ETH menembus level $4.867 di Coinbase untuk pertama kalinya sejak November 2021, didorong oleh lonjakan harga sekitar +14% dalam satu hari.
Sinyal positif dari Fed, yang membuka kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, menjadi katalis utama reli ini.
Sejak titik terendahnya di April sekitar $1.385, Ethereum telah melonjak lebih dari 250%, sebuah performa konsisten yang mencerminkan optimisme pasar yang tinggi.
Selain itu, kapitalisasi pasar kripto yang dipegang oleh Bitcoin turun di bawah 60%—level terendah sejak Maret—menandakan rotasi modal ke altcoin seperti ETH.
Gelombang Inflow ke ETF Ethereum
Salah satu pendorong terbesar reli ETH saat ini adalah masuknya dana dalam jumlah besar ke ETF berbasis Ethereum.
Pada 21 Agustus, ETF-ETF tersebut mencatat $287,6juta USD dalam arus masuk bersih, setelah sebelumnya mengalami outflow selama empat hari berturut-turut. Total aset yang dikelola ETF ini kini melebihi $12,12 miliar USD.
Selain itu, sepanjang Juli dan Agustus, spot ETH ETF mencatat arus masuk sebesar $7,88 miliar USD, sehingga kepemilikan kustodian naik menjadi 6,42 juta ETH, dari sebelumnya sekitar 4,15 juta ETH pada awal Juli atau naik sekitar 58% dalam enam minggu.
Akumulasi institusional lewat ETFS ini turut mengurangi pasokan yang tersedia, mendukung tekanan harga ke atas.
Perusahaan-perusahaan juga aktif menambah cadangan Ethereum. Dalam sebulan terakhir, perusahaan seperti BitMine, SharpLink Gaming, dan lainnya telah membeli sekitar $1,6 miliar USD ETH, dengan total holdings sektor korporasi mencapai lebih dari $29,75 miliar USD.
Potensi Besar ke Depan: $5.000, $6.000, atau Lebih?
Dengan momentum yang kuat, banyak analis kini menargetkan harga ETH menuju angka $5.000, bahkan ada yang memproyeksikan hingga $13.000 di beberapa bulan mendatang.
Standard Chartered misalnya, telah menaikkan target harga akhir tahun menjadi $7.500 USD (dari sebelumnya $4.000) dan memproyeksikan potensi harga mencapai $25.000 USD pada tahun 2028.
Sementara itu, nada optimis ini mendapat dukungan tambahan dari data on-chain yang menunjukkan permintaan ETH terus melebihi pasokan.
Analis di Hyblock mencatat bahwa meski sejumlah pemegang lama (sejak 2012–2015) mungkin menjual, tingginya permintaan sebagai cadangan aset atau utility-token, telah mampu menyerap pasokan tersebut.
Reli Ethereum baru-baru ini bukan sekadar reli spekulatif; melainkan dipicu kombinasi penguatan kebijakan moneter global, lonjakan investasi institusional lewat ETF, serta akumulasi besar di kalangan korporasi dan investasi jangka panjang.
Dengan sentimen pasar yang sangat positif, peluang Ethereum mencapai kisaran $5.000–$6.000 dalam waktu dekat sangat terbuka, bahkan target ambisius $13.000 atau lebih bukanlah hal yang mustahil.
Namun, investor sebaiknya tetap waspada terhadap volatilitas yang inheren pada aset kripto. Meskipun fundamental dan aliran modal mendukung tren bullish, risiko tetap ada, baik dari sisi regulasi, kondisi makro, maupun koreksi teknikal jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar blockchain Layer 1 (L1) menunjukkan perkembangan signifikan pada bulan Agustus. Sejumlah proyek besar dinilai memiliki potensi tinggi untuk menarik perhatian investor seiring dengan peningkatan adopsi dan inovasi teknologi.
Blockchain Layer 1 tetap menjadi fondasi utama ekosistem kripto, menyumbang lebih dari 70% kapitalisasi pasar global dengan valuasi mencapai $2,199 triliun. Selain Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), proyek seperti Solana, Sui, Toncoin, BNB, dan Cardano kini menjadi sorotan.
Solana (SOL)
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 22 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Solana mencatat pertumbuhan +180% dalam setahun terakhir berkat kecepatan transaksi dan skalabilitas tinggi. Saat ini diperdagangkan di kisaran $126, dengan proyeksi mencapai $250–$500 pada 2025 dan berpotensi menembus $700 pada 2030.
Sui (SUI)
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sui mendapatkan perhatian setelah Canary Capital Group mengajukan ETF berbasis SUI ke SEC. Harga SUI saat ini berada di $2,31 dengan pertumbuhan +54% sepanjang tahun. Proyeksi harga tahun ini berada di kisaran $4–$6.
Toncoin (TON)
Pergerakan harga Toncoin (TON/USDT) pada Minggu, 27 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sebagai token asli Telegram Open Network, Toncoin mencatat lonjakan +120% dalam setahun. Saat ini nilainya turun 56% dari ATH di $8,24, namun analis memperkirakan harga $7–$10 pada 2025, dengan potensi mencapai $15–$20 pada 2030.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Token BNB yang beroperasi di Binance Smart Chain menunjukkan performa stabil dengan kenaikan +15,57% dalam setahun. Harga saat ini berada di $617, dengan target $800–$1.000 pada 2025 jika tren positif berlanjut.
