Author: 20

  • Bappebti Terbitkan Regulasi Baru Lindungi Investor Kripto di Indonesia

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan regulasi baru terkait aset kripto di Indonesia. Peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 13 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 resmi diterbitkan dengan tujuan menguatkan industri dan melindungi nasabah.

    PerBa No. 13/2022 mengatur Tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka. Regulasi baru dari Bappebti ini keluar di tengah pertumbuhan investor dan transaksi perdagangan aset kripto yang meninggi.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, menyambut positif diterbitkannya PerBa No. 13 Tahun 2022 sebagai regulasi baru terkait penyelenggaraan perdagangan aset kripto di Indonesia. Menurutnya, regulasi ini menjadi pondasi kuat untuk pelaku usaha di industri aset kripto dalam memitigasi potensi risiko dan tetap mengutamakan keamanan nasabah.

    “Dua tahun belakangan ini menjadi periode yang menarik untuk perkembangan industri aset kripto. Terjadi pertumbuhan investor dan jumlah transaksi yang sangat luar biasa. Maka dari itu, seiring pertumbuhan tersebut, perlu adanya penguatan regulasi yang agile untuk memitigasi risiko ke depan dan mengutamakan pada perlindungan nasabah, serta memberi kepastian berusaha bagi pelaku usaha di industri ini,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Patuh Regulasi

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bappebti Tinjau Ulang Daftar Aset Kripto Legal di Indonesia

    Lebih lanjut, semua platform crypto exchange anggota ASPAKRINDO akan selalu mematuhi dan menyesuaikan operasional bisnisnya dengan PerBa yang baru ini. Diharapkan ekosistem industri aset kripto di Indonesia akan lebih kuat ke depannya.

    “Kami akan selalu menerapkan prinsip tata kelola Good Governance yang kuat dan transparan. Ada berbagai penyesuaian yang dilakukan dalam regulasi PerBa 13/2022 ini. Secara keseluruhan regulasi mengikuti dinamika pertumbuhan asaet kripto yang cepat, maka dari itu dibutuhkan aturan yang kuat dan jelas guna mengurangi risiko,” jelas Manda.

    Menilik perkembangan industri aset kripto belakangan, adanya publikasi soal transparansi dan reserve penuh atas dana pengguna adalah hal yang sangat penting. Hal ini memberikan kepercayaan kepada pengguna bahwa crypto exchange tidak menyalahgunakan dana nasabah.

    Transparansi

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Alasan Presiden El Salvador, Nayib Bukele Beli Satu Bitcoin Setiap Hari

    Hal ini juga sudah di atur dalam salah satu poin dalam Perba 13/2022 di mana exchanger harus diaudit oleh lembaga independen yang memiliki kompetensi di bidang sistem informasi dan punya SDM bersertifikasi Certified Information System Auditor (CISA).

    “Ada juga larangan bagi exchanger untuk menginvestasikan kembali aser kripto yang disimpan. Exchanger juga berkewajiban untuk melapor dan mendapatkan persetujuan dari Bappebti, jika melakukan kegiatan di luar ruang lingkup pedagang aset kripto,” tutur Manda.

    Transparansi adalah salah satu kunci utama keberhasilan investasi aset kripto. Transparansi bisa menjadi membuka sekat atau halangan bagi investor dalam memahami investasi kripto dengan baik. Transparansi juga membantu melegitimasi industri aset kripto di mata regulator dan masyarakat umum.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Melihat Potensi Cuan Token Kripto saat Piala Dunia 2022

    Di tengah market yang lesu, investor mulai beralih dan meminati token kripto yang berhubungan dengan Piala Dunia FIFA 2022. Performa market kripto saat ini mulai terlihat sideways, meski sedang dalam masa pemulihan pasca efek domino dari kebangkrutan FTX.

    Investor sudah mulai sedikit akumulasi di tengah gejolak volatilitas yang terjadi di market akhir-akhir ini. Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, sentimen positif sedang mendorong altcoin yang berhubungan dengan pesta sepak bola terbesar tersebut reli dan terlihat bullish.

    “Menjelang Piala Dunia 2022, tampak terlihat investor mulai mengakumulasi altcoin yang berhubungan dengan event tersebut, seperti Fan Token dari negara-negara partisipan. Investor tampak beralih dari akumulasi BTC atau ETH, ke Fan Token untuk meraup keuntungan,” jelas Afid.

