kenaikan signifikan (naik +24,46%). Tren kenaikan ini mungkin berpeluang breakout ke resistensi baru, sehingga memicu gelombang beli tambahan.
    4. Media, hype, dan sentimen pasar
      Lonjakan harga amat menarik perhatian komunitas kripto. Publikasi, diskusi di media sosial, dan sorotan pasar lokal Indonesia terhadap BEL bisa memicu FOMO (fear of missing out) yang memperkuat momentum harian.
    5. Potensi listing dan adopsi lokal
      Jika BEL aktif diperdagangkan di Tokocrypto, maka investor di Indonesia bisa lebih mudah mengaksesnya. Listing lokal seringkali mendorong volume lebih tinggi di pasar domestik, yang secara keseluruhan turut mengangkat harga.

    Tantangan & Risiko Setelah Reli

    Namun, kenaikan yang spektakuler ini tentu saja membawa tantangan dan risiko yang perlu diperhatikan:

    • Koreksi pasca lonjakan
      Ketika harga naik drastis, aksi ambil untung dari investor awal hampir pasti akan muncul. Jika volume turun, harga bisa kembali terkoreksi.
    • Konsentrasi likuiditas & orderbook dangkal
      Token seperti BEL mungkin memiliki orderbook yang tipis di sisi tertentu. Order besar bisa menyebabkan slippage yang signifikan.
    • Support teknis yang harus dijaga
      Area kisaran $0,269 hingga $0,300 bisa berperan sebagai support penting. Jika harga turun di bawah level tersebut tanpa support kuat, tren negatif dapat berlanjut.
    • Ketergantungan momentum event & hype
      Reli sangat mungkin dipicu oleh kombinasi event internal proyek, listing lokal, atau sorotan media. Namun bila tak ada kelanjutan yang konkret (pengembangan, kemitraan), minat pasar bisa surut.
    • Volatilitas ekstrim
      Range intraday yang sangat lebar memperlihatkan bahwa BEL rentan terhadap pergerakan ekstrim. Bagi investor dengan toleransi rendah, risiko kerugian besar dalam waktu singkat tetap tinggi.

    Apa yang Bisa Diperhatikan Investor ke Depan

    • Pantau volume & aktivitas orderbook
      Lonjakan volume mendadak bisa jadi sinyal bahwa momentum akan berlanjut — tetapi jika volume kembali lesu, bisa jadi petunjuk pembalikan.
    • Perhatikan pengumuman proyek & roadmap
      Apabila tim Bella mengumumkan listing baru, integrasi, fitur DeFi tambahan atau kolaborasi strategis, itu bisa menjadi katalis harga jangka menengah.
    • Gunakan stop-loss & target realistis
      Mengingat volatilitas tinggi, strategi manajemen risiko (stop-loss, skala target) sangat penting untuk menghindari kerugian besar.
    • Analisis teknis lanjutan
      Perhatikan level support/resistance baru yang terbentuk setelah lonjakan, serta indikator seperti RSI, MACD, atau Bollinger Bands untuk mendeteksi overbought atau oversold.

    Baca Juga: Crypto Whale Borong 3 Altcoin untuk Potensi Cuan di Pekan Kedua Oktober 2025

    Pada hari ini, Bella Protocol (BEL) tampil dengan sangat menonjol dengan harga penutupan di $0,327 USD, atau naik +2,50%, dan volume perdagangan besar mencapai $297 juta.

    Reli ini didukung oleh lonjakan likuiditas, momentum teknis, dan sorotan pasar, termasuk akses perdagangan lokal melalui platform seperti Tokocrypto.

    Namun, reli ekstrem juga membawa risiko koreksi, khususnya untuk token dengan pasar orderbook tipis dan volatilitas tinggi.

    Keberlanjutan kenaikan BEL akan sangat tergantung pada akselerasi fundamental proyek, pengembangan utilitas, dan likuiditas yang tetap kuat dalam jangka menengah.