Cardano (ADA)
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Jumat, 15 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Cardano mempertahankan posisinya dengan pendekatan berbasis riset dan konsensus Proof of Stake. Harga ADA saat ini berada di kisaran $0,70, naik +11,66% dibanding tahun lalu. Proyeksi harga 2025 diperkirakan mencapai $1,50–$2.
Agustus 2025 menegaskan kembali peran penting blockchain Layer 1 dalam ekosistem kripto. Dengan inovasi, skalabilitas, dan meningkatnya adopsi, lima proyek utama ini dipandang memiliki peluang besar untuk mencatat pertumbuhan signifikan di pasar aset digital.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali mencatat sejarah baru ketika harga Binance Coin (BNB) menembus level tertinggi sepanjang masa. Lonjakan ini tidak hanya menegaskan posisi BNB sebagai salah satu aset digital terkuat di pasar, tetapi juga memicu spekulasi bahwa Ethereum (ETH) bisa menjadi kandidat berikutnya yang mencatatkan reli besar.
Di tengah optimisme tersebut, muncul pula sorotan pada Remittix, token pembayaran berbasis Ethereum yang dinilai analis memiliki potensi pertumbuhan hingga 65 kali lipat, berkat roadmap ambisius dan utilitas nyata yang ditawarkannya.
BNB Catat Rekor Tertinggi
Harga BNB baru-baru ini diperdagangkan di $851, level tertinggi sepanjang masa, didorong oleh kombinasi beberapa faktor:
Pembakaran token (BNB burn) yang konsisten mengurangi suplai.
Pertumbuhan aktivitas di ekosistem Binance Exchange.
Keterlibatan institusional yang semakin meningkat.
Sejumlah analis percaya momentum bullish ini masih jauh dari selesai, dengan potensi harga menembus kisaran $900 hingga $1.000 pada akhir tahun 2025. Keberhasilan BNB ini juga dianggap bisa menjadi katalis bagi altcoin besar lainnya untuk mengikuti jejak reli serupa.
Sementara itu, Ethereum (ETH) menunjukkan tanda-tanda akumulasi momentum kuat. Para trader semakin agresif dengan memasang opsi beli (call options) di atas level $5.000, bahkan hingga target ambisius $5.500 dan $7.500.
Prakiraan harga ETH menempatkan target di sekitar $6.600, seiring dengan:
Permintaan institusional yang terus meningkat.
Dukungan ETF Ethereum yang berkelanjutan.
Momentum pasar yang menjaga ETH tetap dekat dengan level tertinggi sepanjang masa.
Munculnya Remittix: Token Baru Berbasis ETH
Di luar dua aset besar tersebut, perhatian investor juga mulai tertuju pada proyek baru berbasis Ethereum, yakni Remittix. Token ini diposisikan sebagai solusi pembayaran global dengan utilitas nyata dalam remitansi lintas batas.
Analis menilai bahwa jika roadmap proyek dijalankan dengan konsisten, Remittix berpotensi mengalami kenaikan signifikan hingga 65x dari harga prapenjualannya. Faktor seperti adopsi pengguna, kejelasan use-case, dan tren pembayaran digital disebut dapat mempercepat pertumbuhan nilai token ini.
Dengan BNB yang sudah menorehkan rekor baru, dan Ethereum yang bersiap mendekati level psikologis penting, pasar altcoin kini berada dalam fase penuh optimisme. Kehadiran proyek baru seperti Remittix menambah warna, menghadirkan peluang spekulatif sekaligus opsi diversifikasi bagi investor kripto.
Jika tren bullish ini berlanjut, tahun 2025 bisa menjadi salah satu periode paling bersejarah dalam perkembangan aset digital, baik bagi pemain lama seperti BNB dan ETH, maupun pendatang baru dengan potensi besar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Solana (SOL) menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat di tengah lonjakan likuiditas jaringan. Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar $184, naik 3,55% dalam 24 jam terakhir, meski masih mencatat penurunan mingguan sebesar 6,7% dan bulanan 6,27%.
Arus Masuk $1 Miliar Perkuat Likuiditas
Dilaporkan Blocknomi, data on-chain mencatat lebih dari $1 miliar dana baru mengalir ke jaringan Solana dalam 30 hari terakhir, menjadikannya magnet likuiditas utama di pasar kripto. Menariknya, Solana menyumbang 42% dari aktivitas bridging selama periode tersebut, melampaui Ethereum, Arbitrum, dan Base.
Tren ini mengindikasikan Solana bukan lagi sekadar pusat spekulasi memecoin, melainkan semakin menjadi ekosistem penting untuk aktivitas DeFi dan likuiditas lintas rantai.
Struktur Teknis: Akumulasi dan Sinyal Bullish
Grafik harga menunjukkan pola akumulasi setelah periode penurunan panjang, mirip dengan model Wyckoff. Pola ini ditandai dengan terbentuknya titik terendah yang lebih tinggi serta meningkatnya volume di area support.
Selain itu, analis teknis mengidentifikasi pola segitiga naik pada grafik mingguan dengan resistensi kunci di kisaran $250–$260. Jika harga mampu menembus level ini dengan volume kuat, potensi kenaikan menuju $320–$350 terbuka lebar.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 22 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pada kerangka waktu lebih pendek, grafik empat jam memperlihatkan pola falling wedge dengan support di sekitar $176, yang baru-baru ini berhasil menjadi titik pantul harga.
