Author: 15

  • Harga Alchemix (ALCX) Meledak 160% Dalam 24 Jam: Ada Apa?

    Pasar kripto kembali dikejutkan oleh lonjakan harga spektakuler dari Alchemix (ALCX). Dalam 24 jam terakhir, harga ALCX melonjak lebih dari +159,91%, menembus level $16.82 per token.

    Kapitalisasi pasar Alchemix kini mencapai sekitar $42,14 juta USD, sementara volume perdagangan harian melonjak ke $136 juta USD, menunjukkan lonjakan minat investor terhadap proyek berbasis DeFi ini.

    Lonjakan harga ini menjadikan Alchemix salah satu aset dengan performa terbaik di pasar altcoin minggu ini, mengungguli aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum yang justru cenderung stagnan.

    Baca Juga: Harga Alchemix (ALCX) Meledak 160% dalam 24 Jam: Apa yang Mendorong Kenaikan Tajam Ini?

    Pergerakan Harga ALCX: Dari $6 ke $16 dalam Sehari

    Menurut data pasar terbaru, ALCX sempat menyentuh harga terendah $6.54 sebelum menembus harga tertinggi $16.91 dalam kurun waktu 24 jam.

    Ini menandai kenaikan lebih dari 160%, sekaligus mencerminkan meningkatnya tekanan beli secara ekstrem.

    Dalam periode 30 hari terakhir, ALCX juga mencatat kenaikan +86.24%, sementara dalam jangka 60–90 hari, token ini tumbuh stabil lebih dari +79%.

    Performa ini menunjukkan momentum bullish yang kuat dan kemungkinan besar dipicu oleh faktor fundamental serta spekulatif dari komunitas DeFi.

    Pergerakan harga Alchemix (ALCX/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Alchemix (ALCX/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor Pendorong Lonjakan Harga Alchemix

    1. Kenaikan Aktivitas di Ekosistem DeFi

    Salah satu alasan utama di balik kenaikan ALCX adalah meningkatnya minat pada protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi).

    Alchemix, yang dikenal sebagai protokol “self-paying loan”, memungkinkan pengguna untuk meminjam aset dengan jaminan tanpa risiko likuidasi langsung — fitur unik yang menarik perhatian investor di tengah tren likuiditas on-chain yang meningkat.

    2. Sentimen Pasar Kripto Mulai Pulih

    Lonjakan ALCX terjadi bersamaan dengan meningkatnya volume perdagangan altcoin secara umum.

    Investor tampak kembali mencari proyek DeFi undervalued yang memiliki fundamental kuat. Sentimen positif ini turut memperkuat reli harga ALCX di bursa utama seperti Binance dan Coinbase.

    3. Spekulasi atas Pembaruan Protokol Alchemix

    Beberapa sumber komunitas di X (Twitter) dan Discord Alchemix mengindikasikan adanya rencana pembaruan protokol dan integrasi baru, termasuk ekspansi ke jaringan Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism.

    Harapan terhadap peningkatan utilitas dan efisiensi ini mendorong lonjakan spekulatif di pasar.

    Data On-Chain dan Aktivitas Pasar

    Sirkulasi pasokan ALCX saat ini mencapai 2,50 juta token, dengan kapitalisasi pasar yang terdilusi sepenuhnya sekitar $43,99 juta USD.

    Kenaikan volume perdagangan yang mencapai $136 juta USD menunjukkan bahwa arus modal baru telah masuk ke dalam ekosistem Alchemix.

    Selain itu, indikator teknikal menunjukkan bahwa ALCX kini memasuki zona overbought setelah kenaikan tajam.

    Namun, minat beli yang tinggi dan momentum pasar DeFi yang menguat dapat mempertahankan harga di atas area support baru $12–$13.

    Apakah ALCX Bisa Melanjutkan Tren Bullish-nya?

    Secara teknikal, jika ALCX mampu bertahan di atas support $14, potensi kenaikan lanjutan ke area $18–$20 terbuka lebar.

    Namun, investor perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek akibat aksi ambil untung pasca kenaikan vertikal.

    Faktor yang dapat memperkuat tren bullish ke depan mencakup:

    • Implementasi fitur baru pada protokol Alchemix
    • Ekspansi likuiditas ke jaringan Layer-2
    • Peningkatan partisipasi institusional di sektor DeFi
    • Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah $12, potensi retracement menuju $10 juga perlu diantisipasi.
    • Baca Juga: Altcoin Season Segera Dimulai? Indikator Tunjukkan Lonjakan Besar

    Momentum Bullish Alchemix Menarik Perhatian Pasar DeFi

    Kenaikan 160% dalam 24 jam menempatkan Alchemix (ALCX) dalam sorotan utama pasar kripto. Kombinasi antara peningkatan aktivitas DeFi, spekulasi pembaruan protokol, dan lonjakan volume perdagangan menjadikan ALCX salah satu aset paling menarik untuk dipantau pekan ini.

    Meskipun peluang kenaikan lanjutan masih terbuka, volatilitas ekstrem tetap menjadi risiko utama bagi investor jangka pendek.

