Category: Tempat makan

  • Salt Bread Bikinan Chef Korea yang Bisa Laku 1.000 Buah


    Jakarta

    Di kawasan Jelambar ada bakery Korea yang menawarkan salt bread dan aneka kue Korea. Dibuat langsung oleh chef asal Korea dengan teknik dan resep autentik.

    Tren roti atau cake Korea semakin digemari oleh masyarakat dunia, termasuk orang Indonesia. Gaya roti khas korea dikenal punya tampilan sederhana, dengan tekstur lembut, dan kombinasi bahan unik.

    Di Jakarta ada bakery Korea yang menawarkan salt bread, roti, dan cake khas Korea yang tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Namanya Chulos Bakehouse yang berlokasi di kawasan Jelambar, Jakarta Barat.


    Bakery Korea ini semakin spesial karena pemiliknya adalah orang Korea asli yang sudah tinggal di Indonesia selama 34 tahun.

    Chulos BakehouseKang Min Ki selaku owner dan educator dari Chulos Bakehouse. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kang Min Ki mulai di industri ini pada tahun 2014. Awalnya ia memiliki baking studio dan bekerja sebagai edukator.

    Barulah akhir tahun 2024, Kang Min Ki mencoba membuka Chulos Bakehouse sebagai bentuk pilot project untuk mengetahui reaksi pasar indonesia terhadap kue dan roti Korea.

    1. Bakery Korea nyempil di dalam gang

    Chulos BakehouseBerbagai salt bread dan kue lain terususn rapi di etalase kaca Chulos Bakehouse. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tempat ini bisa dibilang ‘nyempil’ karena bangunannya terletak di pojok jalanan.

    Bakerynya juga tidak dilengkapi dengan jendela satupun. Hanya ada satu pintu besar berwarna hijau dengan sedikit bagian kaca.
    Namun, hal tersebut yang justru bikin penasaran.

    Begitu masuk, terlihat ada etalase kaca besar tempat roti dan kue disimpan. Kamu bisa pilih roti atau cake mana saja yang ingin dibeli.

    Sayangnya, saat ini Chulos Bakehouse hanya menawarkan pembelian khusus take away. Oleh karena itu, area dapurnya juga kecil dan hanya ada satu meja dan tiga kursi untuk menunggu.

    Namun, pemiliknya, Kang Min Ki mengungkap kepada detikFood bahwa mereka akan mencoba buka cabang baru yang menyediakan tempat untuk dine in atau makan langsung.

    2. Aneka roti dan cake Korea yang terjangkau

    Chulos BakehouseMenawarkan roti dan cake Korea yang terjangkau. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berbagai produk patisserie ditawarkan oleh Chulos Bakehouse, mulai dari salt bread, financier, Korean cake, cookies, macaroon, sampai cream pudding.

    Kang Min Ki membangun Chulos Bakehouse dengan konsep bakery premium yang bisa menjangkau banyak orang. Oleh karena itu, roti yang ditawarkan di sini premium tetapi harganya masih terjangkau.

    Roti dan cake di Chulos Bakehouse dibanderol mulai dari Rp 17.000 saja. Chulos Bakehouse juga menawarkan diskon menarik dengan batas waktu yang belum ditentukan.

    Kang Min Ki mengungkap, “Aku mau in exchange berterima kasih ke konsumen yang datang ke tempat kita yang jauh dan terpencil dengan ngasih diskon.”

    Kelezatan salt bread dan cake lain bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Salt bread spesial laku 1000 buah

    Chulos BakehouseDalam sehari bisa membuat sampai 1000 buah salt bread. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu produk yang ditonjolkan di sini yaitu Salt Bread. Tersedia dalam berbagai varian, mulai dari plain, coffee butter, spicy abon, garlic, choco, onion cream cheese, triple cheese, coconut, dan masih banyak lagi.

    Salt Bread di sini juga dibuat dengan teknik khusus yang memakan waktu pembuatan selama kurang lebih 2 hari. Proses panjang ini disebabkan karena chef Min Ki ingin proofing adonan di chiller berjalan secara perlahan, sehingga aroma dari rotinya juga lebih terasa.

    Pada hari biasa (weekdays) chef Min Ki dan tim biasa memanggang roti kurang lebih 3 kali di jam berbeda. Mulai dari pukul 09.00, 11.30, dan 14.00 dengan total mencapai 300 buah salt bread per hari.

    Sedangkan di akhir pekan (weekdays), mereka melakukan 4 kali pemanggangan di pukul 09.00, 11.30, 14.00, dan 16.30 WIB. Di akhir pekan ini Chulos Bakehouse bisa memanggang sekitar 700 sampai 1000 buah salt bread.

    detikFood sempat mencicipi tiga varian salt bread andalan mereka. Masing-masing dibanderol seharga Rp 18.400.

    Ukuran ketiga salt bread di sini terbilang lumayan kecil, sekitar 7 cm. Chef Min Ki sengaja membuat ukurannya lebih kecil untuk mengikuti selera orang Indonesia yang menurutnya lebih suka roti ukuran kecil.

    Chef Min Ki juga membuat tingkat manis dan asin di salt bread maupun produk roti dan cake lainnya lebih tinggi daripada resep asli.

    Chulos BakehouseBegini tampilan salt bread yang ditawarkan oleh Chulos Bakehouse. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tekstur luar salt bread ini renyah tetapi bagian dalamnya lembut, kenyal, dan berongga. Salt breadnya juga punya tampilan yang tidak terlalu buttery atau berminyak.

    Varian Garlic memiliki aroma bawang putih yang cukup kuat. Namun, saat digigit tercecap sentuhan rasa manis dari pemakaian gula. Rasa bawang putihnya kuat tetapi tidak sampai membekas lama di lidah. Berpadu sempurna dengan lelehan menteganya.

    Chulos BakehouseJika suka pedas bisa coba spicy abon salt bread. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang agak lebih ringan, bisa coba Triple Cheese. Adonan aslinya sudah punya rasa gurih dan manis ringan. Diisi dengan potongan keju melimpah. Untungnya tambahan topping keju punya rasa tidak begitu asin, sehingga dapat mengimbangi rasa gurih mentega.

    Kalau mau yang agak pedas, bisa coba Spicy Abon. Taburan abon ayam melimpah di bagian atas menambah tekstur renyah pada roti ini. Rasa abonnya agak pedas, tetapi ternyata cocok juga dinikmati dengan adonan salt bread plain yang gurih ringan dan sedikit manis.

    4. Pistachio Strawberry cake dan Matcha Cheesecake yang tak kalah lezat

    Chulos BakehouseAneka cake yang tidak kalah enak di Chulos Bakehouse/ Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Cakenya juga tidak kalah menarik. detikFood mencoba tiga macam kue yaitu Pistachio Strawberry (Rp72.000), Sunkissed Peach (Rp 72.000), dan Matcha Choco Basque Cheesecake (Rp 52.000).

    Pistachio Strawberry dan Sunkissed Peach punya tampilan yang sangat cantik dan menarik. Berbahan dasar sponge cake yang lembut dan berongga.

    Pistachio Strawberry dilapisi dengan krim hijau dengan sentuhan rasa pistachio ringan. Saat dimakan, tercecap rasa manis asam segar dari strawberry yang lebih dominan.

    Sunkissed Peach juga tak kalah menarik. Ada potongan buah peach dan jelly di sela-sela lapisan kue tersebut. Menambah tekstur yang lebih kompleks sehingga tidak sekadar lembut fluffy tetapi juga kenyal.

    Rasa peachnya memberikan sentuhan asam yang tidak berlebihan. Begitu juga dengan krim dan jelly dari gelatin dan sirup peach yang menambah cita rasa manis legit.

    Pencinta cheesecake bisa coba Matcha Choco Basque Cheesecake mereka. Permukaannya gosong seperti ciri khas basque cheesecake dengan tekstur yang lebih padat.

    Rasa matchanya kuat dan manisnya pas. Semakin lezat dimakan bersama tambahan chocolate padat yang dominan pahit asam di lapisan paling bawah.

    5. Egg tart dan Milk Tea sebagai pelengkap

    Chulos BakehouseAda egg tart yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Egg tart juga cukup jadi andalan di bakery Korea ini. Luarnya renyah dan agak gosong. Namun, hal tersebut memberi sentuhan aroma dan rasa smokey sedap.

    Lapisan dalam egg tartnya tidak begitu lembut, dengan aroma telur khas dan rasa manis vanilla pas.

    Sebagai pendamping makan roti dan kue, bisa pesan minuman Royal Milk Tea. Racikannya terdiri dari black tea atau teh hitam, susu pasteurisasi, dan gula organik. Menurut kami, milk teanya creamy dengan rasa tidak begitu manis dan seperti ada sentuhan rasa susu kedelai.

    Chulos BakehouseChulos Bakehouse juga punya berbagai pilihan minuman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau suka kopi bisa pesan Smooth Criminal terdiri dari kopi, susu, dan gula aren. Perpaduan rasa kopi dan gula arennya pas, tidak ada yang lebih mendominasi. Cocok bagi mereka yang suka kopi susu creamy dan manis.

