Author: 17

  • Klaim Triliunan Dibayar! Kreditur FTX Siap Terima Dana Jumbo Maret 2026

    Para kreditur FTX bersiap menerima distribusi dana berikutnya yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026, menyusul perkembangan signifikan dalam proses kepailitan bursa kripto tersebut. Total klaim yang telah direkonsiliasi mencapai sekitar US$9,6 miliar, menjadikannya salah satu proses pemulihan terbesar dalam sejarah industri kripto.

    Informasi ini disampaikan oleh Sunil, perwakilan kreditur FTX, yang menyebutkan bahwa cadangan dana untuk klaim sengketa telah dikurangi sebesar US$2,2 miliar. Pengurangan tersebut membuka jalan bagi distribusi dana lanjutan, khususnya bagi kreditur dengan klaim di atas US$50.000, yang berpotensi menerima tambahan hingga US$1,7 miliar.

    “Distribusi berikutnya dijadwalkan pada 31 Maret 2026 dengan total klaim yang telah direkonsiliasi sekitar US$9,6 miliar,” ujar Sunil dalam keterangannya.

    Meski demikian, realisasi distribusi tetap bergantung pada keputusan pengadilan kepailitan, termasuk persetujuan akhir terkait penyesuaian dana cadangan sengketa dan mekanisme teknis penyaluran dana. Proses ini menegaskan bahwa jalannya pembayaran masih mengikuti prosedur hukum yang ketat.

    Baca juga: Bitcoin Anjlok Lagi! Investor Panik, Apa yang Terjadi?

    Optimisme yang Berhati-hati

    Di tengah perkembangan tersebut, komunitas kreditur menunjukkan optimisme yang berhati-hati, sementara komentar dari pakar industri masih relatif terbatas. Pengamat menilai bahwa keberhasilan distribusi ini dapat mempercepat penyelesaian sengketa lanjutan serta meningkatkan realisasi aset yang tersisa.

    Proses kepailitan FTX sendiri telah mencatatkan nilai klaim yang direkonsiliasi jauh melampaui klaim kecil, dengan perbandingan sekitar 12 kali lebih besar dibandingkan klaim senilai US$780 juta untuk kreditur berskala kecil. Hal ini dinilai menjadi preseden penting bagi penanganan kebangkrutan di sektor aset digital.

    Di sisi lain, perkembangan FTX terjadi di tengah volatilitas pasar kripto global. Harga Bitcoin tercatat berada di kisaran US$78.135 pada 1 Februari 2026, dengan penurunan sekitar 11 persen dalam tujuh hari terakhir, menurut data CoinMarketCap.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penetapan tanggal distribusi ini memberikan kepastian waktu bagi korban runtuhnya FTX. Namun, besarnya klaim yang masih harus dibayarkan ($9.6B) menunjukkan bahwa proses likuidasi aset masih akan menjadi overhang (tekanan jual potensial) bagi pasar kripto di pertengahan 2026.

    Peneliti menilai bahwa penyelesaian kasus FTX berpotensi menjadi acuan baru dalam proses kepailitan kripto di masa depan, seiring meningkatnya likuiditas aset digital dan upaya memperkuat ketahanan sistem keuangan terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Dogecoin Anjlok 16%, Kenapa Investor Justru Borong?

    Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Meme coin ini tercatat anjlok sekitar 16% dalam empat hari, sempat menembus level psikologis penting dan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.

    Meski begitu, data on-chain menunjukkan respons yang berbeda dari para pemegang Dogecoin. Alih-alih panik menjual, investor justru terlihat melakukan akumulasi saat harga melemah, menandakan adanya kepercayaan di tengah tekanan jangka pendek.

    Analisis DOGE

    Berdasarkan data exchange net position change, terjadi peningkatan pembelian selama fase penurunan harga. Tekanan beli mulai melampaui tekanan jual ketika DOGE turun di bawah rata-rata harga sebelumnya. Pola ini mengindikasikan bahwa sebagian investor memandang koreksi sebagai peluang, bukan sinyal bahaya.

    Dilaporkan BeInCrypto, perilaku tersebut kerap mencerminkan keyakinan dari pemegang berpengalaman. Alih-alih keluar dari pasar, mereka memilih menambah eksposur pada harga yang lebih rendah. Akumulasi ini membantu meredam momentum penurunan dan menstabilkan pergerakan harga Dogecoin. Pola serupa juga pernah terjadi pada koreksi DOGE sebelumnya yang kemudian diikuti oleh fase pemulihan.

    Indikator makro turut memperkuat narasi akumulasi. Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) Dogecoin kini masuk ke zona peluang, berada di kisaran -17% hingga -25%. Rentang ini menunjukkan sebagian besar pemegang DOGE berada dalam posisi rugi yang belum direalisasikan.

    Secara historis, kondisi tersebut sering menjadi titik awal fase pemulihan. Saat kerugian belum direalisasikan semakin dalam, tekanan jual cenderung berkurang karena investor enggan mengunci kerugian. Pada fase ini, akumulasi biasanya meningkat dan harga berpotensi pulih setelah tekanan jual mereda.

    Baca juga: Dogecoin Melemah ke US$0,1215, Analis Soroti Pola Historis 19 Pekan

    Gerak Histori Dogecoin

    Dari sisi harga, Dogecoin diperdagangkan di sekitar USD 0,105 pada saat penulisan. Sebelumnya, DOGE sempat menyentuh level terendah harian di USD 0,094, yang menjadi titik terlemah dalam beberapa pekan terakhir. Aksi beli saat harga turun membantu DOGE kembali menembus level USD 0,100 dan menjadikannya sebagai area support jangka pendek.

    Selama harga bertahan di atas USD 0,100, peluang pemulihan masih terbuka. Jika DOGE mampu menembus resistance di USD 0,110, momentum berpotensi menguat dan mendorong harga ke area USD 0,117 untuk menutup sebagian kerugian sebelumnya.

    Namun, risiko penurunan tetap ada. Jika DOGE gagal mempertahankan level USD 0,100, tekanan jual bisa kembali meningkat dan mendorong harga turun ke USD 0,094 atau bahkan lebih rendah. Skenario tersebut akan membatalkan prospek pemulihan jangka pendek dan menunda potensi rebound hingga permintaan kembali menguat.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 3 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 3 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, perilaku akumulatif di tengah penurunan harga mengindikasikan kepercayaan holder jangka panjang. Jika tekanan jual mereda, struktur MVRV yang rendah ini berpotensi memicu pemulihan cepat, menjadikan penurunan ini sebagai peluang akumulasi.

    Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $75.000, Support Diuji

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan setelah mengalami koreksi signifikan.

    Berdasarkan data pasar terbaru via Tokocrypto pada Senin (2/2), harga BTC hari ini berada di level $75.707,60, melemah sekitar 4,48% dalam 24 jam terakhir.

    Penurunan ini memperpanjang tren negatif yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir dan menempatkan Bitcoin dalam fase konsolidasi bearish.

    Secara keseluruhan, kondisi pasar kripto masih didominasi sentimen risk-off, dengan investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk aset digital utama seperti Bitcoin.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok ke $78.888, Tekanan Dominan

    Tekanan Jangka Pendek Masih Kuat

    Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin mencatatkan harga terendah di $74.551,33 dan tertinggi di $79.142,52.

    Fluktuasi ini menunjukkan volatilitas yang tetap tinggi, meskipun arah pergerakan masih condong ke bawah.

    Penurunan harian sebesar -$3.532,64 (-4,48%) menandakan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda. Bahkan, dalam skala waktu yang lebih luas, performa Bitcoin terlihat semakin tertekan.

    Kinerja BTC dalam Beberapa Periode Waktu

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin 2 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin 2 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika melihat data historis, pelemahan Bitcoin terlihat konsisten:

    • 7 hari terakhir: turun 13,74%
    • 30 hari: terkoreksi 16,45%
    • 60 hari: turun 19,37%
    • 90 hari: anjlok hingga 29,65%

    Angka-angka ini menunjukkan bahwa tren menengah hingga jangka panjang Bitcoin saat ini masih berada dalam fase bearish.

    Jarak yang cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07 menegaskan bahwa pasar masih dalam proses penyesuaian setelah fase euforia sebelumnya.

    Kapitalisasi Pasar dan Volume Perdagangan

    Seiring dengan penurunan harga, kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,506 triliun, tetap menjadikannya aset kripto terbesar di dunia dengan peringkat pertama.

    Namun, kapitalisasi pasar yang terdilusi sepenuhnya (FDV) tercatat di $1,582 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh suplai beredar.

    Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi 24 jam mencapai $61,22 miliar.

    Volume yang relatif tinggi ini mengindikasikan bahwa minat pasar masih ada, namun sebagian besar aktivitas cenderung bersifat distribusi, bukan akumulasi agresif.

