Author: 29

  • Investor Lebih Percaya Simpan Kripto di Exchange Dibanding Wallet

    Crypto exchange masih menjadi pilihan investor untuk menyimpan dan memperdagangkan aset kripto, pasca keruntuhan FTX. Sebuah riset yang dilakukan oleh platform crypto wallet, imToken, menemukan tingkat kepercayaan crypto exchange masih tinggi dibanding wallet self-custodian.

    Survei imToken menemukan bahwa hampir dua pertiga (63%) pengguna atau investor menganggap perdagangan di bursa kripto lebih nyaman atau lebih murah daripada berdagang di platform wallet self-custodian. Layanan wallet seperti Metamask dan imToken menjanjikan keamanan serta akses mudah ke DeFi. Namun, pengguna masih lebih memilih centralized exchange (CEX).

    Tingkat Keamanan

    Ilustrasi perlindungan data pengguna.
    Ilustrasi keamanan data pengguna.

    Baca juga: Surabaya hingga Bekasi Masuk Daftar Kota Paling Siap untuk Bisnis Kripto

    Lebih mengejutkan lagi, 38% pengguna menganggap wallet self-custodian kurang aman dibandingkan bursa. Keamanan menjadi salah satu pembeda utama yang mendukung crypto wallet tampak tidak meyakinkan pengguna.

    Ada beberapa faktor yang membuat investor lebih memilih crypto exchange, mulai dari mereka takut diretas (29%) atau kehilangan kripto karena kesalahan mereka sendiri (18%). Lebih dari 40% pengguna yang diwawancarai akan membayar hingga US$ 100 untuk layanan crypto wallet untuk menyelesaikan semua masalah yang ada dengan platform yang mereka gunakan saat ini.

    Sebagian besar investor percaya – lebih dari 25% – berpikir bahwa kebanyakan orang hanya akan mulai beralih ke platform wallet self-custodian dalam 5 tahun atau lebih. Dan sejumlah pengguna yang diwawancarai (25%) percaya bahwa mayoritas pengguna kripto akan tetap menggunakan crypto wallet, bahkan 10 tahun dari sekarang.

    Prospek Crypto Wallet

    Ilustrasi dompet kripto, MetaMask. Foto: Getty Images.
    Ilustrasi dompet kripto, MetaMask. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

    Untuk tahun 2023, crypto wallet sedang membangun solusi yang menjanjikan. Penelitian imToken menemukan bahwa smart wallet sebenarnya meningkatkan keamanan serta kenyamanan ke tingkat yang terlihat dengan solusi kustodian.

    Untuk keamanan, smart wallet menawarkan pengendalian risiko dalam bentuk limit harian. Wallet baru juga berhenti dan mendapatkan kembali akses setelah kunci akses hilang atau dicuri adalah bagian dari set fitur. Dan sebagian besar peserta survei (51%) mengatakan kepada imToken bahwa mereka akan meningkatkan keamanan dalam bentuk otentikasi multi-faktor sebagai alasan untuk memilih wallet baru.

    Pada saat yang sama, kita dapat melihat solusi muncul. PayPal merilis fitur wallet self-custodian, dan Reddit – situs web terpopuler ke-6 di dunia – menambahkan fungsionalitas wallet ke aplikasi mereka. Menariknya, Reddit menyebut fitur dompet mereka “vault”, menyembunyikan kerumitan yang dibuktikan oleh survei yang jelas tidak disukai pengguna kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Potensi Kenaikan Harga Bitcoin Jelang Laporan CPI Terbaru

    Harga Bitcoin (BTC) memang tengah terpuruk, namun laporan data Consumer Price Index (CPI) alias Indeks harga konsumen Amerika Serikat (AS) yang diumumkan pada Selasa, 14 Februari 2023 malam WIB bisa menjadi sentimen pendorong kenaikan selanjutnya.

    Pasar kripto memiliki periode bullish di awal tahun, tetapi risiko regulasi dan ketakutan The Fed masih akan menjadi hambatan, membatasi keuntungan jangka pendek. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) baru-baru ini mengambil sikap keras terhadap bursa kripto, Kraken, menempatkan sektor aset kripto secara keseluruhan di bawah tekanan. Sebuah langkah yang menyebabkan kerugian dua digit untuk beberapa aset kripto.

    Bitcoin turun di bawah US$ 22.000 untuk harga pertama dalam tiga minggu di tengah kabar suram ini, dan pangsa pasar kripto turun lebih dari US$ 40 miliar. Untuk menambah bahan bakar pendorong, pada 14 Februari nanti, data CPI atau inflasi AS bulan Januari diharapkan bisa menaikan harga Bitcoin dan altcoin lainnya.

    Optimis Data Inflasi Positif

    Baca juga: Menakar Peluang Token Kripto AI yang Hype, Potensi Bawa Cuan?

    Alex Krüger, seorang ekonom dan investor mengklaim bahwa Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC) mungkin memiliki potensi penurunan tambahan, tetapi reli kripto baru sudah dekat. Krüger mengklaim bahwa penurunan harga kripto adalah reaksi logis atas penutupan layanan staking Kraken oleh SEC. Tetapi menurut ramalannya, pasar kripto mungkin pulih segera setelah beberapa hari berikutnya.

