Setelah Altcoin Season Index sempat menyentuh angka 100, sebuah level yang secara teori menandakan dominasi altcoin atas Bitcoin, nyatanya pasar altcoin, termasuk deretan meme coin populer, tidak menunjukkan performa spektakuler seperti yang terjadi pada siklus sebelumnya. Alih-alih mengalami reli besar, banyak altcoin justru bergerak stagnan bahkan terkoreksi.
Yang menarik setelah Bitcoin Diminance kembali mengalami kenaikan, dominasi Bitcoin tersebut semakin memberi tekanan tambahan pada altcoin, sehingga berbagai meme coin yang sempat viral seperti Popcat, WIF, Pepe, hingga Fartcoin mengalami penurunan tajam.
Apa Itu Bitcoin Dominance?
Bitcoin dominance menggambarkan persentase kapitalisasi pasar Bitcoin dibandingkan total kapitalisasi seluruh aset kripto. Saat ini, angka tersebut kembali menembus 60% setelah turun ke level 57%, kenaikan ini menandakan bahwa investor lebih banyak menaruh dana mereka di Bitcoin daripada di altcoin.
Harga Meme Coin Populer Hari Ini
Ditengah dominasi Bitcoin yang kembali menguat, banyak meme coin yang dulu sempat hype dan menyita perhatian banyak investor kripto, sekarang malah terus mengalami penunan, bahkan lebih dari 70%. Simak harga terbarunya di bawah.
POPCAT
Pergerakan harga Filecoin (POPCAT/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sempat menjadi ramai di akhir 2024 hingga awal 2025, Popcat terinspirasi dari kucing yang sempat populer di internet.
Harga Popcat sempat melonjak hingga sekitar hampir $2 pada awal 2025 sebelum terkoreksi tajam seiring meredanya arus spekulatif di pasar. Per hari ini, Popcat tercatat berada di level US$0.134, turun lebih dari % year-on-year (YoY) dibanding harga tertingginya.
Pergerakan harga Dogwifhat (WIF/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Popularitas WIF melonjak pada awal 2024, saat komunitas Solana semakin berkembang pesat dan tren meme coin Solana mencapai puncaknya. Pada periode itu, WIF sempat mencetak harga tertinggi di sekitar US$4.8.
Namun, memasuki paruh akhir 2025, harga WIF kini berada di kisaran US$0.44, mencatat penurunan signifikan dibanding puncak sebelumnya dengan lebih dari 90% penurunan year-on-year (YoY) dibanding harga tertingginya.
Pepe
Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pepe (PEPE) adalah salah satu memecoin paling ikonik di jaringan Ethereum, terinspirasi dari karakter Pepe the Frog yang telah lama menjadi simbol budaya internet global.
Harga PEPE pernah melonjak drastis tak lama setelah peluncurannya, sempat mencetak kapitalisasi pasar miliaran dolar hanya dalam hitungan minggu, menjadikannya salah satu peluncuran meme coin tercepat yang sukses di Ethereum.
Namun, seiring berjalannya waktu dan arus modal berpindah ke ekosistem lain seperti Solana, membuat momentum tersebut mulai mereda.
Saat ini, harga PEPE berada di sekitar $0.000006, turun lebih dari 75% secara year-on-year (YoY) dibanding puncak pergerakan pada awal 2025.
FARTCOIN
Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Lahir dari launchpad populer Pump.Fun, Fartcoin (FARTCOIN) dengan cepat menjadi salah satu proyek meme coin paling menonjol di awal 2025.
Popularitasnya melonjak berkat dorongan kuat dari sejumlah KOL (Key Opinion Leaders) dan whale yang secara terbuka mengekspresikan minat mereka terhadap token ini di media sosial. Efek gabungan dari promosi komunitas, narasi viral, dan spekulasi awal menciptakan lonjakan harga signifikan hanya dalam beberapa hari setelah peluncuran.
Pada puncaknya, Fartcoin sempat menembus US$2.00, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$2 miliar, menempatkannya di antara meme coin dengan performa terbaik pada kuartal pertama 2025.
Kini, Fartcoin diperdagangkan di kisaran US$0.26, mencatat penurunan sekitar 85% dari puncaknya, dengan kapitalisasi pasar yang menyusut ke kisaran US$300 juta.
SPX6900
SPX6900 (SPX) adalah meme coin bertema indeks pasar yang menjadi viral di tahun 2025, dengan simbol dan penamaan yang mengacu secara satir pada indeks saham S&P 500.
SPX6900 mulai dikenal luas setelah dikaitkan dengan Murad Mahmudov, seorang analis kripto dan sekaligus tokoh KOL sentral memecoin. Dalam berbagai unggahan media sosial, ia menyebut SPX sebagai “eksperimen pasar likuiditas berbasis komunitas”.
Murad dilaporkan memiliki kepemilikan besar di SPX6900, dengan valuasi portofolio yang sempat mencapai lebih dari US$60 juta saat harga berada di puncaknya.
Dari puncak harga di pertengahan 2025 yakni US$2.15, SPX kini mengalami koreksi yang cukuptajam ke level US$0.67 per 7 November 2025, mencatat penurunan lebih dari 70% year-on-year (YoY).
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global maupun industri aset digital.
Melalui analisis menyeluruh yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menghadirkan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Dengan komitmen pada informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi bekal bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Bank sentral AS (The Fed) dan China (PBOC) secara bersamaan membanjiri pasar dengan menyuntikkan $29,4 miliar likuiditas.
Shutdown pemerintah AS kini telah memasuki hari ke-36, memecahkan rekor sebagai yang terlama dalam sejarah AS (melebihi 35 hari pada 2018-2019).
Bank sentral Singapura (MAS) menyatakan bahwa valuasi teknologi dan AI “relatif tinggi” (relatively stretched).
Makroekonomi Nasional
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rakamenegaskan komitmen pemerintah untuk mencetak santri yang menguasai teknologi masa depan seperti AI, blockchain, dan robotik.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia akan menerapkan Amended Common Reporting Standard (Amended CRS) untuk pertukaran data keuangan lintas negara dalam uang elektronik, aset kripto, dan CBDC.
Menindaklanjuti penutupan sejumlah bank bermasalah sebelumnya, OJK kini secara total menutup tujuh Bank Perkreditan Rakyat (BPR/BPRS) dengan penutupan BPR Nagajayaraya Sentrasentosa karena masalah permodalan dan likuiditas.
Performa Pasar Kripto
Pasar kripto mengalami tekanan jual hebat, dengan Market Cap anjlok ke $3.45 triliun (-7.88%) dan CMC 100 Index terkoreksi ke $207.61 (-8.34%). Sementara itu, Fear & Greed Index jatuh ke zona ‘Fear’ (Ketakutan) di level 24, mencerminkan sentimen investor yang sangat pesimis.
CMC Altcoin Season Index anjlok ke 24/100, menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ sedang berkuasa penuh. Ini mengindikasikan adanya ‘flight to safety’di mana modal lari dari altcoin yang berisiko menuju Bitcoin.
Narrative utama: Sektor Protocol-Owned Liquidity (+101%) dan Internet Computer Ecosystem (+92.22%) mendominasi, menandakan adanya pergeseran modal ke narasi DeFi 2.0 dan ekosistem L1.
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
Harga Bitcoin pada timeframe daily menujukkan pelemahan dan belum adanya perubahan struktur bullish.
Bitcoin: Exchange Withdrawing Transactions → Menunjukkan keyakinan investor masih utuh.
📌 Kesimpulan: Pantau sektor Protocol-Owned Liquidity dan Internet Computer Ecosystem yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) minggu depan seperti Cheelee (CHEEL) dan Solayer (LAYER) kecuali ada katalis yang kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya Linea (LINEA) atau DIMO (DIMO)) untuk mencari peluang teknikal. Mengingat pasar sedang dalam fase koreksi tajam dan sentimen ‘Fear’ (Ketakutan) masih dominan disiplin risiko menjadi prioritas utama.
Makroekonomi Global
Donald Trump
Bank sentral AS (The Fed) dan China (PBOC) secara bersamaan membanjiri pasar dengan menyuntikkan $29,4 miliar likuiditas.
Perdana Menteri Irak menghentikan impor bensin, minyak gas (solar), dan minyak tanah karena Irak telah mencapai swasembada yang melebihi tingkat konsumsi.
Shutdown pemerintah AS kini telah memasuki hari ke-36, memecahkan rekor sebagai yang terlama dalam sejarah AS (melebihi 35 hari pada 2018-2019).
