Author: 32

  • OP_RETURN di Kebijakan Relay Baru

    Perubahan kebijakan relay dalam Bitcoin Core kembali memicu perdebatan tajam di komunitas kripto. Isu utama menyangkut penggunaan fungsi OP_RETURN dan dampaknya terhadap stabilitas serta arah masa depan jaringan Bitcoin.

    Bitcoin Core kembali menjadi sorotan. Pada 7 Juni 2025, kelompok pengembang inti Bitcoin mengumumkan rencana perubahan kebijakan relay melalui akun resmi mereka di X (sebelumnya Twitter). Pengumuman ini menyoroti niat mereka untuk memberikan keleluasaan lebih kepada node individu dalam memilih transaksi mana yang akan diteruskan di jaringan — sebuah langkah yang diklaim mendukung inklusi dan inovasi, tetapi justru memicu gelombang kritik tajam dari tokoh-tokoh penting dalam komunitas Bitcoin.

    OP_RETURN Jadi Titik Sentral Perdebatan

    Isu paling kontroversial adalah perubahan kebijakan seputar OP_RETURN, sebuah fungsi dalam Bitcoin Script yang memungkinkan pengguna melampirkan data tambahan ke dalam transaksi. Sebelumnya, OP_RETURN dibatasi hanya hingga 80 byte, tetapi proposal baru mengusulkan peningkatan hingga 160 byte.

    Tujuan dari perluasan ini adalah untuk mendukung proyek-proyek inovatif seperti BitVM, namun banyak pihak khawatir hal ini akan memperbesar beban blockchain dan mengalihkan fokus Bitcoin dari tujuan utamanya sebagai sistem keuangan terdesentralisasi.

    Sejak batas data OP_RETURN dihapus pada 8 Mei 2025, volume transaksi telah meningkat signifikan. Pada 5 Mei, tercatat lebih dari 620.000 transaksi harian — angka yang memicu kekhawatiran soal kemacetan jaringan dan pembengkakan ukuran blockchain.

    Kritik Tajam dari Tokoh-Tokoh Bitcoin

    Dilaporkan The Coin Republic, reaksi keras datang dari sejumlah tokoh terkenal dalam komunitas Bitcoin. Samson Mow, salah satu pendukung Bitcoin paling vokal, pada 8 Juni mempertanyakan motif di balik perubahan ini. Ia menyebut kebijakan OP_RETURN baru sebagai keputusan yang prematur dan menuduh para pengembang inti mengabaikan prioritas penting yang lebih mendesak.

    “Apakah benar ini yang seharusnya menjadi fokus utama para pengembang?” tulis Mow di X, sambil menyindir bahwa proyek seperti BitVM belum cukup matang untuk mendikte arah kebijakan jaringan.

    Luke Dashjr, kontributor lama Bitcoin Core, juga menyuarakan keprihatinannya. Ia menyoroti risiko jangka panjang terhadap kesehatan jaringan, serta potensi dampak terhadap desentralisasi jika node-node besar atau pool penambangan mulai menetapkan standar mereka sendiri dalam menyaring transaksi.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Platform Bitcoin DeFi ALEX Lab Diretas, Kerugian Capai $8,3 Juta

    Ancaman Sentralisasi dan Biaya yang Meningkat

    Pergeseran ini juga memicu kekhawatiran akan potensi sentralisasi kontrol relay, ketika kekuatan dalam menyaring transaksi hanya dimiliki oleh sebagian node besar. Beberapa pengguna menilai bahwa ini bisa mengurangi ketahanan dan sifat trustless dari jaringan Bitcoin.

    “Jika aturan penyaringan transaksi menjadi tergantung pada beberapa pihak besar, maka kita bukan lagi bicara tentang jaringan desentralisasi,” tulis seorang pengguna bernama Zatoichi42 di X.

    Selain itu, lebih dari 60 juta prasasti (inscriptions) telah membebani blockchain sejak 2023, dan penambahan data lewat OP_RETURN yang diperbesar hanya akan memperparah kondisi tersebut. Imbasnya bisa berupa biaya transaksi yang lebih tinggi dan waktu konfirmasi yang lebih lambat.

    Masa Depan Bitcoin Diuji

    Komunitas kini terpecah antara mereka yang melihat perubahan ini sebagai langkah progresif dan yang menilainya sebagai kesalahan fundamental. Para pendukung perubahan berpendapat bahwa ini akan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi di jaringan Bitcoin. Sebaliknya, para pengkritik melihatnya sebagai pengkhianatan terhadap prinsip dasar Bitcoin sebagai sistem moneter yang ringan, efisien, dan fokus pada nilai.

    Tak hanya debat teknis, harga Bitcoin pun ikut terpengaruh. Dalam beberapa hari terakhir, harga BTC mengalami penurunan dari puncaknya dan kini diperdagangkan di level $105.766,33.

    Beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu arah kebijakan ini: apakah komunitas akan menerima perubahan, atau tekanan dari dalam memaksa para pengembang untuk mundur dan mengkaji ulang pendekatan mereka?

    Baca juga: Harga BTC Tembus $100.000, Bitcoin Jadi Aset Langka?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Naik, Perkuat Perlindungan Web3

    Token GoPlus Security (GPS) mengalami lonjakan harga hingga 9,01 persen dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada level 0,0254 USDT atau sekitar Rp 413,90. Volume perdagangan token ini mencapai lebih dari 537 juta GPS dengan nilai transaksi setara 14 juta USDT.

    Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya adopsi platform GoPlus sebagai penyedia layanan keamanan Web3. GoPlus Security merupakan infrastruktur terdesentralisasi yang menyediakan sistem deteksi otomatis untuk melindungi pengguna dari transaksi on-chain berbahaya, termasuk kontrak pintar, token, dan NFT.

    Didukung oleh investor besar seperti Binance Labs, Animoca Brands, OKX Ventures, dan HashKey Capital, GoPlus telah memproses lebih dari 21 juta pemeriksaan keamanan setiap hari dan bermitra dengan lebih dari 10.000 proyek, termasuk Uniswap dan SushiSwap.

    Fitur GoPlus

    Pergerakan harga SoPlus Security (GPS/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga SoPlus Security (GPS/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Pengertian dan Contoh Kasus Sandwich Attacks MEV Bot

    Salah satu fitur andalan GoPlus adalah API Keamanan yang dapat mendeteksi risiko token, alamat wallet mencurigakan, hingga kontrak yang mengandung potensi penipuan. Selain itu, platform ini juga mengembangkan firewall on-chain bernama SecNet dan menyediakan SDK untuk pengembang yang ingin mengintegrasikan fitur keamanan ke dalam dompet atau aplikasi Web3.

    Token GPS sendiri berperan sebagai alat pembayaran layanan keamanan, insentif staking, serta partisipasi dalam tata kelola ekosistem. Saat ini, GPS memiliki total pasokan 10 miliar token dengan sekitar 1,81 miliar beredar di pasar.

    Dengan lonjakan harga dan semakin luasnya adopsi, GoPlus dipandang sebagai salah satu proyek terdepan dalam bidang keamanan Web3, terutama di tengah meningkatnya risiko penipuan dan serangan siber di ekosistem blockchain global.

    Baca juga: Unstaked Menarik Perhatian di Tengah Turunnya Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Unstaked Menarik Perhatian di Tengah Turunnya Solana

    Pasar kripto kembali berguncang. Dalam sepekan terakhir, dua proyek besar mengalami tekanan cukup berat: Solana (SOL) anjlok 11% karena kekhawatiran seputar ETF.

    Namun di tengah ketidakpastian itu, satu proyek justru mencuri perhatian investor: Unstaked (UNSD).

    Ketika Pasar Gugup, Unstaked Melaju

    Di saat banyak proyek besar berjuang mempertahankan harga, Unstaked justru menunjukkan arah sebaliknya.

    Dengan lebih dari 1 miliar token terjual dalam pra-penjualan dan dana yang terkumpul hampir $9,2 juta, Unstaked bukan sekadar proyek “tren sementara”.

    Pada harga presale saat ini, yaitu $0,011065, Unstaked menarik banyak investor ritel dan institusi yang mencari potensi jangka panjang.

    Bahkan, proyeksi harga pasca peluncuran disebut bisa mencapai $0,1819, dengan target jangka panjang di angka $5 — bukan hanya prediksi tanpa dasar, tapi didukung oleh teknologi nyata yang sudah berjalan.

    Baca Juga: Update Harga Terbaru Solana Di Sini

    Utilitas AI yang Bekerja Nyata

    Yang membuat Unstaked berbeda dari proyek kripto lain adalah kehadiran agen AI aktif yang benar-benar digunakan di platform seperti X (Twitter) dan Telegram.

    Agen-agen ini mendukung DAO, kreator, dan brand untuk mengelola komunitas, meningkatkan jangkauan, dan menjalankan otomatisasi tanpa perlu staf tambahan.

    Semua aktivitas yang dilakukan agen ini dicatat secara on-chain, memberikan transparansi dan jejak kinerja yang jelas, sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam dunia Web3 yang mengedepankan keterbukaan.

    Ini bukan sekadar “janji teknologi masa depan”. Unstaked sudah menyediakan nilai nyata sebelum platformnya diluncurkan penuh.

    Hal ini membuatnya menjadi kandidat kuat sebagai proyek AI-crypto terbaik untuk investasi saat ini.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana (SOL): Prediksi Jangka Pendek Masih Negatif

    Solana, yang sebelumnya menjadi primadona Layer 1 blockchain, kini tengah tertekan.