    Dengan demikian, pengamatan ketat terhadap level support dan fundamental proyek menjadi kunci dalam menentukan langkah berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 6 November 2025: Rebound Kuat Setelah Koreksi

    Pasar kripto hari ini, Kamis (6/11) menunjukkan rebound kuat setelah tekanan di awal pekan, dipimpin oleh lonjakan signifikan sejumlah altcoin. Token SOON naik 118% dalam 24 jam ke $1,5788, ALCX menguat 72% ke $11,22, dan MITO naik 29% ke $0,1167, menandakan optimisme baru di pasar aset digital.

    Kenaikan ini didorong oleh kombinasi sentimen positif dari proyek seperti Ripple, ZK, dan Quant, serta meningkatnya open interest di pasar futures. Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada sidang pertama Mahkamah Agung AS yang membahas legalitas tarif era Trump, yang dinilai dapat memengaruhi arah kebijakan ekonomi dan pasar kripto global. Lihat lebih lengkap di bawah:

    Altcoin Pimpin Kenaikan di Rebound Pasar Kripto Hari Ini

    • SOON alami lonjakan sebesar 118% (24 jam terakhir), harga $1,5788.
    • ACLX pertahankan penguatan 72% dalam satu hari, harga $11,22.
    • MITO tunjukkan kenaikan tajam 29%, diperdagangkan kisaran $0,1167.

    Pendorong Kenaikan Harga Kripto Hari Ini (6/11)

    • Berita kripto yang positif meningkatkan sentimen dari Ripple, ZK & Quant.
    • Sidang pertama Mahkamah Agung AS soal legalitas tarif Trump.
    • Reli kripto terjadi seiring meningkatnya futures open interest.

    Cashback 100% Total Hadiah BTC Rp 20 JUTA*

    3 Strategi beli Altcoin Cerdas Saat November Fear

    • Fokus pada altcoin sinyal bullish, hindari aset jatuh.
    • Targetkan altcoin narasi tren (ETF, privasi, ZK).
    • Benjamin Cowen: Tahan Bitcoin, prediksi ALT/BTC turun 30%.

    JELLYJELLY capai $500 Juta saat Kripto Anjlok, Diduga Manipulasi

    • 4 November 2025: JELLYJELLY capai $500 juta dan harga $0,5 (ATH).
    • Bubblemaps curiga manipulasi: dompet menarik JELLYJELLY dari bursa.
    • Ini tuduhan manipulasi kedua JELLYJELLY (setelah insiden HyperLiquid Maret 2025).

    Baca juga: Tren Bitcoin 3-7 November 2025: Blackrock Beli Besar Sekali


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Sinyal Bahaya Dogecoin: Minat Ritel Anjlok, Investor Lama Kabur!

    Dogecoin (DOGE) sempat menunjukkan pergerakan positif pada Rabu (5/11), naik lebih dari 1% dan bertahan di atas level support penting di $0.15704. Namun, di balik kenaikan tipis ini, data on-chain justru mengindikasikan tekanan besar bagi aset kripto berlogo anjing Shiba Inu tersebut.

    Minat investor ritel terhadap Dogecoin terus melemah, bahkan turun ke level terendah sejak awal April. Penurunan permintaan ini meningkatkan spekulasi bearish di pasar dan menimbulkan kekhawatiran bahwa harga DOGE bisa melanjutkan tren turun.

    Minat Ritel Menurun, Sinyal Kepercayaan Investor Melemah

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Fxstreet, Dogecoin yang dikenal sebagai koin komunitas kini menghadapi penurunan minat dari para trader dan investor jangka panjang. Berdasarkan data CoinGlass, Open Interest (OI) untuk futures DOGE turun menjadi $1,41 miliar, level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Angka ini menunjukkan bahwa banyak trader ritel mulai meninggalkan pasar.

    Lebih lanjut, data dari Santiment memperlihatkan lonjakan signifikan dalam Spent Coins Age Band, yaitu volume koin lama yang dijual. Pada Selasa, jumlah DOGE yang berpindah tangan mencapai 377 juta, melonjak tajam dari 126 juta pada hari sebelumnya. Fenomena ini menandakan bahwa para pemegang lama mulai melepas kepemilikan mereka, mengambil keuntungan sebelum harga turun lebih dalam.

    Kini, hanya 56,45% dari total pasokan DOGE yang masih berada dalam kondisi untung, turun drastis dari 83,81% pada awal Oktober. Artinya, semakin banyak investor yang kini memegang DOGE dalam posisi rugi, dan banyak di antaranya memilih untuk keluar dari pasar.

    Sinyal Teknis Perkuat Arah Bearish

    Secara teknikal, kondisi Dogecoin semakin mengkhawatirkan. Pola Death Cross, di mana rata-rata pergerakan 100 hari (100 EMA) memotong ke bawah rata-rata 200 hari (200 EMA), baru saja terbentuk, memperkuat sinyal tren bearish yang kuat.

    Jika harga DOGE gagal bertahan di atas level support $0.15704, maka tekanan jual bisa membawa harga menuju $0.14270 (level 22 Juni) atau bahkan $0.12986 (level 7 April).

