Author: 32

  • BlackRock Suntik $52,8 Juta ke Ethereum

    BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, melakukan pembelian Ethereum (ETH) senilai $52,8 juta, menandai langkah signifikan dalam adopsi institusional terhadap aset kripto.

    Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Ethereum sebagai aset digital utama tetapi juga memicu sentimen positif di pasar altcoin secara keseluruhan.

    Dampak Langsung pada Pasar

    Setelah pengumuman pembelian tersebut, harga Ethereum mengalami kenaikan signifikan.

    Pada saat transaksi, Bitcoin News melaporkan pada Sabtu (24/5) bahwa harga Ethereum diperdagangkan sekitar $3.850 per koin.

    Kenaikan ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap dukungan institusional dan potensi pertumbuhan Ethereum di masa depan.

    Baca Juga: Taruhan Besar BlackRock di Ethereum: Dana BUIDL Capai $2,7 Miliar

    Efek pada Altcoin dan Pasar Kripto

    Sementara itu, investasi besar BlackRock di Ethereum juga berdampak positif pada altcoin lainnya.

    Koin seperti Solana (SOL) dan Cardano (ADA) mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 4,2% dan 3,7% dalam 24 jam setelah pengumuman.

    Hal ini menunjukkan bahwa dukungan institusional terhadap Ethereum dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset digital lainnya.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Konvergensi Pasar Tradisional dan Kripto

    Langkah BlackRock ini mencerminkan tren konvergensi antara pasar keuangan tradisional dan dunia kripto.

    Dengan meningkatnya minat institusional terhadap aset digital, batas antara kedua pasar ini semakin kabur, membuka peluang baru bagi diversifikasi portofolio dan inovasi keuangan.

    Baca Juga: Ethereum dan Litecoin Mulai Menguat, Web3 AI Jadi Sorotan

    Secara keseluruhan, pembelian Ethereum oleh BlackRock senilai $52,8 juta merupakan indikator kuat dari meningkatnya adopsi institusional terhadap aset kripto.

    Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Ethereum di pasar tetapi juga memberikan dorongan positif bagi altcoin lainnya.

    Dengan semakin banyaknya institusi keuangan yang memasuki pasar kripto, masa depan aset digital tampak semakin cerah dan menjanjikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perjalanan Kripto Sosial Menuju Aksesibilitas Global

    Pi Network, sebuah proyek kripto yang bertujuan untuk membuat mata uang digital dapat diakses oleh semua orang melalui perangkat seluler, telah menarik perhatian global sejak peluncurannya pada tahun 2019.

    Dengan pendekatan inovatif dalam penambangan kripto yang ramah pengguna, Pi Network telah membangun komunitas besar yang dikenal sebagai “Pioneers.”

    Harga dan Kapitalisasi Pasar Terkini

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (24/5), harga Pi (PI) tercatat sekitar $0,787579 USD, dengan volume perdagangan harian mencapai $274 juta USD.

    Kapitalisasi pasar Pi saat ini berada di kisaran $5,69 miliar USD, menjadikannya salah satu dari 30 kripto teratas berdasarkan nilai pasar.

    Namun, harga ini masih jauh di bawah puncaknya pada Februari 2025 yang mencapai $2,98 USD.

    Model Distribusi dan Penambangan

    Pi Network mengadopsi model distribusi yang unik, dengan total pasokan maksimum sebesar 100 miliar PI.

    Sebanyak 65% dari total pasokan dialokasikan untuk hadiah penambangan komunitas, 10% untuk cadangan yayasan, 5% untuk likuiditas, dan 20% untuk tim inti.

    Penambangan dilakukan melalui aplikasi seluler, memungkinkan siapa saja untuk berpartisipasi tanpa kebutuhan perangkat keras khusus.

    Baca Juga: Mengapa Harga Pi Network Berpotensi Mandek di Tengah Reli Kripto?

    Perkembangan Terbaru dan Tantangan

    Pada April 2025, Pi Network mengalami penurunan harga sebesar 77% dari puncaknya, sebagian besar disebabkan oleh pelepasan 126,6 juta koin ke pasar.

    Meskipun demikian, proyek ini terus berkembang, dengan peluncuran mainnet terbuka dan partisipasi dalam acara seperti PiFest 2025 yang melibatkan lebih dari 125.000 penjual dan 58.000 pedagang.

