Category: Pluang

  • Aplikasi Saham: Panduan Memilih, Fitur Penting, Biaya, dan Cara Mulai

    1. Apa Itu Aplikasi Saham?

    Aplikasi saham adalah platform digital yang memungkinkan pengguna membuka rekening investasi, melakukan KYC, menyetor dana, lalu mengeksekusi transaksi beli dan jual saham. Di dalamnya, Anda dapat memantau harga real-time, membuat watchlist, membaca riset dan berita pasar, serta mempelajari materi edukasi agar keputusan investasi lebih terarah. Banyak aplikasi juga menyediakan alat analisis, dari grafik harga hingga ringkasan kinerja emiten.

    Aplikasi saham cocok untuk spektrum pengguna yang luas. Pemula dapat memanfaatkan antarmuka sederhana, materi belajar, dan fitur auto-invest. Di sisi lain, trader berpengalaman bisa mengandalkan charting lebih dalam, order tipe lanjut, dan alert harga real-time. Dengan demikian, Anda dapat menyesuaikan aplikasi dengan tujuan dan gaya investasi masing-masing.

    1. Manfaat dan Risiko Menggunakan Aplikasi Saham

    Manfaat utama aplikasi saham adalah akses yang mudah dan efisien, cukup dari ponsel. Biaya umumnya makin kompetitif, eksekusi menjadi cepat, dan fitur pendukung kian lengkap. Anda bisa meninjau laporan keuangan, mengikuti corporate action, hingga membaca berita pasar real-time di satu tempat. Selain itu, aplikasi modern memudahkan pengelolaan portofolio lintas aset sehingga diversifikasi bisa dilakukan lebih praktis.

    Namun, risiko tetap ada. Pasar saham bersifat fluktuatif sehingga nilai investasi bisa naik turun dalam waktu singkat. Risiko salah pilih saham meningkat jika keputusan tidak didukung riset yang memadai. Dari sisi operasional, keamanan akun menjadi krusial, karena kelalaian pada kata sandi, OTP, atau 2FA dapat membuka celah. Karena itu, disiplin manajemen risiko dan pemilihan platform yang tepercaya sangat penting.

    1. Jenis Aplikasi Saham di Indonesia

    Secara umum, ada aplikasi broker lokal yang memberi akses ke saham Bursa Efek Indonesia. Fokusnya pada proses KYC yang sesuai aturan, kemudahan pembukaan rekening, setoran dan penarikan, serta fitur pemantauan emiten domestik. Bagi investor yang menabung saham blue chip dan mengikuti perkembangan ekonomi Indonesia, kategori ini terasa relevan.

    Ada pula aplikasi yang menyediakan akses ke saham global atau menawarkan multi-aset. Opsi ini menarik bagi investor yang ingin diversifikasi lintas pasar dan kelas aset. Pluang, sebagai contoh, menghadirkan saham AS dan ETF, crypto, emas digital, serta reksa dana dalam satu aplikasi, sehingga Anda bisa menata strategi portofolio lebih menyeluruh sesuai profil risiko.

    1. Cara Memilih Aplikasi Saham yang Tepat

    Mulailah dari tujuan investasi. Bila fokus Anda nabung saham jangka panjang, carilah aplikasi dengan alur setoran yang mudah, biaya efisien, dan fitur auto-invest. Jika ingin trading aktif, prioritaskan eksekusi cepat, charting yang memadai, dan alert harga real-time. Tujuan yang jelas membantu menyaring fitur yang benar-benar dibutuhkan.

    Kemudahan penggunaan juga penting. Pemula biasanya membutuhkan antarmuka yang sederhana, panduan langkah demi langkah, dan materi belajar yang mudah dicerna. Trader berpengalaman cenderung memerlukan fitur lanjutan seperti tipe order beragam, indikator teknikal, serta ringkasan data yang komprehensif. Pastikan navigasi aplikasi nyaman agar proses pengambilan keputusan tetap fokus.

    Pertimbangkan ketersediaan riset, komunitas, dan edukasi. Akses ke laporan emiten, berita pasar, dan konten pembelajaran membantu Anda memahami risiko dan potensi return secara lebih objektif. Edukasi yang konsisten akan meningkatkan kualitas keputusan seiring waktu.

    Biaya juga perlu ditinjau. Cek fee beli dan jual, biaya platform, minimum deposit, biaya setoran dan penarikan, serta ketentuan PPN atas biaya transaksi. Kemudahan setoran, kecepatan penarikan, dan transparansi biaya menjadi indikator penting kenyamanan jangka panjang.

    Terakhir, pastikan legalitas dan keamanan. Pilih aplikasi yang berizin dan diawasi regulator, memiliki rekam jejak jelas, serta menerapkan standar keamanan informasi yang tinggi. Pluang, misalnya, diawasi OJK, memisahkan dana nasabah di rekening terpisah, dan memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013.

    1. Fitur Penting pada Aplikasi Saham

    Fitur inti meliputi eksekusi order yang andal, charting, watchlist, dan alert harga. Kemampuan mengakses corporate action seperti dividen atau right issue juga membantu Anda mengelola keputusan lanjutan. Eksekusi yang konsisten dan stabil akan mengurangi slippage pada saat volatilitas meningkat.

    Berita pasar real-time dan riset emiten menjadi fondasi pengambilan keputusan. Ringkasan kinerja, rasio keuangan, hingga pantauan sektor memberi konteks terhadap pergerakan harga. Konten edukasi yang terstruktur akan mempercepat kurva belajar, utamanya bagi pemula.

    Bagi yang ingin konsistensi jangka panjang, opsi auto-invest sangat berguna. Dukungan multi-aset di satu aplikasi memudahkan diversifikasi, sehingga Anda dapat menyeimbangkan risiko antar kelas aset tanpa berpindah platform.

    1. Biaya dan Pajak yang Perlu Diketahui

    Struktur biaya biasanya mencakup fee beli dan jual, biaya platform, spread untuk instrumen tertentu, serta biaya penarikan. Transparansi penting agar Anda dapat menghitung imbal hasil bersih. Evaluasi juga kebijakan minimum deposit dan ketentuan biaya tambahan, misalnya saat terjadi corporate action.

    Sesuai PMK 131/2024, PPN 12% berlaku atas biaya transaksi saham dan futures. Artinya, PPN dikenakan pada komponen biaya jasa, bukan nilai pokok transaksi. Memahami hal ini membantu Anda membuat proyeksi biaya yang lebih akurat.

    Dari sisi pajak, perlakuannya berbeda per aset. Untuk saham AS dan derivatif, keuntungan yang direalisasi mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17 dan dilaporkan dalam SPT Tahunan. Reksa dana dikenakan 0% sesuai PPh Pasal 4 Ayat 3. Untuk crypto, transaksi jual dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21% dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Emas digital dikenai pajak atas keuntungan saat dijual dan wajib dilaporkan oleh pengguna. Pluang menyediakan panduan pajak dan laporan yang siap diunduh agar pelaporan lebih mudah.

    Agar rapi saat pelaporan, biasakan mengunduh laporan transaksi dan merangkum hasil investasi tahunan. Di aplikasi Pluang, laporan pajak dapat diakses dari halaman Akun, lalu dipilih tahun pajak dan jenis aset, kemudian dikirim ke email terdaftar.

    1. Keamanan, Regulasi, dan Perlindungan Investor

    Keamanan dan kepatuhan regulasi adalah titik awal. Pilih platform yang memiliki izin dan diawasi OJK untuk layanan investasi yang relevan. Pengawasan yang jelas memberikan kepastian tata kelola, transparansi, dan perlindungan kepentingan pengguna.

    Penting untuk dicatat, aset crypto di Indonesia kini berada di bawah pengawasan OJK, bukan lagi Bappebti. Ini meningkatkan harmonisasi pengawasan lintas produk keuangan dalam satu payung regulator. Di Pluang, aset crypto disediakan oleh entitas berizin dan diawasi OJK.

    Periksa pula praktik perlindungan aset, seperti rekening terpisah nasabah di bank kustodian, kerja sama dengan kustodian bereputasi, enkripsi, dan 2FA. Pluang menyimpan dana nasabah secara terpisah di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, serta bekerja sama dengan kustodian global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan teknologi MPC Fireblocks. Pluang juga memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 yang memastikan standar keamanan informasi tingkat institusi.

    1. Langkah-Langkah Memulai Investasi Saham

    Mulai dengan membuat akun, lengkapi verifikasi identitas sesuai ketentuan KYC, lalu setorkan dana melalui kanal pembayaran yang tersedia. Pastikan nama akun dan rekening bank terdaftar sesuai agar proses berjalan lancar.

    Selanjutnya, buat watchlist berisi saham yang ingin dipantau. Lakukan riset singkat terkait kinerja, prospek sektor, dan sentimen pasar. Dari situ, tentukan rencana beli yang realistis, termasuk alokasi dana per saham.

    Eksekusi order pertama saat rencana Anda sudah jelas. Aktifkan alert harga agar tidak terlewat peluang atau batas risiko yang ditetapkan. Alert membantu Anda bereaksi cepat tanpa harus memantau layar sepanjang waktu.

    Lakukan evaluasi berkala terhadap portofolio. Untuk strategi jangka panjang, pertimbangkan auto-invest agar konsistensi terjaga. Catat keputusan dan hasil setiap transaksi dalam jurnal singkat, sehingga pola sukses dan kesalahan mudah dikenali.

    Terakhir, unduh laporan transaksi untuk rekam jejak dan kebutuhan pajak. Di Pluang, laporan pajak bisa diakses dari aplikasi dan dikirim ke email terdaftar agar proses SPT lebih efisien.

    1. Contoh Skenario Penggunaan

    Seorang pemula yang ingin nabung saham bulanan dapat memilih beberapa saham indeks atau blue chip, lalu mengaktifkan auto-invest di tanggal tertentu setiap bulan. Dengan cara ini, ia membangun posisi secara disiplin tanpa terpengaruh fluktuasi harian.

    Seorang trader aktif mengandalkan charting, kalender rilis data, dan alert real-time. Ia menetapkan level masuk, stop-loss, dan target take-profit sejak awal, serta memanfaatkan berita pasar untuk konfirmasi momentum.

    Investor yang ingin diversifikasi lintas aset bisa menggabungkan saham AS dan ETF, crypto berkapitalisasi besar, emas digital, serta reksa dana dalam satu aplikasi. Dengan pendekatan ini, sumber return menjadi lebih beragam dan risiko spesifik dapat disebar.

    1. Tips Praktis Agar Konsisten

    Mulailah dengan nominal kecil sambil membangun kebiasaan disiplin DCA. Seiring bertambahnya pemahaman dan kenyamanan, tingkatkan alokasi secara bertahap. Kelola eksposur risiko agar tidak terpusat pada satu sektor atau tema.

    Gunakan aturan stop-loss dan target take-profit yang konsisten dengan rencana. Hindari mengubah rencana hanya karena emosi. Dengan demikian, keputusan lebih terukur dan hasil mudah dievaluasi.

    Jauhi FOMO. Verifikasi sumber berita, cek fundamental dan prospektus sebelum mengeksekusi. Kualitas informasi menentukan kualitas keputusan, terutama saat volatilitas pasar meningkat.

    Aktifkan 2FA, gunakan kata sandi kuat, dan batasi akses perangkat. Kebiasaan keamanan yang baik adalah pagar pertama untuk melindungi akun Anda.

    1. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

    Banyak investor pemula lupa memasukkan biaya dan pajak saat menghitung imbal hasil. Biasakan menghitung hasil bersih setelah biaya dan kewajiban pajak agar ekspektasi sesuai realitas.

    Memilih aplikasi tanpa izin resmi adalah risiko besar. Tanpa pengawasan dan perlindungan kustodian, keamanan aset dan data menjadi rentan. Selalu cek legalitas dan rekam jejak platform sebelum menyetor dana.

    Overtrading juga sering terjadi, terutama saat pasar volatil. Hindari memakai dana darurat untuk spekulasi. Pisahkan dana kebutuhan hidup dari dana investasi agar keputusan tetap rasional.

