All posts by 17

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) Melonjak 45%, Menarik Perhatian Trader

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) hari ini menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, SKYA diperdagangkan di level $0,00278 per token, menguat hingga 45,51% secara harian.

Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan, menjadikan SKYA salah satu altcoin micro-cap dengan performa terbaik hari ini.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,12 juta, Sekuya Multiverse masih tergolong aset kripto berkapitalisasi kecil.

Namun, justru pada segmen inilah pergerakan harga ekstrem sering terjadi, terutama ketika sentimen pasar mulai condong ke arah spekulatif.

Baca Juga: Naik 17%, Sekuya Multiverse (SKYA) Tunjukkan Sinyal Rebound

Lonjakan Harga Didukung Aktivitas Perdagangan

Dalam 24 jam terakhir, harga SKYA naik sekitar $0,000776, atau setara +39% hingga +45%, tergantung pada waktu pembaruan data. Kenaikan tajam ini tidak berdiri sendiri.

Volume perdagangan harian SKYA mencapai sekitar $490 ribu, angka yang relatif besar jika dibandingkan dengan ukuran kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi menunjukkan bahwa minat trader meningkat drastis, baik dari kalangan trader harian maupun spekulan jangka pendek.

Pada token berkapitalisasi kecil seperti SKYA, masuknya modal dalam jumlah terbatas saja sudah cukup untuk mendorong harga naik signifikan.

Kinerja Harga dalam Berbagai Periode Waktu

Pergerakan harga Sekuya Multiverse (SKYA/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sekuya Multiverse (SKYA/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari pergerakan harga di beberapa rentang waktu, SKYA menunjukkan momentum yang cukup kuat dalam jangka pendek hingga menengah:

  • 7 hari terakhir: naik sekitar 44,91%
  • 30 hari terakhir: melonjak 52,38%
  • 60 hari terakhir: masih mencatat kenaikan 6,82%

Namun, secara jangka panjang, tekanan belum sepenuhnya hilang.

Dalam 90 hari terakhir, harga SKYA masih tercatat turun sekitar 27,89%. Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini lebih tepat disebut sebagai rebound kuat setelah fase pelemahan, bukan pembalikan tren jangka panjang yang sepenuhnya terkonfirmasi.

Struktur Pasokan dan Valuasi SKYA

Dari sisi fundamental, jumlah token SKYA yang beredar saat ini mencapai 403,21 juta, atau sekitar 40,32% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Artinya, masih terdapat lebih dari separuh suplai token yang berpotensi masuk ke pasar di masa depan.

Dengan harga saat ini, kapitalisasi pasar SKYA berada di kisaran $1,11–$1,12 juta, sementara fully diluted market cap (FDV) mencapai sekitar $2,76 juta.

Selisih ini penting diperhatikan investor, karena peningkatan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan permintaan dan utilitas.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga SKYA

Lonjakan harga Sekuya Multiverse hari ini kemungkinan dipicu oleh kombinasi beberapa faktor:

  1. Minat spekulatif terhadap altcoin micro-cap, yang cenderung meningkat saat pasar kripto menunjukkan tanda pemulihan.
  2. Likuiditas yang relatif tipis, sehingga tekanan beli kecil dapat menghasilkan kenaikan harga besar.
  3. Momentum teknikal jangka pendek, yang memicu efek FOMO di kalangan trader ritel.

Meski demikian, pergerakan agresif seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi tajam akibat aksi ambil untung.

Prospek Jangka Pendek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, selama volume perdagangan tetap tinggi, SKYA masih berpotensi melanjutkan volatilitasnya.

Area $0,003 dapat menjadi resistance psikologis terdekat yang akan diuji pasar.

Namun, investor dan trader perlu memahami bahwa altcoin micro-cap memiliki risiko tinggi, mulai dari fluktuasi ekstrem, likuiditas terbatas, hingga potensi tekanan suplai di masa depan.

Pendekatan dengan manajemen risiko yang ketat sangat disarankan.

Baca Juga: Aster dan SKYA Bersaing Sengit! Ini Daftar Altcoin Paling Panas Hari Ini

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) melonjak tajam dan berhasil menarik perhatian trader kripto, terutama di segmen altcoin berkapitalisasi kecil.