    Langkah Menuju Adopsi Lebih Luas

    Pi Network telah mencatat sejarah dengan airdrop senilai $12,6 miliar USD, menjadikannya airdrop terbesar dalam sejarah kripto.

    Dengan peluncuran mainnet terbuka, Pi Network bertujuan untuk meningkatkan integrasi dengan sistem blockchain eksternal dan bursa terpusat, memberikan pengguna lebih banyak peluang untuk menggunakan token mereka dalam ekosistem yang lebih luas.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 11% Akibat Guncangan Pasokan

    Pi Network terus menunjukkan komitmennya untuk membuat kripto lebih inklusif dan mudah diakses.

    Meskipun menghadapi tantangan dalam volatilitas harga dan distribusi token, pendekatan inovatif dan komunitas yang kuat memberikan dasar yang solid untuk pertumbuhan di masa depan.

    Bagi para investor dan pengguna, Pi Network menawarkan peluang unik untuk terlibat dalam ekosistem kripto yang berkembang dengan pendekatan yang berbeda dari proyek kripto tradisional.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • WalletConnect Perluas Ekosistem ke Solana: Luncurkan Token WCT

    WalletConnect, protokol yang menghubungkan dompet kripto dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps), telah resmi meluncurkan token WCT (WalletConnect Token) di jaringan Solana.

    Langkah ini menandai ekspansi multichain WalletConnect setelah hadir di Ethereum dan Optimism.

    Sebagai bagian dari peluncuran ini, WalletConnect Foundation akan mendistribusikan 5 juta token WCT kepada pengguna aktif Solana melalui mitra ekosistem seperti Phantom, Jupiter, Backpack, dan Solflare.

    Integrasi dengan Solana dan Teknologi Wormhole

    Peluncuran WCT di Solana memanfaatkan kerangka kerja Native Token Transfers (NTT) dari Wormhole, memungkinkan token WCT untuk berpindah secara native antara Ethereum, Optimism, dan Solana tanpa perlu wrapping.

    Hal ini meningkatkan likuiditas dan integritas token di seluruh jaringan, serta memperkuat interoperabilitas antar blockchain.

    Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Solana dan R3 Berkolaborasi, Buka Era Baru Tokenisasi Aset Dunia Nyata

    Airdrop 5 Juta WCT untuk Pengguna Aktif Solana

    Sebagai bagian dari strategi adopsi, WalletConnect Foundation akan mendistribusikan 5 juta token WCT kepada pengguna aktif Solana.

    Distribusi ini akan dilakukan melalui mitra ekosistem seperti Phantom, Jupiter, Backpack, dan Solflare.

    Token WCT memiliki peran penting dalam ekosistem WalletConnect, termasuk untuk staking, governance, dan pembayaran biaya transaksi di masa depan.

    Dengan peluncuran di Solana, WalletConnect berharap dapat menjangkau basis pengguna yang lebih luas dan meningkatkan partisipasi dalam ekosistemnya.

    Peran WCT dalam Ekosistem WalletConnect

    Token WCT dirancang untuk menjadi tulang punggung ekosistem WalletConnect. Selain digunakan untuk staking dan governance, WCT juga akan digunakan untuk pembayaran biaya transaksi dan insentif lainnya di masa depan.

    Dengan peluncuran di Solana, WalletConnect berharap dapat menjangkau basis pengguna yang lebih luas dan meningkatkan partisipasi dalam ekosistemnya.

    Langkah Strategis Menuju Ekosistem Multichain

    Pendiri dan direktur WalletConnect, Pedro Gomes, menyatakan bahwa peluncuran WCT di Solana merupakan bagian dari upaya WalletConnect untuk menjadi protokol yang agnostik terhadap blockchain.

    Setelah sebelumnya berfokus pada Ethereum, WalletConnect kini berupaya memperluas jangkauannya ke berbagai jaringan blockchain untuk meningkatkan interoperabilitas dan adopsi pengguna.

    Dampak terhadap Ekosistem Solana

    Integrasi WalletConnect dan peluncuran WCT di Solana diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi ekosistem Solana.

    Dengan adanya insentif berupa airdrop, diharapkan akan terjadi peningkatan aktivitas pengguna dan likuiditas di jaringan Solana.