Bank sentral Singapura (MAS) menyatakan bahwa valuasi teknologi dan AI “relatif tinggi” (relatively stretched).
Analis Ed Yardeni memprediksi Ketua Fed Jerome Powell “tidak diragukan lagi akan digantikan oleh loyalis Trump” pada 2026.
.
Makroekonomi Nasional
Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rakamenegaskan komitmen pemerintah untuk mencetak santri yang menguasai teknologi masa depan seperti AI, blockchain, dan robotik.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia akan menerapkan Amended Common Reporting Standard (Amended CRS) untuk pertukaran data keuangan lintas negara dalam uang elektronik, aset kripto, dan CBDC.
Data resmi menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat tipis menjadi 5,04% (yoy) pada Kuartal III 2025, turun dari 5,12% pada Kuartal II.
Menindaklanjuti penutupan sejumlah bank bermasalah sebelumnya, OJK kini secara total menutup tujuh Bank Perkreditan Rakyat (BPR/BPRS) dengan penutupan BPR Nagajayaraya Sentrasentosa karena masalah permodalan dan likuiditas.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yakin Indonesia tidak akan mengimpor solar lagi pada 2026, berkat selesainya proyek RDMP Balikpapan (diresmikan 10 November) dan rencana dorongan produksi Biodiesel 50 (B50).
Kalender Makroekonomi
Nov 03, 2025
U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
U.S. ISM Manufacturing PMI (PMI Manufaktur ISM AS) Actual: 48.7 Forecast: 49.4 Previous: 49.1 → Rilis PMI Manufaktur ISM lebih lemah dari perkiraan (49.4) dan menurun dari bulan sebelumnya (49.1).
Angka yang tetap berada di bawah 50 ini mengonfirmasi bahwa sektor manufaktur AS masih berada dalam fase kontraksi, memberikan sinyal dovish yang kuat bagi The Fed.
Nov 05, 2025
U.S. ADP Nonfarm Employment Change
U.S. ADP Nonfarm Employment Change Actual: 42K Forecast: 32K Previous: -29K → Angka aktual (42K) sedikit lebih kuat dari perkiraan (32K) dan merupakan pembalikan dari kontraksi mengejutkan bulan sebelumnya (-29K).
Ini adalah sinyal hawkish ringan atau netral, menunjukkan pasar tenaga kerja stabil di level yang lemah tetapi tidak runtuh lebih lanjut.
Kesimpulan
Data makroekonomi AS menunjukkan sinyal campuran: sektor manufaktur masih melemah (PMI di bawah 50 → dovish bagi The Fed), sementara pasar tenaga kerja mulai pulih (ADP positif → sinyal hawkish ringan).
Kombinasi ini bisa menahan ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam jangka pendek. Bagi pasar kripto, kondisi ini cenderung netral hingga positif karena melemahnya sektor manufaktur mendukung narasi likuiditas longgar jangka menengah, meskipun pemulihan tenaga kerja menahan potensi reli besar akibat kebijakan moneter yang belum longgar sepenuhnya.
Perkembangan Regulasi Kripto
Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA)mengumumkan rencana “Fintech 2030” terbaru yang menempatkan tokenisasi sebagai salah satu fokus utamanya.
Rencana Bank Sentral Eropa (ECB) untuk euro digital ditolak 14 bank besar Eropa (termasuk Deutsche Bank) karena khawatir merusak sistem pembayaran seperti Wero.
Bank of England (BoE) mengumumkan akan mengoordinasikan dan menyelaraskan kerangka peraturan stablecoin-nya dengan Amerika Serikat.
Regulator keuangan Hong Kong (SFC)mengumumkan perubahan aturan yang mengizinkan bursa kripto berlisensi lokal untuk berbagi buku pesanan (order books) dengan platform luar negeri mereka.
Bank aset digital Swiss, AMINA memperoleh lisensi MiCA dari FMA Austria yang mengizinkan untuk menawarkan layanan kripto teregulasi kepada investor profesional di 27 negara Uni Eropa.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Kota Rio de Janeiro terima bayar pajak properti pakai Bitcoin mulai tahun 2023.
Franklin Templeton telah meluncurkan money market fund tokenisasi pertama di Hong Kong sebagai langkah pertama di bawah rencana “Fintech 2030” Hongkong.
Bank global, UBS, telah berhasil menyelesaikanpenukaran onchain pertama dari reksa dana pasar uang yang ditokenisasi, yaitu UBS USD Money Market Investment Fund Token (uMINT).
Konsorsium lembaga keuangan besar Jepang, dipimpin oleh SBI Holdings, berencana meluncurkan perdagangan saham perusahaan publik yang ditokenisasi 24/7 mulai tahun 2026.
Bank digital Brasil, Banco Inter menyelesaikan uji coba perdagangan lintas batas yang menghubungkan jaringan Drex (Brasil) dan Ensemble (Hong Kong) menggunakan teknologi Chainlink ($LINK)
Penyedia indeks global FTSE Russell telah bermitra dengan Chainlink untuk mempublikasikan data indeks ekuitas utamanya (seperti Russell 1000, FTSE 100) dan indeks aset digital secara on-chain.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Pasar kripto minggu ini menunjukkan rotasi modal yang jelas ke arah infrastruktur fundamental dan narasi DeFi 2.0. Panggung utama direbut oleh sektor Protocol-Owned Liquidity (+101%) dan Internet Computer Ecosystem (+92.22%). Hal ini tercermin pada token top gainers yang beragam, dipimpin oleh DCR (+135%), ZK (+124%), dan SOON (+104%), menandakan fokus pasar pada teknologi inti dan kebangkitan ekosistem spesifik.
📈 Highlights:
Kebangkitan Teknologi ZK (Zero Knowledge) 🧠 Narasi Zero Knowledge menunjukkan kekuatan luar biasa. Token ZK (+124%) memimpin kenaikan, didukung oleh MINA (+60.74%) yang juga berada di 10 besar. Kenaikan ini sejalan dengan penguatan sektor Zero Knowledge Proofs (+43.89%), mengonfirmasi bahwa investor sedang memburu teknologi skalabilitas dan privasi.
Kembalinya Narasi DeFi 2.0 (POL) 🏛️ Tema yang paling mendominasi minggu ini adalah Protocol-Owned Liquidity (+101%) dan Olympus Pro Ecosystem (+69.37%). Ini menandakan adanya kebangkitan minat yang kuat pada mekanisme DeFi yang lebih berkelanjutan, mengingatkan pada narasi DeFi 2.0.
Fokus pada Ekosistem L1 & Meme 🚀 Di luar ZK dan DeFi, fokus pasar juga tertuju pada ekosistem Layer-1 spesifik, seperti Internet Computer Ecosystem (+92.22%). Pada saat yang sama, selera spekulatif tetap hidup, terlihat dari kenaikan token GIGGLE (+82.72%) yang sejalan dengan kuatnya sektor Startup Memes (+51.88%).
Pada minggu sebelumnya harga BTC diprediksi menunjukkan kelemahan dan akan jatuh ke Fibonacci Retracementnya di 105,361, tetapi terus melemah hingga Fibonacci Ekstensionnya di Fibonacci 1.272 di 98,502.3 karena adanya eksploitasi protokol DeFi besar-besaran.
Saat ini pada timeframe daily harga masih menujukkan adanya pelemahan dan belum adanya perubahan struktur menjadi bullish, dikatakan bullish apabila harga mampu re-claim pada Fibonacci 0.786 (105,361). Tetapi, biasanya penurunan signifikan ini harga naik hanya untuk dibuat turun karena re-test pada drop base drop sebelumya. Apabila hal itu terjadi maka dikhawatirkan Bitcoin masih bisa turun hingga Fibonaaci Ekstension 1.618 di 93,633.9, meski terdengar seperti tidak mungkin, selalu ingat di Crypto segala sesuatu bisa terjadi, bahkan hanya dengan omongan Trump atau tokoh terkemuka lainya.
Pada timeframe weekly, harga tidak lagi menunjukkan bertahan di atas upper band indikator KC yang menandakan kenaikan sudah melemah. Hal ini juga didukung oleh RSI yang berada di bawah angka 50. Meski demikian, ingat bahwa ini adalah awal dari Kuarter 4 yang seringkali menjadi awal mula bullish atau kenaikan reli Crypto yang signifikan. Oleh karena itu, pastikan kapital selalu terjaga dengan money management yang baik, sebab kemenangan berpihak kepada yang bisa menjaga kekayaannya, bukan kepada siapa yang meresikokan kapital sebesar-besarnya.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menujukkan pelemahan dan belum adanya perubahan struktur bullish.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly tidak lagi menunjukkan bertahan di atas upper band indikator KC yang mengindikasikan tren naik tetap mulai melemah.
