Author: 20

  • Harga Chiliz (CHZ) Melonjak 34% dalam Seminggu, Pola Bullish?

    Harga token kripto asli Chiliz (CHZ) dilaporkan telah melonjak lebih dari 34% dalam seminggu, mencapai tertinggi intraday US$ 0,29 pada 6 November dari terendah 31 Oktober di US$ 0,216.

    Token menguat setelah harga Chiliz membentuk pola bullish yang disebut inverse head-and-shoulders (IH&S).

    Secara rinci, pola inverse head-and-shoulders mencakup tiga bagian bawah yang berurutan – shoulders dan head di antaranya. Ketiga dips terhubung melalui Neckline bersama. Saat formasi berlanjut, aksi harga membentuk tiga penurunan dan kembali ke garis neckline.

    Selain itu, polanya memprediksi lonjakan jika token menaklukkan garis neckline. Bull CHZ dapat mengharapkan pengembalian setinggi 210%, membawa nilai tukar CHZ/USD ke US$ 0,901. Harga CHZ saat ini berada di dekat garis leher pola tersebut.

    Penembusan dan penahanan di atas garis tren kemungkinan akan menarik pembeli ke pasar, membantu harga CHZ naik lebih tinggi.

    Overbought RSI

    Harga Chiliz (CHZ) membentuk pola bullish yang disebut Inverse Head and Shoulders. Sumber: Tradingview.com.
    Harga Chiliz (CHZ) membentuk pola bullish yang disebut Inverse Head and Shoulders. Sumber: Tradingview.com.

    Baca juga: Pasokan Polygon (MATIC) di Bursa Turun Saat Harga Meroket, Kenapa?

    Sementara itu dilaporkan Coinchapter, relative strength index (RSI) CHZ telah menjadi overbought, dengan nilai 78,21 pada grafik harian. Trader menganggap level RSI overbought sebagai awal dari pembalikan tren mendatang yang menguntungkan bear. Akibatnya, fenomena tersebut sering menjadi sinyal jual untuk suatu aset.

    Jika RSI overbought memicu aksi jual, harga CHZ bisa jatuh ke resistance yang berubah menjadi support di dekat US$ 0,275. Tingkat harga sebelumnya bertindak sebagai resistensi untuk token sejak Agustus tahun ini. Penembusan di bawah support langsung dapat mendorong harga Chiliz jatuh ke support dekat US$ 0,25 sebelum pulih.

    Sebaliknya, jika uptrend berlanjut dan harga CHZ menembus di atas pola IH&S, harga Chiliz bisa naik ke resistance di dekat US$ 0,302. Penembusan dan penahanan di atas resistensi langsung dapat membuat harga CHZ naik ke US$ 0,34 sebelum koreksi turun mengurangi kenaikan.

    Piala Dunia Bantu Lonjakan Harga CHZ

    Fan Token ARG dari Timnas Argentina yang dibuat oleh Socios.com pengembang Chiliz (CHZ). Sumber: Socios.com.
    Fan Token ARG dari Timnas Argentina yang dibuat oleh Socios.com pengembang Chiliz (CHZ). Sumber: Socios.com.

    Baca juga: Ramai Binance Vs FTX Picu Lukidasi, Harga Kripto FTT Bergerak Turun

    Harga Chiliz mungkin mengambil isyarat bullish dari Piala Dunia 2022 di Qatar mendatang. Platform mengorientasikan dirinya sebagai token penggemar dengan target audiens penggemar olahraga. Piala Dunia 2022 dimulai pada bulan November telah menjadi salah satu bahan bakar terkuat untuk pertumbuhan harga CHZ.

    Token CHZ membantu pengguna berpartisipasi dalam kehidupan tim olahraga favorit mereka, memberikan aliran pendapatan tambahan kepada perusahaan yang mendukung tim. Oleh karena itu, bahkan jika harga CHZ turun karena RSI yang overbought, token memiliki bullish kuat yang datang dari piala dunia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Google Jadi Validator Jaringan Blockchain Solana

    Google menjalin kemitraan strategis dengan Solana. Kerja sama ini akan membuat layanan Google Cloud menjalankan validator di jaringan blockchain Solana, dan akan segera menambahkan fitur yang ditujukan untuk menyambut pengembang Solana.