    Selain itu, kolaborasi dengan dompet populer seperti Phantom dan Solflare dapat memperkuat posisi Solana sebagai salah satu jaringan blockchain terdepan dalam hal adopsi dan inovasi.

    Baca Juga: Solana Terhubung Lintas Rantai dengan Chainlink CCIP

    Peluncuran token WCT di Solana dan distribusi airdrop 5 juta token merupakan langkah strategis WalletConnect dalam memperluas ekosistemnya dan meningkatkan adopsi pengguna.

    Dengan memanfaatkan teknologi Wormhole dan berkolaborasi dengan mitra ekosistem Solana, WalletConnect menunjukkan komitmennya untuk menjadi protokol multichain yang inklusif dan inovatif.

    Bagi pengguna dan pengembang, ini merupakan peluang untuk berpartisipasi dalam ekosistem yang berkembang dan memanfaatkan berbagai fitur yang ditawarkan oleh WalletConnect dan Solana.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Koin Meme yang Menarik Perhatian Investor Kripto di 2025

    PEPE Coin, salah satu koin meme yang terinspirasi dari karakter katak ikonik, telah menjadi sorotan di pasar kripto pada tahun 2025.

    Dengan pergerakan harga yang signifikan dan dukungan dari investor besar, PEPE menunjukkan potensi pertumbuhan yang menarik bagi para pelaku pasar.

    Performa Harga dan Volume Perdagangan

    Pada tanggal 23 Mei 2025, harga PEPE Coin diperdagangkan di kisaran $0,00001410 di platform Tokocrypto.

    Pergerakan harga ini menunjukkan peningkatan yang stabil dalam beberapa minggu terakhir, didukung oleh volume perdagangan yang meningkat.

    Volume perdagangan PEPE mencapai $3,94 miliar, melampaui Dogecoin yang berada di $2,84 miliar.

    Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknikal dan Pola Grafik

    Analis pasar mengamati bahwa PEPE Coin membentuk pola “cup and handle” yang berhasil ditembus, menandakan potensi kelanjutan tren naik.

    Selain itu, pola panji bullish (bullish pennant) juga terlihat pada grafik PEPE/USDT 4 jam, yang biasanya mengindikasikan momentum sebelum breakout lanjutan.

    Jika PEPE berhasil menembus garis tren atas dengan volume tinggi, harga Pepe Coin diperkirakan dapat mencapai antara $0,000016 hingga $0,000019.

    Namun, jika penembusan gagal, harga bisa turun ke bawah level support penting di $0,0000086.

    Baca Juga: Apakah Koin PEPE Siap Melaju ke Level Bullish Baru di $0,000025?

    Dukungan dari Investor Besar (Whale)

    Aktivitas investor besar atau whale turut memberikan dukungan terhadap kenaikan harga PEPE.

    Seorang investor diketahui membeli 500 miliar token PEPE senilai $4,36 juta, menambah kepemilikannya menjadi total 2 triliun token senilai sekitar $17,42 juta.

    Selain itu, transfer besar-besaran sebesar 7,14 triliun token PEPE, senilai hampir $78,8 juta, tercatat antara dompet yang tidak diketahui identitasnya.

    Prediksi dan Prospek Masa Depan

    Analis kripto MasterAnanda memprediksi bahwa struktur grafik PEPE/USDT menunjukkan pola pembalikan yang mirip dengan formasi harga pada 2024, yang mendahului reli besar hingga ke harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di $0,00002803.

    Menurutnya, pola higher low yang terbentuk di sekitar area support menjadi indikasi awal potensi lonjakan harga PEPE signifikan dalam waktu dekat.

    Lebih lanjut, grafik harga menunjukkan adanya potensi lonjakan besar berdasarkan level ekstensi Fibonacci.

    Level Fibonacci 1,618 menunjukkan target kenaikan hingga 480%, sementara level 2,618 mengarah ke potensi lonjakan 796%.

    Jika prediksi ini menjadi kenyataan, PEPE bisa melampaui semua rekor sebelumnya dan mencetak harga tertinggi baru pada 2025.