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Saat ini harga masih menujukkan adanya pelemahan dan belum adanya perubahan struktur menjadi bullish, dikatakan bullish apabila harga mampu re-claim pada Fibonacci 0.786 (105,361).
⚠️ Bearish Case:Penurunan signifikan ini harga naik hanya untuk dibuat turun karena re-test pada drop base drop sebelumya. Apabila hal itu terjadi maka dikhawatirkan Bitcoin masih bisa turun hingga Fibonaaci Ekstension 1.618 di 93,633.9, meski terdengar seperti tidak mungkin.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Setelah breakdown brutal melewati $108.000, harga runtuh ke rentang yang jauh lebih rendah. Pasar kini mencoba membangun basis baru di sekitar $104.000, terjepit di antara support lama (kini resistensi) dan lantai likuidasi baru. 📉 📉
Zona$107.500 – $108.000 🧱Merupakan support kuat sebelumnya, kini telah beralih fungsi menjadi resistensi terdekat dan paling berbahaya. “Tembok kuning” ini adalah rintangan utama yang harus ditaklukkan bull untuk memulai pemulihan.
Area $100.000 – $102.000 🛡️Area ini adalah garis pertahanan utama bagi bull saat ini. Jika level ini gagal bertahan, jalan terbuka untuk menguji ulang titik terendah di ~$98.000.
🔍 Insight:
Struktur pasar yang lama telah rusak. Pasar kini dalam fase ‘konsolidasi pasca-syok’, dan rentang baru antara ~$101k hingga ~$108k ini telah menjadi medan pertempuran utama yang baru.
Bitcoin: Miner to Exchange Flow(Total)
Data on-chain menunjukkan lonjakan inflow penambang ke Binance (>108.000 BTC) sejak pertengahan Oktober, bertepatan dengan pelemahan harga. Ini diinterpretasikan sebagai sinyal kuat bahwa penambang menjual.
Lonjakan Inflow Penambang ⛏️ Grafik (bar hijau) mengonfirmasi adanya beberapa lonjakan arus masuk yang sangat besar sejak 16 Oktober, yang bertepatan dengan periode koreksi harga Bitcoin (garis hitam).
Sinyal Tekanan Jual 📉 Peningkatan inflow ini adalah indikator klasik niat jual. Penambang kemungkinan besar melikuidasi sebagian kepemilikan mereka untuk mengamankan keuntungan atau sebagai langkah antisipatif terhadap penurunan harga lebih lanjut.
🔍 Insight: Aktivitas penjualan dari penambang ini menciptakan ‘beban’ pasokan yang signifikan di pasar, yang dapat menghambat potensi pemulihan harga dalam jangka pendek. 🏗️
Bitcoin: Exchange Withdrawing Transactions
Penurunan harga Bitcoin di bawah $100K baru-baru ini tampaknya lebih didorong oleh sentimen panik (Indeks Ketakutan anjlok ke 21) daripada kerusakan struktural. Data on-chain justru menunjukkan tanda-tanda kekuatan, terutama dari lonjakan aktivitas penarikan (outflow). 📉❤️🩹
Aksi Beli Saat Panik 🛒 Grafik (garis biru) menunjukkan bahwa saat harga anjlok, jumlah transaksi penarikan dari bursa justru melonjak drastis, mencapai salah satu level tertinggi tahun ini.
Menuju Self-Custody 🛡️ Lonjakan penarikan ini mengindikasikan bahwa alih-alih panik menjual di bursa, investor justru memanfaatkan penurunan harga ini untuk mengakumulasi dan memindahkan koin mereka ke self-custody (penyimpanan pribadi).
🔍 Insight:Aksi “beli saat turun” (buy the dip) yang diikuti dengan penarikan ke cold storage ini adalah sinyal bullish yang kuat, menandakan bahwa fondasi pasar dan keyakinan investor jangka panjang masih sangat utuh. 🚀
EWR Bitcoin
Seiring kejatuhan harga BTC di bawah $105K, Exchange Whale Ratio (EWR) ikut anjlok dari level tingginya. Penurunan drastis ini mengindikasikan bahwa whale (pemain besar) telah mengurangi tekanan jual mereka di level harga yang lebih rendah ini. 📉
Tekanan Jual Konstan 🏋️ Selama berminggu-minggu, EWR (garis biru muda) dan MA-nya (area biru) yang bertahan tinggi menunjukkan whale secara konsisten mendepositkan koin ke bursa, menciptakan tekanan jual yang menahan harga.
Penjualan Mereda 🛑 Koreksi harga terbaru di bawah $105K bertepatan dengan anjloknya EWR secara tajam, mengonfirmasi bahwa whale telah berhenti menekan pasar pada level harga saat ini.
🔍 Insight: Meredanya tekanan jual dari whale ini adalah sinyal bullish jangka pendek. Ini memberi ruang bagi harga untuk pulih, karena penjual besar telah ‘mundur’ di level ini. 🚀
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ)mengungkapkan bahwa ia secara pribadi telah membeli token Aster (ASTER) senilai ~$2 juta untuk investasi jangka panjang yang memicu harga ASTER naik 30%.
Proyek blockchain layer-1, Monad, telah menetapkan tanggal peluncuran mainnet dan token native (MON) pada 24 November.
Pencipta ZKsync telah mengajukan proposal perombakan tokenomik besar-besaran untuk token $ZK dengan mengubah $ZK dari sekadar token tata kelola menjadi pendapatan jaringan dari biaya on-chain untuk buyback $ZK dari pasar.
Dompet Solana, Phantom, telah meluncurkan fitur limit orders (termasuk take profit dan stop loss) untuk layanan perdagangan perpetual futures native-nya, Phantom Perps.
Ripple bermitra dengan Mastercard dan WebBank untuk menguji coba penggunaan stablecoin RLUSD dalam penyelesaian (settlement) transaksi kartu kredit fiat.
Analisis On Chain Altcoin
Volume perdagangan on-chainmeledak di bulan Oktober, dengan volume Decentralized Exchange (DEX) mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa sebesar $613,3 miliar. Volume Centralized Exchange (CEX) juga melonjak ke level tertinggi sejak Januari ($2,17 triliun).
Total stablecoin di blockchain Ethereum telah mencapai ~$165 miliar, menempatkannya melampaui cadangan devisa negara seperti Singapura dan India. Meskipun demikian, harga ETH justru tertinggal (di bawah $4.000), sekalipun data on-chain menunjukkan akumulasi whale.
Data on-chain protokol DeFi Balancer ($BAL) dilaporkan mengalami eksploitasi besar dengan kerugian melebihi $128,6 juta. Serangan ini menargetkan pool v2dan menyebar ke berbagai chain (Sonic, Polygon, Base).
Data On-chain pasar altcoin menunjukkan sentimen bearish yang ekstrem, dengan 82% altcoin yang terdaftar di Binance kini diperdagangkan di bawah moving average 50-minggu. Indeks sentimen juga berada di zona “ketakutan” (-81). Namun, secara historis, level pesimisme ekstrem seperti ini (mendekati 80-90%) justru menandai fase kapitulasi dan seringkali mendahului pembalikan bullish.
Harga Ethereum ($ETH)anjlok di bawah $3.400, membuatnya negatif sepanjang tahun 2025 (year-to-date), sementara Bitcoin ($BTC) tergelincir mendekati $100.000. Penurunan ini memicu likuidasi besar-besaran senilai $1,1 miliar (terutama posisi long). Data on-chain Santimentmenunjukkan pembalikan bearish: whale telah menjual >38.000 BTC sejak pertengahan Oktober, sementara ritel (“shrimps”) justru mengakumulasi.
