Category Archives: Domestik

3 Museum-Cagar Budaya yang Dapat Dikunjungi saat Libur Lebaran



Magelang

Momen libur Idulfitri bisa traveler manfaatkan untuk berkunjung ke 3 museum dan cagar budaya berikut ini. Apa saja pilihannya?

Berbagai tempat wisata menjadi pilihan favorit untuk dikunjungi selama libur lebaran ini. Indonesia memiliki beberapa lokasi ikonik yang kerap menjadi destinasi favorit saat libur Lebaran tiba.

Berikut 3 rekomendasi museum dan cagar budaya yang dapat dikunjungi bersama teman dan keluarga di momen libur Idulfitri tahun ini:


1. Candi Borobudur

Candi Borobudur, sebuah ikon pariwisata Indonesia yang megah, menjadi tujuan utama wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Terletak di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, candi ini menawarkan pengalaman wisata edukatif dan rekreasi yang tak tertandingi, terutama selama libur Lebaran.

Selain menjadi latar belakang untuk menikmati keindahan arsitektur kuno, pengunjung juga dapat mengeksplorasi kawasan sekitar Borobudur yang indah.

Diapit oleh Gunung Merapi dan Merbabu di timur, serta Gunung Sindoro dan Sumbing di utara, serta Bukit Menoreh di selatan, Borobudur memiliki lokasi yang memukau secara geografis.

Pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Dunia pada tahun 1991 menegaskan pentingnya Candi Borobudur sebagai situs bersejarah dan budaya yang penting bagi umat manusia. Dengan memenuhi tiga kriteria Nilai Universal Luar Biasa (OUV), yaitu keunikan, keaslian, dan keberlanjutan.

2. Museum Batik Indonesia

Jika Anda berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, pastikan untuk meluangkan waktu mengunjungi Museum Batik Indonesia yang menawarkan pengalaman yang memukau bagi pengunjung dengan memperkenalkan keindahan dan koleksi batik Indonesia yang kaya.

Sebagai destinasi wisata edukasi yang menarik, museum ini memamerkan pameran yang mengagumkan tentang kekayaan budaya batik Indonesia, menarik minat para pecinta seni dan budaya.

Sebagai pusat pelestarian batik yang terkemuka di Indonesia, Museum Batik Indonesia tidak hanya menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, tetapi juga menjadi wadah yang penting dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat lokal maupun internasional.

Pameran di Museum Batik IndonesiaMuseum Batik Indonesia Foto: (dok. BLU-MCB)

Dengan suasana yang elegan dan inspiratif, museum ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung yang ingin merasakan keindahan dan makna yang terkandung dalam setiap motif batik yang dipamerkan.

Selama libur Lebaran, Museum Batik Indonesia akan tetap beroperasi reguler pada hari Selasa sampai Minggu dan tutup pada Hari Raya Idulfitri tanggal 10 dan 11 April 2024.

3. Museum Manusia Purba Sangiran

Berkunjung ke Museum Manusia Purba Sangiran adalah sebuah pengalaman yang memikat, mengingat museum ini adalah penjaga warisan prasejarah yang tak ternilai dari situs arkeologi Sangiran, yang dianggap salah satu situs terpenting untuk penemuan fosil manusia purba.

Artefak yang dipamerkan di museum ini bukan hanya merupakan yang tertua di Indonesia, tetapi juga menjadi saksi bisu evolusi manusia dan kehidupan di zaman prasejarah.

Sebagai sebuah situs warisan dunia UNESCO di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, museum ini memungkinkan pengunjung untuk secara langsung menyaksikan replika Homo erectus Sangiran 17 (S-17), sebuah fosil Homo erectus unik yang dikenal sebagai satu-satunya fosil di Asia yang masih memiliki ‘wajah’ saat pertama kali ditemukan.

Museum SangiranMuseum Sangiran Foto: Display Homo erectus di Museum Manusia Purba Sangiran (Wahyu/detikTravel)

Para pengunjung dapat mengunjungi Klaster Krikilan sebagai titik awal, yang merangkum keseluruhan narasi museum dan memperkenalkan pengunjung kepada Homo erectus Sangiran, kemudian berlanjut ke Klaster ke Ngebung, Bukuran, Manyarejo, dan Dayu.

Setiap klaster menyajikan bagian dari puzzle besar evolusi manusia. Melalui fosil dan artefak yang dipamerkan, pengunjung diundang untuk memahami kisah-kisah tentang bagaimana nenek moyang kita beradaptasi, berkembang, dan berinteraksi dalam lingkungan mereka.

Selama libur lebaran, Museum Manusia Purba Sangiran akan tutup sementara pada tanggal 10 April 2024, dan dibuka kembali pada 11 April 2024.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daftar Pantai di Selatan Jawa-Bali-Sumbawa yang Bisa Jadi Tempat Liburan



Jakarta

Libur telah tiba! Momen yang paling dinanti ini, pantai adalah tempat favorit. Berikut daftar pantai yang bisa jadi tempat liburanmu.

Pemerintah telah menetapkan total 10 hari libur untuk Hari Raya Idul Fitri 1445 H mulai tanggal 8-15 April. Cuti bersama dan long weekend membuat warga Indonesia ramai-ramai mudik ke kampung halaman.

Selain mudik, ada pula yang memanfaatkan tanggal merah dengan berlibur di sejumlah daerah seperti Bali dan Lombok. Kebanyakan memilih pantai sebagai destinasi favorit.


Pusat Meterologi Publik BMKG pada 6 April 2024 menerbitkan peringatan dini adanya Siklon Tropis Olga yang terpantau di Samudera Hindia barat-daya Pulau Sabu dengan pusat sirkulasinya berada pada posisi sekitar 12,6 derajat lintang Selatan dan 120,1 derajat bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 40 knots atau setara dengan 75 kilometer per jam dengan tekanan udara minimum 996 hPa.

