Author: 37

  • Mengenal SFP, Inovasi Baru dari Safepal

    Safepal menghadirkan satu inovasi baru yaitu Safepal Token (SFP), token utilitas asli BEP20 yang mengisi seluruh ekosistem di Safepal dan merupakan salah satu token yang berada dibawah naungan Binance Smart Chain (BSC).

    Dimulai dari usaha kelompok berisikan 3 orang yang mempunyai tujuan untuk menciptakan hardware wallet terbaik dan mudah digunakan, melahirkan Safepal yang kini menjadi dompet aset kripto yang aman dan ramah pengguna, yang membantu melindungi dan mengembangkan aset terdesentralisasi para usernya. Safepal juga merupakan dompet perangkat keras pertama yang diinvestasikan dan didukung oleh Binance. 

    Kehadiran Safepal memungkinkan pengguna dapat dengan mudah menyimpan, mengelola, menukar, memperdagangkan, dan menumbuhkan kekayaan aset kripto mereka tanpa mengorbankan keamanan aset. SafePal sekarang melayani lebih dari 55.000 pengguna di 87 negara secara global.

    Token SFP menghadirkan nilai bagi para penggunanya, dengan:

     

     

    Pengguna dapat menggunakan SFP untuk diskon produk dan layanan SafePal seperti SafePal Hardware Wallet dan SafePal Swap.

     

     

    Pengguna SafePal dapat menggunakan SFP untuk mengklaim kupon khusus dan menikmati hasil ekstra pada program SafePal Earn

     

     

    Pemegang SFP memiliki hak istimewa untuk menikmati insentif seperti token airdrops dari menikmati insentif seperti token airdrops dari ecological partners, hadiah staking dan limited NFT Safepal. 

     

     

    Pemegang SFP memiliki kemampuan untuk membuat proposal dan memilih fitur baru seperti menambahkan blockchain baru pada produk Safepal.

    Safepal telah resmi diperdagangkan di Tokocrypto sejak 17 Februari lalu dan dapat dipairing dengan BTC, USDT dan BUSD. Dengan melakukan trading di Tokocrypto, para nasabah berkesempatan untuk memenangkan airdrop dengan hadiah total 5 Safepal Hardware Wallet senilai $300 dan 2.000 TKO. Tidak hanya itu, dengan melakukan trading minimal 20SFP, nasabah juga berkesempatan untuk membawa pulang Safepal Hardware Wallet. 

    Untuk informasi lebih lanjut tentang airdrop Tokocrypto, dapat lihat disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • A New Chapter of Safepal – Introduction to SFP

    To build a broader wallet ecosystem and provide more use cases and a better crypto experience for our users, Safepal presents a new innovation, Safepal Token (SFP), the original BEP20 utility token that fuels the entire SafePal ecosystem. SFP is also one of the tokens that are issued on the Binance Smart Chain. 

    Started as a team of 3 with the goal of building the best and the most user-friendly hardware wallet back in 2018, bring Safepal as a crypto-asset wallet that aims to provide a secure and user-friendly crypto asset management platform that helps to protect and grow its users’ decentralized assets. Safepal is also the first hardware wallet that is supported by Binance. 

    Safepal allows users to easily store, manage, exchange, trade users’ crypto assets without compromising asset security. Safepal now serves more than 55.000 users in 87 countries globally. 

    SFP Token brings user value in the following ways:

    Users may use SFP for discounts on the SafePal products and services such as the SafePal Hardware Wallet and SafePal Swap.  

    SafePal users can utilize SFP to claim special coupons and enjoy extra yields on the SafePal Earn programs.

    SFP holders have the privilege to enjoy incentives such as token airdrops from ecological partners, staking rewards, or limited SafePal NFTs.

    SFP holders have the ability to create proposals and vote for new features such as adding new blockchains on the SafePal products.  

