All posts by admin

Wanita Merapat! Ini 4 Cara Alami buat Bikin Miss V Rapat ‘Menggigit’


Jakarta

Setiap wanita pasti ingin memiliki vagina yang kencang dan sehat. Namun, seiring bertambahnya usia, otot dan tendon pada lapisan pelvis melemah, sehingga menyebabkan vagina kendur. Di samping faktor usia, hal lain yang dapat menyebabkan vagina kendur ialah persalinan dan penurunan hormon estrogen akibat menopause.

Tapi tak perlu khawatir, ladies! Ada sejumlah cara alami yang bisa dicoba untuk merapatkan kembali area Miss V. Apa saja?

1. Squat


Latihan squat dapat membantu mengencangkan daerah panggul dan otot pelvis. Terutama jika dikombinasikan dengan latihan kegel, akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Lakukan squat dengan posisi berdiri dengan kaki terbuka, lalu turunkan badan dan tahan dengan posisi seolah-olah ingin duduk. Selain membantu mengencangkan area panggul dan otot pelvis, gerakan ini dapat membantu menciptakan bokong yang berisi.

2. Latihan kegel

Sebelum latihan kegel dimulai, seseorang harus bisa merasakan otot-otot panggul terlebih dahulu. Setelah itu kencangkan otot-otot panggul, tahan selama 5 detik kemudian lepas selama 5 detik. Ulangi gerakan ini selama 5 kali berturut-turut. Latihan kegel ini dapat membantu mengencangkan vagina.

3. Yoga

Latihan yoga dapat membantu mengencangkan otot di vagina dan membantu kontraksi dan ekspansi otot-otot di panggul. Untuk mengencangkan vagina, cobalah lakukan latihan yoga yang melibatkan panggung, area paha dan belakang.

4. Tempelkan kaki di tembok

Cara terakhir, cukup simpel. Cukup dengan rebahan di tempat tidur, kemudian sandarkan kaki menempel pada tembok dengan tubuh menghadap ke atas. Latihan ini dapat membantu mengembangkan otot-otot pelvis dan mengencangkan vagina. Lakukan latihan ini pada pagi hari sebelum bangun dari tempat tidur.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Suami Mohon Bersabar, Ternyata Ini Waktu Paling Pas Untuk Bercinta


Jakarta

Para peneliti baru-baru ini melakukan riset dengan menanyakan 1.000 orang di Inggris tentang preferensi seks pagi hari mereka. Ditemukan bahwa satu dari empat orang memilih jam 7.30 pagi, yaitu sekitar setengah jam setelah mereka bangun.

Dari riset tersebut, menunjukkan bahwa sains mendukung pilihan preferensi seks di pagi hari karena kadar hormon seks pria sedang memuncak. Terlebih, aliran endorfin yang dipicu oleh seks akan menurunkan tekanan darah dan tingkat stres serta membuat orang lebih bersemangat sepanjang hari.

Riset ini juga menganalisis 500 pria dan 500 wanita yang menjalani kehidupan ‘sehat dan aktif’ tentang rutinitas harian mereka.


Setiap peserta diminta untuk mencatat ‘waktu optimal’ ketika mereka mendapatkan manfaat maksimal dari serangkaian aktivitas.

Hasilnya menunjukkan bahwa jam 7 pagi adalah waktu paling populer untuk bangun dan jam 7.30 pagi adalah waktu yang disukai untuk berhubungan seks di pagi hari.

Menurut sebuah penelitian di AS, yang diterbitkan dalam jurnal Adaptive Human Behavior and Physiology, menemukan bahwa kadar hormon seks pria paling tinggi sesaat setelah bangun tidur. Melalui seks, akan memicu pelepasan hormon peningkat suasana hati dopamin, endorfin, dan oksitosin.