Aktivitas Whale Menjadi Sinyal Waspada
Meskipun struktur teknis mendukung prospek bullish, pergerakan whale baru-baru ini menimbulkan kehati-hatian. Seorang whale dilaporkan melepas hampir 100.000 SOL senilai $18 juta ke Binance. Langkah ini sering kali dikaitkan dengan potensi penjualan atau strategi lindung nilai, yang bisa memicu tekanan jual jangka pendek.
Dalam skenario bearish, zona support antara $176–$169 akan menjadi pertahanan penting. Selama support ini terjaga, prospek bullish Solana tetap valid.
Fundamental Kuat: TPS Capai Rekor
Di luar aspek teknis, kinerja jaringan Solana terus meningkat. Untuk pertama kalinya, transaksi per detik (TPS) nyata Solana menembus 2.300, menegaskan kapasitas jaringan dalam menangani lonjakan aktivitas.
Posisi Solana saat ini berada di persimpangan penting. Arus modal baru, pola teknis akumulasi, serta kinerja jaringan yang solid memberi sinyal positif untuk kelanjutan reli. Penembusan di atas $200 akan menjadi pemicu utama menuju target $240–$260, dengan potensi lebih jauh hingga $320–$350 jika struktur bullish terkonfirmasi.
Namun, aktivitas whale dan volatilitas jangka pendek tetap menjadi faktor risiko yang perlu dicermati para trader. Selama support $169–$176 terjaga, Solana masih berada di jalur akumulasi menuju kenaikan lebih lanjut.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
SELAMAT HARI ULANG TAHUN INDONESIA, SEMOGA TERUS BERTAMBAH MATANG DALAM BERDEMOKRASI DAN BERTAMBAH SEJAHTERA RAKYATNYA Prediksi kita lumayan akurat dan semakin kita tahu alasan apa dibalik kenaikan Bitcoin semakin damai dalam trading semakin dewasa dalam mengelola emosi sehingga tenang dalam mengambil keputusan:
Secara data:
1. CPI AS benar terpediksi naik. CPI tidak naik tapi Core Naik artinya inflasi naik. Bitcoin naik sebagai lindung nilai karena Fed dipastikan akan potong suku bunga di September 2025 dan boleh jadi akan terus potong suku bunga hingga 3x.
2. PPI naik
3. Claim data naik
4. Retail Sales AS naik
5. Unmich naik
Data Minggu Depan
Mari kita bedah data minggu depan:
Senin, 18 Agustus 2025
22.00 WITA – NAHB INDEX
National Association of Housing Builder (NAHB) adalah Asosiasi kontraktor pembangunan Rumah di AS yang dapat menjadi acuan pertama data perumahan. Jika index ini naik maka artinya permintaan pembangunan rumah baru meningkat yang menjadikan DXY menguat karena Rumah adalah penyangga inflasi nomer satu.
Lewat kenaikan harga rumahlah pemerintah mendapatkan pendanaan untuk menambah jumlah edar uang karena komitmen pencicil KPR yang mau menanggung kenaikan inflasi dan suku bunga bank sentral. Jika NAHB naik maka DXY naik. Index ini sudah merana berbulan-bulan dan kenaikannya harus diperhatikan dengan seksama karena harga rumah tidak terjangkau lagi:
Saya ingin sekali mengatakan bahwa NAHB harusnya mulai naik, tetapi saya tidak yakin siapa pembeli rumahnya. Namun dengan digantinya kepala BLS yang lalu oleh Antoni EJ, saya sangsi NAHB akan terus dibawah.
Aturan umumnya adalah jika NAHB naik maka DXY naik, karena NAHB adalah proyeksi bertambahnya hodler Dollar akibat demand perumahan yang naik melalui KPR. Tapi kalau harga rumah tidak terjangkau, siapa yang beli rumahnya?
Jika NAHB naik maka DXY naik, tetapi kenaikan NAHB yang tidak dibarengi oleh jumlah hodler yang dollar yang bertambah atas permintaan rumah baru, maka kenaikan DXY atas dasar mortgage backed securities tidak dapat menguatkan DXY. Kan rumahnya ga laku, terus darimana pemerintah dapat uang? Apa dasarnya M2 Supply naik all time high?
Siapa yang menanggung inflasinya? Saya tidak bisa menjawab ini, Tetapi Bitcoin ATH adalah tanda bahwa uang yang pemerintah edarkan tidak didapat dari keringat orang bekerja namun dari “out of thin air”
Dimana masuk akalnya?
Katanya negara yang kena tariff yang bayar tariff bukan pembeli dari AS yang naik harganya.
Lalu core CPI naik disaat harga minyak turun adalah kesalah Tariff atau kesalahan Fed?
Powell tidak hendak mencalonkan diri jadi Presiden dan tidak perduli image… https://t.co/Wifq7B3sg8
Maka jika NAHB naik saja tidak mampu menguatkan DXY atau kenaikan DXY semu karena dibarengin jumlah edar uang yang naik, Bitcoin masih belum akan koreksi, kira-kira begini candle hari Senin:
Selasa, 19 Agustus 2025
20.30 WITA – Housing Starts
Jika NAHB naik maka pembangunan rumah baru juga naik, Jika Housing starts naik maka DXY naik. Tetapi perlu diingat bahwa kenaikan DXY yang membuat Bitcoin jatuh adalah kenaikan DXY dari uang asli, uang yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi yang menambah market cap, bukan uang yang sekedar dicetak tanpa ada kegiatan ekonomi. Misalnya: Housing starts naik tapi yang naik adalah Rumah Susun yang Multi-Family, contohnya tanah 3 are dibangun 4 lantai lalu dijadikan 4 rumah, yang dimiliki oleh 4 keluarga yang berbeda, itu masuk akal.