    Jika tertarik cicip roti Korea di sini, bisa mampir ke Chulos Bakehouse berlokasi di l. Kusuma 1B, Jl. Wijaya 1 (Taman Duta Mas) No.B1 No.29, Jelambar Baru, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat Buka setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Baru di Jakarta! Madeleine hingga Financier Buatan Bakery Asal Korea


    Jakarta

    Di Jakarta Selatan ada bakery Korea baru yang mencuri perhatian. Terkenal dengan olahan roti dan cakenya, semua menu di sini dibuat dari bahan premium yang diolah segar setiap hari.

    Tren bakery Korea di Indonesia semakin meningkat karena pengaruh berbagai faktor, termasuk budaya pop Korea hingga keunikan tersendiri yang ditawarkan oleh bakery tersebut.

    Bakery Korea dikenal punya banyak pilihan roti dan cake bertekstur lembut dan rasa yang tidak begitu manis. Selain rasa, bakery Korea juga menampilkan produk yang menarik dan inovatif. Konsep bakerynya juga seringkali menghadirkan suasana nyaman, tetapi tetap ada sentuhan estetika yang tidak terlewatkan.


    Mongsim Bakery & Coffee merupakan salah satu bakery Korea terbaru di Jakarta Selatan. Bakery ini menawarkan kombinasi cita rasa khas Korea dan suasana bakery yang nyaman.

    1. Bakery asal Korea peringkat 1

    Mongsim Bakery and CoffeeCarla Yules selaku owner dari Mongsim Bakery and Coffee di Jakarta. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Mongsim Bakery merupakan brand pemenang peringkat pertama di Festival Roti Daejoon. Sebenarnya sudah buka di Korea Selatan sejak tahun 2018 lalu dan telah memiliki 3 cabang.

    Lalu mereka memutuskan untuk membuka cabang pertama di Jakarta, Indonesia. Dibawa oleh Carla Yules, Miss Indonesia 2020-2021 yang memang memiliki latar belakang sebagai lulusan sekolah pastry dan bekerja sebagai seorang chef profesional.

    Setelah lama vakum, Carla kembali di industri ini. Lewat Mongsim Bakery, Carla ingin meghadrikan konsep dan ciri khas Korea yang sama, tetapi tetap diberi sentuhan estetika yang sekiranya akan disukai oleh orang Indonesia.

    Roti yang ditawarkan di bakery Korea ini juga menggunakan bahan-bahan alami berkualitas. Carla Yules juga mengungkap ingin mengikuti aliran Korea yang mana menurutnya orang Korea akan lebih bangga ketika bisa membuat roti tanpa bahan-bahan tambahan, seperti pengembang dan lain sebagainya.

    Contohnya pada menu Poolish Baguette yang ditawarkan Mongsim. Mereka tidak pakai poolish pada umumnya, tetapi menggunakan adonan dasar sourdough yang lebih sehat untuk pencernaan.

    2. Konsep Korean Modern dengan sentuhan Retro

    Mongsim Bakery and CoffeeMongsim Bakery and Coffee punya konsep modern dengan sentuhan retro. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Belum lama buka, bakery Korea ini sudah menyita perhatian banyak orang baik warga lokal maupun orang Korea yang tinggal di Jakarta.

    Bahkan, menurut Carla di awal mereka buka, 70% yang datang adalah orang Korea asli. Barulah seiring waktu pengunjungnya menjadi seimbang antara warga lokal dan warga Korea.

    Bakery ini menawarkan konsep Korean modern dengan sedikit sentuhan suasana retro.

    Bangunannya minimalis tetapi seperti ada sentuhan bakery Korea tradisional. Didominasi oleh warna-warna soft dan netral, seperti cokelat, krim, putih, hijau, dan lain sebagainya. Dikelilingi dengan kaca-kaca besar sehingga ada pencahayaan alami yang membuat bakery ini menjadi cerah tetapi tidak panas.

    Berbagai macam roti dan kue tersusun rapi di etalase yang bergabung dengan kasir dan tempat take away. Kurang lebih 3 meja hadir di lantai pertama. Namun, kalau mau lebih luas bisa naik ke lantai dua mereka. Bahkan, di lantai dua ada ruangan semi private yang bisa dijadikan tempat meeting santai.

    Kenikmatan roti dari Mongsim Bakery bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Olahan salt bread unik yang jadi favorit

    Mongsim Bakery and CoffeeSalt bread jadi olahan roti paling favorit di bakery ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berbagai macam kue dan roti bisa dicoba di Mongsim Bakery. Mulai dari salt bread, financier, madeleine, ciabatta, egg tart, dan lain sebagainya.

    Resep asalnya memang dari Korea, tetapi Carla dan tim tetap melakukan research and development yang cukup panjang. Tujuannya demi menemukan cita rasa khas Korea yang sekiranya sesuai dengan lidah orang indonesia.

    “Kita R&D satu menu itu berkali-kali akhirnya sampai dapat resep yang orang Indonesia suka. Ternyata orang-orang Korea di sini dan pelanggan kita suka semua,” jelasnya kepada detikFood (22/05/2025).

    Di antara banyaknya pilihan, salt bread menjadi salah satu produk andalan di sini. Tidak sedikit pelanggan rela rebutan untuk mencicipi salt bread di Mongsim. Menurut Carla, dalam sehari mereka juga bisa membuat 700 buah ke atas sampai pernah 1000 buah dalam sehari.

    Selain salt bread plain, mereka juga punya varian egg mayo, crispy rice, sampai super garlic. Harganya dibanderol sekitar Rp 30.000 sampai Rp 40.000 an per buah.

    Ukuran salt bread menurut kami cukup besar dengan panjang sekitar 10 cm. Kulit bagian luar salt breadnya tidak begitu berminyak atau buttery.

    Mongsim Bakery and CoffeeDua menu salt bread andalan di Mongsim Bakery and Coffee. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu menu yang kami coba adalah Scallion Cream Cheese Salt Bread (Rp 40.000). Terdiri dari salt bread plain yang bagian tengahnya dibelah memanjang, lalu diisi cream cheese, isian daun bawang, dan kucai.

    Karena bagian tengahnya sudah dibelah, kami pun tidak bisa melihat bolongan rongga yang sering ditemukan pada salt bread pada umumnya.

    Perpaduan varian rasa salt bread ini menurut kami unik. Awal digigit terasa tekstur salt bread yang lembut kenyal dengan rasa gurih mentega yang ringan.

    Ketika sudah kena bagian cream cheese, tercecap rasa asam segar manis, agak mirip yogurt. Disusul rasa dan aroma daun bawang dan kucai yang khas dengan sediikit sentuhan rasa pedas.

    Super Garlic Salt Bread (Rp 38.000) juga tidak boleh dilewatkan. Bagian kulitnya punya tampilan lebih berminyak dengan tekstur yang lebih renyah. Namun, bagian dalam rotinya tetap kenyal empuk. Meskipun aromanya cukup tercium, tetapi rasa bawang putihnya masih ringan dan nyaman di mulut. Justru lebih dominan rasa manis gurih.

    Kalau mau salt bread biasa tetapi dengan sedikit sentuhan berbeda, bisa coba Crispy Rice Salt Bread (Rp 32.000). Tambahan adonan beras diatasnya membuat tekstur salt bread ini lebih renyah krispi. Adapun tambahan wijen hitam di bagian dalamnya. Rasanya perpaduan antara gurih mentega dan garam dengan sentuhan manis ringan.

    4. Egg tart, madeleine, dan financier yang tak kalah nikmat

    Mongsim Bakery and CoffeeEgg tart, madelaine, dan financier yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain salt bread, pelanggan juga bisa coba egg tart. Vanilla Egg Tart (Rp 39.000) yang kulit tart luarnya renyah tetapi tidak sampai gosong dan mengeras. Bagian dalam egg tartnya juga lembut, tidak langsung buyar saat dipotek. Aromanya juga tidak amis, dengan rasa manis vanilla yang dominan.

    Kalau mau yang agak berbeda, bisa pesan Breakfast Tart (Rp 39.000). Egg tart ini dilengkapi dengan smoked beef dan daun bawang. Menurut kami rasa keseluruhannya tetap manis, tetapi ada sentuhan gurih dan pedas lada.

    Mongsim Bakery and CoffeeAda Black Sesame Madeleine dan Callebaut Choco Financier lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Black Sesame Madeleine (Rp 32.000) juga nikmat. Tekstur nya lembut, rasa wijen hitamnya tidak terasa, lebih didominasi rasa manis dan ada sedikit sentuhan asam segarnya.

    Jika suka cokelat bisa pesan Callebaut Choco Financier (Rp 35.000). Bagian luarnya agak lebih renyah tetapi dan adonan dalamnya lebih padat. Didominasi rasa cokelat yang manis, tetapi ada sedikit sentuhan asinnya.