Lonjakan volume dan performa harga jangka pendek menunjukkan momentum positif, namun volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama aset ini.

Bagi pelaku pasar, memahami risiko dan dinamika pergerakan SKYA menjadi kunci sebelum mengambil keputusan di tengah euforia pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga WalletConnect (WCT) Melonjak 23%, Volume Rebound Besar!

Harga WalletConnect (WCT) hari ini mencatatkan lonjakan signifikan setelah menguat lebih dari 23% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, WCT diperdagangkan di level $0,088065 per token, dengan kapitalisasi pasar sekitar $28,12 juta.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan yang sangat agresif. Volume perdagangan harian WCT tercatat mencapai $163,66 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan adanya lonjakan minat spekulatif, sekaligus menandakan bahwa WCT sedang menjadi salah satu aset kripto yang paling aktif diperdagangkan dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: WalletConnect Token (WCT): Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

Performa Harga WCT dalam 24 Jam Terakhir

Dalam periode harian, harga WalletConnect mengalami kenaikan sekitar $0,0168 atau setara +23,63%.

Kinerja ini menjadikan WCT salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini, mengungguli banyak aset kripto berkapitalisasi kecil dan menengah lainnya.

Secara mingguan, tren positif juga masih terjaga. WCT tercatat naik 21,89% dalam tujuh hari terakhir, mengindikasikan adanya pemulihan harga jangka pendek setelah tekanan jual yang cukup panjang sebelumnya.

Namun demikian, jika dilihat dari perspektif jangka menengah, harga WCT masih berada dalam fase konsolidasi.

Dalam 30 hari terakhir, harga turun tipis 2,12%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 38,68% dan 65,41%.

Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini lebih bersifat rebound teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

Ledakan Volume Jadi Katalis Utama

Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu faktor paling menonjol di balik kenaikan harga WCT hari ini adalah lonjakan volume perdagangan.

Dengan volume lebih dari $164 juta, aktivitas transaksi WCT melonjak tajam dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Volume yang jauh lebih besar dari kapitalisasi pasar sering kali menandakan masuknya trader jangka pendek; peningkatan volatilitas harga; dan minat spekulatif yang tinggi.

Kondisi ini dapat mendorong harga naik dengan cepat, namun juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika tekanan jual kembali muncul.

Oleh karena itu, pergerakan WCT saat ini cenderung cocok bagi trader berpengalaman yang memahami risiko volatilitas tinggi.

Kondisi Pasokan dan Valuasi WCT

Dari sisi fundamental pasokan, jumlah token WCT yang beredar saat ini mencapai 319,36 juta, atau sekitar 31,94% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Artinya, masih terdapat ruang suplai yang cukup besar yang berpotensi masuk ke pasar di masa mendatang.

Dengan harga saat ini, Fully Diluted Valuation (FDV) WalletConnect berada di kisaran $88,33 juta, lebih dari tiga kali lipat kapitalisasi pasar saat ini.

Hal ini menjadi catatan penting bagi investor jangka panjang, karena peningkatan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan harga jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan utilitas dan adopsi.

Sentimen Pasar dan Prospek Jangka Pendek

Kenaikan harga WCT hari ini juga mencerminkan sentimen pasar yang mulai membaik terhadap altcoin, khususnya token dengan kapitalisasi kecil.

Ketika pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan, aset seperti WCT sering kali menjadi target utama trader yang mencari potensi imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.

Dalam jangka pendek, area psikologis berada di sekitar $0,09 hingga $0,10 berpotensi menjadi resistance terdekat.

Jika volume tetap tinggi dan tekanan beli berlanjut, WCT masih memiliki peluang untuk menguji level tersebut.

Namun, jika volume mulai menurun, potensi aksi ambil untung (profit taking) perlu diwaspadai.

Baca Juga: WCT Melonjak 28,93%: WalletConnect Hadirkan Terobosan Baru Web3

Harga WalletConnect (WCT) hari ini melonjak tajam berkat lonjakan volume perdagangan dan rebound teknikal setelah periode koreksi panjang.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, investor dan trader tetap perlu mencermati risiko volatilitas serta faktor suplai token ke depan.