    Safepal has been officially launched at Tokocrypto since February 17 and can be paired with BCT, BUSD and USDT. By trading on Tokocrypto, customers have the opportunity to win airdrops with a total prize of 5 Safepal Hardware Wallets worth $300 and 2,000 TKO. Other than that, by trading at least 20SFP, customers will also have the opportunity to bring home a Safepal Hardware wallet

    For more information about the airdrops, click here



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk: Masyarakat Wajib Mencari Alternatif Investasi dari Uang Fiat

    Dengan suku bunga bank yang relatif negatif di seluruh dunia dan uang fiat yang melemah, CEO Tesla, Elon Musk mengajak masyarakat mencari alternatif.

    Ia menyatakan bahwa hanya orang “bodoh” yang tidak mencari investasi alternatif dari uang fiat, terutama dengan kondisi crypto saat ini.

    Elon Musk Ajak Cari Alternatif Investasi Uang Fiat

    Pada 19 Februari 2021, Elon Musk membuat tanggapan terhadap komentar yang disampaikan oleh CEO Binance dalam wawancaranya dengan Bloomberg.

    CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), menyatakan bahwa ia terkejut terhadap pandangan Elon Musk mengenai dukungannya terhadap Dogecoin.

    Baca juga: Bitcoin Berhasil Ungguli Mata Uang Fiat di 2020

    Elon menanggapi bahwa dukungannya terhadap Dogecoin dan Bitcoin saat ini adalah akibat uang fiat yang terus mengecewakan dalam nilai. Ia menyatakan,

    “Hanya orang bodoh yang menghindari investasi alternatif dari uang fiat mengingat kondisi fiat yang terus turun akibat kebijakan suku bunga negatif.“

    Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui Twitter, yang kemudian ia tegaskan dengan pernyataan bahwa ia bukan seorang investor namun seorang Insyinyur.

    Ia juga menyatakan secara implisit bahwa hampir semua aset yang berpotensi menjadi alat tukar saat ini memiliki kondisi yang sama.

    Namun, menurutnya Bitcoin tetap menjadi salah satu alternatif terbaik mengingat kinerjanya selama Tahun 2020.

    Menjadi Tokoh Penting di Industri Crypto

    Elon Musk nampak menjadi salah satu tokoh terpandang di pasar crypto akibat pernyataannya selalu mempengaruhi harga dan banyak perhatian dari tokoh penting lainnya.

    Pernyataan yang baru disampaikan oleh Musk juga merupakan tanggapan dari komentar CEO Binance, salah satu tokoh penting di dunia crypto.

    CZ membuat komentar terhadap pembelian Bitcoin senilai $1,5 Miliar oleh Tesla yang menurutnya merupakan dukungan Elon Musk terhadap Bitcoin.

    Baca Juga: Mengenal SPARTA: Insentif Likuiditas dan Penghasil Aset Sintetis untuk Binance Smart Chain

    Dalam wawancara tersebut Elon Musk juga terlihat mendukung DOGE. Ia menyatakan bahwa ia memiliki ketertarikan lebih tinggi terhadap DOGE dibandingkan Bitcoin.

    Beberapa hari yang lalu, Elon Musk juga baru saja menyatakan bahwa Dogecoin adalah mata uang crypto masyarakat, yang juga merupakan bukti dukungannya.

    Tetapi seluruh percakapan ini telah memancing perhatian pada potensi adanya percakapan antara Elon Musk dan CEO Binance, Changpeng Zhao.

    Hal ini disebabkan adanya ajakan oleh CZ untuk berdiskusi dengan Elon Musk yang berpotensi dilakukan melalui Clubhouse.

    Untuk saat ini, banyak investor yang mengikuti pandangan Elon Musk akibat suku bunga negatif dan Dolar Amerika yang terus terdepresiasi akibat target inflasi.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Introducing SPARTA: Incentivized Liquidity and Synthetic Asset Generation for Binance Smart Chain

    Tokocrypto recently had a new token, Spartan Protocol, a liquidity pool for asset exchange and synthetic asset generation from Binance Smart Chain. The foundation of Spartan is its liquidity pools, similar to Uniswap, but it uses a liquidity-sensitive fee model similar to THORChain’s slip-based fees. This ensures liquidity demand is always catered for, pool prices are resistant to manipulation and incentives are correct for sustainable minting of synthetic assets. 

