Pasar kripto hari ini, Selasa (19/8) diramaikan oleh kabar harga Bitcoin jatuh ke $115.130 setelah whale menjual 30.000 BTC senilai $3,45 miliar, dengan level $115.000 menjadi titik krusial yang bisa memicu penurunan lebih lanjut ke $112.526 atau pemulihan ke $117.261.
Sementara itu, saat pasar tertekan, whale justru memborong 29.000 ETH dan menarik lebih dari 600.000 LINK dari bursa, menunjukkan keyakinan pada altcoin tertentu. Di sisi lain, Sekuya menggelar SKYA Tanding Trading dengan hadiah total Rp200 juta bagi peserta yang aktif bertransaksi. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:
Harga Bitcoin Turun Karena Holder Besar Menjual Kepemilikannya
Penjualan 30.000 BTC senilai $3,45 miliar oleh “whale” sebabkan harga anjlok ke $115.130.
Pemegang jangka panjang menjual, menambah tekanan pada harga.
Dukungan $115.000 kritis; jika ditembus, harga bisa turun ke $112.526, dengan potensi naik kembali ke $117.261.
Whale Kripto Beli dan Jual Apa Saat Pasar Turun?
Pasar turun, Bitcoin di $115.511 dan Ethereum di bawah $4.500.
Whale Ethereum borong 29.000 ETH di tengah gejolak pasar.
Whale percaya pada Chainlink (LINK), menarik lebih dari 600.000 token dari bursa.
SKYA Tanding Trading Dimulai! Total Hadiah Rp200 Juta!*
🔥 Siapa trader paling konsisten di sini? ⚔️Don’t just watch the game, be in the game.
Join SKYA Tanding Trading, ada hadiah IDR200Juta* buat yang bisa bertahan di puncak sampai akhir. Buktikan strategi kamu!!!⚡
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto, salah satu platform exchange kripto terbesar di Indonesia, menggelar acara edukasi dan literasi aset kripto di Jayapura, Papua. Inisiatif ini menjadikan Tokocrypto sebagai platform pertama yang secara aktif menjajaki tanah Papua, menghadirkan program edukasi kripto bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia. Acara ini juga digelar bertepatan dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun ke-10 Republik Indonesia, sebagai wujud semangat membangun inklusi finansial digital di seluruh penjuru negeri.
Dalam dua tahun terakhir, geliat aktivitas aset kripto di Indonesia Timur mulai terlihat semakin kuat. Meski jumlah investor masih relatif kecil dibandingkan wilayah barat Indonesia, seperti Jawa dan Sumatera, komunitas kripto di Papua dan sekitarnya kian aktif melakukan edukasi serta sosialisasi melalui berbagai inisiatif komunitas.
Berdasarkan data, Papua hanya menyumbang sekitar 1% dari total investor kripto nasional atau sekitar 200 ribu orang dari total 15,85 juta investor pada Juni 2025. Dari sisi pengguna Tokocrypto, Papua tercatat memiliki lebih dari 13.000 pengguna atau sekitar 0,54% dari total nasional. Angka ini memang masih terbatas, namun sejalan dengan tren pertumbuhan yang positif, terutama di kota-kota dengan infrastruktur digital yang lebih maju, seperti Jayapura.
Sementara itu, wilayah lain di Indonesia Timur seperti Maluku dan Nusa Tenggara bahkan mencatat angka yang lebih rendah, di bawah 1% masing-masing. Hal ini memperlihatkan adanya ketimpangan distribusi adopsi aset digital antara wilayah barat dan timur Indonesia.
Komunitas Kripto Indonesia Timur Mulai Aktif
VP PR & Marketing Tokocrypto, Rieka Handayani, saat menjadi pembicara di event OBRAS (Obrolan Komunitas) Jayapura, Papua pada 16 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Selain data kuantitatif, indikator pertumbuhan kripto di Papua dan kawasan timur juga dapat dilihat dari meningkatnya aktivitas komunitas di dunia digital. Media sosial seperti Twitter/X, Instagram, YouTube, hingga Telegram kini menjadi wadah berkumpulnya para pegiat kripto lintas daerah untuk bertukar informasi, berdiskusi, dan mengadakan kegiatan edukasi bersama.
VP PR & Marketing Tokocrypto, Rieka Handayani, menyatakan bahwa Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem aset digital, dan kehadiran Tokocrypto di Jayapura adalah bagian dari misi membangun inklusi finansial secara menyeluruh.