Ini membuat area pantai Selatan Jawa, Bali, Lombok dan Sumbawa mengalami gelombang tinggi. Traveler diimbau untuk hati-hati selalu waspada, khususnya pukul 08.00-16.00 waktu setempat.

Berikut daftar pantai-pantai yang bisa dikunjungi oleh traveler.

Pantai-pantai wisata di Selatan Jawa Tengah antara lain:
1. Pantai Permisan Nusa Kambangan
2. Pantai Kalipat Nusa Kambangan
3. Pantai Teluk Penyu Cilacap
4. Pantai Widarapayung Cilcap
5. Pantai Jetis, Pantai Menganti
6. Pantai Suwuk, Pantai Petanahan
7. Pantai Laguna Lembupurwo
8. Pantai Jatimalang

Pantai-pantai wisata di Selatan Yogyakarta antara lain:
1. Pantai Glagah Indah
2. Pantai Bugel, Pantai Baru
3. Pantai Depok, Pantai Parangtritis
4. Pantai Ngobaran, Pantai Baron
5. Pantai Pulang Sawal
6. Pantai Watunene, Pantai Wediombo
7. Pantai Jungwok
8. Pantai Sadeng
9. Pantai Klotok

Pantai-pantai wisata di Selatan Jawa Timur antara lain:
1. Pantai Klayar Pacitan
2. Pantai Srau
3. Pantai Teluk Pancer
4. Pantai Bakung Pacitan
5. Pantai Wawaran
6. Pantai Soge
7. Pantai Pelang Wonocoyo
8. Pantai Kuyon
9. Pantai Wedi Putih
10. Pantai Rajaan Wetan
11. Pantai Ngampiran
12. Pantai Damas Karanggandu
13. Pantai Cengkrong Karanggandu
14. Pantai Mutiara Trenggalek
15. Pantai Gemah Tulungagung
16. Pantai Coro Tulungagung
17. Pantai Sioro
18. Pantai Patuk Gebang
19. Pantai Sine
20. Pantai Dlodo Tulungangung
21. Pantai Pacar, Pantai Pangi
22. Pantai Tambak Rejo Blitar
23. Pantai Wisata Serang
24. Pantai Bukit Indah
25. Pantai Jolosutro
26. Pantai Modangan
27. Pantai Ngliyep Malang
28. Pantai Bantol
29. Pantai Banyumeneng
30. Pantai Balekambang
31. Pantai Batu Bengkung
32. Pantai Teluk Asmara
33. Pantai Sendiki
34. Pantai Perawan Sidoasri
34. Pantai Licin, Pantai Dampar
35. Pantai Watu Pecak
36. Pantai Mbah Drajid Wotgalih
37. Pantai Paseban, Pantai Cemara
38. Pantai Pulau Nusa Barung
39. Pantai Papurna, Pantai Nanggelan
40. Pantai Bandealit
41. Pantai Teluk Meru
42. Pantai Ndelik
43. Pantai Sukamade
44. Pantai Teluk Hijau
45. Pantai Pulau Merah
46. Pantai Lampon Pesanggrahan Banyuwangi
47. Pantai Parang Semar
48. Pantai Grajagan
49. Pantai Taman Nasional Alas Purwo
50. Pantai Plengkung
51. Pantai Gedek

Pantai-pantai wisata di pesisir selatan Pulau Bali antara lain:
1. Pantai Padang
2. Pantai Luhur Uluwatu
3. Pantai Pandawa
4. Pantai Geger
5. Pantai Nusa Dua
6. Pantai-pantai di Pulau Nusa Penida

Pantai-pantai wisata di pesisir selatan Pulau Lombok antara lain:
1. Pantai Mekaki
2. Pantai Panggang
3. Pantai Selong Belanak
4. Pantai Mawun
5. Pantai Tanjung Aan
6. Pantai Sari Goang
7. Pantai Kura-kura
8. Pantai Kaliantan
9. Pantai Penyisok.

Pantai-pantai wisata di pesisir Selatan Sumbawa antara lain:
1. Pantai Lawar
2. Pantai Sekepung
3. Pantai Mawil
4. Pantai Pasir Putih Lunyuk
5. Pantai Cemplung
6. Pantai Leppu
7. Pantai Air Pandang Sepayung
8. Pantai Kaja
9. Pantai Matiti
10. Pantai Trolu
11. Pantai Wane
12. Pantai Rontu
13. Pantai Baku Lambu
14. Pantai Lawoli
15. Pantai Selingkuh
16. Pantai Pink Bima.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

4 Wisata Pantai Asyik di Tanjung Lesung buat Libur Lebaran



Tanjung Lesung

Libur Lebaran jadi momen untuk mengajak keluarga jalan-jalan ke tempat wisata. Berikut 4 rekomendasi wisata pantai di kawasan Tanjung Lesung.

Pantai Carita dan Pantai Anyer kerap jadi pilihan wisata di libur Lebaran. Namun, biasanya kedua tempat tersebut penuh sesak wisatawan sejak H+2 Lebaran. Pilihan traveler bisa diarahkan ke Tanjung Lesung yang kebetulan sama-sama berada di wilayah Pandeglang, Banten.

Berikut 4 Rekomendasi Pantai di Tanjung Lesung:

1. Pantai Lalassa

Pantai ini merupakan destinasi utama wisatawan datang ke Tanjung Lesung. Karena di Pantai Lalassa ini merupakan lokasi beach club atau pusat olahraga air Tanjung Lesung.


Di Pantai Lalassa para wisatawan tak hanya bisa berenang di pantai ini, tapi juga bisa bermain kegiatan olahraga air, seperti naik banana boat, jetski, atau stand up paddle board.

Selain itu, Pantai Lalassa dengan posisinya berada di sebelah Barat Tanjung Lesung yang berdekatan dengan pulau lain, wisatawan bisa melakukan aktivitas yang tak kalah seru, seperti jelajah pulau, mancing, maupun mengajak anak-anak melihat ke pusat konservasi penyu dan terumbu karang.