    Struktur Pasokan Bitcoin Tetap Solid

    Dari sisi fundamental suplai, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,16% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Kelangkaan struktural ini tetap menjadi salah satu pilar utama nilai jangka panjang Bitcoin.

    Namun, dalam jangka pendek, faktor makro dan sentimen pasar masih lebih dominan dibandingkan narasi kelangkaan.

    Investor cenderung menunda akumulasi besar hingga muncul sinyal stabilisasi harga yang lebih jelas.

    Sentimen Pasar dan Level Teknis Penting

    Pergerakan harga BTC dalam 1 jam terakhir yang turun 0,93% menunjukkan tekanan jual masih aktif dalam timeframe rendah.

    Area $74.500–$75.000 kini menjadi zona support penting yang harus dipertahankan untuk mencegah penurunan lebih dalam.

    Jika level tersebut ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lanjutan ke area psikologis berikutnya dapat terbuka.

    Sebaliknya, jika Bitcoin mampu bertahan dan memantul dari zona ini, peluang technical rebound jangka pendek masih terbuka, meski dalam konteks tren bearish.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $84.121, Sinyal Rebound?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase tekanan kuat, dengan koreksi signifikan dalam berbagai timeframe.

    Penurunan ke level $75.707 menegaskan dominasi seller di pasar, sementara volatilitas tetap tinggi.

    Meski fundamental jangka panjang Bitcoin tidak berubah, sentimen jangka pendek hingga menengah masih cenderung negatif.

    Investor dan trader disarankan untuk mencermati level support krusial serta perkembangan sentimen global sebelum mengambil keputusan, karena arah pergerakan Bitcoin selanjutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga bertahan di area saat ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Anjlok ke $0,152, Sentimen Pasar Memburuk

    Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan signifikan, yang terpantau via Coinmarketcap pada Senin (2/2).

    Dalam 24 jam terakhir, harga PI turun 5,4% ke level $0,152, memperpanjang tren pelemahan yang sudah berlangsung sejak awal tahun.

    Penurunan ini terjadi di tengah kombinasi faktor negatif mulai dari lonjakan suplai token, kerusakan struktur teknikal, hingga sentimen pasar kripto global yang memasuki fase risk-off ekstrem.

    Pergerakan harga terbaru ini membuat PI semakin terpuruk jauh dari rekor tertingginya, sekaligus memunculkan kekhawatiran baru terkait keberlanjutan nilai token di tengah tekanan fundamental yang belum mereda.

    Baca Juga: Harga Pi Network Terjun 6% dalam Sehari, Tekanan Token Kian Besar

    Tekanan Unlock Token Semakin Membesar

    Salah satu faktor utama di balik anjloknya harga PI adalah percepatan unlock token. Sepanjang Februari 2026, lebih dari 133 juta token PI telah masuk ke sirkulasi.

    Jumlah ini hanyalah bagian awal dari total sekitar 1,3 miliar token PI yang dijadwalkan akan dilepas ke pasar dalam 12 bulan ke depan.

    Dengan rata-rata unlock harian mencapai 4,6 juta PI, tekanan suplai meningkat drastis.

    Dalam kondisi permintaan yang lemah, mekanisme ini secara langsung menggerus kelangkaan token dan menciptakan overhang suplai yang sulit diserap pasar.

    Lonjakan volume perdagangan hingga 300% ke kisaran $28 juta dalam 24 jam justru mengindikasikan bahwa sebagian besar aktivitas berasal dari aksi jual, bukan akumulasi.

    Hal ini memperkuat sinyal bahwa investor dan holder memanfaatkan setiap reli kecil sebagai peluang untuk keluar dari posisi.

    Breakdown Teknikal Memperburuk Sentimen

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 2 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 2 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap

    Dari sisi analisis teknikal, kondisi PI saat ini berada dalam fase yang sangat rentan.

    Harga resmi menembus support psikologis di $0,20, level yang sebelumnya dianggap sebagai zona pertahanan utama.

    Breakdown ini memicu aksi jual lanjutan dan mempercepat pelemahan harga.

    Indikator RSI (14) berada di level 21,81, menandakan kondisi oversold ekstrem. Namun, sinyal oversold ini belum diikuti dengan konfirmasi pembalikan arah (reversal).

    Indikator MACD masih menunjukkan momentum bearish tanpa adanya divergensi positif yang signifikan.

    Selain itu, harga PI kini berada di bawah seluruh moving average utama, dengan SMA 7 hari di $0,1666 dan SMA 30 hari di $0,1925.

    Struktur ini mengonfirmasi dominasi seller dalam jangka pendek hingga menengah.

    Jika tekanan jual berlanjut, area $0,15 menjadi support krusial berikutnya. Kegagalan bertahan di level tersebut berpotensi membuka jalan menuju area psikologis $0,10.

    Sentimen Pasar Kripto Masuk Fase Extreme Fear

    Tekanan terhadap PI juga tidak terlepas dari kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

    Dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin turun sekitar 5% ke area $83.000, menyeret mayoritas altcoin ke zona merah.

    Total kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 6%, sementara Fear & Greed Index jatuh ke level 15, menandakan kondisi extreme fear.

    Dalam fase seperti ini, investor cenderung menghindari aset berisiko tinggi, termasuk altcoin dengan fundamental dan likuiditas yang relatif lemah.

    Meski demikian, penurunan PI terbilang jauh lebih dalam dibanding pasar secara umum.

    Dari rekor tertingginya di $2,98, harga PI telah terkoreksi sekitar 93%, jauh melampaui penurunan rata-rata pasar kripto dalam 30 hari terakhir.

    Baca Juga: Rebound Mendadak! Harga Pi Network Naik 6,5% dalam 24 Jam

    Pelemahan harga Pi Network mencerminkan kombinasi berbahaya antara tokenomics yang inflasioner, struktur teknikal yang rusak, dan psikologi pasar yang rapuh.

    Meski indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang secara teori bisa memicu rebound jangka pendek, tekanan dari pipeline unlock 1,3 miliar token membuat potensi pemulihan terlihat terbatas tanpa katalis kuat.

    Fokus utama investor saat ini adalah level $0,15. Jika support ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi berlanjut dan membawa PI mencetak level terendah baru.

    Pasar akan terus memantau apakah ada tanda akumulasi besar atau perubahan fundamental yang mampu mengubah arah tren dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hong Kong Perkuat Posisi Global Connector Kripto, Bidik Dana Institusi

    Hong Kong semakin agresif memantapkan posisinya sebagai pusat kripto global.

    Anggota Dewan Legislatif Hong Kong, Johnny Ng, menegaskan visi kota tersebut sebagai “global connector”, penghubung strategis antara pasar modal Barat dan inovasi teknologi Timur, khususnya dari China Daratan.

    Sebagaimana dilaporkan Coindesk pada Senin (2/2), Ng mengungkapkan bahwa arah kebijakan kripto Hong Kong pada 2026 akan bergeser dari sekadar lisensi ritel menuju penguatan infrastruktur inti yang mendukung aktivitas institusional berskala besar.

    Fokus utama akan mencakup regulasi custody aset digital, perdagangan over-the-counter (OTC), serta fasilitasi transaksi dengan volume tinggi.

    Langkah ini mempertegas ambisi Hong Kong untuk menjadi yurisdiksi kripto paling matang dan ramah institusi di Asia, bahkan global.

    Baca Juga: ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Fokus Regulasi 2026: Custody, OTC, dan Likuiditas Institusional

    Menurut Johnny Ng, tahap awal regulasi kripto Hong Kong yang menitikberatkan pada perlindungan investor ritel kini telah memasuki fase lanjutan.

    Pada 2026, regulator akan memprioritaskan fondasi pasar yang dibutuhkan oleh bank, fund manager, dan investor institusi.

    Aturan custody menjadi krusial karena menyangkut keamanan aset digital bernilai miliaran dolar. Di sisi lain, regulasi OTC diperlukan untuk mengakomodasi transaksi besar tanpa mengganggu harga pasar.

    Infrastruktur perdagangan volume tinggi juga dipersiapkan untuk memastikan likuiditas dan efisiensi setara dengan pasar keuangan tradisional.

    Pendekatan ini menandai transisi Hong Kong dari sekadar crypto-friendly menjadi crypto-infrastructure hub yang siap menampung arus dana institusional global.

    “Parit Regulasi” untuk Menarik Modal Global

    Tim Research Tokocrypto menilai strategi Hong Kong sebagai langkah membangun “regulatory moat” atau parit regulasi yang sulit ditiru oleh yurisdiksi lain.

