Author: 37

  • Bitcoin Sentuh Harga Tertinggi Baru! Apresiasi Belum Selesai

    Bitcoin baru saja menyentuh harga tertinggi barunya di sekitar Rp949,4 Juta pada Rabu, 14 April 2021, pukul 13.14 WIB.

    Dikabarkan bahwa walau saat ini sedang terkoreksi kembali, apresiasi Bitcoin belum terlihat selesai akibat masih memiliki potensi naik lebih tinggi.

    Komisaris SEC Membantu Mendorong

    Salah satu hal yang memberikan dorongan positif untuk Bitcoin adalah pernyataan dari Komisaris Securities and Exchange Commission (SEC).

    Penyataannya membuat mayoritas investor Bitcoin terlihat tenang akibat kemungkinan adanya dorongan dari SEC terhadap keberlanjutan Bitcoin di pasar keuangan.

    Hester Pierce, Komisaris dari SEC, menyatakan bahwa menurutnya melarang Bitcoin di Amerika, sama seperti melarang penggunaan internet. Ia menyatakan,

    “Seperti yang sebelumnya pernah saya katakan, saya tidak melihat cara untuk melarang Bitcoin di Amerika. Pemerintah akan sangat bodoh untuk mencoba melarang Bitcoin di Amerika.”

    Ia kemudian menyatakan bahwa Bitcoin merupakan sebuah fenomena keuangan yang telah diadopsi dan sudah mendewasa seiring berjalannya waktu.

    Baca Juga: Hester Peirce: SEC Uji Coba Regulasi DeFi

    Menurutnya, sangat penting untuk mendorong keberadaan Bitcoin akibat adopsinya yang semakin luas, dan Amerika yang menurutnya relatif sudah tertinggal dari negara lain.

    Pierce juga menyatakan bahwa regulasi dibutuhkan untuk mendukung keberadaan Bitcoin dan crypto di Amerika. Ia menyatakan,

    “Menurut saya pendekatan produktif untuk Bitcoin bukan dengan membiarkannya bergerak tanpa regulasi. Namun menurut saya diperlukan regulasi untuk mendorong pertumbuhan Bitcoin dan crypto secara menyeluruh.”

    Pernyataan ini nampaknya dianggap positif oleh mayoritas pasar, akibat setelah adanya pernyataan tersebut, Bitcoin mengalami apresiasi yang cukup signifikan.

    Dorongan Positif dari Coinbase

    Apresiasi ke harga tertinggi baru ini dikabarkan juga memiliki hubungan dengan Coinbase, yang akan melaksanakan Initial Public Offering (IPO).

    IPO adalah melantainya sebuah saham perusahaan di pasar modal, dan saham perusahaan Coinbase akan melantai di bursa saham Amerika.

    Coinbase akan memiliki nama saham COIN yang akan menjadi bagian dari indeks Nasdaq-100, akibat tergolong sebagai saham teknologi.

    COIN akan resmi diperdagangkan pada hari ini saat pasar saham Amerika di buka, namun terdapat informasi pasti.

    Walaupun begitu, umumnya melantainya sebuah saham baru terjadi saat pasar akan ditutup, sehingga terdapat prediksi bahwa saham akan resmi di perdagangkan di akhir sesi.

    Bursa crypto dengan volume $2.733.622.598 atau hampir Rp40 Triliun per hari ini, akan menjadi bursa crypto pertama yang melantai di pasar saham.

    Diprediksi bahwa IPO ini akan membentuk jembatan lebih dekat antara saham dan crypto, sehingga adopsi crypto akan menjadi semakin luas.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Diyakini akan Meningkat, Para Miners Pilih Timbun Bitcoin

    Coinbase sendiri memiliki lebih dari 50 crypto yang tersedia untuk diperdagangkan di bursanya, termasuk Bitcoin.

    Perusahaan ini telah memiliki lebih dari 56 Juta pengguna dan mengayomi 7.000 investor institusional, dan 115.000 rekan di lebih dari 100 negara.

    Mengingat hal tersebut, publikasi Coinbase akan semakin besar, yang menandakan potensi pengguna akan semakin meningkat.

    Saham Coinbase dikabarkan akan diperdagangkan pada harga $250 atau Rp3,65 Jutaper lembar.

    Namun harga saham sebelum melantai (Pre-IPO) di FTX terlihat sudah mencapai $592 atau Rp8,66 Juta.

    Perbedaan positif atau Premium tersebut menandakan bahwa ketertarikan terhadap saham Coinbase sangat tinggi, yang dapat mendorong ketertarikan crypto juga lebih tinggi.

    Bitcoin Masih Dapat Terus Naik

    Mengingat Bitcoin adalah mata uang crypto yang paling besar dan paling terkenal, sentimen Coinbase ini diprediksi akan mendorong harganya naik lebih tinggi.

    Beberapa analis dan investor besar seperti Michael Novogratz dari Galaxy Digital, Michael Saylor dari MicroStrategy, dan JPMorgan, menyatakan bahwa harganya masih dapat naik lebih tinggi.

