Author: 27

  • Analisis Harga SOL: Mengapa Level $175 Menjadi Penentu Arah?

    Harga Solana (SOL) kembali menghadapi tekanan pasar setelah penolakan kuat dari level resistance utama.

    Saat ini, SOL diperdagangkan di kisaran $183,28, turun 2,48% setelah gagal menembus area $210. Para trader kini menyoroti zona $175–$180 sebagai titik krusial yang bisa menentukan arah pergerakan berikutnya.

    SOL Hancur di Zona Resistensi $210

    Upaya Solana untuk menembus level $210 awal pekan ini berakhir dengan penolakan tajam, yang menggambarkan situasi klasik “beli rumor, jual berita.” Reaksi pasar cukup brutal, menekan harga kembali ke level $183.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Analisis dan Prediksi Harga Solana (SOL) di Paruh Kedua 2025

    Level $210 terbukti bukan sekadar resistance biasa, melainkan “tembok” yang sulit ditembus. Tekanan jual masif di area ini menunjukkan bahwa pelaku pasar besar belum siap memberikan ruang bagi SOL untuk melanjutkan reli lebih tinggi. Biasanya, penolakan seperti ini menjadi sinyal bahwa investor institusional atau pemain berpengalaman tengah melakukan aksi ambil untung, sembari menunggu entry point yang lebih menguntungkan.

    Zona $175–$180: Momen Menentukan SOL

    Fokus utama saat ini berada pada support kritis di kisaran $175–$180. Level ini bukan hanya area teknikal, tetapi juga zona psikologis penting yang berulang kali menjadi pertahanan SOL di masa lalu.

    Jika para pembeli mampu mempertahankan support ini, ada peluang pemulihan menuju $195 dengan kemungkinan menguji kembali resistance kuat di $210. Namun, risiko tetap ada: kegagalan mempertahankan $175 bisa membuka jalan bagi penurunan lebih dalam menuju $165, di mana minat beli baru mungkin kembali muncul.

    Investor kini tengah mengawasi pergerakan volume perdagangan. Bertahannya harga di atas $175 dengan peningkatan volume akan memberi sinyal kuat bahwa pembeli siap kembali masuk ke pasar. Sebaliknya, penembusan di bawah $175 bisa memicu kepanikan jual dan memperburuk tekanan bagi pemegang SOL.

    Baca juga: Solana (SOL) Turun di Bawah Level Support, Akankah Kembali Turun?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Harga XRP: Apa yang Akan Terjadi Setelah Penurunan 20%?

    Ripple (XRP) kembali menjadi sorotan setelah mengalami penurunan tajam sekitar 20% dari level tertingginya baru-baru ini.

    Dilaporkan Crypto Potato, aset kripto ini sempat menguat hingga menyentuh area resistensi $3,5, namun gagal mempertahankan momentum dan kini bergerak dalam fase korektif. Pertanyaan besarnya: apakah XRP akan mampu bangkit kembali, atau justru melanjutkan tren bearish lebih dalam?

    Analisis Grafik Harian

    Pada timeframe harian, XRP gagal menembus dan bertahan di atas zona resistensi $3,5, yang memicu penolakan kuat serta pullback signifikan. Saat ini, harga tengah menguji area support $2,8–$2,9, yang bertepatan dengan:

    • Rata-rata pergerakan (MA) 100 hari,
    • Mid-range dari kanal naik (ascending channel).

    Zona ini menjadi kunci karena memperlihatkan adanya akumulasi kuat dari pembeli.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Prakiraan Harga XRP: ETF Ripple Jadi Katalis Utama di Dekat $3

    • Skenario bullish: Jika level $2,8–$2,9 berhasil dipertahankan, XRP berpotensi rebound menuju $3,2 dan bahkan menguji ulang resistensi $3,5, menjaga struktur bullish tetap utuh.
    • Skenario bearish: Jika harga menembus ke bawah $2,8, support krusial berikutnya berada di kisaran $2,2–$2,4, yang sebelumnya menjadi area akumulasi penting sekaligus sejajar dengan batas bawah pola ascending wedge.

    Analisis Grafik 4 Jam

    Pada grafik 4 jam, XRP membentuk pola descending triangle (segitiga menurun). Pola ini menunjukkan adanya lower highs yang terus menekan harga ke area support datar di $2,8–$2,9, menandakan tekanan jual yang semakin kuat.

    • Jika support $2,8 ditembus, potensi penurunan bisa mengarah ke zona likuiditas $2,7 dan bahkan $2,2.
    • Namun, jika pembeli mampu mempertahankan area dasar $2,8 dan menembus garis tren menurun di sekitar $3,2, maka skenario bearish bisa gugur. Pergerakan ini akan membuka jalan bagi uji ulang resistensi $3,5 dan memulihkan momentum bullish jangka pendek.