    “Hong Kong membangun parit regulasi strategis dengan memanfaatkan sistem hukum Common Law dan akses modal bebas. Ini menarik arus dana institusional yang mencari kepastian hukum di tengah ketidakpastian regulasi AS,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Berbeda dengan Amerika Serikat yang masih dibayangi ketidakjelasan aturan dan potensi penegakan hukum agresif, Hong Kong menawarkan kepastian hukum, transparansi regulasi, dan jalur kepatuhan yang jelas. Hal ini menjadikannya destinasi alternatif bagi institusi global yang ingin tetap terekspos ke aset kripto tanpa risiko regulasi berlebihan.

    Jembatan Barat dan Timur di Era Web3 dan AI

    Keunggulan strategis Hong Kong tidak hanya terletak pada regulasi, tetapi juga posisinya sebagai gerbang utama China ke pasar global.

    Meski China Daratan masih membatasi perdagangan kripto secara langsung, inovasi di sektor Web3, blockchain, dan AI terus berkembang pesat.

    Hong Kong berperan sebagai buffer zone yang memfasilitasi masuknya inovasi teknologi dari Timur ke pasar modal Barat dengan kerangka hukum internasional.

    Dalam konteks ini, kota tersebut bukan hanya pusat perdagangan aset digital, tetapi juga hub integrasi teknologi dan modal global.

    Bagi investor institusi, kombinasi ini menciptakan peluang unik: akses ke inovasi Asia dengan standar kepatuhan dan perlindungan hukum ala Barat.

    Implikasi bagi Pasar Kripto Global

    Reposisi Hong Kong sebagai global connector berpotensi mengubah peta kekuatan kripto dunia.

    Jika regulasi custody dan OTC berhasil diimplementasikan secara efektif, Hong Kong bisa menjadi pusat likuiditas institusional Asia, menyaingi bahkan melengkapi peran Singapura dan Dubai.

    Arus dana institusional yang masuk juga berpotensi meningkatkan stabilitas pasar, memperdalam likuiditas, dan mempercepat adopsi aset digital di sektor keuangan tradisional.

    Namun, tantangan tetap ada. Keberhasilan strategi ini bergantung pada konsistensi kebijakan, koordinasi regulator, serta kemampuan Hong Kong menjaga keseimbangan antara inovasi dan manajemen risiko.

    Baca Juga: Hong Kong Bersiap Ketatkan Pajak Kripto! Aturan Baru Mulai 2028

    Dengan fokus regulasi 2026 pada infrastruktur dasar kripto, Hong Kong menegaskan ambisinya sebagai penghubung global antara Barat dan Timur.

    Di tengah ketidakpastian regulasi AS, pendekatan pro-institusi berbasis kepastian hukum ini menjadi daya tarik kuat bagi modal global.

    Jika dieksekusi dengan baik, Hong Kong berpeluang menjadi epicentrum baru ekosistem kripto institusional, sekaligus gerbang utama inovasi Web3 dan AI dari Asia ke panggung dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kerugian Kripto di Januari 2026 Tembus Hampir $400 Juta

    Industri kripto kembali menghadapi tantangan serius di awal 2026.

    Sepanjang Januari, total kerugian akibat eksploitasi dan serangan siber tercatat hampir $400 juta, menurut laporan terbaru dari firma keamanan blockchain CertiK.

    Angka ini menegaskan bahwa ancaman keamanan tidak hanya berasal dari celah smart contract, tetapi semakin didominasi oleh serangan social engineering yang menargetkan pengguna secara langsung.

    Data CertiK menunjukkan bahwa sekitar 71% dari total kerugian, atau setara $284 juta, berasal dari satu insiden phishing masif.

    Dalam kasus ini, pelaku kejahatan menyamar sebagai tim dukungan resmi Trezor, salah satu merek hardware wallet paling populer di industri kripto.

    Baca Juga: Cina: Blokir Semua yang Sebut Blockchain ‘Scam’ dan Peluncuran Mata Uang Digital DCEP

    Phishing Trezor

    Menurut laporan BeInCrypto pada Senin (2/2), serangan phishing tersebut menjadi kasus terbesar di Januari 2026 dan sekaligus yang paling mengkhawatirkan.

    Dengan memanfaatkan email dan pesan palsu yang tampak meyakinkan, pelaku berhasil mengelabui korban untuk menyerahkan kredensial sensitif atau menandatangani transaksi berbahaya.

    Ironisnya, banyak korban merupakan pengguna hardware wallet, yang selama ini dianggap sebagai standar emas keamanan aset kripto.

    Insiden ini menegaskan bahwa sekuat apa pun teknologi penyimpanan aset, kesalahan manusia tetap menjadi celah terbesar.

    Pola ini juga menunjukkan pergeseran strategi para peretas.

    Alih-alih menghabiskan waktu mencari bug teknis yang kompleks, mereka kini lebih fokus mengeksploitasi psikologi pengguna: mulai dari rasa panik, kepercayaan pada merek besar, hingga kurangnya literasi keamanan digital.

    Step Finance dan Truebit

    Selain phishing Trezor, Januari 2026 juga diwarnai oleh beberapa eksploit besar lain.

    Step Finance, protokol di ekosistem Solana, dilaporkan mengalami kerugian sekitar $30 juta akibat eksploit yang memanfaatkan celah tertentu dalam sistemnya.

    Sementara itu, Truebit, proyek yang berfokus pada verifikasi komputasi off-chain, kehilangan sekitar $26,6 juta dalam insiden terpisah.

    Meski secara nominal lebih kecil dibanding phishing Trezor, dua kasus ini tetap menegaskan bahwa smart contract hack belum sepenuhnya hilang dari lanskap ancaman kripto.

    Namun, jika dilihat secara agregat, dominasi kerugian dari social engineering menunjukkan tren yang jelas: vektor serangan telah bergeser dari kode ke manusia.

    Rotasi Dana Curian ke Monero Soroti Isu Privacy Coin

    Laporan tersebut juga menyoroti pola menarik dalam pergerakan dana hasil kejahatan.

    Sebagian besar aset curian dilaporkan dirotasi ke Monero (XMR), aset kripto yang dikenal dengan fitur privasi tingkat tinggi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dominasi serangan social engineering dibanding smart contract hack menunjukkan bahwa faktor manusia tetap menjadi celah keamanan terbesar, bahkan bagi pengguna hardware wallet.

    “Rotasi aset curian ke Monero (XMR) juga menyoroti peran privacy coins dalam ekosistem kejahatan siber, berpotensi memicu regulasi lebih ketat,” ujarnya.

    Penggunaan Monero dalam aktivitas pencucian dana kembali memunculkan perdebatan lama terkait privacy coin.

    Di satu sisi, koin privasi dianggap penting untuk kebebasan finansial dan perlindungan data pengguna. Di sisi lain, regulator global semakin menyoroti perannya dalam ekosistem kejahatan siber.

    Tren ini berpotensi memicu pengetatan regulasi terhadap privacy coin, terutama di yurisdiksi yang sudah sensitif terhadap isu pencucian uang dan pendanaan ilegal.

    Implikasi bagi Industri dan Pengguna Kripto

    Kerugian hampir $400 juta dalam satu bulan menjadi pengingat keras bahwa keamanan kripto tidak hanya soal audit kode atau teknologi canggih. Edukasi pengguna kini menjadi garis pertahanan utama.

    Bagi industri, ini berarti proyek dan penyedia layanan harus meningkatkan komunikasi keamanan, memperjelas kanal resmi, serta aktif memperingatkan pengguna soal modus penipuan terbaru.

    Bagi investor dan holder individu, kewaspadaan ekstra, seperti verifikasi ganda sumber informasi dan skeptisisme terhadap pesan mendesak—menjadi keharusan.

    Baca Juga: Gila! Hacker Raup Rp  2 Triliun dari Bank Sentral Brasil dalam Sekejap!

    Lonjakan kerugian kripto di Januari 2026 menegaskan satu hal penting: faktor manusia masih menjadi target paling empuk bagi penjahat siber.

    Dominasi phishing dibanding smart contract hack menunjukkan perubahan lanskap ancaman yang signifikan.

    Dengan semakin canggihnya teknik social engineering dan meningkatnya sorotan regulator terhadap privacy coin seperti Monero, industri kripto dihadapkan pada tantangan ganda: meningkatkan keamanan pengguna sekaligus menjaga keseimbangan antara privasi dan kepatuhan.

    Tanpa perbaikan di sisi edukasi dan kesadaran, risiko kerugian serupa berpotensi terus menghantui pasar kripto sepanjang 2026.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jupiter Integrasikan Polymarket ke Solana, Investasi Strategis $35 Juta

    Jupiter, salah satu agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) terbesar di jaringan Solana, telah mengambil langkah strategis penting dalam evolusi sektor DeFi.