“Seks di pagi hari dapat membuat sepasang kekasih lebih dekat. Seks menghasilkan oksitosin yang juga dikenal sebagai “hormon pelukan”. Oksitosin adalah zat kimia di otak yang mengontrol cinta dan ikatan. Saat dilepaskan saat berhubungan seks, akan merasa lebih terhubung dengan pasangan.” kata juru bicara Naturecan.

“Berhubungan seks di pagi hari mungkin tidak sama dengan berlari di atas treadmill selama satu jam, tapi tetap merupakan olahraga yang baik. Seks membakar sekitar lima kalori per menit, menurut penelitian dari Harvard Medical School. Itu sama saja dengan jalan-jalan,” tegasnya.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Vagina ‘Mengendur’ Bikin Seks Tak Nikmat Lagi? Ah, Nggak Juga


Jakarta

Beberapa wanita mungkin khawatir tentang bentuk vagina mereka yang ‘mengendur’. Kekhawatiran ini makin dirasakan setelah melahirkan.

Namun, sebenarnya, bentuk dan ukuran vagina elastis, bahkan setelah melahirkan bisa kembali ke kondisi ‘semula’. Apakah ini berpengaruh pada kenikmatan hubungan seksual pasangan?

“Kemampuan kita untuk menilai ukuran yang berkaitan dengan fungsi seksual masih kurang dipahami,” kata Christopher Tarnay, direktur divisi kedokteran panggul wanita dan bedah rekonstruktif di UCLA Medical Center.


“Vagina adalah organ yang sangat elastis,” kata Christine O’Connor, direktur ginekologi remaja dan perawatan wanita di Mercy Medical Center, Baltimore.

Vagina setiap orang juga disebutnya berbeda-beda.

“Itu [vagina] tidak tetap pada satu ukuran tertentu,” kata O’Connor.

Pada 1960-an, Masters dan Johnson pernah mengamati ukuran vagina. Mereka mengamati 100 wanita yang belum pernah hamil dan menemukan bahwa panjang vagina, tanpa rangsangan, berkisar antara 2,75 inci hingga sekitar 3,25 inci atau 6,9 sampai 8,1 sentimeter. Saat terangsang, lebarnya meningkat menjadi 4,25 inci menjadi 4,75 inci atau sekitar 12 sentimeter.

Apa yang Sebenarnya Penting?

Intinya, kecemasan berlebihan tentang ukuran vagina dan apakah bentuknya berubah seiring waktu adalah kekhawatiran yang salah. dr O’Connor mencatat bahwa hal-hal lain, seperti pelumasan, gairah, dan memiliki hubungan yang baik dengan pasangan memiliki dampak yang jauh lebih besar pada kenikmatan seksual bagi wanita.

Sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam Jurnal Uroginekologi Internasional mendukung pendapat tersebut. Peneliti menggunakan rekam medis, ujian, dan kuesioner dari 500 pasien ginekologi berusia 40 tahun ke atas untuk melihat apakah ada korelasi antara panjang vagina dan ukuran bukaan dengan kepuasan seksual.

Para peneliti menemukan bahwa hasrat, gairah, orgasme, rasa sakit, dan kepuasan seksual tidak terkait dengan ukuran vagina.

“Ini bukan kecocokan fisik yang dicari dalam hal fungsi seksual,” kata O’Connor. “Ini lebih tentang komunikasi antara kedua mitra dan memastikan keduanya mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari pengalaman dan merasa nyaman.”

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Heboh Hari Ciuman Internasional, Ini Efek ‘Ajaib’ yang Terjadi saat Berciuman


Jakarta

Media sosial kini diramaikan bahasan seputar hari ciuman internasional yang jatuh pada 6 Juli. Memang, ciuman dipahami sebagai salah satu tanda kasih sayang. Tapi sudah tahu belum, kalau berciuman sebenarnya bisa membawa sejumlah efek ‘ajaib’ buat tubuh?

Ciuman umumnya dilakukan sepasang kekasih untuk menunjukkan kasih sayangnya kepada satu sama lain. Bukan hanya sekadar aktivitas biasa, ternyata berciuman dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan dan kebahagiaan seseorang.