    Indikator MACD juga masih menunjukkan tren menurun, sementara RSI di level 32 berada sedikit di atas zona oversold, sinyal bahwa tekanan jual masih dominan dan momentum pemulihan belum cukup kuat.

    Harapan Pemulihan Masih Terbuka, Tapi Tipis

    Untuk membalik arah tren, Dogecoin perlu menembus kembali level $0.17816 yang sempat menjadi titik rendah pada 11 Oktober. Jika itu terjadi, momentum bullish bisa mulai terbentuk. Namun untuk saat ini, sinyal teknikal dan data on-chain masih menunjukkan bahwa risiko penurunan lebih lanjut masih tinggi.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Top Kripto AI Select: GIGGLE, XNO, dan RESOLV Naik Hingga 186%

    Pasar kripto hari ini kembali menggeliat dengan deretan aset yang mencatat lonjakan harga luar biasa berdasarkan pantauan AI Select.

    Dipantau dari situs Binance, ada tiga aset utama, GIGGLE (GIGGLE/USDT), XNO (XNO/USDT), dan RESOLV (RESOLV/USDT), menampilkan performa spektakuler dengan sinyal teknikal yang menunjukkan tren bullish yang kuat di tengah volatilitas tinggi.

    GIGGLE Naik 186%, Jadi Primadona Hari Ini

    Aset GIGGLE/USDT memimpin lonjakan dengan kenaikan +186.75%, menembus harga $139.99. AI Select menandai aset ini dengan AI Rating 8.41 (Positive) dan indikasi bullish kuat pada Moving Average (MA50/MA200) serta MACD.

    Meski berada di zona overbought, tren “Volatility Expansion” menunjukkan masih ada ruang pergerakan signifikan, meski diiringi potensi koreksi jangka pendek. Volume perdagangan mulai menunjukkan contraction, menandakan aksi ambil untung dari sebagian pelaku pasar.

    XNO Melonjak 77%, Momentum Bullish Masih Kuat

    Pergerakan harga Nano (XNO/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Nano (XNO/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XNO/USDT atau Nano juga menarik perhatian dengan kenaikan +77.24% ke harga $1.09. Dengan AI Rating 8.42 (Positive), aset ini berada dalam tren bullish sangat kuat berdasarkan indikator ADX dan MACD.

    AI Select menilai momentum XNO masih berada di level bullish momentum dengan sinyal akumulasi volume, mengindikasikan minat beli yang tetap tinggi meski harga sudah naik signifikan.

    RESOLV Melesat 39%, Didorong Akumulasi Volume Besar

    Sementara itu, RESOLV/USDT menunjukkan performa solid dengan kenaikan +39.40% ke level $0.0605. Aset ini memperoleh AI Rating tertinggi: 8.67 (Strong Positive) dan dikategorikan dalam tren bullish kuat dengan sinyal accumulation.

    Indikator RSI menunjukkan posisi overbought, namun tren jangka menengahnya masih mendukung potensi lanjutan kenaikan.

    Aset Lain yang Mulai Bergerak

    Selain tiga aset unggulan tersebut, FLM/USDT ($0.0208) dan KDA/USDT ($0.0367) juga menunjukkan sinyal positif. Meskipun masih berada di fase emerging dan transitional trend, keduanya mencatat pergerakan teknikal yang menarik untuk dipantau lebih lanjut oleh trader agresif.

    AI Select hari ini menyoroti pasar kripto yang didominasi tren bullish kuat, dengan beberapa aset menunjukkan volatilitas tinggi dan momentum beli signifikan. Meski kondisi overbought mulai terlihat di beberapa aset, arus akumulasi volume menunjukkan optimisme pasar terhadap potensi kenaikan lanjutan.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Runtuh Setelah Cetak Rekor: Inilah Biang Keroknya!

    Pasar kripto kembali diguncang. Hanya beberapa minggu setelah mencetak rekor tertinggi baru di $126.200 pada 6 Oktober, harga Bitcoin kini anjlok lebih dari 20%, resmi masuk ke zona bear market. Aset kripto terbesar di dunia itu bahkan jatuh di bawah $100.000 untuk pertama kalinya sejak Juni, menandai kejatuhan yang mengejutkan bagi banyak investor yang sebelumnya optimis menyambut “Uptober”.

    Alih-alih menjadi bulan keberuntungan seperti biasanya, Oktober 2025 justru menjadi bulan pahit pertama bagi Bitcoin dalam tujuh tahun terakhir.

    Aksi Jual Panik dan Ketakutan Ekstrem

    Pada Selasa (5/11), penurunan Bitcoin mencapai lebih dari 5% dalam sehari, seiring dengan melemahnya pasar saham global. Kekhawatiran atas valuasi saham teknologi dan pernyataan hati-hati dari para eksekutif bank besar turut memperburuk suasana pasar.

    “Indeks sentimen jatuh ke level 21, terendah sejak April 2025, yang menunjukkan ketakutan ekstrem,” ujar Alex Kuptsikevich, Chief Market Analyst di FXPro. “Biasanya level ini memicu rebound, tapi kali ini pasar sudah jatuh lebih dalam dari sebelumnya.”

