Category: Pluang

  • Cara Beli Bitcoin di Indonesia: Langkah Praktis, Tips, dan Aturan Terbaru

    1. Apa itu Bitcoin dan kenapa orang membelinya

    Bitcoin adalah aset digital yang berjalan di jaringan blockchain dengan suplai terbatas hingga 21 juta koin. Desainnya membuat Bitcoin sering dipandang sebagai penyimpan nilai jangka panjang dan alat diversifikasi portofolio. Banyak investor tertarik karena sifatnya yang terdesentralisasi, kelangkaan suplai, dan adopsi yang terus berkembang. Namun, perlu diingat bahwa harga Bitcoin sangat volatil. Nilainya bisa naik atau turun tajam dalam waktu singkat. Karena itu, penting untuk memahami risikonya dan berinvestasi secara bertahap serta disiplin sesuai profil risiko pribadi.

    1. Syarat dan persiapan membeli Bitcoin di Indonesia

    Sebelum membeli, pastikan Anda memakai platform yang diawasi OJK dan mematuhi standar perlindungan konsumen. Siapkan KTP, email, dan nomor ponsel aktif untuk kebutuhan verifikasi. Anda juga memerlukan rekening bank atau e-wallet untuk deposit dan penarikan. Mayoritas platform mendukung pembelian nominal kecil, sehingga Anda bisa mulai belajar tanpa beban. Selain itu, pahami struktur biaya, spread harga, likuiditas, serta jam operasional deposit dan tarik dana. Persiapan ini membantu transaksi berjalan lancar, sekaligus meminimalkan kesalahan umum pemula.

    1. Langkah praktis cara beli Bitcoin

    Mulailah dengan membuat akun pada aplikasi investasi yang tepercaya. Ikuti proses eKYC dengan mengunggah KTP dan selfie sesuai petunjuk, lalu aktifkan fitur keamanan seperti PIN dan 2FA. Setelah akun terverifikasi, lakukan deposit Rupiah melalui transfer bank, virtual account, atau e-wallet yang tersedia. Di halaman pasar, pilih aset BTC, masukkan nominal pembelian, lalu tentukan tipe order. Order Pasar mengeksekusi di harga terkini untuk proses cepat, sementara Order Limit menunggu harga yang Anda tetapkan. Konfirmasi pembelian, kemudian pantau saldo BTC dan catatan transaksi di portofolio. Jika ingin konsisten, Anda bisa mengatur auto-invest dengan metode DCA agar pembelian berlangsung rutin sesuai jadwal dan nominal pilihan.

    1. Menjual Bitcoin dan tarik saldo ke bank

    Ketika ingin merealisasikan keuntungan atau mengubah posisi, Anda dapat menjual BTC ke Rupiah melalui fitur Jual. Periksa ringkasan transaksi, termasuk biaya dan potongan pajak yang berlaku, lalu konfirmasi. Setelah saldonya menjadi Rupiah, lakukan penarikan ke rekening bank yang telah terverifikasi. Perhatikan minimal tarik, biaya transfer, estimasi waktu proses, serta batas harian penarikan agar sesuai kebutuhan Anda. Catat juga bahwa harga crypto bergerak 24 jam, sehingga waktu eksekusi dapat memengaruhi hasil penjualan.

    1. Cara menyimpan Bitcoin dengan aman

    Keamanan akun adalah prioritas. Simpan aset Anda pada kustodian tepercaya dan aktifkan semua lapisan proteksi, mulai dari 2FA, PIN, verifikasi perangkat, hingga notifikasi login. Jika memilih wallet non-kustodial, catat frasa pemulihan di media offline yang aman dan jangan pernah membagikannya kepada siapa pun. Waspadai tautan palsu, aplikasi tiruan, dan permintaan OTP yang mencurigakan. Kebiasaan higienis digital sederhana seperti memperbarui kata sandi secara berkala dan menghindari Wi-Fi publik juga membantu melindungi aset Anda dari risiko peretasan.

    1. Tips pemula agar tidak salah langkah

    Mulailah dari nominal kecil, misalnya Rp50.000 sampai Rp100.000, agar Anda bisa belajar mekanisme pasar tanpa stres berlebih. Gunakan uang dingin, hindari FOMO, dan pegang rencana yang jelas, termasuk horizon waktu serta batas risiko yang Anda nyaman. Untuk tahap awal, fokus pada aset utama seperti BTC agar proses belajar lebih terarah. Seiring waktu dan pemahaman yang meningkat, Anda bisa menambah alokasi atau melakukan diversifikasi ke aset lain sesuai tujuan investasi. Lengkapi diri dengan edukasi, ikuti berita dan analisis, serta pahami bahwa crypto bergerak dalam siklus.

    1. Biaya, pajak, dan regulasi yang perlu diketahui

    Setiap transaksi umumnya memuat komponen biaya, termasuk biaya platform dan potensi spread antara harga beli dan jual. Jika Anda mengirim BTC ke wallet eksternal, ada biaya jaringan yang besarnya mengikuti kepadatan blockchain. Dari sisi pajak, transaksi beli aset crypto tidak dikenakan pajak. Saat Anda menjual, akan ada pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Dalam konteks regulasi, aset crypto di Indonesia kini berada di bawah pengawasan OJK. Tujuannya memperkuat perlindungan konsumen, tata kelola, dan transparansi. Di Pluang, Anda juga dapat mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi untuk memudahkan pelaporan SPT Tahunan sesuai ketentuan PPh Pasal 17.

    1. Memilih platform yang tepat

    Saat memilih platform, pastikan izin dan kepatuhan terhadap OJK, transparansi biaya, likuiditas memadai, serta reputasi layanan yang baik. Fitur pendukung seperti auto-invest, materi edukasi, laporan pajak, dan layanan pelanggan lokal akan mempermudah pengalaman Anda. Keamanan harus menjadi prioritas, termasuk audit reguler, arsitektur kustodian yang jelas, dan sertifikasi standar industri seperti ISO 27001. Kriteria sederhana berikut bisa membantu Anda menilai platform investasi lain yang tersedia di pasar.

    1. Kenapa memilih Pluang

    Pluang beroperasi di bawah pengawasan OJK dan memegang standar keamanan berlapis, termasuk sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk manajemen keamanan informasi. Dana nasabah dipisahkan dalam rekening kustodian bank berizin di Indonesia, serta didukung infrastruktur kustodian global seperti Fireblocks untuk keamanan aset internasional. Selain crypto, Pluang menawarkan beragam produk dalam satu aplikasi, mulai dari saham AS dan ETF, emas digital, hingga reksa dana, lengkap dengan fitur auto-invest, futures, dan options. Anda juga dapat mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi, sementara kanal edukasi Pluang Academy membantu meningkatkan literasi investasi. Dengan nominal pembelian yang terjangkau dan pengalaman pengguna yang sederhana, Pluang cocok untuk pemula maupun investor berpengalaman.

    1. Contoh skenario pembelian modal kecil

    Misalkan Anda membeli BTC senilai Rp100.000 menggunakan Order Pasar. Setelah transaksi tereksekusi, periksa rincian biaya dan harga rata-rata beli di portofolio. Selanjutnya, Anda mengaktifkan DCA mingguan, misalnya Rp50.000 per minggu, untuk meratakan harga masuk seiring waktu. Di akhir bulan, tinjau kinerja portofolio, evaluasi ulang target, dan sesuaikan alokasi risiko jika diperlukan. Pendekatan bertahap seperti ini membantu Anda belajar ritme pasar tanpa menanggung fluktuasi berlebihan dalam satu waktu.

    1. Kesalahan umum yang perlu dihindari

    Banyak pemula melewatkan KYC dan pengaturan keamanan dasar, padahal keduanya krusial untuk melindungi akun. Kesalahan lain adalah membeli saat euforia pasar tanpa riset, lalu kebingungan karena tidak memiliki rencana keluar. Hindari menaruh semua dana di satu aset, lakukan diversifikasi setidaknya berdasarkan tujuan dan toleransi risiko. Terakhir, jangan abai menghitung biaya, pajak, serta waktu pemrosesan penarikan, karena faktor ini memengaruhi hasil bersih yang Anda terima.

    1. FAQ singkat

    Minimal beli Bitcoin berapa? Umumnya sangat terjangkau, bisa mulai dari sekitar Rp10.000 sehingga pemula dapat memulai tanpa menunggu modal besar. Perlukah wallet pribadi? Tidak wajib. Anda bisa menyimpan BTC pada kustodian tepercaya di dalam aplikasi, sementara wallet non-kustodial bersifat opsional bagi pengguna yang memahami pengelolaan frasa pemulihan. Kapan waktu terbaik beli Bitcoin? Tidak ada yang pasti. Banyak pemula memilih DCA untuk mengurangi risiko menebak waktu pasar. Apa beda Order Pasar dan Order Limit? Order Pasar mengeksekusi pembelian di harga saat ini untuk kecepatan, sedangkan Order Limit menunggu hingga harga yang Anda tentukan tercapai.

    1. Kesimpulan

    Cara beli Bitcoin di Indonesia pada dasarnya mudah. Siapkan dokumen identitas, pilih platform yang diawasi OJK, lalu ikuti langkah daftar, deposit, dan beli sesuai nominal. Mulailah kecil memakai uang dingin, utamakan keamanan akun, dan pahami biaya serta pajak yang berlaku. Manfaatkan fitur seperti auto-invest dan laporan pajak agar pengelolaan investasi Anda rapi, disiplin, dan mudah dilaporkan di SPT. Dengan pendekatan bertahap dan platform yang tepat seperti Pluang, Anda bisa membangun eksposur terhadap Bitcoin secara lebih aman dan terencana.



