Author: 28

  • Mengenal AZNVerse, Proyek NFT dari Tokocrypto yang Unik dan Ekskulsif

    Catatan Redaksi:

    Dear AZNverse enthusiast,

    Terima kasih atas antusias dan partisipasi Anda terhadap project NFT “AZNverse”. AZNverse adalah sebuah project NFT yang diinisiasi bersama dalam kaitannya dengan TokoMall, namun seiring dengan perubahan strategi perusahaan di tahun 2023, maka kami sampaikan bahwa Tokocrypto tidak berafliasi lagi dengan project NFT ANZverse per Desember 2022, hal ini selaras dengan unit bisnis TokoMall yang dinonaktifkan sementara waktu.

    Untuk para investor ANZverse, NFT masih dapat diperdagangkan di https://www.aznverse.com/. Jika masih mempunyai pertanyaan dapat menghubungi customer support di kanal Live Chat 24/7. Terima kasih atas pengertian rekan-rekan sekalian.

    Salam


    Dalam project Non-fungible token (NFT), Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lain. Sebut saja Karafuru, sebuah proyek kolaborasi yang digagas Museum of Toys, Urban Sneakers Society, dan seniman Indonesia bernama Willy WD ini bisa laku terjual sampai Rp 160 juta per koleksi.

    Hal tersebut tentunya membuka mata dunia, bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam menghadirkan project NFT yang unik dan menarik. Berangkat dari hal tersebut, lahirkan sebuah AZNVerse, project NFT collectibles yang menghadirkan yang merepresentasikan keberagaman dan keunikan masyarakat Asia.

    AZNVerse merupakan proyek NFT yang diinisiasi oleh Tokocrypto dan dalam pengembangannya bekerja sama dengan TKO Angels yang merupakan bagian dari komunitas Tokocrypto. Proyek ini lahir dengan misi ingin mendorong keberagaman budaya masyarakat di Asia untuk berdaya dan mencapai kebebasan finansial dengan memanfaatkan NFT sebagai medium dalam mencapai tujuan tersebut. 

    Ilustrasi NFT AZNverse.
    Ilustrasi NFT AZNverse.

    “Proyek AZNVerse memiliki roadmap jangka panjang serta utilitas yang jelas dan kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan teman-teman komunitas di Tokocrypto dalam pengembangannya. Komunitas menjadi kunci dalam proyek ini dan kami pun mengundang beberapa NFT expert di industri untuk berperan sebagai advisors,” kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto.

    “Sejalan dengan misi Tokocrypto untuk memberdayakan masyarakat mencapai kebebasan finansial, AZNVerse menjadi medium kami menjangkau komunitas Asia yang lebih luas. Kedepannya, kami juga akan bekerjasama dengan partner kredibel untuk memperluas benefit yang konkris bagi para holders.”

    Baca juga: Direksi Tokocrypto Gabung Cydonia Fund, Bangun Ekosistem Web3 Berskala Global

    Utilitas NFT AZN

    AZNVerse menampilkan 10.000 koleksi NFT yang hadir di jaringan Binance Smart Contract (BSC). Artwork yang ditampilkan dalam koleksi merepresentasikan karakter masyarakat Asia yang beragam dan unik.

    Koleksi NFT AZN hadir dengan 4 level kelangkaan yang berbeda, yakni Common (7.000 koleksi), Uncommon (2.000 koleksi), Rare (990 koleksi) dan Legendary (10 koleksi). Dengan mengoleksi AZNVerse para kolektor mendapat kesempatan untuk berbagai benefit seperti diskon trading fee dari Tokocrypto, bergabung ke Crazy Rich AZN Club (CRAC) dan mendapatkan akses ke layanan T-Hub, crypto hub & co-working space milik Tokocrypto.

    Peranan Tokocrypto sebagai partner ofisial pertama dari AZNVerse memungkinkan proyek ini menghadirkan NFT dengan berbagai utilitas yang bisa menjadi nilai tambah bagi para komunitas di Asia sebagai holders atau pemegang koleksi. 

    Ilustrasi NFT AZNverse.
    Ilustrasi NFT AZNverse.

    “Proyek ini sangat community oriented, karena itu kami ingin melakukan sesuatu untuk give back to community yang sudah mendukung kami dengan menghadirkan AZN DAO. Melalui inkubasi DAO ini, kami akan mengalokasikan sebagian besar revenue penjualan AZNVerse NFT menjadi community fund sehingga para holders yang kedepannya memiliki ide atau proyek NFT bisa pitch dan bergabung di sini untuk pengembangannya,” ungkap Kai.

    Baca juga: Mengenal ApeCoin, Kripto Unik & Eksklusif dari Pendiri NFT Bored Ape Yacht Club

    Cara Dapatkan NFT AZNVerse

    Para kolektor NFT di Indonesia yang ingin mendapatkan AZN dan telah mendapatkan whitelist bisa mengaksesnya hingga 23 Maret 2022 oukul 21.00 WIB di www.aznverse.com. Selain itu, TokoMall sebagai platform NFT marketplace dari Tokocrypto juga akan bertindak sebagai secondary market AZNVerse.

    Kedepannya, AZNVerse akan mengembangkan benefit bagi para holders seiring dengan bertambahnya partner yang akan bekerja sama dengan proyek ini. Informasi lebih lanjut terkait proyek ini, bisa dicek website AZNVerse ataupun bergabung di channel Discord AZNVerse.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ulang Tahun ke-5, Tokocrypto Dorong Pertumbuhan Kripto di Indonesia

    Tokocrypto, platform perdagangan kripto no. 1 di Indonesia, merayakan ulang tahunnya yang kelima. Sejak didirikan lima tahun yang lalu, Tokocrypto telah menjadi pionir dalam meningkatkan adopsi kripto di Indonesia dan telah berperan penting dalam mendorong perekonomian digital dengan membantu masyarakat mendapatkan penghasilan dari investasi dan trading kripto.

    Tokocrypto meraih pertumbuhan yang mengesankan selama lima tahun ini, dengan dampak positif yang signifikan pada pertumbuhan industri kripto di Indonesia. Bahkan di tengah tantangan seperti “tech winter” dan “crypto winter,” Tokocrypto tetap berdiri tegak dan terus meningkatkan layanan demi menciptakan ekosistem kripto yang berkelanjutan.

    “Kami sangat bersyukur dengan segala pencapaian yang berhasil kami raih di tahun kelima ini, dan juga bangga dapat mempertahankan posisi sebagai exchange no. 1 di Indonesia saat ini,” kata CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. “Meskipun kami telah melalui masa-masa penting yang mencerminkan perubahan strategis perusahaan, komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik tidak pernah goyah. Kami terus berinovasi untuk menciptakan ekosistem kripto yang berkelanjutan.”

    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.

    Pada akhir tahun 2022, Tokocrypto memulai babak baru dengan memperkuat struktur organisasinya, menyiapkan diri untuk pertumbuhan yang lebih besar di masa depan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 3 juta pengguna terdaftar, 400.000 di antaranya aktif setiap bulan. Selain itu, komunitasnya tumbuh dengan lebih dari 1 juta anggota aktif dan aplikasinya telah diunduh sebanyak 4 juta kali. Selama semester I 2023, Tokocrypto mencatat volume transaksi perdagangan rata-rata sebesar US$ 300 juta per bulan, yang setara dengan sekitar Rp 4,6 triliun, dan US$ 10 juta setiap harinya.

