Cara hidup hemat adalah kebiasaan yang perlu dipupuk sejak dini. Para orang tua biasanya menyiapkan bekal makan siang untuk anak demi membangun kebiasaan berhemat.
Sayangnya, begitu tumbuh dewasa, bagi sebagian orang, membawa bekal sendiri dari rumah dianggap sebagai sesuatu yang memalukan.
Padahal, membawa bekal makan siang sendiri bermanfaat selain untuk menjaga kesehatan kantong, juga untuk menjaga kesehatan tubuh.
Banyak orang beralasan tidak sempat memasak karena kesibukan atau merasa lebih mudah belanja di warung. Jangan pupuk kebiasaan itu! Yuk, mulai cara hidup hemat dengan bawa bekal makan siang.
Memasak bekal makan siang sendiri selain bisa jadi hobi yang menyenangkan bagimu karena memasak berbagai varian menu, juga bisa membuatmu lebih sehat secara fisik maupun kantong!
Bahkan, untuk mengampanyekan gerakan membawa bekal sendiri kepada masyarakat luas demi cara hidup hemat dan sehat, pemerintah bekerja sama dengan Tupperware menggalakkan kampanye Hari Bawa Bekal Nasional untuk siswa sekolah tiap 12 April.
Mulai cara hidup hemat dengan bawa bekal makan siang sendiri
Selain higienis dan baik untuk kesehatan, cara hidup hemat dengan bawa bekal makan siang sendiri bisa memangkas setengah dari uang yang kamu keluarkan untuk makan siang di luar. Apalagi jika kamu berkantor di wilayah yang jajanannya mahal-mahal.
Dengan masak sendiri, kamu bisa hemat hingga Rp30-50 ribu per hari, lho. Apalagi, kamu bisa memasok persediaan bahan makanan untuk sepekan ke depan.
Tidak perlu ribet mempersiapkan makanan, sampai waktumu tersita, cukup masak makanan yang mudah saja bagimu. Menu-menu seperti nasi goreng, ayam atau ikan goreng, telur, tahu dan tempe, hingga oseng dan tumis sayur. Mulailah cara hidup hemat ini dengan sederhana!
Kebiasaan menyiapkan bekal juga akan membuatmu terbiasa bangun lebih pagi dan berangkat kerja dengan santai, terhindar dari terburu-buru lantaran bangun kesiangan.
Untuk memulai, kamu bisa membuat daftar kebutuhan dan daftar menu yang menarik sehingga kamu tidak akan merasa bosan menerapkan cara hidup hemat dengan memasak bekal makanan sendiri.
Ayo, bawa bekal! Berhitung berapa yang bisa kamu tabung!
Yuk, mulai cara hidup hemat! Berikut ini hitungan sederhana bujet yang bisa kamu pangkas dengan membawa bekal makan siang sendiri:
Bawa bekal makan siang sendiri (untuk seisi rumah dengan 2 anak)
Bahan lauk pauk dan beras (@Rp50 ribu x 22 hari)
Rp1,1 juta
Gas
Rp114 ribu
Camilan dan buah @Rp200.000 x 4 minggu
Rp800 ribu
Total pengeluaran jika kamu terapkan cara hidup hemat
Rp2.014.000
Kamu bisa jauh lebih berhemat dengan membawa bekal jika sekaligus mengajak seisi rumah untuk ikut membiasakan cara hidup hemat ini.
Apalagi jika kamu sudah berpasangan dan memiliki anak, menyiapkan bekal makan siang ini terhitung memangkas banyak pengeluaran.
Beli makan di luar (untuk seisi rumah dengan 2 anak)
Untuk kamu dan pasanganmu Rp120.000 x 22 hari
Rp2,64 juta
Beli makan untuk 2 anak Rp15 ribu x 22 hari
Rp660 ribu
Total
Rp3.300.000
Dengan membawa bekal makan siang sendiri dan memulai cara hidup hemat ini bersama keluarga, kamu telah menghemat hingga Rp1.286.000.
Selain itu, kamu juga bisa berhemat dengan membawa bekal air minum sendiri dari rumah, dibandingkan membeli minuman kemasan setiap bulannya. Perbedaannya cukup signifikan antara membeli minuman botol kemasan dibandingkan beli galon minum setiap bulannya.
Dengan selisih yang lumayan dan manfaat cara hidup hemat ini bagi kesehatan dan kebiasaan baikmu, jangan sampai merasa malu membawa bekal makan dan minum sendiri dari rumah, ya!
Artikel ini akan memandu Anda memahami fungsi dasar, jenis-jenisnya, perbandingan antara Hot Wallet dan Cold Wallet, hingga rekomendasi wallet crypto terbaik yang terpercaya. Kami juga menyertakan platform favorit yang terjamin regulasinya di Indonesia, dengan penyesuaian khusus untuk berbagai tingkat pengalaman pengguna.
Banyak pemula sering keliru, mengira wallet crypto berfungsi seperti dompet fisik yang menyimpan koin digital secara langsung. Faktanya, koin digital Anda selalu tersimpan di blockchain. Fungsi utama dari sebuah wallet adalah menyimpan kunci cryptografi yang menjadi akses Anda terhadap aset tersebut. Kunci ini terdiri dari dua jenis:
Public Key (Alamat Publik): Ini berfungsi layaknya nomor rekening bank Anda. Digunakan untuk menerima transfer aset crypto.
Private Key (Kunci Rahasia): Ini adalah bukti kepemilikan Anda, mirip PIN atau tanda tangan rahasia. Siapa pun yang memiliki Private Key ini memiliki kendali penuh atas aset Anda.
Hal Penting yang Harus Diperhatikan:
Jaga Kerahasiaan: Sangat penting untuk selalu menjaga Private Key dan Seed Phrase (frasa pemulihan yang umumnya terdiri dari 12 hingga 24 kata).
Risiko Kehilangan: Kehilangan kunci-kunci ini berarti Anda kehilangan akses ke aset Anda selamanya.
Risiko Berbagi: Membagikan kunci-kunci ini sama saja dengan menyerahkan kontrol penuh atas aset Anda kepada orang lain.
Hot Wallet vs. Cold Wallet: Dua Kutub Keamanan
Pemilihan wallet crypto terbaik sangat bergantung pada kebutuhan dan frekuensi transaksi Anda. Dua kategori utama adalah Hot Wallet dan Cold Wallet.
Hot Wallet (Dompet Panas)
Definisi: Dompet digital yang selalu terhubung ke internet.
Risiko Utama: Rentan terhadap serangan phishing atau malware karena online.
Bentuk: Aplikasi seluler/desktop, ekstensi browser, web exchange.
Cold Wallet (Dompet Dingin)
Definisi: Menyimpan kunci secara offline, tidak terhubung ke internet.
Risiko Utama: Kehilangan atau kerusakan fisik perangkat.
Ideal untuk: Penyimpanan aset dalam jumlah besar jangka panjang (HODLing).
Bentuk: Perangkat keras (hardware device) atau kertas.
Sub-Tipe Wallet: Memahami Kategori
Tipe Wallet
Kategori Utama
Keterangan
Contoh
Mobile Wallet
Hot Wallet
Aplikasi di smartphone yang menawarkan kemudahan transaksi saat bepergian.
Trust Wallet, Pluang
Web Wallet
Hot Wallet
Wallet yang diakses melalui browser atau platform exchange terpusat.
Wallet Exchange (Pluang), MetaMask Extension
Hardware Wallet
Cold Wallet
Perangkat fisik yang menyimpan Private Key secara offline, memberikan tingkat keamanan maksimal.
Ledger Nano X, Trezor Model T
Paper Wallet
Cold Wallet
Private Key dicetak di kertas. Praktis, namun rentan terhadap kerusakan fisik.
–
Dilema Trader: Kecepatan vs Penyimpanan Dingin
Cold Wallet (Hardware Wallet) sangat aman karena offline, tetapi tidak praktis untuk trader aktif. Untuk menjual/beli cepat saat pasar bergerak, Anda harus menghubungkan perangkat, memasukkan PIN, lalu memindahkan aset ke exchange—proses yang memakan waktu sehingga momentum bisa hilang.
Hot Wallet lebih cocok untuk trader karena akses dan eksekusi instan. Anda bisa langsung buy/sell saat harga bergerak tanpa hambatan teknis.
Keamanan Hot Wallet modern kini jauh lebih baik. Platform custodial teregulasi (misalnya yang menggunakan teknologi Fireblocks dan diawasi otoritas seperti OJK) menawarkan keamanan institusional + kecepatan tinggi, membuatnya ideal bagi trader yang mengutamakan kelincahan.
Untuk menemukan wallet yang paling sesuai, pertimbangkan faktor-faktor berikut:
Regulasi dan Keamanan (Dasar-Dasar Wajib):
Legalitas: Untuk Hot Wallet (dompet online) yang beroperasi di Indonesia, pastikan platform tersebut memiliki izin dan berada di bawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Fitur Keamanan: Cari fitur perlindungan aset yang kuat, seperti:
Hot Wallet (Dompet Panas): Cocok bagi Anda yang merupakan trader aktif atau investor pemula karena kemudahannya diakses dan digunakan.
Cold Wallet (Dompet Dingin): Direkomendasikan bagi investor jangka panjang yang menahan aset crypto dalam jumlah besar, karena menawarkan tingkat keamanan tertinggi (offline).
Dukungan Aset:
Pastikan wallet yang Anda pilih mendukung semua jenis koin dan token yang menjadi target investasi Anda (misalnya: Bitcoin, Ethereum, Altcoin populer, serta token di jaringan spesifik).
Easy User Interface (UX/UI):
Antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan sangat penting, terutama untuk investor baru, guna meminimalkan risiko kesalahan saat melakukan transaksi.
Efisiensi Biaya Transaksi (Gas Fee):
Beberapa wallet canggih memungkinkan pengguna untuk memodifikasi biaya transaksi (Gas Fee). Kemampuan ini penting untuk menghemat pengeluaran, khususnya saat jaringan sedang mengalami lonjakan trafik (padat).
5 Rekomendasi Wallet Crypto Terbaik Berdasarkan Tingkat Pengalaman
Berikut 5 wallet teratas berdasarkan keamanan, fungsionalitas, dan relevansi bagi investor di Indonesia, dikelompokkan sesuai dengan tingkat pengalaman pengguna:
A. Pilihan Wallet Crypto Terbaik untuk Investor Pemula
Wallet ini mengutamakan kemudahan penggunaan, keamanan terkelola, dan integrasi yang mulus untuk membeli/menjual menggunakan IDR.