Token Unlock
Memasuki minggu kedua November, kalender unlock token untuk periode 10-15 November mencatat 20 proyek yang akan merilis suplai. Minggu ini akan menjadi periode yang patut diwaspadai, karena beberapa unlock berskala besar dijadwalkan yang berpotensi menguji likuiditas pasar dan memicu volatilitas.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Perhatian utama minggu ini tertuju pada Cheelee (CHEEL) yang akan melepas suplai masif sebesar ~36.6%. Selain itu, Solayer (LAYER) (~12%) dan BounceBit (BB) (~10.9%) juga masuk dalam kategori ini. Pelepasan suplai dalam skala sebesar ini membawa risiko tekanan jual yang sangat tinggi dan berpotensi menciptakan guncangan harga yang signifikan.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori menengah, sejumlah nama penting juga akan merilis token. Di antaranya adalah Linea (LINEA) (~6.46%), Chainbase (C) (~6.55%), DIMO (DIMO) (~5.63%), dan Mocawcrce (MOCA) (~5.12%). Meskipun dampaknya tidak seekstrem kategori pertama, unlock ini tetap signifikan dan dapat menciptakan fluktuasi harga jangka pendek.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas unlock minggu ini berada di skala yang lebih kecil. Proyek-proyek besar seperti Aptos (APT) (~1.57%) dan Starknet (STRK) (~2.80%), serta io.net (IO) (~1.82%), akan merilis porsi token yang relatif kecil. Pelepasan ini umumnya merupakan bagian dari emisi terjadwal dan diperkirakan tidak akan menyebabkan guncangan harga yang berarti.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Untuk unlock masif seperti Cheelee, Solayer, dan BounceBit, pendekatan yang sangat hati-hati adalah kunci. Menunggu hingga tekanan jual mereda sebelum masuk ke pasar dapat meminimalisir risiko terjebak dalam penurunan harga.
Linea, DIMO, Chainbase, dan Mocawcrce di kategori menengah bisa menjadi arena bagi trader taktis. Fluktuasi yang muncul dapat dimanfaatkan, tetapi disiplin manajemen risiko yang ketat adalah sebuah keharusan.
Pelepasan token minor seperti pada Aptos dan Starknet kemungkinan tidak akan signifikan mempengaruhi pergerakan harga. Bagi investor jangka panjang, ini bisa dianggap sebagai non-event atau momen untuk mengakumulasi jika ada koreksi kecil yang tidak terduga.
Proyeksi & Analisis
Pasar kripto mengalami tekanan jual hebat minggu ini, menyeret valuasi pasar secara signifikan ke bawah. Market Cap & Volume anjlok ke $3.45 triliun (-7.88%), dengan CoinMarketCap 100 Index terkoreksi lebih dalam lagi ke $207.61 (-8.34%). Aksi jual masif ini mendorong sentimen pasar ke level pesimisme baru, Fear & Greed Index yang jatuh ke level 24 (zona ‘Fear’). Dipertegas oleh CMC Altcoin Season Index yang anjlok ke 24/100, mengonfirmasi bahwa ‘Bitcoin Season’ sedang berkuasa penuh, di mana modal lari dari altcoin yang berisiko menuju Bitcoin atau Stablecoin.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin menujukkan pelemahan dan belum adanya perubahan struktur bullish.
Bullish case: Saat ini harga masih menujukkan adanya pelemahan dan belum adanya perubahan struktur menjadi bullish, dikatakan bullish apabila harga mampu re-claim pada Fibonacci 0.786 (105,361).
Bearish case:Penurunan signifikan ini harga naik hanya untuk dibuat turun karena re-test pada drop base drop sebelumya. Apabila hal itu terjadi maka dikhawatirkan Bitcoin masih bisa turun hingga Fibonaaci Ekstension 1.618 di 93,633.9, meski terdengar seperti tidak mungkin.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $107.500 – $108.000 ➜ Menjadi tembok resistensi utama (bekas support) dan magnet harga terdekat.
Zona $100.000 – $102.000 ➜ Menjadi lantai support krusial yang menopang harga saat ini.
✅ Narrative utama:
Sektor Protocol-Owned Liquidity (+101%) dan Internet Computer Ecosystem (+92.22%) mendominasi, menandakan adanya pergeseran modal ke narasi DeFi 2.0 dan ekosistem L1.
DCR memimpin dengan kenaikan harga (+135%). Disusul oleh ZK (+124%) dan SOON (+104%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
EWR Bitcoin → Tekanan jual dari whale mereda saat harga anjlok.
Bitcoin: Miner to Exchange Flow → Penambang mengirim ke bursa jadi ‘beban’ di pasar.
Bitcoin: Exchange Withdrawing Transactions → Menunjukkan keyakinan investor masih utuh.
Pantau sektor Protocol-Owned Liquidity dan Internet Computer Ecosystem yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) minggu depan seperti Cheelee (CHEEL) dan Solayer (LAYER) kecuali ada katalis yang kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya Linea (LINEA) atau DIMO (DIMO)) untuk mencari peluang teknikal. Mengingat pasar sedang dalam fase koreksi tajam dan sentimen ‘Fear’ (Ketakutan) masih dominan disiplin risiko menjadi prioritas utama.
Apa itu Prediction Market? 🤔 Prediction Market (Pasar Prediksi) adalah sebuah aplikasi terdesentralisasi (DApp) di mana pengguna dapat berspekulasi pada hasil dari peristiwa di dunia nyata. Ini pada dasarnya adalah “pasar informasi” on-chain.
Bagaimana Cara Kerjanya? ⚙️ Sistem ini bekerja menggunakan smart contract dan token untuk mewakili hasil:
Pembuatan Pasar: Sebuah pasar dibuat dengan pertanyaan biner. Contoh: “Apakah Ethereum akan menerapkan EIP-XXXX sebelum 1 Januari 2026?”
Penerbitan Token Hasil:Smart contract secara otomatis membuat dua set token: token $YA (mewakili “Ya, akan terjadi”) dan token $TIDAK (mewakili “Tidak, tidak akan terjadi”). Satu set lengkap ($YA + $TIDAK) akan selalu bernilai $1.
Perdagangan:
Jika Anda yakin EIP tersebut akan diterapkan, Anda membeli token $YA.
Jika Anda tidak yakin, Anda membeli token $TIDAK.
Harga token ini berfluktuasi antara $0 dan $1 berdasarkan penawaran dan permintaan. Jika token $YA diperdagangkan seharga $0.30, itu berarti pasar secara kolektif meyakini ada 30% probabilitas peristiwa itu akan terjadi.
Penyelesaian (Settlement):
Ketika peristiwa itu terjadi (atau batas waktu berakhir), “oracle” (sumber data tepercaya) melaporkan hasil yang sebenarnya ke smart contract.
Jika hasilnya “YA”, semua token $YA menjadi bernilai $1, dan semua token $TIDAK menjadi bernilai $0.
Pemegang token yang benar dapat menukarkan token mereka seharga $1, sementara pemegang token yang salah kehilangan modalnya.
Salah Kaprah & Risiko ⚠️
“Ini Cuma Judi Online” ❌: Meskipun mirip, tujuannya berbeda.
Risiko Regulasi ⚖️: Ini adalah risiko terbesar. Banyak pemerintah memandang pasar prediksi sebagai bentuk perjudian ilegal dan sering menindak platform-platform ini.
Risiko Oracle ❌: Hasil akhir sepenuhnya bergantung pada laporan oracle. Jika oracle diretas, salah melaporkan data, atau dimanipulasi, seluruh pasar akan gagal dan investor bisa kehilangan uang.
Likuiditas Rendah ❌: Banyak pasar untuk topik yang kurang populer memiliki likuiditas sangat rendah.
Kesimpulan ✅ Prediction Markets adalah salah satu use case kripto yang paling kuat dan intuitif. Mereka mengubah spekulasi menjadi data yang berguna. Naiknya sektor ini di top gainer menunjukkan bahwa pasar semakin tertarik pada “data” sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan. Ini adalah alat yang ampuh untuk memahami sentimen kolektif secara real-time, tetapi datang dengan risiko regulasi dan teknologi yang sangat tinggi. 📊
Pengumuman
Tokocrypto OTC: Solusi Premium untuk Transaksi Kripto Besar
Tokocrypto resmi meluncurkan layanan OTC (Over-the-Counter), solusi eksklusif untuk klien VIP, institusi, dan individu dengan transaksi kripto bernilai besar.
Layanan ini memungkinkan eksekusi cepat, aman, dan privat tanpa mengganggu harga pasar (no slippage), dengan likuiditas mendalam dan harga kompetitif.
Keunggulan Tokocrypto OTC
Tanpa Slippage: Transaksi besar tidak memengaruhi harga pasar.
Privasi & Keamanan: Proses terlindungi dengan standar AML, CFT, dan KYC.
Likuiditas Tinggi: Dukungan mitra OTC terverifikasi dengan pasangan aset utama terhadap IDR dan USDT.
Pendampingan Profesional: Layanan personal dari tim Tokocrypto.
Biaya Transparan: Harga akhir sudah termasuk pajak dan biaya bursa, tanpa tambahan tersembunyi.