    Harga XRP saat ini berada di titik krusial. Level $2,8–$2,9 akan menentukan arah pergerakan berikutnya: apakah Ripple mampu bangkit kembali ke atas $3 atau justru tergelincir lebih dalam menuju $2,2. Para investor dan trader sebaiknya mencermati reaksi harga di zona ini untuk mengantisipasi potensi pergerakan besar dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga: XRP Turun di Bawah $3, Investor Dihadapkan Beli Sekarang atau Tunggu?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • The Fed Tegaskan Adopsi Blockchain Bukan Cuma Pilihan

    Federal Reserve’s (The Fed) Vice Chair for Supervision, Michelle Bowman, memperingatkan bahwa perbankan tradisional berisiko kehilangan relevansi jika terus mengabaikan teknologi blockchain.

    Dalam acara Wyoming Blockchain Symposium pada 19 Agustus, Bowman menekankan perlunya “bahkan menghilangkan mindset terlalu hati-hati” dan merangkul inovasi seperti tokenisasi dan blockchain sebagai kebutuhan strategis.

    “Sangat penting bahwa bank dan regulator terbuka terhadap teknologi baru dan meninggalkan mindset terlalu hati-hati,” kata Bowman seperti dikutip dari Cryptoslate pada Kamis (21/8).

    Menurutnya, regulator harus memahami produk dan layanan baru serta mengenali utilitas dan kebutuhan untuk mengadopsi teknologi di sektor keuangan tradisional.

    Bowman menambahkan, memilih tidak bergerak berarti menyerahkan ruang tersebut kepada inovator baru berbasis teknologi.

    Ia juga memperingatkan, jika tak disikapi sekarang, bank-bank bisa berada di pinggiran sistem keuangan masa depan.

    Baca Juga: Ketua The Fed Dukung Keterlibatan Bank AS dalam Aktivitas Kripto

    Tokenisasi & Pencegahan Penipuan

    Bowman menyoroti tokenisasi sebagai kasus penggunaan blockchain dengan nilai aplikasi nyata yang memungkinkan transfer digital aset tanpa perantara, mempercepat proses, dan mengurangi risiko operasional.

    Lebih jauh, teknologi ini juga dapat meningkatkan sistem keamanan melalui pelacakan transaksi yang transparan dan sulit dimanipulasi.

    Bowman dan sejumlah pejabat The Fed ingin melihat pendekatan regulasi yang lebih adaptif, menghindari kerangka aturan yang membebani sektor inovasi.

    Dia berpendapat bahwa aturan yang jelas dan transparan justru tidak efektif jika terlalu rumit dan menghambat.

    Sebelumnya, komponen risiko reputasi telah dihapus dari panduan pengawasan perbankan, sebagai tanda upaya mengurangi hambatan subjektif terhadap implementasi teknologi baru.

    Progresif di Tengah Batas Tradisional

    Gerakan ini bukan berdiri sendiri. Ketua The Fed, Jerome Powell, pada Juni lalu menyatakan bahwa Fed tidak mempermasalahkan bank yang melayani perusahaan kripto, dengan beberapa catatan.

    Selama memenuhi standar perlindungan konsumen dan pengelolaan risiko, seraya menyingkirkan hambatan seperti “risiko reputasi” dalam pengawasan.

    Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga mendorong inisiatif eksekutif agar bank tidak lagi mendiskriminasi bisnis kripto dengan potensi denda terhadap institusi yang memblokir transaksi terkait kategori tersebut.

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Risiko dan Tantangan

    Walaupun tokenisasi menawarkan efisiensi, tetap ada tantangan realistis:

    • Regulasi dan standar keamanan belum merata secara global.
    • Risiko systemic jika adopsi dilakukan terburu-buru tanpa uji coba matang.
    • Masih adanya skeptisisme soal skalabilitas dan interoperabilitas sistem blockchain dengan sistem perbankan tradisional.

    Baca Juga: Inflasi dan Belanja Melambat, The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga

    Persimpangan Sejarah untuk Industri Perbankan

    Secara keseluruhan, pernyataan The Fed menunjukkan era baru, bank tak bisa lagi berdiri tenang sementara dunia keuangan bergerak cepat.

    Tokenisasi, blockchain, dan stablecoin bukan opsi masa depan, mereka adalah alat vital yang harus diadopsi untuk mempertahankan relevansi dan kekuatan dalam ekonomi digital.

