Author: 29

  • Market Kripto Sinyal Bullish, Altcoin Mulai Alami Lonjakan Tinggi

    Pasar kripto Kembali mendapatkan sinyal bullish, setelah pada hari Kamis (23/3), Bitcoin (BTC) naik sebesar 3,87%. Membalik penurunan 3,07% dari hari Rabu (22/3), BTC berhasil tembus di US$ 28.304. BTC masuk ke level US$ 28.000 untuk kedua kalinya dalam tiga sesi.

    Sentimen pendorongnya adalah pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, yang menenangkan kegelisahan pasar dan meyakinkan investor bahwa deposito bank aman dan pembuat kebijakan memiliki alat untuk mengatasi krisis perbankan. Sebelumnya, kegelisahan investor atas sektor perbankan muncul kembali ketika The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, berperan dalam memberikan sesi bullish untuk Indeks saham AS, yang mendukung reli kripto BTC. Indikator teknis Bitcoin tetap bullish, dengan US$ 30.000 masih terlihat sebagai target.

    Di samping itu, altcoin mulai mengalami penguatan setelah kenaikan Bitcoin (BTC) berhenti dan sideways pada harga US$ 27.000 hingga US$ 29.000. Sideways ini memberikan sedikit “nafas” untuk altcoin menyusul kenaikan Bitcoin selama 3 bulan terakhir yang mengalami penguatan.

    Sentimen Pasar

    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Sumber: Getty Images.
    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Sumber: Getty Images.

    Berdasarkan CoinMarketCap, keseluruhan kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,1 triliun. Berdasarkan data pada Jumat (24/3) dengan total kapitalisasi di atas US$ 1 triliun, jadi pertanda baik untuk aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum (ETH), Cardano (ADA), Ripple (XRP). 

    Selama seminggu terakhir Bitcoin mengalami penguatan sebesar 16,29%, Ethereum 8,92%, BNB 6,23%, dan XRP 22,25%. Kenaikan ini dipicu adanya berita beberapa waktu lalu tentang bailout sejumlah bank besar yang berada di Amerika serikat mengalami krisis, seperti Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank. 

    Berdasarkan data yang ditampilkan Coinglass pada tanggal Jumat (24/3), dalam 24 jam terakhir para trader yang melakukan transaksi di derivatif trading mengalami margin call/ liquidation call yaitu penjualan paksa aset kripto yang mereka miliki di derivatif trading akibat over leverage. 46.783 trader mengalami total kerugian sebesar US$ 202 juta. 

    BTC/USD by TradingView

    Baca juga: XRP Whales Beli Token Senilai US$ 155 Juta, Tanda Sinyal Bullish?

    Hal ini juga berdampak pada harga Bitcoin di spot trading yang mengalami penurunan sebesar 7,48% dalam waktu 3 jam dari harga US$ 28.937 turun ke harga US$ 26.718. Namun, kembali mengalami pembalikan arah ke harga sebelum mengalami penurunan yang signifikan yaitu pada harga US$ 28.813. Hal ini mengingat banyaknya para trader yang mengalami likuidasi besar-besaran dalam 24 jam terakhir, baik long maupun short trading.

    Surat hutang El Savador yang akan diluncurkan pada pertengahan Juni hingga September mendatang, memberikan salah satu sentimen positif untuk aset kripto seperti Bitcoin. Mengingat El Savador merupakan negara pertama yang melegalkan adanya Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negaranya. 

    Sentimen positif lainnya juga datang dari Paris Blockchain Week yang digelar pada 20-24 Maret 2023 dan dihadiri lebih dari 10.000 peserta, 400 media massa, 400 Pembicara dan 60% dari pembicara merupakan C-Level. Acara ini berlangsung pada Le Carrousel Du Louvre Paris. Banyak proyek aset kripto, startup dan VC yang datang ke acara tersebut.

    Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, Saat ini aset kripto menunjukan adanya sinyal kuat untuk bullish. Hal ini disebabkan karena beberapa sentimen positif serta index yang menunjukan kenaikan tanpa ada indikator menunjukan FOMO. Artinya kenaikan yang terjadi sekarang adalah kenaikan yang normal. Sehingga cocok untuk melakukan trading jangka pendek ataupun swing trading.

    Aksi Harga Bitcoin

    BTC/USD 1 Day TF Coinbase by Fyqieh Fachrur

    Bitcoin dan pasar aset kripto mulai banyak dipengaruhi oleh beberapa sentimen positif salah satunya seperti negara El Savador yang akan merilis surat hutang Bitcoin. Dengan rilisnya surat hutang ini akan menjadi salah satu eksperimen apakah aset kripto seperti Bitcoin layak untuk dijadikan sebagai aset cadangan negara atau tidak. 

    Pada gambar chart di atas, ada potensi Bitcoin untuk mengalami penguatan untuk mencoba menembus resisten areanya pada harga US$ 33.000. Namun sebelum mencapai di area tersebut, Bitcoin perlu adanya sideways atau membuat support baru untuk menjadi pijakan. Namun, adanya berita krisis perbankan kemungkinan besar akan membawa efek negatif dalam beberapa bulan mendatang. Begitu juga adanya hiperinflasi yang akan terjadi di Amerika Serikat. 

    Aksi Harga Ethereum

    ETH/USD 1 Day TF by Fyqieh Fachrur 

    Baca juga: Tokoh di Balik Kripto Terra Luna Do Kwon Ditangkap di Montenegro

    Untuk saat ini Ethereum telah menembus area triangle pattern dan kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikan dalam beberapa minggu ke depan hingga ke harga US$ 1.950 dan akan turun untuk test support-nya pada harga US$ 1.600. Atau jika memang Bitcoin sedang mengalami bullish, maka ETH bisa saja mengalami kenaikan luar biasa. Hal ini juga didukung upgrade jaringan Proof Of Stake yang disebut Shanghai-Capella, atau Shapella milik Ethereum.