Detail Layanan:
Minimum transaksi: US$10.000
Pasangan aset: Kripto/IDR dan Kripto/USDT
Penyelesaian cepat dengan likuiditas institusional
Tokocrypto Umumkan 7 Token Baru Listing per 4 November 2025
Euler (EUL)
Tokocrypto resmi menambahkan tujuh aset kripto baru ke platformnya, yaitu Mira (MIRA), YieldBasis (YB), Enso (ENSO), Euler (EUL), Morpho (MORPHO), Walrus (WAL), dan BFUSD (BFUSD). Trading untuk seluruh aset ini dibuka pada 4 November 2025 pukul 15:00 WIB.
Langkah ini menghadirkan lebih banyak opsi dan peluang investasi bagi pengguna Tokocrypto.
Sekilas Tentang Token Baru
Mira (MIRA) – Jaringan verifikasi AI terdesentralisasi yang memastikan keandalan dan akurasi output kecerdasan buatan.
YieldBasis (YB) – Protokol DeFi berbasis Curve Finance yang menghadirkan mekanisme leverage tanpa risiko impermanent loss.
Enso (ENSO) – Infrastruktur lintas rantai yang memudahkan integrasi smart contract di berbagai blockchain.
Euler (EUL) – Platform lending modular di Ethereum yang memungkinkan pembuatan vault pinjaman secara bebas dan aman.
Morpho (MORPHO) – Protokol lending & borrowing terdesentralisasi dengan bunga kompetitif dan efisiensi tinggi.
Walrus (WAL) – Platform pasar data berbasis AI yang memungkinkan monetisasi dan verifikasi data lintas industri.
BFUSD (BFUSD) – Stablecoin berimbal hasil dari Binance yang memberi reward harian melalui strategi delta-neutral.
⚠️ Catatan: Aset kripto merupakan investasi berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. Artikel ini bersifat informatif dan bukan nasihat investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto terdepan di Indonesia, resmi meluncurkan layanan Tokocrypto OTC (Over-the-Counter) sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan bagi investor institusional dan klien bernilai tinggi (high-net-worth individuals/HNWI).
Layanan Tokocrypto OTC dirancang khusus untuk memfasilitasi transaksi aset kripto dalam jumlah besar di luar buku order bursa (exchangeorder book). Melalui akses langsung ke likuiditas mendalam, eksekusi personal, dan penyelesaian transaksi yang aman, layanan ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi besar tanpa memengaruhi harga pasar (slippage) dan tetap menjaga kerahasiaan transaksi.
“OTC adalah pilar penting dalam membangun ekosistem perdagangan aset digital yang matang. Melalui Tokocrypto OTC, kami ingin menghadirkan solusi aman, efisien, dan sesuai regulasi bagi investor institusional maupun individu bernilai tinggi yang ingin melakukan transaksi besar tanpa gangguan harga pasar,” ujar CEO Tokocrypto, Calvin Kizana.
Fasilitas Premium untuk Transaksi Bernilai Besar
Layanan Tokocrypto OTC memfasilitasi transaksi kripto besar dengan minimum setara US$10.000, mencakup berbagai pasangan aset utama terhadap rupiah seperti USDT, ke depan akan ada aset token seperti USDC, BTC, ETH, SOL, dan lainnya.
Didukung likuiditas global, layanan ini menawarkan eksekusi cepat, aman, dan rahasia, dengan kepatuhan penuh terhadap regulasi (AML, CFT, dan KYC). Klien juga memperoleh layanan personal one-on-one serta biaya transaksi yang kompetitif dan transparan untuk mendukung strategi investasi jangka panjang.
“Tokocrypto OTC tidak hanya soal kemudahan transaksi besar, tapi juga soal pengalaman eksklusif yang berfokus pada kepercayaan, efisiensi, dan kepatuhan. Kami ingin menjadi mitra strategis bagi investor yang mencari stabilitas dan nilai tambah dalam perdagangan aset digital,” tambah Calvin.
Dukungan terhadap Tren Institusional dan Perkembangan Pasar Kripto Indonesia
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
Peluncuran Tokocrypto OTC juga menjadi respons terhadap tren global dan nasional yang menunjukkan pergeseran dari dominasi ritel ke peningkatan partisipasi institusional di pasar kripto.
Menurut Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025, Indonesia menempati peringkat ke-7 dunia dalam adopsi kripto dan peringkat ke-4 untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Namun, sub indeks baru yang mengukur aktivitas institusional, khususnya transaksi di atas US$1 juta, menunjukkan bahwa kontribusi Indonesia masih lebih kuat di segmen ritel dibanding institusi.
Sementara itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor aset kripto nasional telah mencapai 18,08 juta pengguna, dengan nilai transaksi kumulatif sepanjang tahun ini sampai Oktober 2025 mencapai Rp360,30 triliun.
Menanggapi perkembangan ini, Calvin menilai bahwa penurunan posisi Indonesia dalam indeks global bukanlah sinyal penurunan minat, melainkan indikasi meningkatnya kompetisi internasional.
“Indonesia masih punya fondasi yang sangat kuat di adopsi ritel. Populasi besar, penetrasi digital tinggi, dan minat generasi muda terhadap aset digital menjadikan kita salah satu pasar paling potensial di dunia,” kata Calvin.
“Peringkat ini justru pengingat bahwa kita harus memperkuat sisi institusional agar mampu melengkapi kekuatan ritel yang sudah mapan.”
Langkah Strategis Tokocrypto: Dari Prestige ke OTC
Tokocrypto sebelumnya telah menghadirkan Tokocrypto Prestige, layanan premium yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan investor institusional dan klien VIP. Seiring pertumbuhannya, program ini mencatat peningkatan signifikan, lebih dari 50% dari total volume perdagangan di Tokocrypto kini berasal dari segmen VIP dan institusional.
Dengan peluncuran Tokocrypto OTC, perusahaan memperluas cakupan layanan Prestige ke level yang lebih profesional dan global, dengan menambahkan fitur-fitur eksekusi lintas pasar dan solusi manajemen risiko yang lebih efisien.“Kami telah memulai langkah konkret melalui Tokocrypto Prestige, dan kini dengan Tokocrypto OTC, kami melengkapi ekosistem layanan bagi investor besar di Indonesia. Tujuannya jelas, memperkuat posisi Indonesia dalam lanskap global melalui peningkatan partisipasi institusional,” tutup Calvin.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Ethereum (ETH) hari ini berada di level $3,356.69 per ETH, mencatat penurunan sebesar -2.57% dalam 24 jam terakhir.
Penurunan ini sejalan dengan pergerakan negatif pasar kripto global yang tengah menghadapi tekanan akibat pelemahan sentimen investor terhadap aset berisiko.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai $405.14 miliar USD dan volume perdagangan harian $37.92 miliar USD, Ethereum masih menjadi aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.
Namun, penurunan harga yang konsisten selama sebulan terakhir menunjukkan adanya tekanan bearish yang belum mereda.
Dalam tiga bulan terakhir, harga ETH mengalami penurunan bertahap dari area $4.000+ ke kisaran $3.300, menandakan fase konsolidasi setelah reli panjang di paruh pertama tahun 2025.
Faktor Penyebab Turunnya Harga Ethereum
1. Tekanan Makro Ekonomi Global
Penurunan harga ETH bertepatan dengan meningkatnya kekhawatiran resesi global setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan. Investor cenderung menghindari aset berisiko, termasuk kripto, untuk sementara waktu.
Selain itu, penguatan dolar AS dan kemungkinan penundaan pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve turut memperburuk tekanan terhadap pasar aset digital.
2. Penurunan Aktivitas di DeFi dan NFT
Salah satu pendorong utama ekosistem Ethereum adalah DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Token).
Namun, data terbaru menunjukkan penurunan volume transaksi dan total value locked (TVL) di jaringan Ethereum selama beberapa minggu terakhir.
Menurunnya aktivitas ini membuat permintaan gas fee (biaya transaksi) berkurang, yang secara langsung berdampak pada penurunan tekanan beli terhadap ETH.
Secara teknikal, ETH telah mengalami tren naik signifikan sejak awal tahun. Setelah mencapai level tertinggi di atas $4.000, harga kini terkoreksi sekitar 24% dari puncaknya.
Kondisi ini wajar dalam siklus pasar kripto, di mana investor melakukan take profit sebelum memasuki fase akumulasi kembali.
