Author: 27

  • Laju Bitcoin Tertahan di Level $114K, Dampak Kebijakan Baru The Fed?

    Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar di dunia, kembali menunjukkan pergerakan yang cenderung melemah dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di kisaran $114,849.67 per BTC, turun sekitar -0.8% dibandingkan sehari sebelumnya.

    Meski penurunan ini relatif tipis, tren koreksi jangka pendek masih cukup terasa di tengah dinamika global yang membebani aset berisiko.

    Kondisi Terkini Bitcoin: Stabil di Atas $114 Ribu

    Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sebesar $2,286.74 miliar USD, menjadikannya tetap kokoh di posisi nomor satu sebagai aset kripto paling dominan.

    Volume perdagangan harian berada di kisaran $52,18 miliar USD, mencerminkan tingginya aktivitas transaksi meski harga sedang terkoreksi.

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan pada rentang $114,536.11 sebagai level terendah dan $115,875.59 sebagai level tertinggi.

    Angka ini menunjukkan volatilitas tipis, menandakan investor masih cenderung menunggu arah pasar yang lebih jelas.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Bitcoin Kembali Menguat: Harga Tembus $115.900

    Dari sisi historis, Bitcoin masih jauh dari rekor tertingginya di $124,457.12, tetapi harga saat ini tetap berada di atas rata-rata support kuat jangka menengah.

    Secara sirkulasi, sudah beredar 19,91 juta BTC, atau sekitar 94,81% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, sehingga ketersediaan pasokan semakin terbatas dan menjadi salah satu faktor fundamental penguat nilai BTC dalam jangka panjang.

    Analisis Pergerakan Harga

    Jika dilihat dari data perbandingan waktu:

    • Hari ini: turun 0,68% atau sekitar $787,40
    • 30 hari terakhir: turun tipis -0,27%
    • 60 hari terakhir: naik +8,07% atau sekitar $8,588,07
    • 90 hari terakhir: naik +4,81% atau sekitar $5,272,45

    Data tersebut menunjukkan bahwa penurunan terbaru hanyalah bagian dari koreksi sehat setelah kenaikan signifikan dalam dua bulan terakhir.

    Meski tren jangka pendek melemah, Bitcoin masih dalam jalur pertumbuhan positif dalam horizon menengah.

    Selain itu, dalam rentang 7 hari terakhir, BTC mencatat penurunan -2,67%, sejalan dengan pola koreksi pasar kripto global.

    Hal ini turut dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti sikap kebijakan moneter Federal Reserve, volatilitas di pasar saham, serta arus keluar dari instrumen investasi berbasis kripto.

    Penyebab Penurunan Harga Bitcoin

    Ada beberapa faktor utama yang menjadi penyebab koreksi harga Bitcoin saat ini:

    1. Sinyal Kebijakan Federal Reserve
      Pernyataan dari pejabat Fed di simposium Jackson Hole pekan ini kembali menimbulkan ketidakpastian. Meskipun ada ekspektasi pemangkasan suku bunga pada kuartal mendatang, investor masih berhati-hati karena inflasi Amerika Serikat belum sepenuhnya terkendali. Sentimen ini membuat sebagian investor mengambil posisi wait and see, menekan permintaan aset kripto.
    2. Aksi Ambil Untung Investor
      Setelah lonjakan harga yang cukup tajam dalam dua bulan terakhir, sebagian investor cenderung melakukan profit-taking. Tekanan jual ini menahan laju kenaikan BTC, terutama ketika mendekati level resistance psikologis di sekitar $115–$116 ribu.
    3. Rotasi Modal ke Altcoin
      Dominasi pasar Bitcoin sempat menurun karena investor beralih ke altcoin, terutama Ethereum (ETH) yang mencatat arus masuk besar melalui ETF spot. Pergerakan modal ini mengurangi momentum bullish BTC dalam jangka pendek.
    4. Volatilitas Global dan Risiko Geopolitik
      Faktor eksternal seperti ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga minyak, dan tren pasar saham global juga berperan menekan selera risiko investor. Bitcoin sebagai aset berisiko sering kali terpengaruh oleh perubahan sentimen ini.

    Prospek ke Depan: Antara Konsolidasi dan Momentum Baru

    Meskipun harga saat ini menunjukkan tren koreksi, Bitcoin tetap memiliki prospek yang solid dalam jangka menengah dan panjang.

    Faktor kelangkaan pasokan, dengan hanya tersisa sekitar 1,09 juta BTC yang belum beredar, terus menjadi pendorong fundamental utama.

    Selain itu, semakin luasnya adopsi institusional melalui instrumen seperti ETF Bitcoin spot, serta penerimaan kripto oleh perusahaan besar, berpotensi menjadi katalis baru untuk reli harga di masa depan.

    Selama BTC mampu bertahan di atas support $112.000–$114.000, peluang untuk kembali menguji level $120.000 masih terbuka.