    Tidak mencatat transaksi membuat evaluasi kinerja sulit. Jurnal singkat tentang alasan beli, rencana keluar, dan hasil akhirnya akan mempercepat proses belajar dari pengalaman sendiri.

    1. Kenapa Memilih Pluang untuk Saham dan Multi-Aset?

    Pluang menawarkan satu aplikasi untuk mengelola berbagai aset, mulai dari saham AS dan ETF, crypto, emas digital, hingga reksa dana. Ini memudahkan diversifikasi portofolio dan pemantauan kinerja tanpa berpindah platform.

    Dari sisi regulasi, Pluang beroperasi lewat entitas berizin dan diawasi regulator terkait. Aset crypto kini berada di bawah pengawasan OJK. Dana nasabah disimpan di rekening terpisah pada bank kustodian berizin, serta didukung kustodian global untuk aset internasional. Struktur ini meningkatkan transparansi dan perlindungan investor.

    Keamanan Pluang bertaraf institusi, dibuktikan dengan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 dan kerja sama dengan penyedia teknologi keamanan seperti Fireblocks. Stabilitas sistem dan tata kelola keamanan informasi menjadi prioritas agar transaksi berlangsung andal.

    Fitur lengkap tersedia, termasuk auto-invest, akses futures dan options tertentu, leverage sesuai ketentuan, hingga edukasi komprehensif melalui Pluang Academy. Untuk pelaporan, laporan pajak dapat diunduh langsung dari aplikasi sehingga pengisian SPT tahunan menjadi lebih sederhana.

    1. Rekomendasi Ringkas Sesuai Kebutuhan

    Jika Anda pemula dan mengutamakan kemudahan, carilah aplikasi yang intuitif dengan materi belajar yang jelas dan fitur auto-invest. Trader yang menuntut kecepatan sebaiknya memprioritaskan charting yang mumpuni, eksekusi cepat, dan alert real-time. Bagi investor yang ingin multi-aset, pilih aplikasi yang menyediakan saham global, reksa dana, emas digital, dan crypto dalam satu tempat seperti Pluang, sehingga diversifikasi lebih ringkas.

    1. FAQ Singkat Seputar Aplikasi Saham

    Berapa modal awal yang ideal untuk mulai? Tidak ada angka baku, namun memulai kecil membantu membangun kebiasaan disiplin tanpa membebani kondisi keuangan. Seiring bertambahnya pemahaman dan kenyamanan, Anda dapat meningkatkan alokasi secara bertahap.

    Apakah bisa akses saham global lewat aplikasi? Ya, ada aplikasi yang memberi akses ke saham AS dan ETF. Di Pluang, Anda dapat berinvestasi saham AS dan ETF sekaligus mengelola aset lain dalam satu aplikasi sehingga diversifikasi lebih mudah.

    Bagaimana memastikan aplikasi aman dan legal? Pastikan aplikasi berizin dan diawasi regulator, memiliki rekening terpisah nasabah di bank kustodian, serta menerapkan standar keamanan seperti enkripsi dan 2FA. Pluang diawasi OJK, memisahkan dana nasabah, dan bersertifikasi ISO/IEC 27001:2013.

    Bagaimana aturan PPN 12% dan pelaporan pajak tahunan? PPN 12% berlaku atas biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Untuk pajak, perlakuan berbeda per aset, misalnya saham AS dan derivatif mengikuti PPh Pasal 17, reksa dana 0%, crypto jual dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,21% sesuai PMK 50/2025, dan emas digital dikenai pajak atas keuntungan. Di Pluang, laporan pajak dapat diunduh untuk memudahkan pengisian SPT.

    1. Kesimpulan

    Memilih aplikasi saham yang tepat berarti menimbang legalitas, keamanan, fitur, biaya, serta kesesuaian dengan tujuan. Utamakan platform yang berizin OJK, transparan, stabil, dan mendukung proses pengambilan keputusan dengan riset dan edukasi yang baik.

    Mulailah kecil dan disiplin, manfaatkan fitur auto-invest serta laporan pajak agar investasi lebih terarah. Jika Anda ingin mengelola saham AS dan ETF sekaligus diversifikasi ke crypto, emas digital, dan reksa dana, Pluang hadir sebagai solusi multi-aset tepercaya yang diawasi OJK dan bersertifikasi ISO 27001. Dengan demikian, perjalanan investasi Anda menjadi lebih aman, efisien, dan konsisten.



    Sumber : pluang.com

  • Siapkan Dana Cadangan untuk Keadaan Darurat, Ini 6 Langkahnya

    Mempersiapkan dana cadangan menjadi langkah yang tepat untuk menyikapi persebaran COVID-19 di Indonesia. Apalagi, konon physical distancing masih perlu kita terapkan hingga berbulan-bulan mendatang. Tabungan dana darurat banyak direkomendasikan oleh pakar keuangan dalam rangka menghadapi wabah ini.

    Hampir semua lini perekonomian Indonesia terkena imbas dari persebaran virus corona. Investor hingga pelaku UMKM harus menelan pil pahit. Banyak dari mereka yang rugi bahkan gulung tikar. Mau tidak mau, keuangan pribadi pun terkena dampaknya.

    dana cadangan

    Dalam ketidakpastian ekonomi ini, dana cadangan merupakan aset terbesar dari seluruh instrumen finansial yang dapat diandalkan. Untuk memudahkan akses, idealnya aset tersebut disimpan dalam bentuk tabungan dana darurat.

    Pada Selasa (14/4), Presiden Jokowi memberikan sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terkoreksi cukup tajam karena COVID-19. Pertumbuhan global yang berpotensi minus 2,8 persen memperburuk keterpurukan ekonomi, setidaknya sampai tahun depan.

    Untuk menghadapi situasi ini, bagaimana merencanakan dana darurat dengan baik? Dan berapa jumlah tabungan dana darurat yang harus disisihkan? Simak ulasan di bawah ini, ya.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    Mengapa dana cadangan untuk keadaan darurat sangat penting?

    tabungan dana darurat

    Jika kamu belum memiliki dana darurat, maka ini adalah waktu yang tepat untuk memprioritaskannya.

    Lantas, bagaimana menentukan besaran dana darurat? Pakar finansial dan bank menganjurkan untuk memiliki dana darurat setara pengeluaran 3 sampai 6 bulan pada kondisi normal. Sementara, Ramit Sethi, pakar keuangan lainnya, menganjurkan untuk memiliki dana cadangan sebagai dana darurat setara satu tahun pada saat seperti ini.

    Rumus dari Sethi ini bisa membantu rnengumpulkan dana cadangan, lho! Kamu bisa memulainya dengan menghitung pengeluaran minimal per bulan. Kemudian dikurangi biaya-biaya yang tidak esensial (non-essential), dan kalikanlah 12.

    Konsistensi untuk terus menabung adalah kunci keberhasilan. Kamu bisa membuka akun khusus, yang tidak disertai kartu debit. Dan, jangan lupa untuk aktivasi “automatic debit arrangement” pada saat gajian. Dengan tidak bisa melihat dan melewatkan jadwal transfer, kamu tidak merasa tergoda untuk menggunakan jatah dana tersebut.

    Jika kamu merasa jumlahnya sudah cukup besar, kamu juga bisa mentransfernya ke obligasi atau deposito jangka pendek untuk mendapatkan bunga yang lebih besar.

    Dana cadangan sebagai dana darurat berarti bahwa kamu hanya menggunakannya untuk saat yang mendesak. Kamu bisa membuat daftar pengeluaran apa saja yang boleh menggunakan dana ini. Misalnya untuk membiaya hidup pada saat kamu menganggur, keperluan mendesak membayar dokter saat sakit, dan sebagainya. Kuncinya, kamu perlu disiplin pada diri sendiri untuk dapat menyimpan dana cadangan ini. Karena dana ini bertujuan untuk menghidarkanmu dari utang di saat kritis.

    Baca juga: Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

    6 tips memiliki tabungan dana darurat

    dana cadangan

    Memulai tabungan dana cadangan yang bisa digunakan pada saat darurat tidak seberat kelihatannya, lho! Kita bisa mulai dari mengontrol pengeluaran sehari-hari. Intip yuk, 6 tips jitu mengumpulkan tabungan dana darurat sebagai dana cadangan.

    #1 Teliti pendapatan dan pengeluaran sebelum memulai rencana siapkan dana cadangan

    Mencatat semua rincian pengeluaran setiap bulan bisa membantu kita menentukan besaran dana darurat. Idealnya kita bisa menyisihkan 10 persen dari penghasilan. Tapi, setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Dengan mengetahui arus keuangan per bulan, kita baru bisa menyisihkan dana daruat yang seuai dengan kondisi kita.

    #2 Dana darurat adalah utang

    Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “utang”? Teruslah ingat apa yang kamu bayangkan soal itu. Hal ini untuk menumbuhkan rasa disiplin kita dalam menyisihkan dana cadangan untuk situasi darurat. Ibaratnya, kamu berutang kepada dirimu sendiri di masa depan, demi keuangan yang lebih baik dan mapan.

    #3 Minimalkan pengeluaran konsumtif

    Di sini prioritasmu diuji. Kamu mesti memilih untuk menuruti gaya hidup atau menabung? Seperti yang kamu tahu, tuntutan gaya hidup tidak akan ada habisnya. Dan ingatlah gaya hidup konsumtif hanya akan menghabiskan uangmu.

     #4 Asuransi

    Asuransi kesehatan dan asuransi perjalanan sangat berguna, lho, di saat tidak terduga. Dengan memiliki asuransi, kamu sudah mengurangi alokasi dana cadangan untuk keadaan darurat. Ditambah lagi, banyak yang menawarkan asuransi secara online dan terbilang enggak ribet.

     #5 Evaluasi keuangan setiap enam bulan sekali demi dana cadangan

    Evaluasi ini berguna banget untuk melihat kembali flow keuanganmu. Apakah selama 6 bulan ini kamu sudah mencapai goal dana daruratmu atau belum? Kalau belum, di manakah celahnya? Evaluasi ini membantumu untuk konsisten dalam mengelola keuangan.

    #6 Menafaatkan cicilan untuk belanja kebutuhan

    Kebutuhan di sini perlu ditujukan untuk hal-hal yang produktif. Misalnya, membeli laptop yang kamu gunakan untuk bekerja. Tentunya sifat kebutuhanmu atas laptop sangat urgent. Nah, untuk tidak mengganggu flow keuangan, kamu bisa memafaatkan program cicilan. Jadi, dua-duanya bisa sama-sama jalan, kan? Baik menyimpan dana cadangan untuk keadaan darurat, maupun memenuhi kebutuhan pokokmu.

    Memulai sesuatu, apalagi sesuatu yang baik, itu memang susah. Tapi, pendemi COVID-19 ini bisa kamu jadikan pelajaran jika dana darurat juga perlu diprioritaskan. Enggak enak banget, kan, jika kamu kebingungan keuangan di tengah wabah begini dan enggak punya dana cadangan?

    Sumber: Investopedia, Kredivo

    Simak juga:

    Nggak Pakai Ribet, Begini Cara Praktis Top Up Kartu Flazz BCA-mu

    5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!

    Jajal Peruntungan Bisnis Kuliner Online, Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba

    Enggak Semuanya Merugikan, Ini Lho Manfaat Kartu Kredit yang Perlu Kamu Tahu!

    Jangan Dibiarkan, Stres di Tempat Kerja Harus Segera Ditangani dengan Cara Ini!



    Sumber : pluang.com

  • PHK di Depan Mata, Berapa Banyak Uang Pesangon yang Bisa Kamu Terima?

    Ketika PHK adalah jalan yang perlu ditempuh perusahaan dalam menghadapi situasi krisis, kamu sebagai karyawan perlu tahu benar hak-hak termasuk uang pesangon yang dapat kamu terima.

    Saat manajermu menyodorkan tawaran pemutusan hubungan kerja (PHK), tentu kamu tahu kamu masih perlu mendiskusikan beberapa hal agar prosesnya lebih jelas.