    Sebagai pelengkap bisa pesan Iced Dark Chocolate (Rp 48.000) yang dicampur dengan susu. Menciptakan rasa es cokelat yang lebih creamy manis legit.

    Mongsim Bakery and CoffeeSebagai penamping makan salt bread, bisa pesan ice chocolate atau vanilla latte. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sedangkan pilihan kopi susunya bisa coba Vanilla Latte (Rp 45.000) yang cocok jadi pendamping makan salt bread. Sepertinya pakai biji kopi Arabika karena agak asam dengan sirup vanilla yang manis harum.

    Mongsim Bakery & Coffee bisa disambangi di Jl. Cililin No.3, Petogogan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170. Buka Senin – Jumat pukul 07.00 – 18.30 dan Sabtu-Minggu pukul 07.00 – 20.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ayam Rabeg hingga Rendang Pipi Spesial di Tentrem Jakarta


    Jakarta

    Di dalam hotel mewah di Tangerang Selatan, ada restoran Indonesia dengan cita rasa menu otentik. Ragam menunya terinspirasi dari makanan khas setiap kota dengan sentuhan bumbu rempah kuat.

    Makanan khas Indonesia tetap menjadi incaran dalam setiap suasana. Segala jenis bahan makanan dapat diolah menjadi menu-menu yang lezat dan menggiurkan, baik ayam, bebek, atau berbagai bagian sapi.

    Teknik memasak yang khas dengan mengandalkan banyak rempah sebagai bumbunya menjadi kunci utama di balik masakan Indonesia yang berkarakter kuat. Benvi Oskarino, chef de cuisine Hotel Tentrem Jakarta, menganggap masakan Indonesia sebagai tantangan menarik.


    Keunikan makanan dari setiap daerah yang membuatnya harus terus berputar otak menghadirkan hidangan lezat yang menonjolkan keistimewaan budaya kuliner Indonesia. Mulai dari Ayam Rabeg dari Banten hingga Dendeng Pipi dari Sumatera Barat disajikannya di Kayu Manis Restoran.

    Baca juga: 5 Kafe Mungil yang Punya Kopi Enak, Cocok Buat Nyantai

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Kayu Manis
    Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 6, Jl. Alam Sutera Boulevard No.11, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
    No Telp 0812-8002-2333
    Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 15.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 250.000++ per orang
    Tipe Kuliner Indonesia Otentik
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Ruang Meeting
    • Area Merokok
    • Parkir Luas
    • Toilet
    • dll
    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaChef Benvi Oskarino hadirkan menu Indonesia otentik dengan kemasan yang lebih modern. Foto: Tim detikfood

    Menu Tradisional yang Dikemas Modern

    Memiliki keunggulan dengan sentuhan nuansa Indonesia yang kental, Hotel Tentrem Jakarta juga menuangkannya melalui hidangan yang disajikan di Kayu Manis Restoran. Chef Benvi Oskarino yang mengepalai Kayu Manis Restoran menyebut ada misi untuk menonjolkan menu-menu otentik dari setiap daerah di Indonesia kepada tamu yang datang.

    Namun baginya, menu Indonesia tak melulu hanya bisa disajikan dengan cara tradisional. Butuh sentuhan modern untuk membuat penampilannya dilirik dan menggugah orang-orang yang belum familiar dengan makanan Indonesia.

    “Kayu Manis Restoran itu misinya memang menonjolkan makanan Indonesia yang otentik. Tetapi untuk packaging (penampilan)nya kita bikin dengan gaya modern. Jadi walaupun terlihat modern, tetap nggak hilang rasa otentiknya,” ujar chef Benvi kepada tim detikcom.

    Chef asal Sumatera Barat ini juga setuju dengan masakan Indonesia yang lebih bisa dinikmati di lidahnya karena rasa bumbu yang kuat dan pekat. Ia sendiri menyukai masakan-masakan yang kaya rempah dan menuangkannya kembali pada hidangan yang dibuatnya.

    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaRacikan Sate Ambal dipertahankan dengan resep ambal sebagaimana aslinya. Foto: Tim detikfood

    Racikan Bumbu Otentik

    Di tangan chef Benvi, menu-menu khas Indonesia dijaga keotentikan rasanya. Ada beberapa menu yang tampak mempertahankan cita rasa walaupun diterapkan sedikit perubahan untuk menyesuaikan ketersediaan dan kualitas bahan yang dimiliki.

    Seperti Sate Ambal yang disajikan oleh chef Benvi dalam dua versi, daging ayam dan sapi. Sate Ambal yang dihadirkan di Kayu Manis Restoran ditekankan pada sambal ambal yang menggunakan tempe sebagai ciri khasnya.

    Tekstur daging yang lembut dan bumbu marinasi yang meresap hingga ke bagian dalam dilengkapi dengan sambal ambal yang gurih pedas dan kental. Selain itu ada juga Konro Bakar yang tak kalah enak.

    Menggunakan daging sapi bagian iga, Kayu Manis Restoran memilih bagian iga yang tebal dagingnya dan empuk teksturnya. Aroma smoky, kucuran kecap yang legit, serta bumbu yang berempah terasa kuat sejak suapan pertama.

    Selain kuah konro bakar yang gurih dan sedikit pedas menggelitik, ada juga singkong goreng berbalut charcoal yang unik. Penampakannya seolah mirip dengan arang, padahal di dalamnya ada singkong yang renyah di luar tetapi empuk di dalam.

    Beragam hidangan menu tradisional yang tak ditemukan di tempat lain berlanjut di halaman berikutnya.

    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaSuguhan Rendang Pipi yang empuk berempah dengan bumbu asli khas Sumatera Barat. Foto: Tim detikfood

    Kurasi Menu yang Unik

    Chef Benvi Oskarino memiliki pertimbangan dalam memilih menu-menu yang akan disajikan, tentunya melibatkan tim yang membantunya. Beberapa menu unik cukup sulit ditemukan di tempat lain pada taraf restoran Indonesia sekelas Kayu Manis Restoran.

    Salah satu menu favorit chef Benvi, misalnya, ada Rendang Pipi dan Kerupuk Paru khas Sumatera Barat. Pemilihan daging bagian pipi sapi yang digunakan untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk terbukti.

    Rendangnya yang hitam dan pekat rempahnya tak membutuhkan tenaga ekstra untuk mengunyahnya. Dagingnya begitu empuk dengan rasa bumbu yang meresap padahal potongannya cukup tebal. Chef Benvi juga menambahkan tekstur renyah melalui kerupuk paru sebagai pelengkap.

    Ada juga Ayam Bakar Rabeg khas Banten yang disajikannya. Inspirasi menu ini datang dari lokasi Hotel Tentrem Jakarta yang berada di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

    Rempah-rempah seperti sereh, daun jeruk, daun salam, jahe, bawang merah, bawang putih, dan berbagai bumbunya menggunakan jumlah yang royal. Berkat pemberian bumbu yang melimpah menghadirkan rasa ayam yang beraroma khas dan meresap gurihnya sampai ke dalam.

    Menu Bebek Cibeber juga disajikan oleh chef Benvi yang terinspirasi dari Kota Cilegon, Banten. Namun penyajiannya berbeda dan tampak lebih elegan.

    Potongan bebek disajikan memanjang sampai-sampai awalnya kami mengira sajian tersebut adalah salmon atau daging. Ada aroma smoky yang khas dari bebeknya, melalui proses marinasi yang lama menyebabkan rasa bumbunya benar-benar meresap dan menghilangkan bau amis khas daging bebek.

    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaUniknya, ada sop ayam yang terinspirasi dari UMKM legendaris di Klaten. Foto: Tim detikfood

    Inspirasi dari UMKM Daerah

    Tidak hanya dari kota-kota yang pernah disambanginya, chef Benvi Oskarino juga mengaku terinspirasi dari para penjual makanan di daerah. Sosok-sosok penjual UMKM yang legendaris tak terlepas dalam memberikan ide untuk mengembangkan menu olahannya.

    Chef Benvi menyuguhkan sop ayam khas Klaten di dalam hotel mewah. Karakter rasa dan ciri khas penyajiannya konon terinspirasi dari Sop Ayam Pak Min yang dinobatkan sebagai cikal bakal sop ayam khas Klaten.

    Kuahnya dibuat gurih dari hasil ekstraksi kaldu ayam dengan maksimal. Potongan ayamnya besar-besar dengan daging yang direbus lama sehingga empuk namun tidak kering berserat.

    Gaya penyajian sop ayam khas Klatennya sendiri juga dilengkapi dengan tungku kecil untuk menjaganya agar tetap hangat. Uniknya racikan kuahnya dibuat lebih kental sehingga rasa hangat yang melalui tenggorokan saat menyantapnya bertahan lebih lama.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lezatnya Ayam Afrika Viral di Gading Serpong yang Diantre 1 Jam!


    Jakarta

    Ayam Afrika yang gurih berempah dengan cocolan saus hijau hingga sambal bisa dicoba di sini. Bahkan, cita rasanya disebut-sebut autentik seperti di Paris!