Analisis Teknis Ethereum (ETH/USD)
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Support utama: $3,250
Resistance terdekat: $3,450
RSI (Relative Strength Index): 42 – menunjukkan area netral mendekati oversold
Volume perdagangan: menurun 5% dibandingkan hari sebelumnya
Jika harga mampu bertahan di atas support $3,250, Ethereum berpotensi melakukan rebound ke kisaran $3,500–$3,600. Namun, jika level ini ditembus, target koreksi berikutnya berada di sekitar $3,100.
Fundamental Ethereum Masih Kuat di Jangka Panjang
Meski mengalami penurunan jangka pendek, fundamental Ethereum tetap kokoh. Jaringan ini masih menjadi tulang punggung mayoritas proyek DeFi, NFT, dan smart contract di dunia kripto.
Selain itu, transisi Ethereum ke sistem Proof-of-Stake (PoS) melalui pembaruan The Merge telah meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat kepercayaan investor institusional.
Dengan roadmap pengembangan jangka panjang seperti “The Surge” dan “The Verge”, Ethereum terus memperluas skalabilitas dan efisiensi jaringan.
Penurunan harga Ethereum ke kisaran $3.356 dapat dianggap sebagai fase koreksi sehat setelah reli yang cukup panjang.
Tekanan makro ekonomi dan penurunan aktivitas DeFi menjadi faktor utama di balik pelemahan ini.
Namun, dengan fundamental proyek yang solid dan adopsi teknologi blockchain yang terus tumbuh, Ethereum masih berpeluang untuk pulih dalam jangka menengah hingga panjang.
Investor jangka panjang dapat melihat level saat ini sebagai peluang akumulasi bertahap, sambil menunggu sinyal pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Dusk (DUSK) hari ini mencatatkan kenaikan luar biasa sebesar +44.56% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0.0768 per token.
Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Jumat (7/8), kapitalisasi pasar DUSK mencapai $37.3 juta USD, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $41.71 juta USD, menandakan minat yang kembali meningkat terhadap proyek ini.
Dalam sepekan terakhir, DUSK telah melonjak +81.9%, menandai momentum bullish yang kuat di tengah volatilitas pasar kripto.
Lonjakan ini membuat DUSK kembali menjadi sorotan setelah beberapa bulan mengalami tekanan harga yang signifikan.
Kenaikan beruntun dalam beberapa periode ini menunjukkan adanya pergeseran sentimen positif di kalangan investor terhadap token DUSK, terutama karena fundamental proyek yang semakin kuat.
Faktor Pendorong Lonjakan Harga DUSK
Pergerakan harga Dusk (DUSK/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
1. Sentimen Positif pada Proyek Privasi Blockchain
Dusk Network dikenal sebagai proyek blockchain yang fokus pada privasi dan kepatuhan regulasi (privacy-compliant blockchain).
Dalam beberapa pekan terakhir, banyak laporan yang menyebut bahwa regulator Eropa mulai melirik solusi blockchain privat untuk sektor keuangan digital. Hal ini menjadi katalis utama bagi token DUSK.
Proyek ini menawarkan lapisan privasi terdesentralisasi yang memungkinkan transaksi dan data keuangan terenkripsi tanpa mengorbankan transparansi.
Dengan meningkatnya kebutuhan akan keamanan data di era digital, DUSK kembali menarik perhatian investor institusional.
2. Lonjakan Aktivitas Perdagangan
Volume perdagangan yang mencapai lebih dari $41 juta dalam sehari melebihi kapitalisasi pasar DUSK sendiri sehingga mengindikasikan adanya arus masuk modal baru (fresh liquidity).
Trader jangka pendek tampak memanfaatkan momentum harga untuk aksi ambil untung cepat.
Lonjakan volume ini juga memperlihatkan minat spekulatif yang meningkat, terutama di kalangan trader Asia dan Eropa yang mencari aset undervalued dengan potensi teknikal kuat.
3. Tren Teknis Menunjukkan Momentum Bullish
Secara teknikal, DUSK saat ini berada di atas level support penting di $0.053, dengan resistensi berikutnya di $0.083.
Jika mampu menembus batas tersebut secara meyakinkan, harga berpotensi naik menuju $0.10 dalam waktu dekat.
Namun, RSI (Relative Strength Index) dalam jangka pendek menunjukkan kondisi overbought, menandakan kemungkinan koreksi kecil sebelum melanjutkan tren naik.
Dusk Network merupakan blockchain layer-1 yang berfokus pada privasi transaksi dan kepatuhan regulasi untuk aset keuangan digital.
Platform ini memungkinkan penerbitan sekuritas digital (security tokens) yang mematuhi regulasi, menjadikannya unik dibanding proyek DeFi lainnya.
Dengan total pasokan maksimum 1 miliar DUSK, saat ini baru sekitar 485 juta token (48.5%) yang beredar di pasar. Hal ini membuka ruang besar untuk pertumbuhan nilai di masa mendatang, terutama jika adopsi jaringan meningkat.
Kenaikan harga Dusk (DUSK) lebih dari 44% dalam sehari menandakan kembalinya minat pasar terhadap proyek blockchain berbasis privasi.
Didukung oleh peningkatan volume perdagangan dan optimisme investor terhadap solusi compliant blockchain, DUSK kini berada dalam momentum bullish yang kuat.
Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi harga jangka pendek, terutama setelah lonjakan signifikan ini.
Jika tren positif berlanjut dan adopsi teknologi Dusk Network meningkat, bukan tidak mungkin token ini kembali mendekati level psikologis $0.10 dalam waktu dekat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pasar kripto kembali dikejutkan oleh pergerakan agresif Filecoin (FIL) yang mengalami lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data terkini, harga FIL hari ini mencapai $2.08 per FIL, naik +53.14% dibandingkan hari sebelumnya.
Lonjakan ini menempatkan kapitalisasi pasar Filecoin di level $1.47 miliar USD, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $1.08 miliar USD, menandakan meningkatnya minat investor terhadap aset berbasis penyimpanan terdesentralisasi ini.
Kenaikan harga ini menjadi salah satu performa terbaik di antara aset kripto utama hari ini, mengungguli pergerakan Bitcoin dan Ethereum yang cenderung stagnan dalam kisaran sempit.
Kapitalisasi Pasar yang Diencerkan Sepenuhnya: $4.07 miliar USD
Meski masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $237.24, lonjakan harian ini menunjukkan potensi momentum jangka pendek yang kuat pada FIL, terutama setelah mengalami penurunan selama tiga bulan terakhir.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga Filecoin
Kenaikan harga FIL hari ini tidak terjadi tanpa alasan. Beberapa faktor fundamental dan teknikal berperan penting dalam reli mendadak ini:
1. Lonjakan Volume dan Aktivitas Pasar Derivatif
Volume perdagangan FIL yang menembus $1 miliar menandakan lonjakan minat spekulatif yang tajam.
Data pasar menunjukkan peningkatan aktivitas di bursa derivatif dengan open interest naik lebih dari 40%, mengindikasikan bahwa pelaku pasar sedang membuka posisi baru untuk memanfaatkan momentum kenaikan.
2. Optimisme terhadap Filecoin Virtual Machine (FVM)
Ekosistem Filecoin mendapat dorongan positif dari perkembangan Filecoin Virtual Machine (FVM) — teknologi yang memungkinkan smart contract di jaringan Filecoin.
Fitur ini memperluas fungsi jaringan dari sekadar penyimpanan data menjadi platform DeFi dan Web3 terdesentralisasi.
Banyak analis menilai integrasi FVM akan meningkatkan permintaan terhadap token FIL karena semakin banyak proyek dan DApp yang dibangun di atas jaringan ini.
3. Aktivitas Penyimpanan Data On-chain Meningkat
Laporan terbaru menunjukkan adanya peningkatan penggunaan kapasitas penyimpanan Filecoin oleh perusahaan Web3 dan pengembang AI.
Filecoin kini digunakan untuk mendukung penyimpanan dataset besar, termasuk data untuk pelatihan model kecerdasan buatan.
Peningkatan utilitas nyata ini menambah kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang proyek.
4. Faktor Teknis: Rebound dari Level Support Kuat
Secara teknikal, FIL berhasil memantul dari level support kuat di sekitar $1.30, yang telah diuji beberapa kali dalam dua bulan terakhir.
Kenaikan cepat ke atas $2.00 menunjukkan terbentuknya pola short-term breakout, dengan potensi kelanjutan ke area resistensi berikutnya di $2.40–$2.50.
Namun, indikator RSI harian menunjukkan kondisi overbought, sehingga potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.