    “Pandangan pasar kripto cepat. Belum nambah size. Pikirkan bull run berikutnya dimulai dengan CPI atau akhir bulan. Bitcoin dan ETH masih memiliki level putaran di bawah untuk dilindas. Tidak stres tentang pasar juga. Lihat ini sebagai kemunduran yang sehat. Aktifkan sentimen bearish penuh hanya jika CPI mengalahkan 0,2%,” kata Krüger.

    CPI adalah statistik yang sering diamati karena investor menginterpretasikan data baru sebagai tanda apa yang akan dilakukan The Fed selanjutnya untuk melawan inflasi. The Fed dapat memutuskan untuk menunda kenaikan suku bunga yang agresif sebagai tanggapan atas laporan CPI yang berada di bawah ekspektasi konsensus, yang biasanya ditafsirkan sebagai indikator bullish.

    Analisis Teknikal

    Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: Crypto Tony/Twitter.
    Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: Crypto Tony/Twitter.

    Baca juga: Ini Alasan Harga Kripto Gifto (GFT) Melonjak Tinggi Lebih dari 300%

    Tim Riset Tokocrypto menjelaskan banyak analis berharap ada penurunan 0,4% dalam CPI untuk Januari menjadi 6,1% dari 6,5%. Data inflasi ini akan digunakan oleh The Fed untuk menetapkan suku bunga. Dengan begitu peluang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi pada pertemuannya bulan depan semakin terbuka lebar.

    “Diharapkan apabila tingkat inflasi AS mengalami penurunan, Bitcoin kembali menghijau. Ini akan merangsang market kripto bergerak reli untuk menembus kerugian sebelumnya,” tulis analisisnya.

    Dari segi analisis teknikal, candle weekly Bitcoin ditutup merah dengan penurunan sebesar 5,32%. Penutupan mingguan tersebut melihatkan tingginya aksi jual. Ini juga menjadi sinyal adanya penurunan kekuatan dari laju naik Bitcoin.

    Relative strength index (RSI) masih bergerak sideways di area oversold, belum ada pergerakan agresif setelah penurunan tajam. BTC masih bersusah payah untuk kembal rebounce ke level US$ 22.000. Level support terdekat BTC pada level US$ 21.437, ini penting untuk menjaga sentimen bullish Bitcoin.

    Proyeksi bila data inflasi AS sesuai prediksi hasilnya positif adanya penurunan, laju Bitcoin bisa kembali naik untuk tembus level US$ 22.000 atau sekitar Rp 335 juta. Kemudian kuat untuk menargetkan kenaikan capai level US$ 22.437.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menakar Peluang Token Kripto AI yang Hype, Potensi Bawa Cuan?

    Token kripto AI (artificial intelligence) melonjak harganya dalam beberapa pekan terakhir, tetapi potensi ke depannya masih sering dipertanyakan. Perlu diketahui, reli token kripto AI didorong oleh hype-nya ChatGPT hingga laporan JP Morgan yang mengatakan para investor mengalihkan perhatian mereka ke AI dan menjauh dari blockchain.

    Dalam waktu singkat tercatat kripto AI telah mencapai kapitalisasi pasar US$ 4,27 miliar, naik 56% dari minggu lalu. Meskipun ini hanya 0,4% dari pasar aset kripto US$ 1,07 triliun, peningkatan pesat telah menarik perhatian pada peran AI dalam aset digital.

    “Kenaikan harga kripto terkait AI tidak diragukan lagi dapat didorong oleh perkembangan nyata dalam industri AI dan blockchain,” kata Vasco Lopes, peneliti blockchain dan kecerdasan buatan di sekolah teknologi NOVA dekat Lisbon, Portugal.

    “Namun, ini juga dipengaruhi oleh hype dan sentimen investor, karena meningkatnya popularitas AI dan produk terkait AI, seperti rilis model bahasa ChatGPT OpenAI, menghasilkan kegembiraan dan minat di sektor AI.”

    Perlu Hati-hati

    Ilustrasi ChatGPT yang diring token kripto AI meroket. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi ChatGPT yang diring token kripto AI meroket. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Konflik Kraken-SEC dan Rumor Staking Dilarang di US Bikin Kripto Turun

    Noelle Acheson, mantan kepala penelitian di Genesis Trading, menjelaskan pasar kripto sering didorong oleh banyak tren yang perkembang di tengah masyarakat. Tanpa investasi yang tepat dan pengembangan ke dalam proyek, kripto AI berisiko dalam perkembangan industri yang telah didorong oleh hype.

    “AI masih merupakan bidang yang baru, definisi masih dibentuk, dan utilitas sebenarnya dari token dalam aplikasi AI belum diuji,” kata Acheson dikutip Forbes. “Rasanya hype telah melampaui potensi pertumbuhan yang sebenarnya.”

    Hype ini sebagian besar dipimpin oleh ledakan pertumbuhan ChatGPT, chatbot bertenaga AI, dan Dall-E, alat yang menghasilkan gambar dari deskripsi berbasis kata yang keduanya dibuat oleh OpenAI. “Ada manfaat untuk proyek-proyek AI blockchain, tetapi teknologi seperti ChatGPT pasti menciptakan sentimen minat dan FOMO [takut ketinggalan] tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan AI,” kata Juan Leon, peneliti kripto di Bitwise Investments.