    Pikirkanlah bahwa uang pesangon yang akan kamu terima adalah semacam “dana darurat” yang kamu perlukan dalam menghadapi krisis. Bagi seorang lajang tanpa tanggungan, dana darurat minimal yang dibutuhkan adalah sebesar 3-6 kali pengeluaran bulanan.

    dana cadangan

    Pertimbangkanlah tawaran itu dengan bijak dan cari tahu lebih dulu uang pesangon yang patut kamu terima. PHK adalah hal yang lebih merugikan karyawan dibandingkan perusahaan. Karena itu, pikirkan baik-baik hak yang patut kamu peroleh.

    Saat di-PHK, karyawan kehilangan mata pencahariannya. Artinya, butuh beberapa saat bagi si karyawan untuk mencari pekerjaan baru. Agar kerugian karyawan tidak terlalu besar, penghitungan uang pesangon yang tepat perlu dilakukan.

    Umumnya, jika PHK dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawan dalam jumlah yang banyak, kemungkinan perundingan atau negosiasi terbilang kecil.

    Namun, lama masa kerjamu untuk perusahaan akan menjadi faktor kunci yang membantumu untuk bernegosiasi. Jadi, jangan khawatir untuk memperjuangkan hakmu!

    Baca juga: Hadapi Wawancara Kerja, Siapkan Dirimu untuk 15 Pertanyaan Jebakan Ini

    Di Indonesia, besaran uang pesangon, UPMK, dan UPH diatur dalam UU Ketenagakerjaan 

    uang pesangon

    Situasi bisnis yang tidak menentu terkadang menuntut perusahaan untuk melakukan efisiensi. Langkah ekstrem seperti pemutusan hubungan kerja pun kerap terjadi dalam situasi krisis.

    Meski hubungan kerja telah berakhir, perusahaan masih perlu memenuhi pembayaran kompensasi, termasuk dan uang pesangon bagi karyawan.

    Uang pesangon hanyalah salah satu komponen hak. Selain uang pesangon, karyawan yang di-PHK oleh perusahaan juga memiliki hak untuk mendapatkan uang penghargaan masa kerja (UPMK) serta uang penggantian hak (UPH).

    Kewajiban terkait uang pesangon, UPMK, dan UPH ini diatur dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 Ayat 1:

    “Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.”

    Berikut ini detail penghitungan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja (UPMK), dan uang penggantian hak (UPH) berdasarkan UU tersebut:

    Uang pesangon menurut Undang-Undang No.13 Tahun 2003 Pasal 156 ayat (2)

    Masa kerja < 1 tahun Uang pesangon 1 bulan upah
    1 tahun sampai < 2 tahun 2 bulan upah
    2 tahun sampai < 3 tahun 3 bulan upah
    3 tahun sampai < 4 tahun 4 bulan upah
    4 tahun sampai < 5 tahun 5 bulan upah
    5 tahun sampai < 6 tahun 6 bulan upah
    6 tahun sampai < 7 tahun 7 bulan upah
    7 tahun sampai < 8 tahun 8 bulan upah
    > 8 tahun Uang pesangon 9 bulan upah

     

    Agak mirip dengan aturan uang pesangon, UPMK menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 156 ayat (3)

    Masa kerja 3 tahun sampai < 6 tahun 2 bulan upah
    6 tahun sampai < 9 tahun 3 bulan upah
    9 tahun sampai < 12 tahun 4 bulan upah
    12 tahun sampai < 15 tahun 5 bulan upah
    15 tahun sampai < 18 tahun 6 bulan upah
    18 tahun sampai < 21 tahun 7 bulan upah
    21 tahun sampai < 24 tahun 8 bulan upah
    Masa kerja > 24 tahun 10 bulan upah

     

    Uang penggantian hak (UPH) sesuai yang dijelaskan pada Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 156 Ayat (4)

    Cuti tahunan yang belum sempat diambil atau belum gugur
    Biaya transportasi pekerja (termasuk keluarga) ke tempat di mana ia diterima bekerja (uang ini biasanya diberikan ketika pekerja/karyawan ditugaskan ke lain daerah yang cukup jauh dan sulit dijangkau; perusahaan biasanya memberikan uang pengganti transportasi). Angka ini bisa menyerupai jumlah uang pesangon.
    Biaya penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan yang ditetapkan 15% dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja (UPMK) bagi yang memenuhi syarat
    Hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama

     

    Baca juga: 3 Poin Paling Krusial dalam Contoh Surat Keterangan Kerja, Wajib Dicatat!

    Ketentuan khusus uang pesangon dalam pemutusan hubungan kerja

    phk adalah

    Meski sudah diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 156 Ayat (1) hingga Ayat (4), hak yang diterima karyawan terbilang berbeda bergantung dari alasan karyawan terkena PHK.

    Ketentuan khusus diterapkan bagi beberapa alasan PHK adalah berikut ini:

    • Pengunduran diri tanpa tekanan sesuai prosedur
    • Tidak lulus masa percobaan
    • Pekerja melakukan pelanggaran perjanjian kerja, perjanjian kerja bersama atau peraturan perusahaan
    • Mengajukan PHK karena pelanggaran pengusaha
    • Pernikahan antarpekerja (jika diatur dalam perusahaan)
    • PHK massal karena perusahaan bangkrut
    • Perusahaan melakukan efisiensi dan aturan tertentu terkait uang pesangon
    • Pekerja tidak mau melanjutkan hubungan kerja karena peleburan, penggabungan, atau perubahan status perusahaan
    • Pengusaha tidak mau melanjutkan hubungan kerja karena peleburan, penggabungan, atau perubahan status perusahaan
    • Perusahaan pailit dan menerapkan uang pesangon bagi karyawannya
    • Pekerja mangkir dari tugas selama 5 hari atau lebih dan telah mendapat panggilan 2 kali berturut-turut
    • Sakit berkepanjangan atau kecelakaan kerja (masa kerja di atas 12 bulan)
    • Memasuki usia pensiun
    • Pekerja ditahan dan tidak dapat memenuhi tugas (masa kerja di atas 6 bulan) ataupun pekerja ditahan dan diputuskan bersalah

    Kesemua alasan PHK memiliki aturan UPMK, UPH, maupun uang pesangon masing-masing sesuai telah diatur oleh undang-undang.

    Tenang, PHK adalah masa tenggang, ini saatnya kamu menyiapkan amunisi untuk menyambut pekerjaan berikutnya dan tetap jaga pesangon yang kamu peroleh sebagai dana cadangan.

    Jadi, sebelum mengajukan permintaan uang pesangon dan hak-hakmu lainnya, cermati lebih dulu, ya, soal alasan pemutusan hubungan kerja antara kamu dan perusahaan.

    Jika uang pesangon sudah di tangan, ingat, jangan boros. Pastikan dana ini cukup kamu pergunakan sebagai dana cadangan hingga mendapatkan pekerjaan baru nantinya.

    Sumber: Gadjian, Glints, LiveCareer

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Nadiem Makarim sebagai Menteri Termuda dengan Ide Segar, Ini 5 Menteri Muda Lain dari Seluruh Dunia

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patungan Rp10.000 Aja, Mau?

    Bantu Atasi Defisit Anggaran, Iuran BPJS Alami Kenaikan 100%



    Sumber : pluang.com

  • Aplikasi Saham Terbaik: Cara Memilih, Rekomendasi, dan Tips Aman

    Aplikasi saham terbaik adalah platform digital yang memudahkan kamu membeli dan menjual saham serta mengelola portofolio dari ponsel. Fungsinya mencakup pembukaan akun, setoran dana, eksekusi order, hingga pelaporan investasi. Aplikasi seperti ini cocok untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi dengan nominal terjangkau, juga untuk trader aktif yang membutuhkan eksekusi cepat dan fitur analisis. Dalam konteks Indonesia, memilih aplikasi saham terbaik berarti menyeimbangkan legalitas OJK, biaya transaksi, kemudahan penggunaan, dan kelengkapan fitur pendukung seperti riset dan edukasi.

    Selain itu, aplikasi yang tepat membantu investor pemula belajar langkah demi langkah tanpa kebingungan, dari membuat watchlist hingga memahami laporan portofolio. Untuk trader yang lebih berpengalaman, aplikasi saham terbaik memberi data yang kaya, koneksi stabil, dan opsi order yang beragam. Dengan demikian, satu aplikasi yang andal dapat menjadi pusat kendali investasimu, baik untuk tujuan jangka panjang maupun aktivitas perdagangan harian.

    1. Cara Kerja Aplikasi Saham

    Secara umum, alurnya dimulai dari pendaftaran akun, verifikasi identitas melalui e-KYC, lalu pembukaan rekening dana untuk menampung dananya. Setelah itu, kamu bisa menyetor dana, mencari saham incaran, memasang order beli atau jual, dan memantau realisasi transaksi. Penarikan dana juga dilakukan dari aplikasi ke rekening bank yang terdaftar. Proses ini dirancang ringkas agar investor bisa fokus pada pengambilan keputusan, bukan urusan administratif.

    Di belakang layar, ada ekosistem pendukung yang memastikan layanan berjalan mulus. Rekening dana disiapkan untuk memisahkan dana milik nasabah, data harga pasar disediakan real-time, dan tim dukungan pelanggan membantu saat kamu butuh panduan. Untuk transaksi atas aset global, sebagian platform bekerja sama dengan kustodian internasional agar penyelesaian dan penyimpanan aset berjalan aman dan patuh regulasi.

    1. Kriteria Memilih Aplikasi Saham Terbaik

    Pertama, cek legalitas dan pengawasan. Pastikan aplikasi berada di bawah pengawasan OJK, menampilkan izin yang jelas, serta transparan soal biaya. Di Indonesia, aset crypto kini juga berada di bawah pengawasan OJK, menggantikan peran Bappebti, sehingga aplikasi multi-aset yang baik akan konsisten mengikuti ketentuan ini di seluruh layanannya. Kedua, perhatikan biaya dan minimum transaksi, mulai dari fee broker, biaya administrasi, hingga efisiensi biaya jangka panjang. Biaya tampak kecil di awal, tetapi akan terasa pada frekuensi transaksi yang tinggi.

    Ketiga, lihat kemudahan penggunaan. Antarmuka yang sederhana, onboarding yang cepat, serta materi edukasi akan sangat membantu pemula. Keempat, pertimbangkan produk dan cakupan aset. Bagi yang ingin fokus pada saham Indonesia, pilih platform yang menyediakan akses Bursa Efek Indonesia. Jika kamu ingin eksposur global, cari aplikasi yang mendukung saham AS dan ETF. Untuk diversifikasi, lihat ketersediaan reksa dana, emas digital, dan crypto dalam satu aplikasi. Kelima, nilai fitur analisis dan order seperti charting, screener, jenis order yang lengkap, data real-time, serta kalender aksi korporasi.

    Terakhir, keamanan harus jadi prioritas. Aplikasi yang baik memiliki autentikasi berlapis, enkripsi data, segregated account, serta rekam jejak stabilitas sistem. Sebagai gambaran standar, Pluang diawasi OJK, menerapkan segregated account di bank kustodian berizin, bekerja sama dengan kustodian global tepercaya, serta memegang sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk manajemen keamanan informasi. Standar seperti ini menjadi acuan ketika kamu menilai keamanan platform lain.

    1. Rekomendasi Aplikasi Saham Terbaik Berdasarkan Kebutuhan

    Untuk pemula, pilih aplikasi yang memudahkan langkah awal. Cari fitur edukasi yang terstruktur, komunitas belajar, dan tampilan order sederhana. Trader aktif sebaiknya mengutamakan kecepatan eksekusi, biaya kompetitif, serta alat analisis mendalam. Sementara itu, investor yang membidik saham AS dan ETF akan membutuhkan dukungan lintas mata uang, jam pasar berbeda, hingga opsi fractional shares di beberapa platform. Jika tujuanmu adalah diversifikasi, aplikasi multi-aset seperti Pluang memberi kemudahan mengelola saham AS dan ETF, crypto, emas digital, dan reksa dana dari satu tempat.

