Author: 28

  • Pasar Kripto Terus Melemah, Investor Masih Menunggu Sentimen Positif

    Pergerakan pasar kripto masih melemah sejak akhir pekan lalu, menandakan investor masih wait and see untuk menunggu sentimen positif untuk mendorong akumulasi. Volatilitas Bitcoin pun masih sideways, bertahan antara US$ 29.000 dan US$ 29.500 selama tujuh hari terakhir.

    Menurut Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, aksi harga BTC hanya mendapatkan sedikit dorongan dari cetakan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang datang di bawah perkiraan, mengisyaratkan bahwa inflasi AS terus mereda. Namun, di tengah kenaikan sementara itu, para pelaku pasar kripto masih ada keinginan untuk penurunan harga BTC, dengan resistensi US$ 30.000 yang sekarang berlaku selama lebih dari seminggu.

    “Awal pekan ini, juga ada sentimen negatif dari Curve Finance yang dilaporkan menjadi korban peretasan. Ada sekitar lebih dari US$ 100 juta dalam bentuk kripto menghadapi risiko. Saat kabar ini muncul, Bitcoin turun bahkan sampai level US$ 29.100 pada Senin (31/7) pagi,” kata Fyqieh.

    Baca juga: 4 Kripto yang Diprediksi Capai ATH Baru di bulan Agustus 2023

    Menurut Fear and Greed Index, sentimen pasar terhadap Bitcoin saat ini masih netral, dengan poin berada di 50, yang mengalami penurunan dari 52 poin. Penurunan ini dampak dari kekhawatiran tentang peretasan Curve Finance. Meski sudah perlahan bangkti, namun indikator teknis jangka pendek BTC tetap bearish, menandakan pengembalian di bawah US$ 29.100.

    Fokus Data Ekonomi

    Sejumlah data ekonomi AS yang akan datang kemungkinan akan memicu reaksi pasar yang sangat besar jika ada kejutan. Data pekerjaan AS akan menjadi sorotan di mana, investor akan mencari tanda-tanda untuk melihat kondisi inflasi AS.

    Pasar mengharapkan serangkaian angka kuat lainnya, dengan 200.000 pekerjaan diharapkan menjadi 209.000 dan pengangguran tersisa di 3,6%. Jika hal itu terjadi, ada kemungkinan menjadi angin segar untuk The Fed dan pasar mendapat respons positif.

    “Namun, investor juga harus terus memantau kabel berita untuk aktivitas SEC dan obrolan anggota parlemen AS. Kemajuan dalam memberikan kerangka peraturan untuk ruang aset digital AS harus memberikan dukungan harga,” jelas Fyqieh.

    Di sisi lain, investor harus tahu konsolidasi Bitcoin telah menarik dominasi pasarnya menjadi 48% dari lebih dari 50% pada 30 Juli. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar kripto secara bertahap mengalihkan fokus mereka untuk memilih altcoin, yang mulai bergerak naik.

    Namun, pemulihan altcoin kemungkinan akan tetap menunggu sampai Bitcoin menunjukkan kekuatan. Jika Bitcoin turun tajam, kemungkinan aksi jual di altcoin tetap tinggi. Sementara altcoin tertentu masih memberikan peluang profit, trader dan investor harus berhati-hati dan terus mencermati aksi harga Bitcoin.

    Analisis Pergerakan Harga 

    Bitcoin (BTC)

    BTC/USD Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Hampir lebih dari satu minggu aksi harga Bitcoin masih sideways terjebak di kisaran level US$ 29.000. 48 jam terakhir sangat membosankan karena BTC terhenti di antara US$ 29.100 dan US$ 29.400. Ini berarti kapitalisasi pasarnya tetap beberapa inci di bawah US$ 570 miliar, tetapi dominasinya atas altcoin telah menurun dalam seminggu terakhir. Metrik turun lebih dari 0,5% dalam jangka waktu tersebut menjadi 48,1% sekarang.

    Pergerakan mayoritas pertama BTC dalam jangka pendek adalah menurun. Kemungkinan tembus level mencapai US$ 28.000, dan kemungkinan terburuk US$ 25.000. Melihat Grafik 4 Jam, BTC tetap di bawah band resistensi US$ 30.750 – US$ 31.250 dan EMA 50 day (US$ 29.574) dan 200 day (US$ 29.721), menandakan momentum harga bearish.

    Secara signifikan, EMA 50 day mundur lebih jauh dari EMA 200 day setelah persilangan bearish, menandakan pengembalian ke di bawah US$ 28.500. Namun, pergerakan BTC melalui EMA 50 day (US$ 29.574) dan 200 day (US$ 29.721) akan mendukung pergerakan di level resistensi US$ 30.750 – US$ 31.250.

    Ethereum  (ETH)

    ETH/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Jumlah Investor Terus Bertambah, Peluang Investasi Kripto Meningkat

    Grafik Harian menunjukkan ETH melayang di kisaran dukungan US$ 1.895 – US$ 1.865. Namun, ETH berada di atas EMA 50 day (US$ 1.873) dan 200 day (US$ 1.782) , mengirimkan sinyal bullish harga dekat dan jangka panjang. Khususnya, EMA 50 day menjauh dari EMA 200 day, sinyal harga bullish.

    Namun, melihat RSI 14 Harian, pembacaan 49,65 mengirimkan sinyal cukup bearish, mendukung penurunan melalui EMA 50 day (US$ 1.872) dan support US$ 1.815 – US$ 1.795 untuk menargetkan EMA 200 day (US$ 1.781). Namun, penahanan ETH di atas EMA 50 day (US$ 1.873) akan mendukung penembusan dari kisaran dukungan US$ 1.865 – US$ 1.895 untuk menargetkan US$ 1.950.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memahami Proof of Authority dalam Aset Kripto

    Berbagai mekanisme konsensus telah diperkenalkan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan blockchain, salah satunya Proof of Authority (PoA). Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep PoA secara mendalam dan menggali relevansinya dalam ekosistem aset kripto.

    Perkembangan dunia aset digital telah mengalami transformasi signifikan sejak transaksi Bitcoin pertama kali terjadi di jaringan Bitcoin. Selain algoritma terkenal seperti Proof of Work (PoW) dan Proof of Stake (PoS), berbagai mekanisme konsensus lainnya juga diperkenalkan, menyediakan alternatif bagi sistem blockchain dalam mencapai konsensus.

    Algoritma konsensus PoW yang digunakan oleh Bitcoin memang sangat aman dan handal, namun masih memiliki kendala dalam hal skalabilitas. Blockchain berbasis PoW, termasuk Bitcoin, memiliki keterbatasan dalam jumlah transaksi per detik (TPS).