Selama minat pasar tetap tinggi, WCT berpeluang melanjutkan pergerakan positif, namun manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan harga yang agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $88.526, Sinyal Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona hijau setelah mencatatkan kenaikan 1,85% dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level $88.526,76 per BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,77 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan, di mana volume transaksi harian Bitcoin mencapai $35,55 miliar.

Kenaikan volume tersebut mengindikasikan adanya minat beli yang kembali menguat, sekaligus memberi sinyal bahwa pasar mulai merespons positif pergerakan harga BTC dalam jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $87.276, Tekanan Jual Dominasi

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin sempat menyentuh level terendah di $86.735,54 sebelum akhirnya bergerak naik hingga level tertinggi harian di $89.297,94.

Pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi, namun dengan kecenderungan harga membentuk struktur kenaikan yang lebih stabil.

Secara harian, BTC mencatat kenaikan nominal sekitar $1.609, atau setara +1,85%, yang menandakan adanya pemulihan setelah tekanan jual yang sempat mendominasi pasar sebelumnya.

Bahkan dalam skala mingguan, Bitcoin masih mampu mempertahankan kinerja positif dengan kenaikan 1,72% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja Jangka Menengah Masih Dalam Tekanan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski penguatan jangka pendek terlihat menjanjikan, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi jangka menengah.

Dalam periode 60 hari terakhir, harga BTC tercatat turun sekitar 19,30%, sementara dalam 90 hari terakhir penurunannya mencapai 25,44% dari level sebelumnya.

Fakta ini menunjukkan bahwa reli harga yang terjadi saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal, bukan pembalikan tren besar.

Harga Bitcoin juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198, yang menjadi tantangan psikologis besar bagi pasar ke depannya.

Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Bitcoin

Dari sisi fundamental, kondisi pasokan Bitcoin tetap solid.

Saat ini, jumlah BTC yang beredar mencapai 19,97 juta, atau sekitar 95,09% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Dengan pasokan yang semakin terbatas, Bitcoin tetap mempertahankan narasi sebagai aset digital yang langka.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,769 triliun, sementara Fully Diluted Market Cap—jika seluruh BTC telah beredar dan diperkirakan mencapai $1,86 triliun.

Angka ini menunjukkan potensi valuasi jangka panjang Bitcoin jika seluruh suplai maksimum telah masuk ke pasar.

Sentimen Pasar dan Faktor Pendorong Harga

Kenaikan harga BTC hari ini juga dipengaruhi oleh sentimen pasar yang mulai membaik, seiring meredanya tekanan jual dan meningkatnya partisipasi pelaku pasar.

Volume perdagangan yang relatif tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya mencerminkan bahwa investor mulai kembali aktif, baik untuk akumulasi maupun perdagangan jangka pendek.

Selain itu, stabilitas harga di atas area $86.000–$87.000 memberikan sinyal bahwa level tersebut kini berfungsi sebagai zona support jangka pendek.

Selama BTC mampu bertahan di atas area ini, peluang untuk menguji kembali resistance di sekitar $90.000 masih terbuka.

Prospek Bitcoin ke Depan

Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih akan dipengaruhi oleh dinamika sentimen global dan pergerakan volume perdagangan.

Area di sekitar $89.000–$90.000 menjadi resistance penting yang perlu ditembus untuk melanjutkan tren kenaikan.

Namun, investor tetap perlu mencermati risiko volatilitas, mengingat tren jangka menengah Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi pasca koreksi.

Manajemen risiko tetap menjadi kunci, terutama bagi trader jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $89.900, Sinyal Rebound Menguat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pemulihan dengan dukungan volume yang cukup kuat.

Meski masih menghadapi tekanan jangka menengah, struktur harga jangka pendek mulai membaik.

Selama BTC mampu bertahan di atas area support utama, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka, meskipun volatilitas masih akan menjadi bagian dari pergerakan pasar kripto ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Menguat ke $2.978, Momentum Pemulihan Terbentuk?

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, Ethereum diperdagangkan di level $2.978,50 per ETH, naik sekitar 1,93% secara harian.