    Penurunan 11% dalam sepekan terakhir terjadi setelah muncul kabar bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mungkin menolak proposal ETF berbasis Ethereum dan Solana.

    SOL kini diperdagangkan di dekat zona support penting sekitar $150, turun dari kisaran $155–$185 yang sempat stabil sepanjang Mei.

    Indikator teknikal menunjukkan tekanan bearish, dengan RSI turun ke level 41,66 dan funding rate negatif, menandakan melemahnya sentimen jangka pendek.

    Jika tekanan jual berlanjut, ada potensi harga jatuh ke $127, level terendah pada April lalu.

    Namun, ada satu titik cerah: jumlah dompet aktif di jaringan Solana justru naik dari 98,3 juta (Maret) menjadi 123,8 juta (Mei), menandakan minat terhadap jaringan masih ada, meski harga tertekan.

    Saatnya Menoleh ke Proyek Baru?

    Dalam kondisi seperti ini, wajar jika investor mulai mencari proyek yang memberikan nilai nyata dan utilitas jangka panjang.

    Unstaked memberikan kombinasi langka: presale aktif, teknologi AI yang sudah berjalan, dan potensi pertumbuhan yang realistis.

    Di pasar kripto yang sering didominasi oleh hype dan spekulasi, Unstaked hadir membawa kejelasan dan produk nyata: dua hal yang kini sangat langka dan dicari investor.

    Bagi mereka yang sebelumnya mengikuti prediksi Solana, momen ini bisa jadi waktu yang tepat untuk memperhatikan apa yang dilakukan Unstaked secara berbeda.

    Baca Juga: Whale Solana Melepas $17 Juta Setelah 4 Tahun, Investor Khawatir?

    Pasar kripto saat ini sedang mengalami tekanan di berbagai lini, tetapi peluang tetap terbuka bagi proyek yang memiliki dasar kuat dan teknologi yang bisa dibuktikan.

    Unstaked tampil sebagai salah satu proyek paling menjanjikan saat ini, bukan hanya karena hype, tapi karena ia memberikan produk nyata, adopsi aktif, dan pertumbuhan yang terukur.

    Dengan lebih dari 1 miliar token terjual, dukungan komunitas yang tumbuh, dan agen AI yang sudah digunakan di dunia nyata, Unstaked patut masuk radar para investor kripto yang serius mencari peluang jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Shiba Inu dan Dogecoin Akan Bangkit di Tengah Tahun Ini?

    Meskipun dikenal sebagai “meme coin”, Shiba Inu (SHIB) dan Dogecoin (DOGE) telah menunjukkan daya tahan yang luar biasa di pasar kripto.

    Menjelang musim panas 2025, kedua koin ini menarik perhatian investor dan analis, yang mempertanyakan apakah mereka akan kembali memimpin pasar.

    Tren Penurunan Harga

    Dalam enam bulan terakhir, harga SHIB mengalami penurunan sekitar 53,87%, sementara DOGE turun hampir 56%.

    Fluktuasi harga menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan, dengan harga SHIB bergerak antara $0,0000108 dan $0,0000162, serta DOGE berada di kisaran $0,1512 hingga $0,2470.

    Indikator teknikal seperti RSI yang mendekati angka 40 menunjukkan potensi kondisi oversold, namun belum ada sinyal kuat untuk pembalikan arah.

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknikal

    Untuk SHIB, level support terdekat berada di $0,00000885, sementara resistance ada di $0,0000196. DOGE memiliki support di $0,1097 dan resistance di $0,3013.

    Kedua koin menunjukkan pola konsolidasi, dengan pergerakan harga yang terbatas dalam kisaran sempit.

    ToMeskipun demikian, indikator teknikal seperti Awesome Oscillator dan Momentum Indicator menunjukkan sentimen negatif, mengindikasikan bahwa tren bearish masih dominan.

    Baca Juga: Cek Harga Dogecoin Terbaru Di Sini

    Prediksi Harga di Pertengahan Tahun

    Beberapa analis optimis bahwa SHIB dan DOGE memiliki potensi untuk bangkit pada musim panas ini.

    Prediksi harga untuk SHIB pada Juni 2025 berkisar antara $0,00001200 hingga $0,00001850, dengan rata-rata sekitar $0,00001525.

    DOGE diperkirakan dapat mencapai harga antara $0,2300 hingga $0,3000 pada akhir tahun 2025.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor Pendukung Potensi Kenaikan

    1. Komunitas yang Solid: Baik SHIB maupun DOGE memiliki komunitas yang aktif dan berdedikasi, yang dapat menjadi pendorong utama dalam menggerakkan harga.
    2. Dukungan Tokoh Terkenal: DOGE mendapat perhatian dari Elon Musk, yang secara terbuka mendukung koin ini, sementara SHIB terus mengembangkan ekosistemnya dengan fitur-fitur baru.
    3. Inovasi Teknologi: SHIB telah meluncurkan Shibarium, solusi Layer-2 yang meningkatkan skalabilitas dan efisiensi transaksi, yang dapat meningkatkan adopsi dan penggunaan koin ini.