    1. Fitur Wajib di Aplikasi Saham Terbaik

    Fitur wajib dimulai dari e-KYC yang cepat, pembukaan rekening dana yang mulus, serta metode top up beragam agar aliran dana tidak terhambat. Setelah itu, kelengkapan watchlist, notifikasi harga, dan daftar pantau sektoral membantu kamu disiplin pada rencana beli atau jual. Investor yang aktif akan terbantu oleh riset pasar, video edukasi, dan analisis tematik yang mudah diakses dari satu layar.

    Tidak kalah penting, aplikasi harus menyediakan laporan portofolio yang rapi serta file pajak yang bisa diekspor. Pluang, misalnya, memungkinkan pengguna mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi, sehingga proses pelaporan SPT menjadi lebih praktis. Terakhir, dukungan pelanggan yang responsif dan pusat bantuan yang jelas akan menghemat waktu ketika muncul pertanyaan teknis atau butuh panduan langkah demi langkah.

    1. Langkah Memulai Investasi Saham via Aplikasi

    Mulailah dengan menyiapkan KTP dan rekening bank. NPWP bisa diminta sesuai kebijakan penyelenggara, jadi siapkan jika kamu sudah memilikinya. Lanjutkan dengan pendaftaran akun dan verifikasi identitas, kemudian buka rekening dana sesuai instruksi di aplikasi. Setelah rekening aktif, setor dana dan buat watchlist untuk saham yang ingin kamu pantau.

    Uji coba order dengan nominal kecil untuk memahami alur eksekusi, biaya, dan penyelesaian transaksi. Selanjutnya, pantau kinerja portofolio secara berkala, evaluasi biaya keseluruhan, dan tetap disiplin pada rencana investasi. Dengan langkah yang terukur, kamu bisa naik kelas dari mencoba fitur dasar ke pemanfaatan fitur lanjutan seperti auto-invest atau riset mendalam.

    1. Risiko dan Kesalahan Umum, Plus Cara Mitigasinya

    Risiko pasar adalah hal pertama yang harus disadari. Harga saham dapat berfluktuasi, sehingga pendekatan bertahap dan diversifikasi lintas sektor atau lintas aset membantu meredam volatilitas. Selain itu, perhatikan likuiditas, terutama pada saham kapitalisasi kecil. Lihat rata-rata volume dan sebaran bid-ask agar tidak kesulitan masuk atau keluar posisi.

    Risiko operasional juga perlu diantisipasi. Aktifkan autentikasi dua faktor, waspada terhadap tautan mencurigakan, dan gunakan jaringan internet yang aman. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah mengejar promo tanpa memeriksa izin OJK, melupakan struktur biaya total, dan melakukan transaksi impulsif. Catat biaya, cek legalitas, dan gunakan daftar cek pribadi sebelum menekan tombol beli atau jual.

    1. Catatan Regulasi dan Pajak yang Perlu Kamu Tahu

    Dari sisi legalitas, pilih aplikasi yang berizin dan diawasi OJK. Aset crypto di Indonesia kini juga berada di bawah pengawasan OJK, menggantikan Bappebti, sehingga platform multi-aset yang patuh akan mengikuti ketentuan ini di seluruh layanannya. Untuk biaya, terdapat PPN 12% yang berlaku atas biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Perhatikan komponen biaya ini saat menghitung total cost of ownership investasi.

    Untuk produk global, seperti saham AS, futures, options, dan USD Yield, keuntungan yang direalisasi mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17. Dividen luar negeri umumnya sudah dipotong pajak 15%, namun tetap wajib dilaporkan dalam SPT tahunan. Sementara itu, untuk crypto, transaksi beli tidak dikenakan pajak, tetapi transaksi jual dikenakan pemotongan PPh 22 sebesar 0,21% dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Supaya pelaporan rapi, manfaatkan fitur unduh laporan pajak dari aplikasi yang mendukung. Di Pluang, laporan pajak dapat dikirim ke email terdaftar sehingga memudahkan pengisian SPT.

    1. Kenapa Memilih Pluang untuk Investasi Saham dan Multi-Aset?

    Pluang memberi akses multi-aset dalam satu aplikasi, mulai dari saham AS dan ETF, crypto, emas digital, hingga reksa dana. Untuk pengguna yang membutuhkan fitur lanjutan, tersedia auto-invest, serta dukungan perdagangan seperti options dan futures sesuai cakupan layanannya. Pendekatan all-in-one ini memudahkan kamu mengatur strategi dan mengeksekusi ide investasi tanpa berpindah platform.

    Dari sisi keamanan dan kepatuhan, Pluang diawasi OJK. Aset crypto di Pluang juga berada di bawah OJK, dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin, dan aset internasional dijaga dengan dukungan kustodian global tepercaya. Pluang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk manajemen keamanan informasi, sehingga perlindungan data dan stabilitas sistem menjadi prioritas.

    Pluang juga mengedepankan transparansi. Laporan kinerja dan pajak bisa diunduh langsung, membantu kamu menuntaskan kewajiban tahunan tanpa repot. Bagi investor yang mengutamakan diversifikasi, mengelola berbagai kelas aset dalam satu aplikasi membuat pemantauan portofolio lebih efisien dan terkontrol.

    1. FAQ Singkat tentang Aplikasi Saham Terbaik

    Apakah aplikasi terbaik selalu yang termurah? Tidak selalu. Pertimbangkan total biaya, kualitas eksekusi, stabilitas sistem, ketersediaan riset, dan kemudahan pelaporan pajak. Aplikasi dengan biaya terendah tetapi eksekusi kurang andal bisa berbiaya lebih besar dalam jangka panjang.

    Apa bedanya aplikasi saham Indonesia dan saham AS? Perbedaan utamanya ada pada produk yang tersedia, zona waktu pasar, ketentuan pajak, dan mata uang. Untuk pasar AS, kamu perlu memperhatikan jam bursa yang berbeda, konversi mata uang, serta pelaporan dividen luar negeri.

    Bagaimana memastikan aplikasi aman? Cek izin OJK, telusuri praktik keamanan seperti 2FA, enkripsi, dan segregated account, lalu lihat rekam jejak platform menangani lonjakan trafik. Aplikasi yang memegang sertifikasi seperti ISO/IEC 27001:2013 memberi sinyal kuat terhadap komitmen keamanan.

    Apakah perlu NPWP? Umumnya KTP wajib, sedangkan NPWP mengikuti kebijakan masing-masing penyelenggara. Jika sudah memiliki NPWP, siapkan untuk kelancaran proses verifikasi dan pelaporan pajak.

    1. Kesimpulan

    Aplikasi saham terbaik adalah yang legal, aman, efisien, dan sesuai kebutuhan. Bagi pemula, kemudahan dan edukasi adalah kunci. Bagi trader aktif, biaya kompetitif dan keandalan eksekusi lebih krusial. Pertimbangkan pula cakupan aset yang kamu butuhkan, dari saham domestik hingga global, dan pastikan pelaporan pajak bisa dilakukan dengan mudah.

    Singkatnya, seimbangkan biaya, fitur, cakupan produk, serta dukungan keamanan dan kepatuhan. Jika kamu mencari pengalaman multi-aset yang terpadu, Pluang menawarkan pilihan lengkap dengan standar keamanan tinggi, diawasi OJK, tersertifikasi ISO 27001, serta kemudahan laporan pajak, sehingga kamu dapat fokus pada tujuan finansialmu.



    Sumber : pluang.com

  • 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

    Mengapa Inflasi Berpengaruh Terhadap Investasi?

    Angka Rp10.000 hari ini tidak akan sama nilainya 10 tahun yang akan datang lantaran inflasi. Kamu pun menyadari, inflasi adalah keniscayaan. Untuk menyelamatkan nilai uangmu, kamu mesti berjaga-jaga dan tahu pengaruh inflasi terhadap investasi.

    Secara umum, faktor penyebab inflasi adalah meningkatnya jumlah permintaan barang jenis tertentu, biaya produksi barang, hingga jumlah uang yang beredar di masyarakat.

    Inflasi diukur berdasarkan kenaikan pada indeks harga konsumen (IHK). Seiring waktu, setiap kebutuhan yang tercantum dalam indeks tersebut akan mengalami kenaikan.

    Karenanya, inflasi dapat dilihat dari pengaruhnya terhadap daya beli masyarakat, yakni dengan mengukur jumlah dan jasa yang dapat dibeli konsumen dengan jumlah uang tertentu.

    inflasi adalah

    Setiap tahunnya, kecenderungan laju inflasi adalah “membanting” nilai uang. Bila benar, bagaimana pengaruh inflasi terhadap investasi?

    Tingkat inflasi yang sehat dianggap berkisar 2-3% per tahun. Ini lantaran tingkat inflasi 2-3% dianggap positif karena menghasilkan upah dan profitabilitas perusahaan dan membuat modal mengalir dalam ekonomi yang terus bertumbuh.

    Meski, tentu, inflasi akan meningkatkan biaya hidup menjadi semakin tinggi dan mahal. Sementara, inflasi ini belum tentu dibarengi peningkatan penghasilan. Nilai uang cenderung tergerus signifikan.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    Strategi mengurangi pengaruh inflasi terhadap investasi maupun keuanganmu

    Banyak strategi yang dapat kita tempuh untuk melindungi nilai uang terhadap inflasi, tetapi kamu harus mempertimbangkan semua strategi atau melakukan diversifikasi portofolio investasi agar dapat efektif.

    Kamu perlu investasi yang dapat mengalahkan kenaikan inflasi tiap tahunnya. Karena ketika inflasi terjadi, nilai aset-aset itu pun ikut naik.

    Inflasi memberi pengaruh yang sama terhadap segala jenis aset, baik likuid maupun non-likuid. Namun, aset likuid cenderung lebih rentan terhadap inflasi. Ketika inflasi tinggi, aset likuid pun mengalami penurunan.

    Demikian pula dengan investasi likuid seperti saham, obligasi, dan reksadana. Hanya saja, investasi likuid memiliki daya tahan terhadap gempuran inflasi karena menghasilkan pengembalian dalam bentuk bunga.

    Itulah alasannya investor menempatkan uangnya dalam bentuk emas, saham, obligasi, dan reksadana dalam menghadapi pengaruh inflasi terhadap investasi.

    #1 Emas dalam menghadang pengaruh inflasi terhadap investasi

    pengaruh inflasi terhadap investasi

    Emas menjadi aset penting yang aman dalam jangka panjang, karena emas cenderung memiliki nilai perlindungan terhadap inflasi. Masyarakat Indonesia bahkan memandang emas sebagai “mata uang alternatif” dan karenanya menyimpan emas untuk menjaga nilai dananya. Inflasi adalah alasan mengapa masyarakat Indonesia getol mulai berinvetasi bahkan dengan jalan tradisional, yakni menyimpan emas batangan.

    Untuk sekurangnya 10 tahun terakhir, harga emas telah berpacu menghadapi inflasi. Dengan risiko yang sangat minim, kinerja emas terus bergerak naik.

    Kinerja emas dalam lima tahun terakhir:

    • Tahun 2015: Rp500.000, 2016: Rp540.000, 2017: Rp560.000, 2018: Rp600.000, 2019: Rp715.000, dan pada awal tahun ini, emas merangsek ke harga Rp900.000 per gram.

    Jika kamu mengecek harga emas 10 tahun terakhir, tentu kamu lihat keuntungan menabung emas yang bisa diperoleh dalam satu dasawarsa itu.

    Apalagi di tengah ketidakpastian global ini akibat wabah Covid-19, bulan ini saja harga emas 10 tahun terakhir sudah cetak rekor hari ini, berada di level hingga Rp900.000 per gram.

    #2 Obligasi atau surat utang

    Obligasi adalah salah satu efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, di samping Saham, Sukuk, Efek Beragun Aset maupun Dana Investasi Real Estat.