    Mayoritas analis lainnya juga memprediksi bahwa harga Bitcoin dapat naik melewati Rp1 Miliar pada pekan ini.

    Walau saat ini sedang koreksi, tekanan jual masih terlihat belum terjadi secara signifikan, bersama Kontrak Futures Bitcoin yang sudah naik jauh lebih tinggi.

    Dari sisi teknikal, saat ini koreksi sedang terjadi namun belum memperlihatkan adanya tekanan jual yang terlalu signifikan.

    Hal tersebut menandakan bahwa mayoritas investor dan trader masih terlihat positif dan masih memiliki persepsi bahwa Bitcoin akan terus naik.

    Namun, umumnya setelah mencapai harga tertinggi yang diikuti oleh pergerakan keluar dari zona sebelumnya, koreksi untuk menguji kembali zona sebelumnya umumnya akan terjadi.

    prediksi btc
    Grafik 4 Jam BTCIDR

    Jika teori tersebut benar, maka kemungkinan besar koreksi akan kembali menuju sekitar Rp917 Juta hingga Rp887 Juta sebelum naik kembali.

    Indikator RSI dan MACD memperlihatkan bahwa dorongan beli sudah terlihat jenuh sehingga mendukung potensi koreksi.

    Namun melihat MA Cross yang masih berada di bawah harga dan masih terlihat positif, nampaknya koreksi hanya akan terjadi secara singkat sebelum naik kembali.

    Saat ini batas atas yang harus ditembus berada di sekitar Rp940 Juta hingga Rp950 Juta sebelum dapat naik melebihi Rp1 Miliar.

    Melihat banyaknya sentimen positif di sekitar Bitcoin dan crypto saat ini, kemungkinan besar target tersebut akan tercapai pada pekan ini.

    Baca Juga: Jelang Berlin Hardfork, Ether (ETH) Cetak Harga Tertinggi Baru

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jelang Berlin Hardfork, Ether (ETH) Cetak Harga Tertinggi Baru

    Sehari menjelang hajatan terbesar Ethereum, Berlin Hardfork, yang akan digelar pada tanggal 14 April 2021, mata uang kripto Ether (ETH) mencetak harga tertinggi barunya. Pada Selasa, 13 April, ETH menginjak harga US$ 2,265.

    Kapitalisasi pasar Ether pun saat ini telah melebihi US$ 250 miliar. Nilai ini menjadi kapitalisasi pasar terbesar Ether sepanjang sejarah. Jumlah kapitalisasi pasar ETH ini menyamai nilai kapitalisasi pasar BItcoin pada akhir Oktober 2020.

    Baca Juga: Mike Novogratz: Kasus XRP Segera Selesai

    Pada Berlin Hardfork, Ethereum akan mengupgrade protokol yang yang berada pada blockchainnya. Peningkatan tersebut akan dihidupkan pada mainnet Ethereum di blok 12.244.000.

    Pembaharuan tersebut akan menyasar empat protokol Ethereum, yakni: EIP-2565, yang berupaya untuk mengurangi biaya pra-kompilasi ModExp dan akan membantu menghitung biaya gas.

    Selain itu protokol EIP-2929 pun akan diperbaharui, guna “meningkatkan” biaya gas. Setelah itu protokol EIP-2718, yang memperkenalkan modul transaksi baru pun akan ditingkatkan kapasitasnya. Dan yang terakhir, EIP-2930, yang mencakup jenis transaksi dengan daftar akses opsional.

    Namun sejumlah pihak menilai Berlin Hardfork ini tidak akan berdampak signifikan dalam jangka pendek. Namun untuk jangka panjang, pengembangan salah satu blockchain terbaik ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi ekosistem dan penggunanya.

    Pada pekan ini, ETH bukan satu-satunya koin yang menginjak harga tertinggi baru. Koin lain seperti Bitcoin, BNB, dan XRP, dalam pekan ini menunjukan peningkatan yang luar biasa.

    Baca Juga: Bloomberg: Harga Bitcoin Bisa Mencapai US$ 400 Ribu

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mike Novogratz: Kasus XRP Segera Selesai

    Mike Novogratz, CEO Galaxy Digital mengatakan reli kenaikan XRP secara global mengindikasikan bahwa kasus Ripple Labs dengan SEC mungkin segera selesai.

    “Dengan nilai ekuitas Ripple hanya US$2 milyar di pasar sekunder, saat ini XRP masih tergolong sangat murah. Tapi, jika mungkin kasus ini jauh dari selesai, maka yang terjadi bisa sebaliknya,” katanya.

    Baca Juga: XRP dan BNB Koin Paling Moncer Pekan ini

    XRP mencapai US$1,496, level tertinggi sejak 21 Januari 2018, sebelumnya hari ini di bursa Bitstamp, melonjak lebih dari 281 persen hanya dalam satu bulan.