    Risiko yang Perlu Diperhatikan

    Meskipun potensi kenaikan ada, investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan risiko pasar yang tidak menentu.

    Kedua koin ini masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan faktor eksternal, seperti regulasi pemerintah dan kondisi ekonomi global.

    Baca Juga: Harga Dogecoin Turun Hingga $0,17, Bertahan atau Menyerah?

    SHIB dan DOGE menunjukkan potensi untuk bangkit pada musim panas ini, didukung oleh komunitas yang kuat, dukungan tokoh terkenal, dan inovasi teknologi.

    Namun, investor harus tetap berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

    Dengan pendekatan yang tepat, kedua koin ini dapat menjadi pilihan menarik dalam portofolio kripto Anda.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Whale Shiba Inu Melambat: Pasar Menanti Arah Selanjutnya

    Shiba Inu (SHIB) memasuki fase ketidakpastian pada Juni 2025, dengan aktivitas whale yang menurun tajam dan harga yang berfluktuasi.

    Data dari platform analitik blockchain, IntoTheBlock, menunjukkan bahwa aliran SHIB ke dompet pemegang besar hampir tidak berubah dalam seminggu terakhir, dengan penurunan hanya 0,10%.

    Namun, pada 5 Juni, inflow whale anjlok lebih dari 90%, dari lebih dari 3 triliun SHIB menjadi kurang dari 300 miliar dalam satu hari.

    Penurunan ini bertepatan dengan penurunan harga SHIB dari $0,00001345 menjadi $0,0000119.

    Baca Juga: Turun 9,4%, Shiba Inu Berada di Titik Penentuan

    Penurunan Aktivitas Whale

    Penurunan aktivitas whale ini menandakan bahwa investor besar mungkin sedang menunggu sinyal pasar yang lebih jelas sebelum membuat keputusan investasi.

    Meskipun demikian, outflow dari dompet whale juga menurun sebesar 55% selama periode yang sama, menunjukkan bahwa mereka tidak sepenuhnya keluar dari posisi mereka.

    Netflow, selisih antara inflow dan outflow, meningkat 67%, mengindikasikan potensi akumulasi meskipun volume keseluruhan tetap rendah.

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknikal

    SHIB berhasil bertahan di level support utama di $0,0000119 dan mengalami kenaikan kecil pada akhir pekan.

    Namun, harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana 50-hari dan 200-hari, yang menunjukkan bahwa tren bullish belum sepenuhnya terbentuk.

    Resistance terdekat berada di $0,00001389 dan $0,00001745.

    Sentimen Pasar

    Pasar kripto secara keseluruhan juga menunjukkan volatilitas tinggi, dengan banyak investor yang berhati-hati.

    Ketidakpastian ekonomi global dan peraturan yang belum jelas mengenai kripto dapat mempengaruhi keputusan investasi.

    Dalam situasi seperti ini, peran whale sangat penting karena mereka dapat mempengaruhi arah pasar.

    Baca Juga: Shiba Inu (SHIB) Tingkatkan Laju Pembakaran Token hingga 2.408%

    Aktivitas whale yang melambat menunjukkan bahwa pasar SHIB sedang memasuki fase konsolidasi.

    Investor perlu memantau perkembangan selanjutnya, termasuk potensi akumulasi oleh whale dan sinyal teknikal lainnya, untuk menentukan arah pergerakan harga SHIB ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hadapi Tren Penurunan, Apakah Harga Pi Network Melanjutkan Kenaikan?

    Pi Coin, token dari Pi Network, telah mengalami tren penurunan harga yang signifikan sejak mencapai puncaknya pada Februari 2025.

    Meskipun demikian, beberapa analis dan investor tetap optimis terhadap prospek jangka panjang Pi Coin.

    Tren Penurunan Harga Pi Coin

    Pada awal Juni 2025, Pi Coin diperdagangkan sekitar $0,62, menunjukkan penurunan lebih dari 3% dalam seminggu terakhir.

    Penurunan ini mengindikasikan berlanjutnya tren ³3 yang telah berlangsung sejak puncaknya di $2,98 pada Februari 2025.

    Salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga adalah tingginya tekanan jual akibat pembukaan kunci token yang besar.

    Misalnya, sekitar 97,65 juta PI akan dilepaskan ke pasar dalam 30 hari ke depan, menambah pasokan yang beredar dan menekan harga lebih lanjut.