    Kendala tersebut berkaitan dengan fakta bahwa Bitcoin mengandalkan jaringan node yang tersebar, yang memerlukan pencapaian konsensus dan persetujuan dari mayoritas node untuk memvalidasi kondisi terbaru blockchain. Dengan demikian, sebelum transaksi pada blok baru dapat dikonfirmasi, mereka harus melewati verifikasi dan mendapatkan persetujuan dari mayoritas node di jaringan. Hal ini menyebabkan aspek desentralisasi Bitcoin memberikan sistem ekonomi yang aman dan terpercaya, namun juga membatasi potensinya untuk digunakan dalam skala yang lebih luas.

    Dalam hal TPS, blockchain berbasis Proof of Stake umumnya menunjukkan performa lebih baik daripada Bitcoin. Meski begitu, perbedaan antara keduanya tidak terlalu signifikan dan jaringan PoS pun belum sepenuhnya mengatasi masalah penskalaan.

    Dalam konteks ini, Proof of Authority (PoA) muncul sebagai alternatif yang lebih efisien, karena algoritma ini dapat mengatasi lebih banyak transaksi per detik.

    Apa Itu Proof of Authority?

    Proof of Authority (PoA) adalah algoritma konsensus berbasis reputasi yang menawarkan solusi praktis dan efisien untuk jaringan blockchain, terutama yang bersifat privat. Terminologi ini diperkenalkan pada tahun 2017 oleh salah satu pendiri Ethereum dan mantan CTO, Gavin Wood.

    Algoritma konsensus PoA menggunakan identitas sebagai nilai kunci, sehingga para validator blok tidak berkompetisi untuk mendapatkan koin sebagai staking, tetapi lebih pada reputasi mereka sebagai kepercayaan. Dengan demikian, blockchain PoA diamankan oleh node validasi yang telah dipilih karena kepercayaan.

    Model Proof of Authority bergantung pada jumlah blok validator yang terbatas, yang memungkinkan sistem menjadi lebih skalabel. Blok dan transaksi diverifikasi oleh peserta yang telah disetujui sebelumnya, dan mereka bertindak sebagai moderator dalam sistem.

    Algoritma konsensus PoA dapat diterapkan dalam berbagai skenario, dan sering kali dianggap sebagai opsi yang sangat berharga untuk implementasi di bidang logistik. Sebagai contoh, dalam rantai pasokan, PoA dianggap sebagai solusi yang efektif dan logis.

    Model kerja Proof of Authority memungkinkan perusahaan untuk menjaga keamanan privasi mereka dan tetap mendapatkan manfaat dari teknologi blockchain. Salah satu contoh implementasi PoA dapat ditemukan di Microsoft Azure, di mana algoritma ini sedang diterapkan. Secara singkat, lingkungan Azure memberikan solusi untuk jaringan privat tanpa memerlukan mata uang kripto sendiri seperti ether “gas,” karena proses penambangan tidak diperlukan.

    Perbedaan Proof of Authority dengan Proof of Stake

    Beberapa orang menganggap Proof of Authority (PoA) sebagai versi modifikasi dari Proof of Stake (PoS) yang menggunakan identitas alih-alih koin. Mengingat sifat desentralisasi yang dimiliki oleh banyak jaringan blockchain, PoS tidak selalu menjadi pilihan yang tepat bagi beberapa perusahaan dan koperasi. Sebagai gantinya, sistem PoA menawarkan solusi yang lebih optimal untuk blockchain privat karena kinerjanya yang lebih tinggi.

    Syarat-syarat Konsensus Proof of Authority

    Meskipun persyaratan PoA dapat bervariasi tergantung pada sistem yang digunakan, algoritma konsensus PoA umumnya bergantung pada:

    • Identitas yang Benar dan Dapat Dipercaya: Para validator harus memastikan dan mengkonfirmasi identitas mereka.
    • Proses Pengangkatan Validator yang Tidak Mudah: Seorang kandidat harus bersedia untuk menginvestasikan uang dan reputasinya sebagai jaminan partisipasinya. Dengan adanya proses seleksi yang sulit, risiko terpilihnya validator yang tidak dapat dipercaya dapat dihindari, dan komitmen jangka panjang dapat dijaga.
    • Standar Persetujuan untuk Menjadi Validator: Metode pemilihan validator harus konsisten dan sama untuk semua kandidat yang berpotensi.

    Inti dari mekanisme reputasi adalah menjamin kepastian identitas para validator. Proses ini tidaklah mudah, dan individu yang tidak siap atau tidak memenuhi syarat akan mundur. Hal ini harus diatur sedemikian rupa untuk mengeliminasi kehadiran pihak yang tidak bertanggung jawab. Akhirnya, keharmonisan sistem harus terjaga dengan memastikan bahwa semua validator mengikuti prosedur yang sama, sehingga integritas dan keandalan sistem tetap terjaga.

    Batasan Proof of Authority (PoA)

    Pandangan terhadap mekanisme PoA sering kali lebih positif daripada desentralisasi. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa model algoritma konsensus ini sering dianggap sebagai cara untuk membuat sistem menjadi lebih efisien secara sentral. 

    Meskipun PoA menawarkan solusi menarik bagi perusahaan besar dengan kebutuhan logistik, namun keraguan juga muncul, terutama dalam dunia mata uang digital. Memang, sistem PoA menghasilkan kinerja yang baik, namun masalah penetapan keputusan menjadi pertanyaan jika hal-hal seperti sensor dan daftar hitam dapat dengan mudah dimanipulasi.

    Salah satu kritik umum terhadap PoA adalah bahwa identitas para validator terlihat jelas bagi semua orang. Argumentasinya adalah bahwa hanya orang-orang dengan reputasi tertentu yang dapat mendapatkan posisi tersebut (sebagai peserta umum). 

    Namun, mengetahui identitas validator membawa risiko manipulasi oleh pihak ketiga. Sebagai contoh, jika seorang kompetitor ingin mengganggu jaringan berbasis PoA, ia mungkin mencoba mengendalikan validator untuk bertindak tidak jujur demi mengompromikan sistem dari dalam.

    Kesimpulan

    Baik PoW, PoS, atau PoA, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, menjadi rahasia umum bahwa desentralisasi dianggap sebagai nilai tinggi dalam komunitas mata uang digital, dan algoritma konsensus PoA menempatkan fokus pada hasil dan penskalaan yang lebih besar dengan mengorbankan desentralisasi. 

    Fitur lain dari sistem PoA berbeda dengan arah perkembangan blockchain saat ini. Meskipun demikian, PoA tetap menawarkan solusi menarik dan tidak bisa diabaikan begitu saja, terutama karena relevansinya dalam pengaplikasian di dalam blockchain privat.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CFX Resmi Jadi Bursa Kripto di Indonesia: Perkuat Ekosistem Aset Digital

    PT Bursa Komoditi Nusantara, juga dikenal sebagai Commodity Future Exchange (CFX), meluncurkan Bursa Aset Kripto Indonesia secara resmi pada Jumat, 28 Juli 2023. Peresmian bursa ini dilakukan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko.