    Stephen Palley dari Anderson Kill mengklaim bahwa reli XRP ini tidak mungkin terkait dengan dugaan bahwa kasus ini akan selesai.

    “Kecuali memang ada informasi dari orang dalam,” kata Palley.

    Namun Palley mengakui bahwa Ripple Labs telah melakukan langkah lebih baik dari yang diharapkan dalam perselisihan dengan SEC (Komisi Bursa dan Sekuritas) AS.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Crypto Potensial Saat Bull Run Pekan Ini

    Pekan ini, nampaknya pasar crypto masih berlanjut dalam Bull Run atau pergerakan positif yang mengangkat mayoritas crypto naik.

    Hal tersebut ditandakan dengan Bitcoin yang mulai mengalami apresiasi kembali bersama dominasinya yang jatuh di bawah 60%.

    Data tersebut membuka jalan untuk Altcoins mulai naik kembali setelah bulan lalu mengalami koreksi yang cukup signifikan.

    Baca Juga: XRP dan BNB Koin Paling Moncer Pekan ini

    5 Crypto Potensial Pekan Ini

    Dalam artikel ini, akan diberikan pandangan mengenai lima mata uang crypto yang harganya berpotensi naik pada pekan ini.

    1. Ethereum (ETH)

    Ethereum menjadi satu crypto yang berpotensi mengalami apresiasi pada pekan ini bersama dengan naiknya harga Bitcoin.

    Mata uang crypto ini umumnya selalu memiliki pergerakan yang relatif sama dengan Bitcoin, akibat kedudukannya yang tertinggi di pasar crypto.

    Dari sisi fundamental, pada pekan ini, Ethereum akan mengalami Berlin hardfork yang dijadwalkan untuk terjadi pada 14 April 2021.

    Hardfork sendiri merupakan pemecahan jaringan dalam blockchain menjadi dua umumnya untuk menerapkan inovasi baru.

    Mengingat saat ini permasalahan dalam Ethereum adalah permasalahan kecepatan dan biaya, hardfork ini kemungkinan dapat memberi solusi, dan mengangkat harganya naik kembali.

    Secara teknikal saat ini Ethereum sedang berusaha bergerak naik keluar dari zona konsolidasinya sejak awal April 2021.

    prediksi eth
    Grafik Harian ETHUSD

    Indikator RSI dan MACD saat ini memperlihatkan bahwa harga masih berada di zona positif bersama MA Cross yang menunjukkan potensi apresiasi akibat ditembus harga.

    Saat ini batas atas yang harus dilewati berada di sekitar $2.200 sebelum melanjutkan apresiasi lebih tinggi.

    Batas pengaman apresiasi berada di sekitar $2.131 hingga $1.965 yang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi pekan ini.

    Dalam jangka panjang, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $3.500, yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    2. Solana (SOL)

    Solana juga menjadi salah satu blockchain yang mata uang cryptonya sedang mendapatkan banyak perhatian dalam beberapa hari terakhir.

    Kemungkinan besar, akibat hal tersebut, dorongan positif akan terus berlanjut hingga pekan ini, yang dapat mendorong harganya naik.

    Kabar terbaru dari Solana yang kemungkinan akan mendorong harganya naik adalah airdrop dari beberapa proyek baru di blockchainnya.

    Airdrop ini dikabarkan terjadi pada bursa terdesentralisasi terbesarnya yaitu Serum (SRM) yang juga nampaknya akan terdampak positif.

    Mayoritas analis memprediksi bahwa fenomena airdrop ini akan terus berlanjut dengan semakin banyaknya pihak yang tertarik dengan Solana.

    Airdrop ini juga menjadi insentif untuk pengguna baru datang ke blockchain Solana, bersama dengan tingginya biaya blockchain Ethereum.

    Dari sisi teknikal, saat ini Solana juga baru saja keluar dari zona konsolidasi singkatnya dan melewati $27,76, untuk bergerak naik.

    prediksi solana
    Grafik Harian SOLUSD

    Batas atas yang harus dilewati saat ini berada pada $29,92 yang jika berhasil dilewati dapat membawa apresiasi lebih tinggi pada pekan ini.

    Batas pengaman untuk apresiasi berlanjut berada pada $27,76 hingga $25,28 yang jika ditembus dapat membawanya ke $22,33.

    Indikator MACD dan RSI menyatakan adanya potensi koreksi akibat sudah berada di zona jenuh, namun MA Cross masih kuat berada di bawah harga.

    Potensi koreksi dibutuhkan akibat retest atau uji coba kembali zona konsolidasi sebelum naik lebih tinggi.

    Dalam jangka panjang, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $48,3 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    3. Stellar Lumen (XLM)

    XLM menjadi salah satu crypto yang juga sedang dibahas oleh mayoritas pasar crypto akibat potensi apresiasi ke depannya.

    Saat ini XLM mengalami apresiasi akibat korelasinya yang masih terlihat kembali positif dengan Ripple (XRP) yang juga mengalami apresiasi signifikan.