    Aksi Harga Ripple

    XRP/USD 1 Day TF by Fyqieh Fachru

    XRP mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 32% selama satu hari diakibatkan Monica Long, President at Ripple menjadi salah satu pembicara di acara Paris Blockchain Week pada 23 Maret 2023. Monica menjelaskan tentang rencana dan pandangannya tentang perkembangan blockchain di dunia. Hal ini memberikan efek positif bagi pemegang koin XRP. Untuk saat ini XRP akan mengalami percobaan retest support kembali pada harga US$ 0,411 dan mencoba retest resisten nya pada harga US$ 0,442. 

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Goldman Soroti Bitcoin Sebagai Aset Berkinerja Terbaik Kalahkan Emas

    Lembaga investment bank Goldman Sachs menobatkan Bitcoin (BTC) sebagai aset dengan performa terbaik kalahkan emas dan saham. Hal tersebut terjadi, jika dihitung secara tahun kalender (year-to-date/ytd) dari awal tahun hingga pertengahan Maret 2023.

    Bitcoin telah melampaui aset dan sektor investasi tradisional, seperti teknologi dan emas, dalam pengembalian absolut year-to-date (YTD) dan kinerja yang disesuaikan dengan risiko, menurut data terbaru dari Goldman Sachs.

    BTC telah memperoleh 51% dalam pengembalian absolut YTD, melampaui teknologi informasi (+16%), layanan komunikasi (+15%), consumer discretionary (+11%), Russell 1000 Growth (+10%), emas (+4 %), dan S&P 500 (+4%). Sementara itu, energi dan minyak mentah mengalami penurunan masing-masing sebesar 11% dan 14%.

    Harga minyak telah turun ke level terendah sejak Desember 2021 karena fundamental yang lebih lemah dan kekhawatiran pasar yang lebih luas. Lantai pasar akan bergantung pada OPEC+ dan AS.

    Lonjakan Harga Bitcoin

    Ilustrasi Goldman Sachs . Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi Goldman Sachs . Sumber: Getty Images.

    Baca juga: XRP Whales Beli Token Senilai US$ 155 Juta, Tanda Sinyal Bullish?

    Dikutip Utoday, Lonjakan harga Bitcoin baru-baru ini telah dikaitkan dengan kemungkinan yang berkembang dari Federal Reserve AS yang pada akhirnya membuang kebijakan moneternya yang hawkish. Aset kripto telah meningkat sebesar 35% sejak 10 Maret, saat regulator menutup Silicon Valley Bank (SVB).

    Terlepas dari peringatan dari analis pasar tentang kemungkinan koreksi, rebound Bitcoin lebih kuat daripada saham dari Wall Street, sehingga menarik perhatian investor.

    Ledakan Terra, FTX, dan Celsis 3AC serta pengetatan moneter global merusak kepercayaan investor terhadap aset kripto pada tahun 2022, dengan Bitcoin mengalami koreksi besar-besaran.

    Nilai Bitcoin

    Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Binance Dukung Edukasi Web3 dan Blockchain untuk Perempuan

    Reli kripto selama krisis perbankan yang sedang berlangsung telah disambut oleh investor kripto yang putus asa setelah bear market yang brutal, dan beberapa dari mereka menyarankan bahwa ada perubahan dalam cara pandang Bitcoin.

    Namun demikian, nilai Bitcoin sebagian besar masih dipengaruhi oleh perubahan tingkat inflasi dan keputusan yang dibuat oleh Federal Reserve mengenai suku bunga.

    Bitcoin mengakhiri minggu ini dengan kenaikan 34, yang terbaik sejak Januari 2021, di tengah krisis perbankan yang sedang berlangsung, menunjukkan pergeseran naratif dalam persepsi aset digital terbesar.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Whales Beli Token Senilai US$ 155 Juta, Tanda Sinyal Bullish?

    XRP whales terlihat menjadi lebih aktif saat pasar kripto bangkit kembali. Mereka tampaknya telah mengambil keuntungan dari penurunan harga yang kecil untuk menutup kerugian mereka selama sebulan terakhir.

    Pergerakan whales ini menyebabkan peningkatan signifikan dalam jumlah token XRP yang mereka pegang di saldo mereka. Banyak analis menyebutkan ini sebagai tanda sinyal bullish.

    Dalam sebuah postingan yang dibagikan oleh analis kripto @ali_charts di Twitter, whales terungkap telah menimbun token XRP. Whales yang menjadi perhatian di sini adalah yang memegang saldo antara 10 juta hingga 100 juta XRP.

    Tren Harga

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Binance Dukung Edukasi Web3 dan Blockchain untuk Perempuan

    Dikutip News BTC, posting tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak hanya banyak membeli dari investor lama, tetapi ada pendatang baru dalam kelompok pemegang 10-100 juta ini. Sekitar 50 whales baru yang memiliki setidaknya 50 juta XRP di saldo mereka telah dibuat pada bulan lalu. Sementara pada skala yang lebih luas, kelompok ini menambahkan 420 juta XRP ke kepemilikan mereka hanya dalam satu bulan.

    Akumulasi dimulai menjelang akhir Februari, ketika harga XRP turun ke level US$ 0,34. Ini jelas memberi para whales sebuah entri ke dalam aset, menyebabkan kepemilikan gabungan mereka tumbuh 6% dari 3,79 miliar menjadi 4,03 miliar XRP.

    Pada hari Minggu (19/3), harga Bitcoin meroket melewati US$ 28.000 untuk pertama kalinya dalam hampir enam bulan. Tren kenaikan ini disambut baik, tetapi altcoin belum mengikuti tren yang sama persis. Mereka terus tertinggal dari Bitcoin dengan keuntungan yang jauh lebih sedikit dalam periode waktu yang sama.