    Token Kripto AI Naik

    Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Mengenal Kripto SingularityNET (AGIX) yang Naik 800% Sejak Awal 2023

    Kenaikan kripto AI dipimpin oleh The Graph (GRT), naik 87% selama tujuh hari terakhir dan 150% dalam sebulan terakhir. Jaringan The Graph memfasilitasi kueri data blockchain tanpa melalui server. AGIX, token dari Singularity NET, yang membangun pasar untuk program AI, telah naik 116% dalam tujuh hari dan 327% yang mengejutkan di bulan lalu. Tiga kripto AI berkinerja terbaik dibulatkan oleh Fetch’s FET, naik 57% dalam tujuh hari terakhir dan 140% selama sebulan terakhir. Fetch bertujuan untuk menghubungkan berbagai jenis blockchain dan teknologi AI.

    Industri teknologi secara keseluruhan juga tidak terhindar dari rayuan AI. teknologi kecerdasan buatan ini melampaui blockchain karena teknologi tersebut diperkirakan akan menjadi yang paling berpengaruh dalam tiga tahun ke depan, menurut laporan JP Morgan.

    Studi tersebut menemukan bahwa 53% investor yang disurvei, naik dari 25% tahun lalu, mengatakan bahwa AI dan pembelajaran mesin akan menjadi teknologi yang paling berpengaruh bagi mereka. Blockchain, diikat dengan AI untuk teknologi paling berpengaruh pada tahun 2022, hanya mengumpulkan 12% suara tahun ini.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Surabaya hingga Bekasi Masuk Daftar Kota Paling Siap untuk Bisnis Kripto

    Sebuah riset yang dilakukan oleh Recap memasukan beberapa kota di Indonesia menjadi lokasi paling siap untuk membangun bisnis kripto dan blockchain. Menariknya, ada empat kota di Indonesia yang masuk dalam daftar, mulai dari Surabaya, Bandung, Jakarta, dan Bekasi.

    Aset kripto telah tumbuh secara besar-besaran selama beberapa tahun terakhir. Penggunaan kripto secara global telah meroket hampir 400% antara tahun 2020 dan 2022. Manfaat yang ditawarkan oleh kripto, seperti biaya kepemilikan yang rendah, anonimitas, dan transaksi yang aman dan cepat, adalah semua faktor yang mempengaruhi munculnya aset digital di pasar global.

    Peningkatan penggunaan kripto ini telah menarik perhatian kota-kota di seluruh dunia dan banyak yang telah melihat peluang untuk investasi dan potensi inovasi, sehingga memicu perlombaan untuk dilihat sebagai yurisdiksi atau wilayah ‘ramah’ kripto.

    Ketika industri menjadi lebih diatur, terutama dalam hal pajak kripto, beberapa negara menawarkan sistem yang lebih menguntungkan daripada yang lain, mulai dari pajak transaksi 0%-45% pada capital gain di beberapa negara.

    Potensi Indonesia

    Ilustrasi market kripto di Indonesia.
    Ilustrasi market kripto di Indonesia.

    Baca juga: Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

    Penelitian yang dilakukan oleh Recap telah melihat manfaat dari mengadopsi pendekatan yang lebih ‘ramah’ kripto – baik untuk investor atau komunitas. Recap meneliti 200 kota terpadat di dunia, dan membandingkannya dengan delapan poin indeks yang relevan untuk menemukan kota yang paling siap untuk kripto di dunia.

    Indonesia berhasil menyumbang empat kota yang masuk dalam daftar 50 besar. Surabaya menduduki posisi 37, Jakarta (39), Bandung (43), dan Bekasi (47). Indonesia juga menjadi salah negara yang kotanya terbanyak masuk dalam daftar Recap bertajuk “Top 50 Crypto Hub Cities 2022.”

    Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kota-kota metropolitan terkemuka seperti London, Dubai, dan New York masuk dalam daftar tiga besar. Namun, Hong Kong, yang diposisikan sebagai negara paling siap untuk kripto pada tahun 2022, turun ke posisi ketujuh dalam penelitian tersebut.

    Metodologi Penelitian

    50 kota yang siap jadi hub kripto teratas. Sumber: Recap.
    50 kota yang siap jadi hub kripto teratas. Sumber: Recap.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

    Beberapa faktor utama yang dipertimbangkan dalam penelitian ini termasuk jumlah total event khusus kripto, pekerjaan terkait kripto, perusahaan khusus kripto, dan jumlah ATM kripto. Beberapa pertimbangan non-kripto termasuk kualitas hidup, pengeluaran penelitian dan pengembangan sebagai persentase dari produk domestik bruto dan tarif pajak capital gain.

    Setelah data dikumpulkan, skor indeks diberikan ke setiap kota di setiap kumpulan data, tergantung pada kesiapan kota tersebut mengenai kripto. Misalnya kota-kota dengan pajak yang lebih tinggi menempati peringkat terakhir dan menerima skor yang lebih rendah dari 100; sedangkan jumlah perusahaan kripto diinginkan, sehingga kota dengan jumlah tertinggi menempati peringkat teratas dengan skor lebih tinggi.

    Persentase kumulatif untuk setiap kota dijumlahkan dan diberi peringkat dari 800, dengan angka indeks tertinggi adalah yang paling siap untuk kripto. Dengan infrastruktur keuangan yang kuat dan ekosistem startup yang berkembang pesat, London menempati posisi pertama sebagai pusat kripto terkemuka di dunia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Bitcoin Legal di Indonesia? Ini yang Kamu Perlu Tahu.