    Potensi Pemicu Kenaikan

    Meskipun ada tekanan jual, beberapa faktor dapat memicu pemulihan harga Pi Coin:

    • Pembakaran Token (Token Burn): Analis menyarankan agar tim inti Pi Network melakukan pembakaran token dalam jumlah besar, sekitar 60–100 juta PI, untuk mengurangi pasokan yang beredar dan meningkatkan harga.
    • Pola Teknikal Positif: Grafik harga menunjukkan pola falling wedge, yang sering kali diikuti oleh lonjakan harga. Jika pola ini valid, Pi Coin dapat mengalami kenaikan hingga 200% dari level saat ini.
    • Listing di Bursa Terbesar: Rumor mengenai listing Pi Coin di Binance dan Coinbase dapat meningkatkan likuiditas dan menarik investor baru. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai hal ini.

    Prediksi Harga Pi Coin

    Berbagai prediksi harga menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan untuk Pi Coin:

    • Prediksi Jangka Pendek: Pada Juni 2025, harga Pi Coin diperkirakan berada antara $2,37 hingga $3,45, dengan rata-rata sekitar $2,76.
    • Prediksi Jangka Panjang: Beberapa analis memproyeksikan harga Pi Coin dapat mencapai $500 hingga $1.000 pada tahun 2030, tergantung pada adopsi global dan keberhasilan ekosistem Pi.

    Risiko yang Perlu Diperhatikan

    Meskipun prospek jangka panjang menjanjikan, ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan:

    • Keterbatasan Transparansi: Kurangnya pembaruan dari tim inti Pi Network mengenai perkembangan ekosistem dan adopsi dapat mengurangi kepercayaan investor.
    • Tekanan Jual Berkelanjutan: Pembukaan kunci token yang besar dapat terus menambah pasokan yang beredar, menekan harga lebih lanjut.
    • Ketidakpastian Regulasi: Peraturan yang tidak pasti mengenai cryptocurrency dapat mempengaruhi adopsi dan harga Pi Coin.

    Baca Juga: Solana Target $169, Pi Coin Stagnan di Tengah Persaingan Altcoin

    Pi Coin menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan, terutama jika faktor-faktor positif seperti pembakaran token dan listing di bursa besar terwujud.

    Namun, investor harus tetap waspada terhadap risiko yang ada dan melakukan penelitian menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Resmi Masuk Nasdaq Crypto US Settlement Price Index

    Nasdaq meluncurkan Nasdaq XRP Settlement Price Index (NQXRPS), sekaligus menandai tonggak penting bagi XRP dalam dunia keuangan digital.

    Indeks ini bertujuan untuk menyediakan harga penyelesaian yang transparan dan dapat diandalkan untuk produk terkait XRP, memfasilitasi pengembangan instrumen keuangan terstruktur seperti ETF dan derivatif berbasis XRP.

    Apa Itu Nasdaq XRP Settlement Price Index?

    NQXRPS adalah indeks satu aset yang dirancang untuk memberikan harga penyelesaian bagi produk terkait XRP.

    Indeks ini dihitung menggunakan mekanisme berbasis pertukaran dengan bobot multi-sumber, memastikan representasi harga XRP yang akurat dan transparan.

    Dengan adanya indeks ini, investor dan institusi keuangan dapat memiliki acuan harga yang stabil dan dapat diandalkan untuk transaksi dan produk keuangan berbasis XRP.

    Baca Juga: Analisis Harga XRP: Uji Ketahanan di Level $2,20

    Dampak terhadap Pasar XRP

    Pencatatan NQXRPS di Nasdaq memberikan legitimasi tambahan bagi XRP di mata investor institusional.

    Hal ini membuka peluang bagi pengembangan produk keuangan terstruktur seperti ETF dan derivatif yang dapat menarik lebih banyak modal institusional ke dalam ekosistem XRP.

    Selain itu, transparansi harga yang ditawarkan oleh indeks ini dapat mengurangi volatilitas harga XRP, meningkatkan kepercayaan investor, dan memperluas adopsi XRP di pasar global.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Langkah Menuju Adopsi Institusional

    Pencatatan NQXRPS juga bertepatan dengan perkembangan positif lainnya bagi XRP.

    Pada Maret 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan “Crypto Reserve” yang mencakup XRP, bersama dengan Bitcoin, Ethereum, Solana, dan Cardano.

    Ini menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap XRP sebagai aset kripto yang kredibel dan strategis.

    Selain itu, beberapa perusahaan investasi besar, seperti 21Shares, telah meluncurkan produk investasi berbasis XRP di bursa saham Eropa, meningkatkan aksesibilitas XRP bagi investor institusional dan ritel.

    Baca Juga: Cek Harga XRP Hari Ini

    Prospek Masa Depan XRP

    Dengan pencatatan NQXRPS, pengakuan dari pemerintah AS, dan peluncuran produk investasi berbasis XRP, masa depan XRP terlihat cerah.

    Langkah-langkah ini membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas di sektor keuangan tradisional dan digital.

