Author: 24

  • Cara Transfer Aset Kripto dari Trust Wallet ke Tokocrypto

    Trust Wallet merupakan dompet kripto yang mendukung berbagai jaringan blockchain seperti Binance Smart Chain, Ethereum, Matic, dan masih banyak lagi.

    Trust Wallet sendiri adalah dompet resmi dari Binance yang banyak digunakan oleh para pengguna jaringan Binance Smart Chain karena memiliki integrasi yang sangat baik dengan Binance Smart Chain.

    Untuk melakukan transfer aset kripto dari Trust Wallet ke Tokocrypto, kamu dapat mengikuti langkah-langkah di bawah.

    Cara Transfer Aset Kripto dari Trust Wallet ke Tokocrypto di Desktop

    Langkah-langkah untuk melakukan transfer aset kripto dari ekstensi Trust Wallet ke dompet Tokocrypto.
    1. Buka ekstensi Trust Wallet, pilih jaringan blockchain pada bagian atas, lalu klik menu “Send”.
    2. Cari koin yang akan di transfer pada kolom pencarian.
    3. Masukan alamat dompet Tokocrypto pada “Recipient Address” dan isi jumlah aset yang ingin ditransfer ke dompet Tokocrypto.
    4. Pastikan kembali alamat, jaringan blockchain dan biaya jaringan telah sesuai. Lalu lakukan “Confirm”.
    5. Kamu bisa memantau proses transfer pada tab “History”.

    Penting: Selalu teliti saat melakukan pemilihan jaringan blockchain karena kesalahan saat memilih jaringan yang tidak sesuai akan menyebabkan aset tidak sampai ke tujuan atau bahkan hilang.

    Cara Transfer Aset Kripto dari Trust Wallet ke Tokocrypto di Android/iOS

    Langkah-langkah untuk melakukan transfer aset kripto dari aplikasi Trust Wallet ke dompet Tokocrypto.
    1. Buka aplikasi Trust Wallet, lalu tap menu “Send”.
    2. Cari koin yang akan di transfer pada kolom pencarian.
    3. Masukan alamat dompet Tokocrypto pada “Recipient Address” dan isi jumlah aset yang ingin ditransfer ke dompet Tokocrypto.
    4. Pastikan kembali alamat, jaringan blockchain dan biaya jaringan telah sesuai. Lalu lakukan “Confirm”.
    5. Transfer selesai dan kamu bisa memantau proses transaksi melalui button “Transaction details”.

    Penting: Selalu teliti saat melakukan pemilihan jaringan blockchain karena kesalahan saat memilih jaringan yang tidak sesuai akan menyebabkan aset tidak sampai ke tujuan atau bahkan hilang.

    Itu dia cara mudah untuk melakukan transfer kripto dari Trust Wallet ke dompet Tokocrypto.

    Jangan lupa untuk selalu teliti dalam berinvestasi dan gunakan platform terpercaya seperti Tokocrypto yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) & memiliki lisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), agar aktifitas trading dan investasi kamu selalu aman.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tether Angkat Simon McWilliams sebagai CFO

    Tether, pemimpin di pasar stablecoin dengan valuasi mencapai $232 miliar, baru saja menunjuk Simon McWilliams sebagai Chief Financial Officer (CFO) yang baru.

    Menurut laporan Coinpaprika, langkah ini menandai komitmen perusahaan untuk meningkatkan transparansi dan memperkuat kepercayaan investor di tengah meningkatnya pengawasan regulasi.

    Simon McWilliams: Penggerak Transparansi Baru di Tether

    Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang manajemen dan audit keuangan, McWilliams ditugaskan untuk memimpin audit komprehensif atas cadangan keuangan Tether.

    Audit ini diharapkan dapat menjawab berbagai keraguan yang selama ini muncul terkait legitimasi dan transparansi aset yang mendukung USDT, stablecoin andalan Tether.

    Penunjukan McWilliams juga disertai dengan perubahan peran bagi Giancarlo Devasini, mantan CFO Tether, yang kini beralih menjadi Ketua perusahaan.

