Category: Pluang

  • Jika Kita Investasi Emas 10-20 Tahun Lalu, Berapa Ya Cuannya Hari Ini?

    Bagaimana Pergerakan Harga Emas dalam 10 Tahun Terakhir?

    Jika kamu mengecek harga emas 10 tahun terakhir, tentu kamu lihat keuntungan menabung emas yang bisa diperoleh dalam satu dasawarsa itu. Apalagi, dalam 10 tahun terakhir, harga emas sempat melambung akibat banyaknya investor yang berbondong-bondong memborong emas seiring munculnya wabah COVID-19.

    Kala itu, harga emas sempat menyentuh US$2.074 per ons pada Agustus 2020. Angka tersebut melonjak kencang dari US$1.180 per ons 10 tahun sebelumnya. Nah, melihat perkembangan tersebut, tentunya bisa dibayangkan bukan return yang bisa didapat jika kamu menggenggam emas dalam waktu 1 dasawarsa?

    harga emas 10 tahun terakhir

    Peristiwa ini menunjukkan bahwa kenaikan harga emas akan menguntungkan mereka yang ingin berinvestasi di logam mulia satu ini.

    Apalagi, belakangan ini, investasi emas tetap menjadi pilihan bagi investor meski muncul instrumen aset lainnya, misalnya aset kripto. Pasalnya, investor masih berharap bahwa harga emas diharapkan akan terus meningkat. Alasannya, selain karena suplainya yang minim di pasaran, emas memang selalu jadi incaran investor di tengah ketidakpastian kondisi global, baik dari segi ekonomi, keamanan, politik, maupun kesehatan.

    Nah, berkaca dari hal tersebut, tidak mengherankan apabila banyak investor merasakan keuntungan menabung emas dan meraup cuan saat kondisi global sedang tidak stabil. Termasuk, ketika pandemi COVID-19 mengintai negara di seluruh belahan dunia beberapa waktu terakhir.

    Kendati demikian, berapa sih sebenarnya rata-rata tingkat keuntungan menabung emas per tahunnya?

    Baca juga: Jokowi Konfirmasi 2 Kasus Corona, Investasi Emas Sentuh Rekor

    Berapa Keuntungan Menabung Emas Per Tahunnya?

    Berdasarkan data jual-beli emas, harga emas cenderung mengalami kenaikan 5 hingga 20% setiap tahunnya. Hal itu disebabkan beberapa faktor, misalnya kebijakan moneter bank sentral, tingkat inflasi, dan tingginya permintaan emas masyarakat.

    keuntungan menabung emas

    Atas alasan tersebut, emas cocok dijadikan investasi jangka panjang karena tetap memiliki kinerja baik meski terdapat sentimen makroekonomi global yang negatif. 

    Bahkan, di Indonesia, emas masih menjadi sarana investasi yang lazim di tengah masyarakat. Pasalnya, selain memberikan pertumbuhan keuntungan secara stabil, masih banyak lagi manfaat yang bisa didapat investor dari berinvestasi emas. Apa saja keuntungan tersebut?

    Keuntungan Menabung Emas yang Lain

    1. Mudah Diuangkan

    Dalam hitungan menit ataupun jam, emas bisa dikonversikan menjadi uang saat dibutuhkan, berbeda dengan investasi lainnya seperti properti yang mesti menunggu penawar untuk membeli.

    2. Mudah Dipahami Investor Awam

    Bagi investor awam yang ingin mulai berinvestasi tetapi menghindari risiko, emas bisa menjadi pilihan terbaik untuk mencoba. Pasalnya, mereka tak butuh ilmu investasi yang njelimet demi menikmati return dari logam mulia satu ini.

    Bahkan, investor awam juga bisa sekaligus belajar berinvestasi hanya dengan menggenggam emas, lho. Sebab, ketika berinvestasi emas, investor tentu mau tak mau harus memantau berita makroekonomi global jika ingin mengetahui faktor di balik fluktuasi harga instrumen aset satu ini.

    3. Bisa Menjadi Aset Pelindung Kekayaan di Kala Inflasi

    Semua investor sepakat bahwa inflasi adalah hal menyebalkan. Ia tidak hanya menyebabkan harga barang dan jasa semakin mahal, namun juga melemahkan daya beli masyarakat.

    Nah, agar nilai kekayaanmu dapat terjaga antar waktu, maka tidak ada salahnya kamu mulai berinvestasi di emas. Pasalnya, emas selalu dikenal sebagai aset pelindung nilai yang efektif di tengah inflasi.

    Hal ini bisa terjadi lantaran emas memiliki sifat logam mulia, yakni kemampuan untuk tidak mengalami korosi dalam jangka waktu lama. Dengan demikian, maka kadar emas saat ini akan tetap sama pada 100 tahun mendatang. Nah, faktor kemuliaan itulah yang menyebabkan emas cocok sebagai instrumen pelindung kekayaan di jangka panjang.

    Bagaimana Caranya Mendapat Keuntungan Menabung Emas?

    Investasi emas memang menggiurkan ya, Sobat Cuan. Namun, kamu tentu penasaran bagaimana caranya agar bisa berinvestasi emas dengan mudah dan praktis? Nah, jawabannya tentu saja di aplikasi Pluang!

    Di Pluang, kamu dapat cara nabung emas Antam yang kamu idam-idamkan; sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit. Nabung emas di Pluang bisa mulai cuman dari Rp10.000!

    Bagaimana, Sobat Cuan? Apakah kamu tertarik menabung emas pertamamu di Pluang? Cek 7 Alasan Nabung Emas di Pluang Paling Aman supaya makin percaya untuk berinvestasi di logam mulia satu ini!

    Baca juga: Menimbang-nimbang, Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Jual/Beli Emas?

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta ratusan aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

    Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

    Sumber: Lifepal, Aneka Logam



    Sumber : pluang.com

  • Tetap Cuan Saat #dirumahaja dengan Menabung Emas Digital di GoInvestasi

    Investasi berisiko tinggi terdampak parah oleh pandemi COVID-19. IHSG anjlok, rupiah tergerus, dan menabung emas lantas dipandang paling aman. Alhasil, harga emas meroket drastis. Eh, tapi beli di mana? Sementara lagi karantina diri #dirumahaja, yuk ketahui cara menabung emas digital.

    Di masa krisis ini, emas kembali menunjukkan kekuatannya. Telah lama logam mulia ini menjadi standar keuangan di berbagai negara dan hingga kini masih disimpan di brankas berbagai bank nasional.

    Cara menabung emas digital bisa jadi pilihan oke selama masa swakarantina #dirumahaja

    Jadi, kalau kamu baru gajian dan bingung dengan gonjang-ganjing ekonomi sekarang ini, menabung emas bisa jadi pilihan oke sementara swakarantina #dirumahaja. Tabung uangmu jadi emas digital!

    Selain mengantisipasi tergerusnya nilai uangmu, lagipula sejak akhir 2019, investasi emas pada tahun ini diprediksi sedang cerah-cerahnya.

    Apalagi, dengan mudahnya akses emas digital dan melakukan pembelian online. Menabung emas jadi simpel banget!

    Baca juga: Kulgram Pluang Belajar ‘Plus Minus Emas Fisik & Emas Digital’ Bersama d’Goldfather

    Jadi kamu #dirumahaja dan akhirnya kepikiran menabung emas digital?

    Tenang, kamu tidak sendirian. Dari yang awalnya seharga Rp700 ribu pada November 2018, harga emas hari ini (27/3) sudah berada di angka Rp924 ribu per gram. Tentu, ini membuat tidak sedikit orang mengalihkan investasinya ke emas digital.

    Berdasarkan data Antam, harga jual emas per gram hari ini berada di posisi Rp924 ribu per gram dengan pembelian kembali (buyback) Rp835.000. Harga jual emas ini sudah termasuk pajak penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan.

    Di pasar internasional, harga emas pun berpotensi menguat. Ini lantaran Senat AS menyetujui draf aturan pemberian stimulus ekonomi pemerintah AS. Trump menganggarkan USD 2 triliun untuk mengatasi tekanan ekonomi lantaran COVID-19.

    Nah, di situasi seperti ini, berhubung lagi #dirumahaja, amankan danamu deh dengan menabung emas digital! Kebetulan Gojek sekarang punya fitur GoInvestasi powered by Pluang terbaru yang memungkinkan kamu untuk menabung emas secara digital langsung dari aplikasi Gojek.

    Emas digital adalah emas yang diperdagangkan secara digital/online. Investasi emas online memungkinkanmu untuk membeli emas digital dan menyimpannya lewat platform online.

    Apa sih keuntungan menabung emas digital jika dibandingkan dengan emas fisik? Menabung emas secara digital terbilang lebih murah karena tidak ada ongkos cetak. Keuntungan dan kerugian dalam investasi emas ini bergantung pada fluktuasi pasar.

    Jika harga sedang tinggi, maka investasi akan untung. Umumnya, harga emas cenderung naik. Karena itu, kamu akan untung apabila meniatkan investasi emas untuk jangka panjang.

    Baca juga: 9 Hal Paling Umum Ditanya #SobatCuan ke #CuanMin, Pertanyaan Kamu Ada Gak?

    Beli emas digital di GoInvestasi selagi #dirumahaja

    Produk investasi emas GoInvestasi powered by Pluang dikelola oleh PG Berjangka yang telah terdaftar di Bappebti. Dengan lisensi Bappebti, yang sama-sama berada di bawah pemerintah (OJK di bawah Kementerian Keuangan sementara Bappebti di bawah Kementerian Perdagangan). Tentu berinvestasi emas di GoInvestasi lebih terjamin keamanannya.

    Di GoInvestasi powered by Pluang, kamu dapat menabung emas Antam yang kamu idam-idamkan; sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit. Nabung emasnya bisa mulai dari 0.01 gram!

    Selain fitur beli, GoInvestasi juga menyediakan fitur jual dengan selisih harga jual dan beli 3% jika transaksi dilakukan pada hari yang sama.

    Baca juga: 7 Alasan Nabung Emas di Pluang Paling Aman

    Fitur-fitur dan keuntungan menabung emas di GoInvestasi

    Daftarkan dirimu di GoInvestasi hanya dengan menggunakan nomor telepon terdaftar GoJek dan nama lengkap sesuai KTP. Jika sudah akan melakukan pembelian, lakukan top up saldo.

    Begitu mendaftarkan diri di GoInvestasi, kamu sudah dapat bertransaksi membeli emas pertamamu mulai dari 0,01 gram dengan menggunakan metode pembayaran GoPay.

    Sementara menabung emas, kamu bisa cek perkembangan harga emas dari waktu ke waktu. Bahkan ada grafik yang menunjukkan perkembangan harga emas dalam satu tahun terakhir.