    Institusi yang berani membuka diri terhadap inovasi ini akan memiliki peluang besar untuk tetap memimpin. Sebaliknya, yang tertinggal, bisa saja berubah menjadi “relics” industri masa lalu.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 21 Agustus 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 21 Agustus 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Peristiwa Penting Kripto dalam 24 Jam Terakhir

    1. USDC Transfer Dominasi Solana
      • Sentimen: Positif untuk Solana (SOL) dan ekosistem stablecoin.
      • Sekitar 50% dari seluruh transaksi USDC kini diproses di jaringan Solana, memperkuat posisinya sebagai blockchain utama untuk transaksi stablecoin berkecepatan tinggi.
    2. Minat pada Altseason Turun 55%
      • Sentimen: Negatif untuk altcoin.
      • Berdasarkan data Google Trends, minat masyarakat pada istilah “altseason” turun 55% hanya dalam sepekan, menunjukkan melemahnya antusiasme terhadap altcoin.
    3. Fear & Greed Index Turun ke Level “Fear”
      • Sentimen: Netral ke negatif untuk Bitcoin (BTC).
      • Indeks sentimen pasar Bitcoin turun ke level 44 (Fear) dari 56 kemarin dan 73 pekan lalu, menandakan pasar lebih berhati-hati.
    4. China Pertimbangkan Stablecoin Berbasis Yuan
      • Sentimen: Positif untuk adopsi global stablecoin, tapi bisa menambah kompetisi geopolitik.
      • Reuters melaporkan bahwa China mungkin segera menyetujui stablecoin berbasis yuan pada akhir bulan ini.
    5. Brazil Gelar Rapat Publik Soal Cadangan Bitcoin Nasional
      • Sentimen: Positif untuk adopsi Bitcoin secara institusional.
      • Pemerintah Brazil mengadakan dengar pendapat publik mengenai rencana pembentukan cadangan Bitcoin nasional.
    6. Trader Ritel Jadi Ultra Bearish Setelah BTC Tembus $113K
      • Sentimen: Negatif dalam jangka pendek, namun bisa menjadi sinyal beli.
      • Sentimen pasar ritel berbalik sangat bearish setelah Bitcoin turun di bawah $113.000, menandai pesimisme tertinggi sejak 22 Juni. Secara historis, kondisi ekstrem seperti ini kerap menjadi peluang beli.
    7. Elon Musk Tunda Peluncuran “America Party” Pro-Bitcoin
      • Sentimen: Netral ke negatif untuk narasi adopsi Bitcoin di politik AS.
      • WSJ melaporkan Elon Musk menunda rencana peluncuran partai politik pro-Bitcoin “America Party” untuk fokus pada bisnisnya terlebih dahulu.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    NEO/USDT (🔼 +6.06%)

    • Entry: $6.37
    • Stop Loss: $6.20
    • Take Profit: $6.76

    NEO/USDT berhasil breakout dari trendline resistance pada timeframe 4 jam dan mengkonfirmasi momentum bullish dengan volume yang meningkat. Saat ini harga telah menembus resistance $6.37 dan mengarah ke target selanjutnya di $6.76, dengan potensi kenaikan sekitar 6,06%. Selama mampu bertahan di atas $6.37, tren jangka pendek cenderung positif, namun kegagalan mempertahankan level ini dapat memicu koreksi ke support $6.20.


    QTUM/USDT (🔼 +4.38%)

    • Entry: $2.211
    • Stop Loss: $2.148
    • Take Profit: $2.309

    Harga QTUM/USDT berhasil breakout dari pola descending trendline dan kini menguji resistance minor di area $2.23-$2.25. Selama bertahan di atas area support $2.14-$2.21, potensi menuju target kenaikan ke resistance berikutnya di $2.31 tetap terbuka, sesuai proyeksi struktur higher low yang mulai terbentuk. Volume juga meningkat saat breakout, mengindikasikan dukungan buyer yang kuat.


    GAS/USDT (🔼 +2.52%)

    • Entry: $3.379
    • Stop Loss: $3.340
    • Take Profit: $3.464

    GAS/USDT berhasil menembus garis trendline turun dan kini sedang menguji area resisten minor di $3.46 setelah sebelumnya mengonfirmasi breakout dari zona konsolidasi sempit di kisaran $3.34-$3.38.

    Volume tampak meningkat saat breakout terjadi, mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas $3.38, peluang melanjutkan kenaikan menuju $3.46 masih terbuka.. Struktur saat ini mengarah pada range-bound bullish dengan skenario validasi tergantung pada reaksi harga terhadap $3.46.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 21 Agustus 2025: BNB Cetak ATH di $880

    Pasar kripto hari ini, Kamis (21/8) diramaikan oleh kabar BNB menorehkan rekor baru dengan melesat ke $880 berkat akumulasi institusional, momentum teknis, dan berkurangnya pasokan di bursa.

    Sementara itu, Tiga altcoin juga memimpin sentimen bullish Agustus, yakni Sonic dengan sentimen positif 83%, POL yang berpotensi diuntungkan peluncuran stablecoin Wyoming, serta Sei yang berada di level strategis untuk tembus $0,44.