    Devasini akan berfokus pada strategi ekspansi yang lebih luas, termasuk memperkuat integrasi Tether ke dalam sistem keuangan AS serta mendorong adopsi aset digital secara global.

    Transparansi: Tantangan Lama yang Masih Menghantui

    Tether selama bertahun-tahun menghadapi skeptisisme mengenai kejelasan cadangannya. Perusahaan selama ini hanya memberikan laporan pengesahan triwulanan melalui firma akuntansi BDO. Namun, laporan tersebut dinilai masih kurang mendetail dibandingkan dengan audit keuangan menyeluruh.

    Skeptisisme ini semakin meningkat setelah Tether mencapai penyelesaian hukum pada tahun 2021 dengan Jaksa Agung New York, yang mengungkapkan bahwa perusahaan sempat salah mengartikan klaim bahwa USDT sepenuhnya didukung oleh dolar AS dalam rasio 1:1.

    Meski demikian, Tether telah berusaha meningkatkan transparansi dengan mengungkap bahwa 82,35% dari cadangannya berbentuk uang tunai, setara kas, dan surat utang jangka pendek, dengan hampir 80% di antaranya dalam bentuk surat utang pemerintah AS.

    Langkah Strategis Menuju Kepatuhan Regulasi

    Selain fokus pada audit, Tether juga tengah memperkuat landasan operasionalnya dengan memindahkan kantor pusatnya ke El Salvador. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan lisensi Penyedia Layanan Aset Digital (DASP), yang memungkinkan perusahaan memperluas operasinya ke sektor keuangan institusional dengan kepatuhan yang lebih baik terhadap regulasi global.

    Dengan kepemimpinan McWilliams, Tether berharap dapat menghilangkan keraguan publik dan memperkokoh posisinya sebagai pemimpin stablecoin yang terpercaya. Transparansi yang lebih besar, akuntabilitas yang lebih tinggi, serta kepatuhan terhadap regulasi akan menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan jangka panjang Tether di pasar yang semakin ketat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aave Perkenalkan Pembaruan Aavenomics, Apa yang Baru?

    Pendiri Chan Initiative, Marc Zeller, baru saja mengajukan proposal Aave Request for Comment (ARFC) yang bertujuan untuk memperbarui Aavenomics, sistem ekonomi token AAVE.

    Dilaporkan The Block, proposal ini menyoroti beberapa perubahan penting, termasuk peningkatan tokenomics AAVE, redistribusi pendapatan berlebih protokol, manajemen likuiditas sekunder, dan penghentian resmi token LEND.

    Pembaruan Aavenomics: Langkah Besar bagi Aave

    Dalam unggahannya di platform X, Zeller menyebutkan bahwa proposal ini merupakan salah satu yang paling penting dalam sejarah Aave.

    “Setelah setengah dekade kerja keras, bersama ACI, kami bangga mempersembahkan proposal Aavenomics terbaru kepada Aave DAO. Kami menganggapnya sebagai proposal terpenting dalam sejarah kami, silakan baca dan berikan masukan,” tulisnya.

    ACI sendiri adalah delegasi dan penyedia layanan dalam Aave DAO yang bertanggung jawab atas tata kelola, pembuatan proposal, dan pengembangan strategi protokol.

    Pembaruan ini merupakan kelanjutan dari tinjauan awal Aavenomics yang telah disetujui pada Agustus 2024. Salah satu dampak dari perubahan ini adalah potensi peralihan biaya yang memungkinkan sebagian dari pendapatan bersih platform dikembalikan kepada pengguna utama Aave.

    Dengan dominasi pasar yang terus meningkat dan cadangan kas yang bertumbuh 115% menjadi $115 juta, Aave kini berada dalam posisi strategis untuk meluncurkan pembaruan ini sambil tetap menjaga daya saingnya.

    Program Pembelian Kembali AAVE Senilai $1 Juta per Minggu

    Salah satu komponen utama dalam proposal ini adalah pembentukan Komite Keuangan Aave (AFC) yang bertugas mengelola kepemilikan treasury dan strategi likuiditas protokol.

    AFC akan mengawasi program pembelian kembali AAVE senilai $1 juta per minggu selama enam bulan, dengan kemungkinan peningkatan skala berdasarkan kondisi keuangan protokol melalui proposal lanjutan.