    Bila sewaktu-waktu membutuhkan dana darurat, kamu dapat melakukan penarikan dana kapan saja. Waktu pencairan 1×24 jam dari masa pengajuan.

    Cukup mudah bukan? Selamat mempraktikkan cara menabung emas digital ini selama periode swakarantina #dirumahaja, ya. Jaga kesehatan, dan rutin-rutinlah menabung emas, perhatikan pergerakan emas dari waktu ke waktu supaya kamu dapat berinvestasi dengan lebih bijak!

    Sumber: CNN Indonesia, Pluang, Cermati, Moneysmart

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

    Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patuangan Rp10.000 Aja, Mau?

    Perusahaan Start Up Ramai Pilih Co-Working Space, Apa Alasannya?



    Sumber : pluang.com

  • Aplikasi Beli Crypto Terbaik di Indonesia: Cara Memilih, Rekomendasi, dan Tips Aman

    Aplikasi beli crypto adalah platform digital yang memudahkan Anda membeli, menjual, dan menyimpan aset crypto secara legal di Indonesia. Melalui aplikasi, proses mulai dari verifikasi identitas, deposit Rupiah, hingga eksekusi order bisa dilakukan dalam hitungan menit. Memilih aplikasi yang tepat sangat penting karena akan menentukan keamanan dana, kemudahan transaksi, kualitas harga eksekusi, dan seberapa cepat Anda bisa mengakses layanan saat butuh bantuan. Aplikasi yang baik juga memberi edukasi, menyediakan fitur sesuai tingkat pengalaman, serta menampilkan biaya secara transparan sehingga Anda dapat membuat keputusan dengan percaya diri.

    2. Regulasi dan keamanan di Indonesia

    Sejak 2024, aset crypto di Indonesia berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peralihan pengawasan dari Bappebti ke OJK ini memperkuat perlindungan konsumen dan menekankan praktik tata kelola yang lebih ketat. Bagi pengguna, implikasinya jelas, pilih aplikasi yang patuh regulasi OJK, menerapkan proses KYC, autentikasi dua faktor, enkripsi data, serta memisahkan dana nasabah dari dana operasional. Sertifikasi keamanan informasi seperti ISO 27001 dan kerja sama dengan kustodian tepercaya juga menjadi indikator penting.

    Pluang, sebagai contoh, diawasi OJK dan menerapkan standar keamanan berlapis. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, serta bekerja sama dengan kustodian global termasuk Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan teknologi MPC Fireblocks. Pluang juga tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk memastikan keamanan informasi dan perlindungan data pengguna.

    3. Kriteria utama memilih aplikasi beli crypto

    Mulailah dari legalitas. Pastikan aplikasi berada di bawah pengawasan OJK dan menampilkan informasi izin, kebijakan privasi, serta ketentuan layanan secara jelas. Berikutnya, periksa keamanan. Aplikasi yang andal menyediakan 2FA, whitelist alamat penarikan, manajemen perangkat, pemantauan anomali, cold storage, serta audit berkala. Dari sisi biaya, pahami struktur maker taker fee, spread, biaya setor tarik Rupiah, biaya jaringan saat kirim aset, dan minimum transaksi agar tidak ada kejutan saat bertransaksi.

    Ragam aset juga berpengaruh. Aplikasi yang menyediakan koin utama seperti BTC dan ETH serta aset populer lain memberi ruang diversifikasi, selama likuiditas order book memadai. Lalu lihat fitur, mulai dari spot, market dan limit order, hingga fitur lanjutan seperti futures, staking, auto‑invest, dan charting yang lengkap. Kemudahan penggunaan pun penting, antarmuka yang sederhana, konten edukasi, serta komunitas aktif dapat mempercepat kurva belajar. Pastikan juga dukungan metode pembayaran lokal, kecepatan deposit dan penarikan, serta jam operasional dan waktu respons layanan pelanggan. Terakhir, periksa ketersediaan laporan pajak dan ringkasan portofolio untuk memudahkan pelaporan SPT, serta reputasi perusahaan, stabilitas sistem, dan ulasan pengguna.

    4. Biaya transaksi yang perlu diperhatikan

    Biaya menentukan hasil bersih investasi Anda. Selain fee trading, spread sering kali memengaruhi harga eksekusi akhir, terutama pada aset yang likuiditasnya tipis. Periksa juga biaya setor tarik Rupiah, karena biaya tersebut bisa menambah total biaya operasional Anda. Saat mengirim aset ke wallet eksternal, biaya jaringan blockchain dapat berubah sesuai kondisi traffic jaringan. Pahami minimum order dan batasan harian agar strategi DCA atau penarikan berkala berjalan sesuai rencana.

    5. Contoh aplikasi beli crypto populer di Indonesia

    Pluang adalah aplikasi investasi multi‑aset yang memudahkan pengguna membeli aset crypto populer sekaligus berinvestasi di saham AS, ETF, emas digital, dan reksa dana dalam satu aplikasi. Dengan pengawasan OJK, sertifikasi ISO 27001, dan laporan pajak yang mudah diunduh, Pluang cocok untuk pemula hingga trader aktif yang menginginkan pengalaman lengkap dan aman.

    Reku dikenal dengan antarmuka yang ramah pemula serta opsi tampilan yang tetap nyaman dipakai pengguna berpengalaman. Platform ini menonjol pada kesederhanaan navigasi dan materi edukasi yang membantu pengguna memahami dasar‑dasar aset digital.

    Indodax merupakan pelopor lokal dengan komunitas besar. Bagi pengguna yang menyukai pengalaman marketplace dengan banyak pasangan perdagangan, platform ini menawarkan ekosistem komunitas aktif yang memudahkan diskusi dan pembelajaran bersama.

    Tokocrypto kerap dipilih pengguna yang menginginkan pengalaman transaksi Rupiah yang praktis. Dukungan fitur yang terus berkembang membuatnya relevan bagi pengguna yang ingin menjelajah aset crypto dengan kenyamanan ekosistem lokal.

    Pintu menawarkan tampilan yang simpel, ringkas, dan edukatif. Aplikasi ini banyak dipilih pemula yang mengutamakan kemudahan penggunaan, ringkasan pasar, serta konten edukasi di dalam aplikasi.

    6. Kenapa memilih Pluang?

    Pluang menghadirkan ekosistem investasi multi‑aset dalam satu aplikasi yang diawasi OJK, mulai dari crypto, saham AS dan ETF, emas digital, hingga reksa dana. Baik Anda investor pemula maupun trader aktif, Pluang menyediakan fitur yang relevan seperti auto‑invest, futures, leverage, hingga options trading, sehingga strategi bisa disesuaikan dengan tujuan dan profil risiko.

    Aspek keamanan menjadi prioritas utama. Dana nasabah disimpan terpisah dalam segregated account di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, serta bekerja sama dengan kustodian global termasuk Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan teknologi MPC Fireblocks untuk aset internasional. Sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 memastikan praktik keamanan informasi yang konsisten di seluruh layanan.

    Dari sisi kenyamanan, laporan pajak dapat diunduh langsung dari aplikasi. Edukasi terstruktur melalui Pluang Academy, berita pasar, dan analisis membantu pengguna membuat keputusan yang lebih terinformasi. Dengan stabilitas sistem tinggi dan dukungan yang responsif, Pluang yang telah dipercaya oleh lebih dari 10 juta pengguna menjadi pilihan tepercaya untuk mengelola kekayaan secara menyeluruh.

    7. Langkah praktis memulai beli crypto

    Unduh aplikasi pilihan, buat akun, dan selesaikan verifikasi identitas sesuai ketentuan. Aktifkan 2FA, atur PIN atau biometrik, lalu cek daftar perangkat yang terhubung untuk keamanan tambahan. Deposit Rupiah melalui transfer bank atau e‑wallet yang didukung. Mulailah dari aset utama seperti BTC atau ETH dengan nominal kecil agar lebih nyaman memahami alur transaksi.

    Saat membeli, pilih jenis order sesuai kebutuhan. Market order cocok untuk eksekusi instan, sedangkan limit order memberi kendali harga. Sebelum konfirmasi, tinjau biaya dan estimasi eksekusi. Setelah transaksi, pantau saldo dan riwayat order, lalu atur target, batas risiko, dan evaluasi portofolio secara berkala. Jika menyimpan untuk jangka panjang, pertimbangkan penggunaan wallet pribadi sesuai praktik keamanan yang Anda pahami.

    8. Pajak dan pelaporan untuk aset kripto

    Dalam kerangka pajak Indonesia, transaksi beli aset crypto tidak dikenakan pajak. Transaksi jual dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Simpan bukti transaksi dan ringkasan portofolio untuk memudahkan pelaporan SPT Tahunan. Di Pluang, Anda dapat membuka menu Akun, pilih Laporan Pajak, tentukan tahun dan jenis aset, lalu kirim ke email terdaftar. Laporan ini merangkum hasil investasi tahunan sehingga proses pelaporan menjadi lebih praktis.

    9. Tips penting agar lebih aman dan nyaman

    Gunakan dana dingin atau uang yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Lakukan riset mandiri untuk memahami proyek, tokenomics, dan risiko volatilitas. Pertimbangkan strategi DCA agar disiplin dan terhindar dari FOMO. Uji fitur lanjutan seperti futures atau leverage dengan nominal kecil terlebih dahulu. Selalu waspada penipuan, cek domain resmi aplikasi, dan jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun.

    10. Kesalahan umum yang perlu dihindari

    Banyak pengguna hanya melihat biaya trading tanpa memperhitungkan spread dan biaya tarik Rupiah, padahal keduanya bisa menggerus hasil. Menaruh seluruh aset di satu tempat tanpa pengamanan tambahan juga berisiko. Membeli koin baru karena promosi tinggi tanpa riset sering berujung kekecewaan. Mengabaikan 2FA, whitelist alamat, serta pembaruan keamanan meningkatkan peluang penyalahgunaan akun. Tidak memiliki rencana keluar membuat keputusan menjadi emosional saat pasar bergejolak.

    11. Checklist singkat sebelum memilih aplikasi

    Pastikan aplikasi diawasi OJK dan izin operasionalnya jelas. Tinjau transparansi biaya, kemudahan deposit dan penarikan, serta kecocokan ragam aset dan fitur dengan kebutuhan Anda. Periksa kelengkapan edukasi, ketersediaan laporan pajak, dan respons layanan pelanggan. Lihat juga ulasan pengguna dan stabilitas aplikasi, karena faktor‑faktor ini akan memengaruhi pengalaman Anda sehari‑hari.