    Ayam Afrika merupakan hidangan ayam utuh yang diolesi bumbu berempah, seperti thyme, oregano, basil, bawang putih, lalu dipanggang dalam oven. Biasanya disajikan dengan saus spesial dan pisang bakar.

    Meskipun namanya ada unsur negara ‘Afrika,’ tetapi ayam ini justru lebih populer di Paris, Prancis. Pertama kali ditawarkan oleh restoran Malibu di kawasan Montorgueil. Restoran tersebut menawarkan menu ayam Afrika yang punya cita rasa familiar di lidah orang Indonesia dan halal. Alhasil tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tinggal di Prancis menyukainya.


    Seiring berjalannya waktu, hidangan ayam Afrika menyebar ke Indonesia. Banyak restoran dan penjual online yang menawarkan kelezatan ayam Afrika ini.

    Popularitas ayam Afrika di Indonesia rupanya juga masih bertahan sampai sekarang. Terbukti dari viralnya restoran ayam Afrika bernama Gabon di Gading Serpong. Saking viralnya, pelanggan pun perlu antre dan menunggu berjam-jam sampai bisa menikmati ayam Afrika di restoran ini.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Gabon African Chicken Serpong
    Alamat Ruko Pisa Grande, Blk. L No.2 tahap 2, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
    No Telp / Instagram 0851-9888-2970 / @gabon,idn
    Jam Operasional Senin – Minggu, 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 15.000 – Rp 89.000
    Tipe Kuliner Kuliner Afrika dan western
    Fasilitas
    • Tempat parkir
    • Toilet
    • Ruangan full AC

    1. Viral di Gading Serpong sampai antre 1 jam

    Gabon African ChickenGabon African Chicken termasuk restoran yang viral sehingga bisa antre sampai satu jam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gabon African Chicken menjadi salah satu restoran viral di Gading Serpong. Saat kami tiba hari Minggu pukul 11.45, sudah banyak pelanggan duduk di area luar restoran untuk menunggu nama mereka dipanggil. Sistemnya seperti restoran pada umumnya. Jika tiga kali nama dipanggil tetapi orangnya tidak ada, maka antriannya gugur.

    Untuk makan di restorannya langsung, detikFood perlu menunggu 24 antrean. Kurang lebih butuh waktu 1 jam sampai nama kami dipanggil.

    Setelah itu, pelanggan bisa pesan mandiri (self-service) di tablet lalu bayar. Barulah pelanggan diarahkan ke meja dan kursi kosong.

    Gabon African Chicken menawarkan menu lumayan beragam. Mulai dari Gabon African Chicken, Arancini Balls, Gabon Special Bread, Potato Fries, Gabon Tilapia, dan dessert spesial. Harganya mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 89.000.

    2. Nuansa elegan ala restoran di Paris

    Gabon African ChickenNuansa restorannya elegan seperti di Paris. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Area makan Gabon African Chicken sebenarnya kecil. Hanya menempati satu ruko dua lantai di Gading Serpong. Tidak heran jika pelanggan perlu antre dan menunggu agak lama untuk makan langsung di tempat.

    Suasana restoran ala Paris dengan perpaduan warna interior klasik, seperti cokelat tua dan krem dihadirkan. Kurang lebih di lantai bawah ada 4 sampai 5 meja yang bisa diisi 2 sampai 4 orang. Sedangkan di lantai atas lebih luas, ada sekitar 6 meja.

    Meskipun kecil, tetapi restoran ini memiliki suasana yang hangat dan elegan. Terlebih karena pencahayaannya sengaja dibuat agak remang-remang dengan lampu kuning.

    Kelezatan ayam Afrika khas Gabon bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kenikmatan Gabon African Chicken dengan 3 saus spesial

    Gabon African ChickenGabon African Chicken menjadi salah satu menu yang wajib dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu yang wajib dicoba, Gabon African Chicken. Tersedia dalam dua pilihan ukuran yang bisa disesuaikan, yaitu half dan quarter (berupa potongan dada atau paha). Semua paket ini sudah dilengkapi dengan nasi putih. Untuk quarter harganya dibanderol sekitar Rp 49.000 sedangkan half dibanderol Rp 89.000.

    Seporsi ayam Afrika juga sudah dilengkapi dengan tiga saus spesial khas Gabon, terdiri dari saus hijau, sambal, dan saus putih. Lalu ada sajian pisang bakar karamel sebagai pendamping.

    Kami pesan Gabon African Chicken berukuran setengah. Disajikan dengan setengah potongan ayam utuh, terdiri dari paha dan dada. Bagian atas ayam sudah dilumuri dengan saus hijau khas ayam Afrika.

    Olesan bumbu rempah Eropa membuat ayam ini punya aroma harum. Tampilannya agak gosong, seperti ayam bakar Indonesia, tetapi matang sempurna. Bagian dalam dagingnya punya tekstur lembut juicy.

    Cita rasanya sangat familiar di lidah, dengan sentuhan rasa gurih berempah yang didominasi lada hitam dan oregano.

    Dimakan begitu saja dengan nasi putih sudah enak, tetapi kalau mau agak berbeda bisa dicocol ke sausnya. Untuk saus hijau punya tekstur creamy. Terdiri dari campuran mayonaise, peterseli, jus lemon, dan rempah lainnya sehingga membuat ayam ini terasa lebih asam segar.

    Gabon African ChickenBisa dicocol ke saus hijaunya yang terdiri dari perpaduan mayonaise dan rempah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk saus putihnya berwarna agak bening dengan rasa cukup unik. Menurut kami rasanya mirip mashed potato atau kentang tumbuk.

    Lalu ada pelengkap saus sambal mirip sambal bawang di sini. Agak berminyak, tetapi rasanya tidak terlalu pedas dan aroma bawangnya juga tidak begitu kuat.

    Gabon African ChickenKalau mau cita rasa ala indonesia, bisa cocol ke saus sambalnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sementara pisangnya punya rasa cenderung manis karamel dengan tekstur yang tidak lembek. Meskipun rasanya manis, karamel smokey, tetapi rupanya cocok dipadukan dengan ayam Afrika yang gurih.

    4. Arancini Balls dan Gabon Special Bread sebagai pelengkap

    Gabon African ChickenArancini Balls bisa dipesan sebagai menu pelengkap yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain menikmati ayam panggang Afrika, di restoran ini pelanggan juga bisa coba menu lain.

    Salah satunya, Arancini Balls (Rp 35.000). Seporsinya terdiri dari 3 buah arancini balls berbentuk bulat dengan saus hijau dan kuning sebagai garnish.

    Sajian ini terbuat dari semacam nasi goreng risotto yang dipadatkan menjadi bentuk bulat dan diisi keju mozarella. Dilapisi dengan tepung barulah digoreng sampai renyah.

    Tekstur luarnya renyah dengan keju mozarella yang lumer di dalam. Rissotonya juga punya tekstur yang creamy, tidak kering dengan cita rasa gurih. Sausnya sendiri menurut kami punya rasa yang cenderung mirip seperti labu dan agak hambar.

    Gabon African ChickenAda juga roti spesial khas Gabon yang bisa jadi camilan pendamping. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gabon Special Bread juga tidak kalah lezat. Berupa roti panggang yang disajikan dengan saus spesial. Meskipun dipanggang, tetapi hanya bagian luarnya saja yang agak renyah, tetapi dalamnya tetap lembut dan empuk.

    Tercium aroma harum mentega dengan sedikit sentuhan rasa gurih bawang putih dan manis di akhir. Bisa dicocol ke saus hijaunya kalau mau mendapat sentuhan rasa yang agak asam segar.

    Untuk menghilangkan dahaga, bisa pesan Infused Water, terdiri dari potongan buah stroberi dan daun mint. Disajikan dalam pitcher besar sehingga untuk sharing.

    Cita rasa dan pengalaman kami di Gabon Fried Chicken cukup memuaskan. Sepadan dengan waktu tunggunya yang lumayan lama. Restoran ini pun bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati hidangan ayam Afrika dengan rasa autentik lezat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Unik! ‘Teh Bantu Tidur’ Racik Minuman yang Bikin Tidur Nyenyak


    Jakarta

    Bagi yang kesulitan tidur, kamu bisa mencicipi teh herbal di gerai mungil ini. Diracik menggunakan akar valerian yang memberikan efek rileks dan kantuk.

    Sulit tidur menjadi masalah banyak orang. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pola tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, stres, dan cemas.

    Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi teh, seperti yang ditawarkan oleh gerai bernama Teh Bantu Tidur. Gerainya berlokasi di Ruko Northridge, BSD.


    Gerai tersebut khusus menawarkan racikan teh untuk orang sulit tidur. Tehnya tersedia dalam beberapa varian dan diracik menggunakan berbagai tanaman herbal.

    Tanaman herbal tersebut antara lain, Lemon Balm, Lavender, Mugword, Valerian, Ginkgo Biloba, Pegagan, Chickweed, hingga Chamomile.