Di AS satu rumah bisa ditinggali oleh keluarga yang berbeda dan tak saling kenal, sama juga dengan Myanmar yang berencana bangun sejuta rumah dengan lebar 50M2, selangkah ke Toilet, Selangkah ke kamar, selangkah ke dapur, selangkah ke teras, kasihan orang Myanmar, padahal waktu kecil dulu bapaknya doang yang kerja tapi rumahnya gede-gede ampe harus teriak-teriak. Sekarang dipaksa hidup dengan rumah 50M2 dicicil 20 tahun. Mengenaskan ya jadi rakyat Myanmar.
Housing Starts akan naik tapi kenaikan DXY-nya semu, sehingga tidak mampu membuat Bitcoin koreksi dalam. Kira-kira Begini Candle Hari Selasa:
Rabu, 20 Agustus 2025
09.00 WITA – China Loan Prime Rate
Suku bunga pinjaman PBOC adalah tingkat dasar bunga pinjaman di bank, dengan memeliharanya di 3% saja itu sudah termasuk melonggarkan kebijakan moneter karena sudah murah banget, tanpa diturunkan bunganya, Jumlah edar uang Yuan akan naik.
Saat diumumkan jam 9 Pagi, Bitcoin akan naik karena pada masa sekarang, tidak ada sesuatu yang meyakinkan saya bahwa suku bunga pinjaman akan dinaikkan. Ingat, Bitcoin tidak naik hanya karena dibeli, namun Bitcoin juga naik atas turunnya nilai mata uang Yuan. Why? Karena liquidity Yuan adalah yang terbesar kedua didunia, Market Capnya dibawah dollar.
02.00 WITA – FOMC meeting minutes
Tidak ada yang penting disini, saya harus tahu dulu siapa pembicaranya:
Saya memprediksi, Pengganti Powell adalah Waller, ada juga kesempatan bahwa Barkin akan ditunjuk, siapa pun yang jadi Chairman diantara dua orang itu, sifat mereka adalah lemah, tidak setegas Powell dan keputusannya hanyalah di area Dovish.
Alasannya, mereka hanya akan jadi Chairman Fed jika mereka memihak Trump yang mencalonkan mereka sedangkan Trump sudah mempolitisasi BLS dengan memecatnya dan menggantikannya dengan Real EJ Antoni, maka saya pikir, yang memenangkan kursi Fed hanya yang akan meng-inverse kebijakan Powell.
Jika Powell Hawkish maka Barkin atau Waller tak akan bisa Hawkish alias Dovish only
Maka kira-kira Bitcoin hari Rabu akan naik, seperti ini:
Kamis, 19 Agustus 2025
08.00 WITA – JACKSON HOLE SYMPOSIUM MEETING
Judulnya adalah:
“Labor Markets in Transition: Demographics, Productivity, and Macroeconomic Policy.”
Pasar Buruh dalam Transisi: Demografis, Produktifitas dan kebijakan Makro Ekonomi….
Inti dari meeting ini adalah bagaimana AI akan menggantikan buruh dan bagaimana Mandat Bank Sentral tentang menciptakan lapangan pekerjaan terdampak oleh jumlah buruh yang meningkat akibat otomatisasi serta kemana buruh itu akan pergi mencari pekerjaan dan bagaimana kebijakan makro ekonomi berpengaruh pada pasar buruh.
Saya pikir jaman dahulu, negara dengan penduduk terbesar seperti Tiongkok adalah sasaran investasi karena jumlah buruhnya berlimpah sehingga harganya murah. Masa berlalu, sekarang buruh yang melimpah itu akan menjadi masalah ketika otomatisasi AI berjalan karena mereka kehilangan pekerjaan, badai imigrasi akan berefek pada berbagai negara, Amerika yang merupakan Land of Immigran akan mengetatkan imigran dan menguranginya dengan berbagai aturan, tinggalah negeri yang tidak mampu adaptasi akan menjadi pembuangan buruh misalnya Sudan Selatan, India, Afrika dan Amerika selatan. Inflasi akan naik dan yang tak mampu bertahan akan dieliminasi oleh sistem, kekacauan akan terjadi karena ketimpangan kesejahteraan yang luar biasa, meeting ini akan sangat berarti karena Powell akan pensiun dan berbagai negara akan mengalami kelebihan buruh, dan pengangguran adalah pelemah mata uang penyebab inflasi.
Sangat menarik, tetapi ujungnya adalah bagaimana cara Pemimpin ini mencari exit liquidity dari kebijakannya yang hanya memikirkan circle elite-nya
20.30 Claim data
Claim data adalah Jumlah pengangguran mingguan yang meminta tunjangan ke pemerintah, Jumlahnya bervariasi tergantung state dan lama bekerja.
Jika claim data naik maka DXY turun, sangat aneh ketika claim data baik-baik saja tetapi inflasi naik, PPI naik, dan Ekspor dimakan Tiongkok, tapi inilah data. Data bukan untuk dimakan mentah-mentah tetapi untuk dikombinasikan dengan teknikal analisi dan kebijakan macro agar biarnya menjadi firm.
Prediksi saya masih sama, claim data malam ini naik dan minggu depan juga naik, minggu ini juga akan diedit. Jika claim data tidak naik pasti continuing claim-nya naik, continuing claim adalah jumlah akumulasi pengangguran yang sudah ada. Laporan claim data tidak naik tetapi jika continuing claim naik sama saja bodong.