    12. Kesimpulan

    Aplikasi beli crypto yang tepat harus legal, aman, transparan biayanya, dan nyaman digunakan. Sebelum memulai, periksa pengawasan OJK, kelengkapan fitur, struktur biaya, serta kualitas dukungan pelanggan. Pluang menawarkan ekosistem multi‑aset dengan keamanan berlapis, sertifikasi ISO 27001, pemisahan dana nasabah di kustodian berizin, serta laporan pajak yang praktis, sehingga cocok untuk pemula hingga trader aktif. Mulailah kecil, disiplin pada rencana, dan selalu lakukan riset mandiri agar pengalaman investasi Anda lebih terarah dan berkelanjutan.



    Sumber : pluang.com

  • Serba-serbi Investasi Obligasi yang Perlu Kamu Ketahui

    Pada situasi yang mengkhawatirkan dan cenderung mengakibatkan berbagai investasi jadi high risk alih-alih high return, masyarakat beralih pada investasi dengan risiko sedang seperti deposito dan obligasi. Tapi, apa itu obligasi dan apa jenis jenis obligasi?

    Dari banyaknya investasi yang beredar, seperti tabungan, deposito, reksadana, obligasi, saham, emas, dan properti, obligasi adalah yang cenderung tidak populer.

    jenis jenis obligasi
    Sumber: ANTARA FOTO

    Padahal, penting pula bagimu untuk mengetahui apa itu obligasi dan jenis jenis obligasi. Karena setiap produk investasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Dengan pekerjaan yang menjamin penghasilan tetap, sudah saatnya bagimu untuk melakukan diversifikasi portofolio. Artinya, menjamin bahwa danamu aman pada investasi yang mengandung kelebihan dan kelemahan masing-masing.

    Ini saatnya memikirkan rencana jangka panjangmu, entah itu pernikahan, membeli rumah dengan KPR, membeli kendaraan, atau melanjutkan pendidikan.

    Dan setiap rencana tersebut memerlukan anggarannya masing-masing. Jika kamu belum menjatuhkan pilihan investasi, yuk coba cari tahu sebanyak-banyaknya tentang apa itu obligasi dan jenis jenis obligasi yang umumnya ditawarkan.

    Baca juga: Jenis-jenis Investasi yang Perlu Diketahui Investor, Apa Saja?

    Apa itu obligasi dan bagaimana memperoleh produk investasi ini?

    apa itu obligasi
    Sumber: SWARA

    Obligasi adalah produk investasi di pasar modal berupa surat pernyataan utang penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi.

    Terdapat pernyataan jatuh tempo pembayaran utang beserta bunga (kupon) yang menjadi kewajiban penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Jangka waktu yang berlaku di Indonesia umumnya 1 hingga 10 tahun.

    Obligasi yang paling umum diketahui masyarakat umumnya merujuk pada Obligasi Negara Ritel (alias ORI). Jadi, artinya pemerintah adalah penerbit surat pernyataan utang tersebut dan kamu sebagai investor adalah pemegang obligasi.

    Data pemerintah menunjukkan pembelian obligasi oleh investor. Obligasi diterbitkan pada 2006 dengan jumlah investor awal ORI sebanyak 16.561 orang.

    Jumlah investor obligasi ini bertambah seiring waktu. Pada 2015, terdapat 214.151 orang yang membeli produk investasi obligasi. Pertambahan ini menunjukkan minat investor untuk terlibat mengetahui apa itu obligasi dan kemudian berinvestasi di sana.

    Terbitnya obligasi ini dilatarbelakangi upaya untuk menghimpun dana dari masyarakat yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan bagi penerbit obligasi.

    Atau dengan kata lain, apa itu obligasi memperlihatkan dana segar dari surat pernyataan utang tersebut akan dipergunakan demi menjalankan usaha. Negara memandang obligasi sebagai sumber pendanaan untuk membiayai defisit anggaran belanja dalam APBN.

    Jika kamu ingin beli saham, maka kamu akan memperoleh info dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Nah, untuk obligasi, transaksi jual belinya dilakukan oleh penerbitnya. Bukan hanya pemerintah, lho, yang menerbitkan obligasi.

    Baca juga: Mau Coba Investasi Reksadana? Ini 11 Platform Reksadana Online Terbaik di Indonesia

    Menjadikan obligasi sebagai investasi? Kenali dulu hal-hal ini

    Begitu kamu tahu apa itu obligasi dan penerbitnya, maka kamu mesti tahu bahwa umumnya investor memperoleh obligasi melalui agen penjual.

    Umumnya, penerbit obligasi menunjuk bank atau lembaga sekuritas tertentu sebagai agen penjual obligasi. Berbagai jenis obligasi yang ada di antaranya:

    #1 corporate bonds (obligasi yang diterbitkan perusahaan), baik oleh perusahaan pemerintah (BUMN) ataupun swasta.

    #2 government bonds (obligasi yang diterbitkan pemerintah)

    #3 municipal bonds (obligasi yang diterbitkan pemerintah daerah), dengan tujuan membiayai pembangunan daerah yang berhubungan dengan kepentingan publik

    Obligasi yang diterbitkan oleh negara (ORI) terbilang aman karena pembayaran kupon dan pokok diatur dan dijamin UU No. 24 Tahun 2002/UU No. 19 Tahun 2008.

    apa itu obligasi

    Keuntungan yang diperoleh dari kupon (bunga) yang terbagi atas tiga jenis, yaitu kupon tetap (fixed coupon) dan kupon mengambang (floating/variable coupon), serta obligasi yang tak memberlakukan kupon (zero coupon bond).

    Jadi, setelah tahu apa itu obligasi, berikut ini kelebihan dan kekurangan membeli produk investasi obligasi:

    Kelebihan Kekurangan
    Kupon/bunga obligasi lebih tinggi dibandingkan bunga deposito Penerbit obligasi berisiko gagal bayar
    Mudah untuk diperdagangkan di Pasar Sekunder yang diatur mekanisme Bursa Efek Indonesia (BEI) atau transaksi di luar bursa. Konsekuensinya, investor tak cuma tidak memperoleh untung, tetapi tak mendapatkan kembali seluruh pokok utang. Kekurangan ini tidak berlaku pada obligasi negara yang dilindungi UU. Ketahui dulu apa itu obligasi yang dilindungi UU atau tidak.
    Imbal balik (yield) obligasi yang didapat bisa besar tergantung dari jangka waktu obligasi. Makin lama, makin besar keuntungannya. Menjual obligasi sebelum jatuh tempo di Pasar Sekunder menimbulkan kerugian bagi investor. Hal ini lantaran harga jualnya lebih rendah dari harga belinya.
    Keuntungan diperoleh dari selisih harga obligasi (dalam persentase) setelah diperdagangkan. Bisa dijaminkan sebagai agunan, seperti obligasi negara Rentan terhadap perubahan suku bunga, ekonomi, dan kondisi politik yang tidak stabil.

     

     

     

    Nah, setelah mengetahui serba-serbi kelebihan dan kekurangan obligasi serta apa itu obligasi, coba kenali dulu dan cari tahu lebih lanjut mengenai kupon, jatuh tempo obligasi, penerbit obligasi, dst sebelum kamu memutuskan membeli produk investasi ini, ya! Sudah siap berinvestasi?

    Sumber: Cermati

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Aplikasi Crypto Indonesia yang Diawasi OJK: Panduan Memilih dan Memulai

    Memilih aplikasi crypto Indonesia yang berada di bawah pengawasan OJK adalah langkah dasar untuk melindungi diri dari risiko operasional dan praktik yang merugikan. Di Indonesia, aset crypto kini diawasi OJK sehingga standar perlindungan konsumen, tata kelola, dan transparansi menjadi jauh lebih jelas. Artinya, mulai dari perizinan, pengelolaan dana, hingga penanganan keluhan mengikuti ketentuan yang berlaku di industri jasa keuangan.

    Selain itu, OJK menaruh perhatian pada keamanan siber dan manajemen risiko. Bagi pengguna, ini berarti aplikasi wajib menerapkan kontrol keamanan yang memadai, memiliki prosedur pengelolaan insiden, dan menjalankan tata kelola yang dapat diaudit. Di sisi lain, Bank Indonesia mengawasi derivatif dengan underlying pasar uang dan valuta asing. Pembagian tugas ini membuat ekosistem aset keuangan digital lebih teratur dan memberi kepastian bagi investor ritel.

    Dengan demikian, bertransaksi di aplikasi yang diawasi OJK memberi dua manfaat besar sekaligus, pertama dari sisi keamanan platform, kedua dari sisi kepastian hukum. Ini menjadi fondasi penting sebelum mempertimbangkan fitur dan biaya.

    1. Kriteria Utama Memilih Aplikasi Crypto Indonesia yang Legal

    Legalitas adalah gerbang pertama. Pastikan aplikasi terdaftar dan berizin di bawah OJK melalui entitas hukumnya. Nama aplikasi yang populer di publik bisa berbeda dengan nama badan hukum, jadi selalu cocokkan merek dengan perusahaan penyelenggara di daftar resmi OJK. Legalitas memastikan kewajiban perlindungan konsumen dan pelaporan terpenuhi.

    Keamanan teknis tidak kalah penting. Periksa apakah aplikasi menyediakan 2FA, enkripsi data, praktik penyimpanan aset yang aman seperti cold wallet untuk aset crypto, serta akuntabilitas pengelolaan dana nasabah melalui akun terpisah di bank kustodian berizin. Sertifikasi ISO 27001 menjadi sinyal kuat bahwa penyedia layanan mengelola keamanan informasi dengan standar internasional. Perhatikan pula transparansi biaya, termasuk biaya beli dan jual, setoran, penarikan, hingga biaya lain seperti administrasi atau biaya jaringan. Fitur yang mendukung pemula, seperti dukungan Rupiah, order dasar, DCA, edukasi, notifikasi harga, dan layanan pelanggan lokal, akan membantu pengalaman berinvestasi yang lebih nyaman. Terakhir, pastikan likuiditas cukup, aset populer tersedia, dan eksekusi transaksi cepat.

    1. Cara Cek Legalitas Aplikasi di Situs OJK

    Langkah paling aman adalah memverifikasi langsung di situs resmi OJK. Buka ojk.go.id, lalu masuk ke bagian Aset Keuangan Digital atau ITSK. Di halaman ini, OJK menyediakan daftar Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital yang berizin. Unduh atau lihat daftar terbaru, kemudian cocokkan nama aplikasi dengan nama entitas hukum yang tercantum di sana.

    Selanjutnya, pastikan alamat kantor dan kontak layanan pelanggan tersedia dan aktif di Indonesia. Waspadai tanda tidak berizin seperti janji imbal hasil tetap, domain atau tautan situs yang mencurigakan, tidak adanya alamat kantor di Indonesia, atau layanan pelanggan yang sulit dihubungi. Jika ragu, lebih baik urungkan pendaftaran sebelum menaruh dana.