    Spartan Protocol provides community-governed and programmable token emissions functions to incentivize the formation of deep liquidity pools. This strong base of liquidity will be utilized to provide asset swaps, synthetic token generation, lending, derivatives and more. 

    Sparta Protocol includes:

    SpartanPools

    an automated-market-maker (AMM) protocol with liquidity sensitive fees and a common settlement asset

    SpartanSynths

    a mechanism for minting synthetic assets on Binance Smart Chain, anchored to strict and floating price feeds from other assets, needed to create derivatives and leverage

    SpartanLending 

    a mechanism to borrow or lend assets (both real and synthetic)

    SpartanDAO

    a mechanism to govern the entire system and distribute protocol incentives

    SPARTA

    a single fixed-supply network asset that coordinates participation and incentivises capital formation for synthetics and lending

    Baca Juga: Prediksi 5 Crypto Berpotensi Cuan Pekan Ini

    Formed from a pseudo-anonymous group of developers who believe passionately in self-sovereignty, Spartan aims to allow token holders to do most of the key decision making for the protocol from mainnet. Any holder (big or small) of $SPARTA has the power to influence the protocol.

    The SPARTA asset is used as the liquidity asset in pools, as well as the collateral asset to mint synthetic tokens. This ensures it is deeply liquid and can allow instant and safe liquidations of unsafe positions. Total supply of the token is 300m with an initial distribution around 100m.

    For more info about SPARTA, visit SPARTA website, twitter, medium and SPARTA telegram.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal SPARTA: Insentif Likuiditas dan Penghasil Aset Sintetis untuk Binance Smart Chain

    Baru-baru ini, Tokocrypto kedatangan satu token baru dari Protokol Sparta, protokol likuiditas untuk pertukaran aset dan pembuatan aset sintetis pada Binance Smart Chain. Dasar dari protokol ini terdapat pada liquidity pool nya, dimana mirip dengan Uniswap hanya saja menggunakan model liquidity-sensitive fee yang serupa dengan biaya slip-based milik THORChain. Hal ini memastikan bahwa permintaan likuiditas selalu terpenuhi, harga pool tahan terhadap manipulasi serta insentif yang tepat untuk pencetakan aset sintetis berkelanjutan. 

    Protokol Spartan menyediakan fungsi emisi token yang diatur oleh komunitas dan dapat diprogram untuk mendorong pembentukan kumpulan likuiditas yang ada dalam. Basis likuiditas yang kuat ini akan digunakan untuk menyediakan pertukaran aset, pembuatan token sintetis, pinjaman dan lainnya. 

    Protokol Sparta terdiri dari:

    SpartanPools

    Protokol pembuat pasar otomatis dengan biaya sensitif likuiditas dan aset penyelesaian umum.

    SpartanSynths

    Mekanisme untuk mencetak aset sintetik pada Binance Smart Chain, berlabuh pada umpan harga ketat dan mengambang dari aset lain, diperlukan untuk membuat derivatives dan leverage

    SpartanLending

    Mekanisme untuk meminjam atau meminjamkan aset, baik nyata maupun sintetik. 

    SpartanDAO

    Mekanisme untuk mengatur seluruh sistem dan mendistribusikan insentif protokol.

    SPARTA Token

    Aset jaringan pasokan tunggal tetap yang mengkoordinasikan partisipasi dan memberi insentif pada pembentukan modal untuk sintetik dan pinjaman.

    Baca Juga: Prediksi 5 Crypto Berpotensi Cuan Pekan Ini

    Dibentuk dari sekelompok developer anonim semu yang sangat percaya terhadap kedaulatan diri, Spartan bertujuan agar para pemegang token dapat melakukan sebagian besar pengambilan keputusan penting untuk protokol dari mainnet. Setiap pemegang token Sparta memiliki kekuatan untuk dapat mempengaruhi protokol. 

    Aset SPARTA digunakan sebagai aset likuiditas dalam pool, serta aset jaminan dalam membuat token sintetis. Hal ini membuatnya sangat likuid dan memungkinkan likuidasi yang instan dan aman dari posisi yang tidak aman. 