Kinerja Historis Filecoin
Pergerakan harga Filecoin (FIL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dalam jangka menengah, Filecoin masih berada dalam fase pemulihan setelah melemah cukup dalam sejak awal tahun:
30 hari terakhir: -9.96%
60 hari terakhir: -13.13%
90 hari terakhir: -19.08%
Dengan lonjakan terbaru ini, FIL berpotensi keluar dari tren turun jangka menengah dan memulai fase konsolidasi baru jika mampu bertahan di atas $2.00 selama beberapa hari ke depan.
Prospek dan Sentimen Pasar ke Depan
Meski reli harian ini terbilang impresif, beberapa analis memperingatkan bahwa kenaikan cepat biasanya diikuti oleh periode konsolidasi atau koreksi ringan.
Volume besar yang mendorong reli bisa menandakan minat spekulatif jangka pendek, bukan semata pembelian berbasis fundamental.
Namun, di sisi lain, sentimen positif terhadap proyek decentralized storage seperti Filecoin dan Arweave terus tumbuh, terutama seiring meningkatnya permintaan penyimpanan data untuk AI dan Web3.
Jika momentum pengembangan FVM berlanjut dan adopsi industri meningkat, FIL berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu aset utilitas terpenting di sektor infrastruktur blockchain.
Kenaikan harga Filecoin (FIL) sebesar 53% dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal kuat bahwa pasar mulai kembali memperhatikan proyek-proyek berbasis utilitas nyata.
Dengan dukungan fundamental dari ekosistem FVM, peningkatan volume perdagangan, serta tren adopsi penyimpanan data terdesentralisasi, FIL berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka menengah.
Namun, investor tetap disarankan untuk mewaspadai potensi koreksi jangka pendek akibat kondisi overbought.
Jika harga mampu bertahan di atas $2.00, level berikut yang perlu diperhatikan adalah $2.40 dan $2.80 sebagai target kenaikan berikutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Tokocrypto menghadirkan MarketSinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Jumat, 7 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.
Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.
Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto
Bitcoin Long-Term Holders Lepas >$100 Miliar BTC di Tengah Outflow ETF Lebih dari $100 miliar Bitcoin yang lama disimpan (long-held BTC) berpindah tangan bersamaan dengan outflow besar dari ETF spot, memicu perdebatan apakah penjualan didorong oleh OG whales atau trader jangka pendek. Token terdampak: $BTC.
Rasio MVRV Bitcoin di 1.8–2.0 Tunjukkan Potensi Titik Dasar (Local Bottom) Rasio MVRV Bitcoin yang mencapai 1.8–2.0 menandakan potensi area oversold dan kelelahan penjual (seller exhaustion). Token terdampak: $BTC.
ETF Flows: BTC & ETH Alami Outflow, Sementara SOL Catat Inflow 🇺🇸 ETF spot Bitcoin dan Ethereum mencatat outflow bersih masing-masing $137M dan $118.5M, sementara ETF Solana justru mengalami inflow $9.7M. Token terdampak: $BTC, $ETH, $SOL.
Google Integrasikan Data Polymarket & Kalshi ke Hasil Pencarian Google kini menampilkan data pasar prediksi (prediction market) dari Polymarket dan Kalshi langsung di hasil pencarian. Token terdampak: $POLY, $UMA.
Circle Dorong Penerapan “GENIUS Act” dengan Regulasi Sederhana & Seragam Circle menyerukan kepada US Treasury agar penerbit stablecoin diatur di bawah standar yang sama (bank, non-bank, dan entitas asing) lewat GENIUS Act. Token terdampak: $USDC.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
HAEDAL/USDT (🔼 +10.24%)
Entry: $0.0766
Stop Loss: $0.0727
Take Profit: $0.0845
HAEDAL/USDT saat ini memperlihatkan awal kebangkitan tren bullish setelah memantul kuat dari area support $0.0727, menandakan adanya akumulasi buyer baru. Lonjakan volume yang mulai meningkat menjadi sinyal bahwa minat beli sedang tumbuh, dengan target potensial di $0.0845 atau sekitar +10.2% dari level entry $0.0766. MACD menunjukkan golden cross di area positif.
APT/USDT (🔼 +11.60%)
Entry: $2.783
Stop Loss: $2.617
Take Profit: $3.109
APT/USDT tampak mulai membangun momentum bullish setelah memantul kuat dari area support penting di $2.61, yang kini menjadi pondasi bagi potensi kenaikan menuju target $3.10 (+11.6%). Arah pergerakan harga menunjukkan pola reversal bertahap, didukung RSI di 56.82 yang menandakan ruang kenaikan masih luas sebelum mencapai area overbought. Selain itu, MACD mulai melakukan crossover positif, memperkuat sinyal pemulihan tren jangka pendek. Selama harga tetap di atas zona entry $2.78, tren naik kemungkinan berlanjut.
COTI/USDT (🔼 +7.66%)
Entry: $0.02898
Stop Loss: $0.02898
Take Profit: $0.03117
COTI/USDT memperlihatkan awal potensi reversal jangka pendek setelah harga berhasil bertahan di atas support penting $0.0274, sekaligus membentuk candle konfirmasi bullish. Volume perdagangan mulai meningkat, menandakan kembalinya minat beli, dengan target kenaikan menuju $0.0311 atau potensi gain sekitar 7.6%. Indikator MACD mulai berpotongan positif dan RSI di 56.83 menunjukkan momentum yang mulai menguat tanpa tanda overbought.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Pi Network (PI) kembali melemah pada perdagangan 6 November 2025, turun 1,7% dalam 24 jam terakhir ke level $0,217 per PI, sejalan dengan pelemahan pasar kripto global.
Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran yang melanda aset digital setelah laporan pemutusan kerja (PHK) di Amerika Serikat meningkat tajam, tertinggi sejak tahun 2002.
Sentimen tersebut memicu kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dan membuat investor menghindari aset berisiko, termasuk mata uang kripto alternatif seperti Pi.
Menurut data pasar, Bitcoin turun 1,7% sementara Ethereum melemah 3,8%, menjadikan Pi sebagai salah satu aset yang mengikuti arah pasar tanpa menunjukkan kekuatan pembalikan yang berarti.
Pasar kripto mengalami tekanan setelah laporan ekonomi AS menunjukkan lonjakan PHK di bulan Oktober, memicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dan potensi kenaikan suku bunga baru.
Laporan dari Coinmarketcap menyebutkan bahwa kekhawatiran tersebut menurunkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk altcoin.
Indeks Fear & Greed juga turun ke level 21 (“Fear”), menandakan kondisi pasar yang penuh ketakutan.
Penurunan harga Pi sebesar 1,7% memperlihatkan bahwa aset ini masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen makro, terutama karena belum memiliki dukungan utilitas nyata dari jaringan terbuka (Open Mainnet) yang sepenuhnya aktif.
Hal yang perlu diperhatikan, data klaim pengangguran AS yang akan dirilis pada 7 November berpotensi memperburuk tekanan jika angka aktual menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja.
Tekanan tambahan datang dari sisi internal ekosistem Pi Network. WorkforcePool, aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang memenangkan Hackathon Pi Network, secara resmi mengumumkan penjualan proyeknya pada 4 November 2025 akibat biaya operasional yang tidak berkelanjutan.
Langkah ini menandai sinyal kekhawatiran bagi pengembang dalam ekosistem Pi. Dengan peluncuran Open Mainnet yang terus tertunda hingga kuartal pertama 2025, banyak proyek mengalami kesulitan menghasilkan pendapatan atau mempertahankan operasional.
Meskipun Pi Network mengklaim telah memigrasikan lebih dari 8 juta pengguna, angka tersebut belum berkontribusi signifikan terhadap adopsi dApp atau transaksi on-chain.
Akibatnya, sentimen sosial terhadap Pi di berbagai komunitas kripto mulai memburuk, dengan banyak pengguna mempertanyakan keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.
3. Analisis Teknikal: Gagal Tembus Resistance $0,23
Secara teknikal, Pi Network gagal menembus zona resistance kunci di $0,23, meskipun beberapa analis sebelumnya memprediksi potensi kenaikan hingga 36% berdasarkan pola falling wedge.
Beberapa indikator teknikal penting menunjukkan tekanan jual yang masih kuat:
RSI (7-hari): 37,12 — mendekati area oversold, menandakan momentum lemah.
Volume perdagangan: turun 16% ke $26,8 juta — mengindikasikan rendahnya keyakinan pembeli.