    Baca Juga: Prediksi PEPE: Pelemahan Meme Coin, Whale Ambil Sikap

    PEPE Coin telah menunjukkan performa yang mengesankan di pasar kripto pada tahun 2025, didukung oleh analisis teknikal yang positif dan dukungan dari investor besar. Dengan potensi pertumbuhan yang signifikan dan minat yang terus meningkat, PEPE menjadi salah satu koin meme yang patut diperhatikan oleh para investor.(Tokocrypto News, Tokocrypto News)

    Namun, seperti semua investasi kripto, penting bagi investor untuk melakukan analisis yang matang dan mempertimbangkan risiko yang ada sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sui Terpukul Usai Serangan Siber Rugikan Ratusan Juta Dolar

    Sui (SUI), yang selama ini dipromosikan sebagai blockchain berkecepatan tinggi dan alternatif efisien dari kompetitor utamanya, mengalami tekanan hebat pada hari Jumat. Harga token Sui anjlok lebih dari 5% pada pukul 4 sore ET, menyusul insiden peretasan besar-besaran yang menimpa salah satu bursa terdesentralisasi (DEX) yang berbasis pada ekosistemnya.

    Sementara pasar saham AS secara umum cukup stabil dengan indeks S&P 500 hanya turun 0,4%, kinerja Sui jelas berada di bawah tekanan yang lebih besar. Peristiwa ini memicu kekhawatiran para investor yang sebelumnya optimistis terhadap prospek jangka panjang Sui.

    Kronologi Peretasan

    Dilaporkan Yahoo Finance, DEX bernama Cetus, yang dibangun di atas jaringan Sui dan Aptos, melaporkan bahwa sistem mereka diretas pada Jumat pagi. Dalam pernyataan resminya di platform X (dulu Twitter), Cetus mengungkapkan bahwa peretas berhasil membawa kabur aset senilai sekitar $223 juta.

    Beruntung, upaya mitigasi cepat berhasil menyelamatkan sekitar $162 juta. Namun, sekitar $61 juta masih belum berhasil dipulihkan. Saat ini, tim Cetus bekerja sama dengan Sui Foundation dan mitra lainnya untuk menyelidiki lebih lanjut serta mencari cara pemulihan dana yang hilang.

    Pergerakan harga Sui (SUI/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Sui (SUI/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Cetus Protocol Sui Diretas: Kerugian $223 Juta, Token Anjlok

    Menurut laporan The Daily Hodl, pihak Cetus telah mengidentifikasi alamat dompet Ethereum yang diduga milik pelaku dan sedang dalam proses negosiasi untuk mengembalikan sisa dana yang dicuri.

    Sebagai protokol likuiditas dan DEX terbesar di jaringan Sui, insiden ini menjadi pukulan berat bagi kepercayaan publik terhadap keamanan ekosistem tersebut.

    Dampak terhadap Reputasi

    Dalam dunia kripto, reputasi adalah segalanya. Sekali terjadi kebocoran keamanan, apalagi dalam skala ratusan juta dolar, maka kepercayaan pengguna bisa langsung goyah. Padahal, Sui telah membangun basis pengguna yang cukup besar karena kecepatan transaksi dan performa sistem yang selama ini dianggap stabil.

    Kini, yang menjadi tantangan besar adalah bagaimana Sui bisa mempertahankan kepercayaan pasar pasca-insiden ini. Bila tidak ditangani dengan tepat, efek jangka panjangnya bisa lebih parah dari sekadar penurunan harga sementara.

    Apakah Masih Layak Berinvestasi di Sui?

    Sebelum memutuskan untuk membeli Sui, investor perlu mempertimbangkan faktor risiko yang meningkat. Menurut tim analis Motley Fool Stock Advisor, saat ini ada 10 saham yang mereka nilai memiliki potensi keuntungan lebih tinggi dibandingkan Sui.

    Sebagai perbandingan, ketika Motley Fool merekomendasikan Netflix pada Desember 2004, investasi $1.000 saat itu kini telah tumbuh menjadi lebih dari $640.000. Hal serupa terjadi pada Nvidia pada April 2005 — $1.000 bisa berubah menjadi lebih dari $814.000.

    Dengan rata-rata pengembalian sebesar 963%, Stock Advisor jauh melampaui kinerja indeks S&P 500 yang hanya mencatatkan 168%. Maka dari itu, sebelum menaruh uang Anda di Sui, pertimbangkan pilihan investasi yang lebih stabil dan berpotensi tinggi lainnya.