    1. Langkah Memulai Menggunakan Aplikasi Crypto yang Diawasi OJK

    Sebelum mendaftar, siapkan KTP, nomor ponsel, email aktif, dan rekening bank atas nama sendiri. Proses ini akan mempercepat verifikasi identitas dan meminimalkan kendala saat deposit atau penarikan dana. Setelah membuat akun, selesaikan KYC sesuai panduan aplikasi, aktifkan 2FA, dan buat PIN yang kuat.

    Saat siap mulai, deposit Rupiah sesuai anggaran. Mulailah kecil dan gunakan dana dingin, yaitu dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan harian. Untuk membeli aset pertama, banyak pemula memilih koin likuid seperti BTC atau ETH. Pertimbangkan strategi DCA agar pembelian lebih disiplin dan tidak terpaku pada waktu pasar. Setelah transaksi berjalan, simpan dan pantau portofolio secara berkala, atur alert harga, dan catat biaya serta kewajiban pajak.

    1. Tips Manajemen Risiko untuk Pemula

    Harga aset crypto dapat bergerak cepat sehingga memahami volatilitas adalah keharusan. Tetapkan ekspektasi bahwa nilai investasi bisa naik dan turun dalam waktu singkat. Dengan cara ini, keputusan tidak didorong emosi saat pasar bergejolak. Diversifikasi juga penting, jangan menaruh semua dana pada satu koin atau satu strategi.

    Buat rencana yang jelas, termasuk target keuntungan, batas kerugian, dan horizon waktu investasi yang realistis. Lakukan riset mandiri menggunakan sumber edukasi resmi dan hindari FOMO. Jika belum berpengalaman, hindari penggunaan leverage tinggi. Fokus pada konsistensi dan perlindungan modal di tahap awal.

    1. Catatan Regulasi dan Pajak Terbaru

    Di Indonesia, aset crypto kini berada di bawah pengawasan OJK. Pengawasan ini mendorong penerapan praktik perlindungan konsumen dan keamanan yang lebih kuat di tingkat platform. Bagi pengguna, dampaknya terasa pada transparansi informasi, standar operasional, dan mekanisme penanganan pengaduan.

    Dari sisi pajak, transaksi beli crypto tidak dikenakan pajak. Transaksi jual dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Simpan bukti transaksi, dan pastikan melaporkannya di SPT tahunan. Di ekosistem multi-aset, keuntungan atas aset lain seperti saham AS mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17. Pengguna Pluang dapat mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi, pilih tahun pajak dan jenis aset, lalu kirim ke email terdaftar untuk memudahkan pelaporan.

    1. Kenapa Memilih Pluang

    Pluang adalah platform investasi multi-aset yang diawasi OJK dengan struktur perizinan yang jelas untuk crypto, pialang berjangka, reksa dana, dan emas digital. Operasionalnya mengikuti peraturan yang berlaku agar pengguna mendapat pengalaman bertransaksi yang aman dan transparan.

    Keamanan menjadi prioritas. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin seperti Bank BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Untuk aset internasional, Pluang bekerja sama dengan kustodian global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank yang berperingkat AA, serta menerapkan teknologi MPC dari Fireblocks. Pluang juga memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk menjamin keamanan informasi dan perlindungan data pengguna.

    Dalam satu aplikasi, pengguna dapat mengakses crypto, saham AS dan ETF, emas digital, serta reksa dana. Fitur-fitur seperti auto-invest, futures, leverage, dan options tersedia bagi pengguna berpengalaman, sementara edukasi melalui Pluang Academy, News & Analysis, dan panduan di aplikasi mendukung pembelajaran pemula. Laporan pajak dapat diunduh langsung, memudahkan kepatuhan pengguna. Dengan dukungan operasional di Jakarta, Pluang menjaga layanan pelanggan yang responsif dan proses transaksi Rupiah yang nyaman.

    1. FAQ Singkat Seputar Aplikasi Crypto OJK

    Apa perbedaan aplikasi yang diawasi OJK dengan platform asing? Aplikasi yang diawasi OJK memiliki legalitas di Indonesia, kewajiban perlindungan konsumen, dukungan Rupiah, dan kontrol operasional yang dapat diaudit oleh regulator. Platform asing tidak berada dalam ruang lingkup pengawasan OJK sehingga perlindungan konsumen mengikuti yurisdiksi lain.

    Apakah staking atau futures boleh di Indonesia? Fitur yang dapat digunakan adalah fitur yang disediakan resmi oleh penyelenggara berizin. Selama layanan tersebut berada dalam koridor perizinan dan pengawasan, pengguna dapat mengaksesnya sesuai ketentuan yang berlaku pada platform terkait.

    Berapa lama penarikan dana? Waktu penarikan bergantung pada SLA masing-masing platform, hari kerja perbankan, dan batasan bank. Di aplikasi yang diawasi OJK, informasi ini biasanya dijelaskan di pusat bantuan atau syarat dan ketentuan.

    Apa yang harus dilakukan jika terjadi kendala akun? Segera hubungi layanan pelanggan resmi, siapkan KTP dan bukti transaksi untuk verifikasi. Jika perlu, sampaikan pengaduan melalui kanal pengaduan yang disediakan platform. Untuk eskalasi, pengguna dapat merujuk prosedur pelaporan ke OJK sesuai panduan yang tersedia.

    1. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

    Banyak pengguna langsung mengunduh aplikasi tanpa memeriksa legalitas OJK. Padahal, verifikasi sederhana di situs OJK dapat mencegah risiko penipuan. Kesalahan lain adalah menonaktifkan 2FA atau menyimpan seluruh aset di hot wallet, yang meningkatkan risiko saat terjadi insiden keamanan.

    Overtrading juga lazim terjadi ketika investor tidak memiliki rencana yang jelas. Biaya transaksi menumpuk, keputusan jadi emosional, dan kinerja portofolio terganggu. Terakhir, mengikuti sinyal atau rumor tanpa riset mandiri dan mengabaikan manajemen risiko dapat membuat pengguna berada di sisi pasar yang salah di saat volatilitas meningkat.

    1. Kesimpulan

    Memilih aplikasi crypto Indonesia yang diawasi OJK adalah langkah paling penting sebelum memulai. Pastikan legalitas, cek keamanan dan biaya, serta pilih platform dengan dukungan fitur dan edukasi yang memadai. Dengan pengawasan OJK dan praktik keamanan yang tepat, pengalaman berinvestasi menjadi lebih terlindungi.

    Mulailah dari nominal kecil, kelola risiko dengan disiplin, dan patuhi ketentuan pajak. Simpan bukti transaksi dan manfaatkan laporan pajak agar pelaporan SPT lebih mudah. Dalam konteks ini, Pluang dapat menjadi pilihan tepercaya untuk investasi crypto dan multi-aset. Diawasi OJK, memiliki sertifikasi ISO 27001, didukung struktur kustodian berizin, serta menyediakan fitur lengkap dan edukasi yang membantu pengguna di setiap tahap perjalanan investasi. Dengan demikian, Anda dapat fokus pada tujuan keuangan, bukan sekadar mengejar momen pasar.



    Sumber : pluang.com

  • Kulgram Kenapa Harga Emas Naik-Turun? Bersama Claudia, coFounder Pluang

    Kalian mungkin penasaran begitu melihat grafik harga emas dalam sebulan terakhir. Kok emas naiknya cepat amat bak meroket? Jika kamu juga bertanya-tanya tentang penyebab harga emas naik turun, kamu tidak sendirian.

    Lalu, apa ini bakal berlanjut? Apa yang sebaiknya kita lakukan di masa seperti ini?

    Grup telegram #SobatCuan di Pluang Belajar juga mempertanyakan tentang pergerakan grafik harga emas di aplikasi Pluang dalam sebulan terakhir.

    Dalam masa pandemi COVID-19, harga emas tampak meroket, jauh meninggalkan harga saham-saham yang terpuruk. Karena itu, Pluang menghadirkan langsung Claudia Kolonas, co-founder Pluang untuk menjawab “misteri” ini.

    https://www.youtube.com/watch?v=3woFcRMHTpA

    Kulgram seri ketiga di Pluang Belajar, Claudia membahas tentang grafik harga emas dan penyebab harga emas naik turun dalam video YouTube, “Kenapa harga emas sangat fluktuatif beberapa waktu terakhir?”

    Sebelumnya, Pluang mengundang d’goldfather dalam sesi “Plus Minus Emas Fisik & Emas Digital”. Head of treasury di Pluang, Olivia Jap, juga pernah memaparkan kulgram tentang “Menimbang-nimbang, Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Jual/Beli Emas?

    Claudia Kolonas yang merupakan lulusan Harvard Business School di bidang keuangan ini pun dengan rinci menjawab pertanyaan pada formulir Pluang Belajar yang telah dibagikan sebelum sesi tanya-jawab yang diajukan dalam grup telegram Pluang Belajar.

    Baca juga: Perlu Dicatat! Ketahui Beda Tingkatan Risiko dalam Investasi

    Bagi kamu yang ketinggalan menyimak penjelasan Claudia, berikut ini rangkuman materi yang dipaparkannya terkait grafik harga emas dan penyebab harga emas naik turun. Beserta tips dan trik berinvestasi di masa pandemi ini:

    #1 Apakah emas yang cenderung naik cocok digunakan untuk investasi jangka panjang jika dibandingkan dengan reksadana?

    grafik harga emas

    Jika berinvestasi diibaratkan seperti menaruh telur dalam keranjang, tentu, kamu tidak disarankan untuk menaruh seluruh telur dalam satu keranjang.

    Sejumlah dana perlu diinvestasikan di berbagai kelas aset. Jika kamu punya 100 juta, 50 juta bisa ditaruh dalam investasi emas (pilih Pluang, ya!), 25 juta di deposito, dan 25 juta di saham/pendapatan tetap.

    Mengapa persentase 50% ditaruh di emas? Karena emas menghasilkan imbal hasil lebih tinggi daripada reksadana atau jenis investasi lainnya. Pada awal tahun ini saja, imbal hasil emas sudah capai 20%.

    Di aplikasi Pluang sendiri, menurut Claudia, harga emas sudah naik 47% dalam 1 tahun terakhir.

    Ini berbeda dibandingkan dengan reksadana di mana banyak reksadana dengan kinerja yang terus menurun, terutama RD saham.

    #2 Harga emas naik dan makin cuan, tapi kenapa harga emas terus meningkat meski di tengah wabah COVID-19? Apa sih penyebab harga emas naik turun?

    Emas adalah aset safe haven, artinya emas mengambil arah berbalik dibandingkan aset-aset lainnya. Jika saham turun, emas cenderung naik.

    Karena itu, tidak mengherankan apabila kemudian harga emas cenderung naik turun.

    Faktor selanjutnya yang membuat harga emas naik lebih dahsyat lagi adalah faktor dolar. Belakangan ini, rupiah terus tergerus lantaran pandemi COVID-19, sementara emas meroket drastis.