    Sinyal Bullish

    Ilustrasi aset kripto XRP.
    Ilustrasi aset kripto XRP.

    Baca juga: Market Watch: Pasar Kripto Terus Hijau, Potensi Bull Run?

    XRP adalah salah satu altcoin yang belum banyak bergerak selama ini, naik 4,25% dalam seminggu terakhir dibandingkan dengan Bitcoin 25,60%. Performa yang lebih baik dari koin terkemuka ini, untuk saat ini, menunjukkan bahwa ‘musim panas altcoin‘ tidak jauh di belakang, yaitu saat pasar lainnya diperkirakan akan mengejar Bitcoin.

    Juga, fakta bahwa whales XRP membeli token ini menunjukkan bahwa mereka mengharapkan semacam peningkatan harga. Jika altcoin seperti XRP mengikuti pola pertumbuhan BTC, itu akan menempatkan harganya pada minimum US$ 0,5 mengingat sentimen investor yang secara umum membaik terhadap pasar kripto.

    Pada saat penulisan, data dari agregator on-chain CoinMarketCap menunjukkan bahwa XRP diperdagangkan pada harga US$ 0,3851, naik hanya 1,17% pada hari terakhir.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Terus Hijau, Potensi Bull Run?

    Akhir pekan lalu adalah hal yang membahagiakan bagi para trader maupun investor aset kripto dikarenakan market alami bull run. Sejumlah aset kripto, sepeti Bitcoin dan altcoin lain sepert Ethereum, BNB, dan AVAX mengalami performa kenaikan yang sangat tinggi.

    Hal ini imbas akibat The Fed dan pemerintah Amerika Serikat telah mulai mencairkan uang sebesar US$ 300 miliar yang digunakan sebagai dana talangan untuk bank-bank yang mengalami kebangkrutan seperti Silicon Valley Bank, Silvergate, dan Signature Bank. 

    Menurut Tim Trader Tokocrypto, kebijakan tersebut dapat memberikan efek menambah peredaran uang, guna terhindar dari deflasi. Ini memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan mencetak duit anyar untuk mendanai bailout perbankan, yang pada gilirannya akan menurunkan nilai mata uang terutama dolar AS.

    Keuntungannya, dengan meningkatnya uang yang beredar di masyarakat, maka akan memicu skenario hiperinflasi serta adanya potensi untuk aset pengguna akan dialirkan ke kripto, karena ketidak percayaan masyarakat terhadap bank.

    Menanti Kebijakan The Fed

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Indikator Fear and Greed yang berada di level Greed menunjukan adanya FOMO (Fear Of Missing Out) yang mulai muncul beberapa hari terakhir, menandakan bahwa pasar saat ini menunjukan adanya aksi pembelian atau akumulasi yang tinggi. Perlu diperhatikan FOMO sangat berbahaya apabila ikut membeli tanpa didasari fundamental dan teknikal yang memadai. Teknik trading yang cocok untuk saat ini adalah scalping dengan mengambil persentase kecil 1-5% setiap transaksi.

    Pasar kripto mengalami bull run kenaikan sebesar 39,55% selama sembilan hari terakhir dimulai tanggal 11 Maret 2023 hingga 19 Maret 2023. Kenaikan yang signifikan ini memiliki potensi untuk terus berlanjut lebih tinggi lagi selama satu minggu mendatang. 

    Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi pasar, seperti rapat FOMC dan pengumuman kebijakan The Fed pada 21-22 Maret 2023. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, tetapi jeda tidak boleh sepenuhnya dikesampingkan jika terjadi tekanan lebih lanjut di pasar keuangan dalam beberapa hari mendatang.

    Suku bunga acuan ini sangat berpengaruh terhadap aset-aset beresiko seperti pasar kripto. Apabila suku bunga acuan ini berada pada angka 4,75%. Maka Aset kripto memiliki potensi untuk mengalami kenaikan lebih tinggi lagi.

    Aksi Harga Bitcoin, ETH dan MATIC

    Harga Bitcoin (BTC)

    Grafik harga harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Bitcoin Targetkan Bull Run US$ 30K pada Aksi UBS Akuisisi Credit Suisse

    Kabar ini tentu saja akan sangat menggembirakan bagi aset kripto maksimalis, target kenaikan Bitcoin memiliki potensi hingga US$ 28.755. Titik harga tersebut merupakan area support bitcoin pada bulan Mei 2023. Apabila candlestick Bitcoin harian ditutup di atas harga tersebut, maka ada potensi untuk mengalami kenaikan yang lebih tinggi hingga US$ 31.667. Namun, apabila terjadi penolakan, maka BTC kemungkinan akan mencoba kembali ke area support-nya di harga US$ 25.256.

    Kemudian, adanya isu masalah dengan bank besar asal Swiss yaitu Credit Suisse. UBS telah sepakat mengajukan penawaran US$ 1 miliar untuk mengakuisisi Credit Suisse. Proposalnya senilai US$ 1 miliar merupakan diskon tajam terhadap kapitalisasi pasar bank pada 17 Maret sekitar US$ 8 miliar, menurut data kapitalisasi pasar perusahaan. Tapi Credit Suisse adalah bank yang “terlalu besar untuk gagal.” Secara teori, modal perputaran uang serta kredibilitas bank ini sangatlah tinggi.

    Harga Ethereum (ETH)

    Grafik harga harian ETH/USDT. Sumber: TradingView.