Karena continuing claim adalah beban negara yang mengonsumsi sumber daya tapi tidak ikut berkontribusi menanggung inflasi karena pengangguran tidak pegang dollar. Tetapi selogis-logisnya saya, saya ingin meng-inverse prediksi saya karena Antoni EJ telah jadi kepala BLS. Kepala BPS sebelumnya dipecat karena laporan NFP jelek dan direvisi. Tidak ada alasan Antoni naik tahta kecuali mampu menjanjikan bahwa laporan NFP akan baik dan sesuai narasi Trump
21.45 S&P Global Manufacturing
Jika PMI Manufacturing naik maka DXY naik, Manufacturing adalah pabrik padat karya yang mempu menggerakan riak ekonomi karena melibatkan banyak industri itu sebabnya banyak negara mengincar investasi mobil karena mobil mampu menyerap inflasi akibat dicetaknya uang berlebihan oleh pemerintah via kredit kendaraan bermotor. Saat kita beli mobil dan kredit 5 tahun misalnya pada saat akhir kredit total jumlah uang tersebut dapat menghasilkan dua mobil, satu untuk banker satu untuk pemilik asli mobil, itu sebabnya di Thailand tidak ada kendaraan umum, agar semua masyarakat mencicil mobil sehingga negara semakin untung karena bisa menyelipkan pajak inflasi via KKB. Kalau ada kendaraan umum nanti ngga ada yang beli mobil dan motor.
Semakin Trump menunda tariff pada Tiongkok semakin Expor AS akan tergerus dan saya yakin PMI manufacturing indexnya akan koreksi lagi sehingga DXY akan turun. Jika sampai laporan PMI naik seharusnya Bitcoin turun, tapi jika PMI naik tapi Bitcoin naik maka data tersebut tidak akurat dan DXY menjadi semu.
Kenaikan PMI seharusnya menaikan daya beli masyarakat sehingga mata uangnya menguat, kenaikan PMI yang tidak didukung kenaikan DXY yang kuat adalah kenaikan PMI oleh data yang tidak akurat dan tidak sesuai lapangan. Prediksi saya PMI turun, dan DXY tidak turun karena asa laporan Existing Home Sales
22.00 Existing Home Sales
Kita prediksi NAHB naik hina dan Housing Starts tempat negara mencetak uang juga naik maka prediksi saya Existing Home Sales naik.
Jika Existing Home sales naik maka DXY naik. Sehingga Bitcoin akan koreksi. Kira-kira begini candle hari Kamis:
Jum’at 22 Agustus 2025
Sabtu 23 Agustus 2025
08.30 WITA – CPI JAPAN
Tujuan pemerintah didirikan bukanlah menomersatukan rakyat tetapi hidup harmoni dengan yang lebih berkuasa. Dengan adanya multipolar kita berharapa dunia ini tidak dikuasai hanya satu atau dua negara seperti sekarang, tetapi menyebar namun kekuasaan yang dimiliki banyak orang rawan konflik. Jepang adalah negara yang mempunyai karakter berbeda dengan negara lain, disaat negara lain mencoba menjaga inflasi, Jepang harus mencari cara agar mata uangnya inflasi karena rakyatnya sangat hemat dan suka investasi sehingga sangat susah membuat rakyat Jepang konsumtif untuk menggerakkan roda ekonomi.
Saat pandemi setiap orang Jepang menerima bansos dari pemerintah, 4 tahun seusai pandemi, uang bansos masih mengendap direkening. Jepang adalah jajahan Amerika Dan mereka sadar menjadi exit liquidity Amerika lewat hodl Surat Utang Amerika, Jepang disedot keringatnya karena kalah peranh, itu sebabnya saya prediksi Yen akan ke 160/dollar. Dan itu adalah bensin Bitcoin karena market cap Yuan adalah nomer 4 terbesar didunia. Jika Jepang tidak melemahkan mata uangnya maka pasar Ekspornya adakan dirampok Tiongkok yang segalanya lebih murah, lebih canggih dan lebih loyal pada fitur setiap barang elektroniknya.
Maka itu hukumnya beda, Jika CPI Jepang naik maka Bitcoin naik, Jika CPI Jepang turun, Bitcoin semakin naik. Kenapa? Karena artinya Pemerintah perlu menggelontorkan stimulus lebih besar lagi agar roda ekonominya berputar. Saya Prediksi CPI Jepang masih akan stuck di 3.3% sehingga Bitcoin naik.
Kira-kira begini Candle hari Jumat dan Sabtu:
Terimakasih sudah membaca.
Saya ingin menegaskan kembali bahwa saya hanyalah Crypto Trader biasa sama seperti CT-CT yang lainya, saya bukanlah penasehat keuangan bahkan saya juga ngga pernah sekolah ekonomi, semua yang saya pelajari hanya berdasarkan pengetahuan saya yang basic sekali, sehingga kesalahan analisa saya adalah pasti dan tidak dapat dijadikan referensi. Menjadikan saya acuan jual beli adalah salah karena itu analisalah sendiri dan ini bukanlah nasehat keuangan.
Yang Pinter dong Gesss….
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga XRP kembali menghadapi tekanan besar setelah gagal mempertahankan level psikologis penting di $3. Jika para pembeli tidak segera merebut kembali support ini, potensi koreksi lebih dalam menuju $2,24 bisa semakin terbuka lebar.