2. Pantai Tanjung Lesung Beach Hotel Resort

Keunggulan dari pantai ini ialah pasirnya putih dan airnya paling jernih dibanding tiga pantai lain di Tanjung Lesung plus paling landai dengan gelombang air yang relatif tenang. Sehingga, pantai di Tanjung Lesung Beach Hotel Resort relatif aman bagi keluarga dan ramah bagi anak-anak.

Selain itu, di Pantai Tanjung Lesung Beach Hotel Resort ini juga hadir dengan fasilitas yang lengkap yang nyaman untuk keluarga berkumpul, yaitu taman, gazebo, kolam berenang private, playground.

Fasilitas itu akan membuat anak-anak betah berlama-lama di sana. Sayangnya, pantai ini hanya bisa digunakan khusus bagi tamu yang menginap di Tanjung Lesung Beach Hotel Resort.

3. Pantai Bodur

Pantai ini bisa juga jadi pilihan yang tepat berlibur bersama keluarga dengan menikmati keindahan pantai dengan didominasi hamparan pasir putih, birunya air laut, dan pepohonan hijau menjulang tinggi.

Keunggulan lain Pantai Bodur pantai ini punya panorama pantai dan sunset-nya yang indah. Di mana bentuk matahari menjadi bulat penuh dengan ukuran besar.

Wisatawan bisa mengunjungi Pantai Bodur dengan menyusuri sisi pinggir pantai Tanjung Lesung Beach Hotel Resort melalui dinding pengaman pantai. Wisatawan bisa jalan pagi, bersepeda atau jogging di pantai ini.

4. Pantai Ladda

Pantai ini tergolong baru dan mulai banyak dinikmati para wisatawan. Sama seperti Pantai Lalassa, keunggulan Pantai Ladda menawarkan birunya air laut, ombak yang tenang, dan juga pasir putih yang halus dengan air laut yang relatif lebih tenang.

Lokasi Pantai Ladda juga dekat dengan tempat wisata unggulan Tanjung Lesung, yaitu Mongolian Culture Center dan Kampoeng Joglo.

Di Mongolian Culture Center, wisatawan bisa mengenal adat istiadat, kebudayaan, dan sejarah bangsa negara Mongolia. Sedangkan di Kampoeng Joglo, kamu bisa berfoto di rumah yang sudah berumur 100-300 tahun.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ada Hidden Gems Segar di Bandung Timur, Namanya Curug Madi



Bandung

Traveler yang mendambakan kesegaran di libur lebaran, bisa menuju ke Bandung Timur. Di sana ada Hidden Gems bernama curug Madi yang segar untuk berendam.

Suara percikan air yang mengalir, kicauan burung yang merdu dan gesekan daun membuat melodi alam yang tenang. Itulah suasana yang tersaji di Curug Madi yang berlokasi di Bandung Timur.

Curug Madi berlokasi di Patrol Jln. Lama Kamojang, Laksana, Kec. Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jaraknya kurang lebih 41 km dari pusat Kota Bandung.


Akses menuju curug ini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20 menit dari titik gerbang awal sampai menuju curug. Tetapi lelah selama perjalanan tidak akan terasa, karena pengunjung akan disuguhkan dengan alam yang sangat asri dan terjaga.

Sepanjang jalan menuju Curug, pengunjung juga akan melihat pohon-pohon tua besar dan bebatuan yang sangat indah. Pengunjung bisa menitipkan kendaraan pribadinya di tempat yang telah disediakan oleh warga.

“Simpan di sini aja kendaraannya sudah biasa banyak yang suka nitip di sini, soalnya kalau dekat gerbang jarang ada yang jaga kalau sekarang,” ucap Ujang, salah seorang penjaga curug.

Curug MadiCurug Madi Foto: Wisga Putra Julian/detikJabar

Curug Madi memiliki ketinggian sekitar 10-20 meter. Curug ini tidak berbentuk satu air terjun, tetapi beberapa aliran dengan ketinggian lebih rendah.

Curug utama terbilang cukup lebar kurang lebih 15 meter dengan arus yang tenang dan cocok untuk berenang dan mandi air di sini.

Curung Madi dikelilingi bebatuan besar dan cukup licin. Oleh karena itu, pengunjung harus berhati-hati jika ingin menaiki bebatuan tersebut. Ada beberapa bagian juga lahan yang landai bisa juga digunakan untuk berkemah ceria.

Air yang dialirkannya sangat jernih. Aliran airnya langsung mengarah ke sungai. Akan tetapi pengunjung bisa bermain air tepat di bawah aliran tersebut.

“Kalau sekarang jarang ada pengunjung paling satu dua aja yang datang, jadinya kurang terurus juga fasilitas di Curug ini,” ujar Bahri salah seorang pencari kayu sekitar Curug.

Fasilitas yang ada di Curug ini ada toilet, warung kecil, dan area parkir kendaraan roda dua.

Curug Madi ini belum ada pengelola khusus yang menjaga tempat tersebut. Anda hanya perlu membayar Rp 5 ribu untuk tiket masuk dan Rp 2 ribu untuk parkir kendaraan.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Kampung Arak Bali di Karangasem Produksi Arak Diatur Adat



Karangasem

Banjar Merita merupakan penghasil arak khas Bali terbaik. Dusun yang satu itu juga memiliki arak spesial, namanya arak api. Dusun tersebut dijuluki Kampung Arak Bali.

Memasuki kawasan Banjar Dinas Merita, Desa Laba Sari, Kecamatan Abang, Karangasem traveler akan disambut dengan barisan pohon lontar atau siwalan. Dari pohon-pohon itulah arak dihasilkan.

Ya, arak Bali adalah merupakan minuman fermentasi dan destilasi yang dibuat secara turun-temurun. Arak itu dikemas secara sederhana yang mengandung etil alkohol/etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan distilasi.