    Kebanyakan investor memilih obligasi dengan tujuan menghasilkan pendapatan yang stabil dalam bentuk pembayaran bunga tetap atau kupon. Sebelum memilih obligasi dalam mempertimbangkan pengaruh inflasi terhadap investasi, sebaiknya kamu perhatikan hal-hal berikut:

    • Pembelian obligasi hanya akan memperoleh pembayaran kembali setelah periode satu tahun berlalu
    • Selama 12 bulan tersebut, investor akan menerima pembayaran bunga tetap atau kupon berdasarkan nominal yang ditentukan
    • Pastikan uang yang kamu investasikan untuk obligasi tidak kamu butuhkan setidaknya selama masa berlaku obligasi

    Jadi, sebelum memutuskan investasi obligasi dan menghitung pengaruh inflasi terhadap investasi, kamu perlu memperhatikan hal-hal terkait.

    Di antaranya waktu jatuh tempo, nominal kupon/bunga, imbal hasil/nisbah, dividen, potensi capital gain, jaminan negara (untuk SBN), hingga perdagangan obligasi di pasar sekunder.

    Baca juga: Tetap Cuan Saat #dirumahaja dengan Menabung Emas Digital, Begini Caranya!

    #3 Saham 

    inflasi adalah

    Selain menjamin nilai uangmu, pada dasarnya, ada dua keuntungan yang bisa kamu peroleh saat membeli atau memiliki saham, yakni: dividen dan capital gain.

    Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan oleh perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

    Sementara, capital gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual. Ini bisa diperoleh lewat aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Kamu mendapatkan capital gain ketika kamu menjual saham dengan nilai jual lebih tinggi daripada saat kamu membelinya.

    Kamu pun dapat membeli saham dengan diversifikasi sektornya, dari agrikultur, tambang, consumer goods, hingga saham perbankan. Ini tergantung penilaianmu atas perusahaan yang sahamnya hendak kamu beli.

    #4 Komoditas/ETF

    Inflasi adalah hal yang bisa diatasi lewat “menjaga” investasi komoditas. Komoditas cenderung memiliki nilai inheren terhadap inflasi. Artinya, tidak seperti uang, komoditas akan selalu diminati dan dapat bertindak sebagai lindung nilai yang sangat baik terhadap inflasi. Pada jenis komoditas pula, kamu bisa melihat pengaruh inflasi terhadap investasi tidak begitu signifikan.

    Hanya saja, bagi sebagian besar investor pemula, mencoba berinvestasi di pasar terbuka pada komoditas/ETF cenderung “sangat baru” atau “sangat jauh dari jangkauan”. Tapi, kamu bisa mulai mencobanya dengan mengakses informasi seputar Exchange Traded Fund (ETF).

    ETF adalah reksadana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek. Ada 40 ETF yang tercatat di BEI.

    Produk ETF adalah penggabungan antara unsur reksadana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual/beli. Produk ini diperdagangkan juga seperti halnya saham di bursa efek.

    Oke, itu empat investasi yang dapat kamu coba sebagai strategi mengatasi inflasi. Ingatlah bahwa yang terpenting adalah jangan taruh danamu dalam satu keranjang.

    Usahakan lakukan diversifikasi portofolio investasi, baik itu memiliki 2 dari 4 investasi di atas, atau memiliki semuanya. Bekerja sama juga dengan konsultan keuangan profesional untuk memantau dan mempertimbangkan pengaruh inflasi terhadap investasi seiring waktu.

    Sumber: Investopedia, Cermati, IDX, Simulasi Kredit

    Simak juga:

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com

  • Aplikasi Investasi Terbaik 2025: Cara Memilih, Rekomendasi, dan Tips Aman

    Aplikasi investasi adalah platform digital yang memudahkan Anda membeli, menjual, dan memantau berbagai instrumen keuangan langsung dari ponsel. Instrumennya beragam, mulai dari reksa dana, saham Indonesia, saham dan ETF global, emas digital, hingga aset crypto. Untuk banyak orang, mencari aplikasi investasi terbaik berarti menemukan satu aplikasi yang aman, mudah dipakai, dan sesuai tujuan finansial.

    Keunggulan utama aplikasi investasi ada pada akses yang mudah, biaya lebih efisien dibanding kanal tradisional, serta transparansi portofolio secara real time. Investor bisa melihat kinerja, biaya, dan histori transaksi kapan saja. Di saat yang sama, ada risiko yang tetap perlu dipahami. Volatilitas pasar bisa membuat nilai investasi naik turun, kesalahan input saat bertransaksi dapat merugikan, dan keamanan data wajib dijaga dengan praktik yang tepat, misalnya mengaktifkan autentikasi dua faktor dan menjaga kerahasiaan kredensial.

    1. Cara Memilih Aplikasi Investasi Terbaik Sesuai Kebutuhan

    Langkah pertama adalah mengecek legalitas. Pastikan aplikasi berada di bawah pengawasan OJK, mudah ditelusuri izinnya, dan memiliki informasi perusahaan yang jelas. Sejak 2024, pengawasan aset crypto di Indonesia juga berada di OJK, sehingga aplikasi yang menawarkan crypto sebaiknya memiliki kepatuhan yang tegas terhadap ketentuan ini.

    Selanjutnya, sesuaikan instrumen dengan tujuan. Jika ingin sederhana, reksa dana cocok untuk pemula. Jika mengejar pertumbuhan saham Indonesia, pilih aplikasi sekuritas. Untuk diversifikasi lintas kelas aset termasuk saham AS, ETF, emas digital, reksa dana, dan crypto, aplikasi multi-aset memberi kemudahan dalam satu atap. Perhatikan pula struktur biaya, seperti komisi transaksi, spread, biaya penarikan, dan biaya langganan fitur, agar hasil bersih lebih optimal.

    Kemudahan penggunaan juga penting. UI/UX yang intuitif, proses top-up cepat, penarikan dana lancar, dukungan RDN untuk saham Indonesia, serta beragam metode pembayaran membuat pengalaman berinvestasi lebih mulus. Fitur pendukung seperti auto-invest, watchlist, materi edukasi, komunitas, dan riset akan membantu pengambilan keputusan. Terakhir, utamakan keamanan, termasuk akun dana terpisah di bank kustodian, kemitraan kustodian tepercaya, enkripsi data, dan autentikasi dua faktor. Pluang, misalnya, menggunakan rekening terpisah di bank kustodian berizin, bermitra dengan kustodian global, dan telah bersertifikasi ISO/IEC 27001:2013.

    1. Rekomendasi Aplikasi Berdasarkan Kebutuhan

    Bagi pemula yang mencari pengalaman sederhana di reksa dana, platform reksa dana populer dapat menjadi titik awal. Aplikasi semacam ini biasanya memiliki antarmuka ringan, kuisioner profil risiko, dan fitur alokasi otomatis untuk membantu langkah pertama.

    Untuk investor yang fokus pada saham Indonesia dan memerlukan fitur lengkap, platform sekuritas dengan RDN, riset emiten, serta eksekusi order andal bisa dipertimbangkan. Di sisi lain, jika butuh ruang diskusi dan pembelajaran, aplikasi dengan komunitas saham aktif membantu bertukar ide, mengulas laporan, dan belajar bareng investor lain.

    Apabila Anda ingin diversifikasi multi-aset global termasuk crypto dalam satu aplikasi, Pluang layak dipertimbangkan. Pluang menghadirkan saham AS dan ETF, crypto, emas digital, serta reksa dana dalam satu ekosistem, sehingga perencanaan alokasi dan pemantauan kinerja menjadi lebih praktis. Untuk yang mengejar biaya efisien dan otomasi strategi, pilih aplikasi yang menyediakan auto-invest atau fitur otomasi lain, selama biayanya transparan dan kontrol risikonya jelas.

    1. Checklist Perbandingan Cepat Sebelum Unduh

    Sebelum mengunduh, cek lagi lima hal ini. Pertama, legalitas dan izin OJK, termasuk kejelasan struktur biaya. Kedua, ketersediaan aset yang sesuai strategi Anda, baik untuk kebutuhan saat ini maupun rencana ke depan. Ketiga, kualitas eksekusi order, reliabilitas aplikasi, dan jam layanan pelanggan. Keempat, keamanan dana dan data, seperti penggunaan rekening terpisah, kustodian berizin, dan proteksi akun. Kelima, ketersediaan edukasi, riset, serta laporan pajak untuk memudahkan pelaporan SPT.

    1. Langkah Memulai Investasi di Aplikasi

    Awali dengan menetapkan tujuan, horizon waktu, dan profil risiko. Tujuan yang jelas membantu Anda memilih instrumen dan menetapkan ekspektasi yang realistis. Setelah itu, pilih aplikasi berizin, lakukan pendaftaran, lalu selesaikan KYC sesuai ketentuan. Proses ini memastikan keamanan dan kepatuhan.

    Buka RDN jika berinvestasi di saham Indonesia, atau dompet aset sesuai instrumen lain yang Anda pilih. Setorkan dana, atur auto-invest bila ingin konsisten dengan nominal kecil, lalu mulai berinvestasi bertahap. Diversifikasikan portofolio agar risiko lebih tersebar, catat biaya agar net return terukur, dan gunakan batasan risiko sesuai kenyamanan Anda. Terakhir, pantau kinerja, lakukan evaluasi berkala setiap bulan, dan sesuaikan alokasi jika kondisi pasar berubah atau tujuan Anda bergeser.

    1. Kenapa Memilih Pluang

    Pluang menghadirkan satu aplikasi multi-aset, mencakup saham AS dan ETF, crypto, emas digital, dan reksa dana. Ini memudahkan Anda membangun portofolio lintas kelas aset tanpa berpindah-pindah aplikasi. Pluang beroperasi di bawah pengawasan OJK dan lembaga terkait, dan sejak 2024 aset crypto di Indonesia juga berada di bawah pengawasan OJK.

    Keamanan menjadi prioritas. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin seperti Bank BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Untuk aset internasional, Pluang bermitra dengan pihak global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan menggunakan teknologi Fireblocks berbasis MPC. Pluang juga tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013 yang memastikan standar tinggi keamanan informasi dan perlindungan data.

    Dari sisi fitur, Pluang mendukung kebutuhan pemula hingga pro. Tersedia auto-invest untuk konsistensi, serta fitur lanjutan seperti futures, leverage, dan options, semuanya disertai materi edukasi. Laporan pajak pun bisa diunduh langsung dari aplikasi untuk memudahkan pengisian SPT. Pluang melanjutkan misi edukasi dan literasi keuangan melalui Pluang Academy dan News & Analysis, sehingga pengguna dapat belajar sambil berinvestasi.

    1. Regulasi dan Pajak di Indonesia yang Perlu Diketahui

    Aset crypto kini diawasi OJK, bukan Bappebti, sehingga pastikan aplikasi yang Anda gunakan telah mematuhi pengawasan ini. Untuk aspek pajak, penjualan aset crypto dikenai PPh Pasal 22 final sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Reksa dana tidak dikenai pajak penghasilan, sementara PPN 12 persen berlaku atas biaya transaksi saham dan futures berdasarkan ketentuan yang berlaku.

    Dividen luar negeri umumnya dipotong pajak 15 persen di sumber dan tetap dilaporkan di SPT. Capital gain dari saham AS, futures, options, dan produk USD Yield mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17 sesuai lapisan penghasilan. Pluang menyediakan laporan pajak yang bisa diunduh langsung dari aplikasi, sehingga proses pelaporan SPT menjadi lebih sederhana dan rapi.

    1. Kesalahan Umum Saat Memilih Aplikasi

    Banyak pengguna terjebak pada promo besar dan mengabaikan izin atau struktur biaya yang sebenarnya menentukan hasil jangka panjang. Ada juga yang tidak meninjau syarat penarikan, limit transaksi, dan jam operasional, padahal hal ini penting untuk likuiditas dan kenyamanan.

    Kesalahan lain adalah membuka terlalu banyak aplikasi hingga sulit memantau portofolio, membuat pengambilan keputusan tidak fokus. Mengabaikan keamanan akun, menunda aktivasi autentikasi dua faktor, atau memakai kata sandi lemah juga berisiko. Terakhir, FOMO tanpa rencana dan disiplin pengelolaan risiko sering berujung keputusan impulsif yang merugikan.