    #3 Apakah pergerakan harga emas terpengaruh pergerakan ekonomi dunia? Di saat apa harga emas cenderung naik?

    Harga emas sangat dipengaruhi ekonomi global. Emas mengalami kenaikan saat terjadi krisis global. Pada latar belakangnya, emas adalah “the original currency”. Zaman dulu, sebelum ada konsep uang, emas adalah alat tukar yang sejak awal dipercaya.

    Faktor lain yang mempengaruhi harga emas naik turun adalah faktor suku bunga. Beberapa negara menggunakan suku bunga sebagai alat untuk menjaga nilai tukar negara mereka demi menjaga kesehatan ekonomi.

    Apabila suku bunga turun, ekonomi cenderung melemah. Karenanya, orang lebih memilih untuk membeli emas. Sebaliknya, jika suku bunga menguat, maka orang lebih menginvestasikan dana pada saham atau obligasi.

    Baca juga: Masih Banyak Diminati, Emas Peringkat Satu Investasi Terbaik di Tahun 2020

    #4 Terkait fluktuasi harga emas. Bagaimana menghadapi volatilitas harga emas alias harga emas naik turun yang cenderung menimbulkan risiko?

    penyebab harga emas naik turun

    Bagi investor pemula, selalu disarankan jangan melihat pergerakan harga emas naik turun semacam ini ketika melakukan investasi. Yang paling penting dalam berinvestasi adalah menerapkan prinsip dan konsep DCA (Dollar Cost Averaging).

    Konsep DCA; jika kamu miliki 1,2 juta rupiah, daripada dibelikan langsung emas saat itu juga, lebih baik disisihkan 100 ribu selama 12 bulan.

    Ini lebih menguntungkan, apalagi bagi investor pemula. Fluktuasi emas dalam jangka pendek. Karena itu, persepsi perlu lebih panjang, bukan hanya investasi jangka pendek.

    Selain itu, yang penting adalah diversifikasi. Kalian perlu menginvestasikan dana di berbagai kelas aset lain, baik deposito bank maupun obligasi.

    Emas harus tetap dijadikan aset utama, karena merupakan kelas aset yang menjaga nilai uang kamu kendati ada krisis global.

    #5 Memang dunia saat ini sedang mengalami wabah pandemi COVID-19, tetapi mengapa terkadang harga emas bisa sangat tinggi dan bisa sangat rendah?

    Biasanya, kalau ada krisis, harga emas cenderung meningkat. Namun, kondisi pandemi COVID-19 saat ini terbilang unik bagi warga dunia. Karena kita mengalami “liquidity crisis”. Banyak bank sentral dan pemerintah seluruh dunia mengalami likuiditas yang sangat ketat.

    Dapat dikatakan, pemerintah sangat butuh uang. Pada kondisi begini, yang biasanya mereka lakukan adalah menjual barang investasinya. Emas adalah alat investasi yang banyak digunakan oleh bank sentral dunia.

    Ketika terjadi krisis global, ataupun situasi tak terduga, harga emas bisa jadi naik turun dan menurun sedikit ketika pemerintah mencairkan investasinya dalam melakukan beberapa subsidi. Contoh ini bisa dilihat per kasus di negara masing-masing.

    Namun, sisi cerahnya, emas akan cenderung naik karena para investor mencari investasi yang dapat mengamankan dananya.

    Yang lebih mengerikan adalah ketika bank mulai terpengaruh. Ketika bank mulai default atau declare bankruptcy, investor mencari produk investasi yang lebih riil atau konkret (ada barangnya). Karena itu, emas merupakan investasi yang lebih cocok, apalagi menghadapi situasi seperti pandemi COVID-19 ini.

    #6 Apakah harga emas di Pluang mengikuti harga emas di dunia?

    grafik harga emas

    Puang adalah aplikasi dengan patokan harga emas yang mengacu pada harga bursa. Jadi, harga emas di Pluang mengikuti dan mengacu LBMA (London Bullion Market Association) dan CME (Chicago Mercantile Exchange).

    Harga di Pluang cenderung berbeda, karena nilai tukar terhadap GBP dan USD selalu berubah. Kombinasi dari harga emas dunia, GBP, dan USD mempengaruhi harga emas di aplikasi Pluang.

    Karena itu, tidak selalu mengacu pada BI rate yang tertera. Ketika melakukan pemindahan dana dari IDR ke USD pada bank akun kami, tidak sama dengan BI rate. Berikutnya, Pluang berencana meluncurkan live pricing.

    Baca juga: Lagi ‘BU’ Banget, Lebih Baik Jual atau Gadaikan Emas, Ya?

    #7 Kenapa harga emas di Pluang paling kompetitif dengan selisih harga-jual beli yang tipis?

    Harga emas selalu mengacu pada harga bursa, khususnya JFX (Jakarta Futures Exchange), sedangkan aplikasi lain barangkali menggunakan sistem harga sendiri.

    Pluang juga bekerjasama dnegan Kliring Berjangka Indonesia, emas di Pluang dijamin oleh kliring. Pluang menggunakan “trading rules” yang ditetapkan di bursa. Sementara, mungkin aplikasi lain tidak melakukannya.

    Kami berkomitmen untuk transparan mengenai harga emas.

    #8 Saat harga emas naik turun begini, apakah lebih baik membeli emas secara langsung di toko atau membelinya online dan mengapa?

    Membeli emas online sangat “zaman now”. Tidak harus menunggu lama di toko emas atau kebingungan menanyakan harga di toko. Jadi, ya, belilah emas lewat medium digital. Dan aplikasi Pluang hadir demi menyediakan kemudahan itu!

    Selain itu, jika tujuannya adalah untuk investasi, membeli emas di bursa (Pluang mematok harga emas sesuai dengan harga bursa) cenderung lebih menguntungkan dibandingkan membeli emas di toko.

    Harga emas di toko umumnya lebih mahal, apalagi perhiasan, karena mencakup harga manufaktur. Harga kalung biasanya sudah di-mark up sekitar 20-30% sehingga bukan alat investasi yang efisien.

    #9 Apakah harga emas yang naik turun ini akan berkemungkinan mencapai Rp900 ribu/gram?

    Ada kemungkinan harga meningkat lebih jauh lagi apalagi bila pandemi COVID-19 tidak kunjung membaik. Emas adalah produk yang ditransaksikan dalam dolar, jadi ketika rupiah melemah, emas akan meningkat.

    Maka, di negara seperti AS dan Eropa, wabah COVID-19 akan fluktuatif, dan jika lebih parah, apakah ekonomi AS dan Eropa akan recover?

    Ada kemungkinan ekonomi global cenderung menurun, karena itu orang-orang akan lebih memburu emas sebagai safe haven.

    Terlepas dari harga emas yang naik turun ini, saat berinvestasi yang penting kamu tetap terapkan konsep diversifikasi menggunakan konsep DCA tadi, cicil menabung emas sedikit-sedikit alih-alih memasukkan dana sekaligus.

    Mau ikutan sesi Kulgram di Pluang Belajar berikutnya? Stay Tune ya!

    Sumber: Investing Answers, Investopedia

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Perusahaan Crypto di Indonesia: Legalitas OJK, Cara Memilih, Biaya, Risiko, dan Panduan Memulai

    Perusahaan crypto adalah entitas yang menyediakan layanan jual beli, penyimpanan, dan transfer aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan berbagai token lainnya. Di platform ini, pengguna bisa menukar rupiah ke aset crypto, menyimpan asetnya dengan aman, lalu menarik kembali dalam bentuk rupiah atau memindahkannya ke dompet eksternal. Layanan yang umum tersedia antara lain spot trading untuk transaksi langsung, futures untuk strategi lanjutan, earn atau staking untuk mendapatkan imbal hasil, layanan OTC untuk transaksi bernilai besar, dompet crypto, serta konten edukasi agar pengguna memahami risiko dan cara kerja pasar.

    Bagi investor Indonesia, kehadiran perusahaan crypto yang tepercaya memudahkan pengelolaan portofolio dalam satu aplikasi. Contohnya melalui Pluang, pengguna dapat mengakses aset crypto sekaligus emas digital, reksa dana, dan saham AS, sehingga diversifikasi portofolio menjadi lebih sederhana dan terukur.

    1. Status Regulasi Terbaru di Indonesia

    Sejak 2024, aset crypto di Indonesia berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, bukan Bappebti. Dalam kerangka baru ini, penyelenggara di sektor ini dikenal sebagai Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital. Pergeseran pengawasan mempertegas perlindungan konsumen, kepatuhan, dan tata kelola risiko yang lebih kuat, termasuk standar keamanan dan pengelolaan dana nasabah.

    Pengguna dapat mengecek legalitas perusahaan dengan mengunjungi situs OJK dan mencari daftar penyelenggara aset keuangan digital, lalu mencocokkan nama entitas legal dan domain resmi yang digunakan. Selain itu, pastikan rekening tujuan setoran atas nama perusahaan berizin. Waspadai platform tak berizin, hindari janji profit tetap, dan jauhi skema yang meminta transfer ke rekening pribadi. Kedisiplinan verifikasi ini langkah awal untuk menghindari penipuan.

    1. Jenis Perusahaan Crypto dan Cara Kerjanya

    Secara umum, ada beberapa peran utama. Pertama, exchange atau broker yang mempertemukan pembeli dan penjual sehingga order dapat dieksekusi dengan transparan. Kedua, kustodian yang mengamankan aset nasabah, biasanya memanfaatkan cold storage dan teknologi pengamanan lanjutan seperti MPC, multi party computation. Ketiga, penyedia infrastruktur, mulai dari kliring, keamanan siber, hingga analitik yang memastikan reliabilitas dan kepatuhan operasional.

    Alur transaksi ringkasnya sederhana. Pengguna menyetor rupiah, menempatkan order di aplikasi, lalu sistem mengeksekusi order sesuai harga pasar. Setelah itu, aset tercatat di akun pengguna dan tersimpan di kustodian yang andal. Pengguna dapat menarik dana atau memindahkan crypto sesuai kebutuhan. Di Pluang, aset nasabah dikelola melalui struktur kustodian berizin dan teknologi keamanan tingkat institusi, sehingga proses deposit, eksekusi, dan penyimpanan berlangsung konsisten dan terukur.

    1. Kriteria Memilih Perusahaan Crypto yang Aman

    Izin dan kepatuhan adalah fondasi. Pastikan perusahaan terdaftar dan diawasi OJK, memiliki dokumentasi kebijakan risiko, serta mengikuti standar pelaporan yang jelas. Dari sisi keamanan, cari platform yang menggunakan segregated account untuk memisahkan dana nasabah, menerapkan cold storage dan teknologi MPC, menjalani audit berkala, serta memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 untuk manajemen keamanan informasi.