    Bagi investor dan trader, 16 Oktober menjadi momentum penting untuk menajamkan strategi, memonitor support/resistance, dan membatasi risiko melalui manajemen posisi yang cermat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Terkoreksi ke $4,002: Sinyal Konsolidasi Sebelum Rebound?

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali menunjukkan tren koreksi dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data pasar terkini, harga ETH berada di level $4,002.33 per ETH, mencatat penurunan sebesar -2.81% dalam satu hari.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $483.08 miliar USD dan volume perdagangan harian mencapai $47.18 miliar, Ethereum tetap mempertahankan dominasinya di posisi ke-2 aset kripto terpopuler di dunia, meskipun pasar sedang mengalami tekanan moderat.

    Dalam periode 24 jam terakhir, harga ETH bergerak di kisaran terendah $3,935.16 hingga tertinggi $4,213.86, menandakan volatilitas yang cukup signifikan di tengah aktivitas pasar global yang meningkat.

    Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Koreksi ke $4.096, Pasar Masuki Fase Konsolidasi

    Tekanan Mingguan dan Pelemahan Bulanan

    Penurunan Ethereum tidak hanya terjadi dalam jangka harian. Jika dilihat secara historis, data menunjukkan tren pelemahan yang konsisten dalam beberapa minggu terakhir:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    Hari ini -$114.00 -2.77%
    30 hari -$522.78 -11.55%
    60 hari -$487.19 -10.85%
    90 hari +$371.24 +10.22%

    Meski dalam jangka tiga bulan ETH masih mencatatkan kenaikan positif sebesar 10.22%, penurunan bulanan yang cukup tajam mengindikasikan fase konsolidasi atau akumulasi di kalangan investor besar (whales) dan institusi.

    Selain itu, penurunan 9.98% dalam tujuh hari terakhir memperlihatkan tekanan jual yang kuat, kemungkinan dipicu oleh aksi ambil untung setelah reli besar pada kuartal sebelumnya.

    Kapitalisasi Pasar Tetap Kuat, Fundamental Masih Solid

    Walau harga terkoreksi, fundamental Ethereum tetap kokoh. Dengan total sirkulasi pasokan 120.70 juta ETH, ekosistem Ethereum masih menjadi pusat aktivitas untuk berbagai proyek DeFi, NFT, dan smart contract.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) berada di level yang sama, yakni sekitar $483.40 miliar USD, menandakan tidak adanya ekspansi pasokan yang signifikan dalam jangka pendek.

    Hal ini menjadi indikasi bahwa pergerakan harga ETH lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen pasar global ketimbang faktor teknis dalam jaringan Ethereum sendiri.

    Apakah Ini Saatnya Beli atau Tunggu Rebound?

    Bagi trader dan investor, koreksi harga seperti ini sering dianggap sebagai peluang akumulasi menjelang potensi rebound.

    Mengingat harga tertinggi sepanjang masa (ATH) Ethereum masih berada di kisaran $4,953.73, ETH kini berada sekitar -19% di bawah rekor puncaknya.

    Jika dukungan kuat di level $3,900 mampu bertahan, analis memperkirakan ETH berpotensi melakukan pantulan teknikal menuju kisaran $4,200–$4,400 dalam beberapa hari mendatang.

    Namun, bila tekanan jual berlanjut dan harga menembus support tersebut, ETH bisa turun lebih jauh ke zona $3,800–$3,700, yang menjadi area minat beli berikutnya bagi pelaku pasar.

    Baca Juga: Pertama di Dunia! Bhutan Migrasi Sistem Identitas Nasional ke Ethereum

    Ethereum Masih dalam Jalur Jangka Panjang Positif

    Meski mengalami penurunan harian dan mingguan, namun prospek jangka panjang Ethereum tetap menjanjikan.

    Ekosistem yang kuat, dukungan dari pengembang, serta potensi peningkatan adopsi dari sektor institusional menjadi pondasi kokoh untuk pertumbuhan di masa depan.