    Baca juga: Token SUI Salip XRP dalam Arus Masuk Institusional, Harga Melonjak?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kalshi Kini Terima Setoran Solana Setelah Tambahkan Dukungan Bitcoin

    Platform pasar prediksi teregulasi, Kalshi, kembali memperluas jangkauan layanan kriptonya. Setelah sebelumnya menghadirkan opsi setoran Bitcoin pada awal April, kini Kalshi juga menerima setoran menggunakan Solana (SOL). Pengumuman ini disampaikan perusahaan melalui akun X resmi mereka pada hari Jumat.

    Menurut laporan Cryptobriefing, Kalshi, yang berada di bawah regulasi CFTC (Commodity Futures Trading Commission), memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berdasarkan hasil dari berbagai peristiwa dunia nyata. Awalnya, Kalshi hanya menyediakan USD Coin (USDC) sebagai satu-satunya opsi setoran kripto.

    Namun, dengan bertambahnya dukungan terhadap Bitcoin dan kini Solana, Kalshi memperkuat upaya untuk menjaring pengguna yang lebih akrab dengan aset digital. Semua setoran kripto dikonversi ke dolar AS secara otomatis melalui layanan pihak ketiga, Zero Hash, yang juga menjamin keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Terhubung Lintas Rantai dengan Chainlink CCIP

    Volume Transaksi

    Penambahan aset ini juga diharapkan dapat mendorong volume transaksi dalam berbagai kontrak terkait kripto yang ditawarkan Kalshi. Platform ini menyediakan ratusan pasar prediksi di 12 kategori utama, termasuk lebih dari 50 pasar khusus kripto yang mencakup prediksi harga Bitcoin, kebijakan legislatif, hingga milestone adopsi teknologi blockchain.

    Langkah strategis Kalshi ini hadir seiring dengan kerja sama terbaru bersama World App, memungkinkan pengguna untuk mengakses pasar prediksi teregulasi langsung dari aplikasi tersebut serta melakukan pendanaan menggunakan token Worldcoin (WLD).

    Tak hanya itu, Kalshi juga menggandeng perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, untuk menghadirkan fitur prediksi berbasis kecerdasan buatan. Melalui kemitraan ini, xAI akan menyediakan analisis berita dan data historis guna mendukung pengguna dalam mengambil keputusan pada kontrak berbasis peristiwa, seperti kebijakan bank sentral, pemilu, dan dinamika geopolitik global.

    Dengan berbagai inovasi ini, Kalshi semakin mempertegas posisinya sebagai pelopor pasar prediksi teregulasi yang terintegrasi dengan ekosistem aset digital.

    Baca juga: Solana Mobile Rilis Arsitektur dan Token SKR untuk Seeker


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Menguat Usai Ripple Capai Kesepakatan dengan SEC

    Harga aset kripto XRP mengalami lonjakan signifikan setelah Ripple Labs mengumumkan penyelesaian gugatan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) senilai USD 50 juta. Penyelesaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hukum Ripple yang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun dan membawa sentimen positif bagi pasar.

    Selain faktor hukum, perhatian investor juga tertuju pada perkembangan positif di ranah regulasi dan institusional. Komisi Sekuritas Brasil baru-baru ini menyetujui peluncuran Hashdex Nasdaq XRP Fund, yang menjadi salah satu produk investasi institusi berbasis XRP pertama di kawasan Amerika Latin.

    Analisis Momentum XRP

    Dilaporkan Techbullion, analis memperkirakan momentum ini bisa berlanjut jika Komisi Sekuritas AS memberikan lampu hijau untuk Exchange-Traded Fund (ETF) XRP di Amerika Serikat, yang saat ini masih dalam tahap evaluasi. Persetujuan ETF XRP diyakini dapat memperluas akses investor ritel dan institusi terhadap aset ini.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: SEC Tunda Keputusan ETF XRP dan Dogecoin: Apa Dampaknya?

    Bank investasi global Standard Chartered memperkirakan harga XRP bisa mencapai USD 8 pada tahun 2026, seiring dengan meningkatnya penggunaan XRP dalam sistem pembayaran lintas batas dan pertumbuhan dukungan regulasi di berbagai negara.