    Hari ini menjadi kesempatan terakhir mengikuti promo Undang Teman Tokocrypto dengan total hadiah Rp30 juta. Dari sisi makro, risalah The Fed yang dirilis Rabu diperkirakan memberi sinyal pemangkasan suku bunga 25 bps pada September. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

    BNB Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa di $880

    • BNB melambung ke ATH $880, tembus resistensi dan mencatat kenaikan terkuat.
    • Kenaikan didorong akumulasi institusional, momentum teknis & pertumbuhan ekosistem.
    • Masuknya institusi, pasokan BNB di bursa turun, memperkuat kenaikan harga.

    3 Altcoin Pimpin Sentimen Bullish Agustus

    • Sonic (S): Sentimen positif 83% didukung proyek DeFi dan integrasi Ethereum.
    • Wyoming meluncurkan stablecoin, berpotensi menguntungkan POL jangka panjang.
    • Sei: Berada di level “buy the dip,” berpotensi menembus $0,44.

    HARI TERAKHIR!!! Undang Teman Dapat Cuan Raih Hadiah Rp30 Juta!

    Risalah Rapat The Fed Beri Petunjuk Pemangkasan Suku Bunga

    • The Fed akan merilis risalah rapat pada Rabu.
    • Investor akan mencermati diskusi The Fed soal tidak adanya perubahan kebijakan.
    • Pasar perkirakan The Fed akan pangkas suku bunga 25 bps di September.

    Pantera: Altcoin Season Mungkin Tiba di September

    • Altcoin mulai ungguli Bitcoin, menandakan pergeseran siklus harga kripto.
    • Regulasi AS, seperti RUU GENIUS dan CLARITY, perkuat momentum.
    • Ethereum diuntungkan oleh aliran real-world asset dan minat institusi.

    Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token Ekosistem Bitcoin Teratas di Pasar Kripto Tahun 2025

    Ekosistem Bitcoin terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat, melampaui perannya sebagai sekadar mata uang digital. Hingga pertengahan 2025, berbagai proyek dan token yang dibangun di atas atau terkait dengan jaringan Bitcoin semakin mengukuhkan posisinya. Data terbaru menunjukkan lima token teratas yang menjadi sorotan investor dan pengembang.

    Bitcoin

    Berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTC) tetap berada di puncak. Dengan nilai saat ini sekitar $27.380, BTC tidak hanya menjadi aset digital paling berharga, tetapi juga fondasi bagi inovasi blockchain.

    Penciptaan Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto pada 2009 membuka jalan bagi transaksi aman dan terdesentralisasi tanpa perantara. Pembatasan pasokan hingga 21 juta koin menjadikannya aset deflasi yang menarik bagi banyak pihak.

    Wrapped Bitcoin (WBTC)

    Wrapped Bitcoin (WBTC)
    Ilustrasi aset kripto Wrapped Bitcoin (WBTC).

    Baca juga: Tren Bitcoin 18-22 Agustus 2025: Lanjut TP-TP

    Di posisi kedua, Wrapped Bitcoin (WBTC) muncul sebagai jembatan penting antara Bitcoin dan dunia Decentralized Finance (DeFi). WBTC, yang merupakan versi Bitcoin yang ditokenisasi pada jaringan Ethereum, memungkinkan pemegang BTC untuk memanfaatkan aset mereka dalam berbagai protokol DeFi seperti pinjaman dan perdagangan.

    Didukung 1:1 oleh Bitcoin, WBTC menawarkan interoperabilitas yang sangat dibutuhkan antara dua ekosistem blockchain terbesar.

    Bitcoin Cash (BCH)

    Selanjutnya, Bitcoin Cash (BCH) menempati posisi ketiga. Lahir dari hard fork Bitcoin pada tahun 2017, BCH dirancang untuk mengatasi masalah skalabilitas. Dengan batas ukuran blok yang lebih besar, BCH menawarkan waktu transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah, menjadikannya pilihan yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

    Fokusnya pada kegunaan sebagai mata uang telah menarik perhatian para pedagang dan pengguna yang mencari efisiensi transaksi.

    Stacks (STX) dan Bitcoin SV (BSV)

    Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.

    Dilaporkan Coindcx, dua token lain yang patut diperhitungkan adalah Stacks (STX) dan Bitcoin SV (BSV). Stacks, yang beroperasi di blockchain miliknya sendiri, memungkinkan eksekusi kontrak pintar di jaringan Bitcoin. Ini membuka pintu bagi pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang memanfaatkan keamanan Bitcoin, memperluas fungsionalitasnya melampaui sekadar penyimpanan nilai.

    Sementara itu, Bitcoin SV (BSV), hasil hard fork dari Bitcoin Cash pada 2018, berfokus pada skalabilitas masif dengan ukuran blok yang jauh lebih besar. BSV berambisi menjadi platform utama untuk pembayaran mikro dan aplikasi skala perusahaan, mengklaim kembali visi asli Bitcoin yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto.