    Namun, tantangan regulasi dan persaingan dari aset kripto lain tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

    Investor dan pelaku industri diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengeksplorasi potensi XRP sebagai aset investasi dan alat pembayaran digital di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pengertian dan Contoh Kasus Sandwich Attacks MEV Bot

    Sandwich attacks merupakan proses “menjepit” transaksi korban untuk menaikkan harga aset sebelum transaksi korban dieksekusi dan kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi setelah korban membeli.

    Serangan ini dinamakan “sandwich attack” karena transaksi korban berada di tengah antara dua transaksi bot, seperti isi sandwich yang diapit oleh dua potong roti.

    Dalam melakukan aksinya, si penyerang yang biasanya menggunakan sebuah Bot yang sering disebut dengan Maximum Extractable Value (MEV) Bot untuk memanipulasi harga aset sehingga penyerang bisa mendapatkan keuntungan dengan mengorbankan trader yang tidak menyadari taktik ini.

    Sandwich attacks ini biasanya akan sangat banyak dijumpai oleh kamu yang aktif melakukan trading di decentralized exchange dengan koin kripto yang memiliki market cap rendah.

    Simak lebih lengkap mengenai pengertian, cara kerja, hingga contoh kasus sandwich attack yang dilakukan MEV Bot melalui penjelasan di bawah ini.

    Apa Itu Sebenarnya Sandwich Attacks dan MEV Bot dalam Dunia Crypto?

    Dalam dunia kripto, sandwich attacks merujuk pada jenis serangan yang biasanya terjadi pada perdagangan kripto di decentralized exchanges (DEXs).

    Serangan ini melibatkan dua transaksi yang “menjepit” transaksi korban: satu transaksi pembelian dilakukan sebelum transaksi korban (frontrunning buy) dan penjualan persis setelah ada korban yang membeli (backrunning). 

    Karena serangan ini menjepit korbannya selayaknya sebuah sandwich, itulah kenapa serangan ini disebut sandwich attacks.

    Biasanya di dalam komunitas kripto, khususnya komunitas memecoin, peristiwa sandwich attack ini sering disebut dengan ‘serangan MEV Bot’ meskipun tidak semua MEV bot melakukan sandwich attack.

    Analogi Sandwich Attack

    Analogi Sandwich Attack 🥪

    Roti pertama (Frontrunning) – MEV bot membeli aset sebelum transaksi korban terjadi, menyebabkan harga naik.

    Isi sandwich (Transaksi Korban) – Korban melakukan transaksi dengan harga yang sudah dimanipulasi oleh bot.

    Roti kedua (Backrunning) – MEV bot menjual asetnya setelah transaksi korban selesai, mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga.

    Bagaimana Cara Kerja Sandwich Attacks oleh MEV Bot?

    Agar Bisa Mengerti Bagaimana Sandwich Attacks Bekerja, Ketahui Beberapa Hal Berikut!

    DEX (Decentralized Exchange): Platform perdagangan aset kripto yang beroperasi tanpa perantara, DEX menggunakan Automated Market Makers (AMM) untuk menentukan harga aset berdasarkan likuiditas yang tersedia.

    Slippage: Selisih antara harga yang diharapkan saat melakukan order di DEX dengan harga aktual saat order tersebut dieksekusi, biasanya dalam bentuk persentase. 

    Mempool: Antrian order untuk transaksi yang belum dikonfirmasi di blockchain, sebelum diproses oleh validator atau penambang.

    Langkah-Langkah Sandwich Attacks Saat Melakukan Serangan

    Ilustrasi pola sandwich attacks. Sumber: Cow.fi

    I

    Bayangkan jika kamu adalah seorang trader memecoin yang akan melakukan trading atau swap aset kripto menggunakan DEX dari Solana ke memecoin dengan kapitalisasi pasar kecil.

    II

    Lalu kamu masuk ke halaman DEX tertentu seperti Jupiter atau Raydium dan melakukan swap 1 Solana untuk 10.000 memecoin yang memiliki kapitalisasi pasar di bawah $5.000.000. 

    Dengan harga yang stabil, harusnya kamu bisa melakukan swap 1 Solana untuk 10.000 memecoin. Namun, karena volatilitas pasar yang tinggi kamu menaikan angka slippage ke 10%, yang artinya kamu bersedia membayar hingga 1.1 SOL untuk 10.000 memecoin tadi.

    III

    Transaksi kamu lalu masuk ke mempool, dan MEV Bot melihat peluang sehingga membeli memecoin tersebut sebesar 1 SOL untuk 10.000 memecoin sebelum pesanan kamu berhasil tereksekusi, yang menyebabkan harga naik.

    IV

    Setelah transaksi MEV Bot berhasil, order kamu akhirnya berhasil dan mendapatkan harga dengan slippage maksimal, yakni 10%. Sehingga kamu mendapatkan 1.1 SOL untuk 10.000 memecoin yang seharusnya kamu bisa mendapatkan 1 SOL untuk 10.000 memecoin.