Cocok Untuk: Investor Berpengalaman yang menghargai transparansi kode dan keamanan fisik.
Pluang: Wallet Crypto Terbaik untuk Legalitas dan Kenyamanan Pemula
Sebagai aplikasi investasi legal di Indonesia, Pluang menawarkan Hot Wallet terpusat yang menjadi pilihan terbaik bagi pemula dan trader yang mengutamakan kenyamanan dan legalitas.
Regulasi Terjamin: Terdaftar dan diawasi secara penuh oleh OJK.
Multifungsi dalam Satu Aplikasi: Praktis untuk transaksi (beli, jual, simpan) aset crypto, saham AS, emas, saham Indonesia (soon) dan reksa dana.
Akses Rupiah Mudah: Memudahkan proses setoran (on-ramp) dan penarikan (off-ramp) dana dalam mata uang Rupiah (IDR).
Keamanan Kelas Dunia: Aset yang dikelola platform dijamin keamanannya melalui kemitraan dengan penyedia penyimpanan aset digital teraman secara global, seperti Fireblocks.
Panduan Keamanan Digital Tambahan
Memiliki wallet crypto terbaik saja tidak cukup. Anda juga harus menerapkan kebiasaan digital yang aman:
Jangan Simpan Seed Phrase di Perangkat Online: Tulis frasa pemulihan di kertas dan simpan di brankas. JANGAN pernah memotretnya atau menyimpannya di email/cloud.
Gunakan 2FA: Selalu aktifkan Two-Factor Authentication (2FA) di setiap wallet atau exchange yang Anda gunakan.
Waspada Phishing: Penipu sering membuat situs atau aplikasi palsu yang meniru wallet populer. Selalu cek ulang URL dan jangan login melalui tautan di email.
Audit Transaksi: Periksa secara berkala riwayat transaksi Anda untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan sejak dini.
Diversifikasi: Jangan taruh semua aset Anda di satu jenis wallet atau satu platform. Kombinasikan custodial wallet (seperti Pluang untuk trading harian) dengan cold wallet (untuk penyimpanan jangka panjang).
Hal Yang Dapat Diperhatikan
Memilih wallet crypto terbaik adalah keputusan personal yang didasarkan pada tingkat pengalaman dan toleransi risiko Anda. Bagi investor di Indonesia yang mengutamakan kemudahan dan legalitas,Pluang adalah rekomendasi terbaik untuk memulai. Sementara itu, ketika portofolio Anda semakin besar dan Anda menjadi lebih berpengalaman dalam ekosistem DeFi, Anda harus mempertimbangkan Cold Wallet (Ledger/Trezor) dan Non-Custodial Hot Wallet (MetaMask) untuk kontrol dan keamanan maksimal. Ingat, dalam dunia crypto, Anda adalah bank Anda sendiri.
Belajar dan menimba pengalaman kuliah di luar negeri tentu jadi impian banyak pelajar. Sayangnya, kebanyakan sudah mundur lebih dulu begitu tahu biaya kuliah di luar negeri yang mahal.
Saking prestisenya kuliah di negeri asing bagi masyarakat Indonesia, seorang ustaz, Bangun Samudra, mengaku sebagai doktor lulusan Vatikan. Tipuan lulusan Vatikan ustaz ini baru terbongkar ketika ada kritik atas unggahan banner di media sosial tentang status doi yang lulusan S3 Vatikan!
Boro-boro lulusan Vatikan, di kota kecil dengan jumlah penduduk tidak lebih dari seribu orang itu bahkan tidak ada lembaga pendidikan!
Supaya enggak tipu-tipu saja dan benar-benar memperoleh pengalaman kuliah di luar negeri, yuk ketahui apa yang perlu dipersiapkan plus biaya kuliah di luar negeri.
Biaya kuliah di luar negeri yang tergolong tinggi menjadikan prestise kuliah overseas sebagai impian yang terkesan mustahil dan membuat banyak orang mundur sebelum mencoba. Padahal, pengalaman kuliah di luar negeri amat layak diperjuangkan, lho!
Jadi, yuk, persiapkan jauh-jauh hari segala yang diperlukan untuk membiayai kuliah dan memenuhi standar hidup di kota impianmu! Ada banyak tips dan trik yang bisa digunakan untuk mengakali, asalkan kamu punya niat yang maksimal.
Sebelum memutuskan tempat studi, kamu bisa pertimbangkan biaya berbagai program akademik untuk menentukan total biaya kuliah di luar negeri. Kampus yang kamu tuju semestinya menyediakan informasi tentang berapa biaya program yang kamu incar.
Beberapa kampus, seperti Universitas Iowa dan Universitas Washington merinci biaya yang mungkin dikenakan untuk satu semester mengambil kuliah.
Setelah biaya kuliah, biaya program, buku, perumahan, makanan, transportasi, asuransi, dan biaya lainnya, program studi di luar negeri dapat menelan biaya sekitar USD 13.800.
Meski setiap program berbeda dalam harga, ada beberapa biaya yang konsisten yang dapat dibayar oleh setiap mahasiswa yang belajar di luar negeri. Memahami hal-hal tersebut dapat membantu kamu dalam merencanakan anggaran biaya kuliah di luar negeri dengan lebih baik.
Di luar biaya studi yang dikenakan di kampus, berikut adalah beberapa pengeluaran paling umum, yang dikelompokkan berdasarkan tujuan studi populer di luar negeri.
#1 Biaya kuliah di luar negeri – hunian/tempat tinggal
Tergantung pada benua, negara, dan kota yang mana yang kamu pilih untuk program studi di luar negeri, biaya kuliah di luar negeri untuk kategori hunian/tempat tinggal tentu akan berbeda.
Jika sekolahmu tidak menawarkan pilihan tempat tinggal, kamu harus mempertimbangkan biaya hidup di berbagai kota sebelum memutuskan tempat untuk belajar di luar negeri.
Harga yang tercantum di sini adalah untuk apartemen studio, dan tidak memperhitungkan potensi kamu patungan dengan teman sekamar atau fluktuasi mata uang.
Paris: USD 1.300 – USD 1.800 per bulan untuk apartemen studio
London: USD 1.500 – USD 2.200 per bulan
Hong Kong: USD 2.200 – USD 3.400 per bulan
Melbourne: USD 900 – USD 1.200 per bulan
Roma: USD 800 – USD 1.200 per bulan
Moskow: Sekitar USD 600 – USD 1.000 per bulan
Barcelona: Sekitar USD 800 – USD 1.200 per bulan
Cape Town: Sekitar USD 500 – USD 900 per bulan
#2 Transportasi
Jika kamu memilih studi di beberapa kota maju di luar negeri, kamu akan mendapati sistem transportasi yang telah terintegrasi. Jadi, meski kamu memilih tinggal tidak di pusat kota, kamu selalu akan ada akses memadai via bantuan integrasi transportasi ini.
Hanya saja, fasilitas transportasi ini tidak datang dengan tanpa biaya. Berikut ini biaya transportasi yang kamu perlu persiapkan sebagai bagian dari biaya kuliah di luar negeri:
Paris: Sekitar USD 83 untuk tiket transportasi bulanan
London: Sekitar USD 172 untuk tiket transportasi bulanan
Hong Kong: Sekitar USD 62 untuk tiket transportasi bulanan
Melbourne: Sekitar USD 100 untuk tiket transportasi bulanan
Roma: Sekitar USD 41 untuk tiket transportasi bulanan
Moskow: Sekitar USD 31 untuk tiket transportasi bulanan
Barcelona: Sekitar USD 54 untuk tiket transportasi bulanan
Cape Town: Sekitar USD 30 untuk tiket transportasi bulanan
#3 Biaya kuliah di luar negeri – kebutuhan makan/logistik
Seperti banyak biaya yang terkait dengan biaya kuliah di luar negeri, biaya makan dan minum bisa menjadi biaya yang kamu hemat.
Berikut ini biaya standar yang dikeluarkan untuk kebutuhan makan/minum mahasiswa yang berkuliah di luar negeri:
Paris: Rata-rata makanan berkisar dari USD 9 hingga USD 17 per sekali makan
London: Rata-rata makanan berkisar dari USD 7 hingga USD 13 per sekali makan
Hong Kong: Rata-rata makanan berkisar dari USD 5 hingga USD 12 per sekali makan
Melbourne: Rata-rata makanan berkisar dari USD 7 hingga USD 12 per sekali makan
Roma: Rata-rata makanan berkisar dari USD 8 hingga USD 15 per sekali makan
Moskow: Rata-rata makanan berkisar dari USD 4 hingga USD 6 per sekali makan
Barcelona: Rata-rata makanan berkisar dari USD 8 hingga USD 15 per sekali makan
Cape Town: Rata-rata makanan berkisar dari USD 4 hingga USD 8 per sekali makan
Taktik untuk memangkas biaya kuliah di luar negeri yang mahal
Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk memangkas pengeluaran selama kuliah di luar negeri. Kamu dapat mengurangi pos pengeluaran dari hunian, transportasi, ataupun makanan sehari-hari.
Selain mencari beasiswa kuliah, berikut ini hal-hal yang bisa kamu lakukan:
#1 Gunakan transportasi umum sesering mungkin
Banyak kota di luar negeri memiliki sistem transportasi umum yang dirancang dengan baik. Dari Tokyo ke Paris, London, Shanghai, Berlin, Singapura, dan seterusnya, memiliki transportasi publik yang ciamik. Jadi, manfaatkanlah!
#2 Masak makanan di rumah bersama temanmu dan patungan beli bahan
Mencoba kuliner unik suatu wilayah adalah bagian penting dari mencoba pengalaman budaya baru. Tapi, kalau tekor di kantong, usahakan jangan sering-sering. Demi menghemat biaya kuliah di luar negeri, coba deh masak sendiri di flat. Kamu bisa ajak teman untuk patungan beli bahan dan sekalian belajar masak bareng.
#3 Batasi melancong atau keluyuran
Banyak pelajar yang studi keluar negeri memanfaatkan momen kuliah di luar negeri untuk jalan-jalan mengunjungi tempat baru sebanyak mungkin. Ini boleh saja jika anggaranmu tidak terbatas. Tapi, kalau kamu mesti berhemat, coba batasi kegiatan keluyuranmu. Pilih destinasi dan tujuan wisata yang benar-benar penting bagimu dan saat senggang, cobalah cari pekerjaan paruh waktu demi membiayai kegiatan travelmu.