    Kolaborasi Strategis

    Tokocrypto telah aktif berinovasi untuk memenuhi kebutuhan para pengguna setia dan menarik perhatian pengguna baru. Salah satu upaya utamanya adalah dengan menjalin kemitraan strategis dengan beberapa perusahaan besar, seperti blu by BCA digital dan Blibli.

    Kerja sama dengan blu by BCA Digital memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melakukan deposit saldo ke Tokocrypto. Selain itu, kolaborasi dengan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Blibli, memungkinkan pengguna Blibli untuk menukarkan poin loyalitas mereka dengan aset kripto sebagai hadiah. Ini adalah contoh bagaimana Tokocrypto terus mengembangkan layanan mereka untuk memberikan manfaat lebih besar kepada pengguna dan menjaga hubungan yang kuat dengan mitra bisnisnya.

    Tokocrypto di perayaan ulang tahun ke-2 blu di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Tokocrypto di perayaan ulang tahun ke-2 blu di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 17 Altcoin Akan Token Unlock Pekan Ini, Antisipasi Gerak Harga Kripto

    Dalam upayanya untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna, Tokocrypto meluncurkan beragam fitur seperti Proof of Reserve (PoR) untuk memeriksa validitas reserve yang selalu 1:1 dengan jumlah aset yang dimiliki investor. Lalu, Profit and Loss untuk memudahkan pengguna melacak kinerja investasi mereka, Customer Support 24/7 & New Live Chat untuk layanan pengguna yang lebih responsif, serta Price Alert untuk pengaturan target beli dan jual, telah meningkatkan pengalaman investasi dan trading kripto bagi pengguna.

    Terbaru, fitur IDR yang diperkenalkan Tokocrypto bertujuan untuk memberikan pengalaman trading yang lebih nyaman dan memastikan pematuhan terhadap peraturan yang berlaku, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan adopsi aset kripto di Indonesia.

    Rencana Masa Depan

    Untuk rencana ke depannya, Tokocrypto akan terus mengembangkan inovasi dalam layanan dan fitur baru, dengan fokus pada memberikan kenyamanan, kemudahan dan keamanan bagi seluruh pengguna. Tokocrypto juga akan meningkatkan berkolaborasi dengan berbagai mitra strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

    CMO Tokocrypto, Wan Iqbal menjelaskan peringatan ulang tahun menjadi momentum yang digunakan Tokocrypto untuk mengapresiasi karyawan dan pengguna yang telah setia mendukung perkembangan platform selama ini. Dalam rangka perayaan ulang tahun tersebut, Tokocrypto berencana untuk meluncurkan beberapa promo menarik sebagai bentuk apresiasi kepada penggunanya.

    “Kami sangat bersyukur dengan dukungan yang diberikan oleh komunitas kami. Tanpa mereka, kami mungkin tidak akan mencapai titik ini dan menjadi exchange Indonesia no. 1,” kata Iqbal. Dia juga menambahkan bahwa upaya kontinu dalam memberikan layanan terbaik akan tetap menjadi prioritas utama Tokocrypto.

    Kehangatan Obrolan Komunitas (OBRAS) Special Edition di The Ambengan Tenten, Denpasar, Bali pada 26 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
    Kehangatan Obrolan Komunitas (OBRAS) Special Edition di The Ambengan Tenten, Denpasar, Bali pada 26 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.

    Rencana jangka panjang lainnya adalah antara lain memperkuat literasi & edukasi meliputi penyelenggaraan “OBRAS (Obrolan Komunitas)” dan Web3 Campus di berbagai kota di Indonesia dan mengembang kanal Academy di website TokoNews, yang bertujuan untuk mendalami teknologi blockchain dan aset kripto bagi masyarakat awam. Ini sejalan dengan misi Tokocrypto untuk meningkatkan literasi digital dan menyediakan akses yang lebih mudah ke dunia kripto.

    “Kami percaya bahwa potensi pasar kripto di Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa teknologi ini dapat dinikmati oleh semakin banyak orang,” jelas Iqbal.

    Tokocrypto telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat layanan dan memberikan lebih banyak manfaat kepada komunitas dan pengguna. Salah satu langkah penting adalah meningkatkan daftar project token listing yang tersedia di platform. 

    “Dengan lebih banyak pilihan token, kami ingin memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam pasar kripto. Selain itu, kami sangat bersemangat tentang kehadiran TKO Foundation, yang akan berfokus pada pengembangan TKO token. Dan menghadirkan fitur earn & staking dalam waktu dekat,” tutur Iqbal.

    Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.
    Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.

    Baca juga: Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

    TKO Foundation berencana merilis whitepaper terbaru pada estimasi kuartal keempat tahun 2023. Berharap dengan inisiatif ini, kolaborasi dengan mitra baru akan semakin aktif dan bermanfaat bagi ekosistem kripto di masa depan.

    Sebagai penutup, Iqbal mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna, mitra, dan individu yang telah mendukung perjalanan Tokocrypto selama lima tahun ini. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memajukan ekosistem kripto di Indonesia dan mencapai pencapaian yang lebih besar di masa depan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menggali Potensi Blockchain dan Kecerdasan Buatan

    Blockchain dan Kecerdasan Buatan (AI) adalah dua tonggak teknologi yang telah mengubah fundamental dunia digital. Keduanya memiliki potensi besar dalam mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan berbisnis di masa depan.

    Blockchain, dengan kemampuannya menciptakan sistem yang transparan dan aman, telah merevolusi berbagai industri, mulai dari keuangan hingga rantai pasokan. Sementara itu, Kecerdasan Buatan telah membawa kemampuan komputasi yang luar biasa, memungkinkan mesin untuk belajar dan membuat keputusan seperti manusia.

    Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang bagaimana kedua teknologi ini dapat saling melengkapi dan membentuk masa depan yang menarik dan penuh tantangan bagi dunia teknologi.

    Apa yang dimaksud dengan Kecerdasan Buatan (AI)?

    Kecerdasan Buatan adalah kemampuan sebuah program untuk belajar, juga merupakan ilmu dan rekayasa dari program komputer cerdas. Algoritme ini dapat mengenali pola dan memecahkan masalah dengan menggunakan sejumlah besar data tanpa perintah manusia. Dengan menganalisis data masukan eksternal, AI dapat belajar dari data tersebut dan menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk mencapai tujuan tertentu dan menjalankan tugas yang diberikan.

    Pada dasarnya, terdapat dua jenis utama AI: Narrow AI dan Strong AI. Narrow AI dirancang untuk menyelesaikan tugas yang khusus atau terbatas, seperti pengenalan wajah, penyaringan spam, atau bermain catur. Di sisi lain, Strong AI mampu menangani tugas yang lebih luas dan tidak terbatas, dengan potensi untuk memiliki tingkat kognisi yang sama dengan manusia. Saat ini, Narrow AI sudah ada, sementara Strong AI masih dalam tahap pengembangan, bahkan banyak ahli yang meragukan kemungkinannya.

    Meskipun sulit untuk memprediksi potensi pengaruh Strong AI, banyak yang yakin bahwa AI dan blockchain akan saling terkait di masa depan. Beberapa bahkan berpendapat bahwa keduanya akan menjadi teknologi yang sangat penting dalam dekade mendatang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami lebih dalam bagaimana keduanya dapat berinteraksi dan saling memengaruhi dalam pengembangan teknologi di masa depan.

    Sinergi Antara AI dan Blockchain

    Pengembangan AI dalam Dunia Blockchain

    Salah satu tantangan utama dalam ekosistem blockchain adalah konsumsi daya komputasi yang tinggi. Jaringan blockchain yang didistribusikan mengutamakan keamanan dan integritas data, meskipun ini mengorbankan efisiensi. AI dapat memberikan kontribusi besar dalam mengoptimalkan penggunaan energi, yang dapat meningkatkan efisiensi algoritma penambangan.

    Kekhawatiran lain dalam penggunaan blockchain adalah tingginya konsumsi energi yang diperlukan, terutama pada blockchain berbasis Proof of Work. Properti ekonomi kripto dan tingkat keamanan yang tinggi membutuhkan komputasi yang memerlukan daya tinggi. Mengurangi konsumsi energi pada jaringan blockchain akan memberikan manfaat besar bagi seluruh industri dan dapat mendorong adopsi blockchain secara lebih luas.

    AI juga memiliki peran penting dalam mengoptimalkan kebutuhan penyimpanan dalam ekosistem blockchain. Karena setiap transaksi disimpan di semua node, ukuran ledger blockchain dapat tumbuh dengan cepat. Ketika persyaratan penyimpanan tinggi, ini dapat menjadi hambatan bagi partisipasi yang lebih luas dan mengurangi desentralisasi jaringan. AI dapat memperkenalkan teknik baru seperti sharding database, yang dapat mengurangi ukuran blockchain dan mengelola data dengan lebih efisien.

    Dengan demikian, sinergi antara AI dan blockchain menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan skalabilitas dalam pengembangan teknologi masa depan.

    Ekonomi Data Terdesentralisasi

    Data merupakan aset berharga yang perlu disimpan dengan aman dan dapat dipertukarkan dengan mudah. Keefektifan sistem kecerdasan buatan (AI) sangat bergantung pada data, dan blockchain mampu menyimpan data dengan tingkat keandalan yang tinggi.

    Blockchain pada dasarnya adalah database yang aman dan terdistribusi yang dibagikan oleh semua peserta dalam jaringan. Data disimpan dalam blok dan dihubungkan secara kriptografis dengan blok sebelumnya, menjadikannya sulit untuk mengubah informasi tanpa mengganggu konsensus jaringan, seperti melalui serangan 51%.

    Pertukaran data terdesentralisasi bertujuan untuk menciptakan ekonomi data baru berbasis blockchain. Ini akan membuat data dan penyimpanan menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja. Dalam konteks ekonomi data ini, algoritme AI membutuhkan banyak data eksternal agar dapat belajar lebih cepat. Selain itu, algoritme AI itu sendiri juga dapat diperdagangkan di pasar, sehingga dapat diakses oleh lebih banyak orang dan mempercepat kemajuannya.

    Pertukaran data terdesentralisasi berpotensi mengubah cara data disimpan. Pada dasarnya, setiap orang akan memiliki kemampuan untuk menyewakan penyimpanan lokal mereka dengan biaya yang dibayar dengan token. Sebaliknya, penyedia layanan penyimpanan data akan harus meningkatkan layanan mereka agar tetap bersaing.

    Meskipun beberapa pasar data semacam ini sudah ada, mereka masih dalam tahap perkembangan awal. Dengan memberikan insentif kepada penyedia data dan penyimpanan untuk menjaga integritas data, sistem AI juga akan mendapatkan manfaatnya.

    Superkomputer Terdesentralisasi

    Melatih AI memerlukan tidak hanya data berkualitas yang dapat diakses oleh algoritme, tetapi juga daya komputasi yang besar. Algoritme AI sering menggunakan jenis komputasi yang dikenal sebagai jaringan saraf tiruan (ANN) yang memerlukan daya komputasi besar untuk menyesuaikan parameter yang sangat banyak.

    Jika data dapat dibagikan melalui jaringan blockchain, mengapa daya komputasi tidak bisa? Dalam beberapa implementasi blockchain, pengguna dapat menyewakan daya komputasi mereka dalam pasar peer-to-peer (P2P) kepada mereka yang memerlukan komputasi kompleks.

    Ini memungkinkan sistem AI untuk dilatih secara lebih efisien dan dengan biaya yang lebih rendah dalam platform komputasi ini. Meskipun penggunaan awalnya mungkin terbatas pada pembuatan gambar 3D komputer, kemungkinan akan berkembang menjadi lebih banyak aplikasi AI.

    Dengan perkembangan Aplikasi Terdesentralisasi (DApps), perusahaan yang menyediakan daya komputasi harus siap menghadapi persaingan yang meningkat. Dengan memungkinkan pengguna untuk memperoleh pendapatan dari penyewaan daya komputasi mereka, ini akan meningkatkan efisiensi penggunaan daya komputasi secara keseluruhan. Dalam teori, setiap CPU atau GPU di seluruh dunia dapat menjadi bagian dari superkomputer terdesentralisasi ketika tidak digunakan.

    Meningkatkan Auditabilitas Keputusan AI

    Keputusan yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan (AI) seringkali sulit dipahami oleh manusia. Algoritme AI dapat beroperasi dengan volume data yang luar biasa, suatu hal yang praktis tidak mungkin bagi manusia untuk melakukan audit atau memahami proses pengambilan keputusan secara mendalam.

    Namun, dengan mencatat setiap titik data yang digunakan dalam pengambilan keputusan, kita dapat menciptakan jejak audit yang jelas yang dapat diperiksa oleh manusia. Hal ini dapat meningkatkan tingkat kepercayaan pada keputusan yang dihasilkan oleh algoritme AI.

    Kesimpulan

    Apabila kedua teknologi ini mampu mencapai potensinya, dampaknya akan terasa dalam jangka panjang. Banyak perusahaan saat ini telah mengadopsi keduanya secara terpisah, namun terdapat peluang menarik dalam menggabungkan teknologi blockchain dan AI.

    Dalam perkembangannya yang terus berlanjut, lebih banyak inovasi dapat terjadi melalui sinergi antara blockchain dan AI. Meskipun hasil akhirnya sulit diprediksi, namun dengan yakin dapat dikatakan bahwa hal ini akan membawa perbaikan signifikan dalam berbagai aspek ekonomi kita.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dua Indikator Teknis yang Mengarah ke Bitcoin Berpotensi Bullish

    Bitcoin (BTC) dan pasar kripto yang lebih luas terus bergulat dengan sentimen bearish yang berkepanjangan dan menanti munculnya indikator bullish. Hal ini membuat investor waspada terhadap faktor-faktor potensial yang dapat memicu reli. Khususnya, para analis memantau dengan cermat indikator-indikator yang mungkin menandakan berakhirnya pasar bearish.

    Secara khusus, seorang analis kripto yang dikenal dengan nama samaran Seth_fin dalam postingan X (sebelumnya Twitter) pada 16 September memicu optimisme dengan mengidentifikasi dua indikator teknis yang mengarah ke masa depan yang berpotensi bullish.

    Dalam postingannya, analis mencatat bahwa saluran Bitcoin Gaussian telah berubah menjadi hijau, yang dapat diartikan sebagai sinyal bullish dan kemungkinan pembalikan tren bearish yang ada. Indikator saluran Gaussian adalah alat teknis yang berasal dari konsep statistik yang memprediksi arah tren harga di pasar keuangan.

    Kedua, ia menunjukkan bahwa Bollinger Band Width Percentile telah mencapai level terendah, yang mengindikasikan akan terjadi peningkatan volatilitas harga.

    “Saluran Bitcoin Gaussian baru saja berubah menjadi hijau, dan kami telah menguji ulang mid-band! Sepertinya pasar beruang mungkin ada di kaca spion. Tapi bukan itu saja! Persentil Lebar Pita Bollinger berada pada titik terendah, menandakan pergerakan EKSPLOSIF yang akan datang!” kata Seth_fin.

    Grafik analisis harga Bitcoin. Sumber: Seth_Fin.
    Grafik analisis harga Bitcoin. Sumber: Seth_Fin.

    Baca juga: Pekan Sibuk Pasar Kripto Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

    Kemungkinan Pemicu Bullish untuk Bitcoin

    Namun, dia merujuk pada signifikansi historis dari peristiwa halving Bitcoin. Peristiwa ini, yang mengurangi imbalan bagi para penambang, secara historis diikuti oleh kenaikan harga yang signifikan. Peristiwa halving terakhir terjadi pada bulan Mei 2020 dan menandai dimulainya kenaikan harga Bitcoin.

    Khususnya, peristiwa halving Bitcoin terus dipuji sebagai katalis potensial untuk lonjakan harga bullish. Pada saat yang sama, sorotan tetap tertuju pada perkembangan peraturan, khususnya potensi persetujuan dari Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) pertama, yang diharapkan dapat menarik modal institusional ke dalam kripto terkemuka tersebut .

    Sementara itu, Bitcoin berupaya untuk mempertahankan posisinya di atas level dukungan penting US$ 25.000, memperpanjang periode konsolidasi yang ditandai dengan kegagalan berulang kali untuk menembus angka US$ 30.000.

    Bitcoin diperdagangkan di atas US$ 26.000, didorong oleh berita bahwa Deutsche Bank, pemberi pinjaman Jerman, berencana meluncurkan layanan penyimpanan mata uang kripto untuk pelanggan institusional dalam kemitraan dengan perusahaan fintech Swiss, Taurus.

    koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Ini Jumlah Bitcoin yang Dibutuhkan untuk Beli iPhone 15 Baru

    Namun, sentimen pasar tetap gelisah karena perkembangan kasus FTX terkini. Pengadilan kebangkrutan menyetujui FTX untuk memulai likuidasi kepemilikan mata uang kripto yang luas. Perkembangan ini berpotensi berdampak signifikan terhadap dinamika pasar mata uang kripto, yang berpotensi menyebabkan peningkatan volatilitas. Aset penting dalam cache besar ini termasuk token seperti Solana (SOL), Bitcoin, Ethereum (ETH), dan lainnya.

    Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan pada US$ 26.548, melanjutkan tren konsolidasi mingguannya. Selama 24 jam terakhir, kripto telah mencatatkan sedikit keuntungan sekitar 0,26%.

    Singkatnya, semua perhatian tertuju pada kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan harganya di atas angka US$ 26.000, yang dapat membuka jalan bagi potensi lonjakan kenaikan dalam waktu dekat.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Menggunakan Penjelajah Blockchain Bitcoin

    Penjelajah blockchain Bitcoin, yang sering disebut sebagai “blockchain explorer,” adalah salah satu alat kunci dalam ekosistem Bitcoin. Ini adalah platform daring yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi serta menganalisis transaksi, alamat, dan blok dalam jaringan Bitcoin secara transparan.

    Menggunakan penjelajah blockchain Bitcoin, individu dapat memahami pergerakan aset digital mereka, melakukan verifikasi transaksi, dan mengikuti perkembangan jaringan secara real-time. Dalam artikel ini, kami akan merinci bagaimana cara memanfaatkan penjelajah blockchain Bitcoin untuk menggali informasi berharga dalam lingkungan mata uang kripto yang terus berkembang.

    Transparansi publik adalah konsep sentral dalam dunia mata uang kripto. Salah satu janji besar dari teknologi blockchain adalah kesetaraan akses terhadap informasi tanpa membatasinya hanya pada sejumlah orang yang memiliki keistimewaan tertentu.

    Namun, apa arti sebenarnya di balik pernyataan ini? Apakah Anda dapat mengetahui berapa banyak bitcoin yang dimiliki oleh tetangga Anda? Bagaimana Anda bisa melihat dan memverifikasi data publik sendiri? Semua ini akan kita bahas dalam artikel ini. Perlu diingat bahwa meskipun fokus kami adalah pada Bitcoin, Anda juga dapat menemukan penjelajah blockchain yang ditujukan untuk Litecoin, Ethereum, Binance, serta sebagian besar blockchain lainnya.

    Pendahuluan

    Pernahkah Anda mengalami situasi di mana pembayaran Anda hilang atau seseorang bersikeras telah membayar Anda meskipun sebenarnya belum? Dalam sistem keuangan konvensional, masalah semacam itu seringkali memicu konflik atau bahkan memerlukan intervensi pihak ketiga.

    Blockchain memecahkan masalah ini dengan menghadirkan konsep transparansi publik, yang membuat informasi dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja. Untuk blockchain seperti Bitcoin dan Ethereum, semua informasi dirancang agar dapat dilihat secara publik, yang sangat bermanfaat saat transaksi atau kontrak perlu diidentifikasi dan diverifikasi dengan mudah.

    Dalam panduan ini, kita akan menjelajahi dasar-dasar dari sebuah penjelajah blok Bitcoin. Selanjutnya, kita akan melihat transaksi terkenal yang melibatkan Hari Pizza Bitcoin pada tanggal 22 Mei.

    Apa Itu Penjelajah Blockchain?

    Penjelajah blockchain dapat diibaratkan sebagai mesin pencari yang mengungkapkan informasi tentang keadaan blockchain, baik masa lalu maupun saat ini. Ini menjadi alat yang berguna ketika Anda perlu melacak perkembangan pembayaran tertentu atau memeriksa saldo dan riwayat suatu alamat. Siapa pun dengan akses internet dapat menggunakan penjelajah ini untuk menelusuri semua transaksi blockchain yang bersifat publik.

    Bagaimana Penjelajah Blok Bekerja?

    Setiap blockchain memiliki Antarmuka Baris Perintah (CLI) yang digunakan untuk berinteraksi dengan database dan mengakses riwayat jaringan. Namun, CLI bukanlah pengalaman yang ramah pengguna bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, sebagian besar blockchain juga menyediakan penjelajah dengan Antarmuka Pengguna Grafis (GUI) yang menyajikan informasi dalam format yang lebih mudah dipahami.

    Mari kita telusuri salah satu penjelajah Bitcoin yang sering digunakan: blockchain.com. Selain itu, ada juga alternatif lain untuk Bitcoin seperti blockchair.com dan blockcypher.com.

    Di laman depan, Anda akan menemukan sejumlah data tingkat tinggi yang berkaitan dengan blockchain Bitcoin. Informasi ini mencakup harga Bitcoin, perkiraan tingkat hash, jumlah transaksi harian, dan volume transaksi. Selain itu, grafik yang informatif memetakan perubahan harga dan ukuran mempool juga tersedia. Bagian bawah halaman memberikan pemantauan terbaru mengenai blok-blok dan transaksi-transaksi yang sedang berlangsung.

    Mari kita bahas dengan lebih mendalam apa yang dapat ditemukan dalam tampilan ini:

    Harga: Ini menampilkan perkiraan harga Bitcoin dalam USD dari berbagai pasar. Harap diingat bahwa harga ini bisa bervariasi tergantung pada sumbernya dan tidak selalu mencerminkan harga sebenarnya di bursa tertentu.

    Perkiraan Tingkat Hash: Ini adalah perkiraan daya komputasi yang saat ini digunakan oleh para penambang (miner) untuk mengamankan jaringan blockchain. Angka ini dapat dianggap sebagai representasi tingkat keamanan pada blockchain berbasis Proof of Work (PoW).

    Jumlah Transaksi: Angka ini menunjukkan jumlah transaksi unik yang berhasil dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir. Untuk dikonfirmasi, transaksi harus dimasukkan ke dalam blok yang telah diverifikasi oleh penambang (blok yang telah ditambang).

    Volume Transaksi: Ini mengindikasikan total nilai Bitcoin yang telah dikonfirmasi dalam transaksi dalam 24 jam terakhir. Dalam konteks Bitcoin, angka ini juga mencakup output Bitcoin yang belum digunakan yang dikembalikan ke dompet sebagai kembalian.

    Volume Transaksi (Perkiraan): Ini adalah perkiraan volume transaksi sebenarnya yang ditransfer antara dompet Bitcoin unik. Angka ini dihitung dengan mengurangkan Volume Transaksi (seperti yang dijelaskan di atas) dengan perkiraan output yang dikembalikan sebagai kembalian ke dompet sumber.

    Ukuran Mempool: Ukuran mempool mencerminkan jumlah total (dalam byte) dari transaksi yang menunggu untuk dimasukkan ke dalam blok. Angka ini mencerminkan aktivitas saat ini di dalam jaringan blockchain dan bisa menjadi indikator biaya yang diperlukan untuk konfirmasi yang lebih cepat.

    Blok Terbaru: Ini adalah daftar blok-blok yang telah dikonfirmasi, mulai dari yang terbaru hingga yang lebih lama. Setiap entri mencakup rincian seperti nomor urut blok, waktu penciptaan, dan jika diketahui, nama penambang (miner). Anda juga dapat mengklik nomor urut blok untuk melihat rincian transaksi dalam blok tersebut. Pengklikan pada nama miner akan memberikan informasi mengenai alamat dompet penambang. Harap diingat bahwa alamat publik penambang bisa saja adalah alamat dari sebuah pool penambangan. Jika Anda tidak familier dengan konsep pool penambangan, kami sarankan membaca artikel terkait.

    Transaksi Terbaru: Ini adalah daftar transaksi yang sudah divalidasi dan dikirim ke mempool, tetapi belum dikonfirmasi dalam blok yang telah di-tambang.

    Selain data-data ini, Anda juga dapat menemukan metrik tambahan mengenai blockchain yang dapat dilacak di halaman ini, termasuk kesulitan jaringan, biaya per transaksi, dan waktu rata-rata konfirmasi. Sejumlah penjelajah blockchain juga memungkinkan Anda untuk terhubung ke API mereka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

    Cara Melihat Transaksi 10.000 Bitcoin untuk Pizza

    Hari Pizza merupakan sebuah peristiwa bersejarah dalam dunia Bitcoin yang mengingatkan kita pada pembelian dua pizza besar dengan harga 10.000 Bitcoin. Dengan bantuan penjelajah blockchain kami, kita dapat menggali lebih dalam dan menjelajahi detail dari transaksi terkenal ini.

    Hash Transaksi Hari Pizza:

    • a1075db55d416d3ca199f55b6084e2115b9345e16c5cf302fc80e9d5fbf5d48d

    Cukup dengan menyalin hash transaksi ini ke dalam kolom pencarian penjelajah blockchain Bitcoin, Anda akan langsung diarahkan ke halaman transaksi Hari Pizza. Namun, jika Anda tidak ingin repot-repot menyalin dan menempelkan, berikut adalah tautan langsung ke halaman transaksi tersebut.

    Di bagian atas halaman, terdapat ringkasan mengenai input dan output dari transaksi tersebut. Di sebelah kiri adalah jumlah Bitcoin yang dibayarkan untuk pizza sebesar 10.000 BTC. Bitcoin ini kemudian dikirim ke satu alamat di sebelah kanan, yang merupakan alamat penerima pizza.

    Ringkasan transaksi Hari Pizza. Sumber: blockchain.com

    Jika Anda mengklik alamat penerima (di sebelah kanan), Anda dapat melihat riwayat transaksi yang terkait. Anda juga dapat memindai kode QR untuk mendapatkan alamat Bitcoin tersebut. Kode QR ini sangat berguna ketika Anda ingin melakukan pembayaran menggunakan TrustWallet atau dompet kripto seluler lainnya.

    Alamat penerima Hari Pizza. Sumber: blockchain.com.

    Kembali ke halaman transaksi Hari Pizza awal, Anda bisa menggulir ke bawah untuk memeriksa detail lebih lanjut mengenai transaksi ini. Informasi yang disediakan mencakup hash unik transaksi, status konfirmasi, tanda waktu, jumlah konfirmasi, total input dan output, biaya yang dibayarkan kepada miner, dan informasi lainnya. Perhatikan bahwa terdapat biaya transaksi sebesar 0,99 BTC yang diberikan kepada miner, selain dari 10.000 BTC yang digunakan untuk membeli pizza.

    Detail transaksi Hari Pizza. Sumber: blockchain.com.

    Klik pada nomor urut blok (57.043) akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai blok yang mencakup transaksi ini.

    Blok Hari Pizza. Sumber: blockchain.com.

    Seperti yang dapat Anda lihat, blok yang mengonfirmasi transaksi Hari Pizza adalah blok yang relatif minim aktivitasnya. Terdapat hanya dua transaksi dalam blok tersebut, satu adalah transaksi Hari Pizza dan yang lainnya adalah hadiah blok untuk miner.

    Garis hijau dan merah di sebelah kanan menunjukkan apakah Bitcoin telah digunakan setelah transaksi ini atau tidak. Pihak yang menjual pizza telah mengirim 10.000 BTC ke alamat lain, sementara alamat miner masih memegang hadiah blok tersebut sebesar 50,99 BTC.

    Penutup

    Penjelajah blockchain adalah alat yang berguna yang memanfaatkan sifat terbuka dan transparan dari blockchain. Alat ini memberikan informasi berharga mengenai status jaringan, termasuk riwayat transaksi dan alamat-alamat. Ini memungkinkan untuk melacak dan memverifikasi dengan mudah.

    Namun, perlu diingat bahwa penekanan pada transparansi total bisa menghasilkan pemetaan riwayat transaksi dan alamat, yang disebut sebagai analisis rantai (chain analysis). Ini dapat mengungkapkan sifat alamat yang sebelumnya tidak diketahui, terutama bagi pengguna yang sering menggunakan alamat yang sama berulang kali (meskipun tidak disarankan). Blockchain publik lainnya, seperti Monero, menawarkan keseimbangan yang berbeda antara transparansi dan privasi.

    Setelah memahami dasar-dasar cara kerja penjelajah blockchain, cobalah untuk menjalankan alat ini sendiri. Anda mungkin akan terkejut dengan wawasan yang dapat Anda peroleh!


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Asosiasi dan OJK Kolaborasi Perkuat Perdagangan Kripto di Indonesia

    Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) telah mengadakan audiensi yang sangat penting dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 8 September 2023. Audiensi ini bertujuan untuk mendiskusikan mekanisme perdagangan aset kripto di Indonesia dan berbagi pengetahuan tentang perkembangan industri kripto di Tanah Air.

    Wakil Ketua Umum ASPAKRINDO, Yudhono Rawis, menyambut baik pertemuan dengan sejumlah perwakilan OJK. Dalam audiensi ini, delegasi OJK dihadir oleh Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto serta Anggota Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi; Wakil Komisioner Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Ihsanuddin; Direktur Inovasi Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Dino Milano Siregar; Wakil Direktur Inovasi Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Novita.

    “Kami merasa sangat berterima kasih atas kesempatan ini untuk berdialog dengan perwakilan OJK. Pertemuan ini merupakan sebuah langkah maju yang signifikan, kami percaya bahwa kolaborasi antara industri aset kripto dan regulator sangat penting untuk memastikan perkembangan yang berkelanjutan dan aman bagi ekosistem kripto di Indonesia,” kata Yudho yang juga menjabat sebagai CEO Tokocrypto.

    Dalam audiensi tersebut, beberapa poin penting telah dibahas. Para pelaku industri yang tergabung di ASPAKRINDO dan A-B-I memaparkan berbagai aspek perdagangan aset kripto, termasuk regulasi yang ada, tantangan yang dihadapi oleh industri, serta langkah-langkah yang telah diambil untuk meningkatkan transparansi, keamanan dan perlindungan konsumen dalam perdagangan kripto.

    Foto bersama perwakilan ASPAKRINDO, A-B-I dan OJK pada 08 September 2023. Sumber: A-B-I.
    Foto bersama perwakilan ASPAKRINDO, A-B-I dan OJK pada 08 September 2023. Sumber: A-B-I.

    Baca juga: Pasar Kripto Naik Setelah Rilis Data Inflasi AS, Bagaimana ke Depannya?

    Sinergi Kuatkan Perdagangan Kripto

    Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan adalah upaya untuk menciptakan kerangka regulasi yang jelas dan adil bagi perdagangan aset kripto di Indonesia. Hal ini dianggap penting untuk memastikan bahwa konsumen dan investor dilindungi dengan baik.

    “Kami berharap dapat bekerja sama dengan OJK untuk merumuskan regulasi yang seimbang dan progresif. Regulasi yang tepat akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri kripto, sambil tetap menjaga integritas dan keamanan pasar,” jelas Yudho.

    Selain itu, ASPAKRINDO dan A-B-I juga berkomitmen untuk memberikan edukasi yang lebih baik kepada masyarakat tentang aset kripto dan potensinya. Mereka menyadari pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan manfaat aset kripto sehingga individu dapat membuat keputusan investasi yang cerdas.

    Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan dialog antara industri aset kripto dan OJK. Kedua belah pihak akan terus berkolaborasi untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak dan untuk mengembangkan ekosistem aset kripto yang lebih baik di Indonesia.

    “Dengan kolaborasi yang kuat antara pelaku industri dan OJK, diharapkan bisa dapat memperkuat posisi Indonesia dalam industri perdagangan aset kripto secara global. Selain itu, pemahaman yang lebih baik tentang aset kripto di kalangan masyarakat akan membantu menciptakan investor yang lebih cerdas, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi Indonesia,” tutup Yudho.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Naik Setelah Rilis Data Inflasi AS, Bagaimana ke Depannya?

    Pasar kripto dan Bitcoin mengalami apresiasi setelah publikasi data inflasi Amerika Serikat pada Rabu (13/9). Respons terhadap data inflasi ini mencerminkan percampuran sentimen jangka pendek dan jangka panjang yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan trader dan investor terkait masa depan pasar kripto.

    Pada hari Kamis (14/9) lalu, pasar kripto tetap relatif stabil karena statistik inflasi AS terbaru menunjukkan peningkatan yang cukup moderat. Harga barang konsumsi secara umum masih terus meningkat, dan pemerintah belum sepenuhnya berhasil mengendalikan inflasi yang terus tinggi.

    Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Indeks Harga Konsumen (CPI) telah naik sebesar 3,7% hingga bulan Agustus tahun ini, melebihi sedikit prediksi ekonom sebesar 3,6%. Pada bulan Agustus, indeks ini naik sebanyak 0,6% secara bulanan, terutama karena kenaikan harga bensin. Meskipun data inflasi inti bulanan juga mengalami kenaikan dari 0,2% menjadi 0,3%, data inflasi inti tahunan menunjukkan penurunan dari 4,7% menjadi 4,3%.

    Pasca rilis laporan, Bitcoin (BTC) diperdagangkan sekitar US$ 26.270, mengalami kenaikan sebesar 1,6% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Ethereum (ETH) mengalami peningkatan sebesar 1,9% dan diperdagangkan sekitar US$ 1.620. Data inflasi yang meningkat memberikan sentimen negatif bagi Dolar AS yang sedang mengalami penurunan nilai.

    Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan penurunan nilai Dolar AS memberikan dorongan positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin, karena ada korelasi negatif antara nilai Dolar AS dan harga Bitcoin.

    “Dengan meningkatnya data inflasi, kepercayaan terhadap ekonomi Amerika mengalami penurunan. Dalam situasi ini, mayoritas investor mencari alternatif untuk melindungi kekayaan mereka, sehingga aset berisiko menjadi pilihan favorit. Namun, dalam jangka panjang, narasi ini dapat berubah,” kata Fyqieh.

    Jangka Panjang

    Ilustrasi data inflasi dan Bitcoin. Sumber: Securities.io.
    Ilustrasi data inflasi dan Bitcoin. Sumber: Securities.io.

    Baca juga: Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

    Fyqieh melanjutkan pada tingkat jangka panjang, Bitcoin mungkin akan mengalami penurunan kembali karena data inflasi menunjukkan bahwa sebagian besar barang dan jasa pokok mengalami kenaikan harga, yang dapat mengurangi daya beli masyarakat.

    “Penurunan kemampuan masyarakat untuk mengeluarkan uang dapat menjadi alasan mengapa harga Bitcoin mungkin turun, karena kebutuhan sehari-hari akan diutamakan daripada berinvestasi. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan volume pembelian dan bahkan munculnya tekanan penjualan saat orang menjual aset kripto mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup,” jelas Fyqieh.

    Sementara itu, para pelaku pasar saat ini sedang mengantisipasi kemungkinan The Fed untuk mempertahankan suku bunganya pada pertemuan yang dijadwalkan pada 19-20 September mendatang. Menurut CME FED Watch, meskipun data inflasi berada di atas ekspektasi, kemungkinan tidak ada kenaikan suku bunga pada bulan September diperkirakan sebesar 97%. Ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan FED bulan November lebih seimbang, dengan angka sekitar 40%.

