Author: 28

  • China Berpotensi Cabut Larangan Kripto, Masa Depan Bitcoin Bersinar

    China dikabarkan mengirimkan sinyal yang menunjukkan kemungkinan akan mencabut larangan aset kripto di negara tersebut. Kabar ini telah menggembirakan pasar kripto dan memberikan harapan akan masa depan yang cerah bagi Bitcoin (BTC).

    Dilaporkan oleh BeInCrypto, perkembangan regulasi terkini di Hong Kong dan kemajuan teknologi di daratan China menunjukkan kemungkinan adanya pencabutan larangan secara menyeluruh terhadap kripto. Sejak tahun 2013, hubungan China dengan industri kripto telah mengalami berbagai perubahan yang signifikan.

    Larangan pertama terhadap kripto diberlakukan pada bulan Desember 2013, ketika People’s Bank of China (PBoC) dan otoritas keuangan lainnya melarang bank-bank untuk melakukan transaksi yang terkait dengan Bitcoin. Bitcoin dianggap sebagai “komoditas virtual khusus” yang tidak memiliki dasar hukum untuk berfungsi sebagai mata uang yang sah. Alasannya, Bitcoin dikhawatirkan dapat digunakan untuk pencucian uang.

    Pada tahun 2017, China mengambil tindakan lebih lanjut dalam upaya mencegah aliran dana ilegal keluar negeri. Pada bulan Januari tahun itu, PBoC meluncurkan penyelidikan terhadap pertukaran kripto dengan fokus pada pengelolaan valuta asing dan pencegahan pencucian uang.

    China Aturan Ketat Kripto

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Daftar Aset Potensial di Bulan Juni 2023, Saatnya Nabung Kripto!

    Hasil penyelidikan tersebut mengarah pada larangan terhadap penawaran koin awal (Initial Coin Offering/ICO) pada bulan September. Selanjutnya, PBoC memerintahkan pengembalian modal yang dikumpulkan melalui ICO kepada para investor.

    China juga melarang lembaga keuangan dan perusahaan pembayaran non-bank untuk menyediakan layanan yang terkait dengan penggalangan dana berbasis token. Petunjuk juga dikeluarkan yang mewajibkan pertukaran kripto untuk menutup operasionalnya secara sukarela.

    Tindakan keras terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, terutama dengan fokus pada penambangan Bitcoin pada tahun 2019. Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) menyebut industri penambangan Bitcoin sebagai industri yang “tidak diinginkan” karena dampak negatifnya terhadap lingkungan. Klasifikasi tersebut menimbulkan kekhawatiran, karena sebagian besar rig penambangan Bitcoin diproduksi di China, dan lebih dari separuh kekuatan penambangan Bitcoin di seluruh dunia berlokasi di sana.

    Pada tahun 2020, pemerintah China memblokir lebih dari 100 situs web asing yang menawarkan layanan pertukaran kripto. Larangan perdagangan dan penambangan kripto secara keseluruhan diumumkan pada tahun 2021 dengan alasan tingginya konsumsi energi Bitcoin dan ancaman terhadap tujuan lingkungan negara.

    Akibatnya, para penambang Bitcoin terpaksa menutup operasional mereka atau memindahkan kegiatan mereka ke negara-negara yang lebih ramah terhadap kripto, yang berdampak signifikan pada ekonomi kripto secara global.

    China Mulai Melunak

    Namun, saat ini China terlihat secara halus mengubah sikapnya terhadap kripto. Hong Kong, yang merupakan “sandbox” China, terus maju dengan peraturan baru yang mengindikasikan kemungkinan pencabutan larangan terhadap kripto.

    Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) telah membuat kemajuan besar dalam menyusun kerangka peraturan untuk kripto yang didukung oleh aset keuangan tradisional, yang dikenal sebagai stablecoin.

    Pengumuman tentang peraturan stablecoin oleh HKMA pada tahun 2024 merupakan perkembangan yang signifikan, terutama untuk wilayah yang memiliki pendekatan yang berbeda dengan daratan China, di mana perdagangan aset kripto tetap dilarang.

    Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Daftar Lengkap 501 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Selain itu, Hong Kong baru-baru ini memperkenalkan peraturan baru yang mengharuskan pertukaran kripto untuk memperoleh lisensi. Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses kepada investor ritel untuk berpartisipasi dalam perdagangan aset seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Johnny Ng, anggota Dewan Legislatif Hong Kong, bahkan mengundang perusahaan kripto seperti Coinbase untuk membuka bisnis di wilayah tersebut.

    Selain Hong Kong, China juga merilis buku putih tentang Inovasi dan Pengembangan Internet 3.0 yang mengakui teknologi blockchain sebagai infrastruktur utama. Ini menunjukkan potensi perubahan pandangan China terhadap kripto.

    Investasi tahunan yang direncanakan oleh Distrik Chaoyang di China sebesar 100 juta yuan menunjukkan komitmen China untuk mendukung pengembangan ekosistem industri Internet 3.0 yang ramah terhadap kripto.

    Perubahan Kebijakan

    Namun, penting untuk diingat bahwa pencabutan larangan terhadap kripto tidak akan terjadi hanya dengan perubahan peraturan semata. Diperlukan perubahan menyeluruh dalam ekosistem kripto, termasuk peningkatan keamanan aset, kepatuhan terhadap standar keamanan siber yang ketat, dan praktik pengujian yang ditingkatkan.

    Rencana Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) untuk mengizinkan platform yang telah mendapatkan lisensi untuk melayani investor ritel menunjukkan tingkat kewaspadaan yang diperlukan.

    Meskipun perjalanan menuju pencabutan larangan kripto di China masih panjang dan rumit, perkembangan ini memberikan harapan bagi para penggemar kripto dan investor di seluruh dunia. Pasar kripto dengan antusiasme menantikan potensi perubahan permainan dari Asia Timur, terutama ketika Hong Kong dan daratan China terus memperbaiki kerangka regulasi dan merangkul inovasi teknologi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Rumor Menarik Tentang Penggunaan Aset Kripto di Game GTA 6

    Desas-desus tersebar luas bahwa Rockstar Games akan memperkenalkan transaksi aset kripto dalam game GTA 6 yang akan datang. Bocoran terbaru menunjukkan bahwa game tersebut akan menampilkan aset digital dan segmen pasar saham untuk misi yang lebih luas dalam gameplay.

    Jika game tersebut menyertakan kripto, itu akan memungkinkan waralaba untuk memasuki pasar baru yang memperkenalkan pemain ke dunia token digital. Publikasi video game, Game Rant, berspekulasi bahwa GTA 6 (atau apa pun namanya secara resmi) tidak akan memperkenalkan aset kripto yang sebenarnya, melainkan mungkin hanya menjadikan kripto dan metaverse sebagai sebuah gimmick.

    1. Miliarder Anonim untuk Menghadiahi Pemain dengan Kripto

    Dikutip Watcher Guru, pendiri Insider Gaming, Tom Henderson menulis di tweet-nya bahwa sumber mengkonfirmasi kepadanya bahwa GTA 6 akan memperkenalkan aset kripto dalam gameplay. Dia juga men-tweet bahwa fitur pasar saham akan kembali dengan broker untuk membeli atau menjual saham.

    Menurut Henderson, miliarder anonim dalam game tersebut akan memberi penghargaan kepada pemain dengan kripto untuk menyelesaikan misi yang mereka tetapkan. Karena mentransfer kripto tidak mengungkapkan nama pengirim, miliarder lebih memilih metode pembayaran untuk tetap anonim.

    Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
    Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

    Baca juga: Asia Ramah Kripto: Hong Kong Ungkap Potensi Bisnis di Negaranya

    2. Kripto GTA 6 Akan Dinamakan $RSTAR?

    Desas-desus beredar bahwa aset kripto di GTA 6 akan diberi nama ticker $RSTAR. Kripto asli dalam game akan ditambahkan ke akun pemain setelah menyelesaikan misi dari miliarder anonim. Pemain dapat memiliki uang tunai dan RSTAR secara bersamaan dan membayar barang dalam game melalui mata uang. Namun, ini hanya rumor dan Rockstar Games belum mengonfirmasi perkembangannya.

    3. Game Akan Parodikan Aset Digital?

    Rumor lain mengklaim bahwa GTA 6 akan menggunakan kripto sebagai parodi aset digital. Waralaba Grand Theft Auto dikenal dengan label humornya dan menggunakan budaya populer melalui lelucon. Demikian pula, kripto dapat menghadapi nasib yang sama dan mungkin berada di bawah pengawasan parodi. Meskipun demikian, kita dapat mengetahui kebenaran tentang integrasi mata uang digital hanya setelah rilis GTA 6.

    Dan sementara Take-Two telah masuk ke dunia kripto , termasuk membuat studio Zynga mengerjakan game Web3. Namun, Rockstar juga mengeluarkan larangan November lalu untuk NFT dan kripto di server Grand Theft Auto V yang dioperasikan oleh penggemar.

    Saat ini hanya ada sedikit atau tidak ada bukti apa pun yang mendukung salah satu dari klaim ini. Take-Two dan Rockstar Games belum memberikan komentar, tetapi tidak segera mendapat kabar.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Lengkap 501 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan peraturan terbaru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia. Dalam aturan ini terdapat daftar baru 501 aset kripto yang legal dan boleh diperdagangkan di Tanah Air.

    Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto dikeluarkan untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat.

    “Bahwa untuk memenuhi kebutuhan perdagangan Aset Kripto serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam bertransaksi Aset Kripto di Pasar Fisik Aset Kripto, perlu melakukan penyesuaian atas daftar Aset Kripto yang diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto,” kata Didid sesuai dengan surat keputusan resminya.

    Dijelaskan bahwa PerBa Nomor 4 Tahun 2023 ini akan menggantikan peraturan sebelumnya, yaitu PerBa No. 11 Tahun 2022 yang dikeluarkan pada 08 Agustus 2022. PerBa ini mengadopsi pendekatan positive list yang bertujuan untuk memperkecil risiko diperdagangkannya jenis aset kripto yang tidak memiliki kejelasan whitepaper atau yang memiliki tujuan ilegal seperti pencucian uang dan sebagainya.

    Daftar Kripto Bertambah

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto dan bendera Indonesia.

    Baca juga: Volatilitas Pasar Kripto di Tengah Data CPI dan FOMC

    Dengan adanya aturan Bappebti ini, daftar aset kripto yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia pun kini bertambah menjadi 501 jenis. Angka tersebut meningkat signifikan dari 383 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan.

    Sementara jenis aset kripto di luar daftar tersebut, wajib delisting oleh Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) serta diikuti langkah penyelesaian bagi setiap pelanggan aset kripto.

    Nantinya, Bappebti terus melakukan peninjauan terhadap inovasi kripto yang terjadi di pasar. Mereka juga akan melakukan peninjauan kembali minimal setiap satu tahun sekali terhadap aset kripto di exchange atau platform yang tersedia di Indonesia untuk melihat status legalitasnya masih layak diberikan atau tidak.

    Penilaian pengusulan aset kripto dilakukan oleh Tim Penilaian Daftar Aset Kripto yang beranggotakan unsur dari Bappebti, asosiasi, dan pelaku usaha, sehingga proses penilaian akan lebih cepat dan akurat.

    Selain itu, untuk memberikan kepastian hukum, CPFAK yang akan melakukan listing atau delisting jenis aset kripto yang telah ditetapkan, wajib terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Kepala Bappebti.

    Daftar Aset Kripto Legal di Indonesia

    Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.
    Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.

    Baca juga: Tokocrypto Maksimalkan Pertumbuhan di Tengah Tantangan Industri Kripto

    Berikut ini adalah data terbaru 501 aset kripto yang legal di Indonesia dan masuk daftar resmi Bappebti:

    1. Ethereum ETH
    2. Klaytn KLAY
    3. Solana SOL
    4. Tezos XTZ
    5. Iota MIOTA
    6. USD Coin USDC
    7. Polkadot DOT
    8. The Sandbox SAND
    9. Bitcoin BTC
    10. Cosmos ATOM
    11. 0x Protocol ZRX
    12. Litecoin LTC
    13. Cardano ADA
    14. Chainlink LINK
    15. Uniswap UNI
    16. Stellar XLM
    17. Binance USD BUSD
    18. XRP XRP
    19. Tron TRX
    20. Decentraland MANA
    21. Enjin Coin ENJ
    22. UMA UMA
    23. Polygon MATIC
    24. Basic Attention Token BAT
    25. Ren REN
    26. Qtum QTUM
    27. Solar SXP
    28. TrueUSD TUSD
    29. BNB BNB
    30. Theta Network THETA
    31. Synthetix SNX
    32. Compound COMP
    33. Cronos CRO
    34. VeChain VET
    35. Aurora AOA
    36. Status SNT
    37. Cartesi CTSI
    38. Dogecoin DOGE
    39. Maker MKR
    40. Tether USDT
    41. Storj STORJ
    42. Venus XVS
    43. Zilliqa ZIL
    44. OMG Network OMG
    45. Harmony ONE
    46. MultiversX EGLD
    47. Orbs ORBS
    48. iExec RLC RLC
    49. Algorand ALGO
    50. EOS EOS
    51. WazirX WRX
    52. Wrapped Bitcoin WBTC
    53. Electroneum ETN
    54. Avalanche AVAX
    55. PancakeSwap CAKE
    56. Quant QNT
    57. Polymath POLY
    58. Dai DAI
    59. Loopring LRC
    60. Ehtereum Classic ETC
    61. Numeraire NMR
    62. Bitcoin Cash BCH
    63. yearn.finance YFI
    64. Neo NEO
    65. Origin Protocol OGN
    66. Kusama KSM
    67. Waves WAVES
    68. Stella ALPHA
    69. Nano XNO
    70. Golem GLM
    71. Ravencoin RVN
    72. Fantom FTM
    73. Kava KAVA
    74. NEM XEM
    75. BitTorrent BTTOLD
    76. ICON ICX
    77. Serum SRM
    78. Pax Dollar USDP
    79. Kyber Network Crystal v2 KNC
    80. Bitcoin Diamond BCD
    81. Ardor ARDR
    82. Ontology ONT
    83. JUST JST
    84. Siacoin SC
    85. XDC Network XDC
    86. OKB OKB
    87. Band Protocol BAND
    88. PAX gold PAXG
    89. Ankr ANKR
    90. DigiByte DGB
    91. Ampleforth AMPL
    92. Orion Protocol ORN
    93. Bitcoin SV BSV
    94. Dent DENT
    95. Request REQ
    96. LYFE LYFE
    97. WAX WAXP
    98. Lisk LSK
    99. StormX STMX
    100. Loom Network LOOM
    101. Metadium META
    102. COTI COTI
    103. High Performance Blockchain HPB
    104. Terra Classic LUNC
    105. BakeryToken BAKE
    106. PlayGame PXG
    107. Balancer BAL
    108. Powerledger POWR
    109. Augur REP
    110. DFI.Money YFII
    111. Coin98 C98
    112. UNUS SED LEO LEO
    113. Moonriver MOVR
    114. Unifi Protocol DAO UNFI
    115. Oasis Network ROSE
    116. Spell Token SPELL
    117. Verasity VRA
    118. SUN SUN
    119. Chia XCH
    120. YooShi YOOSHI
    121. BurgerCities BURGER
    122. Enzyme MLN
    123. Dego Finance DEGO
    124. MOBOX MBOX
    125. Kadena KDA
    126. OctoFi OCTO
    127. Arweave AR
    128. Bluzelle BLZ
    129. Ellipsis EPX
    130. Efinity Token EFI
    131. Yield Guild Games YGG
    132. Ooki Protocol OOKI
    133. Star Atlas ATLAS
    134. NanoByte Token NBT
    135. ARPA ARPA
    136. Wrapped NXM WNXM
    137. Frax Share FXS
    138. Ethereum Name Service ENS
    139. Energi NRG
    140. Hegic HEGIC
    141. Merit Circle MC
    142. Convex Finance CVX
    143. Highstreet HIGH
    144. Bitcoin Standard Hashrate Token BTCST
    145. Frontier FRONT
    146. Orbit Chain ORC
    147. Phala Network PHA
    148. IDK IDK
    149. Glitch GLCH
    150. Selfkey KEY
    151. Beefy Finance BIFI
    152. VCGamers VCG
    153. TROY TROY
    154. Raydium RAY
    155. Litentry LIT
    156. Render Token RNDR
    157. Keep3rV1 KP3R
    158. Aurory AURY
    159. Celer Network CELR
    160. TrustSwap SWAP
    161. NULS NULS
    162. JasmyCoin JASMY
    163. Efforce WOZX
    164. Crypto Global United CGU
    165. Rook ROOK
    166. Flux FLUX
    167. Tranchess CHESS
    168. LinkEye LET
    169. Chainbing CBG
    170. Ethernity ERN
    171. ABBC Coin ABBC
    172. TitanSwap TITAN
    173. Velo VELO
    174. VidyX VIDYX
    175. King DAG KDAG
    176. Dock DOCK
    177. Livepeer LPT
    178. Contentos COS
    179. Pando PANDO
    180. Coinweb CWEB
    181. Marlin POND
    182. COMBO COMBO
    183. IQ IQ
    184. JOE JOE
    185. Kin KIN
    186. Gitcoin GTC
    187. SuperVerse SUPER
    188. Splintershards Token SPS
    189. Santos FC Fan Token SANTOS
    190. Radicle RAD
    191. Automata Network ATA
    192. Saffron.Finance SFI
    193. Bread BRD
    194. BinaryX BNX
    195. Alpine F1 Team Fan Token ALPINE
    196. Travala.com AVA
    197. Ergo ERG
    198. Spartan Protocol SPARTA
    199. PowerPool CVP
    200. League of Kingdoms Arena LOKA
    201. Dusk Network DUSK
    202. AIOZ Network AIOZ
    203. Mines of Dalarnia DAR
    204. Degree Crypto Token DCT
    205. Carry CRE
    206. Gas GAS
    207. Alitas ALT
    208. DEAPcoin DEP
    209. BTRIPS BTR
    210. Attila ATT
    211. Kunci Coin KUNCI
    212. SHILL Token SHILL
    213. Tokenplace TOK
    214. Yieldly Token YLDY
    215. DGPayment DGP
    216. Acala Token ACA
    217. SuperRare RARE
    218. CLV CLV
    219. Play It Forward DAO PIF
    220. Stratis STRAX
    221. Bitcoin Gold BTG
    222. Aergo AERGO
    223. GXChain GXC
    224. Pundi X (New) PUNDIX
    225. Syscoin SYS
    226. Rupiah Token IDRT
    227. Aelf ELF
    228. BORA BORA
    229. Waltonchain WTC
    230. STASIS EURO EURS
    231. Decred DCR
    232. MediBloc MED
    233. Ark ARK
    234. Hive HIVE
    235. Metal DAO MTL
    236. PIVX PIVX
    237. Steem STEEM
    238. BitShares BTS
    239. Gemini Dollar GUSD
    240. Wing Finance WING
    241. Nexus NXS
    242. STP STPT
    243. Nxt NXT
    244. v.systems VSYS
    245. Firo FIRO
    246. VIDY VIDY
    247. DATA DTA
    248. Einsteinium EMC2
    249. Groestlcoin GRS
    250. Navcoin NAV
    251. district0x DNT
    252. LBRY Credits LBC
    253. Aragon ANT
    254. Bytom BTM
    255. NKN NKN
    256. DAD DAD
    257. GoChain GO
    258. Ambire AdEx ADX
    259. Hashgard GARD
    260. Function X FX
    261. PumaPay PMA
    262. Tokenomy TEN
    263. AidCoin AID
    264. Vertcoin VTC
    265. Civic CVC
    266. Hifi Finance HIFI
    267. BTU Protocol BTU
    268. Cosmo Coin COSM
    269. Hedera HBAR
    270. Wanchain WAN
    271. Toko Token TKO
    272. DIA DIA
    273. NEAR Protocol NEAR
    274. Holo HOT
    275. VeThor Token VTHO
    276. Gala GALA
    277. THORChain RUNE
    278. SushiSwap SUSHI
    279. Utrust UTK
    280. Internet Computer ICP
    281. Chiliz CHZ
    282. Chromia CHR
    283. MyNeighbourAlice ALICE
    284. Theta Fuel TFUEL
    285. Polkastarter POLS
    286. Helium HNT
    287. Stacks STX
    288. Fetch.ai FET
    289. Alchemix ALCX
    290. Aave AAVE
    291. dYdX DYDX
    292. Reef REEF
    293. TomoChain TOMO
    294. Axie Infinity AXS
    295. Bancor BNT
    296. Audius AUDIO
    297. Ocean Protocol OCEAN
    298. Illuvium ILV
    299. Celsius CEL
    300. Conflux CFX
    301. ForTube FOR
    302. Keep Network KEEP
    303. Dvision Network DVI
    304. Telcoin TEL
    305. Injective INJ
    306. Alpaca Finance ALPACA
    307. Biconomy BICO
    308. Pintu Token PTU
    309. Curve DAO Token CRV
    310. Aavegotchi GHST
    311. TerraClassicUSD USTC
    312. Trust Wallet Token TWT
    313. 1inch Network 1INCH
    314. eCash XEC
    315. SKALE SKL
    316. IOST IOST
    317. Mina MINA
    318. Shentu CTK
    319. Badger DAO Badger
    320. ThunderCore TT
    321. Anyswap ANY
    322. WOO Network WOO
    323. The Graph GRT
    324. Filecoin FIL
    325. IoTex IOTX
    326. Mdex MDX
    327. Nexo NEXO
    328. Shiba Inu SHIB
    329. Alchemy Pay ACH
    330. Vulcan Forged PYR PYR
    331. Reserve Rights RSR
    332. Prom PROM
    333. Ariva ARV
    334. TrueFi TRU
    335. Celo CELO
    336. WInkLInk WIN
    337. Perpetual Protocol PERP
    338. API3 API3
    339. Cindrum CIND
    340. Apecoin APE
    341. Voxies VOXEL
    342. BIDR BIDR
    343. Dao Maker DAO
    344. Astar ASTR
    345. renBTC RENBTC
    346. Amp AMP
    347. KOK KOK
    348. Achain ACT
    349. Linear Finance LINA
    350. Harvest Finance FARM
    351. Smooth Love Potion SLP
    352. Orchid OXT
    353. KardiaChain KAI
    354. Revain REV
    355. HedgeTrade HEDG
    356. BarnBridge BOND
    357. Anchor Protocol ANC
    358. Mirror Protocol MIR
    359. XSGD XSGD
    360. Nervos Network CKB
    361. Virtua TVK
    362. SafePal SFP
    363. Ana Coin ANA
    364. Flow FLOW
    365. Alien Worlds TLM
    366. Immutable IMX
    367. PlayDapp PLA
    368. DODO DODO
    369. Biswap BSW
    370. IDEX IDEX
    371. Auto AUTO
    372. DeXe DEXE
    373. Nusa NUSA
    374. STEPN GMT
    375. Secret SCRT
    376. Measurable Data Token MDT
    377. Nexo NEXO
    378. Lido DAO LDO
    379. KuCoin Token KCS
    380. LTO Network LTO
    381. MANTRA OM
    382. Huobi Token HT
    383. MovieBloc MBL
    384. Tellor TRB
    385. Mask Network MASK
    386. Observer OBSR
    387. Optimism OP
    388. Moonbeam GLMR
    389. MARBLEX MBX
    390. LooksRare LOOKS
    391. VITE VITE
    392. Osmosis OSMO
    393. Galxe GAL
    394. Aptos APT
    395. Everscale EVER
    396. Ontology Gas ONG
    397. Gnosis GNO
    398. Metacraft MCT
    399. BitTorrent(New) BTT
    400. Manchester City Fan Token CITY
    401. Streamr DATA
    402. S.S. Lazio Fan Token LAZIO
    403. Kava Lend HARD
    404. LeverFi LEVER
    405. Ignis IGNIS
    406. EthereumPoW ETHW
    407. PERL.eco PERL
    408. PlatON LAT
    409. T-mac DAO TMG
    410. ONBUFF ONIT
    411. Terra LUNA
    412. GMX GMX
    413. Hiblocks HIBS
    414. PLC Ultima PLCU
    415. Krypton DAO KRD
    416. FC Barcelona Fan Token BAR
    417. Stargate Finance STG
    418. Multichain MULTI
    419. Bonfida FIDA
    420. Cream Finance CREAM
    421. Adappter Token ADP
    422. Threshold T
    423. IRISnet IRIS
    424. Beta Finance BETA
    425. dForce DF
    426. ETHUP ETHUP
    427. Flamingo FLM
    428. Komodo KMD
    429. pNetwork PNT
    430. Bounce Token AUCTION
    431. Bella Protocol BEL
    432. FIO Protocol FIO
    433. QuickSwap QUICK
    434. FC Porto Fan Token PORTO
    435. Defigram DFG
    436. ConstitutionDAO PEOPLE
    437. Mithril MITH
    438. WEMIX WEMIX
    439. UniLend UFT
    440. BENQI QI
    441. AC Milan Fan Token ACM
    442. TokenClub TCT
    443. ETHDOWN ETHDOWN
    444. Cortex CTXC
    445. BNBDOWN BNBDOWN
    446. Paris Saint-Germain Fan Token PSG
    447. Volt Inu V2 VOLT
    448. Akropolis AKRO
    449. Atletico De Madrid Fan Token ATM
    450. OG Fan Token OG
    451. Abyss ABYSS
    452. ADAUP ADAUP
    453. MATICBULL2021 MATICBULL2021
    454. VIDT DAO VIDT
    455. BNBUP BNBUP
    456. XRPUP XRPUP
    457. SOLVE SOLVE
    458. MATICBEAR MATICBEAR
    459. New BitShares NBS
    460. Adventure Gold AGLD
    461. DOTUP DOTUP
    462. DOTDOWN DOTDOWN
    463. RSK Infrastructure Framework RIF
    464. Tribe TRIBE
    465. Aion AION
    466. BTCUP BTCUP
    467. StaFi FIS
    468. Voyager Token VGX
    469. Kommunitas KOM
    470. Vexanium VEX
    471. Honest HNST
    472. Duckie Land MMETA
    473. SANGKARA MISA MISA
    474. Hara Token HART
    475. Mira MIRA
    476. GICTrade GICT
    477. Tokoin TOKO
    478. ASIX+ ASIX+
    479. AK12 AK12
    480. Shanum SHAN
    481. Arbitrum ARB
    482. Rocket Pool RPL
    483. Sui SUI
    484. SingularityNET AGIX
    485. Hashflow HFT
    486. Flare FLR
    487. SPACE ID ID
    488. Blur BLUR
    489. Liquity LQTY
    490. Bitgert BRISE
    491. ID Digital Rupiah IDDR
    492. Open Campus EDU
    493. FLOKI FLOKI
    494. NEOPIN NPT
    495. Pepe PEPE
    496. Creo Engine CREO
    497. Mashida MSHD
    498. NEFTiPEDIA NFT
    499. Kuy Token KUY
    500. DOOiT DOO
    501. TWelve Zodiac TWELVE

    Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hong Kong Ungkap Potensi Bisnis di Negaranya

    Asia ingin menjadi kawasan ramah kripto, dibuktikan dengan Hong Kong mengambil langkah lain untuk menjadi pusat kripto global, dengan mengungkap potensi bisnis di negaranya. Terbaru regulator Hong Kong memanfaatkan tindakan keras Amerika Serikat (AS) untuk menarik minat platform pedagang kripto, Coinbase membuka bisnis di negara dengan julukan Pearl of the Orient itu.