#4 Daftar beasiswa yang sesuai
Ada banyak beasiswa yang bisa kamu ajukan untuk membiayai kuliahmu di luar negeri. Dari beasiswa pemerintah, beasiswa universitas, hingga beasiswa yang dibiayai oleh swasta/sponsor dapat kamu coba. Ikuti juga kegiatan volunteer yang menambah pengalamanmu kuliah di luar negeri sekaligus menambah isi kantongmu.
Untuk investasi, gunakan Pluang, exchange resmi yang diawasi OJK dan Bappebti, serta bersertifikasi ISO/IEC 27001. Tentukan tujuan, verifikasi KYC, deposit dana, lalu beli dan simpan ETH di wallet Pluang. Pemula dapat mulai dengan modal kecil dan manajemen risiko yang baik.
Apa Itu Ethereum?
Ethereum adalah blockchain open-source dan terdesentralisasi yang mendukung smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum berfungsi sebagai platform Web3 untuk DeFi, NFT, dan DAO. Aset utamanya, Ether (ETH), dipakai untuk gas fee, staking, dan investasi. Intinya, Ethereum = Blockchain + Smart Contract + Ether (ETH).
Apa Keunggulan Ethereum?
Ekosistem terbesar: Ethereum memiliki paling banyak developer, proyek DeFi, NFT, dan dApps.
Smart contract & fleksibel: Siapapun bisa membangun aplikasi terdesentralisasi.
Keamanan tinggi: Ribuan validator dan stabil sejak 2015.
Adopsi luas: Digunakan perusahaan besar dan hadir ETF ETH.
Proof of Stake: Sejak 2022, konsumsi energi turun >99%.
Apa Kekurangan Ethereum?
Biaya transaksi tinggi, terutama saat jaringan padat.
Skalabilitas terbatas, kecepatan transaksi masih jadi tantangan.
Banyak pesaing baru menawarkan kecepatan dan biaya lebih baik.
Penggunaan dApps, staking, dan wallet cukup rumit untuk pemula.
Risiko regulasi tinggi, ETH bisa diklasifikasikan sebagai sekuritas di beberapa negara.
Berapa harga ETH pertama kali?
Saat ICO tahun 2015, harga ETH hanya sekitar $0.75 per koin. Kini nilainya sudah melonjak ribuan kali lipat.
Apakah koin Ethereum terbatas?
Berbeda dengan Bitcoin yang jumlah suplai maksimalnya dibatasi pada 21 juta koin, Ethereum tidak memiliki batasan suplai maksimum. Meskipun demikian, setelah penerapan mekanisme EIP-1559, sebagian ETH yang digunakan dalam setiap transaksi akan dibakar (burned). Hal ini bertujuan agar jumlah ETH yang beredar di pasar dapat lebih terkendali.
Bagaimana Sejarah & Perkembangan Ethereum?
2015 – Peluncuran Ethereum Mainnet : Ethereum resmi dirilis dengan token Ether (ETH).
2017 – ICO Boom : Ribuan proyek crypto lahir memakai ERC-20. Harga ETH naik dari ~$8 ke >$700.
2020 – DeFi BooM : Ekosistem DeFi seperti Uniswap, Aave, Compound tumbuh pesat. TVL miliaran dolar.
2021 – NFT Hype : Ethereum jadi pusat NFT, dengan koleksi seperti CryptoPunks & Bored Ape Yacht Club.
2022 – The Merge : Ethereum pindah dari PoW ke PoS, konsumsi energi turun 99,95%.
2024 – Spot ETH ETF Disetujui : AS menyetujui ETF Ethereum pertama, meningkatkan legitimasi dan akses institusi.
2025 – Pectra Upgrade : Untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi jaringan Ethereum secara keseluruhan mulai dari Peningkatan Efisiensi Staking (EIP-7251), Abstraksi Akun (EIP-7702), sampai Efisiensi Data (EIP-7691).
Apa Fungsi Ethereum?
Smart Contract & dApps: Pengembang membuat aplikasi dan kontrak pintar tanpa perantara.
Tokenisasi Aset: Mendukung token ERC-20, ERC-721, dan aset dunia nyata.
Infrastruktur DeFi: Dasar layanan keuangan terdesentralisasi (lending, staking, DEX, yield farming).
DAO: Organisasi komunitas dengan voting berbasis token.
Ethereum memakai blockchain, buku besar digital terdesentralisasi yang mencatat semua transaksi. Transaksi diverifikasi dan ditambahkan ke blok baru.
Struktur blok → berisi transaksi, waktu, dan hash unik yang menghubungkan ke blok sebelumnya.
Proses transaksi → transaksi masuk ke mempool, dipilih validator, diverifikasi, lalu dimasukkan ke blok.
Node jaringan → ribuan node global menyimpan salinan blockchain demi keamanan dan transparansi.
Hashing & cryptografi → memastikan data transaksi tetap asli dan aman.
Sejak The Merge September 2022, Ethereum beralih dari Proof-of-Work (PoW) ke Proof-of-Stake (PoS) yang lebih hemat energi (>99,9% lebih efisien).
Konsensus Proof-of-Stake (PoS)
Pemilihan Validator → Validator dipilih acak setelah staking minimal 32 ETH atau lewat pool.
Pembuatan Blok & Attestation → Validator terpilih membuat blok, lainnya mengonfirmasi. Mayoritas setuju, blok masuk blockchain.
Reward & Penalti → Validator jujur dapat ETH & gas fee, yang curang bisa kena penalti seperti slashing.
Finalitas dengan Gasper → Ethereum pakai Gasper untuk finalisasi blok.
Ethereum mata uang apa?
Ethereum sendiri adalah nama platform blockchain, sedangkan mata uang digitalnya bernama Ether (ETH). Jadi, ETH adalah token asli yang digunakan dalam ekosistem Ethereum.
Bagaimana Langkah Awal Beli Ethereum?
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai membeli ETH
Pilih aplikasi trading crypto legal – gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
Daftar & verifikasi akun (KYC) – unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
Pengenalan & edukasi trading crypto – sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materiedukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap.
Deposit dana – Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet, atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
Pilih Aset Crypto – memilih aset Ethereum (ETH).
Analisis Pasar Sebelum Trading – Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
Terapkan Manajemen Risiko – Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi – Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Apa Perbedaan antara Ethereum dan Bitcoin?
Aspek
Bitcoin (BTC)
Ethereum (ETH)
Tujuan Utama
Diciptakan (2009) sebagai mata uang digital pertama. Fokus utama: store of value (penyimpan nilai) dan sistem pembayaran peer-to-peer (tanpa perantara).
Diluncurkan (2015) sebagai platform smart contract. Bertujuan untuk menjalankan aplikasi terdesentralisasi (DeFi, NFT, DAO, dll.).
Fungsi Blockchain
Hanya mencatat transaksi keuangan (kirim/terima BTC).
Mampu mengeksekusi program (smart contract), membuatnya lebih fleksibel untuk beragam aplikasi.
Mekanisme & Teknologi
Total suplai terbatas (maksimal 21 juta koin). Mekanisme konsensus awalnya adalah Proof of Work (PoW).
Tidak memiliki batas suplai yang ketat. Menggunakan Proof of Stake (PoS) yang lebih hemat energi.
Nilai & Penggunaan
Dipandang sebagai “emas digital” atau aset lindung nilai.
Berfungsi sebagai utility token (token utilitas) untuk membayar biaya transaksi (gas fee), staking validator, dan juga aset investasi.
Apa Kasus Penggunaan Ethereum dalam Kehidupan Nyata?
DeFi: Seperti Uniswap, memungkinkan trading & pinjam-meminjam tanpa bank.
NFT: Seperti OpenSea, digunakan untuk seni digital, koleksi, dan item game di Ethereum.
Stablecoin: Contoh USDC & DAI, untuk transaksi harian dan penghubung fiat-crypto.
DAO: Komunitas digital yang dikelola transparan melalui voting token tanpa otoritas pusat.
Bagaimana Masa Depan Ethereum?
Upgrade Pectra (2025) – Ethereum akan meningkatkan efisiensi dan staking lewat upgrade Pectra.
Proyeksi Harga – Standard Chartered memprediksi harga ETH bisa mencapai USD 7.500 di 2025 dan USD 25.000 di 2028 karena adopsi yang meningkat.
Adopsi Institusional – Institusi besar makin banyak mengadopsi Ethereum lewat ETF ETH dan integrasi Web3.
Trading ETH pakai aplikasi apa?
Pluang adalah aplikasi crypto terbaik di Indonesia yang telah teregulasi dan memperoleh rating 4,8 di Google Play Store. Selain aset crypto dan derivatif seperti crypto futures, Pluang juga menyediakan akses ke saham Amerika, ETF, options, emas, reksa dana hingga saham Indonesia (soon). Biaya kompetitif, fitur pro, dan konten edukasi komprehensif membantu pengguna mempersiapkan diri sebelum terjun ke pasar.
Kesimpulan
Ethereum adalah blockchain fundamental untuk Web3 (seperti smart contract, dApps, DeFi, NFT, dan tokenisasi aset). Fleksibilitas dan dukungan komunitasnya menjadikan Ethereum inovasi crypto signifikan. Investor pemula perlu memahami dasarnya dan menerapkan manajemen risiko. Pluang, aplikasi yang diawasi OJK dan Bappebti, menawarkan platform aman untuk investasi Ethereum.
IHSG hari ini masih terkapar lantaran wabah covid-19. Daftar saham 10 top loser di Bursa Efek Indonesia pekan lalu bahkan didominasi oleh emiten kapitalisasi besar (blue chip).
Dalam sepekan, indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok 7,3% ke level 5.452,7 mengikuti tren bursa global. Tak pelak, saham-saham unggulan blue chip terjerembab mengisi daftar top loser (saham dengan koreksi harga terburuk).
IHSG pada perdagangan hari ini mencapai level 5.361,25 dengan penurunan hingga 91,46 poin (turun sebesar 1,68% dibandingkan pada perdagangan sebelumnya).