    Dalam acara peluncuran, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa kehadiran Bursa Aset Kripto akan memperlengkap ekosistem industri kripto di Indonesia. Dengan adanya bursa ini, masyarakat kini akan merasa lebih aman dan nyaman dalam berinvestasi di dunia kripto.

    “Investasi kripto memiliki resiko tinggi karena sifatnya high risk high return. Diharapkan dengan adanya bursa kripto, kerjasama dengan berbagai pihak dapat memaksimalkan perlindungan masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, pada 28 Juli 2023.

    Keterlibatan Pemerintah

    Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meluncurkan Bursa Berjangka Aset Kripto di Jakarta, Jumat (28/7). Sumber: Kemendag.
    Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meluncurkan Bursa Berjangka Aset Kripto di Jakarta, Jumat (28/7). Sumber: Kemendag.

    Baca juga: Pasar Kripto Sideways, Bagaimana Prediksi Harga Bitcoin di Akhir Juli?

    Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, juga menyatakan bahwa pembentukan Bursa Berjangka Aset Kripto merupakan bukti keterlibatan pemerintah dalam menciptakan kepastian berusaha dan membangun ekosistem perdagangan Aset Kripto yang adil dan terpercaya.

    “Hal ini juga bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat sebagai pelanggan, sehingga mereka dapat bertransaksi dengan aman dan memberikan nilai dalam ekonomi dan perdagangan,” tambah Didid.

    Selain itu, Presiden Direktur CFX, Subani, menjelaskan bahwa CFX memiliki misi besar untuk menjamin kelangsungan dan keselamatan dunia kripto di Indonesia. Bursa ini tidak hanya sebagai platform perdagangan kripto, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk mengatur pertukaran kripto dan memastikan keamanan aset digital bagi masyarakat sebagai pelanggan. CFX juga berperan aktif dalam mendorong perkembangan industri kripto.

    Tantangan di masa depan dari perspektif regulator dan CFX sendiri menjadi pemicu sinergi dalam upaya memajukan ekosistem kripto di Indonesia. CFX berkomitmen untuk menerapkan keterbukaan, tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas dalam business-modelnya serta patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan seperti regulator, anggota bursa, lembaga kustodian, kliring, dan kalangan trader serta investor, akan membantu CFX mengedukasi masyarakat dan meningkatkan literasi keuangan atas produk kripto di Indonesia.

    Peran CFX

    CFX akan mengembangkan pasar kripto di Indonesia dengan infrastruktur dan prasarana edukasi konsumen yang mencakup:

    1. Melaksanakan program edukasi dan kampanye awareness untuk meningkatkan tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang manfaat serta risiko aset kripto.
    2. Menjalin kemitraan dengan berbagai otoritas keuangan dan regulator untuk memastikan kepatuhan dan keamanan dalam operasional sistem dan platform perdagangan kripto.
    3. Mengembangkan inovasi produk dan layanan kripto yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pasar Indonesia.
    4. Terus meningkatkan likuiditas pasar dengan mendorong partisipasi aktif dari berbagai pelaku pasar.
    5. Memperluas aksesibilitas kripto dengan menyediakan cara-cara yang mudah bagi masyarakat untuk membeli, menyimpan, dan menggunakan aset kripto.
    6. Membangun kemitraan strategis dengan entitas lokal, seperti bank atau perusahaan keuangan, untuk meningkatkan adopsi kripto.
    7. Menyediakan dukungan pelanggan yang baik dan penyuluhan tentang penggunaan yang benar dan aman dari aset kripto.
    Peresmian Bursa Aset Kripto Indonesia di Jakarta. Sumber: Kemendag.
    Peresmian Bursa Aset Kripto Indonesia di Jakarta. Sumber: Kemendag.

    Baca juga: Jumlah Investor Terus Bertambah, Peluang Investasi Kripto Meningkat

    Bursa kripto resmi ini disahkan sebagai respons terhadap maraknya transaksi aset kripto di Tanah Air. Pemerintah melalui Bappebti dan Kemendag menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung perkembangan sektor ini dan membuka peluang kontribusi bagi perekonomian nasional.

    Proses pendirian bursa kripto telah melalui tahap panjang sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Bappebti menetapkan pendirian bursa kripto melalui Keputusan Kepala Bappebti Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BBAK/07/2023 tertanggal 17 Juli 2023 tentang Persetujuan Sebagai Bursa Berjangka Aset Kripto kepada PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX). Selain itu, Bappebti juga telah mengeluarkan Keputusan Kepala Bappebti yang relevan untuk persetujuan sebagai lembaga kliring berjangka dan pengelola tempat penyimpanan aset kripto.

    Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Bursa Aset Kripto Indonesia akan semakin menguatkan posisinya dalam ekosistem kripto di Indonesia dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat sebagai pelanggan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Sideways, Bagaimana Prediksi Harga Bitcoin di Akhir Juli?

    Pergerakan pasar aset kripto masih belum bergairah pasca The Fed memutuskan kembali menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps. Kenaikan ini sesuai prediksi banyak analis, namun belum optimal menggerakan pasar kripto ke zona hijau.

    Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan salah satu penyebab masih lesunya pasar kripto adalah sentimen negatif dari pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell yang membuka peluang untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut di masa mendatang. Belum jelasnya kebijakan The Fed ke depan dipastikan akan menimbulkan lebih banyak ketidakpastian global, sehingga investor dan trader kripto harus menunggu dan mempertimbangkan rilis data ekonomi AS terbaru.

    “Inflasi di AS tetap jauh di atas target The Fed sebesar 2%. Sebagai catatan, The Fed baru akan menggelar pertemuan pada 19-20 September mendatang. Sebelum pertemuan tersebut, The Fed akan memiliki data pendukung yang lebih banyak yakni dua kali inflasi dan data pengangguran (Juli dan Agustus). Hal ini akan mempengaruhi gairah investor kripto ke depan,” jelas Fyqieh.

    Prediksi Harga Bitcoin

    Bitcoin Monthly Returns. Sumber: Coinglass.

    Prediksi pergerakan harga Bitcoin pada bulan Juli adalah akan berakhir dengan minus, jika tidak dapat mempertahankan harga di atas US$ 30.400 hingga tanggal 31 Juli 2023. Meskipun selama tiga tahun berturut-turut (2020, 2021, dan 2022) Bitcoin mengalami tren bullish pada bulan Juli, namun pada tahun ini terlihat kemungkinan Bitcoin akan ditutup dengan koreksi merah. 