    1. Tips Optimal Menggunakan Aplikasi Investasi

    Gunakan auto-invest agar konsisten dan mengurangi usaha menebak waktu pasar. Aktifkan notifikasi harga dan berita untuk mendukung keputusan yang cepat dan informasional. Manfaatkan fitur edukasi, riset, serta simulasi jika tersedia, sehingga Anda memahami produk sebelum eksekusi.

    Catat biaya dan pajak agar menghitung net return lebih akurat. Saat kondisi pasar berubah, tinjau kembali alokasi aset, sesuaikan target, dan tetap berpegang pada rencana yang sudah disusun.

    1. Pluang Aman : Sudah Medapatkan Izin dari OJK

    Untuk memastikan aplikasi investasi berizin OJK, cek informasi perizinan dan pengawasan di situs resmi perusahaan atau kanal OJK, termasuk ketentuan terbaru bahwa crypto diawasi OJK sejak 2024. Perbedaan aplikasi sekuritas, reksa dana, dan multi-aset terletak pada cakupan produk dan infrastruktur, sekuritas fokus saham Indonesia dengan RDN, reksa dana memudahkan alokasi otomatis, sementara aplikasi multi-aset seperti Pluang menggabungkan beberapa kelas aset dalam satu aplikasi. Ya, aset crypto di aplikasi kini berada di bawah pengawasan OJK, sehingga kepatuhan regulasi menjadi faktor penting. Laporan pajak dapat diperoleh langsung dari aplikasi Pluang melalui menu Akun lalu Laporan Pajak, pilih tahun dan jenis aset, dan kirim ke email terdaftar. Auto-invest sebaiknya digunakan ketika Anda memiliki tujuan jangka menengah hingga panjang dan ingin membangun kebiasaan menabung investasi secara konsisten.

    1. Kesimpulan

    Aplikasi investasi terbaik adalah yang berizin OJK, sesuai tujuan, dan memiliki biaya transparan. Legalitas, fitur, dan keamanan perlu berjalan seimbang agar pengalaman berinvestasi lebih tenang dan terukur.

    Pilih platform yang aman, mudah, dan mendukung diversifikasi. Pertimbangkan Pluang sebagai opsi multi-aset yang diawasi OJK, memiliki standar keamanan ISO 27001, serta dukungan edukasi yang kuat. Mulai dari nominal kecil, disiplin pada rencana, dan gunakan fitur edukasi serta laporan pajak agar hasil investasi lebih optimal dari waktu ke waktu.



    Sumber : pluang.com

  • Outlook Negatif SP Bisa Tekan IHSG, Cermati Saham Emiten yang “Aman” Kala Pandemi

    Di tengah sentimen negatif dunia pasar modal hari ini, beberapa rekomendasi saham hari ini masih bisa kamu amankan. Jadi, yuk ketahui rekomendasi saham terbaik di tengah pandemi COVID-19 ini.

    Lembaga pemeringkat S&P merilis informasi outlook utang Indonesia. Dari peringkat stabil menjadi negatif. Ini mencerminkan ekspektasi lembaga ini atas Indonesia.

    Indonesia dipandang kesulitan dalam menghadapi kenaikan risiko eksternal dan risiko fiskal. Ini lantaran meningkatnya kewajiban luar negeri dan beban utang pemerintah dalam membiayai penanganan pandemi COVID-19.

    rekomendasi saham hari ini

    Sentimen negatif ini bagaimanapun akan berpengaruh ke bursa efek. Amankan rekomendasi saham hari ini agar kamu dapat rekomendasi saham terbaik bagi portofolio sahammu.

    S&P tentu akan berpengaruh pada IHSG. Namun, ketika pasar sedang dalam situasi volatile sekalipun, kamu masih perlu cerdas dalam memutar dana di portofoliomu.

    Berikut ini pertimbangan-pertimbangan dalam melakukan pembelian rekomendasi saham hari ini untukmu.

    Baca juga: Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang

    Outlook rilis dari S&P akan memberi sentimen negatif ke IHSG, cermati rekomendasi saham hari ini 

    IHSG hari ini 20 april 2020

    Penurunan outlook dari S&P ini disinyalir akan berdampak pada saham di bursa efek Indonesia. Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menilai pemberian outlook negatif oleh S&P ini bisa menambah sentimen negatif bagi IHSG.

    “Namun, tentunya kita harus mencermati dan memantau dengan saksama apakah langkah ini akan diikuti oleh S&P dengan menurunkan rating kita,” ujar Hans, Minggu (19/4).

    Dua tekanan utama yang akan dihadapi Indonesia ke depannya yakni terkait risiko globall dan risiko dalam negeri yang meningkat.

    Karena itu, di tengah situasi ini, beberapa rekomendasi saham hari ini yang perlu dicermati berkisar di emiten sektor barang konsumsi (consumer good) dan farmasi serta kesehatan.

    Di sisi lain, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menilai pemangkasan outlook oleh S&P ini menambah daftar sentimen negatif IHSG.

    Menurut Reza, bagaimanapun, pelaku pasar telah terbiasa (price in) dengan kondisi ini. Karenanya, pelaku pasar akan menerima saja penilaian dari S&P tersebut.

    “Untuk pengaruhnya terhadap IHSG, sentimen dari outlook S&P ini sudah price in. Pasar sudah menduga dan sudah memaklumi dengan kondisi seperti ini, yang mana pertumbuhan ekonomi pasti turun kemudian otomatis IHSG juga akan turun,” ujarnya.

    Baca juga: Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Investasikan Danamu di Saham Blue Chip

    Saham emiten consumer good dan farmasi/kesehatan layak dicermati

    rekomendasi saham terbaik

    Reza menilai tekanan aksi jual yang dilakukan oleh investor (khususnya investor asing) cenderung mereda dibandingkan awal pandemi ketika COVID-19 mulai menyebar di Indonesia.

    Meredanya aksi jual ini berkaitan dengan sikap price in pasar yang sudah terbiasa dengan kabar kasus COVID-19.

    “Sekarang berita tentang pertumbuhan ekonomi yang melambat kemudian bertambahnya kasus corona sudah menjadi hal yang biasa. Jika aksi jual ini sudah bisa diredam, tekanan ke IHSG juga bisa berkurang,” ujarnya.

    Ia pun memberi rekomendasi saham hari ini yang ditujukan untuk investasi menengah panjang, terkait barang konsumsi. Yakni sektor yang berkaitan dengan kebutuhan pokok dan kesehatan.

    Investor telah membidik saham beberapa emiten tersebut. Di antaranya rekomendasi saham hari ini meliputi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofarma Tbk (INAF), hingga saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

    Selain itu, rekomendasi saham hari ini meliputi juga perbankan bigcaps seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

    Sumber: Kontan

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Cara Investasi Saham AS untuk Pemula 2025: Panduan Cuan dari Raksasa Global (Aman & Legal)

    Sebelum memulai, pahami bahwa investasi saham AS berarti membeli kepemilikan di perusahaan-perusahaan terbesar dan paling inovatif di dunia yang tercatat di bursa Amerika Serikat (seperti NYSE atau Nasdaq).

    Bayangkan menjadi pemilik sebagian kecil dari Apple, Microsoft, Google, Amazon, atau Tesla. Berbeda dengan pasar lokal, pasar AS menawarkan eksposur ke ekonomi global dan inovasi teknologi terkini.

    Anda mendapatkan keuntungan dari dua sumber utama:

    • Capital Gain (Dolar): Kenaikan harga saham dalam mata uang Dolar AS (USD), yang juga bisa memberi keuntungan tambahan jika nilai Dolar menguat terhadap Rupiah.
    • Dividen: Pembagian laba perusahaan global kepada pemegang saham (biasanya dibagikan kuartalan).

    Memahami dasar-dasar saham global ini adalah langkah pertama yang krusial sebelum menyetor modal Anda.

    2. Memilih Aplikasi untuk Akses Pasar AS

    Dulu, membeli Saham AS sangat sulit dan mahal bagi orang Indonesia. Namun sekarang, akses sudah terbuka lebar melalui aplikasi legal.

    • Pilih Aplikasi Terpercaya: Pastikan aplikasi tersebut memiliki legalitas jelas di Indonesia, seperti izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk penyaluran amanat luar negeri (PALN) dan menerapkan standar keamanan tinggi.
    • Fitur Fractional Shares (Saham Pecahan): Harga 1 lembar saham AS bisa mencapai jutaan Rupiah. Cari aplikasi yang memungkinkan pembelian saham pecahan (misal: beli 0,1 lembar), sehingga Anda bisa mulai dengan modal kecil.

    Rekomendasi: Pluang adalah pilihan ideal karena menyediakan akses ke ratusan Saham AS dan Indeks (S&P 500, Nasdaq) dengan fitur fractional shares (mulai dari Rp5.000), serta memiliki keamanan data bersertifikasi ISO 27001.

    3. Langkah-langkah Investasi Saham AS untuk Pemula

    Berikut panduan langkah demi langkah memulai perjalanan investasi Anda di Wall Street:

    1. Siapkan Modal Awal: Di Pluang, Anda tidak butuh ribuan dolar. Cukup siapkan modal kecil (misal Rp100.000).
    2. Deposit Dana: Lakukan transfer dari rekening pribadi ke saldo aplikasi. Untuk nominal di atas USD 10.000, Anda bisa memanfaatkan fasilitas transfer USD langsung.
    3. Pilih Emiten Global: Fokus pada saham perusahaan besar (blue chip) AS yang produknya Anda gunakan setiap hari (seperti teknologi atau consumer goods).
    4. Analisis: Lakukan analisa pasar global dan cek kondisi ekonomi AS.
    5. Eksekusi (Beli): Masukkan order beli (Buy) dalam jam bursa AS (malam hari WIB) atau gunakan fitur Pre-Market/After-Hours jika tersedia.
    6. Monitoring: Pantau pergerakan harga dalam USD dan kinerja portofolio secara berkala.

    4. Analisis dan Pemilihan Saham AS: Jangan Asal Beli

    Pasar AS sangat dinamis. Gunakan dua pendekatan ini agar tidak salah pilih:

    1. Analisa Fundamental (Kualitas Bisnis)
      Fokus pada kesehatan bisnis di tingkat global.
    • Laporan Keuangan (Earnings Call): Cek laba bersih per saham (EPS) dan pertumbuhan pendapatan yang dilaporkan setiap kuartal.
    • Berita Ekonomi: Perhatikan kebijakan The Fed (Suku Bunga AS) dan data inflasi AS yang sangat mempengaruhi pasar.
    • Manajemen Perusahaan: Siapa CEO-nya? Bagaimana visi masa depannya (misal: fokus ke AI)?
    • Prospek Bisnis: Gunakan berita dan analisa terbaru serta data dan analisa yang valid dari sumber global terpercaya (seperti Bloomberg atau fitur berita di Pluang).
    1. Analisa Teknikal (Waktu Beli)
      Fokus pada data grafik.
    • Lihat grafik harga dan volume perdagangan saham di bursa Nasdaq/NYSE untuk menentukan tren (Bullish/Bearish).
    • Gunakan indikator seperti Moving Average untuk menentukan kapan waktu masuk yang tepat.

    5. Strategi Optimasi dan Diversifikasi Global

    Jangan taruh semua uang Anda di satu saham teknologi saja.

    • Strategi Diversifikasi: Sebar modal Anda ke berbagai sektor (misal: Teknologi, Kesehatan, Energi). Atau, diversifikasi lintas kelas aset dengan membeli Emas dan Crypto (tersedia di Pluang) sebagai penyeimbang.
    • Tipe Saham AS:
      • Dividend Aristocrats: Perusahaan AS yang konsisten menaikkan dividen selama puluhan tahun (cocok untuk arus kas pasif).
      • Growth Stock: Saham teknologi (seperti NVIDIA) yang labanya tumbuh cepat (potensi capital gain raksasa).
    • Target Keuntungan & Cut Loss: Tetapkan target jual dan batas rugi (cut loss) karena pasar AS tidak membatasi penurunan harian (no auto rejection).

    6. Saham Individu vs. ETF (Indeks): Mana yang Cocok?

    Banyak pemula bingung memilih antara beli saham satuan atau indeks pasar.

    • Investasi Saham Langsung (Stock Picking):
      • Kontrol: Anda memilih sendiri emiten (misal: hanya beli Tesla).
      • Analisis: Wajib melakukan analisis mandiri yang mendalam.
      • Potensi: High Risk, High Reward.
    • ETF (Exchange Traded Fund):
      • Kenyamanan: Anda membeli satu produk yang berisi ratusan saham terbaik AS sekaligus (contoh: S&P 500 atau Nasdaq 100).
      • Diversifikasi Instan: Mirip reksa dana saham, namun diperdagangkan seperti saham. Ini adalah produk investasi saham paling aman bagi pemula untuk mendapatkan rata-rata keuntungan pasar AS.
      • Analisis Profesional: Mengikuti kinerja kumpulan perusahaan terbaik yang sudah dikurasi.

    Di Pluang, Anda bisa berinvestasi di saham individu (seperti Apple) dan ETF indeks (seperti S&P 500) dalam satu aplikasi.

    7. Simulasi dan Fitur Pendukung Investasi

    Sebelum terjun dengan uang besar, manfaatkan teknologi.

    • Simulasi Investasi Saham: Gunakan fitur watchlist untuk memantau kinerja saham pilihan Anda tanpa membeli (“paper trading”). Lihat bagaimana kinerja masa lalu saham tersebut bereaksi terhadap berita.
    • Fitur Analisa: Aplikasi modern menyediakan fitur analisa fundamental (rasio P/E, Market Cap) dan fitur analisa teknikal (charting) yang lengkap.
    • Edukasi: Manfaatkan webinar dan artikel edukasi. Pluang Academy menyediakan materi lengkap untuk memahami informasi pasar saham Amerika.
    • Fitur Portofolio: Gunakan fitur pelacak portofolio untuk melihat potensi imbal hasil jangka panjang Anda dalam Dolar AS.

    8. Tips Sukses dan Kesalahan Umum

    • Tips Sukses: Mulai dari modal kecil, disiplin dengan strategi DCA (Dollar Cost Averaging), yakni beli rutin setiap bulan tanpa peduli harga naik/turun, dan fokus jangka panjang.
    • Kesalahan Umum:
      • FOMO: Membeli saham yang sudah naik tinggi hanya karena viral di media sosial.
      • Tidak Memperhatikan Kurs: Lupa bahwa investasi ini dalam Dolar AS (ada risiko/peluang selisih kurs).
      • Mengabaikan Biaya: Tidak memperhitungkan biaya transaksi atau spread.

    9. Deposit Dana ke Rekening (Praktis)

    Proses deposit dana untuk membeli Saham AS kini sangat mudah.

    • Transfer Dana: Lakukan via ATM atau Mobile Banking dalam Rupiah. Konversi ke USD bisa dilakukan di dalam aplikasi. Untuk nominal di atas USD 10.000, Anda bisa memanfaatkan fasilitas transfer USD langsung.
    • Minimum Deposit: Banyak aplikasi menetapkan minimum deposit rendah (di Pluang bisa mulai Rp10.000).
    • Ketentuan: Pastikan transfer dari rekening pribadi dengan nama yang sama untuk kelancaran verifikasi.

    10. Keunggulan Pluang untuk Investor Saham AS

    Mengapa memilih Pluang untuk akses Wall Street?

    • Akses Saham Pecahan: Bisa beli saham mahal (seperti Berkshire Hathaway atau Amazon) mulai dari 0,something unit (modal receh).
    • Multi-Aset: Akses Saham AS, Crypto, dan Emas di satu tempat. Memudahkan diversifikasi.
    • Aman & Legal: Beroperasi di bawah pengawasan regulator Indonesia dan memiliki sertifikasi ISO 27001.
    • Laporan Pajak: Fitur unduh laporan otomatis memudahkan pelaporan SPT Anda.

    11. Kesimpulan

    Cara investasi saham AS yang sukses adalah kombinasi dari pengetahuan (analisis fundamental global), strategi (diversifikasi mata uang dan aset), dan alat yang tepat (aplikasi terpercaya seperti Pluang).

    Pasar Amerika menawarkan peluang pertumbuhan dari perusahaan-perusahaan terbesar di dunia. Jangan takut memulai. Buka akun, lakukan deposit kecil, pilih saham merek yang Anda kenal dan gunakan setiap hari, dan biarkan portofolio Anda tumbuh seiring inovasi global. Dengan langkah-langkah yang benar, menjadi investor global kini ada di genggaman tangan



    Sumber : pluang.com

  • Aplikasi Trading: Pengertian, Cara Memilih, Fitur Wajib, dan Rekomendasi Aman

    Aplikasi trading adalah platform digital untuk membeli dan menjual berbagai aset keuangan seperti saham, ETF, crypto, forex, reksa dana, dan emas digital langsung dari ponsel atau web. Melalui satu aplikasi, pengguna bisa memantau harga, mengeksekusi order, dan mengelola portofolio secara real time.

    Keunggulan utama aplikasi trading terletak pada akses yang mudah, data harga dan berita pasar yang aktual, biaya kompetitif, serta materi edukasi di dalam aplikasi. Fitur notifikasi harga, charting, dan laporan portofolio membantu pengguna mengambil keputusan dengan lebih terstruktur.

    Namun, ada risiko yang perlu dipahami. Harga aset bisa berfluktuasi tajam, eksekusi order yang tidak tepat dapat memicu kerugian, dan kualitas platform yang kurang andal berpotensi mengganggu transaksi. Karena itu, pemilihan aplikasi trading yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan adalah langkah pertama yang penting.

    1. Jenis Aset yang Umum di Aplikasi Trading

    Banyak aplikasi trading kini mendukung beragam kelas aset. Saham dan ETF tersedia untuk pasar global seperti AS maupun pasar lokal. Aset ini cocok bagi investor yang fokus pada pertumbuhan jangka menengah hingga panjang dengan pilihan sektor dan tema yang luas.

    Crypto juga banyak ditawarkan oleh aplikasi trading. Di Indonesia, pengawasan aset crypto kini berada di bawah OJK sejak 2024, menggantikan peran Bappebti. Perubahan ini mempertegas aspek perlindungan konsumen dan kerangka pengawasan yang terintegrasi dengan industri jasa keuangan.

    Forex dan komoditas umumnya lebih sesuai untuk trader berpengalaman karena volatilitas dan leverage yang tinggi. Aset ini menuntut manajemen risiko dan disiplin eksekusi yang ketat.

    Selain itu, reksa dana dan emas digital tersedia sebagai pilihan diversifikasi. Reksa dana menawarkan kemudahan bagi pemula melalui manajemen profesional, sementara emas digital populer sebagai aset lindung nilai yang praktis disimpan dan diperdagangkan di aplikasi.

    1. Cara Memilih Aplikasi Trading yang Tepat

    Mulailah dari aspek legalitas dan pengawasan. Pastikan entitas berizin dan diawasi OJK, serta memiliki struktur kustodian yang jelas dan dana nasabah disimpan terpisah atau segregated account. Di Pluang, pengawasan dan perizinan dikelola oleh entitas terkait, dengan dana nasabah dipisahkan di bank kustodian berizin dan dukungan kustodian global untuk aset internasional.

    Selanjutnya, periksa kecocokan fitur dengan gaya Anda. Trader aktif biasanya membutuhkan charting mendalam, indikator teknikal, komunitas, auto-invest untuk kedisiplinan, serta ragam order seperti limit, stop, dan OCO. Pastikan fitur inti yang Anda butuhkan tersedia sejak awal.

    Tinjau struktur biaya. Pahami biaya transaksi, spread, biaya tarik dana, hingga biaya tidak langsung lain. Transparansi biaya penting agar perhitungan imbal hasil lebih akurat.

    Cek ekosistem edukasi dan dukungan. Materi belajar, riset, webinar, atau akun demo akan membantu pemula berlatih. Layanan pelanggan yang responsif membuat pengalaman investasi lebih tenang.

    Perhatikan pengalaman pengguna. Aplikasi yang ringan, antarmuka yang intuitif, stabilitas sistem, serta pilihan web trading dan mobile yang sama-sama andal akan mempermudah aktivitas harian.

    Akhirnya, evaluasi lapisan keamanan. Cari aplikasi yang menyediakan 2FA, whitelist penarikan, dan sertifikasi keamanan informasi. Pluang, misalnya, memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 yang menegaskan komitmen terhadap perlindungan data dan keamanan informasi.

    1. Langkah Memulai Trading di Aplikasi

    Tentukan tujuan dan profil risiko Anda, lalu pilih aset yang sesuai dengan horizon waktu. Investor jangka panjang mungkin mengutamakan ETF dan reksa dana, sementara trader aktif lebih banyak menggunakan saham, forex, atau crypto.

    Lakukan pendaftaran dan verifikasi KYC dengan data yang akurat. Proses ini krusial untuk keamanan akun dan kepatuhan regulasi.

    Setor dana menggunakan metode resmi yang tersedia. Uji nominal kecil terlebih dahulu agar lebih nyaman dengan alur setoran dan penarikan.

    Pelajari jenis order. Pahami perbedaan market, limit, stop, hingga OCO agar bisa mengeksekusi strategi dengan disiplin.

    Lakukan eksekusi pertama dalam jumlah kecil. Bila aplikasi menyediakan akun demo, manfaatkan untuk berlatih tanpa risiko.

    Pantau portofolio dan evaluasi performa. Biasakan mencatat transaksi dan menyimpan dokumen penting untuk kebutuhan pelaporan pajak di akhir tahun.

    1. Fitur Penting yang Perlu Ada di Aplikasi Trading

    Charting dan data real time adalah fondasi analisis teknikal. Indikator standar, watchlist, dan price alert membantu Anda bereaksi cepat terhadap pergerakan pasar.

    Jenis order yang lengkap, seperti limit, stop, OCO, dan trailing stop, mempermudah manajemen risiko. Fitur ini membantu membatasi kerugian dan mengunci profit sesuai rencana.

    Laporan portofolio dan pajak yang dapat diunduh akan menghemat waktu. Di Pluang, pengguna dapat mengunduh laporan pajak tahunan langsung dari aplikasi.

    Auto-invest dan recurring buy membantu kedisiplinan investasi, terutama bagi investor berorientasi jangka panjang.

    Web trading dan integrasi charting profesional meningkatkan produktivitas. Trader dapat melakukan analisis lebih luas sambil menjaga eksekusi tetap mulus.

    Keamanan multi-lapis penting untuk melindungi akun dan aset. 2FA, enkripsi, whitelist penarikan, hingga praktik penyimpanan aset yang terstandar akan memberi ketenangan.

    Untuk trader saham AS, jam perdagangan yang luas, termasuk extended hours, memberi fleksibilitas mengelola posisi di luar jam reguler.

    1. Rekomendasi Aplikasi Trading Populer di Indonesia

    Bagi pengguna yang ingin memusatkan banyak aset dalam satu aplikasi, Pluang menyediakan saham AS dan ETF, crypto, emas digital, dan reksa dana. Ini memudahkan diversifikasi dan pengelolaan portofolio secara terpadu.

    Jika fokus Anda adalah saham dan komunitas diskusi pasar, platform investasi lain yang berfokus pada saham dapat menjadi alternatif. Pengguna pemula yang membutuhkan panduan otomatis bisa mempertimbangkan platform reksa dana dengan fitur robo-advisor.

    Trader yang tertarik pada forex dan komoditas dapat memilih platform yang mengutamakan pasangan mata uang dan logam mulia. Pastikan semua platform berizin dan diawasi regulator terkait.

    Contoh populer di Indonesia meliputi Pluang untuk kebutuhan multi-aset, serta platform lain yang berfokus pada saham, reksa dana, dan forex yang telah berizin. Kuncinya, sesuaikan pilihan dengan profil risiko, tujuan, dan preferensi fitur Anda.