Support utama: $0,21 — jika harga menembus level ini, potensi penurunan lanjutan hingga $0,19 terbuka lebar.
Meski secara historis level $0,20–$0,21 sering menjadi area pantulan, tekanan makro dan sentimen negatif ekosistem bisa memperlemah pertahanan tersebut.
4. Harapan dari Sektor AI dan Pengembangan Teknologi
Di tengah tekanan jangka pendek, Pi Network masih berupaya memperluas nilai utilitasnya melalui kolaborasi strategis seperti kemitraan dengan OpenMind di bidang kecerdasan buatan (AI).
Langkah ini diharapkan memperluas ekosistem Pi menuju integrasi Web3 dan AI, membuka peluang bagi pengembang baru untuk memanfaatkan token PI dalam aplikasi berbasis data dan pembelajaran mesin.
Namun, analis menilai bahwa selama Open Mainnet belum terbuka sepenuhnya dan likuiditas masih terbatas, potensi kenaikan harga Pi masih bersifat spekulatif.
Penurunan harga Pi Network (PI) sebesar 1,7% dalam 24 jam terakhir mencerminkan kombinasi tekanan global, melemahnya ekosistem internal, dan kegagalan teknikal.
Meskipun proyek ini memiliki potensi jangka panjang di sektor AI dan Web3, faktor makroekonomi serta tantangan internal masih membatasi prospek penguatan jangka pendek.
Jika Pi gagal mempertahankan support $0,21, tekanan jual bisa meningkat tajam. Namun, jika mampu bertahan dan volume perdagangan pulih, peluang rebound menuju $0,225–$0,23 tetap terbuka.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pasar kripto hari ini, Jumat (7/11) kembali menggeliat meski diwarnai tekanan koreksi, dengan beberapa altcoin mencatat lonjakan tajam. Filecoin (FIL) memimpin kenaikan dengan melesat 66% ke $2,2, disusul DUSK yang menguat 40% ke $0,0717, dan Arweave (AR) yang naik 41% ke $5,95 — menandakan rotasi likuiditas investor ke aset berkapitalisasi menengah.
Sementara itu, JPMorgan memperkirakan Bitcoin bisa mencapai $170.000 bila tekanan dari pasar perpetual futures benar-benar berakhir. Dalam laporan terbarunya, analis bank tersebut menilai fase likuidasi besar kemungkinan telah usai, dan harga BTC saat ini bahkan masih berada di bawah nilai wajarnya menurut model internal mereka, membuka ruang reli baru menjelang akhir tahun. Lihat lebih lengkap di bawah:
Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Pasar Koreksi Hari Ini
FIL alami lonjakan sebesar 66% (24 jam terakhir), harga $2,2.
DUSK pertahankan penguatan 40% dalam satu hari, harga $0,0717.
AR tunjukkan kenaikan tajam 41%, diperdagangkan kisaran $5,95.
JPMorgan Prediksi Bitcoin Capai $170K, Jika Tekanan Pasar Perp Usai
Analis JPMorgan dalam riset baru sebut Bitcoin berpotensi melonjak ke $170k.
Fase terburuk likuidasi berjangka abadi (perp futures) sudah lewat.
Model JPMorgan tunjukkan perdagangan Bitcoin di bawah nilai wajar.
Cashback 100% Total Hadiah BTC Rp 20 JUTA*
Harga BNB Berpotensi Reli Karena Token Burn dan Lonjakan Transaksi
Harga BNB membentuk pola double-bottom di grafik harian.
BSC adalah salah satu rantai kripto dengan pertumbuhan tercepat.
Tingkat pembakaran jaringan meningkat dan kemungkinan berlanjut.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Setelah sempat tertekan di bawah level $100.000, harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami kenaikan 2.02% dan diperdagangkan di sekitar $103.013 per BTC.
Kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,05 triliun USD, sementara volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $70,98 miliar USD, menandakan peningkatan aktivitas setelah periode koreksi tajam selama beberapa minggu terakhir.
Meski menguat, pergerakan ini masih belum mampu menutupi kerugian signifikan yang terjadi dalam 30 hari terakhir, di mana BTC telah turun sekitar -17,10%.
Dalam periode 90 hari, harga juga masih melemah -11,82%, menunjukkan bahwa tekanan jual dari investor besar dan faktor makro global masih menekan pasar kripto terbesar ini.
Volatilitas Tinggi di Tengah Ketidakpastian Pasar Global
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di antara harga terendah $101.197 dan harga tertinggi $104.534, mencerminkan volatilitas yang masih tinggi.
Penurunan tajam di bawah $100.000 yang terjadi awal pekan ini sempat memicu aksi jual lanjutan, sebelum akhirnya pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan teknikal.
Menurut analis pasar kripto, volatilitas ini disebabkan oleh kombinasi faktor global, mulai dari pengetatan kebijakan moneter AS, penurunan minat risiko investor institusional, hingga tekanan likuiditas di pasar altcoin.
Artinya, Bitcoin sedang memasuki fase konsolidasi setelah aksi jual besar-besaran yang dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global.
Meskipun rebound jangka pendek mungkin terjadi, tekanan jual dari investor lama masih membatasi potensi kenaikan.
Faktor Utama di Balik Anjloknya Harga Bitcoin
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
1. Sentimen Makroekonomi Negatif
Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang menguat kembali menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Investor institusional memilih menahan dana di aset tradisional ketimbang kripto, menurunkan arus masuk modal baru ke pasar digital asset.
2. Aksi Ambil Untung Setelah Kenaikan Drastis
Sejak mencapai rekor tertinggi di $126.198 beberapa bulan lalu, banyak investor yang memilih melikuidasi posisi mereka untuk mengamankan keuntungan.
Hal ini mempercepat tekanan jual terutama di bursa spot seperti Binance dan Coinbase.
3. Penurunan Aktivitas Jaringan dan Volume On-Chain
Data dari Glassnode menunjukkan bahwa jumlah transaksi on-chain Bitcoin mengalami penurunan 8% dibandingkan bulan sebelumnya, menandakan aktivitas jaringan yang melambat.
Sementara itu, volume bursa berjangka (futures) juga menurun, mengindikasikan berkurangnya spekulasi jangka pendek.
Investor tampak memindahkan dana ke stablecoin seperti USDT dan USDC sebagai langkah protektif.
Dominasi stablecoin di pasar naik menjadi 15%, tertinggi sejak awal tahun 2024, menunjukkan bahwa pelaku pasar lebih memilih menunggu konfirmasi arah tren sebelum masuk kembali ke BTC.
Analisis Teknis: BTC Berjuang Pertahankan Support $101.000
Secara teknikal, level $101.000 kini menjadi support utama yang harus dipertahankan Bitcoin. Jika harga menembus level ini ke bawah, ada risiko penurunan lebih lanjut menuju zona psikologis $95.000.
Namun, jika BTC mampu bertahan dan menembus kembali di atas resistensi $105.000, peluang untuk rebound ke $108.000–$110.000 masih terbuka lebar.
Indikator RSI berada di kisaran 46, menandakan pasar masih berada di wilayah netral, sementara MACD mulai menunjukkan potensi pembalikan arah jangka pendek.
Apakah Bitcoin Akan Pulih dalam Waktu Dekat?
Banyak analis percaya bahwa tren penurunan ini bisa bersifat sementara, terutama mengingat fundamental Bitcoin yang tetap kuat.
Faktor positif seperti:
Kenaikan permintaan dari institusi pasca persetujuan ETF Bitcoin spot,
Ketersediaan pasokan terbatas (maksimum 21 juta BTC), dan
Meningkatnya adopsi global untuk pembayaran digital,
semuanya berpotensi mendorong harga kembali ke atas $110.000 dalam jangka menengah.
Namun, untuk saat ini pasar masih dipenuhi ketidakpastian. Investor disarankan berhati-hati dan menunggu konfirmasi arah tren sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar.
Kenaikan harga Bitcoin hari ini ke level $103.013 menjadi sinyal awal stabilisasi setelah koreksi besar-besaran.
Namun, dengan tekanan makroekonomi dan aksi jual lanjutan di pasar kripto, BTC masih berada di persimpangan antara rebound teknikal dan risiko penurunan lanjutan.
Dalam jangka pendek, mempertahankan posisi di atas $101.000 menjadi kunci untuk menjaga momentum positif.
Jika berhasil, potensi pemulihan menuju $108.000–$110.000 masih terbuka — tetapi kegagalan menahan level support dapat membawa Bitcoin turun kembali ke bawah $100.000.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.