    Dalam konteks makro, koreksi harga saat ini bisa dilihat sebagai fase sehat dalam siklus pasar kripto, sebelum Ethereum kembali menguji level psikologis $4,500 hingga mendekati rekor tertingginya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Anjlok ke $0,209, Ada Apa dengan Pi Network?

    Pasar aset digital kembali mencatatkan pelemahan pada pertengahan Oktober 2025, dengan Pi Network (PI) menjadi salah satu aset yang tertekan.

    Berdasarkan data CoinMarketCap pada Kamis (16/10), harga PI turun 2,62% dalam 24 jam terakhir ke posisi $0,209 per token, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,73 miliar dan volume perdagangan harian sebesar $28,3 juta.

    Dalam 24 jam terakhir, harga Pi bergerak dalam kisaran terendah $0,2064 hingga tertinggi $0,2186, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi di tengah minat pasar yang cenderung menurun.

    Saat ini terdapat 8,27 miliar token PI yang beredar dari total suplai maksimum 100 miliar token.

    Penurunan harga ini melanjutkan tren koreksi sejak Februari 2025, ketika Pi sempat menyentuh rekor tertingginya di $2,98.

    Sejak puncak tersebut, harga Pi telah terkoreksi lebih dari 92%, menandakan tekanan jual yang cukup dalam di pasar sekunder.

    Baca Juga: Berangsur Pulih, Harga Pi Network Naik Hampir 6%

    Likuiditas Terbatas dan Distribusi Token Jadi Faktor Utama Tekanan

    Menurut analis pasar, pelemahan Pi tidak lepas dari rendahnya tingkat likuiditas serta struktur distribusi token yang masih timpang.

    Meskipun memiliki kapitalisasi pasar lebih dari satu miliar dolar, rasio volume perdagangan terhadap market cap hanya sekitar 1,63%, yang menunjukkan pasar belum memiliki kedalaman transaksi yang kuat.

    Selain itu, mekanisme distribusi Pi yang masih dalam tahap transisi menuju Open Mainnet turut menciptakan ketidakpastian.

    Banyak token yang masih berada di wallet non-liquid, menunggu verifikasi KYC dan migrasi penuh. Ketika token-token ini mulai bisa diperdagangkan secara luas, tekanan pasokan tambahan bisa mendorong harga turun dalam jangka pendek.

    Pergerakan harga Pi Network.
    Pergerakan harga Pi Network.

    Utilitas dan Ekosistem Masih Dalam Tahap Pengembangan

    Meskipun memiliki komunitas global yang besar, proyek Pi Network masih menghadapi tantangan dalam hal penerapan utilitas token.

    Penggunaan PI dalam ekosistem ekonomi riil masih terbatas pada sejumlah aplikasi internal, seperti Pi Browser dan Pi Chat, sementara integrasi dengan platform eksternal belum masif.

    Investor menilai, keberlanjutan harga Pi akan sangat bergantung pada kecepatan tim pengembang menghadirkan kasus penggunaan nyata (real-world use cases) dan memperluas kemitraan komersial.

    Dampak Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

    Koreksi Pi juga terjadi bersamaan dengan pelemahan di pasar kripto global.

    Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC) masing-masing terkoreksi lebih dari 2% dalam sepekan terakhir, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kebijakan moneter AS dan potensi perlambatan adopsi aset digital secara makro.

    Meski demikian, sejumlah pelaku pasar percaya bahwa penurunan ini masih tergolong konsolidatif, bukan awal dari tren bearish baru. Jika proyek berhasil membuka akses mainnet sepenuhnya dan memperluas adopsi ekosistem, potensi pemulihan tetap terbuka.

    Dalam jangka pendek, investor diperkirakan akan mengamati level support teknikal di kisaran $0,16–$0,18. Apabila area tersebut mampu bertahan, momentum rebound menuju $0,25–$0,30 masih mungkin terjadi.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,32%, Ekosistem Ragukan Adopsi DEX

    Harga Pi Network saat ini berada di level $0,209 dengan koreksi harian 2,62%. Tekanan harga utamanya bersumber dari likuiditas rendah, mekanisme distribusi token yang masih berlangsung, dan minimnya utilitas aktual di ekosistem.