    Per 24 Mei 2025, XRP diperdagangkan di kisaran USD 1,24, naik lebih dari 9% dalam sepekan terakhir. Volume perdagangan harian juga meningkat signifikan, menunjukkan minat yang terus tumbuh dari pelaku pasar.

    XRP kini menjadi salah satu aset digital yang paling diperhatikan, dengan kombinasi antara penyelesaian hukum, potensi ETF, dan adopsi teknologi yang makin luas. Para analis menilai bahwa XRP sedang memasuki fase penting yang bisa menentukan posisinya di pasar kripto global dalam beberapa tahun ke depan.

    Baca juga: Harga XRP Tetap Anjlok Meski Ada Kabar Positif: Apa yang Terjadi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Institusi Diproyeksikan Kuasai 20% Pasokan Bitcoin pada 2026

    Penerapan Bitcoin sebagai aset neraca diprediksi akan melonjak signifikan. Menurut laporan terbaru dari Bitwise dan UTXO Management yang dirilis pada 23 Mei 2025, hingga 20% dari total pasokan Bitcoin (BTC) dapat dimiliki oleh institusi pada akhir 2026.

    Laporan bertajuk “Exploring the Game Theory of Hyperbitcoinization” ini mengidentifikasi lima jalur utama yang dapat mendorong permintaan Bitcoin secara institusional.

    Dilaporkan Cryptoslate, Pemerintah negara menjadi pendorong terbesar, dengan proyeksi alokasi dana sebesar $161,7 miliar yang berasal dari konversi 5% cadangan emas global menjadi Bitcoin. Jumlah ini setara dengan 1,62 juta BTC, atau sekitar 7,7% dari total 21 juta BTC yang akan pernah beredar.

    Selain itu, platform manajemen kekayaan global dengan aset kelolaan sekitar $60 triliun berpotensi mengalokasikan $120 miliar ke ETF Bitcoin, hanya dengan asumsi alokasi 0,2% oleh klien mereka.

    Perusahaan publik, yang saat ini telah memegang lebih dari 600.000 BTC secara kolektif, diperkirakan akan menambah 1,18 juta BTC (senilai sekitar $117,8 miliar) sebagai respon terhadap dorongan aturan akuntansi nilai wajar dan persaingan korporat.

    Di sisi lain, investasi dari pemegang obligasi cadangan AS diantisipasi mencapai $19,6 miliar, sementara dana kekayaan negara berkontribusi sebesar $7,8 miliar. Jika digabungkan, total arus dana institusional diperkirakan mencapai $427 miliar atau sekitar 4,27 juta BTC—setara dengan 20% dari seluruh pasokan Bitcoin.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 4 Meme Coin Ini Berpotensi Kalahkan Kinerja Bitcoin di Siklus Bull Market

    Katalis: ETF Bitcoin dan Kebijakan AS

    Laporan tersebut juga menyoroti performa luar biasa ETF Bitcoin spot di AS dalam tahun pertamanya, dengan arus masuk bersih mencapai $36,2 miliar. Ini melampaui pencapaian ETF emas SPDR dalam waktu yang jauh lebih singkat, menjadi bukti meningkatnya minat investor terhadap aset kripto.

    Bitwise dan UTXO memperkirakan bahwa akses terhadap ETF Bitcoin akan semakin terbuka melalui perusahaan sekuritas dan bank-bank besar, yang dapat mengubah minat pasif menjadi arus modal nyata.

    Setelah institusi mengakumulasi BTC, laporan memprediksi transisi menuju sistem keuangan berbasis Bitcoin, termasuk pasar pinjaman on-chain dan perdagangan derivatif, dengan potensi pasar mencapai $100 miliar jika hanya 5% dari kapitalisasi pasar BTC yang terlibat.

    Perusahaan seperti Strategy dan Metaplanet disebut telah memanfaatkan pasar ini untuk memperbesar cadangan mereka tanpa perlu menerbitkan saham baru.

    Dorongan Kebijakan Pro-Bitcoin

    Kebijakan pemerintah juga menjadi pendorong penting. Senator Cynthia Lummis mengusulkan kembali BITCOIN Act pada Maret lalu, yang menganjurkan Departemen Keuangan AS untuk membeli 200.000 BTC setiap tahun selama lima tahun.