Berikut manfaat ciuman yang bisa Anda ketahui


1. Meningkatkan hormon bahagia

Berciuman dapat membuat seseorang merasa lebih baik dan ‘menyalakan’ kesenangan di otak.

Dengan ciuman, seseorang mampu mendorong perasaan kasih sayang dan ikatan. Ini juga dapat menurunkan kortisol, yaitu hormon yang memicu stres.

2. Membantu jalin ikatan dengan orang lain

Aliran oksitosin yang dilepaskan saat seseorang berciuman dapat menimbulkan perasaan sayang dan keterikatan. Mencium pasangan dapat meningkatkan kepuasan hubungan dan juga sangat penting dalam mempertahankan hubungan jangka panjang.

3. Meningkatkan self esteem

Selain dapat meningkatkan hormon bahagia pada seseorang, berciuman juga dapat mengurang stres dan berpotensi untuk meningkatkan self esteem pada diri seseorang.

4. Mengurangi anxiety

Rasa kasih sayang yang timbul saat ciuman, mampu membuat seseorang semakin tenang. Hormon oksitosin mengurangi kecemasan dan meningkatkan relaksasi dan kesehatan.

5. Mengurangi tekanan darah tinggi

Berciuman dapat meningkatkan detak jantung seseorang, dengan cara melebarkan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah seseorang melebar, aliran darah meningkat dan mengakibatkan penurunan tekanan darah. Jadi, berciuman memiliki manfaat untuk kesehatan jantung.

6. Meredakan sakit kepala

Selain dapat menurunkan tekanan darah seseorang. Berciuman juga dapat membantu seseorang mencegah sakit kepala dengan menurunkan stres, yang dikenal sebagai pemicu sakit kepala.

7. Meningkatkan gairah seksual

Bagi pasangan suami istri, berciuman intim dapat meningkatkan gairah seksual. Air liur juga mengandung testosteron hormon seksual yang berperan dalam meningkatkan gairah seksual.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

4 Alasan Wanita Pura-pura Orgasme, ‘Klimaks’ Palsu yang Menipu

Jakarta

Beberapa wanita diam-diam kerap pura-pura orgasme. Banyak alasan di baliknya, salah satunya ingin menyenangkan pasangan.

Selain itu, adapula wanita yang beralasan meningkatkan kepuasan pasangan saat bercinta, sehingga pura-pura orgasme. Simak empat alasan paling umum di balik orgasme istri saat seks.

1. Merasa bosan

Dalam berhubungan seksual, tidak selamanya dapat memberikan umpan yang baik dan menyenangkan saja. Ternyata kebosanan dalam berhubungan seksual itu dapat terjadi. Ketika hubungan seksual menjadi membosankan, biasanya wanita memalsukan orgasme agar proses bercintanya dapat tetap berlangsung dengan semestinya.


2. Untuk meningkatkan kepuasan

Untuk meningkatkan kepuasan seksual, seorang wanita dapat membangkitkan gairah pasangannya. Agar kepuasan tersebut tercapai, biasanya seorang wanita menciptakan orgasme palsu hingga menjadi nyata. Jika orgasme yang sebenarnya terjadi, dapat tercipta puncak kepuasan bagi kedua pasangan tersebut.

3. Menghindari hal yang tidak menyenangkan

Agar bercinta dapat berjalan menyenangkan, kedua pasangan harus memberikan sensasi kenikmatan yang pas. Biasanya apabila aktivitas tersebut tidak berjalan dengan baik, akan menimbulkan konflik terhadap kedua pasangan. Semisal seorang wanita tidak bisa mencapai titik tersebut, ia akan pura-pura orgasme untuk menjaga aktivitas bercinta agar tetap berlangsung.