    Meskipun demikian, Pi tetap menjadi salah satu proyek dengan basis komunitas terbesar di dunia kripto.

    Jika tim pengembang mampu menepati roadmap menuju Open Mainnet dan memperluas penerapan token, prospek jangka menengah hingga panjangnya masih berpotensi membaik.

    Namun untuk saat ini, pasar tampak memilih untuk menunggu kepastian lebih lanjut — sembari bersiap terhadap volatilitas tinggi yang masih menjadi ciri khas Pi Network.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Presiden Prabowo Ingin Temui Eric Trump, Ada Hubungannya dengan $WLFI?

    Peristiwa yang menarik perhatian internasional baru saja terjadi saat Presiden Prabowo Subianto terdengar meminta kepada Presiden AS, Donald Trump, agar bisa bertemu dengan Eric Trump.

    Percakapan ini bocor ketika melalui mikrofon yang secara tidak sengaja merekam percakapan tersebut. Dalam rekaman percakapan tersebut, Prabowo berkata, “Can I meet Eric?” Trump menjawab bahwa ia akan meminta Eric untuk menghubungi Prabowo. 

    Siapa itu Eric Trump? 

    Eric Frederick Trump adalah anak ketiga dan anak laki-laki kedua dari pasangan Donald J. Trump dan Ivana Trump yang lahir pada 6 Januari 1984 di New York City, Amerika Serikat.

    Setelah menempuh pendidikan di Trinity School dan kemudian Universitas Georgetown di bidang keuangan dan manajemen, Eric meneruskan bisnis keluarga Trump. 

    Sejak 2006, Eric menjabat sebagai Executive Vice President di Trump Organization, mengurus akuisisi properti, pengembangan real estate, proyek hotel, dan resort, serta properti golf di dalam dan luar negeri. 

    Eric juga aktif membuat gerakan baru di ranah teknologi dan finansial, termasuk kripto. Misalnya, baru-baru ini Eric terlibat dalam WLFI (World Liberty Financial Institute), proyek kripto dengan kapitalisasi pasar $3.44 miliar yang bertujuan untuk mentransformasi sektor keuangan tradisional melalui teknologi blockchain yang di dalamnya termasuk stablecoin, Real World Asset (RWA), dan token $WLFI.

    Eric Trump dan $WLFI (World Liberty Financial Institute)

    Harga aset WLFI/USDT

    WLFI dikenal karena ikatannya yang kuat dengan keluarga Trump, dengan tujuan memperkuat posisi dolar AS di ruang DeFi melalui token $WLFI, stablecoin USD1, dan layanan seperti pinjaman serta pinjam aset kripto.

    Di WLFI, Eric Trump menjabat sebagai co-founder WLFI, bersama saudaranya Donald Trump Jr., Barron Trump sebagai “DeFi visionary”.

    Dikutip BBC news, keluarga Trump, termasuk Eric, mengontrol sekitar 22.5% dari total 100 miliar token $WLFI, yang bernilai miliaran dolar (sekitar $5 miliar pada September 2025), serta menerima potongan pendapatan dari penjualan token.

    Baru-baru ini, Eric mengkonfirmasi rencana tokenisasi properti real estate melalui WLFI, yang akan dimulai dari salah satu gedung milik Trump Organization. Ini memungkinkan investor ritel membeli saham fraksional mulai $1 menggunakan stablecoin USD1, dengan manfaat seperti akses hotel atau reward, tanpa bergantung pada bank tradisional.

    Baca juga: WLFI: Dari Politik Trump ke Blockchain, Token Ini Jadi Bintang Baru DeFi?

    Apa Tujuan Presiden Prabowo bertemu Eric Trump?

    Dalam percakapan yang terekam mikrofon terbuka tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya meminta Donald Trump agar bisa bertemu dengan Eric Trump. Tapi juga juga sempat menyebut nama “Hary”.

