All posts by 27

Roblox Semakin Populer, Bisakah Kripto Metaverse Comeback?

4 tahun yang lalu, istilah metaverse sempat menjadi buzzword yang mendominasi ruang diskusi teknologi dan kripto, kini kembali berkat Roblox. Dari raksasa teknologi hingga brand ternama, semua berlomba menciptakan dunia virtual yang diyakini sebagai masa depan internet. Namun, setelah hype tersebut meredup, fokus publik kini bergeser ke kecerdasan buatan (AI).

Menariknya, di tengah perubahan tren ini, Roblox justru terus melesat dan mencapai puncak popularitas baru. Platform game yang juga berfungsi sebagai ruang sosial ini berhasil menarik perhatian jutaan pemain di seluruh dunia, terutama anak muda.

Di sisi lain, proyek kripto berbasis gaming atau narasi metaverse dalam konteks kripto seakan semakin tenggelam dengan di tengah perkembangan AI yang semakin mencuri perhatian setiap harinya. 

Lalu bisakah hype Roblox memicu kembalinya narasi metaverse di pasar kripto? Mari kita ulas!

Roblox Tembus 100 Juta Pemain Harian

Pengguna aktif harian Roblox. Sumber: statista.com

Roblox baru saja merilis laporan kinerja kuartal kedua 2025 dengan hasil yang mengejutkan. Dimana  jumlah pemain aktif harian mencapai 111,8 juta, meningkat 41% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini bahkan lebih tinggi daripada pengguna aktif harian pada masa karantina COVID-19.

Meningkatnya jumlah pemain aktif ini juga membuat Roblox memproyeksikan pendapatan tahunannya menjadi USD 5,87–5,97 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa dunia virtual ala Roblox memiliki daya tarik ekonomi nyata, meski narasi metaverse kripto yang dulu sempat menghebohkan masih belum kembali menjadi arus utama.

Baca juga: 5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

Tren Roblox di Kalangan Anak Muda

Illustrasi mendaki gunung di Roblox. Sumber: youtube.com/@LUXXARIS

Roblox kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan digital generasi muda. Lebih dari 50% pengguna Roblox berusia di bawah 17 tahun, menjadikan Roblox bukan hanya tempat bermain, tetapi juga sarana berkreasi dan bersosialisasi seperti melakukan pendakian gunung secara virtual, hingga membangun identitas digital bagi para brand yang ingin lebih dekat dengan anak muda.

Sebut saja brand-brand seperti: Nike (Nike land), Spotify (Spotify Island), danGucci (Gucci Garden), bahkan brand lokal brand lokal pun banyak tap-in untuk lebih mendekatkan diri dengan anak muda secara interaktif.

Roblox nampalnya mulai bisa menutup celah antara dunia nyata dan virtual—sebuah konsep yang sangat identik dengan metaverse.

Roblox dan Metaverse

Konsep metaverse dipandang sebagai dunia digital tiga dimensi yang imersif, sosial, dan berkelanjutan, di mana pengguna dapat berinteraksi, bekerja, bermain, dan berkreasi layaknya di dunia nyata—namun melalui avatar atau identitas digital mereka. 

Dalam Roblox pengguna dapat menciptakan avatar, membeli item digital dengan mata uang Robux, berinteraksi, menghadiri konser virtual, hingga bekerja atau belajar. Dari semua fitur yang ditawarkan, bisa dikatakan Roblox muncul sebagai platform yang paling mendekati visi Metaverse.

Baca juga: Menggali Potensi Metaverse dalam Transformasi Industri Jasa Keuangan

4 Tahun yang Lalu, Narasi Metaverse Booming

Kenaikan pasar kripto metaverse.

Jika kita mundur ke tahun 2021–2022, dunia kripto sempat diguncang euforia metaverse yang dipicu oleh Facebook secara resmi mengganti nama perusahaannya menjadi Meta dan mengumumkan fokus besar pada pengembangan dunia virtual. 

Harga token dari proyek seperti Decentraland (MANA) dan The Sandbox (SAND) melonjak tajam, sementara brand global berbondong-bondong membuka kantor virtual. Dikutip dari Bloomberg, di tengah FOMO ini banyak perusahaan bahkan menunjuk “Chief Metaverse Officer” untuk menggarap strategi di dunia virtual.

Sayangnya, banyak perusahaan yang berinvestasi besar-besaran di metaverse pada 2022 tidak melihat return investasi dalam kembali dengan cepat. 

Sebagai gantinya, mereka mulai mengalihkan fokus ke kecerdasan buatan (AI), yang dinilai lebih praktis, cepat diadopsi, dan memberikan dampak bisnis yang lebih nyata. Meta, misalnya, mengalihkan miliaran dolar dari divisi metaverse ke proyek AI, menandai perubahan arah strategi teknologi secara global.

Dengan Hype Roblox, Bisakah Narasi Metaverse Kembali?

Semakin populernya Roblox membuka peluang menarik. Meski bukan berbasis blockchain, Roblox berhasil membuktikan bahwa konsep metaverse masih relevan. Dengan jumlah pemain yang masif dan ekosistem ekonomi internal yang tumbuh pesat, Roblox dapat menjadi contoh nyata bagaimana metaverse bisa berkembang secara organik.

Pertanyaannya, apakah Roblox bisa memicu kebangkitan narasi metaverse kripto?

Untuk menjawabnya, mari kita bandingkan dengan salah satu pemain utama di sektor metaverse berbasis blockchain, yaitu The Sandbox (SAND).

Menurut data terbaru dari MMOStat, jumlah pemain aktif harian The Sandbox (SAND) berada di kisaran 15.000 pengguna—angka yang jauh lebih kecil dibandingkan Roblox dengan lebih dari 111,8 juta. Sementara itu, laporan dari Messari menunjukkan bahwa pada kuartal pertama 2025, The Sandbox mencatat rata-rata 148,6 pembeli aktif harian untuk aset non-LAND dan 12,1 pembeli aktif harian untuk aset LAND (Aset virtual dalam The Sandbox).

Menariknya, aktivitas pembelian aset non-LAND melonjak tajam menjelang peluncuran Alpha Season 5, dengan puncaknya mencapai 10.906 pembeli harian. Menandakan bahwa komunitas Sandbox tetap aktif dan partisipatif setiap kali ada event baru.

Meskipun jumlah pengguna memang melonjak setiap kali ada event baru, tetapi Sandbox nampaknya masih tetap tertinggal jauh jika dibandingkan naiknya popularitas Roblox.

Dengan kata lain, hype Roblox membuktikan bahwa metaverse masih diminati, tapi belum cukup untuk menghidupkan kembali narasi metaverse kripto—setidaknya untuk saat ini. Apalagi, industri teknologi saat ini sedang terpukau oleh perkembangan AI, yang membuat perhatian publik dan investor tertuju ke sana.

Baca juga: Film Demon Slayer Ramai Dibajak, Bisakah Blockchain Jadi Solusi?

Penutup

Roblox jelas unggul dari sisi basis pengguna dan adopsi brand, namun Roblox belum menawarkan interoperabilitas, kepemilikan aset, atau ekonomi terbuka sebagaimana yang dijanjikan oleh metaverse berbasis Web3 seperti The Sandbox. 

Mungkin, inilah celah yang masih bisa dieksplorasi oleh proyek metaverse kripto untuk bangkit kembali di masa depan.

Jika kamu tertarik dengan proyek metaverse berbasis blockchain, kamu bisa melirik aset kripto seperti SAND, MANA, EGLD, dan masih banyak lagi—yang bisa kamu beli bebas biaya trading di Tokocrypto dengan minimal deposit Rp50.000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

Sumber:

Clow, Simone. “Is Roblox the Metaverse?” LinkedIn, 4 Maret 2024.

Evan Zakhary. “The Sandbox Q1 2025 Brief” Messari, 2025

Sumber gambar: Hypbeast.com



Sumber : news.tokocrypto.com

Indeks Altcoin Season Masih di Angka 46, Pasar Kripto Didominasi Bitcoin

Pasar kripto masih berada dalam fase dominasi Bitcoin atau Bitcoin Season. Data terbaru menunjukkan Indeks Altcoin Season berada di level 46 per 23 Agustus 2025 pukul 00.30 UTC. Angka ini menandakan kurang dari 75 persen altcoin mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir, sehingga belum memenuhi syarat untuk disebut sebagai Altcoin Season.

Indeks Musim Altcoin sendiri merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur kinerja 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, tidak termasuk stablecoin dan wrapped token. Jika 75 persen altcoin mencatatkan performa lebih baik dari Bitcoin, barulah pasar memasuki fase Altcoin Season.

Baca juga: Dominasi Bitcoin Melesat: Menganalisis Masa Depan Altcoin Season

Dominasi Kuat Bitcoin

Meski naik tujuh poin dari hari sebelumnya, indeks 49 masih menunjukkan dominasi kuat Bitcoin. Beberapa faktor disebut menjadi pendorong, antara lain ketidakpastian pasar global, siklus halving Bitcoin yang memicu reli harga, serta meningkatnya minat institusional setelah persetujuan ETF Bitcoin.

Situasi ini membuat banyak altcoin bergerak terbatas, sementara Bitcoin tetap menguat dan mempertahankan pangsa pasar lebih besar.

Para analis menilai, investor dapat menyesuaikan strategi portofolio dengan memperbesar porsi Bitcoin, sembari tetap memantau peluang dari proyek altcoin yang memiliki fundamental kuat. Indikator lain yang perlu diperhatikan untuk tanda awal rotasi modal adalah penurunan dominasi Bitcoin, peningkatan volume perdagangan altcoin, dan penguatan Ethereum terhadap Bitcoin.

Hingga saat ini, pasar kripto masih menunggu pergeseran tren menuju Altcoin Season.

Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Baru di Kripto: Token DeFAI Masuk Radar Investor Global

Sektor Decentralized Finance + Artificial Intelligence (DeFAI) tengah menjadi sorotan utama di dunia kripto. Perpaduan antara teknologi keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang baru untuk inovasi, efisiensi, dan adopsi global. Salah satu cara untuk menilai potensi proyek-proyek DeFAI adalah dengan melihat kapitalisasi pasar (market capitalization) masing-masing token.

Berikut daftar token DeFAI teratas berdasarkan kapitalisasi pasar yang mencerminkan tren terbaru di sektor ini:


1. Wayfinder (PROMPT)

  • Harga: $0,3693
  • Performa: +91,63% (24 jam), +171,28% (7 hari)
  • Market Cap: $120,13 juta
  • Volume (24 jam): $979,80 juta
  • Sirkulasi: 325,25 juta PROMPT

Wayfinder (PROMPT) menjadi bintang utama pekan ini. Dengan kenaikan harga lebih dari 171% dalam seminggu, token ini menunjukkan minat investor yang sangat tinggi, didukung volume perdagangan hampir $1 miliar.


2. aixbt (AIXBT)

Pergerakan harga aixbt by Virtuals (AIXBT/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga aixbt by Virtuals (AIXBT/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga: $0,1148
  • Performa: +4,22% (24 jam), +5,51% (7 hari)
  • Market Cap: $111,43 juta
  • Volume (24 jam): $25,86 juta
  • Sirkulasi: 970,64 juta AIXBT

AIXBT mengalami pertumbuhan moderat tetapi konsisten, dengan kapitalisasi pasar menembus $111 juta. Stabilitas ini menandakan kepercayaan investor terhadap potensi jangka panjangnya.


3. PAAL AI (PAAL)

  • Harga: $0,1018
  • Performa: +1,04% (24 jam), +8,21% (7 hari)
  • Market Cap: $100,64 juta
  • Volume (24 jam): $6,01 juta
  • Sirkulasi: 988,28 juta PAAL

Sebagai salah satu proyek AI populer, PAAL AI menunjukkan momentum positif dengan kenaikan mingguan lebih dari 8%. Walau volumenya lebih kecil, token ini tetap menjadi pilihan utama investor di sektor DeFAI.


4. ChainGPT (CGPT)

Ilustrasi ChainGPT.
Ilustrasi ChainGPT.
  • Harga: $0,0943
  • Performa: +2,87% (24 jam), +4,57% (7 hari)
  • Market Cap: $80,80 juta
  • Volume (24 jam): $9,63 juta
  • Sirkulasi: 856,70 juta CGPT

ChainGPT fokus pada solusi AI untuk blockchain dan smart contract, menjadikannya proyek dengan potensi utilitas nyata. Pertumbuhan stabilnya mencerminkan adopsi teknologi AI yang makin meluas di ekosistem kripto.


5. SUPRA (SUPRA)

  • Harga: $0,0040
  • Performa: +5,82% (24 jam), +15,05% (7 hari)
  • Market Cap: $71,75 juta
  • Volume (24 jam): $2,11 juta
  • Sirkulasi: 17,93 miliar SUPRA

Meskipun harga SUPRA relatif rendah, lonjakan 15% dalam seminggu dan kapitalisasi pasar di atas $70 juta menunjukkan daya tarik yang meningkat, terutama di kalangan investor ritel yang memburu peluang pertumbuhan besar.


6. Solidus Ai Tech (AITECH)

  • Harga: $0,0374
  • Performa: +2,76% (24 jam), +10,41% (7 hari)
  • Market Cap: $58,29 juta
  • Volume (24 jam): $13,06 juta
  • Sirkulasi: 1,55 miliar AITECH

AITECH menonjol dengan solusi AI terdesentralisasi untuk berbagai aplikasi industri. Lonjakan 10% dalam seminggu membuktikan adanya adopsi dan ketertarikan pasar terhadap proyek ini.

Sektor DeFAI menunjukkan pertumbuhan pesat, dipimpin oleh Wayfinder (PROMPT) dengan reli spektakuler lebih dari 170% dalam seminggu. Sementara itu, token lain seperti PAAL AI, ChainGPT, dan AITECH juga menarik perhatian dengan pertumbuhan stabil dan utilitas yang kuat.

Dengan tren ini, investor semakin menaruh harapan bahwa kombinasi DeFi + AI bisa menjadi salah satu katalis utama bagi fase berikutnya dalam adopsi kripto global.

Baca juga: 3 Narasi Kripto Terpanas di Minggu Kedua Feb: DeFAI, RWA, dan WLFI


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga BNB Cetak Rekor Tertinggi, Apakah Jadi Pemicu Musim Altcoin?

Pasar kripto kembali bergelora setelah harga BNB menembus titik tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $881,01, dengan kapitalisasi pasar melampaui $121 miliar. Lonjakan ini memicu spekulasi apakah altcoin season akan segera tiba, seiring meningkatnya minat investor terhadap proyek-proyek baru yang menggabungkan tren meme dengan teknologi blockchain mutakhir.

Dilaporkan Coindoo, salah satu proyek yang kini menyedot perhatian adalah Layer Brett (LBRETT), sebuah Ethereum Layer 2 yang mengusung kombinasi antara budaya meme dan skalabilitas.

Layer Brett: Memecoin dengan Teknologi Layer 2

Berbeda dengan token populer seperti BNB, Pepe, Dogecoin, Bonk, maupun Brett, Layer Brett dibangun di atas Ethereum Layer 2 yang memungkinkan transaksi hampir instan dengan biaya gas hanya beberapa sen. Teknologi ini memanfaatkan pemrosesan off-chain yang tetap terhubung ke Ethereum untuk menjamin keamanan serta desentralisasi, menjadikannya lebih unggul dibandingkan memecoin lain yang minim utilitas.

Dengan pendekatan ini, Layer Brett bukan sekadar token meme biasa, melainkan Memecoin dengan use case nyata, tokenomik transparan, dan fitur staking bergamifikasi yang mendorong partisipasi komunitas.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga BNB Tembus Rekor Tertinggi, Ethereum Menguat

Staking dengan Imbal Hasil Fantastis

Salah satu faktor yang membuat Layer Brett menarik adalah kesempatan staking dengan APY super tinggi. Dalam tahap prapenjualan, peserta awal bisa membeli token hanya di harga $0,0047 dan menikmati APY mulai dari 12.580% hingga 55.000% untuk early staker.

Sebanyak 25% dari total 10 miliar pasokan token dialokasikan untuk staking, dengan akses mudah melalui MetaMask atau Trust Wallet, menggunakan ETH, USDT, atau BNB sebagai alat pembayaran. Model ini membuka jalan bagi investor DeFi maupun pencari aset kripto berkapitalisasi rendah untuk masuk sejak dini.

Selain itu, tim Layer Brett juga menjalankan program hadiah senilai $1 juta serta kampanye komunitas aktif untuk menjaga momentum dan keterlibatan pengguna.

Momentum Pasar: Dari ATH BNB ke FOMO Altcoin

Kenaikan harga BNB ke ATH baru menjadi katalis penting bagi pasar altcoin. Lonjakan ini dibarengi dengan pertumbuhan aset dunia nyata (RWA) di BNB Chain yang diklaim naik 1.540%, memicu pencarian altcoin potensial berikutnya.

Dalam konteks inilah, Layer Brett dipandang sebagai kandidat kuat memimpin tren baru, menggabungkan kekuatan meme, utilitas teknologi, dan peluang keuntungan besar. Banyak analis menilai proyek ini bisa menjadi “100x altcoin” berikutnya, terutama menjelang bull run 2025.

Kesimpulan: Jangan Lewatkan Momentum Prapenjualan Layer Brett

Dengan harga BNB yang melonjak ke rekor tertinggi dan sentimen positif terhadap altcoin, minat terhadap proyek berbasis komunitas seperti Layer Brett semakin besar. Prapenjualan $LBRETT menawarkan entry point murah, imbal hasil staking yang tinggi, dan teknologi Layer 2 yang relevan untuk masa depan DeFi dan Web3.

Bagi investor yang mencari peluang pertumbuhan besar di era altcoin season berikutnya, Layer Brett mungkin menjadi salah satu aset yang layak diperhitungkan.

Baca juga: Harga BNB Diperkirakan Menguat Berkat Suntikan Likuiditas dari UEA


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana (SOL) Naik 20% Berkat Alpenglow dan Circle USDC

Harga Solana (SOL) mencatat lonjakan signifikan hingga 20% dan menembus batas psikologis di level $200, diperdagangkan pada $207,45.

Kenaikan ini didorong oleh dua faktor utama, yakni peningkatan teknis Alpenglow yang akan segera diuji coba, serta suntikan likuiditas besar dari Circle melalui pencetakan USDC senilai $750 juta di jaringan Solana.

Lonjakan Harga dan Momentum Teknis

Menurut laporan Parameter, kinerja SOL jauh melampaui pergerakan Bitcoin yang naik 3% dan Ethereum yang menguat 9%. Kapitalisasi pasar Solana kini melampaui $107 miliar, menegaskan posisinya sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik saat ini.

Secara teknis, indikator mendukung tren bullish:

  • EMA5 ($204,27) di atas EMA10 ($201,48) dan EMA20 ($197,20).
  • MACD menunjukkan sinyal beli kuat dengan DIF di 5,27, lebih tinggi dari DEA di 4,54.
  • Histogram positif sebesar 1,46 mengindikasikan momentum kenaikan berkelanjutan.

Level resistensi terdekat berada di $210,66, sementara support kunci terlihat di $201,18 dan $182,18. Meski indikator RSI6 menunjukkan 85,49 (overbought), tren bullish yang kuat dapat mempertahankan momentum ini.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peningkatan Alpenglow: Dorongan Fundamental

Peningkatan Alpenglow, yang akan diputuskan melalui voting tata kelola pada 27 Agustus – 2 September, menjadi katalis utama lonjakan harga Solana. Peningkatan ini ditargetkan mampu memangkas waktu konfirmasi blok hingga 100-150 milidbetik, sebanding dengan sistem pembayaran terpusat seperti Visa.

Komponen inti peningkatan ini, Rotor dan konsensus Votor, akan memperkuat kecepatan sekaligus finalisasi transaksi. Dengan konfirmasi hampir instan, Solana berpotensi menarik aplikasi keuangan tradisional, perdagangan frekuensi tinggi, hingga penggunaan institusional.

Injeksi USDC $750 Juta dari Circle

Selain faktor teknis, suntikan dana segar dari Circle turut memperkuat ekosistem Solana. Pencetakan USDC senilai $750 juta kemarin membuat total pasokan USDC di jaringan mencapai $24,75 miliar.

Saat ini, hampir 50% transfer USDC lintas ekosistem kripto diproses melalui Solana, berkat biaya rendah dan kemampuan throughput tinggi. Likuiditas tambahan ini memperkuat ekosistem DeFi Solana, termasuk protokol pinjaman, AMM (automated market makers), dan aplikasi yield farming.

Menurut analis, langkah Circle mencerminkan meningkatnya kepercayaan institusional terhadap infrastruktur Solana. Hal ini juga menjadi validasi teknis atas skalabilitas jaringan yang mampu bersaing dengan blockchain lain.

Prospek Harga: Target $220–$236

Secara teknikal, pola segitiga naik yang terbentuk beberapa bulan terakhir kini menunjukkan konfirmasi bullish. Target jangka pendek berada di kisaran $220–$230, dengan potensi reli lebih lanjut ke level $236, yang menjadi resistensi horizontal utama dari pergerakan harga sebelumnya.

Dengan dukungan fundamental berupa peningkatan Alpenglow dan arus likuiditas besar dari Circle, Solana dipandang memiliki ruang kenaikan lebih lanjut meski memasuki zona jenuh beli.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tembus $3, Masuk Daftar 99 Aset Global Terbesar

XRP mencatatkan tonggak sejarah baru dengan resmi masuk ke jajaran 100 aset global terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Lonjakan harga yang berhasil melewati ambang psikologis $3 ini memperkuat momentum kenaikan dan membuka peluang reli lebih besar dalam beberapa pekan mendatang.

Lonjakan Bersejarah XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Analisis Harga XRP: Harus Rebut Kembali Level $3 atau Hadapi Koreksi

Kinerja impresif XRP membawa aset kripto ini menempati posisi ke-99 dunia dalam daftar kapitalisasi pasar terbesar, dengan valuasi lebih dari $180 miliar.

Capaian ini menempatkan XRP sedikit di atas CATL dan tepat di belakang Pinduoduo serta Deutsche Telekom. Menariknya, hanya tiga aset kripto yang berhasil masuk daftar eksklusif Top 100 Global Assets ini, yakni Bitcoin, Ethereum, dan XRP.

Prospek Cerah ke Depan

Para analis menilai momentum positif XRP masih akan berlanjut. Beberapa faktor fundamental yang mendukung reli lebih lanjut di antaranya adalah potensi persetujuan ETF XRP dalam waktu dekat, kerja sama strategis Ripple dengan berbagai institusi, penyelesaian gugatan hukum SEC, serta peningkatan berkelanjutan pada jaringan XRPL.

Kombinasi faktor-faktor tersebut dinilai mampu menjadi katalis bagi fase bullish baru XRP. Sejumlah pakar bahkan percaya aset kripto ini berpotensi mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam waktu dekat, seiring dengan tren positif pasar kripto secara keseluruhan.

Baca juga: Prakiraan Harga Ripple (XRP): Bertahan di $3, Siap Tembus $6


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Satukan Keuangan dan Open Source dalam Ekosistem Produktif

Ethereum, sejak awal dibangun, mendapatkan identitasnya dari semangat open source, sebuah filosofi di mana kode bersifat transparan, dapat dimodifikasi, digunakan ulang, dan dikembangkan bersama oleh siapa saja.

Hal yang membedakan Ethereum dari proyek open source lainnya adalah bagaimana ia menyediakan fondasi ekonomi nyata untuk software yang terbuka ini.

Dari Kode Terbuka ke Sistem Ekonomi Terbuka

Open source bukan sekadar tentang membagikan kode; ia adalah fondasi kolaborasi dan transparansi.

Dengan Ethereum, nilai open source tidak hanya tetap hidup, tetapi juga diberi sistem ekonomi yang memungkin­kan pengembang menciptakan dan menumbuhkan ekosistem yang saling terhubung.

Menurut laporan Bankless pada Minggu (24/8), konsep “right-click and inspect-source” bukan hanya akses teknis, melainkan juga simbol keadilan finansial yang mencegah ketertutupan sistem seperti yang terjadi sebelum krisis finansial 2008.

Kode open source di Ethereum berkembang bagai “money legos”: komponen yang bisa disatukan, dimodifikasi, dan digabungkan untuk menciptakan alat keuangan yang lebih besar dan kompleks.

Setiap kontribusi kecil bisa menjadi bagian kritikal dari keseluruhan sistem yang semakin kokoh dan berdaya kuat.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Ethereum Tembus $4.300, Sinyal Tegas Sang Dominator Altcoin

Ethereum sebagai ‘Peloton’ Open Source

Dalam analogi ala pesepeda, Ethereum digambarkan sebagai “peloton” atau kelompok bersama yang saling memberi tumpuan dan lebih efisien daripada yang berjalan sendiri.

Fokus Ethereum adalah memfasilitasi inklusivitas dengan banyak klien berbeda, spesifikasi pemahaman, dan lapisan ekosistem (seperti L2, EigenLayer, dll.) yang memungkinkan siapa saja bergabung dan tumbuh bersama.

Alih-alih berpacu sendiri, Ethereum memenangkan perlombaan jangka panjang dengan membangun koalisi, bukan secara sporadis sprint mengejar finish.

Karena dalam pengembangan infrastruktur kripto, tidak ada garis finish yang pasti. Keberlanjutan dan kolaborasi adalah kunci.

ETH: Uang Siber dari Ekosistem Terbuka

ETH bukan sekadar token; ia adalah substrat moneter yang menggerakkan seluruh ekosistem Ethereum.

Semua kontrak pintar, aplikasi, dan lapisan protokol menumpang pada ETH sebagai bahan bakar, sebagai jaminan, dan sebagai sumber keamanan.

Inspirasi Ethereum untuk open source menemukan kekuatan ekonomi dalam ETH merupakan terobosan unik: proyek open source memiliki fondasi ekonomi nyata, tidak sekadar idealisme.

Monetisasi ini tidak dibangun di atas metrik bisnis tradisional seperti pendapatan atau ekuitas, melainkan pada efek jaringan: semakin banyak yang membangun, remix, dan mendaur ulang kode di Ethereum, semakin besar nilainya secara global, dan ETH adalah kurator ekonomi dari inovasi tersebut.

Ethereum menunjukkan bahwa sistem keuangan yang benar-benar transparan dan kolaboratif bukan lagi utopia.

Ia memberikan kepercayaan, perlindungan, dan ruang bagi inovasi terbuka, sambil memberikan kompensasi ekonomi yang adil untuk kontribusi.

Dan sebagai ekosistem, Ethereum sedang tumbuh menjadi infrastruktur finansial open source yang tahan banting dan adaptif.

Baca Juga: 10 Token Berbasis Ethereum yang Wajib Dipantau pada Agustus 2025

Dengan menjadikan open source sebagai pangkalan ekosistem, Ethereum berhasil memadukan kolaborasi teknis dengan insentif ekonomi yang kuat. ETH menjadi jembatan antara kode terbuka dan sistem finansial yang adil. Filosofi “go far, go together” bukan hanya slogan, melainkan strategi fundamental Ethereum untuk tumbuh, stabil, dan berevolusi—sementara sistem moneter tradisional masih terkungkung oleh eksklusi dan opasitas.

Ethereum adalah peloton open source yang tidak hanya berjalan cepat, tetapi memiliki stamina untuk bertahan dan berkembang di masa depan.


Bagaimana menurut Anda? Apakah sudah siap untuk ditampilkan dengan visual pendukung seperti ilustrasi “money legos” atau grafis ETH sebagai backbone-ekonomi open source?



Sumber : news.tokocrypto.com

Santiment: Aksi The Fed Bisa Jadi Alarm Bahaya Bagi Pasar Kripto

Sentimen pasar terhadap suku bunga Federal Reserve (The Fed) kembali menjadi pusat perhatian, khususnya dalam ekosistem kripto.

Menurut platform analisis sosial Santiment, lonjakan perbincangan media tentang The Fed dan potensi pemangkasan suku bunga mencapai level tertinggi dalam 11 bulan terakhir, memberikan sinyal berhati-hati bagi investor kripto.

Santiment mencatat bahwa frekuensi sebutan kata kunci seperti “Fed,” “rate,” “cut,” dan “Powell” melonjak drastis setelah pidato dovish Ketua The Fed, Jerome Powell, di simposium ekonomi tahunan Jackson Hole.

Powell menyinggung bahwa kondisi inflasi dan pasar tenaga kerja “mungkin memerlukan penyesuaian” terhadap kebijakan moneter The Fed dan membuka peluang pemangkasan suku bunga pada September 2025.

Baca Juga: The Fed Revisi Strategi: Powell Buka Opsi Penurunan Suku Bunga

Euforia vs Realitas: Alarm Menuju Puncak Lokal

Pasar kripto merespons pidato Powell dengan reli signifikan, diiringi perubahan sentimen ke zona “Greed”, indikator kepercayaan optimis setelah berada di posisi netral.

Namun, Santiment memperingatkan bahwa konsentrasi obrolan media yang terlalu tinggi pada satu narasi bullish sering kali menandai potensi puncak pasar lokal, akibat dominasi sentimen euforia dan overbought.

Analis Terpecah: Dovish Fed sebagai Katalis atau Risiko Tersembunyi?

Pasar saat ini memberi peluang sekitar 75% untuk The Fed melakukan pemangkasan suku bunga pada September, menurut data CME FedWatch.

Beberapa pelaku pasar level tinggi menilai bahwa kebijakan pelonggaran moneter ini bisa menjadi katalis kuat untuk lonjakan harga aset kripto.

”Fed akan memulai pencetakan uang di kuartal IV,” ujar trader Ash Crypto, yang memperkirakan altcoin bisa menguat 10× hingga 50×.

Namun, tidak semua menyambut positif. Markus Thielen dari 10x Research mengingatkan bahwa meski peluang bullish ada, tekanan jangka pendek dari kekhawatiran resesi masih bisa menahan akselerasi harga.

Menjaga Disiplin Saat Euforia Meninggi

Santiment menyarankan investor mempertimbangkan pendekatan yang lebih seimbang dan disiplin dalam menghadapi fenomena narasi dominan:

  • Hindari posisi berlebihan (over-leverage) saat obrolan media sedang memuncak.
  • Pantau indikator fundamental seperti data inflasi, level pengangguran, serta probabilitas penurunan suku bunga yang tercermin dari CME FedWatch.
  • Jangan terpancing oleh hype media sosial semata—dominasi narasi tunggal sering kali menjadi lonceng peringatan bahwa harga telah mencapai titik kejenuhan pasar.

Baca Juga: The Fed Tegaskan Adopsi Blockchain Bukan Cuma Pilihan

Sorotan tajam terhadap kebijakan moneter The Fed, khususnya potensi pemangkasan suku bunga, telah memicu gelombang optimisme di pasar kripto.

Namun, platform Santiment memperingatkan bahwa euforia berlebihan dan dominasi narasi tunggal bisa menjadi tanda awal bahwa pasar sudah mencapai puncak lokal.

Sementara harapan akan likuiditas baru dari penurunan suku bunga tetap terbuka, investor disarankan tetap berpegang pada disiplin risiko dan mempertimbangkan data makro fundamental sebelum mengambil keputusan strategis.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Minat Investor Meningkat, MyShell (SHELL) Catat Kenaikan Harga

Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika menarik dengan munculnya pergerakan positif dari MyShell (SHELL).

Aset digital yang relatif baru ini mencatat kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir, meski secara jangka menengah hingga panjang masih berada dalam tren penurunan.

Fenomena ini menarik perhatian investor yang mulai menimbang potensi kebangkitan proyek tersebut di tengah fluktuasi besar yang melanda pasar aset kripto global.

Lonjakan Harga Harian yang Menarik Perhatian

Pada perdagangan terbaru, harga MyShell (SHELL) berada di kisaran $0.144508 per unit, mengalami peningkatan +6.39% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar saat ini mencapai $43.21 juta USD dengan volume perdagangan harian yang relatif tinggi, yakni sekitar $99.18 juta USD.

Lonjakan volume ini menjadi sinyal kuat bahwa minat investor terhadap SHELL sedang meningkat.

Dalam periode harian, SHELL berhasil naik sekitar $0.008483 (+6.25%), memperlihatkan adanya tekanan beli yang solid.

Harga terendah dalam 24 jam terakhir tercatat di $0.137233, sementara harga tertinggi menyentuh $0.158987, menunjukkan adanya volatilitas intraday yang cukup tajam.

Pergerakan harga MyShell (SHELL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga MyShell (SHELL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Minat Investor Meningkat, MyShell (SHELL) Catat Kenaikan Harga

Tekanan Koreksi di Jangka Panjang

Meski berhasil mencatat kenaikan jangka pendek, perjalanan harga SHELL dalam tiga bulan terakhir masih dihantui oleh tren pelemahan.

Dalam 30 hari terakhir, aset ini terkoreksi sekitar -22.24%, sedangkan dalam 90 hari terakhir penurunan lebih dalam mencapai -35.84%.

Data ini mengindikasikan bahwa meski minat jangka pendek meningkat, investor jangka panjang masih menahan diri karena harga SHELL belum mampu menembus kembali level-level resistensi kuat yang sempat hilang pasca penurunan tajam.

Rekor tertinggi SHELL sendiri tercatat di level $0.725644, jauh di atas harga saat ini.

Faktor Pendorong Kenaikan

Ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan kenaikan harga SHELL dalam 24 jam terakhir:

  1. Peningkatan Volume Perdagangan
    Lonjakan volume perdagangan harian ke angka $99 juta USD memperlihatkan masuknya likuiditas baru ke pasar SHELL. Hal ini dapat terjadi karena adanya aktivitas investor ritel maupun institusional yang mulai melirik potensi pemulihan aset ini.
  2. Momentum Teknis Jangka Pendek
    Setelah periode penurunan yang panjang, SHELL mulai menemukan level support baru di kisaran $0.13–$0.14. Level ini menjadi titik akumulasi bagi sebagian pelaku pasar yang melihat peluang rebound teknikal jangka pendek.
  3. Narasi Fundamental Proyek MyShell
    MyShell terus mengembangkan ekosistem berbasis blockchain yang menekankan keamanan, privasi, serta efisiensi transaksi. Dalam situasi pasar yang kompetitif, narasi fundamental ini bisa memunculkan kembali kepercayaan investor, terutama ketika harga masih dianggap undervalued dibanding rekor tertingginya.
  4. Sentimen Pasar Kripto Global
    Kenaikan SHELL juga tidak bisa dilepaskan dari kondisi makro kripto yang lebih stabil dalam beberapa pekan terakhir. Investor mulai berani melakukan diversifikasi ke aset berkapitalisasi menengah, termasuk SHELL, untuk mencari peluang imbal hasil lebih tinggi.

Prospek dan Tantangan ke Depan

Jika tren positif ini berlanjut, MyShell memiliki peluang untuk menembus level psikologis $0.15–$0.16, yang bisa menjadi titik konfirmasi awal pemulihan harga.

Namun, tantangan utama tetap ada pada konsistensi proyek dalam menghadirkan utilitas nyata dan menjaga kepercayaan investor.

Faktor eksternal seperti arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed), regulasi aset digital, serta tren arus modal global juga akan memengaruhi pergerakan harga SHELL ke depan.

Bagi investor jangka panjang, level harga saat ini bisa dianggap menarik, tetapi risikonya tetap tinggi mengingat volatilitas pasar yang ekstrem.

Baca Juga: 5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

Pergerakan MyShell (SHELL) dalam 24 jam terakhir membuktikan bahwa minat terhadap altcoin berkapitalisasi menengah masih cukup tinggi di tengah fluktuasi besar pasar kripto.

Dengan kenaikan +6.39% harian, SHELL menunjukkan tanda-tanda perlawanan terhadap tren bearish yang menguasai harga dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, untuk benar-benar keluar dari tekanan jangka panjang, SHELL perlu membangun momentum yang lebih kuat, baik dari sisi teknikal maupun fundamental.

Jika berhasil mempertahankan likuiditas dan minat investor, aset ini berpotensi mencatat pemulihan yang lebih stabil di kuartal mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Performa Impresif, Harga Haedal Hampir Naik 22%

Pasar aset kripto kembali menyoroti salah satu altcoin baru yang menunjukkan performa impresif, yakni Haedal (HAEDAL).

Dalam 24 jam terakhir, harga HAEDAL tercatat naik sebesar +21,72%, diperdagangkan pada level $0,158592 per token, dengan kapitalisasi pasar mencapai $35,09 juta USD.

Sementara itu, volume perdagangan harian HAEDAL juga melonjak hingga $79,96 juta USD, mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset ini.

Kenaikan harga yang cukup tajam dalam sehari ini memperkuat tren positif HAEDAL dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam rentang 90 hari terakhir, aset ini telah mengalami peningkatan stabil dengan beberapa fase konsolidasi, menandakan adanya akumulasi dari pelaku pasar.

Pergerakan harga Haedal (HAEDAL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Haedal (HAEDAL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Performa Impresif, Harga Haedal Hampir Naik 22%

Riwayat Pergerakan Harga HAEDAL

Berdasarkan data terkini, performa harga HAEDAL menunjukkan pola pertumbuhan yang menjanjikan:

  • Hari ini: +20,22% atau naik $0,026994
  • 30 hari terakhir: +3,84% atau naik $0,005934
  • 60 hari terakhir: +27,54% atau naik $0,034659
  • 90 hari terakhir: +4,08% atau naik $0,0063

Meski lonjakan terbesar terlihat dalam periode 60 hari terakhir, momentum positif yang diperlihatkan dalam 24 jam terakhir menandakan adanya dorongan baru dari sentimen pasar.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga HAEDAL

Beberapa faktor yang menjadi pendorong utama kenaikan harga HAEDAL antara lain:

1. Peningkatan Volume Perdagangan

Lonjakan harga HAEDAL sejalan dengan volume transaksi yang menembus $79,96 juta dalam 24 jam terakhir.

Aktivitas perdagangan yang tinggi biasanya mencerminkan meningkatnya likuiditas serta ketertarikan investor, baik dari ritel maupun institusi.

2. Kapitalisasi Pasar yang Mulai Stabil

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $35 juta, HAEDAL mulai menarik perhatian sebagai aset dengan potensi pertumbuhan.

Meskipun masih berada di peringkat #710 secara global, pencapaian ini cukup signifikan bagi proyek baru yang tengah membangun ekosistemnya.

3. Pasokan Terbatas dan Mekanisme Distribusi

Saat ini, jumlah token yang beredar mencapai 221,25 juta, atau sekitar 22,13% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Mekanisme distribusi yang bertahap memberikan peluang bagi harga untuk terdorong naik seiring meningkatnya permintaan, terutama jika pasokan baru tidak terlalu cepat masuk pasar.

4. Sentimen Positif di Pasar Altcoin

Kenaikan HAEDAL juga tidak terlepas dari tren bullish yang terjadi di sejumlah altcoin dalam beberapa minggu terakhir.

Optimisme investor terhadap proyek-proyek baru dengan utilitas jelas turut mendongkrak harga token dengan kapitalisasi menengah seperti HAEDAL.

Prospek dan Tantangan HAEDAL

Jika momentum ini dapat dipertahankan, HAEDAL berpotensi melanjutkan reli harga menuju level psikologis berikutnya, misalnya di kisaran $0,20 per token.

Hal ini dapat terwujud jika volume perdagangan tetap tinggi dan minat investor terus meningkat. Meski demikian, terdapat beberapa tantangan yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Volatilitas Tinggi: Lonjakan cepat dalam 24 jam sering kali diikuti dengan fase koreksi tajam.
  • Kurangnya Rekam Jejak Historis: Sebagai aset baru, Haedal masih harus membuktikan utilitas nyata dan keberlanjutan ekosistemnya.
  • Persaingan dengan Altcoin Lain: Dengan ribuan token yang diperdagangkan, HAEDAL perlu menawarkan diferensiasi agar dapat menarik perhatian jangka panjang.

Baca Juga: UMA Naik 25% dalam Sehari, Altcoin Lawas Bangkit Lagi

Haedal (HAEDAL) berhasil mencuri perhatian pasar kripto dengan mencatatkan lonjakan harga harian hingga +18,53% dan pertumbuhan signifikan dalam 60 hari terakhir.

Faktor seperti meningkatnya volume perdagangan, kapitalisasi pasar yang mulai stabil, serta sentimen positif altcoin menjadi pendorong utama reli harga ini.

Meski potensi pertumbuhan masih terbuka lebar, investor tetap perlu berhati-hati terhadap risiko volatilitas yang melekat pada aset baru.

Dengan strategi yang tepat, HAEDAL berpotensi menjadi salah satu proyek menarik di kelas altcoin menengah yang patut dipantau dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com