    Ethereum (ETH) terpantau mengalami kenaikan yang signifikan mengikuti Bitcoin, hal ini didukung dengan dominasi Ethereum di market cap seluruh aset kripto sebesar 18,7%. Dengan tingginya dominasi market, maka menandakan bahwa adopsi aset kripto ETH ini sangat tinggi setelah aset kripto Bitcoin bull run

    Jika Bitcoin tetap melanjutkan relinya hingga US$ 31.000, maka besar kemungkinan ETH akan tetap mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi hingga ke area US$ 2.000. Pada saat Minggu (19/3), ETH sudah terkonfimasi candlestick harian telah ditutup pada $1758 diatas garis resistance-nya pada harga US$ 1.750 dan per tanggal 20 Maret 2023 berada pada harga US$ 1.800. 

    Harga Polygon (MATIC)

    Grafik harga harian MATIC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Upgrade Besar Ethereum Shapella Ditargetkan pada 12 April 2023

    Polygon (MATIC) merupakan salah satu aset kripto yang sangat dikenal oleh trader maupun investor kripto. MATIC sendiri memiliki teknologi berupa layer 2 dari jaringan Ethereum yang memiliki kendala fee transaksi yang mahal serta proses transaksi yang tidak bisa terlalu besar.

    Namun berdasarkan teknikalnya, MATIC masih memiliki potensi untuk melajutkan penurunan hingga US$ 0,7293 dari harga pada tanggal 20 Maret 2023 di harga US$ 1.1827 dalam beberapa minggu ke depan. Penurunan ini berpotensi hingga 37,64%, tapi potensi penurunan ini bisa saja tidak valid apabila Bitcoin serta kapitalisasi market kripto mengalami kenaikan.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Dukung Edukasi Web3 dan Blockchain untuk Perempuan

    Binance terus berkomitmen meningkatkan kesetaraan gender dalam dunia web3 dan blockchain. Dalam upaya tersebut Binance memberikan pendanaan untuk edukasi dan literasi web3 bagi para perempuan di seluruh dunia.

    Pendanaan yang fokus pada edukasi ini dilakukan melalui Binance Charity, lembaga filantropi yang berada di bawah Binance. Donasi dipergunakan untuk memberdayakan perempuan di seluruh dunia melalui proyek pendidikan dan kemanusiaan.

    Hingga saat ini, Binance Charity telah mendukung lebih dari 51.000 perempuan di 10 negara, menyumbangkan lebih dari US$ 3 juta untuk inisiatif khusus perempuan termasuk 36.215 beasiswa. Binance percaya bahwa edukasi sangat penting untuk memastikan pemerataan akses ke keuangan digital dan keragaman suara yang lebih besar yang membentuk masa depannya.

    “Dalam lima tahun sejak BinanBinance Charity didirikan, kami telah membantu lebih dari 2 juta wanita melalui proyek edukasi dan kemanusiaan. Sayangnya, wanita masih terpengaruh secara tidak proporsional oleh masalah sosial utama yang sedang diupayakan untuk diatasi oleh kami, seperti ketidaksetaraan, akses minim ke edukasi, dan kemiskinan,” kata Kepala Binance Charity, Helen Hai.

    Beasiswa Binance

    Binance dukung kesetaraan gender edukasi web3 dan blockchain untuk perempuan. Sumber: Binance.
    Binance dukung kesetaraan gender edukasi web3 dan blockchain untuk perempuan. Sumber: Binance.

    Baca juga: Market Watch: Pasar Kripto Terus Hijau, Potensi Bull Run?

    Lebih lanjut Hai menjelaskan pada tahun 2022, Binance Charity telah memberikan beasiswa kepada para perempuan yang berada di negara Jerman, Nigeria, Kenya, Brasil, Prancis, Afrika Selatan, Australia, dan Ukraina, untuk mempelajari kursus terkait blockchain dan kripto di universitas, sekolah, dan organisasi nirlaba.

    Sementara itu, untuk merayakan Hari Perempuan Internasional, Binance Charity memberikan memberikan donasi tambahan sebesar 100.000 dolar AS kepada Georgia’s Innovation & Technology Agency (GITA) untuk mendukung edukasi dan pelatihan Web3 untuk wanita.

    “Kami bangga dengan kemitraan baru kami dengan GITA, yang bertujuan untuk mendiversifikasi industri Web3 dengan menghilangkan hambatan keuangan untuk belajar dan mengembangkan kursus baru. Kami berharap beasiswa ini akan memungkinkan para wanita ini untuk mengejar hasrat mereka dan semakin memperkuat Georgia sebagai pusat wanita di bidang teknologi,” ucap Helen Hai.

    Bangun Komunitas Perempuan

    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Elon Musk Ingin Twitter Jadi Lembaga Keuangan, Libatkan Kripto?

    Binance memiliki rencana untuk pengembangan komunitas perempuan yang bisa menjadi tempat untuk berbagi wawasan, membangun koneksi, serta mendiskusikan peluang yang ditawarkan oleh web3. Binance menargetkan untuk mengembangkan ini di tingkat regional dan internasional dengan membuat acara dan menyatukan komunitas wanita yang diberi bekal untuk mengelola semua aspek web3.

    “Sebagai salah satu dari sedikit pemimpin perempuan di industri ini, saya memercayai bahwa kami memiliki misi, melalui Binance Charity dan Binance Academy, untuk membantu lebih banyak perempuan memahami teknologi web3 dan blockchain. Program edukasi dan magang kami bertujuan untuk memberdayakan wanita muda dengan pengetahuan dan keterampilan – agar mereka siap menghadapi disrupsi industri. Kami percaya bahwa siapa pun yang memiliki ide dapat mengubah dunia, tanpa memandang gender,” tutur Co-founder dan CMO Binance, Yi He.