    Selain itu, optimalisasi insentif likuiditas sekunder juga menjadi fokus. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi biaya likuiditas tahunan sebesar $27 juta dengan menggunakan sistem yang lebih efisien.

    Salah satu langkah yang diusulkan adalah transisi bertahap dari sistem insentif berbasis hadiah menjadi pembelian kembali token AAVE dari pasar.

    Peningkatan Keamanan melalui Modul Umbrella dan Anti-GHO

    Aave juga memperkenalkan modul keamanan baru bernama Umbrella, yang dirancang untuk melindungi pengguna dari risiko utang buruk dengan kapasitas perlindungan hingga miliaran dolar.

    Di sisi lain, sistem Anti-GHO diperkenalkan sebagai mekanisme pengalihan biaya baru. Sistem ini akan mendistribusikan sebagian pendapatan stablecoin GHO kepada pemegang saham AAVE, menggantikan model diskon GHO yang saat ini digunakan.

    Penghentian Token LEND dan Pengambilan Kembali 320.000 AAVE

    Pergerakan harga AAVE (AAVE/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga AAVE (AAVE/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Proposal ini juga mencakup penghentian kontrak migrasi LEND ke AAVE. Dengan demikian, sebanyak 320.000 token AAVE yang tidak diklaim senilai sekitar $65 juta akan dikembalikan ke cadangan ekosistem Aave. Sebagai informasi, LEND merupakan token tata kelola Aave sebelum akhirnya digantikan oleh AAVE pada tahun 2020.

    Langkah Selanjutnya: Konsensus dan Pemungutan Suara

    Proses selanjutnya adalah mengumpulkan umpan balik dari komunitas untuk mencapai konsensus sebelum proposal ini masuk ke tahap pemungutan suara di luar rantai melalui Snapshot. Jika mendapat persetujuan, langkah berikutnya adalah pengajuan proposal tata kelola resmi di dalam rantai (AIP) untuk kemudian dieksekusi secara final.

    Meskipun optimis, Zeller mengakui bahwa hasil pemungutan suara tidak bisa dipastikan sepenuhnya. Namun, ia yakin bahwa proses peninjauan yang melibatkan semua delegasi Aave DAO akan memperbesar peluang keberhasilan proposal ini.

    Setelah pengumuman proposal ini, harga token AAVE mengalami lonjakan 7,8% dari $174,10 menjadi $187,71, menunjukkan respons positif dari pasar terhadap perubahan yang diusulkan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Tinjau Pengajuan ETF Dogecoin oleh Bitwise

    Pasar kripto semakin optimis setelah SEC (Securities and Exchange Commission) meninjau pengajuan ETF Dogecoin dari Bitwise.

    Namun, di tengah kabar ini, harga DOGE justru mengalami penurunan, mencerminkan volatilitas pasar yang masih tinggi.

    Bitwise Ajukan ETF Dogecoin

    NYSE Arca telah mengajukan formulir 19b-4 kepada SEC untuk mendapatkan izin mencatat dan memperdagangkan ETF Dogecoin milik Bitwise. Ini merupakan langkah lanjutan setelah Bitwise sebelumnya mengajukan formulir S-1 ke SEC.

    Menurut laporan Coinpaprika, jika disetujui, Coinbase Custody akan bertanggung jawab mengelola kepemilikan Dogecoin dalam ETF ini, sementara Bank of New York Mellon akan menangani administrasi aset tunai.

    ETF ini dirancang agar Dogecoin menjadi aset utamanya, dengan Nilai Aset Bersih (NAB) yang dihitung setiap hari berdasarkan Harga Penyelesaian CF Dogecoin-Dolar. Dengan mekanisme ini, ETF dapat mencerminkan pergerakan harga pasar Dogecoin secara akurat, memungkinkan investor untuk memperdagangkan DOGE melalui pasar tradisional.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Persaingan Ketat di Pasar ETF Dogecoin

    Bitwise bukan satu-satunya pemain dalam perlombaan ETF Dogecoin. Grayscale dan Rex Shares juga telah mengajukan permohonan ETF serupa. Pengajuan dari Grayscale bahkan telah diakui oleh SEC, menjadikannya pesaing kuat dalam kompetisi ini.