    Sumber : pluang.com

  • Cara Memulai Investasi yang Tepat Bagi Pemula

    Apa sih yang diperlukan untuk mulai investasi? Apakah saya harus berinvestasi di saham, obligasi, atau kelas aset lainnya? Pertanyaan ini seringkali muncul bagi investor pemula. Kebanyakan orang langsung memikirkan tentang saham dan obligasi ketika mereka berpikir untuk berinvestasi. Tetapi berinvestasi sebenarnya adalah konsep yang lebih luas dari itu.

    Memahami cara mulai investasi

    Investasi dapat didefinisikan sebagai menyisihkan sejumlah uang/modal untuk mendapatkan keuntungan. Berbeda dengan tabungan yang hanya menyisihkan sejumlah uang tanpa mengharapkan uang itu bekerja menghasilkan keuntungan.

    Ketika menabung sejumlah uang, kamu berharap akan berhasil menabung sejumlah uang untuk tujuan finansialmu. Sebagai contoh: Kamu menabung Rp1 juta setiap bulan selama 5 bulan untuk mengumpulkan total uang sebesar Rp5 juta. Sementara ketika berinvestasi Rp1 juta yang kamu sisihkan setiap bulannya akan menghasikan keuntungan (anggap saja keuntungan setiap bulannya adalah Rp20,000). Artinya dalam 5 bulan uangmu akan menjadi Rp5,100,000.

    Kamu mungkin telah berinvestasi dalam pendidikan mendapatkan gelar akademis, dengan harapan bahwa itu akan membantu kamu mendapatkan lebih banyak uang di masa depan. Atau, dengan berinvestasi properti yang menurutmu akan bernilai lebih ketika dijual.

    Mulai investasi itu sebenarnya bukan merupakan hal yang sulit. Bahkan, kamu bisa saja sudah mempraktikkan mengambil keputusan investasi dalam kehidupanmu sehari-hari. Tidak ada yang tahu cara membeli saham sebelum mereka melakukannya pertama kali, sama seperti tidak ada yang tahu cara membeli rumah sebelum mereka melakukannya pertama kali.

    Untungnya, keduanya adalah hal yang dapat dipelajari — dan keduanya dapat memiliki dampak besar pada kehidupan finansial kamu secara keseluruhan.

    Baca juga: Cara Investasi Emas yang Menguntungkan, Bagaimana Caranya?

    Bagaimana cara saya mulai investasi?

    Memiliki niat untuk mulai investasi sebetulnya merupakan awal yang baik! Apalagi didukung oleh kemajuan teknologi baru yang membuat investasi menjadi lebih sederhana, lebih terjangkau dan dapat diakses oleh semua orang.

    Misalnya – di Pluang, kamu dapat mulai berinvestasi emas hanya melalui handphone dan minimal pembelian adalah 0,01gr saja. Memanfaatkan teknologi pintar tentu akan membuat total biaya kepemilikan menjadi lebih rendah.

    Lalu kapan saya harus mulai berinvestasi?

    Hari ini! Kamu dapat mulai berinvestasi dalam hitungan menit dan hanya dengan uang Rp10,000 saja.

    Wah, emangnya bisa mulai investasi hanya dengan uang Rp10,000 saja? Apa bisa uang Rp10,000 itu membawa keuntungan? Bisa, dong! Berapapun modal awal yang kamu investasikan, langkah paling penting dalam perjalanan finansial adalah memulainya!

    Jika kamu memulai dari hal yang kecil dan menemukan cara untuk menabung lebih banyak sembari jalan – kamu dapat mengambil keuntungan dari kekuatan investasi jangka panjang.

    Jangan khawatir – kami di sini untuk memandu kamu melalui setiap langkah perjalanan finansialmu.

    Sebelum masuk lebih jauh, ada tiga tahap investasi yang perlu kamu dipahami.

    1. Membuat rencana. Ini sama seperti ketika kamu memilih gelar dan jurusan, kamu pasti sudah tahu apa yang akan kamu dapatkan dari jenjang pendidikan itu. Jadi, kamu tidak boleh menginvestasikan uang kamu tanpa rencana apalagi tanpa tujuan.
    2. Ambil tindakan. Setelah kamu memiliki rencana, saatnya menerapkannya. Di sinilah pemahaman yang kuat tentang teori dan praktik investasi menjadi berguna.
    3. Pantau perkembangan investasimu. Sekarang setelah kamu berhasil memulai investasi, kamu tetap harus memantau perkembangannya. Bahkan merk mobil papan atas, di jalanan yang mulus saja masih membutuhkan seseorang untuk menyetirnya sehingga tetap di jalur, setuju nggak?

    Nah, kalau sudah paham bagaimana cara yang tepat untuk mulai investasi, coba yuk uji kemampuanmu dalam memahami investasi melalui kuis berikut ini!

     

     

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!



    Sumber : pluang.com

  • Trading Modal 10 Ribu: Cara Mulai, Pilihan Instrumen, dan Tips Pemula

    Trading modal 10 ribu adalah praktik memulai transaksi atau investasi dengan nominal sekitar Rp10.000 melalui instrumen yang mendukung pembelian fraksional. Kini, banyak produk yang memungkinkan kamu masuk dengan dana kecil, seperti reksa dana pasar uang, emas digital, aset crypto, hingga saham fraksional. Pendekatan ini realistis bagi pemula, karena tujuan utamanya membangun kebiasaan berinvestasi, memahami cara kerja pasar, dan melatih disiplin pengelolaan risiko. Potensi cuan tetap ada, namun biasanya sebanding dengan modal yang digunakan. Harapannya perlu realistis, hasil tidak dijamin dan bergerak mengikuti kondisi pasar serta strategi yang kamu jalankan.

    1. Pilihan Instrumen yang Bisa Dimulai dari Rp10.000

    Reksa dana pasar uang adalah salah satu pilihan paling ramah untuk mulai dari Rp10.000. Produk ini dikelola manajer investasi, berisiko relatif rendah, dan likuid untuk kebutuhan jangka pendek. Cocok untuk melatih konsistensi dan membangun kebiasaan nabung rutin. Emas digital juga bisa dibeli dalam pecahan kecil. Fungsinya sering jadi pelindung nilai saat pasar bergejolak, sehingga berguna untuk diversifikasi. Aset crypto menawarkan pembelian fraksional, akses 24 jam, dan potensi pertumbuhan yang tinggi. Namun volatilitasnya juga tinggi, jadi perlu disiplin pada rencana dan batas risiko. Saham fraksional memberi akses ke emiten dengan nominal kecil, tetapi mengikuti jam bursa dan tetap memerlukan pemahaman fundamental dan biaya transaksi. Forex mikro memungkinkan transaksi dengan ukuran lot yang kecil, tetapi kamu perlu memahami mekanisme leverage, spread, dan biaya yang menyertai. Risiko forex relatif tinggi, sehingga pastikan kamu paham instrumennya sebelum memulai. Di Pluang, kamu bisa mengakses beragam aset dalam satu aplikasi, termasuk reksa dana, emas digital, aset crypto, hingga saham AS dan ETF untuk kebutuhan diversifikasi.

    1. Langkah Memulai Trading/Investasi Modal 10 Ribu

    Langkah pertama adalah memilih aplikasi yang berizin dan tepercaya, lalu menyelesaikan proses verifikasi identitas. Periksa struktur biaya, kemudahan setoran, dan fitur pendukung seperti grafik, materi edukasi, atau order otomatis. Setelah itu, setor dana sesuai kemampuan, mulai dari nominal kecil, dan bangun rutinitas. Fitur seperti auto-invest akan membantu kamu berdisiplin tanpa perlu selalu memantau pasar. Tentukan instrumen sesuai profil risiko dan tujuan, apakah untuk jangka pendek yang likuid, atau jangka menengah yang mengejar pertumbuhan. Susun rencana sederhana yang mencakup frekuensi pembelian, batas rugi, dan target yang wajar. Terakhir, catat transaksi dan evaluasi secara berkala agar strategi kamu terus membaik dari waktu ke waktu. Pluang dapat menjadi pilihan karena menghadirkan ekosistem multi-aset dalam satu tempat dengan proses KYC yang rapi dan antarmuka yang mudah dipahami.

    1. Strategi Sederhana Agar Modal Kecil Tetap Tumbuh

    Strategi dollar-cost averaging membantu kamu membeli aset secara berkala dengan nominal tetap. Cara ini cocok untuk reksa dana, emas, dan juga crypto karena mengurangi pengaruh fluktuasi harga pada satu waktu. Jika tersedia, manfaatkan fitur order seperti stop loss dan take profit untuk menegakkan batas rugi dan target cuan, terutama pada aset yang volatil. Fokus pada biaya rendah, karena biaya yang kecil sekalipun bisa menggerus hasil bersih ketika modal awal terbatas. Diversifikasi seperlunya agar portofolio tidak bergantung pada satu sumber risiko. Selain itu, luangkan waktu untuk belajar. Riset singkat sebelum membeli sering kali membantu menghindari keputusan impulsif. Pluang menyediakan analisis pasar dan Pluang Academy untuk membantu kamu memahami dasar-dasarnya dengan bahasa yang mudah.