    Baca Juga: Bitcoin Turun ke Level $112.000, Pasar Masih Janjikan Optimisme

    Koreksi Bitcoin saat ini lebih mencerminkan fase konsolidasi sehat setelah reli kuat dalam beberapa bulan terakhir.

    Meski dipengaruhi faktor eksternal seperti kebijakan moneter Fed dan rotasi modal ke altcoin, fundamental BTC tetap kokoh.

    Dengan pasokan yang semakin terbatas dan arus adopsi yang terus berkembang, Bitcoin masih berpotensi menembus level tertinggi barunya dalam beberapa bulan mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 10 Token Berbasis Ethereum yang Wajib Dipantau pada Agustus 2025

    Minat terhadap ekosistem Ethereum terus meningkat, mendorong banyak token berbasis platform ini untuk semakin menonjol. Beberapa token yang terdaftar di Binance dipandang memiliki potensi besar untuk menjadi sorotan pada Agustus 2025.

    Artikel ini mengulas sepuluh token Ethereum, mulai dari empat dengan kapitalisasi pasar terbesar hingga enam proyek lain yang menunjukkan prospek pertumbuhan menjanjikan.

    Token Berbasis Ethereum dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

    Ethereum (ETH)
    Sebagai kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, Ethereum menjadi tulang punggung dunia aset digital. ETH berfungsi sebagai bahan bakar untuk transaksi di jaringannya, sekaligus mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan protokol DeFi. Perkembangan menuju Ethereum 2.0 semakin memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi kripto global.

    Tether (USDT)

    Ilustrasi stablecoin Tether (USDT).
    Ilustrasi stablecoin Tether (USDT).

    Baca juga: Harga Ethereum Tembus $4.300, Sinyal Tegas Sang Dominator Altcoin

    Tether adalah stablecoin populer yang dipatok terhadap dolar AS. USDT banyak digunakan sebagai sarana transaksi maupun penyimpan nilai di tengah volatilitas pasar kripto. Perannya dalam mendukung aktivitas di bursa dan platform DeFi menjadikannya salah satu token paling vital di ekosistem Ethereum

    Binance Coin (BNB)
    Awalnya diluncurkan sebagai token utilitas untuk potongan biaya di Binance, BNB kini memiliki banyak fungsi lain. Token ini digunakan untuk membayar transaksi di Binance Smart Chain, ikut serta dalam ICO eksklusif, hingga mendukung berbagai layanan dalam ekosistem Binance.

    USD Coin (USDC)
    USDC merupakan stablecoin lain yang populer dan sepenuhnya didukung oleh cadangan dolar AS. Dengan audit rutin demi menjaga transparansi, USDC dipercaya sebagai sarana transaksi harian maupun instrumen penting di berbagai protokol DeFi.

    Token Berbasis Ethereum dengan Potensi Pertumbuhan

    Chainlink (LINK)

    Chainlink
    Chainlink (LINK)

    Chainlink berperan penting dalam menghubungkan smart contract dengan data dunia nyata, sehingga kontrak pintar dapat berjalan lebih efisien dan andal. Hingga 2025, LINK terus mempertahankan statusnya sebagai infrastruktur utama di ranah DeFi, menjadikannya salah satu token yang patut dipantau.

    Uniswap (UNI)
    Sebagai salah satu decentralized exchange (DEX) terbesar di Ethereum, Uniswap memungkinkan pengguna memperdagangkan token secara langsung tanpa otoritas terpusat. Token UNI digunakan sebagai instrumen tata kelola, memberikan hak suara kepada pemegangnya untuk menentukan arah perkembangan platform. Dengan pengaruh yang terus berkembang di ruang DeFi, UNI menjadi salah satu aset kunci dalam ekosistem Ethereum.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga BNB Diperkirakan Menguat Berkat Suntikan Likuiditas dari UEA

    Binance Coin (BNB) kembali menjadi sorotan setelah perkembangan besar dari Uni Emirat Arab (UEA). RAKBANK, salah satu bank terkemuka di kawasan tersebut, resmi membuka akses langsung bagi nasabahnya untuk berinvestasi di BNB.

    Langkah ini diperkirakan akan mendorong arus likuiditas baru dan memperkuat sentimen bullish terhadap aset kripto tersebut.

    RAKBANK Sediakan Akses Langsung ke BNB

    Dilaporkan The Coin Republic, konfirmasi mengenai langkah ini datang langsung dari mantan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), hanya 24 jam setelah harga BNB mencetak rekor tertinggi baru (ATH). BNB kini menjadi salah satu dari delapan koin yang tersedia di aplikasi perdagangan kripto terbaru milik RAKBANK.

    Perkembangan ini menandai semakin cepatnya lembaga keuangan tradisional dalam mengadopsi aset digital, sekaligus menunjukkan sikap UEA yang semakin terbuka terhadap kripto. Dengan dukungan bank besar, aksesibilitas BNB bagi klien ritel maupun institusional meningkat pesat, yang dapat menjadi validasi penting atas posisi BNB di pasar global.