    Menurut data dari MacroAxis saat ini XLM memiliki korelasi positif yang hampir mencapai 100% dengan XRP, membuktikan potensi apresiasi XLM juga kuat.

    XLM juga mengalami apresiasi dalam kapitalisasi pasarnya yang sempat membawanya ke peringkat 10 walau tergeser kembali ke 11.

    Dengan beberapa rencana integrasi dalam sistem pembayaran yang kemungkinan akan dijalankan dengan Ripple, XLM memiliki dorongan positif ke depannya.

    Dari sisi teknikal, saat ini XLM juga masih berada dalam zona apresiasi namun memiliki pergerakan yang belum sesignifikan XRP.

    prediksi xlm
    Grafik Harian XLMUSD

    Hal tersebut menandakan masih adanya potensi apresiasi pada pekan ini untuk XLM, mengikuti apresiasi XRP.

    Kemarin, XLM juga baru saja keluar dari zona konsolidasinya beberapa hari terakhir, dan berhasil naik walau terkoreksi kembali.

    Saat ini apresiasi nampaknya akan dimulai kembali dengan potensi retest atau pengujian kembali ke batas bawah sebelum naik lebih tinggi.

    Kemungkinan koreksi akan terjadi menuju $0,57 hingga $0,54 sebelum kembali bergerak naik menuju batas atasnya saat ini pada $0,60.

    Pekan ini kemungkinan XLM dapat menuju $0,65 bahkan lebih tinggi, jika dorongan beli masih terus kuat.

    Batas pengaman apresiasi berada pada $0,48, namun Indikator MA Cross, RSI, dan MACD nampaknya menandakan koreksi ke harga tersebut masih cukup jauh.

    Dalam jangka panjang, kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada $1,06 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    4. Cardano (ADA)

    Cardano nampaknya mulai kembali menarik perhatian setelah pendirinya, Charles Hoskinson, memberikan beberapa informasi singkat.

    Hal tersebut membuat mayoritas pasar mulai tertarik kembali terhadap ADA yang nampaknya telah mengalami apresiasi pada sesi perdagangan hari ini.

    Selain itu, ADA juga mulai menarik perhatian kembali setelah mayoritas pasar menyadari bahwa walau terlihat stagnan, koin ini telah naik sekitar 3.600% dalam satu tahun terakhir.

    Tapi, perhatian utama nampaknya masih tertuju pada informasi singkat dari Hoskinson yang tertera pada video di Youtube.

    Salah satu hal utama yang juga menarik perhatian adalah rencana dari Cardano untuk meluncurkan smart contract di Agustus 2021.

    Yang menarik dari smart contract ini adalah penerapannya yang dikabarkan akan mengubah operasional dunia bisnis dan mendorong Sektor Decentralized Finance (DeFi).

    Dari sisi teknikal, saat ini ADA terlihat akan memulai apresiasi kembali, membentuk pola bullish rectangle untuk mengangkat harganya naik.

    prediksi ada
    Grafik Harian ADAUSD

    Apresiasi ini terjadi setelah keluar dari zona konsolidasi dengan batas atas pada $1,265 sehingga terdapat potensi retest atau pengujian kembal ke harga tersebut.

    Setelah itu, kemungkinan besar akan terjadi apresiasi menuju $1,345 yang jika ditembus dapat menuju ke $1,5.

    Batas pengaman apresiasi terlihat berada pada $1,158 yang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi dalam jangka pendek.

    Tujuan berikutnya dalam jangka panjang kemungkinan berada pada $2,5 yang berdekatan dengan daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    5. Elrond Gold (EGLD)

    EGLD menjadi satu crypto yang nampaknya akan terdorong fenomena influencer crypto internasional seperti dari Coin Bureau.

    Umumnya, saat satu crypto dibahas oleh mayoritas influencer harganya akan naik cukup signifikan, dan saat ini, nampaknya EGLD akan merasakan dorongan tersebut.

    Namun, dari sisi internal fundamentalnya, EGLD saat ini juga mendapatkan dorongan positif akibat resmi digunakan sebagai alat tukar.

    EGLD resmi digunakan sebagai alat tukar dalam beberapa platform perdagangan daring besar di dunia seperti Amazon, Ebay, dan platform ritel seperti Wallmart.

    Akibat kabar ini, kemungkinan besar harga EGLD dapat mengalami apresiasi yang cukup tinggi, akibat juga adanya insentif berupa diskon.

    Dari sisi teknikal, saat ini EGLD masih terlihat bergerak turun akibat sudah mengalami apresiasi yang cukup signifikan.

    prediksi egold
    Grafik Harian EGLDUSD

    Namun, koreksi tersebut nampaknya hanya retest atau uji coba kembali batas atas sebelumnya sehingga kemungkinan koreksi akan menuju $225 hingga $218 sebelum naik.

