Harga Solana (SOL) kembali berada di bawah tekanan setelah gagal menembus level $210. Aset kripto ini kini diperdagangkan di bawah $185 dan menunjukkan tanda-tanda bearish yang berpotensi memperpanjang penurunan ke zona support berikutnya
Tekanan Jual Semakin Kuat
SOL sempat mencoba reli ke $210, namun penolakan di level tersebut mendorong harga kembali turun. Saat ini, SOL diperdagangkan di bawah $185 dan rata-rata pergerakan sederhana 100 jam. Tekanan jual semakin kuat setelah harga menembus support $200 dan $188, menandakan pergeseran ke tren bearish jangka pendek.
Menurut analisis grafik, terdapat garis tren bearish dengan resistensi di sekitar $188 pada pasangan SOL/USD. Selain itu, harga juga telah jatuh di bawah level retracement Fibonacci 76,4% dari pergerakan naik antara $173 dan $209, memperkuat dominasi seller.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Mitrade, jika harga mampu menembus resistensi awal di $182 dan kemudian $188, reli pemulihan dapat terjadi dengan target berikutnya di $192 hingga $200. Namun, peluang bullish ini masih bergantung pada kemampuan SOL menutup perdagangan di atas zona resistensi kunci.
Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut, SOL berisiko turun lebih jauh. Support awal berada di $175, sementara support utama terletak di $172. Penembusan di bawah level ini dapat memicu penurunan ke $162, bahkan menuju $150 dalam waktu dekat.
Indikator Teknis
MACD per jam: bergerak cepat di zona bearish.
RSI per jam: berada di bawah level 50, menunjukkan momentum negatif.
Level Support Utama: $172 dan $162.
Level Resistensi Utama: $182 dan $188.
Dengan kondisi pasar saat ini, para trader diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kelanjutan tren bearish, kecuali terjadi pemulihan signifikan di atas $188.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga XRP kembali mengalami tekanan signifikan setelah anjlok di bawah level psikologis $3 pada Selasa (19/8). Dalam 24 jam terakhir, aset kripto ini turun 4,7% ke $2,97, sementara volume perdagangannya justru melonjak hingga 94%. Lonjakan volume tersebut mencerminkan adanya perubahan dinamika pasar seiring para pedagang menyesuaikan strategi mereka.
Penurunan ini menjadi yang pertama kalinya dalam hampir dua minggu XRP kembali tertekan di bawah $3. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di komunitas investor bahwa momentum bullishXRP mulai memudar, mengingat aset ini sebelumnya sempat menguat sepuluh kali lipat sejak pasar bearish 2022.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Cryptodnes, analis kripto terkemuka, Ali_Charts, menilai kehilangan level $3 merupakan pukulan besar bagi prospek XRP. Ia memperkirakan harga berpotensi turun lebih jauh ke $2,6 bahkan $2 dalam skenario terburuk.
Pola “fake out” atau penembusan sementara di atas resistance yang kemudian gagal dipertahankan disebut sebagai salah satu pemicu tekanan jual. Kondisi ini kerap berujung pada aksi jual paksa dari investor yang terlambat masuk pasar.
Namun, Ali_Charts juga menekankan adanya support kuat di kisaran $2,81, berdasarkan akumulasi 1,7 juta token di level tersebut. Jika tekanan beli muncul kembali, harga berpeluang bertahan di atas zona tersebut dan menjaga tren jangka panjang.
94% Pemegang XRP Masih Untung
Meski harga sedang terkoreksi, data menunjukkan sekitar 94% pemegang XRP masih berada dalam posisi untung berkat kenaikan 415% sepanjang tahun ini. Kondisi ini menimbulkan dilema: apakah investor akan tetap bertahan atau mulai melakukan aksi ambil untung.
Sejarah mencatat situasi serupa pada 2018 dan 2021. Pada saat itu, tingkat keuntungan di atas 90% justru mendahului koreksi besar XRP, masing-masing sebesar 95% dan 85%. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa reli kali ini juga bisa berakhir dengan pola yang sama.
Altcoin Baru Curi Perhatian: Bitcoin Hyper
Di tengah ketidakpastian XRP, altcoin baru bernama Bitcoin Hyper ($HYPER) mulai mencuri perhatian investor. Proyek ini mengembangkan blockchain lapisan 2 Bitcoin yang diklaim lebih cepat, aman, dan ramah untuk ekosistem DeFi, pembayaran, hingga koin meme.
Dalam fase prapenjualan, $HYPER mencatat arus masuk lebih dari $300.000 per hari, dengan total perolehan mencapai $10,4 juta. Momentum tersebut dinilai sebagian analis sebagai bukti meningkatnya minat terhadap aset berkapitalisasi kecil dengan potensi pertumbuhan besar.
Prospek ke Depan
Dengan kondisi pasar kripto yang masih bergejolak, investor kini dihadapkan pada pilihan sulit: apakah memanfaatkan penurunan XRP sebagai peluang akumulasi atau menunggu risiko koreksi lebih dalam. Sementara itu, altcoin alternatif seperti Ethereum dan Bitcoin Hyper dipandang dapat menjadi opsi diversifikasi portofolio di tengah fase konsolidasi pasar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Komunitas Pi Network kembali ramai diperbincangkan setelah seorang moderator jaringan mengisyaratkan adanya kemungkinan migrasi kedua ke mainnet pada tahun 2025. Migrasi ini disebut-sebut akan menargetkan penyelesaian bonus rujukan yang macet serta saldo KYC pengguna yang hingga kini masih tertunda.
Migrasi pertama Pi Network telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dengan memindahkan saldo terverifikasi dari testnet ke mainnet. Namun, sejumlah akun—terutama yang terkait bonus rujukan dan verifikasi identitas—belum sepenuhnya mendapatkan akses token mereka. Migrasi kedua dipandang sebagai langkah penting untuk membuka kembali akses tersebut dan menambah likuiditas di ekosistem Pi.
Potensi Dampak Pasar
Dilaporkan Blocknews, analis memperingatkan bahwa rilis massal token dalam jumlah besar berpotensi menekan harga Pi yang saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,30–US$0,40. Jika terlalu banyak token dilepas sekaligus, pasar dikhawatirkan akan mengalami tekanan jual besar-besaran yang bisa melemahkan stabilitas jangka panjang. Beberapa pihak menyarankan agar distribusi dilakukan secara bertahap untuk menjaga nilai aset.
Terlepas dari perdebatan soal migrasi, tim inti Pi terus mendorong peningkatan utilitas jaringan. Salah satunya melalui Pi Hackathon 2025 yang mengundang pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) langsung di ekosistem Pi. Langkah ini diharapkan mendorong penggunaan nyata Pi di luar sekadar aset hasil penambangan.
Selain itu, Pi juga dikaitkan dengan potensi masuk ke pasar aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang ditokenisasi. Mitra infrastruktur Pi, Stellar, baru-baru ini bergabung dengan Asosiasi ERC-3643 untuk regulasi tokenisasi, membuka peluang bagi Pi untuk menjajaki integrasi dengan proyek blockchain institusional.
Respon komunitas Pi Network masih terbagi dua. Sebagian menyambut antusias kemungkinan migrasi baru yang bisa membuka bonus rujukan mereka, sementara lainnya tetap skeptis karena belum ada konfirmasi resmi dari tim inti. Di sisi lain, langkah Pi memperkuat aspek keamanan seperti dorongan penggunaan autentikasi dua faktor dianggap sebagai sinyal adanya persiapan besar di balik layar.
Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia, hackathon yang sedang berjalan, serta rumor migrasi kedua, Pi Network tampak bersiap untuk fase penting dalam perjalanan ekosistemnya. Jika benar terealisasi pada 2025, migrasi kedua ini bisa menjadi momentum besar bagi adopsi Pi atau justru ujian berat untuk menjaga kestabilan pasar dan kepercayaan komunitas.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Departemen Keuangan AS baru saja membuka ruang partisipasi publik dalam merancang regulasi stablecoin melalui undangan komentar atas GENIUS Act.
Menurut laporan Cointelegraph pada Selasa (19/8), Upaya pemerintah AS ini dinilai sebagai sebuah langkah penting dalam konsolidasi aset digital.
Panggilan Publik untuk Mengimplementasikan GENIUS Act
Pada 18 Agustus 2025, Departemen Keuangan AS resmi mengumumkan permintaan komentar publik terkait pelaksanaan Guiding and Establishing National Innovation for US Stablecoins (GENIUS) Act, yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Presiden Trump pada 18 Juli.
Komentar publik dapat diajukan hingga 17 Oktober2025 melalui situs resmi pemerintahan, sebagai bagian dari kewajiban regulasi aktif.
Tujuan utama pengumpulan masukan ini adalah menemukan metode inovatif, seperti API, AI, digital ID, atau pengawasan blockchain untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas keuangan ilegal yang melibatkan aset digital, sesuai ketentuan UU.
Digital ID, AI, dan Smart Contracts: Masa Depan Kepatuhan
Salah satu skema menarik adalah integrasi digital identity verification dalam smart contract DeFi, yang memungkinkan protokol otomatis memverifikasi identitas pengguna sebelum transaksi dilakukan.
Sekadar informasi, ini adalah representasi nyata integrasi KYC dan AML langsung dalam layer blockchain.
Langkah ini disebut-sebut dapat menekan biaya kepatuhan sambil menjaga privasi dan keamanan data, meski masih menyisakan tantangan etis dan teknis.
Kerangka Regulasi Baru: Genangan Stabilitas dan Kekhawatiran Dominasi
GENIUS Act adalah regulasi federal pertama yang secara khusus mengatur stablecoin (token kripto yang dipatok dengan dolar AS) dan memberikan jalur legal bagi lembaga keuangan untuk mengeluarkannya.
Rangkaian UU pelengkap yang sudah disahkan mencakup Stablecoin Transparency and Accountability (STABLE) Act, serta pembatasan CBDC (Central Bank Digital Currency), menunjukkan bahwa Kongres membentuk fondasi hukum baru di industri kripto.
Dampak Makro: Mendorong Adopsi atau Melembagakan Risiko?
UU ini dianggap jadi tonggak baru dalam elevasi stablecoin menuju mainstream.
Sektor keuangan tradisional seperti Bank of America, JP Morgan, dan Citi telah menunjukkan keseriusan untuk terlibat—apakah sebagai penerbit stablecoin atau infrastruktur pendukung.
Meski demikian, pengawas konsumen menyuarakan kekhawatiran soal potensi konflik kepentingan, terutama jika produk stablecoin diluncurkan oleh entitas besar atau tokoh politisi aktif.
Selain itu, perbedaan aturan antara penerbit swasta dan lembaga terdaftar masih jadi titik kelemahan regulasi.
Pendekatan “komentari dulu, undangkan belakangan” memperlihatkan karakter legislatif inovatif: bukan hanya memberi kepastian hukum, tapi juga mengundang kolaborasi.
Pembaruan ini memungkinkan masyarakat sipil dan pelaku industri menyuarakan pandangan tentang efektivitas teknologi deteksi kejahatan digital.
Setelah periode komentar berakhir, Departemen Keuangan akan merangkum rekomendasi dan menyampaikannya ke Senate Banking Committee dan House Financial Services Committee
Kenapa Ini Berarti untuk Publik dan Industri?
Stabilitas Pasar Stablecoin – Regulasi jelas bakal meningkatkan kepercayaan, memperlancar adopsi stablecoin dalam transaksi sehari-hari.
Integrasi Teknologi dalam Kepatuhan – AI, blockchain monitoring, dan verifikasi digital menjadi tumpuan utama menuju sistem finansial digital yang lebih aman.
Model Kolaborasi Pemerintah-Khusus – Pendekatan ini bisa menjadi blueprint pembuatan kebijakan kripto di masa depan yang lebih transformatif dan responsif.
Dengan membuka peluang kontribusi publik, AS memperkuat arah menuju sistem keuangan digital yang inklusif dan diasah teknologi.
Namun keberhasilan GENIUS Act tidak hanya tergantung pada teks hukum, tapi juga komitmen kolektif dalam memastikan stablecoin menjadi alat intermediasi yang aman, transparan, dan inovatif.
Jika Anda atau organisasi Anda tertarik dalam digital assets, ini adalah kesempatan untuk ikut merancang masa depan regulasi keuangan digital. Mari manfaatkan momentum ini untuk menciptakan ekosistem stablecoin yang kuat dan terpercaya!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
BTCS Inc., yang sebelumnya dikenal sebagai perusahaan penambang Bitcoin, kini mencetak sejarah baru dalam dunia keuangan digital.
Perusahaan yang menerapkan strategi treasury Ethereum ini menjadi yang pertama mengumumkan pembagian dividen dalam bentuk Ethereum (ETH).
Menurut laporan Cryptopanic pada Selasa (19/8), langkah memberi insentif ini dilakukan perusahaan untuk menghadang tekanan short-selling yang kian meningkat.
Bitcoin Mencetak Jejak, Kini ETH Jadi Utama
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
BTCS mengumumkan akan membagikan “Bividend” — dividen sebesar $0.05 per saham, yang dapat diterima dalam ETH atau tunai.
Pembayaran ini dijadwalkan pada 26 September 2025 dan mengundang antusiasme pasar karena melintasi batas tradisional distribusi dividen.
Loyalty Payment untuk Pemegang Setia
Sebagai tambahan, BTCS akan memberi “Loyalty Payment” sebesar $0.35 per saham, juga dalam bentuk ETH untuk pemegang saham yang menyimpan sahamnya melalui agen transfer perusahaan selama minimal 120 hari (hingga 26 Januari 2026).
Skema ini bertujuan membatasi saham yang tersedia untuk dipinjam short-seller.
CEO Charles Allen menekankan bahwa inisiatif ini akan memberi penghargaan kepada investor jangka panjang sekaligus mengurangi peluang manipulasi oleh short-sellers.
BTCS: Pemimpin Pasar Dengan Pendekatan DeFi
BTCS telah menggenjot akumulasi ETH secara agresif, menjadikannya sebagai pemain besar di antara perusahaan treasury kripto.
Saat ini, mereka memegang sekitar 70.000 ETH, atau senilai lebih dari $300 juta, dan menempati posisi ke-11 di peringkat terbesar pengumpul Ethereum.
Strategi ini didorong oleh penggunaan mekanisme DeFi seperti staking dan pinjaman di platform Aave, serta pendanaan melalui equity offerings dan convertible notes.
4. Reaksi Pasar: Saham Terkerek, Harapan Menguat
Pengumuman dividen ini langsung berdampak positif: harga saham BTCS naik lebih dari 10% pada hari yang sama.
Meskipun sempat menyentuh harga tertinggi $6,57 pada Juli, saham kini berada di sekitar $4,80—masih di bawah nilai aset perusahaan, yang diperkirakan $6,65per saham.
Analis Wall Street bahkan menyoroti potensi upside hingga +58%, dengan target harga satu tahun mencapai $7 per saham jika strategi innovatif ini terus mendapatkan kepercayaan pasar.
Definisi Baru Reward Korporat
Ini bukan langkah impulsif, melainkan konsistensi setelah CTO BTCS dulu pernah membagikan “Bitcoin dividend.” Kini mereka memperluas inovasi ke Ethereum.
Di tengah persaingan ketat dengan raksasa seperti Bitmine dan SharpLink, pendekatan ini menyuntikkan nilai tambah bagi investor yang sejalan dengan visi kenaikan nilai jangka panjang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar altcoin kembali menghadirkan kejutan. Kali ini datang dari Creo Engine (CREO), sebuah token yang berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data terkini via Tokocrypto, harga CREO berada di level $0.006336 per (CREO/USD) dengan kapitalisasi pasar $2.53 juta USD.
Lonjakan +25,49% dalam satu hari membuat banyak investor mulai melirik potensi token ini, meski riwayat harga menunjukkan perjalanan yang berliku.
Kinerja CREO
Pergerakan harga Creo Engine (CREO/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Kinerja CREO dalam jangka pendek tampak cukup mengesankan:
Hari ini: naik $0.001294 (+25,63%).
7 hari terakhir: tumbuh +20,88%.
30 hari terakhir: hanya naik tipis $0.000085 (+1,36%).
60 hari terakhir: justru turun $0.003145 (-33,15%).
90 hari terakhir: penurunan makin dalam, yakni $0.003939(-38,31%).
Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini mungkin lebih dipengaruhi faktor sentimen jangka pendek dibanding fundamental jangka panjang.
Meski begitu, lonjakan harga harian yang cukup tajam bisa menjadi sinyal adanya minat baru dari pelaku pasar.
Volume Perdagangan dan Kapitalisasi Pasar
Volume perdagangan harian CREO mencapai $1.77juta USD, relatif tinggi jika dibandingkan kapitalisasi pasar yang hanya $2.53 juta USD.
Angka ini menandakan aktivitas pasar yang padat, dengan potensi adanya spekulasi besar-besaran dari trader jangka pendek.
Dengan suplai beredar 400,03 juta CREO (40% dari total maksimum 1 miliar), pasar masih memiliki ruang suplai yang luas.
Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya hanya $6.34 juta USD, membuat CREO masuk kategori micro-cap token—artinya peluang profit besar ada, tetapi risikonya juga tinggi.
Faktor yang Mendorong Kenaikan CREO
Beberapa faktor yang mungkin menjadi pemicu reli CREO:
Spekulasi Trader Kenaikan harga yang cepat biasanya mengundang minat spekulatif, terutama dari trader harian. Lonjakan volume yang lebih besar daripada market cap memperkuat asumsi ini.
Sentimen Positif Altcoin Kecil Di tengah dominasi Bitcoin dan Ethereum, investor sering mencari altcoin murah dengan kapitalisasi rendah sebagai peluang besar untuk profit. CREO termasuk dalam kategori ini.
Ekspektasi Ekosistem Game dan Metaverse Creo Engine dikenal sebagai proyek berbasis game engine Web3. Ketika sektor gaming blockchain kembali mencuri perhatian, token seperti CREO berpotensi mendapat dorongan tambahan dari hype komunitas.
Analisis Teknikal: Tren Jangka Pendek dan Level Penting
Dari sisi teknikal, ada beberapa poin penting untuk dianalisis:
Perubahan per jam: harga turun –1,4%, menandakan adanya aksi jual setelah lonjakan besar (profit taking).
Support terdekat: $0.0055 – $0.0058. Jika harga turun ke bawah level ini, momentum bullish bisa melemah.
Resistance terdekat: $0.0068 – $0.0070. Jika tembus, CREO berpotensi menuju $0.0080.
Tren jangka pendek: masih bullish karena kenaikan lebih dari 20% dalam 7 hari.
Tren jangka menengah (30–90 hari): masih bearish, karena penurunan tajam dalam dua bulan terakhir belum sepenuhnya pulih.
Dengan kondisi ini, CREO saat ini lebih cocok diperlakukan sebagai aset trading jangka pendek ketimbang investasi jangka panjang, kecuali ada perkembangan besar dari sisi fundamental proyek.
Prospek CREO
Jangka Pendek (1–2 minggu) CREO berpotensi tetap volatil di kisaran $0.0055 – $0.0070. Breakout di atas $0.007 dapat membuka jalan ke $0.0080.
Jangka Menengah (1–3 bulan) Jika tren pasar kripto mendukung altcoin micro-cap, CREO bisa mencoba pulih menuju $0.010. Namun, tanpa katalis nyata, risiko konsolidasi tetap tinggi.
Jangka Panjang (akhir 2025) Potensi pertumbuhan CREO sangat bergantung pada eksekusi roadmap Creo Engine, khususnya adopsi platform gaming Web3. Jika berhasil menarik komunitas game besar, harga bisa naik lebih tinggi.
Kenaikan 25% dalam 24 jam menempatkan CREO sebagai salah satu token dengan performa menonjol minggu ini.
Aktivitas perdagangan yang tinggi dan kapitalisasi pasar kecil membuatnya menarik bagi trader spekulatif. Namun, investor perlu waspada karena tren jangka menengah masih menunjukkan kelemahan signifikan.
Bagi trader jangka pendek, CREO bisa saja menjadi peluang menarik dengan potensi breakout ke $0.007–$0.008.
Namun bagi investor jangka panjang, disarankan menunggu kepastian perkembangan ekosistem Creo Engine sebelum melakukan akumulasi besar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali menyajikan kejutan. Kali ini datang dari xMoney (UTK) yang berhasil mencatatkan lonjakan harga signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Selasa (19/8), harga UTK hari ini berada di level $0.036367 per (UTK/USD) dengan kapitalisasi pasar mencapai $25.61 juta USD.
Menariknya, dalam 24 jam terakhir, UTK melesat hingga +27,07%, sebuah pencapaian yang mengundang perhatian investor di tengah dinamika kripto global yang cenderung volatil.
Performa Terkini UTK: Lonjakan Mengejutkan
Pergerakan harga xMoney (UTK/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
xMoney (UTK) menunjukkan tren yang cukup impresif jika menilik data historisnya:
Hari ini: harga naik $0.00762 (+26,67%).
30 hari terakhir: tumbuh $0.003046 (+9,19%).
60 hari terakhir: melonjak signifikan $0.009218(+34,17%).
90 hari terakhir: tetap positif dengan kenaikan $0.001924(+5,62%).
Kenaikan stabil selama dua bulan terakhir menunjukkan bahwa reli UTK tidak hanya bersifat sesaat, tetapi berpotensi menjadi tren jangka menengah jika volume perdagangan tetap tinggi.
Volume Perdagangan Tinggi, Tanda Minat Investor Meningkat
Salah satu indikator yang memperkuat reli UTK adalah lonjakan volume perdagangan. Dalam 24 jam terakhir, UTK mencatat transaksi senilai $41.72 juta USD, bahkan lebih besar daripada kapitalisasi pasarnya sendiri.
Angka ini menandakan likuiditas yang sangat aktif dan potensi minat spekulatif maupun akumulasi jangka panjang dari investor.
Selain itu, posisi UTK saat ini berada di peringkat #803dalam daftar aset kripto populer, menandakan masih ada ruang besar bagi pertumbuhan.
Dengan suplai beredar mencapai 704,11 juta UTK (70,41% dari total maksimum 1 miliar UTK), tekanan suplai bisa menjadi faktor penggerak harga ke depan apabila permintaan meningkat.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga
Ada beberapa faktor potensial yang bisa menjelaskan mengapa UTK mengalami lonjakan dalam beberapa hari terakhir:
Minat terhadap Altcoin Dengan Bitcoin cenderung terkonsolidasi di atas $115 ribu, sebagian investor mulai memburu altcoin dengan kapitalisasi kecil hingga menengah yang dianggap berpotensi memberi return lebih tinggi. UTK masuk dalam radar karena harganya yang relatif rendah (penny token) dengan prospek utility dalam ekosistem pembayaran digital.
Adopsi xMoney sebagai Solusi Pembayaran UTK dikenal sebagai token dalam ekosistem xMoney, sebuah platform pembayaran berbasis blockchain yang memungkinkan transaksi lintas negara lebih efisien. Peningkatan sentimen positif terhadap utilitas token sering menjadi katalis pergerakan harga.
Spekulasi Jangka Pendek Volume perdagangan yang melebihi kapitalisasi pasar bisa menjadi sinyal bahwa banyak trader sedang melakukan spekulasi agresif. Kondisi ini bisa menguntungkan untuk momentum harga jangka pendek, namun sekaligus meningkatkan risiko volatilitas tinggi.
Analisis Harga UTK
Meskipun lonjakan +27% dalam 24 jam sangat impresif, investor perlu berhati-hati. Data per jam menunjukkan adanya koreksi -4,06% setelah lonjakan tinggi, menandakan adanya aksi ambil untung (profit taking).
Namun, selama UTK mampu bertahan di atas level psikologis $0.035, tren bullish jangka pendek masih cukup kuat.
Level-level penting yang bisa diperhatikan:
Support terdekat: $0.034 – $0.035
Resistance terdekat: $0.040 – $0.042
Jika berhasil menembus $0.042 dengan volume tinggi, UTK berpotensi menuju area $0.050.
Prediksi Harga UTK ke Depan
Jangka Pendek (1–2 minggu): UTK kemungkinan bergerak fluktuatif di kisaran $0.034 – $0.042. Sentimen positif altcoin dapat memperpanjang momentum bullish, meskipun risiko koreksi cepat tetap tinggi.
Jangka Menengah (1–3 bulan): Jika ekosistem xMoney terus mendapatkan adopsi, UTK bisa menargetkan kenaikan ke level $0.05 – $0.06. Namun, investor harus mengantisipasi volatilitas seiring ketatnya aksi jual dari trader jangka pendek.
Jangka Panjang (akhir 2025): Dengan pasokan beredar yang mendekati 70% dari total maksimum, fundamental kelangkaan bisa mendukung apresiasi harga. Dalam skenario optimistis, UTK berpotensi mendekati $0.10, meskipun bergantung pada tren pasar kripto global secara keseluruhan.
Kenaikan +27% dalam 24 jam menempatkan xMoney (UTK) sebagai salah satu altcoin paling mencolok pekan ini.
Didukung oleh volume perdagangan besar, fundamental ekosistem pembayaran blockchain, serta minat investor terhadap altcoin murah, UTK berpotensi melanjutkan reli. Namun, volatilitas tinggi tetap harus diantisipasi.
Bagi investor jangka panjang, momen ini bisa menjadi peluang akumulasi awal. Sementara bagi trader jangka pendek, disiplin dalam manajemen risiko dan pengawasan level support-resistance adalah kunci untuk memanfaatkan volatilitas UTK.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Bitcoin (BTC), raja aset kripto dunia, saat ini diperdagangkan di level $115,010.93 per BTC/USD dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,289.69 miliar USD.
Meskipun sempat menorehkan rekor tertinggi baru di level $124,457.12, harga BTC saat ini mengalami sedikit tekanan dengan penurunan -0,47% dalam 24 jam terakhir.
Data ini menandakan volatilitas tinggi tetap menjadi ciri khas utama pasar kripto, meski kapitalisasi pasar yang masif memberi tanda bahwa investor institusional masih sangat dominan dalam menggerakkan harga.
Naik-Turun yang Terukur
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika dilihat secara historis dalam beberapa rentang waktu terakhir:
Hari ini: harga terkoreksi tipis -0,03% atau sekitar -$34,72.
30 hari terakhir: BTC melemah -2,33% setara -$2,742.62.
60 hari terakhir: justru mencatat kenaikan impresif +10% atau $10,465.43.
90 hari terakhir: penguatan tetap solid di +6,76% atau $7,294.19.
Artinya, meskipun Bitcoin saat ini berada di bawah level ATH, tren jangka menengahnya masih terbilang positif.
Pergerakan harga BTC menunjukkan siklus konsolidasi sehat setelah reli tajam di kuartal sebelumnya.
Kondisi Pasar 24 Jam Terakhir
Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin di Tokocrypto menunjukkan berasal di kisaran $114,470.98 (terendah) hingga $117,050.37(tertinggi).
Fluktuasi ini relatif wajar bagi aset dengan kapitalisasi pasar raksasa. Adapun volume perdagangan tercatat $67.39 miliar, menandakan minat jual-beli yang masih sangat aktif.
Sementara dari sisi pasokan, saat ini ada 19,91 juta BTC beredar, atau sekitar 94,8% dari total maksimum 21 juta BTC.
Kondisi kelangkaan pasokan ini secara fundamental selalu menjadi katalis bullish jangka panjang, karena setiap kenaikan permintaan dapat langsung memicu apresiasi harga.
Koreksi Sehat atau Awal Tekanan Lebih Dalam?
Jika dicermati lebih dalam, penurunan harga Bitcoin beberapa hari terakhir lebih banyak dipicu oleh faktor makroekonomi.
Data inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi memadamkan harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve, sehingga mendorong investor keluar dari aset berisiko termasuk kripto.
Sentimen ini sejalan dengan likuidasi besar-besaran lebih dari $500 juta posisi long di pasar derivatif kripto baru-baru ini.
Namun, koreksi yang terjadi justru masih terukur. BTC masih bertahan di atas area psikologis $115 ribu, dengan level support kuat berada di $114 ribu.
Jika support ini ditembus, ada risiko harga menguji level $111 ribu. Sebaliknya, apabila sentimen makro membaik, Bitcoin berpotensi kembali menguji resistensi $118–120 ribu dalam waktu dekat.
Prediksi Harga Bitcoin
Dalam jangka pendek (1-2 Minggu), Bitcoin kemungkinan akan tetap bergerak sideways di kisaran $114 ribu – $120 ribu.
Katalis utama yang dipantau adalah rilis data inflasi konsumen (CPI) dan keputusan kebijakan moneter The Fed.
Sentimen hawkish dapat menahan BTC di bawah $120 ribu, sementara sinyal dovish akan membuka jalan untuk rebound.
Lalu untuk jangka Menengah (1-3 bulan), momentum kenaikan 60–90 hari terakhir yang masih positif membuat peluang BTC kembali menembus $120 ribu–122 ribu cukup besar.
Namun, reli lanjutan hanya akan berlanjut jika terjadi peningkatan arus masuk institusional melalui ETF Bitcoin spot atau adopsi korporasi.
Terakhir, untuk jangka panjang (hingga akhir tahun), dengan pasokan BTC yang semakin mendekati maksimum dan narasi makro global yang masih mendukung aset lindung nilai digital, target harga optimistis bisa berada di kisaran $130 ribu–135 ribu sebelum penutupan tahun.
Namun, investor perlu waspada terhadap gejolak pasar keuangan global yang dapat memicu koreksi mendalam sewaktu-waktu.
Harga Bitcoin saat ini di level $115 ribu mencerminkan fase konsolidasi sehat setelah mencatat rekor tertinggi di atas $124 ribu.
Penurunan tipis jangka pendek lebih disebabkan oleh faktor makro dan bukan melemahnya fundamental BTC. Dengan pasokan mendekati maksimum, volume perdagangan tinggi, serta kapitalisasi pasar raksasa, Bitcoin masih memegang peran dominan sebagai aset digital nomor satu.
Investor jangka panjang tetap bisa melihat koreksi ini sebagai peluang akumulasi, sementara trader jangka pendek perlu mencermati level support $114 ribu dan resistensi $120 ribu sebagai penentu arah berikutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Bayangkan kamu ingin menginvestasikan uang yang kamu miliki ke sebuah perusahaan di dunia nyata. Tentu kamu akan memilih perusahaan yang punya manfaat nyata, pelanggan aktif, dan pendapatan stabil, bukan? Nah, prinsip yang sama berlaku di dunia kripto.
Aset kripto khususnya altcoin, bukan hanya koin dengan tujuan spekulatif, melainkan sebuah perusahaan dengan produk dan utilitas nyata—tapi tidak semua altcoin memiliki utilitas nyata banyak diantaranya hanya naik karena hype, sehingga kamu harus lebih teliti dalam membeli.
Artikel ini akan membahas 5 altcoin terbaik dengan utilitas nyata berdasarkan pendapatan jaringan, agar kamu terhindar dari koin yang sekadar hype tanpa manfaat nyata.
Apa Itu Altcoin dengan Utilitas Nyata?
Altcoin dengan utilitas nyata adalah kripto selain Bitcoin yang memiliki fungsi spesifik dan relevan dalam ekosistem blockchain atau dunia nyata—bukan hanya sekadar alat spekulasi, tetapi dirancang untuk menyelesaikan masalah, mendukung aplikasi, atau memperkuat infrastruktur digital.
Utilitas nyata ini seperti:
Sebagai alat untuk biaya transaksi jaringan, seperti Ethereum, Solana, dan BNB.
Menjadi infrastruktur aplikasi DeFi atau Web3, seperti Chainlink, Uniswap, dan Jupiter.
Memfasilitasi pembayaran lintas negara, seperti XRP, Tron, dan Monero.
Altcoin semacam ini lebih berpotensi bertahan lama karena memiliki kegunaan nyata, bukan hanya didorong oleh spekulasi harga—sehingga akan sangat cocok untuk kamu yang ingin melakukan investasi secara berkala dengan metode Dollar Cost Averaging (DCA) di aplikasi Tokocrypto. Simak 5 altcoin terbaik dengan utilitas nyata tersebut di bawah ini.
5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan
Berikut lima altcoin terbaik dengan utilitas nyata, dipilih berdasarkan pendapatan harian tertinggi yang mereka hasilkan dari aktivitas jaringan dan penggunaan riil di ekosistem Web3 dan DeFi dalam satu tahun terakhir.
Tron (TRX)
Tron (TRX) ada pada urutan pertama dengan pendapatan jaringan terbesar di ketegori Blockchain Layer-1 dalam satu tahun terakhir. Sumber data: Token Terminal.
Tron (TRX) dipakai luas untuk mengirim stablecoin, terutama USDT, karena biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi. Banyak orang memakai Tron untuk remitansi internasional dan pembayaran lintas negara.
Siapa pun bisa mengirim USDT berbasis Tron (TRC-20) dari satu wallet ke wallet lain hanya dengan biaya beberapa sen—jauh lebih murah dibanding jaringan Ethereum.
Berdasarkan data Token Terminal, Tron menghasilkan $3.6 miliar revenue dalam 365 hari terakhir, mendominasi 74,5% market share blockchain L1. Angka ini jauh di atas Ethereum ($742 juta) dan Solana ($391 juta).
Ethena (ENA) ada pada urutan ke empat menurut pendapatan jaringannya dalam satu tahun terakhir di ketegori Penerbit Stablecoin. Sumber data: Token Terminal.
Ethena (ENA) meluncurkan USDe, stablecoin berbasis yield yang nilainya stabil terhadap dolar dan bisa menghasilkan imbal hasil. Pengguna bisa mendapatkan USDe dengan menyetorkan kripto (misalnya ETH atau USDT) ke protokol Ethena. Stablecoin ini lalu bisa dipakai untuk trading, disimpan, atau dimasukkan ke DeFi untuk memperoleh yield tambahan.
Secara data, Ethena masuk top-4 penerbit stablecoin dengan pendapatan jaringan tertinggi yakni sebesar $141 juta dalam setahun terakhir—mencerminkan tingginya adopsi stablecoin Ethena di berbagai protokol. Posisi ini menjadikannya salah satu proyek stablecoin dengan model yield-bearing yang menarik, memberikan alternatif bagi investor di luar stablecoin konvensional.
AAVE (AAVE)
AAVE (AAVE) ada pada urutan pertama dengan pendapatan jaringan terbesar di ketegori Lending dalam satu tahun terakhir. Sumber data: Token Terminal.
AAVE adalah protokol pinjam-meminjam kripto tanpa bank dimana pengguna bisa meminjam aset kripto dengan jaminan (collateral), atau sebaliknya, meminjamkan aset untuk dapat bunga. Yang menarik, semuanya transparan lewatsmart contract.
AAVE meraup $112 juta revenue dari bunga pinjaman dan biaya protokol dalam 365 hari terakhir, setara 68,7% pangsa pasar lending. Besarnya pendapatan ini membuktikan utilitas DeFi yang nyata: menyediakan likuiditas tanpa bank.
Arbitrum (ARB) ada pada urutan ke dua menurut pendapatan jaringannya dalam satu tahun terakhir di ketegori Blockchain Layer-2. Sumber data: Token Terminal.
Arbitrum (ARB) adalah blockchain layer-2 yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Ethereum dengan biaya lebih rendah. Banyak dApp DeFi dan NFT yang menggunakan Arbitrum sebagai solusi dari gas fee Ethereum yang terbilang mahal.
Arbitrum mencatat $19,8 juta revenue setahun terakhir, dalam kategori Layer-2 Arbitrum berada di posisi kedua setelah Base ($76 juta) yang belum memiliki token sendiri. Meski lebih kecil, angka ini membuktikan banyak aplikasi DeFi dan NFT yang aktif di jaringan Arbitrum berkat biaya transaksi rendah dan kecepatan yang tinggi.
Aethir (ATH) ada pada urutan ke tujuh menurut pendapatan jaringannya dalam satu tahun terakhir di ketegori Infrastruktur Jaringan Web3. Sumber data: Token Terminal.
Sebagai jaringan desentralisasi GPU cloud, Aethir (ATH) menyediakan infrastruktur penting untuk AI, gaming, dan aplikasi Web3 sehingga developer memiliki opsi murah selain menggunakan AWS atau Google Cloud.
Dari data Token Terminal, Aethir masuk top-10 proyek infrastruktur dengan pendapatan $55,6 juta dalam 365 hari, menempati 6% market share. Revenue tinggi menegaskan utilitas nyata ATH sebagai salah satu infrastruktur web3 yang patut di lirik.
Bagi investor pemula maupun berpengalaman, Tokocrypto menawarkan fitur DCA (Dollar-Cost Averaging) yang memungkinkan kamu membeli aset kripto secara rutin dengan nominal yang sama di waktu tertentu, tanpa perlu khawatir soal fluktuasi harga harian.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan pembelian dengan DCA di Tokocrypto:
Masuk ke menu “DCA”.
Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
Atur pembelian berkala harian, Mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto menghadirkan MarketSinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Selasa, 19 Agustus 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.
Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.
Peristiwa Penting Kripto dalam 24 Jam Terakhir
US Treasury Minta Komentar Publik terkait GENIUS Act
Sentimen: Negatif untuk industri kripto terkait potensi regulasi ketat
Departemen Keuangan AS meminta masukan publik mengenai cara inovatif untuk mendeteksi aktivitas ilegal menggunakan aset digital.
Lender berbasis blockchain, Figure Technology, mengajukan IPO dengan dukungan Goldman Sachs, Jefferies, dan Bank of America.
Chamath Ajukan SPAC $250M
Sentimen: Positif untuk ekosistem AI, DeFi, dan energi
Investor VC Chamath Palihapitiya mengajukan SPAC bernama American Exceptionalism Acquisition Corp. A untuk sektor energi, AI, DeFi, dan pertahanan.
Strategy Inc. Michael Saylor Akan Jual Saham untuk Tambah BTC
Sentimen: Bullish untuk Bitcoin
Strategy Inc. akan menjual saham di level rendah untuk membeli lebih banyak Bitcoin serta menutupi biaya operasional.
US Treasury: Stablecoin Bisa Buka Akses Finansial Global
Sentimen: Positif untuk adopsi stablecoin
Scott Bessent menyatakan stablecoin dapat membuka akses keuangan bagi miliaran orang di seluruh dunia.
Saldo ETH di Bursa Sentral Capai Level Terendah 9 Tahun
Sentimen: Bullish untuk ETH karena suplai di bursa menurun
Jumlah ETH di bursa sentral mencapai level terendah sejak 9 tahun terakhir, menunjukkan potensi tekanan jual yang rendah.
BitMine Catat Kepemilikan Kripto $6.61 Miliar
Sentimen: Positif untuk kepercayaan institusi
BitMine kini memegang lebih dari $6.61 miliar aset kripto, termasuk 1,52 juta ETH.
CMB International Mulai Perdagangan Kripto di Hong Kong
Sentimen: Positif untuk ekosistem kripto Asia
Anak usaha dari salah satu bank terbesar dunia, CMB International, resmi meluncurkan perdagangan kripto teregulasi di Hong Kong.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
ORCA/USDT (🔼+6.34%)
Entry: $2.314
Stop Loss: $2.253
Take Profit: $2.462
ORCA/USDT saat ini mencoba bangkit dari area support $2.25 setelah sebelumnya memantul dengan volume yang meningkat. Selama harga bertahan di atas level $2.31, potensi kenaikan menuju area resistance $2.46 masih terbuka lebar.
Struktur market menunjukkan pola konsolidasi antara dua level tersebut, dan jika berhasil break out $2.46, maka tren naik jangka pendek bisa berlanjut. Namun, jika harga turun kembali dan breakdown $2.25, akan terbuka potensi koreksi lebih dalam. Tetap perhatikan volume sebagai konfirmasi arah breakout.
BERA/USDT (🔼 +9.84%)
Entry: $2.282
Stop Loss: $2.187
Take Profit: $2.505
BERA berhasil rebound dari area support $2.187 dan kini menembus kembali level $2.282, menandakan potensi melanjutkan tren naik. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, peluang menuju resistance $2.505 terbuka lebar, memberikan potensi upside sekitar +9.84% dari posisi saat ini.
Pola higher low dan volume yang meningkat memperkuat peluang continuation ke atas. Namun, waspadai jika harga kembali turun dan gagal mempertahankan $2.282, karena bisa kembali menguji support bawah.
LA/USDT (🔼+6.65%)
Entry: $0.3641
Stop Loss: $0.3531
Take Profit: $0.3887
Harga LA saat ini berada di $0.3695, rebound dari support minor $0.3641 dan mulai menunjukkan potensi kenaikan menuju area resistance $0.3887, atau sekitar +6.65%. Level $0.3531 masih menjadi support kuat yang menahan penurunan sebelumnya.
Selama harga bertahan di atas $0.3641, peluang menuju $0.3887 masih terbuka. Volume mulai naik menandakan minat beli perlahan meningkat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.