    Seiring dengan perkembangan ini, optimisme pasar terus meningkat. Data dari Polymarket menunjukkan peluang persetujuan ETF Dogecoin meningkat menjadi 67%, naik dari 55% sehari sebelumnya.

    Sementara itu, analis Bloomberg memperkirakan peluang persetujuan ETF ini mencapai 75% pada tahun 2025. Jika disetujui, ETF Dogecoin akan menjadi terobosan besar bagi mata uang kripto yang awalnya hanya dianggap sebagai lelucon saat diperkenalkan pada 2013.

    Harga DOGE Mengalami Penurunan

    Meskipun sentimen pasar positif terhadap ETF Dogecoin, harga DOGE justru turun hampir 16% baru-baru ini. Volume perdagangan DOGE juga mengalami penurunan 17%, mencerminkan tantangan yang dihadapi pasar kripto secara keseluruhan.

    Volatilitas ini menunjukkan bahwa meskipun ada berita positif dari sisi regulasi, harga aset kripto masih dapat bergerak fluktuatif.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Tetap Mendominasi DEX Meski Memecoin Anjlok

    Solana terus menunjukkan dominasinya di dunia bursa terdesentralisasi (DEX), bahkan di tengah penurunan tren memecoin.

    Menurut laporan The Defiant, selama lima bulan berturut-turut, jaringan ini mencatatkan volume perdagangan terbesar dibandingkan blockchain lainnya, mengalahkan Ethereum dan Arbitrum dengan selisih yang cukup signifikan.

    Solana Kalahkan Ethereum dalam Volume Perdagangan

    Menurut data dari DeFiLlama, total volume perdagangan DEX Solana dalam satu bulan mencapai $109 miliar. Angka ini 24% lebih tinggi dibandingkan Ethereum yang mencatatkan $88 miliar, serta lebih dari 300% lebih besar dari Arbitrum yang hanya mencapai $25 miliar.

    Keberhasilan ini tidak lepas dari peran tiga aplikasi utama di ekosistem Solana, yakni Raydium, Meteora, dan Orca.

    • Raydium sebagai Automated Market Maker (AMM) utama Solana berhasil mencatat volume perdagangan sebesar $41 miliar.
    • Meteora, yang berperan sebagai bursa terdesentralisasi dan penyedia likuiditas, menyumbang hampir $25 miliar.
    • Orca, platform DEX dan AMM lainnya, mencatatkan volume hampir $22 miliar.

    Namun, jika volume DEX Ethereum digabung dengan Layer 2-nya seperti Arbitrum, Base, dan OP Mainnet, totalnya mencapai $149,5 miliar, menjadikan ekosistem Ethereum masih yang terbesar dalam aktivitas perdagangan.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Selain itu, pendapatan aplikasi di ekosistem Solana juga melampaui jaringan lainnya dengan total penguasaan pasar sebesar 54%, menghasilkan $285 juta menurut data dari Solana Floor.

    Memecoin Solana Terpuruk, Tapi DeFi Tetap Stabil

    Meski mencatatkan rekor perdagangan yang impresif, sektor memecoin di ekosistem Solana mengalami penurunan signifikan dalam sebulan terakhir.

    Penyebab utama adalah maraknya peluncuran proyek penipuan yang melibatkan token seperti Libra, Melania, dan Trump. Akibatnya, harga token memecoin di Solana turun lebih dari 30% menurut data CoinGecko.

    Salah satu indikasi utama penurunan ini adalah menurunnya jumlah peluncuran token di platform Pump.fun. Data dari Dune Analytics menunjukkan jumlah token yang berhasil mencapai kapitalisasi pasar $100.000 turun drastis, dari 24.008 pada Januari menjadi hanya 11.906 pada Februari.

    Seorang analis on-chain, nooman.eth, menambahkan bahwa volume perdagangan mingguan di Pump.fun juga anjlok ke level yang terakhir terlihat pada September 2024. Ini menunjukkan bahwa tren memecoin sedang mengalami kemunduran.