“Kami melihat Papua sebagai wilayah yang penting untuk didukung dengan akses edukasi dan literasi keuangan digital. Meski saat ini kontribusinya masih kecil, potensi pertumbuhannya sangat menjanjikan. Dengan hadir di Jayapura, kami ingin memastikan masyarakat Papua juga dapat merasakan manfaat dari perkembangan teknologi blockchain dan aset kripto secara inklusif,” ungkap Rieka.
Komitmen Tokocrypto
VP PR & Marketing Tokocrypto, Rieka Handayani, saat menjadi pembicara di event OBRAS (Obrolan Komunitas) Jayapura, Papua pada 16 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Rieka menambahkan bahwa era digital membuka peluang besar bagi masyarakat Papua untuk bisa setara dalam pemanfaatan teknologi finansial. “Melalui dukungan edukasi yang konsisten, kolaborasi dengan komunitas lokal, serta keterlibatan aktif di platform digital, kami percaya ekosistem kripto di Papua dan Indonesia Timur akan terus tumbuh sehat. Inklusi finansial digital tidak boleh hanya terkonsentrasi di Jawa atau kota besar, tetapi harus merata hingga ke ujung timur Indonesia,” lanjutnya.
Tokocrypto menegaskan bahwa misi utama perusahaan bukan hanya menyediakan layanan perdagangan aset kripto, tetapi juga membangun ekosistem yang sehat melalui edukasi dan literasi finansial digital. Kehadiran di Papua diharapkan bisa menjadi pintu masuk untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap kripto, termasuk mengenai manfaat, risiko, hingga regulasi yang berlaku.
Dengan langkah ini, Tokocrypto optimistis dapat mempercepat adopsi kripto secara inklusif dan bertanggung jawab, serta mendorong lebih banyak pengguna baru dari Papua dan kawasan timur Indonesia untuk menjadi bagian dari ekosistem aset digital nasional.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Ekosistem BNB Chain mencatat tonggak baru dengan menembus kapitalisasi pasar (market cap) sebesar $242,8 miliar, setelah naik 16,3% dalam sepekan terakhir. Lonjakan ini menandai fase awal bull market yang kini semakin jelas terlihat di pasar kripto.
Kenaikan BNB Chain sejalan dengan kondisi pasar secara umum, di mana Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) berada sangat dekat dengan level all-time high (ATH), sementara altcoin menunjukkan kekuatan broad-based.
Lonjakan Harga Token Utama
Dilaporkan Coinmarketcap, sejumlah aset utama di ekosistem BNB Chain mencatatkan performa gemilang, di antaranya:
BNB (BNB) naik 11,7% dan mencetak rekor harga tertinggi baru.
Namun, tidak semua token bergerak positif. Tiga aset yang tercatat melemah adalah Mythos (MYTH) (-24,3%), Spark (SPK) (-23,8%), dan Subsquid (SQD) (-18,9%).
Pertumbuhan Aktivitas On-Chain
Selain kenaikan harga, ekosistem BNB Chain juga memperlihatkan pertumbuhan signifikan pada aktivitas on-chain. Data menunjukkan:
Daily Active Addresses (DAAs) naik 15%.
Total Value Locked (TVL) bertambah 4,8%.
Volume perdagangan DEX meningkat 12%.
Dengan 2,3 juta alamat aktif harian, total biaya transaksi yang dibayarkan hanya mencapai $834.000, menjadikan BNB Chain salah satu jaringan paling efisien dari sisi biaya.
Perkembangan Terbaru BNB Chain
The Kickstart Program just got a major upgrade.
More resources, more partners & more support exactly when you need it.
Here’s how we’re helping projects build stronger, scale smarter, and reach their goals 🧵👇 pic.twitter.com/zSLQKKXlMq
Minggu ini, sejumlah kabar penting turut memperkuat sentimen positif ekosistem, di antaranya:
Kickstart Program Ditingkatkan – Program Kickstart diubah menjadi hub builder terintegrasi dengan dua jalur utama (DApp Building & Growth), menghubungkan proyek dengan lebih dari 50 penyedia layanan di 18 kategori.
Binance Futures Tambah Kontrak Baru – Binance Futures meluncurkan kontrak perpetual USDS-M untuk Codatta (XNY) dan OlaXBT (AIO) dengan leverage hingga 50x mulai 13 Agustus (UTC).
Tagger Teken Kesepakatan $5 Juta – Tagger menyepakati perjanjian multi-workstream dengan Stables Money senilai $5 juta, dengan pembayaran order data-labeling diselesaikan menggunakan stablecoin USD1 on-chain.
Akuisisi Besar oleh BNC – Perusahaan publik Nasdaq, BNB Network Company (BNC), membeli 200.000 BNB senilai sekitar $160 juta, menjadikannya korporasi pemegang BNB terbesar.
Dengan berbagai pencapaian ini, BNB Chain semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ekosistem blockchain terdepan, baik dari sisi pertumbuhan aset maupun aktivitas on-chain.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Dogecoin (DOGE) diperkirakan berpeluang naik ke kisaran $0,26-$0,30 dalam dua minggu mendatang seiring membaiknya sinyal teknis. Saat ini, DOGE diperdagangkan di sekitar $0,22 setelah turun 5,16% dalam 24 jam terakhir.
Dilaporkan Blockchain News, level resistensi $0,26 disebut menjadi kunci bagi kelanjutan tren bullish. Jika berhasil ditembus, harga diprediksi dapat bergerak menuju $0,29 hingga $0,30, yang mewakili kenaikan sekitar 36% dari posisi sekarang.
Konsensus analis menunjukkan optimisme hati-hati. CoinDesk menargetkan DOGE di $0,30 didukung potensi pola golden cross, sementara CoinEdition memproyeksikan $0,29-$0,30 melalui pola descending wedge. Prediksi lebih konservatif datang dari DigitalCoinPrice di $0,21 dan CoinLore di $0,2388.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 18 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dari sisi teknis, RSI DOGE berada di level 49,47 atau zona netral, MACD -0,0003 menunjukkan momentum bearish minor, dan volume perdagangan 24 jam mencapai $341 juta. DOGE juga tercatat masih berada di atas rata-rata pergerakan 50-hari ($0,21) dan 200-hari ($0,20), yang dinilai mendukung tren jangka menengah positif.
Namun, risiko pelemahan tetap ada jika DOGE gagal bertahan di level support $0,19. Jika itu terjadi, harga berpotensi terkoreksi lebih dalam ke $0,16.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan performa solid di tengah lonjakan arus masuk dana ETF dan pertumbuhan jaringan yang signifikan. Saat ini, SOL diperdagangkan di kisaran $182–193, hanya sedikit di bawah level resistensi kunci $200 yang menjadi penentu arah harga jangka pendek.
Lonjakan Arus Masuk ETF Jadi Katalis Utama
ETF REX-Osprey SOL + Staking terus mencatat minat tinggi dari investor. Dana ini berhasil membukukan arus masuk bersih sebesar $25,8 juta pada minggu lalu, naik tajam dari $3,5 juta minggu sebelumnya. Secara keseluruhan, ETF ini telah menerima total arus masuk $164 juta selama tujuh minggu berturut-turut, dengan aset kelolaan kini menembus $183 juta. Lonjakan ini menunjukkan kepercayaan institusional yang kuat terhadap prospek jangka panjang Solana.
Selain faktor ETF, metrik on-chain Solana juga memperlihatkan perkembangan positif. Transaksi bulanan naik 31% menjadi 2,44 miliar, memperkuat posisinya sebagai salah satu blockchain paling aktif. Jumlah alamat aktif kini melampaui 90 juta, sementara pasokan stablecoin di jaringan bertambah 6,2% menjadi $11,6 miliar.
Volume transaksi yang disesuaikan juga meningkat 6% menjadi $186 miliar, menandakan adanya aktivitas riil di luar sekadar spekulasi perdagangan. Sementara itu, imbal hasil staking Solana mencapai 7,52%, memberikan daya tarik tambahan bagi investor jangka panjang maupun pemegang ETF.
Indikator Teknis Mendukung Breakout
Secara teknikal, Solana menunjukkan pola saluran naik di grafik harian. Token ini masih bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari ($177,94), 50 hari ($172,58), dan 200 hari ($157,68), yang menjadi sinyal bullish.
Indikator momentum juga mendukung potensi kenaikan. Histogram MACD berada di level 0,5014 yang menandakan tren bullish, sementara RSI di 51,50 masih berada di zona netral, membuka peluang pergerakan ke arah atas.