    Transparansi juga penting. Biaya dan spread harus dinyatakan jelas, kebijakan listing aset terkurasi, dan status operasional aplikasi stabil. Selain itu, periksa likuiditas dan keandalan sistem agar eksekusi cepat dengan order book yang memadai. Layanan pelanggan yang responsif, edukasi yang mudah dipahami, dan panduan pajak yang praktis akan membantu pengguna membuat keputusan lebih tepat. Pluang memenuhi kriteria ini dengan pengawasan OJK, sertifikasi ISO 27001, edukasi komprehensif, dan kanal dukungan yang aktif.

    1. Biaya yang Perlu Diperhatikan

    Biaya trading biasanya berbentuk fee maker atau taker serta spread. Pahami struktur biaya agar tidak terkejut saat eksekusi, terutama ketika volatilitas tinggi. Selain itu, cek biaya setoran dan penarikan untuk rupiah maupun crypto, termasuk biaya jaringan blockchain yang sifatnya dinamis. Beberapa platform juga menerapkan biaya tambahan seperti konversi mata uang atau biaya tidak aktif, sehingga pengguna perlu membaca ketentuan secara rinci sebelum bertransaksi.

    1. Fitur Penting di Perusahaan Crypto

    Fitur inti yang perlu dipertimbangkan mencakup spot trading, futures untuk strategi lanjutan, earn atau staking jika tersedia, serta OTC untuk transaksi besar yang membutuhkan negosiasi harga dan eksekusi khusus. Alat manajemen risiko seperti stop loss, take profit, dan price alert membantu disiplin terhadap rencana, terutama pada pasar yang bergerak cepat.

    Dari sisi keamanan pengguna, pastikan tersedia 2FA, whitelist alamat untuk penarikan, dan kontrol perangkat agar akses hanya dari device yang diakui. Ekosistem pendukung seperti berita, riset, dan integrasi Web3 yang terkurasi akan menambah wawasan dan peluang. Pluang menawarkan fitur auto-invest, akses ke futures, leverage, dan options, serta konten analisis pasar yang dapat membantu pemula maupun trader berpengalaman.

    1. Risiko Utama dan Cara Mitigasinya

    Volatilitas harga adalah risiko paling nyata di pasar crypto. Gunakan uang dingin, atur alokasi sesuai profil risiko, dan hindari FOMO agar keputusan tidak emosional. Risiko platform dan siber juga perlu diantisipasi, maka pilih penyelenggara yang diawasi OJK, aktifkan 2FA, manfaatkan whitelist alamat, dan awasi aktivitas login.

    Likuiditas memengaruhi kemudahan keluar masuk posisi. Cek volume dan kedalaman pasar sebelum mengeksekusi order besar. Risiko aset pun signifikan, lakukan DYOR, pahami tokenomics dan utilitas, serta cermati pengumuman proyek. Jika menggunakan leverage, tetapkan batas kerugian dan gunakan seperlunya agar tidak memperbesar risiko tanpa kontrol.

    1. Langkah Memulai Bertransaksi di Perusahaan Crypto

    Mulailah dengan riset dan cek izin OJK, pastikan nama legal dan domain resmi sesuai daftar. Buat akun, selesaikan verifikasi identitas, dan segera aktifkan 2FA. Lanjutkan dengan setor dana, lalu uji alur deposit dan penarikan dalam jumlah kecil untuk memastikan proses lancar.

    Rancang rencana yang jelas, mulai dari tujuan, alokasi, hingga aturan manajemen risiko. Mulai bertahap agar lebih terukur, gunakan fitur auto-invest bila ingin konsisten masuk pasar, dan evaluasi hasil secara rutin. Di Pluang, proses ini ringkas dan terdokumentasi, sehingga memudahkan kontrol dan penyesuaian strategi ke depan.

    1. Catatan Pajak Aset Crypto di Indonesia

    Ketentuan ringkasnya, transaksi beli aset crypto tidak dikenakan pajak. Transaksi jual dikenakan pajak pemotongan, PPh Pasal 22, sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Simpan bukti transaksi, unduh laporan tahunan, dan laporkan di SPT sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk aset lain, seperti saham AS, futures, options, dan USD Yield, keuntungan mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17 sesuai profil wajib pajak.

    Pluang menyediakan laporan pajak yang bisa diunduh langsung dari aplikasi. Cukup buka halaman Akun, pilih Laporan Pajak, tentukan tahun dan jenis aset, lalu kirim ke email terdaftar. Panduan pelaporan juga tersedia agar proses pengisian SPT menjadi lebih mudah. Meskipun demikian, tanggung jawab pelaporan tetap berada di tangan pengguna.

    1. Kenapa Memilih Platform Tepercaya, Contoh Pluang

    Pluang beroperasi di bawah pengawasan penuh OJK, dengan entitas berizin yang menangani crypto, emas digital, reksa dana, serta layanan pialang berjangka untuk produk seperti saham AS, ETF, options, dan futures. Struktur kepatuhan ini memastikan tata kelola risiko dan perlindungan konsumen berjalan konsisten.

    Keamanan aset menjadi prioritas. Dana nasabah disimpan secara terpisah, segregated account, di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Pluang juga bekerja sama dengan kustodian global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank yang berperingkat AA, serta memanfaatkan teknologi MPC dari Fireblocks untuk pengamanan aset digital. Pluang memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 yang menegaskan standar tinggi pada keamanan informasi.

    Kelebihan lain, Pluang menawarkan ekosistem multi-aset dalam satu aplikasi. Pengguna bisa mengakses crypto, saham AS dan ETF, emas digital, dan reksa dana, lengkap dengan fitur auto-invest, futures, leverage, dan options. Transparansi didukung panduan pajak dan laporan yang dapat diunduh kapan saja. Dengan basis lebih dari 10 juta pengguna, reliabilitas sistem yang stabil, serta alamat operasional jelas di The Plaza Office Tower lantai 15, Jakarta, Pluang pantas menjadi acuan ketika memilih platform. One Pluang, Infinite Opportunities.

    1. Praktik Baik dan Kesalahan Umum

    Praktik baik yang layak dijalankan antara lain mengaktifkan 2FA, menggunakan whitelist alamat untuk penarikan, menetapkan batas risiko sejak awal, mencatat kewajiban pajak, serta selalu mengecek izin OJK dan domain resmi sebelum transfer dana. Kedisiplinan ini membantu menekan risiko yang tidak perlu.

    Sebaliknya, kesalahan umum yang sering terjadi adalah terpancing iming-iming profit pasti, tidak membaca struktur biaya dan spread, menaruh semua dana di hot wallet, serta menggunakan leverage berlebihan tanpa rencana. Hindari pola ini agar portofolio lebih tahan terhadap gejolak pasar.

    1. FAQ Singkat tentang Perusahaan Crypto

    Apa beda exchange, broker, dan kustodian? Exchange atau broker mempertemukan pembeli dan penjual agar transaksi terjadi, sementara kustodian fokus mengamankan aset nasabah dengan prosedur keamanan ketat, termasuk cold storage dan teknologi MPC.

    Bagaimana cara cek izin OJK dan domain resmi? Kunjungi situs OJK, cari daftar Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital, lalu cocokkan nama entitas dan domain yang Anda gunakan. Hindari transfer ke rekening nonperusahaan atau tautan yang mencurigakan.

    Apakah aset crypto legal? Ya, aset crypto legal dan berada di bawah pengawasan OJK. Namun, risikonya tetap tinggi sehingga pengguna perlu memahami cara kerja pasar dan mengelola eksposur dengan bijak.

    Apakah jual crypto kena pajak? Ya, transaksi jual dikenakan PPh Pasal 22 final sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Transaksi beli tidak dikenakan pajak.

    1. Kesimpulan

    Memilih perusahaan crypto yang tepat dimulai dari legalitas OJK, keamanan yang kuat, dan transparansi biaya. Pastikan fitur yang ditawarkan sesuai kebutuhan, pahami biaya dan spread, serta disiplin pada rencana dan manajemen risiko. Kelola kewajiban pajak dengan rapi dan manfaatkan laporan dari platform tepercaya seperti Pluang agar proses pelaporan lebih mudah. Dengan pendekatan ini, Anda dapat mengakses peluang di pasar crypto secara lebih aman dan terarah.



    Sumber : pluang.com

  • Jadi Warga Negara Baik, Ketahui Jenis Pajak yang Berlaku di Indonesia Ini

    Siapa pun yang berstatus warga negara Indonesia, wajib bayar pajak dengan berbagai jenis pajak di Indonesia yang diterapkan. Apa saja jenis jenis pajak di Indonesia ini?

    Demi menghindari sanksi jika tak bayar pajak, kamu perlu tahu apa saja jenis jenis pajak yang resmi dipungut pemerintah.

    Yang namanya pajak, pada dasarnya bersifat wajib. Setiap orang berstatus sebagai wajib pajak diharuskan membayar. Hal ini sebagaimana diatur dalam UU No 6 Tahun 1983.

    jenis pajak di indonesia

    Jenis pajak di Indonesia meliputi pajak penghasilan (PPh), pajak kendaraan bermotor (PKB), dan pajak pertambahan nilai (PPn) yang sudah lumrah diketahui, hingga berbagai jenis jenis pajak Indonesia lain yang dibebankan kepada wajib pajak.

    Diatur dalam undang-undang tersebut, “Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UU, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

    Bunyi UU ini memperjelas bahwa mau tidak mau, suka tidak suka, kamu diharuskan membayar pajak. Jadi, ketahuilah jenis jenis pajak di Indonesia yang perlu kamu bayarkan.

    Untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang berbagai jenis pajak di Indonesia, yuk simak ulasan berikut ini agar kamu lebih memahami urusan perpajakan di Indonesia.