Padahal, biasanya daftar saham top loser dan top gainer ditempati saham lapis kedua dan ketiga karena nilai kapitalisasi mereka kecil. IHSG hari ini menunjukkan fenomena yang berbeda.
Seiring dengan berjatuhannya bursa saham dunia selama sepekan (24-28 Februari), yang mencapai hingga ribuan poin dalam sepekan, saham-saham blue chip pun dilanda aksi jual sehingga anjlok nyaris 600 poin dalam 5 hari perdagangan.
Aksi jual saham blue chip terjadi begitu masif hingga saham blue chip dilego besar-besaran. Kesemua saham blue chip dalam daftar saham IHSG hari ini mencatatkan koreksi saham signifikan hingga lebih dari sepersepuluh nilai saham.
Kesepuluh saham emiten besar yang catatkan kinerja buruk di tengah situasi coronavirus hari ini ada di sektor energi maupun manufaktur.
Berikut ini top losers IHSG hari ini:
Saham
Harga
(%)
ADRO
1,155
-11.8
ANTM
575
-17.9
ASII
5,525
-10.9
AYLS
50
-67.3
IHSG Hari Ini – BRPT
985
-15.1
FREN
94
-16.8
HMSP
1,700
-11.5
PGAS
1,280
-16.1
PSAB
214
-18.3
TELE
113
-27.6
Dari sektor energi, di antaranya adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Saham ANTM mengalami koreksi terbesar dengan besaran hingga 17,9%. Koreksi ini terjadi seiring dengan anjloknya harga emas dari level tertingginya USD 1660 menjadi USD 1587 per troy ons pada akhir pekan lalu.
Selain ANTM, emiten produsen emas lain seperti PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) juga anjlok hingga 18,3% atau 48 poin dalam sepekan terakhir.
Sementara itu emiten besar dari manufaktur yang jatuh pada IHSG hari ini adalah PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Astra International Tbk (ASII).
Sedangkan yang terhitung paling merugi pada pekan lalu adalah emiten PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) dengan saham gocap (candy stock). Saham dengan harga Rp100 per unit ini terkena koreksi hingga 67,3% atau setara 103 poin.
Padahal emiten yang bergerak di sektor perdagangan ini baru mencatatkan saham pada 12 Februari 2020.
Di tengah anjloknya saham di berbagai sektor, ada pula daftar saham yang kebal
Kendati kondisi suram menghadang emiten besar, beberapa saham masih tampak mencatatkan kinerja positif. Mayoritas saham yang catatkan keuntungan transaksi besar (top gainers) terbilang memiliki keunggulan yang unik.
Berikut ini daftar 10 saham yang mengisi posisi teratas bursa nasional dalam peningkatan harga saham sepanjang pekan lalu.
Pengenalan Aset Crypto: Memahami Aset Digital Anda
Sebelum mempertaruhkan modal, memahami secara mendalam apa yang akan Anda perdagangkan adalah langkah krusial.
Apa Itu Aset Crypto?
Aset Crypto adalah aset digital yang diamankan oleh kriptografi dan berjalan di atas teknologi yang disebut blockchain. Tidak seperti mata uang tradisional (fiat) yang dikendalikan oleh bank sentral, aset ini bersifat terdesentralisasi. Karakteristik utamanya adalah volatilitas, di mana harganya bisa berubah secara signifikan dalam waktu singkat, yang menciptakan peluang trading sekaligus risiko.
Jenis-Jenis Aset Crypto (Bitcoin, Altcoin, Stablecoin)
Bitcoin (BTC): Crypto pertama & terbesar, dianggap “emas digital” (pasokan terbatas 21 juta koin), penyimpan nilai, acuan pasar crypto.
Altcoin: Semua crypto selain Bitcoin. Contoh: Ethereum (ETH) (platform DeFi, NFT, GameFi), Solana (SOL) (transaksi cepat, biaya rendah).
Stablecoin: Crypto dipatok 1:1 Dolar AS (contoh: USDT, USDC). “Safe haven” trader untuk mengamankan profit saat pasar bergejolak.
Dasar-Dasar Blockchain: Teknologi di Balik Crypto
Secara sederhana, blockchain adalah “buku besar digital” yang terdistribusi dan tidak dapat diubah. Setiap transaksi dicatat dalam “blok” dan disambungkan bersama secara kronologis, menciptakan “rantai”. Karena data ini dibagikan ke ribuan komputer di seluruh dunia, sangat sulit untuk diretas atau dimanipulasi. Inilah yang membuat transaksi crypto aman dan terverifikasi tanpa perlu perantara seperti bank.
Tutorial Platform Trading: Panduan Praktis dari Awal hingga Mahir
Ini adalah bagian paling penting. Menguasai platform adalah kunci untuk bisa mengeksekusi strategi trading secara efektif.
Langkah 1: Memilih Platform Trading Crypto yang Tepat
Pintu masuk Anda ke dunia crypto adalah melalui platform exchange. Di Indonesia, pemain-pemain utama sepertiPluang, Indodax, dan Triv telah menjadi gerbang bagi jutaan investor. Pertanyaannya, mana yang tepat untuk Anda?
Pilihan platform seringkali bergantung pada cakrawala investasi Anda. Jika Anda seorang purist yang hanya fokus pada aset crypto, platform khusus crypto bisa menjadi pilihan. Namun, jika Anda melihat crypto sebagai salah satu bagian dari portofolio yang lebih luas, maka platform multi-aset menjadi lebih relevan.
Di sinilah platform seperti Pluang menunjukkan kekuatannya, membangun ekosistem yang dipercaya oleh lebih dari 12 juta pengguna. Kepercayaan ini berakar pada fondasi regulasi ganda: aset crypto diawasi oleh OJK, sementara produk crypto futures berada di bawah pengawasan Bappebti. Hal ini memberikan lapisan keamanan dan legitimasi yang komprehensif, yang tercermin pada rating kepuasan pengguna yang mencapai 4.8 di Google Play Store.
Langkah 2: Panduan Mendaftar dan Verifikasi (KYC)
Unduh Aplikasi resmi dari App Store atau Google Play.
Daftar dengan email dan nomor telepon aktif.
Verifikasi Identitas (KYC) dengan e-KTP dan swafoto. Jika gagal, biasanya karena foto buram; ulangi di tempat terang dan pastikan data sesuai KTP.
Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA) dengan aplikasi seperti Google Authenticator. Selalu waspada terhadap phishing dan pastikan alamat situs web benar sebelum login.
Langkah 3: Cara Melakukan Deposit Dana ke Akun
Setelah akun terverifikasi, lakukan deposit melalui transfer bank virtual account atau e-wallet, dengan minimal antara Rp 10.000 – Rp 50.000. Dana biasanya masuk dalam beberapa menit. Pastikan data transfer sesuai instruksi. Modal ideal ditentukan dari persentase portofolio, mulailah dengan porsi kecil. Bahkan saat tidak trading, manfaatkan instrumen berisiko rendah seperti USD Yield di Pluang, yang bisa memberi imbal hasil hingga 3,88%, agar dana tetap produktif sambil menunggu peluang.
Langkah 4: Panduan Praktis Membeli & Menjual Aset di Platform
Pilih Aset: Dari daftar aset yang tersedia di pasar (market), pilih yang ingin Anda beli (misal: Bitcoin).
Gunakan Tipe Order:
Market Order: Membeli instan di harga pasar saat ini. Cocok untuk eksekusi cepat.
Limit Order: Mengatur pembelian di harga spesifik yang Anda inginkan. Cocok untuk strategi trading yang presisi.
Masukkan Jumlah: Tentukan berapa Rupiah yang ingin Anda gunakan.
Konfirmasi Order: Periksa kembali detail transaksi, termasuk estimasi aset yang didapat dan fee (biaya), lalu konfirmasi.
Aset Masuk: Aset akan langsung tersimpan di wallet exchange Anda dan bisa dipantau di portofolio.
Langkah 5: Cara Withdraw Profit ke Rekening Bank
Masuk ke menu “Withdraw” atau “Penarikan” di aplikasi.
Masukkan jumlah Rupiah yang ingin ditarik dan pilih rekening bank yang sudah terdaftar.
Periksa estimasi biaya dan waktu proses (umumnya beberapa jam hingga 1 hari kerja).
Konfirmasi dengan PIN atau kode 2FA.
Analisis Teknikal dan Fundamental: Cara Mengambil Keputusan
Analisis Fundamental: Menilai Kesehatan Proyek Ini adalah proses menyelidiki “nilai intrinsik” sebuah proyek. Tanyakan pada diri Anda: Apa tujuan proyek ini? Siapa tim di baliknya? Bagaimana model tokenomics-nya (distribusi dan suplai token)? Apakah teknologinya solid dan memiliki komunitas yang aktif?
Analisis Teknikal: Membaca Psikologi Pasar Lewat Grafik Ini adalah skill membaca pergerakan harga melalui grafik untuk mengidentifikasi pola dan tren. Beberapa indikator dasar yang perlu dipelajari:
Moving Average (MA): Menunjukkan tren harga rata-rata.
Relative Strength Index (RSI): Mengukur kondisi overbought/oversold.
Platform yang unggul seperti Pluang menyediakan akses web trading gratis berbasis TradingView, yang merupakan standar industri untuk analisis teknikal.
Strategi dan Fitur Trading: Dari Teori ke Eksekusi Cerdas
Menguasai strategi dan fitur adalah kunci untuk trading yang terencana. Alih-alih hanya bereaksi terhadap pasar, Anda bisa bertindak secara proaktif dan disiplin.
Pilih Gaya Trading Sesuai Kondisi Pasar:
Day Trading → transaksi cepat memanfaatkan volatilitas harian.
Swing Trading → menunggangi tren menengah (mingguan/bulanan).
HODLing → membeli aset berkualitas dan menyimpannya jangka panjang.
Gunakan Fitur Wajib untuk Disiplin & Mengelola Emosi:
Stop Loss (SL): Membatasi kerugian.
Take Profit (TP): Mengamankan keuntungan.
Studi Kasus Cerdas: Andi membeli Bitcoin senilai Rp 500.000, lalu langsung memasang SL di Rp 475.000 (batas rugi 5%) dan TP di Rp 550.000 (target untung 10%). Dengan ini, ia telah mengunci skenario terburuk dan terbaiknya. Fitur ini memaksanya disiplin pada rencana dan menghilangkan keputusan trading emosional, yang merupakan kunci utama untuk bertahan di pasar.