    Peraturan cryptocurrency di Indonesia adalah topik yang sangat penting sebelum seseorang membeli Bitcoin. Untuk legalitas Bitcoin sendiri, pada tahun 2019 Bappebti sudah mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang aset digital kripto.

    Peraturan Bappebti No. 5/2019 pasal 1 ayat (7) : 

    Komoditi tidak berwujud yang berbentuk digital aset, menggunakan kriptografi, jaringan peer-to-peer, dan buku besar yang terdistribusi, untuk mengatur penciptaan unit baru, memberifikasi transaksi, dan mengamankan transaksi tanpa campur tangan pihak lain.

    Tonton juga peraturan tentang aset kripto di Indonesia lainnya melalui video di bawah ini.

    https://www.youtube.com/watch?v=AecWmYbfxMY

    Baca juga : Mendag: Sebagian Tugas Bappebti Soal Kripto Dialihkan ke OJK

    Bursa Kripto yang Legal untuk Membeli Bitcoin

    Seperti yang telah diketahui, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bursa Bitcoin di Indonesia adalah terdaftar di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Jika Anda melakukan trading di bursa bitcoin legal ini, maka keamanan Anda saat trading bitcoin lebih terjamin dikarenakan aturan yang telah ditetapkan.

    Jika Anda bergabung dengan bursa yang belum terdaftar secara legal di Indonesia, akun dan dompet Anda tidak akan terjaga dengan aman. Data Anda akan lebih mudah tersebar dan bahkan Anda akan mengalami peretasan dengan sangat mudah. Itulah kenapa Anda perlu mendaftar ke bursa bitcoin yang legal.

    Bursa-bursa yang telah terdaftar di BAPPEBTI ini sudah terverifikasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Perusahaan ini tidak hanya teruji dari segi keamanannya, melainkan juga dari latar belakang perusahaan, modal, dan sebagainya. Sehingga Anda sebagai pemula tidak perlu khawatir ketika melakukan trading di bursa yang legal ini.

    Cara Sistem Keamanan Bursa Aset Kripto Bekerja

    Pernahkah Anda penasaran tentang bagaimana cara sistem keamanan pada bursa aset kripto bekerja? Nah, setiap kali Anda melakukan login ke bursa Anda, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi dalam bentuk kode atau e-mail.

    Hal itu dilakukan untuk memastikan kalau Anda lah yang mengakses akun tersebut. Makanya jika Anda mengalami percobaan login dari yang tidak dikenal, Anda dapat langsung melaporkan hal tersebut ke bursa Anda untuk mengamankan akun Anda.

    Selain itu, Anda juga akan melewati tahap KYC (Know Your Customer) untuk memastikan tidak adanya transaksi ilegal yang terjadi di akun Anda.

    Binance adalah salah satu bursa terbesar di dunia, penyimpanannya di binance cloud. Jika bursa pilihan Anda menggunakan binance cloud, maka bursa tersebut memiliki likuiditas keamanan dan volume yang sama dengan binance. Jadi aset kripto Anda tidak akan mengalami masalah.

    Syarat Penting Bursa Aset Kripto di Indonesia

    Setelah mengetahui tentang cara kerja sistem keamanan sebuah bursa aset kripto, Anda juga perlu mengetahui syarat penting untuk menjadi bursa aset kripto yang legal. Berikut syarat-syaratnya:

    1. Memiliki ISO 27001

    ISO merupakan Information Security Management System atau biasa dikenal dengan ISMS, sebuah sistem kerangka kerja, kebijakan, dan prosedur yang terlibat dalam proses manajemen risiko informasi organisasi.

    ISO dapat membantu bursa bitcoin menghilangkan atau meminimalisir pelanggaran keamanan yang dapat mengakibatkan dalam bidang hukum bisnis. Jika sebuah bursa bitcoin memiliki ISO 270001, artinya bursa tersebut memiliki sistem informasi yang terlindungi.

    Maka Anda tak lagi perlu khawatir, karena data Anda akan lebih aman. Informasi yang terdapat di bursa tersebut dapat dipastikan akurat dan terpercaya, karena hanya pihak yang berwenang saja yang dapat menggantinya.

    Contohnya, Anda mendepositokan uang sejumlah Rp.500.000 dan uang tersebut tidak akan berubah jumlahnya menjadi Rp. 100.000 secara tiba-tiba. Sedangkan jika Anda tidak terdaftar di bursa yang legal, perubahan jumlah ini dapat terjadi lho!

    2. Terverifikasi Sesuai Standar

    Salah satu syarat lainnya adalah bursa tersebut sudah harus terverifikasi melalui penilaian secara independen dengan standar internasional berdasarkan praktik terbaik di industri aset kripto.

    3. Coin Listing

    Sebelum melakukan coin listing, biasanya perusahaan-perusahaan bursa aset kripto ini melakukan due diligence untuk menentukan koin-koin mana yang akan tersedia di bursa mereka.

    Adapun hal-hal yang diperhatikan dalam proses due-diligence ini adalah white paper, roadmap, blockchain, dan team project. Namun, ada pula bursa yang menerapkan coin voting, sehingga Anda dapat turut serta memilih koin-koin apa saja yang akan tersedia di bursa tersebut.

    Tokocrypto adalah bursa bitcoin legal pertama di Indonesia. Selain itu, Tokocrypto menggunakan binance cloud sebagai tempat penyimpanannya. Jadi, apalagi yang Anda tunggu? Mari bergabung dengan Tokocrypto! Salam to the moon!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BI Bakal Terbitkan Proof of Concept Rupiah Digital pada Juli 2023, Apa Itu?

    Bank Indonesia (BI) terus memberikan update terkait perkembangan proyek Rupiah Digital. Kabarnya BI akan melakukan perilisan proof of concept Rupiah Digital pada Juli 2023 dan menjadi momen yang ditunggu oleh masyarakat.

    BI sendiri telah menerbitkan Consultative Paper (CP) mengenai rencana pengembangan Rupiah Digital. CP ini merupakan tindak lanjut dari penerbitan White Paper Proyek Garuda: Menavigasi Arsitektur Rupiah Digital yang dirilis untuk publik pada November 2022 lalu.

    Penerbitan CP ini juga merupakan upaya untuk membuka ruang diskusi publik mengenai desain Rupiah Digital. CP ini menguraikan overview desain pengembangan Rupiah Digital tahap pertama (immediate state), yaitu wholesale Rupiah Digital cash ledger yang mencakup pengenalan teknologi dan fungsi dasar yang meliputi penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana.

    Desain pengembangan Rupiah Digital dimaksud telah mempertimbangkan hasil dari benchmarking terhadap praktik terbaik dari beberapa negara yang telah melakukan pengkajian dan eksperimen wholesale central bank digital currency (CBDC).

    Proof of Concept Rupiah Digital

    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.

    Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Salah Satu Pemimpin Pasar Aset Kripto di Dunia

    Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan proof of concept Rupiah Digital di pertengahan tahun 2023 dan telah bertemu dengan pemain-pemain potensial untuk menjadi wholesaler mata uang digital ini. Langkah ini untuk mendukung kebijakan sistem pembayaran untuk akselerasi digital.

    “Insya Allah nanti sekitar Juli kami akan keluarkan proof of concept untuk Digital Rupiah mempersiapkan Indonesia sebagai negara Indonesia maju dengan digital, digitalisasi pembayaran dan juga digitalisasi rupiah,” kata Perry dikutip Antara pada Rabu (6/2).

    Perry menjelaskan Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, yakni Digital Rupiah wholesale (w-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbatas dan hanya didistribusikan untuk melayani transaksi wholesale, dan Digital Rupiah ritel (r-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbuka untuk publik dan didistribusikan untuk transaksi ritel.

    “Kami sudah ketemu dengan pemain-pemain besar yang kami pandang punya kemampuan untuk menjadi wholesaler,” ujar Perry.

    Tahap Penerbitan

    Roadmap Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.
    Roadmap Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.

    Baca juga: CEO Ark Invest Cathie Wood Prediksi Harga Bitcoin Capai Rp 7,4 Miliar

    Pengembangan Rupiah Digital terdiri dari tiga tahap. Pada tahap pertama, pengembangan akan dimulai dengan w-Digital Rupiah untuk use case penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana antar pihak. Pada tahapan berikutnya, use case w-Digital Rupiah akan diperluas dengan use case tambahan yang mendukung transaksi di pasar keuangan.

    Pada tahap akhir, konsep integrated end-to-end w-Digital Rupiah to r-Digital Rupiah akan diujicobakan. Pendekatan itu memungkinkan eksplorasi berbagai alternatif desain Digital Rupiah guna memastikan nilai tambah yang paling optimal.

    Rupiah Digital akan dibangun dalam fitur desain yang tangguh dan memungkinkan pengembangan model bisnis baru yang inovatif, inklusif, dan mendorong efisiensi. Mata uang digital ini akan dilengkapi dengan berbagai fitur yang memastikan resiliensi, baik dalam konteks keamanan maupun ketersediaan, misalnya, offline functionality, yang juga memastikan perluasan inklusi keuangan di daerah tertinggal.

    CBDC punya Bank indonesia ini juga akan dilengkapi fitur programmability yang memungkinkan pengembangan inovasi dan efisiensi keuangan, misalnya smart contract. Tokenisasi surat berharga juga akan dikembangkan untuk membuka peluang-peluang baru bagi pendalaman pasar keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Konflik Kraken-SEC dan Rumor Staking Dilarang di US Bikin Kripto Turun

    Market kripto terpantau turun pada Jumat (10/2) pagi saat industri diterpa kabar bursa kripto, Kraken yang setuju untuk menutup fitur staking dan membayar denda ke US Securities and Exchange Commission (SEC). Hal ini membuat banyak investor khawatir tentang rencana investasi mereka.

    Menjelang akhir pekan, investor kripto dikejutkan dengan posisi market yang jatuh lebih dalam. Bahkan Bitcoin (BTC) kembali ke keluar dari zona US$ 22.000 atau sekitar Rp 332 juta. Apa penyebab harga kripto turun kali ini?

    Tim Riset Tokocrypto menjelaskan bahwa sentimen bearish masih cukup kuat menghantui market pada pekan ini. Ada beberapa penyebabnya, utama adalah soal industri kripto di AS sedang menghadapi tekanan peraturan yang meningkat sejak awal tahun. Ini bahkan memicu diskusi di media sosial tentang apakah pemerintah AS diam-diam mencoba menekan seluruh industri kripto.

    “Terbaru yang membuat market kripto begitu terpukul karena ada rumor bahwa The Fed dan Comptroller of the Currency (OCC) akan melakukan pelarangan pelayanan bank ke crypto exchange. Hal ini juga berkaitan dengan New York Department of Financial Services (NYDFS) yang melakukan investigasi atas penerbitan stablecoin Paxos,” jelas tim.

    Sentimen Negatif Kuat

    Ilustrasi Rekt Capital.
    Ilustrasi market aset.

    Baca juga: Nilai Lido DAO (LDO) Naik Efek Tweet CEO Coinbase Brian Armstrong

    Tidak hanya itu, kabar yang menyebutkan US Securities and Exchange Commission (SEC) meminta bursa kripto global, Kraken untuk segera menghentikan fitur staking dan membayar denda US$ 30 juta juga mendorong market kripto lesu. Berita Kraken mengikuti rumor dari CEO Coinbase, Brian Armstrong, yang mengatakan SEC berniat untuk menyingkirkan staking kripto di AS untuk investor ritel.

    Serangkaian kabar buruk tersebut cukup untuk kembali melemahkan harga kripto. Saat ini kemungkinan besar investor masih takut dan khawatir imbas dari perkembangan regulasi kripto di AS yang belum menunjukan hal positif. Selain itu mereka juga resah dengan data pekerjaan AS terakhir yang kuat dan kelanjutan kebijakan moneter AS dari The Fed yang masih hawkish dan akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

    “Sama seperti kripto, saham berjangka AS diperdagangkan cenderung turun pada Jumat (10/2) pagi. Indeks dolar AS (DXY) terpantau kembali level 103 (+0.05) yang memicu penurunan berkorelasi terbalik di seluruh aset berisiko, termasuk kripto dan saham.”

    Analisis Teknikal

    Prediksi gerak kripto BTC/USD. Sumber: Crypto Tony/Twitter.
    Prediksi gerak kripto BTC/USD. Sumber: Crypto Tony/Twitter.

    Baca juga: Surabaya hingga Bekasi Masuk Daftar Kota Paling Siap untuk Bisnis Kripto

    Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin turun di bawah US$ 22.000 atau anjlok hampir 5% selama 24 jam terakhir. Ini menandai level terendah sejak 25 Januari lalu. Tekanan jual terlihat mendominasi meskipun volume perdagangan ditutup rendah, di bawah 20-day moving average (MA). Dari relative strength index (RSI) juga perlahan bergerak naik menuju area overbought.

    “Level support BTC terkuat saat ini berada di US$ 21.300, apabila berhasil breakout support, maka akan terjadi penurunan lebih lanjut di bawah US$ 21.000. Pergerakan harga Bitcoin untuk kembali bulish harus bisa menembus level resistance di US$ 22.304.”

    Namun, diproyeksikan selama akhir pekan nanti, Bitcoin belum mampu untuk meneruskan laju naik atau tidak berhasil bounce. Tekanan jual masih besar dan belum menjadi momen baik untuk mengakumulasi BTC. Prediksi dalam waktu dekat BTC akan kembali ke level US$ 21.000 atau Rp 317 juta.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Nilai Lido DAO (LDO) Naik Efek Tweet CEO Coinbase Brian Armstrong

    Nilai kripto Lido DAO (LDO) terpantau telah melonjak dalam 24 jam terakhir, terpantau token naik lebih dari 5% capai harga US$ 2,78. Salah satu faktor utama kenaikan LDO adalah efek dari tweet CEO Coinbase, Brian Armstrong. Apa dampaknya?

    Dikutip Coindesk, di saat aset kripto utama lainnya dalam nilai pasar baru-baru ini berada di posisi merah, beda dengan token Lido DAO (LDO) yang melonjak 8% pada satu titik, sebagian besar keuntungannya datang pada Rabu (8/2) malamsetelah CEO Coinbase, Brian Armstrong, men-tweet bahwa dia telah mendengar desas-desus tentang US Securities dan Exchange Commission (SEC) ingin melarang investor ritel untuk terlibat dalam staking kripto.

    “Saya harap itu tidak terjadi karena saya percaya itu akan menjadi jalan yang buruk bagi AS jika itu dibiarkan terjadi,” tulis Armstrong.

    Kecurigaan Armstrong mungkin mengejutkan banyak orang di industri ini, Ketua SEC,Gary Gensler, sebelumnya menyatakan bahwa aset kripto yang memungkinkan staking dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas. SEC telah menolak untuk mengomentari rumor tersebut.

    Efek Positif

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Project Galaxy (GAL) dan Lido Dao (LDO)

    Token tata kelola untuk platform liquid staking, Lido telah melonjak karena sinyal rumor yang didorong oleh tweet bos Coinbase. Lido DAO (LDO), token tata kelola dari organisasi otonom terdesentralisasi di belakang Lido, melonjak sekitar 11% segera setelah komentar tersebut, dan naik sekitar 8,4% dalam 24 jam terakhir.

    Lido Protocol, diatur oleh token LDO, memungkinkan untuk staking Ethereum. Pengguna diberi token yang disebut stETH yang mewakili posisi taruhan mereka di Ethereum, dan mereka akan dapat ditukarkan 1:1 untuk eter setelah pemutakhiran jaringan bulan depan bernama ‘Shanghai.’ Sebagai protokol terdesentralisasi, kecil kemungkinannya akan memiliki kepatuhan yang sama dengan aturan sekuritas sebagai entitas terpusat yang berdomisili di AS seperti Coinbase.

    Data yang diberikan oleh DeFiLlama menunjukkan bahwa nilai total yang dikunci di Lido melonjak 33% dalam sebulan terakhir. Saat ini, Lido memiliki TVL sebesar US$ 8,56 miliar. Data on-chain menunjukkan bahwa Lido saat ini memiliki pangsa pasar sebesar 25% dari pasar staking pool.

    Coinbase memiliki 11,5%, sedangkan Kraken memiliki 7%. Jika SEC mengambil langkah yang menurut Armstrong mungkin, ini akan menjadi keuntungan bagi Lido yang memungkinkannya merebut pasar yang dimiliki Coinbase dan penyedia berdomisili AS lainnya.

    Lido Upgrade V2

    Lido Dao (LDO)
    Ilustrasi aset kripto Lido Dao (LDO).

    Baca juga: Ini Alasan Harga Kripto Gifto (GFT) Melonjak Tinggi Lebih dari 300%

    Selain itu, harga LDO telah berhasil dengan baik dalam beberapa bulan terakhir karena pemutakhiran Shanghai yang akan datang membuat orang dapat menarik ETH yang mereka staking. Dalam sebuah pernyataan, para pengembang mengatakan bahwa mereka akan mengimplementasikan Lido upgrade V2 seiring berlanjutnya jalan menuju desentralisasi. Ini akan menjadi peningkatan terbesar dalam sejarah proyek.

    Sebagai bagian dari peningkatan, Lido akan memperkenalkan router staking dan penarikan. Dengan router staking, siapa pun akan dapat mengembangkan on-ramp untuk Node Operators baru. Tujuan peningkatan ini adalah untuk menciptakan ekosistem validator yang lebih beragam.

    Secara keseluruhan, prospek Lido adalah bullish, dengan level referensi berikutnya di US$ 2,85, titik tertinggi tahun ini. Harga ini sekitar 12% di atas level saat ini. Penembusan di bawah support di US$ 2,30 akan membatalkan pandangan bullish.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto LDO di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Andil Media Massa Dalam Kemajuan Aset Kripto di RI

    Kemajuan aset kripto hingga perkembangan industrinya di Indonesia tak bisa lepas dari peran media massa atau pers. Fungsi media adalah sebagai sumber informasi dan sentimen di pasar keuangan, termasuk komoditas yang berhubungan dengan perdagangan aset kripto.

    Banyak media massa terkemuka dapat mempengaruhi pasar, karena bisa mendorong perilaku investor yang menanggapi berita yang dipublikasi. Hubungan sebab-akibat ini yang dapat menggerakan pasar dan mendorong pertumbuhan industri terutama kripto.

    Kelly Ann Coulter, seorang peneliti dari UCL Centre for Blockchain Technologies dalam riset terbaru yang bertajuk “The impact of news media on Bitcoin prices: modelling data driven discourses in the crypto-economy with natural language processing” telah mengidentifikasi bahwa interaksi antara sentimen media dan harga Bitcoin (BTC) ada korelasi. Studi telah menunjukkan bahwa aspek informasi dan afektif berita mempengaruhi pasar dengan cara yang mendalam, berdampak pada volume perdagangan, harga kripto, volatilitas dan bahkan perkembangan perusahaan pemilik project di masa depan.

    Peran Media Massa

    Ilustrasi investasi aset kripto
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

    “Wacana apa yang disajikan media kepada audiens mereka (konstruksinya), dan bagaimana media berita menyajikan aset kripto (analisisnya), sama pentingnya dan berpengaruh terhadap ekonomi kripto seperti pencarian Google dan metrik media sosial Bitcoin,” tulis Coulter.

    Coulter juga telah mengonfirmasi interaksi antara sentimen media dan harga Bitcoin, tetapi juga telah menunjukkan bahwa ada kecenderungan investor untuk bereaksi berlebihan terhadap berita dalam waktu singkat. Di bawah reaksi harga kripto terhadap berita seperti pengumuman kemitraan, dan reaksi berlebihan terhadap serangkaian berita baik atau buruk yang didokumentasikan sebagai keteraturan di antara perilaku investor dalam bagaimana keyakinan terbentuk.

    Media massa atau pers menjadi platform yang menyediakan segala informasi yang diinginkan oleh para investor, baik yang baru mau memulai atau pemain lama. Mereka bisa mendapatkan pengetahuan yang bisa membentuk opini untuk mengeluarkan kepututsan investasi yang tepat.

    Apresiasi

    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bisakah Nilai Bitcoin Capai Rp 449 Juta pada Februari 2023?

    Di awal sudah dijelaskan bagaimana peran media massa bisa mengerakan market kripto, terutama harga Bitcoin. Secara menyeluruh, perkembangan industri perdagangan atau investasi aset kripto di Indonesia juga selalu didukung oleh media massa.

    Bertepatan dengan Hari Pers Nasional yang diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 9 Februari, Tokocrypto mengapresiasi peran pers yang terus mengawal dan bersama dalam menumbuhkan industri kripto di Indonesia. Pers juga menjadi bagian dalam peran edukasi dan literasi investasi kripto.

    “Di Hari Pers Nasional ini, kami mengapreasi setinggi-tingginya peran pers atau media massa dalam perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Tak lupa juga peran vital media sebagai saluran untuk edukasi dan literasi mengenai aset kripto. Sesuai fungsinya, pers wajib menyampaikan informasi yang benar, yang mendidik, dan yang mampu memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan masyarakat,” ucap Public Relations Tokocrypto, Bianda Ludwianto.

    Dengan berperan aktif mengedukasi masyarakat, pers ikut memberikan kontribusi riil kepada pertumbuhan industri kripto. Perlu diketahui pertumbuhan investasi aset kripto di Indonesia masih terus menunjukan angka yang positif. Berdasarkan data Bappebti, jumlah investor di Tanah Air bertambah 5,46 juta orang sepanjang tahun 2022 hingga total mencapai 16,7 juta. Dibandingkan pertumbuhan tahun 2021 jumlah investor kripto itu lebih rendah sebanyak 11,2 juta orang.

    Nilai transaksi perdagangan aset kripto harus diakui mengalami penurunan selama tahun 2022. Bappebti juga melaporkan, nilai transaksi kripto sebesar Rp 306,4 triliun sepanjang 2022. Angkanya menurun 64,3% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp 858,76 triliun.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aset Kripto The Graph (GRT) Mampu Reli Lebih dari 130% Seminggu

    Menyusul penurunan nilai pada tahun 2022, The Graph (GRT) telah pulih bersama aset kripto lainnya. Namun, nilai GRT telah meningkat lebih cepat sejak awal Februari 2023. Jadi, untuk apa hal ini terjadi, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan?

    Dalam pantauan situs CoinMarketCap pada Rabu (8/2) pukul 12.00 WIB, harga kripto The Graph (GRT) telah meningkat 49,5% selama 24 jam terakhir menjadi US$ 0,20. Selama seminggu terakhir, GRT telah mengalami kenaikan lebih dari 130,0%. Saat ini, nilai tertinggi token sepanjang masa adalah US$ 2,84 .

    Token GRT mulai naik pada awal tahun 2023 setelah jatuh pada paruh kedua tahun 2022. kapitalisasi pasar GRT telah meningkat di atas US$ 2 miliar. Volume perdagangan koin telah meningkat 1714,0% selama seminggu terakhir menyimpang dari pasokan koin yang beredar, yang telah menurun 1,38%. Hal ini membuat pasokan yang beredar menjadi 8,89 miliar, yang merupakan perkiraan 88,93% dari pasokan maksimumnya sebesar 10 miliar.

    Apa itu The Graph (GRT)?

    Ilustrasi aset kripto The Graph (GRT). Sumber: The Graph.
    Ilustrasi aset kripto The Graph (GRT). Sumber: The Graph.

    Baca juga: Harga Bitcoin Kembali Tembus Rp 350 Juta, Efek Pidato Ketua The Fed

    The Graph adalah protokol pengindeksan untuk kueri data untuk jaringan seperti Ethereum dan IPFS, mendukung banyak aplikasi di DeFi dan ekosistem Web3 yang lebih luas. Siapa pun dapat membuat dan menerbitkan API terbuka, yang disebut subgraf, yang dapat dikueri oleh aplikasi menggunakan GraphQL untuk mengambil data blockchain.

    Ada layanan yang dihosting dalam produksi yang memudahkan pengembang untuk mulai membangun Grafik dan jaringan terdesentralisasi akan diluncurkan akhir tahun ini. Grafik saat ini mendukung pengindeksan data dari Ethereum, IPFS dan POA, dengan lebih banyak jaringan segera hadir.

    The Graph ini memungkinkan pengembang untuk mengakses dan menggunakan data dengan cepat dari aplikasi terdesentralisasi (dApps). Akibatnya, mengembangkan aplikasi yang berjalan di atas blockchain menjadi lebih sederhana. Selanjutnya, token GRT digunakan untuk mendorong orang dan bisnis untuk menyumbangkan daya komputasi ke jaringan.

    Gerak GRT

    Grafik harga harian GRT/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian GRT/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: BI Bakal Terbitkan Proof of Concept Rupiah Digital pada Juli 2023, Apa Itu?

    Jangka waktu harian token Graph mengungkapkan pola harga yang menarik. Pada saat penulisan, token telah meningkat sebesar 40% dalam periode perdagangan yang diamati. Selain itu, telah meningkat sebesar 170% sejak 8 Januari, dengan kenaikan di bulan Februari mencapai lebih dari 118% dari total pertumbuhan.

    Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa tren bullish saat tulisan ini dibuat dan diperdagangkan pada sekitar US$ 0,19. Garis RSI juga mengisyaratkan potensi pembalikan harga, yang menunjukkan bahwa token berada di wilayah overbought.

    Penghitungan transaksi whale untuk GRT menurut Santiment sedang meningkat. Hal yang diperhatikan, Februari telah mencatat jumlah yang tinggi. Total transaksi whale yang dilaporkan pada 5 Februari lalu merupakan yang terbesar dalam enam bulan.

    Nilai GRT dapat terus meningkat karena peningkatan jumlah transaksi whale dan arus masuk staking. Pembalikan harga, bagaimanapun, mungkin terjadi di beberapa titik dan menawarkan posisi masuk yang fantastis. Popularitas proyek Kecerdasan Buatan (artificial intelligence/AI) dapat berkontribusi pada kenaikan harga token.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com