    Baca juga: Sebelum 31 Maret 2020, Begini Lho Caranya Lapor Pajak Secara Online

    Penggolongan pajak ke dalam dua jenis pajak di Indonesia oleh DJP

    jenis jenis pajak di indonesia

    Direktorat Jenderal Pajak menggolongkan pajak menjadi dua jenis, yaitu:

    #1 Jenis pajak di Indonesia – pajak pusat

    Pajak pusat adalah pajak yang pengelolaannya berada di bawah tanggung jawab pemerintah pusat lewat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

    Jenis pajak di Indonesia yang tergolong sebagai pajak pusat ialah Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

    • Pajak penghasilan (PPh) adalah pajak yang ditanggung orang pribadi atau badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam suatu tahun pajak. Jika kamu terima gaji tiap bulan, maka setelah satu tahun bekerja, penghasilan kamu dikenai pajak. Beberapa pajak penghasilan yang berlaku di Indonesia, yakni:

      • PPh Pasal 21, pajak yang berlaku bagi penghasilan dari pekerjaan atau jasa yang berlangsung di dalam negeri
      • Lalu, PPh Pasal 22, pajak yang berlaku untuk penghasilan dari kegiatan ekspor, impor, dan reimpor yang dilakukan swasta atau BUMN
      • Selanjutnya, PPh Pasal 23, jenis pajak di Indonesia yang berlaku bagi penghasilan atas modal, jasa, atau penghargaan di luar penghasilan yang kena PPh Pasal 21
      • PPh Pasal 25, pajak yang bisa dibayar secara angsuran atau cicilan
      • Ada pula PPh Pasal 26, pajak yang berlaku bagi WP luar negeri yang mendapatkan penghasilan dari Indonesia
      • PPh Pasal 29, pajak kurang bayar atau PPh terutang
      • Berikutnya, PPh Pasal 4 Ayat 2, PPh final atas beberapa penghasilan yang didapat, tidak boleh dicicil
    • Pajak pertambahan nilai (PPN) adalah pajak yang berlaku pada konsumsi barang kena pajak atau jasa di dalam daerah pabean. Setiap barang dan jasa dikenakan pajak, kecuali memang ada aturan jika barang tersebut tidak dikenakan pajak. Kategorinya:

      • Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), jenis pajak di Indonesia yang berlaku pada barang yang bukan kebutuhan pokok, dikonsumsi masyarakat tertentu, dikonsumsi masyarakat berpenghasilan tinggi, barang yang menunjukkan status, dan dapat merusak kesehatan serta moral masyarakat
      • Bea Materai, pajak yang berlaku atas pemanfaatan dokumen, seperti surat perjanjian, akta notaris, kwitansi pembayaran, surat berharga, dan efek yang memuat nominal uang di atas jumlah tertentu
      • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak yang berlaku untuk kepemilikan atau pemanfaatan tanah dan banguanan. Meski pajak pusat, seluruh penerimaan PBB diserahkan kepada pemerintah daerah.

    #2 Pajak daerah

    Pajak daerah dikelola di bawah tanggung jawab pemerintah daerah, mulai dari pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah provinsi.

    Jenis pajak di Indonesia yang tergolong sebagai pajak daerah ialah Pajak Provinsi dan Pajak Kabupaten/Kota. Berikut ini rincian dari pajak daerah:

    • Pajak provinsi, terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, dan pajak rokok.
    • Ada juga pajak kabupaten/kota, terdiri dari berbagai pajak. Di antaranya pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkir, air tanah, sarang burung walet, PBB, hingga bea perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan.

    Baca juga: 5 Poin Penting Perpajakan yang Diatur RUU Omnibus Law, Apa Saja?

    Fungsi pajak di Indonesia dan cara mudah pembayarannya

    jenis pajak di indonesia

    Pajak-pajak di Indonesia ini digunakan oleh pemerintah (pusat maupun daerah) untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pembangunan yang selama ini dilakukan di banyak sektor menggunakan dana yang bersumber dari pajak.

    Berbagai pajak ini berperan dalam mengisi kas negara (pusat dan daerah). Kewenangan pemungutan pajak pusat diserahkan ke DJP, sementara pajak daerah dipungut pemerintah daerah (pemerintah kabupaten/kota).

    Fungsi pajak di antaranya untuk fungsi anggaran (budgetair) dan fungsi mengatur (regulerend/regulating).

    Kini, tak ada alasan bagi wajib pajak untuk bilang bayar pajak itu ribet. Pembayaran pajak saat ini bisa dilakukan daring. DJP memunculkan layanan Surat Setoran Elektronik (SSE Pajak) sebagai pengganti surat setoran pajak (SSP).

    Dengan layanan SSE ini, wajib pajak bisa melakukan pembayaran dan pelaporan berbagai jenis pajak di Indonesia secara daring.

    Setelah tahu berbagai pajak ini dan cara mudah pembayarannya, kamu siap dong menjadi warga negara taat bayar pajak?

    Sumber: Lifepal

    Simak juga:

    Pelemahan KPK Jadikan Indonesia sebagai Surga Pajak Koruptor?

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Pengin Jalan-jalan ke Luar Negeri? Ini Caranya Bikin Paspor Online

    Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

    Dibanderol Rp193 M, Majesty 140 Berhasil Jadi Yacht Termahal di Dunia



    Sumber : pluang.com

  • Crypto untuk Pemula: Panduan Lengkap Mulai Investasi Crypto dengan Aman

    Cara belajar trading crypto bagi pemula yang benar seringkali terbalik. Banyak pemula langsung “terjun” membeli aset crypto tanpa pemahaman, memperlakukannya seperti judi, dan akhirnya kehilangan modal. Padahal, trading crypto adalah sebuah keterampilan yang bisa dipelajari.

    Di era digital ini, aset crypto telah menjadi salah satu kelas aset terpopuler. Di Indonesia saja, OJK mencatat sudah ada 18,61 juta investor. Pertanyaannya bukan lagi apakah crypto menarik, tetapi bagaimana cara belajar trading crypto dengan aman dan benar?

    Kuncinya ada dua: edukasi dan regulasi. Sejak 2025, pengawasan aset crypto di Indonesia resmi beralih ke OJK, memberikan standar perlindungan yang lebih kuat. Artikel ini adalah kurikulum lengkap Anda, memandu cara belajar trading crypto bagi pemula dari konsep dasar hingga analisis pasar, di lingkungan yang aman seperti Pluang.

    2. Pelajaran 1: Apa Itu Trading Crypto vs. HODL?

    Trading crypto adalah aktivitas jual-beli aset digital (seperti Bitcoin) dalam jangka pendek (harian/mingguan) untuk meraih keuntungan dari fluktuasi harga. Ini adalah aktivitas yang sangat aktif.

    Bagi pemula, penting untuk membedakan ini dari investasi (HODL):

    • Trading: Aktif, jangka pendek, fokus pada analisis teknikal (pola grafik).
    • Investing (HODL): Pasif, jangka panjang (bulanan/tahunan), fokus pada analisis fundamental (nilai jangka panjang proyek).

    Saran bagi pemula: Cara belajar trading crypto terbaik adalah memulai dengan pola pikir investing (HODL) sambil mempelajari trading secara perlahan.

    3. Pelajaran 2: Analisis Pasar (Wajib Dipelajari Pemula)

    Cara belajar trading crypto yang benar adalah belajar analisis pasar. Tanpa ini, Anda hanya berjudi. Analisis pasar membantu Anda mengambil keputusan trading. Ada dua pilar utama:

    1. Analisis Fundamental (Memilih Aset ‘Apa’) Analisis fundamental adalah cara menilai ‘kesehatan’ dan nilai intrinsik sebuah proyek crypto. Ini penting agar Anda tidak terjebak FOMO membeli koin “sampah”.

    Bagi pemula, tanyakan ini sebelum membeli:

    • Whitepaper & Roadmap Proyek: Apa tujuan koin ini? Masalah apa yang dipecahkannya? Apa roadmap proyek (rencana) ke depan?
    • Tim Pengembang: Siapa kredibilitas tim pengembang di baliknya? Apakah mereka anonim atau punya rekam jejak yang jelas?
    • Tokenomics: Bagaimana distribusi suplai koinnya?
    • Berita dan Regulasi: Apakah ada berita kemitraan besar? Apakah ada regulasi baru yang memengaruhinya?
    1. Analisis Teknikal (Menentukan ‘Kapan’ Beli/Jual) Analisis teknikal adalah keterampilan membaca grafik harga (chart) untuk memprediksi fluktuasi harga di masa depan. Bagi pemula, cukup pelajari konsep dasar:
    • Pola Candlestick: “Bilah” hijau dan merah yang menunjukkan harga.
    • Support & Resistance: Level harga psikologis (lantai dan langit-langit).
    • Volume: Seberapa banyak aset diperdagangkan. Volume tinggi mengkonfirmasi kekuatan sebuah tren.
    • Indikator Sederhana: Gunakan dua indikator populer: Indikator RSI (Relative Strength Index) (mengukur jenuh beli/jual) atau Indikator MACD (melihat momentum tren).
    1. Sentimen Pasar Ini adalah analisis untuk mengukur “emosi” pasar (serakah atau takut), sering terlihat dari berita atau media sosial.

    Bagi pemula, cara belajar terbaik adalah menggabungkan ketiganya. Gunakan analisis fundamental untuk memilih aset bagus, dan analisis teknikal untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk membelinya. Platform seperti Pluang Academy menyediakan materi lengkap untuk belajar kedua analisis pasar ini.

    4. Pelajaran 3: Kelebihan dan Risiko (Wajib Dipahami)

    Kelebihan (Potensi Keuntungan):

    • Potensi Keuntungan Tinggi: Volatilitas harga yang besar berarti ada peluang untung cepat.
    • Akses 24/7: Pasar crypto tidak pernah tidur.
    • Bisa Mulai Modal Kecil: Di Pluang, Anda bisa mulai dari Rp10.000.
    • Likuiditas (Aset Besar): Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sangat mudah dibeli atau dijual kapan saja.

    Risiko (Kekurangan yang Harus Diwaspadai Pemula):

    • Volatilitas Tinggi: Ini adalah risiko terbesar. Harga bisa turun drastis secepat naiknya. Pemula harus siap mental.
    • Keamanan & Penipuan: Risiko terbesar bagi pemula adalah salah memilih platform. Exchange ilegal (tidak terdaftar OJK) bisa membuat Anda kehilangan seluruh modal.
    • Kompleksitas: Pemula sering bingung oleh istilah teknis atau FOMO, yang berujung pada kerugian.

    5. Pelajaran 4: Aset Crypto Terbaik untuk Pemula

    Bagi pemula, cara belajar trading crypto yang aman adalah fokus pada “mata pelajaran” utama. Fokus pada aset blue chip (koin besar) yang sudah teruji:

    • Bitcoin (BTC): Dianggap sebagai “Emas Digital” (store of value). Aset crypto terbesar, paling likuid, dan paling aman untuk memulai. Suplai terbatas 21 juta koin.
    • Ethereum (ETH): Platform smart contract terbesar, menjadi fondasi untuk DeFi, Web3, & NFT. Aset terbesar kedua setelah BTC.

    6. Langkah Awal Cara Trading Crypto bagi Pemula (Panduan Praktis)

    1. Pilih Aplikasi Trading Crypto Legal (OJK): Gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan memiliki sertifikat keamanan data seperti ISO/IEC 27001. Pluang memenuhi kedua kriteria ini.
    2. Daftar & Verifikasi Akun (KYC): Siapkan KTP/Paspor dan lakukan swafoto (selfie). Ini adalah syarat wajib dari OJK untuk keamanan Anda.
    3. Deposit Dana (Mulai Modal Kecil!): Pemula sangat disarankan memulai dengan nominal kecil (misal: Rp100.000) sebagai “uang belajar”. Pluang memungkinkan deposit fleksibel mulai Rp10.000.
    4. Beli Aset Pertama: Mulai dengan aset yang Anda pahami dari hasil analisis fundamental Anda (BTC atau ETH).
    5. Terapkan Manajemen Risiko: Lihat portofolio Anda. Jangan panik jika harga turun. Terapkan manajemen risiko (dijelaskan di bawah).