Pro Tips: Selalu buat rencana trading (harga masuk, SL, TP) sebelum menekan tombol “beli”. Seiring berkembangnya skill, jelajahi fitur lanjutan seperti Trailing Stop untuk memaksimalkan keuntungan saat pasar sedang tren kuat.
Manajemen Risiko dan Adaptasi: Seni Bertahan di Pasar Crypto
Trading bukan hanya soal mencari profit, tetapi soal bertahan hidup di pasar.
Aturan emas:
Jangan risikokan lebih dari 1–2% modal per transaksi.
Gunakan rasio Risk/Reward minimal 1:2.
Catat semua transaksi di jurnal trading untuk evaluasi.
Mayoritas trader gagal bukan karena salah analisis, melainkan karena emosi. FOMO (Fear of Missing Out) dan FUD (Fear, Uncertainty, Doubt) sering jadi penyebab utama kerugian besar.
Berita dan Update Pasar Crypto: Tetap Terinformasi
Harga crypto sangat dipengaruhi oleh berita—seperti kebijakan suku bunga bank sentral, adopsi oleh perusahaan besar, atau perkembangan regulasi baru. Mengikuti berita dari sumber terpercaya seperti situs CoinMarketCap, Coingecko, dan portal berita finansial membantu Anda mengantisipasi pergerakan pasar.
Glosarium Istilah Trading Crypto
Bullish/Bearish: Tren pasar sedang naik (bull) atau turun (bear).
KYC: Proses verifikasi identitas oleh platform.
Order Book: Daftar antrian pesanan beli dan jual suatu aset.
Merasa tidak mungkin menabung untuk beli rumah dengan gaji pas-pasan? Mungkin kamu belum coba cara menabung untuk beli rumah berikut ini!
Uang muka alias down payment (DP) untuk beli rumah adalah hal pertama yang perlu dipersiapkan, dan dengan gaji bulanan Rp10 juta, kamu bisa kok menabung untuk membeli rumah idamanmu.
Dengan gaji Rp10 juta dan mempersiapkan menabung untuk beli rumah? Kamu bisa pakai cara menabung untuk beli rumah yang efektif ini!
Hampir semua bank di Indonesia kini menyediakan program KPR. Selain KPR konvensional, terdapat juga pilihan KPR syariah, yakni cicilan rumah yang bisa dilakukan oleh nasabah dengan cara syar’i.
Ada bunga yang akan dikenakan saat kamu putuskan membeli rumah KPR. Perbankan menawarkan bunga kompetitif. Selain itu, kriteria khusus dikenakan oleh bank bagi nasabah yang ingin mencicil KPR.
Karena itu, kamu butuh strategi cara menabung untuk beli rumah demi memenuhi kriteria dari bank: alias, kamu perlu punya biaya batas minimum untuk beli rumah dengan tipe tertentu.
Cara menabung untuk beli rumah dengan menyiapkan down payment
Sejak 2018, Bank Indonesia merilis aturan membeli rumah tanpa uang muka alias tanpa DP demi melonggarkan ketentuan loan to value/financing to value (LTV/FTV).
Namun, tidak adanya kewajiban menyertakan DP rumah dalam pengambilan KPR ini justru mengandung sejumlah konsekuensi. Di antaranya ini bisa berimbas ke angka cicilan yang besar atau tenor yang lebih panjang.
Konsekuensi ini yang umumnya membuat banyak orang lebih meminati membeli rumah KPR dengan membayar DP. Dengan membayar uang muka, pinjaman dari bank untuk membeli rumah tidak 100 persen sama dengan harga rumah.
Dampaknya adalah cicilan KPR bisa rendah ataupun tenornya lebih singkat. Rumah.com Property Sentiment Index H2 2019 juga memaparkan hasil survei yang mengungkapkan 91 persen responden lebih memilih menabung setiap bulan demi menyiapkan DP rumah.
Meski menabung untuk beli rumah dengan DP menjadi pilihan sebagian besar responden, tentu untuk mempersiapkan angka DP itu ditempuh dengan jalan berbeda.
Ada yang bisa mengumpulkan uang muka dalam setahun, sementara ada juga yang baru bisa mengumpulkan DP dalam dua tahun atau lebih. Itulah mengapa kamu perlu memikirkan cara menabung yang efektif demi mengumpulkan dana untuk DP rumah.
Hitung anggaranmu ulang, yuk!
Harga rumah: Rp600.000.000
Uang muka: umumnya 20%, maka kamu butuh uang muka Rp120.000.000
Plafon pinjaman di bank: Rp480.000.000
Lama angsuran: 25 tahun (300 bulan)
Besar cicilan pokok: plafon pinjaman dibagi lama masa tenor, anggaplah 25 tahun, maka kamu bagi Rp480.000.000 dengan 300 bulan (25 tahun), sebesar Rp1.600.000 per bulan.
Bunga cicilan per bulan: bunga umumnya 8%, maka Rp480.000.000 x 8% : 12 = Rp3.200.000
Total angsuran cicilan: cicilan pokok ditambah dengan bunga cicilan per bulan, yakni Rp1.600.000 + Rp3.200.000, maka Rp4.800.000 per bulan.
Besaran gajimu dan gaji pasangan akan menyesuaikan dengan cicilan Rp4.800.000 per bulan.
Berikut ini langkah demi langkah yang mesti kamu penuhi sebagai cara menabung untuk beli rumah yang efektif:
#1 Cara menabung untuk beli rumah – tetapkan besaran DP yang perlu disiapkan
Bank Indonesia menetapkan minimal DP rumah 10 persen dari harga jual rumah. Dengan DP 10 persen, konsekuensinya bagi cicilan KPR kamu adalah tenor pinjaman yang lama angsuran hingga 25 tahun.
Dengan menghitung anggaran di atas, maka untuk rumah seharga Rp600 juta, paling tidak kamu mesti menggunakan cara menabung untuk beli rumah dengan menyiapkan DP Rp120 juta.
Kamu bisa pikirkan cara menabung emas untuk beli rumah demi menyesuaikan dengan target biaya angsuran bulanan ini. Misalnya, uang muka sebanyak Rp120.000.000 akan membutuhkan 172 gram emas dengan asumsi 1 gram emas = Rp695.000.
Jadi, berapa besar yang harus disisihkan jika kamu memerlukan DP rumah hingga Rp120 juta?
Dengan asumsi kamu bisa menyisihkan 10 hingga 20 persen gajimu, maka bila gajimu Rp10 juta dan kamu hendak menyisihkan Rp2 juta setiap bulan, maka kamu butuh hingga 50 bulan.
Namun, bila kamu ingin memiliki DP Rp120 juta lebih cepat lagi, maka kamu mesti menyisihkan persentase lebih banyak setiap bulannya. Dengan menargetkan 2 tahun menabung untuk DP, maka tiap bulan kamu mesti menabung Rp5 juta.
Kamu bisa menyimpan dana itu dalam bentuk investasi, baik lewat efek semisal saham atau surat utang ataupun dengan menyimpan tabungan/deposito dalam jangka waktu 2 tahun.
#2 Perkirakan pengeluaran dalam bujet keuangan untuk beli rumah
Menabung DP untuk membeli rumah dalam waktu singkat dengan jumlah besar tentu mengisyaratkanmu untuk melakukan pengorbanan pada pengeluaran/bujet keuanganmu.
Pertimbangkan untuk mengalokasikan anggaran bulananmu dengan bujet berikut ini:
50 persen untuk menabung DP bulanan
30 persen untuk kebutuhan pokok
10 persen untuk pengeluaran lain-lain
20 persen untuk tabungan (termasuk asuransi dan investasi)
Dengan asumsi kamu perlu menabung Rp5 juta per bulan selama 2 tahun, maka kamu perlu prioritaskan 50% gajimu sebagai cara menabung untuk beli rumah dengan DP Rp120 juta.
#3 Cara menabung untuk beli rumah – alokasikan penghasilan tambahan untuk ditabung
Jika kebetulan kamu menerima bonus, penghasilan tambahan, atau THR, sebaiknya kamu pertimbangkan itu sebagai bonus yang menambah tabunganmu demi membeli rumah.
Alokasikan 30-50% dari tunjangan hari raya (THR) yang kamu terima untuk DP rumah. Begitu juga untuk penghasilan jenis lain, alokasikan juga 30 persennya untuk ditabung.
Kamu bisa cari pekerjaan sampingan demi penghasilan tambahan untuk mengumpulkan uang muka KPR. Apalagi saat ini kamu bisa menemukan banyak pekerjaan sampingan dengan mudah lewat situs web penyedia jasa freelance.
Tawarkan saja kemampuan yang sesuai dengan besaran bayaran tertentu. Selama kamu konsisten menerapkan cara menabung untuk beli rumah ini, dijamin deh bahkan lebih cepat dari 2 tahun juga terkumpul down payment-nya!
Setelah itu, selesaikan proses verifikasi identitas (KYC) agar akun lebih aman, lalu lakukan deposit dana sesuai kebutuhan. Sebelum bertransaksi, pelajari dulu dasar-dasar analisis teknikal dan fundamental untuk membantu membaca pergerakan harga. Pemula disarankan memilih aset Crypto populer dengan likuiditas tinggi, serta memulai dengan nominal kecil guna meminimalkan risiko kerugian.
Bitcoin telah menjadi aset digital paling populer di dunia dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$1.06 triliun pada 1 Desember 2025. Di Indonesia, minat masyarakat terhadap Bitcoin terus melonjak. Data OJK mencatat bahwa jumlah investor Crypto telah menembus 18.6 juta orang per Sept 2025.
Artikel ini membahas cara investasi Bitcoin untuk pemula secara lengkap: mulai dari apa itu Bitcoin, kelebihan dan risiko, hingga langkah-langkah investasi praktis menggunakan aplikasi legal yang terdaftar di OJK dan Bappepti seperti Pluang. Semua poin dirancang agar pembaca pemula bisa memahami cara memulai dengan modal kecil, strategi yang tepat, dan manajemen risiko yang bijak.
Pilih aplikasi trading crypto legal – gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
Daftar & verifikasi akun (KYC) – unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
Pengenalan & edukasi Investasi Bitcoin – sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap.