    Dengan aksi jual yang terus berlanjut, keuntungan Bitcoin sepanjang tahun ini kini tinggal sekitar 8%, tertinggal jauh dibandingkan kenaikan S&P 500 yang mencapai 15%.

    Pemicu Utama: Likuidasi Terbesar dalam Sejarah Kripto

    Akar masalah dimulai pada 10 Oktober, ketika muncul gelombang likuidasi besar-besaran yang mengguncang seluruh pasar kripto.

    Dalam waktu kurang dari 24 jam, posisi long Bitcoin senilai $19–30 miliar dilikuidasi di berbagai bursa. Peristiwa ini menjadi likuidasi terbesar dalam sejarah Bitcoin.

    “Berita apa pun tidak lagi relevan, ini murni menunjukkan betapa rapuhnya pasar kripto,” kata Jonathan Man, Portfolio Manager di Bitwise.

    Bahkan setelah berminggu-minggu, sentimen investor belum pulih. Menurut Farzam Ehsani, CEO VALR, “Gerakan 10% ke arah mana pun bisa memicu likuidasi miliaran dolar. Situasi ini menciptakan efek powder keg, pasar menjadi sangat sensitif terhadap berita apa pun.”

    Baca juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok 7% di Bawah $100.000

    Faktor Makro Mengambil Alih Kendali

    Selain likuidasi, tekanan makroekonomi global kini menjadi pengendali utama arah Bitcoin.

    Menurut Haonan Li, pendiri Codex, “Likuidasi besar di perdagangan derivatif awal Oktober menjadi pembuka, tapi sekarang sentimen makro yang memegang kendali.”

    Pasar aset berisiko, termasuk saham dan kripto, kini tertekan akibat ketidakpastian suku bunga The Fed. Setelah pertemuan terakhir, Ketua Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember belum pasti. Kurangnya kejelasan ini membuat investor menahan diri, sehingga Bitcoin kehilangan momentum bullish-nya.

    Sementara saham masih mendapat dorongan dari tren AI trade, Bitcoin tidak memiliki katalis serupa, membuat para trader kini bergantung pada analisis teknikal untuk mencari tanda-tanda kapan tekanan jual akan mereda.

    Rotasi Aset dan Hilangnya Optimisme Akhir Tahun

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Business Insider, sebagian analis juga menilai bahwa pergerakan dana antar aset turut memperburuk tekanan di pasar kripto.

    “Ketika saham dan Bitcoin mulai turun bersamaan, banyak investor menjual Bitcoin untuk menutup posisi mereka di saham,” jelas Marcus Sturdivant, Managing Member dari The ABC Squared.

    Kini, optimisme untuk target harga akhir tahun semakin memudar. Beberapa analis terkenal seperti Tom Lee dan Geoff Kendrick (HSBC) masih menargetkan harga Bitcoin di $200.000, namun dengan kondisi saat ini, dibutuhkan reli lebih dari 100% dalam dua bulan — sesuatu yang tampak sangat sulit.

    Ketidakpastian Menyelimuti Pasar Kripto

    Dengan ketidakpastian kebijakan suku bunga, tekanan makroekonomi, dan efek trauma dari likuidasi besar-besaran, pasar kripto kini berada di fase penuh kehati-hatian.

    “Dengan hambatan perdagangan, ketidakpastian suku bunga, dan potensi dampak government shutdown terhadap data ekonomi, investor tidak punya cukup kepercayaan untuk masuk kembali di level $120.000,” ungkap Guillermo Fernandes, pendiri Blockpliance.

    Akankah Bitcoin Bangkit Lagi?

    Meskipun saat ini Bitcoin tengah terpuruk, sejarah membuktikan bahwa setiap fase “ketakutan ekstrem” sering kali menjadi awal dari pemulihan besar. Namun kali ini, dengan tekanan makro dan fundamental yang lebih kompleks, pemulihan mungkin tidak akan datang secepat yang diharapkan.

    Satu hal yang pasti — bear market Bitcoin kali ini menjadi pengingat bahwa euforia pasar bisa berbalik arah dengan cepat, bahkan untuk aset kripto terbesar di dunia.

    Apakah ini akhir dari reli Bitcoin, atau justru awal dari fase akumulasi baru? Waktu yang akan menjawab.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Tertekan 27% Sebulan, Tapi Apakah Ini Akhir dari Tren Turun?

    Harga Solana (SOL) kembali merosot sebesar 5,3% dalam 24 jam terakhir, memperpanjang penurunan bulanan hingga lebih dari 27%. Aset ini menjadi salah satu kripto berkapitalisasi besar dengan performa terburuk minggu ini, menandakan tekanan jual yang semakin kuat.

    Namun, meskipun struktur teknikal SOL terlihat lemah, sejumlah indikator on-chain dan derivatif menunjukkan potensi bahwa fase terburuk mungkin sudah berlalu.