Di Bali, arak tak hanya menjadi minuman beralkohol, namun sering digunakan sebagai sajian saat upacara adat dan keagamaan. Arak Bali telah masuk ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2022. Arak Bali sebagai WBTb Indonesia ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Kampung arak Bali MeritaPembuatan arak di Kampung arak Bali Merita (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Kepala Desa Laba Sari, Gede Nyoman Geria, menuturkan tradisi membuat arak di Merita sudah berlangsung sejak 1700-an.

Arak menjadi salah satu warisan yang hingga kini masih dipertahankan oleh warga Merita. Ketekunan warga Merita dalam melestarikan arak Bali membuat banjar yang satu ini mendapatkan julukan kampung arak Bali.

Menurut Geria, satu-satunya sentra produksi arak yang menggunakan bahan tradisional adalah Banjar Dinas Merita.

“Sejak tahun 90-an sudah mulai muncul julukan Kampung Arak Bali. Satu-satunya yang memproduksi arak dengan menggunakan bahan dan cara tradisional adalah Banjar Merita. Dari segi rasa juga kami memiliki perbedaan,” kata Geria.

Yang membuat Banjar Dinas Merita spesial dan mendapat julukan Kampung Arak adalah adanya arak api yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Kehadiran Arak Api di Banjar Dinas Merita erat kaitannya dengan Bhatara Arak Geni dan berbagai upacara yang dilaksanakan di Merita.

Gede Geria menuturkan dalam mempertahankan julukan Kampung Arak, pihaknya dan warga Merita sepakat untuk membuat sebuah awig-awig yang secara khusus mengatur tentang pembuatan arak api khas Merita.

“Di Banjar Adat Merita sudah membuat awig-awig agar tidak ada pembuatan arak yang terkontaminasi dengan hal lain dan mengurangi kualitas dari arak khas Merita. Ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan cita rasa arak khas Merita,” ujarnya.

Apabila ada warga yang melanggar awig-awig tersebut, pengurus desa dan banjar adat sudah menyiapkan sanksi khusus.


“Sanksi yang diberikan kepada warga yang melanggar berupa denda beras. Kalau tidak salah jumlahnya satu karung beras Bali,” kata dia.

Geria menyebut seluruh warga Merita yang berprofesi sebagai pengrajin arak pun tak ada yang berani melanggar awig-awig atau aturan tersebut. Sebab arak api khas Merita merupakan salah satu warisan leluhur yang selalu dilestarikan.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Menikmati Pesona Wisata dan Kuliner yang Mengesankan di Bali



Jakarta

Berlibur ke Bali adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap wisatawan. Pulau Dewata ini menyajikan kombinasi memikat antara keindahan alam, kekayaan tradisi budaya, dan keramahan warga lokal.

Daya tarik utamanya terletak pada pantai-pantai berpasir putih dengan pemandangan matahari terbenam yang memesona. Ini saatnya menjelajahi pesona wisata sekaligus kuliner Bali dengan promo liburan dari Traveloka. Promo liburan ke Bali ini merupakan tawaran yang tak boleh dilewatkan.

Destinasi Wisata Paling Populer di Bali


1. Tanah Lot

Tanah Lot adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Bali. Tempat ini terletak di Tabanan, berjarak sekitar 30 km dari Denpasar. Pemandangan ikonik di Tanah Lot adalah pura yang berdiri di atas karang dan menghadap ke laut lepas. Selain menjadi situs suci bagi umat Hindu, Tanah Lot adalah spot hunting foto favorit. Waktu paling ideal untuk berkunjung ke sini yaitu pada sore hari.

2. Pantai Kuta

Keindahan Pantai Kuta sudah terkenal di kalangan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pantai ini memiliki garis pantai sepanjang 10 km yang dilengkapi dengan pasir putih. Selain untuk bersantai, Pantai Kuta merupakan spot ideal untuk berselancar karena ombaknya mendukung. Lokasi Pantai Kuta di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Lokasinya strategis karena hanya berjarak sekitar 15 menit perjalanan dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

3. Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Destinasi wisata lain di Bali yang menjadi favorit wisatawan adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK). Bagian paling ikonik di tempat ini sebuah patung raksasa yang terbuat dari tembaga dan kuningan seberat 4.000 ton. Patung setinggi 150 meter dengan lebar 64 meter ini bahkan berstatus sebagai patung terbesar di dunia. GWK sendiri merupakan kawasan seluas 240 hektare yang ditata seperti taman budaya kelas dunia. Tempat ini menjadi lokasi pertunjukan hiburan dan berbagai atraksi budaya di Bali.

4. Pantai Sanur

Pantai Sanur juga merupakan destinasi wajib wisatawan di Bali. Pantai ini menawarkan pemandangan pasir putih yang indah. Pesisir yang landai membuat para wisatawan bisa bermain air di sini dengan aman.

Lokasi Pantai Sanur bisa dijangkau dalam waktu sekitar 30 menit dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Dikelilingi oleh fasilitas yang lengkap, mulai dari restoran hingga resort, Pantai Sanur wajib dikunjungi. Tempat ini juga merupakan titik terbaik untuk menyeberang ke Pulau Nusa Penida.

Kuliner yang Wajib Dicoba di Bali

1. Sate Lilit

Makanan khas Bali ini memang berbentuk sate, tetapi tidak menggunakan potongan daging seperti pada umumnya. Sate lilit justru berasal dari daging cincang yang dicampur dengan sejumlah bumbu, kemudian dililitkan ke tusuk bambu pipih atau batang sereh. Sate lilit biasa dijadikan sebagai lauk dan dinikmati bersama sambal matah.

2. Ayam Betutu

Cita rasa bumbu rempah yang menggoda selera dari kuliner khas Bali ini memang sulit ditolak. Proses memasak secara tradisional membuat teksturnya empuk dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Saat disajikan, aroma ayam betutu juga tidak ada duanya. Selain sebagai lauk yang lazim dinikmati setiap hari, ayam betutu adalah menu wajib pada upacara adat di Bali.