    Setelah itu kemungkinan apresiasi akan berlanjut yang dapat membawanya ke $238 hingga $250 pada pekan ini.

    Batas pengaman apresiasi terlihat berada di $208 yang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi dalam jangka pendek.

    Target jangka panjang untuk EGLD berada di sekitar $404,5 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    Perlu diingat kembali bahwa analisis hanya pandangan penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung pribadi masing-masing.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Diyakini akan Meningkat, Para Miners Pilih Timbun Bitcoin

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiga Faktor yang Bikin Bitcoin Akan Kembali Injak All Time High

    Tren harga mata uang kripto Bitcoin (BTC) saat ini masih berada di zona sideways. Bahkan, beberapa hari yang lalu, Bitcoin hampir mengalami koreksi yang cukup dalam.

    Sepertinya, all time high atau harga tertinggi Bitcoin pada 13 Maret 2021, membuat harga Bitcoin setelahnya terus mengambang. Namun, terdapat titik di mana Bitcoin nampak sedang mengkonsolidasikan harganya beberapa hari terakhir.

    Analisa kami, harga BTC berpotensi turun menyentuh area harga $55,378 – $54,472 dalam waktu dekat. Skenario ini bisa lebih buruk apabila penurunan area harga BTC tersebut ditembus, maka pergerakan harga BTC akan mengejar titik support berikutnya yaitu pada $50,802.

    Baca Juga: Bitcoin Kemungkinan Besar Akan Koreksi Dalam Bila Sentuh Titik Ini

    Namun, apabila melihat sisi fundamental atau peristiwa yang terjadi di kuartal pertama tahun ini, Bitcoin bisa saja dalam waktu dekat kembali mencetak harga tertingginya kembali.

    Berikut tiga alasan, Bitcoin bisa kembali menyentuh ATH:

    Pemegang Besar BTC (whales) Berhenti Menjual

     

    Salah satu faktor harga Bitcoin cenderung melambat setelah menginjak ATH pada Maret 2021, adalah terdapat aksi jual besar-besaran yang dilakukan pemilik Bitcoin dalam jumlah besar atau whales.

    Kriteria investor yang disebut sebagai whales itu apabila memilki saldo lebih dari 1.000 BTC.

    Berdasarkan data Glassnode, penjualan yang dilakukan whales sejak 8 Februari telah turun 10%. Dan puncaknya, sejak 31 Maret 2021, pemegang besar BTC telah berhenti menjual.

    Di akhir kuartal ini rata-rata menjadi waktu yang pas untuk pemilik besar Bitcoin menjual asetnya. Namun, nyatanya di akhir kuartal akumulasi harga Bitcoin belum menyentuh harga yang diharapkan. Meskipun, harga BTC telah mengalami kenaikan 104% sejak awal tahun.

    Namun, di awal kuartal kedua ini, April 2021, manajer aset digital terbesar Grayscale mengumumkan bahwa mereka telah menyeimbangkan dana digital dalam jumlah besar untuk menahan penjualan BTC.

    Hal ini bisa saja menjadi momen terdekat untuk Bitcoin kembali pumping dan mencetak harga tertingginya kembali.

    Long Term Holder Bitcoin Semakin Mengencangkan Dompetnya

    Pemegang jangka panjang Bitcoin saat ini terlihat semakin lama menahan aset mereka untuk tidak dijual. Analisa dari laporan mingguan Glassnode pekan ini menyatakan bahwa pemegang Bitcoin semakin percaya harga BTC akan kembali pumping dalam waktu dekat.

    Data Glassnode pun menunjukan perlambatan ini terjadi sejak Januari 2021. Di mana para pemegang jangka panjang ini masih banyak menahan asetnya.

    Hal ini persis dengan peristiwa yang terjadi pada momen ATH Bitcoin di tahun 2019. Di mana sebelumnya terdapat perlambatan aksi penjualan yang dilakukan long term holder ini.

    Baca Juga: BNB Sentuh Harga Tertinggi Baru!

    Permintaan Investor Institusional Masih Tinggi

    Permintaan dari investor institusional atau perusahaan di kuartal pertama 2021 ini cukup menggembirakan.

    Volume transfer bersih Bitcoin dari atau ke bursa sejak Januari 2021, menunjukan arus volume BTC lebih banyak yang ditarik dibandingkan disimpan. Ini adalah tanda bahwa koin-koin ini berpindah ke penyimpanan dingin. Dan ini sangat khas dengan perilaku institusi.

    Mereka cenderung melakukan investasi jangka panjang dan lebih memilih solusi penahanan yang lebih aman daripada membiarkannya di bursa. Sampai saat ini terdapat institusi besar, seperti Tesla, MicroStrategy, Meitu, dan lainnya,  yang masih mengakumulasi Bitcoin hingga saat ini.

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BNB Sentuh Harga Tertinggi Baru!

    Para investor Binance Coin (BNB) terlihat mengalami hari yang baik dalam beberapa hari terakhir akibat harga BNB yang naik cukup signifikan.