    Menurut Fyqieh, berdasarkan analisis teknikal dan sentimen pasar saat ini, Bitcoin kemungkinan akan mencapai level support sekitar US$ 28.000, dan bulan Juli berpotensi mengalami penurunan lebih dari 7% secara bulanan. Meskipun demikian, tidak perlu khawatir terkait dengan koreksi tersebut, karena bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk mulai melakukan akumulasi aset.

    Bitcoin Quarterly Returns. Sumber: Coinglass.

    Baca juga: Harga Dogecoin (DOGE) Melonjak saat Twitter Ganti Nama dan Logo ke X

    Pergerakan Bitcoin secara kuartal atau setiap tiga bulan di awal semester 2 tahun 2023 mengalami koreksi sebesar -4,06%. Bulan Juli merupakan bulan pertama di kuartal ke-3, dan banyak harapan yang terletak pada bulan ini karena pergerakannya dapat menjadi penentu bagi pergerakan Bitcoin selama tiga bulan ke depan.

    “Jika dibandingkan dengan performa Bitcoin pada kuartal pertama dengan kenaikan sebesar 71,77% dan kuartal kedua dengan kenaikan 7,19%, prediksi untuk kuartal ke-3 adalah bahwa Bitcoin akan mengalami pelemahan harga. Namun, tidak ada yang bisa tahu dengan pasti apakah kuartal ini akan ditutup dengan persentase harga minus atau plus. Pergerakan Bitcoin sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan berbagai faktor fundamental yang terjadi di masa depan,” jelas Fyqieh.

    Bitcoin Fear and Greed Index pada Jumat (28/7).

    Bitcoin saat ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan dengan hari sebelumnya, dengan harga harian bergerak di kisaran US$ 29.000 hingga US$ 29.200. Menurut Fear and Greed Index, sentimen pasar terhadap Bitcoin saat ini netral, dengan poin berada di 52, yang berada dalam rentang netral dari 50 hingga 54. Meskipun harga Bitcoin berada di bawah US$ 30.000, terlihat ada minat pembelian di pasar, terbukti dengan pergerakan harga saat ini di kisaran US$ 29.200 hingga US$ 29.400.

    Jika harga Bitcoin berhasil melampaui level US$ 30.000, maka sentimen pasar kemungkinan akan mengalami kenaikan karena akan ada euforia dan keserakahan yang lebih tinggi dari para investor dan trader. Dalam situasi seperti ini, analisis teknikal juga menjadi penting untuk memahami pergerakan harga lebih lanjut.

    Analisis teknikal melibatkan pemahaman tentang pola grafik, indikator, dan level support dan resisten untuk membantu mengidentifikasi tren harga dan mengambil keputusan perdagangan yang lebih informasional. Penting untuk mencatat bahwa sentimen pasar dan analisis teknikal adalah dua alat yang berbeda namun saling melengkapi dalam membantu pemahaman tentang pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.

    Analisis Pergerakan Harga 

    Bitcoin (BTC)

    BTC/USD Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Berdasarkan analisis teknikal, menurut Fyqieh, pergerakan harga Bitcoin diperkirakan akan mengalami penurunan dalam seminggu ke depan, mencapai sekitar US$ 28.322. Prediksi ini muncul setelah ada konfirmasi breakdown pada area harga US$ 29.500, dan saat ini harga Bitcoin berada di kisaran US$ 29.283 dengan konsolidasi harga. Dari segi analisis teknikal, Bitcoin berpotensi bergerak dalam tren bearish, namun dari segi sentimen pasar, Bitcoin saat ini berada dalam kondisi netral.

    “Untuk mengklaim bahwa Bitcoin berada dalam tren bullish, dibutuhkan harga Bitcoin untuk berada di atas area US$ 30.400. Saat ini, sentimen pasar terhadap Bitcoin tidak memberikan sinyal yang jelas mengenai arah pergerakan harga untuk bullish,” tutur Fyqieh.

    Ethereum  (ETH)

    ETH/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH) diprediksi akan mengalami koreksi yang cukup signifikan dalam minggu ini, dengan estimasi penurunan hingga mencapai US$ 1.816. Hal ini menyusul potensi penurunan Bitcoin yang juga berdampak pada harga ETH. Saat ini, harga Ethereum berada di sekitar US$ 1.855, sehingga jika benar-benar mencapai harga US$ 1.816, ETH memiliki potensi penurunan sekitar -2,55%, sedangkan Bitcoin memiliki potensi penurunan di atas 3%.

    Dilihat dari sisi analisis teknikal, ETH memiliki indikasi yang lebih kuat daripada Bitcoin. Hal ini berarti secara teknikal, Ethereum diharapkan dapat lebih tahan terhadap penurunan harga dibandingkan dengan Bitcoin.

    Dogecoin (DOGE)

    DOGE/USDT by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: XRP Menantang Bitcoin Dominance, Saatnya Altcoin Naik?

    Prediksi pergerakan aset kripto Dogecoin (DOGE) menunjukkan kemungkinan mengalami penurunan dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan oleh indikasi kuat bahwa Bitcoin juga akan mengalami koreksi, dan DOGE berada di fase distribusi setelah Elon Musk memasang logo DOGE di profil Twitter-nya.

    Dalam fase distribusi ini, DOGE diprediksi akan mengalami penurunan hingga mencapai harga US$ 0,0731, dengan persentase sebesar -5.18%. Prediksi harga ini juga diperkuat dengan adanya moving average 100 pada harga tersebut, yang menunjukkan tingkat support atau perlawanan yang cukup signifikan.

    Dengan demikian, dalam situasi ini, lebih baik untuk melakukan aksi “wait and see” atau menunggu sampai DOGE bergerak pada harga US$ 0,0731 sebelum membuat keputusan investasi. Namun, perlu diingat bahwa prediksi harga aset kripto selalu bersifat spekulatif dan dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal yang sulit diprediksi dengan akurat.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Setelah Dogecoin, Synthetix (SNX) Pimpin Kenaikan Altcoin Pasca FOMC

    Aset kripto Synthetix (SNX) telah mengalami momentum kenaikan harga selama sebagian besar bulan Juli mengikuti Dogecoin (DOGE). SNX tercatat sudah melonjak lebih dari 35% dalam seminggu.

    Synthetix (SNX) telah mempertahankan kinerja pasar yang optimis dalam beberapa hari terakhir, terutama pasca FOMC yang memutuskan bahwa The Fed akan menaikan suku bunga 25 bps. Kenaikan harga SNX baru-baru ini dikaitkan dengan proklamasi produk perdagangan Synthetix yang baru.