    1. Teh picu rasa kantuk

    Teh Bantu TidurTeh Bantu Tidur diracik menggunakan tanaman herbal. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika kamu mengalami kesulitan tidur kamu bisa pilih teh kategori ‘Sleep’. Ada varian Sleepy Mama seharga Rp 35.000. Teh ini diracik menggunakan lemon balm dan chamomile.

    Rasanya tidak terlalu manis, ada aroma citrus yang kuat dari penggunaan lemon balmnya. Selain itu, rasanya ringan, lembut, dan floral yang memberikan efek menenangkan.

    Saat detikFood coba, sepertinya efeknya bekerja 30-35 menit. Kami pun merasakan kantuk karena efek menenangkan dari racikan tehnya.

    Teh ini juga dicampur dengan ekstrak akar valerian yang bisa memberikan efek kantuk.

    2. Teh membuat tenang

    Teh Bantu TidurTeh membantu tenang. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ada juga teh yang memberikan efek rileks pada tubuh. Kamu bisa pilih kategori ‘calm’. Salah satu varian yang jadi favorit adalah Cloudy Roasted Milk Tea seharga Rp 35.000.

    Tehnya diracik menggunakan lemon balm, lavender, susu, cinnamon, dan sedikit gula. Seduhan teh ini lebih terasa manis dengan rasa dan aroma kayu manis yang kuat.

    Perpaduan rasa milky dan rempah itu mengingatkan dengan teh chai yang biasa disajikan dengan Timur Tengah. Aroma lavendernya memberikan efek rileks dan tenang.

    Racikan teh herbal lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Teh meningkatkan fokus

    Teh Bantu TidurTeh meningkatkan fokus. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Gerai teh ini menawarkan kategori teh untuk meningkatkan fokus. Kamu bisa pilih varian Choco Intens seharga Rp 30.000. Teh ini diracik dengan ginkgo, pegagan, dark choco, susu, dan gula.

    Tehnya lebih terasa milky dibandingkan cokelatnya. Tambahan herbal ginkgo dan pegagan berperan meningkatkan fokus dan mempertajam kemampuan kognitif.

    4. Teh penekan nafsu makan

    Teh Bantu TidurGinkgo Biloba yang bisa diseduh menjadi teh. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Teh varian Lavender Trimtea seharga Rp 35.000 bisa kamu pilih untuk menekan nafsu makan. Teh ini terbuat dari campuran Chickweed, Fenugreek, Lavender, Madu, dan Gula.

    Tehnya ringan, ada rasa sepat di aftertastenya, dan beraroma bunga. Tambahan madunya juga memberikan rasa manis yang tidak berlebihan.

    5. Tersedia tea bag juga

    Teh Bantu TidurTeh Bantu Tidur tersedia dalam kemasan tea bag. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika ingin membeli untuk diseduh di rumah, Teh Bantu Tidur menawarkan racikan teh yang dikemas dalam tea bag seharga sekitar Rp 15.000.

    Cara seduhnya mudah, hanya tinggal menuangkan air panas dan celupkan tea bag berisi racikan teh sesuai dengan kebutuhan. Tehnya juga dilengkapi dengan panduan.

    Gerai Teh Bantu Tidur berlokasi di Ruko Northridge Business Center, Kios Zona B 6. Gerainya buka setiap hari, mulai dari pukul 09.00-00.00.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Udang Sereal dan Shimeji Tofu di Restoran Chinese Nyaman Buat Keluarga


    Jakarta

    Restoran Chinese yang nyaman untuk makan bersama keluarga ada di Hotel Tentrem Jakarta. Lin, sajikan menu spesial mulai dari udang sereal dan shimeji tofu.

    Selain restoran Indonesia, restoran bergaya Chinese juga menjadi comfort food bagi sebagian besar orang. Ciri khas rasa makanan yang gurih, asam manis, hingga pedas mampu meningkatkan nafsu makan.

    Alasan lain banyak orang memilih restoran Chinese salah satunya karena tempatnya yang nyaman untuk keluarga. Seperti Lin, restoran Chinese di dalam Hotel Tentrem Jakarta.


    Berlokasi di lantai 2 Hotel Tentrem Jakarta, kapasitasnya yang besar serta tersedianya ruang VIP cocok untuk membawa serta keluarga makan di sini. Apalagi rasa menunya patut diacungi jempol.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Lin
    Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 2, Jalan Alam Sutera Boulevard No.11, Pakulonan, Tangerang Selatan.
    No Telp 0881-0829-94698
    Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 250.000/pax
    Tipe Kuliner Chinese food
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Ruang VIP
    • Parkir Luas
    • Toilet Bersih
    • dll
    Lin Hotel Tentrem JakartaKapasitas besar serta ruang VIP membuat Lin cocok untuk mengajak keluarga santap lezat bersama. Foto: Tim detikfood

    Restoran Chinese Nyaman untuk Keluarga

    Area makan Lin terbilang tertutup sehingga privasi lebih terjaga. Meja-meja panjang hingga ruang VIP yang dapat menampung 8-10 orang cocok untuk dijadikan ruang makan yang nyaman bersama keluarga.

    Albert Liew, Chinese Head Chef Hotel Tentrem Jakarta, juga menyajikan menu-menu makanan yang porsinya cocok untuk menjadi menu tengah. Chef Albert juga menjelaskan bagaimana kualitas makanan di Lin berbeda dengan restoran Chinese lainnya.

    “Resep dan bahan-bahan yang digunakan di sini berbeda dengan Chinese food lainnya. Kita pakai seperti bahan-bahan, kecap, dan saus itu merek yang bagus punya. Termasuk metodenya juga sedikit berbeda,” ujarnya.

    Lin Hotel Tentrem JakartaChef Albert Liew menyebut proses memasak bahan makanan mengandung babi dan tanpa babi dimasak dengan alat berbeda. Foto: Tim detikfood

    Proses Masak Menu Halal dan Nonhalal

    Chef Albert Liew asal Malaysia menyadari kebutuhan antara memisahkan makanan halal dan nonhalal di Indonesia. Lin menerapkan proses masak yang dibedakan antara masakan-masakan berbahan utama halal dan nonhalal.

    Seperti ketika memasak daging babi dan menu lain, ayam dan seafood, peralatan memasaknya akan dibedakan. Cara ini menjadi upaya untuk setidaknya meminimalisir kontaminasi yang mungkin terjadi pada peralatan masak yang baru saja digunakan.

    Namun kembali lagi, kepercayaan untuk meyakini makanan tersebut halal dikonsumsi Muslim atau tidak bergantung pada individunya. Banyak menu-menu no pork no lard yang dapat dipesan ketika berkunjung ke Lin.

    Kelezatan citarasa hidangan khas Lin ada di halaman berikutnya.

    Lin Hotel Tentrem JakartaBerkarir sebagai chef Chinese food selama 23 tahun, kurasi menu dipertimbangkan dengan matang oleh chef Albert Liew. Foto: Tim detikfood

    Kurasi Menu oleh Chef Hidangan Kanton

    Chef Albert Liew yang sudah berkiprah di dapur profesional sejak 23 tahun silam. Ia berkisah sejak kecil memang sudah senang memasak, mulai dari sekadar menyiapkan bekal sekolahnya sendiri.

    Chef Albert mengatakan dirinya dapat dibilang sebagai chef spesialis hidangan Chinese khususnya ala Kanton. Di Lin ia menyajikan 80% hidangan Kanton, 10% menu bergaya Sichuan, dan 10% lainnya makanan Asia fusion yang telah diberi sentuhan inovasinya.

    Pilihan setiap menunya dipertimbangkan dengan selera pelanggan. Variasinya layaknya menu-menu khas Chinese food yang banyak dipesan.

    Hanya saja cara penyajian, metode memasak, bahan, dan rasa dipertimbangkan oleh chef Albert agar menjadi yang terbaik di antara Chinese food lainnya. Contohnya ketika menyajikan ayam asam manis yang banyak dijumpai di restoran lain, tetapi chef Albert memilih mengganti sebagian bahannya agar punya keistimewaan rasanya sendiri.

    Lin Hotel Tentrem JakartaSweet and Sour Chicken di Lin dijamin oleh chef Albert punya rasa yang lebih enak daripada tempat lain. Foto: Tim detikfood

    Menu Utama hingga Dessert yang Lezat

    Menyambangi Lin, tim detikfood membuktikan sendiri kelezatan racikan menu buatan chef Albert. Salah satu yang membuat kami penasaran ialah chilli oil atau minyak cabai yang dibuat sendiri oleh chef Albert.

    Sebagai menu pembuka ada sup yang berisi berbagai jenis jamur dan bahan-bahan lain di dalamnya. Chef Albert menyebut menu tersebut sudah disesuaikan tingkat kepedasannya dengan mengurangi penggunakan chili oil untuk menyesuaikan pada selera lidah orang Indonesia.

    Begitupula dengan Sweet and Sour Chicken serta Kung Pao Chicken. Ayam asam manis buatan chef Albert menggunakan gula merah dari Hongkong sehingga memiliki rasa legit yang berbeda dari ayam asam manis lain. Sementara pada Kungpao Chickennya memiliki rasa yang gurih, legit, aroma wijen yang khas ditambah kacang mede yang memberikan tekstur renyah.