    Total pasokan aset SPARTA adalah 300 juta dengan distribusi awal sebanyak 100 juta, dan berada pada peringkat 311 di coinmarketcap.com pertanggal 22 Februari 2021 dengan total volume transaksi sebesar lebih dari $24 juta dalam 24 jam terakhir.

    Di Tokocrypto, SPARTA hanya dapat diperjual belikan dengan Binance Coin (BNB) yang belakangan juga mengaami lonjakan harga yang signifikan. Kehadiran token dengan jumlah total suplai sebesar 63,215,301 SPARTA ini tidak terlepas dari Inisiatif dari Tokocrypto dalam menghadirkan proyek-proyek BSC ke Indonesia. Dan dalam waktu dekat ini, Tokocrypto juga akan menghadirkan kolaborasi lainnya dengan BSC yang tidak boleh kalian lewatkan begitu saja.

    Untuk mengetahui lebih lanjut tentang SPARTA, bisa mengunjungi website SPARTA, twitter SPARTA dan Medium SPARTA, atau bisa juga bergabung di telegram komunitas SPARTA 





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi 5 Crypto Berpotensi Cuan Pekan Ini

    Pasar crypto masih terlihat hijau dengan hampir seluruh anggotanya mengalami apresiasi dalam beberapa hari terakhir.

    Apresiasi ini masih terus di pimpin oleh Bitcoin yang saat ini masih terus bergerak naik menuju $60.000 atau Rp847 Juta.

    Sehingga dalam artikel ini akan dibahas lima dari beberapa mata uang crypto yang berpotensi memberikan kalian cuan di pekan ini.

    1. Bitcoin

    Mata uang crypto pertama yang patut dilirik untuk mencari keuntungan pada pekan ini adalah Bitcoin.

    Saat ini Bitcoin masih terlihat bergerak naik dan sedang berada di $55.000 setelah terkoreksi dari titik tertingginya pada sekitar $58.300.

    Baca juga: Bitcoin Sentuh Rp739 Juta, Adopsi Investor Institusional Terus Meningkat

    Apresiasi ini terjadi akibat beberapa sentimen positif yang berasal dari investor institusional dengan berlanjutnya pembelian mata uang crypto ini.

    Kabar terbaru berasal dari MicroStrategy dan juga Grayscale yang terlihat berencana dan sedang menambah muatan Bitcoinnya.

    bitcoin
    Grafik 4 Jam Bitcoin

    Dari sisi teknikal nampaknya saat ini Bitcoin masih terus bergerak naik sejak awal Februari 2021, dan belum terlihat melemah kembali.

    Namun setelah menyentuh harga tertingginya, saat ini koreksi nampak masih kuat yang terlihat dari beberapa indikator sehingga tujuan berada di sekitar $55.000.

    Jika naik kembali, saat ini batas atas utama yang perlu ditembus kembali adalah $56.600 sebelum melewati $58.100 dan menuju $60.000 yang bertepatan dengan titik 161,8% Fibonacci.

    Baca Juga: Bobby Lee: Bitcoin US$200 Ribu Akhir 2021

    2. Ethereum

    Bersama apresiasi Bitcoin, umumnya Ethereum akan ikut serta, dan korelasi tersebut masih terbukti benar dengan harganya yang menyentuh daerah atas $2.000 pertama kali dalam sejarah.

    Apresiasi ini disebabkan oleh tiga sentimen yaitu pertumbuhan sektor DeFi yang bergerak di jaringan ETH, kontrak futures yang digemari institusi, dan juga peningkatan dalam staking Ethereum.

    Semua hal tersebut menunjukkan bahwa investor percaya terhadap Ethereum dalam jangka panjang yang membuat sentimen terhadapnya naik secara signifikan.

    Dari sisi teknikal, dapat dilihat bahwa Ethereum juga sedang mengalami koreksi yang membuat kesempatan baik untuk membeli.

    ethereum
    Grafik 4 Jam Ethereum

    Saat ini beberapa indikator juga mendukung koreksi yang kemungkinan akan menuju daerah $1.800. Jikanaik kembali, kemungkinan besar target selanjutnya berada pada $2.100 untuk pekan ini.