    Sebagaimana dikutip dari Coindesk pada Senin (2/2), Platform ini resmi mengintegrasikan Polymarket ke dalam aplikasinya di Solana, sekaligus mengumumkan investasi strategis senilai $35 juta dari ParaFi Capital.

    Langkah ini berpotensi memperluas penggunaan Jupiter dari sekadar tempat swap token menjadi pusat ekosistem keuangan dan prediksi on-chain.

    Baca Juga: Solana dan Jupiter: Kripto Menarik Perhatian Investor

    Jupiter + Polymarket: Prediction Market Native di Solana

    Integrasi Polymarket merupakan sebuah pergeseran besar bagi Jupiter dan ekosistem Solana secara keseluruhan. Kini, pengguna dapat mengakses fitur pasar prediksi secara langsung dari aplikasi Jupiter, tanpa harus keluar dari platform.

    Fitur ini menggabungkan kedalaman likuiditas Polymarket dengan skalabilitas tinggi dan biaya rendah infrastruktur Solana, memperkenalkan cara baru bagi pengguna DeFi untuk berspekulasi pada hasil peristiwa dunia nyata, mulai dari politik dan ekonomi hingga olahraga dan parameter makro.

    Prediksi pasar merupakan mekanisme finansial di mana trader memperdagangkan kontrak yang mencerminkan probabilitas suatu hasil.

    Dengan integrasi natif ini, pasar prediksi tidak lagi menjadi domain situs terpisah; melainkan terbangun sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman Jupiter, memadukan prediksi pasar dengan fitur swap, likuiditas, dan layanan keuangan lainnya.

    Solana menjadi tempat ideal bagi pengembangan ini karena throughput tinggi dan biaya transaksi rendah, memungkinkan volume aktif dan perdagangan frekuensi tinggi dengan efisiensi yang tidak selalu tersedia di jaringan lain.

    “Langkah ini memperkuat posisi Jupiter sebagai ‘Super App’ DeFi di Solana. Dukungan modal besar dari ParaFi dan ekspansi ke sektor Prediction Market memberikan katalis fundamental kuat bagi token JUP,” kata Tim Research Tokocrypto menanggapi langkah Jupiter tersebut.

    Pergerakan harga Jupiter (JUP/USDT) pada Selasa, 3 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Jupiter (JUP/USDT) pada Selasa, 3 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Investasi $35 Juta dari ParaFi Capital

    Selain ekspansi produk, Jupiter juga berhasil mengamankan investasi strategis sebesar USD 35 juta dari ParaFi Capital, sebuah dana aset digital yang dikenal sebagai pendukung infrastruktur DeFi jangka panjang.

    Pendanaan ini menunjukkan kepercayaan besar investor terhadap roadmap Jupiter dan perannya dalam lanskap Solana DeFi.

    Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur inti, termasuk alat likuiditas lanjutan, kontrol risiko, dan layanan keuangan on-chain lain yang dapat menarik basis pengguna lebih luas, baik trader ritel maupun institusional.

    Integrasi Polymarket menjadi salah satu penggunaannya, tetapi visi jangka panjangnya menempatkan Jupiter sebagai super-app DeFi yang menyediakan lebih dari sekadar agregasi swap.

    Menurut berita terkait, Jupiter seringkali memproses bagian besar volume DEX di Solana, bahkan menyumbang mayoritas swap organik pada beberapa periode, yang membuatnya menjadi elemen kunci dalam kesehatan ekosistem Solana DeFi.

    Dampak terhadap DeFi dan Prediksi Pasar

    Integrasi pasar prediksi di dalam DEX menunjukkan evolusi DeFi menjadi ruang yang lebih serbaguna. Pengguna sekarang dapat memanfaatkan:

    • Likuiditas pasar prediksi langsung dalam platform swap,
    • Prediksi hasil peristiwa global sebagai bagian dari strategi investasi yang lebih luas,
    • Potensi yield dan komposabilitas DeFi lewat token prediksi yang diperdagangkan on-chain.

    Langkah ini juga mencerminkan tren pertumbuhan penggunaan prediksi pasar dalam ekosistem kripto, sebuah segmen yang sejak 2025 telah mencatat volume perdagangan mingguan lebih dari $2 miliar di berbagai platform, terutama oleh Polymarket dan Kalshi yang aktif di ruang ini.

    Tantangan & Potensi

    Meskipun laga pengembangan menarik, Jupiter masih menghadapi sejumlah tantangan.

    Sebuah laporan lain menyebut adanya kritik komunitas terkait persyaratan keamanan untuk klaim reward dan perubahan kebijakan airdrop, yang mempengaruhi sentimen jangka pendek terhadap token JUP.

    Namun, integrasi Polymarket dan dukungan modal dari ParaFi menunjukkan bahwa Jupiter tidak hanya bertahan di tengah tantangan, tetapi sedang memperluas posisinya sebagai infrastruktur keuangan terdepan di Solana.

    Baca Juga: JupUSD Go Live di Solana: Stablecoin Baru Hasil Duet Jupiter-Ethena

    Integrasi Polymarket ke platform Jupiter bersama investasi strategis $35 juta bukan hanya menguatkan posisi Jupiter di dunia DeFi — namun juga menandai era baru bagi prediksi pasar on-chain di Solana.

    Inisiatif ini memungkinkan pengguna untuk mengakses prediksi pasar secara langsung dalam satu aplikasi, sementara modal baru dari investor besar mendukung ekspansi fitur dan skala operasional yang lebih luas.

    Bagi pasar kripto secara umum, kabar ini menunjukkan bagaimana DeFi mengalami diversifikasi produk dengan menggabungkan tradFi-style prediksi pasar, likuiditas on-chain, dan infrastruktur perdagangan canggih dalam satu ekosistem terpadu.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Makin Turun! Saatnya Goodbye?!

    Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

    Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Harga emas mencetak rekor dengan mencapai $5.500 dan Perak mencapai $120 per ons. Dipicu oleh Shutdown AS, Intervensi Mata Uang, Eskalasi Tarif.
      • Uni Eropa dan India secara resmi mengumumkan perjanjian perdagangan bebas.
      • Dolar AS mencapai level terendah dalam 4 tahun.
    2. Makroekonomi Nasional
      • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 72 persen dari para pelaku usaha aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir tahun 2025.
      • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penutupan sebanyak 1.399 unit mesin ATM (termasuk CDM dan CRM) sepanjang tahun 2025, menyisakan total 89.774 unit di seluruh Indonesia pada kuartal III.
      • IHSG anjlok lebih dari 8% hingga trading halt karena keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara rebalancing indeks saham Indonesia mulai Februari 2026.
    3. Performa Pasar Kripto
      • Market Cap & Volume mulai stabil di kisaran $3.02 Triliun (+0.55%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index naik tipis ke level $178.37 (+0.49%). Walaupun mulai menghijau, mental pelaku pasar belum sepenuhnya pulih; indikator Fear & Greed masih tertahan di angka 37, menandakan investor masih diselimuti rasa ‘Fear’ atau was-was saat mengambil keputusan.
      • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index merosot ke skor 25/100. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa musim Bitcoin Season’ semakin mendominasi. Arus uang investor terlihat masih mendominasi di Bitcoin dan belum berani mengambil risiko untuk berputar secara agresif ke pasar altcoin.
      • Sektor Pump Fun Ecosystem (+892%) dan Animal Memes (+464%) mendominasi narasi spekulasi meme yang sangat agresif. Token PENGUIN naik drastis sebesar (+7.056%), diikuti oleh SKR (+220%) dan PIPPIN (+81.19%).
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
      • Capx AI (CAPX) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~84.4%).
      • Bitcoin Risk Index → Indeks risiko naik ke level 55.58, pasar dalam kondisi bahaya jika level $84.500 gagal dipertahankan.

    📌 Kesimpulan: Fokus ke sektor Pump Fun Ecosystem dan Animal Memes yang sedang memiliki arus modal paling deras minggu ini. Hindari aset dengan jadwal rilis token ekstrem seperti Capx AI (CAPX) (~84.4%) dan Berachain (BERA) (~45.9%), karena potensi koreksi harganya sangat nyata. Di sisi lain, trader bisa memanfaatkan akumulasi pada token seperti Ethena. Mengingat sentimen pasar masih di zona ‘Fear’ (37) dan Bitcoin Season (25) semakin kuat. Batasi all-in pada aset memes dan jangan terlalu lama menahan posisi terbuka, cuan is number one.

    Makroekonomi Global

    Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto
    Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto.
    • Uni Eropa resmi memasukkan Rusia ke dalam daftar hitam (blacklist) negara-negara yang memiliki risiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme.
    • Harga emas mencetak rekor dengan mencapai $5.500 dan Perak mencetak $120 per ons. Dipicu oleh Shutdown AS, Intervensi Mata Uang, Eskalasi Tarif.
    • Presiden Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif impor barang Korea Selatan menjadi 25%.
    • Uni Eropa dan India secara resmi mengumumkan perjanjian perdagangan bebas.
    • Dolar AS mencapai level terendah dalam 4 tahun.