    Langkah ini diperkuat oleh kebijakan eksekutif Presiden Donald Trump, yang memerintahkan pembentukan Strategic Bitcoin Reserve dengan 198.000 BTC hasil sitaan.

    Beberapa negara bagian di AS juga telah mengesahkan undang-undang yang membatasi alokasi BTC hingga 10% dari dana darurat negara bagian, menciptakan tekanan kompetitif antar entitas untuk mengadopsi Bitcoin sebagai aset strategis.

    Menuju Era Hiperbitcoinisasi

    Bitwise dan UTXO menyimpulkan bahwa kombinasi antara tekanan kompetitif, inovasi korporat, dan dukungan kebijakan dapat mendorong Bitcoin melewati fase spekulatif menuju adopsi sistemik. Institusi yang mengakumulasi hingga seperlima dari total pasokan BTC pada 2026 dapat menandai awal dari fase hiperbitcoinisasi, di mana Bitcoin berperan penting dalam neraca keuangan dan kebijakan ekonomi global.

    Baca juga: Bitcoin Pizza Day ke-15: Apa yang Bisa Dibeli 10.000 BTC di Tahun 2025?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ardor (ARDR) Perkenalkan Fitur Rantai Transaksi Atom, Harga Naik 14%

    Harga token Ardor (ARDR) melonjak 14,28% dalam 24 jam terakhir ke level US$0,11302 atau sekitar Rp1.835,58. Kenaikan ini terjadi setelah Ardor mengumumkan peluncuran fitur terbaru di platformnya, yakni Atomic Transaction Chain (ATC) atau Rantai Transaksi Atom, yang digadang-gadang akan menjadi pengubah permainan (game-changer) untuk ekosistem dApps dan DeFi.

    Dilaporkan Weixin, Fitur ini memungkinkan beberapa transaksi subrantai dihubungkan erat dan dikonfirmasi sebagai satu unit. Artinya, seluruh transaksi dalam satu rantai hanya akan divalidasi jika semuanya valid — semuanya terjadi, atau tidak sama sekali (all-or-nothing). Ini memberikan solusi ideal untuk transaksi tanpa kepercayaan, sponsorship, dan kontrak multi-pihak.

    Fitur ATC bekerja melalui dua jenis lampiran transaksi baru: transaksi induk dan transaksi anak. Transaksi induk hanya valid jika transaksi anak yang dirujuknya juga ada, dan sebaliknya. Transaksi dalam rantai harus memiliki stempel waktu dan tanggal kedaluwarsa yang sama agar tidak menimbulkan ketimpangan eksekusi.

    Update Ardor (ARDR)

    Ardor menyebut ATC membuka berbagai potensi kasus penggunaan, antara lain:

    1. Pertukaran aset virtual tanpa kepercayaan: ATC memungkinkan penukaran semua jenis kepemilikan virtual tanpa perlu modifikasi protokol yang rumit, menggantikan mekanisme atomic swap yang kompleks.
    2. Sponsorship transaksi tanpa bundler: dApps dapat membiayai transaksi pengguna secara langsung tanpa harus bersaing memperebutkan ruang dalam ChildBlock melalui bundler.
    3. Eksekusi kontrak multi-pihak: Para pihak dapat menyiapkan transaksi yang hanya dieksekusi jika seluruh rantai transaksi valid, tanpa perlu layanan escrow atau kontrak pintar.
    Pergerakan harga Ardor (ARDR/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ardor (ARDR/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Bitcoin Pizza Day ke-15: Apa yang Bisa Dibeli 10.000 BTC di Tahun 2025?

    Volume perdagangan ARDR dalam 24 jam terakhir mencapai 73 juta token dengan harga tertinggi harian di US$0,13000 dan terendah di US$0,09528.

    Peluncuran fitur ini memperkuat posisi Ardor sebagai platform blockchain Layer 1 dan Layer 2 yang inovatif, khususnya dalam memfasilitasi skenario penggunaan nyata di sektor DeFi dan aplikasi terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Mencapai Harga Rp 555 Juta

    Harga Bitcoin naik ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir pada hari Selasa (24/10) pagi. Bahkan, harga Bitcoin telah mencapai di atas US$ 35.000 (Rp 555 juta), level yang belum pernah terlihat sejak Mei 2022. Kenaikan year-to-date (YTD) Bitcoin tembus lebih dari 110%.