    V

    Setelah order kamu berhasil, MEV Bot akan langsung menjual kembali memecoin tersebut dengan harga 10.000 memecoin untuk lebih dari 1.1 SOL. 

    Akhirnya MEV Bot yang melakukan sandwich attacks ini mendapatkan keuntungan 0.1 SOL dalam waktu yang singkat dengan memanipulasi urutan transaksi.

    Contoh Kasus Sandwich Attacks Saat Trading di Decentralized Exchange

    B menandakan pembelian dan S menandakan penjualan oleh MEV bot. Sumber: Dexscreener.com

    Dalam contoh ini, kita akan menggunakan salah satu memecoin Solana yakni Spinning Cat dengan ticker OIIAOIIA sebagai contoh kasus.

    Proses sandwiching oleh MEV bot.

    Dari contoh kasus di atas, MEV Bot tersebut melakukan sandwich attacks dengan nominal awal $24.786 dalam bentuk Solana dan membuat harga awal yang tadinya $0.005347 melonjak ke $0.006108 saat target berhasil membeli memecoin Spinning Cat tersebut.

    Setelah target membeli memecoin tersebut, terlihat MEV Bot langsung melakukan penjualan dan membuat harga kembali anjlok di bawah harga target membeli.

    Jika dilihat dari timelinenya serangan ini bahkan tidak sampai 1 menit dan Bot tersebut berhasil mengamankan profit senilai $855 dalam waktu sangat singkat!

    Aktivitas MEV bot pada koin Spinning Cat. Sumber: dextools.io

    Setelah ditelusuri lebih dalam, selama Bot tersebut melakukan aksinya (hanya di koin Spinning Cat dan belum termasuk koin lain), Bot tersebut berhasil meraup keuntungan mencapai $7.900 dengan total transaksi 186 aktivitas jual-beli.

    Lalu Bagaimana Cara Agar Terhindar dari Sandwich Attacks MEV Bot?

    Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari sandwich attacks:

    • Pasang slippage dengan persentase rendah, semakin sedikit ruang bagi MEV bot untuk mengeksploitasi transaksi kamu.
    • Gunakan fitur limit order, beberapa DEX menawarkan limit order untuk mengurangi risiko MEV.
    • Usahakan hindari koin dengan marketcap dan likuiditas kecil untuk mengurangi dampak harga.
    • Pantau harga dan transaksi yang mencurigakan, jika harga token tiba-tiba melonjak sebelum transaksi kamu diproses, ada kemungkinan kamu menjadi target MEV bot.

    Selain tips di atas, salah satu cara paling ampuh agar terhindar dari MEV bot adalah dengan melakukan trading dan investasi di bursa kripto yang telah tersertifikasi dan terbukti aman seperti Tokocrypto, yang sudah memperoleh lisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

    Kamu bisa langsung melakukan pembelian aset kripto tanpa harus khawatir serangan sandwich attacks dan MEV bot dengan deposit mulai dari Rp20.000 dan investasi awal mulai dari Rp1.600 lho! Klik di sini untuk mulai investasi di Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dari Aplikasi Mobile ke Ekosistem Blockchain Global

    Pi Network telah menarik perhatian dunia kripto sejak diluncurkan pada tahun 2019 lalu.

    Berbeda dari mayoritas cryptocurrency lainnya, Pi memungkinkan penggunanya untuk menambang koin langsung melalui aplikasi mobile tanpa memerlukan perangkat keras khusus.

    Setelah melalui fase uji coba tertutup, pada 20 Februari 2025, Pi Network resmi meluncurkan open mainnet, memungkinkan transaksi eksternal dan listing di bursa kripto utama.

    Baca Juga: Token Unlock 276 Juta Pi Network Berpotensi Tekan Harga

    Lonjakan Harga Pasca Mainnet

    Setelah peluncuran mainnet, harga Pi Coin (PI) mengalami lonjakan signifikan.

    Pada awalnya, harga mencapai $2,10, namun kemudian mengalami volatilitas tinggi dan turun lebih dari 50% dalam waktu singkat, stabil di sekitar $0,63 pada saat ini.

    Meskipun demikian, kapitalisasi pasar Pi tetap mengesankan, menembus $12 miliar dan menempatkannya di peringkat ke-11 di CoinMarketCap

    PErgerakan harga Pi Network pada Minggu, 8 Juni 2025.
    PErgerakan harga Pi Network pada Minggu, 8 Juni 2025.

    Ekosistem dan Adopsi Global

    Pi Network telah membangun ekosistem yang memungkinkan transaksi dunia nyata dan aplikasi terdesentralisasi.

    Melalui Pi Browser dan Pi Wallet, pengguna dapat berinteraksi dengan aplikasi yang dibangun oleh tim inti dan komunitas.