    Namun belum jelas siapa yang dimaksud “Harry”. Dikutip dari Reuters, nama yang disebut tersebut mengarah pada Hary Tanoesoedibjo, pendiri sekaligus chairman MNC Group. 

    Proyek Trump Organization di Bali. Sumber: Laman resmi Trump.com

    Spekulasi ini diperkuat dengan Trump Organization dan MNC Land yang tengah mengembangkan proyek resor mewah dan klub golf di Tabanan, Bali.

    Apakah Hubungannya dengan WLFI?

    Hingga kini, belum ada informasi resmi yang menjelaskan apakah permintaan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Eric Trump berkaitan langsung dengan World Liberty Financial (WLFI).

    Namun, bukan tidak mungkin dengan posisi Eric yang terlibat secara langsung dengan WLFI bukan tidak mungkin integrasi blockchain juga jadi pembahasan.

    Baca juga: Efek Trump, Hut8 Beli Token WLFI di Atas Harga Pasar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 16 Oktober 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 16 Oktober 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

     Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

    1. Shutdown Pemerintah AS Masuki Pekan Ketiga
      • U.S. government shutdown memasuki minggu ketiga setelah Senat kembali menolak rancangan dana sementara. Berdasarkan Polymarket odds, peluang shutdown berlangsung lebih dari sebulan mencapai 73%.
        Sentimen: Negatif makro (berpotensi tekan risk assets seperti kripto)
        Token terdampak: $BTC, $ETH
    2. Zeta Network Akan Himpun Dana $230,8 Juta di Nasdaq
      • Zeta Network, perusahaan yang terdaftar di Nasdaq, mengumumkan rencana penggalangan dana sebesar $230,8 juta melalui penjualan saham dan warrant, dengan pembayaran dilakukan menggunakan $BTC atau $SolvBTC.
        Token terdampak: $BTC
    3. OpenSea Catat Volume Perdagangan Tertinggi Sejak 2021
      • OpenSea melaporkan volume perdagangan kripto sebesar $1,6 miliar dan volume NFT senilai $230 juta di awal Oktober, menjadi bulan terbaik sejak 2021.
        Token terdampak: $ETH, $BLUR
    4. CMB International Luncurkan Dana Pasar Uang $3,8 Miliar di BNB Chain
      • CMB International resmi meluncurkan Money Market Fund senilai $3,8 miliar di jaringan BNB Chain, menandai integrasi besar antara keuangan tradisional dan DeFi.
        Sentimen: Bullish DeFi & ekosistem BNB
        Token terdampak: $BNB, $CAKE
    5. Harga Emas Cetak Rekor Baru di $4.200
      • Gold spot (XAU/USD) mencetak rekor baru di $4.200 per troy ounce, menandai peningkatan 4,69% dan mencerminkan peningkatan permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
        Sentimen: Netral-bullish untuk aset safe haven (tekan jangka pendek kripto)
        Token terdampak: $BTC (sebagai alternatif store of value)
    6. NYC Dirikan Kantor Aset Digital dan Blockchain
      • Wali Kota New York, Eric Adams, menetapkan Executive Order No. 57 untuk membentuk Office of Digital Assets and Blockchain Technology, memperkuat posisi NYC sebagai pusat inovasi kripto di AS.
        Token terdampak: $BTC, $ETH, proyek berbasis DeFi

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    A2Z/USDT (🔼 +8.80%)

    • Entry: $0.003872
    • Stop Loss: $0.003687
    • Take Profit: $0.004213

    A2Z/USDT (1H) menampilkan pola breakout pullback yang cukup rapi. harga baru saja menembus area resistance lama dan kini mencoba menguji ulang level entry $0.00387 sebagai support baru.

    Lonjakan volume yang signifikan mengindikasikan dorongan beli yang kuat, sementara MACD masih mempertahankan momentum positif, dan RSI 58 menunjukkan tenaga beli masih dalam zona aman tanpa tanda jenuh beli. Target kenaikan ke area take profit $0.00421 terbuka lebar apabila harga mampu bertahan di atas support utama $0.00368.