    Bitcoin (BTC) telah menjadi pusat perhatian lagi dalam beberapa jam terakhir. Pada Selasa (23/10), pukul 09:30 WIB, BTC diperdagangkan melewati angka US$ 35.000. Namun, yang lebih menarik adalah pencapaian harga tertinggi tahun ini (ATH) sebesar US$ 35.193 (Rp 558 juta) oleh Bitcoin, yang memberi sinyal bahwa kripto ini masih memiliki potensi untuk menguat lebih lanjut.

    Harga Bitcoin terus bergerak dengan volatilitas yang signifikan. Saat ini, kita dapat mengidentifikasi level-level penting yang menjadi pemandu dalam pergerakan harga BTC. Diantaranya adalah support dan resistance yang tercatat sebesar US$ 30.000 dan US$ 35.800.

    Analisa Harga Bitcoin

    Pada saat ini, US$ 30.000 yang sebelumnya berperan sebagai level resistance, telah beralih fungsi menjadi support psikologis. Ini adalah indikasi kuat bahwa ada minat pembeli yang kuat di level ini. Trader dan investor kripto dengan cepat mengakui pentingnya level psikologis dalam analisis teknis, dan US$ 30.000 telah menjadi salah satu level kunci dalam tren harga Bitcoin saat ini.

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Menambang Pajak Kripto: Sebuah Perspektif

    Sementara support pada US$ 30.000 telah menjadi titik fokus positif, perlu juga diperhatikan bahwa Bitcoin menghadapi resistance pada level US$ 35.800. Dalam beberapa jam terakhir, BTC mendekati harga US$ 35.200, yang menjadi level kritis yang perlu diatasi, jika kita ingin melihat kenaikan lebih lanjut.

    Harga Bitcoin akan menghadapi beberapa tantangan saat mendekati US$ 35.000-US$ 36.000, tetapi jika berhasil melewati level tersebut, itu bisa menjadi tanda positif untuk penguatan lebih lanjut.

    Sentimen Pendorong

    Penguatan pasar kripto dan Bitcoin hari ini telah didukung setelah media melaporkan bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tidak akan membantah keputusan yang mendukung Grayscale Investments yang secara keliru menolak permohonannya untuk ETF Bitcoin. Pengadilan AS juga telah mengizinkan perusahaan untuk melanjutkan permohonan ETF Bitcoin Spot dan mengirimkan permohonan kembali ke SEC.

    Kemudian, berita mengenai ETF Bitcoin dari BlackRock muncul di situs Depository Trust & Clearing Corp. Harus diingat bahwa kemunculan berita ini di halaman tersebut tidak berarti bahwa ETF tersebut telah disetujui. Namun, fakta bahwa BlackRock telah mencapai tahap ini dalam persiapannya tentu saja mencerminkan tingkat optimisme yang signifikan.

    Ilustrasi Bitcoin Fear and Greed Index pada Selasa, 24 Oktober 2023. Sumber: Alternative.me.
    Ilustrasi Bitcoin Fear and Greed Index pada Selasa, 24 Oktober 2023. Sumber: Alternative.me.

    Baca juga: Matrixport: Bitcoin Capai Rp 892 Juta Setelah ETF BlackRock Disetujui

    Sentimen pelaku pasar masih tetap optimistis. Fear & Greed Index melonjak tinggi di angka 66/100, memasuki zona “Greed.” Terakhir kali posisi tersebut terjadi pada awal tahun 2023 ini. Hal ini menunjukkan bahwa investor dan trader di pasar kripto saat ini semakin cenderung untuk mengambil risiko dan mencari keuntungan lebih besar.

    Zona “Greed” pada Fear & Greed Index mengindikasikan tingkat kepercayaan yang tinggi dan keyakinan bahwa harga Bitcoin masih memiliki potensi kenaikan yang signifikan. Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto tetap sangat volatil, dan sentimen pasar dapat berubah dengan cepat, oleh karena itu, para pelaku pasar tetap disarankan untuk mengikuti perkembangan dengan cermat dan tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com