3. Nasi Campur

Hidangan nasi campur khas Bali ini selalu berhasil menimbulkan rasa ketagihan. Bentuknya seperti nasi rames yang disajikan dengan berbagai jenis lauk. Komponen yang biasa digunakan adalah daging ayam, telur, sate lilit, lawar, hingga sambal. Ada banyak tempat yang menjual nasi campur enak di Bali, mulai dari tempat makan sederhana hingga restoran mewah.

4. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo sekilas terlihat seperti nasi kucing yang porsinya kecil. Menemukan penjual nasi jinggo di Bali sangat mudah karena kuliner ini biasanya dijajakan di pinggir jalan. Harga satu porsi nasi jinggo sekitar Rp 5.000 per bungkus. Selain nasi, isian di dalamnya adalah lauk seperti ayam, ikan laut, sapi, dan telur. Nasi jinggo dihidangkan dengan bungkus daun pisang.

Tertarik berlibur ke Bali dan mengeksplorasi destinasi wisata beserta kulinernya? Gunakan Traveloka untuk kebutuhan dan rencana Liburan ke Dalam Negeri karena selalu ada promo yang menarik. #Don’tWorryNoRugi, promo hingga Rp 2 juta akan membuat biaya liburan di Bali lebih hemat. Bukan hanya itu, Anda juga akan dimanjakan dengan fitur fleksibilitas dari Traveloka App untuk membeli berbagai produk travel seperti tiket pesawat, hotel, dan xperience.

(Content Promotion/Traveloka App)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik dan Harga Tiket


Jakarta

Kabupaten Bandung memiliki kawasan wisata yang menarik di Kecamatan Pangalengan. Di satu kawasan ini, detikers bisa berwisata ke beberapa tempat sekaligus karena letaknya yang saling berdekatan.

Sebelum ke sana, simak dulu informasi mengenai tempat wisata Pangalengan berikut ini biar wisata kalian terencana dengan baik.

Rekomendasi Tempat Wisata Pangalengan

Berikut ini rekomendasi 11 tempat wisata Pangalengan, Kabupaten Bandung yang bisa menjadi pilihan kamu saat liburan:


1. Taman Langit Pangalengan

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan. Foto: Yuga Hassani/detikcom

Yang pertama, kalian bisa datang ke Taman Langit Pangalengan. Wisatawan disuguhi keindahan kebun teh di bawah barisan Gunung Wayang. Ada jembatan kayu melintang di antara perkebunan teh yang menjadikan foto kamu estetis.

Taman Langit Pengalengan berada di Kampung Puncak Mulya, Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Taman ini berada pada ketinggian 1.670 mdpl.

Harga tiket masuknya Rp 15 ribu per orang. Jika mau camping, ada biaya tambahan Rp 25 ribu. Ada juga paket camping dengan harga mulai dari Rp 550 ribu per malam.

2. Sunrise Point Cukul

Cukul Sunrise Point di PangalenganCukul Sunrise Point di Pangalengan. Foto: (Wisma Putra/detikTravel)

Yang kedua ada Sunrise Point Cukul. Seperti namanya, tempat ini cocok buat kamu yang suka menikmati matahari terbit. Dari titik berketinggian 1.600 mdpl ini, kamu bisa menyaksikan matahari muncul dari balik Gunung Wayang.

Sunrise Point Cukul berada di Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Biar nggak ketinggalan sunrise, kamu bisa berkemah di sini.

Berdasarkan ulasan di Google Maps, harga tiket di Sunrise Point Cukul adalah Rp 10 ribu. Sedangkan tarif parkirnya Rp 5 ribu untuk sepeda motor.

Bagi wisatawan yang ingin camping akan dikenai biaya Rp 40 ribu sudah termasuk tiket masuk. Disediakan pula tenda dengan biaya sekitar Rp 150 ribu.

3. Nuansa Riung Gunung

Sempat menjadi primadona pada tahun 2021, objek wisata Nuansa Riung Gunung di Pangalengan, Kabupaten Bandung saat ini mengalami penurunan pengunjung. Hal tersebut diakibatkan adanya peraturan PPKM level 3 yang ada di Jawa hingga Bali.Nuansa Riung Gunung di Pangalengan. Foto: Yuga Hassani

Pangalengan memang memiliki banyak spot kebun teh yang menarik. Kamu juga bisa datang ke Nuansa Riung Gunung untuk menikmati pemandangan kebun teh.

Jika ingin merasakan sejuknya suasana pagi hari di kebun teh, ada sejumlah penginapan yang bisa menjadi pilihan.

Lokasi Nuansa Riung Gunung berada di Kampung Riung Gunung, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Harga tiket masuknya Rp 10 ribu.

Wisatawan yang ingin camping dikenakan biaya sebesar Rp 25 ribu. Ada juga paket camping yang disediakan dengan biaya mulai dari Rp 300 ribu.

4. Nimo Highland

Aksi para model di atas jembatan Nimo Highland, Pangalengan, Kabupaten Bandung.Jembatan Nimo Highland, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Nimo Highland diambil dari nama kawasan Nini Mountain. Kamu bisa menyaksikan pemandangan kebun teh dari jembatan kaca sambil berfoto-foto di atasnya.

Lokasinya berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Harga tiket masuk mulai dari Rp 35 ribu untuk dewasa.

Tak hanya berfoto, kalian juga harus mencoba berbagai wahana, seperti naik ATV dengan biaya sekitar Rp 135 ribu, atau flying fox seharga Rp 65 ribu.

5. Rumah Putih Cukul

Rumah Putih Cukul bukan rumah biasa. Rumah ini juga dikenal dengan sebutan Villa Jerman Pangalengan. Bangunan bergaya Eropa ini memiliki sejarah yang penuh misteri.