    Daftar Fan Token Negara Peserta Piala Dunia 2022

    Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.
    Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.

    Baca juga: Jelang Piala Dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Masuk Dunia NFT

    Data CoinMarketCap menunjukkan Fan Token empat negara peserta Piala Dunia 2022 teratas mengalami lonjakan hingga dua digit dalam sepekan terakhir. Bahkan beberapa di antaranya baru saja mencapai harga tertinggi atau all-time high (ATH).

    Di urutan pertama adalah Brazil National Football Team Fan Token (BFT) yang naik 15,71% dalam seminggu terakhir capai US$ 1,02. Kemudian, Argentine Football Association Fan Token (ARG), naik 17,68% dan sukses mencapai ATH-nya dua pekan lalu di harga US$ 8,12.

    Berikutnya adalah Portugal National Team Fan Token (POR) yang naik 29,53% di harga US$ 5,84. Di urutan keempat adalah Spain National Fan Token (SNFT). Pada saat penulisan harganya naik 33,91% dalam tujuh hari terakhir menjadi US$ 0.5037.

    “Disamping Fan Token, kripto Chiliz (CHZ) yang dikembangkan oleh Socios.com kemungkinan akan bullish dampak dari Piala Dunia. Banyak Fan Token yang berada di blockchain Chiliz, sehingga ikut reli bersama Fan Token dalam jaringannya,” tutur Afid.

    Fan Token dan Chiliz

    Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.
    Potensi token kripto saat Piala Dunia 2022.

    Baca juga: FIFA Rilis Proyek Web3 dan Game NFT untuk Piala Dunia 2022

    Kenapa Fan Token banyak diminati? Fan Token memiliki manfaat bagi penggemar bisa terlibat dalam pengelolaan manajemen klub dan berbagai keputusan dan masa depan tim kesayangannya. Semakin banyak Fan Token yang dimiliki seorang penggemar, semakin besar pula pengaruhnya dan itu menunjukkan seberapa besar loyalitasnya.

    Tahun ini, Socios.com menargetkan 500 polling bagi komunitas pemilik Fan Token sebagai salah satu privilege yang membuat pemilik token dapat memengaruhi keputusan klub favoritnya, seperti menentukan desain ruang ganti pemain atau pesan yang dikampanyekan tim saat pertandingan. Socios.com bersama klub-klub mitranya juga akan membagikan banyak hadiah bagi para pemilik fan token, seperti official merchandise maupun promo eksklusif.

    Socios.com didukung oleh Chiliz, penyedia blockchain terkemuka dunia untuk industri olahraga dan hiburan. Chiliz memiliki kantor regional di Madrid, London, São Paulo Istanbul, Miami, Malta dan Lyon. Chiliz $CHZ mata uang digital dari platform Socios.com dan pengaktif jaringan dari blockchain Chiliz Chain 2.0 (CC2) yang baru, yang memungkinkan para pelaku industri olahraga dan hiburan untuk mengakses potensi besar Web3, tersedia di semua bursa mata uang kripto terbesar di dunia.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Tetap Komitmen Transparansi Kunci Kuatkan Industri Kripto

    Peristiwa yang terjadi pada salah satu platform crypto exchange global belakangan ini memberikan sebuah pelajaran untuk kuatkan industri kripto secara keseluruhan. Transparansi dan perlindungan investor menjadi hal utama.

    Sebagai salah satu crypto exchange yang terdaftar resmi di Bappebti, Tokocrypto selalu mengedepankan transparansi, keamanan, dan kenyamanan nasabah. Perusahaan selalu bertanggung jawab serta mengutamakan kebutuhan nasabah untuk membangun, mengembangkan, dan kuatkan ekosistem industri perdagangan aset kripto.

    “Transparansi atas dana pengguna adalah hal yang sangat penting. Hal ini memberikan kepercayaan kepada nasabah bahwa exchange tidak menyalahgunakan dana mereka. Oleh karena itu, kami sedang fokus melakukan audit all assets untuk proof of reserve di platform Tokocrypto. Tahapan ini masih berjalan guna memberikan laporan lebih detail. Jika sudah lengkap dan tersedia akan dibagikan ke publik,” kata CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.