    3. Polkadot

    Selain kedua pemain besar tersebut, Polkadot (DOT) juga dapat menjadi perhatian untuk pekan ini. Hal ini disebabkan sentimen positif yang berada di sekitarnya.

    Dua hal utama adalah pembelian Exchange Traded Product (ETP) Polkadot atau semacam reksadana Polkadot yang meningkat oleh investor institusional.

    Selain itu sentimen positif kedua adalah perkembangan pembaharuan sistem yang nampaknya semakin cepat untuk penerbitan parachain barunya.

    Dari sisi teknikal pergerakan DOT juga terlihat sedang terkoreksi setelah menyentuh harga tertingginya di sekitar $42.

    polkadot
    Grafik 4 Jam Polkadot

    Kemungkinan besar tujuan saat ini berada di sekitar $35 hingga $34 sebelum naik kembali menyentuh harga tertinggi barunya.

    Pekan ini kemungkinan besar tujuan selanjutnya adalah pada beberapa batas atas utama yang telah dilewati sebelumnya dan kemudian menyentuh $43 pekan ini.

    4. Aave

    Aave juga menjadi salah satu mata uang crypto yang layak dilirik akibat banyaknya analis yang memprediksi bahwa Aave akan naik pekan ini.

    Salah satu sentimen positif utama adalah pencapaiannya yang didapatkan dari pendapatan pinjaman dan juga jumlah deposit jaminan yang mencapai nilai tertinggi pekan lalu.

    Baca juga: Aave Naik 76% Seminggu, Adopsi Institusional Bertambah

    Aliran dana ini membuktikan bahwa ketertarikan terhadap protokol pinjaman ini terus meningkat yang mendorong harga mata uang cryptonya juga naik secara signifikan.

    aave
    Grafik 4 Jam AAVE

    Dari sisi teknikal, saat ini Aave sedang berkonsolidasi di antara $454 dan $428 setelah keluar dari pergerakan depresiasi beberapa hari terakhir.

    Hal ini menandakan adanya potensi apresiasi bersama beberapa sentimen positif di sekitarnya. Target berikutnya jika bergerak naik ada pada daerah sekitar $500 hingga $550 pekan ini.

    5. Neo

    Neo menjadi crypto terakhir yang terlihat positif untuk pekan ini akibat setelah menyentuh harga tertingginya saat ini pergerakan masih terlihat baik.

    Walau sedang terkoreksi, secara garis besar, pergerakan harga Neo masih positif yang membuat adanya kesempatan beli yang baik.

    Sentimen positif di sekitar Neo saat ini adalah pembaharuan sistemnya dan beberapa adopsi baru yang nampaknya telah menarik perhatian mayoritas pasar.

    neo
    Grafik 4 Jam Neo

    Dari sisi teknikal Neo saat ini terlihat terkoreksi namun masih dalam pergerakan naik yang kemungkinan akan menuju $47,6 sebagai kesempatan untuk membeli.

    Jika kembali naik, kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada $54,9 yang merupakan harga tertinggi sebelumnya.

    Pada pekan ini, kemungkinan target berada pada $59 hingga $62 yang berdekatandengan titik 161,8% Indikator Fibonacci.

    Beberapa mata uang crypto lain yang dapat diperhatikan juga adalah BNB, CAKE, ADA, LINK, SUSHI, UNI, dan XRP yang hari ini akan melaksanakan sidang penentuan.

    *Disclaimer

    Seluruh pandangan yang ditulis dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis pribadi penulis. Keuntungan dan kerugian yang dialami dari analisis ini bukan merupakan tanggung jawab Coinvestasi akibat keputusan investasi murni berasal dari investor.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bobby Lee: Bitcoin US$200 Ribu Akhir 2021

    Bobby Lee, pelaku pasar aset kripto, yang juga pendiri Litecoin meramalkan harga Bitcoin bisa mencapai US$200 ribu (Rp2,8 milyar) pada akhir tahun 2021.