XRP Tergelincir di Bawah $3
Dalam 24 jam terakhir, harga XRP turun 5% menjadi $2,97 setelah sempat melemah dari posisi $3,04. Penurunan ini menandai titik kritis bagi altcoin terbesar kedua tersebut, karena level $3 menjadi acuan utama untuk menentukan arah harga selanjutnya.
Terakhir kali XRP menutup perdagangan dengan volume tinggi di bawah $3 terjadi pada Januari lalu. Kala itu, harga kemudian anjlok lebih dari 50% hingga menyentuh $1,61 pada April. Kondisi ini membuat kekhawatiran pasar kembali meningkat jika skenario serupa terulang.
Level Support yang Perlu Diperhatikan
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 22 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika penutupan harian tetap berada di bawah $3, maka area minat pertama ada di sekitar SMA 50 hari di $2,94 hingga support lokal di $2,72.
Apabila tekanan jual terus berlanjut, target koreksi berikutnya berada di area SMA 100 hari di $2,60 hingga SMA 200 hari di $2,45. Hilangnya support ini akan semakin membuka jalan bagi harga turun ke $2,24, titik awal reli besar pada bulan Juli lalu.
Tekanan Jual Mendominasi
Data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView menunjukkan bahwa XRP gagal bertahan di atas garis support segitiga simetris pada grafik harian. Kegagalan ini membuat harga berisiko turun hingga $2,25 — sekitar 25% lebih rendah dari level saat ini.
Selain itu, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) melemah ke level 45 dari 61 dalam sepekan terakhir, mengindikasikan hilangnya momentum beli.
Tekanan jual juga terlihat pada Cumulative Volume Delta (CVD) spot taker selama 90 hari terakhir. Sejak 28 Juli, order jual kembali mendominasi setelah XRP menyentuh puncak multi-tahun di $3,66. CVD yang tetap negatif (ditunjukkan dengan batang merah) memperlihatkan aksi ambil untung besar-besaran dari para trader, sekaligus menandakan melemahnya permintaan.
Prospek Ke Depan
Saat ini, sekitar 94% pasokan XRP masih berada dalam posisi untung pada harga pasar. Secara historis, kondisi ini sering bertepatan dengan titik puncak harga, yang membuat risiko koreksi semakin nyata.
Bagi bulls, mempertahankan level $3 sebagai support kunci menjadi misi utama. Jika gagal, perjalanan XRP bisa mengarah pada fase korektif yang lebih dalam, dengan $2,24 sebagai target jangka pendek yang paling realistis.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Sistem Pensiun Guru Negara Bagian California (CalSTRS), dana pensiun publik terbesar ketiga di Amerika Serikat, resmi mengungkapkan kepemilikan saham di MicroStrategy (MSTR) senilai $133 juta. Langkah ini memberikan CalSTRS eksposur tidak langsung terhadap Bitcoin, menandai salah satu investasi terbesar dari lembaga pensiun ke dalam aset digital.
Berdasarkan pengajuan terbaru, CalSTRS membeli 25.346 saham MicroStrategy senilai sekitar $34,9 juta dalam portofolionya. MicroStrategy—yang kini dikenal sebagai Strategy Inc.—memegang lebih dari 629.000 BTC dengan valuasi lebih dari $71 miliar. Dengan demikian, kepemilikan saham MSTR dianggap setara dengan posisi long leverage pada Bitcoin, sehingga menghubungkan sebagian dana pensiun para guru di California dengan kinerja kripto terbesar di dunia.
Diversifikasi Portofolio, tapi Ada Risiko
Dilaporkan The Street, selain MicroStrategy, CalSTRS juga memiliki investasi besar di saham teknologi unggulan. Portofolionya mencakup 12,2 juta saham Microsoft senilai $5,48 miliar, serta 1,9 juta saham Micron Technology senilai $250 juta. Meski nilai investasinya di MicroStrategy jauh lebih kecil dibandingkan alokasi ke perusahaan teknologi besar, langkah ini menonjol karena keterkaitannya langsung dengan Bitcoin.
Namun, keputusan ini bukan tanpa risiko. Harga saham Strategy sangat berkorelasi dengan volatilitas Bitcoin, sehingga CalSTRS secara tidak langsung terpapar fluktuasi tajam pasar kripto. Meski begitu, keberanian salah satu dana pensiun terbesar di AS untuk menempatkan aset pada instrumen yang terkait Bitcoin dipandang sebagai momen bersejarah. Tak menutup kemungkinan lembaga keuangan tradisional lain akan mengikuti jejak serupa.
Didukung Regulasi Baru AS
Investasi ini muncul hanya beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 7 Agustus 2025, yang mengizinkan mata uang kripto serta aset alternatif lainnya dimasukkan dalam rencana pensiun 401(k).
Kebijakan tersebut memperkuat legitimasi aset digital di pasar tradisional, sekaligus memberi ruang bagi lembaga investasi besar seperti CalSTRS untuk mengalokasikan sebagian dana pensiun ke aset kripto.
Per 19 Agustus 2025, valuasi MicroStrategy mencapai sekitar $96 miliar, semakin menegaskan posisinya sebagai proxy utama untuk eksposur terhadap Bitcoin di pasar saham.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Pasar kripto kembali memanas, dan kali ini giliran Bio Protocol (BIO) yang mencuri perhatian.
Dalam 24 jam terakhir, harga BIO tercatat naik signifikan sebesar +26,68%, diperdagangkan pada level $0,190579 per (BIO/USD).
Lonjakan ini menempatkan BIO sebagai salah satu aset digital dengan performa paling impresif dalam kategori menengah.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai $318,54 juta dan volume perdagangan 24 jam sebesar $468,19 juta, BIO kini menempati peringkat #158 dalam daftar aset kripto terpopuler.
Angka tersebut menunjukkan bahwa minat investor terhadap token ini semakin kuat, terutama di tengah kondisi pasar kripto yang cenderung fluktuatif.
Pergerakan harga Bio Protocol (BIO/USDT) pada Jumat, 22 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Performa BIO: Kenaikan Konsisten di Berbagai Periode
Salah satu daya tarik BIO adalah tren pertumbuhannya yang konsisten dalam beberapa periode waktu. Data riwayat harga menunjukkan:
Hari ini: BIO naik sebesar $0,03597 atau +23,58%.
30 Hari: BIO melonjak $0,119926 atau +174,89%.
60 Hari: BIO meroket $0,143508 atau +318,98%.
90 Hari: BIO tetap impresif dengan kenaikan $0,102131 atau +118,25%.
Kenaikan jangka menengah hingga panjang ini memberi sinyal kuat bahwa BIO bukan sekadar momentum sesaat, melainkan tengah berada dalam tren pertumbuhan yang solid.
Data Pasokan dan Kapitalisasi Pasar
Saat ini, jumlah BIO yang beredar mencapai 1,67 miliar token, atau sekitar 50,35% dari total suplai maksimum sebesar 3,32 miliar token.
Jika seluruh suplai beredar di pasar, kapitalisasi pasar penuh BIO diperkirakan akan mencapai $625,82 juta.
Dengan kondisi tersebut, BIO memiliki ruang pertumbuhan yang cukup besar apabila adopsi dan likuiditas terus meningkat.
Lonjakan volume perdagangan yang tinggi juga mengindikasikan adanya akumulasi dari para investor maupun spekulan yang melihat peluang di token ini.
Pergerakan Harian dan Volatilitas
Menariknya, dalam rentang 24 jam terakhir, data menunjukkan titik terendah dan tertinggi harga BIO tercatat pada $0 yang mengindikasikan adanya kemungkinan data pasar sekunder belum sepenuhnya tercatat.
Namun, pergerakan real-time memperlihatkan tren positif, dengan kenaikan harga +2,54% hanya dalam satu jam terakhir.
Selain itu, dalam periode 7 hari terakhir, BIO sudah menguat +79,56%, semakin menegaskan posisi token ini sebagai salah satu aset yang mengalami reli signifikan di pertengahan kuartal ini.
BIO di Tengah Dinamika Pasar Kripto
Kenaikan BIO datang di saat pasar kripto global tengah berada dalam fase konsolidasi. Beberapa aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum bergerak lebih stabil, memberi ruang bagi altcoin seperti BIO untuk bersinar.
Tingginya volume perdagangan BIO dalam 24 jam terakhir juga menunjukkan bahwa token ini semakin mendapat perhatian, tidak hanya dari investor ritel tetapi juga kemungkinan dari pelaku pasar institusional.
Dengan tren pertumbuhan harga yang konsisten, pasokan yang masih belum sepenuhnya beredar, serta kapitalisasi pasar yang terus meningkat, BIO diperkirakan akan tetap menjadi salah satu token yang diperhatikan dalam beberapa minggu ke depan.
Kinerja Bio Protocol (BIO) saat ini menempatkannya di radar para trader dan investor kripto.
Lonjakan harga sebesar 26% dalam sehari, disertai pertumbuhan lebih dari 300% dalam 60 hari terakhir, adalah bukti kuat bahwa token ini sedang berada dalam fase bullish.
Meski begitu, volatilitas tetap menjadi faktor utama yang perlu diantisipasi. Namun, jika tren ini berlanjut, BIO bisa menjadi salah satu altcoin yang paling menonjol di paruh kedua tahun 2025.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar di dunia, kembali menjadi sorotan setelah harganya tercatat di $112,966.97 per BTC pada perdagangan hari ini.
Meski mengalami koreksi tipis sebesar -0,77% dalam 24 jam terakhir, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor satu dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,247.26 miliar USD.
Data ini menunjukkan bahwa dominasi Bitcoin di pasar aset digital masih sangat kuat di tengah volatilitas global.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dalam kurun waktu harian, Bitcoin sempat bergerak pada kisaran terendah $111,986.23 hingga tertinggi $114,008.35.
Angka ini menunjukkan rentang perdagangan yang relatif ketat, menandakan adanya konsolidasi pasar setelah reli panjang yang sempat mendorong harga menuju rekor tertinggi $124,457.12.
Namun, dalam rentang waktu yang lebih luas, pergerakan Bitcoin memperlihatkan tren yang menarik.
Dalam 30 hari terakhir, BTC masih mencatatkan pelemahan sebesar -5,03%, setara dengan penurunan sekitar $5,979.44.
Meski begitu, jika ditarik ke periode 60 hari, harga Bitcoin justru meningkat tajam sebesar +11,17%, atau naik sekitar $11,337.83.
Bahkan dalam 90 hari terakhir, BTC masih mampu tumbuh +4,25%, memperlihatkan kekuatan fundamental yang tidak bisa diabaikan.
Volume Perdagangan Tinggi: Bukti Likuiditas Pasar
Salah satu indikator yang mencerminkan sehatnya ekosistem Bitcoin adalah tingginya aktivitas perdagangan.
Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi BTC mencapai $58.81 miliar USD, angka yang hampir menyamai rata-rata volume harian pasar saham global untuk beberapa emiten besar.
Hal ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap BTC masih sangat kuat meski harga sedang terkoreksi.
Dari sisi pasokan, Bitcoin semakin mendekati titik maksimalnya. Saat ini terdapat 19.91juta BTC yang sudah beredar dari total maksimum 21 juta BTC.
Artinya, lebih dari 94,8% pasokan Bitcoin telah ditambang, sehingga kelangkaan aset ini semakin nyata dan berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang.
Optimisme Investor Masih Terjaga
Meski pergerakan harga harian dan mingguan cenderung negatif, banyak analis menilai bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase sehat untuk konsolidasi sebelum potensi reli berikutnya.
Fakta bahwa BTC masih bertahan di atas level psikologis $110 ribu dianggap sebagai sinyal positif, apalagi jika dikaitkan dengan perkembangan adopsi institusional dan minat dari sektor tradisional keuangan (TradFi).
Rekor tertinggi BTC di level $124,457.12 yang tercapai belum lama ini juga menjadi target psikologis yang masih relevan.
Jika momentum beli kembali meningkat, bukan tidak mungkin Bitcoin dapat menguji kembali level tersebut dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan kapitalisasi pasar raksasa, volume perdagangan tinggi, serta pasokan yang semakin terbatas, Bitcoin tetap menjadi aset utama yang diperhitungkan di dunia kripto.
Meski harga saat ini berada sedikit di bawah performa bulanan, tren jangka menengah hingga panjang masih memberikan optimisme bagi investor.
Koreksi kecil yang terjadi bisa jadi hanya jeda singkat sebelum reli berikutnya. Bagi para pelaku pasar, BTC tetap menjadi barometer utama arah industri kripto global dan aset yang paling banyak dilirik dalam setiap pergerakan pasar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Di tengah rentannya fluktuasi, pasar aset kripto kembali menunjukkan dinamika yang menarik, terutama dari token SKALE Network (SKL).
Kali ini, perhatian publik tertuju pada SKALENetwork(SKL) yang berhasil membukukan kenaikan harga harian cukup solid di tengah fluktuasi pasar global.
Per hari ini, Tokocrypto mencatat harga SKALE Network tercatat di angka $0.033256 per SKL/USD.
Angka tersebut menempatkan kapitalisasi pasar SKL di level $197.58 juta USD, dengan volume perdagangan 24 jam yang mencapai $191.85 juta USD.
Angka ini mengindikasikan bahwa minat investor terhadap token SKL mulai meningkat, terutama setelah mencatat perubahan harga +9.58% dalam 24 jam terakhir.
Jika ditinjau dari riwayat pergerakan harga, SKL menunjukkan performa yang cukup konsisten dalam beberapa bulan terakhir:
Hari ini: +8.48% atau naik sekitar $0.00258
30 Hari: +36.62% dengan kenaikan $0.008848
60 Hari: +95.20% dengan tambahan $0.0161
90 Hari: +38.41% dengan kenaikan $0.00916
Dari data ini terlihat bahwa meskipun SKL sempat mengalami koreksi mingguan sebesar -26.42%, tren jangka menengahnya masih memperlihatkan potensi pertumbuhan yang signifikan.
Fundamental SKALE Network
SKALE Network sendiri dikenal sebagai salah satu infrastruktur blockchain yang berfokus pada skala tinggi, kecepatan, dan biaya rendah.
Dengan jumlah sirkulasi mencapai 5.94 miliar token dari total maksimum 7 miliar token, SKL masih berada pada fase distribusi aktif. Hal ini membuka ruang bagi para investor untuk memanfaatkan momentum sebelum mencapai sirkulasi penuh.
Popularitas SKL saat ini menempati peringkat #234 di pasar kripto global, menjadikannya proyek yang cukup diperhitungkan meski belum masuk ke jajaran top-tier.
Potensi Pasar dan Tantangan
Dengan kapitalisasi pasar yang telah mencapai hampir $200 juta USD, SKALE Network menunjukkan posisinya sebagai salah satu altcoin dengan prospek menjanjikan.
Terlebih lagi, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) berada di angka $231.07 juta USD, menandakan ruang pertumbuhan masih terbuka.
Namun, investor juga perlu mencermati volatilitas jangka pendek. Fluktuasi harga mingguan sebesar -26.42% menjadi pengingat bahwa risiko dalam aset kripto selalu ada.
Kendati demikian, tren jangka menengah seperti kenaikan hampir 95.20% dalam 60 hari terakhir menunjukkan adanya dukungan kuat dari komunitas dan pasar.
Secara keseluruhan, SKALE Network (SKL) tengah berada dalam fase menarik, di mana pergerakan harga positif dalam jangka menengah dapat memberikan peluang bagi para investor.
Meski risiko koreksi selalu menghantui, fundamental proyek serta pertumbuhan kapitalisasi pasar menjadikan SKL salah satu aset kripto yang patut diperhatikan.
Dengan semakin tingginya adopsi teknologi blockchain dan kebutuhan akan jaringan yang cepat serta terjangkau, SKALE Network memiliki peluang besar untuk memperluas ekosistemnya.
Jika tren positif ini terus berlanjut, SKL berpotensi naik ke level yang lebih tinggi dalam peta persaingan altcoin global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.