    Harga BNB dan Risiko Divergensi

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga BNB Cetak Rekor Tertinggi di Atas $880, Apa Penyebabnya?

    Meski harga BNB berhasil menembus ATH, indikator teknikal sempat menunjukkan tanda-tanda bearish. Antara akhir Juli hingga pertengahan Agustus, BNB membentuk pola divergensi negatif terhadap RSI. Namun, tekanan jual yang lemah justru mendorong kenaikan lanjutan.

    Minat terbuka (open interest) BNB hampir menyentuh rekor tertinggi, mencapai $1,56 miliar pada Kamis lalu. Hal ini mempertegas meningkatnya ekspektasi di pasar derivatif. Namun, RSI yang melemah mengindikasikan potensi pullback, di mana penurunan tajam bisa memicu gelombang likuidasi.

    Ketidakpastian juga muncul dari faktor eksternal. Pasar kini menunggu pidato Jerome Powell di simposium Jackson Hole. Sikap dovish The Fed bisa membuka jalan bagi BNB menuju level psikologis $1.000, sementara nada hawkish berisiko memicu koreksi signifikan.

    Rantai BNB Siap untuk AI dan Adopsi Massal

    Di luar faktor harga, fundamental jaringan BNB juga semakin solid. Laporan Q2 Messari menyoroti keberhasilan hardfork Maxwell yang diterapkan pada 2025. Peningkatan ini memungkinkan finalitas transaksi dicapai dalam waktu kurang dari satu detik, menjadikan BNB Chain salah satu blockchain tercepat di dunia.

    Kecepatan tersebut membuat BNB Chain semakin relevan untuk aplikasi terintegrasi AI serta mendukung kebutuhan adopsi massal. Data terbaru menunjukkan:

    • Transaksi harian naik 101%
    • Produksi blok meningkat 90%
    • Likuiditas stablecoin melonjak 46%

    Dengan performa jaringan yang semakin matang, ditambah dorongan likuiditas dari UEA, BNB semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu aset digital paling menjanjikan untuk jangka panjang.

    Suntikan likuiditas dari RAKBANK dan penguatan fundamental jaringan memberi peluang besar bagi BNB untuk menembus level psikologis $1.000. Namun, volatilitas tetap perlu diwaspadai, terutama di tengah kondisi makroekonomi global yang belum stabil. Jika momentum positif terus berlanjut, BNB bukan hanya berpotensi menguat dalam jangka pendek, tetapi juga memperkokoh perannya dalam ekosistem blockchain global.

    Baca juga: Harga BNB Tembus Rekor Tertinggi, Ethereum Menguat


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prakiraan Harga Solana: SOL Bertahan di $200, Mengincar ke $236

    Solana (SOL) berhasil mempertahankan posisinya di atas level psikologis $200, didorong oleh kombinasi katalis fundamental, teknikal, dan arus modal institusional.

    Harga SOL terakhir diperdagangkan di sekitar $203,96 setelah sempat mencapai $207,45, mencatat lonjakan 13,2% dalam beberapa sesi terakhir.

    Momentum Didukung Likuiditas USDC dan Peningkatan Alpenglow

    Reli Solana dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, langkah Circle yang mencetak USDC senilai $750 juta di jaringan Solana, menjadikan total penerbitan mencapai $24,75 miliar. Hal ini memperkuat posisi Solana sebagai tulang punggung transaksi stablecoin global, di mana hampir setengah transfer USDC diproses melalui jaringannya.

    Kedua, peningkatan Alpenglow yang akan diputuskan melalui pemungutan suara 27 Agustus–2 September 2025, menargetkan waktu finalitas transaksi hampir instan hanya 100–150 milidetik. Jika berhasil, pembaruan ini akan memperkuat keunggulan Solana dalam bersaing dengan sistem pembayaran terpusat seperti Visa.

    Fundamental Semakin Solid: Adopsi Institusional dan Ekosistem DeFi

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Solana (SOL): Fase Akumulasi dengan $1 Miliar, Target $200

    Dilaporkan Tradingnews, keputusan Circle menyuntikkan likuiditas dalam jumlah besar menandakan keyakinan institusional terhadap Solana. Kondisi ini mendorong adopsi lebih luas di sektor DeFi, pasar NFT, hingga potensi integrasi dalam sistem pembayaran lintas batas.

    Selain itu, pengajuan ETF VanEck JitoSOL bekerja sama dengan Jito juga menjadi katalis positif. ETF ini dirancang untuk memberikan eksposur terhadap imbal hasil staking Solana dan berpotensi membawa aliran modal institusional dalam skala besar, mengikuti jejak ETF Ethereum yang sukses pada awal tahun ini.

    Indikator Teknis Mengarah ke $220–$236

    Secara teknikal, struktur harga Solana memperlihatkan tren bullish yang kuat.

    • EMA5 berada di $204,27, EMA10 di $201,48, dan EMA20 di $197,20 – semuanya menunjukkan fondasi tren positif.
    • MACD mengonfirmasi momentum dengan posisi DIF di 5,27 di atas DEA di 4,54.
    • RSI6 di level 85,49 menandakan kondisi overbought, tetapi masih konsisten dengan tren bullish.