    Saat ini, BNB baru saja menyentuh harga tertinggi barunya pada $414 atau sekitar Rp6 Juta walau sedang bergerak terkoreksi.

    Apresiasi ini terlihat terjadi dalam waktu yang cukup singkat, sehingga memunculkan adanya potensi koreksi yang perlu diwaspadai.

    Baca Juga: Kuartal Pertama 2021: Perdagangan Spot Lebih Diminati Dibandingkan Futures

    BNB Sentuh Harga Tertinggi Baru

    Mata uang crypto ini terlihat mencapai harga tertinggi barunya pada 7 April 2021, sekitar pukul 13.00 WIB.

    Walau sedang terkoreksi, BNB menjadi crypto yang kuat saat mayoritas pasar crypto sedang mengalami fluktuasi akibat Bitcoin yang stagnan.

    BNB sendiri berhasil melewati batas atas sebelumnya di $400 atau Rp5,8 Juta kemarin dan sekarang memiliki tantangan baru yang harus dilewati.

    Sebelumnya, BNB sendiri sempat mengalami koreksi yang membuat mayoritas analis khawatir bahwa dorongan beli sudah mulai jenuh.

    Namun, BNB telah membuktikan mayoritas analis tersebut salah akibat harganya yang berhasil membentuk harga tertinggi barunya saat ini.

    Apresiasi ini nampaknya terjadi murni secara teknikal, dan memiliki bantuan kecil akibat publikasi Launchpool Binance untuk Token TKO secara global.

    Mengingat Token di Launchpool umumnya mendapat tanggapan positif akibat banyak yang ingin menjadi investor awal, BNB mendapatkan sentimen positif.

    Baca Juga: Terbitkan Binance Pay Versi Alpha, BNB Kebanjiran Sentimen Positif

    Hal ini disebabkan penyetoran dana di Binance untuk pembelian TKO yang mewajibkan penggunaan BNB sebagai alat pembayaran.

    Saat ini belum ada sentimen positif lainnya yang terlihat signifikan mendorong harga BNB naik selain kabar tersebut dan kabar staking beberapa token baru di Binance.

    Sehingga, mengingat penyetoran dana untuk peluncuran TKO di Binance sudah berakhir, ada kemungkinan dorongan beli akan turun.

    Potensi Koreksi Setelah Harga Tertinggi

    Harga BNB saat ini sedang mengalami koreksi dari harga tertingginya di sekitar $414 menuju $400 yang kemungkinan besar menjadi kesempatan positif untuk membeli.

    Dari sisi teknikal, saat ini nampaknya potensi koreksi semakin terlihat kuat akibat harga yang sudah berada di batas atas garis apresiasi sejak akhir Maret 2021.

    Sejak akhir Maret 2021 BNB selalu bergerak dalam zona apresiasi tersebut yang menandakan adanya potensi koreksi untuk melanjutkan apresiasi harga.

    Koreksi sendiri dibutuhkan oleh BNB agar menjaga apresiasi harga untuk tetap berjalan secara “sehat” dan tidak berlebihan.

    Hal tersebut dibutuhkan agar saat terjadi koreksi, koreksinya sendiri juga tidak terjadi secara berlebihan sehingga pergerakan relatif aman.

    Indikator RSI dan MACD saat ini memperlihatkan bahwa harga sudah berada di zona beli yang mulai jenuh dan memiliki potensi koreksi.

    prediksi bnb
    Grafik 4 Jam BNBUSD

    Namun selama harga masih berada di atas MA Cross, nampaknya koreksi hanya akan terjadi dalam jumlah yang kecil sebelum apresiasi dimulai kembali.

    Kemungkinan besar koreksi akan menuju ke $396 hingga $366 yang dapat dijadikan daerah untuk potensi melakukan pembelian.

    Tapi, jika batas pengaman pada $366 dapat ditembus, kemungkinan potensi apresiasi akan mengecil karena sudah keluar dari zona apresiasi.

    Namun dengan banyaknya sentimen positif di sekitar BNB dan Binance, nampaknya potensi koreksi melewati $366 masih sangat kecil.

    Jika setelah koreksi BNB berhasil naik, kemungkinan target berikutnya berada pada $670 dalam jangka panjang di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    Koreksi tersebut dapat dijadikan kesempatan untuk melakukan pembelian, dimana kalian dapat memanfaatkan beberapa bursa dengan harga terbaik.

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kuartal Pertama 2021: Perdagangan Spot Lebih Diminati Dibandingkan Futures

    Coindesk membuat sebuah laporan kuartal pertama 2021 yang fokus memantau aktivitas perdagangan mata uang kripto dari bulan Januari hingga Maret 2021. Salah satu isi dari laporan tersebut menyebutkan bahwa para trader Bitcoin lebih menyukai spot market dibandingkan futures.

    “Volume perdagangan berjangka (futures) BTC bergerak datar di kuartal pertama, dengan lonjakan sesekali,” tulis laporan tersebut yang dikutip dari laman Coindesk.