4. Memberikan umpan balik positif

Ternyata alasan lain seorang wanita pura-pura orgasme, yaitu untuk memberikan umpan balik yang positif pada pasangannya. Hal ini dilakukan agar meyakinkan bahwa ia telah melakukan aktivitas seksual dengan baik, sehingga tidak menumbuhkan rasa insecure pada pasangan.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

5 Obat Kuat Alami, Bikin Gairah Seks Pasutri Meledak-ledak

Jakarta

Bagi seorang pasangan suami istri yang baru menikah, meningkatkan gairah seksual merupakan hal yang penting. Hal tersebut dapat mendorong kehidupan seksual yang baik.

Ternyata untuk meningkatkan gairah seksual, ada cara mudah yang bisa dibantu oleh beberapa makanan. Pasutri merapat, berikut lima makanan yang dapat meningkatkan gairah seksual, dikutip dari Healthline.

1. Apel

Siapa sangka buah yang biasa kita temui ini ternyata memiliki manfaat untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita. Terdapat satu studi yang menemukan bahwa wanita mengonsumsi apel setiap hari, memiliki kualitas dan kehidupan seks yang lebih baik.


2. Saffron

Saffron memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah mampu membantu mengatasi depresi. Studi mengungkapkan seorang wanita yang mengonsumsi saffron selama 4 minggu untuk mengatasi depresi, mengalami peningkatan signifikan dalam gairah seksual.

3. Oyster

Oyster atau tiram mengandung asam D-aspartat dan N-metil-D-aspartat yaitu dua asam amino yang dapat menjaga hormon testosteron agar lebih sehat. Hal ini dapat meningkatkan gairah seksual pada wanita ataupun pria.

4. Semangka

Mengonsumsi semangka dapat meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini membantu meningkatkan gairah seksual secara alami. Semangka mengandung Citrulline yang dapat membantu merangsang tingkat arginin untuk melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih baik.

5. Pisang

Buah ini mudah ditemukan di mana saja, kandungan yang terdapat pada pisang adalah kalium dan bromelain. Kalium merupakan nutrisi yang penting untuk membantu kontraksi otot dan dapat meningkatkan kualitas hubungan seksual. Sedangkan bromelain yaitu enzim yang membantu hormon testosteron lebih sehat dan meningkatkan libido.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Ssst, Ternyata Begini Sensasi yang Dirasakan Tubuh Wanita saat Orgasme


Jakarta

Sering mendengar bahwa wanita cenderung lebih sulit mencapai orgasme dibanding pria? Rupanya buat sebagian wanita, memang begitu faktanya. Tak heran, seks yang berkualitas bukan hanya perihal ‘skill’ dan ukuran, melainkan juga keintiman yang terjalin di antara pasutri.

Jangankan bapak-bapak, wanita sendiri pun terkadang bingung apakah dirinya sudah benar-benar mencapai orgasme atau belum.

Lantas sebenarnya, bagaimana sih cara wanita bisa mengetahui bahwa dirinya tengah berada di puncak kenikmatan kala bercinta? Ternyata begini penjelasannya:


1. Ada Sensasi Kontraksi di Vagina

Setiap kali hampir mencapai orgasme, tubuh wanita akan memberikan tanda-tanda respons yang muncul tanpa di sengaja. Beberapa sinyal yang umum terjadi yakni kontraksi di area vagina, sensasi dorongan pada panggul, detak jantung meningkat, hingga otot yang berkedut.

Selain itu, tanda orgasme yang umum terjadi pada wanita adalah jari-jari kaki yang melengkung. Jadi sampai sini, terbayang kan bahwa desahan itu bukan satu-satunya tanda wanita tengah merasakan orgasme?

2. Bisa Muncul Berkali-kali

Wanita merasa tanda-tanda orgasme di atas muncul berulang kali dalam satu kali bercinta? Wajar! Nyatanya, wanita memang bisa mengalami orgasme berkali-kali dalam satu sesi hubungan intim.