    Namun, meski perdagangan memecoin merosot, volume perdagangan secara keseluruhan di Solana tetap stabil. Hal ini kemungkinan besar didorong oleh dominasi stablecoin dan kebangkitan sektor DeFi. Beberapa token berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti FLAME bahkan mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir, menurut data CoinGecko.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP, Ethereum, dan Cardano: Volatilitas Tinggi Guncang Pasar Kripto

    Pasar kripto kembali menunjukkan gejolak yang signifikan, dengan XRP mengalami penurunan mengejutkan sebesar 24%.

    Dilaporkan U Today, Ethereum (ETH) juga terlihat lebih buruk dari sebelumnya, sementara Cardano (ADA) mencatat lonjakan volatilitas terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Mari kita telusuri lebih dalam pergerakan harga aset kripto utama ini.

    XRP Anjlok 24%: Apa yang Terjadi?

    XRP gagal mempertahankan reli sebelumnya dan kini mengalami retracement signifikan. Setelah sempat menyentuh level $3,10, harga XRP turun drastis hingga berada di $2,37, mendekati level support penting di $2,30.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika level ini tidak bertahan, XRP bisa jatuh lebih dalam hingga ke $2,00, di mana rata-rata pergerakan 200 hari dapat berfungsi sebagai jaring pengaman. Namun, jika XRP berhasil menembus kembali $2,50, peluang untuk menguji level resistensi di $2,75 terbuka lebar.

    Penurunan XRP ini juga bertepatan dengan koreksi besar di pasar kripto secara keseluruhan, di mana Bitcoin dan Ethereum juga mengalami tekanan jual yang signifikan. Salah satu faktor yang memicu volatilitas ini adalah perubahan sentimen pasar setelah pengumuman cadangan kripto strategis AS. Lonjakan nilai yang sempat terjadi sebelum penurunan tajam ini menunjukkan betapa rapuhnya momentum bullish saat ini.

    Ethereum (ETH) Semakin Terpuruk

    Ethereum menghadapi tekanan lebih besar dibandingkan XRP. Harga ETH kini telah jatuh di bawah $2.200 dan bahkan menyentuh $2.104, mengalami penurunan signifikan dari level tertingginya baru-baru ini. Upaya pemulihan singkat gagal mengembalikan kepercayaan pasar, dan ETH kini berisiko turun lebih dalam jika tidak mampu bertahan di atas $2.000.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika Ethereum gagal mempertahankan level ini, support berikutnya berada di $1.850, dengan potensi penurunan lebih lanjut hingga $1.700 jika tekanan jual terus berlanjut. Untuk membalikkan tren bearish, ETH harus mampu menembus kembali $2.300, yang saat ini menjadi level kunci bagi para investor.

    Cardano (ADA): Lonjakan Volatilitas yang Ekstrem

    Cardano mencatat lonjakan volatilitas yang luar biasa, dengan fluktuasi harga intraday melebihi 600%. Kenaikan ini terjadi setelah pengumuman pemerintah AS tentang cadangan kripto strategis, yang awalnya mendorong harga ADA naik hingga $1,15 sebelum akhirnya anjlok ke $0,81.

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan ADA melonjak drastis, mencerminkan aktivitas spekulatif yang tinggi. Saat ini, level support kritis ADA berada di $0,75, sementara resistensi utama berada di kisaran $0,90 hingga $1,00. Jika volatilitas tetap tinggi, harga ADA bisa mengalami perubahan signifikan, baik menuju pemulihan atau justru koreksi lebih dalam.

    Secara keseluruhan, XRP, ETH, dan ADA menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan yang tinggi. XRP harus mempertahankan level $2,30 agar tidak jatuh lebih dalam, sementara ETH perlu kembali ke $2.300 untuk menghindari tren bearish yang lebih parah. Di sisi lain, volatilitas ekstrem ADA bisa menjadi peluang sekaligus risiko bagi para investor.

    Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian ini, investor disarankan untuk tetap waspada dan memantau level-level kunci sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kelar Cuci Ethereum, Lazarus Group Kuasai 6.706 BTC

    Analisis blockchain dari Arkham Intelligence mengungkap bahwa kelompok peretas Lazarus Group telah menyelesaikan pencucian ethereum (ETH) yang diperoleh dari peretasan Bybit.

    Sebagian besar dana hasil kejahatan ini telah dikonversi menjadi bitcoin (BTC), dengan total kepemilikan mencapai 6.706 BTC.

    Dari 57 akun yang diperiksa, kelompok hacker asal Korea Utara itu diketahui telah menghabiskan hampir seluruh saldo awal mereka sebanyak 499.000 ETH.

    Saat ini, hanya tersisa 0,1991871 ETH atau sekitar $432 dalam akun mereka. Konversi besar-besaran ke BTC ini menjadi indikasi bahwa kelompok tersebut telah berhasil mencuci dana mereka melalui berbagai transaksi.

    Lazarus Group dan Aliran Dana Tak Terlacak

    Arkham Intelligence juga melaporkan bahwa platform Thorchain telah memproses lebih dari $5,5 miliar dalam volume transaksi sejak serangan terhadap Bybit pada 21 Februari 2025 lalu.

    Sebagian besar dana tersebut kini telah berpindah ke BTC, dengan transaksi yang dilakukan melalui jaringan alamat yang belum teridentifikasi oleh regulator.

    BitcoinNews melaporkan pada Rabu (5/3) bahwa Pada 4 Maret 2025 pukul 15:30 ET, kepemilikan bitcoin Lazarus Group melonjak menjadi 6.706 BTC, dengan nilai sekitar $591 juta.

    Meskipun jumlah aset mereka saat ini turun menjadi $619,5 juta dari $919 juta dua hari sebelumnya, peretas ini tetap aktif melakukan transaksi.

    ETH Masih Beredar dalam Jaringan Lazarus Group

    Meskipun sebagian besar ETH telah dikonversi ke BTC, jaringan dompet Lazarus Group yang berisi lebih dari 70 akun masih menyimpan sekitar 10.690 ETH.

    Dana ini terus bergerak, dengan puluhan transaksi keluar yang tercatat dalam dua minggu terakhir.

    Sayangnya, belum diketahui secara pasti alasan utama peretas ini beralih ke BTC, tetapi faktor likuiditas kemungkinan menjadi alasan utama di balik keputusan mereka.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin: Roadmap Pemulihan Menuju Rp 2,4 Miliar Setelah Crash

    Bitcoin (BTC) kembali mengalami gejolak harga setelah mengalami crash yang membuatnya turun di bawah $85.000 (Rp 1,3 miliar).

    Namun, para analis kripto melihat potensi pemulihan yang bisa membawa Bitcoin hingga mencapai $150.000 atau setara Rp 2,4 miliar.

    Lantas, bagaimana proyeksi ini terjadi? Berikut analisisnya.

    Pola Pergerakan Bitcoin Mirip Tahun 2020

    Seorang analis kripto bernama Jelle membagikan grafik harga Bitcoin yang menunjukkan pola pergerakan harga mirip dengan tahun 2020.

    Pada pola tersebut, Bitcoin mengalami kenaikan, diikuti oleh fase konsolidasi, sebelum akhirnya breakout dan mencapai puncak harga baru.

    Kemudian, terjadi crash menuju level support sebelumnya sebelum kembali melonjak signifikan.

    Prediksi Kenaikan dari Level Support

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Berdasarkan analisis historis, Bitcoin diperkirakan bisa mengalami pemantulan harga dari kisaran $68.000 hingga mencapai $74.000.

    Seandainya skenario ini terjadi, Bitcoin berpotensi naik lebih dari dua kali lipat hingga menyentuh $150.000.

    Namun, perlu dicatat bahwa pergerakan harga tidak selalu berjalan sesuai pola yang ada.

    Keputusan Investasi: Haruskah Membeli Bitcoin Sekarang?

    Sementara itu, Finbold menyebutkan bahwa para analis menekankan bahwa meskipun pola historis dapat menjadi acuan, tidak ada jaminan bahwa skenario tahun 2020 akan terulang di 2025.