    Acara seperti PiFest 2024 menunjukkan adopsi Pi yang semakin berkembang, dengan lebih dari 27.000 penjual aktif dan 28.000 pedagang uji coba di lebih dari 160 negara.

    Tim Pengembang dan Visi

    Pi Network didirikan oleh Dr. Nicolas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan, keduanya memiliki gelar PhD dari Universitas Stanford.

    Dr. Kokkalis berfokus pada sistem terdistribusi dan interaksi manusia-komputer, sementara Dr. Fan menggunakan komputasi sosial untuk membuka potensi manusia dalam skala global.

    Visi mereka adalah membawa mata uang kripto kepada masyarakat umum dan menciptakan ekosistem inklusif untuk warga global.

    Verifikasi Identitas dan Kepatuhan

    Pi Network menerapkan kebijakan satu akun per orang melalui solusi Know Your Customer (KYC).

    Sistem ini menggabungkan otomasi mesin dan verifikasi manusia untuk mengautentikasi identitas pengguna sambil menjaga privasi.

    Proses KYC menekankan pada individu nyata, memerangi aktivitas penipuan, dan memungkinkan partisipasi yang adil dalam proses penambangan jaringan.

    Baca Juga: Harga Pi Network Tembus $0,65: Kripto Masa Depan atau Janji Kosong?

    Tantangan dan Prospek Masa Depan

    Meskipun Pi Network telah mencapai tonggak penting, proyek ini menghadapi tantangan, termasuk ketidakpastian regulasi dan kebutuhan untuk membuktikan utilitas nyata dari token PI.

    Namun, dengan adopsi yang terus berkembang dan dukungan komunitas yang kuat, Pi Network berpotensi menjadi pemain signifikan dalam ekosistem blockchain global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga BTC Tembus $100.000, Bitcoin Jadi Aset Langka?

    Harga Bitcoin (BTC) telah melampaui angka $100.000 pada Desember 2024, menandai tonggak sejarah penting dalam dunia kripto.

    Namun, pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan; sebaliknya, ini adalah awal dari babak baru yang lebih menarik.

    Desain Kelangkaan Bitcoin

    Salah satu keunggulan utama Bitcoin dibandingkan mata uang tradisional adalah kelangkaannya yang terprogram.

    Dengan total pasokan yang dibatasi hanya 21 juta BTC, Bitcoin dirancang untuk menjadi aset yang semakin langka seiring berjalannya waktu.

    Proses ini diperkuat oleh mekanisme “halving” yang terjadi setiap 210.000 blok, di mana imbalan bagi penambang dipotong setengahnya.

    Halving terakhir pada Mei 2024 mengurangi imbalan dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok, mengurangi pasokan harian secara signifikan.

    Baca Juga: SUI Melonjak Hampir 9%, Bitcoin Pulih $5.000 Usai Aksi Jual Tajam

    Pasokan yang Menipis

    Saat ini, sekitar 1,7 juta BTC masih tersedia untuk ditambang sebelum mencapai batas 21 juta. Namun, sebagian besar pasokan ini telah dikendalikan oleh entitas besar.

    Delapan pemegang terbesar menguasai sekitar 4,51 juta BTC, yang setara dengan lebih dari 21% dari total pasokan.

    Kondisi ini menciptakan tekanan pasokan yang lebih besar, terutama jika permintaan meningkat.

    Permintaan yang Terus Meningkat

    Peningkatan permintaan terhadap Bitcoin didorong oleh berbagai faktor. Pada Desember 2024, dana ETF Bitcoin seperti iShares Bitcoin Trust (IBIT) mencatatkan aliran dana sebesar $5,5 miliar, mencerminkan minat institusional yang tinggi.

    Selain itu, kebijakan moneter yang longgar dan ketidakpastian geopolitik membuat investor mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti Bitcoin.

    Prediksi Harga Masa Depan

    Dengan kelangkaan yang semakin meningkat dan permintaan yang terus tumbuh, banyak analis memprediksi bahwa harga Bitcoin dapat mencapai angka yang lebih tinggi.

    Beberapa prediksi bahkan menyebutkan angka $200.000 hingga $1 juta per BTC dalam beberapa tahun mendatang.

    Namun, prediksi ini tetap spekulatif dan bergantung pada berbagai faktor eksternal.

    Baca Juga: Cek Harga Bitcoin Terbaru Di Sini

    Pencapaian Bitcoin menembus angka $100.000 adalah tonggak penting dalam perjalanan aset digital ini.

    Namun, dengan desain kelangkaannya, kontrol pasokan yang ketat, dan permintaan yang terus meningkat, Bitcoin berada pada jalur untuk mencapai harga yang lebih tinggi di masa depan.

    Bagi investor, ini adalah saat yang tepat untuk memahami dinamika pasar Bitcoin dan mempersiapkan diri untuk potensi pertumbuhan yang lebih besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com