    1. Kenapa Memilih Pluang untuk Trading Multi-Aset?

    Pluang beroperasi di bawah pengawasan OJK dan lembaga terkait, dengan entitas berizin sesuai produk. Sejak 2024, aset crypto di Indonesia berada di bawah pengawasan OJK, menggantikan peran Bappebti, sementara produk lain seperti emas digital dan reksa dana juga dikelola oleh entitas berizin.

    Dengan satu aplikasi, Pluang menghadirkan saham AS dan ETF, crypto, emas digital, dan reksa dana. Ini memudahkan diversifikasi dan pengelolaan kekayaan tanpa harus berpindah platform.

    Pluang menyediakan fitur lanjutan seperti options trading, futures crypto, leverage, auto-invest, serta web trading dengan charting profesional. Fitur-fitur ini mendukung gaya investasi pemula hingga trader aktif.

    Keamanan menjadi prioritas. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, serta didukung kustodian global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan teknologi MPC dari Fireblocks. Pluang juga memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk memastikan standar keamanan informasi yang tinggi.

    Urusan pajak dipermudah melalui laporan pajak sekali klik yang bisa diunduh langsung dari aplikasi. Selain itu, Pluang Academy menyediakan materi pembelajaran dan analisis pasar untuk meningkatkan literasi finansial Anda.

    1. Biaya dan Pajak, Hal yang Sering Terlewat

    Jangan abaikan biaya. Sejak awal, hitung biaya transaksi, spread, biaya penarikan, serta biaya tidak langsung lain yang mungkin memengaruhi hasil investasi. Transparansi biaya membantu Anda membuat keputusan yang objektif.

    Untuk crypto, transaksi beli tidak dikenakan pajak, namun transaksi jual dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Pastikan Anda memahami implikasinya saat merencanakan strategi keluar.

    Reksa dana dikenakan tarif pajak 0 persen sesuai PPh Pasal 4 Ayat 3. Ini membuatnya menarik bagi investor yang mencari instrumen efisien dari sisi pajak.

    Keuntungan dari saham AS, futures, options, dan produk USD Yield mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17. Dividen luar negeri yang dipotong pajak 15 persen tetap wajib dilaporkan pada SPT sebagai penghasilan tambahan.

    PPN 12 persen berlaku atas biaya transaksi saham dan futures, mengacu pada PMK 131/2024. Perhatikan komponen ini saat menghitung total biaya.

    Di Pluang, laporan pajak dapat diunduh melalui halaman Akun, pilih Laporan Pajak, tentukan tahun dan jenis aset, lalu kirim ke email terdaftar. Informasi pajak di artikel ini bersifat umum dan bukan nasihat pajak. Tanggung jawab pelaporan tetap berada di tangan pengguna.

    1. Regulasi dan Keamanan yang Perlu Diketahui

    Aset crypto di Indonesia kini diawasi OJK sejak 2024, menggantikan peran Bappebti. Perubahan ini memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan integrasi pengawasan dengan sektor jasa keuangan.

    Pastikan aplikasi menggunakan kustodian tepercaya dan menerapkan segregated account agar dana nasabah terpisah dari operasional perusahaan. Di Pluang, struktur kustodian bank lokal berizin dan mitra global dipadukan untuk menjaga integritas aset.

    Selalu cek izin entitas dan praktik audit keamanan. Aktifkan 2FA, gunakan password unik, dan manfaatkan whitelist penarikan jika tersedia. Langkah-langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko secara signifikan.

    1. Tips Memilih Aplikasi Sesuai Profil

    Untuk pemula dengan modal kecil, utamakan biaya rendah, materi edukasi yang mudah dipahami, dan dukungan pelanggan yang responsif. Aplikasi yang sederhana akan membantu belajar dengan lebih cepat.

    Trader aktif membutuhkan ragam order yang lengkap, charting mendalam, notifikasi cepat, serta web trading yang stabil. Fitur-fitur ini mendukung eksekusi yang presisi dan konsistensi strategi.

    Investor jangka panjang sebaiknya mencari auto-invest, biaya efisien, serta laporan portofolio yang jelas. Tujuannya agar proses investasi berjalan konsisten dan mudah dipantau.

    Bagi trader saham AS, carilah dukungan extended hours, eksekusi cepat, dan tools analitik yang memadai. Kombinasi ini memberi keleluasaan mengelola posisi mengikuti berita global.

    Untuk trader crypto, perhatikan likuiditas koin, ketersediaan futures crypto, dan fitur manajemen risiko. Disiplin eksekusi dan pengaturan risiko menjadi kunci di pasar yang volatil.

    1. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

    Mengabaikan izin OJK dan rekam jejak platform sering berujung masalah. Selalu verifikasi legalitas sebelum menyetor dana.

    Overtrading karena FOMO tanpa rencana jelas dapat menggerus modal. Tetapkan aturan masuk, keluar, dan risiko per transaksi.

    Banyak pengguna melupakan biaya, spread, dan slippage. Padahal, komponen ini menentukan hasil bersih investasi terutama bagi trader aktif.

    Menggunakan leverage tanpa manajemen risiko adalah jebakan klasik. Pahami margin, potensi likuidasi, dan gunakan stop loss.

    Abaikan keamanan dasar seperti tidak mengaktifkan 2FA atau tidak menggunakan whitelist penarikan dapat membuka celah bagi pihak tidak bertanggung jawab.

    Lupa mencatat transaksi dan tidak menyiapkan dokumen pajak akan menyulitkan pelaporan. Biasakan mengarsipkan bukti dan unduh laporan pajak secara berkala.

    1. Kesimpulan

    Aplikasi trading terbaik adalah yang legal, aman, dan sesuai tujuan Anda. Utamakan fitur yang membantu disiplin dan manajemen risiko, lalu selaraskan pilihan aset dengan profil risiko dan horizon waktu. Untuk kebutuhan multi-aset, pertimbangkan Pluang yang diawasi OJK, memiliki fitur lengkap termasuk opsi lanjutan, keamanan berstandar ISO/IEC 27001:2013, serta kemudahan laporan pajak yang dapat diunduh langsung dari aplikasi. Dengan persiapan yang tepat, aplikasi trading bisa menjadi pintu menuju portofolio yang lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan.



    Sumber : pluang.com

  • 8 Strategi Investasi Hadapi Bear Market Lantaran Pandemi COVID-19

    Meningkatnya penderita COVID-19 di Indonesia bisa menjadi pemicu bear market. Bear market adalah situasi pasar yang ditunjukkan dengan adanya penurunan kinerja saham hingga 20%. Lantas, strategi investasi saham seperti apa yang harus kita siapkan, khususnya bagi investor pemula?

    Persebaran virus corona menyebabkan IHSG tidak stabil, bahkan cenderung turun dalam beberapa waktu. Hal ini membuat beberapa pengaman keuangan khawatir akan munculnya bear market.

    bear market

    Bear market adalah penurunan pasar saham hingga 20% atau lebih. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan depresi ekonomi. Tak pelak, strategi investasi yang tepat dan cerdas sangat diperlukan.

    Umumnya, para investor akan menjual saham mereka demi menghindari kerugian yang lebih besar. Di satu sisi, fenomena ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi secara general.

    Mengapa bear market sangat dikhawatirkan? Dan bagaimana strategi investasi yang tepat untuk menghadapinya? Simak penjelasan dibawah ini ya.

    Baca juga: 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

    Mengenal bear market atau situasi bearish

    strategi investasi

    Bear market secara umum dimaknai dengan penurunan pasar, jatuhnya harga sekuritas, dan meluasnya pesimisme pasar. Bearish atau penurunan pasar digunakan ketika harga jatuh 20 persen atau lebih.

    Ada empat indikator bear market yang perlu kalian waspadai:

    #1 Meningkatnya angka pengangguran;

    #2 Menurunnya tingkat konsumsi;

    #3 Profit perusahaan menurun;

    #4 Meningkatnya intervensi pemerintah terhadap tingkat suku bunga.

    Pada kondisi ini, banyak pelaku pasar yang cenderung sibuk untuk mempertahankan diri. Caranya, investor akan menjual saham mereka.

    Bear market di obligasi disebabkan karena kenaikan suku bunga. Sehingga, investor cenderung menjual obligasi mereka dan menerima bunga yang lebih rendah.

    Bear market bisa berlangsung dalam waktu yang lama, mulai dari bulanan hingga tahunan. Meskipun sesekali terjadi koreksi, namun arahnya cenderung menurun. Menurut CNBC International, Kamis 27 Desember 2018, rata-rata bear market bertahan selama 13 bulan sejak Perang Dunia II.

    Jangan panik, simak tips berikut untuk menghadapi situasi bearish.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    8 strategi investasi saham menghadapi bear market

    bear market

    Suasana pasar yang genting membuat kita harus berhati-hati dalam mengambil tindakan. Berikut adalah delapan strategi investasi saham untuk membuatmu tetap tenang menghadapi bear market.

    #1 Hadapi bear market dengan tetap tenang dan jangan agresif

    Seorang investor harus bisa memisahkan emosi dari proses pembuatan keputusan investasi. Ingatlah, badai global yang terjadi saat ini akan berlalu. Dan mungkin hanya menjadi sebuah kerusakan kecil pada sebuah jalan pasar saham. Emosi hanya akan merusak rasionalisasi kalian. So, keep calm and carry on!

    #2 Akumulasi dana dengan dollar-cost averaging (DCA)

    Negatif pada pasar adalah suatu hal yang wajar pada bisnis. Kondisi ini merupakan siklus dari sebuah bisnis. Jika kalian investor jangka panjang, ada baiknya kalian menerapkan dollar-cost averaging (DCA) sebagai strategi. Trik ini bisa membantu kestabilan uang kalian.

    #3 Play dead

    Play dead berarti memprioritaskan sekuritas pasar uang dalam portofolio kalian. Kalian bisa membeli sertifikat deposito dan instrumen lain yang memiliki likuiditas yang tinggi serta jatuh tempo yang pendek.

    #4 Diversifikasi portofolio

    Merinci persentase portofolio kalian ke dalam obligasi, pasar uang, dan alternatif aset adalah inti dari diversifikasi. Tentu saja, persentase portofolio setiap orang berbeda-beda. Tergantung dengan kondisi dalam menghadapi bear market ini.

    #5 Investasi hanya pada saham sesuai dengan kemampuanmu

    Aturan umum menjadi seorang investor adalah dia tidak boleh terlibat dalam ekuitas kecuali memiliki cakrawala investasi minimal 5 tahun. Lebih dari itu, investor juga tidak boleh menginvestasikan uang yang mereka tidak mampu kehilangan. Atur moda investasi kalian dengan bijak, ya!

    #6 Mencari saham dengan nilai yang bagus

    Bear market menjadi kesempatan emas bagi beberapa investor. Warren Buffett misalnya, seorang investor sukses dari Amerika, yang suka membeli saham-saham sebuah perusahaan pada saat turun.

    #7 Coba saham di industri yang defensif

    Industri defensif atau non-cyclical saham umumnya memiliki performa yang lebih baik dibanding saham yang lain dalam masa-masa sulit. Mereka memberikan dividen dan pendapatan yang stabil, terlepas dari situasi pasar. Perusahaan sampo, pasta gigi, dan krim pencukur adalah contoh non-cyclical saham.

    #8 Bear market? Go short!

    Tidak semua saham mengalami penurunan dalam keadaan bearish. Investor bisa meminjam saham misalnya melalui investasi ETF (Exchange Traded Fund) kemudian menjual dan membelinya kembali dengan harga rendah. Short seller harus meminjam saham dari broker pada saat sebelum pesanan short-selling dieksekusi.

    Itulah beberapa tips menghadapi situasi bearish atau bear market. Teliti, cermat, dan memanfaatkan pengelolaan waktu adalah kunci utama kesuksesan seorang investor. Jadi, tetap semangat belajar menjadi investor, ya!

    Sumber: Investopedia

    Simak juga:

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com