    Perkembangan kelima token ini menunjukkan bahwa ekosistem Bitcoin jauh dari stagnan. Inovasi terus bermunculan, memperkaya layanan dan utilitas bagi pengguna. Seperti halnya investasi aset digital lainnya, riset mendalam tetap krusial sebelum mengambil keputusan. CoinDCX, salah satu platform investasi kripto terkemuka, menyediakan akses mudah bagi investor yang ingin masuk ke dunia token ekosistem Bitcoin ini.

    Baca juga: Bitcoin di Persimpangan: Turun Tipis, Tapi Momentum Masih Kuat


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • UMA Naik 25% dalam Sehari, Altcoin Lawas Bangkit Lagi

    Pasar kripto kembali bergerak dinamis, kali ini giliran UMA (Universal Market Access) yang mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan.

    Dalam 24 jam terakhir, harga UMA naik lebih dari +24,7%, membawa token ini diperdagangkan di kisaran $1.56 per UMA.

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $140 juta dan volume perdagangan harian mencapai $185 juta, UMA kembali masuk radar investor sebagai salah satu altcoin dengan potensi comeback di tengah pasar yang fluktuatif.

    Pergerakan harga UMA (UMA/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga UMA (UMA/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Harga UMA Naik 110% Berkat Akuisisi Polymarket, Ini Alasannya

    Kondisi Harga UMA Saat Ini

    Berdasarkan data pasar terbaru:

    • Harga UMA saat ini: $1.567
    • Kapitalisasi pasar: $140 juta
    • Volume perdagangan 24 jam: $185 juta
    • Jumlah sirkulasi: 89,31 juta token

    Dalam 24 jam terakhir, UMA diperdagangkan pada kisaran rendah $1.23 dan mencapai level tertinggi $1.61.

    Jika melihat riwayat harga, UMA masih jauh tertinggal dari All-Time High (ATH) di $43.37. Artinya, meskipun reli saat ini terlihat besar, UMA masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat lebar jika sentimen bullish di pasar kripto kembali menguat.

    Performa Historis UMA

    Kinerja harga UMA dalam beberapa periode terakhir juga memberikan gambaran yang menarik:

    • Hari ini: +24,72%
    • 30 hari terakhir: +14,38%
    • 60 hari terakhir: +36,02%
    • 90 hari terakhir: +21,27%

    Kenaikan ini menunjukkan konsistensi tren positif UMA dalam jangka menengah, yang menandakan bahwa reli terbaru ini bukan sekadar “pump” sesaat, melainkan didukung momentum akumulasi investor.

    Analisis Teknikal UMA

    Tren Jangka Pendek

    Grafik harian menunjukkan UMA sedang berada dalam fase bullish rally dengan volume perdagangan tinggi yang mengonfirmasi reli ini.

    Harga saat ini telah berhasil menembus beberapa resistance minor, membuka peluang menuju level resistance berikutnya.

    • Support terdekat: $1.30
    • Support kuat: $1.10
    • Resistance kunci: $1.70 – $2.00

    Jika harga mampu bertahan di atas $1.30, UMA berpotensi melanjutkan reli ke area psikologis $2.00. Namun, jika gagal mempertahankan support, potensi koreksi ke $1.10 masih terbuka.

    Indikator Momentum

    • RSI (Relative Strength Index): Saat ini berada mendekati zona overbought, menandakan pasar cukup panas. Namun, RSI tinggi sering kali justru menunjukkan kekuatan tren, terutama jika volume perdagangan tetap tinggi.
    • MACD (Moving Average Convergence Divergence): Menunjukkan sinyal bullish dengan garis MACD berada di atas garis sinyal, mendukung potensi tren naik lanjutan.
    • Volume: Peningkatan volume lebih dari 150% dalam 24 jam terakhir menjadi indikasi bahwa minat investor terhadap UMA sedang naik signifikan.

    Prediksi Harga UMA

    1. Jangka Pendek (1 – 2 minggu)
      UMA berpotensi menguji resistance $1.70. Jika level ini ditembus dengan volume besar, target selanjutnya berada di $2.00 – $2.20. Namun, jika terjadi koreksi, harga kemungkinan turun ke $1.30 sebagai support utama.
    2. Jangka Menengah (1 – 3 bulan)
      Jika tren positif di pasar kripto berlanjut, UMA berpotensi bergerak menuju $3 – $4. Area ini bisa menjadi titik akumulasi sebelum melanjutkan tren lebih besar.
    3. Jangka Panjang (6 – 12 bulan)
      UMA masih jauh dari ATH $43. Jika proyek UMA mampu menjaga relevansi dan menarik kembali adopsi di sektor DeFi, potensi menuju $8 – $10 bukan hal yang mustahil, meskipun butuh sentimen pasar bullish besar secara keseluruhan.

    Baca Juga: 5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

    Reli UMA dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa token ini belum kehilangan daya tariknya. Dengan kenaikan hampir 25% dalam sehari dan tren positif dalam 90 hari terakhir, UMA menjadi salah satu altcoin yang menarik untuk dipantau.