Deposit dana – Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet, atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
Pilih Aset Crypto Bitcoin – Masuk ke menu pasar, pilih pasangan BTC/IDR. Tentukan jumlah nominal rupiah yang ingin dibelikan Bitcoin. Karena 1 BTC = Rp1.5 miliar (per September 2025), pemula biasanya membeli dalam pecahan kecil, misalnya 0,0001 BTC.
Analisis Pasar Sebelum Investasi – Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
Terapkan Manajemen Risiko – Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
Mulai Investasi (Buy/Sell) & Pantau Posisi – Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Bitcoin adalah mata uang digital pertama yang diperkenalkan pada 2009 oleh sosok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Tidak seperti mata uang konvensional, Bitcoin:
Tidak dikendalikan bank atau otoritas tunggal.
Transaksinya berlangsung secara peer-to-peer melalui jaringan blockchain.
Tercatat secara transparan, tidak bisa dihapus, dan hampir mustahil dipalsukan.
Hingga 2025, lebih dari 19,6 juta BTC telah ditambang (93% dari total suplai maksimal 21 juta BTC). Keterbatasan suplai inilah yang membuat Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” dan dianggap cocok sebagai aset simpanan jangka panjang.
Kelebihan Investasi Bitcoin:
Likuiditas tinggi – Bitcoin diperdagangkan di hampir semua exchange dengan volume harian ratusan miliar dolar AS.
Aset global – bisa dikirim lintas negara dalam hitungan menit dengan biaya lebih rendah dibanding transfer bank.
Potensi imbal hasil tinggi – harga Bitcoin pernah naik lebih dari 300% hanya dalam dua tahun terakhir.
Akses mudah – di aplikasi seperti Pluang, investasi Bitcoin bisa dimulai dengan modal kecil, cukup Rp10.000.
Diversifikasi portofolio – banyak investor institusi menempatkan sebagian aset mereka di Bitcoin untuk tujuan diversifikasi portofolio.
Lindung Nilai Dari Inflasi – Bitcoin memiliki suplai terbatas hanya 21 juta koin. Karena sifat deflasi dan kelangkaannya, BTC dijadikan sebagai aset yang nilainya cenderung terjaga dalam jangka panjang.
Risiko Investasi Bitcoin
Harga yang volatil – Bitcoin dianggap volatile karena harganya bisa naik-turun sangat tajam dalam waktu singkat.
Risiko keamanan – peretasan exchange atau pencurian aset masih terjadi, meski makin jarang di platform resmi.
Potensi penipuan – skema Ponzi, ICO bodong, atau exchange abal-abal masih banyak bermunculan.
Irreversible transaction – salah transfer atau kehilangan private key bisa membuat BTC hilang selamanya.
Regulasi ketat – setiap negara bisa punya aturan berbeda soal pajak atau izin.
Karena itu, pemula disarankan mulai kecil, pilih platform legal, dan gunakan fitur keamanan ekstra.
Gunakan strategi DCA (Dollar-Cost Averaging) – beli BTC secara rutin (mingguan/bulanan) dalam jumlah tetap.
Buy the dips – tambah alokasi saat harga terkoreksi, asalkan sesuai strategi jangka panjang.
Diversifikasi portofolio – jangan hanya Bitcoin, sisihkan sebagian ke ETH atau aset konvensional lainnya seperti saham Indonesia, saham AS, ETF, reksa dana sampai emas.
Manajemen risiko – alokasikan maksimal 5–15% dari total portofolio ke Crypto.
Hindari FOMO – jangan beli hanya karena hype media sosial.
FAQ Seputar Investasi Bitcoin
1. Berapa Minimal Investasi Bitcoin di Indonesia?
Salah satu pertanyaan paling sering diajukan adalah “Berapa minimal uang untuk membeli Bitcoin?”
Jawabannya: sangat terjangkau.
Di aplikasi Pluang, kamu bisa mulai investasi Bitcoin mulai dengan Rp10.000.
Artinya, meskipun 1 BTC = Rp1 miliar, kamu tetap bisa membeli pecahan kecil.
Bahkan dengan Rp100 ribu, kamu sudah bisa memiliki sebagian kecil Bitcoin sesuai harga pasar.
Jadi, investasi Bitcoin tidak harus menunggu punya ratusan juta rupiah.
2. 1 Bitcoin harganya berapa?
Harga 1 BTC per 1 Desember 2025 sekitar Rp1.453.233.886. Nilainya berubah setiap detik, jadi sebaiknya cek langsung di Pluang.
3. Bagaimana cara investasi Bitcoin untuk pemula?
Umumnya dimulai dengan memilih aplikasi atau exchange yang legal dan terdaftar di OJK dan Bappebti, seta memiliki sertifikat ISO/IEC 27001, lalu membuat akun, verifikasi identitas (KYC), melakukan deposit, membeli BTC, menyimpannya dengan aman, dan memantau perkembangan investasinya.
4. Beli Bitcoin pakai aplikasi apa?
Pluang merupakan aplikasi crypto terbaik di Indonesia yang telah teregulasi dan memperoleh rating 4,8 di Google Play Store. Platform ini tidak hanya menyediakan pilihan aset crypto dan fitur derivatif seperti crypto futures, tetapi juga menawarkan akses ke saham AS, ETF, options, emas, reksa dana dan Saham Indonesia (soon). Dengan biaya transaksi yang kompetitif, fitur pro, serta konten edukasi yang komprehensif, Pluang hadir untuk mendukung pengguna dalam mempersiapkan diri sebelum terjun ke pasar.
5. Bisakah investasi Bitcoin 100 ribu?
Bisa, karena Bitcoin dapat dibeli dalam pecahan kecil. Jadi, meski 1 BTC sangat mahal, kamu tetap bisa mulai dengan modal ratusan ribu. Di Pluang, investasi bisa dimulai dari Rp 10 ribu.
5. Berapa minimal uang untuk membeli Bitcoin?
Nominal minimal biasanya berbeda di tiap aplikasi atau exchange, tergantung kebijakan masing-masing platform. Di Pluang, minimal investasi adalah Rp10.000.
Bitcoin bersifat high-risk high-return. Harga bisa naik ratusan persen, tapi juga bisa turun drastis.
Gunakan dana siap rugi, jangan pakai uang darurat.
Artikel ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi investasi. Keputusan tetap ada di tanganmu.
Kesimpulan
Investasi Bitcoin adalah peluang menarik bagi pemula yang ingin merasakan aset digital global. Dengan modal kecil, bahkan Rp10 ribu, kamu sudah bisa membeli pecahan BTC di aplikasi legal yang telah terdaftar di OJK dan Bappebti, serta sudah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 seperti Pluang.
Kunci sukses ada pada edukasi, disiplin strategi, dan manajemen risiko. Mulailah dengan langkah kecil, pantau pergerakan harga, dan jangan terburu-buru mencari keuntungan instan.
Ingat, Bitcoin bukan jalan cepat kaya. Tapi dengan strategi yang tepat, ia bisa menjadi bagian penting dari portofolio investasi jangka panjangmu.
Setiap orang punya rencana menabung dan investasinya tersendiri. Produk investasi terbaik bagi kita pun akan berubah seiring kesiapan kita menanggung risiko. Tapi, dengan begitu banyak tempat untuk menaruh dana bulanan kita, apa pilihan investasi untuk pemula?
Penghasilanmu tidak tumbuh begitu saja seperti halnya pohon. Tidak ada cara instan untuk kaya dalam semalam. Cara untuk melipatgandakan penghasilan adalah dengan investasi.
Dengan tingkat inflasi sebesar 6-7% per tahunnya, kita memang mesti menaruh dana dalam bentuk produk investasi terbaik agar aman dan tidak tergerus.
Mulailah menanamkan uangmu pada berbagai bentuk usaha seawal mungkin. Selain menghindari inflasi, setidaknya kamu akan merasa aman karena kamu terhindari dari tabiat boros.
Pilihan investasi untuk pemula tersedia dalam rentang yang luas, apalagi di eranya internet ini. Kamu bisa simpan dana dengan membeli saham, menaruhnya di deposito atau reksadana/obligasi dengan imbal hasil yang baik.
Yuk, mulai pilih produk investasi terbaik sejak sekarang untuk memperoleh passive income dalam jangka panjang dan menikmati hasilnya saat tua nanti.
Lantaran demikian beragamnya pilihan investasi untuk pemula, kamu mestinya sedang mikir-mikir, nih, enaknya taruh dana di mana, ya?
Sebelum jauh ke sana, tanyakan dirimu: sekarang kamu sedang pegang dana berapa? Berapa pengeluaranmu setiap bulannya dan berapa yang dapat kamu sisihkan?
Dari dana yang kamu sisihkan tiap bulan itu, baru deh kamu bisa pikirkan kamu akan cocok memilih produk investasi macam apa dan berapa lama kamu akan menempatkan dana itu.
Menentukan mana dana yang tepat untuk ditaruh dalam investasi jangka panjang dan mana yang ditaruh di investasi jangka pendek juga penting.
Yang pertama-tama kamu mesti lakukan adalah menyiapkan dana darurat sebanyak 3 hingga 6 kali penghasilan bulananmu. Setelah itu beres, tentukan dana investasi bulanan yang bisa kamu “putar”.
Budget khusus untuk berinvestasi ini penting. Karena, kunci investasi adalah diversifikasi, alias menaruh danamu di sebanyak-banyaknya jenis investasi.
Mengapa perlu diversifikasi modal? Karena setiap investasi hadir dengan tingkat risiko berbeda. Jika kebetulan berisiko rugi, kamu tidak akan serta-merta rugi.
Setelahnya, tentukan tujuan dari investasimu. Jika kamu ingin pilih investasi jangka panjang untuk sekian persen dana ataupun investasi jangka pendek untuk sekian persen danamu, apa tujuan dari investasi itu? Kapan kamu akan mengambilnya kembali?
Begitu perencanaan beres, mulailah menyimpan dana untuk investasi dalam jumlah kecil, kemudian pilih produk investasi yang paling tepat untukmu sebagai pemula.
Berikut ini berbagai pilihan investasi untuk pemula yang bisa kamu coba:
#1 Pilihan investasi untuk pemula – deposito
Kini, rekening tabungan tidak lagi dianggap sebagai tempat simpanan uang saja. Rekening tabungan memiliki fitur deposito.
Deposito adalah produk penyimpanan uang di bank dengan penarikan yang bisa dilakukan setelah tempo waktu tertentu (alias, ada tenornya).
Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per Jumat (31/1) merilis informasi seputar rata-rata bunga deposito perbankan tertinggi saat ini sebesar 6,8%.
Berikut ini penawaran bunga deposito sebagai pilihan investasi terbaik yang dihimpun PIPU per Jumat (31/1):
Bank
1 Bulan
3 Bulan
6 Bulan
12 Bulan
Pilihan investasi untuk pemula – BANK BUKOPIN
6%
6%
6,3%
6,3%
BANK DBS INDONESIA
4,6%
5,9%
5,4%
6,3%
BANK MAYORA
6%
6,3%
6,8%
6,1%
BANK COMMONWEALTH
5,4%
5,3%
5,9%
6%
BANK UOB INDONESIA
4,8%
4,8%
5%
6%
BANK OCBC NISP
4,2%
5,6%
5,9%
5,8%
BANK PANIN INDONESIA
5,3%
5,5%
5,6%
5,8%
BANK TABUNGAN NEGARA
6%
6%
5,9%
5,8%
BANK RAKYAT INDONESIA
5,4%
5,8%
5,6%
5,6%
BANK HSBC INDONESIA
5,2%
5,6%
5,3%
5,5%
BANK CIMB NIAGA
5,2%
5,4%
sekitar 5,4%
5,5%
BANK DANAMON INDONESIA
5,5%
sekitar 5,5%
5,5%
sekitar 5,5%
BANK ICBC INDONESIA
6%
6,1%
6%
5,5%
Pilihan investasi untuk pemula – BANK MANDIRI
3,6%
6%
5,6%
5,4%
MAYBANK INDONESIA
5,4%
sekitar 5,4%
5,4%
5,3%
BANK NEGARA INDONESIA 1946
5,1%
5,8%
5,5%
5,3%
BANK PERMATA
5,3%
5,4%
5,3%
5,3%
BANK JTRUST*
5%
5,25%
sekitar 5,25%
5,25%
STANDARD CHARTERED BANK
3,7%
4,5%
4,3%
4,8%
Pilihan investasi untuk pemula – BANK CENTRAL ASIA
4,5%
sekitar 4,5%
4,5%
4,6%
BANK MEGA
5,8%
5,9%
6%
4,5%
BANK ANZ INDONESIA
4,5%
2,9%
3%
3,1%
DEUTSCHE BANK AG
2,4%
2,5%
2,6%
2,8%
#2 Pilihan investasi untuk pemula – investasi emas
Investasi emas tentu masih menjadi primadona di tengah masyarakat kita. Dengan modal yang tidak banyak dan kemampuan melihat harga pasar, siapa pun dapat memperoleh keuntungan dari membeli emas jika menyimpannya dalam jangka waktu tertentu.
Pada 2020 ini, investasi emas diprediksi sedang cerah-cerahnya.
Investasi emas di Pluang memungkinkanmu untuk membeli emas secara digital dan menyimpannya lewat platform online; aplikasi Pluang.
Di Pluang, kamu dapat cara nabung emas Antam yang kamu idam-idamkan; sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit. Nabung emasnya bisa mulai dari 0.01 gram (Rp6,000-Rp7,000an) sampai jadi kepingan yang bisa ditarik fisik mulai dari 1 gram hingga 500 gram.
#3 Pilihan investasi untuk pemula – investasi forex
Produk investasi terbaik lainnya dalah investasi foreign exchange (forex) atau valuta asing (valas) di pasar mata uang bisa jadi hobi yang mengasyikkan. Setiap hari, ada sekitar USD 5 T valas yang diperdagangkan.
Di pasar valas, kamu mesti memprediksi di mana mata uang asing, seperti dolar atau euro akan naik atau turun agar kamu dapat melakukan proses jual-beli.
Perdagangan valas berlangsung 24 jam setiap hari dan fluktuasi mata uang ini ditentukan berdasarkan keputusan bank sentral, peristiwa dunia, dan ekonomi politik global.
Jika kamu memutuskan ini sebagai pilihan investasi untuk pemula bagimu, maka pilihlah broker yang oke.
Broker forex Indonesia pengaruhi kesuksesan seorang trader. Jika kamu ingin cuan dengan aman, pilihlah broker forex terbaik di Indonesia. Broker forex Indonesia teregulasi oleh Bappebti, jadi pastikan kamu menemukan broker yang berlisensi baik.
Mereka adalah pihak yang berfungsi sebagai pihak perantara dan menjembatani pihak pembeli dan penjual forex. Broker ini akan menarik komisi sebagai biaya operasional mereka/keuntungan.
#4 Produk investasi terbaik – investasi saham
Investasi saham adalah cara terbaik untuk melipatgandakan kekayaan. Tapi, bagaimana sebenarnya memulai cara investasi saham? Bagaimana cara menemukan saham yang menguntungkan?
Bila tertarik mencoba, kamu perlu memahami cara bermain saham yang aman. Tanpa pemahaman mumpuni, investasi satu ini bisa berakibat buntung.
Secara umum, untuk berinvestasi di saham, kamu memerlukan akun investasi atau rekening efek (rekening dana nasabah) yang difasilitasi perusahaan sekuritas ini.
Kamu bisa memilih pula situs web pialang saham yang dapat membantu untuk melakukan trading saham. Ini bisa jadi produk investasi terbaik bila kamu doyan trading.
Bila kamu tidak hendak melakukannya sendiri dan lebih memilih jasa sekuritas untuk membantu, pastikan kamu memilih sekuritas dengan biaya terjangkau.
Perusahaan sekuritas atau broker saham umumnya mengenakan biaya transaksi kepada para investor. Bila ini pilihan investasi untuk pemula bagimu, maka memang sebaiknya kamu pilih broker yang sudah andal.
Berikut ini 5 sekuritas yang paling banyak frekuensi jual-belinya di bursa efek Indonesia: Mirae Asset Sekuritas Indonesia (Kode: YP), Mandiri Sekuritas (Kode: CC), Indo Premier Sekuritas (Kode: PD), Philip Sekuritas Indonesia (Kode: KK), dan UBS Sekuritas Indonesia (Kode: AK).
Setelah rekeningmu dibuka, kamu dapat top-up sejumlah uang ke rekening itu. Uang itulah yang akan berfungsi sebagai e-money untuk membeli saham yang kamu inginkan.
Biaya transaksi yang dikenakan oleh perusahaan sekuritas adalah biaya pembelian dan penjualan saham. Ada sekuritas yang menerapkan biaya 0,19 persen untuk pembelian dan 0,29 persen untuk penjualan. Ada juga 0,15 persen pembelian dan 0,20 persen penjualan, dst.
#5 Pilihan investasi untuk pemula – investasi obligasi pemerintah/SBR
Obligasi pemerintah atau surat berharga negara ritel (SBR) terhitung sebagai pilihan investasi terbaik. Ini termasuk aset bebas risiko karena pengembalian investasi awal (nilai pokok) dan bunga (coupon) yang diperoleh dijamin oleh negara.
Pembayaran imbal hasil dan pokok investasi terbaik dijamin UU APBN dan UU No. 24 Tahun 2002 tentang Surat Berharga Negara. Imbal hasil SBR009 sebesar 6,3% per tahun. Terdengar sebagai pilihan investasi untuk pemula yang baik, kan?
Jangka waktu investasi ditetapkan selama 2 tahun, tetapi kamu bisa melakukan pencairan sebesar 50% dari total kepemilikan 1 tahun setelah pembelian. Dengan membeli SBR ritel, kamu juga ikut berperan aktif dalam membangun negara.
#6 Produk investasi terbaik – investasi reksa dana non-saham
Double explosure with businesss charts and financial district of megapolis city
Reksa dana (RD) adalah salah satu instrumen pilihan investasi terbaik yang terdiri dari beberapa portofolio investasi, antara lain saham, obligasi/surat utang, dan deposito.
Empat jenis reksa dana yang dijual bebas (open end) disesuaikan dengan besarnya aset dasar investasi (underlying asset) seperti RD saham (minimal 80% di saham), RD pendapatan tetap (minimal 80% obligasi), RD pasar uang (80% surat uang kurang dari setahun), dan RD campuran (maksimal 70% di salah satu aset sebelumnya).
Imbal hasil reksadana pasar uang sebagai produk investasi terbaik pada umumnya antara 5,30% hingga 7,35% per tahun dari informasi Kinerja Reksadana Pasar Uang di Commonwealth Bank. Dengan angka sebaik ini dan terjamin pula, ini bisa jadi pilihan investasi untuk pemula yang oke buatmu.
Berikut ini daftar imbal hasil reksadana pasar uang dan pendapatan tetap per Januari 2020 yang dihimpun oleh Commonwealth Bank:
Reksadana
Mata uang
Kinerja masa lampau
Klasifikasi aset
1 bulan
3 bulan
6 bulan
1 tahun
YTD
Pilihan investasi untuk pemula – reksa dana pasar uang
Batavia Dana Kas Maxima
IDR
0,47
1,39
2,83
5,80
0,47
Pasar Uang
Danareksa Seruni Pasar Uang 2
IDR
0,36
1,26
2,75
5,69
0,45
Pasar Uang
Pilihan investasi untuk pemula – First State Indonesian Money Market
IDR
0,45
1,31
2,79
11,71
11,71
Pasar Uang
Mandiri Investa Pasar Uang
IDR
0,47
1,37
2,82
5,68
0,47
Pasar Uang
Manulife Dana Kas II
IDR
0,55
1,47
3,03
6,48
0,55
Pasar Uang
Schroder Dana Likuid
IDR
0,42
1,31
2,75
5,30
0,42
Pasar Uang
Sucorinvest Money Market Fund
IDR
0,63
1,81
3,64
7,30
0,63
Pasar Uang
Pilihan investasi untuk pemula – reksadana pendapatan tetap
Ashmore Dana Obligasi Nusantara
IDR
2,73
3,08
6,19
12,73
2,73
Pendapatan Tetap
BNP Paribas Prima II
IDR
2,17
2,27
5,29
13,67
2,17
Pendapatan Tetap
Eastspring Investments IDR High Grade Fund
IDR
2,42
3,03
5,98
13,70
2,42
Pendapatan Tetap
Pilihan investasi untuk pemula – First State Indonesian Bond Fund
IDR
2,51
2,46
5,55
14,00
2,51
Pendapatan Tetap
Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II
IDR
2,66
3,06
5,92
13,94
2,66
Pendapatan Tetap
Manulife Obligasi Negara Indonesia II
IDR
2,95
3,46
6,68
15,61
2,95
Pendapatan Tetap
Manulife Pendapatan Bulanan II
IDR
1,42
2,07
3,95
8,91
1,42
Pendapatan Tetap
Schroder Dana Andalan II
IDR
0,10
0,62
1,56
2,93
0,10
Pendapatan Tetap
Pilihan investasi untuk pemula – Schroder Dana Mantap Plus II
IDR
2,60
3,24
6,08
13,46
2,60
Pendapatan Tetap
BNP Paribas Prima USD
USD
0,75
1,54
2,69
8,03
0,75
Pendapatan Tetap
Pilihan investasi untuk pemula – Danareksa Melati Premium Dollar
USD
0,53
1,13
2,56
9,37
0,53
Pendapatan Tetap
Investa Dana Dollar Mandiri
USD
0,56
1,26
2,15
5,61
0,56
Pendapatan Tetap
Schroder USD Bond Fund
USD
0,72
1,36
2,74
9,42
0,72
Pendapatan Tetap
Manulife USD Fixed Income
USD
0,37
0,96
1,75
4,65
0,37
Pendapatan Tetap
Dari ketujuh pilihan investasi di atas ini, kira-kira mana sih produk investasi yang paling cocok untuk kamu?