Meski ada kesan seram, banyak pengunjung yang tetap datang karena tempat ini memiliki spot foto menarik dan instagramable.

Harga tiket masuk ke spot wisata ini Rp 10 ribu per orang. Jam operasionalnya antara pukul 08.00 hingga 18.00 WIB setiap hari.

6. Perkebunan Teh Malabar

Selanjutnya ada Perkebunan Teh Malabar yang berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kebun teh ini memiliki luas hampir 2.022 hektare dan disebut terluas ketiga di dunia.

Di sini ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi, seperti makam Karel Rudolf Bosscha, serta Museum dan Wisma Karel Rudolf Bosscha. Dia dulunya adalah seorang manajer perkebunan teh Malabar.

Jika kamu pernah nonton film ‘Heart’ yang dirilis 2007 silam, lokasi syutingnya ada di Perkebunan Teh Malabar ini. Harga Tiket Masuk Kebun Teh Malabar yaitu Rp 10 ribu untuk mobil.

7. Situ Cileunca

Cileunca Land, tempat wisata baru di Pangalengan. Bisa santai dan camping di pinggir Situ Cileunca.Cileunca Land, tempat wisata baru di Pangalengan. Bisa santai dan camping di pinggir Situ Cileunca. Foto: Istimewa

Situ Cileunca adalah danau buatan dari aliran Sungai Cileunca. Salah satu aktivitas menarik di sini adalah rafting dengan biaya sebesar Rp 135 ribu.

Kamu juga bisa bermain flying fox dengan harga Rp 25 ribu. Atau kamu bisa naik wahana Offroad Land Rover dengan biaya Rp 260 ribu per orang.

Jika ingin camping, biayanya adalah Rp 200 ribu sudah termasuk sewa tenda. Jika membawa tenda sendiri, kamu cukup membayar Rp 10 ribu.

Adapun lokasinya berada di Jalan Situ Cileunca, Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

8. Situs Rumah Adat Cikondang

Seorang warga membersihkan halaman rumah di Kampung Adat Cikondang, Lamajang, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). Kampung Adat Cikondang yang telah ada sejak abad ke-19 dan memiliki beberapa peninggalan leluhur kampung tersebut saat ini telah ditetapkan pemerintah sebagai cagar budaya. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.Kampung Adat Cikondang, Lamajang, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI

Situs Rumah Adat Cikondang adalah satu objek wisata edukasi di Pangalengan. Tempat ini cocok buat kamu yang tertarik dengan sejarah atau ingin mengenalkan sejarah kepada anak.

Rumah adat berbentuk unik khas Sunda dan menjadi tempat pemukiman etnis Sunda yang diakui sebagai cagar budaya. Rumah adat ini diperkirakan telah berusia sekitar 200 tahun.

Lokasinya berada di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tempat wisata ini hanya bisa dikunjungi setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Minggu. Untuk pengunjung wanita yang sedang haid tidak boleh masuk.

9. Wayang Windu

Pesepeda uphill, terutama para nubie di Jakarta atau Bandung, menempatkan Wayang Windu di prioritas pertama. Selain karena tanjakan panjang yang bersahabat, juga karena pemandangannya yang spektakuler. Cocok untuk olahraga sembari piknik mata. HealingPesepeda uphill, terutama para nubie di Jakarta atau Bandung, menempatkan Wayang Windu di prioritas pertama. Selain karena tanjakan panjang yang bersahabat, juga karena pemandangannya yang spektakuler. Cocok untuk olahraga sembari piknik mata. Healing Foto: Ari Saputra

Wayang Windu adalah kawasan yang tak jauh dari Geothermal Wayang Windu. Di sini, detikers bisa menikmati pemandangan alam perkebunan teh yang luas dan sejuk karena berada di ketinggian 1.600-1.800 mdpl.

Selain berfoto-foto di berbagai spot, kamu bisa camping dengan peralatan yang sudah tersedia. Fasilitasnya sudah cukup lengkap, mulai dari toilet, tempat ibadah, hingga gazebo. Beberapa wahana yang bisa kamu coba seperti ATV dan flying fox

Wayang Windu berlokasi di Banjarsari, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Harga tiket masuknya adalah Rp 15 ribu. Jam operasionalnya mulai dari 05.30 hingga 18.30 WIB.

10. Curug Panganten

Aktivitas seru body rafting di Curug Panganten, CiamisAktivitas seru body rafting di Curug Panganten, Ciamis. Foto: Istimewa

Jika ingin tempat wisata yang segar, kamu bisa datang ke Curug Panganten yang berada di Desa Margamulya, Pangalengan, Bandung. Curug Penganten menyajikan keindahan air terjun.

Saat memasuki kawasan curug pun detikers sudah bisa menikmati suasana yang menenangkan khas pedesaan yang asri.

Curug ini cocok dijadikan sebagai tempat melepas lelah setelah berwisata di beberapa tempat di Pangalengan. Curug Panganten buka setiap hari pada pukul 08.00-17.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp 10 ribu.

11. Curug Ceret

Air terjun lain yang bisa kamu kunjungi adalah Curug Ceret yang berada di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selain pemandangan air terjun dengan ketinggian 5 meter, tempat ini terasa asri karena dipenuhi pepohonan yang rimbun.

Curug ini masih terbilang sepi. Kamu bisa datang setiap hari. Pengunjung masih belum dikenakan tiket masuk.

Nah, itulah tadi 11 tempat wisata Pangalengan Kabupaten Bandung yang menarik dikunjungi. Kalian bisa menginap satu atau dua malam untuk bisa menikmati berbagai tempat wisata di satu kawasan tersebut.

(bai/inf)



Sumber : travel.detik.com

7 Aktivitas Seru di Gunung Telomoyo: Mendaki hingga Gantole


Jakarta

Gunung Telomoyo merupakan dataran tinggi dengan aneka daya tarik. Kawasan wisata ini berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Dengan ketinggian di atas 1.500 mdpl, kawasan Telomoyo memiliki udara yang sejuk dengan pemandangan yang elok. Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di kawasan Gunung Telomoyo, mulai dari mendaki ke puncak gunung hingga olahraga udara seperti gantole dan paralayang.

Aktivitas Seru di Gunung Telomoyo

Berikut ini tujuh aktivitas seru di Gunung Telomoyo yang dirangkum dari situs Pemkab Magelang dan Pemprov Jawa Tengah:


1. Mendaki Gunung

Bagi detikers yang hobi naik gunung, kalian bisa mendaki ke puncak Gunung Telomoyo yang berada di ketinggian 1.894 mdpl. Untuk mencapai ke puncak dengan jalan kaki dibutuhkan waktu sekitar 2 jam.

Jalur yang bisa kamu lewati di antaranya via Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, atau via Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Tidak sulit untuk mencapai puncak Gunung Telomoyo karena tidak terlalu tinggi. Ada pula jasa tur yang siap mengantar kamu trekking hingga ke puncak.

2. Naik Jip ke Puncak

Jip wisata di kawasan Gunung Telomoyo, perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, Rabu (26/10/2022).Jip wisata di kawasan Gunung Telomoyo, perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, Rabu (26/10/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng

Jika malas jalan kaki, kamu juga bisa naik kendaraan untuk mencapai puncaknya. Pilihan pertama adalah naik sepeda motor pribadi. Pastikan kendaraan kamu dalam kondisi prima. Sedangkan mobil pribadi tidak diperbolehkan naik.

Ada pula jasa sewa jip untuk naik ke puncak Gunung Telomoyo. Waktu tempuhnya hanya sekitar 30 menit. Selain ke puncak Telomoyo, ada pula paket tur yang menawarkan sampai ke Gunung Andong.

3. Berkemah

Di Gunung Telomoyo, kamu bisa mendirikan tenda di tempat-tempat yang tersedia. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan berkemah yang memadai.

Di sana juga ada jasa persewaan tenda yang sudah satu paket dengan berbagai perlengkapannya. Jadi kamu tinggal menyiapkan dana saja. Harga paket lengkapnya mulai dari Rp 600 ribu untuk 4 orang.

Jika tidak ingin berkemah di atas gunung, detikers bisa menyewa penginapan di lereng gunung. Harganya bervariasi dari Rp 100 ribuan hingga jutaan rupiah.

4. Menikmati Sunrise

Gunung TelomoyoGunung Telomoyo Foto: Dimas Christyaji/d’Traveler

Salah satu tujuan dari berkemah adalah menikmati sunrise atau matahari terbit. Dengan berkemah, kamu tinggal keluar tenda dan menunggu matahari muncul dari cakrawala. Jika cuaca cerah, akan terlihat Gunung Andong dan Merbabu dari puncak.

Momen yang cukup singkat ini tentu sayang dilewatkan. Biasanya orang mengabadikan momen ini dengan foto atau video.

5. Berfoto di Spot Menarik

Gunung Telomoyo, Magelang, Minggu (4/9/2022).Gunung Telomoyo, Magelang, Minggu (4/9/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng

Salah satu spot foto terbaik adalah Awang-awang Sky View yang berada di Dalangan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gardu pandang ini dilengkapi tempat bersantai sambil menikmati pemandangan alam.

Lokasinya berada di KM 4, yakni di ketinggian 1.561 mdpl. Tempat ini memiliki luas 186 meter persegi dengan spot kaca berukuran 4 x 8 meter. Harga tiket masuknya Rp 15 ribu.

6. Datang ke Tempat Wisata

Awang-awang di Gunung TelomoyoAwang-awang di Gunung Telomoyo Foto: Eko Susanto/detikTravel

Selain Awang-awang Sky View, kamu bisa datang ke tempat wisata lain di kawasan Telomoyo.

Ada Air Terjun Sekar Langit dan Sumuran Seloprojo, danau buatan Embung Sekembang Pagergunung, dan Telaga Bleder. Kemudian Inggil Telomoyo Cafe, Taman Langit, Kampung Pinus Keditan, Telomoyo Nature Park, dan kolam pemandian air hangat Candi Umbul.

7. Gantole dan Paralayang

Gunung cantik di Magelang/SemarangNaik paralayang atau gantole di Gunung Telomoyo. Foto: Eko Susanto/detikTravel

Aktivitas seru lainnya di Gunung Telomoyo adalah berolahraga udara. Kamu bisa naik paralayang atau gantole dengan didampingi instruktur. Dari langit, kamu bisa merasakan sensasi terbang sambil menikmati pemandangan indah.

Ada juga wahana gantole yang digabungkan dengan flying fox sehingga lebih aman. Wahana ini berada di Inggil Park Telomoyo, Seloprojo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Nah, itulah tadi 7 aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di Gunung Telomoyo. Kira-kira detikers pengin mencoba aktivitas yang mana?

(bai/inf)



Sumber : travel.detik.com

Baru! Kapal Mendoan, Pusat Wisata Kuliner di Alun-Alun Kebumen



Kebumen

Alun-Alun Kebumen memiliki lebih sip saat ini. Area itu direnovasi menjadi tatanan yang lebih modern dan kini memiliki pusat kuliner.

Renovasi dimulai pada pertengahan 2023. Berbagai fasilitas tambahan dibangun di sana, mulai dari panggung kecil untuk aktivitas warga, air mancur, hingga perluasan ruas alun-alun yang membuatnya semakin luas.

Satu hal yang membuat mata langsung melirik ialah Kapal Mendoan. Kapal ini merupakan ship foodcourt yang akan menjadi tempat berjualan para PKL yang semula berada di pinggir-pinggir jalan sekitar alun-alun.