    Secara teknikal, UMA masih punya ruang untuk naik dengan resistance terdekat di $1.70 dan target psikologis di $2.00.

    Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi karena indikator momentum sudah memasuki zona overbought.

    Bagi investor jangka panjang, UMA menawarkan potensi pertumbuhan yang menarik, apalagi harga saat ini masih jauh di bawah ATH.

    Momentum ini bisa menjadi sinyal awal kebangkitan kembali UMA di sektor DeFi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin di Persimpangan: Turun Tipis, Tapi Momentum Masih Kuat

    Bitcoin (BTC), aset kripto nomor satu dunia, kembali menjadi sorotan setelah mengalami koreksi harian meski tetap bertahan di atas level psikologis $110,000.

    Pergerakan harga terbaru menunjukkan volatilitas yang sehat, namun juga menimbulkan pertanyaan: apakah BTC sedang bersiap untuk konsolidasi lebih panjang, atau justru menuju reli berikutnya?

    Performa Harga Terkini

    • Harga saat ini: $113,625.45 per BTC
    • Kapitalisasi pasar: $2,262.15 miliar
    • Volume perdagangan 24 jam: $71.72 miliar
    • Sirkulasi: 19.91 juta BTC (94.8% dari total suplai maksimum 21 juta BTC)

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin turun -1.24%, dengan kisaran harga harian antara $112,578.67 hingga $115,906.09.

    Meski koreksi tipis, BTC masih mempertahankan kapitalisasi pasar di atas $2 triliun, menegaskan dominasinya sebagai aset digital paling likuid.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Masuki Fase Konsolidasi Sehat, Bitcoin Terkoreksi di Level $115.010

    Riwayat Pergerakan Harga BTC (USD)

    • Harian: -1.20%
    • 30 Hari: -4.15%
    • 60 Hari: +9.83%
    • 90 Hari: +2.05%

    Artinya, dalam jangka menengah (60–90 hari), Bitcoin masih menunjukkan tren kenaikan meski sempat mengalami koreksi bulanan.

    Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) masih bertahan di $124,457.12, sehingga harga saat ini sekitar 8.7% lebih rendah dari puncaknya.

    Analisis Teknis: Sinyal Jangka Pendek dan Panjang

    1. Support & Resistance
      • Support terdekat: $112,500 – terbukti menjadi titik pantul pada perdagangan terakhir.
      • Resistance terdekat: $116,000 – $118,000, yang perlu ditembus untuk membuka jalan menuju level ATH.
    2. Moving Average (MA)
      • BTC saat ini diperdagangkan sedikit di atas MA50 harian, sinyal netral ke bullish.
      • Selama BTC bertahan di atas $110,000, tren jangka menengah dianggap aman.
    3. Relative Strength Index (RSI)
      • RSI harian berada di zona 52–55, menunjukkan pasar dalam kondisi netral, tidak overbought maupun oversold.
      • Ini memberi ruang untuk kenaikan baru jika volume beli meningkat.
    4. Volume & Market Sentiment
      • Volume perdagangan harian $72 miliar menunjukkan likuiditas yang kuat.
      • Namun, dominasi BTC dalam market crypto sedikit tertekan karena sebagian dana mengalir ke altcoin besar seperti Ethereum dan Solana.

    Grafik teknikal Bitcoin (BTC/USD) menunjukkan level support $112,500, resistance $116,000, serta Moving Average (MA20 & MA50).

    Dari chart ini, tren jangka pendek masih sideways dengan tekanan bearish tipis. Jika BTC mampu bertahan di atas $112,500, peluang rebound menuju $116,000 – $118,000 terbuka. Namun, jika jebol support, koreksi bisa menguji area $110,000.

    Prediksi Harga: Konsolidasi Sebelum Aksi Besar

    Berdasarkan pola teknikal dan indikator fundamental, ada dua skenario utama dalam beberapa minggu ke depan:

    1. Skenario Bullish (probabilitas 60%)
      Jika BTC mampu menembus resistance $116,000 dengan volume tinggi, target kenaikan berikutnya adalah $120,000$122,500. Momentum ini bisa menguji kembali level ATH $124,457, bahkan membuka peluang reli ke $130,000 pada kuartal IV 2025.
    2. Skenario Bearish (probabilitas 40%)
      Jika tekanan jual berlanjut, BTC bisa terkoreksi ke support kuat di $110,000 atau bahkan $107,500. Namun, selama tidak turun di bawah $105,000, tren jangka panjang masih bullish.

    Faktor Fundamental yang Menggerakkan BTC

    1. Institusional Adoption – Semakin banyak perusahaan publik dan institusi keuangan menggunakan BTC sebagai aset cadangan.
    2. Regulasi Global – Perkembangan regulasi kripto di AS dan Eropa berpotensi meningkatkan kepercayaan investor.
    3. Halving Effect – Dengan suplai maksimum mendekati batas (94.8% sudah beredar), Bitcoin makin langka, yang secara historis mendukung kenaikan harga jangka panjang.

    Baca Juga: Naik Tipis, Harga Bitcoin Bertahan di Atas $118.000

    Meski turun tipis dalam 24 jam terakhir, Bitcoin masih berada dalam jalur bullish jangka panjang. Koreksi ini dapat dianggap sebagai fase konsolidasi sehat sebelum potensi reli menuju $120,000.

    Dengan kapitalisasi pasar yang tetap kokoh di atas $2 triliun, BTC menunjukkan dirinya bukan sekadar aset spekulatif, melainkan penyimpan nilai digital global.

    Investor jangka pendek sebaiknya memperhatikan level support $112,500 dan resistance $116,000, sementara investor jangka panjang masih bisa optimis menatap target $130,000 pada akhir tahun jika tren positif berlanjut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Momen Bullish Terbuka, API3 Meroket 60% Dalam 24 Jam

    Pasar kripto kembali diramaikan dengan reli mengejutkan dari API3, salah satu token yang fokus pada penyediaan layanan oracle terdesentralisasi.

    Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa API3 mencatat lonjakan harga yang sangat signifikan, naik lebih dari +62%, dengan kapitalisasi pasar yang kini berada di angka $120,85 juta dan volume perdagangan harian mencapai hampir $916 juta.

    Lonjakan ini menandai kembalinya perhatian investor terhadap proyek oracle, yang menjadi komponen vital dalam ekosistem Web3.

    Pergerakan harga API3 (API3/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga API3 (API3/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Harga API3 Melonjak 30%: Momentum Bullish dan Potensi Menuju $1

    Kondisi Harga Terkini API3

    Berdasarkan data terbaru, harga API3 berada di level $1.37 per token. Pencapaian ini merupakan lompatan besar dari harga terendah 24 jam di $0.83, bahkan sempat menyentuh level tertinggi intraday di $1.83.

    Kenaikan harga ini juga terlihat konsisten dalam jangka pendek maupun menengah:

    • 7 hari terakhir: +79,72%
    • 30 hari terakhir: +67,15%
    • 60 hari terakhir: +129,49%

    Secara historis, API3 pernah mencetak All Time High (ATH) di $10.31, sehingga meskipun reli ini cukup tajam, harganya masih jauh dari puncak yang pernah dicapai.

    Hal ini membuka peluang besar bagi investor jangka panjang, khususnya bila sentimen pasar kripto global kembali bullish.

    Analisis Teknis API3

    Tren Jangka Pendek

    Grafik harian menunjukkan momentum yang jelas ke arah bullish. Harga saat ini bergerak jauh di atas Simple Moving Average (SMA 5 hari), menandakan tren kenaikan masih cukup kuat.

    Bahkan, dalam beberapa jam terakhir, terjadi lonjakan volume yang menegaskan bahwa reli ini bukan sekadar “pump” sesaat, melainkan didukung partisipasi besar dari pelaku pasar.

    • Support utama: $1.20
    • Resistance kuat: $2.00

    Apabila harga mampu bertahan di atas $1.20, tren kenaikan kemungkinan masih berlanjut. Namun, kegagalan mempertahankan support ini bisa memicu koreksi cepat ke area $1.00.

    Indikator Momentum

    • RSI (Relative Strength Index): Saat ini berada di zona overbought, yang berarti pasar dalam kondisi panas dan potensi koreksi bisa muncul dalam jangka pendek. Namun, RSI overbought sering kali menjadi tanda kekuatan tren jika didukung volume tinggi.
    • MACD (Moving Average Convergence Divergence): Menunjukkan sinyal bullish dengan garis MACD berada di atas garis sinyal, memperkuat potensi reli lanjutan.

    Prediksi Harga API3

    1. Jangka Pendek (1 – 2 minggu)
      Dengan momentum saat ini, API3 berpotensi menguji level $2.00 sebagai resistance kunci. Jika berhasil ditembus, target berikutnya berada di kisaran $2.50 – $3.00. Namun, jika koreksi terjadi, harga bisa turun lebih dulu ke $1.20 untuk mencari konsolidasi sehat.
    2. Jangka Menengah (1 – 3 bulan)
      Bila tren bullish di pasar kripto global berlanjut, khususnya dengan reli Bitcoin dan altcoin besar, API3 bisa kembali menuju area $4 – $5, yang merupakan area resistensi psikologis sebelum mendekati ATH $10.31. Skenario ini akan sangat bergantung pada volume perdagangan dan adopsi nyata ekosistem oracle API3.

    Baca Juga: API3 Dorong Inovasi Oracle Terdesentralisasi, Harga Naik 56,98%

    Lonjakan harga API3 dalam 24 jam terakhir menunjukkan minat besar dari investor terhadap aset ini.

    Secara teknikal, tren masih mendukung pergerakan bullish, meski ada potensi koreksi jangka pendek karena pasar sudah masuk zona overbought.

    Dengan support kuat di $1.20 dan resistance di $2.00, arah pergerakan API3 akan ditentukan oleh kemampuan menembus level kunci tersebut.

    Bagi investor jangka panjang, reli ini bisa menjadi sinyal awal kembalinya API3 ke radar pasar kripto, terutama mengingat potensinya dalam mendukung infrastruktur Web3.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Wyoming Luncurkan Stablecoin FRNT Didukung Visa di 7 Blockchain

    Wyoming resmi mengumumkan peluncuran mainnet Frontier Stable Token (FRNT), menjadikannya salah satu negara bagian pertama di Amerika Serikat yang menerbitkan stablecoin resmi berbasis undang-undang.

    Stablecoin dengan Cadangan 102%

    Menurut Komisi Token Stabil Wyoming, FRNT merupakan stablecoin beragunan penuh yang didukung oleh surat utang pemerintah AS jangka pendek dan dolar AS, dengan persyaratan cadangan minimum sebesar 102% sebagaimana diatur dalam hukum negara bagian.

    Stablecoin ini telah terintegrasi pada tujuh jaringan blockchain besar, yakni Ethereum, Solana, Arbitrum, Avalanche, Polygon, Optimism, dan Base. Namun, meskipun mainnet telah aktif, FRNT belum tersedia untuk publik akibat kendala regulasi yang masih berlangsung.

    Peresmian di Wyoming Blockchain Symposium

    Dilaporkan Cointelegraph, peluncuran ini bertepatan dengan Wyoming Blockchain Symposium, acara tahunan yang diselenggarakan oleh platform keuangan SALT dan bursa kripto Kraken.

    Gubernur Wyoming, Mark Gordon, menyatakan bahwa peluncuran FRNT merupakan kelanjutan dari peran negara bagian sebagai pionir regulasi blockchain.

    Komisi Token Stabil Wyoming menekankan bahwa FRNT tidak tersedia untuk dibeli saat peluncuran. Sumber: Stabletoken.wyo.gov.
    Komisi Token Stabil Wyoming menekankan bahwa FRNT tidak tersedia untuk dibeli saat peluncuran. Sumber: Stabletoken.wyo.gov.

    Baca juga: Lonjakan $130 Miliar Stablecoin Ethereum, Tanda Awal Altcoin Frenzy?

    “Selama bertahun-tahun, Wyoming telah menjadi negara bagian terdepan dalam regulasi blockchain, mata uang kripto, dan aset digital, dengan lebih dari 45 undang-undang yang disahkan sejak 2016. Peluncuran Frontier Stable Token akan memberdayakan warga dan bisnis kita dengan cara bertransaksi yang modern, efisien, dan aman di era digital,” ujarnya.

    Komisi Token Stabil Wyoming juga bekerja sama dengan protokol LayerZero untuk memastikan FRNT dapat digunakan lintas jaringan blockchain.

    Dukungan Visa dan Integrasi Pembayaran

    Salah satu terobosan besar adalah penerimaan FRNT oleh Visa, sehingga stablecoin ini dapat digunakan di berbagai saluran pembayaran, baik melalui Apple Pay, Google Pay, dompet digital, maupun kartu fisik Visa.

    Dengan dukungan tersebut, FRNT berpotensi menjembatani aset digital dengan sistem pembayaran global, menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih luas dan nyata bagi masyarakat.

    Rencana Distribusi Publik

    Meski belum dapat dibeli secara langsung pada saat peluncuran, FRNT diharapkan segera tersedia di bursa kripto Kraken yang berbasis di Wyoming, dengan tahap awal penjualan dilakukan melalui jaringan Solana.

    Komisi Token Stabil Wyoming menegaskan bahwa ketersediaan publik akan diumumkan secara resmi melalui kanal pemerintah dan komisi terkait.

    Pergeseran Paradigma dalam Tata Kelola

    Direktur Eksekutif Komisi Token Stabil Wyoming, Anthony Apollo, menyebut penerbitan FRNT sebagai sebuah paradigm shift atau pergeseran paradigma.

    “Dari membayar vendor dalam hitungan detik hingga memungkinkan pengembalian pajak dan tunjangan sosial secara on-chain, FRNT membawa aksi negara ke era yang dapat diprogram,” ungkapnya.

    Sebelumnya, stablecoin ini dikenal dengan nama Wyoming Stable Token (WYST) atau Wyoming Electronic Stable Token (WEST) sebelum secara resmi diluncurkan dengan identitas baru sebagai Frontier Stable Token (FRNT).

    Baca juga: Menatap Masa Depan Stablecoin: Partisipasi Publik Dalam GENIUS Act


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com