    Level resistensi terdekat berada di $210,66 hingga $212,49. Jika ditembus, target harga berikutnya ada di $220 hingga $236, sebelum membuka jalan menuju $250. Zona support terdekat berada di $201,18 dan $190.

    Short Squeeze Perkuat Laju Harga

    Reli di atas $200 juga diperkuat oleh likuidasi besar-besaran posisi short di kisaran $190–$195. Hal ini mengurangi tekanan jual dan menciptakan ruang yang lebih bersih bagi harga untuk melanjutkan kenaikan menuju level lebih tinggi.

    Dengan dukungan kuat dari fundamental dan teknikal—mulai dari penerbitan USDC senilai $750 juta, peningkatan Alpenglow, prospek ETF, hingga volume perdagangan harian yang menembus $13,6 miliar—Solana dipandang memiliki pijakan kokoh untuk reli lebih lanjut.

    • Target jangka pendek: $220–$236
    • Target jangka menengah: $300–$350 jika adopsi institusional terus meningkat

    Keputusan pasar saat ini condong ke Beli SOL, dengan syarat harga mampu bertahan di atas level kunci $200 dan menembus konsisten di atas $210.

    Baca juga: Analisis dan Prediksi Harga Solana (SOL) di Paruh Kedua 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prakiraan Harga Ripple (XRP): Bertahan di $3, Siap Tembus $6

    Ripple (XRP) menunjukkan ketahanan penting di level psikologis $3 setelah sempat anjlok ke $2,79.

    Pemulihan harga ini dipicu oleh kombinasi katalis fundamental, termasuk pengajuan ETF spot XRP, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, serta lonjakan volume penyelesaian transaksi on-chain. Para analis kini menilai XRP berpotensi menembus $6–$8 pada tahun depan jika momentum bullish berlanjut.

    Aksi Harga XRP dan Dukungan Pasar

    Dilaporkan Tradingnews, XRP sempat terpukul hingga $2,79 akibat aksi ambil untung, sebelum rebound ke $3,01. Kenaikan itu bertepatan dengan pernyataan dovish Jerome Powell di simposium Jackson Hole yang kembali menghidupkan harapan pemangkasan suku bunga pada September.

    Volume perdagangan melonjak hingga 667,4 juta selama reli dari $2,84 ke $3,03—hampir lima kali lipat rata-rata—menunjukkan masuknya arus institusional besar. Saat ini, level $2,96–$3,00 menjadi area krusial. Gagal bertahan di bawahnya berisiko mendorong harga ke $2,63, sementara penembusan meyakinkan di atas $3,10 akan membuka jalan menuju $3,25 hingga $3,65.

    Lonjakan Aktivitas On-Chain dan Arus Kelembagaan

    Data XRP Ledger mencatat lonjakan volume penyelesaian on-chain sebesar 500% pada Agustus, dengan puncak mencapai 844 juta XRP dalam satu hari. Meski terjadi arus masuk bersih ke bursa senilai $76,8 juta, bunga terbuka berjangka hanya turun tipis, menandakan pasar derivatif tetap stabil.

    Dengan lebih dari 90% pasokan XRP masih dalam posisi untung, tekanan jual dari investor besar (whales) menjadi risiko yang harus diwaspadai. Namun, optimisme terhadap ETF memberi dukungan fundamental yang signifikan.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Analisis Harga XRP: Harus Rebut Kembali Level $3 atau Hadapi Koreksi

    Momentum ETF XRP dan Regulasi

    Berakhirnya sengketa hukum Ripple dengan SEC membuka jalan bagi adopsi institusional lebih luas. Tujuh manajer aset global, termasuk Franklin Templeton, WisdomTree, 21Shares, dan Grayscale, telah mengajukan aplikasi ETF spot XRP. Bloomberg menilai peluang persetujuan mencapai 95% dengan keputusan kemungkinan keluar pada akhir Oktober.

    Jika disetujui, JPMorgan memperkirakan arus masuk mencapai $8 miliar pada tahun pertama, menempatkan XRP sejajar dengan ETF kripto besar lainnya. Optimisme ini langsung tercermin di pasar, ketika berita pengajuan ETF memicu lonjakan harga 8,56% dalam satu sesi.

    Analisis Teknis: Pola Cup-and-Handle

    Secara teknikal, XRP sedang membentuk pola cup-and-handle yang identik dengan potensi breakout besar. Level $3,25–$3,30 kini menjadi ujian terdekat, sementara resistensi kunci ada di $3,65–$3,66. Analis menilai penutupan harga di atas level tersebut dapat memicu reli ke zona $7–$8, atau naik lebih dari 120% dari harga saat ini.

    Indikator RSI berada di kisaran 67, menunjukkan permintaan masih kuat tanpa tanda jenuh beli, sementara MACD juga mengonfirmasi tren bullish.

    Prospek Makro dan Persaingan Industri

    Prospek XRP sangat bergantung pada dinamika makro. Penurunan suku bunga The Fed berpotensi meningkatkan minat terhadap aset berisiko seperti altcoin. Meski pesaing baru seperti Remittix dan Layer Brett mencoba masuk pasar pembayaran lintas batas, Ripple tetap unggul berkat integrasi institusional dan volume transaksi yang jauh lebih besar.

    Tantangan terbesarnya adalah tekanan jual dari investor paus yang cenderung melepas kepemilikan di setiap reli. Karena itu, arus masuk struktural seperti ETF dianggap penting untuk menopang momentum jangka panjang.

    Beli, Jual, atau Tahan?

    Dengan harga saat ini di $3,01, XRP berada di zona kritis yang menentukan arah tren berikutnya. Dukungan kuat di $2,96 memberi landasan bullish, sementara potensi persetujuan ETF dapat menjadi katalis utama reli menuju $6–$8 dalam 12–18 bulan ke depan.
    Bagi investor jangka panjang, prospek ETF dan pola teknikal bullish menjadikan XRP sebagai opsi Beli dengan potensi upside signifikan. Namun, trader jangka pendek perlu mewaspadai risiko pullback tajam menuju $2,63 jika support $2,96 gagal bertahan.

    Baca juga: Analisis Harga XRP: Apa yang Akan Terjadi Setelah Penurunan 20%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 180 Juta ADA Diborong Whale, Harga Cardano Naik 9%

    Cardano (ADA) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah aksi beli besar-besaran oleh investor besar (whale) mendorong harga aset ini melonjak signifikan. Dalam 24 jam terakhir, tercatat sebanyak 180 juta ADA diakumulasi, senilai lebih dari $167 juta, menurut data analis kripto populer Ali Martinez.

    Setelah beberapa hari mengikuti tren penurunan pasar, ADA tiba-tiba berbalik arah pada 22 Agustus. Token ini sempat menyentuh titik terendah di $0,82, lalu melesat lebih dari 9% hanya dalam beberapa jam hingga mencapai intraday high di $0,93.

    Aksi Whale Picu Lonjakan Harga

    Ali Martinez mencatat bahwa minat beli whale Cardano melonjak selama dua hari terakhir. Para pemegang besar tetap melakukan akumulasi meski harga sempat tertekan, menandakan adanya strategi “buy the dip” di tengah volatilitas pasar kripto.

    “Lonjakan akumulasi ini menunjukkan ketahanan dan keyakinan investor besar terhadap nilai jangka panjang Cardano,” tulis Ali dalam laporannya.

    Optimisme Investor Kembali Menguat

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Cardano Integrasi Apple Pay: Target 500 Juta Pengguna

    Dengan aksi beli besar-besaran ini, optimisme seputar ADA pun meningkat. Para analis menilai tren tersebut bisa membuka peluang reli lanjutan yang berpotensi membawa ADA mendekati kembali level tertinggi sepanjang masa (ATH).

    Selain itu, pertumbuhan ekosistem Cardano dan meningkatnya minat institusional juga memperkuat prospek jangka menengah hingga panjang. Bagi pemegang 180 juta ADA yang masuk saat harga berada di bawah $0,8, lonjakan harga saat ini sudah menghasilkan keuntungan besar.

    Sinyal Positif untuk Cardano

    Sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar ke-10 terbesar, pergerakan ADA sering dijadikan barometer kepercayaan investor terhadap altcoin. Aktivitas whale yang intensif dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Cardano tetap menjadi aset kripto yang menarik, baik untuk investor ritel maupun institusional.

    Meskipun reli baru dimulai, banyak pelaku pasar yakin momentum ini bisa berlanjut dan membuka jalan bagi pencapaian harga baru di masa mendatang.

    Baca juga: Cardano (ADA) Tetap Menguat di Tengah Koreksi Pasar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Kembali Menguat: Harga Tembus $115.900

    Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren positif di pasar kripto global.

    Pada perdagangan terbaru, harga BTC berada di level $115.900,89 per BTC/USD, mencatatkan kenaikan harian sebesar +2,65%.

    Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai $2,307,61 miliar USD, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset digital nomor satu di dunia, baik dari sisi nilai maupun popularitas.

    Lonjakan Harga dan Posisi Pasar

    Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin sempat bergerak fluktuatif dengan titik terendah di $111.678,95 dan tertinggi menyentuh $117.377,40.

    Kondisi ini menandakan volatilitas yang masih tinggi, sekaligus menjadi peluang bagi para trader untuk memanfaatkan momentum.

    Saat ini, total suplai yang sudah beredar mencapai 19,91 juta BTC atau 94,81% dari total maksimum 21 juta BTC yang akan pernah ada.