    Prediksi tampaknya cukup berdasar berdasarkan reli Bitcoin saat ini. Pada Desember 2018, CEO Ballet itu mengatakan, reli Bitcoin akan mulai di penghujung 2020, melesat di awal 2021 dan memuncak di Desember.

    Bull run saat ini yang berawal tahun lalu mendorong Bitcoin melampaui harga puncak US$20 ribu dan menembus US$30 ribu pada bulan berikutnya. Dan terkini, Jumat petang hari ini, Bitcoin melesat ke US$52.900, setara Rp740 juta.

    prediksi bitcoin
    Harga Bitcoin terkini, lebih dari 52 ribu per BTC. Sumber: Tradingview.com.

    “Di tahun 2018, Bitcoin di bawah US$10 ribu, tidak ada yang membincangkannya. Orang-orang yang tidak berkecimpung di aset kripto berpikir saya sudah gila membuat prediksi dua tahun sedetil itu,” papar Lee.

    Pada tahun 2018, Lee menurunkan prediksi harga BTC US$333 ribu di akhir tahun. Kendati demikian, ia tetap kukuh harga BTC akan melampaui harga saat ini pada US$52 ribu. Ia berpendapat harganya akan naik 4-5 kali lipat, bernilai US$200 ribu hingga US$250 ribu tahun ini.

    Lee mengatakan, lesatan Bitcoin baru-baru ini disebabkan kabar bahwa investor institusi seperti Tesla mulai memasuki pasar aset kripto terbesar itu.

    Pegiat aset kripto meyakini regulator AS (SEC) akan lebih terbuka meresmikan Bitcoin exchange-traded fund (ETF).

    Lee menyoroti langkah Musk yang memindahkan sebagian neraca perusahaannya ke Bitcoin, akan memicu jajaran direksi perusahaan publik lain dan juga perusahaan privat untuk mempertimbangkan langkah yang sama.

    Ia juga merasa bisnis Musk yang lain, perusahaan privat SpaceX, akan menyusul. Kepala keuangan SpaceX Bret Johnsen dikabarkan menghadiri pertemuan strategis Bitcoin yang digelar MicroStrategy pada awal Februari lalu.

    Lee memprediksi harga Bitcoin akan senilai dengan satu unit CyberTruck besutan Tesla, sekitar US$39 ribu, pada Juni 2021. Harga Bitcoin kemudian akan runtuh di tahun 2022 sebelum bertengger di bilangan US$41 ribu pada Januari 2023.

    Baca Juga: Mengenal UNFI, Token dari Protokol Multi-chain Unifi

    Setelah itu, Lee memproyeksikan pasar Bitcoin akan melampaui kapitalisasi emas pada tahun 2028, sehingga harga satu BTC dapat mencapai US$500 ribu.

    “Jika Bitcoin tidak mencapai puncak, harganya akan ambruk, dan dampaknya akan merusak. Banyak orang akan terkejut, tetapi Bitcoin akan memanjat kembali seiring berjalannya waktu,” pungkas Lee.

    Berbasis di Shanghai, Lee adalah CEO perusahaan dompet aset kripto Ballet dan penulis buku The Promise of Bitcoin.

    Ia merupakan anggota dewan Yayasan Bitcoin dan mantan CEO bursa kripto pertama di Tiongkok, BTCC, yang didirikan pada tahun 2011.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal UNFI, Token dari Protokol Multi-chain Unifi

    Protokol Unifi adalah sekelompok smart contract non-custodial, interoperable, desentralisasi dan multi rantai yang menyediakan blok untuk pengembangan generasi DeFi berikutnya. Unifi sendiri menyediakan jembatan yaitu SEED Bridge untuk menghubungkan ekonomi yang ada dari produk DeFi berbasis Ethereum ke pasar DeFi yang berkembang di blockchain lain.

    Sebagai protokol DeFi multi rantai, Unifi memerlukan metode untuk mengatur kebijakan global yang mempengaruhi seluruh protokol di semua blockchain. Unifi tidak seperti protokol DeFi lainnya, sehingga token tata kelolanya juga harus unik. 