    Makroekonomi Nasional

    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 72 persen dari para pelaku usaha aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir tahun 2025.
    • IHSG anjlok lebih dari 8% hingga trading halt karena keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara rebalancing indeks saham Indonesia mulai Februari 2026.
    • Presiden Prabowo Subianto membawa kesepakatan investasi senilai £4 miliar atau sekitar Rp91,67 triliun dari Inggris dengan fokus pada sektor maritim.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penutupan sebanyak 1.399 unit mesin ATM (termasuk CDM dan CRM) sepanjang tahun 2025, menyisakan total 89.774 unit di seluruh Indonesia pada kuartal III.
    • Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini memiliki wewenang untuk memblokir akses penunggak pajak terhadap berbagai layanan publik, termasuk layanan perbankan, imigrasi, dan perizinan usaha. 

    Kalender Makroekonomi

    Jan 26, 2026 U.S. Durable Goods Orders MoM U.S. Durable Goods Orders MoM
    Actual: 5.3% 
    Forecast: 3.1% 
    Previous: -2.1%→ Pesanan barang tahan lama AS melonjak 5,3%, jauh melampaui ekspektasi pasar dan membalikkan kontraksi bulan sebelumnya.

    Data ekonomi yang sangat kuat ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto; indikasi ekonomi yang masih “panas” ini mengurangi urgensi bagi The Fed untuk memangkas suku bunga, sehingga berpotensi memperkuat Dolar AS dan menahan likuiditas masuk ke aset berisiko.

    Jan 29, 2026 Fed Interest Rate Decision Fed Interest Rate Decision
    Actual: – (Dijadwalkan 29 Jan 2026)
    Forecast: 3.75%
    Previous: 3.75%Pasar memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga di level 3,75% (status quo). Sentimen saat ini cenderung Netral dan wait-and-see; jika The Fed benar-benar menahan suku bunga sesuai prediksi, pasar kripto kemungkinan akan bereaksi datar dan fokus sepenuhnya pada konferensi pers Jerome Powell untuk sinyal pemangkasan di masa depan. Namun, kejutan pemangkasan (rate cut) akan menjadi katalis Bullish eksplosif.
    Jan 29, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
    Actual: – 
    Forecast: 202K 
    Previous: 200K→ Pasar memproyeksikan klaim pengangguran stabil di angka rendah 202K. Data ini sangat krusial; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (tanda pelemahan pasar tenaga kerja), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena memperbesar peluang The Fed untuk segera memangkas suku bunga (“bad news is good news”).

    Sebaliknya, angka di bawah ekspektasi akan dianggap Bearish karena memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan ketat.

    Jan 30, 2026 (Dec) U.S. Producer Price Index (PPI) MoM U.S. Producer Price Index (PPI) MoM 
    Actual: – 
    Forecast: 0.2% 
    Previous: 0.2%→ Data inflasi tingkat produsen ini diproyeksikan stabil di 0.2%. Jika angka aktual nanti dirilis di bawah 0.2%, ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena mengonfirmasi tren disinflasi yang membuka jalan bagi pemangkasan suku bunga. Sebaliknya, angka di atas ekspektasi akan dianggap Bearish karena menandakan tekanan harga yang “lengket”, menyulitkan The Fed untuk melunakkan kebijakan moneternya.
    Kesimpulan Pasar kripto mengawali minggu ini di bawah tekanan Bearish akibat data Durable Goods AS yang terlalu kuat, yang memicu kekhawatiran bahwa ekonomi belum cukup dingin untuk pemangkasan suku bunga segera.

    Saat ini, investor berada dalam mode wait-and-see yang tegang menjelang “Rabu Super” (keputusan The Fed & klaim pengangguran) serta rilis data inflasi PPI di akhir minggu.

    Arah pasar selanjutnya sangat bergantung pada apakah data mendatang mampu memberikan sinyal pelemahan ekonomi (“bad news is good news”) atau justru memperkuat narasi kebijakan moneter ketat yang membebani aset berisiko.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
    Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
    • Senator Negara Oklahoma, Dusty Deevers, memperkenalkan RUU Senat 2064 untuk mengizinkan pegawai negeri, bisnis, dan warga untuk menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin secara sukarela. 
    • Swiss memberlakukan kebijakan pajak keuntungan modal (capital gains tax) sebesar 0% untuk investor individu Bitcoin dan aset kripto. 
    • Otoritas Jasa Keuangan (FSA) Jepang sedang memfinalisasi rencana untuk melegalkan Exchange-Traded Funds (ETF) mata uang kripto pada tahun 2028
    • Anggota parlemen Rhode Island memperkenalkan RUU S 2198 untuk membentuk komisi legislatif khusus yang bertugas mempelajari teknologi blockchain dan inovasi aset digital secara mendalam. 
    • Bank Sentral Korea (BoK) resmi mengizinkan warga negara Korea Selatan untuk berinvestasi pada aset virtual (crypto) terbitan luar negeri. 

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    • Clapp memperkenalkan produk pinjaman berbasis kripto yang memungkinkan pengguna menjaminkan Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) dengan bunga 0%.
    • AFP Protección, pengelola dana pensiun terbesar kedua di Kolombia, mengonfirmasi rencana peluncuran dana investasi Bitcoin untuk klien berkualifikasi. 
    • VanEck secara resmi meluncurkan VanEck Avalanche ETF (VAVX) di Nasdaq.
    • Ripple resmi menjalin kemitraan dengan Jeel dari Riyad Bank, untuk mempercepat adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan Arab Saudi sejalan dengan agenda nasional Visi 2030.
    • Hang Seng Investment Ltd. mengumumkan peluncuran “Hang Seng Gold ETF” yang akan listing di Bursa Efek Hong Kong pada 29 Januari 2026.

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Minggu ini pasar kripto mengalami gelombang “demam meme” yang sangat ekstrem. Arus modal investor terlihat berpindah secara agresif dari aset-aset utilitas menuju aset spekulatif yang berbasis humor dan komunitas viral. Sektor ekosistem peluncuran meme mencatatkan rekor kenaikan harga yang fantastis, menandakan selera risiko pasar sedang berada di titik tertinggi.

    📈 Highlights:

    • Supercycle Meme 💥 Sektor Pump Fun Ecosystem memimpin pasar dengan kenaikan yang mencengangkan sebesar +892%, disusul oleh sektor Animal Memes yang terbang setinggi +464%. Tidak ketinggalan, Bonk Fun Ecosystem (+276%) dan kategori umum Memes (+241%) juga mendominasi papan hijau, mengonfirmasi bahwa narasi utama minggu ini sepenuhnya dikuasai oleh aset memes.
    • Dominasi Ekosistem Solana & Binance 🌐 Di balik kegilaan meme, infrastruktur pendukungnya juga ikut terangkat. Sektor Binance Alpha mencatat kenaikan sebesar +124%, sementara Solana Ecosystem tumbuh +70.83%. Hal ini wajar mengingat Solana saat ini menjadi rumah utama bagi aktivitas perdagangan meme yang sedang booming.
    • Top Gainers (Rekor PENGUIN) 🐧 Prestasi paling mencolok minggu ini diraih oleh token PENGUIN yang meroket gila-gilaan hingga +7.056%. Di posisi selanjutnya, token SKR masih mempertahankan momentumnya dengan kenaikan +220%, diikuti oleh PIPPIN sebesar +81.19%. Data ini mempertegas bahwa investor sedang berlomba-lomba mencari token dengan potensi return ribuan persen dalam waktu singkat.

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Pada minggu sebelumnya Bitcoin diprediksi akan tetap mengalami pelemahan, pun kalau naik hanya untuk turun kembali. Tetapi, hal tersebut belum terjadi. Jadi, gimana?

    Gini, timeframe daily menunjukkan adanya kenaikan pada saat ini(28 Januari), tetapi indikator MA banyak mengatakan bahwa tren sedang sangat melemah dan kuat untuk turun, ditambah dengan price action yang sudah turun dari garis ascending trianglenya. Maka Bitcoin tetap diprediksi mengalami pelemahan seperti minggu lalu dengan target fibonacci retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607) yang didukung indikator RSI < 50. Terus naik gak min? Bisa, tapi sulit.