    Kenaikan suku bunga dapat berdampak pada pasar kripto dan aset berisiko lainnya. Meskipun telah terjadi penurunan signifikan sejak bulan Juni, inflasi masih berada di atas target tahunan The Fed sebesar 2%.

    Saat ini, pasar kripto mendekati akhir pekan dengan tren naik, dan sikap para investor cenderung lebih condong ke arah akumulasi. Hal ini tercermin dari indeks Fear and Greed yang meningkat dibandingkan dengan awal pekan, berada dalam kategori “Fear,” dengan nilai pada Jumat (15/9) sekitar 45 poin.

    Analisis Harga Bitcoin (BTC)

    BTC/USDT Daily Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: 28 Altcoin akan Token Unlock Pekan Ini, Waspada Perubahan Harga

    Dari segi analisis teknikal, saat ini Bitcoin berusaha untuk keluar dari zona koreksinya yang telah berlangsung sejak awal Agustus 2023. Menurut Fyqieh, ada kemungkinan bahwa jika berhasil keluar dari zona koreksi ini, Bitcoin mungkin hanya akan mengalami kenaikan sementara menuju level sekitar US$ 28.200 sebelum menghadapi potensi penurunan kembali akibat kurangnya sentimen positif.

    “Level resistensi terdekat saat ini berada di sekitar US$ 26.755. Namun, BTC terus menguji batas garis tren karena investor merespons harapan Tesla untuk menerima kembali Bitcoin, yang telah membantu meredakan kekhawatiran terkait kemungkinan resesi ekonomi di AS,” ungkap Fyqieh.

    Jika Bitcoin berhasil menembus di atas level resistensi US$ 26.755, ini bisa menjadi dukungan untuk pergerakan BTC menuju level US$ 28.000. Meskipun demikian, sentimen bearish masih cukup kuat dan dapat menarik Bitcoin kembali ke garis tren serta level dukungan sekitar US$ 25.506. Perlu diingat bahwa BTC sudah mulai memasuki wilayah overbought.

    Selain itu, saat ini volume transaksi masih relatif rendah, dan ada banyak ketidakpastian di pasar kripto, termasuk perihal penjualan aset FTX dalam bentuk Bitcoin. Oleh karena itu, para trader disarankan untuk tetap waspada dan menjalankan manajemen risiko yang bijaksana. Kondisi pasar yang masih rentan terhadap koreksi tiba-tiba karena volume rendah dan tingginya volatilitas menjadikan manajemen risiko yang cermat sangat penting.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

    Indonesia telah menorehkan pencapaian gemilang dalam dunia kripto yang patut dibanggakan. Menurut laporan terbaru dari Chainalysis, tingkat adopsi kripto di Indonesia yang pada tahun 2022 masih berada di peringkat 20, kini telah melonjak tajam ke posisi ke-7 dalam waktu yang relatif singkat.

    Dalam metodologi penelitian bertajuk “The 2023 Global Crypto Adoption Index: Central & Southern Asia Are Leading the Way in Grassroots Crypto Adoption” menggabungkan data on-chain dan data dunia nyata untuk mengukur negara-negara yang memimpin dalam adopsi kripto di tingkat grassroots atau di kalangan masyarakat. Chainalysis mencatat bahwa adopsi kripto grassroots di seluruh dunia sedang mengalami penurunan. Meskipun telah terjadi pemulihan yang nyata sejak kelesuan pada akhir tahun 2022, adopsi masyarakat masih jauh dari mencapai puncak sepanjang sejarah.

    Adopsi kripto di kawasan Asia telah mengalami perkembangan yang signifikan, terutama di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Hal ini tercermin dari peningkatan volume transaksi, daya beli, dan jumlah penduduk di wilayah tersebut. Indonesia menjadi salah satu negara yang sering disebut sebagai salah satu yang mengalami perkembangan aset kripto paling dinamis di dunia.

    Tingkat adopsi kripto di Indonesia naik pada tahun 2023. Sumber: Chainalysis.
    Tingkat adopsi kripto di Indonesia naik pada tahun 2023. Sumber: Chainalysis.

    Baca juga: PayPal Luncurkan Fitur Pembayaran dengan Kripto

    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, melihat peningkatan ini menjadi suatu bukti nyata tentang pertumbuhan aset kripto di Indonesia yang masih terus berjalan ke arah lebih baik, meski pasar sedang lesu. Semakin tingginya adopsi kripto menunjukkan posisi Indonesia telah menjadi pemain utama dalam ekosistem kripto global. Namun, apa yang mendorong pertumbuhan ini, dan apa yang dapat diharapkan di masa depan?

    “Salah satu faktor yang mendorong adopsi kripto di Indonesia adalah peningkatan pemahaman masyarakat tentang teknologi blockchain dan kripto. Pendidikan dan informasi yang lebih mudah diakses telah membantu orang-orang di Indonesia untuk lebih memahami manfaat dan potensi kripto. Selain itu, pertumbuhan pesat ekonomi digital, termasuk e-commerce dan fintech, juga telah membuka pintu bagi kripto sebagai salah satu alat pembayaran dan investasi,” kata Yudho.

    Lebih mengejutkan adalah pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia. Meskipun sedang menghadapi bear market, jumlah investor kripto di Tanah Air terus meningkat. Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) per Juli 2023 mencatat bahwa jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai 17,67 juta orang, meningkat sebanyak 13 ribu orang atau naik 0,74% dibandingkan dengan bulan Juni 2023, yang sebelumnya mencapai 17,54 juta orang.

    Namun, meskipun pencapaian ini mengesankan, jika dibandingkan dengan populasi Indonesia yang mencapai 278 juta orang, jumlah investor kripto masih tergolong kecil. “Ini menciptakan peluang besar bagi Indonesia, sebuah negara dengan bonus demografi yang sedang berlangsung dan penetrasi internet yang mencapai lebih dari 70%, untuk menjadi salah satu pusat utama dalam industri aset digital di Asia Tenggara,” terang Yudho.

    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis dalam acara Media Gathering pada 9 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis dalam acara Media Gathering pada 9 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Arthur Hayes Bocorkan Rahasia: Potensi Harga Bitcoin ke Rp 1 Miliar

    Regulasi Jelas

    Selain itu, regulasi yang semakin jelas dan pemahaman pemerintah terhadap kripto juga telah membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat. Ketika pemerintah memberikan panduan yang lebih jelas tentang bagaimana kripto akan diatur, hal ini dapat mengurangi ketidakpastian dan mendorong lebih banyak orang untuk terlibat dalam ekosistem kripto dengan keyakinan.

    Di Indonesia, aset kripto telah diakui sebagai komoditas yang sah, dan pada tahun 2023, sudah ada 501 aset kripto yang sah diperdagangkan di dalam negeri. Langkah ini disambut dengan penuh antusiasme oleh pelaku industri kripto di Tanah Air.

    “Regulasi yang jelas merupakan fondasi utama untuk membangun ekosistem kripto yang kuat di Indonesia. Ini adalah tanda positif bagi pelaku industri, dan kami sangat mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan kripto. Dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, Indonesia sepertinya akan terus memimpin dalam adopsi dan perkembangan aset digital di masa depan,” tutur Yudho.