    Shimeji tofu yang hanya bisa ditemukan di Lin menjadi salah satu menu signature andalan chef Albert. Tahunya dibuat sendiri untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang pas. Gurih, asam, dan sedikit pedas manis terasa pada hidangan ini.

    Saat dipotong, tahunya terasa kenyal. Namun setelah dicicipi seolah lumer dengan lembut di dalam mulut. Udang Sereal yang dilengkapi oat renyah juga sayang dilewatkan, rasanya gurih lembut sebab tak menggunakan MSG.

    Lin Hotel Tentrem JakartaSelain menu utama, makanan penutup berupa durian goreng di Lin juga sayang dilewatkan. Foto: Tim detikfood

    Chef Albert juga punya menu penutup yang tak kalah istimewa. Ialah Deep Fried Durian yang menggoreng daging durian dengan balutan tepung renyah untuk kemudian disajikan dengan es krim.

    Saat pertama kali disajikan, kami sempat tak mengira durian yang digunakan adalah daging durian utuh yang segar. Ketika dipotong, aroma durian yang semerbak langsung memenuhi ruangan. Rasanya menjadi manis lembut sebab dipadukan bersama es krim vanila.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sinilagi! Kafe Langganan Ibu-ibu Ngemil Bolo Bun dan Ngopi


    Jakarta

    Berlokasi di dekat tempat les anak, kafe kekinian di kawasan Puri, Jakarta Barat ini jadi langganan para ibu-ibu hits. Menunya berupa bakmi homemade hingga Bolo Bun.

    Nongkrong di kafe sudah menjadi gaya hidup bagi kebanyakan orang. Tak hanya muda-mudi saja, tetapi juga kalangan ibu-ibu yang memadati kafe-kafe kekinian.

    Salah satunya di kafe bernama Sinilagi yang sedang populer di kawasan Puri, Jakarta Barat. Kafe ini berlokasi tepat di sebelah tempat les Excellence Learning Centre.


    Maka tak heran kafe tersebut jadi langganan ibu-ibu sembari menunggu dan menjemput anak-anaknya les. Suasana nyaman dan pilihan menu beragam membuat kafe ini jadi pilihan yang pas.

    1. Interior estetik dan suasana nyaman

    SinilagiSinilagi punya interior yang estetik. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kafe Sinilagi berlokasi di Jalan Puri Kencana Blok K7/3U, tepatnya di Ruko Puri Kencana. Kafe ini sudah berdiri sejak 2019 dan kembali viral setelah rebranding.

    Kafenya punya interior yang estetik dengan nuansa biru dan putih. Area bersantapnya juga terbilang luas dan nyaman. Tersedia di lantai 1 dan lantai 2.

    Tak hanya indoor, ada juga area outdoor yang bertempat di sisi teras kafenya. Kafe ini ramai sejak pagi karena menjadi tempat sarapan favorit.

    2. Langganan ibu-ibu dan keluarga

    SinilagiSinilagi jadi langganan ibu-ibu hits dan keluarga. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Saat detikFood menyambangi kafenya (04/06/25) suasana ramai dipadati kelompok ibu-ibu dengan anaknya masing-masing. Itu karena kafe ini dekat dari tempat les Excellence Learning Centre.

    Mereka akan menunggu atau menjemput anaknya dengan makan siang di kafe tersebut. Tak jarang juga rombongan keluarga yang datang ke kafe tersebut untuk makan siang.

    Karena lokasinya yang juga berada di ruko-ruko perkantoran, pelanggan ini juga datang dari kalangan karyawan yang meeting, work from cafe, atau sekadar nongkrong.

    Menu menarik di Sinilagi ada di halaman berikutnya.

    3. Bakmi homemade dengan kondimen komplet

    SinilagiSinilagi menawarkan bakmi seharga Rp 50.000 per porsi. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bakmi menjadi menu andalan di Sinilagi sejak kafe ini pertama kali dibuka. Salah satu varian yang jadi favorit adalah Bakmi Wadiwah yang dibanderol Rp 50.000 per porsi.

    Bakminya disajikan dengan dua bakso daging, ayam kecap, ayam cincang yang gurih, kerupuk pangsit, dan pangsit rebus lengkap dengan kuah kaldunya.

    Mienya keriting dan berukuran kecil, mengingatkan dengan merek mie instan populer. Teksturnya kenyal dan rasanya dominan gurih dari minyak bawangnya.

    Rasanya semakin enak ketika dicampur kuah kaldu yang clean, gurih, tanpa jejak minyak yang tersisa di mulut. Jika ingin ada sensasi pedas, bakmi ini juga disajikan dengan sambal ijo.

    4. Sei Sapi yang Smokey

    SinilagiMenu Sei Sapi disajikan dengan sambal matah. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menu Nasi Daging Sei Sapi juga tak kalah jadi favorit. Seporsinya dibanderol Rp 55.000 yang terdiri nasi putih, sepi sapi, dan sambal.

    Untuk sambalnya bisa pilih antara sambal matah dan sambal ijo. Sei sapinya menggunakan bagian daging brisket. Aroma smokey tercium kuat saat pertama kali disajikan di meja.

    Teksturnya empuk dan rasanya gurih smokey. Dimakan pakai sambal matah yang segar dengan cecapan rasa serai yang mendominasi memberikan rasa yang seimbang.

    5. Bolo bun jadi favorit

    SinilagiSinilagi tersedia Bolo Bun Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain makanan berat, Sinilagi juga terkenal dengan aneka roti dan kuenya. Bolo bun menjadi salah satu menu yang paling laris. Bolo bunnya tersedia dalam dua varian.

    Ada varian original dan Valrhona yang masing-masing dibanderol Rp 30.000. Untuk varian original disajikan butter di dalam bolo bunnya.

    Lapisan luarnya renyah, dan lembut di lapisan dalam. Tambahan butter yang meleleh memberikan aroma dan rasa tersendiri. Rasanya gurih tapi ada sentuhan rasa sedikit manis.

    SinilagiMenu kopi di Sinilagi. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika ingin rasa manis, ada varian cokelat Valrhona. Bolo bunnya disajikan dengan selai cokelat yang lumer dan dominan manis.

    Menikmati bolo bun di sini enak dipadukan dengan Es Kopi Susu Mantul seharga Rp 28.000. Es kopi ini diracik dari perpaduan espresso dan Milo.

    Rasa pahit dan asam kopinya seimbang dengan campuran Milo yang manis. Kafe Sinilagi buka setiap hari mulai dari pukul 07.00-21.00.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lezatnya Artisan Dimsum dan Nasgor ala Fujian di Apartemen Alsut


    Jakarta

    Terletak di dalam kawasan apartemen, restoran ini sajikan menu artisan dimsum sampai nasi goreng ala Fujian yang menggugah selera.

    Kulineran di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan, memang tidak ada habisnya. Kawasan ini terkenal dengan banyaknya restoran, kafe, sampai toko kue kekinian yang menarik untuk dicoba.

    Salah satunya restoran Come-Xia yang berlokasi di dalam area apartemen Yukata Suites. Restoran ini spesialis dimsum dan hidangan oriental lain yang tak kalah menarik untuk dicoba.


    Mulai dari Har Gow, Lo Mai Gai, sampai mie wonton ada di sini. Berikut menu yang menarik dicoba di Come-Xia:

    Detail Informasi Come-Xia
    Nama Tempat Makan Come-Xia
    Alamat Yukata Suites, unit retail D, Jl. Alam Sutera Boulevard No.Kav. 22-26.
    No Telp [phone]
    Jam Operasional 07.00 – 21.30
    Estimasi Harga Rp 60.000 – Rp 200.000
    Tipe Kuliner China Kontemporer
    Fasilitas
    • Outdoor Dining
    • Parking Space

    1. Restoran Artisan Dimsum di dalam Apartemen

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Meski letaknya di dalam apartemen, tapi restoran ini mudah ditemukan karena lokasinya berada di area retail di pinggir jalan. Come-Xia mengusung restoran dengan perpaduan kuliner khas China kontemporer dan sentuhan kuliner ala Jepang.

    Semua menu di sini tidak menggunakan campuran babi, lemak babi, dan alkohol. Tentunya menu yang jadi andalan di Come-Xia adalah artisan dimsum yang dibuat homemade menggunakan bahan-bahan yang berkualitas.

    Sementara di menu makanan utamanya ada hidangan nasi goreng sampai mie wonton, dengan kisaran harga dari Rp 58.000++.

    2. Assorted Dim Sum yang Lezat

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Come-Xia menawarkan lebih dari 15 jenis dimsum. Namun kalau datang di hari kerja, resto ini menawarkan menu paket dimsum spesial yaitu Assorted Dimsum seharga Rp 162.000. Paket ini terdiri dari delapan jenis dimsum dimana satu jenis dimsum berisi dua buah.