    Kenaikan sebelumnya hanya mencapai 33%, sementara prediksi saat ini menyebutkan potensi lonjakan lebih dari 100%.

    Oleh karena itu, keputusan untuk membeli harus dilakukan dengan pertimbangan matang dan strategi yang tepat.

    Kritik terhadap Analisis Fraktal Bitcoin

    Tidak semua orang setuju dengan prediksi berbasis pola historis ini. Beberapa analis mengkritik pendekatan ini sebagai pencarian pola acak yang belum tentu valid.

    Bahkan, Jelle sendiri mengakui bahwa ia hanya mengamati pergerakan harga tanpa kepastian mutlak mengenai pergerakan selanjutnya.

    Risiko dan Volatilitas Pasar

    Saat ini, pasar kripto sedang mengalami volatilitas ekstrem, sehingga tidak disarankan untuk melakukan perdagangan tanpa strategi yang jelas.

    Jelle sendiri mengaku terus mengurangi kepemilikan Bitcoin-nya secara bertahap untuk menghindari risiko lebih besar akibat ketidakpastian pasar.

    Strategi Investasi Bitcoin

    Membeli Bitcoin saat crash memang bisa menjadi peluang, tetapi juga memiliki risiko tinggi. Jika pola tahun 2020 benar-benar terulang, harga Bitcoin masih bisa turun lebih dalam sebelum kembali naik.

    Oleh karena itu, investor perlu mempertimbangkan strategi yang matang, melakukan riset menyeluruh, dan tidak mengambil keputusan impulsif hanya berdasarkan prediksi.

    Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, apakah Bitcoin benar-benar akan mencapai $150.000 (Rp 2,4 miliar)? Hanya waktu yang akan menjawabnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • White House Crypto Summit: Apa yang Bisa Diharapkan?

    White House Crypto Summit yang akan digelar pada Jumat (7/3) ini menjadi salah satu peristiwa yang paling dinantikan oleh para pelaku pasar aset kripto.

    Meskipun ekspektasi terhadap hasil pertemuan ini terbilang rendah, banyak pihak yang tetap memantau perkembangannya untuk melihat potensi kebijakan yang bisa mempengaruhi pasar.

    Tidak Ada Rencana Pembelian Kripto?

    Banyak yang skeptis mengenai kemungkinan pemerintah AS mengumumkan rencana pembelian aset kripto dalam jumlah besar.

    Sekali pun ada, nilai yang ditawarkan kemungkinan hanya ratusan juta dolar, sehingga dampaknya terhadap pasar tidak akan terlalu signifikan.

    Jika pemerintah AS benar-benar membeli aset kripto, investor kemungkinan akan mencoba mendahului langkah tersebut dengan membeli lebih dulu.

    Potensi Penghapusan Pajak Keuntungan Kripto

    Postingan DaanCrypto dalam sosial media X memprediksikan, salah satu kebijakan yang paling diantisipasi adalah kemungkinan pengecualian pajak keuntungan modal (capital gains tax) untuk keuntungan dari investasi kripto.

    Seandainya hal ini benar-benar diumumkan, dampaknya bisa sangat positif bagi pasar. Namun, kebijakan ini tetap memerlukan persetujuan dari Kongres sebelum bisa diterapkan secara resmi.

    Potensi Kenaikan Harga Kripto

    Terlepas dari hasil pertemuan nanti, beberapa aset kripto yang berbasis di AS dan masuk dalam kategori cadangan strategis seperti Solana (SOL), XRP, dan Cardano (ADA) kemungkinan akan mengalami kenaikan harga.

    Apalagi setelah penurunan besar dalam 36 jam terakhir, di mana mayoritas aset kripto mengalami penurunan di kisaran 20-40%, investor kemungkinan akan mulai melakukan alokasi ulang menjelang pertemuan.

    Risiko Penurunan Lebih Lanjut

    Jika pasar terus mengalami penurunan tanpa adanya berita baru menjelang pertemuan, bisa jadi ada faktor lain yang memengaruhi pergerakan harga.