    Dikutip Blockworks, legislator Hong Kong, Johnny Ng telah mengundang Coinbase dan pedagang kripto lainnya untuk mendirikan perusahaan resmi dan beroperasi di negaranya. Hal ini tentu mengambil peluang di tengah permusuhan dari regulator AS.

    “Saya dengan ini menawarkan undangan untuk menyambut semua operator perdagangan aset virtual global termasuk Coinbase untuk datang ke (Hong Kong) untuk penerapan platform perdagangan resmi dan rencana pengembangan lebih lanjut,” kata Ng dalam tweet-nya.

    “Jangan ragu untuk mendekati saya dan saya dengan senang hati memberikan bantuan apa pun.”

    Ambisi Hong Kong

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Daftar Lengkap 501 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) baru saja mulai menerima aplikasi untuk lisensi dari platform perdagangan kripto. Regulator mengizinkan platform berlisensi untuk melayani investor kripto ritel sejak 1 Juni, mencabut larangan yang diberlakukan pada akhir 2020.

    SFC telah menetapkan pedoman yang jelas untuk operator platform: Mereka harus memiliki aset likuid senilai 12 bulan dari biaya operasional (tidak termasuk aset virtual) sebagai salah satu persyaratan.

    Beberapa perusahaan kripto termasuk Huobi, Gate Group, Amber Group, OKX, dan BitMEX, telah menyatakan niat untuk mengajukan lisensi di Hong Kong. Biaya aplikasi bervariasi antara HK$ 1.790 (US$ 228) dan HK$ 4.740 (US$ 604).

    Namun hingga akhir April, hanya sekitar 10 pengelola dana terdaftar di Hong Kong yang telah mengonversi lisensi mereka untuk menangani kripto untuk klien mereka.

    Asia Cahaya Kripto?

    Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
    Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.

    Baca juga: Asia Menguasai Pasar Bitcoin dan Kripto, Meninggalkan AS di Belakang!

    Markus Thielen, kepala penelitian Matrixport, sebelumnya mengatakan rencana Hong Kong untuk menjadi pusat kripto utama di Asia dapat berhasil.

    “Sekarang ada demam emas dari perusahaan kripto internasional untuk melayani investor ritel yang berbasis di Hong Kong yang secara aktif terlibat dalam produk dengan volatilitas tinggi seperti kontrak derivatif dan lainnya,” katanya.

    Sementara itu, Asia kini menjadi pasar terbesar Bitcoin (BTC) dan aset kripto secara keseluruhan mengalahkan Amerika Serikat (AS). Pasokan Bitcoin yang dipegang oleh entitas di Asia meningkat sebesar 9,9% pada tahun 2023, karena kawasan tersebut mulai memperkenalkan peraturan ramah kripto dan AS memperketat sikap pengaturannya.

    Tekanan peraturan AS terus mengengkang industri aset kripto, tren baru mulai terbentuk, sehingga mengubah dinamika permintaan global Bitcoin. Lingkungan politik AS tengah berusaha untuk memperketat regulasi perdagangan dan sektor pertambangan kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aset Kripto adalah Investasi Paling Umum Bagi Gen Z

    Aset kripto, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), adalah investasi paling umum yang dipegang oleh investor Gen Z, menurut sebuah studi bersama CFA Institute dan Financial Industry Regulatory Authority’s Investor Education Foundation. Ini menjadi sebuah tren yang kemungkinan didorong oleh kelompok yang tumbuh bersamaan dengan perubahan teknologi, media sosial, dan akses investasi yang lebih mudah.

    Dalam laporan riset tersebut, 55 persen investor Gen Z saat ini berinvestasi di kripto. Gen Z adalah kelompok yang lahir pada akhir 1990-an hingga abad ke-21, yang berarti anggota tertuanya berusia pertengahan 20-an, dan laporan tersebut didasarkan pada survei online terhadap orang-orang di Amerika Serikat yang berusia 18-25 tahun.

    Investasi saham menempati peringkat kedua, dipegang oleh 41 persen dari investor ini, diikuti oleh reksa dana (35 persen), non-fungible tokens (NFT) (25 persen) dan Exchange Traded Funds (23 persen), kata laporan itu.

    Investor Kripto

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Pasar Kripto dan Bitcoin Mulai Bangkit, namun Belum Optimal

    Sebagai perbandingan, reksa dana adalah kepemilikan paling umum di antara investor Gen X, kelompok yang lahir antara tahun 1965 dan 1980. 47 persen memegang reksa dana, diikuti oleh saham individu (43 persen) dan kripto (39 persen).

    Dikutip CNBC, konsentrasi Gen Z yang relatif tinggi dalam aset kripto — contohnya termasuk Bitcoin dan Ethereum — dan saham individu “dapat menimbulkan kekhawatiran” jika investor tidak mempertimbangkan dan mengelola risiko secara memadai, kata Gerri Walsh, Presiden Financial Industry Regulatory Authority’s Investor Education Foundation.

    “Sedangkan reksa dana dan sebagian besar ETF biasanya menawarkan tingkat diversifikasi, hal yang sama tidak berlaku saat membeli mata uang kripto dan saham individu,” kata Walsh.

    Gen Z adalah generasi pertama yang tumbuh di era teknologi dan media sosial, mengonsumsi informasi termasuk saran investasi dari platform seperti TikTok dan Instagram, kata Ted Jenkin, perencana keuangan bersertifikat yang berbasis di Atlanta.

    Diversifikasi

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Investor Kripto Indonesia Terus Tumbuh Capai 17,25 Juta pada April 2023

    Antusiasme mereka terhadap aset kripto juga bertepatan dengan pertumbuhan aplikasi investasi yang memungkinkan pengguna membeli dengan jumlah uang yang relatif kecil dan karenanya dapat menawarkan lebih banyak akses investasi kepada mereka yang memiliki lebih sedikit uang tunai.

    Gen Z juga umumnya menyaksikan kebangkitan raksasa teknologi seperti Alphabet, Apple, dan Meta dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap pertumbuhan teknologi dan ekonomi digital yang berkelanjutan, kata Jenkin, pendiri oXYGen Financial dan anggota Dewan Penasihat CNBC.

    Laporan bersama Finra-CFA Institute tidak menentukan bagian rata-rata portofolio investor Gen Z yang dialokasikan ke aset digital. Kripto umumnya harus hanya 1 persen hingga 3 persen dari portofolio investor, kata Jenkin.

    Investor juga harus mempertimbangkannya sebagai investasi jangka panjang yang dimaksudkan untuk dimiliki setidaknya selama 10 tahun, sarannya.

    Investor Gen Z di AS memandang diri mereka sebagai pengambil risiko. Memang, 46 persen mengatakan mereka bersedia mengambil risiko keuangan yang besar atau di atas rata-rata, menurut laporan bersama Finra-CFA Institute. Dan bagian yang sama (50 persen) mengatakan bahwa mereka telah melakukan investasi karena takut ketinggalan atau FOMO, yang “mungkin tidak selalu memerlukan penilaian risiko yang cermat,” kata Walsh.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Manfaatkan Stabilisasi Investasi di Koreksi Pasar Kripto dengan Stablecoin

    Di tengah tren penurunan di pasar kripto global dalam sepekan terakhir, investor kripto diminta untuuk semakin bijak dalam mengambil keputusan. Pasar kripto memang terkenal karena volatilitasnya yang tinggi, dengan fluktuasi harga yang sering terjadi. 

    Saat pasar mengalami koreksi atau penurunan harga secara keseluruhan, banyak investor mencari alternatif yang lebih aman dan tenang. Salah satu opsi yang menarik adalah menggunakan stablecoin sebagai instrumen investasi. 

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengatakan stablecoin adalah jenis aset kripto yang nilainya diikat atau terkait dengan aset tradisional seperti mata uang fiat atau komoditas. Dalam kondisi pasar yang lesu ini, data Glassnode melihat aliran masuk stablecoin secara signifikan melebihi aliran masuk Bitcoin dan Ethereum pada kuartal I 2023, koreksi pasar telah menyebabkan pembalikan tren ini.

    “Laporan Glassnode juga menyoroti perkembangan signifikan dalam ruang stablecoin. Pasokan USDT (Tether) telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, menunjukkan lonjakan permintaan untuk stablecoin populer ini. Sebaliknya, pasokan USDC (USD Coin) dan BUSD (Binance USD) telah menurun ke posisi terendah dalam beberapa tahun,” jelas Fyqieh.

    Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.
    Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.

    Baca juga: Apple Vision Pro Diklaim Dapat Mengubah Cara Merancang Metaverse

    Lebih lanjut, Fyqieh menjelaskan bagaimana menggunakan stablecoin untuk mengamankan dan menenangkan investasi kripto saat pasar mengalami koreksi:

    Kelebihan Stablecoin Saat Koreksi Pasar

    Salah satu kelebihan utama stablecoin saat pasar mengalami koreksi adalah stabilitas nilainya. Stablecoin diikat dengan mata uang fiat atau komoditas, yang berarti nilainya cenderung tetap atau memiliki fluktuasi yang lebih kecil dibandingkan dengan aset kripto lainnya. Dengan menggunakan stablecoin, Anda dapat mempertahankan nilai investasi Anda dalam periode volatilitas pasar.