    Token UNFI adalah bukti token pendapatan likuiditas yang memberikan peluang perdagangan dan arbitrase unik, akses peluang eksklusif dan tata kelola protokol global. UNFI memanfaatkan potensi token UP penyedia likuiditas dari blockchain terintegrasi dengan menghubungkan semua platform di seluruh protokol Unifi multi-chain menjadi satu token tata kelola global. 

    Tata Kelola Protokol Global

    Protokol Unifi terdiri dari komponen-komponen pada berbagai blockchain yang bekerja secara independen satu sama lain. Keputusan tata kelola global protokol Unifi mempengaruhi seluruh protokol di semua rantai yang diatur oleh UNFI, seperti interoperabilitas lintas rantai bahkan referendum tentang perluasan protokol. Sebagai representasi dari seluruh protokol multi-rantai, UNFI adalah wajah dari protokol Unifi untuk terdaftar di bursa utama. 

    Arbitrase Token UNFI, Akses Eksklusif dan Yield Farming

    Token UNFI dapat digunakan oleh pengguna protokol Unifi untuk mendapatkan akses ke peluang arbitrase berbasis penemuan harga eksklusif antara rantai yang menggunakan UP. UNFI juga akan mengizinkan yield farming dengan memungkinkan penyedia likuiditas untuk mengambil hadiah yang diperoleh melalui jalur yang paling menguntungkan di blockchain Unifi manapun. 

    Baca Juga: Konflik China dan Amerika Menguntungkan Pasar Crypto

    UNFI adalah token ERC-20 di blockchain Ethereum. Hal ini memungkinkan UNFI dapat berinteraksi langsung dengan ETH atau token DeFi lainnya. 

    Total supply awal UNFI adalah sebesar 10.000.000

    Ekonomi UNFI dapat tumbuh tergantung pada faktor-faktor seperti likuiditas atau nilai tambah dari rantai baru. Pertumbuhan ini akan didasarkan pada keputusan yang dibuat oleh tata kelola global pemegang UNFI. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Konflik Cina dan Amerika Diprediksi Menguntungkan Pasar Crypto

    Presiden Joe Biden, nampaknya akan membawa Amerika kembali mengalami “perang dingin” dengan Cina akibat beberapa hal.

    Saat ini salah satu fokus utama terdapat pada ranah teknologi yang mulai menarik perhatian pasar crypto.

    Konflik Cina dan Amerika Menyangkut Teknologi

    Menurut pendiri Ethereuem, Vitalik Buterin, konflik menyangkut komputer dan aplikasi telepon genggam pintar ini akan menguntungkan pasar crypto ke depannya. Ia menyatakan,

    “Tidak dapat dipungkiri bahwa konflik ini, walau akan berpengaruh pada kondisi perekonomian dan kondisi masyarakat global, akan berdampak positif pada pasar crypto.”

    Pernyataan tersebut mereferensikan kondisi pemerintahan Amerika saat ini yang secara agresif terus menyerang Cina melalui beberapa pernyataan.

    Sebelumnya, kabinet Donald Trump, presiden Amerika sebelum Biden, menghabiskan empat tahun terus menyerang perusahaan teknologi Cina.

    Baca juga: China Masih Mendominasi Pasar Bitcoin

    Trump selalu menyatakan bahwa perusahaan teknologi adalah virus trojan besar untuk pemerintahan Cina dan melarang tersebarnya WeChat di Amerika.

    Selain itu, Trump juga memaksa perusahaan Cina bernama ByteDance untuk menjual TikTok.

    Ia juga menetapkan kebijakan tarif pada kartu grafis dari Cina yang membuat peredarannya berkurang di Amerika.

    Pandangan dari Pendiri Ethereum

    Vitalik Buterin percaya bahwa apa yang dilakukan Amerika dari masa Trump hingga Biden adalah langkah yang salah untuk perekonomian Amerika. Ia menyatakan,

    “Secara dasar, jika strategi untuk menanggapi kekhawatiran terhadap perusahaan teknologi Cina adalah dengan menyerang Cina, maka Amerika akan sangat rentang terhadap perusahaan non-teknologi Cina dan siapapun yang melakukan hal yang sama.”