Kenaikan ini terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang masih solid, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $18,76 miliar, menandakan minat pasar yang tetap terjaga.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia, Ethereum saat ini memiliki valuasi sekitar $359,49 miliar, dengan jumlah pasokan beredar mencapai 120,69 juta ETH.

Pergerakan ETH kerap menjadi indikator penting bagi arah pasar altcoin secara keseluruhan.

Baca Juga: Dari Glamsterdam ke Hegota, Ethereum Ubah Strategi Upgrade Jaringan

Performa Harga ETH dalam Jangka Pendek

Secara intraday, Ethereum bergerak dalam rentang harga yang relatif stabil.

Harga terendah 24 jam berada di $2.933,78, sementara level tertinggi menyentuh $3.002,80. Area $3.000 kembali menjadi zona psikologis penting yang diuji oleh pasar.

Dalam satu jam terakhir, ETH mengalami koreksi tipis sebesar -0,19%, yang mengindikasikan adanya aksi ambil untung jangka pendek setelah kenaikan harian.

Meski demikian, secara keseluruhan sentimen jangka pendek masih cenderung positif, tercermin dari kenaikan 1,37%–1,93% dalam 24 jam dan 1,24% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja Historis: Pemulihan di Tengah Tekanan Jangka Panjang

Jika ditarik ke periode yang lebih panjang, pergerakan harga Ethereum menunjukkan dinamika yang lebih kompleks.

Dalam 30 hari terakhir, ETH masih mencatat kenaikan sekitar 5,02%, menandakan adanya upaya pemulihan setelah tekanan jual sebelumnya.

Namun, dalam 60 hari, harga Ethereum tercatat turun sekitar 22,86%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan melemah hingga 32,32%.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH mulai bangkit dalam jangka pendek, tekanan bearish jangka menengah hingga panjang belum sepenuhnya hilang.

Sebagai perbandingan, harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $4.953,73, yang dicapai pada siklus bullish sebelumnya.

Hal ini membuka ruang spekulasi mengenai potensi pemulihan jangka panjang jika kondisi pasar kripto kembali kondusif.

Volume Perdagangan dan Sentimen Pasar

Volume perdagangan ETH yang berada di kisaran $18,56–$18,76 miliar per hari menunjukkan bahwa likuiditas Ethereum tetap kuat dibandingkan sebagian besar altcoin lainnya.

Tingginya volume ini mencerminkan kepercayaan investor institusional dan ritel terhadap Ethereum sebagai aset utama di ekosistem kripto.

Selain itu, Ethereum tetap menjadi tulang punggung berbagai sektor kripto, mulai dari DeFi, NFT, hingga aplikasi Web3, yang secara fundamental menopang permintaan ETH dalam jangka panjang.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, area $3.000 menjadi resistance kunci yang perlu ditembus agar Ethereum dapat melanjutkan reli.

Jika berhasil bertahan di atas level tersebut, ETH berpotensi menguji area resistance selanjutnya di kisaran $3.100–$3.200.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, support terdekat berada di area $2.930–$2.900.

Penurunan di bawah level ini dapat memicu konsolidasi lanjutan sebelum arah tren berikutnya terbentuk.

Baca Juga: Ethereum Melemah 3% dalam Sehari, Harga ETH Tertekan di $2.900

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan sinyal pemulihan dengan penguatan mendekati level $3.000.

Meski tren jangka panjang masih dibayangi tekanan bearish, performa jangka pendek dan volume perdagangan yang kuat memberikan harapan akan stabilisasi pasar.

Bagi investor dan trader, pergerakan ETH dalam beberapa hari ke depan akan menjadi kunci untuk menentukan apakah momentum bullish ini dapat berlanjut atau sekadar reli sementara di tengah tren yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Bertahan di Support $0,199, Harga PI Naik Tipis

Harga Pi Network (PI) hari ini mencatatkan penguatan moderat sebesar 1,48% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0,205.

Kenaikan ini cukup menarik perhatian pelaku pasar karena terjadi di tengah tren penurunan yang masih mendominasi dalam jangka menengah, dengan performa -11,19% dalam 30 hari dan -24,73% dalam 90 hari terakhir.

Pergerakan positif ini menandakan adanya upaya rebound teknikal, meskipun tekanan fundamental dan likuiditas rendah masih menjadi tantangan utama bagi aset kripto berbasis ekosistem tertutup tersebut.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,202, Tekanan Likuiditas Rendah Sorotan

Support Teknis Bertahan, Picu Minat Beli Jangka Pendek

Dari sisi teknikal, PI berhasil mempertahankan area support penting di $0,199, level yang telah diuji berulang kali sejak November 2025.

Bertahannya level ini memicu aksi beli spekulatif dari trader jangka pendek yang melihat peluang pantulan harga (technical rebound).

Namun demikian, harga PI saat ini masih bergerak di bawah level resistensi utama, termasuk Simple Moving Average (SMA) 30 hari di $0,2118 serta level Fibonacci retracement 23,6% di area $0,229.

Hal ini menunjukkan bahwa tren bearish belum sepenuhnya terpatahkan.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di kisaran 40,17, mencerminkan kondisi mendekati oversold namun belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang kuat.

Jika tekanan beli berlanjut dan PI mampu menembus $0,215—level tertinggi pada 20 Desember—maka peluang reli jangka pendek bisa semakin terbuka.

Perkembangan Ekosistem: Harapan Jangka Panjang

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi fundamental, Pi Network terus menunjukkan aktivitas pengembangan, khususnya di ranah Testnet.

Saat ini, tim Pi Network tengah menguji beberapa alat DeFi, termasuk decentralized exchange (DEX) dan automated market maker (AMM), yang direncanakan terintegrasi ke mainnet pada 2026.

Selain itu, Pi Network juga aktif menyalurkan dana dari ecosystem fund senilai $100 juta, termasuk investasi pada sektor Web3 gaming melalui kerja sama dengan CiDi Games. Langkah ini bertujuan memperluas utilitas PI di luar fungsi transaksi semata.

Meski menjanjikan secara jangka panjang, dampak perkembangan ini terhadap harga PI dalam waktu dekat masih terbatas.

Investor cenderung bersikap hati-hati karena jadwal integrasi mainnet yang relatif panjang serta tekanan suplai dari token unlock bulanan, termasuk rencana pelepasan 134 juta PI pada Januari 2026.

Likuiditas Rendah, Volatilitas Tinggi

Faktor lain yang sangat memengaruhi pergerakan harga PI adalah likuiditas yang rendah.

Volume perdagangan 24 jam PI hanya sekitar $8,58 juta, setara dengan 0,5% dari total kapitalisasi pasar sekitar $1,71 miliar.

Rasio perputaran (turnover ratio) yang rendah, yakni sekitar 0,005, menandakan pasar yang tipis.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli atau jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang signifikan.

Situasi ini diperkuat oleh sentimen pasar kripto secara umum yang masih berada dalam fase “Fear”, dengan Crypto Fear & Greed Index di level 32.

Meskipun pasar kripto global mencatatkan kenaikan sekitar 1,58%, PI tetap rentan terhadap pembalikan arah secara tiba-tiba jika muncul tekanan jual mendadak.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat, Market Cap Naik 0,22%, Volume Terbatas

Kenaikan harga Pi Network (PI) sebesar 1,48% dalam 24 jam terakhir mencerminkan rebound teknikal yang rapuh, didukung oleh bertahannya support $0,199 dan sentimen pasar yang sedikit membaik.

Namun, tren turun jangka menengah, likuiditas rendah, serta risiko token unlock masih membayangi pergerakan harga ke depan.

Bagi pelaku pasar, zona $0,199–$0,215 menjadi area krusial yang perlu dipantau.

Penembusan yang valid di atas resistance dapat membuka peluang pemulihan lanjutan, sementara kegagalan bertahan di support berisiko membawa PI kembali ke tekanan bearish.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Isu Penarikan Dana Mencuat, Tokocrypto Tegaskan Aset Nasabah Aman

Isu penarikan dana nasabah dari exchange kripto lokal belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik dan media sosial. Isu tersebut memicu kekhawatiran sebagian masyarakat dan investor akan potensi terulangnya kasus kolapsnya exchange kripto asal Amerika Serikat, FTX, yang disebabkan oleh penyalahgunaan dana nasabah.

Menanggapi hal ini, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa kondisi industri aset kripto di Indonesia saat ini sangat berbeda dan lebih aman, sehingga kasus FTX terulang di Tanah Air tidak bisa terjadi. Ia menekankan bahwa exchange kripto lokal tidak lagi memegang atau mengelola dana nasabah secara langsung.

“Struktur industri kripto nasional saat ini sudah berubah total, sejak adanya Bursa, Kliring, dan Kustodian. Dana nasabah tidak lagi dipegang oleh exchange seperti Tokocrypto. Kami hanya berfungsi sebagai tempat jual-beli aset kripto dan hanya melakukan perdagangan saja,” jelas Calvin.

Menurutnya, anggapan bahwa kasus seperti FTX dapat terjadi di Indonesia menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. “FTX tidak memiliki lisensi dan tidak berada di bawah pengawasan otoritas. Di Indonesia, seluruh ekosistem kripto kini diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga spekulasi tersebut tidak berdasar,” tambahnya.

Dana Nasabah Disimpan Terpisah dan Diawasi OJK

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Apa Saja Opsi Bank dan E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto?

Berdasarkan POJK No. 23 Tahun 2025, ekosistem aset kripto di Indonesia kini diatur melalui lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa, Kliring, dan Kustodian. Dalam skema ini, dana dan aset kripto nasabah disimpan secara terpisah dari exchange, sehingga tidak dapat digunakan untuk kepentingan operasional perusahaan.

Adapun struktur ekosistem industri aset kripto nasional adalah sebagai berikut:

  • Bursa: PT Central Finansial X (CFX), berfungsi sebagai penyelenggara dan penyedia sistem perdagangan aset kripto.
  • Kliring: Kliring Komoditi Indonesia, berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana Rupiah atau fiat nasabah.
  • Kustodian: PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), berfungsi sebagai tempat penyimpanan aset kripto nasabah.
  • Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD): Terdapat 29 PAKD berlisensi OJK, termasuk Tokocrypto, yang berfungsi sebagai platform jual-beli aset kripto.

Calvin menegaskan bahwa lembaga kliring dan kustodian berada di bawah pengawasan ketat OJK dan telah berjalan lebih dari satu tahun. Selain itu, terdapat kewajiban rekonsiliasi aset harian untuk memastikan total aset nasabah selalu utuh. Apabila terjadi kekurangan, exchange wajib melakukan penambahan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

“Aturan baru juga mengharuskan pemisahan aset nasabah secara ketat, serta pemeriksaan dan pelaporan rutin. Skema ini dirancang untuk memperkuat perlindungan konsumen dan meminimalkan risiko penyalahgunaan dana,” ucapnya.

Menanggapi Seruan Penarikan Dana Massal

Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.

Terkait imbauan kepada investor untuk menarik dana dari exchange lokal dan beralih ke cold wallet (self-custody), Clavin menilai klaim tersebut tidak tepat jika dikaitkan dengan kondisi regulasi Indonesia saat ini. Mekanisme pemisahan dana melalui Kliring, dan Kustodian justru memperkuat keamanan aset nasabah, karena exchange tidak memiliki akses langsung terhadap dana maupun aset kripto pengguna.

Self-custody adalah pilihan pribadi investor, namun penting untuk memahami bahwa exchange kripto berlisensi di Indonesia sudah memiliki sistem perlindungan berlapis sesuai regulasi OJK,” ujar Calvin.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, Tokocrypto juga menyediakan laporan Proof of Reserve yang dapat diakses publik. Laporan tersebut menunjukkan bahwa aset pengguna tercatat secara 1:1 dan dilengkapi dengan cadangan tambahan. Aset milik perusahaan Tokocrypto dicatat pada akun terpisah dan tidak termasuk dalam perhitungan Proof of Reserve.

Kinerja Tetap Solid di Akhir Tahun

Di tengah dinamika pasar global, Tokocrypto mencatatkan kinerja yang tetap positif. Hingga November 2025, total nilai transaksi di Tokocrypto telah mendekati Rp150 triliun, mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna terhadap aset kripto di Indonesia.

“Kami terus berkomitmen menjaga keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Edukasi kepada masyarakat juga menjadi kunci agar publik tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat,” tutup Calvin.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 31 Desember 2025: Rebound Jelang Akhir Tahun!

Menjelang akhir 2025, pasar kripto hari ini, Rabu (31/12) menunjukkan tanda rebound dengan altcoin memimpin kenaikan, dipimpin SKYA yang melonjak 51%, disusul POLYX naik 28% dan WCT menguat 21%.

Di sisi Bitcoin, harga bertahan di area $88.000 seiring pemegang jangka panjang mulai menghentikan aksi jual, yang membantu meredam tekanan pasar meski permintaan institusi AS masih lemah. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Rebound Pasar Jelang Akhir 2025

  • SKYA mencatat penguatan harian 51%, harganya naik $0,002887.
  • Harga POLYX mengalami kenaikan 28%, harga mencapai $0,0651.
  • WCT melonjak 21%, saat ini diperdagangkan di level $0,0874.

BTC Naik Saat HODLers Berhenti Jual: Bisa Profit di Akhir 2025?

  • Bitcoin bertahan di $88.000, meski tekanan jual berlanjut.
  • Premium Coinbase negatif, sinyal lemahnya permintaan institusi AS.
  • Akumulasi pemegang jangka panjang kurangi tekanan jual pasar.

Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

3 Altcoin Berpotensi Cetak ATH Baru di Januari 2026

  • Monero dekati ATH berkat kuatnya permintaan fitur privasi.
  • Proyek Midnight besutan Hoskinson mulai tarik adopsi awal.
  • Ethereum incar pemulihan, butuh lonjakan permintaan stabil.

FED Tunda Pangkas Suku Bunga hingga Maret 2026, Pasar Kripto Diuji

  • The Fed isyaratkan jeda suku bunga, inflasi mereda atau kerja lemah.
  • BTC sideways akibat suku bunga tinggi dan ketatnya likuiditas.
  • Kripto berisiko turun di awal 2026, jika data makro tak membaik.

Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Dogecoin Terjun ke $0,12, Apakah Ini Titik Terendah DOGE?

Dogecoin (DOGE) saat ini bertahan di level harga $0,12 setelah mengalami tekanan jual signifikan sejak akhir Desember 2025. Aset kripto berbasis meme tersebut tercatat menyentuh level ini pada 23 Desember dan sejak itu bergerak relatif stabil di kisaran yang sama, di tengah perlambatan pasar kripto secara keseluruhan.

Berdasarkan data CoinGecko, harga Dogecoin turun 3% dalam 24 jam terakhir. Secara mingguan, DOGE terkoreksi 6,3%, sementara dalam 14 hari terakhir turun 4,8%. Penurunan lebih dalam terlihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, dengan koreksi 17,5% dalam sebulan terakhir dan anjlok hingga 61,2% sejak Desember 2024.

Pertanyaan Harga Terendah Dogecoin?

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor: apakah level $0,12 merupakan harga terendah Dogecoin, atau justru masih berpotensi turun lebih jauh?

Dogecoin terakhir kali diperdagangkan di bawah $0,12 pada Oktober 2024. Jika tekanan jual berlanjut dan level support ini jebol, sejumlah analis menilai DOGE berpotensi turun hingga ke area $0,10.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 30 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 30 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Bertahan di Range $0,122–$0,133, Fase Akumulasi Terjadi?

Dilaporkan Watcher Guru, pergerakan harga Dogecoin saat ini juga dinilai masih mengikuti tren Bitcoin (BTC). Sentimen pasar yang cenderung bearish, ditambah ketidakpastian makroekonomi global, membuat investor menghindari aset berisiko tinggi, termasuk kripto. Sebagai memecoin, Dogecoin dinilai memiliki tingkat risiko yang lebih besar dibandingkan aset kripto utama lainnya.

Tekanan makroekonomi, termasuk kebijakan suku bunga, turut memengaruhi pergerakan pasar. Peluang penurunan suku bunga acuan pada awal 2026 dinilai masih rendah. Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut berencana mengganti Ketua Federal Reserve Jerome Powell dengan tujuan mendorong penurunan suku bunga lebih lanjut. Jika kebijakan pelonggaran moneter terjadi, aset berisiko seperti kripto berpotensi kembali diminati dan mendorong reli harga Dogecoin.

Analisis Harga Dogecoin

Meski demikian, kondisi pasar saat ini masih rapuh. Analis menilai memecoin, termasuk DOGE, kemungkinan belum akan mencatatkan pergerakan harga positif dalam waktu dekat.

Sementara itu, analis dari CoinCodex memproyeksikan Dogecoin akan bergerak di kisaran $0,11 hingga $0,12 hingga akhir Januari 2026. Platform tersebut memperkirakan DOGE berpotensi naik ke level $0,15 pada 23 Januari 2026. Namun, reli tersebut diprediksi bersifat sementara, dengan koreksi kembali ke area $0,12 pada pertengahan Februari 2026.

Dengan sentimen pasar yang masih lemah dan ketidakpastian ekonomi global, pergerakan Dogecoin dalam beberapa pekan ke depan diperkirakan tetap terbatas, dengan level $0,12 menjadi titik krusial yang diawasi investor.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aksi Bitmine: Beli ETH US$130 Juta Saat Investor Ritel Mulai Mundur

Perusahaan investasi kripto milik Tom Lee, Bitmine, kembali menambah kepemilikan Ethereum dalam jumlah besar. Perusahaan ini dilaporkan membeli 44.463 ETH dengan nilai sekitar US$130 juta atau setara lebih dari Rp2 triliun, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang Ethereum terbesar di dunia.

Dengan pembelian terbaru ini, total kepemilikan Ethereum Bitmine kini mencapai 4,11 juta ETH, atau sekitar 3,41% dari total pasokan Ethereum yang beredar. Langkah agresif ini dilakukan di tengah meningkatnya akumulasi institusional dan dominasi investor besar (whales) dalam ekosistem Ethereum.

Bisakah Akumulasi Institusional Mengendalikan Sirkulasi Pasokan Ethereum? 

Bitmine menyatakan strategi jangka panjangnya berfokus pada akumulasi dan staking Ethereum secara agresif. Perusahaan telah melakukan staking terhadap 408.627 ETH dan berencana memperluas aktivitas staking melalui jaringan validator MAVAN mulai tahun 2026.

Tom Lee menyebut Bitmine sebagai pembeli ETH dengan dana segar terbesar selama periode pelemahan pasar kripto. Menurutnya, tekanan pasar di akhir tahun, termasuk aksi tax loss selling, menciptakan peluang akumulasi yang menarik bagi investor institusional.

Bitmine menargetkan strategi yang mereka sebut sebagai “alchemy of 5%”, yaitu ambisi untuk menguasai 5% dari total pasokan Ethereum dalam jangka panjang.

Di sisi lain, data on-chain menunjukkan perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan Ethereum. Berdasarkan analisis Milk Road, dompet yang menyimpan lebih dari 1.000 ETH kini menguasai sekitar 70% dari total pasokan Ethereum, meningkat tajam sejak akhir 2024. Sementara itu, kepemilikan investor ritel tercatat terus menurun.

Bisakah Akumulasi Institusional Mengubah Dinamika Pasar Ethereum?

Kondisi ini memicu kekhawatiran sekaligus optimisme di pasar. Konsentrasi kepemilikan oleh whale berpotensi mengurangi likuiditas dan menekan pasokan, namun juga dinilai dapat menopang stabilitas harga Ethereum saat terjadi koreksi pasar.

Saat ini, harga Ethereum berada di kisaran US$2.950 setelah mengalami pergerakan yang cukup volatil. Meski demikian, ETH masih mencatatkan kenaikan lebih dari 22% dalam enam bulan terakhir, menunjukkan daya tahan permintaan jangka panjang.

Di tengah tren akumulasi ini, pendiri BitMEX Arthur Hayes justru menyatakan rencananya untuk menjual kepemilikan Ethereum dan mengalihkan investasi ke aset DeFi, yang menurutnya berpotensi memberikan kinerja lebih baik saat sentimen risiko pasar meningkat.

Dengan semakin besarnya peran institusi dan whale, dinamika pasar Ethereum ke depan diperkirakan akan semakin ditentukan oleh strategi pemain besar dibandingkan investor ritel.

Baca juga: Chairman BitMine Sebut Ethereum Masuki Supercycle Bitcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com