Setelah menyelesaikan proses pembuatan akun dan KYC (Know Your Customer), Anda bisa segera menyetor dana dan mulai berinvestasi. Bagi pemula, aset Crypto populer seperti Bitcoin atau Ethereum bisa menjadi langkah awal yang baik.
Meningkatnya minat investasi Crypto di Indonesia tercermin dari data OJK per September 2025, di mana jumlah investor telah mencapai 18,6 juta. Pluang memfasilitasi hal ini dengan menyediakan wallet yang aman dan opsi investasi dengan modal kecil, mendukung pemula untuk belajar dan mengelola risiko dengan lebih baik.
Cryptocurrency adalah mata uang digital yang memakai teknologi blockchain untuk mencatat transaksi secara aman dan transparan. Transaksi dilindungi Cryptografi, biasanya berlangsung peer-to-peer tanpa perantara, dan diverifikasi oleh jaringan melalui blockchain, yaitu sistem yang menyimpan catatan transaksi dalam blok-blok terhubung. Blockchain digunakan untuk mencatat transaksi, mendistribusikan informasi transaksi dan menjaga identitas pengguna tetap anonim dengan kode unik.
Fungsi utama crypto adalah sebagai alat pembayaran digital tanpa bank, aset investasi jangka panjang, dan sarana diversifikasi portofolio. Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum makin populer di Indonesia dan bisa diperdagangkan di exchange resmi seperti Pluang yang diawasi OJK dan Bappebti.
Uang Crypto berawal dari ide David Chaum pada 1983 yang diwujudkan menjadi Digicash pada 1995, meski saat itu penggunaannya terbatas karena butuh perangkat khusus.
Perubahan besar terjadi pada 2009 saat Satoshi Nakamoto meluncurkan Bitcoin, mata uang Crypto terdesentralisasi pertama yang dapat digunakan secara luas hanya dengan internet.
Keberhasilan Bitcoin mendorong lahirnya aset Crypto lain seperti Ethereum, Solana, dan XRP, membentuk ekosistem crypto yang terus berkembang.
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:
Pilih aplikasi trading crypto legal – gunakan aplikasi terpercaya seperti Pluang yang sudah teregulasi oleh OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
Daftar & verifikasi akun (KYC) – unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
Pengenalan & edukasi trading crypto – sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap4.
Deposit dana – Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet (OVO, Dana, GoPay), atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
Pilih Aset Crypto yang Tepat – Pemula biasanya mulai dari Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
Analisis Pasar Sebelum Trading – Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
Terapkan Manajemen Risiko – Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi – Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
1. Analisis Teknikal
Definisi: Memprediksi harga Crypto dari data historis (harga & volume) di grafik, berasumsi pola lalu bisa menunjukkan pergerakan masa depan.
Fokus Utama:
Grafik Harga: Memantau pergerakan harga pada berbagai timeframe.
Pola Candlestick: Pola seperti Doji, Hammer, atau Engulfing menandakan potensi perubahan atau kelanjutan tren.
Indikator Teknis: Alat seperti MA, RSI, atau Bollinger Bands mengukur momentum, tren, dan volatilitas.
2. Analisis Fundamental
Definisi:Menilai Crypto berdasarkan faktor internal (teknologi, tim) dan eksternal (berita, utilitas) untuk memahami alasan pergerakan harga.
Fokus Utama:
Berita: Pengumuman kemitraan, regulasi, atau fitur baru.
Update Proyek: Perkembangan teknologi seperti mainnet atau integrasi baru.
Roadmap: Rencana jangka panjang seperti peluncuran fitur atau ekspansi.
Utilitas Aset: Fungsi token, misalnya pembayaran, governance, atau staking.
Riset sendiri (DYOR) – Pahami proyek, tim, use case, komunitas, dan prospek sebelum membeli aset crypto agar terhindar dari aset berisiko tinggi.
Mulai dengan modal kecil – Investasikan dana yang siap kamu risikokan, bukan seluruh tabungan.
Diversifikasi portofolio – Investasi di beberapa aset crypto dan sebagian di aset lain seperti saham atau emas.
Manajemen risiko – Tetapkan stop-loss, target profit, dan exit strategy, serta alokasikan maksimal 5–15% portofolio ke crypto.
Hindari FOMO/FUD – Jangan beli/jual karena panik atau takut ketinggalan; ikuti strategi.
Catat & evaluasi transaksi – Simpan catatan transaksi dan evaluasi rutin untuk memperbaiki strategi.
Aset Crypto
Fungsi Utama
Kelebihan
Market Cap ( 1 Des 2025)
Bitcoin (BTC)
Store of value, penyimpan nilai
Volatilitas relatif lebih rendah dibandingkan aset Crypto lainnya, likuiditas sangat tinggi
± US$1.7 Triliun
Ethereum (ETH)
Smart contract, DeFi, NFT
Ekosistem luas, dukungan dApps
± US$344.5 Miliar
Solana (SOL)
Cepat & murah untuk transaksi
Transaksi cepat, biaya rendah
± US$71.7 Miliar
XRP
Pembayaran lintas negara
Cepat & hemat biaya
± US$125.6 Miliar
Membeli tanpa riset: Jangan beli aset crypto tanpa riset; lakukan DYOR sebelum membeli.
Leverage tinggi tanpa pengalaman: Hindari margin atau leverage tinggi jika belum paham risikonya.
FOMO: Jangan beli/jual karena takut ketinggalan; patuhi strategi investasi.
Overtrading: Terlalu sering trading bisa menguras modal dan menambah stres.
All-in satu aset: Hindari menaruh seluruh modal di satu koin; lakukan diversifikasi.
Tidak pakai stop-loss: Selalu tetapkan stop-loss untuk melindungi modal.
Abaikan berita & sentimen: Perhatikan berita dan sentimen pasar karena bisa memengaruhi harga.
Kurang disiplin strategi: Jangan ubah strategi secara impulsif; evaluasi dulu sebelum trading.
1. Bagaimana cara main crypto untuk pemula?
Tentukan tujuan investasi, daftar dan verifikasi akun di exchange resmi (Pluang diawasi OJK dan Bappebti), deposit dana, lalu beli aset crypto populer seperti Bitcoin atau Ethereum. Pelajari analisis teknikal & fundamental, dan mulai dengan modal kecil.
2. Main crypto pakai aplikasi apa?
Pluang adalah aplikasi crypto terbaik di Indonesia yang telah teregulasi dan memperoleh rating 4,8 di Google Play Store. Selain aset crypto dan derivatif seperti crypto futures, Pluang juga menyediakan akses ke saham Amerika, ETF, options, emas, reksa dana hingga Saham Indonesia (soon). Biaya kompetitif, fitur pro, dan konten edukasi komprehensif membantu pengguna mempersiapkan diri sebelum terjun ke pasar.
3. Berapa harga 1 mata uang crypto?
Harga crypto berubah setiap detik sesuai permintaan dan penawaran di pasar. Misalnya seperti Bitcoin, Harga 1 BTC per 1 Desember 2025 sekitar Rp1.453.233.886. Nilainya berubah setiap detik, jadi sebaiknya cek langsung di Pluang.
4. Main crypto minimal berapa?
Kamu bisa mulai main crypto dengan modal sangat kecil. Di Indonesia, aplikasi resmi seperti Pluang memungkinkan investasi mulai Rp10.000 saja. Karena crypto bisa dibeli dalam pecahan kecil, kamu tidak perlu membeli 1 koin penuh—bahkan Rp100 ribu sudah cukup untuk mulai belajar dan berinvestasi bertahap.
5. Cara kerja crypto seperti apa?
Cryptocurrency berjalan di blockchain, transaksi diverifikasi oleh jaringan komputer (nodes), dan aset disimpan di digital wallet. Nilai Cryptoditentukan oleh supply-demand, sentimen pasar, dan faktor eksternal lainnya.
6. Apa saja risiko trading crypto?
Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, potensi kehilangan modal, risiko keamanan, dan pengaruh regulasi. Selalu gunakan manajemen risiko, stop-loss, dan modal yang siap dirisiko.
7. Beli BTC Rp1 juta dapat berapa??
Jumlah BTC yang didapat tergantung harga Bitcoin saat transaksi. Misalnya, jika 1 BTC = Rp1.5 miliar , Rp1 juta akan setara ±0,00056 BTC (sebelum biaya transaksi). Harga BTC akan berubah setiap detiknya, untuk update real-time, cek aplikasi Pluang.
Hal Yang Dapat Diperhatikan
Crypto adalah aset digital yang berpotensi untung besar, tetapi juga berisiko tinggi. Pemula perlu memahami cara beli, simpan, dan mengelola risiko. Mulailah trading atau investasi di Pluang, exchange resmi yang diawasi OJK dan Bappebti, untuk keamanan. Dengan edukasi, strategi, dan fitur manajemen risiko, kamu bisa belajar main crypto secara efektif. Halving tidak memengaruhi legalitas trading Bitcoin di Indonesia selama melalui exchange resmi seperti Pluang. Memahami mekanisme ini membantu investor membuat keputusan bijak dan menjaga keamanan aset.