    Proses Proof of Reserves

    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.
    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bappebti Hentikan Perdagangan Kripto FTX Token (FTT) di Indonesia

    Sejak awal didirikan Tokocrypto telah berkomitmen melakukan audit berupa laporan bukti cadangan dana setiap kuartal dan semester, sehingga nasabah dapat melihat data aset kripto memiliki mereka dengan nilai ratio yang sehat dengan minimum 1:1 atau 100%.

    Tokocrypto sudah pun menjalankan proof of reserves untuk stablecoin BIDR yang diaudit bekerja sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) independen dilakukan setiap semester sejak tahun 2020. Data tersebut bisa diakses melalui https://tokocrypto.com/report.

    “BIDR merupakan stablecoin yang dipatok ke dalam Rupiah (IDR). BIDR akan tersedia untuk pembelian langsung dan penukaran dengan harga 1 BIDR setara dengan 1 Rupiah. Untuk menjaga kestabilannya, BIDR didukung 1:1 oleh Rupiah di rekening bank terpisah di Indonesia. BIDR akan diaudit setiap bulan oleh perusahaan audit. Laporan audit akan dipublikasikan di Tokocrypto untuk referensi bagi pengguna BIDR,” jelas Kai.

    Penghentian FTX Token

    Terkait FTX Token (FTT), sejalan dengan keputusan Bappebti, Tokocrypto telah memutuskan untuk menghapus dan menghentikan perdagangan pada semua pasangan perdagangan untuk token tersebut mulai 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.

    Semua pesanan perdagangan FTT akan dihapus secara otomatis setelah perdagangan berhenti di setiap pasangan perdagangan masing-masing, FTT/BNB, FTT/BTC, dan FTT/USDT pada tanggal 15 November 2022 pukul 11:30 WIB. Kemudian, pasangan FTT/BUSD pada 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.

    Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan FTT (FTX Token) pada tanggal 30 November 2022 pukul 23.59 WIB. Foto: Tokocrypto.
    Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan FTT (FTX Token) pada tanggal 30 November 2022 pukul 23.59 WIB. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Elon Musk Beri Pandangan Soal Masa Depan Aset Kripto

    Tokocrypto tetap akan menyimpan FTT milik nasabah, namun tidak dapat untuk diperdagangkan di platform Tokocrypto setelah 30 November 2022 23:59 WIB. Oleh karena itu, disarankan untuk segera melakukan pemindahan aset kripto tersebut ke wallet pribadi nasabah.

    Penuhi Standar

    Kai menegaskan saat ini tidak terjadi kenaikan permintaan penarikan dana atau withdrawal di platform Tokocrypto. Nasabah yang masih menyimpan token kripto sudah mulai mengalihkan dananya.

    “Tokocrypto secara berkala meninjau setiap aset kripto yang diperjualbelikan untuk memastikan bahwa aset tersebut terus memenuhi standar. Ketika suatu aset kripto tidak lagi memenuhi standar kami atau terdapat perubahan pada industri, akan dilakukan peninjauan yang lebih mendalam dan berpotensi menghapusnya. Cara ini adalah untuk melindungi semua nasabah dengan baik,” pungkas Kai.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Justin Bieber Beli NFT Bored Ape Rp 20 M, Berapa Harga Sekarang?

    Justin Bieber adalah salah satu pembeli NFT Bored Ape Yacht Club yang menjadi aset digital terpopuler saat ini. Namun, nilai investasinya turun drastis akibat kondisi crypto winter.

    Hype NFT Bored Ape Yacht Club berjalan lancar awal tahun ini karena para selebritas memanfaatkan koleksi tersebut sebagai alat prestise yang mahal. Beberapa bahkan menggunakan Bored Ape untuk produk eksklusif, tema restoran, pertunjukan musik, dan banyak lagi.

    Tapi kepopulerannya telah pudar di tengah pasar crypto winter, dan harga untuk bergabung dengan klub eksklusif itu telah turun semakin rendah dalam beberapa minggu terakhir.

    Koleksi NFT Bored Ape Justin Bieber

    NFT Bored Ape #3001 milik Justin Bieber. Foto: Opensea.
    NFT Bored Ape #3001 milik Justin Bieber. Foto: Opensea.

    Baca juga: Alasan Presiden El Salvador, Nayib Bukele Beli Satu Bitcoin Setiap Hari

    Justin Bieber menjadi selebritas yang memiliki koleksi NFT Bored Ape Yacht Club. Ia membeli NFT Bored Ape #3001 senilai US$ 1,3 juta pada bulan Januari, sekarang dijual dengan harga yang sangat murah dengan penurunan yang cukup dramatis sekitar 68% jadi US$ 74.382.