    1. Simulasi dan Contoh Skenario

    Dengan nominal Rp10.000, kamu bisa menjalankan DCA harian atau mingguan. Efek compounding akan terasa jika kamu konsisten dan instrumen yang dipilih berkinerja baik dalam jangka waktu yang memadai. Pada aset crypto, misalnya kamu membeli Rp10.000 per transaksi, tetapkan rencana yang jelas. Target yang moderat dan batas rugi yang disiplin akan membantu menjaga emosi saat pasar bergerak cepat. Untuk reksa dana pasar uang, keunggulannya terletak pada likuiditas dan stabilitas relatif. Penarikan umumnya mudah sesuai ketentuan produk, sehingga cocok untuk pemula yang memprioritaskan kenyamanan dan kontrol arus kas.

    Berikut ringkasan kelebihan dan hal yang perlu diperhatikan pada beberapa instrumen yang bisa dimulai dari Rp10.000:

    1. Risiko, Biaya, dan Kesalahan Umum

    Risiko pasar adalah hal pertama yang perlu kamu pahami. Crypto dan forex cenderung lebih volatil dibanding reksa dana atau emas digital, sehingga pergerakannya bisa lebih tajam. Leverage memperbesar potensi untung, tetapi juga memperbesar potensi rugi. Gunakan dengan bijak dan sesuai toleransi risiko pribadi. Selain itu, perhatikan biaya administrasi, spread, dan pajak. Biaya-biaya ini langsung memengaruhi hasil bersih, apalagi ketika modal awal kecil. Hindari overtrading, FOMO, dan kebiasaan sering ganti strategi tanpa evaluasi data. Pastikan kamu menggunakan dana siap rugi dan tetap mengutamakan dana darurat sebelum aktif trading.

    1. Regulasi dan Pajak di Indonesia

    Aset crypto di Indonesia kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, bukan Bappebti. Produk lain seperti reksa dana dan emas digital juga dikelola oleh entitas berizin dan diawasi secara ketat oleh regulator terkait. Untuk pajak, transaksi jual crypto dikenakan PPh Pasal 22 final sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Reksa dana mendapatkan perlakuan pajak 0 persen berdasarkan PPh Pasal 4 Ayat 3. Keuntungan penjualan emas digital merupakan penghasilan yang wajib dilaporkan. PPN 12 persen berlaku untuk biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Keuntungan dari saham AS, futures, options, dan USD Yield mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17 dan tetap wajib dilaporkan di SPT. Simpan bukti transaksi dan pastikan pelaporan pajak tahunan kamu sesuai ketentuan yang berlaku.

    1. Kenapa Memilih Pluang untuk Mulai dari Rp10.000

    Pluang adalah aplikasi multi-aset yang memudahkan kamu memulai dari nominal kecil di berbagai instrumen, mulai dari reksa dana, emas digital, aset crypto, hingga saham AS dan ETF. Ekosistemnya berizin dan diawasi. Aset crypto telah berada di bawah OJK, sementara produk lain dikelola oleh entitas berizin dan diawasi regulator. Pluang menerapkan standar keamanan informasi dengan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin, sehingga transparan dan aman. Selain itu, Pluang menawarkan fitur seperti auto-invest, analisis pasar, dan materi edukasi di Pluang Academy untuk membantu pengambilan keputusan. Untuk kepatuhan, laporan pajak dapat diunduh langsung dari aplikasi, sehingga proses pelaporan tahunan menjadi lebih praktis.

    1. Checklist Cepat Sebelum Mulai

    Sebelum mulai, tetapkan tujuan, jangka waktu, dan profil risiko. Pilih satu atau dua instrumen terlebih dahulu, gunakan nominal kecil yang konsisten, dan jalankan rencana sederhana dengan batas rugi serta target yang realistis. Jadwalkan evaluasi bulanan agar strategi tetap relevan, dan hindari utang untuk trading supaya arus kas pribadi tetap sehat.

    1. FAQ Singkat Trading Modal 10 Ribu

    Apakah bisa cuan harian dengan modal Rp10.000? Bisa saja, tetapi hasilnya tidak konsisten dan tidak dijamin. Fokus pada proses, bukan mengejar target harian semata. Haruskah transaksi tiap hari? Tidak harus. Yang penting adalah rutinitas yang terencana, konsisten, dan sesuai tujuan. Berapa minimal top up? Bergantung ketentuan platform, namun nominal Rp10.000 umumnya sudah cukup untuk memulai di beberapa instrumen. Apakah bisa tarik dana kapan saja? Tergantung instrumennya. Reksa dana pasar uang dan emas digital umumnya likuid sesuai ketentuan produk, sementara saham dan crypto mengikuti jam atau kondisi pasar.

    1. Kesimpulan

    Trading modal 10 ribu itu mungkin dan bisa menjadi langkah awal yang efektif untuk belajar, melatih disiplin, dan membangun kebiasaan finansial yang baik. Kuncinya adalah ekspektasi yang realistis, pengelolaan biaya, dan konsistensi. Pilih instrumen sesuai profil risiko, jalankan strategi sederhana seperti DCA, dan evaluasi secara berkala. Utamakan platform berizin dan tepercaya. Pluang dapat menjadi pilihan yang praktis karena menghadirkan berbagai aset dalam satu aplikasi, diawasi OJK, memiliki sertifikasi ISO 27001, menyimpan dana nasabah di kustodian berizin, dan menyediakan laporan pajak yang bisa diunduh langsung untuk membantu kepatuhanmu. Dengan pendekatan seperti ini, modal kecil tetap punya peluang bertumbuh secara terukur.



    Sumber : pluang.com

  • Cuan dengan Manfaatkan Celah Bid Ask Spread untuk Dapatkan Untung

    Dalam perdagangan komoditas maupun ekuitas, bid ask spread formula adalah istilah yang dipakai untuk transaksi bid dan ask. Bid ask spread adalah keadaan di mana harga ask melebihi harga bid untuk suatu aset di pasar.

    Bid ask spread adalah perbedaan antara harga tertinggi yang bersedia dibayarkan oleh pembeli untuk suatu aset dan harga terendah yang bersedia diterima oleh penjual.

    bid ask spread adalah
    Sumber: Seekingalpha

    Karena itu, bid ask spread formula perlu dipahami oleh mereka yang melakukan transaksi jual-beli aset tersebut. Bid ask spread adalah dasar untuk menentukan nilai jual dan penawaran harga sementara dalam transaksi.

    Harga suatu ekuitas ditentukan oleh persepsi pasar terhadap nilainya pada suatu titik waktu tertentu. Untuk memahami mengapa ada bid dan ask, kita perlu memperhitungkan pemain utama dalam transaksi pasar, yaitu price taker (trader) dan market maker (counterparty).

    Market maker ini umumnya dipekerjakan oleh broker, menawarkan penjualan sekuritas dengan harga tertentu (harga permintaan) dan mengajukan penawaran untuk membeli sekuritas pada harga tertentu (harga penawaran).

    Baca juga: Investasi Lebih Aman, Ketahui Cara Mengelola 7 Risiko Investasi Ini

    Memahami bid ask spread adalah kunci transaksi dalam investasi

    bid ask spread formula
    Sumber: Wikipedia

    Saat seorang investor memulai perdagangan, mereka akan menerima salah satu dari dua harga ini (yakni ask dan bid) tergantung pada dua hal.

    Pertama, apakah mereka ingin membeli sekuritas (harga permintaan) atau menjual sekuritas (harga penawaran). Perbedaan keduanya ada pada spread.

    Bid ask spread formula, dengan spread merupakan biaya transaksi pokok perdagangan (komisi luar). Biaya ini dikumpulkan oleh market maker melalui aliran dana alami atau proses permintaan pada harga bid dan ask. Pialang keuangan memperoleh pendapatannya dari spread perdagangan ini.

    Dapat dikatakan, bid ask spread adalah ukuran persediaan dan permintaan aset tertentu. Penawaran dapat dikatakan mewakili permintaan dan permintaan mewakili penawaran, maka ketika spread-nya berkembang, terjadi perubahan pada penawaran dan permintaan.

    Perbedaan signifikan antara “tawaran” (ask) dan “permintaan” (bid) ini signifikan pada bid ask spread. Spread akan melebar secara signifikan jika sedikit investor menempatkan penawaran, demikian pula sebaliknya.

    Ukuran bid ask spread dari satu aset dengan aset lainnya berbeda, terutama karena adanya perbedaan likuiditas masing-masing set.

    Baca juga: Dari A ke Z, Ini 33 Istilah Saham yang Paling Penting untuk Kamu Ketahui

    Kaitan antara bid ask spread dengan likuiditas

    istilah saham

    Bid ask spread adalah ukuran de facto likuiditas pasar. Pasar tertentu lebih likuid daripada yang lainnya dan itu tercermin dalam spread yang lebih rendah. Jadi, semakin likuid suatu investasi, maka semakin rendah pula spread-nya.

    Pada dasarnya, pemrakarsa investasi (penentu harga, price takers) menuntut likuiditas sementara mitra (market makers) memasok likuiditas.

    Mata uang dianggap sebagai aset paling likuid di dunia dan bid ask spread mata uang di pasar adalah yang terkecil (seperseratus persen). Dengan kata lain, spread masih dapat diukur dalam pecahan uang.

    Di sisi lain, aset yang kurang likuid, seperti saham yang kurang likuid, mungkin memiliki spread yang setara dengan 1 hingga 2 dari harga permintaan terendah aset.

    Bid ask spread juga mencerminkan risiko yang dirasakan pembuat pasar dalam menawarkan perdagangan. Misalnya, kontrak berjangka mungkin memiliki bid ask spread yang mewakili persentase harga yang jauh lebih besar daripada perdagangan valas atau ekuitas.

    Lebar spread mungkin tidak hanya didasarkan pada likuiditas, tetapi pada seberapa besar harga dapat berubah dengan cepat.

    Beberapa elemen kunci dari bid ask spread adalah terkait pasar yang sangat likuid untuk memastikan celah memperoleh keuntungan. Selanjutnya, gesekan dalam penawaran dan permintaan untuk hadirnya spread.

    Trader harus menggunakan limit order daripada market order, artinya trader harus memutuskan titik masuk sehingga mereka tidak kehilangan peluang spread. Sejauh ini, dalam memanfaatkan peluang spread, yang paling populer di kalangan investor adalah valuta asing dan komoditas.

    Sumber: Investopedia, Forex Indonesia

    Simak juga:



    Sumber : pluang.com

  • Platform Trading Terbaik 2025: Cara Memilih, Rekomendasi, dan Tips untuk Pemula hingga Pro

    Platform trading terbaik adalah aplikasi yang memudahkan Anda membeli, menjual, dan menganalisis aset seperti saham, crypto, forex, komoditas, emas, dan reksa dana dalam satu ekosistem yang aman. Di Indonesia, pengguna makin beragam, dari pemula yang ingin menabung aset secara bertahap hingga trader berpengalaman yang membutuhkan fitur pro dan eksekusi cepat. Istilah “terbaik” itu relatif, karena pilihan ideal bergantung pada tujuan, profil risiko, jenis aset yang dituju, dan fitur yang Anda butuhkan, misalnya analisis teknikal, social trading, hingga kemudahan pelaporan pajak. Dengan demikian, “platform trading terbaik” bagi satu orang bisa berbeda untuk orang lain, selama tercapai keseimbangan antara regulasi, biaya, fitur, dan pengalaman pengguna.

    1. Kriteria Utama Menilai Platform Trading

    Langkah pertama adalah memastikan legalitas. Di Indonesia, aset crypto kini berada di bawah pengawasan OJK, bukan Bappebti. Sementara pialang berjangka dan penyelenggara emas digital beroperasi dengan izin yang relevan dan pengawasan regulator terkait. Setelah itu, perhatikan biaya dan harga, mulai dari komisi, spread, biaya penarikan, hingga potensi biaya tersembunyi yang dapat memengaruhi titik impas. Biaya kecil yang berulang dapat menggerus hasil jika frekuensi transaksi tinggi.

    Fitur inti juga krusial. Order canggih, charting yang kuat, watchlist, alert harga, sampai opsi copy atau social trading akan menunjang strategi Anda. Keamanan tidak bisa ditawar, aktifkan 2FA, cek enkripsi, pastikan dana disimpan di rekening terpisah dan dijaga kustodian tepercaya, serta cari platform yang memiliki sertifikasi keamanan seperti ISO 27001. Terakhir, pertimbangkan kemudahan penggunaan. Antarmuka yang intuitif, onboarding cepat, metode deposit dan penarikan yang jelas, ditambah konten edukasi, berita pasar, webinar, dan pusat bantuan responsif akan meningkatkan pengalaman dan disiplin Anda dalam jangka panjang.

    1. Rekomendasi Berdasarkan Aset dan Kebutuhan

    Jika Anda pemula yang ingin berinvestasi lintas kelas aset dalam satu tempat, pilih aplikasi satu atap yang mendukung saham global, crypto, emas, dan reksa dana. Pluang adalah contoh populer di Indonesia karena menyediakan akses multi-aset dan pengalaman terintegrasi. Untuk investor saham Indonesia, pilih sekuritas berizin dengan biaya transparan, riset memadai, fitur komunitas yang sehat, dan chart yang cukup bagi analisis dasar, cocok bagi investor jangka panjang.

    Bila fokus Anda forex dan komoditas, gunakan pialang berjangka berizin. Perhatikan spread, kualitas eksekusi, kestabilan platform, dan kecepatan penarikan. Untuk crypto trader berpengalaman, cari fitur pro seperti futures, leverage, struktur fee efisien, depth of market, dan integrasi kustodian yang jelas. Sementara itu, untuk analisis pasar yang komprehensif, alat charting seperti TradingView dapat membantu menyusun rencana dan indikator teknikal dengan lebih rapi, lalu Anda eksekusi lewat platform pilihan.

    1. Kenapa Memilih Pluang untuk Pengguna Indonesia

    Pluang menawarkan satu aplikasi multi-aset yang memudahkan Anda mengelola saham AS dan ETF, aset crypto, emas digital, dan reksa dana. Pengalaman ini terintegrasi, sehingga Anda bisa melihat portofolio menyeluruh, menyusun strategi diversifikasi, dan mengeksekusi rencana dalam alur yang konsisten. Pluang beroperasi di bawah pengawasan OJK dan lembaga terkait. Sejak 2024, aset crypto resmi berada di bawah pengawasan OJK. Ekosistem Pluang didukung entitas berizin seperti PT PG Berjangka, PT Pluang Emas Sejahtera, PT Bumi Santosa Cemerlang, dan PT Sarana Santosa Sejati sesuai peruntukannya.

    Keamanan menjadi prioritas. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Untuk aset internasional, Pluang bekerja sama dengan Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank yang berperingkat AA, serta menggunakan teknologi MPC dari Fireblocks. Pluang juga tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk memastikan perlindungan data dan keamanan informasi. Fitur lengkap seperti auto-invest, futures, leverage, options trading, News & Analysis, dan Pluang Academy membantu pemula hingga trader berpengalaman. Urusan pajak juga lebih praktis, karena laporan pajak bisa diunduh langsung dari aplikasi, sehingga pelaporan SPT menjadi lebih mudah.

    1. Biaya yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Efisien

    Biaya memengaruhi strategi dan hasil akhir. Perhatikan komisi dan spread karena komponen ini menentukan titik impas, terutama bagi strategi scalping atau swing yang sensitif pada selisih harga. Selain itu, pertimbangkan biaya non-perdagangan seperti biaya deposit, penarikan, konversi mata uang, dan potensi biaya inaktivitas. Transparansi sangat penting agar Anda bisa menghitung biaya total dengan akurat.

    Di Indonesia, pahami komponen pajak dan PPN yang melekat pada biaya transaksi. Untuk aset tertentu seperti saham dan futures, PPN 12 persen atas biaya transaksi berlaku sesuai PMK 131/2024. Hitung total cost of ownership, termasuk pajak yang relevan, lalu proyeksikan per bulan sesuai frekuensi dan ukuran transaksi Anda. Dengan perencanaan biaya yang rapi, performa portofolio bisa lebih konsisten.

    1. Regulasi dan Pajak di Indonesia, Ringkas dan Relevan

    Sejak 2024, aset crypto berada di bawah pengawasan OJK. Ini penting karena sebelumnya banyak orang mengira crypto diawasi Bappebti. Untuk instrumen berjangka dan emas digital, pastikan Anda menggunakan penyelenggara dan pialang berizin yang mematuhi ketentuan regulator terkait. Legalitas melindungi Anda dari risiko operasional dan meningkatkan akuntabilitas platform.

    Perlakuan pajak juga perlu diketahui. Transaksi jual crypto dikenakan pemotongan PPh 22 final 0,21 persen sesuai PMK 50/2025, transaksi beli tidak dipotong pajak. Reksa dana ditetapkan 0 persen berdasarkan PPh Pasal 4 Ayat 3. Untuk saham AS, futures, options, dan produk seperti USD Yield, keuntungan mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17. Dividen luar negeri yang sudah dipotong pajak 15 persen tetap wajib dilaporkan di SPT. PPN 12 persen berlaku atas biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Di Pluang, Anda bisa mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi, sehingga pengisian SPT lebih mudah dan terdokumentasi.

    1. Langkah Memilih Platform Trading yang Tepat

    Mulailah dari tujuan, apakah Anda ingin trading aktif jangka pendek atau investasi bertahap jangka panjang. Setelah itu, tentukan kelas aset utama yang ingin dikelola, misalnya saham, crypto, forex, komoditas, emas, atau reksa dana. Cek legalitas dan pengawasan regulator Indonesia yang relevan, lalu bandingkan biaya dan fitur. Buat shortlist dua sampai tiga platform, lalu uji antarmuka agar yakin dengan alur eksekusinya.

    Uji keamanan sejak awal. Aktifkan 2FA, cek proses penarikan, dan baca kebijakan perlindungan dana termasuk penggunaan rekening terpisah dan kustodian. Mulai kecil untuk mengukur kecepatan eksekusi dan respons dukungan pelanggan. Rencanakan juga kewajiban pajak, simpan bukti transaksi, dan manfaatkan laporan pajak otomatis bila tersedia agar tidak repot saat pelaporan tahunan.

    1. Tips Praktis agar Trading Lebih Aman dan Konsisten

    Selalu gunakan rencana trading. Tentukan ukuran posisi, level stop loss, dan target yang realistis. Hindari leverage berlebihan, karena meski memperbesar potensi imbal hasil, risikonya juga meningkat. Disiplin pada biaya, pilih jam pasar yang likuid untuk mendapatkan spread lebih ketat dan eksekusi lebih mulus. Catat performa secara rutin, evaluasi strategi menggunakan data, bukan emosi. Terakhir, terus belajar melalui materi edukasi resmi dan riset pasar tepercaya, misalnya memanfaatkan Pluang Academy dan News & Analysis untuk insight yang relevan.

    1. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

    Banyak pengguna memilih platform hanya karena bonus atau promosi tanpa menghitung biaya total dan kualitas layanan. Mengabaikan legalitas dan pengawasan regulator membuat Anda rentan pada risiko operasional. Kesalahan lain adalah tidak menghitung total biaya, mulai dari komisi, spread, hingga PPN. Overtrading karena FOMO tanpa rencana dan manajemen risiko juga sering merusak konsistensi. Jangan lupa menyiapkan pelaporan pajak tahunan sejak awal, manfaatkan fitur laporan pajak otomatis jika tersedia.

    1. Contoh Use Case, Pilih Platform Sesuai Profil

    Untuk pemula yang ingin diversifikasi, aplikasi multi-aset satu pintu akan memudahkan pengelolaan portofolio. Anda bisa memulai kecil di saham AS, reksa dana, emas digital, dan crypto, lalu menambah posisi secara bertahap. Bagi trader harian crypto, platform dengan fitur pro, biaya efisien, dan eksekusi cepat adalah kunci, pastikan juga integrasi kustodian jelas. Investor saham global butuh akses ETF, laporan pajak yang rapi, serta kustodian tepercaya untuk keamanan aset. Jika fokus Anda komoditas atau forex, pilih pialang berjangka berizin dengan spread kompetitif dan penarikan dana yang cepat agar arus kas strategi tetap lancar.

    1. Kesimpulan

    Platform trading terbaik adalah yang paling sesuai dengan tujuan, aset, dan anggaran Anda. Dahulukan legalitas, keamanan, dan total biaya, baru kemudian nilai fitur yang menunjang strategi. Untuk kebutuhan multi-aset di Indonesia, Pluang layak dipertimbangkan karena berizin dan diawasi, mengutamakan keamanan dengan sertifikasi ISO 27001, dukungan kustodian tepercaya, serta kemudahan laporan pajak. Dengan pendekatan yang disiplin, keputusan platform yang tepat akan membantu Anda membangun portofolio yang lebih tangguh dan konsisten.



    Sumber : pluang.com

  • Ketahui Beda Revenue Profit, Plus 3 Cara Genjot Perolehan Profit Perusahaan

    Dalam dunia usaha profit vs revenue adalah hal yang sering dibicarakan dan perlu dipahami. Ini karena meski keduanya adalah sama-sama pemasukan nominal atau uang untuk perusahaan, keduanya sangat berbeda. Terutama yang harus dipahami benar-benar adalah apa itu profit.

    Memahami profit vs revenue itu penting agar kamu tidak terjebak di perolehan hasil laba yang salah.

     profit vs revenue

    Dilansir Investopedia, kunci memahami profit vs revenue adalah di perkara laba bersih. Revenue adalah jumlah total pendapatan yang dihasilkan oleh penjualan barang atau jasa yang terkait dengan operasi utama perusahaan. Lalu apa itu profit?

    Profit adalah jumlah pendapatan yang tersisa setelah memperhitungkan semua pengeluaran, hutang, aliran pendapatan tambahan, dan biaya operasional.

    Memahami apa itu profit dalam perkara profit vs revenue ini penting karena meskipun revenue dan profit keduanya mengacu pada uang yang dihasilkan perusahaan, ada kemungkinan bagi perusahaan untuk menghasilkan pendapatan tetapi memiliki rugi bersih.

    Baca juga: Menjajal Bisnis Variatif, Ini 6 Lini Bisnis Putra Bungsu Jokowi Kaesang Pangarep

    Memahami lebih dalam profit vs revenue

    Revenue sering juga disebut sebagai top line. Ini karena revenue biasanya terdaftar di bagian atas laporan laba rugi.

    Dalam hal profit vs revenue ini, secara sederhana dapat dipahami bahwa revenue adalah semua penghasilan yang dihasilkan bisnis kamu sebelum pengeluaran dikeluarkan. Ini adalah jumlah uang yang diterima perusahaan kamu sebagai imbalan atas barang atau jasa.

    Revenue biasanya digunakan untuk merujuk pada pendapatan penjualan; namun, itu juga dapat mencakup hal-hal seperti pendapatan sewa atau pendapatan dari bunga. Namun, sumber-sumber pendapatan ini biasanya dicatat secara terpisah.

    Menghitung revenue sangat mudah. Cukup gunakan rumus berikut untuk menghitung revenue bisnis: kuantitas x harga jual = revenue.

    Terkait profit

    Lalu apa itu profit? Profit adalah keuntungan finansial suatu bisnis, atau perbedaan antara jumlah yang diperoleh dan jumlah yang dihabiskan untuk membeli, mengoperasikan, atau memproduksi sesuatu.

    Jika revenue adalah pendapatan bisnis kamu sebelum pengeluaran, maka profit adalah pendapatan yang tetap setelah semua pengeluaran dihitung. Pengeluaran dapat mencakup apa saja mulai dari biaya persediaan hingga pajak.

    Profit sering disebut sebagai bottom line atau laba bersih perusahaan.

    Menghitung profit juga terbilang sangat mudah. Cukup gunakan rumus berikut untuk menghitung profit bisnis: revenue – pengeluaran = profit.

    Ketika melihat profit vs revenue, perbedaan utamanya, profit adalah pendapatan setelah biaya, dan revenue adalah pendapatan sebelum biaya.

    Apa itu profit? Profit adalah bagian dari pendapatan. Idealnya, setelah mengurangi semua pengeluaran kamu, kamu akan memiliki sisa pendapatan—menjadikan perusahaan kamu bisnis yang menguntungkan.

    Profit vs revenue adalah indikator yang sangat kuat dari kesejahteraan finansial perusahaan kamu. Meskipun keduanya merupakan konsep penting, namun, penting untuk memahami perbedaan keduanya untuk menilai secara akurat keuangan bisnis kamu.

    Patut diingat, revenue besar belum berarti kamu akan memperoleh laba besar karena uang yang terkumpul masih harus dipotong bermacam pengeluaran. Maka, yang patut kamu perhatikan adalah memahami apa itu profit dan menggenjot perolehannya.

    Baca juga: Jajal Peruntungan Bisnis Kuliner Online, Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba

    3 cara menggenjot perolehan profit bisnis kamu

    #1 profit vs revenue – mengubah prosedur operasional

    Dalam profit vs revenue ini, kamu harus menghasilkan lebih banyak profit sambil mengurangi biaya. Untuk meningkatkan penjualan kamu, cobalah cross-selling—menawarkan layanan atau barang baru yang melengkapi penawaran kamu saat ini.

    Kamu dapat mencoba beralih ke model penjualan berbasis hubungan yang membuat pelanggan kembali kepada kamu dengan menawarkan paket layanan bulanan atau tahunan, atau paket kunjungan dengan harga diskon.

    #2 Ambil jalan tertinggi dalam penentuan harga

    Banyak pengusaha pemula berpikir mereka perlu memotong pesaing mereka untuk membawa orang masuk. Itu bukan cara yang tepat untuk memahami apa itu profit. Itu adalah resep untuk kegagalan.

    Jika satu-satunya nilai banding kamu adalah harga rendah, tidak akan ada alasan bagi pelanggan untuk kembali kepada kamu jika mereka menemukan sumber yang bahkan lebih murah. Dan kamu tidak akan mendapat untung.

    Untuk mengembangkan harga kamu, lihat biaya dan titik impas kamu. Kemudian lihat tingkat harga pesaing kamu, khususnya bisnis yang sudah ada sejak lama.

    Jangan takut untuk menjadi yang tertinggi di pasar atau untuk meningkatkan harga kamu jika harganya terlalu rendah, tetapi tawarkan produk dan atau nilai yang lebih baik untuk membenarkan tarif kamu.

    #3 Profit vs revenue – naikkan bar pemasaran

    Dalam profit vs revenue, untuk menggenjot profit kamu harus memanfaatkan jaringanmu. Sekarang, ini semua tentang kedekatan. Berikan kehadiran instan pada bisnis kamu melalui jaringan online termasuk Facebook, Twitter, YouTube, Instagram, dan LinkedIn.

    Atur pertemuan kelompok, presentasi penjualan, dan promosi khusus menggunakan webinar. Tawarkan tutorial, demo, atau sesi sertifikasi baru sebagai webcast atau podcast untuk unduhan langsung. Ukur semua upaya pemasaran kamu untuk melihat mana yang hemat biaya.

    Sampai sini kamu harusnya sudah paham ya tentang profit vs revenue, apa itu profit, serta bagaimana cara menggenjot perolehan profit bisnis kamu.

    Jangan takut menerapkan tiga cara di atas agar keuntungan usahamu meningkat. Yuk, terus berusaha!

     Sumber: Investopedia

    Simak juga:

    Mulai Investasi dengan Risiko Kecil, Sudah Coba 5 Jenis Investasi Ini Belum?

    Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

    Ada Nggak Sih Pajak Penjualan Emas Batangan dan Bagaimana Perhitungannya?

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif



    Sumber : pluang.com

  • Beli Crypto 2025: Panduan Lengkap Cara Membeli, Fitur, dan Strategi Aman di Indonesia

    Panduan ini dirancang untuk pemula hingga profesional, mencakup langkah teknis, analisis fitur unggulan, dan strategi investasi cerdas. Sepanjang artikel ini, Pluang digunakan sebagai contoh platform multi-aset tepercaya yang mengintegrasikan keamanan tingkat institusi dengan kemudahan ritel.

    1. Apa Itu Beli Crypto? Peluang dan Tantangan

    Beli crypto adalah menukar uang fiat (Rupiah) dengan aset digital yang berjalan di atas teknologi blockchain. Pasar ini menawarkan peluang tinggi namun juga volatilitas ekstrem.

    • Untuk Siapa? Cocok bagi investor yang ingin diversifikasi portofolio atau trader yang memanfaatkan pergerakan harga harian.
    • Kunci Sukses: Pahami profil aset crypto, gunakan dana dingin, dan pilih platform yang memiliki likuiditas tinggi serta biaya transaksi rendah.

    2. Keamanan dan Kepercayaan: Standar Baru Investasi Crypto

    Dalam dunia aset digital, kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga. Keamanan tidak hanya soal kata sandi, tetapi mencakup ekosistem regulasi, infrastruktur teknologi, dan perlindungan data pribadi.

    1. Payung Hukum dan Regulasi Ketat
      Di tahun 2025, standar kepercayaan platform exchange di Indonesia semakin tinggi berkat peralihan pengawasan dari Bappebti ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Perubahan ini menjamin bahwa setiap platform legal wajib mematuhi standar perbankan dalam hal pelaporan dan perlindungan konsumen. Proses KYC (Know Your Customer) yang ketat saat pendaftaran bukan sekadar formalitas, melainkan lapisan pertahanan utama untuk mencegah pencucian uang dan melindungi akun Anda dari penyalahgunaan.
    2. Infrastruktur Keamanan Tingkat Institusi
      Jangan pertaruhkan aset Anda di platform dengan keamanan rendah. Pluang, misalnya, menetapkan standar emas dengan menggunakan kustodian Fireblocks. Teknologi ini memanfaatkan komputasi multipihak (MPC) untuk mengamankan dompet digital nasabah, menghilangkan risiko titik kegagalan tunggal. Ini memastikan aset Anda aman di atas jaringan teknologi blockchain yang transparan namun tak tertembus peretas.
    3. Kendali di Tangan Pengguna
      Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sebagai investor, Anda wajib mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) sebagai gembok ganda akun Anda. Pahami juga perbedaan penyimpanan: jika menyimpan di exchange terpusat, pihak platform menjaga aset Anda. Namun, jika Anda menarik aset ke cold wallet pribadi, Andalah yang bertanggung jawab penuh menjaga kunci pribadi (private key). Kehilangan kunci ini berarti kehilangan aset selamanya.
    4. Transparansi dan Perencanaan
      Platform tepercaya menyeimbangkan antara privasi dan anonimitas pengguna dengan kepatuhan hukum. Selain keamanan aset, keamanan finansial juga penting. Sebelum mengeksekusi strategi, manfaatkan fitur simulasi dengan kalkulator profit aset crypto (jika tersedia) atau alat estimasi di aplikasi untuk menghitung potensi imbal hasil dan risiko secara logis, bukan emosional.

    3. Langkah-Langkah Cara Membeli dan Bertransaksi Crypto

    Berikut panduan praktis dari nol hingga memiliki aset:

    1. Registrasi & KYC: Unduh aplikasi, daftar, dan selesaikan proses KYC (Know Your Customer) dengan KTP. Ini wajib untuk kepatuhan hukum.
    2. Deposit Dana: Lakukan deposit fiat (Rupiah) instan melalui transfer bank atau e-wallet.
    3. Pilih Aset: Buka menu crypto. Cari aset populer seperti BTC, ETH, BNB, SOL, atau koin meme seperti DOGE dan SHIB.
    4. Analisis: Cek trend pergerakan harga, volume perdagangan, dan market depth di order book crypto untuk melihat likuiditas.
    5. Eksekusi Order:
    • Market Order: Beli instan di harga pasar.
    • Limit Order: Beli di harga tertentu yang Anda tentukan.
    • Advanced Order: Gunakan fitur Stop Order untuk manajemen risiko otomatis.
  • Konfirmasi: Aset akan masuk ke wallet aplikasi. Anda bisa melakukan withdrawal (penarikan) Rupiah atau withdraw aset ke dompet lain kapan saja.
  • 4. Fitur Unggulan Platform Crypto Modern

    Jangan hanya sekadar beli. Manfaatkan fitur canggih untuk memaksimalkan cuan:

    • Pembelian Berkala (Recurring Buy): Fitur DCA/recurring buy/pembelian berkala memungkinkan Anda membeli aset secara otomatis setiap minggu/bulan, strategi ampuh melawan volatilitas.
    • Staking & Earn: Dapatkan pendapatan pasif dengan fitur earn atau staking hingga 12,5% APY pada aset tertentu (seperti ETH atau Stablecoin).
    • Layanan Premium: Untuk transaksi volume besar, beberapa platform menyediakan layanan premium OTC (Over-the-Counter) agar tidak mengganggu harga pasar.
    • Analisis Cerdas: Pluang menyediakan berita terbaru dari sumber global (seperti Benzinga, The Motley Fool, MarketWatch) dan fitur penilaian analis langsung di aplikasi.

    5. Jenis Aset Crypto Populer untuk Pemula

    Diversifikasi adalah kunci. Kenali kategori aset sebelum membeli:

    • Blue Chip: Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Fondasi portofolio yang wajib punya.
    • Altcoin Utama: Binance Coin (BNB), Solana (SOL), Cardano (ADA), Ripple (XRP). Menawarkan potensi pertumbuhan teknologi.
    • Meme Coin: Dogecoin (DOGE), Shiba Inu (SHIB). Berisiko tinggi, digerakkan oleh komunitas.
    • Stablecoin: Tether (USDT). Aset yang dipatok 1:1 dengan dolar AS, berguna untuk mengamankan profit saat pasar turun (hedging).
    • Pair Trading: Perhatikan pasangan perdagangan (Pair IDR/USD/USDT) untuk efisiensi biaya konversi.

    6. Strategi Investasi: Potensi Keuntungan dan Risiko

    Investasi crypto bukan skema cepat kaya. Pahami risikonya:

    • Strategi DCA: Dollar Cost Averaging Strategy adalah metode terbaik untuk pemula guna menghindari beli di pucuk.
    • DeFi & Lending: Eksplorasi Decentralized Finance dan Crypto Lending untuk imbal hasil lebih, namun waspadai risiko bug atau kesalahan dalam kode protokol.
    • Volatilitas: Harga bisa berubah drastis karena faktor penawaran dan permintaan. Selalu lakukan riset dan analisis mendalam (whitepaper, tim pengembang) sebelum masuk.

    7. Pajak dan Biaya Transaksi

    Menjadi investor cerdas berarti paham biaya.

    • Biaya: Perhatikan trading fee, spread, dan biaya penarikan. Platform terbaik menawarkan deposit dan penarikan instan dengan biaya transparan.
    • Pajak: Transaksi beli crypto bebas pajak. Transaksi jual dikenakan PPh Pasal 22 (0,21%). Pluang menyediakan laporan pajak otomatis yang bisa diunduh untuk pelaporan SPT.

    8. Dukungan Pelanggan dan Komunitas

    Jangan berjalan sendirian. Manfaatkan ekosistem pendukung:

    • Komunitas Crypto: Bergabunglah dalam diskusi mendalam di Telegram atau Discord resmi platform untuk mendapatkan informasi terbaru dan sentimen pasar.
    • Edukasi: Manfaatkan materi edukasi dan tutorial (jika tersedia) untuk mengasah kemampuan sebelum terjun dengan dana besar.

    9. Mengapa Memilih Pluang?

    Pluang adalah solusi all-in-one untuk perjalanan crypto Anda.

    • Aman: Diawasi OJK, menggunakan kustodian Fireblocks, dan bersertifikasi ISO 27001.
    • Lengkap: Akses ke 200+ aset crypto, Saham AS, Emas, dan Reksa Dana dalam satu aplikasi.
    • Canggih: Fitur Premium Trading (indikator teknikal), sinyal pasar, dan berita global terintegrasi.

    Mulailah langkah beli crypto Anda dengan bijak. Mulai kecil, konsisten dengan rencana, dan gunakan platform tepercaya.



Sumber : pluang.com

  • Pahami Kinerja Sekuritas, Ini 3 Alasan Volatilitas Pasar Pengaruhi Peluang Profit

    Dalam perdagangan saham dikenal yang namanya volatilitas pasar. Secara sederhana volatilitas dapat dipahami sebagai besarnya jarak antara fluktuasi pasar.

    Volatilitas pasar adalah ukuran statistik dari dispersi pengembalian untuk sebuah aset tertentu. Ukuran nilai ini menggunakan standar deviasi, semakin tinggi volatilitas pasar, semakin berisiko sebuah investasi.

    volatilitas pasar

    Riset terkini di Amerika Serikat menunjukkan volatilitas pasar telah membuat dua kubu investor melakukan aksi berbeda dalam menyikapi fluktuasi pasar.

    Periset dari Investopedia, Amanda Morelli menemukan bahwa terjadi fluktuasi pasar tercepat sepanjang sejarah Negeri Paman Sam itu. Ditambah dengan aksi unjuk rasa pasar, dan PHK tertinggi yang ada di Amerika.

    Kondisi ini menyebabkan terjadi volatilitas yang tinggi. Semakin tinggi volatilitas itu, semakin tinggi risiko dalam investasi. Dan Morelli menemukan bahwa dua kubu investor yaitu investor muda dan investor tua menerapkan strategi berbeda dalam menyikapi kondisi tersebut.

    Baca juga: Cuan dengan Manfaatkan Celah Bid Ask Spread untuk Dapatkan Untung

    Volatilitas pasar berisiko tinggi dan strategi dua kubu investor

    Volatilitas yang tinggi belakangan ini di pasar saham Amerika memang menjadikan adanya risiko tinggi saat berinvestasi. Namun, gejolak fluktuasi pasar tidak lantas menjadikan investor patah arang.

    Setidaknya dalam temuan Amanda Morelli, risiko itu telah terpolarisasi ketika investor yang lebih muda berburu dan mengumpulkan saham paling berisiko dengan harapan imbalan yang lebih besar, sementara investor yang lebih tua mencari keamanan dari blue chips, dana pasar uang, dan tabungan konvensional.

    Morelli menemukan bahwa karena adanya volatilitas tinggi, 37% dari investor yang lebih muda dan lebih berisiko menginvestasikan lebih banyak uang pada bulan Mei ini daripada bulan Maret, dan 39% berinvestasi lebih sering.

    Para investor muda ini mungkin melihat peluang generasional untuk membeli saham dengan diskon dan mengandalkan pengembalian dinamika pasar saham yang sama dari 2010-2019 dengan Federal Reserve yang akomodatif dan juga adanya triliunan stimulus fiskal.

    Sementara itu, para investor tua yang masuk generasi X dan Baby Boomers menyikapi volatilitas pasar dan fluktuasi pasar ini dengan lebih berhati-hati dan mencari jalan yang lebih aman.

    Cara itu di antaranya adalah terus menambahkan blue chips dan saham teknologi besar, banyak yang kadung membeli saham maskapai penerbangan yang sayangnya kemudian kolaps karena pandemi COVID-19.

    Bahkan investor besar seperti Warren Buffett menyerah pada maskapai penerbangan, meskipun ia mengatakan pada Februari 2020 ia akan menahan saham itu. Buffet mengklaim bisnisnya rusak dan akhirnya harus menjual saham-saham maskapai tersebut.

    Lain lagi dengan para investor muda, mereka percaya saham di sektor ini dapat pulih. Mereka punya waktu untuk mencari tahu. Maka, mereka menyikapi volatilitas pasar yang tinggi itu justru dengan lebih agresif membeli.

    Baca juga: Ketahui Beda Revenue & Profit, Plus 3 Cara Genjot Perolehan Profit Perusahaan

    Memahami lebih dalam apa itu volatilitas pasar

    Volatilitas banyak digunakan di pasar sekuritas. Ini berkaitan dengan perubahan besar di kedua arah.

    Sederhananya, ini terjadi apabila harga saham naik dan turun lebih dari 2% selama periode waktu berkelanjutan. Volatilitas adalah besaran jarak harga antara fluktuasi pasar.

    Harga yang naik tiba-tiba kemudian turun drastis disebut terjadinya peningkatan tinggi. Sedangkan saat pasar dalam kondisi tenang atau tidak ada fluktuasi pasar, ini disebut sebagai volatilitas rendah.

    Bagaimana cara mengetahui? Menurut para ahli, volatilitas pasar dapat dilihat dengan cara mengukur perkembangan pasar, misalnya dalam jangka waktu 30 hari.

    Metode pengukuran ini dirasa efektif untuk mengukur investasi di masa depan, sehingga kita dapat menciptakan arah pasar.

    Baca juga: Jajal Peruntungan Bisnis Kuliner Online, Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba

    3 alasan volatilitas dapat menentukan peluang profit

    #1 Volatilitas pasar – peluang profit berbanding lurus dengan peluang risiko

    Saat terjadi volatilitas tinggi, kamu akan mendapatkan peluang profit besar karena harga akan bergerak jauh dari penutupan harga sebelumnya.

    Namun, ini juga berbanding lurus dengan peluang risiko kamu karena tidak ada yang dapat memprediksi dan menahan pergerakan pasar. Fluktuasi pasar adalah sesuatu yang tak dapat dikendalikan.

    Untuk meminimalisir risiko, kamu harus menggunakan stop loss.

    #2 Pemakaian stop loss

    Cut your losses short and let your profits run.”

    Pepatah ini sangat berguna saat ada situasi volatilitas yang tinggi.

    Saat peluang profit berbanding lurus dengan peluang risiko, maka untuk mengantisipasi loss yang tidak terkendali, kamu dapat menempatkan posisi stop loss yang lebih kecil dibandingkan dengan level target profit yang ingin kamu capai.

    #3 Volatilitas pasar – Fundamental memengaruhi volatilitas

    Biasanya volatilitas pasar akan meninggi ketika ada informasi baru yang berbeda dengan ekspektasi ketika ada rilis data dari salah satu event penting dalam situasi market.

    Dalam pasar, ada 4 data ekonomi Amerika Serikat yang memengaruhi sentimen pasar dengan signifikan.

    Di sini kamu harus menyediakan kalender ekonomi agar memperoleh informasi jadwal rilis data atau event penting yang dapat memicu naiknya volatilitas pasar.

    Kamu dapat memanfaatkan volatilitas yang tinggi ketika di pertemuan sesi perdagangan setiap hari di mana likuiditas pasar sedang tinggi, atau tatkala ada rilis berita penting seperti data ekonomi AS.

    Saat volatilitas sedang tinggi, bijaklah menyikapinya dengan mempertimbangkan besaran lot, menentukan take profit, serta menempatkan stop loss. Ini penting agar kamu dapar meraup profit saat ada volatilitas pasar yang tinggi.

    Sumber: Investopedia

    Simak juga:

    Mulai Investasi dengan Risiko Kecil, Sudah Coba 5 Jenis Investasi Ini Belum?

    Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

    Ada Nggak Sih Pajak Penjualan Emas Batangan dan Bagaimana Perhitungannya?

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif



    Sumber : pluang.com

  • Trading Indonesia 2025: Panduan Lengkap Regulasi Crypto, Strategi Multi-Aset, dan Cara Memulai Aman

    Trading Indonesia adalah aktivitas jual beli instrumen keuangan melalui platform digital untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga jangka pendek. Di tahun 2025, akses investor ritel ke pasar finansial global semakin terbuka lebar. Masyarakat kini tidak hanya terpaku pada saham lokal, tetapi sangat aktif dalam transaksi aset global seperti Saham AS, Emas Digital, hingga Aset Crypto.

    Berbeda dengan investasi pasif, trading multi-aset menuntut pemahaman mendalam tentang mekanisme pasar digital. Instrumen ini memungkinkan fleksibilitas tinggi; Anda bisa melakukan spot trading untuk kepemilikan aset langsung, atau menggunakan fitur leverage (daya ungkit) pada produk derivatif untuk mengelola posisi besar dengan modal trading yang relatif terjangkau.

    2. Peta Regulasi: Mengenal OJK, Bappebti, dan Bursa

    Keamanan adalah fondasi utama. Di Indonesia, legalitas trading aset digital dibagi berdasarkan jenis instrumennya di bawah payung UU P2SK:

    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK): Kini memegang kendali penuh atas pengawasan sektor keuangan yang terintegrasi. Ini mencakup regulasi untuk Aset Crypto (transisi dari Bappebti), sekuritas (saham lokal), reksa dana, serta produk investasi global seperti Saham AS.
    • Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi): Tetap fokus mengawasi perdagangan emas digital, forex, dan komoditas berjangka lainnya.
    • Ekosistem Bursa & Keamanan: Transaksi yang aman wajib dilakukan di platform yang terhubung dengan bursa resmi (seperti ICDX) dan dijamin oleh lembaga kliring (ICH). Menggunakan platform resmi yang memiliki lisensi lengkap adalah harga mati untuk memastikan keamanan dana (segregated account) dan kelancaran eksekusi order tanpa risiko platform ilegal.

    3. Memilih Platform dan Aplikasi Trading Terbaik

    Pasar menyediakan berbagai pilihan aplikasi. Namun, tren 2025 mengarah pada platform yang terintegrasi (superapp).

    • Platform Multi-Aset (All-in-One): Pluang adalah pilihan utama bagi investor modern. Aplikasi ini memungkinkan Anda mengakses Saham AS, Crypto, Emas, dan Reksa Dana dalam satu akun tunggal yang diawasi OJK dan Bappebti. Ini memudahkan diversifikasi tanpa perlu berpindah aplikasi.
    • Fitur Wajib Aplikasi: Pastikan aplikasi memiliki fitur deposit dan penarikan dana yang instan (integrasi e-wallet/bank), akses berita ekonomi global, serta alat analisis visual seperti Superchart (teknologi TradingView) untuk membedah pergerakan harga. Dukungan Live Chat dan support center online 24 jam juga krusial, mengingat pasar crypto beroperasi nonstop.

    4. Cara Memulai Trading: Langkah Demi Langkah

    Berikut adalah panduan praktis memulai perjalanan trading aset digital Anda:

    1. Pendaftaran & Verifikasi Identitas: Unduh aplikasi pilihan Anda. Lakukan registrasi dan wajib selesaikan KYC (unggah KTP/Selfie) agar akun legal dan terlindungi hukum.
    2. Latihan di Akun Demo: Jangan terburu-buru. Gunakan fitur simulasi atau akun demo dengan uang virtual untuk memahami volatilitas pasar tanpa risiko finansial.
    3. Siapkan Modal: Mulailah dengan deposit minimal yang terjangkau. Platform modern memungkinkan deposit mulai dari Rp10.000 atau setara deposit minimal $1.
    4. Pilih Aset Potensial: Untuk pemula, fokuslah pada aset dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar. Sebagai contoh, pilihlah Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) yang sering dianggap sebagai aset blue chip di dunia crypto karena stabilitasnya dibanding altcoin kecil.
    5. Atur Ukuran Posisi: Lupakan pembelian 1 unit utuh yang mahal. Manfaatkan fitur pembelian pecahan (fractional) untuk membeli Bitcoin atau Saham AS (seperti Apple/Nvidia) mulai dari desimal kecil (misal setara Rp10.000) agar risiko tetap terkelola.

    5. Strategi dan Tips Sukses Trading

    Sukses dalam trading adalah hasil dari rencana yang disiplin, bukan keberuntungan semata.

    • Analisis Pasar: Padukan analisis teknis (menggunakan grafik dan indikator seperti RSI/MACD) untuk menentukan momentum entry, dan analisis fundamental (berita proyek crypto/laporan keuangan saham) untuk memahami tren jangka panjang.
    • Strategi Masuk dan Keluar Pasar: Tentukan level entry yang presisi. Jangan masuk pasar hanya karena FOMO (Fear Of Missing Out).
    • Manajemen Risiko: Wajib pasang batas kerugian (Stop Loss) di setiap transaksi untuk melindungi modal dari crash pasar. Tentukan juga target keuntungan (Take Profit) yang realistis.
    • Konsistensi Waktu: Meski pasar crypto buka 24 jam, pilih waktu trading yang konsisten. Misalnya, perhatikan volatilitas tinggi saat pembukaan pasar Amerika Serikat (malam hari WIB) karena sering mempengaruhi harga crypto dan saham global.

    6. Kesalahan Umum Pemula dan Cara Menghindarinya

    Banyak pemula berguguran di bulan pertama karena terjebak kesalahan berikut:

    • Overtrading dengan Leverage Tinggi: Menggunakan daya ungkit (leverage) berlebihan atau mempertaruhkan persentase modal yang terlalu besar dalam satu aset crypto adalah resep kehancuran.
    • Mengabaikan Edukasi: Malas membaca edukasi lengkap yang disediakan platform seperti Pluang Academy.
    • Tidak Melakukan Evaluasi: Gagal melakukan evaluasi kesalahan. Solusinya: catat setiap transaksi dalam jurnal trading untuk melihat pola kegagalan.
    • Salah Memilih Platform: Tergoda platform ilegal yang menawarkan bonus tidak masuk akal namun mempersulit penarikan dana.

    7. Memahami Istilah Teknis Crypto & Multi-Aset

    Sebelum deposit ke akun real, pahami kamus wajib ini:

    • Satoshi / Fractional Unit: Satuan terkecil dari Bitcoin atau pecahan saham. Memungkinkan Anda membeli aset mahal dengan modal kecil.
    • Gas Fee / Commission: Biaya yang dikenakan untuk memproses transaksi di jaringan blockchain atau biaya transaksi platform.
    • Leverage: Daya ungkit yang memungkinkan Anda bertransaksi dengan nilai lebih besar dari modal yang dimiliki (umum di produk Futures). Hati-hati, ini pedang bermata dua.
    • Spread: Selisih harga jual dan beli. Cari platform dengan spread kompetitif untuk efisiensi biaya.

    8. Mengapa Pluang?

    Jika Anda mencari kemudahan akses ke berbagai pasar tanpa pusing berpindah aplikasi, Pluang adalah solusinya.

    • Aman & Legal: Diawasi OJK (untuk Crypto/Saham AS/Reksa Dana) dan Bappebti (untuk Emas).
    • Edukatif: Menyediakan ringkasan pasar harian, sinyal trading, dan materi belajar lengkap.
    • Transparan: Biaya dan spread ditampilkan jelas di muka.

    Mulailah perjalanan trading Indonesia Anda dengan bijak. Gunakan dana dingin, terus belajar, dan pastikan Anda berada di platform yang aman dan teregulasi.



    Sumber : pluang.com

  • Bisa Bantu Saat Krisis, Ini 5 Trik Memulai Dana Darurat Tanpa Ganggu Cashflow

    Apa itu dana darurat? Bagaimana cara mengumpulkannya? Dan seberapa efektifkah emergency fund?

    Pandemi COVID-19 menjadi momen yang tepat untuk menelisik kembali cara kita mengatur keuangan. Ketidakstabilan ekonomi membuat kita sadar betapa pentingnya apa itu dana darurat dalam kehidupan kita. Terlebih bagi kalian yang sudah memiliki keluarga.

    Having an emergency fund is a necessity! Sudah bukan waktunya lagi kita mempertanyakan apa itu dana darurat. Menyimpan dana darurat seharusnya sudah menjadi budaya kita.

    Tujuan utama emergency fund adalah sebagai bumper dalam keadaan kritis seperti sekarang ini.

    Mengingat apa itu dana darurat atau emergency fund dalam mengelola keuangan dapat membantu kita lebih bijak, lho!

    Baca juga: Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

    Stop bertanya apa itu dana darurat, mari mulai mengumpulkannya…

    emergency fund

    Dana darurat menjadi komponen kunci dalam setiap perencanaan keuangan yang baik.

    Secara tidak langsung, apa itu dana darurat bisa diketahui dari perannya. Dana darurat adalah dana antisipatif untuk memenuhi kebutuhan hidup atau tujuan tertentu ketika keuangan kita sedang jatuh.

    Mari kita bahas lebih dalam tentang manfaat dana darurat ini. Beberapa pakar keuangan dari Amerika Serikat menyarankan untuk mengumpulkan dana darurat untuk tiga hingga enam bulan pengeluaran bagi kalian yang single. Dan dana darurat sebesar sembilan hingga dua belas bulan pengeluaran bagi kalian yang sudah berkeluarga.

    Mengapa kita harus mengumpulkan selama enam atau dua belas bulan? Hal ini karena kita harus mempersiapkan keadaan terburuk, misalnya setelah virus corona ini berlalu. Kita tidak tahu berapa lama perekonomian bisa kembali stabil. Jika kita berpikir lebih panjang, kita bisa sadar bahwa dana darurat selama enam atau dua belas ini relatif kecil jika dibanding dengan pengeluaran lain dalam sepuluh tahun terakhir.

    Ada beragam produk keuangan yang bisa kalian manfaatkan untuk menyimpan dana darurat. Tabungan, deposito, emas, dan reksadana pasar uang adalah produk yang populer di masyarakat. Prinsipnya, produk keuangan tersebut harus mudah diambil, aman, serta tidak bersifat spekulatif.

    Anggaplah dana darurat seperti asuransi. Ketika kalian sudah memilikinya, maka kalian harus menjaganya dengan sangat hati-hati.

    Baca juga: Siapkan Dana Cadangan untuk Keadaan Darurat, Ini 6 Langkahnya

    Lima trik memulai dana darurat tanpa merusak cashflow!

    Menyisihkan apa itu dana darurat merupakan suatu tantangan di tengah banyaknya pengeluaran. Untuk itu, kita mesti memiliki strategi khusus untuk memulai emergency fund.

    Berikut lima tips untuk mempersiapkan dana darurat tanpa mengacaukan flow keuanganmu!

    #1 Ketahui kondisi keuanganmu

    Membuat catatan tentang cashflow bisa membantu menentukan besaran dana darurat. Catatan ini akan memperlihatkan pengeluaran yang kita keluarkan, misalnya dalam sebulan. Dengan begitu, kita bisa mengidentifikasi pengeluaran mana saja yang bisa dipangkas dan menabungnya untuk dana darurat.

    #2 Untuk tahu apa itu dana darurat, tentukan jumlah besaran dana yang kamu perlukan

    Tentukan target atau tujuan dana daruratmu. Misalnya laptopmu sudah sering rusak dan kamu perlu membeli laptop baru seharga Rp10.000.000. Sedangkan kamu memiliki 5% hingga 10% untuk dana darurat setiap bulannya. Artinya kamu mesti melakukan perhitungan prediktif untuk membeli laptop dan menyesuaikan dana darurat untuk besaran tersebut. Tujuan dana darurat bisa terdiri lebih dari satu, lho. Misalnya kamu bisa menambahkan biaya kesehatan, sekolah, dan kebutuhan keluarga lainnya dalam kebutuhan tersebut.

    #3 Pisahkan rekening dana darurat dengan rekening lain

    Membuka akun rekening baru khusus dana darurat menjadi cara jitu untuk menjaga uang tetap aman. Dengan begitu, kalian bisa membagi budget tanpa tercampur satu dengan yang lainnya. Tipsnya, carilah institusi perbankan yang memiliki biaya administrasi bulanan rendah dan bebas saldo minimal saat pertama kali membuka rekening.

    #4 Awali secara perlahan

    Mengawali suatu kebiasaan baik memang susah. Tapi, jangan jadikan dana darurat sebagai kewajiban yang besar. Kita bisa memulainya dengan membiasakan diri dan dengan biaya yang rendah. Rutin dan konsistensi lebih penting daripada memikirkan besaran uang yang kita tabung setiap kalinya.

    #5 Minimalkan pengeluaran

    Catatan cashflow yang sudah kamu lakukan bisa membantumu menekan pengeluaran. Kita bisa melakukan evaluasi setiap minggu atau bulan. Kita bisa mencari alternatif produk tertentu yang lebih murah tanpa mengurangi manfaatnya. Misalnya, deterjen atau sabun cuci piring yang ada pun hadir dengan banyak sekali alternatif. Dengan lebih bijak memilih produk, kita bisa terbantu untuk menjadi less consumptive!

    Menyenangkan, ya, jika kita bisa mengumpulkan dana darurat sekaligus memperbaiki gaya hidup! Hal ini menunjukan jika dana darurat bisa memiliki dampak yang lebih luas dalam hidup kita. Yuk, mulai menabung dana darurat untuk hidup yang lebih bijak!

    Sumber: Investopedia, Finansialku, Koinworks

    Simak juga:

    Nggak Pakai Ribet, Begini Cara Praktis Top Up Kartu Flazz BCA-mu

    5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!

    Jajal Peruntungan Bisnis Kuliner Online, Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba

    Enggak Semuanya Merugikan, Ini Lho Manfaat Kartu Kredit yang Perlu Kamu Tahu!

    Jangan Dibiarkan, Stres di Tempat Kerja Harus Segera Ditangani dengan Cara Ini!



    Sumber : pluang.com