    Dua Sinyal Bearish Crossovers Ancam Tekan Harga Lebih Dalam

    Penurunan Solana semakin dalam setelah pecah dari pola rising wedge, mengonfirmasi pembalikan tren bearish. Kini, dua bearish crossovers di grafik harian memperkuat sinyal tekanan jual.

    Bearish crossover terjadi ketika Exponential Moving Average (EMA) jangka pendek melintasi ke bawah EMA jangka panjang, tanda bahwa penjual mulai menguasai pasar.
    Dalam kasus Solana:

    • EMA 50-hari hampir melintasi di bawah EMA 100-hari
    • EMA 20-hari mendekati persilangan di bawah EMA 200-hari

    Kombinasi keduanya dikenal sebagai “death cross”, yang biasanya memicu penurunan tambahan sebelum harga membentuk dasar baru.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Penurunan Dipicu Long Squeeze, Bukan Tekanan Jual Massal

    Dilaporkan BeInCrypto, meski grafik tampak mengkhawatirkan, data derivatif menunjukkan penurunan harga ini lebih disebabkan oleh long squeeze, bukan karena investor besar menjual aset mereka.

    Berdasarkan data Bybit, posisi long yang masih aktif hanya sekitar $103,9 juta, dibandingkan $1,45 miliar posisi short. Ketimpangan ini menegaskan bahwa koreksi lebih disebabkan oleh likuidasi posisi long berlebihan, bukan tren bearish baru.

    Kondisi ini bisa berbalik kapan saja: dengan banyak posisi short terbuka, kenaikan kecil harga SOL bisa memicu short squeeze, yang dapat mendorong harga naik cepat untuk sementara waktu.

    Baca juga: Solana Terancam Jatuh ke $115 Setelah Gagal Pertahankan Support

    Investor Jangka Panjang Masih Bertahan

    Data Holder Net Position Change juga memberi sinyal positif. Antara 7 Oktober dan 3 November, arus keluar bersih (net outflows) Solana dari dompet jangka panjang turun 87%, dari –10,52 juta SOL menjadi –1,37 juta SOL.

    Artinya, para hodler besar belum menjual besar-besaran, menunjukkan kepercayaan jangka panjang masih terjaga meski harga sedang tertekan.

    Level Penting Solana yang Harus Diperhatikan

    Saat ini, harga Solana berada di kisaran $166, masih sedikit di atas zona support kuat di $163.

    • Jika level $163–$155 berhasil dipertahankan, ada potensi rebound menuju $191 atau bahkan $200.
    • Namun jika $155 jebol, harga bisa mencetak lower low baru dan menandai lanjutan tren bearish.

    Sebaliknya, tembus di atas $191 bisa memicu short squeeze besar-besaran hingga ke level $222, yang bertepatan dengan titik Fibonacci 0.786.

    Bearish, Tapi Potensi Rebound Mengintai

    Untuk saat ini, arah jangka pendek Solana masih cenderung menurun, dengan tekanan dari dua bearish crossover. Namun, karena:

    • mayoritas posisi long sudah terlikuidasi
    • arus keluar hodler melambat drastis
    • banyak posisi short menumpuk

    maka rebound teknikal bisa terjadi kapan saja. Trader mungkin perlu waspada, tapi juga siap, karena “pain before the gain” tampaknya menjadi narasi Solana berikutnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terjun ke Titik Terendah Sejak 2024! Aksi Investor Balikkan Keadaan?

    Harga XRP tengah menghadapi tekanan besar. Setelah anjlok sekitar 10% ke level $2,26, profit tak terealisasi (unrealized profits) para holder jatuh ke titik terendah sejak November 2024, menandakan meningkatnya tekanan psikologis di kalangan investor.

    Namun, di tengah situasi bearish ini, muncul sinyal menarik: investor baru mulai masuk, membuka peluang untuk potensi kebangkitan harga dalam waktu dekat.

    Profit Anjlok, Kepercayaan Investor Lama Mulai Terkikis

    Dilaporkan BeInCrypto, data dari Glassnode menunjukkan bahwa sebagian besar investor XRP kini memegang aset dengan sedikit atau bahkan tanpa keuntungan. Penurunan tajam dalam unrealized profits ini memperlihatkan lemahnya keyakinan pasar terhadap reli jangka pendek.

    Kondisi semacam ini biasanya memicu panic selling, terutama jika investor lama memilih melepas kepemilikan demi menghindari kerugian lebih dalam. Jika tekanan jual meningkat, maka harga XRP bisa tertekan lebih jauh dari level saat ini.

    Investor Baru Banjiri Pasar, Likuiditas Meningkat

    XRP New Addresses. Sumber: Glassnode
    XRP New Addresses. Sumber: Glassnode

    Menariknya, di tengah ketidakpastian tersebut, gelombang investor baru justru meningkat tajam. Dalam beberapa hari terakhir, tercatat lebih dari 12.000 alamat baru yang mulai mengakumulasi XRP.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa harga rendah saat ini dianggap sebagai peluang beli (buying opportunity) oleh investor baru yang percaya pada potensi pemulihan jangka menengah.