    Saat Bieber membeli NFT itu, orang-orang di komunitas dengan senang hati menyambutnya di Yacht Club. Perlu dicatat di sini adalah, NFT Bieber mengantongi peringkat kelangkaan 9.810 berdasarkan sifat dan fiturnya.

    Saat artikel ini dibuat, harga dasar atau floor price Bored Ape Yacht Club adalah sekitar 58,2 ETH, per data dari NFT Price Floor, atau sekitar US$ 69.800. Pada hari Senin (14/11), harga dasar turun di bawah US$ 60.000 untuk kedua kalinya bulan ini, tetapi naik kembali sepanjang hari pada hari Selasa (15/11).

    Kondisi Pasar NFT

    Seperti kripto, pasar NFT tampaknya sedang berada di penurunan yang licin saat ini. Selama sehari terakhir, penjualan agregat BAYC turun 74,48%. Begitu pula dengan jumlah transaksi, pembeli dan penjual juga layu.

    Dari segi blockchain, transaksi NFT di Ethereum dan Solana menyusut sebesar 12,1% dan 31,2% selama beberapa hari terakhir. Namun, di Cardano dan Polygon, terjadi lonjakan 13,91% dan 76,72%.

    Baca juga: JPMorgan: Kasus FTX Buka Potensi Regulasi Aset Kripto Dipercepat



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti Hentikan Perdagangan Kripto FTX Token (FTT) di Indonesia

    Runtuhnya crypto exchange FTX akhirnya membuat Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menghentikan semua perdagangan token kripto yang berkaitan dengan platform tersebut. Hal ini dilakukan untuk melindungi investor di Indonesia.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menegaskan perdagangan aset kripto Token FTX secara resmi dihentikan. Langkah ini ditempuh setelah FTX telah mengajukan kebangkrutan ke pengadilan Amerika Serikat. Akibatnya, masyarakat melakukan penarikan besar-besaran dan harga FTX Token (FTT) terus turun secara drastis.

    “Bappebti mengambil langkah penghentian tersebut menyusul kejatuhan FTX ke dalam krisis pada 11 November 2022 silam. Saat ini, FTX dalam proses mengajukan status bangkrut di sistem pengadilan Amerika Serikat. Terkait hal itu, banyak nasabah melakukan penarikan dari FTX secara besar-besaran dan menyebabkan harganya turun drastis,” jelas Didid dalam keterangan resminya, Kamis (18/11).

    Pengawasan Intens

    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Elon Musk Beri Pandangan Soal Masa Depan Aset Kripto

    Lebih lanjut, Didid mengatakan penghentian perdagangan aset kripto Token FTX efektif berlaku pada 14 November 2022. FTX Token (FTT) termasuk salah satu dari 383 aset kripto yang dimuat dalam Peraturan Bappebti Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto Yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

    Bappebti akan terus melakukan pengawasan yang intens melalui pengawasan ke para pedagang aset kripto yang memfasilitasi perdagangan FTX Token (FTT). Dengan demikian, setiap Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang memperdagangkan FTX Token wajib memperhatikan, memantau, dan menganalisis perkembangannya untuk memberikan perlindungan bagi nasabah aset kripto.

    Pada saat ini, terdapat beberapa pedagang aset kripto terdaftar di Bappebti yang memfasilitasi perdagangan FTX Token. Bappebti mencatat pada Januari-Oktober 2022, transaksi yang terjadi senilai Rp 106,5 milliar dengan total nilai volume transaksi sebesar 193.435 transaksi.

    Transaksi FTX Token

    Ilustrasi FTX Token (FTT). Foto: Cryptoast.
    Ilustrasi FTX Token (FTT). Foto: Cryptoast.

    Baca juga: NGOBRAS Season 2: FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto

    Didid mengungkapkan, pangsa FTX Token di indonesia hanya 0,038% dari total nilai transaksi aset kripto periode Januari-Oktober 2022 tercatat sebesar Rp 279,8 trilliun. Diharapkan pasar Indonesia tetap kondusif, serta masyarakat tidak menarik dana dan aset secara besar-besaran di Indonesia.