    Beberapa analis mencurigai adanya peran pihak dalam yang telah mengetahui informasi lebih awal dan melakukan transaksi besar-besaran, terutama di platform seperti Hyperliquid.

    Fokus pada Investasi Jangka Panjang

    Pasar kripto dikenal memiliki volatilitas tinggi, dengan pergerakan harga 10-50% hanya dalam sehari karena satu berita tertentu. Hal ini membuat perdagangan jangka pendek menjadi sangat berisiko.

    Oleh karena itu, banyak investor yang lebih memilih strategi investasi jangka panjang untuk mengurangi risiko akibat fluktuasi harga yang ekstrem.

    White House Crypto Summit menjadi momen penting bagi pasar kripto, meskipun ekspektasi terhadap hasilnya tidak terlalu tinggi.

    Beberapa kebijakan potensial seperti penghapusan pajak keuntungan modal dapat memberikan dorongan positif, tetapi ketidakpastian tetap tinggi.

    Dalam situasi seperti ini, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang guna menghadapi dinamika pasar yang sulit diprediksi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pump.fun Alami Penurunan Volume Perdagangan 63%

    Pump.fun, platform peluncuran token dalam ekosistem Solana, mengalami penurunan volume perdagangan sebesar 63% dari Januari ke Februari 2025.

    Data dari Dune Analytics pada Rabu (5/3) menunjukkan bahwa volume perdagangan turun dari $119 miliar menjadi $44 miliar dalam dua bulan pertama tahun ini.

    Meski begitu, Pump.fun masih mencatat aktivitas perdagangan sebesar $2,1 miliar dalam empat hari terakhir.

    Volume Perdagangan Terendah Sejak Oktober 2024

    Februari 2025 menandai bulan dengan volume perdagangan terendah bagi Pump.fun sejak Oktober 2024.

    Meski begitu, angka ini masih tetap menjadi yang tertinggi keempat sejak platform ini diluncurkan pada Januari 2024 lalu.

    Penurunan ini juga disertai dengan berkurangnya jumlah token baru yang terdaftar di platform, dari hampir 1.200 token per hari pada 24 Januari menjadi kurang dari 300 per hari di awal Maret.

    Faktor Penyebab Penurunan Aktivitas

    Menurut salah satu pendiri Pump.fun, Alon Cohen, penurunan aktivitas ini disebabkan oleh kondisi pasar kripto yang sedang lesu.

    “Saat pasar menurun, altcoin dan memecoin juga ikut turun, yang menyebabkan perlambatan aktivitas di seluruh ekosistem on-chain, termasuk di Pump.fun,” ujar Cohen.

    Meski terjadi penurunan volume, pendapatan platform dalam 30 hari terakhir masih mencapai hampir $74 juta.

    Menurunnya Antusiasme Terhadap Memecoin

    Memecoin, yang sempat menjadi tren dalam bull run kripto kali ini, mulai kehilangan daya tariknya.

    Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran para trader terhadap praktik insider trading, rug pull, dan penipuan lainnya.

    Salah satu insiden besar yang memperkuat kekhawatiran ini adalah kasus “Libragate,” di mana token yang didukung oleh Presiden Argentina Javier Milei berubah menjadi skema rug pull senilai $107 juta.

    Regulasi dan Masa Depan Memecoin

    CEO firma regulasi blockchain Fideum, Anastasija Plotnikova, menyatakan bahwa memecoin telah berevolusi dari eksperimen sosial berbasis komunitas menjadi ladang eksploitasi bagi investor ritel.

    Insider trading, skema pump-and-dump, serta praktik manipulatif lainnya telah menghilangkan nilai asli dari memecoin yang sebenarnya.

    Selain itu, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) juga menyoroti fenomena memecoin. Dalam pernyataan pada 27 Februari, SEC mengonfirmasi bahwa memecoin bukanlah sekuritas, tetapi tetap mengawasi segala bentuk penipuan yang terkait dengan aset digital ini.

    Dengan penurunan volume yang signifikan dan meningkatnya pengawasan regulasi, masa depan Pump.fun dan memecoin secara umum akan bergantung pada adaptasi pasar serta langkah-langkah perlindungan investor yang lebih ketat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com