    Menurut Ken Warwick, pendiri Synthetix (SNX), rencana untuk meluncurkan infinex, front-end derivatif terbaru untuk kerangka perdagangan terdesentralisasi, telah selesai. Pertukaran ini bertujuan untuk meningkatkan pengoperasian Quanta, pertukaran Synthetix (SNX) yang sudah terdesentralisasi pada Optimisme.

    Ilustrasi Synthetix (SNX). Sumber: Binance Academy.
    Ilustrasi Synthetix (SNX). Sumber: Binance Academy.

    Baca juga: The Fed Menaikkan Suku Bunga Lagi, Bagaimana Respon Pasar Kripto?

    Sentimen Positif SNX

    Ken berpendapat bahwa infinex akan menghilangkan hambatan bagi evolusi platform perdagangan terdesentralisasi Synthetix (SNX). Selain itu, pertukaran akan meningkatkan persaingan ke CEX (pertukaran terpusat) dan menghilangkan keraguan seputar PERPS (perpetuitas terdesentralisasi). Selain itu, infinex akan memberikan nama pengguna dan kata sandi kepada pengguna yang terbiasa dengan platform CEX, memungkinkan mereka untuk mengakses layanan perdagangannya.

    Pengguna akan memanfaatkan detail login mereka untuk membuat pasangan kunci publik-pribadi . Namun, pasangan kunci tidak dimaksudkan untuk mendanai penarikan tetapi untuk menandatangani perdagangan di bursa terdesentralisasi yang akan datang . Tanggal peluncuran yang tepat belum dipublikasikan, namun proyek ini akan didahului dengan peluncuran Synthetix’s (SNX) Purpose V3.

    Synthetix (SNX) melonjak dari US$ 2,62 menjadi US$ 2,96 , mewakili kenaikan 13,92% selama 24 jam terakhir dan 7% dalam sepekan. Namun, proyeksi analis menunjukkan bahwa SNX kemungkinan besar akan turun 12,3% mencapai US$ 2,72 dalam beberapa minggu ke depan.

    Kamu bisa nonton analsis pergerakan harga Synthetix (SNX) di video Sinyal OBRAS di bawah ini.

    Baca juga: Jumlah Investor Terus Bertambah, Peluang Investasi Kripto Meningkat

    Pasar Kripto Pasca FOMC

    Dengan kenaikan suku bunga baru-baru ini, suku bunga AS telah menyentuh level tertinggi baru dalam 22 tahun. Penyedia data on-chain Santiment menjelaskan: Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) baru-baru ini menaikkan suku bunga AS ke level tertinggi sejak 2001, dengan kenaikan 25 bps lagi.

    Bagaimana pasar kripto akan merespons dapat bergantung pada reaksi komunitas. Tanda-tanda awal menunjukkan pendekatan “sell the rumor, buy the news,” dengan antisipasi pergerakan harga yang positif.

    Saat The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga, Bitcoin sekali lagi menghilangkan pusat perhatian dari altcoin. Setelah FOMC menaikkan suku bunga dan Bitcoin mendekati US$ 30.000, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam diskusi tentang Bitcoin dibandingkan dengan 100 aset teratas lainnya.

    Dominasi sosial yang meningkat ini biasanya mengindikasikan ketakutan, yang dapat meningkatkan peluang kenaikan harga, lapor Santiment. Indikator bullish utama lainnya adalah pasokan Bitcoin di bursa telah turun ke level terendah dalam 5 tahun. Terlepas dari tekanan jual saat ini, banyak pemegang Bitcoin telah memindahkan koin mereka ke dalam tahanan sendiri.

    Selain itu, Ketua Fed, Jerome Powell juga mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga lainnya di bulan September 2023. Dengan demikian, hal ini dapat menyebabkan investor beralih ke Bitcoin alih-alih altcoin selama dua bulan ke depan.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Crypto SOL hingga FLOW yang Potensi Bullish

    Ada beberapa aset crypto yang potensi bullish pasca The Fed kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 bps. Kenaikan suku bunga ini membawanya ke level tertinggi dalam 22 tahun di 5,25-5,5%. Keputusan ini juga mendapat respons yang beragam dari pasar kripto.

    Untuk membahas selengkapnya mengenai aset kripto potensi bullish pekan ini bisa simak video terbaru dari Sinyal NGOBRAS. Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengungkap sejumlah aset kripto yang potensi bullish, di antaranya Solana (SOL) hingga Flow (FLOW). Daftar kripto ini telah menunjukkan tren kenaikan yang menjanjikan.

    Baca juga: The Fed Menaikkan Suku Bunga Lagi, Bagaimana Respon Pasar Kripto?

    Fyqieh akan menyajikan analisis teknikal dan beberapa faktor fundamental yang mungkin mempengaruhi kinerja aset kripto tersebut. Tidak hanya itu ia juga akan membahas berbagai berita ter-update seputar dunia kripto dan blockchain.

    Namun, sekali lagi ini konten watchlist dalam video ini bukan rekomendasi atau financial advice. Perlu riset mendalam tentang token atau koin yang disampaikan dalam video Sinyal NGOBRAS. Video ini hanya sebagai panduan informasi dan tidak bertujuan sebagai rekomendasi investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan investasi.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jumlah Investor Terus Bertambah, Peluang Investasi Kripto Meningkat

    Industri kripto di Indonesia terus mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatkan minat masyarakat untuk investasi dalam aset digital. Menurut data Bappebti, tercatat penambahan pelanggan aset kripto sebanyak 141,8 ribu pelanggan pada Juni 2023 dengan total terdaftar sebanyak 17,54 juta pelanggan. Sementara itu, nilai transaksi perdagangan fisik aset kripto selama Juni 2023 tercatat sebesar Rp 8,97 triliun atau naik 9,3 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya.

    Banyak investor yang tertarik untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan yang tinggi dari pasar kripto. Namun, bagi para pemula, investasi dalam aset kripto dapat menjadi tantangan yang menakutkan. Perbedaan harga yang tajam, volatilitas yang tinggi, dan kompleksitas teknologi blockchain dapat membuat mereka merasa cemas dan ragu-ragu. 

    Rieka Handayani, VP Corporate Communications Tokocrypto, mengatakan penting bagi para investor pemula untuk memahami konsep dasar kripto dengan pendekatan yang hati-hati dan pengetahuan yang cukup, dapat mengatasi ketakutan mereka dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh pasar kripto.

    “Kami senang melihat minat yang meningkat dari investor dalam industri aset kripto. Untuk menjaga momentum ini, kami berupaya untuk terus memperluas jangkauan kami dan memberikan kesempatan bagi semakin banyak orang untuk terlibat dalam ekosistem kripto,” kata Rieka.

    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Analisis Harga Bitcoin, ETH hingga XRP Jelang Rapat FOMC The Fed

    Tips Investasi Kripto

    Sebagai platform perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia dan menjaga komitmen untuk memberikan layanan yang aman, transparan, dan terpercaya kepada para pengguna, Tokocrypto ingin membagikan beberapa tips investasi yang dapat membantu investor memperoleh hasil yang optimal dalam aset kripto.

    Berikut adalah lima tips investasi aset kripto yang aman dan potensi menguntungkan:

    Pahami Seluk Beluk Kripto

    Pelajari dengan detail tentang kripto sebelum investasi. Ketahui apa itu blockchain, bagaimana aset kripto bekerja, dan kenali risikonya. “Investasi kripto bukan tentang cepat kaya, tapi memahami teknologi dan ekosistemnya. Itulah yang menjadi kunci kesuksesan investasi di bidang ini,” tutur Rieka.

    Mulai dengan Investasi Kecil

    Untuk investor pemula, disarankan untuk memulai dengan jumlah kecil. Jangan menginvestasikan uang yang tidak bisa ditanggung kerugiannya.

    Diversifikasi Aset Kripto

    Jangan menaruh semua investasi pada satu jenis kripto. Diversifikasi portfolio investor dengan berbagai jenis kripto.

    Rutin Memantau Pasar

    Tidak ada formula pasti dalam berinvestasi kripto, namun pemantauan rutin akan membantu mendapatkan insight dan melakukan penyesuaian strategi.

    Gunakan Platform yang Aman

    Gunakanlah platform perdagangan aset kripto yang aman dan telah teregulasi di Indonesia, seperti Tokocrypto. Dengan menggunakan platform yang aman, Anda dapat menjaga keamanan dan kepercayaan dalam bertransaksi aset kripto.

    Selain itu, Tokocrypto juga memperkenalkan sejumlah program menarik yang bertujuan untuk meningkatkan peluang dalam investasi kripto. Seperti program Kompetisi Tanding Trading (KTT) dengan total hadiah lebih dari Rp 10 juta. Untuk mengikuti kompetisi trading tersebut bisa akses link ini.

    Program Affliate dan Recruitment Community Angels Tokocrypto yang memberikan kesempatan bagi pengguna untuk menjadi mitra resmi. Para pengguna yang aktif dapat memperoleh manfaat tambahan, seperti imbalan komisi, akses ke penawaran eksklusif, dan dukungan penuh dari tim Tokocrypto.

    Baca juga: Semangat Kolaborasi, Tokocrypto Meriahkan Ulang Tahun ke-2 blu

    Kegiatan Crypto Class dan Trading Bareng (TRABAR) untuk memperluas pengetahuan pengguna dalam industri aset kripto. Melalui kegiatan ini, pengguna dapat belajar strategi perdagangan yang efektif, memahami dinamika pasar, dan berinteraksi langsung dengan para ahli di bidang ini.

    Kemudian, program referral yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pendapatan komisi sebesar 20% dari biaya transaksi orang yang mereka referensikan. Ini adalah kesempatan yang menguntungkan bagi para pengguna untuk menghasilkan penghasilan pasif sambil memperluas jaringan mereka di dalam industri kripto.

    “Kami berharap bahwa program yang dibuat ini akan memberikan potensi keuntungan bagi para investor kripto, termasuk yang masih pemula. Dengan pengalaman dan layanan yang komprehensif, Tokocrypto siap mendukung para pengguna dalam perjalanan investasi mereka,” pungkas Rieka.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sentimen Ini Diprediksi Dorong Harga Bitcoin Capai Rp 2,4 Miliar

    Harga Bitcoin (BTC) bisa melonjak 521% dari level saat ini menjadi US$ 180.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar sebelum halving pada April 2024. Proyeksi tersebut dikeluarkan oleh perusahaan riset investasi global, Fundstrat dalam laporan terbarunya .

    Dikutip Business Insider, Fundstrat mengatakan bahwa meskipun permintaan harian Bitcoin sekitar US$ 25 juta setara dengan hadiah penambangan harian sekitar US$ 25 juta, hal itu dapat berubah dengan potensi peluncuran ETF Bitcoin spot.

    ETF Bitcoin spot dapat menambahkan US$ 100 juta dalam permintaan harian untuk BTC, menurut catatan tersebut. Kenaikan itu, dikombinasikan dengan momen halving pada April 2024 yang ditetapkan untuk memangkas hadiah penambangan harian menjadi US$ 12 juta.

    Hal tersebut diyakini berarti harga Bitcoin harus naik secara substansial untuk memenuhi keseimbangan antara pembeli dan penjual.

    “(Peluncuran ETF bitcoin) ini akan membawa permintaan harian menjadi US$ 125 juta, sementara pasokan harian hanya US$ 25 juta. Harga ekuilibrium tersirat perlu naik sehingga pasokan harian sesuai dengan permintaan harian. Analisis keseimbangan menunjukkan bahwa harga kliring adalah US$ 140.000 hingga US$ 180.000, sebelum halvening April 2024,” kata Fundstrat.

    Halving Bitcoin

    Bitcoin-Halving-tokocrypto
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: DOGE dan MKR Dominasi Kenaikan Altcoin, Potensi Profit?

    Halving, juga dikenal sebagai halvening, dipandang sebagai bullish untuk Bitcoin, karena memotong setengah hadiah yang diberikan kepada penambang adalah batas untuk membatasi pasokan BTC dan secara historis menyebabkan kenaikan harga.

    Dalam sebuah catatan kepada klien awal bulan ini, kepala strategi aset digital Fundstrat, Sean Farrell, menjelaskan bahwa efek pengganda dalam kisaran 4,0x hingga 5,0x masuk akal untuk diasumsikan pada jaringan bitcoin.

    “Ini berarti permintaan $1 dapat menghasilkan kapitalisasi pasar US$ 4 hingga US$ 5,” kata Farrell.

    Farrell melihat kemungkinan 75% bahwa ETF bitcoin spot disetujui dalam waktu dekat karena sejumlah perusahaan, termasuk BlackRock dan Fidelity, menunggu kabar dari SEC tentang pengajuan aplikasi mereka.

    “Kami mengantisipasi (ETF Bitcoin) akan menarik investor baru dan menghasilkan peningkatan permintaan untuk BTC,” jelasnya.

    ETF Bitcoin

    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

    Baca juga: Gerak Pasar Kripto Terpantau Sideways, Pekan Ini Ada Momen Krusial

    Sementara itu jika disetujui, ETF Bitcoin dari BlackRock dapat mengarah pada salah satu peluncuran ETF terbesar dalam sejarah, kata Fundstrat, menambahkan bahwa pada akhirnya dapat memecahkan pemegang rekor, Invesco QQQ ETF, di tahun pertama aliran masuknya. QQQ ETF, yang melacak Nasdaq 100, menarik aliran masuk US$ 36 miliar pada tahun pertama setelah peluncurannya pada Maret 1999.

    Fundstrat mengatakan ETF bitcoin pada akhirnya dapat melampaui pasar ETF logam mulia, yang memiliki aset hampir US$ 230 miliar.

    “Bitcoin ETF pada akhirnya bisa menjadi kategori >US$ 300 miliar,” kata Fundstrat. Dan lonjakan permintaan itulah yang dapat membantu memberi label harga tiga digit pada bitcoin.

    Fundstrat bukan satu-satunya perusahaan dengan target harga US$ 100.000+ untuk Bitcoin. Awal bulan ini, Standard Chartered mengatakan umpan balik positif dapat mendorong aset kripto melewati US$ 120.000 tahun depan.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE dan MKR Dominasi Kenaikan Altcoin, Potensi Profit?

    Dogecoin (DOGE) dan Maker (MKR) menjadi dua aset kripto yang mencuri perhatian belakangan ini. Terpantau pada Rabu (26/7), DOGE dan MKR telah mendominasi pasar altcoin dengan kenaikan yang mengesankan, sehingga memicu pertanyaan tentang potensi profit bagi para pelaku pasar.

    Dengan karakteristik dan tujuan yang berbeda, Dogecoin dan Maker menawarkan peluang yang menarik untuk para investor, namun juga membawa risiko yang perlu dipertimbangkan secara cermat sebelum memutuskan untuk memasuki pasar ini.

    Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi perkembangan terbaru dari Dogecoin dan Maker, serta menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi potensi keuntungan dari dua altcoin yang tengah naik daun ini.

    Dogecoin (DOGE)

    Pasar aset kripto mungkin sepi hari ini, tetapi satu token melonjak: Dogecoin. Dogecoin (DOGE) naik untuk hari kedua berturut-turut karena spekulasi memecoin memainkan peran lebih besar pada platform X yang baru berganti merek memicu reli.

    DOGE pada saat penulisan naik lebih dari 16% dalam sepekan terakhir, menurut CoinMarketCap, diperdagangkan untuk US$ 0,08. Kenaikan ini menjadikannya salah satu koin dengan kinerja terbaik di pasar.

    Koin meme ini melonjak harganya saat CEO Twitter — dan orang terkaya di dunia — Elon Musk men-tweet promo logo baru untuk platform media sosial miliknya itu, yang awalnya dibagikan oleh desainer Dogecoin. Musk tampaknya juga menambahkan simbol Dogecoin ke kolom lokasi di bio Twitter-nya.

    Grafik harian DOGE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harian DOGE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Analisis Harga Bitcoin, ETH hingga XRP Jelang Rapat FOMC The Fed

    Analis kripto dengan nama samaran, Kaleo yakin Musk akan segera mengintegrasikan Dogecoin ke dalam platform microblogging populer. Ia memperkirakan dalam beberapa minggu ke depan, Elon Musk akan mengumumkan rencana untuk beberapa jenis integrasi DOGE ke dalam platform media sosial, menggemakan rumor serupa dari awal tahun ini.

    “Jika saya harus menebak, Elon membutuhkan beberapa hari lagi, bahkan mungkin beberapa minggu lagi untuk benar-benar mengatakan bagaimana dia berencana mengintegrasikan DOGE ke dalam X. Saya pikir ada kemungkinan besar dia benar-benar melakukan sesuatu kali ini, dan dia memasukkannya ke dalam biografinya pada saat yang sama dengan perubahan merek X bukan hanya kebetulan,” tulis Kaleo dalam tweet-nya.

    Kaleo memperkirakan bahwa DOGE pada akhirnya akan merebut kembali level US$ 0,10 dan seterusnya.

    “Saya telah mendorong akumulasi DOGE dalam kisaran ini selama berbulan-bulan sekarang. Saya masih berpikir itu tempat yang bagus untuk ditambahkan. Pada saat akhirnya bergerak kembali ke US$ 0,10-plus, itu akan terjadi dengan cepat, dan seluruh garis waktu akan mengatakan itu jelas dalam retrospeksi.

    Maker (MKR)

    Dalam seminggu terakhir, token Maker (MKR) telah menarik perhatian yang signifikan di pasar kripto, melonjak 26% secara mengesankan. Tindakan harga yang luar biasa ini bertepatan dengan pengenalan program pembelian kembali token yang inovatif oleh platform peminjaman keuangan terdesentralisasi (DeFi) terkemuka, MakerDAO.

    Saat ekosistem DeFi terus berkembang, Maker (MKR) menonjol sebagai salah satu protokol pinjaman DeFi terbesar dan tertua, mendapatkan popularitas karena penerbitan stablecoin DAI yang banyak digunakan dengan nilai pasar US$ 4,6 miliar.

    Lonjakan baru-baru ini di Maker (MKR), token tata kelola dari pemberi pinjaman keuangan terdesentralisasi (DeFi) MakerDAO senilai US$ 5,3 miliar, dapat dikaitkan dengan implementasi program pembelian kembali token.

    Grafik harian MKR/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harian MKR/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Harga Dogecoin (DOGE) Melonjak saat Twitter Ganti Nama dan Logo ke X

    Skema pembelian kembali token, bernama Smart Burn Engine, dirancang untuk menghapus token MKR dari pasar. Mekanismenya melibatkan alokasi kelebihan stablecoin DAI dari buffer surplus Maker untuk membeli token MKR dari kumpulan UniSwap. Proposal tata kelola di balik inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat nilai dan tata kelola token sambil secara aktif melibatkan pemegang MKR dalam memberikan suara pada proposal penting.

    Menurut data blockchain, platform MakerDAO, akan menghapus MKR senilai sekitar US$ 7 juta dari pasar selama bulan depan melalui inisiatif pembelian kembali ini. Dengan total kapitalisasi pasar token mencapai sekitar US$ 1 miliar, pembelian kembali mewakili pengurangan 0,7% dalam pasokan token per bulan, berpotensi meningkatkan kelangkaan dan proposisi nilai MKR. Langkah strategis ini kemungkinan akan menarik minat dan investasi lebih lanjut dari komunitas kripto.

    Maker (MKR) telah memperoleh 53,5% selama sebulan terakhir, dan ini menyaksikan lonjakan 28,1% yang luar biasa antara 15 Juli dan 22 Juli, mencapai penutupan harian tertinggi dalam hampir setahun.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Harga Bitcoin, ETH hingga XRP Jelang Rapat FOMC The Fed

    Harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH) hingga XRP kemungkinan besar diprediksi masih terkonsolidasi jelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada 25-26 Juli 2023. The Fed sendiri akan melakukan rapat FOMC untuk menentukan kebijakan suku bunga telah menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar, termasuk para investor dan trader kripto.

    Fluktuasi harga yang terjadi pada pasar aset kripto telah menarik perhatian banyak orang, terutama karena ekspektasi kebijakan moneter yang akan diumumkan oleh The Fed. Dalam artikel ini, kita akan menyelami tren terbaru, faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga, dan proyeksi potensial menghadapi keputusan yang akan diambil oleh The Fed.

    The Fed diperkirakan akan menaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Hal tersebut sejalan dengan proyeksi “dot-plot” terbaru dari para anggota FOMC yang menetapkan kebijakan bank sentral bahwa suku bunga acuan akan mencapai puncaknya di 5,50 persen-5,75 persen.

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Gerak Pasar Kripto Terpantau Sideways, Pekan Ini Ada Momen Krusial

    Selain itu, yang akan dinantikan oleh investor adalah seberapa hawkish atau dovish pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell untuk mendapatkan sinyal akan kenaikan selanjutnya atau telah mencapai puncak. Selama belum ada kepastian, harga aset kripto masih akan sideways.

    Berikut adalah analisis harga sejumlah aset kripto di pekan pengumuman suku bunga The Fed dari Trader External Tokocrypto, Fyqieh Fachrur.

    Analisis Pergerakan Harga 

    Bitcoin (BTC)

    BTC/USDT Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Selama satu minggu terakhir, yaitu pada tanggal 19, 21, dan 23 Juli 2023, harga Bitcoin sempat turun di bawah US$ 30.000. Level support di harga US$ 30.000 menjadi penentu apakah Bitcoin dapat mempertahankan reli atau tidak. 

    “Target untuk tren turun jangka pendek akan mencakup level US$ 28.138, yang merupakan titik tengah dari reli 27% yang terlihat antara 15 dan 23 Juni. Dalam kasus tertentu, BTC dapat turun ke level US$ 27.330 dan US$ 26.767, keduanya merupakan level akumulasi utama untuk pemegang jangka panjang,” kata Fyqieh.

    Jika prospek ekonomi makro membaik seperti yang dijelaskan di atas, harga Bitcoin dapat memantul dari area dukungan utama dan mencapai level US$ 35.000 dan US$ 41.000 dalam jangka panjang hingga akhir tahun 2023.

    Di sisi lain, jika penurunan mendorong harga Bitcoin melampaui level US$ 25.000, itu akan menggoyahkan kepercayaan investor. Pergerakan ini akan menghasilkan titik terendah yang lebih rendah dan mematahkan tesis bullish, yang berpotensi memicu koreksi ke level dukungan utama di US$ 21.313.

    Ethereum (ETH)

    ETH/USDT by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Prediksi pergerakan harga Ethereum menunjukkan adanya kemungkinan pelemahan, seiring dengan pelemahan harga Bitcoin yang terus berusaha me-retest level dukungan di US$ 30.000. Hal ini dapat menjadi berita yang kurang baik bagi Ethereum dalam waktu beberapa waktu mendatang. Dalam hal RSI (Relative Strength Index), Ethereum berada di area RSI 81 dan 63, yang mengindikasikan bahwa kemungkinan Ethereum akan mengalami koreksi semakin besar.

    Untuk saat ini, prediksi harga ETH adalah mencapai US$ 1.906, kemudian mengalami koreksi kembali ke area garis dukungan di US$ 1.855 dalam minggu ini, bahkan bisa mencapai US$ 1.846. Pada area harga US$ 1.846 juga terdapat beberapa bukti retest support yang cukup kuat, seperti terlihat pada awal Juli hingga akhir Juli, dimana Ethereum selalu kembali naik di atas US$ 1.850 dalam waktu singkat setelah mencapai level tersebut.

    Ripple (XRP)

    XRP/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Semangat Kolaborasi, Tokocrypto Meriahkan Ulang Tahun ke-2 blu

    Ripple atau XRP diprediksi akan mengalami penurunan setelah memenangkan kasusnya melawan SEC pada pertengahan Juli lalu. Saat ini, XRP sedang mencari area support dan mengalami koreksi karena banyak investor yang mengambil keuntungan setelah kenaikan harga yang signifikan. Indikator RSI menunjukkan bahwa XRP berada dalam kondisi tekanan jual yang tinggi, dengan nilai RSI sekitar 16,99 dan 18,5.

    “Meskipun XRP sedang mengalami tekanan jual yang tinggi, volatilitasnya semakin menurun seiring berjalannya waktu, yang mengindikasikan potensi pelemahan lebih lanjut. Prediksi mengatakan bahwa XRP kemungkinan akan mengalami penurunan hingga mencapai target harga US$ 0,67, yang setara dengan penurunan sebesar -10,89% dari harga saat ini,” jelas Fyqieh.

    Fantom (FTM)

    FTM/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Menurut Fyqieh, pergerakan harga FTM (Fantom) diperkirakan memiliki potensi kenaikan yang besar. Hal ini didasarkan pada konfirmasi bounce back dengan peningkatan candlestick yang signifikan. Prediksi ini menunjukkan bahwa dalam waktu singkat, mungkin dalam minggu ini, FTM berpotensi mencapai area resisten Moving Average 100 pada harga US$ 0,2684, sehingga berpeluang memberikan keuntungan sekitar 4,57%.

    Selain itu, terdapat indikasi permintaan yang cukup tinggi, karena volume transaksi meningkat lebih dari 47,7% berdasarkan data dari CoinMarketCap, dengan total volume transaksi harian mencapai US$ 53.346.035. 

    Aptos (APTOS)

    APT/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Harga Aptos diprediksi akan mengalami penurunan serupa dengan aset kripto lainnya karena pasar kripto sedang mengalami kondisi lesu dan konsolidasi, dan tidak ada katalis baru yang berdampak signifikan pada seluruh aset kripto. Saat ini, harga APTOS berada di level US$ 7,54 dan berada dalam kisaran konsolidasi antara US$ 7,2 hingga US$ 7,8.

    Konsolidasi ini kemungkinan akan terpecah dan Aptos kemungkinan akan mengalami penurunan karena adanya indikasi pola “head and shoulder” yang menunjukkan pelemahan harga. Namun, pola “head and shoulder” ini belum sepenuhnya terkonfirmasi.

    Para trader perlu waspada terhadap potensi penurunan harga di level US$ 6,92 sebagai area supportneckline“. Jika harga Aptos kembali menembus area US$ 6,92, maka diprediksi APTOS akan menuju ke area US$ 5,93 sebagai support terbesar.

    “Saat ini, para trader spot lebih baik untuk menunggu dan melihat perkembangan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah selanjutnya. Indeks RSI saat ini berada di poin 18, yang menunjukkan kondisi oversold, namun di sisi lain, APTOS belum mencapai titik support maksimumnya,” pungkas Fyqieh.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com