Bahkan sebuah penelitian menurut, wanita bisa mencapai puncak kenikmatan bercinta hingga 20 kali berturut-turut.

3. Nikmati Setiap Menitnya

Tak sedikit wanita justru merasa bingung tentang sensasi yang dirasakan tubuhnya di tengah-tengah sesi bercinta. Padahal sebenarnya, sensasi tersebut normal terjadi dan memang bisa muncul berkali-kali dalam satu kali sesi hubungan intim.

Tenang saja. Sensasi nikmat yang muncul berkali-kali di kala bercinta adalah hal wajar. Pasalnya, tubuh wanita bisa merasakan orgasme berulang kali dengan sela waktu hitungan beberapa menit. Yang penting, cobalah nikmati setiap menitnya ya, Ladies!

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Kabar Baik buat Pasutri, Rutin Bercinta Ternyata Bisa Bikin Panjang Umur


Jakarta

Semakin banyak orang yang tertarik pada korelasi antara gaya hidup dan umur panjang. Hal ini juga yang membuat banyak peneliti menyelidiki bagaimana berhubungan intim yang lebih lama juga memiliki hubungan dengan prospek hidup seseorang.

Dalam konteks kualitas hidup, dan menjaga kualitas otak tetap tajam, ternyata berhubungan intim secara rutin membantu individu mengendalikan hidup mereka dengan lebih baik dan merasa tetap sehat meskipun usia bertambah.

Peneliti melakukan studi longitudinal tentang hubungan antara aktivitas seksual dan kognisi pada orang berusia 50-89 tahun. Hasilnya, menemukan hubungan yang signifikan antara keduanya, khususnya dalam tugas-tugas seperti mengingat dan mengurutkan nomor.


Tingkat stres yang tinggi dapat berkontribusi menurunkan tingkat kognitif pada orang dewasa. Stres kronis dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental dan fisik seperti tekanan darah tinggi, masalah tidur dan depresi.

Aktivitas seksual membantu mengurangi kadar hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Bukan hanya itu, bercinta juga merangsang produksi endorfin, yang secara alami dapat meningkatkan mood.

Memang, berhubungan intim memiliki signifikansi dalam prospek hidup seseorang. Peneliti juga menemukan wanita yang rutin melakukan hubungan intim seringkali memiliki risiko kanker payudara yang lebih kecil daripada mereka yang tidak melakukannya.

(Faesal Mubarok/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Ternyata Segini Rata-rata Panjang Penis Pria RI Menurut Dokter


Jakarta

Ukuran penis sering dianggap sebagai tolak ukur kejantanan seorang pria. Banyak pria berpikir bahwa ukuran penis yang panjang dan besar akan memberikan kenikmatan lebih saat berhubungan seksual.

Hal tersebut keliru, banyak wanita yang tidak selalu mendapatkan kepuasan dari panjang penis pria, melainkan keintiman antara pasutri. Namun, di sisi lain, adapula kondisi penis yang dikategorikan kecil karena masalah genetik atau riwayat penyakit.

Lantas berapa sih rata-rata ‘normal’ ukuran penis pria di Indonesia?


Rata-rata Ukuran Mr P Pria Indonesia

dr Gampo Alam Irdam Sp.UK dari RSCM Kencana, seorang spesialis urologi menyatakan bahwa ukuran rata-rata penis pria Indonesia cenderung lebih pendek jika dibandingkan dengan pria Afrika. Salah satu faktor yang dikaitkan dengan hal ini adalah genetik tinggi badan rata-rata pria.

Namun, dr Gampo Alam Irdam juga menyebutkan bahwa belum ada penelitian yang pasti mengenai ukuran normal penis pria di Indonesia. Meskipun ada beberapa penelitian yang dilakukan di Surabaya dan Semarang, fokus penelitian tersebut lebih pada ukuran penis pada anak-anak.