    “Berdasarkan hasil analisis dan pertimbangan serta demi keamanan, perlindungan kepentingan pelanggan aset kripto di Indonesia, kami merekomendasikan agar perusahaan pedagang fisik aset kripto untuk tidak memfasilitasi perdagangan FTX Token. Diharapkan perusahaan pedagang fisik aset kripto juga melakukan penyelesaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” pungkas Didid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti Tinjau Ulang Daftar Aset Kripto Legal di Indonesia

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) akan meninjau ulang daftar aset kripto legal di Indonesia menyusul kondisi FTX Token (FTT) yang mengalami volatilitas tinggi. Nilai FTT runtuh imbas crypto exchange, FTX yang bangkrut akibat krisis likuidasi.

    Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, Tirta Karma Senjaya, mengatakan volatilitas nilai aset kripto adalah bagian dari risiko investasi yang harus selalu dipelajari dan dianalisis setiap nasabah.

    Menurutnya investasi aset kripto merupakan instrumen yang sangat volatil atau mudah berubah. Artinya, dapat meraup keuntungan yang besar dalam waktu singkat, namun potensi kerugiannya juga sangat besar (high risk, high return). Nasabah perlu waspada.

    “Selain itu, Bappebti akan meninjau ulang daftar aset kripto yang diperdagangkan di pasar fisik aset kripto menyusul kondisi FTX Token saat ini. Diharapkan pedagang fisik aset kripto yang tidak lagi memperdagangkan salah satu jenis aset kripto terdaftar terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Bappebti,” kata Tirta dalam keterangan resminya, Jumat (18/11).

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

    Baca juga: Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    “Permohonan disertakan jumlah nasabah dan jumlah aset kripto yang dimiliki sejak tanggal penghentian serta total nilai aset kripto dalam rupiah.”

    Perdagangan FTX Token Dihentikan

    Bappebti pun sudah resmi menghentikan perdagangan aset kripto FTX Token. Langkah ini ditempuh setelah FTX mengajukan kebangkrutan ke pengadilan Amerika Serikat. Akibatnya, masyarakat melakukan penarikan besar-besaran dan harga FTT terus turun secara drastis.

    Penghentian perdagangan aset kripto FTT dimulai sejak 14 November 2022. FTX Token termasuk salah satu dari 383 aset kripto yang dimuat dalam Peraturan Bappebti Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto Yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

    Pangsa FTX Token hanya 0,038% dari total nilai transaksi aset kripto di Indonesia periode Januari-Oktober 2022 tercatat sebesar Rp 279,8 trilliun. Diharapkan pasar Indonesia tetap kondusif serta masyarakat tidak menarik dana dan aset secara besar-besaran di Indonesia.

    Perlindungan Nasabah

    Ilustrasi FTX Token (FTT). Foto: Cryptoast.
    Ilustrasi FTX Token (FTT). Foto: Cryptoast.

    Baca juga: Bappebti Hentikan Perdagangan Kripto FTX Token (FTT) di Indonesia

    Tirta menambahkan, pedagang fisik aset kripto yang tidak lagi memperdagangkan FTX Token wajib melakukan langkah penyelesaian dengan meminta nasabah untuk melikuidasi aset kripto yang dimilikinya. Dengan kata lain, memindahkan aset kripto milik nasabah ke dompet atau wallet nasabah.

    Tirta juga mengimbau pedagang fisik aset kripto untuk tetap memprioritaskan perlindungan dana nasabah dan masyarakat untuk memahami terlebih dahulu mekanisme transaksi, potensi keuntungan, dan risiko yang dihadapi.

    “Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, ketahui terlebih dahulu profil dan legalitas pelaku usaha dan jenis aset kripto yang diperdagangkan. Informasi tersebut dapat diakses dengan mudah melalui tautan https://www.ceklegalitas.bappebti.go.id,” pungkas Tirta.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Alasan Presiden El Salvador, Nayib Bukele Beli Satu Bitcoin Setiap Hari

    Presiden El Salvador, Nayib Bukele, telah mengumumkan bahwa negaranya akan membeli satu Bitcoin setiap hari mulai Kamis (17/11). Pengumuman itu datang hampir tiga bulan setelah negara itu melakukan pembelian BTC terakhirnya pada Juli 2022.

    Strategi dollar-cost-average (DCA) untuk BTC adalah hal biasa di masyarakat atau investor retail, tapi baru untuk sebuah negara. Saat ini, El Salvador memiliki perbendaharaan Bitcoin sebesar 2.381 BTC dengan total investasi $103 juta, nilai investasi BTC-nya turun menjadi $39,4 juta dalam kondisi pasar saat ini.

    Bukele telah membuat kebiasaan di masa lalu untuk melakukan pembelian BTC dalam jumlah besar selama masa volatilitas pasar dan membeli penurunan. Namun, dengan munculnya pasar beruang pada kuartal kedua tahun 2022, pembelian BTC awal El Salvador mulai terlihat seperti pertaruhan yang menimbulkan kerugian besar.

    Rajin Beli Bitcoin

    Presiden El Salvador, Nayib Bukele beli satu Bitcoin setiap hari. Foto: Yuri Cortez / AFP via Getty Images.
    Presiden El Salvador, Nayib Bukele beli satu Bitcoin setiap hari. Foto: Yuri Cortez / AFP via Getty Images.

    Baca juga: Bappebti Hentikan Perdagangan Kripto FTX Token (FTT) di Indonesia

    El Salvador mulai membeli BTC pada September 2021, tepat setelah menjadikannya alat pembayaran yang sah. Pada saat itu, BTC berada di tengah-tengah pasar bullish dan setiap pembelian yang dilakukan oleh negara tersebut tampak menguntungkan karena harganya mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa setiap minggunya.

    Menurut catatan publik, El Salvador saat ini memiliki 2.381 BTC dengan harga beli rata-rata US$ 43.357. Dengan demikian, negara tersebut telah menghabiskan hampir US$ 103,23 juta untuk pembelian BTC dan nilai BTC yang sama saat ini berada di US$ 39,4 juta.

    Di luar hanya membeli BTC dan menjaga keseimbangannya untuk El Salvador, administrasi Bukele telah mendorong lahirnya acara yang mengumpulkan para pemimpin dunia dari negara-negara di seluruh dunia untuk belajar tentang penawaran adopsi Bitcoin kebebasan finansial.

    Strategi Bukele

    Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin.
    Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin. Foto: BuyUcoin

    Baca juga: Elon Musk Beri Pandangan Soal Masa Depan Aset Kripto

    Pengumuman rutinitas pembelian BTC terjadi pada saat aset kripto teratas itu diperdagangkan pada siklus harga terendah baru. Diharapkan strategi DCA ini dapat membantu El Salvador mengimbangi beberapa kerugiannya dalam beberapa bulan mendatang.

    Melihat lebih jauh dari kerugian yang ditimbulkan oleh negara kecil tersebut atas pembelian BTC mereka, Bitcoin telah berperan penting dalam membantu mengurangi biaya pengiriman uang lintas batas secara signifikan dan juga memberikan dorongan pada sektor pariwisata.

    Cointelegraph melaporkan bahwa BTC diterima di sebagian besar tempat wisata di El Salvador, tetapi aplikasi dan layanan seluler memerlukan penyempurnaan lebih lanjut.

    Adopsi BTC El Salvador mungkin tidak terlihat sangat menjanjikan saat ini karena crypto winter yang intens. Namun, melihat sejarah siklus harga Bitcoin, bangsa ini dapat dengan mudah mengimbangi kerugiannya pada siklus bullish berikutnya hanya dengan mempertahankan pembelian BTC-nya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk Beri Pandangan Soal Masa Depan Aset Kripto

    Elon Musk sudah menjadi salah satu sosok yang erat kaitannya dengan aset kripto. Bahkan ada analogi, apapun yang disampaikan oleh Musk terkait kripto bisa menggerakan market.

    Dikutip Bitcoinist, Dogecoin tetap menjadi aset kripto favorit Elon Musk. Keyakinan miliarder itu terhadap koin meme DOGE tampaknya tidak berkurang sejauh ini.

    Saat crypto winter berkecamuk, banyak spekulasi tentang proyek Dogecoin apa yang bisa keluar dan lebih kuat. Yang jelas DOGE tetap menjadi aset kripto terbesar di pasar, tetapi CEO Tesla Elon Musk telah menambahkan Dogecoin ke daftar koin yang akan memiliki ‘masa depan’ yang baik.

    Elon Musk melompat ke Twitter Space di mana dia membagikan pemikirannya tentang iklim pasar kripto saat ini dan memberikan aset digital yang dia yakini akan bertahan melewatinya. Di ruang yang dihadiri oleh hampir 1 juta orang, Musk menyebut kandidat yang mungkin sebagai Bitcoin dan Ethereum, tetapi menambahkan Dogecoin ke dalam daftar.

    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.
    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.

    Baca juga: NGOBRAS Season 2: FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto

    Menurut miliarder itu, sementara musim dingin kripto akan berlangsung lama, ini adalah tiga aset yang dia yakini akan memiliki masa depan. Ini adalah aset yang paling dia yakini karena dia mengatakan tidak yakin tentang orang lain.

    “Saya pikir mungkin ada masa depan untuk Bitcoin, Ethereum, dan DOGE. Saya tidak bisa berbicara dengan yang lain,” kata Musk.

    “Tetapi jika Anda memiliki salah satu dari ketiganya di cold wallet, dan sebagai gantinya, saya pikir tebakan saya apakah itu berhasil dengan baik.”

    Elon Musk Dukung Kripto

    Itu juga menegaskan kembali dukungan Musk untuk aset kripto bahkan pada saat ini market telah kehilangan sebagian besar dari nilainya yang tinggi sepanjang masa.

    Dukungan Musk untuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin telah membantu karena tiga aset digital telah bekerja jauh lebih baik minggu ini. Mereka belum sepenuhnya keluar dari hutan tetapi telah bertahan dengan kuat setelah membentuk dukungan yang baik.

    Bitcoin masih diperdagangkan dengan kuat di atas US$ 16.800 sementara Ethereum mampu menahan US$ 1.200 dengan cukup baik. Adapun DOGE, harganya sedang tren di US$ 0,089 pada saat penulisan ini, memungkinkannya untuk mempertahankan tempatnya sebagai mata uang kripto terbesar ke-8 di pasar.

    Ilustrasi Elon Musk beli Twiiter
    Ilustrasi Elon Musk beli Twiiter. Foto: Jakub Porzycki/NurPhoto via Getty Image.

    Baca juga: Binance Siapkan Dana Pemulihan, Bantu Perusahaan Kripto dari Krisis

    Komentar Keruntuhan FTX

    Kebangkrutan FTX tetap menjadi perhatian semua orang dan Musk juga membagikan pemikirannya tentang hal itu. Musk menegaskan kembali bahwa investor harus menganggap ini sebagai tanda untuk tidak menyimpan kripto mereka di bursa. Sebaliknya, mereka harus menyimpannya di cold wallet.

    Mengomentari mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried, Musk mengatakan dia pertama kali mendengar tentang SBF pada April 2022 sehubungan dengan kesepakatan akuisisi Twitter.

    “Saya mendapat banyak sekali orang yang memberi tahu saya bahwa dia punya (uang), Anda tahu, sejumlah besar uang yang ingin dia investasikan dalam kesepakatan Twitter,” kata CEO Tesla itu. Namun, Musk akan menolak tawaran SBF untuk berinvestasi dalam kesepakatan Twitter karena menurutnya, CEO FTX telah menetapkan “Bulls**t meter” pada saat itu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • JPMorgan: Kasus FTX Buka Potensi Regulasi Aset Kripto Dipercepat

    Raksasa perbankan, JPMorgan memberikan pandangan tentang keseluruhan drama seputar kejatuhan crypto exchange, FTX. Sam Bankman-Fried dan FTX adalah salah satu pemain kunci di bagian terpusat atau centralized protocol dari industri kripto.

    Fried juga bertindak sebagai penyedia likuiditas pilihan terakhir untuk proyek-proyek bermasalah finansial yang serupa dengan Terra. Namun, setelah menghadapi krisis likuiditas dan masalah lainnya, kerajaan FTX kini telah runtuh.

    Jatuhnya raksasa itu telah membuat waspada dan mengkhawatirkan regulator global dan investor di seluruh dunia. Analis ekuitas JPMorgan, Steven Alexopoulos, membagikan pemikirannya tentang kejatuhan FTX dan efeknya yang mengalir di seluruh industri.

    Penyebab Goncangan Industri

    Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.
    Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.

    Baca juga: Vitalik Buterin Berbagi Pikiran Tentang Sam Bankman-Fried dan FTX

    Alexopoulos menyebutkan bahwa jatuhnya FTX akan terbukti menjadi katalisator yang akan menggerakkan industri aset kripto dua langkah ke depan. JPMorgan juga mengidentifikasi pemain terpusat sebagai akar penyebab keruntuhan baru-baru ini.

    Ia menegaskan dari fakta yang ada menemukan bahwa keruntuhan industri kripto baru-baru ini bukan berasal dari protokol terdesentralisasi tetapi dari pemain terpusat.

    “Selain itu, sementara berita runtuhnya FTX memberdayakan para skeptis kripto, kami akan menunjukkan bahwa semua keruntuhan baru-baru ini dalam ekosistem kripto berasal dari pemain terpusat dan bukan dari protokol terdesentralisasi,” ungkapnya

    Regulasi Kripto

    Ilustrasi regulasi aset kripto.
    Ilustrasi regulasi aset kripto.

    Baca juga: Tokocrypto Prioritaskan Keamanan Nasabah dan Sinergi Strategi Bisnis

    JPMorgan menyebutkan dalam sebuah catatan bahwa jatuhnya FTX mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh pasar kripto. Raksasa perbankan itu percaya bahwa ini berpotensi membuka jalan bagi regulasi aset kripto yang dipercepat.

    Pelaku industri perbankan juga percaya bahwa peristiwa baru-baru ini dapat membangkitkan dan mempercepat peraturan dengan membantu adopsi aset kripto secara institusional.

    Sebelumnya, JP Morgan melalui posting di LinkedIn menunjukkan bahwa perusahaan tersebut ingin memasuki peluang pembayaran kripto, Web3, dan Metaverse. Mereka sedang mencari untuk menunjuk pemimpin yang “ingin tahu dan dinamis” yang dapat membimbing perusahaan dengan pengetahuan teknis tentang blockchain.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BlockFi Diambang Kebangkrutan Setelah FTX Runtuh

    Kejatuhan FTX masih menginfeksi sebagian besar dunia aset kripto. Bloomberg telah melaporkan bahwa yang paling terpengaruh baru-baru ini adalah BlockFi. Mereka telah merencanakan pengajuan kebangkrutan yang akan segera terjadi.

    Platform pemberi pinjaman kripto, BlockFi, masuk dalam daftar teratas perusahaan yang berpotensi mengikuti kebangkrutan FTX. Kabar ini sudah kencang beredar hampir sepanjang minggu ini.

    Tampaknya sekarang hal itu akan membuahkan hasil dengan BlockFi bersiap untuk mengajukan kebangkrutan chapter 11 dalam waktu dekat.

    BlockFi dan FTX

    Tidak ada yang menyangka BlockFi akan menghadapi krisis terparah sepanjang sejarah aset kripto. Efek domino dari FTX begitu besar. Sebagai salah satu platform crypto exchange paling terkenal di dunia, memiliki ketergantungan dengan beberapa perusahaan mitranya.

    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Jelang Piala Dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Masuk Dunia NFT

    FTX memulai krisis dengan token asli yang anjlok, diakhiri dengan perusahaan yang bangkrut. Karena tawaran akuisisi yang gagal dan laporan penyalahgunaan dana pelanggan menghancurkannya sampai tidak bisa kembali. Selanjutnya, tanpa ada tempat tersisa untuk berbelok, FTX mengajukan kebangkrutan chapter 11.

    Sepertinya BlockFi diatur untuk mengikutinya. Paparan mereka yang luas terhadap FTX membawa mereka ke nasib yang sama. Seperti yang dilaporkan Bloomberg bahwa pengajuan kebangkrutan sekarang sudah dekat untuk platform pinjaman kripto.

    Belum Terkonfirmasi

    Laporan Bloomberg tersebut berasal dari, “orang-orang yang mengetahui masalah ini”, dan mengikuti periode penghentian penarikan klien. Meskipun ini telah menjadi rumor hampir sepanjang hari, BlockFi sejauh ini menolak mengomentari masalah tersebut.

    Wall Street Journal sebelumnya telah melaporkan awal pekan ini, soal BlockFi yang menuju kebangkrutan. Selain itu, BlockFi mengaku memiliki banyak transaksi dengan FTX. Penanda lain bahwa runtuhnya FTX merupakan ancaman bagi industri aset kripto.

    Sebelumnya ditengah tech winter, BlockFi memangkas sekitar 20% stafnya karena perusahaan memperhitungkan penurunan dramatis dalam aset kripto dan meningkatnya kekhawatiran tentang melemahnya ekonomi.

    Baca juga: Pendiri Chiliz Alokasikan 38 Juta CHZ Bantu Pengguna FTX Terdampak



    Sumber : news.tokocrypto.com