    Sedangkan di perdagangan spot pada kuartal pertama ini menunjukan peningkatan. Investor institusional dan jangka panjang cenderung menyukai pertukaran spot.

    btc futuresDi samping itu, pada kuartal pertama tahun ini ditandai dengan bertambahnya investor ketengan dan dan investor baru. Hal ini mendorong arus investasi baru di pasar mata uang kripto.

    Baca Juga: April Bullish! Review Pergerakan Harga Bitcoin, BNB, dan DOT

    Hasil laporan tersebut bisa jadi menandakan bahwa saat ini mata uang kripto khususnya Bitcoin dipercaya sebagai aset perdagangan dan investasi yang menguntungkan. Fenomena tersebut terkonfirmasi dengan peningkatan volume kapitalisasi pasar Bitcoin yang mencapai US$1 triliun di kuartal pertama tahun ini.

    Menurut laporan tersebut, peran investor institusional seperti Tesla, MicroStrategy dan yang lainnya masih memegang peranan pada grafik harga BTC, meskipun peningkatannya saat ini masih melambat.

    Baca Juga: Data Berbicara: April Bulan yang Baik Bagi Harga Bitcoin

    “Aktivitas dari investor institusional tampaknya melambat, tetapi mereka masih menjadi kunci, dan beberapa pencapaian kuartal ini menunjukkan bahwa tren adopsi BTC oleh investor institusional akan terus berlanjut setidaknya dalam beberapa bulan ke depan,” tulis laporan tersebut.

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ternyata Ini Pemicu XRP Naik 50% Lebih dalam Satu Hari!

    Ripple (XRP) baru saja mengalami apresiasi yang cukup signifikan yang mendorong harganya naik hingga lebih dari 50% hanya dalam satu hari.

    Banyak pihak yang terkejut dengan apresiasi ini karena terjadi secara dadakan. Namun, ternyata terdapat beberapa pemicu dibalik tingginya apresiasi ini.

    Rencana Inklusivitas Ekosistem Keuangan XRP

    Rencana dorongan baru untuk inklusivitas keuangan global nampaknya menjadi pemicu apresiasi pertama untuk XRP.

    Hanya dalam satu hari, XRP berhasil naik lebih dari 50%, membentuk pergerakan positif keluar dari depresiasi sejak November 2020.

    Lonjakan volume transaksi pertama terjadi setelah adanya publikasi resmi dari Ripple mengenai situs berjudul “Creating a More Financially Inclusive and Sustainable Future”.

    Situs tersebut memiliki arti menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk masa depan.

    Baca juga: Ripple Ekspansi ke Asia Tenggara, Membeli 40% Perusahaan Ini

    Tertulis bahwa situs membahas rencana proyek tersebut yang bertujuan untuk membentuk kesetaraan kesempatan dalam perekonomian.

    Terdapat beberapa rekan kerja sama seperti perusahaan berbasis keuangan dan teknologi, universitas, perusahaan non-pemerintah (NGO), yayasan, dan wirausahawan sosial.

    Akuisisi Platform Pembayaran

    Lonjakan volume transaksi kedua terjadi setelah adanya kabar mengenai akuisisi platform pembayaran lintas negara oleh Ripple.

    Pemicu tersebut terlihat memberikan dampaknya pada 5 April 2021, dengan adanya pengumuman melalui Twitter resmi Ripple.

    Dengan adanya kedua pengumuman tersebut, XRP telah naik sekitar 257% sejak 4 April 2021 dalam volume perdagangan.

    Di waktu yang sama, harga XRP telah naik sekitar 64,86%, membentuk pemulihan keluar dari pergerakan depresiasi sejak November 2020.

    prediksi xrp
    XRP Keluar dari Depresiasi November 2020

    Ripple juga memiliki potensi kabar positif lain dengan rumor sidang dengan Securities and Exchange Commission (SEC) akan mencapai keputusan.

    Terdapat rumor bahwa akan ada keputusan resmi terhadap kasus sidang Ripple dan SEC pada Hari Rabu, 7 April 2021, namun belum ada kabar resmi.

    Baca Juga: April Bullish! Review Pergerakan Harga Bitcoin, BNB, dan DOT

    Selain itu, terdapat rumor yang beredar bahwa Coinbase akan mendaftarkan kembali (listing) XRP pada bursanya.

    Hingga saat ini belum ada kabar resmi mengenai kedua hal tersebut, tetapi melihat dukungan dari investor dan juga pemilik Token XRP, pergerakan ke depannya masih relatif kuat.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • April Bullish! Review Pergerakan Harga Bitcoin, BNB, dan DOT

    Sejumlah kabar baik menyambut pasar mata uang kripto pada akhir Maret 2021. Kebijakan Tesla, PayPal, Goldman Sachs, yang akan mengadopsi mata uang kripto terutama Bitcoin pada sistem transaksi mereka merangsang pergerakan pasar melaju di area bullish.