Meski begitu, sebagian besar ukuran penis pria di Indonesia termasuk dalam kisaran yang normal. Berdasarkan beberapa data, rata-rata panjang penis di Indonesia dalam kondisi ereksi berkisar antara 11,6 sentimeter hingga 11,8 sentimeter.

Selain itu, dr Irdam juga menyebutkan beberapa kondisi kesehatan yang dapat membuat ukuran penis terlihat lebih kecil. Contohnya, kondisi penis setelah tindakan sirkumsisi atau pada pasien obesitas saat penis cenderung tertarik ke belakang.

Ada juga kondisi kesehatan lain yang disebut micropenis, umumnya terjadi karena kelainan hormonal sejak lahir.

“Micropenis apabila panjang penis kurang dari 7,5 sentimeter sejak diregangkan, disertai dengan tanda-tanda karena kurangnya hormon testosteron tersebut, buah zakar tidak membesar,” ungkap dr Irdam.

Pria yang mengidap kondisi micropenis perlu mendapatkan penanganan dari dokter sebelum memasuki usia dewasa, yaitu pemberian injeksi hormon testosteron.

“Tapi kalau dia datangnya sudah akil baligh, sudah tidak ada tempatnya lagi diberikan,” jelasnya.

Terkadang, beberapa pria menganggap bahwa ukuran penis mereka termasuk dalam kategori micropenis, akibatnya pria tersebut memilih terapi ilegal dalam upaya memperbesar penis. Namun, terapi semacam itu dapat menimbulkan efek samping dan komplikasi.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Seperti Apa Rasa Senang Saat Seks? Ini Kata Dokter Saraf


Jakarta

Seks menjadi hal yang menyenangkan bagi pasangan suami istri. Selain kenikmatan, keduanya bisa lebih saling mengenal dan merasakan hubungan yang intim.

Dikutip dari Cosmopolitan, neurotransmitter dopamin sangat berperan saat orgasme. Inilah yang membuat seseorang merasa sangat bersemangat dan senang saat berhubungan seks.

Seperti apa rasa senang yang dirasakan selama berhubungan seks?


Seorang dokter ahli saraf Dr Anjan Chatterjee mencoba menjelaskannya. Ia mengatakan seks memiliki kesenangan lebih dari sekadar reaksi refleksi sederhana terhadap hal-hal yang diinginkan.

Misalnya, rasa sakit yang dirasakan wanita saat berhubungan seks, bisa digantikan dengan rasa kesenangan. Wanita memiliki ambang rasa sakit yang lebih tinggi saat terangsang secara seksual. Ambang batas ini meningkat rata-rata sebesar 40 persen dengan stimulasi vagina, dan 100 persen mendekati dan selama orgasme.

Terlepas dari perubahan-perubahan yang dianggap sebagai rasa sakit ini, sensasi itu sendiri tidak tumpul dan tidak kalah menggairahkan. Sebaliknya, sensasi intens yang sama tidak dialami sebagai rasa sakit.

Di otak, insula dan cingulate anterior aktif selama gairah. Area yang sama ini aktif saat orang merasakan sakit.

Anehnya, wajah orang mengalami perubahan yang sama saat mengalami rasa sakit yang hebat seperti saat mengalami orgasme. Di sini, sensasi yang menimbulkan rasa sakit masih dialami, tetapi tidak menyenangkan.

“Kesenangan membuat kita tetap hidup. Kenikmatan seksual adalah adaptif dalam cara yang paling mendasar. Kenikmatan dalam seks menjamin nenek moyang Pleistosen kita melahirkan kita. Dan itu kunci untuk kelangsungan hidup spesies,” jelas Dr Anjan Chatterjee.

“Pada dasarnya, seks adalah hasrat, tindakan untuk memuaskan hasrat itu, dan kemampuan untuk bersenang-senang dalam memuaskan hasrat itu. Jadi kita bisa membuat bayi dan menguasai bumi selamanya. Hal-hal yang cukup sederhana. Jadi, sangat menyenangkan,” pungkasnya.

(sao/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy