Category Archives: indodax

Join #BitCuan and Win a Total Prize of Rp5 Million!

Halo Member INDODAX,

Hari gini siapa sih yang gak mau dapet Bitcoin? Kalau dikasih gratis sama INDODAX, kira kira mau berapa Bitcoin dan buat apa nih? Ceritain hal tersebut di #BiTCuan buat dapet total hadiah Rp5 juta dalam bentuk IDRX untuk 10 pemenang!

 

Cara ikutannya gampang banget: 

  1. Follow Instagram dan Twitter @indodax, serta like & share postingan #BiTCuan
  2. Jawab pertanyaan “kalau dikasih Bitcoin cuma-cuma dari INDODAX, kamu mau berapa Bitcoin dan mau buat apa?” di kolom komentar #BiTCuan
  3. Tag 2 orang teman, sertakan username INDODAX kamu, dan hashtag #BiTCuan
  4. 10 orang pemenang berdasarkan alasan menarik akan dipilih secara acak dan mendapatkan hadiah yaitu total Rp5.000.000 dalam bentuk IDRX (1 pemenang mendapatkan hadiah Rp500.000 dalam bentuk IDRX)
  5. Periode giveaway 19-30 Mei 2025 dan akan diumumkan pada 4 Juni 2025.

Gampang banget kan? Buruan ikutan #BiTCuan sekarang juga!

Salam,

INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

Harga Bitcoin Sentuh USD105.000, Sentimen Positif Dorong Lonjakan Nilai

Jakarta, 15 Mei 2025 – Harga Bitcoin kembali mencapai rekor baru dengan menyentuh USD105.000 atau sekitar Rp1,7 miliar. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari institusi besar, meredanya ketegangan politik global, serta data inflasi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan.

Menurut data terbaru dari Bureau of Labor Statistics (BLS), Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan April 2025 mencatatkan angka 2,3% secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dari angka Maret yang mencapai 2,4%. Hal ini mencatat laju inflasi yang paling rendah sejak Februari 2021 dan memberi sinyal bahwa Federal Reserve mungkin akan menghentikan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Selain inflasi, permintaan Bitcoin juga didorong oleh keterlibatan institusi besar di pasar kripto. Perusahaan-perusahaan di sektor finansial dan investasi berkontribusi hampir 36% dari total pembelian Bitcoin oleh bisnis, sementara perusahaan teknologi dan konsultan menyumbang 16,8% dan 16,5%, berturut-turut. Salah satu pembelian terbesar tahun ini datang dari perusahaan Strategy (MSTR) yang membeli 13.390 BTC senilai USD1,34 miliar.

CEO INDODAX, Oscar Darmawan, mengungkapkan bahwa penurunan inflasi di AS memberikan dampak positif bagi pasar kripto. “Dengan inflasi yang lebih rendah, investor merasa lebih yakin bahwa kebijakan suku bunga tinggi dari The Fed akan segera berakhir. Hal ini membuka peluang bagi dana yang sebelumnya tidak bergerak untuk masuk ke aset-aset berisiko, termasuk Bitcoin,” ujar Oscar.

Oscar juga menambahkan bahwa meningkatnya pembelian Bitcoin oleh institusi besar mencerminkan kepercayaan yang semakin besar terhadap Bitcoin sebagai alat lindung nilai dan aset investasi jangka panjang. “Ini adalah sinyal positif untuk pasar kripto secara keseluruhan, termasuk di Indonesia. Semakin banyak institusi yang terlibat, semakin stabil Bitcoin dan semakin luas adopsinya di kalangan pelaku pasar tradisional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Oscar menjelaskan bahwa lonjakan harga Bitcoin bukan hanya dipicu oleh spekulasi semata. “Kenaikan harga Bitcoin yang mencapai USD105.000 menunjukkan semakin kuatnya pondasi pasar, dengan banyaknya permintaan dari institusi besar yang melihat Bitcoin sebagai alat untuk diversifikasi portofolio dan melindungi nilai,” tambah Oscar.

Faktor lain yang mendukung kenaikan harga Bitcoin adalah meredanya ketegangan perdagangan global, terutama setelah tercapainya kesepakatan tarif antara AS dan Tiongkok. Hal ini mengurangi kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan perlambatan ekonomi global.

“Perang tarif yang sempat memanas di awal tahun 2025 kini mulai reda. Ini menciptakan rasa aman di kalangan investor, termasuk di pasar kripto, sehingga minat terhadap Bitcoin meningkat,” kata Oscar.

Oscar menambahkan bahwa regulasi yang semakin jelas dan mendukung kripto di berbagai negara memberi rasa aman bagi para pelaku pasar. “Di Indonesia, OJK terus mendorong regulasi yang lebih baik untuk menjaga pasar kripto tetap sehat dan terawasi”, ungkapnya.

Kondisi ini semakin diperkuat dengan sikap terbuka dari berbagai negara terhadap penggunaan kripto sebagai aset investasi yang sah, membuat banyak investor merasa lebih nyaman bertransaksi di pasar kripto yang semakin mature.

Meski harga Bitcoin terus naik, Oscar mengingatkan agar investor tetap berhati-hati. “Pergerakan harga Bitcoin sangat dipengaruhi oleh situasi global. Investor harus terus melakukan riset dan memahami risiko yang ada sebelum berinvestasi,” tegasnya.

Oscar optimis bahwa tren positif ini akan berlanjut. “Selama permintaan dari institusi terus meningkat, inflasi global terus mereda, dan adopsi teknologi kripto semakin luas, Bitcoin memiliki potensi untuk terus menguat,” ujarnya.

Sebagai penutup, Oscar menegaskan bahwa Bitcoin kini telah menjadi bagian penting dari portofolio investasi global. “Bitcoin bukan hanya soal harga, tetapi juga relevansinya dalam ekosistem keuangan masa depan,” pungkasnya.

 

***

Tentang INDODAX 

 

INDODAX merupakan perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital atau Crypto Exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan blockchain di Indonesia yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 7,9  juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 420 aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

 

Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital Aset Kripto (AKD AK) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada tahun 2019, yaitu 9001:-2015, 27001:2013 dan pada Juli 2021 kembali mendapatkan satu sertifikat ISO yaitu ISO 27017:2015.

Sejak berdiri sepuluh tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi melalui kanal edukasi yang dapat diakses secara gratis, yakni INDODAX Academy, investor kripto dapat secara bebas mengakses dan mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

Media Sosial INDODAX dapat ditemukan melalui website:

Telegram: https://t.me/INDODAX room

Instagram: https://www.instagram.com/INDODAX 

Tiktok: https://www.tiktok.com/@INDODAX 

Twitter: https://twitter.com/INDODAX 

Youtube: https://www.youtube.com/c/INDODAX 

Facebook:https://www.facebook.com/INDODAX 

INDODAX Academy: https://INDODAX .com/academy

INDODAX Press Release: https://blog.INDODAX .com/newsroom-press-release





Sumber : blog.indodax.com

Blockchain Membantu Kita Memberi Makan Penderita Kelaparan di Dunia

Blockchain kini menjadi berita utama di berbagai media. Mulai dari pasar trading bahkan sampai pada arena sumber penghasilan dasar secara menyeluruh. Sekarang ini jaringan desentralisasi yang super aman tersebut juga terbukti bisa membantu memberi makan penderita kelaparan di dunia. Dalam World Food Programme (WFP) dengan menggunakan proyek Blockchain Ethereum, teknologi ini mampu membantu merealisasikan kegiatan tersebut. Disamping itu WFP juga membuka program bantuan tunai Building Blocks.

Farman Ali dari kantor provinsi WFP Karachi mengatakan dalam siaran pers WFP, bahwa Blockchain dapat merevolusi cara WFP memberikan bantuan kepada keluarga miskin di seluruh penjuru dunia. Hal tersebut dapat membawa kita lebih dekat kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan dan memungkinkan pihak WFP untuk memberikan respon lebih cepat.

Tahap pengujian pertama dari program Building Blocks dilakukan di Pakistan pada bulan Januari 2017. Melalui pengalaman pertama penerapan teknologi Blockchain Ethereum sebagai teknologi yang banyak dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis secara global, WFP telah siap mengimplikasikan program mereka sepenuhnya. Building Blocks dilaksanakan sebagai bagian dari WFP’s Innovation Accelerator.

Langkah yang diambil oleh WFP ini merupakan bagian dari upaya untuk mengeksplorasi program berjalan lebih baik, lebih efisien, dan mengurangi risiko dalam memberikan bantuan secara tunai berbasis transfer. Teknologi Blockchain bersifat aman dan cepat pada saat yang bersamaan. Blockchain sebagai buku digital desentralisasi merupakan pilihan yang paling layak, dimana teknologi itu menawarkan transparansi, ditambah dengan keamanan berbasis kriptografi sehingga setiap transaksi bisa terpantau.

Transparansi dan keamanan dalam teknologi Blockchain menghilangkan kekhawatiran terjadinya penyelewengan dana atau gangguan transaksi. WFP melaporkan bahwa peluncuran Building Block’s tahap pertama, keluarga miskin di Pakistan bisa menerima bantuan makanan dan uang tunai, dimana personil WFP bisa mengotentikasi dan merekam dengan smartphone menggunakan teknologi Blockchain Ethereum. WFP juga dapat melacak dan memverifikasi cara keluarga menggunakan dana bantuan tersebut.

Blockchain memiliki potensi untuk merevolusi bantuan kemanusiaan, terutama di beberapa lingkungan yang belum berkembang di dunia. Ketika terjadi bencana yang melanda sebuah daerah, dimana masyarakatnya tidak memiliki akses ke infrastruktur keuangan, organisasi kemanusiaan bisa memanfaatkan Blockchain sebagai cara untuk menyebarkan bantuan tunai. Alexi Lane selaku CEO dari Ethereum Everex Wallet menyatakan bahwa pengiriman bantuan dengan metode ini juga membantu upaya mengatasi pertolongan bagi korban bencana secara transaparan.

.

Sumber:

https://futurism.com/blockchain-is-helping-us-feed-the-worlds-hungriest-families/

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com

ZCoin sudah bisa dijualbelikan dengan Rupiah di Indodax.com! Proses Deposit dan Penarikan ZCoin Ditunda 1-2 Hari

 

Halo, Bitcoiners!

Market ZCOIN – RUPIAH sudah dibuka di www.indodax.com namun wallet temporary yang kami sediakan untuk proses deposit dan penarikan masih dalam maintenance. Tapi tidak perlu khawatir, Anda masih bisa trading Zcoin dengan lancar di indodax.com!

Untuk deposit dan withdraw ZCoin diperkirakan mengalami penundaan sekitar satu hari, karena masih terdapat bug pada wallet Zcoin versi terbaru, dimana wallet berhenti sync pada block ke 52040 (beberapa saat setelah launching XZC-IDR). Kami telah berkonsultasi dengan developer Zcoin terkait hal ini dan kami diminta untuk downgrade ke wallet versi sebelumnya. Dikarenakan wallet yang baru tidak backward compatible, maka proses migrasi ini akan sedikit memakan waktu. Kami mungkin membutuhkan waktu hingga 1-2 hari ke depan. Sementara itu fungsi deposit dan withdraw ZCoin tidak akan bisa digunakan.

Bila ada yang hendak ditanyakan, silakan kontak kami di [email protected].

Happy trading, Bitcoiners!

 


 

Hello, Bitcoiners!

Market ZCOIN – RUPIAH is now available to access at Indodax.com but the temporary wallet we provide to process your deposit and withdrawal is still under maintenance. But don’t worry, you can still trade Zcoin smoothly at indodax.com!

ZCoin’s deposit and withdrawal is expected to be under maintenance at least one day.  We located some bugs in the latest Zcoin wallet, where the wallet stops syncing automatically on block number 52040 (shortly after launching XZC-IDR). We have spoken with Zcoin developers regarding this and we were asked to downgrade to the previous version of the wallet. Since the new wallet is not backward compatible, the migration process will take a little bit more time. You may have to wait 1-2 days for this. During this process, the ZCoin deposit and withdrawal function will not work properly.

For more info, please contact us at [email protected].

Happy trading, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Re-Listing Department Of Government Efficiency (DOGE2)

Halo Member INDODAX,

Sebagai crypto exchange pertama dan tepercaya di Indonesia, INDODAX selalu berkomitmen untuk menyediakan aset kripto berkualitas untuk diperdagangkan pada marketplace INDODAX.

INDODAX memutuskan untuk melakukan relisting token Department Of Government Efficiency (DOGE2) pada market IDR, sebagai informasi Department Of Government Efficiency yang memiliki ticker DOGEGOV akan berganti menjadi DOGE2.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Member INDODAX, yaitu: 

  1. Saat ini wallet DOGEGOV masih tersedia dalam kondisi deposit tertutup, namun kamu tetap dapat melakukan withdrawal.
  2. Terdapat perubahan Ticker DOGEGOV menjadi DOGE2
  3. Member INDODAX dapat kembali memperjualbelikan aset DOGEGOV yang masih dimiliki pada wallet dapat kembali diperjualbelikan saat market DOGE2/IDR dengan pair baru sudah dibuka
  4. Aktivitas deposit dan withdrawal DOGE2 akan dibuka pada 15 Mei 2025, pukul 09.00 WIB.
  5. Aktivitas trading DOGE2/IDR akan dibuka pada tanggal 15 Mei 2025, pukul 14.00 WIB.
  6. Riwayat jual/beli dan deposit/withdrawal untuk token DOGEGOV akan terhapus. 

Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, selalu lakukan riset (DYOR) untuk mengetahui segala informasi mengenai #AsetMasaDepan kamu ya.

Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, hubungi Customer Support INDODAX melalui email di [email protected] atau melalui nomor telepon di (021) 50658888.

Salam,

INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

Teknologi Blockchain Kerabat Para Artis

Setiap kali menuliskan tentang teknologi Blockchain, setiap kali itu juga saya merasa teknologi ini akan turut berperan dalam kemajuan dunia. Tak hanya dinilai dari banyaknya perusahaan raksasa yang telah mengadopsi teknologi ini di berbagai bidang industri, pariwisata, sektor keuangan, dan lain-lain. Bahkan teknologi ini merambah ke dunia pendidikan yang dijadikan sebagai salah satu akademi yang layak diteliti secara khusus di India. Baru-baru ini pun sebuah organisasi kemanusiaan menjadikan teknologi ini sebagai sarana untuk menyalurkan bantuan kepada penduduk miskin dalam World Food Programme (WFP).

Sehubungan dengan banyaknya manfaat dalam teknologi Blockchain tersebut, ada yang juga menarik perhatian saya terkait orang-orang yang bekerja dalam industri hiburan, seperti seni dan budaya, musik, penerbitan, teater, dan lain-lain. Mereka adalah orang-orang yang memenuhi kebutuhan hidup melalui bakat yang mereka miliki sendiri. Biasanya para pekerja seni punya rantai proses pengurusan pembuatan karya yang panjang. Misalnya dalam pembuatan film, yang akan berkaitan dengan pemegang hak lisensi, distributor film, para pemain film, agensi penyalur bakat, dan lain-lain yang membutuhkan kontrak masing-masing dan pembayaran dengan sistem akuntasi. Ada pula pihak perantara yang mengambil pendapatan dengan memotong dari pembayaran para artis sesuai dengan surat kontrak yang dibuat sebelumnya.

Bagaimana teknologi Blockchain bisa mengubah semua bentuk transaksi tersebut menjadi lebih mudah dan aman? Dengan berfokus pada kekuatan teknologi ini, banyak artis yang telah ikut mengadopsi teknologi Blockchain dengan model yang sudah ada. Hal serupa juga berlaku dalam dunia musik. Misalnya Grammy memenangkan penghargaan penyanyi sekaligus penulis lagu Imogen Heap yang telah merintis peluncuran Mycelia dengan konsep think-and-do-tank yang bertujuan untuk memberdayakan ekosistem industri musik yang ideal, berkelanjutan, dan melibatkan semua layanan interaksi musik berbasis online menggunakan teknologi Blockchain. Artlery, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan artis mencoba hal serupa untuk seni fisik seperti patung dan lukisan.

Langkah memasukkan program platform berbasis Blockchain ini disebut dengan kontrak pintar. Blockchain adalah platform teknologi baru yang berjalan pada jutaan perangkat dan terbuka untuk siapa saja, yang tidak hanya memberikan kita berupa informasi tetapi bisa menyimpan banyak sesuatu yang berharga seperti uang, judul karya, tindakan, seni, penemuan-penemuan ilmiah dan kekayaan intelektual lainnya dapat dipindahkan dan disimpan dengan aman dan privasi, dimana letak kepercayaan tidak hanya berada pada satu pihak melainkan di semua pihak yang bersangkutan.

Menggabungkan teknologi baru ini dengan komunitas pekerja seni akan lebih menghargai inklusi, integritas, transparansi dalam pembuatan suatu kerja sama, menghormati hak-hak satu sama lain, aman, dan kita bisa mendapatkan ekosistem baru untuk karya film, video game, dan kegiatan kreatif  lainnya.

Zach LeBeau, CEO dari Singular DTV yang merupakan sebuah manajemen dan distribusi konten digital berbasis platform Blockchain sempat menuliskan bahwa banyak energi kreatif yang belum dimanfaatkan dan terbuang karena pola sentralisasi. Visinya adalah mendesentralisasikan industri hiburan sehingga industri kreatif dapat membantu para pekerja seni memperoleh keuntungan dari film, video game, dan seni lainnya yang mereka buat. Lebih lanjut LeBeau berharap desentralisasi bisa mewujudkan dunia yang memanfaatkan potensi terbesar dari setiap individu.

Mengagumkan bukan? Ketika  sebuah teknologi bisa memberikan kemudahan tidak hanya untuk sebuah lembaga tetapi juga untuk orang-orang yang bekerja dengan talentanya sendiri.

Sumber:

https://hbr.org/2017/03/blockchain-could-help-artists-profit-more-from-their-creative-works

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com

Penerapan Angka Desimal pada BOME & DEGEN

Halo Member INDODAX,

Dengan ini kami menginformasikan bahwa INDODAX akan melakukan implementasi desimal pada aset kripto BOME dan DEGEN. 

Tujuan dari implementasi ini adalah untuk menambahkan angka desimal di belakang harga dari aset kripto BOME dan DEGEN agar dapat mempermudah melakukan perdagangan secara lebih presisi. 

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan Member INDODAX:

  1. Market untuk aset kripto BOME & DEGEN akan ditutup sementara pada  Selasa, 13 Mei 2025, pukul 14.00 WIB. Kemudian akan dibuka kembali pada Kamis, 15 Mei 2025, 14.00 WIB.
  2. Pending order jual maupun beli aset kripto BOME & DEGEN akan  ter-cancel pada Selasa, 13 Mei Mei 2025, pukul 14.00 WIB.
  3. Perubahan desimal pada market BOME & DEGEN

  4. Riwayat chart, transaksi jual beli, atau transaksi deposit/withdrawal BOME & DEGEN akan hilang setelah pembukaan market kembali pada Kamis, 15 Mei 2025, pukul 14.00 WIB.
  5. Dalam masa implementasi desimal ini kamu tidak perlu khawatir, karena tidak akan mempegaruhi jumlah aset yang kamu miliki.
  6. Setelah dilakukan implementasi desimal, terdapat kemungkinan terjadinya volatilitas tinggi di market BOME & DEGEN.

Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, hubungi Customer Support INDODAX melalui email di [email protected] atau melalui nomor telepon di (021) 50658888.

Salam,
INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

Bitcoin is BETTER than gold: PART I

 

Selamat datang di Tutorial Bitcoin! Melanjutkan diskusi kita di artikel sebelumnya yang berjudul “Bitcoin VS Emas: Mana yang lebih baik?”, sekarang kita akan membahas alasan-alasan yang menyebabkan mengapa Bitcoin itu sebenarnya lebih baik dari emas.

Alat pembayaran ketika berbelanja online/offline

Apakah Anda bisa membeli tiket pesawat di bandara menggunakan sebongkah emas di tangan Anda? Apakah Anda bisa membeli tiket konser secara online menggunakan emas? Saya rasa tidak. Namun dengan Bitcoin, Anda bisa berbelanja dengan cara yang jauh lebih mudah bahkan bila dibandingkan dengan kartu kredit. Tidak percaya?

Dengan Bitcoin, Anda dapat berbelanja tanpa dikenakan fee apapun. Pengiriman menggunakan Bitcoin, sekali lagi, hanya dikenakan miner fee yang besarnya 0.0001 – 0.0005 BTC per transaksi (yang hanya bernilai sekitar tiga ribu rupiah). Hal ini tentunya sangat berbeda dengan pembayaran menggunakan kartu kredit yang dikenakan biaya sebesar 2,5-3% per transaksi.

Bitcoin tidak mengharuskan Anda memasukkan informasi pribadi apapun ketika berbelanja. Bahkan sebenarnya Anda tidak perlu memberikan informasi apapun ketika bertransaksi dengan Bitcoin, namun kebanyakan merchant meminta nama, nomor handphone dan e-mail Anda agar mereka bisa menghubungi Anda bila diperlukan. Pembayaran menggunakan Bitcoin hanya perlu smartphone dan koneksi internet saja. Scan QR Code merchant dan kirimkan Bitcoin Anda. Transaksi selesai dan dikonfirmasi secara otomatis oleh jaringan Blockchain.

Dengan Bitcoin, Anda dapat terhindar dari masalah perbedaan kurs negara tempat Anda berbelanja. Berhubung Bitcoin berlaku hampir di seluruh negara, Anda dapat mudahnya berbelanja di luar negeri tanpa perlu bingung mengubah Rupiah Anda menjadi mata uang negara tersebut. Hebatnya lagi, kadang harga Bitcoin di luar negeri berada lebih tinggi daripada Indonesia, sehingga Bitcoin Anda bernilai lebih besar ketika dibelanjakan di negara lain.

Ditambang secara otomatis

Bila selama ini emas ditambang menggunakan peralatan besi khusus dimana Anda harus menguras energi Anda untuk mendapatkan secuil emas, Bitcoin ditambang secara otomatis menggunakan komputer Anda. Anda tidak perlu turun ke lapangan, tidak perlu bermandi keringat, bahkan Anda tidak perlu melakukan apa-apa! Cukup nyalakan komputer Anda, jalankan program mining Bitcoin, dan biarkan komputer Anda menambang transaksi Bitcoin dengan sendirinya. Mudah bukan?

Bila Anda melakukannya pada tahun 2008 ketika Bitcoin baru pertama kali muncul, jawabannya ya, sangat mudah. Dengan komputer biasa saja, Anda dapat menambang hingga 100 Bitcoin per harinya. Namun seiring berjalannya waktu, orang yang menambang Bitcoin jumlahnya semakin banyak, sedangkan supply Bitcoin semakin menipis. Bitcoin telah diatur sedemikian rupa oleh sistem dimana hanya akan ada 21 juta Bitcoin yang bisa ditambang.

Tahun 2008 lalu, para miners bisa menambang 50 Bitcoin dari sistem setiap 10 menit sekali. 4 tahun kemudian, muncul Bitcoin Halving Day yang pertama dimana Bitcoin yang seharusnya dapat ditambang sebanyak 50 BTC per 10 menit, kini hanya bisa ditambang 25 BTC tiap 10 menit. Kasus ini akan terulang lagi pada 4 tahun berikutnya, yaitu tahun 2016, dimana jumlah Bitcoin yang dapat ditambang akan dikurangi setengahnya kembali menjadi 12,5 BTC per 10 menit. Jumlah Bitcoin yang tercetak akan semakin sedikit seiring berjalannya waktu, sampai pada akhirnya tidak tercetak sama sekali di tahun 2140.

Apakah proses halving ini akan berpengaruh pada harga Bitcoin? Kemungkinan besar, ya. Harga Bitcoin murni diatur oleh supply dan demand. Ketika tingkat permintaan tinggi, dan jumlah Bitcoin yang bisa ditambang perharinya semakin sedikit, apa yang akan terjadi? Harga Bitcoin akan meningkat secara signifikan. Namun semuanya kembali lagi ke supply dan demand. Bila saat harga Bitcoin sedang meningkat drastis berkat Bitcoin Halving Day, terdapat banyak orang yang berusaha mencari profit dari sana, bisa jadi mereka akan menjual bitcoinnya dalam jumlah besar dan mengakibatkan harganya turun.

Bitcoin dapat dipecah dan ditransaksikan dalam volume yang kecil

Emas tidak bisa Anda bagi menjadi bongkahan kecil tanpa mesin khusus, tapi Bitcoin dapat Anda pecah dalam transaksi dibawah 100 rupiah semudah membalik telapak tangan Anda. Anggap harga Bitcoin hari ini 7 juta rupiah per Bitcoin, dan Anda ingin membeli sebuah minuman seharga Rp 55.555. Bitcoin dapat membayar minuman itu dalam jumlah persis yang ditagihkan tanpa perlu repot dengan kembalian atau pembulatan harga.

Bitcoin dapat dipecah hingga 8 angka desimal, dengan satuan terkecil bernama Satoshi. 1 Satoshi bernilai sama dengan 0,00000001 BTC. Bila nanti suatu hari harga 1 Bitcoin mencapai 100 juta Rupiah, Anda tidak perlu bingung untuk membeli atau membelanjakan Bitcoin dalam jumlah kecil.

Bitcoin tidak mengalami inflasi dan tidak dipolitisasi

Karena tidak diatur oleh pemerintah, perusahaan, atau pihak manapun, Bitcoin anti-inflasi dan tidak dipolitisasi. Teknologi yang bergerak dibelakang Bitcoin berjalan di atas sistem yang peer-to-peer dan tidak ada campur tangan manusia didalamnya. Jadi secara singkat, Bitcoin tidak akan mengalami kasus human error dan server down. Suplai Bitcoin tidak akan bisa ditambah oleh pihak manapun tanpa persetujuan mayoritas pengguna Bitcoin, sehingga inflasi dapat dihindari.

Berhubung Bitcoin berjalan tanpa bantuan pihak ketiga, Bitcoin tidak bisa dipolitisasi atau dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk mengambil hak Anda. Mungkin Anda belum menyadari betapa besar risiko yang Anda hadapi ketika menyimpan harta benda Anda di pihak ketiga, tapi bayangkanlah seperti ini: Anda memiliki seorang teman bernama Anwar dan Anda yakin bahwa Anwar adalah seseorang yang dapat dipercaya melihat kalian berdua telah berteman sejak lama. Suatu hari, keluarga Anda yang berada di luar negeri sedang membutuhkan uang sebesar 50 juta dan mereka membutuhkan dananya sesegera mungkin. Anwar memiliki perusahaan yang kebetulan bisa membantu Anda mengirimkan uang antarnegara dalam waktu kurang dari 12 jam. Tanpa pikir panjang, Anda memberikan uang 50 juta ke Anwar lalu diam menunggu kabar dari keluarga Anda bahwa uang telah diterima. 12 jam kemudian, keluarga Anda menelpon dan menyatakan bahwa uang belum diterima. Anda menelepon Anwar untuk mendapatkan kepastian namun dia tidak bisa dihubungi. Anwar menghilang begitu saja, seakan ditelan bumi, bersamaan dengan uang 50 juta Anda.

Kasus diatas sangat sering terjadi, dan Anwar disini tidak harus seorang individual yang berniat buruk. Bisa saja dia adalah sebuah perusahaan yang tidak memiliki pilihan lain selain membawa kabur uang Anda karena sudah berada diambang kebangkrutan. Atau mungkin juga Anwar adalah suatu pihak berkedok perusahaan investasi yang memang sejak awal sudah berniat untuk menipu membernya dengan skema ponzi. Bukankah lebih aman bila Anda memiliki sebuah apel dan ingin diberikan ke teman Anda, apel itu langsung Anda berikan langsung kepadanya supaya tidak dimakan oleh Anwar?

Yang terjadi di Bitcoin persis seperti itu. Ketika Anda mengirimkan 1 BTC ke teman Anda, yang terjadi adalah Anda benar-benar mengirimkan 1 BTC tersebut ke teman Anda tanpa perantara. Lalu bagaimana bila teman Anda curang dan mengatakan bahwa ia belum menerima 1 BTC dari Anda walaupun Anda yakin betul bahwa Anda telah mengirimkannya? Tenang saja, ada ratusan juta komputer di dunia yang memverifikasi transaksi pengiriman uang Anda dan mereka akan membuktikan bahwa Bitcoin Anda benar-benar telah terkirim ke teman Anda. Transaksi ini tercatat di dalam sebuah buku besar yang transparan dan dapat dicek oleh siapapun termasuk Anda dan teman Anda.

Yang menarik dari sistem Bitcoin adalah teknologinya yang bersifat peer-to-peer dengan asas demokrasi yang sangat melekat erat di dalamnya. Bayangkanlah seperti ini: Anda merasa 21 juta Bitcoin itu terlalu sedikit untuk memenuhi permintaan para pengguna dan Anda ingin merubah sistemnya supaya akan ada 30 juta Bitcoin yang nantinya tercetak oleh sistem. Hal ini bisa dilakukan, namun Anda harus bisa meyakinkan setidaknya 51% dari seluruh pengguna Bitcoin di dunia (yang kini jumlahnya sudah mencapai puluhan juta orang) bahwa Bitcoin dengan suplai 30 juta BTC adalah langkah terbaik yang akan bermanfaat untuk semua pengguna. Bila mayoritas pengguna setuju, seperti ketika kita memungut suara dalam suatu diskusi, maka keputusan itu akan dijalankan dan suplai Bitcoin akan berjumlah 30 juta BTC sesuai keinginan Anda.

Transaksi Bitcoin bersifat terbuka, transparan, dan dapat dilacak

Semua transaksi Bitcoin sifatnya transparan dan dapat dicek oleh siapapun yang terhubung ke internet. Katakanlah Anda sudah memiliki dompet Bitcoin dan sempat melakukan transaksi beberapa kali, entah itu menerima Bitcoin atau mengirimkan Bitcoin ke teman/keluarga Anda. Bila transaksi pengiriman uang ini terjadi via transfer rekening bank, Anda harus pergi ke kantor cabang bank terdekat atau akses via online ke situs mereka untuk mendapatkan data mutasi keuangan Anda. Berhubung Bitcoin tidak diciptakan dan diatur oleh perusahaan atau lembaga perbankan apapun, seluruh transaksi Bitcoin dimunculkan secara live ke publik menggunakan teknologi blockchain ini.

Ada beberapa situs seperti blockchain.infoblockcypher.com atau blockr.io yang bisa memudahkan Anda mengecek status transaksi dan riwayat transaksi Anda. Tidak hanya transaksi milik Anda pribadi, Anda pun bisa melihat seluruh transaksi saya, atau bahkan transaksi Bill Gates dalam Bitcoin bila Anda tahu alamat yang ia gunakan. Cukup dengan memasukkan alamat Bitcoin (public address) Anda di kotak pencarian di blockchain.info, Anda dapat melihat seluruh transaksi Bitcoin yang pernah Anda lakukan—kapan Anda melakukannya, jumlah Bitcoin yang ditransaksikan, kepada siapa Anda mengirimkan Bitcoin dan darimana Anda menerima uang tersebut.

Teknologi Blockchain yang menjalankan Bitcoin merupakan sebuah buku besar yang berjalan otomatis, menggunakan kata sandi yang terenkripsi, dan menawarkan transparansi namun juga privasi kepada pengguna. Mengapa? Coba lihat gambar dibawah ini.

Apakah Anda melihat ada nama lengkap pengguna yang tertera disana? Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang ia miliki bisa kita lihat, namun kita tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut bila si pemilik tidak memberitahukannya. Setiap pengguna Bitcoin sebenarnya bisa memilih apakah namanya ingin dimunculkan atau tidak, namun meskipun si pengguna ingin merahasiakan identitasnya, semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik. Anda bisa melakukan transaksi tanpa memberikan identitas sama sekali demi menjaga privasi Anda dalam melakukan transaksi selama tidak ada pihak yang berusaha melakukan penyelidikan intensif terhadap transaksi Anda, karena transaksi pseudomin masih memungkinkan untuk dilacak apabila digunakan untuk kejahatan.

Inilah alasannya mengapa Bitcoin bisa menjadi salah satu metode terburuk untuk money laundering. Bila Anda menggunakan uang cash atau permata, Anda tidak mungkin bisa dilacak kecuali dimasukkan chip di dalamnya. Anda mungkin berpikir bahwa menggunakan Bitcoin sama saja berhubung alamat Bitcoin tidak bisa selalu diketahui pemiliknya. Namun bila pihak kepolisian berhasil menemukan satu alamat saja, semua tindakan kriminal Anda akan terkuak dengan mudahnya.

Lembaga kepolisian Amerika Serikat, FBI, bahkan sedang berkolaborasi dengan The Blockchain Alliance, sekumpulan komunitas yang terdiri dari perusahaan-perusahaan dan institusi yang bergerak di dunia Blockchain dan cryptocurrency, untuk bersama-sama menggunakan Blockchain dalam melawan aksi kejahatan di dunia maya. Transparansi yang disediakan oleh teknologi Blockchain pun tidak hanya merambah di sektor finansial, namun juga ke area pendidikan, kesehatan dan sosial. Contoh nyatanya, perusahaan raksasa Sony kini mulai menggunakan Blockchain untuk menerbitkan sertifikat pendidikan dalam bentuk digital demi menghindari risiko tersebarnya ijazah palsu.

Masih ada lagi lho alasan mengapa Bitcoin itu lebih baik dari emas! Terus pantau blog kami untuk mendapatkan tutorial selanjutnya ya. See you soon, Bitcoiners!

 

 

 

 

 

Written by Suasti Atmastuti Astaman

Business Development Manager of Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.





Sumber : blog.indodax.com

Kini Anda bisa Memperjualbelikan ZCoin dengan Rupiah di Indodax.com!

 

Halo, Bitcoiners!

Esok hari, tanggal 15 September 2017, Anda bisa melakukan jual-beli Zcoin dengan Rupiah di Indodax.com. Platform XZC – IDR akan diluncurkan tepat pada pukul 15.00 WIB. Hari ini, tepatnya pada pukul 15.00 WIB nanti, Anda sudah bisa melakukan deposit Zcoin atau XZC ke Indodax.com untuk persiapan trading Anda!

Market XZC – IDR hadir dengan metode Spot Market untuk memenuhi keinginan Anda yang ingin berdagang Zcoin di bursa kami. Fee untuk memperjualbelikan Zcoin dengan Rupiah sama seperti Bitcoin, yaitu 0.3% untuk market taker, dan 0% untuk market maker.

Secara total, kini ada 13 cryptocurrency yang bisa Anda perjualbelikan di Indodax.com, yaitu: Bitcoin, Bitcoin Cash, Ethereum, Ethereum Classic, Zcoin, Litecoin, Dogecoin, Bitshares, Stellar Lumens, Ripple, NXT, XEM, dan Dash.

Ayo trading Zcoin sekarang juga! Segera login ke www.indodax.com dan nikmati kemudahan trading cryptocurrency di bursa kami!

Salam profit,
PT. Indodax Nasional Indonesia


 

Hello, Bitcoiners!

Tomorrow, September 15th 2017, you can start buying and selling Zcoin with Rupiah at Indodax.com. The XZC – IDR platform will be launched promptly at 15.00 WIB. Today, precisely at 15:00 pm, you can start making deposit of Zcoin (XZC) to Indodax.com for your trading preparation!

XZC – IDR Market comes with Spot Market method to satisfy your needs in trading Zcoin in our exchange. Fee to trade Zcoin with Rupiah is similar to Bitcoin, which is 0.3% for market taker, and 0% for market maker.

In total, there are now 13 cryptocurrencies available for trading in Indodax.com, including: Bitcoin, Bitcoin Cash, Ethereum, Ethereum Classic, Zcoin, Litecoin, Dogecoin, Bitshares, Stellar Lumens, Ripple, NXT, XEM, and Dash.

What are you waiting for? Log in to www.indodax.com and enjoy how easy it is to trade cryptocurrency in our exchange!

 

Thank you in advance for your cooperation,

Indodax.com





Sumber : blog.indodax.com

Deposit & Withdrawal Selama Hari Waisak 2025

Halo Member INDODAX,

Sehubungan dengan Hari Waisak pada Senin, 12 Mei 2025 dan Libur Bersama pada Selasa, 13 Mei 2025, berikut penyesuaian jadwal layanan deposit dan withdrawal di INDODAX:

Catatan:
Transfer RTGS & LLG tidak akan tersedia selama tanggal 12-13 Mei 2025, sesuai dengan waktu operasional Bank Indonesia, dan akan kembali diproses pada tanggal Rabu, 14 Mei 2025.

Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, hubungi Customer Support INDODAX melalui email di [email protected] atau melalui nomor telepon di (021) 50658888.


Salam,

INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange

 





Sumber : blog.indodax.com