    Indonesia juga telah mencatat sejarah sebagai negara pertama yang memiliki ekosistem perdagangan kripto yang lengkap, mencakup investor, pedagang fisik aset kripto, bursa, depository, dan kliring. Keberadaan bursa kripto yang terkemuka di Indonesia menjadi kunci utama dalam membentuk iklim investasi aset digital yang sehat dan aman di dalam negeri. Diharapkan bahwa dengan adanya infrastruktur ini, volume perdagangan kripto akan terus meningkat, membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi Harga Bitcoin ke Rp 1 Miliar

    Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, telah memberikan wawasan menarik tentang masa depan harga Bitcoin dan hubungannya dengan kebijakan suku bunga Federal Reserve AS.

    Menurut Hayes, ada korelasi erat antara kebijakan suku bunga The Fed dan nilai Bitcoin. Dia berpendapat bahwa jika Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga, maka Bitcoin bisa saja mencapai angka spektakuler US$ 70.000 atau sekitar Rp 1 miliar dalam waktu singkat.

    Pada awalnya, Hayes meramalkan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga rendah setelah krisis perbankan pada bulan Maret, yang akan memungkinkan Bitcoin melambung tinggi. Namun, Fed sebaliknya telah meningkatkan suku bunga sebanyak tiga kali sejak saat itu, dengan fokus pada mengendalikan inflasi.

    Hentikan Kenaikan Suku Bunga

    Hayes mengakui bahwa banyak ekonom telah berusaha memprediksi kapan Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga setelah mengawali prosesnya. Namun, The Fed telah mengambil langkah yang tidak terduga dengan terus menaikkan suku bunga setelah krisis perbankan pada bulan Maret.

    Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes. Sumber: Medium.
    Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes prediksi harga Bitcoin. Sumber: Medium.

    Baca juga: FTX Dapat Restu Pengadilan Jual Aset Kripto, Bitcoin Kok Malah Naik?

    Hayes menjelaskan, “Sebelumnya, banyak dari kita berpikir bahwa satu-satunya pilihan The Fed adalah menurunkan suku bunga untuk memulihkan sistem perbankan AS dan memungkinkan Bitcoin mencapai US$ 70.000. Namun, The Fed telah meningkatkan suku bunga tiga kali sejak Maret.”

    Menurut Hayes, alasan mengapa Bitcoin belum mencapai US$ 70.000 setelah bulan Maret adalah karena perhatian publik lebih tertuju pada langkah-langkah Fed dalam menaikkan suku bunga daripada pada masalah penurunan inflasi.

    Harga Bitcoin Menarik

    Dia menjelaskan bahwa Bitcoin memiliki hubungan positif dengan kebijakan FED dan faktor makro ekonomi lainnya. Saat ini, suku bunga riil (yang merupakan hasil Treasury AS 2 Tahun dikurangi pertumbuhan PDB nominal) mengindikasikan sinyal positif akan datangnya kenaikan Bitcoin.

    Terakhir, Arthur Hayes menyimpulkan bahwa Bitcoin merupakan alternatif yang sangat menarik bagi masyarakat karena menyediakan opsi yang lebih baik dibandingkan sistem perbankan dan investasi tradisional.

    Dengan pasokan terbatas sebesar 21 juta dan jaringan pembayaran yang cepat, Bitcoin menjadi pilihan yang logis bagi individu yang ingin berinvestasi di masa depan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • FTX Dapat Restu Pengadilan Jual Aset Kripto, Bitcoin Kok Malah Naik?

    Bursa kripto yang bangkrut, FTX, telah menerima izin pengadilan AS pada hari Rabu (13/9) untuk melikuidasi aset kripto yang dimilikinya. Ini adalah sebuah langkah yang menurut perusahaan akan memungkinkannya membayar pelanggan dalam dolar AS dan meminimalkan risiko terkait volatilitas harga di pasar kripto.

    Hakim John Dorsey menyetujui proposal FTX pada sidang pengadilan di Wilmington, Delaware, mengizinkan FTX untuk menjual aset kripto hingga US$ 100 juta per minggu dan mengadakan perjanjian lindung nilai dan staking yang akan memungkinkan FTX meminimalkan risiko volatilitas harga, serta mendapatkan keuntungan pasif pendapatan dari aset kripto yang lebih umum seperti Bitcoin dan Rter.

    Permintaan FTX didukung oleh komite resmi yang ditunjuk untuk mewakili pelanggannya dalam kebangkrutan, dan oleh komite ad hoc yang mewakili pelanggan non-AS yang memiliki simpanan di bursa internasional FTX.com.

    Dampak ke Pasar Kripto

    Selama sidang, Dorsey mengesampingkan kekhawatiran yang diajukan oleh dua pelanggan FTX yang mengatakan penjualan FTX dapat menyebabkan jatuhnya harga kripto dan bahwa FTX mungkin tidak memiliki semua kripto yang disimpan di akunnya.

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Bitcoin Kembali di Atas Rp 400 Juta Setelah Rilis Data Inflasi CPI AS

    FTX mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa mereka sangat menyadari risiko bahwa upayanya untuk melikuidasi koin dapat menggerakkan pasar kripto. Dikatakan bahwa pihaknya telah mempekerjakan perusahaan kripto AS, Galaxy sebagai penasihat investasi untuk mengelola risiko bahwa “kebocoran informasi” akan menyebabkan aktivitas short-selling dan penurunan tajam harga kripto.

    Dorsey mengizinkan FTX untuk meningkatkan kecepatan likuidasi hingga US$ 200 juta per minggu, jika kedua komite kreditur setuju.

    FTX mengatakan dalam pengajuan pengadilan hari Senin (11/9) bahwa mereka memiliki US$ 3,4 miliar dalam kripto, termasuk US$ 1,16 miliar dalam Solana, US$ 560 juta dalam Bitcoin, dan US$ 192 juta dalam Ethereum.

    FTX mengajukan kebangkrutan pada November 2022 setelah adanya klaim bahwa mereka menyalahgunakan dan kehilangan simpanan kripto pelanggan senilai miliaran dolar. FTX telah memulihkan lebih dari US$ 7 miliar aset untuk membayar kembali pelanggan.

    Harga Bitcoin Naik

    Grafik 1 jam BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik 1 jam BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Dua Kripto Ini Bakal Naik di Atas 10% pada Pekan Ini, Simak Analisisnya

    Sebelum keputusan ini resmi keluar, investor kripto memulai minggu ini dengan gelisah tentang kehancuran pasar yang akan segera terjadi karena FTX melepaskan kepemilikan kripto senilai US$ 3,4 miliar. Tapi para analis mengatakan kekhawatiran tersebut kemungkinan besar berlebihan.

    Dilaporkan CoinDesk, Kepala Riset FalconX, David Lawant menunjukkan bahwa simpanan kripto FTX adalah investasi ventura dengan penguncian yang mencegah penjualan aset, dan juga akan ada batasan pada penjualan aset, sehingga mengurangi dampak pasar. “Kemungkinan besar reaksi terhadap potensi penjualan FTX dilebih-lebihkan dan pasar menjadi tenang sejak saat itu,” ujar Lawant.

    Jeff Dorman, kepala investasi di perusahaan investasi aset digital Arca, mengatakan bahwa pelaku pasar pada awalnya bereaksi berlebihan terhadap potensi dampak penjualan. “Cara pembuat pasar dan pedagang kripto menjalankan pasokan FTX menunjukkan kesalahpahaman total tentang cara kerja proses penjualan sindikasi,” kata Dorman.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com