    Pilihannya mulai dari Har Gow, Lo Mai Gai, Jiao Zi, Fried Beancurd Roll, Salted Egg Bao, Siu Mai, Shrimp Wonton dan Bao.

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Dimsum ditata cantik di atas klakat bambu. Setiap jenis dimsum memiliki ciri khas serta karakter rasa masing-masing. Misalnya dimsum Har Gow, kulitnya tipis tapi bagian dalamnya lembut dengan potongan daging udang yang royal.

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Kemudian ada Lo Mai Gai, salah satu menu favorit saat makan dimsum. Berupa nasi ketan yang dikukus dengan daun teratai. Kalau suka dimsum goreng, di sini ada wonton goreng dengan isian udang dan ayam cincang, dimsum kulit tahu yang diisi dengan daging udang. Kalau suka pedas, cocolan chili oil di Come-Xia cukup pedas tapi tetap gurih.

    3. Chili Oil Noodle & Wonton Layak Dicoba

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Selain dimsum, kamu bisa pesan menu lain yang tak kalah enak yaitu Chili Oil Noodle & Wonton (Rp 58.000). Di sini menggunakan tipe mie besar seperti mie karet, tapi teksturnya lebih lembut dan kenyal.

    Bumbu dengan chili oilnya berpadu dengan sempurna, rasa pedasnya terasa dari suapan pertama sampai suapan terakhir.

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Begitu juga dengan toppingnya yaitu wonton atau pangsit rebus. Wonton berisi daging cincang ayam dan udang yang royal. Porsinya pun mengenyangkan dan cocok untuk jadi teman makan dimsum.

    Cek Menu Lainnya di Halaman Selanjutnya!

    4. Nikmatnya Fujian Fried Rice

    Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum.Come-Xia, Restoran Artisan Dimsum. Foto: detikFood

    Come-Xia juga menyajikan menu nasi goreng andalan. Salah satunya Fujian Fried Rice (Rp 55.000) yang disajikan di atas hotplate.

    Uniknya, nasi goreng ini mirip seperti nasi siram ala Chinese food. Karena nasi goreng diguyur dengan saus kental dari kaldu ayam. Nasi goreng ini disajikan tanpa kecap dan menggunakan potongan daging ayam.

    Rasanya gurih dan enak karena nasi goreng ini menggunakan minyak wijen. Selain itu tekstur kuah ayamnya yang cukup kental menambah rasa baru saat melahapnya.

    Selain ketiga menu di atas, Come-Xia juga memiliki menu makanan lainnya. Seperti Mala Ramien, Signature Mapo Tofu Ramen, Furikake Fried Rice hingga Bamboo Chicken Soup.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan Lokal


    Jakarta

    Bersantai di Populico tak hanya dapat menikmati kue hingga kopi yang segar. Namun ada juga hidangan bergaya bistro di Amerika seperti steak hingga ceviche.

    Populico, nama yang terpampang pada pelataran Hotel Tentrem Jakarta tak hanya sekadar kafe. Menu-menunya termasuk comfort food yang merujuk pada gaya penyajian bistro di Amerika Serikat.

    Di balik hidangan yang lezat-lezat ada kepiawaian chef Ruly sebagai Chef de Cuisine Hotel Tentrem Jakarta. Inovasi yang dihadirkan oleh chef Ruly memadukan resep Italia namun dengan penyajian layaknya di Amerika Serikat.


    Berprofesi sebagai chef profesional sejak puluhan tahun silam, tangan dingin chef Ruly tak lagi perlu diragukan. Ketika menyambangi Populico di Hotel Tentrem Jakarta, tim detikfood membuktikan sendiri kelezatan hidangannya.

    Baca juga: Jackson Wang Jajan Pani Puri hingga Es Tebu di India

    Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalChef Ruly menjelaskan konsep menu di Populico sendiri menrujuk pada resep Italia dengan penyajian ala bistro Amerika. Foto: Tim detikfood

    Konsep Fusion Bergaya Bistro Amerika

    Chef Ruly merujuk menu comfort food yang biasanya ditemui di restoran-restoran bergaya Amerika. Namun mengingat tak ada makanan asli yang benar-benar dari Amerika Serikat, chef Ruly punya trik khusus.

    Untuk resep makanannya ia mengacu pada resep-resep khas Italia. Seperti barramundi ceviche, burger, dan lainnya. Hanya saja penampilan dan penyajian porsinya yang besar yang menjadikan menu di Populico tampak seperti bergaya khas bistro di Amerika.

    Dalam pengembangan menunya, chef Ruly melibatkan hampir seluruh tim. Diskusi dan saling memberikan ide dilakukan sebelum uji coba yang dapat dilakukan selama berkali-kali.

    Maka tak heran jika hidangan yang tercantum pada buku menu dapat dipercaya kualitasnya. Mengingat proses pengembangan menu dan kurasinya yang tak sebentar.

    Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalSteak yang juicy menjadi hidangan utama yang sayang dilewatkan. Foto: Tim detikfood

    Barramundi Ceviche hingga Wagyu Steak Fritters yang Istimewa

    Menu utama atau makanan berat yang disajikan masih tak jauh dengan lidah orang Indonesia. Misalnya barramundi ceviche yang menyegarkan dan kaya akan rempah.

    Hanya saja pada menu ini barramundi disajikan dengan cara diiris tipis dan mentah. Hidangan ini cocok untuk penggemar ikan yang menyegarkan.

    Ada juga Wagyu Steak Fritters yang menggunakan potongan daging picanha. Steak yang dimasak medium rare tetap mempertahankan tekstur juicy namun dengan bumbu marinasi yang meresap.

    Jika ingin menu utama yang tak terlalu mengenyangkan, bisa pesan pasta. King Prawn Garlic Chili Pasta dapat menjadi pilihan pasta yang segar dengan pedas menggelitik dan lebih akrab dengan lidah orang Indonesia yang merasa tak lengkap tanpa cabai dalam makanannya.

    Pilihan dessert hingga kopi yang unik berlanjut di halaman berikutnya.

    Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalPilihan kue-kue yang cantik nan variatif juga cocok menjadi menu penutup. Foto: Tim detikfood

    Kue-kue Cantik yang Variatif

    Usai menikmati menu utama, saatnya beralih ke bagian pastry dan bakery. Kue-kue cantik dijejerkan pada etalase kaca sehingga sudah menarik perhatian tamu sejak memasuki Populico.

    Pastry andalan di sini yang layak dicoba ialah Banoffee. Bannoffee merupakan vienoiserie yang diisi potongan pisang, cokelat, serta krim dengan rasa kopi di dalamnya.

    Jika ingin yang lebih menyegarkan ada juga cake strawberry cantik dengan bentuk mirip dadu. Rasanya sedikit masam khas strawberry sehingga menyeimbangkan rasa manisnya.

    Pecinta cokelat juga tak boleh melewatkan cokelat cake khas Populico. Karakter rasanya tak terlalu manis, lapisan di dalamnya juga creamy dan tak terlalu padat sehingga tidak akan terasa berat sebagai menu makanan penutup.

    Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalNamun untuk racikan minumannya, Populico mengedepankan sentuhan lokal. Foto: Tim detikfood

    Sentuhan Lokal Pada Kopi Leupeh Lalay

    Jika pada menu utama chef Ruly menonjolkan resep khas Italia dengan penyajian bergaya Amerika Serikat, berbeda dengan racikan kopinya. Ada kopi-kopi unik yang memadukan rempah serta kekayaan alam sekitar.

    Kopi Leupeh Lalay diambil dari biji kopi yang dikunyah kemudian dikeluarkan kembali dari mulut kelelawar. Kopi ini dihasilkan dari petani kopi yang berada di kawasan Banten.

    Kopi berjenis robusta tersebut memiliki rasa yang dominan pahit dengan karakter notes lain yang tipis bahkan hampir tidak ada. Namun keunikan sumber kopinya yang dapat menjadi daya tarik untuk pengunjung Populico.

    Selain kopi banyak racikan minuman lain seperti Bandrek Creamcino dan Pandawa Brana. Bandrek Creamcino sendiri terinspirasi dengan racikan bandrek khas Jawa Barat.

    Perpaduan rempah dengan susu yang dibuat hangat disajikan seperti cappucino sehingga terlihat lebih elegan dan modern. Sementara Pandawa Brana ialah mocktail yang dipadukan dengan jamu.

    Ada campuran teh hitam, pistachio liquid, serta foam atau buih yang terbuat dari campuran tolak angin. Ketika diteguk, bagian cairannya terasa manis ringan menyegarkan namun ada hint dingin seperti mint dari bagian foamnya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nyam! Smash Burger Asal New Zealand yang Laris di Gading Serpong


    Jakarta

    Gerai kaki lima di Gading Serpong ini punya burger spesial asal New Zealand. Dimasak dengan api kayu bakar dan daging yang ditekan, menciptakan tekstur renyah dan rasa gurih nikmat.

    Kuliner di kawasan Gading Serpong memang selalu menarik perhatian. Terbaru ada Bootleg Burger yang menawarkan hidangan burger spesial asal New Zealand atau Selandia Baru.