    Masuknya investor baru ini turut meningkatkan likuiditas dan menciptakan permintaan baru yang bisa menahan tekanan jual dari investor lama. Secara historis, fase seperti ini sering kali menjadi awal dari fase rebound harga XRP.

    Level Kritis: $2,27 Jadi Penentu Arah XRP

    Saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di kisaran $2,26. Level $2,27 kini menjadi area pertahanan utama. Jika support ini mampu dipertahankan, XRP berpotensi bergerak sideways sebelum memantul menuju area $2,35–$2,45.

    Namun, bila harga gagal bertahan di atas support tersebut, XRP berisiko melanjutkan koreksi ke $2,23 bahkan $2,13, mengonfirmasi tren bearish lebih dalam dan membatalkan skenario pemulihan jangka pendek.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tekanan Harga XRP

    Meskipun tekanan jual masih kuat dan sentimen pasar cenderung negatif, masuknya investor baru memberi harapan baru bagi XRP. Jika momentum ini terus berlanjut dan support $2,27 berhasil dijaga, peluang rebound pada paruh kedua November tetap terbuka.

    Bagi trader yang berani mengambil risiko, level harga saat ini bisa menjadi momen strategis untuk mengamati potensi pembalikan arah XRP, antara titik jenuh jual atau peluang besar berikutnya di pasar altcoin.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Internet Computer Protocol (ISP) Naik 4,9%, Momentum Bullish Kembali

    Harga Internet Computer Protocol (ICP) kembali menunjukkan performa positif di tengah volatilitas pasar kripto.

    Pada perdagangan hari ini, ICP diperdagangkan di level $5,149516 per token, mencatat kenaikan sebesar +4,9% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisasi pasar kini mencapai $2,78 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $1,40 miliar, menandakan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat investor terhadap aset ini.

    Kenaikan harga dalam periode harian ini memperkuat tren bullish jangka pendek ICP, terutama setelah mencatat reli +67,21% dalam tujuh hari terakhir.

    Lonjakan harga signifikan ini menempatkan ICP kembali dalam sorotan pelaku pasar, di tengah meningkatnya optimisme terhadap infrastruktur blockchain yang mendukung aplikasi terdesentralisasi tingkat tinggi.

    Baca Juga: Internet Computer (ICP) Naik 6,7%, Momentum Bullish Mulai Terbentuk

    Performa Harga ICP: Momentum Positif Konsisten

    Pergerakan harga ICP dalam beberapa rentang waktu menunjukkan tren yang cenderung positif:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    24 Jam +$0.18662 +3,79%
    30 Hari +$0.58461 +12,92%
    60 Hari +$0.347257 +7,29%
    90 Hari +$0.031156 +0,61%

    Meski perjalanan ICP dalam 90 hari terakhir hanya mencatat kenaikan tipis, tren beberapa pekan terakhir memperlihatkan volatilitas positif yang cukup kuat.

    Investor mulai melihat kembali fundamental proyek Internet Computer sebagai salah satu protokol blockchain yang menawarkan Internet on-chain dengan kecepatan tinggi dan kemampuan menjalankan aplikasi terdesentralisasi tanpa server tradisional.

    Peningkatan volume yang signifikan menjadi sinyal bahwa minat pasar terhadap ICP kembali pulih. Volume $1,40 miliar menunjukkan adanya arus modal masuk yang kuat, mendukung reli harga.

    Fundamental Kuat: Internet Computer Semakin Dilirik

    Pergerakan harga Internet Protocol (ICP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Internet Computer Protocol (ICP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Internet Computer (ICP) dikenal sebagai salah satu proyek blockchain paling ambisius di industri kripto.

    Diciptakan oleh DFINITY Foundation, protokol ini bertujuan untuk memperluas internet publik dengan menjalankan backend aplikasi, kontrak pintar, dan database secara langsung di blockchain — sebuah pendekatan yang membedakannya dari teknologi Web3 pada umumnya.

    Keunggulan inti ICP meliputi:

    Latensi rendah dan kinerja komputasi tinggi
    Kemampuan menjalankan smart contract berskala besar
    Infrastruktur Web3 tanpa ketergantungan pada cloud centralized
    Lingkungan pengembangan inovatif untuk dApps skala besar

    Seiring dengan maraknya adopsi blockchain untuk aplikasi AI, gaming, dan enterprise technology, ICP kembali menjadi salah satu kandidat utama untuk mendukung teknologi masa depan.

    Analisis Teknis: Area Penting yang Perlu Diperhatikan

    Saat ini harga ICP sedang mencoba mempertahankan momentum bullish.

    Dengan lonjakan 7 hari lebih dari 67%, aksi ambil untung (profit-taking) bisa saja terjadi, namun kekuatan volume perdagangan memberi sinyal potensi lanjutan rally dalam jangka pendek.

    Area support dan resistance kunci:

    • Support terdekat: $4,90
    • Support kuat: $4,50
    • Resistance awal: $5,50
    • Target resistance lanjutan: $6,20

    Jika ICP mampu menembus dan bertahan di atas resistance $5,50, peluang menuju zona $6+ semakin terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level $4,90 dapat memicu koreksi jangka pendek.