Mendoan diambil dari salah satu makanan khas Kebumen berupa tempe dengan tepung setengah garing. Selain itu, mendoan disini juga merupakan singkatan dari “Mangan Enak Karo Dolan” yang berarti makan enak sambil bermain.

Terbentang memanjang di timur alun-alun, membuat kapal ini akan mencuri perhatian siapapun yang melewatinya. Meskipun saat ini masih dalam proses pembangunan tahap ketiga, para pengunjung sudah dapat melihat dengan jelas wujud dari kapal ini.

Hadirnya kapal ini juga membuat momentum lebaran semakin menyenangkan. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan di kapal yang mirip salah satu halte di Jakarta itu.

Kapal Mendoan di Alun-alun Kebumen, jawa TengahAlun-alun Kebumen, Jawa Tengah (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Menurut Tria, salah satu pemudik dari Bandung, ia merasa sangat kagum saat melihat pembangunan di Alun-Alun Kebumen. Terlebih hadirnya kapal ini yang akan membuat tata kota semakin cantik.

“Ini pertama kali saya liat bagus banget alun-alun juga jadi lebih indah lah. Kapal ini sih bagus banget buat foto-foto, semoga pembangunan di Kebumen membuat Kebumen semakin berjaya,” kata Tria.

Fungsi Kapal Mendoan yang tak hanya sebagai estetika belaka namun juga menjadi wadah para UMKM berjualan juga menuai pujian dari warga Kebumen. Termasuk Putri, seorang warga Desa Selokerto, Kebumen. Menurut Putri kapal ini mengefisienkan banyak hal salah satunya dalam keamanan kegiatan jual beli dan kesejahteraan pedagang.

“Membantu banget sih Mba, UMKM di Kebumen pasti terbantu dengan adanya ini karena mereka gak perlu rebutan lapak jualan. Kontrol keamanan dalam jual beli juga akan lebih baik,” kata Putri.

Ia juga berharap agar Kapal Mendoan ini dapat digunakan semaksimal mungkin dengan baik dan masyarakat dapat turut meramaikan tempat tersebut sebagai bentuk gotong royong dalam menyejahterakan UMKM daerah.

“Harapannya sih bisa digunakan dengan baik karena pemda bangun ini juga atas evaluasi dan kebutuhan masyarakat. Jadi sebisa mungkin gak cuma UMKM aja yang rame di sini, tapi masyarakatnya juga turut meramaikan sebagai bentuk saling membantu dalam meningkatkan UMKM daerah,” kata dia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya… Negeri di Atas Awan Tersembunyi Jogja



Yogyakarta

Siapa sangka Yogyakarta mempunyai spot negeri di atas awan yang cocok dinikmati saat berburu sunrise. Lokasinya berada di Kebun Buah Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Lokasi itu berada di puncak kebun buah sehingga pemandangan yang terlihat adalah hamparan hijau perbukitan Sewu dan pegunungan Wonosari. Di bawahnya traveler akan menyaksikan liukan sungai Oyo yang menyibak pegunungan dari sisi barat hingga ke timur.

“Kebanyakan pengunjung datang pagi, ngejar sunrise sama kabut awan. Saat jam 05.00-08.00 pagi pengunjung ramai-ramainya terus tutup jam 18.00,” Kata Sugiyarto, asisten kepala pengelola Kebun Buah Mangunan.


Disebut negeri di atas awan karena saat pagi hari panorama view tersebut akan dipenuhi kabut awan. Waktu terbaik mengunjunginya adalah pukul 05.00 dini hari saat musim penghujan. Sugiyarto menyebut tatkala kemarau tidak akan ditemukan lautan awan dan dedaunan pohon di bukit akan meranggas. Pengunjung kerap menyebutnya sebagai sakuranya Indonesia sebab hanya tampak tumbuh bunga di sepanjang bukit.

Untuk menyaksikan view tersebut traveler harus masuk ke area Kebun Buah Mangunan dan membayar retribusi sebesar Rp 7.000. Kemudian menyusur jalan menuju puncak panorama view sekitar lima menit dari gerbang masuk. Dari pusat Jogja perjalanan akan memakan waktu sekitar satu jam, dengan melewati jalan mulus berkelok menanjak sekitar 15 menit sebelum akhirnya bertemu dengan gerbang masuk Kebun Buah Mangunan.

Sugiyarto menyebut Kebun Buah Mangunan sudah ada sejak tahun 2003, namun panorama viewnya baru mulai dikelola dengan baik sejak tahun 2009. Mulai dari situ, lokasi ini menjadi favoritnya warga Jogja untuk menikmati matahari terbit. Lautan awan yang indah dipadukan megahnya warna orange sang surya yang baru lahir dari peraduannya. Hawanya yang sejuk menambah poin interest lain dari tempat ini untuk sekadar bersantai.

“Ditemukan panorama view semenjak pengunjung datang kesini. Kemudian dikelola mulai 2009-2011. Mulai dibangun pagar dan akses jalan,” kata Sugiyarto.

Dalam sehari pengunjung yang datang rata-rata berjumlah 50-100 orang. Mereka akan beramai-ramai datang di pagi hari. Meski demikian, saat dikunjungi detikTravel lokasi tersebut tetap ramai kondusif dan tidak berdesakan.

Selesai menikmati panorama view, traveler bisa melepas rasa lapar dan haus dengan mengunjungi warung-warung yang ada di sekitar puncak Kebun Buah Mangunan. Tersedia lengkap aneka kuliner mulai dari jajanan hingga makanan berat. Selain itu juga tersedia banyak gazebo, meja, dan tempat duduk untuk beristirahat.

Destinasi ini cocok dinikmati saat pagi hari, sehingga Sugiyarto menyebut banyak warga luar Jogja yang rela menginap di homestay warga sekitar sehari sebelumnya. Mangunan merupakan salah satu desa wisata di Jogja yang dikelola dengan baik. Dengan Kawasan Hutan Pinus dan Kebun Buahnya yang menjadi destinasi andalan.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com