Prediksi Harga: $210 dalam Waktu Dekat?
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 18 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika SOL mampu menembus resistensi $200 dengan volume yang signifikan, para analis memperkirakan peluang 65% harga akan melanjutkan reli menuju $210–218. Level ini mewakili potensi kenaikan sekitar 15% dari harga saat ini. Breakout tersebut juga berpotensi memicu pembelian algoritmik serta penutupan posisi short yang dapat mempercepat momentum kenaikan.
Namun, jika gagal mempertahankan level $200, SOL berisiko turun ke zona support $177,94 dan bahkan ke $172. Penurunan lebih dalam bisa menguji support kritis di $155,83 hingga $144,85.
Strategi Investor
Bagi investor konservatif, menunggu konfirmasi breakout di atas $200 dengan dukungan volume bisa menjadi langkah lebih aman. Sementara itu, trader agresif dapat mempertimbangkan akumulasi di area support $177–180 dengan target stop-loss di $172.
Dengan timeline prediksi hingga awal September, beberapa hari perdagangan mendatang akan menjadi penentu arah pergerakan SOL. Jika momentum ETF dan pertumbuhan jaringan tetap kuat, Solana berpotensi mencapai $210 hanya dalam hitungan minggu.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Ripple (XRP) resistensi berada di level $3,12 dengan volume perdagangan harian melampaui $7 miliar atau meningkat 77% dibandingkan minggu sebelumnya. Di balik kenaikan ini, pasar XRP tengah menghadapi dua faktor penentu utama: potensi katalis dari ETF spot serta risiko profit taking yang semakin besar seiring mayoritas investor berada dalam posisi untung.
Arus Masuk Modal dan Proyeksi Eksplosif Harga XRP
Analis menyoroti efek pengganda modal yang memperbesar pergerakan harga XRP karena sebagian besar suplai beredar tidak likuid. Model proyeksi menunjukkan bahwa arus masuk bersih sebesar $3 miliar dapat mendorong kapitalisasi pasar XRP hingga $3,77 triliun, dengan estimasi harga di level $540 per XRP.
Lebih jauh, skenario agresif memproyeksikan $1.437 per XRP jika arus masuk modal mencapai lebih dari $8 miliar — sebuah potensi keuntungan lebih dari 44.000% dari harga saat ini.
Secara historis, XRP dikenal mampu mencetak lonjakan besar. Pada 2018, harga XRP naik dari di bawah $0,01 hingga menyentuh $3,84, menunjukkan kecenderungan kuat terhadap pergerakan ekstrem saat terjadi guncangan likuiditas.
Secara teknikal, XRP masih bertahan dalam pola bull flag, dengan support kuat di area $3,05–$3,10. Selama harga bulanan ditutup di atas $2,00, struktur bullish dipandang tetap valid. Proyeksi Elliott Wave menempatkan target kenaikan jangka menengah di $19, $37, dan $50. Sementara itu, resistensi kunci terdekat ada di $3,65, sebelum potensi uji level $6,00 apabila pola segitiga berhasil ditembus.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 18 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Risiko Ambil Untung: 93% Pemegang XRP dalam Posisi Untung
Data on-chain dari Glassnode menunjukkan 93,92% pasokan XRP saat ini berada dalam kondisi untung, level yang sebelumnya selalu mendahului puncak harga besar. Sejarah mencatat, pada Januari 2018, profitabilitas XRP di atas 90% diikuti dengan penurunan harga sebesar 95%. Hal serupa terjadi pada 2021, ketika penurunan 85% terjadi setelah profitabilitas mencapai angka yang sama.
Indikator Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) kini kembali masuk fase euforia, menandakan potensi koreksi. Jika harga menembus di bawah $3,05, maka support $2,39 dipandang sebagai target retracement, dengan risiko penurunan 23–25%.
ETF XRP sebagai Katalis Likuiditas Institusional
Pasar kini menantikan keputusan SEC pada 18–25 Oktober 2025 terkait delapan pengajuan ETF spot XRP dari manajer aset besar seperti Grayscale, WisdomTree, Franklin Templeton, CoinShares, dan Bitwise. Jika disetujui, ETF ini berpotensi mereplikasi pola Bitcoin dan Ethereum, di mana arus masuk miliaran dolar terjadi hanya dalam hitungan minggu. Analis memperkirakan alokasi dana ETF mencapai $8 miliar, yang dapat membawa kapitalisasi pasar XRP ke $400 miliar dengan harga jangka pendek di kisaran $5,20–$6,50.
Selain sebagai dorongan spekulatif, ETF juga akan memperkuat legitimasi XRP di pasar AS, membuka akses bagi investor institusional, hedge fund, hingga dana pensiun.
Adopsi Santander: Validasi RippleNet di Dunia Perbankan
Katalis lain datang dari adopsi utilitas nyata. Santander telah meluncurkan layanan pembayaran lintas batas berbasis RippleNet, beralih dari tahap uji coba ke integrasi penuh. Hal ini menjadikan XRP sebagai jembatan likuiditas dalam transfer internasional, menciptakan permintaan berkelanjutan di luar arus spekulasi. Jika lebih banyak bank besar mengikuti langkah ini, XRP dapat memperoleh dukungan permintaan yang stabil dari sektor perbankan global.
Keunggulan Regulasi dan Tantangan dari Altcoin Baru
Kemenangan parsial Ripple dalam gugatan dengan SEC memberikan kejelasan hukum yang membedakan XRP dari banyak altcoin lain. Faktor ini menjadi nilai tambah menjelang potensi persetujuan ETF.
Meski demikian, persaingan tetap ketat. Token baru seperti Layer Brett (LBRETT) dengan imbal hasil APY fantastis menarik minat spekulatif investor ritel. Namun, tidak seperti XRP, proyek semacam itu belum memiliki jalur adopsi perbankan maupun legitimasi regulasi.
Prospek Jangka Menengah: Antara Breakout dan Koreksi
Level support $3,00–$3,10 terbukti menyerap tekanan jual berulang kali. Selama area ini bertahan, XRP berpotensi melanjutkan tren naik menuju target siklus $22–$99 pada 2026, terutama jika persetujuan ETF bertepatan dengan adopsi institusional yang lebih luas.
Namun, dengan mayoritas holder sudah dalam kondisi profit, risiko koreksi 20–25% sebelum breakout berikutnya tetap tinggi. Strategi akumulasi bertahap dapat menjadi pendekatan yang bijak untuk menyeimbangkan peluang bullish jangka panjang dengan risiko jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Kegembiraan komunitas Pi Network sempat memuncak menjelang 15 Agustus 2025, dipicu oleh rumor mengenai potensi pencatatan Pi di Binance. Namun, setelah tanggal tersebut berlalu tanpa pengumuman resmi, antusiasme itu mulai mereda. Meski begitu, fokus diskusi kini bergeser dari sekadar spekulasi harga ke arah utilitas nyata dan masa depan ekosistem Pi.
Mengapa Binance Belum Melangkah?
Menurut analis kripto Dr. Altcoin, Binance sejatinya menyadari kekuatan komunitas Pi dan potensi jangka panjangnya. Namun, bursa global tersebut menahan diri karena masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari Pi Core Team (PCT).
PCT sendiri sedang menyelesaikan peta jalan Open Mainnet, memperkuat tokenomik, melakukan uji stres, serta menyempurnakan performa blockchain. Dr. Altcoin menegaskan bahwa langkah hati-hati ini merupakan strategi untuk membangun kepercayaan dan stabilitas ekosistem.
“Alih-alih mengejar sensasi jangka pendek, Pi berfokus memastikan ekosistemnya siap untuk pertumbuhan berkelanjutan,” jelas Dr. Altcoin.
The rumours of a Binance listing on 15 August must be over by now. In my last Q&A post, I mentioned that it was unlikely for Binance to list Pi this month. I have also been asked about the price of Pi, and as I have been saying for a long time, it is very likely that Pi’s price… https://t.co/YllLoClXDb
Dilaporkan Coindoo, meski pencatatan di Binance belum terwujud, beberapa faktor dinilai dapat mendukung momentum harga Pi menjelang akhir Agustus:
Tekanan pasokan berkurang – Laju pembukaan token bulanan akan melambat sekitar 30%, mengurangi tekanan jual.
Ekspansi ekosistem – Investasi di OpenMind serta startup lain yang didukung Pi memperkuat nilai jangka panjang.
Kasus penggunaan bertenaga AI – Pertumbuhan Pi AI App Studio menambah aplikasi praktis yang memperluas utilitas token.
Peningkatan protokol – Integrasi dengan Soroban, platform smart contract milik Stellar, akan memperluas kemampuan teknis Pi.
Kesabaran Lebih Penting daripada Hype
Sebagian anggota komunitas Pi, atau Pioneers, memang berharap pada lonjakan instan lewat pencatatan di bursa besar. Namun, para analis menegaskan bahwa nilai sejati Pi terletak pada adopsi bertahap dan pengembangan ekosistem yang berkelanjutan.
Dengan menekankan inklusivitas dan fondasi yang kokoh, Pi Network berusaha membangun daya tahan jangka panjang yang tidak hanya bertumpu pada spekulasi pasar semata.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Lebih dari $500 juta kripto dilikuidasi dalam satu jam terakhir akibat reaksi tajam investor terhadap data inflasi wholesale AS (Producer Price Index/PPI) terbaru.
Angka PPI Juli melonjak 0,9% month-on-month, jauh melampaui ekspektasi 0,2%, dengan kenaikan tahunan mencapai 3,3%, juga melampaui prediksi sekitar 2,5%.
Laporan ini menghapus harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga jangka pendek dari Federal Reserve, memicu pelemahan tajam di aset-aset berisiko seperti kripto.
Laporan Producer Price Index (PPI) mencerminkan tekanan inflasi di tingkat produsen sering dianggap sinyal awal risiko inflasi konsumen.
Lonjakan ke 0,9%, jauh di atas ekspektasi, menyiratkan bahwa inflasi mungkin lebih sulit ditangani. Bagi Federal Reserve, data ini mengurangi peluang pemangkasan suku bunga hingga menjadi sangat tipis, terutama dalam isu pemangkasan agresif 50 basis poin.
Gelombang Likuidasi: Lebih dari $500 Juta Kolaps
Pasar kripto bereaksi cepat. Lebih dari $500 juta posisi dipaksa ditutup (liquidated) dalam waktu singkat. Investor besar, terutama yang memegang posisi long dengan leverage, menjadi korban sangsi pasar dan penguatan Dolar AS.
Pelemahan massal ini mengejutkan karena terjadi hanya sehari setelah Bitcoin menyentuh rekor tertinggi baru.
Sentimen Global dan Korelasi Ekonomi
Data PPI ini juga menegaskan bahwa The Fed kemungkinan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk memerangi inflasi.
Harapan pasar akan penurunan suku bunga pun memudar, yang berdampak langsung pada aset risk-off seperti saham dan kripto.
Di Asia dan pasar global, indeks saham regional terpantau mulai melemah setelah data ini disajikan.
Tekanan Jangka Pendek
Bitcoin dan Ethereum mengalami penurunan tajam usai laporan ini. Bitcoin turun dari ATH di atas $124.000 ke bawah $116.000, sementara Ethereum tergerus sekitar -4%, diperdagangkan di kisaran $4.500.
Likuiditas kripto menyusut, investor cenderung menghindari aset berisiko di tengah ketidakpastian kebijakan moneter.
Sinyal Teknis dan Level Rentan
Support utama yang harus dipantau: Bitcoin di sekitar $118–119 ribu. Jika gagal bertahan, risiko koreksi lebih dalam tetap terbuka.
Volume penjualan tinggi menunjukkan adanya tekanan jual signifikan. Untuk ETH dan altcoin lain, rebound hanya mungkin terjadi jika data inflasi berikutnya lebih ramah dan ada sinyal pelonggaran kebijakan moneter.
Harapan Pemulihan
Beberapa analis optimis bahwa data inflasi ini hanya gangguan jangka pendek. Jika data CPI dan pengecer mendapati tekanan inflasi mereda, peluang rebound bagi kripto tetap terbuka.
Namun untuk saat ini, pasar kripto berjalan di bawah bayang-bayang kebijakan ekonomi makro dan ketahanan inflasi.
Lonjakan PPI AS di atas ekspektasi sekaligus jaringan pasar kripto menciptakan gelombang bearish dalam hitungan jam.
Dengan lebih dari $500 juta likuidasi posisi long dan ekspektasi penurunan suku bunga yang menghilang, pasar kripto berada dalam fase konsolidasi berat.
Investor perlu mengantisipasi data ekonomi berikutnya dan respons The Fed, karena dalam ekosistem yang sensitif ini, volatilitas bisa menjadi peluang serta risiko besar dalam waktu singkat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto tengah bersiap menghadapi potensi gelombang altcoin selanjutnya.
Materi aushul di balik lonjakan ini: total likuiditas stablecoin di jaringan Ethereum kini menembus rekor tertinggi (ATH) sebesar $130 miliar, menandai momentum besar yang bisa memicu “altcoin frenzy” selanjutnya. Mari kita bedah detailnya.
Stablecoin ETH Pecahkan Rekor $130 Miliar
Menurut laporan AMBCrypto pada Senin (18/8), volume stablecoin di Ethereum, yang dianggap sebagai pusat issuance terbesar, telah mencapai ATH sekitar $130 miliar.
Tren ini mencerminkan dominasi ETH dalam ekosistem stablecoin dan menunjukkan bagaimana perusahaan publik mulai serius membangun infrastruktur di atas blockchain Ethereum.
Lonjakan ini bukan kejadian sekali. Sejak level terendah di Agustus 2023, supply stablecoin terus merangkak naik secara konsisten.
Aliran masuk stablecoin ini bisa diartikan sebagai:
profit taking dari investor kripto besar, atau
persiapan untuk mengalirkan modal ke aset kripto lain yang lebih spekulatif berupa altcoin.
Berikut beberapa faktor utama di balik lonjakan likuiditas stablecoin:
Ekspansi Across Multiple Blockchains Token seperti PayPal’s PYUSD nyaris menyentuh $1 miliar supply di Ethereum, sedangkan di Solana jumlahnya mencapai $250 juta. Tak hanya itu, transfer harian USDC di blockchain Aptos tembus $8,6 miliar, dengan 23,2 juta transaksi.
Rotasi Modal dari BTC ke Stablecoin USDT, stablecoin terbesar, mencatat pertumbuhan signifikan, terutama karena rotasi modal yang masuk melalui TRON dari exchange, menandakan strategi proteksi likuiditas sementara.
Masa Depan Stabilitas: Regulasi AS yang Mendukung Dua RUU penting: GENIUS Act dan STABLE Act, diterbitkan untuk membawa transparansi dan perlindungan konsumen di sektor stablecoin. Ini memperkuat legitimasi stablecoin dan mendorong adopsi lebih luas.
Apakah Altcoin Season Siap Dimulai?
Salah satu pertanyaan yang mencuat adalah: apakah pertumbuhan likuiditas stablecoin ini menjadi katalis bagi altcoin terkini? Beberapa indikator memberikan jawaban menarik:
Chart Stability Analitik Dominasi stablecoin—sekitar 4,22%—telah membentuk pola exhaustion. Jika level ini terpecahkan, altcoin bisa mulai reli besar
Dominasi Bitcoin Perlu Menurun Sementara itu, dominasi BTC di pasar turun dari 62,5% ke 59,56% dalam dua minggu terakhir. Turunnya dominasi BTC biasanya mengarah ke rotasi modal ke altcoin.
Potensi altcoin boom tampak nyata dengan tumpukan likuiditas stablecoin di atas ETH.
Jika investor besar mulai mengalirkan stablecoin ke proyek altcoin yang menjanjikan, kita bisa menyaksikan altcoin frenzy sekelas 2017 atau 2021, tapi dengan fondasi yang lebih stabil dan terstruktur.
Namun investor tetap harus berhati-hati. Meskipun likuiditas berlimpah dan regulasi semakin jelas, altcoin tetap berisiko tinggi.
Strategi diversifikasi dan pemahaman fundamental tetap menjadi tameng utama menghadapi volatilitas pasar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika menarik dengan munculnya nama yang kurang diperhitungkan, yaitu Epic Chain (EPIC).
Dalam 24 jam terakhir, harga EPIC melonjak +8,84% hingga berada di level $2,85 per EPIC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $85,52 juta.
Volume perdagangan hariannya pun sangat sehat, menyentuh $88,29 juta, menandakan adanya minat besar dari para trader maupun investor.
Meskipun belum masuk dalam deretan 100 besar, EPIC saat ini menempati posisi #411 dalam daftar kripto global, menandakan aset ini mulai mendapat perhatian lebih luas.
Pergerakan harga Epic Chain (EPIC/USDT) pada Senin, 18 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Performa Harga: Lonjakan Tajam dalam 3 Bulan Terakhir
Secara historis, pergerakan harga EPIC dalam 90 hari terakhir sangat impresif:
Hari ini: naik +8,94% atau sekitar $0,233966
7 hari terakhir: naik +30,51%
30 hari terakhir: naik +42,82% atau setara $0,855018
60 hari terakhir: melonjak drastis +189,49% atau sekitar $1,866781
90 hari terakhir: bertambah +89,37% atau sekitar $1,345946
Dengan tren tersebut, EPIC bukan hanya sekadar altcoin yang mengikuti arus pasar, tetapi mampu menunjukkan momentum pertumbuhan konsisten.
Bahkan, reli dalam 60 hari terakhir hampir mendekati angka 200%, yang menunjukkan potensi spekulatif besar.
Fundamental Epic Chain: Pasokan Terbatas, Potensi Besar
Perlu dicatat, salah satu daya tarik EPIC terletak pada jumlah sirkulasi yang relatif kecil, yakni hanya 30 juta token.
Hal ini memberikan kelangkaan yang bisa memicu kenaikan harga lebih agresif ketika permintaan meningkat.
Dengan kapitalisasi pasar $85,56 juta dan volume perdagangan harian hampir $88 juta, likuiditas EPIC tergolong sehat.
Menariknya, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) juga berada di kisaran $85,56 juta, mengindikasikan bahwa seluruh suplai beredar sudah relatif jelas dan tidak ada tambahan besar yang bisa menekan harga.
Namun, proyek ini belum merilis informasi terkait total pasokan maksimum. Hal ini bisa menjadi faktor yang perlu dicermati lebih dalam oleh investor.
Analisis Teknikal Epic Chain
Berdasarkan data harga terbaru, berikut adalah analisis teknikal EPIC:
Tren Jangka Pendek
Dalam 1 jam terakhir, harga turun -1,36%, menandakan adanya aksi ambil untung (profit taking).
Namun secara keseluruhan, tren 7 hari hingga 30 hari masih bullish kuat dengan kenaikan lebih dari +40%.
Support dan Resistance Kunci
Support utama: $2,50
Resistance terdekat: $3,00 Jika EPIC mampu menembus $3, maka target berikutnya berada di $3,50 – $3,80. Sebaliknya, jika gagal bertahan di atas $2,50, koreksi bisa membawa harga kembali ke level psikologis $2,20.
Momentum Indikator (RSI & MA) Dengan reli hampir +190% dalam 60 hari, ada indikasi bahwa RSI EPIC mendekati zona overbought (70–75). Kondisi ini bisa memicu retracement jangka pendek, tetapi tren jangka menengah masih bullish karena harga jauh berada di atas Moving Average (MA) 30 harinya.
Volume Perdagangan Volume perdagangan yang tinggi (lebih dari 100% dari kapitalisasi pasar harian) menjadi indikasi likuiditas tinggi sekaligus minat spekulatif yang besar. Hal ini memperkuat potensi volatilitas harga dalam waktu dekat.
Faktor Pendorong Lonjakan EPIC
Ada beberapa faktor yang diyakini mendukung reli EPIC dalam beberapa bulan terakhir:
Adopsi Teknologi Blockchain: Epic Chain disebut tengah memperluas jaringan kemitraan, yang meningkatkan kepercayaan investor.
Pasokan Relatif Terbatas: Dengan hanya 30 juta token beredar, efek kelangkaan memperkuat potensi kenaikan harga.
Spekulasi Pasar Altcoin: Banyak trader mencari peluang di luar Bitcoin dan Ethereum, sehingga altcoin menengah seperti EPIC mendapatkan limpahan modal spekulatif.
Kinerja Epic Chain (EPIC) dalam 90 hari terakhir menunjukkan bahwa aset ini memiliki momentum pertumbuhan yang luar biasa, dengan lonjakan +189%dalam dua bulan.
Fundamental yang ditopang suplai terbatas, ditambah volume perdagangan tinggi, menjadikan EPIC salah satu altcoin menarik untuk diamati.
Namun, volatilitas tetap menjadi risiko utama. Koreksi jangka pendek sangat mungkin terjadi, terutama setelah reli signifikan.
Investor disarankan memantau level kunci di $2,50(support) dan $3 (resistance) untuk menentukan strategi masuk dan keluar.
Jika tren positif ini berlanjut, EPIC bisa menjadi salah satu altcoin kejutan di tahun 2025, dengan peluang menarik baik bagi investor jangka pendek maupun jangka panjang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.