    HUMA/USDT (🔼 +2.26%)

    • Entry: $0.02932
    • Stop Loss: $0.02903
    • Take Profit: $0.02998

    HUMA/USDT (1H) sedang memperlihatkan fase retest setelah koreksi singkat di area support $0.0293, di mana harga kini mencoba mengumpulkan tenaga untuk melanjutkan pergerakan naik. Terlihat adanya bullish divergence halus antara harga dan indikator MACD, yang menunjukkan potensi pergeseran momentum dari jual ke beli.

    Sementara itu, RSI di level 42 mulai membentuk pijakan baru, menandakan ruang kenaikan masih cukup luas sebelum memasuki zona jenuh beli. Selama harga mampu bertahan di atas $0.0290, peluang menuju take profit $0.0299 masih terbuka.

    YGG/USDT (🔼 +7.23%)

    • Entry: $0.1642
    • Stop Loss: $0.1570
    • Take Profit: $0.1761

    YGG/USDT (1H) menunjukkan fase cooling down setelah lonjakan harga tajam, di mana harga kini sedang mencoba menemukan keseimbangan baru di area entry $0.1642. Terlihat bahwa volume sempat meledak, menandakan adanya minat beli besar yang kemudian mulai mereda, namun belum sepenuhnya hilang.

    Indikator RSI bertahan di kisaran 50, menandakan momentum masih netral dan siap berbalik arah jika dorongan beli kembali muncul. Sementara itu, MACD mulai mendekati sinyal cross up yang bisa menjadi pemicu kenaikan lanjutan menuju take profit $0.1761.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 16 Oktober 2025: Bitcoin Bertahan di Atas $110K

    Pasar kripto hari ini, Kamis (16/10) Harga Bitcoin masih bertahan di atas $110.000 berkat permintaan spot dari investor AS di Coinbase, meski sinyal volatilitas mulai terlihat dari pergerakan besar di dompet derivatif.

    Di tengah gejolak pasar, Bella Protocol (BEL) justru mencuri perhatian dengan lonjakan lebih dari 24% berkat kemitraan strategis bersama Solidus AI Tech yang memperkuat kepercayaan di sektor DeFi. Lihat lebih lengkap di bawah:

    Harga Bitcoin Berada di Atas Level $110K, Akankah Bertahan?

    • Permintaan spot AS di Coinbase jaga Bitcoin di atas $110.000.
    • 7.300 BTC tidak aktif bergerak, isyaratkan ambil untung.
    • Dompet derivatif mobilisasi 364.000 BTC, sinyal volatilitas.

    Bella Protocol (BEL) Pimpin Kenaikan Altcoin di Tengah Gejolak Pasar

    • BEL melonjak di atas 24% di level $0,3298 meski pasar kripto tengah koreksi.
    • Bella Protocol bermitra Solidus AI Tech meningkatkan kepercayaan investor.
    • Kemitraan ini menghilangkan hambatan dan transformasi DeFi, potensi bullish.

    HARI TERAKHIR Dadakan USDC! Cashback 100% Hadiah Rp10 JUTA*

    DASH Capai $100? 4 Pendorong Utama Potensi Breakout

    • DASH naik pesat, didorong permintaan privasi dan volume tinggi.
    • Akumulasi paus DASH kuat (36% pasokan), sinyal keyakinan harga.
    • Terobosan teknis dukung DASH ke $100; sentimen/volume bullish.

    Mengapa Analis Sarankan Beli Altcoin Sekarang?

    • Altcoin di bawah tren jangka panjang karena ketakutan pasar; peluang akumulasi.
    • Dominasi Bitcoin turun, sinyal rotasi modal ke altcoin dan potensi altcoin season.
    • Sentimen pasar terendah dalam beberapa bulan, seringkali sinyal dasar pasar dan pemulihan.

    Baca juga: Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com