    Terus, gimana weeklynya? Timeframe weekly menunjukkan pergerakan secara garis besar. Sayangnya hal ini ditunjukkan melemah juga yang ditandai dengan adanya satu candle merah/hitam yang kuat, ditambah dengan garis MA 14 dan 50 akan crossing yang menunjukkan adanya death cross, tidak lupa juga didukung dengan RSI < 50. Hal ini semakin menunjukkan bahwa Bitcoin sangat melemah dibanding komoditas lainnya. Jadi, apa yang harus dilakukan? Akumulasi jangka panjang untuk Bitcoin sangat oke, tetapi harus bisa kuat untuk menghadapi adanya volatilitas jangka pendek. Ingat, Bitcoin adalah the Godfather-nya crypto.

    Daily:

    • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kelemahan yang sangat kuat.

    Weekly:

    • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan akan menembus MA 50.

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.

    ⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Bitcoin saat ini bergerak sideways di rangenya pada kisaran harga $89.000, diapit oleh dua tembok likuiditas tebal yang jaraknya semakin menyempit. Grafik menunjukkan para pedagang menumpuk posisi leverage mereka sangat dekat dengan harga pasar saat ini.

    • Likuiditas Atas ($91.500) Terdapat garis kuning terang tepat di atas harga pasar, yakni di level $91.500. Ini menandakan adanya konsentrasi posisi Short yang besar. Jika harga mencoba naik, area ini akan menjadi “tembok beton” pertama yang memicu tekanan jual, membuat harga sulit menembus ke atas dalam jangka pendek.
    • Likuiditas Bawah ($86.000 – $87.000) Di sisi bawah, pertahanan terakhir terlihat sangat tebal di rentang $86.000 hingga $87.000. Warna cerah di area ini menunjukkan banyaknya antrian beli (Long) yang siap menahan harga agar tidak jatuh lebih dalam menuju level $84.000.

    🔍 Insight:Rentang pergerakan Bitcoin telah bergeser ke bawah. Pasar kini menjadikan $87.000 sebagai pertahanan yang krusial, sementara $91.000 menjadi target pemulihan yang berat untuk ditembus.

    BTC: Whale >1K to Binane Inflow

    Tekanan jual kembali menghantui pasar Bitcoin hingga menyeret harga jatuh ke bawah level $88.000. Grafik mengonfirmasi bahwa penurunan harga ini dipicu oleh aktivitas distribusi dari investor besar (whales) yang memindahkan aset mereka ke bursa untuk dijual.

    • Lonjakan Inflow Paus (2.000 BTC): Terdeteksi adanya arus masuk (inflow) signifikan sebesar 2.000 BTC ke bursa Binance.  Lonjakan batang biru pada grafik ini menjadi indikator teknis bahwa para paus sedang memindahkan Bitcoin mereka ke bursa, sebuah langkah persiapan eksekusi jual yang menekan harga pasar.
    • Sinyal “Overheating” Jaringan: Sentimen negatif diperkuat oleh rekor biaya transaksi harian jaringan Solana yang menembus $37,5 juta. Pola biaya ekstrem ini mirip dengan kejadian 10 Oktober lalu (saat BTC di $114k), yang secara historis menjadi sinyal puncak pasar (top signal) sebelum akhirnya harga terkoreksi tajam sebesar 27%.

    🔍 Insight: Pasar sedang berada di fase rawan koreksi. Kombinasi antara suplai Bitcoin yang masuk ke bursa dan indikator jenuh beli (overheating) di pasar altcoin menandakan bahwa tekanan turun masih mendominasi tren jangka pendek.

    Bitcoin Risk Index

    Bitcoin saat ini sedang dalam fase “lampu kuning”, berjuang keras bertahan di level $88.000 sementara arus uang global mulai beralih ke aset komoditas seperti emas. Grafik Indeks Risiko menunjukkan lonjakan tajam yang memperingatkan adanya bahaya volatilitas tinggi.

    • Lonjakan Risiko Pasar (Indeks 55.58) Indeks Risiko Bitcoin tercatat melonjak naik ke angka 55.58, meninggalkan zona aman (garis biru) yang sempat terjadi sebelumnya. Kenaikan risiko ini mengonfirmasi ketidakstabilan pasar setelah harga gagal bertahan di atas $89.200, menandakan bahwa sentimen investor sedang memburuk.
    • Pertahanan Terakhir di $84.500 

    Zona harga $84.500 kini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi para pembeli (bulls). Analisis memproyeksikan jika level ini jebol, pasar berisiko mengalami koreksi tajam menuju $74.000. Namun, sedikit kabar baik terlihat dari penurunan rasio leverage, yang berarti spekulasi nekat di pasar berjangka mulai berkurang.

    🔍 Insight:Pasar berada di titik krusial; tren risiko yang menanjak tajam menuntut kewaspadaan penuh, di mana kegagalan mempertahankan support saat ini dapat memicu tren bearish lanjutan.

    Bitcoin: Fund Flow Ratio – Binance

    Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran harga $88.900, tetapi indikator aliran dana menunjukkan kondisi yang cukup tenang. Data dari bursa Binance memperlihatkan rasio aliran dana yang relatif rendah dibandingkan aktivitas jaringan secara keseluruhan.

    • Rasio Aliran Dana Rendah (0,016) Indikator Fund Flow Ratio saat ini berada di level 0,016, sebuah angka yang tergolong rendah. Hal ini menandakan bahwa mayoritas transaksi Bitcoin yang terjadi di blockchain saat ini tidak ditujukan untuk masuk ke bursa (biasanya untuk dijual), melainkan hanya perpindahan antar dompet pribadi atau aktivitas non-bursa lainnya.
    • Suplai Terkontrol & Tekanan Jual Minim Rendahnya rasio ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual saat ini sangat terbatas dan tersebar. Grafik menunjukkan tidak adanya lonjakan aktivitas distribusi massal dari investor besar ke bursa, yang berarti suplai di pasar masih cukup terkendali.

    🔍 Insight: Meskipun harga sedang dalam fase krusial, struktur pasar tetap sehat karena minimnya niat investor untuk melikuidasi aset mereka secara massal di bursa saat ini.

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    Ethereum Foundation mengumumkan pembentukan tim keamanan khusus dan alokasi dana awal sebesar $2 juta untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum (post-quantum security) yang dipimpin oleh Thomas Coratger.

    Rainbow secara resmi mengumumkan bahwa pengambilan snapshot saldo dan poin untuk alokasi airdrop token $RNBW akan dilakukan pada hari Senin, 26 Januari pukul 16:20 EST. Pengguna masih memiliki kesempatan terakhir untuk mengakumulasi “Rainbow Points” sebelum distribusi token (TGE) yang dijadwalkan pada 5 Februari.

    Tim Moonbirds mengumumkan migrasi ke kontrak baru dan portal klaim untuk Nesting 2.0. Mereka menegaskan bahwa belum ada link yang live dan memperingatkan komunitas akan banyaknya link phising/scam yang beredar. Satu-satunya sumber resmi adalah akun X @moonbirds dan Discord resmi mereka.

    Bitcoin Layer 2 berbasis ZK, Citrea, resmi meluncurkan mainnet dan stablecoin ctUSD. Didukung oleh Founders Fund dan Galaxy, Citrea menggunakan teknologi zkEVM untuk membawa aplikasi keuangan seperti lending langsung ke jaringan Bitcoin dengan keamanan settlement on-chain.

    Peluncuran HIP-3 di Hyperliquid memungkinkan developer men-stake 500.000 HYPE untuk membuat pasar perpetual aset apa pun (seperti saham/komoditas) tanpa izin terpusat. Inovasi ini mendorong Open Interest (OI) mencapai All-Time High, didorong oleh lonjakan volume trading komoditas seperti Perak (Silver).

    Analisis On Chain Altcoin

    RAIN Token mencetak rekor ATH di atas level $0,0110, didukung oleh data on-chain yang menunjukkan penurunan drastis aktivitas “spent coins” (koin yang dipindahkan/dijual). Sejak 22 Januari, volume koin yang bergerak turun hampir 76% dari 104,8 juta menjadi 25,4 juta, menandakan pemegang aset (holders) memilih menahan diri dan tidak melakukan aksi ambil untung (profit-taking) saat ini.

    Data on-chain menunjukkan bahwa harga Ethereum (ETH) saat ini berada dalam rentang akumulasi yang sangat menarik bagi investor besar atau “whale”. Tingkat harga realisasi (realized price) dari alamat-alamat penampung aset kini berfungsi sebagai level support teknikal yang solid.

    Data on-chain Link menunjukkan rasio MVRV 30-hari yang berada di angka -9,5%, mengindikasikan bahwa LINK secara fundamental sedang berada di wilayah undervalued (jenuh jual) yang secara historis sering mendahului fase akumulasi atau pembalikan tren.