    7. Strategi Trading Paling Sesuai untuk Pemula

    Bagi pemula, jangan terburu-buru melakukan day trading atau scalping. Fokus pada dua strategi paling aman selagi Anda belajar:

    1. HODL (Investasi Jangka Panjang): Strategi “Beli dan Simpan” aset berkualitas (BTC/ETH) untuk jangka panjang (1-5 tahun), mengabaikan fluktuasi harga jangka pendek.
    2. Dollar-Cost Averaging (DCA): Ini adalah strategi terbaik bagi pemula. Anda membeli aset secara rutin (misal: Rp100.000 setiap tanggal 1) dengan jumlah tetap untuk meredam volatilitas.

    8. Manajemen Risiko (Pelajaran Terpenting)**

    Cara trading crypto bagi pemula agar bertahan lama adalah dengan manajemen risiko yang ketat:

    • Gunakan “Uang Dingin”: Hanya gunakan dana yang Anda siap rugi (risk capital), bukan dana kebutuhan pokok.
    • Mulai Modal Kecil: Jangan “All-In”. Mulai dengan nominal yang tidak akan membuat Anda stres.
    • Diversifikasi Portofolio: Jangan taruh semua dana di satu aset.
    • Tentukan Batas (Stop-Loss & Take-Profit): Jika Anda mulai trading aktif, belajar untuk menentukan batas kerugian (stop-loss) dan target keuntungan (take-profit) sebelum Anda membeli.
    • Kendalikan Emosi: Jangan FOMO (takut ketinggalan) atau panik saat harga turun.

    9. Kesalahan Umum & Cara Menjaga Keamanan Aset Crypto

    Bagi pemula, kegagalan seringkali datang dari kesalahan strategi dan keamanan:

    • Kesalahan Trading/Psikologi: Kesalahan paling umum adalah FOMO (membeli tanpa analisis), tidak melakukan diversifikasi (menaruh semua dana di satu aset), dan mengabaikan manajemen risiko (tidak pakai stop-loss).
    • Kesalahan Keamanan & Penyimpanan Aset: Ini adalah cara menjaga keamanan aset crypto yang sering dilupakan:
      • Mengabaikan 2FA (Two-Factor Authentication): Kesalahan fatal yang membuka akun terhadap potensi ancaman. Selalu aktifkan 2FA.
      • Tidak Memahami Wallet Digital: Bagi pemula, exchange legal OJK (seperti Pluang) adalah hot wallet kustodian yang aman. Untuk HODL jangka panjang, Anda bisa belajar memindahkannya ke cold wallet (offline, seperti hardware wallet) untuk keamanan maksimal.
      • Menyepelekan Private Key/Seed Phrase: Jika Anda menggunakan wallet digital non-custodial (di luar exchange), jangan pernah memfoto atau menyimpan seed phrase Anda di email/cloud. Jika bocor, aset Anda HILANG SELAMANYA.

    10. FAQ Seputar Cara Belajar Trading Crypto (Informasi Tambahan)

    Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan umum dan informasi tambahan yang relevan bagi pemula:

    1. Langkah awal belajar trading crypto bagi pemula apa & modalnya berapa? Langkah awal terbaik adalah edukasi (misal: di Pluang Academy). Setelah paham, pilih aplikasi terdaftar OJK (seperti Pluang), lakukan KYC, lalu deposit modal kecil. Pluang memungkinkan investasi mulai dari Rp10.000.
    2. Apa risiko utamanya? Risiko utama adalah volatilitas harga yang ekstrem. Harga bisa turun drastis secepat naiknya. Risiko terbesar kedua bagi pemula adalah memilih platform ilegal (tidak terdaftar OJK) yang rentan penipuan.
    3. Bagaimana cara penyimpanan aset crypto yang aman bagi pemula? Informasi tambahan penting: cara termudah adalah menggunakan exchange legal OJK seperti Pluang. Untuk HODL jangka panjang, Anda bisa belajar memindahkan aset ke wallet digital pribadi, baik hot wallet (aplikasi di HP) atau cold wallet (offline, seperti hardware wallet, yang paling aman).
    4. Aplikasi apa yang bagus untuk belajar trading crypto? Pluang adalah pilihan aplikasi crypto terbaik bagi pemula karena legal (teregulasi OJK), aman (ISO 27001), dan menyediakan program edukasi komprehensif (Pluang Academy). Pluang juga mendukung diversifikasi ke multi-aset (Saham AS, Emas, Reksa Dana).
    5. Apakah pemula bisa untung dari trading crypto? Ini pertanyaan umum yang penting. Jawabannya: Bisa, asalkan pemula disiplin, fokus pada manajemen risiko, memulai dengan modal kecil, dan terus belajar. Kebanyakan pemula rugi karena FOMO (panik beli) dan tidak punya trading plan (rencana trading).
    6. Di mana saya bisa cek harga crypto real-time? Informasi tambahan praktis: Harga crypto berubah setiap detik. Anda bisa mengecek grafik harga real-time langsung di aplikasi trading Anda, seperti Pluang. Hindari mencari harga di situs acak yang mungkin tidak akurat atau sengaja menyesatkan.

    11. Kesimpulan

    Cara belajar trading crypto bagi pemula yang sukses adalah memprioritaskan keamanan dan pengetahuan, bukan keuntungan instan. Gunakan aplikasi aman yang terdaftar di OJK seperti Pluang, kuasai analisis fundamental dan teknikal dasar (termasuk memantau berita dan tren), dan terapkan manajemen risiko yang ketat (terutama strategi DCA). Awali dengan modal kecil, pahami cara menjaga keamanan aset crypto Anda, dan teruslah belajar.



    Sumber : pluang.com

  • Dibayangi Covid-19, Bagaimana Nasib Fluktuasi Pasar Obligasi di Indonesia?

    Pandemi COVID-19 pengaruhi berbagai sektor ekonomi, termasuk juga pasar obligasi. Pasar obligasi Indonesia melemah di level 263,84.

    Pergerakan obligasi Indonesia Composite Bond Index (ICBI) tunjukkan penurunan yang drastis. Pada 5 Maret 2020, ICBI masih di level 286,40. Akan tetapi per 24 Maret 2020, penurunan terjadi ke level 263,84.

    pasar obligasi

    Level 26,384 pada 24 Maret di pasar obligasi Indonesia ini terbilang level terendah dalam enam bulan terakhir.

    Namun, dalam tiga hari terakhir, agaknya pasar obligasi ICBI mulai catatkan peningkatan. Pada Jumat (27/3), pasar obligasi menguat ke level 268,19. Sepekan lalu, ICBI menguat 0,22%.

    Analis Lili Indrarli dari Indonesia Bond Price Agency (IBPA) jelaskan bahwa performa positif pasar obligasi alias pasar surat utang Indonesia ialah respons stimulus bank sentral.

    Ke depannya, Lili memprediksi pasar obligasi Indonesia masih berpotensi bergerak variatif lantaran penanganan pandemi COVID-19 diramalkan masih akan panjang.

    Baca juga: Serba-serbi Investasi Obligasi yang Perlu Kamu Ketahui

    Pasar obligasi Indonesia berpotensi menguat seiring penguatan rupiah

    pasar obligasi
    Sumber: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    “Kekhawatiran pasar mengenai resesi akibat virus corona. Hingga keluarnya dana asing di pasar Surat Berharga Negara) menyebabkan pelemahan rupiah,” terang Lili menjelaskan situasi keuangan dan pasar utang negara yang dibayang-bayangi pandemi.

    Lili mencatat dana asing yang keluar sejak awal hingga tanggal 26 Maret sebesar Rp112,34 T. “Adanya pelbagai stimulus yang ada saat ini diharapkan meredam kepanikan pasar akibat virus corona,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Investasi Avrist Asset Management (AM) Farash Farich berpendapat bahwa penguatan ICBI terjadi seiring penguatan rupiah. Spread terhadap NDF membaik, serta spread terhadap US treasury saat ini sebesar 720 bps yang dianggap menarik.

    “Dari rasio yield terhadap durasi juga masih di atas satu kali. Artinya bila ada kenaikan interest rate secara umum hingga 1% yield SBN 10 tahun masih bisa membuka return positif,” jelas Farash.

    Bagaimanapun, penanganan pandemi COVID-19 yang masih akan panjang ini menjadi persoalan utama. Tak kunjung melambatnya penyebaran wabah pengaruhi pasar obligasi karena rebound ICBI sulit diharapkan terjadi terus menerus dalam jangka wabah ini.

    Baca juga: Obligasi Korporasi vs Obligasi Pemerintah, Bedanya di Mana?

    Prospek pasar obligasi pemerintah lebih baik daripada korporasi

    pasar obligasi indonesia
    Sumber: Indonesia Bond Indexes (INDOBeX)

    Direktur Panin Asset Management (Panin AM) Rudiyanto menilai, prospek obligasi pemerintah masih jauh lebih baik ketimbang obligasi korporasi. Bahkan kendati korporasi menawarkan kupon lebih menarik.

    Ini lantaran potensi gagal bayar oleh korporasi cenderung lebih tinggi dibandingkan pemerintah. Dengan situasi pandemi, kepercayaan masyarakat akan korporasi cenderung melemah. Kecuali korporasinya terkait dengan penanganan wabah.

    Saham perusahaan farmasi maupun rumah sakit cenderung meroket dalam situasi wabah ini.

    Beberapa emiten RS seperti PT Rumah Sakit Mitra Keluarga Tbk (MIKA), PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) catatkan kinerja baik.

    Begitu juga saham farmasi seperti PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), dan PT Indofarma Tbk (INAF). Beberapa saham malah cenderung meroket bahkan terbang hingga 95-100%.

    Terlepas dari tren pasar surat obligasi yang lebih meminati surat obligasi pemerintah, dalam kondisi wabah ini, apabila emiten farmasi ataupun rumah sakit merilis surat obligasi, tampaknya pasar obligasi Indonesia akan menyambut baik juga?

    Sumber: Kontan, CNBC Indonesia, CNBC Indonesia

    Simak juga:

    Demi Nawacita, Jokowi Kembangkan Tol Laut untuk Pengembangan Daerah Terpencil

    Ini 7 Kostum Halloween Termahal di Dunia, Supreme Edition Iron Man Salah Satu Peringkat Teratas!

    Berpenghasilan Lebih Besar dari Laki-laki, Ini Caranya jadi Wanita Karier Sukses!

    Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

    Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia



    Sumber : pluang.com