    Selain membawa dukungan Blockchain Node Engine ke Solana, Google Cloud akan mengindeks blockchain Solana dan membawa data ke BigQuery tahun 2023 mendatang. Tujuannya adalah untuk memudahkan ekosistem pengembang Solana untuk mengakses data historis.

    “Kami ingin menjalankan node Solana dengan satu klik dengan cara yang hemat biaya,” kata manajer produk Google Web3 Nalin Mittal pada Solana’s Breakpoint conference di Lisbon pada Sabtu (4/11).

    Pujian Solana

    Nalin Mittal, Web3 Lead at Google Cloud. Foto: Solana.
    Nalin Mittal, Web3 Lead at Google Cloud. Foto: Solana.

    Baca juga: CEO Binance Terbuka untuk Bergabung dengan Dewan Twitter

    Di atas panggung Breakpoint, pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, memuji peningkatan yang cukup besar dari Google dalam menambahkan Solana ke BigQuery.

    Ketika ditanya di mana Google dapat membantu dengan masalah rekayasa data, Yakovenko mengutip membangun SDK yang lebih baik untuk membantu mempercepat pengembangan aplikasi, dan mengatasi masalah yang belum terpecahkan dalam menyimpan frase bseed.

    “Ada banyak penelitian yang dilakukan untuk menyimpan rahasia secara efektif dengan cara yang bahkan tidak diketahui oleh Google, dan Anda memiliki sebagian pemulihan kunci antara pengguna dan penyedia layanan seperti Google yang dapat memverifikasi identitas Anda,” jelas Yakovenko dikutip Decrypt.

    Harga Token Solana Naik

    Harga Solana Meningkat 400%
    Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

    Baca juga: Dua Misteri Terbesar dalam Sejarah Aset Kripto

    Token solana (SOL) asli Solana melonjak nilainya pada pengumuman dan SOL naik 7,8% lebih tinggi terhadap dolar AS minggu ini. SOL bahkan sempat naik 12% sekitar US$ 36,80 pada saat publikasi kerja sama tersebut.

    Tak bertahan lama pada Senin (7/11) pukul 11.00 WIB di pantau dari situs CoinMarketCap, nilai SOL kembali turun sekitar 9,94% di harga US$ 32,47. Penurunan ini imbas dari market kripto yang secara keseluruhan sedang turun.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Siap Kolaborasi Tekan Pelanggaran Perdagangan Aset Kripto

    Tokocrypto siap berkolaborasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk menekanpenghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto, seperti MLM (Multi-level marketing) atau skema ponzi. Tindakan perdagangan yang melanggar akan merusak pertumbuhan industri.

    Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto, mengatakan Tokocrypto selalu mendukung upaya regulator dalah hal ini Bappebti untuk mengambil tindakan tegas terhadap perdagangan aset kripto berkedok MLM dengan skema member get member. Aktivitas tersebut bisa merugikan platform Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) yang terdaftar resmi.

    “Kami melihat aktivitas perdagangan aset kripto yang menyalahi aturan bisa merugikan pedagang aset kripto resmi yang terdaftar di Bappebti. Masyarakat pun tentu pihak yang paling dirugikan, karena kurangnya pengetahuan mereka. Kami tidak ingin kepercayaan masyarakat terhadap investasi aset kripto terciderai,” kata Endi.

    Bappebti Tindak Tegas

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

    Baca juga: Bappebti: Waspada Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM

    Dalam laporan Bappebti banyak entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto dengan skema member get member untuk merekrut anggota baru. Entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan. 

    Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka. Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi.

    Untuk menekan perdagangan aset kripto ilegal yang merugikan perlu meningkatkan edukasi dan literasi. Endi mengungkap Tokocrypto selalu memberikan informasi yang jelas mengenai produk yang ditawarkan dan terus menggencarkan edukasi tata cara bertransaksi aset kripto yang benar dan aman. 

    Giatkan Edukasi Kripto

    Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.
    Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.

    Baca juga: Modus Aneh Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM di Indonesia

    Dengan industri yang masih baru dan stigma masyarakat tentang investasi kripto bisa membawa keuntungan dengan cepat, Tokocrypto tetap akan fokus pada penguatan edukasi. Melalui edukasi, Tokocrypto ingin menguatkan investasi kripto yang bertanggungjawab dan berkelanjutan di Indonesia. 

    “Fokus kami tetap pada edukasi dan literasi. Dua hal itu menjadi kunci untuk menyehatkan industri. Masyarakat bisa mengerti tentang investasi kripto secara menyeluruh dan bisa menghindari penipuan perdagangan kripto yang ilegal dan kerugian lainnya. Apalagi investasi kripto kini sedang diminati,” tutur Endi.

    Berdasarkan riset CELIOS berjudul “Peran Aplikasi Multi-Aset terhadap Pertumbuhan Investor Ritel” yang dirilis tahun 2022, aset kripto telah menjadi produk investasi terbesar ketiga yang paling diminati investor ritel. Dalam studi ini, ditemukan bahwa saat ini aset kripto merupakan produk investasi terpopuler setelah Reksadana dan Saham yang merupakan instrumen investasi yang telah dikenal sejak lama.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Asosiasi Ajak Masyarakat Kawal Rumusan Aset Kripto di RUU P2SK

    Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) semakin hangat diperbincangkan. Salah satu topik yang menjadi polemik adalah karena aset kripto dimasukkan pada RUU P2SK sebagai ITSK (Inovasi Teknologi Sektor Keuangan).

    Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun telah menetapkan RUU P2SK dalam Program Legislasi Nasional Prioritas Tahun 2022. RUU P2SK ini merupakan RUU inisiatif DPR yang selanjutnya akan dibahas bersama Pemerintah menjadi UU. Saat ini, status RUU P2Sk masih pada tahap Konsultasi Publik.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengajak masyarakat untuk terus mengawal dan berpastisipasi dalam pembentukan RUU P2SK ini. Menurutnya semua pihak harus dilibatkan dalam pembahasan, terutama masyarakat yang akan berdampak langsung pada penerapan regulasi ini, bisa memberikan pandangannya.

    “Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal RUU P2SK ini. Pelibatan publik dalam pembahasannya bisa memberikan pandangan yang menyeluruh, termasuk status aset kripto di dalamnya. Karena jumlah investor kripto yang lebih dari 16 juta ini, pasti ingin status yang jelas soal kripto sebagai komoditi atau akan diubah,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto

    Baca juga: Gantikan Indonesia, India Usung Regulasi Kripto Agenda Utama G20 2023

    Konsultasi Publik RUU P2SK

    Manda berharap dengan semakin banyak masukan, RUU ini memiliki ownership yang kuat dari seluruh stakeholder, sehingga tercapai tujuan yang konkret. ASPAKRINDO siap berdiskusi dengan seluruh stakeholder untuk mensinergikan pandangan tentang aset kripto dan merumuskan regulasi yang mendukung industri terus tumbuh dengan sehat.

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan situs khusus untuk Konsultasi Publik RUU P2SK sebagai salah satu instrumen untuk memastikan seluruh proses penyusunan RUU ini transparan. Masyarakat bisa akses link ini.

    Status Aset Kripto

    Perhatian asosiasi saat ini ada pada pasal yang memasukan aset kripto dalam ITSK. Menurut Manda, saat ini masyarakat sudah mulai menyakini aset kripto sebagai komoditi dan diregulasi oleh Bappebti, namun adanya draft RUU ITSK ini bisa menimbulkan kerancuan atau tidak jernih.

    Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
    Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

    Baca juga: Indonesia Cermati Skema Perdagangan Karbon Bertenaga Blockchain

    “Kami menghargai niat dan upaya pemerintah untuk terus mengawasi dan memastikan industri aset kripto ini tetap aman. Namun, draft RUU PPSK yang ada saat ini belum menguatkan industri, malah berpotensi membuatnya mundur. Ada beberapa pasal (205, 207, 208) yang akan membuat status aset kripto menjadi rancu ke depannya. Di mana saat ini kripto dikategorikan sebagai komoditi, bukan mata uang,” jelasnya.

    Manda berharap Bappebti tetap ada, bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam RUU P2SK di pasal ITSK. Disamping itu, asosiasi ingin semua bersinergi dari BI, OJK, dan Bappebti untuk merumuskan regulasi yang jelas dan mendukung inovasi ke depannya. BI dan OJK bisa meregulasi aspek lain dari kegunaan atau utilitas aset kripto yang belum diatur oleh Bappebti.

    “Sebagai pelaku hanya meminta kepastian hukum dan regulasi agar industri kripto yang sudah berkembang pesat ini, tidak salah arah dan reset dari nol. Indonesia termasuk negara yang memiliki kerangka regulasi yang jelas terkait kripto, merujuk pada regulasi komoditi, penerapan pajak serta regulasi anti pencucian uang dan kontra pendanaan terorisme untuk aset kripto,” pungkasnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • GALA Turun 13% Karena Peretasan Senilai $1B

    Selama sebulan terakhir ini, peretasan semakin umum di dunia kripto dengan nilai yang dicuri cukup besar di bulan oktober ini hingga disebut sebagai “Hacktober”. Saat market mulai menghijau kembali, muncul lagi ketakutan dari para investor karena peristiwa peretasan GALA senilai $1 milliar yang sedang dicetak dan seorang hacker mencoba melakukan hal yang sama.

    pNetwork merupakan platform yang mengawasi dan memberikan infrastruktur untuk mendapatkan token DeFi mengungkapkan “Konfigurasi yang salah dari pNetwork mengharuskan penempatan ulang pGALA. Kami bekerja secara langsung dengan tim Gala untuk menyediakan saldo pGALA yang diperlukan untuk memulihkan fungsionalitas setoran & penarikan pGALA.”

    Bersamaan dengan itu, p.Network meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh situasi tersebut. Selain itu, perusahaan menekankan fakta bahwa semua token di Ethereum aman. Namun, perlu dicatat bahwa GALA dihentikan sementara. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau user untuk tidak melakukan transaksi di dalam jaringan tersebut.

    Baca Juga Whales Serok Chainlink Hingga Mendekati Harga $8

    Sementara itu, ketakutan di seluruh situasi ini tentu saja sampai ke pemegang GALA. Token itu terlihat mengalami kerugian hingga dua digit. aset tersebut diperdagangkan pada $0,03589 dengan penurunan harian 10,27 persen





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Risk Reward Ratio dalam Trading Kripto

    Risk reward ratio merupakan salah satu metrik trading yang paling sederhana dan menonjol secara matematis. Memahami risk reward ratio membantu Anda untuk merencanakan strategi manajemen risiko yang tepat. Dalam trading aset kripto, rasio ini membantu para trader untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan dengan menetapkan strategi stop loss dan take profit. Yuk, pahami lebih dalam tentang risk reward ratio!

    Baca juga: Mengenal Fear and Greed Index pada Kripto

    Pengertian Risk Reward Ratio 

    Risk reward ratio atau rasio R/R menghitung berapa banyak risiko yang diambil trader untuk potensi jumlah profit yang akan diperoleh. Rasio ini menunjukkan kira-kira berapa potensi profit yang akan Anda peroleh untuk setiap 1 USD yang Anda korbankan pada suatu investasi. 

    Rasio R/R digunakan untuk mengukur potensi naik dan turun dari setiap trading menggunakan entry price, stop loss, dan take profit. Ketika Anda melakukan trading aset kripto, langkah pertama yang Anda harus lakukan adalah menentukan pada harga berapa Anda akan masuk ke pasar aset kripto yang Anda tuju. Titik harga ini disebut dengan entry price. Kemudian, Anda memutuskan di titik mana Anda akan mengambil keuntungan (take profit) dan di titik mana Anda akan mengambil semua uang Anda (stop loss) ketika trading merugi.

    Untuk menghitung rasio R/R, Anda bisa membagi potensi risiko dengan potensi keuntungan. Semakin rendah rasionya, semakin besar potensi profit yang Anda peroleh per unit risiko. Trader handal akan menetapkan profit take dan stop-loss sebelum melakukan trading.

    Mengapa Risk Reward Ratio Banyak Digunakan?

    ilustrasi menentukan risk reward ratio

    Rasio R/R memungkinkan Anda untuk melakukan trading yang terukur. Jika Anda menerapkan perhitungan R/R, Anda dapat meminimalkan risiko trading Anda. Ini memungkinkan untuk Anda membuat sistem yang menguntungkan, bahkan dengan tingkat profit yang lebih kecil. 

    Sebagai seorang trader dan investor jangka panjang, faktor risiko adalah sesuatu yang perlu diperhitungkan, apalagi kalau Anda melakukan trading di pasar aset kripto yang terkenal dengan tingkat fluktuatif yang tinggi.

    Jika tidak membuat perbandingan risiko saat trading, potensi Anda untuk mendapatkan keuntungan sangat kecil. Inilah sebabnya, penting untuk mempelajari cara menghitung atau menggunakan risk reward ratio sebelum trading, apalagi trading aset kripto. 

    Bagaimana Cara Menghitung Risk Reward Ratio?

    Untuk menghitung rasio R/R, Anda bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

    Rasio Risk:Reward = (Entry price-Stop loss) : (Take profit-Entry price)

    Anda bisa mengambil contoh ini.

    Saat membeli Bitcoin (BTC) dengan harga 1 koinnya 25 ribu USD (entry price). Kemudian, Anda berencana menjual koin BTC tersebut saat harganya menyentuh 27 ribu USD (take profit), sehingga Anda akan menghasilkan keuntungan atau laba bersih sebesar 2 ribu USD dari seluruh penjualan koin BTC tersebut.

    Anda lalu menetapkan posisi stop loss di angka 24 ribu USD. Jadi, jika harga 1 koin BTC mengalami penurunan harga di bawah 24 ribu USD, seluruh aset kripto Anda akan otomatis terjual.

    Rasio risk : reward = = (25 ribu dolar – 24 ribu dolar) : (27 ribu dolar – 25 ribu dolar) = 1.000 : 2.000 = 1 : 2 = 0,5

    Dari perhitungan di atas, Anda mengharapkan keuntungan dua kali lipat dari setiap unit yang Anda korbankan. 

    Bagaimana Cara Menemukan Risk Reward Ratio yang Bagus?

    Untuk lebih lanjut, terdapat tiga kemungkinan hasil perhitungan risk reward ratio ini, yaitu:

    1. Risk > Reward
    2. Risk < Reward
    3. Risk = Reward

    Di antara ketiga jenis rasio R/R di atas, tujuan yang ideal adalah menjaga risiko lebih rendah daripada profit, sehingga setiap kali trading mencapai stop loss, kerugian Anda dapat diminimalkan. Rasio R/R disarankan maksimum 0,5 agar Anda dapat memperoleh peluang profitabilitas yang lebih baik. Risk reward ratio memetakan skenario sederhana saat Anda berinvestasi di aset kripto untuk membuat trading Anda lebih efektif. 

    Bagaimana Cara Menghitung Risk Reward Ratio di Excel?

    Jika Anda ingin menghitungnya di Excel, Anda bisa mengikuti perhitungan sebagai berikut, berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Educba.

    Contoh kasusnya adalah: seseorang berencana untuk menginvestasikan USD 400.000 yang dimiliki. Ia bersedia mengambil 10-15% risiko pada investasi jangka pendek. Namun, ia masih bingung memilih saham untuk berinvestasi. Pilihannya adalah Microsoft Corporation dengan current price USD 172 per saham atau Apple Inc dengan current price USD 320 per saham. 

    Ternyata, terdapat sebuah studi yang menganalisis kedua tren saham dan menyadari bahwa harga saham Microsoft Corp bisa naik menjadi USD 225 per saham, sementara harga saham Apple Inc bisa naik menjadi USD 400 per saham dalam jangka waktu 3 bulan. Karena ini adalah investasi saham, maka risiko harga saham turun, bukan naik. Akhirnya, Ia siap mengambil risiko hingga USD 48000.

    1. Buat tabel perbandingan yang berisi data Current Price, Stop Loss, dan Target
    tampilan tabel risk reward ratio di excel

    Source: Educba

    1. Hitung Risk
    tampilan cara menghitung risk di excel

    Source: Educba

    1. Hitung Reward
    tampilan cara menghitung ratio di excel

    Source: Educba

    1. Hitung Risk/Reward Ratio
    cara menghitung risk reward ratio lewat excel

    Source: Educba

    Sekarang sudah tahu risk reward ratio dan bagaimana cara menghitungnya. Sederhana dan mudah, bukan? Jika Anda memiliki dasar analisis perhitungan pasar yang tepat, Anda tidak perlu takut berinvestasi aset kripto, salah satunya di Tokocrypto.

    Tokocrypto merupakan salah satu tempat transaksi kripto terbesar di Indonesia yang telah mendapat izin BAPPEBTI. Selain menjadi market exchange untuk para trader aset kripto, Tokocrypto juga menghadirkan konten edukasi khusus pada platformnya.Untuk mulai berinvestasi aset kripto di Tokocyrpto, kunjungi link ini  dan dapatkan informasi lengkap terkait aset kripto di akun media sosial Instagram, Twitter, serta blog Tokocrypto. Yuk, selesaikan KYC Anda dan gabung bersama komunitas resminya Discord!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Visa Luncurkan NFT Buat Penggemar Sepak Bola Piala Dunia 2022

    Perusahaan fintech global, Visa telah meluncurkan koleksi NFT (non-fungible token) untuk menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar. Koleksi NFT ini menyasar penggemar sepak bola seluruh dunia.

    Visa yang menjadi mitra teknologi pembayaran resmi FIFA untuk acara Piala Dunia tahun ini, menjalin kerja sama dengan Crypto.com, yang juga merupakan sponsor platform perdagangan kripto FIFA. Keduanya berkolaborasi meluncurkan koleksi NFT “Visa Masters of Movement.”

    Visa Masters of Movement menampilkan karya seni digital unik, berupa avatar, dan koleksi lainnya yang dikurasi dari kompetisi Piala Dunia dan Piala Dunia Wanita.

    Inspirasi Koleksi NFT Visa

    Visa luncurkan koleksi NFT buat penggemar sepak bola Piala Dunia 2022. Foto: Visa.
    Visa luncurkan koleksi NFT buat penggemar sepak bola Piala Dunia 2022. Foto: Visa.

    Baca juga: Instagram Bakal Izinkan Pengguna Minting dan Juat NFT di Aplikasi

    NFT yang dibuat Visa terinspirasi oleh gol ikonik yang dicetak oleh lima bintang sepak bola populer, seperti Jared Borgetti, Tim Cahill, Carli Lloyd, Michael Owen, dan Maxi Rodriguez. Momen itu dicetak menjadi NFT untuk penggemar di seluruh dunia.

    Karya seni digital tersebut tersedia di Crypto.com dan penggemar yang tertarik bisa berpartisipasi dalam pelelangan yang dimulai tanggal 1 hingga 8 November 2022. Koleksi tersebut akan resmi debut akhir bulan ini di FIFA Fan Festival mendatang di Doha, Qatar mulai 19 November hingga 18 Desember 2022.

    NFT Visa Master of Movement ini dapat dibuat secara gratis oleh penggemar mana pun dan akan diterbitkan sebagai NFT di crypto.com. Di antara semua NFT ini, yang dapat menawar dengan harga tertinggi akan dapat menerima token kripto mereka dari platform bersama dengan memorabilia yang ditandatangani dari pemain legendaris.

    NFT yang Unik

    Visa luncurkan koleksi NFT buat penggemar sepak bola Piala Dunia 2022. Foto: Visa.
    Visa luncurkan koleksi NFT buat penggemar sepak bola Piala Dunia 2022. Foto: Visa.

    Baca juga: NGOBRAS Season 2: Dampak Elon Musk Akuisisi Twitter ke Market Kripto

    Visa Masters of Movement akan memungkinkan penggemar untuk membuat NFT khusus mereka sendiri yang terinspirasi oleh momen sepak bola favorit mereka. Aset tokenized akan dicetak Crypto.com.

    Kreator yang memenuhi syarat juga akan memiliki kesempatan untuk memilih skema warna favorit mereka berdasarkan warna nasional pilihan mereka. Karya seni digital juga akan berfungsi sebagai hadiah dan suvenir. Pemenang dapat memilih untuk mencetak koleksi yang dirancang sebagai NFT yang unik.

    Semua token NFT yang dibuat dan dikumpulkan oleh semua penggemar selama proses kontes akan disimpan selamanya di blockchain. Konten akan dapat bekerja pada integrasi sepak bola bersama dengan seni dan teknologi.

    Dari perspektif Visa, Piala Dunia kali ini membuatnya begitu unik dan di antara para penggemar yang sangat bersemangat dengan atlet legendaris yang sangat mereka kagumi dalam waktu singkat akan memberikan kemampuan untuk membawa dunia menjadi satu kesatuan dalam pola yang sangat terhubung melalui NFT.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa: Market Kripto Terus Sideways Waspada Sentimen Makroekonomi

    Performa market kripto sepekan ini terlihat sideways atau datar yang menandakan investor kurang bergairah. Kenaikan suku bunga acuan The Fed masih menjadi hambatan pertumbuhan market kripto. 

    Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (4/11) pukul 13.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 20.576, naik 1,10% selama 24 jam terakhir dan naik 1,36% sepekan belakang.

    Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut melonjak 1,24% ke US$ 1.567 sehari terakhir dan naik 3,45% seminggu belakang. Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) yang sempat tumbuh mengesankan, akhirnya anjlok lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir.

    Ilustrasi market kripto Bitcoin.
    Ilustrasi market kripto Bitcoin.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan volatilitas market kripto menjelang akhir pekan ini akibat besarnya sentimen dari ketidakpastian makroekonomi global. Namun, sejumlah investor yang menjadi kaum bullish mulai masuk untuk akumulasi sehingga sedikit mengerakan market kripto naik, namun tetap sideways. Mereka anggap penurunan harga kripto, pasca The Fed menaikan suku bunga acuannya Kamis (3/11) dinihari lalu, menjadi peluang.

    “Namun, keseluruhan ekonomi global sedang terkena badai setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan penurunan kecil dalam klaim pengangguran. Kemudian, Bank of England meningkatkan suku bunga dengan ukuran jumbo 75 basis poin, sesuai dengan kenaikan AS baru-baru ini. Dua peristiwa itu membuat investor kurang bergairah untuk masuk ke market kripto,” kata Afid.

    Sementara, aset kripto big cap naik, ada beberapa altcoin yang menjadi primadona dalam 24 jam terakhir karena berhasil naik tinggi. Seperti, Loopring (LRC) meroket 23%, OKB naik tinggi sebesar 24%, disusul oleh FTM yang berhasil naik sebesar 18,86%, dan MATIC yang tidak mau ketinggalan dengan kenaikan sebesar 16,54%.

    Total kapitalisasi pasar kripto pun berada di posisi hijau, naik tipis sebesar 0,71% dalam 24 jam terakhir. Penutupan total market cap siang ini berada pada level US$ 1,013 triliun.

    Fear and Greed Index Bitcoin kembali ditutup pada level 30 dengan kategori Fear. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sentimen pasar kripto masih terlihat masih stabil.

    Analisa Bitcoin di November

    Ilustrasi Bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Indonesia Cermati Skema Perdagangan Karbon Bertenaga Blockchain

    Banyak analis menyakini November bisa menjadi bulan yang baik untuk market aset kripto. Indikator hal ini terbukti dengan kembalinya market cap kripto global di titik US$ 1 triliun. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pun sempat mencatatkan kenaikan dalam grafik harian di akhir Oktober dan awal November.

    “Volume perdagangan saat ini sedikit membaik dan terjadi short liquidation. Meski demikian, kenaikan dan sentimen bullish ini masih terbatas. Aksi harga Bitcoin dan Ethereum masih belum sepenuhnya pulih dan kembali masuk ke dalam fase konsolidasi. Kondisi tersebut diikuti oleh sebagian besar aset di pasar kripto,” jelas Afid.

    Perlu diketahui, hampir satu tahun harga Bitcoin sudah turun 70% dari rekor tertinggi sepanjang masanya (ATH), yaitu US$ 69.000, yang tercapai pada bulan November 2021 lalu. Peristiwa langka itu diprediksi akan sulit tercapai dalam waktu dekat.

    “Baru-baru ini, Bitcoin memang terlihat mengalami kenaikan 8% dalam rentang waktu mingguan. Namun, kondisi itu membuat aksi harga Bitcoin terbebas dari rangebound momentum yang telah mengungkung pergerakannya selama hampir satu bulan. Untuk BTC mencapai kenaikan harga di bulan ini cukup sulit, terlebih tembus US$ 30.000 dan masih bergerak sempit di rentang US$ 20.000-US$ 23.000,” tutur Afid.

    Menurut laporan Matrixport, harga BTC diprediksi dapat memulai relinya dan mencapai US$ 63.000 pada Maret 2024, ketika Bitcoin akan menjalani halving. Proyeksinya BTC dapat mengulangi aksi harga bullish yang terlihat saat menjelang halving di Juli 2016 dan April 2020.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti: Waspada Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengingatkan masyarakat terhadap perdagangan aset kripto yang menggunakan konsep MLM (Multi-level marketing) yang tengah marak. Mereka akan melakukan tindakan tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat dengan konsep tersebut.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan Bappebti akan memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini melihat maraknya perdagangan aset kripto yang melanggar aturan.

    “Bappebti memperoleh informasi bahwa terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Bappebti. Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,” kata Didid dalam keterangan resminya.

    Ilustrasi anak muda investasi aset kripto.
    Ilustrasi anak muda investasi aset kripto.

    Baca juga: Dua Misteri Terbesar dalam Sejarah Aset Kripto

    Janji Keuntungan

    Menurut Didid, entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading aset kripto yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline atau bawahan mereka.

    Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selain itu, anggota tersebut akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Skema penghimpun dana ini berlaku untuk beberapa generasi.

    “Para anggota dari entitas tersebut sangat gencar mempromosikan penawaran trading aset kripto yang diikutinya melalui berbagi media sosial. Sehingga, pertumbuhan anggotanya sangat pesat. Mengingat jumlah anggota yang terus bertambah, maka kami melakukan tindakan tegas dengan menghentikan kegiatan usahanya agar tidak semakin banyak masyarakat yang dirugikan,” ucap Didid.

    Ilustrasi Bappebti.
    Ilustrasi Bappebti.

    Baca juga: Instagram Bakal Izinkan Pengguna Minting dan Juat NFT di Aplikasi

    Pertumbuhan Investor Kripto

    Di sisi lain, jumlah pelanggan aset kripto terdaftar di Indonesia sampai dengan Agustus 2022 tercatat sebesar 16,1 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan jumlah pelanggan terdaftar sebesar 725 ribu pelanggan per bulan.

    “Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi di perdagangan aset kripto terus meningkat. Sehingga, Beppebti menilai perlu adanya pengawasan yang baik untuk menjaga agar kondisi perdagangan aset kripto di Indonesia tetap kondusif,” imbuh Didid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Modus Aneh Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM di Indonesia

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali mengungkap modus yang dilakukan oleh entitas tertentu untuk perdagangan aset kripto berkedok MLM (Multi-level marketing). Modus ini sering ditemukan di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

    Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti, Aldison, menjelaskan modus yang dilakukan entitas-entitas tersebut tidak hanya melalui trading kripto, namun juga melalui jual beli aset kripto tertentu yang dilakukan di antara para anggota dengan iming-iming akan meningkatnya harga aset tersebut di masa depan.

    “Selain itu, ada penawaran investasi penambangan aset kripto atau mining menggunakan skema member get member dengan janji keuntungan tetap sesuai paket investasi yang dipilih,” tutur Aldison dalam keterangan resminya.

    Aldison menambahkan, modus penghimpunan dana masyarakat berkedok aset kripto, saat ini dilakukan dengan cara sedemikian rupa yang dikemas dengan agama, kegiatan amal, kegiatan sosial, dan sebagainya. Masyarakat awam tentu akan mudah terpengaruh untuk ikut dalam investasi jika penawaran dilakukan dengan cara tersebut.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.
    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Baca juga: Bappebti: Waspada Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM

    Teliti dan Cermat

    Bappebti meminta masyarakat sebelum memutuskan untuk bertransaksi di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan/atau Perdagangan Fisik Aset Kripto (PFAK), harus memahami terlebih dahulu terkait mekanisme transaksi, potensi keuntungan, dan risiko yang dihadapi.

    Pastikan legalitas perusahaan, apakah sudah terdaftar di Bappebti atau belum. Selanjutnya, jangan mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang bisa diperoleh dalam waktu singkat. Perlu diingat, pergerakan di PBK dan/atau PFAK sangat volatile, artinya dalam waktu singkat dapat mendapatkan keuntungan yang besar, namun potensi kerugiannya juga sangat besar (high risk, high return).

    “Jangan terbujuk jika ada yang menawarkan transaksi di bidang PBK dan/atau PFAK dengan janji bonus atau komisi apabila berhasil merekrut anggota baru sebagai downline, karena di bidang PBK dan/atau PFAK tidak dikenal istilah tersebut,” pungkas Aldison.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

    Baca juga: Daftar Anak Muda yang Kaya Berkat Investasi Aset Kripto

    Tindak Tegas

    Bappebti akan melakukan tindakan tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto. Tindakan tersebut dilakukakan untuk memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    “Bappebti memperoleh informasi bahwa terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Bappebti. Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,” terang Plt. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko.

    Menurut Didid, entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka.

    Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selain itu, anggota tersebut juga akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Skema ini berlaku untuk beberapa generasi.



    Sumber : news.tokocrypto.com