    Render (RENDER) menunjukkan sinyal pembalikan tren positif meskipun sempat terkoreksi 4% dalam 24 jam terakhir. Data on-chain exchange flow mencatat perubahan signifikan dari arus masuk besar-besaran di akhir Desember menjadi arus keluar bersih (net outflow) sekitar 9.800 token, menandakan bahwa tekanan jual telah mereda secara drastis.

    World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung oleh Donald Trump, baru-baru ini melakukan transaksi besar dengan menjual kepemilikan Wrapped Bitcoin (WBTC) senilai sekitar 8 juta dolar. Dana hasil penjualan tersebut langsung digunakan untuk membeli 2.868 Ether (ETH) melalui transaksi on-chain yang dapat dilacak secara publik oleh analis.

    Token Unlock

    Mengawali minggu pertama Februari 2026 (02-06 Februari), pasar kripto akan menghadapi ujian likuiditas yang cukup berat. Investor perlu mewaspadai potensi volatilitas tinggi, karena terdapat beberapa proyek yang menjadwalkan pelepasan token dalam proporsi yang sangat ekstrem dibandingkan kapitalisasi pasarnya. Keseimbangan antara suplai baru dan permintaan pasar akan menjadi penentu utama pergerakan harga minggu ini.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Peringatan “Zona Bahaya” minggu ini tertuju pada Capx AI (CAPX). Proyek ini akan mengalami inflasi suplai yang sangat ekstrem, melepas token senilai 84.4% dari total kapitalisasi pasarnya pada 5 Februari. Risiko dilusi nilai aset ini sangat tinggi. Selain itu, Berachain (BERA) juga akan menghadapi tekanan jual besar dengan rilis 45.9% tokennya pada 6 Februari, serta Quack AI (Q) yang melepas 24.7% suplainya di awal minggu. Hindari menangkap pisau jatuh pada aset-aset ini tanpa manajemen risiko yang ketat.
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Kategori risiko moderat minggu ini hanya diisi oleh Lagrange Labs (LA) yang dijadwalkan melepas 5.94% token ke pasar pada 4 Februari. Meskipun persentasenya single digit, penambahan suplai ini tetap berpotensi mengguncang order book jika volume perdagangan harian sedang tipis saat jadwal rilis tiba.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baiknya, Ethena (ENA) hanya mencatatkan rilis 1.18%, COCA (COCA) dan Keeta (KTA) masing-masing melepas 3.81% dan 3.74%. Aset lainnya seperti Sleepless AI (AI), Neutron (NTRN), dan TARS AI (TAI) juga berada di kisaran 1-3%. Tingkat inflasi suplai di bawah 5% seperti ini umumnya dianggap sebagai fluktuasi rutin yang dapat diserap oleh pasar tanpa merusak tren harga jangka panjang.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Jauhi “Zona Merah” (CAPX & BERA): Peringatan keras untuk menahan diri dari membeli Capx AI (CAPX) dan Berachain (BERA) menjelang tanggal rilis. Dengan lonjakan suplai beredar yang mencapai 45% hingga 84%, tekanan jual di pasar akan sangat masif. Sangat sulit bagi harga untuk bertahan stabil menghadapi banjir suplai sebesar ini. Lebih bijak untuk menunggu hingga volatilitas mereda pasca-unlock.
    • Waspada Guncangan Likuiditas (Quack AI): Quack AI (Q) yang memiliki kapitalisasi pasar kecil (sekitar $29 Juta) tetapi harus menanggung beban rilis token sebesar 24.7%. Kombinasi pasar yang kecil (low cap) dengan inflasi suplai yang besar berpotensi memicu pergerakan harga yang sangat volatil dan tidak terprediksi. 
    • Momentum Serok Bawah (ENA & NTRN): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada proyek fundamental seperti Ethena (ENA) atau Neutron (NTRN) justru bisa menjadi peluang emas untuk akumulasi. Karena persentase rilis tokennya sangat minim (hanya di kisaran 1%), efek penurunannya biasanya hanya bersifat sementara dan harga cenderung cepat pulih (rebound) mengikuti tren utama pasar.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto minggu ini memperlihatkan sedikit pemulihan harga. Market Cap & Volume perlahan naik ke angka $3.02 Triliun, naik tipis +0.55%. Hal ini juga ditunjukkan pada CoinMarketCap 100 Index yang menghijau di $178.37 (+0.49%). Meskipun grafik mulai berwarna hijau, mental investor belum sepenuhnya tenang.

    Indikator Fear & Greed masih tertahan di angka 37 dengan status ‘Fear’ (Takut), yang berarti pelaku pasar masih sangat waspada dan belum berani terlalu agresif. Yang menarik, CMC Altcoin Season Index justru turun ke skor 25/100. Penurunan skor ini semakin mempertegas dominasi ‘Bitcoin Season’. Artinya, meskipun pasar sedikit pulih, arus uang utama masih terkunci rapat di Bitcoin dan belum ada tanda-tanda rotasi modal yang signifikan ke aset-aset alternatif (altcoin).

    🔮Outlook Minggu Depan:

    ✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

    • Bullish case: Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.
    • Bearish case: Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona $91.500 ➜ Menjadi resistance terkuat yang menahan kenaikan harga saat ini.
    • Zona $86.000 – $87.000 ➜ Area support yang krusial untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

    Narrative utama:

    • Sektor Pump Fun Ecosystem (+892%) dan Animal Memes (+464%) mendominasi narasi spekulasi meme yang sangat agresif. 
    • Token PENGUIN naik drastis sebesar (+7.056%), diikuti oleh SKR (+220%) dan PIPPIN (+81.19%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • BTC Whale (>1K) Inflow → Lonjakan deposit 2.000 BTC ke Binance.
    • Bitcoin Risk Index → Indeks risiko naik ke level 55.58, pasar dalam kondisi bahaya jika level $84.500 gagal dipertahankan.
    • BTC Fund Flow Ratio → Rasio rendah di angka 0,016 menunjukkan bahwa aktivitas distribusi di bursa sebenarnya masih terbatas dan terkontrol.

    Fokus ke sektor Pump Fun Ecosystem dan Animal Memes yang sedang memiliki arus modal paling deras minggu ini. Hindari aset dengan jadwal rilis token ekstrem seperti Capx AI (CAPX) (~84.4%) dan Berachain (BERA) (~45.9%), karena potensi koreksi harganya sangat nyata. Di sisi lain, trader bisa memanfaatkan akumulasi pada token seperti Ethena. Mengingat sentimen pasar masih di zona ‘Fear’ (37) dan Bitcoin Season (25) semakin kuat. Batasi all-in pada aset memes dan jangan terlalu lama menahan posisi terbuka, cuan is number one.

    Edukasi Kripto

    Apa Dampak “US Government Shutdown” Terhadap Bitcoin?

    Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Government Shutdown terjadi ketika Kongres AS gagal menyepakati anggaran negara, sehingga layanan pemerintah non-esensial dihentikan sementara dan pegawai tidak digaji.

    Lantas, apa efeknya ke Bitcoin? Berikut 3 dampak utamanya:

    1. Ketidakpastian Pasar (Volatilitas Meningkat) Pasar keuangan paling benci ketidakpastian.

    • Jangka Pendek: Saat berita shutdown muncul, investor cenderung panik dan menarik uang dari aset berisiko (saham & kripto) untuk memegang uang tunai (Cash). Ini bisa membuat harga Bitcoin turun mendadak (koreksi).

    2. “Buta” Data Ekonomi Badan statistik pemerintah AS akan berhenti merilis data penting seperti tingkat pengangguran atau inflasi (CPI).

    • Efeknya: Bank Sentral (The Fed) kehilangan panduan data untuk menentukan suku bunga. Tanpa data yang jelas, spekulasi di pasar menjadi liar, membuat pergerakan harga Bitcoin menjadi sangat fluktuatif (naik-turun drastis tanpa arah jelas).

    3. Narasi Bitcoin sebagai “Safe Haven” Ini adalah dampak jangka menengah-panjang yang unik bagi Bitcoin.

    • Shutdown menunjukkan ketidakstabilan manajemen keuangan pemerintah (Fiat).
    • Jika situasi berlarut-larut dan Dolar AS melemah, investor akan mencari alternatif aset yang tidak dikontrol pemerintah. Di sinilah Bitcoin sering dilirik sebagai “Emas Digital” atau pelindung nilai, yang justru bisa memicu kenaikan harga.

    💡 Kesimpulan: Di awal shutdown, harga Bitcoin biasanya ikut tertekan karena kepanikan pasar global. Namun, jika krisis berlanjut, hal ini justru menjadi “iklan gratis” bagi Bitcoin untuk membuktikan fungsinya sebagai aset yang independen dari kekacauan politik pemerintah.