    Belum satu bulan buka, gerai Bootleg Burger sudah menarik perhatian banyak pelanggan. Meskipun lokasinya di pasar modern Paramount Gading Serpong, tetapi kualitas dan cita rasanya tidak perlu diragukan.


    Bootleg Burger bukan sekadar burger biasa. Dibawa langsung dari Selandia Baru, menggunakan teknik yang sama seperti di negara asalnya yaitu dimasak dengan api kayu bakar terbuka. Dagingnya juga di ‘smash’ atau ditekan sampai pipih hingga menghasilkan tekstur yang garing nikmat.

    1. Dibawa langsung dari New Zealand ke Gading Serpong

    Bootleg Burger Gading SerpongBootleg Burger Gading Serpong dibawa langsung dari New Zealand. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kehadiran Bootleg Burger di Gading Serpong tidak luput dari peran Adey Saputra, selaku pemilik dan pendiri Bootleg Burger Indonesia.

    Gerai burger ini dibangun di New Zealand pada tahun 2021 dengan konsep Cloud Kitchen. Saat itu Adey menjadi manajer di gerai tersebut. Lalu, pria asal Pontianak ini keluar dari perusahaan tersebut.

    Satu tahun sebelum kembali ke Indonesia, ia meminta izin pemilik aslinya untuk membawa brand Bootleg Burger ke sebuah pop up atau pameran pasar malam.

    “Aku bilang Bootleg Burger ini mau semua risiko aku yang tanggung. Dan dia mengizinkan untuk memakai brand-nya, sama semua equipment dia,” jelasnya kepada detikFood (27/05/2025).

    Akhirnya Adey membuka gerai pop up Bootleg Burger di Night Market atau pasar malam selama satu tahun sebelum ia balik ke Indonesia.

    Tantangan baru diambil oleh Adey ketika gerai ini akhirnya ia bawa ke Indonesia. Ia mengaku ingin mencoba peluang baru dan berbeda jika Bootleg Burger dibawa ke Indonesia.

    Bootleg Burgers Indonesia pun didirikan di lokasi yang cukup unik, yaitu area pasar modern Paramount Gading Serpong. Adey mengaku area ini berpeluang besar karena banyak orang lewat dan biaya investasinya juga lebih rendah.

    “Aku pengen punya gerai burger sendiri yang bagus. Tapi kita mau fokus dulu memperkenalkan makanan kita. Kalau memang ada pelanggan dan kita udah yakin, baru kita komitmen buka di ruko,” jelasnya.

    2. Tawarkan smash burger dimasak dengan api kayu bakar

    Bootleg Burger Gading SerpongBootleg Burger merupakan smash burger dimasak pakai api kayu bakar dan dagingnya di smash. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nama ‘Bootleg’ sendiri diambil dari kata ‘bootlegging alkohol’ dimana pada zaman perang, orang-orang suka mencuri alkohol dari satu tempat ke tempat lainnya.

    Kepada detikFood, Adey mengungkap ingin Bootleg Burger ini bisa dibawa ke mana saja. Selain dijual di gerai, Bootleg juga bisa dibawa ke katering, pernikahan, ulang tahun, dan lain sebagainya.

    Konsep masak yang menggunakan peralatan dari besi bongkar pasang memudahkan Bootleg Burger disajikan di mana saja. Tanpa mengandalkan listrik, Bootleg Burger hadir dengan teknik memasak pakai api dari kayu bakar.

    “Itu teknik lama yang sudah mulai ditinggalkan orang. Tapi kita mau membawanya kembali karena hal tersebut adalah hakikat manusia menurut saya,” jelasnya.

    Bootleg Burger Gading SerpongTeknik memasaknya daging patty di smash atau ditekan hingga pipih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kayu yang dipakai juga khusus. Saat di New Zealand gerai burger ini menggunakan kayu dari pohon eukaliptus. Namun, di Indonesia mereka menggunakan kayu yang lebih mudah ditemukan dan lebih terjangkau yaitu kayu rambutan dan mahoni.

    Burger yang ditawarkan gerai ini kurang lebih mirip seperti burger bergaya Amerika.

    “Sebenernya stylenya kurang lebih sih sama kayak Amerika karena mereka juga terinspirasi. Cuma bedanya itu lebih ke permainan saus dan menyesuaikan lidah orang New Zealand gitu,” pungkas Adesa.

    Kenikmatan smash burger di gerai ini bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Double smash burger yang memuaskan!

    Bootleg Burger Gading SerpongTampilan double smash burger yang jadi andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bootleg Burger menawarkan beberapa varian menu, mulai dari Single Smash, Double Smash, Smash Royale, Combo Deals, dan beberapa camilan dan minuman pendamping. Harganya mulai dari Rp 23.000 sampai Rp 69.000.

    detikFood mencicipi menu Double Smash burger yang jadi andalan. Terdiri dari roti bun, double brisket patty, double keju cheddar, saus spesial dan pickles.

    Tampilannya menggiurkan. Rotinya tidak begitu besar dengan isian daging patty smash dan keju yang menggugah selera.

    Sama persis dengan roti burger di New Zealand, Bootleg Burger Indonesia juga menyajikan burger dengan roti bun terbuat dari kentang. Warna bagian dalam rotinya kuning karena mereka juga mencampurkan kunyit ke dalamnya. Meskipun begitu, rasa roti bunnya lebih dominan manis.

    Berpadu sempurna dengan brisket patty yang sudah di smash atau ditekan sampai tipis dalam api kayu bakar panas. Dagingnya juga spesial menggunakan campuran daging Australia brisket dengan Brazilian chuck.

    Saat dimasak, dagingnya hanya diberi tambahan sedikit lada dan garam. Ditekan sampai tipis dan menciptakan tekstur yang lebih renyah.

    Meskipun isiannya sederhana, tetapi cita rasanya memuaskan lidah. Rasanya seimbang antara roti bun yang dominan manis berpadu dengan daging burger yang renyah gurih dan agak beraroma smokey.

    Meskipun ada tambahan keju cheddar tetapi cita rasa gurih asin yang muncul tidak berlebihan. Racikan sausnya tidak begitu memberi sentuhan rasa spesial pada burger ini. Justru pickles atau acarnya yang memberi sentuhan unik asam segar pada burger ini.

    4. Smash royale menjadi pilihan lebih sehat

    Bootleg Burger Gading SerpongSmash Royale bisa dipesan sebagai opsi yang lebih sehat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang lebih sehat bisa pesan menu Smash Royale (Rp 48.000). Terdiri dari roti bun, brisket patty, keju cheddar, tambahan selada, tomat, pickles, dan saus.

    Tampilannya terlihat lebih ‘segar’ karena ada sentuhan warna hijau dari seladanya. Meskipun isinya hampir mirip, tetapi cita rasanya cukup berbeda.

    Menurut kami pickles atau acar di burger ini rasa asamnya lebih kuat. Apalagi dikombinasikan dengan tomat yang juga memberi sentuhan rasa asam.

    Daging brisket pattynya tercecap punya rasa gurih yang lebih dominan. Lebih enak jika dimbangi dengan tambahan saus sambal supaya ada sedikit sentuhan pedas.

    5. Kentang goreng dengan madu dan parmesan sebagai pelengkap

    Bootleg Burger Gading SerpongAda kentang goreng dengan madu dan keju parmesan sebagai pelengkap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan satu burger di sini sudah pasti mengenyangkan. Namun, kalau mau ada pendamping bisa pesan kentang goreng.

    Ada dua pilihan kentang goreng yaitu Belgium Shoestring Fries (Rp 23.000) dan Honey Parmesan Fries (Rp 28.000).

    Kami memesan keduanya, tetapi Honey Parmesan Fries terasa lebih berkesan. Terdiri dari kentang goreng dipadukan dengan tambahan saus madu dan keju parmesan.

    Kentang gorengnya garing dan tidak kering.Tambahan saus madu yang manis dengan keju parmesan gurih creamy memberi sentuhan rasa sempurna pada kentang goreng tersebut.

    Bootleg Burger yang unik membuat banyak pelanggan tertarik mencobanya. Oleh karena itu kalau datang ke sini lebih baik lebih awal atau reservasi terlebih dahulu.

    Dalam sehari mereka juga punya batasan stok burger yang tidak begitu banyak. Berawal dari menyiapkan 50 buah sehari lalu naik menjadi 65 per hari. Di akhir pekan, Adey mengungkap bisa menyiapkan sampai 70 buah burger dalam sehari.

    “KIta perlahan tetap naikin tapi masih pelan-pelan karena tim-nya juga masih baru. Di F&B ini yang penting konsisten,” ujarnya.

    Jika respon pelanggan baik, tidak menutup kemungkinan kedepannya Bootleg Burger menawarkan varian lain, seperti burger ayam. Bootleg Burger bisa ditemukan di Pasar Modern Paramount KT/167, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong, Tangerang. Buka Kamis sampai Selasa pukul 17.00-21.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com