    Binance telah membuat program untuk siswa magang dan sarjana, termasuk perempuan yang menawarkan lebih banyak akses ke karier dalam bidang pekerjaan di industri kripto. Perusahaan juga memberikan panduan dan bimbingan karier untuk perempuan melalui lokakarya, kursus edukasional yang berfokus pada berbagi pengalaman industri, serta menyelenggarakan program mentorship untuk perempuan dan sesi talenta khusus tentang cara memasuki dunia kerja web3.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Targetkan Bull Run US$ 30K pada Aksi UBS Akuisisi Credit Suisse

    Harga Bitcoin (BTC) terus mengalami kenaikan dan terus berada di atas level US$ 27.000 sejak akhir pekan lalu. Kini, Bitcoin diprediksi akan mengalami bull run imbas dari aksi akuisisi yang bakal terjadi antara UBS dan Credit Suisse.

    Dikutip FXempire, UBS AG (UBS) akhirnya setuju untuk mengakuisisi Credit Suisse Group AG (CS). Sebelum kesepakatan, krisis perbankan telah menyoroti Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas.

    Regulator dan pembuat undang-undang mungkin perlu mengubah kebijaksanaan, dengan runtuhnya dua bank AS dan akuisisi Credit Suisse oleh UBS menjadi panggilan akrab bagi investor di kelas aset yang lebih tradisional. Aksi UBS diharapkan bisa mendorong harga Bitcoin.

    Senator AS, Elizabeth Warren meminta penyelidikan atas runtuhnya Silicon Valley Bank dan Signature Bank (SBNY), mencatat bahwa itu adalah kegagalan bank terbesar kedua dan ketiga dalam sejarah AS. Senator Warren sangat pedas dan menugaskan tanggung jawab kepada eksekutif bank dan Federal Reserve untuk kemunduran peraturan yang memungkinkan kegagalan terjadi.

    “Ingat Federal Reserve Bank dan Jerome Powell pada akhirnya bertanggung jawab atas pengawasan dan pengawasan bank-bank ini. Dan mereka telah memperjelas bahwa menurut mereka tugas mereka adalah meringankan peraturan di bank-bank ini. Kami belum melihat konsekuensinya,” kata Warren.

    Aksi Harga Bitcoin

    Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Market Kripto Alami Kenaikan Harga, Sentimen Positif Semakin Kuat

    Pada Senin (20/3) pagi, BTC turun 0,25% menjadi US$ 27.872. Awal hari yang beragam membuat BTC naik ke titik tertinggi US$ 28.024 sebelum jatuh ke titik terendah US$ 27.872. BTC perlu menghindari pivot US$ 27.708 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 28.577. Pergerakan tertinggi hari Minggu (19/3) di US$ 28.342 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang. Sentimen berita kripto harus ramah untuk mendukung reli yang diperpanjang.

    Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 29.212 dan resistensi di US$ 30.000. Level Resistensi Utama Ketiga (R3) berada di US$ 30.716.

    Penurunan melalui pivot akan memainkan Level Dukungan Utama Pertama (S1) di US$ 27.073. Namun, kecuali aksi jual yang dipicu peristiwa kripto, Bitcoin harus menghindari di bawah US$ 27.000 dan Tingkat Dukungan Utama Kedua (S2) di US$ 26.204. Level Dukungan Utama Ketiga (S3) berada di US$ 24.700.

    Aset Berkinerja Terbaik

    U.today melaporkan Bitcoin telah muncul sebagai aset investasi berkinerja terbaik dalam pengembalian tahunan dan kinerja yang disesuaikan dengan risiko, melampaui sektor tradisional seperti teknologi dan emas.

    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

    Baca juga: 6 Cara Belajar Main Kripto untuk Pemula yang Baik dan Bijak

    Menurut data terbaru dari Goldman Sachs, Bitcoin telah melampaui aset dan sektor investasi tradisional, seperti teknologi dan emas, dalam pengembalian absolut year-to-date (YTD) dan kinerja yang disesuaikan dengan risiko.

    BTC telah memperoleh 51% dalam pengembalian absolut YTD, melampaui information technology (+16%), communication services (+15%), consumer discretionary (+11%), Russell 1000 Growth (+10%), emas (+4 %), dan S&P 500 (+4%).

    Sementara itu, energi dan minyak mentah mengalami penurunan masing-masing sebesar 11% dan 14%. Harga minyak telah turun ke level terendah sejak Desember 2021 karena fundamental yang lebih lemah dan kekhawatiran pasar yang lebih luas.

    DISCLAIMER:Bukan saran atau ajakan membeli. Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Upgrade Besar Ethereum Shapella Ditargetkan pada 12 April 2023

    Pengembang inti Ethereum menargetkan tanggal 12 April untuk merilis pemutakhiran Shanghai-Capella, atau Shapella, yang sangat dinanti-nantikan di mainnet. Pembaruan akan berlangsung pada 12 April pukul 10:27 UTC atau 17:27 WIB.

    Fitur utama dari pemutakhiran ini adalah Ethereum Improvement Proposal (EIP) 4895, yang bertujuan untuk memungkinkan penarikan staking validator di jaringan utama. Fungsi kritis ini tidak diperkenalkan selama peralihan Ethereum ke konsensus proof-of-stake (PoS) pada bulan September tahun 2022 lalu untuk memastikan transisi yang aman.

    Selain penarikan, pengembang juga telah merencanakan tiga perbaikan tambahan yang ditujukan untuk mengoptimalkan biaya gas fee untuk aktivitas tertentu dengan upgrade Shapella.

    Uji Coba Upgrade Shanghai

    ethereum
    Ilustrasi Ethereum.

    Baca juga: Daftar Aset Kripto yang Berkinerja Baik di Februari 2023

    Sejak Februari, pengembang Ethereum telah melakukan beberapa fase pengujian publik pada tiga jaringan pengujian atau testnet, termasuk Sepolia , Zhejiang, dan Goerli. Pada hari Selasa (14/3), Shapella dirilis di testnet Goerli sebagai gladi resik terakhir sebelum peluncuran mainnet. Ketiga testnet telah berhasil memproses penarikan ETH dari set validator mereka sendiri.

    Peningkatan Shapella akan mencakup implementasi penarikan push Beacon Chain. Ini akan memungkinkan validator jaringan Ethereum untuk mendukung operasi penarikan mengikuti perubahan aturan. Operasi penarikan validator Ethereum dan peningkatan optimasi biaya ditetapkan untuk ditayangkan dalam 27 hari.

    Dikutip Bitcoin.com, pada saat penulisan, kontrak Beacon Chain memegang 17.680.535 eter, senilai US$ 29,33 miliar menggunakan nilai tukar Ethereum saat ini. Peningkatan Shapella yang akan datang, akan memungkinkan Beacon Chain menggunakan penarikan push sebagai operasi melalui Ethereum Improvement Proposal (EIP) 4895.

    Penundaan

    Ilustrasi Ethereum.
    Ilustrasi Ethereum.

    Baca juga: Harga Ethereum Ditargetkan Capai US$ 2.000 Setelah Shanghai Upgrade

    Seharusnya peningkatan Shanghai hard fork pada jaringan Ethereum akan meluncur pada bulan maret 2023, namun mengalami penundaan. Peningkatan Ethereum Shanghai akan memungkinkan penarikan Eter yang di-staking. Pembaruan besar berikutnya untuk jaringan ini akan memungkinkan validator menarik ether yang dipertaruhkan.

    Timeline tentatif untuk peningkatan telah ditetapkan oleh pengembang inti. Ethereum Improvement Proposal (EIP) 4895 atau Shanghai kemungkinan akan menyediakan jaringan dengan fitur penarikan ether yang tidak ada.

    “Penarikan akan diaktifkan dengan Shanghai yang saat ini direncanakan pada bulan Maret di mainnet jika semuanya berjalan sesuai rencana,” kata Pooja Ranjan, manajer proyek di Ethereum Cat Herders kepada The Block.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Umumkan Konversi Dana Pemulihan US$ 1 Miliar

    Binance mengambil langkah untuk melakukan konversi dana pemulihan perusahaan sekitar US$ 1 miliar dari stablecoin BUSD ke aset kripto asli seperti Bitcoin. Keputusan ini diambil melihat situasi yang terjadi belakangan ini terhadap stablecoin dan bank.

    CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, menjelaskan pihaknya akan melakukan perubahan dan mengonversi sisa dana US$ 1 miliar dalam program Industry Recovery Initiative menjadi “kripto asli.” Aset yang disebut CZ adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan BNB.

    Dia juga memposting link ke ID hash untuk transaksi BTC dan ETH melalui akun Twitter resminya. CZ mengatakan dana sebesar US$ 980 juta membutuhkan waktu 15 detik untuk melakukan konversi dengan biaya transaksi US$ 1,98.

    Respons Komunitas

    Menanggapi langkah Co-Founder Binance, komunitas kripto di Twitter memiliki reaksi beragam. Beberapa memuji keputusan tersebut, menyebutnya “emas murni”, dan menawarkan saran untuk menggunakan aset kripto alternatif untuk mematok stablecoin.

    Baca juga: Binance Luncurkan Dana Pemulihan US$ 1 M Bantu Industri Kripto Bangkit

    Namun, yang lain mempertanyakan langkah untuk menjual Binance USD (BUSD) stablecoin dan mengonversi dana menjadi aset yang lebih “volatile.”

    Dikutip Cointelegraph, pada 10 Maret, Circle, perusahaan di belakang USDC, mengungkapkan bahwa mereka memiliki sekitar US$ 3,3 miliar yang terikat pada kegagalan SVB, yang menyebabkan peristiwa depegging awal. Namun, pada 13 Maret, USDC telah bangkit kembali menuju pasak US$ 1 — saat ini melayang di sekitar US$ 0,99.

    Circle juga memiliki jumlah dana cadangan yang dirahasiakan yang tertahan di Silvergate, bank ramah kripto lain yang berbasis di Amerika Serikat yang bangkrut. Ketidakstabilan di sekitar USDC menyebabkan efek domino pada stablecoin lain seperti Dai(DAI), USDD dan FRAX, yang juga tergelincir dari pasak US$ 1 mereka.

    Sejak peristiwa mulai berlangsung pada 10 Maret, ruang kripto telah gelisah tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Pengguna Twitter mengklaim bahwa “tidak ada yang tersisa untuk bank perusahaan kripto.”

    Dana Pemulihan Binance

    CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.
    CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.

    Baca juga: Beruntung! Penambang Bitcoin Ini Berhasil Pecahkan Blok Dapat Rp 2,2 M

    Binance sendiri sebelumnya telah meluncurkan program Industry Recovery Initiative (IRI) untuk membantu industri kripto bangkit dan melindungi konsumen di dalamnya. Binance akan mengalokasikan dana pemulihan sebesar US$ 1 miliar sebagai komitmen awal.

    Dikutip dari situs resminya, Binance berencana meningkatkan jumlah dana pemulihan tersebut menjadi US$ 2 miliar dalam waktu dekat jika diperlukan. Sejauh ini, Jump Crypto, Polygon Ventures, Aptos Labs, Animoca Brands, GSR, Kronos, dan Brooker Group juga telah berpartisipasi dengan total komitmen awal sekitar US$ 50 juta.

    Alamat publik untuk komitmen awal Binance sebesar US$ 1 miliar dalam bentuk BUSD adalah: 0x043a80999cEe3711D372FB878768909fbE7F71E6. Alamat peserta lain akan dirilis dalam waktu dekat.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Kripto Alami Kenaikan Harga, Sentimen Positif Semakin Kuat

    Pasar aset kripto mengalami lonjakan kenaikan selama selama seminggu terakhir dengan presentase sebesar 15,8% pada Jumat (17/3). Pada akhir pekan lalu, Bitcoin (BTC) ditutup dengan penurunan yang dalam diakibatkan berita kebangkrutan bank ternama di Amerika Serikat, seperti Silvergate, Silicon Valley Bank, dan Signature Bank.

    Tim Trader Tokocrypto menganalisa berita kebangkrutan bank-bank besar tersebut berdampak efek domino di pasar kripto pada pekan lalu. Namun pada Jumat ini, mengalami kenaikan yang cukup tinggi pada kripto di Top 10 Market Cap berdasarkan TradingView, seperti Bitcoin (BTC) naik sebesar 5,16%, Ethereum (ETH) naik 2,25%, Binance Coin (BNB) 9.91% dan Dogecoin (DOGE) naik 6,48%. Altcoin juga mengikuti jejak BTC yang mengalami penguatan. 

    Pekan ini diramaikan oleh beberapa kabar yang cukup kuat berdampak kepada market kripto. Pada tanggal 10 Maret 2023, Silicon Valley Bank (SVB) menutup operasional bank mereka diakibatkan bank run yang terjadi sehingga berefek pada harga stablecoin USDC terlepas dari 1:1 dengan USD. Hal ini bisa terjadi karena cadangan dana Circle disimpan di Silicon Valley Bank sebesar US$ 3.3 Miliar dari US$ 40 miliar yang tidak dapat diproses oleh SVB. 

    Berikut chart USDC depeg dengan USD yang mengalami penurunan sebesar 17,7% kemudian per hari ini tanggal 17 Maret 2023 sudah mengalami pemulihan 1:1 dengan USD.

    Grafik harga harian USDC/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Upgrade Besar Ethereum Shapella Ditargetkan pada 12 April 2023

    Kemudian, Euler Finance mengalami kerugian yang besar diakibatkan peretasan yang terjadi sebesar US$ 200 juta pada 14 Maret 2023 dan berhasil pulih sebesar US$ 4,5 juta, sehingga membuat pasar kripto mengalami goncangan.

    Total kapitalisasi pasar kripto juga mengalami penguatan sebesar 18,6% dengan titik terendah sebesar US$ 932 miliar pada 11 Maret 2023 dan US$ 1,1 triliun pada 17 Maret 2023. Serta dominasi kapitalisasi Bitcoin sebesar 44,7%.

    Untuk sentimen pasar kripto saat ini berada pada posisi netral dengan kecenderungan Greed. Ini merupakan waktu yang tepat untuk memulai trading scalping atau swing trading dikarenakan pasar sedang dalam kondisi yang netral. Namun, perlu diperhatikan bahwa sewaktu-waktu hal ini dapat berubah dan penting untuk melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi atau trading

    Berikut Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, BNB

    1. Bitcoin (BTC)

    Mengalami kelanjutan kenaikan yang sangat tinggi pada minggu ini disebabkan adanya CPI data inflasi Februari 2023 yang berada pada 6%. Artinya inflasi mengalami penurunan sehingga aset kripto mengalami kenaikan yang sangat tinggi pada tanggal 14 Maret 2023 dan ada potensi untuk melanjutkan kenaikan pada bulan Maret ini.

    Grafik harga bulanan BTC/USD. Sumber: TradingView.

    Berikut beberapa level support yang perlu diperhatikan. Harga US$ 23.300 merupakan harga dengan support pertama yang kuat, berada pada area golden ratio Fibonacci 0.618. Kemudian harga US$ 22.600 merupakan area support Fibonacci kedua. 

    Bitcoin juga telah menembus resisten harga psikologis di harga US$ 25.000 sehingga para investor dominan percaya akan terjadinya kenaikan lanjutan hingga US$ 28.875 dan US$ 31.663. Namun perlu diperhatikan bahwa tahun ini merupakan tahun terakhir sebelum Bitcoin Halving pada 2024, sehingga kemungkinan masih akan ada bearish hingga Q4 2023 berdasarkan cycle halving Bitcoin.

    2. Ethereum (ETH)

    Ethereum juga mengalami kenaikan dikarenakan market cap kripto yang mengalami penguatan sebesar 21% selama seminggu terakhir setelah terjadinya koreksi diakibatkan beberapa bank AS bangkrut. 

    Grafik harga bulanan ETH/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Beruntung! Penambang Bitcoin Ini Berhasil Pecahkan Blok Dapat Rp 2,2 M

    ETH memiliki potensi untuk mengalami kenaikan lanjutan di resistance sekaligus harga psikologis sebesar US$ 2.000 dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini sangat mungkin dikarenakan adanya berita tentang upgrade jaringan Ethereum Shanghai yang ditunggu tunggu oleh trader sekaligus investor. 

    Untuk area support-nya berada pada area Fibonacci 0.618 yaitu pada harga US$ 1.617 dan 0.382 pada harga US$ 1.525. Apabila support kedua itu tertembus maka besar kemungkinan untuk ethereum mengalami lanjutan penurunan hingga US$ 1.400.

    3. Binance Coin (BNB)

    BNB mengalami kenaikan yang sangat tinggi disebabkan naiknya market cap kripto serta adopsi penggunaan BNB untuk keperluan decentralize finance, gas fee, staking dan launchpad. Launchpad ini juga diumumkan oleh Binance di akun Twitter-nya dan web resmi milik Binance yang membuat harga BNB mengalami kenaikan yang signifikan dan adanya potensi yang terus menguat hingga launchpad berakhir.

    Grafik harga bulanan BNB/USD. Sumber: TradingView.

    Dalam beberapa minggu ke depan BNB akan terus menguat seiring dengan permintaan BNB untuk keperluan launchpad. Namun, ada resistance yang cukup kuat pada harga US$ 330 yang membuat BNB kemungkinan tertahan dan akan mengalami konsolidasi harga selama beberapa hari mendatang. Jika day candle-nya close di atas US$ 330 pada akhir pekan ini, maka besar kemungkinan BNB potensi mengalami kenaikan.

    Jika harga BNB kembali ke area support di level US$ 317, maka ini merupakan waktu yang baik untuk Dollar Cost Averaging (DCA) dengan jangka waktu hingga launchpad berakhir. Kenaikan kripto BNB disebabkan adanya berita tentang Launchpad bersama Project SpaceID yang diumumkan pada 17 Maret 2023 membuat harga BNB mengalami lonjakan sebesar 7,35% setelah postingan Launchpad di Twitter Binance.

    Investor atau trader bisa memanfaatkan fitur Price Alert yang telah hadir di Tokocrypto. Price Alert adalah fitur pengingat untuk memberi tahu pengguna, ketika harga aset kripto tertentu sudah mencapai target. 

    Jika menggunakan fitur Price Alert, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

    DISCLAIMER:Bukan saran atau ajakan membeli. Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Dominance Raih Level Tertinggi, Tanda Tren Harga BTC Naik?

    Tingkat Bitcoin Dominance (BTCD) telah naik di tengah meningkatnya turbulensi di pasar kripto, dan baru-baru ini karena harga Bitcoin (BTC) juga mencapai level tertinggi dalam sembilan bulan.

    BTC Dominance biasanya menjadi ukuran yang menggambarkan rasio antara kapitalisasi pasar Bitcoin dan kapitalisasi pasar aset kripto secara keseluruhan. Apabila nilai Bitcoin Dominance meningkat, maka nilai aset altcoin secara keseluruhan mengalami penurunan (downtrend) terhadap BTC.

    Menurut data TradingView, Tingkat Bitcoin Dominance telah mencapai angkat tertinggi sembilan bulan sebesar 45,5%. BTCD terakhir mencapai lebih dari 45% pada 25 Juni 2022.

    Lonjakan baru-baru ini terjadi di tengah gejolak pasar kripto dalam dua minggu terakhir akibat kegagalan bank yang ramah kripto, Silvergate dan Signature, serta kehancuran yang hampir terjadi pada sektor perbankan di AS secara meluas.

    Dominasi Bitcoin secara historis meningkat selama periode tekanan tinggi karena BTC dianggap sebagai aset yang kurang stabil dibandingkan kebanyakan aset kripto lainnya.

    Pangsa Pasar Bitcoin

    Baca juga: Daftar 10 Kripto yang Diproyeksikan Berkinerja Baik di Tahun 2023

    Keuntungan pangsa pasar BTC juga akhir-akhir ini bertepatan dengan lonjakan harga Bitcoin hampir tiga hari, yang melonjak melewati US$ 26.000 pada hari Selasa (7/3) untuk pertama kalinya sejak musim panas lalu setelah rilis data indeks harga konsumen (CPI) yang sedikit menguntungkan untuk bulan Februari 2023. Laporan CPI memicu lonjakan di seluruh pasar kripto.

    BTC baru-baru ini diperdagangkan di atas US$ 25.643, naik 5.04% selama 24 jam terakhir dan melonjak dua digit dari posisi harga selama akhir pekan.

    “Jalan Bitcoin Dominance umumnya dipandang sehat untuk pasar kripto, karena ini menandakan bahwa buih di pasar relatif rendah (trader kripto memilih untuk membeli Bitcoin daripada altcoin yang lebih spekulatif),” FundStrat Research mencatat dalam tweet Selasa (7/3).

    Dikutip Coindesk, FundStrat mengatakan lonjakan tersebut dapat mencerminkan minat investor pada Bitcoin “ menyala kembali ketika bank tradisional seperti SVB gagal.”

    Dominasi Bitcoin juga menguat sementara kerusuhan stablecoin telah muncul selama beberapa minggu terakhir, dengan USDC stablecoin terbesar kedua di dunia, berkurang dari dolar setelah runtuhnya Silicon Valley Bank. USDC baru-baru ini mendapatkan kembali pasaknya, tetapi ketidakpastian tentang jalur stablecoin ke depan tetap ada, terutama karena regulator telah meningkatkan pengawasan mereka terhadap aset ini.

    Narasi Bitcoin Berubah

    ilustrasi Bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Bitcoin Sulit Menuju US$ 25.000 Imbas Krisis Credit Suisse

    Dengan peristiwa baru-baru ini yang semakin mendukung kenaikan Bitcoin setelah awal tahun yang mengesankan, opini keseluruhan tentang kinerja masa depan secara bertahap berubah menjadi positif setelah bear market yang suram.

    Di antara pergeseran dalam perspektif adalah perusahaan perdagangan DecenTrader, yang menggambarkan “narasi” seputar Bitcoin sebagai “berubah bullish” dalam pembaruan pasar baru pada 16 Maret.

    “Ini merupakan musim dingin yang panjang dan dingin untuk Bitcoin dan kripto. Namun, peristiwa baru-baru ini telah membantu melambungkan harga jangka pendek, dan yang terpenting telah mengubah narasi dari bearish menjadi bullish,” rangkum kontributor Miffy.

    DecenTrader mengincar level harga BTC US$ 30.000 sebagai potensi target naik.

    “Namun yang penting, kami telah melihat perubahan naratif besar untuk Bitcoin dengan pemisahan yang jelas dari pasar tradisional yang terus berjuang karena masalah ekonomi dan ledakan bank. Kami mungkin melihat kembali ke Bitcoin jika harganya naik lebih jauh dan kasus penggunaannya menjadi lebih jelas karena sistem perbankan tradisional terus krisis.”

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com