    Baca Juga: Harga Internet Computer (ICP) Melonjak 30% Berkat Inovasi AI

    ICP Siap Lanjutkan Rebound?

    Kinerja kuat dalam 24 jam hingga 7 hari terakhir menunjukkan market sentiment terhadap ICP saat ini cenderung bullish. Faktor pendukung utama meliputi:

    • Volume perdagangan tinggi
    • Kenaikan harga konsisten mingguan dan bulanan
    • Prospek fundamental kuat di sektor Web3 & komputasi terdesentralisasi

    Bagi investor dan trader, ICP kini berada dalam fase menarik: momentum bullish sedang terbentuk, namun tetap diperlukan kewaspadaan terhadap potensi volatilitas pasar.

    Selama mampu bertahan di atas level support kunci, ICP berpotensi melanjutkan tren naik dalam jangka pendek.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Berada di Titik Support kuat $3.715: Ada Potensi Rebound?

    Ethereum (ETH) kembali menghadapi tekanan jual besar, diperdagangkan di sekitar $3.710 setelah melemah 4,5% dalam 24 jam terakhir.

    Aset kripto terbesar kedua ini tertekan setelah gagal bertahan di atas area psikologis $3.800, dan kini menguji zona support kuat di $3.715.

    Sejak Oktober lalu, level support tersebut telah menjadi area pertarungan yang penting antara bull dan bear.

    Penutupan candle harian di bawah support ini berpotensi menjadi pemicu koreksi lebih dalam menuju $3.680, bahkan $3.550 – $3.500 jika tekanan jual berlanjut.

    Baca Juga: Ethereum Hari Ini: Tekanan Bearish Menguat di Level $3.636

    Teknikal Menunjukkan Pelemahan Momentum

    Menurut laporan Bitcoinist pada Rabu (5/11), indikator teknikal utama memperkuat sentimen bearish jangka pendek:

    • RSI menunjukkan momentum melemah, menandakan penjual masih dominan
    • MACD bergerak di zona negatif, mengisyaratkan tren turun belum selesai
    • Struktur harga saat ini membentuk pola falling wedge, yang meski bearish secara jangka pendek, sering kali menjadi sinyal pembalikan bullish pada fase berikutnya

    Jika ETH berhasil bertahan di atas support dan memantul, target kenaikan pertama berada di $3.920, lalu menuju zona resistance psikologis $4.000.

    Investor Akumulasi: ETH $600 Juta Ditarik dari Bursa

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski aksi harga tampak lemah, sinyal on-chain justru menunjukan optimisme investor jangka panjang. Data Glassnode dan Sentora mencatat lebih dari $600 juta ETH keluar dari bursa dalam satu minggu terakhir.

    Penarikan besar-besaran ini biasanya mengindikasikan akumulasi oleh investor besar, perpindahan aset ke cold wallet, dan tekanan jual berkurang di pasar spot

    Selain itu, rasio MVRV Ethereum berada di 1,50, level yang secara historis menandai fase konsolidasi sebelum bull rally.

    Sementara itu, ETH yang dipertaruhkan memiliki MVRV lebih tinggi (1,7), tanda kuatnya kepercayaan pemegang jangka panjang.

    Hingga kini, 36,1 juta ETH telah dipertaruhkan, mewakili hampir sepertiga total supply, faktor penting yang membuat tekanan jual di pasar kian terbatas.

    Ekosistem ETH Tetap Solid: Transaksi Stablecoin Mencetak Rekor

    Tak hanya sisi harga, fundamental Ethereum tetap kokoh. Oktober mencatat volume transaksi stablecoin $2,82 triliun, naik 45% dibanding bulan sebelumnya.

    Lonjakan ini didorong aktivitas yield farming, manajemen likuiditas institusional, dan hedging saat volatilitas pasar meningkat.

    Kenaikan volume stablecoin biasanya menandakan investor “parkir dana”, bukan keluar dari pasar—sinyal minat masuk kembali saat kondisi membaik.

    Institusi Terus Masuk ke Ethereum

    Tahun 2025 mencatat arus masuk institusional lebih dari $15 miliar ke produk berbasis Ethereum. Hal ini mencerminkan keyakinan jangka panjang terhadap:

    • Peran Ethereum dalam ekosistem DeFi
    • Infrastruktur pembayaran global
    • Fondasi Web3 & tokenisasi aset

    Jika sentimen membaik, rotasi modal kurum kembali ke ETH sangat mungkin terjadi.

    Baca Juga: Ethereum Turun 3,8%, Sinyal Koreksi Lebih Dalam?

    Titik Kritis Menuju Rebound atau Koreksi Lanjutan?

    Ethereum berada pada fase krusial. Secara teknikal, tren jangka pendek cenderung bearish, namun:

    Penarikan ETH dari bursa meningkat
    MVRV mengarah ke zona bullish
    Aktivitas stablecoin dan institusional tetap tinggi

    Semua ini mengindikasikan potensi rebound dalam waktu dekat, dengan target harga $4.100 – $4.200 jika level support mampu bertahan.

    Maka dari itu, jangka pendek bearish, jangka menengah bullish Ethereum berpotensi memasuki fase pemulihan jika tidak kehilangan support utama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network (PI) Turun 5,15%, Tekanan Token Unlock dan Sentimen Seret

    Harga Pi Network (PI) kembali tertekan, turun 5,15% dalam 24 jam terakhir ke level $0,219, melemah lebih dalam dibanding pasar kripto secara keseluruhan yang terkoreksi sekitar -4,6%.

    Penurunan ini terjadi di tengah memburuknya sentimen pasar, tekanan teknikal, serta kekhawatiran investor terhadap agenda token unlock besar pada November 2025.

    Saat kondisi pasar global menunjukkan pola risk-off, Pi Network termasuk aset yang terkena imbas signifikan, mengingat karakteristiknya yang masih bersifat spekulatif dengan likuiditas terbatas di bursa utama.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun 1,47%, Dihantui Token Unlock

    Arah Tekanan: Mengapa Harga PI Anjlok?

    Penurunan harga PI dipicu oleh tiga faktor utama, yakni breakdown teknikal di bawah support kunci $0,22; Risiko token unlock lebih dari 130 juta PI bulan November; serta sentimen negatif pasar kripto, Fear & Greed Index jatuh ke zona Extreme Fear

    Kombinasi faktor tersebut menempatkan PI dalam tekanan jual jangka pendek, dengan trader lebih memilih menahan modal di aset besar seperti Bitcoin (BTC) yang mendominasi arus dana.

    1. Tekanan Teknis: Support Jebol, Bear Kuasai Pasar

    Pi Network kehilangan pijakan harga penting di zona $0,22—level support yang diamati oleh analis teknikal sejak awal November.

    Runtuhnya level tersebut memicu aksi jual lanjutan dan hit stop-loss trader jangka pendek. Sementara itu, indikator teknikal menunjukkan dominasi seller:

    Indikator Sinyal
    7-Day SMA $0,243 (resisten)
    30-Day SMA $0,223 (resisten)
    RSI-7 34,8 (oversold, belum ada sinyal reversal)

    Posisi teknikal saat ini menempatkan PI dalam jalur bearish. Jika harga menutup harian di bawah $0,215, tekanan jual berpotensi menyeret harga ke area $0,19—zona support mayor berikutnya.

    Sebaliknya, pemulihan ke atas $0,225 dapat memberi ruang konsolidasi sebelum harga kembali mencoba menanjak.

    2. Ancaman Token Unlock: 130 Juta PI Masuk Pasar

    Menurut data PiScan, lebih dari 130 juta PI dijadwalkan rilis ke pasar pada November 2025—senilai sekitar $28,5 juta pada harga saat ini. Agenda unlock ini merupakan salah satu yang terbesar dalam tahun berjalan.

    Selain itu, data arus exchange terbaru menunjukkan lebih dari 600 ribu PI memasuki bursa dalam 24 jam, mengindikasikan potensi niat jual dari holder yang telah melakukan migrasi KYC.

    Historisnya, harga PI biasanya turun 10–30% pada periode mendekati agenda unlock, akibat bertambahnya pasokan beredar; sentimen holder yang memilih profit-taking; DAN kurangnya likuiditas besar di bursa tier-1, seperti Binance dan Coinbase.

    Hal ini menjadi risiko yang perlu dicermati dalam jangka pendek.

    3. Sentimen Pasar Global: Risiko Tinggi, Investor Menghindar

    Indikator Fear & Greed Index jatuh ke level 20 — Extreme Fear, mencerminkan kecemasan pasar terhadap outlook kripto jangka pendek.

    Kenaikan dominasi Bitcoin ke 60%+ membuat altcoin kehilangan aliran modal. Di sisi lain, performa Pi Network juga menunjukkan underperformance:

    Periode PI Pasar Kripto
    30 hari -15,84% -18,97%

    Meskipun koreksi pasar luas, volatilitas Pi lebih ekstrem akibat profil risiko tinggi dan basis investor dominan ritel.

    Korelasi negatif dengan BTC (-0,30) juga tidak membantu, karena pelemahan Bitcoin justru semakin menekan altcoin seperti PI.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 5%, Efek Market Wide Dan Token Unlock

    Dengan demikian, penurunan PI saat ini merupakan kombinasi dari struktur teknikal bearish, tekanan token unlock, dan sentimen pasar negatif.

    Meski RSI oversold memberi peluang pemantulan jangka pendek, namun pemulihan berkelanjutan membutuhkan perbaikan likuiditas, sentimen komunitas, dan momentum fundamental.

    Maka dari itu, arah harga jangka pendek akan ditentukan oleh kemampuan PI bertahan di atas level $0,19, proses utilitas jaringan dan adopsi, serta update teknis terkait integrasi ISO 20022 yang sempat ramai dibicarakan pada awal Oktober lalu.

    Menghadapi situasi ini, investor disarankan tetap berhati-hati menghadapi volatilitas tinggi menjelang agenda unlock besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com