    Di awal bulan April, pergerakan sejumlah coin seperti Bitcoin, Binance (BNB), Ethereum, dan Polkadot (DOT), terus merangsek ke area resistensinya.

    BNB

    BNB menjadi salah satu koin yang paling gacor di satu pekan terakhir ini. Berdasarkan data dari Coinmarketcap, BNB naik 41,22% dalam tujuh tahun terakhir. Hari ini, 2 April 2021, harga BNB menginjak angka US$ 341,82 atau setara dengan Rp 4,9 juta.

    Baca Juga: (Teknikal Analisis) BNB Gacor! Akankah “To The Moon?”

    Bitcoin

    Sementara itu Bitcoin, pada hari ini, kembali menginjak harga US$60 ribu, masuk pada resistensinya setelah mengalami koreksi yang cukup dalam di pekan ketiga Maret.

    Pasar mata uang kripto di bulan April ini memang menunjukkan sinyal bullish yang kuat. Sejumlah sentimen positif mendorong laju pergerakan sejumlah koin ke area bullish.

    Di awal April ini pula total kapitalisasi pasar seluruh mata uang kripto pun mencetak rekor harga tertingginya. Pada 1 April 2021, total kapitalisasi pasar mata uang kripto hampir menyentuh US$ 2 triliun.

    Baca Juga: Tertarik Investasi? Inilah Rekomendasi Aset Kripto di 2021!

    Polkadot (DOT)

    Yang cukup mengejutkan adalah pergerakan Polkadot (DOT). Pelan tapi pasti, DOT telah menembus zona resistensinya di harga US$ 34,35. Hari ini, DOT sempat menginjak harga US$ 38.99.

    Apabila tren bullish ini terus berlanjut, pergerakan harga DOT mungkin dapat mendorong harga dari area downtren nya.

    Dan apabila berhasil, DOT bisa saja kembali menginjak harga tertingginya di $ 42,28. Jika momentum bisa menaklukkan resisten ini, koin ini mungkin akan memulai langkah berikutnya yang bisa saja mencapai $ 53,50.

    UNTUK ANALISA DAN TEKNIKAL KRIPTO KLIK INI

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Non-Fungible Tokens (NFT) part 2: Kelebihan NFT

    Dari artikel part 1 sebelumnya, kita sudah belajar memahami tentang NFT. Namun, dengan didasari oleh teknologi Blockchain, tentu saja NFT memiliki beberapa kelebihan dan tentu saja dapat dikoordinasikan. Apa saja kelebihannya?

    Standardization

    Yang berarti setiap pembuatan NFT memiliki standarisasi untuk bisa diperjual-belikan di pasaran, standarisasi ini biasanya diterapkan di smart contract atau Blockchain.

    Interoperbalility

    Dengan tekhnologi Blockchain, NFT yang di buat oleh para pengembang bisa di jual-belikan di market NFT manapun. Jadi lebih mempermudah para pengembang jika ingin menjual NFT-nya.

    Tradeability

    Karena memiliki nilai dan kelangkaan daripada NFT, maka NFT bisa di tradingkan di pasaran dengan mengharapkan menyimpan NFT saat ini dan mendapatkan pertumbuhan nilai di masa depan.

    Liquidity

    Untuk para seniman, apalagi yang kurang ternama, mungkin agak sulit jika harus menjual karya seninya melalui pelelangan karya seni. Namun dengan teknologi Blockchain, likuiditas dari karya seni akan semakin mudah dengan adanya pasar terbuka yang memperjual-belikan NFT didalamnya, contoh pasar yang memperjualbelikan NFT adalah opensea.io, rarible.com, enjinx.io

    Immutability

    Sifatnya yang memiliki ketetapan hak cipta pada Blockchain terhadap NFT-nya, membuat NFT tidak bisa di duplikasi atau di replika.

    Programmability

    Karena bahasa pemrograman yang sudah disediakan oleh smart contract, membuat semua kalangan masyarakat bisa membuat NFT-nya dengan mudah.

     Baca Juga: Mengenal Non-Fungible Tokens (NFT) part 1: Apa itu NFT?

    Protokol yang populer digunakan oleh para pengembang NFT masih berasal dari blockchain Ethereum, seperti protokol ERC 721, ERC 998, ERC 1155. Karena sebagian besar NFT di keluarkan di Blockchain Ethereum, dan saat ini Ethereum memiliki kendala dengan mahalnya gas fee, membuat pengembang mengeluarkan fee yang cukup besar dibandingkan dengan Blockchain lainnya.

     

    Untuk saat ini kegunaan dari NFT masih diadopsi mencakup dunia gaming dan karya seni digital, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kedepannya NFT bisa juga digunakan untuk sertifikasi, seperti surat tanah, akte kelahiran, akte kematian, ataupun lisensi dari sebuah lembaga atau perusahaan.

     

     

     

     



    Sumber : news.tokocrypto.com