Author: perbaiki

  • Maknyus! Sirloin Steak ala Jepang dengan 5 Saus Pilihan


    Jakarta

    Makan beefsteak tak harus mahal. Tempat makan ini punya sajian beefsteak enak ala Jepang yang harganyaterjangkau. Beefsteak disajikan denhan 5 saus pilihan.

    Restoran steak yang menyajikan hidangan ala Jepang ini patut dicoba. Adalah Ikira Steak yang berlokasi di Ruko Sentra Menteng, Jalan Samratulangi No. 6, Pondok Jaya, Bintaro.

    Lokasi restorannya memang tak begitu terlihat dari jalan raya, karena agak menjorok ke dalam. Namun, restoran steak ini selalu ramai setiap hari apalagi saat jam makan siang. Jika tidak ingin menunggu, bisa melalukan reservasi via WhatsApp restoran.


    Ikira Steak, steak ala Jepang yang viral di BintaroIkira Steak, steak ala Jepang yang viral di Bintaro Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Beefsteak ala Jepang yang Halal

    Meski menawarkan hidangan ala Jepang, restoran satu ini berkomitmen tetap menyajikan sajian halal. Karenanya menunya dapat dinikmati oleh semua orang.

    Ikira Steak juga telah memiliki sertifikasi halal MUI yang disematkan pada bio Instagram mereka, juga pada unggahan di Highlight. Telah terbukti halal dan tidak memakai alkohol seperti mirin atau sake.

    Steak yang mereka sajikan juga terdiri atas 2 jenis daging. Yaitu daging ayam dan beberapa jenis potongan daging sapi.

    Detail Informasi (Ikira Steak)
    Nama Tempat Makan Ikira Steak
    Alamat Ruko Sentra Menteng, Jalan Samratulangi No. 6, Bintaro.
    No Telp 081977078870
    Jam Operasional 12.00 – 21.30 WIB
    Estimasi Harga Rp 35.000 – Rp 240.000
    Tipe Kuliner Steak Jepang
    Fasilitas
    • Parkir luas
    • Bisa reservasi (tanpa minimum)
    • Pembayaran cashless

    Disajikan di Atas Hot Plate

    Ikira Steak, steak ala Jepang yang viral di BintaroIkira Steak, steak ala Jepang yang viral di Bintaro Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sajian steak ala Jepang agak berbeda dengan steak ala Barat. Penyajiannya di atas hot plate yang super panas. Sementara sebelumnya beef steak dimasak dalam kondisi medium rare.

    Saat memesan pengunjung bisa menentukan sendiri tingkat kematangannya. Bisa medium hingga well done, karena panasnya hot plate. Dengan suhu panas hot plate steak akan tetap hangat hingga potongan terakhir.

    Jika steak ala Barat biasa disajikan di atas piring dan telah didiamkan terlebih dahulu, berbeda dengan ala Jepang. Steak benar-benar disajikan panas, dan disajikan dengan tumis tauge, buncis, dan potato wedges.

    Steak ala Jepang di Ikira Steak ini juga disajikan bersama 5 jenis saus yang dapat dipilih maksimal 3. Di antaranya ada saus yakiniku, wafu, jigoku, brown, dan wasabi mayo.

    Cita rasa menu Ikira Steak ada di halaman selanjutnya…

    Ichibo Steak yang Juicy Lumer

    Ikira Steak, steak ala Jepang yang viral di BintaroIkira Steak, steak ala Jepang yang viral di Bintaro Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu beefsteak yang kami coba adalah Ichibo (Rp 99.000). Potongan beefsteak ini berupa sirloin yang bagian pinggirnya berlemak. Lengkap disajikan dengan taoge, buncis, dan dua potong potato wedges.

    Karena disajikan medium rare, kami bisa memilih tingkat kematangan yang diinginkan. Namun, kalau ingin langsung dinikmati juga sudah enak. Kalau kami memilih mendiamkannya sebentar sampai tingkat kematangannya medium well.

    Ichibo steak ini cukup empuk teksturnya. Ditambah lemak di pinggiran dagingnya memberikan sensasi gurih juicy yang lumer di mulut.

    Ikira Steak, steak ala Jepang yang viral di BintaroIkira Steak, steak ala Jepang yang viral di Bintaro Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Ketika dicocolkan ke saus wafu, rasanya jadi lebih nikmat dengan sensasi agak asam. Namun, favorit kami ketika dicocolkan ke saus wasabi mayo. Rasa wasabi pedas kuat dengan sensasi membakar lidah.

    Namun, meskipun tak dicocolkan dengan saus tambahan, Ichibo ini sudah enak dinikmati polos. Bumbu marinasinya sudah gurih juga terasa jejak lada hitamnya.

    Ikira Steak, steak ala Jepang yang viral di BintaroIkira Steak, steak ala Jepang yang viral di Bintaro Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kalau kurang puas, bisa juga memesan seporsi gohan (nasi). Ichibo steak ala Jepang ini sangat nikmat disantap dengan nasi yang pulen.

    Toriniku, Steak Ayam yang Juicy Renyah

    Ikira Steak, steak ala Jepang yang viral di BintaroIkira Steak, steak ala Jepang yang viral di Bintaro Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain beefsteak, Ikira juga memiliki menu chickensteak. Kami mencoba Toriniku (Rp 71.000), berupa potongan fillet atau daging paha ayam tanpa tulang yang cukup besar dibalut dengan tepung tipis renyah.

    Meski disajikan sebagai steak, daging ayam ini sebelumnya digoreng dengan balutan tepung renyah terlebih dahulu. Untuk potongan ayam yang digunakan adalah bagian paha, sehingga terasa lembap juicy karena lumeran lemaknya.

    Toriniku ini tidak terlalu meresap bumbunya ke dalam daging. Ketika dipadukan dengan saus brown atau yakiniku terasa lebih enak. Cocok juga dicocol dengan wasabi mayo yang creamy pedas.

    Gyoza yang Padat Isian

    Selain menu utama, Ikira Steak juga memiliki berbagai menu pendamping, salah satunya ada gyoza (Rp 35.000). Seporsinya ada 5 potong gyoza yang ukurannya sedang.

    Isiannya berupa daging ayam cincang yang dicampurkan kol cincang. Rasanya gurih juicy dan renyah karena isian kolnya. Paling cocok dicocol ke dalam shoyu (kecap Jepang).

    Ikira Steak

    Ruko Sentra Menteng,
    Jalan Samratulangi No. 6, Bintaro.
    Jam operasional: 12.00 – 21.30 WIB
    No. Telp: 081977078870

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Menikmati Kopi ‘Sugar Daddy’ Sambil Ngemil Bagel Korea


    Jakarta

    Di Blok M ada spot nongkrong baru yang menawarkan bagel gaya Korea dan kopi eksotik yang di-roasting oleh Q Grader. Begini rasanya!

    Lagi dan lagi, semakin banyak tempat nongkrong yang bermunculan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Salah satu yang menarik adalah kafe Bagel Coffee Company.

    Kafe tersebut berlokasi di Pasaraya Blok M. Berbeda dengan kafe-kafe yang ada di sekitarnya, tempat ini menawarkan sensasi ngopi ditemani dengan bagel.


    Bagel merupakan roti bundar serupa donat yang pertama kali dibuat pada 1610 di Polandia. Kemudian, dibawa ke Amerika oleh para imigran Eropa Timur di abad ke-19 dan populer di seluruh dunia.

    DetikFood menyambangi kafenya pada Kamis, (23/01/25) dan mencicipi beberapa menu bagel dan kopi di sana. Berikut ulasannya.

    1. Kafe milik Q Grader

    Bagel Coffee CompanyBagel Coffee Company Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bagel Coffee Company masih terbilang baru. Kafe ini diresmikan pada 9 Januari 2025. Meski begitu, kafe ini langsung jadi incaran para penikmat kopi.

    Apalagi kafe ini merupakan milik Irshandy Hendro yang merupakan seorang Q Arabica Grader. Karenanya, menu-menu kopinya pasti sudah tidak diragukan lagi kenikmatannya.

    Interior kafe ini bergaya industrial dan ada sentuhan ‘unfinished’-nya. Selain itu, kafe ini juga terinspirasi dari momen berkemah. Terlihat dari kursi dan bangku yang digunakan seperti yang dipakai saat berkemah.

    2. Menawarkan 4 pilihan espresso

    Bagel Coffee CompanyBagel Coffee Company menawarkan 4 pilihan espresso. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sebagai Q Arabica Grader, Irshandy Hendro tak setengah-setengah dalam menawarkan menu kopi di sini. Ada 4 pilihan espresso yang bisa dipilih oleh pengunjung.

    Mulai dari yang klasik, chocolaty, hingga yang eksotik. Selain itu, di Bagel Coffee Company juga ada 6 pilihan filter yang bisa dipakai untuk seduhan kopinya.

    Pengunjung bisa berkonsultasi dengan barista di sana, yang akan senang hati merekomendasikan karakteristik kopi yang sesuai dengan selera.

    Menu kopi dan bagel yang jadi andalan ada di halaman selanjutnya.

    3. Kopi ‘sugar daddy’ yang fruity dan lembut

    Bagel Coffee CompanyBagel Coffee Company menawarkan White Cold. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Salah satu menu yang kami pesan, Cold White Rp 33.000. Kopi ini menggunakan biji kopi ‘Sugar Daddy’, kopi eksotik house blend Arabika dari Ethiopia.

    Espresso tersebut kemudian diracik dengan susu dari spesial blend Crazy Rich Milk. Seduhannya tanpa gula dan tanpa krimer yang membuat cita rasanya unik.

    Karakteristik rasanya perpaduan antara rasa melon dan permen karet. Terasa semburat fruity dan buah plum yang tipis tapi bertahan lama. Selain itu, teksturnya juga lembut.

    4. Menawarkan bagel gaya Korea

    Bagel Coffee CompanyBagel Coffee Company menawarkan bagel gaya Korea. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bagel memiliki bentuk seperti donat dengan lubang di tengah. Umumnya, bagel memiliki rasa hambar atau gurih. Ini karena bagel biasa disajikan dengan campuran garam.

    Untuk teksturnya cenderung keras di luar dan kenyal di dalam. Namun, berbeda dengan bagel gaya Korea yang ditawarkan di Bagel Coffee Company.

    Bagel di sini telah disesuaikan dengan selera lidah orang Indonesia, di mana tersedia dalam topping dan isian yang manis. Selain itu, teksturnya juga lebih lembut.

    5. Varian salted bagel hingga bagel pistachio

    Bagel Coffee CompanyCallebout Chocolate Pistachio Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ada sekitar 10 varian bagel yang tersedia di sini. Semuanya dibuat segar setiap harinya. Kami mencicipi varian Salted Bagel seharga Rp 32.000.

    Bagelnya berukuran besar dengan tekstur yang lembut dan mudah dipotek. Bagelnya gurih, terlebih di dalamnya disajikan dengan isian butter. Varian ini enak dicocol dengan cream cheese.

    Kami memilih varian Caramel Walnut Cream Cheese seharga Rp 24.000 sebagai tambahan. Teksturnya creamy dengan rasa gurih yang mendominasi. Selain itu, ada taburan rock salt pada topping bagelnya yang menambah rasa asin.

    Bagel Coffee Company Blueberry Crumble Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk varian manis bisa cicip Callebout Chocolate Pistachio seharga Rp 42.000. Varian ini menggunakan adonan varian cokelat. Di dalamnya disajikan cokelat Belgia yang lumer dan legit.

    Ada taburan kacang pistachio yang digerus kasar pada toppingnya, sehingga menambah tekstur tersendiri. Tak kalah menarik varian Blueberry Crumble seharga Rp 28.000.

    Varian ini diisi dengan selai blueberry yang asam segar dan ditambah topping berupa crumble biskuit. Crumblenya terasa halus dan memberi sentuhan rasa manis.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Mandhi Lauk Ayam dan Kambing Panggang Berempah


    Jakarta

    Kawasan Condet, Jakarta Timur terkenal sebagai Kampung Arab yang banyak menawarkan kuliner Timur Tengah. Salah satunya ada Nasi Mandhi Bosgil yang populer.

    Condet merupakan kawasan di Jakarta Timur yang memiliki julukan sebagai ‘Kampung Arab’. Lantaran banyak warga keturunan Arab yang bermukim di kawasan ini.

    Menurut berbagai sumber, warga keturunan Arab yang meramaikan kawasan Condet ini merupakan perantau dari berbagai daerah. Seperti Pekalongan, Tegal, Solo, dan lainnya.


    Awalnya para perantau ini tinggal di Pekojan, Jakarta Barat. Namun, kawasan tersebut sudah mulai ramai hingga akhirnya sebagian warga pindah ke kawasan Condet, Jakarta Timur.

    Para pendatang yang merupakan keturunan Arab ini membuka beberapa lini usaha. Di antaranya ada usaha pakaian, minyak wangi, hingga kuliner Arab (Timur Tengah).

    Dari sekian banyak tempat makan Timur Tengah yang ada di Condet, Nasi Mandhi Bosgil salah satu yang populer. Ribuan ulasan telah diberikan oleh netizen terhadap Bosgil.

    Baru Berjualan 4 Tahun

    Nasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di CondetNasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di Condet Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Jika melihat kepopulerannya, detikFood sempat mengira kalau Nasi Mandhi Bosgil sudah legendaris. Ternyata, usianya baru sekitar 4 tahun saja.

    Gerai Nasi Mandhi Bosgil pertama berlokasi di Karawaci, Tangerang. Kini sudah memiliki banyak cabang, salah satunya di Condet, Jakarta Timur. Kawasan ini dipilih karena sesuai dengan target pasarnya.

    Nasi Mandhi Bosgil cabang Condet memiliki tempat yang cukup luas 2 lantai. Selain ruangan yang terbuka di area depan, ada juga 3 ruangan VIP, 1 ruangan serbaguna, dan lantai atas khusus untuk area merokok.

    Dapurnya berkonsep ‘open kitchen’. Sehingga proses pembuatan dan kebersihannya dapat terlihat langsung oleh pelanggan. Mereka juga telah menggunakan peralatan memasak yang profesional, jadi tak diragukan lagi kualitasnya.

    Nasi Mandhi Berempah yang Gurih

    Nasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di CondetNasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di Condet Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Jika nasi mandhi biasanya disajikan dengan rasa yang tak begitu gurih, berbeda dengan Nasi Mandhi Bosgil. Untuk rasa telah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia yang terkenal menyukai rasa gurih kuat.

    Om Iza, selaku Brand dan Marketing dari Nasi Mandhi Bosgil mengungkapkan kepada detikFood (5/2/2025), bahwa semua bahan yang digunakan berkualitas, bahkan ada yang impor sehingga kelezatannya tetap terjaga.

    “Kita pakai beras basmati asli, kita impor langsung. Untuk rasa juga kita berani di rempah, nasi mandhi kita memang tidak meninggalkan ampas rempah, tapi dijamin rasa rempahnya pekat, dari aroma juga,” ungkap Om Iza.

    “Rasa juga kita sesuaikan dengan lidah Indonesia. Alhamdulillah banyak yang suka,” lanjutnya.

    Cita rasa nasi mandhi dari Bosgil dapat dibaca di halaman selanjutnya…

    Ayam dan Kambing Panggang Empuk Lembut

    Nasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di CondetNasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di Condet Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Nasi mandhi di sini disajikan dengan dua jenis lauk, yaitu ayam panggang dan kambing panggang. Sebelum dipanggang, keduanya direbus dengan teknik presto terlebih dahulu selama 90 menit.

    Setelah itu, barulah dipanggang untuk mengeluarkan aroma smoky-nya. Tak heran jika tekstur daging ayam dan kambing untuk lauk nasi mandhi ini sangat empuk. Bumbu marinasinya juga meresap ke dalam, terasa sedap aromatik.

    Untuk bumbu ayam panggang, terlihat ada taburan oregano dan thyme kering di bagian atas ayam. Ini menambahkan cita rasa yang lebih nikmat.

    Kami memberikan nilai plus pada kambing panggangnya. Potongannya besar, aromanya tidak prengus, empuk lembut sampai mudah dilepaskan dari tulangnya. Rasa gurihnya juga meresap sampai ke dalam.

    Ketika disantap dengan nasi mandhi yang gurih, semuanya terasa begitu pas. Apalagi saat dipadukan dengan sambal ala Indonesia yang pedasnya nagih dan acar mentimun campur nanas yang segar.

    Tersedia Ukuran Personal hingga Loyang Besar

    Nasi mandhi di sini disajikan dalam berbagai porsi. Di antaranya ada porsi personal seharga Rp 50.000 – Rp 132.000 yang berisikan 1 lauk saja, yaitu ayam atau kambing panggang.

    Kemudian, tersedia 3 ukuran loyang dari mini hingga besar. Untuk loyang mini seharga Rp 154.000 – Rp 275.000, berupa nasi mandhi yang dapat dinikmati 3-4 orang dengan 3 lauk, yaitu 2 potong ayam panggang dan 1 potong kambing panggang. Bisa juga lauknya hanya ayam panggang atau kambing panggang saja.

    Untuk loyang sedang seharga Rp 259.000 – Rp 440.000, berupa nasi mandhi yang dapat dinikmati 5-7 orang dengan isian lauk sebanyak 5 potong yang dapat disesuaikan dengan selera. Sedangkan pada loyang besar seharga Rp 495.000 – Rp 902.000, berisikan nasi mandhi dengan 10 macam lauk (bisa dicampur maupun tidak).

    Om Iza menyebutkan bahwa ukuran yang paling favorit adalah loyang mini yang cocok untuk makan tengah. Nasi mandhi loyang besar biasanya menjadi favorit untuk acara, banyak juga perkantoran yang memesannya.

    “Kalau paling favorit yang loyang mini mix, karena bisa buat makan 3-4 orang dan lauknya dapat mencicipi semuanya. Kalau kantoran biasanya ada event pesan yang loyang besar,” ujar Om Iza.

    Menu Lain yang dapat Dinikmati

    Nasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di CondetNasi Mandhi Bosgil, racikan nasi mandhi populer di Condet Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Nasi Mandhi Bosgil juga memiliki beberapa pilihan menu lain, seperti kebab, omelet telur keju, dan teh adeni. Untuk menu pendamping ini kami mencicipi teh adeni.

    Teh adeni adalah teh khas Arab atau Timur Tengah yang terbuat dari campuran rempah dan susu. Terasa creamy dengan sentuhan rempah yang pekat, kapulaga paling terasa di lidah kami. Namun, terasa nikmat dan memberikan sensasi hangat di tubuh.

    “Teh adeni ini patut dicoba sekali. Jadi teh dicampur susu dan rempah, bisa diminum panas atau dingin,” kata Om Iza.

    Ke depannya, Nasi Mandhi Bosgil akan terus melebarkan sayapnya dengan membuka cabang baru di Jabodetabek. Selain itu, mereka dikabarkan akan melakukan ekspansi ke Malaysia dan Brunei Darussalam.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Asrinya Kafe Nuansa Puncak yang ‘Tersembunyi’ di Jakarta Timur


    Jakarta

    Kafe yang suasananya asri dan sejuk ternyata bisa ditemui di kawasan Jakarta Timur. Namanya Rene Cafe yang berlokasi di Pondok Rangon.

    Jakarta Timur tak hanya terkenal dengan kuliner legendarisnya, tapi banyak juga kafe keren dengan beragam konsep. Namun, keberadaan kafe-kafe ini tak begitu banyak diketahui.

    Salah satu yang lokasinya tersembunyi adalah Rene Cafe. Kafe ini berlokasi di pinggiran Jakarta Timur, yaitu kawasan Pondok Rangon.


    Tawarkan Suasana Puncak yang Asri Sejuk

    Rene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana PuncakRene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana Puncak Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Keberadaan Rene Cafe ini memang jauh dari hiruk pikuk. Tempatnya satu kawasan dengan Villa Basofi yang di dalamnya juga terdapat beberapa area lain, seperti barn, ballroom serbaguna, dan lainnya.

    Rene Cafe memiliki area yang cukup luas, terlebih pada area outdoor-nya. Suasananya yang asri membuat banyak pengunjungnya betah berlama-lama.

    Suasana asri dan sejuk ini didukung dengan banyaknya pepohonan rindang yang berada di sekitar area kafe. Kafe ini juga memiliki taman yang begitu luas dengan pemandangan hijau-hijau yang menyejukkan mata.

    Banyak Spot Foto Aesthetic

    Rene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana PuncakRene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana Puncak Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Spot foto aesthetic di Rene Cafe sangat beragam. Salah satu bangunannya yang berwarna putih bertuliskan ‘Rene’ menjadi spot paling favorit.

    Pada bangunan putih tersebut juga tersedia beberapa kursi yang dapat dijadikan area bersantai dan foto aesthetic. Tak hanya spot ini saja, tapi beberapa spot lainnya juga bisa dijadikan area foto menarik.

    Santai Menikmati Es Kopi Susu dan Matcha Affogato

    Rene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana PuncakRene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana Puncak Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk teman bersantai, Rene Cafe memiliki sajian minuman yang nikmat. Di antaranya ada beragam pilihan es kopi susu dan non-kopi.

    Kami mencoba Rene Coffee (Rp 27.500) yang menjadi menu andalannya. Es kopi susu yang disajikan bercita rasa creamy, tapi manisnya tak begitu legit karena tanpa sirup gula aren.

    Kami juga mencicipi Matcha affogato (Rp 27.000), tapi menurut kami rasanya kurang istimewa. Sebab matcha yang digunakan cenderung encer. Kalau lebih pekat, pasti rasanya lebih enak.

    Strawberry milkshake bisa menjadi pilihan jika menyukai rasa yang manis segar dengan sentuhan asam. Berupa jus stroberi yang ditambahkan susu dan dihaluskan menggunakan es batu.

    Lidah Penyet dan Pisang Goreng Pasir yang Mantul

    Rene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana PuncakRene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana Puncak Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk makanan, kami memesan beberapa menu andalan. Hidangan utama berupa lidah penyet (Rp 42.000) memiliki porsi sangat besar. Isinya beberapa iris lidah sapi berbumbu ungkep gurih.

    Lidah penyet ini terasa gurih nikmat dengan bumbu ungkep yang didominasi rasa ketumbar. Sambal untuk menikmati lidah sapi gorengnya juga sedap, terasa pedas dan terasi yang dominan. Nilai plus untuk lidah penyet ini tidak berbau amis, sehingga terasa nikmat.

    Rene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana PuncakRene Cafe, kafe di Jakarta Timur yang punya suasana Puncak Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Camilan favorit kami dari Rene Cafe adalah Pisang Goreng Pasir (Rp 20.000). Pisangnya manis digoreng dengan balutan tepung roti yang memberikan sensasi renyah. Tambahan cokelat dan keju parutnya menambah kenikmatan.

    Sayangnya, kami tak merasakan istimewa untuk sajian tape lumer (Rp 15.000). Sajiannya mirip dengan piscok, hanya saja diganti dengan tape yang dilumatkan. Cokelat yang ditambahkan juga tak lumer seperti namanya.

    Rene Cafe

    Villa Basofi, Jalan Raya Pondok Rangon,
    Cipinang, Jakarta Timur
    Jam operasional: 10.00-21.00 WIB
    No. Telp: 08118805341

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rendang dan Tunjang Hot Plate Enak di RM Padang Deddy Corbuzier


    Jakarta

    Kenikmatan masakan Padang dengan sentuhan modern bisa ditemukan di restoran Padang milik Deddy Corbuzier. Ada tunjang hot plate hingga rendang berempah sedap di sini!

    Selain aktif di dunia hiburan, Deddy Corbuzier juga dikenal sebagai pengusaha sukses, termasuk dalam bidang kuliner.

    Setelah memiliki minimarket Korea dan kafe, Deddy baru-baru ini juga membuka restoran Padang bernama Gadang Barubah di Pollux Mall, Cikarang.


    Konsep restoran Padang ini cukup menarik karena menawarkan hidangan autentik tetapi penyajiannya lebih modern.

    Banyak masakan Padang yang bisa dicoba, mulai dari yang populer. seperti rendang, ayam gulai, ayam pop, sampai menu unik, seperti gulai tunjang disajikan dalam hot plate. Harganya menunya mulai dari Rp 12.000 an sampai yang termahal sekitar Rp 130.000 an.

    DetikFood menyambangi Gadang Barubah untuk merasakan suasana restorannya dan mencicipi langsung menu masakan Padang di restoran ini. Begini rasanya!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Gadang Barubah
    Alamat Main Gate, Mall Cikarang, Jl. Raya Cikarang – Cibarusah, Pasirsari, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530 Pollux, Lantai GF, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
    No Telp 0896-5166-7693
    Jam Operasional Setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 12.000- Rp 130.000
    Tipe Kuliner Masakan Padang
    Fasilitas
    • Area indoor
    • Area outdoor
    • Smoking area
    • AC
    • Private Room

    1. Restoran Padang konsep modern

    Gadang BarubahGadang Barubah merupakan restoran Padang dengan gaya penyajian modern. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Restoran Padang yang buka Desember 2024 ini menawarkan konsep yang berbeda dari restoran Padang lainnya.

    Menurut Deddy Corbuzier, Gadang Barubah lebih dari sekadar restoran karena merupakan bentuk dari perayaan rasa, tradisi, dan inovasi.

    Diketahui artis ini melakukan riset selama kurang lebih tiga tahun untuk menciptakan cita rasa sempurna. Deddy juga menggandeng para chef terbaik untuk memastikan makanan yang disajikan tetap punya rasa autentik Minang.

    Selain masakan, area makannya juga dibangun dengan konsep restoran Padang ‘premium’.

    Terdapat dua gedung terpisah yang jadi area makan. Gedung utama punya area indoor khusus untuk non smoking, tetapi area teras outdoornya bisa untuk smoking.

    Area indoornya luas, didesain dengan perpaduan interior warna oranye, putih, beige, dan maroon yang memanjakan mata. Kurang lebih ada 10 meja yang masing-masing bisa ditempati oleh 4 sampai 5 orang.

    Gadang BarubahBegini kondisi bagian dalam dari restoran Padang Gadang Barubah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bangunan di depan area utama juga indoor dan luas, tetapi dikhususkan untuk mereka yang merokok.

    Gadang Barubah juga punya area private room yang tak kalah nyaman. Bisa dipakai kalau ada meeting atau kumpul keluarga.

    Saat detikFood sambangi Minggu sekitar pukul 13.30, restorannya dipenuhi dengan rombongan keluarga. Sampai-sampai kami perlu masuk daftar tunggu dan menunggu kurang lebih 20 menit sampai meja kami siap. Beruntungnya semua menu masih lengkap dan pelayanannya juga cepat.

    2. Pilihan lebih dari 60 lauk

    Gadang BarubahLauknya disajikan dalam conveyer seperti di restoran sushi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gadang Barubah menawarkan kurang lebih 62 lauk khas Minang autentik dengan sentuhan modern.

    Penyajiannya unik, karena lauk pauknya tersusun rapi di conveyer belt seperti yang sering ditemui di restoran sushi.

    Semua lauk pauk juga disajikan dalam bentuk porsian dan dikemas dalam plastik wrapped sehingga lebih aman dan bersih.

    Kalau datang ke sini, kamu bisa menunjuk langsung lauk yang diinginkan atau minta disajikan di meja.

    Gadang BarubahNamun, bisa juga minta disajikan di meja seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk penyajian di meja, total lauknya akan disesuaikan dengan besar atau kecilnya meja. Kalau sedang bersama rombongan 4 sampai 5 orang, kurang lebih akan disajikan 22 jenis lauk. Jika kurang, bisa minta ke pegawai. Bisa juga melihat daftar menu dan harga di buku menu.

    Kenikmatan rendang hingga tunjang hot plate bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Ayam gulai dan rendang berbumbu sedap

    DetikFood mencoba beberapa menu favorit yang ditawarkan Gadang Barubah.

    Sebagai pelengkap, kami pesan nasi putih. Namun, ada juga opsi nasi rames yang sudah dilengkapi dengan sayuran dan sambal atau nasi merah.

    Kalau pesan nasi putih, kamu perlu pesan sayuran dan sambal secara terpisah.

    Gadang BarubahBisa pesan nasi rames atau nasi putih tambah lauk pauk seperti ini, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pilihan sayurnya beragam, mulai dari gulai daun singkong tumbuk, gulai nangka, terong sambalado, dan daun singkong rebus biasa. Pilihan sambalnya juga bermacam-macam, ada sambal hijau, sambal kentang hati, sambal petai, sambal paru bakar, hingga sambal cumi.

    Seporsi nasi kami lengkapi dengan sayur daun singkong (seporsi Rp 18.000), ayam gulai (Rp 28.000/potong), rendang (Rp 33.000/potong), dan sambal hijau (Rp 17.000/porsi).

    Nasi putih di restoran Padang ini ada di tengah-tangah, tipenya tidak sampai ambyar, tetapi juga tidak pulen. Dimakan dengan daun singkong yang tak pahit dan siraman bumbu gulainya saja sudah enak.

    Kami disajikan potongan ayam gulai bagian dada dengan kuah gulai yang sangat royal berwarna oranye cerah.

    Gadang BarubahAyam gulainya tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bumbu gulainya punya tekstur yang kental, creamy, dengan perpaduan gurih dan pedas dengan sentuhan rempah ringan. Ada jejak rasa sedikit asam seperti tomat yang melekat pada bumbu gulai ini.

    Meskipun bagian dada, tetapi tekstur dagingnya empuk dan bumbunya juga meresap sampai ke dalam daging.

    Gadang BarubahRendangnya memang tidak begitu empuk, tetapi bumbunya medok berempah dan meresap sampai dalam daging. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rendangnya juga tak kalah enak. Dibalut bumbu merah basah yang medok dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas berempah yang dominan dari rempah kapulaga. Rasa pedasnya juga menurut kami lebih dominan pedas lada, bukan pedas cabai merah.

    Tekstur dagingnya memang tidak begitu empuk, tetapi tidak juga sampai kering. Masih terasa tekstur serat-serat dagingnya ketika dikunyah.

    4. Ayam pop dan tunjang hot plate yang tak kalah sedap

    Selain ayam gulai, bisa juga pesan ayam pop yang tidak kalah nikmat. Tekstur ayam popnya juga sama, masih empuk dan juicy.

    Dimakan tanpa sambal, tercecap rasa dominan santan yang gurih lebih ke manis. Semakin sedap dicocol ke sambal ayam popnya yang tidak begitu pedas, lebih dominan manis. Karena pakai petai, jejak rasa petainya juga tercecap di lidah.

    Gadang BarubahAyam popnya juga bisa dicoba karena rasanya tak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Uniknya di sini ada gulai tunjang yang disajikan dengan hot plate seharga Rp 39.000. Sebelum dinikmati, bumbu gulai creamy akan disiram terlebih dahulu ke piring hot plate.

    Tekstur tunjangnya lembut, tidak alot. Saat dimakan, tunjangnya langsung terasa meleleh di mulut.

    Karena penyajiannya dalam hot plate, menurut kami rasa bumbu gulainya juga lebih kuat, lebih gurih, dengan sentuhan smokey yang membuatnya semakin nikmat.

    Gadang BarubahSalah satu yang paling unik adalah tunjang hot plate ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Masih banyak lauk pelengkap lainnya yang bisa dicoba, mulai dari telur barendo, ikan bilis sambal hijau, sampai olahan paru.

    Kalau tertarik makan di Gadang Barubah, bisa mampir langsung ke Main Gate, Mall Cikarang, Jl. Raya Cikarang – Cibarusah, Pasirsari, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530 Pollux, Lantai GF, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530. Buka setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Super Lembut! Basque Cheesecake dan Mocha Mousse di Bakery Baru


    Jakarta

    Setelah sukses dengan pop-up store, akhirnya bakery ini buka gerai di Jakarta Selatan. Menawarkan basque cheesecake espresso hingga mocca mouse.

    Pecinta manis jangan lewatkan untuk mencicipi berbagai kue dan pastry di bakery ini. Bakery tersebut bernama Knots yang terkenal dengan basque cheesecake yang lembut.

    Kini, untuk yang pertama kalinya, Knots membuka gerai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Meskipun baru buka, tetapi bakery ini langsung menyita perhatian.


    Saking ramainya, aneka kue dan pastry di sana cepat habis. Beruntung detikFood kebagian mencicipi beberapa yang menjadi andalan.

    Detail Informasi Knots
    Nama Tempat Makan Knots
    Alamat Jl. Kemang Timur Jl. Kemang Raya No.46A, RT.9/RW.3, Bangka, Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12730
    No Telp
    Jam Operasional 07.00
    22.00
    Estimasi Harga Rp 100.000
    Tipe Kuliner Kue dan Pastry
    Fasilitas

    1. Berkolaborasi dengan Union Group

    KnotsKnots berkolaborasi dengan Union Group. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Knots sebelumnya hanya buka secara online dan pop-up store di acara-acara tertentu, seperti bazar kuliner. Knost pertama kali dikenal dengan basque cheesecake yang lembut.

    Kini, Knots berkolaborasi dengan Union Group untuk membuka gerai pertama kali di Kemang. Di gerai offlinenya ini pengunjung bisa menikmati kue dan pastry segar dari dapur.

    Di sini tak hanya menawarkan basque cheesecake saja, tetapi juga banyak kue dan pastry menarik lainnya dengan berbagai varian lengkap dengan menu minumannya.

    2. Berkonsep semi open kitchen

    KnotsKnots punya dapur berkonsep semi open. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Gerai Knots sendiri terbilang luas dilengkapi dengan bar kopi, area pajangan kue, dan ruang makan yang dapat menampung sekitar 60 orang.

    Tempat yang dirancang oleh Bitte Design Studio ini didominasi dengan warna abu-abu dan ada sentuhan unfinished. Menariknya, pengunjung bisa melihat area dapur.

    Dapurnya didesain dengan konsep semi open kitchen, karena dilapisi kaca besar. Kesibukan para chef saat membuat kue dan pastry pun terlihat dari luar.

    Menu yang jadi andalan di Knots ada di halaman selanjutnya.

    3. Basque cheesecake yang lembut

    KnotsMenu Basque Cheesecake espresso. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Mampir ke sini tentu saja kami tidak melewatkan menu basque cheesecakenya. Tersedia dalam beberapa varian, dan pilihan kami jatuh ke varian espresso.

    Basque cheesecake seharga Rp 70.000/slice itu teksturnya lembut dan terasa creamy. Sekilas, adonannya terlihat crumbly, tetapi saat dimakan terasa lembut.

    Aroma espresso dapat tercium kuat, tetapi rasa espresso nya sangat tipis. Hanya rasa gurih asin dari kejunya yang mendominasi ditambah dengan sentuhan tipis rasa gosong yang khas.

    4. Cantiknya kue jet

    KnotsJet, terbuat dari 70% dark chocolate. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Begitu melihat etalase, kami langsung tertarik dengan kue Jet seharga Rp 100.000. Kuenya berbentuk bulat-bulat yang menyatu hingga membentuk persegi.

    Berwarna hitam pekat karena lapisannya terbuat dari charcoal. Pada toppingnya disajikan helaian cokelat dan lembaran edible gold.

    Jet sendiri terbuat dari 70% dark chocolate Valrhona Guanaja creme. Kemudian dipadukan dengan white coffee mousse dan biskuit kakao.

    Teksturnya creamy mudah dimakan pakai garpu. Namun, lapisan charcoalnya yang sedikit renyah jadi menambah tekstur. Rasanya pekat karena ada padua rasa asam dan pahit dari cokelat dan kopi.

    5. Mocha Mousse yang mewah

    KnotsKnots menawarkan menu Mocha Mousse yang manis dan lembut. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menikmati kue di Knots kurang lengkap tanpa mencicipi minumannya. Kami memesan menu Mocha Mousse seharga Rp 50.000.

    Minuman tersebut diracik dengan bahan-bahan seperti espresso, vanilla es krim, freshmilk, dan cokelat balok yang disajikan sebagai toppingnya.

    Teksturnya lembut dan terasa milky. Untuk espressonya sendiri memilik tingkat keasaman yang rendah, ini karena menggunakan house blend Arabica medium to dark roasted.

    Karenanya tingkat keasamannya terbilang rendah, tetapi tidak juga terasa pahit. Rasa yang dominan adalah rasa cokelat yang manis dan lembut.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Baru di Blok M! Depot Sameen Suguhkan Ayam Opor-Kopi Santan Khas Blora


    Jakarta

    Bicara soal kuliner Blok M memang nggak ada habisnya. Tak hanya cafe-cafe hits dan kekinian saja, di Blok M kamu juga bisa menemukan restoran khas Nusantara dari tanah Jawa dengan suasana yang nyaman.

    Depot Sameen salah satunya. Lokasinya pun cukup strategis, terletak di Wisma Iskandarsyah Raya Blok B.8, Melawai, Jakarta Selatan. Mengusung konsep rumah makan dengan nuansa tradisional, Depot Sameen menampilkan dekorasi khas yang bisa membawa pengunjung merasakan suasana tempo dulu. Kursi, meja hingga makan di bawah temaram lampu gantung khas Jawa membawa Anda larut mencoba masakan autentik dari Jawa Tengah.

    Tidak hanya itu saja, pelayanan yang ramah dan sigap dari para karyawan yang menggunakan pakaian adat serba hitam dengan pengikat kepada (Odeng) menambah daya tarik dari Depot Sameen.


    Pemilik Depot Sameen Eko Yuliarto Prabowo menjelaskan pihaknya memperhatikan segala aspek, dengan harapan Depot Sameen bisa menjadi istimewa di hati para penikmat kuliner Nusantara.

    Lebih lanjut Eko mengatakan pemilihan nama Sameen karena terinspirasi dari nama local hero asal Blora, Jawa Tengah pada masa penjajahan Belanda yakni Samin Surosentiko atau karib disapa Mbah Samin. Karena itu, beberapa menu andalan berasal dari daerah tersebut seperti Opor Ayam dan Rawon.

    Menurut Eko, yang membedakan antara Rawon asal Blora dengan Jawa Timur yakni, penambahan santan yang membuat lebih gurih dan daun melinjo yang menambah cita rasa di lidah. Selain itu ada Sate dan Tongseng Kambing serta Nasi Pecel Pincuk. Sementara untuk hidangan minuman yang menjadi andalan Depot Sameen adalah kopi santan dan juga jus honeydew kombinasi nanas, bayam dan madu.

    “Kami juga mengangkat cita rasa Blora tentunya sebagai salah satu kekayaan Nusantara yang coba kita explore,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (21/2/2025).

    Dia menyebut hidangan Nusantara harus dikenalkan kepada anak muda, terutama di tengah kencangnya gempuran kebudayaan dan makanan dari luar.

    “Kita coba menyajikan masakan tradisional tapi industrial gitu jadi bisa diterima oleh generasi-generasi saat ini,” ucapnya.

    Kembali kepada mengusung konsep tradisional, Depot Sameen mengedepankan kenyamanan untuk para pengunjung. Untuk lantai 1 didesain untuk mengobati kerinduan akan rumah.

    “Lebih mengedepankan tradisi ya tradisi lebih tradisional lah dengan lampu-lampu gantung ornamen Jawa karena kan Blora ya dari Jawa Tengah. Jadi kami di sini tidak ada yang namanya media TV yang sifatnya mengalihkan perhatian jadi pure di sini tempat untuk bercengkrama merasakan vibe-nya Jawa gitu ya berasa pulang kampung ya,” terangnya.

    Cita rasa dan kenyamanan pengunjung menurut Eko adalah nomor satu. Untuk itu di lantai 1, tidak menyediakan televisi. Jadi pengunjung hanya untuk menikmati hidangan. Sementara di lantai 2, lebih khusus diperuntukkan untuk generasi millenial dan Gen Z yang lebih cenderung makan sambil nongkrong-nongkrong. Pihaknya juga menyediakan media interaktif seperti televisi dan musik.

    Sedangkan di lantai 3 tersedia ruangan yang cocok sebagai tempat rapat dan pertemuan. Di sela-sela itu, mereka juga bisa melepas penat. Pasalnya, Depot Sameen juga menyediakan media untuk berkaraoke.

    Bagi Anda yang ingin menikmati hidangan khas Depot Sameen, namun tidak sempat datang langsung, Depot Sameen juga menyediakan layanan pesan antar. Anda bisa memesan tanpa perlu keluar rumah atau kantor.

    Depot Sameen adalah tempat yang tepat untuk Anda nikmati. Hidangan utama, cemilan dan minuman tersedia dengan harga yang terjangkau.

    (akn/ega)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedapnya Mie Tarik Autentik China yang Halal di PIK


    Jakarta

    Kenikmatan lamian khas China bisa dicoba di gerai ini. Diracik spesial dengan bumbu dan teknik masak tradisional, menciptakan mie kenyal yang menggugah selera!

    Sebagai pusat kuliner, tentu banyak sekali tenant makanan menarik di Dragon Point 2. Mulai dari kuliner khas China, kuliner tradisional Indonesia, menu ala Barat, dan banyak lainnya.

    Jika ingin menikmati kuliner China halal, kamu bisa mampir ke Lanzhou Lamian. Sesuai namanya, gerai ini menawarkan hidangan lamian khas China, tepatnya kota Lanzhou.


    Menariknya lagi, mie beserta kaldunya dibuat homemade menggunakan bahan-bahan yang mirip seperti di Lanzhou. Menghasilkan racikan lamian dengan cita rasa yang masih autentik.

    1. Lamian terinspirasi kota Lanzhou

    Lanzhou LamianLanzhou Lamian menawarkan hidangan lamian autentik dari kota Lanzhou. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sesuai namanya, Lamian Lanzhou di Dragon Point ini memang menawarkan hidangan terinspirasi dari lamian di kota Lanzhou, China.

    Hidangan mie Lanzhou sangat populer di kota tersebut. Melansir Radii, hampir semua area perkotaan di sana memang menyajikan mie khas. Biasanya mie ini disantap untuk sarapan atau makan siang.

    Kebetulan suami dari pemilik restoran ini orang asli Lanzhou. Dengan hadirnya restoran ini, pemiliknya berharap orang China yang datang ke Indonesia bisa melepas rindu dengan hidangan lamian tersebut.

    Meskipun berasal dari China, tetapi lamian yang ditawarkan halal. Mereka sengaja menggunakan bahan-bahan yang bisa dikonsumsi Muslim karena ingin semua kalangan bisa menikmati racikan lamian ini.

    2. Proses dan teknik pembuatan lamian

    Lanzhou LamianProses pembuatan mienya masih pakai teknik tradisional. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Mie Lanzhou tidak bisa dipisahkan dengan sebutan ‘Lamian’ yang secara harfiah berarti mie yang ditarik. Bahannya tepung terigu, telur, dan garam.

    Biasanya lamian dibuat dengan cara memuntir, menarik, dan membentangkan mie, lalu dibentuk sampai menjadi mie yang lebih tipis.

    Proses pembuatan lamian di Lamian Lanzhou juga masih berkiblat pada pembuatan tradisional di kota asalnya. Tidak menggunakan mesin, melainkan menggunakan tangan langsung.

    “Jadi itu ditariknya masih manual, masih tradisional, masih mirip orang sananya langsung,” jelas Mimi Andini selaku Manajer Restoran.

    Dalam sehari biasanya mereka menyiapkan 5 kilogram adonan mie di awal. Namun, menjelang sore ke malam biasanya adonan mie ini ditambah 2 kilogram lagi.

    Jika pesan lamian di sini, adonan mie baru mulai dibentuk dan ditarik ketika ada pesanan masuk. Mie ditarik selama kurang lebih tiga menit sebelum direbus sebentar sampai matang.

    Kenikmatan berbagai variasi lamian bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Lamian daging sapi jadi favorit

    Lanzhou LamianLamian daging sapi jadi salah satu menu paling favorit di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Terdapat lebih dari 10 jenis menu yang ditawarkan Lamian Lanzhou.

    Menu utama mereka adalah lamian dengan pilihan mie lebar, mie kecil, dan mie besar.

    Salah satu menu lamian yang tidak boleh dilewatkan yaitu Lamian Daging Sapi. Semangkuknya Rp 45,000, terdiri dari mie, irisan daging sapi, dan lobak. Disajikan dalam mangkuk yang cukup dalam. Porsinya besar, bisa untuk berdua.

    Menurut kami lamian ini punya bentuk yang agak mirip seperti spaghetti atau mie ramen Jepang, tetapi lebih tebal. Ukurannya panjang dengan tekstur mulur, kenyal, dan kelembutan yang pas.

    Menurut salah satu pegawai, lamian di sini memang direbus dalam waktu khusus. Kurang lebih hanya 15 detik.

    Lanzhou LamianBegini bentuk dan tekstur lamian di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Lalu disiram dengan kuah kaldu sapi yang proses perebusannya memakan waktu 5 jam agar kaldunya lebih keluar.

    Ketika kuah diseruput kaldunya memang terasa, tetapi tidak sekuat yang kami bayangkan. Rasa kaldunya masih ringan dan sedikit gurih. Penambahan daun cilantro di dalamnya juga memengaruhi rasa kuah karena jadi ada sentuhan aroma hangat khas daun tersebut.

    Irisan dagingnya juga melimpah. Meskipun tipis, tetapi masih terasa tekstur serat daging.

    Bagi yang suka kuah polosan dengan rasa gurih yang sangat ringan sepertinya akan suka dengan lamian ini. Namun, kalau suka rasa kuah kaldu yang pekat, mungkin kurang cocok atau bisa ditambah dengan chilli oil supaya rasanya lebih kompleks.

    4. Lamian Mala dan Mie Goreng Xin Jiang tak kalah nikmat

    Lanzhou LamianLamian mala bisa dicoba jika suka kuah pedas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika ingin menikmati lamian pedas, bisa pesan Lamian Mala seharga Rp 58.000.

    Tampilannya menurut kami lebih menggugah selera karena kuahnya merah berkaldu. Semangkuknya terdiri dari lamian, daging sapi, dan kacang tanah.

    Meskipun warna kuahnya merah pekat, tetapi rasa pedasnya masih bisa diterima. Tidak menyiksa dan membuat tenggorokan atau mulut langsung panas. Namun, tetap saja sepertinya tidak cocok dimakan oleh mereka yang tidak suka pedas.

    Sensasi pedasnya datang secara perlahan, didominasi oleh sensasi pedas dari lada sichuan atau mala. Tambahan biji sichuan juga tidak begitu banyak, sehingga tidak perlu takut tergigit dan menimbulkan efek getir.

    Rasa kaldu daging sapinya masih tercecap di lidah dengan kuah yang gurih asinnya pas. Irisan daging sapinya juga royal dengan tekstur daging lembut tetapi masih berserat.

    Lanzhou LamianAlternatif lamian gorengnya juga tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau tidak mau lamian kuah, bisa pesan Mie Goreng Sapi Xin Jiang. Terdiri dari mie, pakcoy, dan potongan daging sapi.

    Rupanya lamian goreng tidak kalah nikmat. Meskipun tidak disajikan dengan kuah kaldu sapi, tetapi rasa bumbunya medok. Tidak hanya gurih, ada juga sentuhan manis dan pedas dari penambahan cabe kering mala. Aroma wok hei yang tercium kuat membuat mie goreng ini semakin lezat.

    5. Pangsit dengan isian daging penuh

    Lanzhou LamianSebagai pendamping, bisa pesan pangsitnya yang dagingnya penuh. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain menu utama, seperti lamian atau nasi goreng, mereka juga punya menu camilan seperti pangsit.

    Harga seporsi pangsit Rp 55.000. Seporsinya mengenyangkan karena pangsitnya dibuat dengan isian full daging cincang dan sayur.

    Namun komposisi dagingnya jauh lebih banyak dibandingkan sayur. Hal ini yang juga membuat harga pangsit cukup mahal.

    “Menu termahal ada di pangsit seporsinya Rp 55 ribu. Isiannya daging dan sayur, tapi itu pun sayurnya dikit lebih banyak daging,” jelas Mimi.

    Kulitnya kenyal lembut dan tipis, diisi dengan daging cincang yang sudah berbumbu gurih. Lebih enak dinikmati dengan chili oil yang tidak begitu berminyak dan tidak pedas.

    Kalau tertarik bisa mampir ke Lamian Lanzhou di Dragon Point PIK 2. Buka Setiap hari, Senin-Jumat pukul 16.00 – 22.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 11.00 – 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIK


    Jakarta

    Selain masakan China, di Dragon Point juga ada makanan Indonesia. Salah satunya gerai ini yang menawarkan sate sampai kepala kambing muda berbumbu sedap!

    Tenant kuliner di Dragon Point Pantai Indah Kapuk 2 sangat beragam. Selain masakan China dan jajajan kekinian, di sini juga bisa menikmati hidangan tradisional Indonesia, seperti yang ditawarkan gerai Sate Kambing Muda Haji Parto.

    Gerai yang berdiri sejak 2023 ini menawarkan beberapa macam olahan kambing, mulai dari sate, tongseng, sampai menu paling unik adalah olahan kepala kambing.


    Menggunakan kambing muda yang dimasak dengan teknik dan bumbu spesial sampai menciptakan hidangan sedap.

    1. Habiskan 100 kepala kambing sehari

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKHaji Parto menawarkan sate kambing dan kepala kambing yang berbbumbu sedap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sesuai namanya, Sate Kambing Pak Haji Parto jelas menawarkan menu sate kambing. Namun, seiring waktu mereka mencoba melihat minat pasar.

    Rupanya banyak pelanggan bertanya tentang hidangan kepala kambing. Akhirnya mereka mencoba menawarkan olahan kepala kambing sampai menu ini jadi salah satu andalan pelanggan.

    Bahkan di cabang Dragon Point PIK 2, gerai makan ini bisa habiskan 100 kepala kambing setiap harinya.

    “Awalnya cuma jualan sate, tapi kita lihat pasarnya banyak yang nanya kepala kambing. Lalu kita coba, dan ternyata banyak yang minat juga,” jelasnya.

    Selain olahan kambing, gerai makanan ini juga punya menu lain, seperti sate ayam dan sop iga sapi yang tak kalah lezat.

    Menu makanan yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp 65.000, berupa paket lengkap nasi, lauk, dan minuman, sampai menu termahal ada pada kepala kambing seharga Rp 269.000.

    2. Dimasak dengan teknik khusus

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSejumlah menu yang ditawarkan di Haji Parto. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Daging kambing identik mengeluarkan bau prengus yang khas. Karenanya, proses pengolahan dan masak menjadi penting agar aroma ini tidak muncul dan menganggu.

    Gerai ini pun memiliki cara tersendiri untuk menghindari aroma prengus, terutama pada menu kepala kambing.

    Pertama, kepala kambing dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulu-bulu yang menempel pada kulit kambing.

    Lalu masuk ke proses kedua. Mereka tidak menggunakan presto untuk mengempukkan daging, tetapi dengan cara perebusan tradisional. Ada 2 tahap perebusan yang berbeda.

    Tahap pertama kepala kambing direbus dalam air biasa selama kurang lebih satu jam. Fungsinya untuk menghilangkan kotoran dan bau dari kepala kambing.

    Air rebusan tersebut diganti baru, lalu kepala kambing direbus kembali. Namun, untuk tahap kedua, air rebusannya ditambah dengan sejumlah rempah, seperti lengkuas dan sereh.

    Tahap rebusan kedua memakan waktu sekitar 4 jam sampai mencapai tingkat keempukan yang sempurna.

    Kenikmatan sate kambing dan kepala kambing bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Kepala Kambing kuah tengkleng

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKKepala kambing kuah tengkleng yang jadi incaran. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu Kepala Kambing menjadi salah satu favorit di gerai ini. Bisa disajikan dengan empat jenis kuah atau saus, mulai dari sop, gulai, tengkleng, dan dengkil.

    Setiap pembelian kepala kambing sudah dapat gratis empat kaki kambing.

    Kami pesan kepala kambing yang disajikan dengan kuah tengkleng.

    Mereka menggunakan kepala kambing muda dengan minimal umur 3 bulan ke bawah agar dagingnya tidak alot. Ukurannya juga tidak besar, disajikan dalam mangkuk.

    Disiram dengan kuah tengkleng berwarna kuning agak kecokelatan yang teksturnya cair dan agak berminyak.

    Sluurp! Kuah tengklengnya punya perpaduan rasa antara pedas rempah, manis, dan gurih karena pakai santan.

    Proses masak yang cukup lama membuat kepala kambing ini sangat empuk, tidak alot sama sekali. Aromanya juga tidak prengus, sehingga tidak menganggu kenikmatan kambing ini.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKKalau suka pedas bisa pesan kuah dengkil seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kami juga pesan kuah dengkil sebagai tambahan. Kuahnya berwarna merah pekat dengan rasa pedas yang cukup kuat karena memang terbuat dari full cabai. Pecinta pedas sepertinya lebih suka disajikan dengan kuah ini.

    4. Sate kambing dan sop iga tak kalah nikmat

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSate kambing muda yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Detikfood juga pesan menu sate kambingnya. Bisa dipesan 5, 8, atau 15 tusuk. Pilihannya mulai dari daging, ati, dan lemak, atau bisa campur.

    Harganya tergantung dari jumlah tusuk sate, mulai dari Rp 45.000 sampai Rp 120.000.

    Sate kambingnya juga sama-sama diambil dari kambing muda berusia minimal 3 bulan sehingga dagingnya tidak alot sama sekali.

    Dihidangkan dengan sambal kecap terdiri dari irisan tomat dan bawang merah melimpah. Rasanya dominan manis, dengan pedas masih bisa ditolerir. Dalam satu tusuk sate terdiri dari daging kambing diselingi lemak dan ati yang tak kalah enak.

    Kalau tidak suka kambing, bisa pesan sate ayamnya. Dibaluri bumbu kacang yang cukup unik.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSate ayam bisa jadi pilihan yang tak kalah enak di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rasa bumbu kacangnya punya tekstur yang lebih creamy kental. Sepertinya ditambah dengan selai kacang bukan kacang tanah karena rasa kacangnya sangat lembut ringan, dengan sentuhan asin, berlemak, dan ada manisnya.

    Sop iga juga bisa dipesan sebagai tambahan. Harga semangkuknya sekitar Rp 64.000.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKAda juga sup iga berbumbu gurih ringan dan menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Potongan iganya cukup besar dan dagingnya banyak. Dagingnya juga tidak keras atau alot, lembut, tetapi masih ada serabut daging yang khas.

    Disiram dengan kuah berkaldu yang gurih ringan, sehingga menyegarkan tenggorokan.

    Sate Kambing Pak Haji Parto buka setiap hari pukul 15.00 sampai 23.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Ce Hun Tiau dan Kopi Telur Siantar Segar di Dragon Point PIK


    Jakarta

    Menikmati jajanan khas Pontianak juga bisa di Dragon Point PIK 2. Mulai dari ce hun tiau Pontianak sampai kopi telur creamy Siantar yang menggugah selera!

    Dragon Point PIK 2 juga menjadi tempat yang cocok untuk nongkrong santai di sore hari. Banyak tenant makanan manis yang bisa dicoba untuk menemani momen santai.

    Beragam jajanan manis khas daerah juga bisa ditemukan di kawasan ini. Mulai dari ce hun tiau khas Pontianak yang manis menyegarkan sampai berbagai olahan kopi dan minuman manis lainnya dari kedai kopi khas Siantar.


    Ce Hun Tiau khas Pontianak yang segar

    Ce hun tiau dan kopi siantarBegini tampilan Ce hun tiau yang manis legit khas Pontianak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ce Hun Tiau Atong menawarkan minuman manis khas Pontianak yang menyegarkan. Sering juga disebut sebagai cendol sagu atau cendol putih khas Pontianak.

    Sebelum hadir di Dragon Point, gerai Ce Hun Tiau Atong pertama buka gerai di Pontianak. Lalu melebarkan sayap ke Fresh Market PIK dan Dragon Point PIK.

    Nama Ce Hun Tiau berasal dari bahasa orang China Tio Ciu dimana Che berarti ubi, Hun artinya tepung, dan Tiauw artinya balok.

    Nama ini merujuk pada bahan utama yang dipakai yaitu adonan putih susu panjang, seperti mie yang dibuat dari tepung sagu.

    Selain adonan putih mirip mie, dalam satu mangkuknya juga terdiri dari kacang merah, ketan hitam, cincau, mutiara, dan bongko. Dinikmati dengan tambahan sirup gula aren, es batu, dan santan agar rasanya manis menyegarkan.

    Seporsi Ce Hun Tiau Atong komplet dibanderol dengan harga Rp 35.000. Isiannya komplet, semakin enak diaduk hingga tercampur rata.

    Beda dari yang lain, pemiliknya mengungkap ce hun tiau di sini menggunakan gula aren khas Pontianak. Santannya juga ditambah dengan sedikit garam.

    Sluurp! Setelah kuah santannya diaduk, rasanya manis ringan legit dan menyegarkan. Ada sentuhan rasa gurih dari penambahan santannya.

    Ce hun tiau dan kopi siantarDi dalamnya terdapat bongko, semacam dodol terbuat dari daun suji dan pandan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ce hun tiau yang berupa mie putih punya tekstur mirip agar-agar yang lebih kenyal dan mulur di mulut. Dipadukan dengan bongko hijau yang mirip hunkwe ini rasanya agak pahit karena mamakai air daun suji dan daun pandan yang wangi.

    Penambahan kacang merah dan ketan hitamnya membuat semangkuk es ini menjadi lebih spesial. Kacang merahnya besar, merah kecokelatan dan empuk legit. Bikin puas dan kenyang!

    Kenikmatan kopi telur Siantar dan minuman lain bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    Racikan kopi telur Siantar yang creamy

    Ce hun tiau dan kopi siantarHua Nan Kopi Siantar bisa jadi alternatif kalau mau minum kopi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menikmati racikan kopi khas sampai minuman manis lainnya juga bisa dirasakan di Dragon Point PIK 2, tepatnya di Hua Nan Kopi Siantar.

    Bisnis ini berawal dari mertua pemiliknya, Arvin Herlianto yang sempat merantau dari Siantar ke Jakarta dengan membawa resep racikan kopi khas ini.

    Setelah berjalan kurang lebih delapan tahun, akhirnya usaha ini dikembangkan oleh Arvin mulai dari tahun 2021.

    Hua Nan Kopi Siantar menawarkan beberapa racikan minuman, mulai dari kopi, teh tarik, thai tea, green tea, air mata kucing, olahan teh, dan lain sebagainya.

    Ce hun tiau dan kopi siantarKopi susu telur jadi salah satu menu andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu yang jadi andalan adalah Kopi Susu Telurnya. Diracik menggunakan biji kopi Sidikalang khas Pematang Siantar yang ciri khasnya punya aroma rempah. Dicampur dengan kuning telur ayam kampung, susu kental manis, dan krim.

    Rasa kopinya cukup kuat dan agak pahit, tetapi tetap lembut karena dicampur dengan telur dan susu. Penambahan telur tidak membuat racikan ini menjadi amis, tetapi justru membuat teksturnya creamy nikmat.

    Ce hun tiau dan kopi siantarBerbagai camilan sedap cocok menjadi pendamping minum kopi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain minuman, tersedia juga camilan, mulai dari roti bakar, onde-onde, talas goreng, cempedak goreng, dan talas, dan masih banyak lagi.

    Roti bakar menjadi perpaduan yang pas diminum bersama kopi susu telurnya. Tekstur roti bakarnya masih lembut, tidak dipanggang sampai terlalu garing. Berisi selai srikaya yang manis legit.

    Ce hun tiau dan kopi siantarOnde-onde dan pisang goreng sedap bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Camilan, seperti onde-onde atau pisang goreng wijennya juga tak kalah enak. Tekstur onde-ondenya kenyal renyah, dengan isian kacang hijau padat. Pisang wijennya semakin spesial karena ditaburi gula aren.

    Harga menu di sini dibanderol mulai dari Rp 20.000 sampai Rp 40.000 an.

    Hua Nan Kopi Siantar buka setiap hari, Senin-Jumat buka pukul 14.00 – 22.00 dan Sabtu-Minggu pukul 11.00 – 23.00 WIB.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com