    Mengurangi Risiko Volatilitas

    Investasi kripto dengan stablecoin dapat membantu mengurangi risiko volatilitas yang tinggi saat pasar mengalami penurunan harga. Dengan beralih ke stablecoin, Anda dapat melindungi nilai investasi Anda dan menghindari kerugian besar yang mungkin terjadi.

    Memanfaatkan Fitur Stabilisasi Nilai

    Beberapa stablecoin dilengkapi dengan fitur yang dirancang khusus untuk menjaga stabilitas nilai. Misalnya, beberapa stablecoin menggunakan mekanisme smart contract atau cadangan aset yang memungkinkan untuk stabilisasi nilai yang lebih baik.

    Diversifikasi aset

    Saat pasar kripto mengalami koreksi, penting untuk mengadopsi strategi diversifikasi. Anda dapat menggunakan stablecoin sebagai salah satu komponen dalam portofolio investasi.

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Tokocrypto Maksimalkan Pertumbuhan di Tengah Tantangan Industri Kripto

    Menjaga Ketenangan Pikiran

    Salah satu keuntungan utama menggunakan stablecoin saat pasar koreksi adalah memberikan ketenangan pikiran. Pasar yang tidak menentu sering kali mempengaruhi emosi investor, yang dapat menyebabkan keputusan investasi yang impulsif atau emosional. 

    Penting untuk diingat bahwa investasi kripto tetaplah memiliki risiko, dan stabilitas nilai stablecoin tidak selalu menjamin keuntungan atau perlindungan total terhadap kerugian. Selalu lakukan riset yang cermat sebelum membuat keputusan investasi, dan konsultasikan dengan profesional keuangan jika diperlukan.

    Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Volatilitas Pasar Kripto di Tengah Data CPI dan FOMC

    Keadaan terkini pasar kripto masih menjadi roller coaster, dengan pengaruh yang signifikan dari data CPI (Consumer Price Index) dan FOMC (Federal Open Market Committee). Pasar kripto telah menjadi perhatian utama bagi para investor dan penggemar mata uang digital, dengan fluktuasi harga yang mengguncang dan seringkali sulit diprediksi.

    Pasar kripto, baik Bitcoin (BTC) dan altcoin terpantau ‘berdarah’ sepanjang akhir pekan. Apa penyebabnya?

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan pertama, pasar kripto yang turun masih dipengaruhi oleh sentimen gugatan SEC. Top kripto yang masuk dianggap sekuritas oleh SEC di dalam gugatan ke Binance dan Coinbase, langsung anjlok.

    “Kedua, beberapa platform perdagangan kripto juga memilih untuk menghentikan perdagangan koin tertentu dan memutuskan untuk calm down terlebih dahulu. Seperti, Binance US bakal stop terima USD, Robinhood delisting token yg dicap sekuritas, dan Crypto.com hentikan layanan investasi institusi di AS,” jelas Fyqieh.

    Dua aset kripto yang kerap menjadi patokan, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), juga anjlok lebih dalam. BTC jatuh 4%  hingga masuk zona US$ 25.000, sedangkan ETH turun sekitar 6% berada di US$ 1.700. Kapitalsasi pasar kripto juga roboh lebih dari 5% secara keseluruhan. Sedangkan Fear & Greed Index mencatat sentimen investor kripto ada di level netral di bawah 50 poin. Terpantau pada Senin (12/6) berada di 47 poin.

    Setelah minggu yang bearish, Bitcoin akan membutuhkan dukungan anggota parlemen AS untuk mengubah narasi yang dilontarkan oleh SEC. Kecuali intervensi, peningkatan aktivitas SEC akan tetap menjadi penghambat laju pasar kripto ke depan.

    Pasar Kripto Bersiap Data CPI dan FOMC

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: ‘Paus’ Bitcoin Akumulasi 57.578 BTC saat Pasar Kripto Lesu, Sinyal Apa?

    Diketahui sejumlah senator di DPR AS dalam upaya memperkenalkan kejelasan regulasi. Awal bulan ini, anggota parlemen AS dari Partai Republik, Patrick McHenry dan Glen “GT” Thompson merilis RUU Struktur Pasar Aset Digital. RUU ini bertujuan untuk kejelasan peraturan, untuk menghilangkan kesenjangan dan mendorong inovasi.

    Di luar sentimen regulasi dan SEC itu sendiri, laporan data makroekonomi minggu ini dapat memberikan pemicu nasib pasar kripto.  Data Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk Mei akan jatuh tempo pada 13 Juni, bersamaan dengan rilis data rilis indeks harga produsen (PPI) dan pembaruan kebijakan The Fed yang akan menggelar FOMC di hari yang sama pada 14 Juni, yang akan memutuskan langkah selanjutnya untuk suku bunga acuan. Selain itu ada pembukaan data klaim pengangguran pada 15 Juni. 

    Menurut CME FedWatch Tool, pada FOMC di 14 Juni mendatang diperkirakan terdapat peluang sebesar 73% The Fed berpotensi akan mempertahankan suku bunga di level saat ini yaitu 5%-5,25% dan 27% yakin akan ada kenaikan level 5,25-5,50%. Kendati demikian, kemungkinan The Fed meningkatkan suku bunga masih terbuka, menyusul kondisi inflasi AS masih jauh di atas target mereka, yaitu 2%. 

    “The Fed masih akan memantau data inflasi yang dirilis pada Slasa (13/6) sebagai bahan pertimbangan kebijakan moneter. Inflasi secara keseluruhan diproyeksikan turun menjadi 4,1 persen. Meskipun masih sangat tinggi, inflasi yang secara bertahap melandai memberikan ruang bagi bank sentral untuk memberi jeda pengetatan kebijakan moneter,” ungkap Fyqieh.

    Salah satu indikator adalah data Nonfarm Payrolls (NFP) naik sebesar 339 ribu pada Mei 2023. Selain itu, Data angka klaim tunjangan pengangguran AS kini melonjak ke level tertinggi sejak 2021. Klaim data pengangguran awal di AS naik menjadi 261.000, dibandingkan ekspektasi 235 ribu. 

    Secara garis besar para pelaku pasar akan wait and see terlebih dahulu, memperhatikan data inflasi AS dan hasil FOMC. Situasi tersebut cocok untuk strategi nabung kripto dengan metode Dollar Cost Averaging (DCA) yang mengakumulasi aset kripto, karena cenderung bergerak sideways.

    Analisis Pergerakan Harga 

    Bitcoin (BTC) Masuk Area Sideways

    BTC/USD  by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Pada akhir-akhir ini, sentimen yang tidak baik dan ketidakpastian di pasar kripto telah menyebabkan penurunan dalam pergerakan Bitcoin. Gejolak geopolitik, FUD yang mengenai Binance dan Coinbase, serta isu tentang Debt Ceiling telah menciptakan perubahan yang signifikan dalam aset kripto selama seminggu terakhir. Berita tentang suku bunga acuan The Fed yang dijadwalkan untuk Juni 2023 juga dianggap sebagai faktor penentu. 

    “Target suku bunga acuan FED berada di kisaran 5-5,25%, dan pada bulan Mei 2023, target tersebut sudah tercapai. Jika FOMC pada bulan Juni mengindikasikan kenaikan lebih lanjut, maka Bitcoin dan komoditas lainnya mungkin mengalami pelemahan karena menguatnya nilai tukar dolar AS,” analisis Fyqieh.

    Dalam situasi seperti ini, kemungkinan Bitcoin akan mengalami penurunan atau performa negatif dalam bulan Juni. Target negatif yang dekat adalah di kisaran harga US$ 25.300 atau bahkan US$ 23.500. Jika sentimen negatif terus berlanjut, ini dapat dianggap sebagai kesempatan untuk melakukan pembelian (buying opportunity).

    Ethereum (ETH) Sideways Cenderung Bearish

    ETH/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Manfaatkan Stabilisasi Investasi di Koreksi Pasar Kripto dengan Stablecoin

    Pergerakan harga ETH (Ethereum) kemungkinan mengalami koreksi dan menuju ke harga base sideways di kisaran US$ 1.720 hingga US$ 1.780. Jika ETH berhasil break down di bawah level US$ 1.720 dengan penutupan candlestick 4 jam di bawahnya, maka ada kemungkinan harga ETH akan melanjutkan penurunan menuju harga US$ 1.728. 

    Dalam timeframe yang lebih besar, ETH telah breakout dari resisten linennya dan saat ini masih berada di atas resisten tersebut. Namun, adanya berita FUD (Fear, Uncertainty, and Doubt) membuat ETH tertahan di area sideways. Jika harga ETH berhasil menutup harga harian di atas US$ 1.830, kemungkinan akan terjadi kenaikan lanjutan dengan target terdekat di sekitar US$ 1.920.

    Cardano (ADA) Bearish All Time Low 3 Bulan terakhir

    ADA/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Pergerakan harga Cardano saat ini mengalami penurunan yang signifikan dan menuju ke harga terendah dalam tiga bulan terakhir. Prediksi menunjukkan bahwa Cardano kemungkinan akan terus mengalami penurunan dan mencapai area harga US$ 0,3 sebagai target sementara. Ada juga kemungkinan harga akan melanjutkan penurunan hingga mencapai harga US$ 0,267. 

    Penurunan ke harga US$ 0,3 adalah potensi terdekat, dan area tersebut juga merupakan level support dan memiliki signifikansi psikologis. Di sisi lain, harga US$ 0,267 adalah area harga terendah dalam tiga bulan terakhir untuk Cardano (All-Time Low). Jika Anda saat ini memiliki Cardano (ADA), maka dapat mempertimbangkan melakukan DCA (Dollar Cost Averaging) di harga tersebut.

    Penurunan ini juga dipengaruhi oleh berita yang kurang baik dalam hal geopolitik yang mempengaruhi seluruh aset kripto. Harap diingat bahwa prediksi harga aset kripto memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi dan bisa berubah dengan cepat. Adanya berita, sentimen pasar, dan peristiwa geopolitik dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis yang cermat, memperhatikan sumber informasi yang terpercaya, dan mempertimbangkan risiko sebelum membuat keputusan investasi.

    Chromium (CHR) Bearish

    CHR/BUSD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Pergerakan harga CHR (Chromia) telah dikonfirmasi mengalami penurunan setelah menghadapi penolakan di level resisten sebelumnya yang sekarang berfungsi sebagai level support di harga US$ 0,1457.

    Setelah penolakan tersebut, harga CHR saat ini berada di area support base sideways di sekitar harga US$ 0,14, dan ada kemungkinan akan terus melemah menuju area US$ 0,1353. Dalam jangka waktu mingguan, potensi penurunan mungkin mencapai harga US$ 0,1262 dengan penurunan harian saat ini mencapai -10,11%.

    Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ‘Paus’ Bitcoin Akumulasi 57.578 BTC saat Pasar Kripto Lesu, Sinyal Apa?

    Harga Bitcoin telah turun 10 persen sejak 9 April. Tetapi pada saat yang sama, ‘paus’ atau investor Bitcoin yang memegang antara 100 dan 10.000 BTC telah mengumpulkan tambahan 57.578 Bitcoin. Analisis Santiment ini mengungkapkan ada sinyal khusus yang bisa dicermati oleh investor kripto.

    Perbedaan antara harga Bitcoin dan akumulasi ‘paus’ ini bertentangan dengan tren yang diamati sebelumnya. Di masa lalu, akumulasi paus yang tinggi sering bertepatan dengan bull run atau mengikuti pasar yang rendah.

    Dikutip BeInCrypto, ‘paus’ Bitcoin diawasi ketat oleh analis pasar dan pola perilaku mereka sering digabungkan dalam prediksi harga. Tapi tren saat ini untuk pemegang terbesar menggemukkan dompet mereka saat harga Bitcoin sedang tren turun tidak sesuai dengan pola yang diamati sebelumnya.

    Alih-alih membeli saat BTC sedang naik, sejak pertengahan April ketika Bitcoin mencapai level tertinggi tahun ini, ‘paus’ memilih untuk menimbun.

    Dominasi Bitcoin Naik

    Analisis  Santiment mengatakan 'paus' atau investor Bitcoin yang memegang antara 100 dan 10.000 BTC telah mengumpulkan tambahan 57.578 Bitcoin. Sumber: Sentiment.
    Analisis Santiment mengatakan ‘paus’ atau investor Bitcoin yang memegang antara 100 dan 10.000 BTC telah mengumpulkan tambahan 57.578 Bitcoin. Sumber: Sentiment.

    Baca juga: Tokocrypto Maksimalkan Pertumbuhan di Tengah Tantangan Industri Kripto

    Tentunya, jika tingkat akumulasi paus terus meningkat, hal ini dengan sendirinya akan berdampak pada permintaan BTC yang bisa mendorong kenaikan harga.

    Di luar akumulasi ‘paus,’ lonjakan dominasi Bitcoin baru-baru ini menunjukkan status aset kripto sebagai tempat berlindung yang aman bagi investor pada saat volatilitas pasar. Menurut TradingView, dominasi Bitcoin saat ini berada di lebih dari 49 persen, tingkat tertinggi sejak April 2021. Itu berarti hampir setengah dari semua nilai yang dikunci dalam kripto adalah dalam bentuk BTC.

    Salah satu faktor di balik lonjakan baru-baru ini adalah jatuhnya harga altcoin utama secara paralel. Dengan token seperti Solana (SOL) dan Polygon (MATIC) jatuh lebih dari 20 persen dalam kecelakaan Sabtu (10/6) pagi yang brutal, stabilitas relatif harga Bitcoin memberikan perlindungan dari kerugian yang jauh lebih besar.

    Ilustrasi stablecoin.
    Ilustrasi stablecoin. Foto: David Sandron/Shutterstock.com.

    Baca juga: Riset: Aset Kripto adalah Investasi Paling Umum Bagi Gen Z

    Tether (USDT), stablecoin paling populer, telah meningkatkan pangsa mereka dari total pasar kripto. Diukur sebagai persentase dari total kapitalisasi pasar kripto, dominasi Bitcoin melonjak hingga hampir 50% pada Sabtu pagi.

    Sementara likuiditas Bitcoin yang kuat menjadikannya cara yang menarik bagi trader kripto untuk keluar dari pasar altcoin, stablecoin juga menawarkan strategi penghindaran risiko alternatif. Dan sebagai stablecoin terpatok dolar paling populer, USDT menyediakan cara mudah untuk keluar dari volatilitas pasar kripto tanpa sepenuhnya beralih ke mata uang fiat.

    Faktor lain yang dapat memengaruhi kenaikan dominasi USDT adalah penyimpangan harga yang mengkhawatirkan dari sesama stablecoin berdenominasi dolar TrueUSD (TUSD). Pada Sabtu pagi, koin itu untuk sementara didepegasi dari dolar, jatuh serendah US$ 0,9951.

    Penurunan nilai yang tiba-tiba diikuti oleh pengumuman dari TrueUSD yang menyatakan bahwa mint TUSD melalui Prime Trust akan “dijeda untuk pemberitahuan lebih lanjut.”

    “Layanan pencetakan dan penukaran TUSD tetap tidak terpengaruh dan akan terus beroperasi seperti biasa. Kami ingin meyakinkan Anda bahwa kemitraan kami dengan lembaga perbankan lain tetap utuh, memungkinkan transaksi yang mulus,” tulis perusahaan dalam tweet-nya.

    Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Bangun Portofolio Crypto yang Baik

    Membangun portofolio crypto tidaklah berbeda jauh dengan membangun portofolio tradisional.

    Anda dapat mengurangi risiko secara keseluruhan sesuai dengan profil dan strategi investasi. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan diversifikasi investasi ke dalam berbagai aset kripto.

    Tingkat diversifikasi yang tepat masih menjadi perdebatan, karena terdapat pendapat pro dan kontra di kedua sisi argumen.

    Namun, secara umum diakui bahwa diversifikasi dalam beberapa aset kripto memberikan manfaat. Dengan memiliki beberapa aset kripto, termasuk stablecoin, Anda dapat mengurangi risiko investasi dan sebaiknya melakukan penyeimbangan ulang alokasi aset secara berkala.

    Untuk memudahkan pengelolaan portofolio, Anda dapat menggunakan layanan pelacak portofolio pihak ketiga atau mencatat transaksi secara manual dalam spreadsheet.

    Beberapa layanan pelacak portofolio dapat terhubung dengan dompet pribadi dan bursa kripto, sehingga prosesnya menjadi lebih mudah.

    Memulai investasi kripto sama mudahnya dengan membeli Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), atau aset kripto lainnya. Meskipun beberapa investor lebih suka membeli dan menyimpan kripto terbesar, ada juga investor yang memilih untuk bereksperimen dengan altcoin.

    Namun, apa cara terbaik untuk melakukannya? Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk berhasil, jika mempertimbangkan alokasi aset dengan cermat dan secara berkala menyeimbangkan portofolio kripto.

    Terdapat beberapa cara untuk melakukannya, tergantung pada toleransi risiko Anda. Menyeimbangkan portofolio tidaklah sulit dan hasilnya sangat berharga.

    Apa Itu Portofolio Kripto?

    Portofolio kripto adalah kumpulan aset kripto yang dimiliki oleh seorang investor atau pedagang. Portofolio ini biasanya terdiri dari berbagai aset, termasuk altcoin dan produk keuangan kripto. Portofolio ini mirip dengan portofolio investasi tradisional.

    Perbedaannya, Anda tetap berfokus pada satu kelas aset, yaitu aset kripto. Anda dapat melacak portofolio kripto secara manual menggunakan spreadsheet atau menggunakan alat dan perangkat lunak khusus untuk menghitung kepemilikan dan laba.

    Layanan pelacak portofolio yang baik dapat sangat membantu, baik bagi pedagang harian maupun investor jangka panjang dan pemegang aset kripto.

    Apa Itu Alokasi dan Diversifikasi Aset?

    Saat membangun portofolio investasi, penting untuk memahami konsep alokasi dan diversifikasi aset. Alokasi aset merujuk pada melakukan investasi dalam berbagai kelas aset (seperti kripto, saham, obligasi, logam mulia, dan sebagainya).

    Diversifikasi berkaitan dengan mendistribusikan dana investasi ke dalam berbagai aset atau sektor. Misalnya, Anda dapat melakukan diversifikasi kepemilikan saham dengan berinvestasi dalam berbagai industri, seperti pertanian, teknologi, energi, dan kesehatan.

    Kedua strategi ini membantu mengurangi risiko secara keseluruhan.

    Secara teknis, kripto merupakan satu kelas aset. Namun, dalam portofolio aset kripto, Anda dapat melakukan diversifikasi dengan berinvestasi dalam berbagai produk, koin, dan token yang memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda-beda.

    Misalnya, Anda dapat mengalokasikan portofolio dengan 40% bitcoin, 30% stablecoin, 15% NFT, dan 15% altcoin.

    Portofolio Kripto yang Terpusat Versus Terdiversifikasi

    Kebanyakan nasihat akan memberitahu Anda bahwa portofolio kripto sebaiknya terdiversifikasi. Meskipun hal ini merupakan praktik umum bagi para investor, terdapat argumen yang mendukung dan menentang untuk mendistribusikan modal Anda ke berbagai aset.

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, portofolio yang terdiversifikasi membantu mengurangi risiko secara keseluruhan dan volatilitas.

    Kerugian yang mungkin terjadi dapat diimbangi oleh keuntungan lainnya dan membantu menjaga posisi Anda tetap stabil.

    Portofolio yang terdiversifikasi juga memberikan lebih banyak peluang untuk menghasilkan keuntungan dengan setiap koin yang Anda miliki.

    Meskipun tidak semua investasi akan menghasilkan keuntungan, dengan alokasi dan diversifikasi aset yang tepat, Anda memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mencapai keuntungan dalam jangka panjang.

    Namun, semakin terdiversifikasi portofolio Anda, semakin banyak pasar yang perlu dipantau. Banyak pedagang dan investor ingin mengungguli pasar dan meraih keuntungan yang lebih besar.

    Portofolio yang sangat terdiversifikasi mungkin menghasilkan tingkat pengembalian rata-rata yang lebih besar dibandingkan dengan portofolio yang lebih terfokus. Aset yang memiliki kinerja buruk dapat diimbangi oleh aset yang memberikan hasil tinggi.

    Mengelola portofolio yang terdiversifikasi juga membutuhkan lebih banyak waktu dan penelitian. Untuk berinvestasi dengan baik, Anda perlu memahami aset yang dibeli. Dengan portofolio yang besar, peluang untuk memahami semuanya dengan baik akan berkurang.

    Jika portofolio Anda terdistribusi di berbagai blockchain, juga mungkin perlu menggunakan beberapa dompet dan bursa untuk mengakses aset-aset tersebut. Keputusan untuk melakukan diversifikasi ada di tangan Anda, namun diversifikasi dalam beberapa aset selalu disarankan.

    Berbagai Jenis Aset Kripto

    Bitcoin telah menjadi aset kripto yang paling terkenal dan terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Namun, dalam rangka membangun portofolio yang seimbang, penting untuk mempertimbangkan berbagai jenis koin guna mengurangi risiko secara keseluruhan. Mari kita eksplorasi beberapa di antaranya.

    Koin Pembayaran

    Pada saat ini, mungkin sulit untuk menemukan koin baru yang secara khusus berfokus pada fungsi pembayaran.

    Namun, ketika melihat ke masa awal kripto, sebagian besar proyek yang ada berfokus pada sistem transfer nilai.

    Bitcoin adalah contoh yang paling terkenal, namun terdapat juga Ripple (XRP), Bitcoin Cash (BCH), dan Litecoin (LTC). Koin-koin ini adalah generasi pertama aset kripto sebelum munculnya Ethereum dan kontrak pintar (smart contract).

    Stablecoin

    Stablecoin berusaha untuk melacak aset dasar seperti mata uang fiat atau logam berharga. Sebagai contoh, BUSD (Binance USD) diikat pada dolar AS dengan cadangan yang disimpan dalam rasio 1:1. PAX Gold (PAXG) juga menggunakan pendekatan yang sama, tetapi mengaitkan nilainya dengan harga satu ons emas yang disimpan dalam cadangan.

    Meskipun stablecoin mungkin tidak memberikan tingkat pengembalian yang tinggi, mereka memenuhi janji mereka untuk memberikan stabilitas nilai.

    Pasar kripto bersifat volatil, dan memiliki sesuatu dalam portofolio yang dapat menjaga nilai tetap stabil sangatlah penting.

    Dengan menggunakan stablecoin yang terikat pada sesuatu di luar ekosistem kripto, nilai mereka tidak akan terpengaruh oleh penurunan pasar kripto.

    Jika Anda ingin mengamankan keuntungan dari sebuah koin atau proyek, dapat dengan cepat mengonversikannya ke dalam sebuah stablecoin yang terikat pada dolar AS, seperti BUSD, untuk melindungi nilai tersebut.

    Proses mengubahnya menjadi fiat biasanya memerlukan waktu yang lebih lama daripada berdagang untuk mendapatkan stablecoin.

    Token Sekuritas

    Sama seperti sekuritas tradisional, token sekuritas dapat mewakili berbagai hal, seperti kepemilikan ekuitas dalam sebuah perusahaan, obligasi yang diterbitkan oleh proyek tertentu, atau bahkan hak suara dalam pengambilan keputusan.

    Token sekuritas telah berhasil didigitalkan dan dijalankan pada teknologi blockchain, yang berarti mereka terikat oleh peraturan yang relevan. Oleh karena itu, token sekuritas ini tunduk pada yurisdiksi lokal dan harus mengikuti proses hukum sebelum diterbitkan.

    Token Utilitas

    Token utilitas berfungsi sebagai kunci akses ke layanan atau produk tertentu. Sebagai contoh, BNB (Binance Coin) dan ETH (Ethereum) keduanya merupakan token utilitas yang memiliki berbagai kegunaan. Salah satunya adalah untuk membayar biaya transaksi saat berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi (DApp).

    Banyak proyek mengeluarkan token utilitas mereka sendiri dalam rangka mengumpulkan dana melalui penawaran koin (ICO/Initial Coin Offering). Secara teoritis, nilai token ini seharusnya memiliki keterkaitan langsung dengan nilai utilitas yang mereka berikan.

    Token Tata Kelola

    Dengan memiliki token tata kelola, Anda memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan di suatu proyek dan bahkan mungkin berbagi dalam pendapatan yang dihasilkan. Biasanya, Anda akan menemukan token tata kelola ini dalam platform keuangan terdesentralisasi (DeFi), seperti PancakeSwap, Uniswap, atau SushiSwap. Sama seperti token utilitas, nilai token tata kelola ini berhubungan langsung dengan keberhasilan proyek yang mendasarinya.

    Produk Kripto

    Sebuah portofolio tidak hanya harus terdiri dari berbagai jenis koin. Ada salah satu produk kripto yang dapat membantu dalam melakukan diversifikasi portofolio secara lebih luas.

    Bayangkan produk ini seperti berinvestasi dalam obligasi pemerintah, Exchange Traded Fund (ETF), atau reksa dana, daripada hanya memiliki saham-saham individual. Ada banyak produk yang dapat diinvestasikan dalam berbagai blockchain dan aplikasi terdesentralisasi (DApp).

    Cara Membangun Portofolio Kripto yang Seimbang

    Setiap investor atau trader akan memiliki pandangan mereka sendiri tentang apa yang membuat sebuah portofolio kripto seimbang. Namun, ada beberapa aturan umum yang dapat dipertimbangkan:

    1. Bagi portofolio Anda antara investasi berisiko tinggi, sedang, dan rendah, dan berikan alokasi yang tepat. Portofolio yang terdiri hampir secara keseluruhan dari investasi berisiko tinggi jelas tidak seimbang. Portofolio tersebut mungkin memiliki potensi keuntungan yang tinggi, tetapi juga berisiko mengalami kerugian besar.
    2. Profil risiko Anda akan menentukan apa yang paling cocok, tetapi sebaiknya ada diversifikasi.
    3. Pertimbangkan untuk memiliki beberapa stablecoin dalam portofolio Anda untuk memberikan likuiditas. Stablecoin sangat penting dalam banyak platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dapat membantu Anda mengunci keuntungan atau keluar dari posisi dengan cepat dan mudah.
    4. Lakukan penyeimbangan ulang portofolio Anda secara berkala, jika diperlukan. Pasar kripto sangat volatil dan keputusan Anda harus disesuaikan dengan kondisi terkini.
    5. Alokasikan modal baru secara strategis agar tidak memberikan bobot terlalu berlebih pada area tertentu dalam portofolio Anda.
    6. Jika Anda telah menghasilkan keuntungan besar dari satu koin, mungkin tergoda untuk menginvestasikan lebih banyak uang di area tersebut. Jangan biarkan keserakahan mempengaruhi Anda, pertimbangkan dengan bijaksana tempat terbaik untuk mengalokasikan dana.
    7. Lakukan penelitian Anda sendiri. Nasihat klasik ini selalu menjadi yang terbaik. Anda menginvestasikan uang sendiri, jadi jangan hanya mengandalkan nasihat orang lain.
    8. Investasikan hanya dana yang Anda siapkan untuk kehilangan. Portofolio Anda tidak akan seimbang dengan baik, jika merasa terlalu stres karena itu. Posisi Anda tidak boleh memiliki konsekuensi yang berat jika terjadi situasi buruk.

    Pelacak Portofolio Kripto

    Pelacak portofolio kripto adalah program atau layanan yang memungkinkan Anda untuk memantau pergerakan kepemilikan kripto.

    Dengan menggunakan pelacak portofolio, Anda dapat melihat apakah alokasi saat ini sesuai dengan tujuan jangka panjang dan melacak perkembangan portofolio. Berikut adalah beberapa contoh pelacak portofolio yang bisa Anda pertimbangkan:

    CoinMarketCap

    CoinMarketCap adalah platform pelacak harga yang sangat populer dan mereka juga menyediakan fitur pelacak portofolio mereka sendiri. Pelacak portofolio CoinMarketCap ini dapat digunakan secara gratis melalui desktop atau perangkat seluler.

    Anda perlu menambahkan kepemilikan secara manual karena program ini tidak terhubung dengan dompet atau bursa. Ada juga opsi untuk menambahkan harga beli Anda, sehingga dapat melacak keuntungan dengan lebih akurat.

    CoinGecko

    CoinGecko terkenal karena fitur pelacakan harga aset kripto, tetapi mereka juga menawarkan pelacak portofolio. Program ini mudah digunakan dan dapat diakses melalui browser atau perangkat seluler.

    Jika Anda sudah menjadi pengguna CoinGecko secara reguler, pelacak portofolio ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk Anda.

    Blockfolio

    Jika Anda mencari opsi yang memungkinkan untuk melakukan perdagangan saat mengelola portofolio, maka Blockfolio adalah pilihan yang bagus.

    Perusahaan ini sudah beroperasi sejak tahun 2014 dan memiliki reputasi yang baik di dunia kripto. Namun, Blockfolio hanya tersedia untuk perangkat seluler, jadi Anda tidak akan mendapatkan pengalaman perdagangan melalui desktop.

    Delta

    Delta adalah aplikasi seluler yang memungkinkan Anda untuk melihat portofolio kripto dan investasi tradisional secara bersamaan. Aplikasi ini dapat terhubung dengan 20 bursa dan berbagai dompet, termasuk Binance. Delta memiliki versi gratis dan berbayar, namun Anda tidak dapat melakukan perdagangan di dalam aplikasi tersebut.

    Kesimpulan

    Meskipun pasar kripto secara umum dipengaruhi oleh pergerakan Bitcoin, bukan berarti Anda tidak perlu menyeimbangkan portofolio. Diversifikasi investasi kripto dapat membantu mengimbangi beberapa kerugian yang mungkin terjadi akibat fluktuasi Bitcoin.

    Jadi, melakukan diversifikasi selalu merupakan langkah yang bijaksana. Ingatlah, menyeimbangkan portofolio Anda memiliki manfaat yang lebih besar daripada sekadar memiliki beberapa jenis koin.

    Sedikit strategi akan sangat membantu dalam menciptakan portofolio yang sesuai dengan toleransi risiko Anda.

    Sumber : Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Maksimalkan Pertumbuhan di Tengah Tantangan Industri Kripto

    Awal tahun 2023 telah menjadi periode yang menantang bagi industri aset kripto. Meskipun demikian, Tokocrypto, sebagai platform perdagangan aset kripto terbesar di Indonesia, terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam menghadapi dinamika tersebut. Baik dari segi jumlah pengguna maupun volume transaksi, Tokocrypto berhasil mempertahankan tren positifnya, membuktikan potensi dunia kripto yang dapat dirasakan masyarakat secara inklusif.

    VP Corporate Communications Tokocrypto, Rieka Handayani menjelaskan Tokocrypto telah berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang aset kripto melalui kampanye pendidikan dan literasi finansial. Upaya ini membantu memperluas basis pengguna aset kripto dan meningkatkan volume transaksi di platform.

    “Dengan terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil di tengah-tengah tantangan industri aset kripto, Tokocrypto memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem kripto Indonesia. Keberhasilan mereka memberikan harapan bagi industri ini, menunjukkan bahwa dengan inovasi, dan edukasi, tantangan dapat diatasi, dan pertumbuhan yang berkelanjutan dapat dicapai dalam industri yang penuh potensi ini,” kata Rieka.

    Ilustrasi Tokocrypto terus tumbuh di industri kripto
    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Riset: Aset Kripto adalah Investasi Paling Umum Bagi Gen Z

    Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pengguna terdaftar di Tokocrypto mencapai lebih dari 3 juta investor. Pengguna Tokocrypto memiliki distribusi usia yang beragam, dengan mayoritas pengguna berusia antara 18-30 tahun (56,7%), diikuti oleh usia 31-45 tahun (33,9%), dan 46-ke atas tahun (9,4%).

    Transaksi Tokocrypto dalam lima bulan terakhir ini juga menunjukkan tren positif. Seiring dengan pasar kripto yang mulai tumbuh kembali, Tokocrypto mencatatkan pertumbuhan dengan rata-rata daily trading volume mencapai lebih dari kurang lebih US$15.000 per hari. Tokocrypto terus meningkatkan kinerjanya. Pada tahun 2022, volume perdagangan menurut catatan kami mencapai kurang lebih $9,5 miliar, sementara di tahun 2021, mencapai US$17 miliar.

    “Tokocrypto tetap stabil dalam dinamika industri aset kripto global. Operasional dan transaksi kami masih berjalan normal, dan kami melihat tren kenaikan yang menunjukkan kepercayaan pelanggan kami yang tetap kuat terhadap Tokocrypto,” ujar Rieka.

    Kembangkan Fitur Baru

    Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna, Tokocrypto terus melakukan inovasi dan memperkenalkan fitur-fitur terbaru. Fitur-fitur ini antara lain: Profit and Loss, Easy Buy/Sell, New Live Chat, dan Price Alert. 

    • Profit and Loss, yang dapat melihat laporan total keuntungan dan kerugian dalam periode tertentu. Dengan begitu, pengguna bisa melakukan analisis dan mendapatkan strategi trading yang lebih baik.
    • Easy Buy/Sell, ini menawarkan cara yang lebih jelas dan mudah bagi pengguna untuk membeli dan menjual aset kripto. Dengan antarmuka perdagangan dan Wallet yang disederhanakan dan lebih fresh, tidak perlu lagi menelusuri fungsi produk yang rumit untuk memulai.
    • New Live Chat, ini membuat Customer Support Tokocrypto bisa terhubung dengan pengguna secara real-time. Dengan bantuan artificial intelligence (AI) akan menjadi lebih intuitif, cepat, akurat, dan sangat membantu pengguna.
    • Price Alert, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah ditentukan. Dengan begitu, tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai.

    “Riset internal kami menunjukkan bahwa para pengguna membutuhkan fitur komprehensif dan informatif agar mereka dapat bertransaksi dalam waktu sangat singkat untuk memaksimalkan keuntungan dari trading. Pada akhirnya berbagai fitur yang kami hadirkan akan mendorong pengguna untuk mitigasi potensi risiko dan keuntungan lebih baik, yang mendorong performa trading mencapai tujuan investasi,” ucap Rieka.

    Ilustrasi Tokocrypto terus tumbuh di industri kripto. Foto: Tokocrypto.
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Rilis Proof of Reserves Kuatkan Komitmen Transparansi

    Komitmen Transparan dan Keamanan

    Menurut Rieka, komitmen terhadap keamanan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama Tokocrypto. Platform ini secara rutin melakukan audit ISO 27017 dan 27001, serta telah menerima penghargaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas partisipasinya dalam pengukuran Financial Integrity Rolling on Money Laundering and Terrorism Financing (FIR on ML/TF) Tahun 2022. 

    Tokocrypto juga merilis Proof of Reserves (PoR) untuk membuktikan dan memverifikasi bahwa perusahaan memiliki dana yang mencukupi untuk menutupi semua aset pengguna secara secara utuh (1:1), serta menjaga dana tersebut dengan aman. Secara akumulatif, per 1 Mei 2023 total ekuitas yang dimiliki Tokocrypto adalah US$171,37 juta atau setara Rp2,541 triliun.

    Untuk masa depan, Tokocrypto berkomitmen untuk terus mengoptimalkan strategi bisnisnya, dengan fokus pada crypto exchange sebagai fundamental perusahaan dan meningkatkan inovasi produk, pelayanan, dan keamanan nasabah.

    “Tentunya, kami optimis dengan perkembangan investasi aset kripto di Indonesia,” ungkap Rieka. “Kami terus berupaya meningkatkan jumlah transaksi dan investor dengan pengetahuan yang cukup tentang investasi kripto. Kami ingin menciptakan industri aset kripto dengan investor yang berkualitas.”

    “Dengan strategi bisnis yang tepat dan berfokus pada edukasi serta literasi, kami yakin perusahaan dapat bertahan dan tumbuh bersama industri ini,” pungkasnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com