    Niat awal Amerika dalam menetapkan kebijakan tarif dan pelarangan adalah untuk menjaga keamanan, privasi, dan menyempitnya lapangan kerja untuk rakyat lokal.

    Namun menurut Buterin pandangan ini salah akibat justru menghilangkan aspek perlindungan akibat terlalu tingginya sentralisasi dan proteksionisme.

    Menurutnya akibat terlalu tinggi sentralisasi, mata uang crypto akan diuntungkan.

    Hal ini disebabkan adanya desentralisasi yang diberikan oleh crypto sebagai cara layak untuk melindungi rakyat.

    Baca Juga: Memasuki Tahun Kerbau, BTC Mampu Menembus Area Resistensi

    Pasar Crypto Diuntungkan

    Buterin menjelaskan pandangannya dengan perumpamaan dimana terjadi tiga orang yang terjebak dalam perkelahian dimana A lebih handal dari B dan B lebih handal dari C.

    Ia menjelaskan bahwa yang akan menang dalam perkelahian tersebut adalah C, akibat A dan B mengetahui mereka sepantaran dan akan menyerang satu sama lain, meninggalkan C.

    Menurutnya, mata uang crypto adalah pihak C tersebut dalam perkelahian dimana A dan B adalah Amerika dan Cina yang memiliki dampak besar terhadap perekonomian dunia.

    Vitalik menyadari bahwa apa yang ia sampaikan tidak dapat dipermudah dengan satu perumpamaan tersebut akibat permasalahan ini yang sangat rumit.

    Namun, mengingat Cina dan Amerika akan memiliki kemampuan untuk memantau pergerakan masyarakat satu sama lain dengan satelit, desentralisasi akan muncul menjadi pemenang.

    Hal ini disebabkan teknologi yang terdesentralisasi akan beroperasi secara mandiri tanpa pemerintah dan juga perusahaan besar sehingga menjadi alternatif terbaik.

    Karena pada akhirnya semua akan ditentukan oleh konsumen yaitu masyarakat yang pada akhirnya menggerakkan perekonomian dunia.

    Lama-kelamaan akan terjadi kejenuhan dari sentralisasi yang terjadi, dimana pusat berada di Amerika dan Cina.

    Sehingga desentralisasi dari crypto akan memberikan penyembuhan dari kejenuhan tersebut.

    Terutama dengan semakin banyak yang menganggap konflik kedua negara tidak bermanfaat untuk perekonomian global, bahkan merugikannya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Peter Brandt: Harga Bitcoin Bergerak Parabolik, Bullish!

    Peter Brandt, analis teknikal berpengaruh mengatakan bahwa harga Bitcoin sedang bergerak parabolik. Ini menandakan bullish, harga Bitcoin bisa naik berlipat-lipat. Dalam grafik, harga diperkirakan lebih dari US$130 ribu per BTC pada tahun ini.

    Berita Terkait: Memasuki Tahun Kerbau, BTC Mampu Menembus Area Resistensi

    “Bitcoin sedang mengalami kelajuan parabolik ketiga dalam satudekade terakhir. Kelajuan parabolik pada skala aritmatika sangat jarang. Ini terjadi tiga kali pada skala logaritmik. Ini bersejarah!” kata Brandt di Twitter, Rabu (17/2/2021).

    bitcoin bullish

    Namun, Brandt yakin, seperti data harga sebelumnya, ketika harga Bitcoin melampaui kelajuan parabolik itu, maka harga bisa terkoreksi hingga 80 persen.

    Pada cuitan Brandt sebelumnya, tren parabolik cenderung sangat berbahaya, karena sangat sulit untuk menentukan kapan harga akan berpuncak, karena harga naik dengan kecepatan gila.

    Baca Juga: US$900 Juta! MicroStrategy Siap Beli Bitcoin

    Namun, kata Brandt, pergerakan vertikal yang sangat besar tidak dapat dipertahankan selamanya, itulah sebabnya biasanya diikuti oleh pembalikan tren yang tajam, alias koreksi.



    Sumber : news.tokocrypto.com