    Pengumuman

    Tokocrypto Tambah 5 Aset Kripto Baru dan Perluas Pasangan Perdagangan $U

    United Stables
    United Stables

    Tokocrypto kembali memperluas ekosistem aset digitalnya dengan menghadirkan lima aset kripto baru, yaitu FOGO ($FOGO), United Stable ($U), 币安人生 Binance Life ($币安人生), Brevis ($BREV), dan zkPass ($ZKP). Seluruh aset ini resmi mulai diperdagangkan pada 23 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna untuk menyusun strategi trading yang fleksibel.

    Kelima aset tersebut membawa karakteristik yang beragam. FOGO hadir sebagai blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk kebutuhan trading on-chain dengan latensi sangat rendah. United Stable ($U) berfungsi sebagai stablecoin infrastructure yang menyatukan likuiditas stablecoin dalam satu aset terpadu. Sementara itu, 币安人生 (Binance Life) merupakan meme coin berbasis budaya komunitas trader Binance tanpa utilitas teknis. Brevis fokus pada verifiable computing dengan teknologi Zero-Knowledge Proofs, dan zkPass berperan sebagai oracle yang memungkinkan verifikasi data Web2 secara aman dan privat ke Web3.

    Tidak hanya itu, Tokocrypto juga resmi membuka pasangan perdagangan baru berbasis United Stable ($U) mulai 28 Januari 2026 pukul 10.00 WIB. Sejumlah aset populer kini dapat diperdagangkan dengan pasangan $U, seperti BNB, Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan USD1. Kehadiran pasangan ini memberikan alternatif stable pair baru untuk diversifikasi strategi trading dan pengelolaan risiko volatilitas pasar.

    Tokocrypto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi serta memperluas pilihan aset digital bagi pengguna di Indonesia. Meski demikian, pengguna tetap diimbau untuk melakukan riset mandiri karena investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Seluruh informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan nasihat investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Masih Downtrend, Break US$0,112 Berisiko Likuidasi US$2,7 Juta

    Tekanan jual terhadap Hedera (HBAR) tercatat berada pada level tertinggi sepanjang 2026. Data pasar menunjukkan momentum bearish masih mendominasi pergerakan harga, meningkatkan risiko likuidasi bagi trader dengan posisi long jika level support utama gagal dipertahankan.

    HBAR hingga kini masih terjebak dalam tren turun yang telah berlangsung hampir dua bulan. Upaya pemulihan harga terus tertahan oleh aksi jual berkelanjutan, sementara struktur pasar tetap lemah. Pada saat penulisan, HBAR diperdagangkan di kisaran US$0,117, hanya sedikit di atas area support krusial US$0,114.

    Indeks Harga Hedera

    Indikator Money Flow Index (MFI) memperkuat sinyal bearish tersebut. MFI tercatat berada di bawah level netral 50, menandakan arus modal keluar lebih besar dibandingkan arus masuk. Kondisi ini mencerminkan rendahnya minat beli dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap potensi pemulihan jangka pendek.

    Tekanan makro juga menambah risiko penurunan lanjutan. Data peta likuidasi menunjukkan posisi long berada dalam kondisi rentan. Jika harga HBAR menembus support US$0,114, sekitar US$1,07 juta posisi long berpotensi terlikuidasi. Tekanan jual diperkirakan akan meningkat seiring dengan terjadinya likuidasi paksa tersebut.

    Baca juga: HBAR Terancam Turun ke US$0,080? Support US$0,102 di Ujung Tanduk

    Risiko Harga HBAR

    Risiko akan semakin besar jika harga turun di bawah US$0,112. Pada level tersebut, potensi likuidasi posisi long diperkirakan dapat mencapai lebih dari US$2,71 juta, yang berpotensi mempercepat pelemahan harga dan memperburuk sentimen pasar.

    Selama tren turun masih bertahan, HBAR berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area US$0,109. Namun demikian, skenario pemulihan masih terbuka jika tekanan jual mulai mereda. Kenaikan berkelanjutan di atas US$0,120 dapat memperbaiki sentimen pasar, sementara penembusan level US$0,125 akan membatalkan pandangan bearish dan mengindikasikan pembalikan tren jangka pendek.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penumpukan posisi likuidasi di bawah harga saat ini menciptakan risiko “efek domino” yang mematikan, di mana penurunan harga sedikit saja dapat memicu penjualan otomatis massal yang akan memperdalam kejatuhan pasar secara instan.

    “Bagi investor, kondisi indikator teknikal yang sangat lemah ini merupakan peringatan keras untuk menghindari pembelian spekulatif saat harga sedang jatuh (catching a falling knife) sebelum adanya tanda pembalikan arah yang valid,” ungkapnya.

    Untuk saat ini, pasar masih menunggu sinyal kuat apakah HBAR mampu mempertahankan support penting atau justru memasuki fase penurunan yang lebih dalam.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gagal Akuisisi Rp32 Triliun, Mastercard Kini Bidik Investasi Strategis Kripto

    Raksasa pembayaran global Mastercard dikabarkan tengah mempertimbangkan investasi strategis di perusahaan infrastruktur kripto Zerohash, setelah rencana akuisisi senilai hingga US$2 miliar atau sekitar Rp32 triliun batal terlaksana.

    Sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan kepada CoinDesk bahwa sebelumnya Mastercard telah melakukan negosiasi lanjutan untuk mengakuisisi Zerohash pada akhir tahun lalu. Namun, perusahaan infrastruktur blockchain tersebut memilih untuk tetap independen dan menolak akuisisi penuh.

    Zerohash menyediakan layanan kustodian aset digital, penyelesaian transaksi, serta jalur masuk dan keluar fiat (on-ramp dan off-ramp), yang memungkinkan perusahaan fintech dan pialang menawarkan layanan aset kripto tanpa harus membangun infrastruktur sendiri.

    “Kami tidak mempertimbangkan akuisisi oleh Mastercard. Kami menghormati tim Mastercard dan menantikan pengembangan kemitraan komersial,” ujar juru bicara Zerohash, dikutip dari CoinDesk. Ia menambahkan bahwa keputusan tetap independen dinilai paling tepat untuk menjaga inovasi bagi para pelanggan.

    Akuisisi Tidak Berjalan

    Meski akuisisi tidak berlanjut, pembicaraan terkait investasi strategis masih berlangsung. Melalui skema ini, Mastercard berpotensi memperoleh eksposur terhadap teknologi dan basis klien Zerohash tanpa mengambil alih kendali penuh perusahaan. Mastercard sendiri menolak memberikan komentar terkait kabar tersebut.

    Langkah ini sejalan dengan tren meningkatnya aktivitas merger dan akuisisi di industri kripto, di mana investor mulai melirik perusahaan infrastruktur yang telah mapan dibandingkan aset kripto spekulatif. Sejumlah kesepakatan lain juga tengah berlangsung, termasuk eksplorasi penjualan CoinGecko dengan valuasi hingga US$500 juta.

    Zerohash saat ini memiliki posisi penting di ekosistem kripto global. Morgan Stanley diketahui telah menjalin kemitraan dengan perusahaan tersebut untuk mengakses infrastruktur pasar kripto, termasuk likuiditas, kustodian, dan layanan penyelesaian transaksi. Zerohash sendiri disebut telah mencapai valuasi sekitar US$1 miliar.

    Baca juga: Mastercard Guncang Timur Tengah, Stablecoin Resmi Dipakai di UEA!

    Potensi Akuisisi Kripto

    Di sisi lain, Mastercard juga dikaitkan dengan sejumlah potensi akuisisi di sektor aset digital, termasuk BVNK, platform pembayaran stablecoin berbasis di London. Pada April tahun lalu, Mastercard bahkan mengumumkan kemitraan besar dengan bursa kripto Kraken untuk memungkinkan pembayaran Bitcoin dan kripto secara luas di Inggris dan Eropa.

    Dilaporkan Bitcoin Maagazine, kolaborasi tersebut memungkinkan pengguna Kraken membelanjakan aset digital mereka di lebih dari 150 juta merchant yang menerima Mastercard, baik melalui kartu debit fisik maupun digital. Fitur terbaru Kraken, Kraken Pay, tercatat telah digunakan lebih dari 200.000 pengguna untuk transaksi lintas negara berbasis kripto dan fiat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kegagalan akuisisi ini membuktikan bahwa penyedia infrastruktur kripto papan atas kini memiliki posisi tawar (leverage) yang sangat kuat terhadap raksasa TradFi, di mana mereka lebih memprioritaskan otonomi operasional jangka panjang dibandingkan likuiditas exit instan.

    Hingga kini, perwakilan dari Mastercard maupun Zerohash belum memberikan pernyataan resmi terkait kelanjutan pembicaraan investasi strategis tersebut.

    Baca juga: Visa Mulai Pakai Stablecoin untuk Settlement Global


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com