    Dengan tingkat kelangkaan yang semakin dekat, banyak analis menilai Bitcoin akan semakin bernilai seiring waktu.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Dana Pensiun Guru California nvestasi ke Bitcoin Lewat MicroStrategy

    Riwayat Pergerakan Harga

    Jika dilihat dari data historis, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan tren yang cukup bervariasi dalam beberapa periode terakhir:

    • Hari ini: Naik $2.961,06 atau +2,62%
    • 30 hari terakhir: Turun $1.772,57 atau -1,51%
    • 60 hari terakhir: Naik $10.641,90 atau +10,11%
    • 90 hari terakhir: Naik $7.762,03 atau +7,18%

    Dari data di atas terlihat bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga sempat melemah, tren jangka menengah Bitcoin tetap positif.

    Kenaikan signifikan dalam periode 60 dan 90 hari menjadi sinyal bahwa minat investor masih kuat.

    Rekor Tertinggi dan Prospek

    Bitcoin sebelumnya pernah menyentuh rekor tertinggi di $124.457,12, yang menandakan bahwa harga saat ini masih berada sekitar 7% di bawah ATH (All-Time High).

    Hal ini membuka kemungkinan Bitcoin kembali menguji level rekor tersebut dalam beberapa pekan atau bulan mendatang, terutama jika didukung oleh sentimen pasar global dan kebijakan moneter yang kondusif.

    Selain itu, volume perdagangan harian yang mencapai $83,62 miliar USD menunjukkan likuiditas yang sangat tinggi, menjadikan Bitcoin tetap sebagai aset kripto paling dominan di pasar.

    Kesimpulan

    Secara keseluruhan, Bitcoin terus menjadi aset digital unggulan dengan performa yang solid. Kenaikan harian terbaru dan tren positif dalam dua bulan terakhir memberikan sinyal optimisme bagi para investor.

    Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum dan adopsi yang kian meluas, Bitcoin berpotensi menjaga momentum bullish-nya dalam jangka panjang.

    Bagi investor dan trader, volatilitas tetap menjadi tantangan sekaligus peluang. Namun, satu hal yang pasti: Bitcoin tetap menjadi simbol utama revolusi keuangan digital dan aset kripto paling berharga di dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Toko Token (TKO) Melejit 42% Sehari, Sentimen Positif Kembali Menguat

    Toko Token (TKO), token asli dari ekosistem bursa kripto Tokocrypto, mencatat lonjakan harga signifikan dalam perdagangan terbaru.

    Berdasarkan data pasar, harga TKO saat ini berada di level $0,242153 per TKO/USD, mencatatkan kenaikan harian sebesar +42,27%.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $40,97 juta USD dan volume perdagangan 24 jam yang mencapai $59,67 juta USD, TKO kembali menjadi sorotan investor.

    Performa Harian yang Mencolok

    Dalam 24 jam terakhir, harga TKO bergerak di rentang $0,169415 hingga $0,259341, menunjukkan volatilitas tinggi sekaligus peluang besar bagi para trader.

    Kenaikan tajam ini menandai kembalinya kepercayaan investor terhadap aset kripto lokal Indonesia yang berbasis di Binance Cloud.

    Lonjakan ini menjadikan TKO salah satu aset dengan performa terbaik dalam 24 jam terakhir di pasar altcoin.

    Pergerakan harga Toko Token (tKO/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Toko Token (tKO/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Tokocrypto Rilis Fitur Earn dan TKO Megadrop Bikin Lebih Untung

    Riwayat Pergerakan Harga TKO

    Secara historis, TKO menunjukkan tren yang mengesankan dalam beberapa periode terakhir:

    • Hari ini: Naik $0,071689 atau +42,20%
    • 30 hari terakhir: Naik $0,081105 atau +50,54%
    • 60 hari terakhir: Naik $0,109489 atau +82,88%
    • 90 hari terakhir: Naik $0,076157 atau +46,04%

    Dari grafik terlihat bahwa performa TKO konsisten positif dalam jangka pendek hingga menengah.

    Kenaikan terbesar terjadi dalam 60 hari terakhir, memperlihatkan apresiasi harga hampir +83%, sebuah capaian yang jarang ditemui di tengah fluktuasi pasar kripto global.

    Potensi dan Tantangan

    Meskipun saat ini TKO diperdagangkan di level $0,24, harga tersebut masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $4,989348.

    Artinya, harga saat ini baru sekitar 5% dari puncak tertinggi yang pernah dicapai. Hal ini membuka ruang besar bagi potensi pertumbuhan jangka panjang, apabila adopsi dan ekosistem Tokocrypto terus berkembang.

    Di sisi lain, pergerakan harga TKO juga menunjukkan volatilitas. Dalam 1 jam terakhir, tercatat penurunan kecil sebesar -3,12%, menandakan tekanan jual yang masih hadir di pasar.

    Namun, secara mingguan, TKO tetap menguat dengan kenaikan +40,10%.

    Fundamental Pasar

    Saat ini, suplai yang beredar dari TKO mencapai 169,20 juta token, atau sekitar 33,84% dari total suplai maksimum 500 juta token.

    Jika dihitung berdasarkan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap), nilai TKO diproyeksikan bisa mencapai $120,79 juta USD.

    Posisi TKO dalam ranking pasar global berada di peringkat #663, cukup stabil untuk ukuran token dengan kapitalisasi pasar menengah.

    Volume perdagangan yang tinggi dalam 24 jam terakhir menunjukkan likuiditas yang baik dan ketertarikan besar dari pelaku pasar.

    Baca Juga: Toko Token (TKO) Catat Pertumbuhan Luar Biasa Sepanjang 2024

    Kenaikan harga Toko Token (TKO) lebih dari 42% dalam sehari menjadi kabar positif di tengah fluktuasi kripto global.

    Tren historis dalam 30 hingga 90 hari terakhir juga memperkuat optimisme bahwa TKO masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan.

    Namun, investor tetap perlu mencermati volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto, khususnya altcoin dengan kapitalisasi pasar menengah seperti TKO.

    Dengan dukungan ekosistem Tokocrypto dan basis komunitas yang terus berkembang, TKO berpotensi menjadi salah satu aset kripto yang patut dipantau dalam beberapa bulan mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memecoin Meledak 60%: Bukan Hanya Tumbuh, Tapi Momentum Kuat

    Memecoin (MEME) kembali mencuri perhatian pasar kripto global dengan lonjakan harga harian yang signifikan.

    Saat ini, harga MEME diperdagangkan di level $0,003895 per MEME/USD, mencatatkan kenaikan +60,77% dalam 24 jam terakhir.

    Lonjakan ini membuat kapitalisasi pasar MEME melonjak ke $206,99 juta USD, didukung dengan volume perdagangan yang sangat tinggi mencapai $516,27 juta USD.

    Performa Pasar yang Mengesankan

    Dalam 24 jam terakhir, MEME mencatatkan pergerakan harga yang luar biasa.

    Bahkan, berdasarkan data riwayat, dalam satu hari terakhir token ini naik sebesar $0,001533 atau +63,58%. Jika dilihat dari tren jangka menengah, kinerja MEME semakin menonjol:

    Pergerakan harga Memecoin (MEME/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Memecoin (MEME/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Riset Memecoin 2025: Evolusi dari Lelucon Jadi Raksasa Pasar

    • Hari ini: +63,58%
    • 30 hari terakhir: +124,09%
    • 60 hari terakhir: +153,42%
    • 90 hari terakhir: +76,30%

    Data ini menegaskan bahwa pertumbuhan MEME bukan hanya fenomena sesaat, tetapi tren positif yang konsisten dalam beberapa bulan terakhir.

    Aktivitas Perdagangan yang Tinggi

    Volume perdagangan MEME yang mencapai lebih dari $516 juta USD dalam 24 jam menunjukkan tingginya minat dan aktivitas investor terhadap token ini.

    Bahkan, jumlah tersebut lebih besar daripada kapitalisasi pasarnya sendiri, menandakan adanya rotasi cepat antar trader dan spekulan.

    Saat ini, 53,15 miliar MEME telah beredar, atau sekitar 77,03% dari total maksimum 69 miliar token. Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh, nilai MEME diproyeksikan mencapai $272,15 juta USD.

    Tantangan dalam Transparansi Data

    Meski pertumbuhan harga terlihat mengesankan, namun terdapat sejumlah anomali dalam data harga harian MEME.

    Informasi resmi menunjukkan nilai terendah dan tertinggi dalam 24 jam terakhir tercatat $0, yang jelas tidak konsisten dengan kenaikan harga yang signifikan.

    Begitu juga dengan rekor harga tertinggi (ATH) yang masih tercatat $0. Hal ini menunjukkan perlunya transparansi lebih lanjut dalam pelaporan data pasar MEME agar dapat meningkatkan kepercayaan investor.

    Sentimen Investor dan Prospek ke Depan

    Dalam satu minggu terakhir, MEME juga mencatatkan kenaikan besar sebesar +104,92%, membuatnya menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik di segmen altcoin.

    Bahkan dalam jangka satu jam terakhir, token ini masih menguat +3,05%, menandakan adanya momentum bullish yang kuat.

    Saat ini, MEME berada di peringkat #234 dalam daftar aset kripto terpopuler berdasarkan kapitalisasi pasar global.

    Meski belum masuk ke jajaran 100 besar, potensi pertumbuhan MEME cukup besar mengingat tren kenaikan harga dan tingginya volume perdagangan.

    Baca Juga: Reli Kilat, Memecoin (MEME) Melejit 30% dalam Sehari

    Kenaikan harga Memecoin (MEME) lebih dari 60% dalam sehari menunjukkan bagaimana altcoin ini berhasil menarik perhatian pasar dengan cepat.

    Tren positif dalam 30 hingga 60 hari terakhir menegaskan bahwa pertumbuhan MEME tidak hanya sesaat, tetapi memiliki momentum kuat.

    Namun, investor tetap harus berhati-hati mengingat adanya inkonsistensi dalam data harga resmi serta volatilitas tinggi yang melekat pada altcoin seperti MEME.

    Jika transparansi data dan kepercayaan investor terus diperkuat, MEME berpotensi menjadi salah satu token yang semakin berpengaruh dalam ekosistem kripto global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • The Fed Revisi Strategi: Powell Buka Opsi Penurunan Suku Bunga

    Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, kembali mencuri perhatian dalam pidatonya di Symposium Ekonomi Tahunan Jackson Hole, Wyoming.

    Dalam sorotan utama, ia membuka peluang untuk menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, sambil memperkenalkan kerangka kebijakan baru yang mencerminkan perubahan konteks ekonomi pasca-pandemi.

    Powell menyampaikan bahwa ia melihat pergeseran risiko dalam perekonomian AS: sisi inflasi tetap mengganas, sementara pasar kerja menunjukkan tanda-tanda pendinginan yang signifikan.

    Ia menyebut kondisi ini sebagai “situasi menantang” yang memerlukan penyesuaian kebijakan. Meskipun belum berlaku, Powell mengatakan bahwa suku bunga yang saat ini berada di zona restriktif bisa saja turun dengan hati-hati ke depan.

    Pernyataan ini langsung direspons positif oleh pasar: saham melesat, obligasi reli, dan dolar melemah. Pasar kini memperkirakan kemungkinan sekitar 85–90% bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan penting mereka pada 16–17 September.

    Baca Juga: The Fed Ingatkan Bank: Tolak Blockchain, Takluk di Era Digital

    Sebagai respons, pasar obligasi Amerika menanggapi nada dovish Powell dengan performa kuat:Yield obligasi AS tenor 2 tahun merosot ke 3,689%, level terendah sejak 13 Agustus. Harmonisasi pasar luar biasa, sementara imbal hasil pasar saham melesat.

    Kerangka Kebijakan Baru: Menggeser Fokus dan Bahasa

    Dalam pidatonya, Powell juga memperkenalkan revisi besar terhadap kerangka kebijakan moneter The Fed. Kerangka baru ini meninggalkan pendekatan sebelumnya yang mengedepankan strategi “makeup”.

    Ini merupakan kondisi di mana inflasi di atas target dimaklumi untuk mengompensasi periode inflasi rendah, dan bahasa mengenai “shortfalls” (ketidakcukupan).

    Kerangka sekarang menekankan target fleksibel, dan mengutamakan stabilitas harga serta lapangan kerja tanpa jargon yang membingungkan.

    Perubahan ini mencerminkan pelajaran dari era pandemi: tingkat suku bunga yang rendah tak selalu menjadi jawaban.

    Krisis inflasi yang terjadi pasca-pandemi memaksa The Fed memperingatkan bahwa era suku bunga hampir nol bisa menjadi hal yang usang.

    Model baru bertujuan menjaga ekspektasi inflasi tetap terjaga, sembari tetap fokus pada mandat ganda: stabilitas harga dan penuhnya lapangan kerja.

    Tarif dan Upah: Gejolak yang Perlu Diantisipasi

    Powell menyoroti dampak kenaikan tarif impor terhadap harga konsumen mencatat bahwa kenaikan tarif mulai terlihat di kategori barang, mendorong tekanan inflasi jangka pendek.

    Meskipun ia berharap dampak ini hanya “sekali saja” (one-time shift), durasinya masih sulit diprediksi dan bisa mempengaruhi ekspektasi inflasi dan upah.

    Namun, karena pasar tenaga kerja memiliki margin yang belum terlalu longgar, Powell menilai risiko dinamika upah-harga tidak besar.

    Politik dan Kebebasan The Fed

    Pidato Powell juga terjadi di tengah tekanan politik, terutama dari Presiden Trump yang mengkritik The Fed dan bahkan menuntut pengunduran diri Gubernur Lisa Cook.

    Powell menegaskan bahwa kebijakan The Fed tetap akan berdasarkan data, bukan tekanan politik.

    Dampak bagi Konsumen dan Publik

    Dampak dari sinyal penurunan suku bunga tidak hanya terasa di pasar finansial. Sektor perbankan dan konsumen juga bakal mendapat ringannya biaya pinjaman: bunga kartu kredit, KPR, dan pinjaman pribadi berpotensi turun.

    Hal ini bisa mendorong belanja dan investasi, sekaligus membantu pekerja berpendapatan rendah dalam mengatasi beban ekonomi.

    Baca Juga: Bitcoin Bergerak Stabil Menjelang Keputusan The Fed

    Pidato Powell di Jackson Hole menandai titik balik kebijakan The Fed: dari menahan laju inflasi dengan keras, kini membuka kemungkinan penurunan suku bunga.

    Meski penuh tantangan dari tarif yang memicu inflasi hingga kondisi pasar kerja yang tak biasa, The Fed tampil lebih fleksibel dengan kerangka strategi baru.

    Apabila data ekonomi mendukung, kebijakan longgar dapat segera dijalankan, memberi harapan bahwa perekonomian AS segera berangsur stabil tanpa mengabaikan stabilitas harga.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com