Category: Tempat makan

  • Sedap Berempah! Nasi Campur Bali Halal di Jaksel


    Jakarta

    Di Jakarta Selatan ada restoran mungil yang menawarkan hidangan nasi campur khas Bali. Disajikan komplet bersama aneka macam lauk dengan bumbu rempah yang khas.

    Mencari kuliner khas Bali di Jakarta Selatan mungkin cukup sulit. Beruntungnya, hadir restoran mungil ini yang menawarkan hidangan nasi campur khas Bali dengan lauk pauk unik. Namanya Bali dari Selatan, lokasinya berada di Jl. Wijaya.

    Bali dari Selatan punya menu nasi campur yang disajikan dengan lauk pauk seperti ayam bakar, ayam goreng, hingga gurita. Tidak lupa ada sate lilit ayam hingga kuah betutu spesial.


    Tempat makannya memang kecil, lebih mirip seperti kafe. Namun, berhasil memberi kesan yang nyaman dan lebih intim.

    Penasaran dengan kenikmatan nasi campur Bali dari Selatan, tim detikFood menyambangi untuk mencicipi langsung. Begini rasanya!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Bali dari Selatan
    Alamat Wijaya Timur Raya – Jaksel
    Instagram @balidariselatan
    Jam Operasional 07.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 35.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Makanan khas Bali
    Fasilitas
    • Tempat makan indoor
    • Ber AC
    • Tersedia toilet

    1. Tempat mungil dan estetik

    Bali dari SelatanBali dari Selatan punya gerai yang mungil tetapi suasananya nyaman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kebanyakan warung nasi mungkin memiliki area yang kurang nyaman, tidak ber-AC, dan kurang bersih. Namun, tempat makan nasi campur ini berbeda.

    Mereka sebenarnya sudah buka sejak 2022, tetapi hanya jualan secara online. Barulah pada tahun 2024, mereka membuka outlet di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, yang bisa memuat kurang lebih 16 pengunjung.

    Lokasinya di sebuah bangunan dalam perumahan. Ukuran restorannya memang kecil, tetapi berhasil disulap menjadi tempat makan nyaman dengan hiasan aksen Bali yang khas.

    Bali dari SelatanSeperti ini bagian dalam gerai Bali dari Selatan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dari luar saja sudah terlihat ornamen-ornamen payung khas Bali. Begitu masuk, langsung disambut dengan empat meja kayu panjang dan tempat duduk.

    Makan di sini rasanya seperti sedang nongkrong di kafe estetik. Area makannya dingin, harum, dengan penerangan lampu yang remang-remang sukses membuat kami betah lama-lama.

    2. Menu khas Bali yang beragam

    Bali dari SelatanMenu yang ditawarkan juga beragam, ada berbagai pilihan makanan khas Bali sampai camilan ala kafe. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Siapa sangka menu-menu yang ditawarkan Bali dari Selatan ternyata cukup bervariasi.

    Pilihannya mulai dari Nasi Jinggo Bakar, berbagai macam olahan Nasi Campur Bali, Nasi Betutu sampai Nasi Rujak Kencur juga tersedia di sini.

    Menu-menu ini dikembangkan oleh seorang chef sekaligus pemiliknya yang memiliki pengalaman bekerja di cukup lama di Bali. Sehingga, masakan di restoran ini bisa dibilang punya rasa autentik.

    Selain menu-menu nasi campur, Bali dari Selatan juga punya menu lain, seperti Gurame Nyta-Nyat, Sup Ikan Goreng Sanur, Ikan Bakar Jimbaran, sampai Gurita Suna Cekuh.

    Pelanggan juga bisa menambah ekstra, nasi, kuah betutu, sambal matah/plecing/embe, sate lilit, dan beberapa lauk lain jika memang dirasa porsinya kurang.

    Uniknya lagi, mereka juga menawarkan berbagai macam pilihan minuman, mulai dari aneka rasa es teh sampai kopi.

    Karena konsepnya yang berbaur dengan kafe, sehingga di sini juga ada camilan ala kafe, seperti cireng rujak sampai pisang molen madu.

    Harganya makanan dan minuman di restoran ini masih ramah dikantong, dibanderol mulai dari Rp 35.000 sampai Rp 50.000an.

    Kenikmatan nasi campur Bali yang khas bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Nasi Campur Bali Jakarta Selatan yang komplet

    Bali dari SelatanNasi Campur Bali Jakarta Selatan di sini punya isian yang super komplet. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau datang ke sini jangan sampai melewatkan hidangan nasi campur Bali. Mereka punya variasi, mulai dari yang komplet, dengan lauk ayam sampai dicampur dengan gurita.

    Kami memesan hidangan Nasi Campur Bali Jakarta Selatan (Rp 50.000), dengan isian sate lilit ayam, sate angkak, ayam betutu, sei sapi, cumi asin, lawar, dan sambal matah.

    Spesialnya, mereka juga menyajikan kuah kaldu betutu secara terpisah yang bisa dimakan bersama nasi campur.

    Dengan berbagai macam lauk yang menemani, nasi campur ini dijamin mengenyangkan.

    Saat mencicipi nasi campur secara keseluruhan, kami bisa merasakan bumbunya medok dan berempah. Mulai dari ayam betutunya yang punya rasa kencur cukup kuat.

    Sentuhan smokey dan gurih pedas datang dari sate ayam bumbu angkak. Sedangkan sate lilitnya punya tekstur lebih lembut dengan rasa yang cenderung gurih.

    Lawarnya terdiri dari campuran sayuran, dengan sentuhan rasa sereh dan kencur yang lebih dominan.

    Kucuran kuah betutunya juga membuat nasi campur ini semakin kuat rempahnya karena rasa kuahnya pun tidak sekadar gurih, tetapi ada sentuhan rasa kencur dan kemiri yang kuat.

    Daging sei sapi dan cumi asinnya enak dipadukan dengan lauk lain sebagai penetralisir.

    Tidak lupa ada kerupuk kulit dan sambal matah yang tidak begitu pedas dan berminyak sebagai pelengkap yang pas.

    4. Nasi Ayam Kremes yang tak kalah nikmat

    Bali dari SelatanNasi Ayam Kremesnya juga tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau tidak mau terlalu banyak lauk, bisa pesan menu nasi campur ayamnya. Terdapat pilihan Nasi Ayam Goreng Kremes (Rp 35.000) dan Nasi Ayam Bakar (Rp 35.000).

    Satu porsinya tidak sekomplet menu sebelumnya. Menu nasi ayam goreng dan bakar ini hanya dilengkapi dengan lawar, kacang panjang, kacang goreng, sambal matah, kerupuk kulit, dan kuah betutu terpisah.

    Ayam gorengnya lebih spesial daripada ayam bakar. Kerenyahan ayam gorengnya bisa dirasakan sampai ke tulang-tulang. Bumbu ungkepnya lebih dominan guirh dan kurang terasa rempah-rempahan, seperti lengkuasnya.

    Tekstur daging ayamnya masih sedikit juicy. Dimakan begitu saja sudah enak. Namun, untuk rasa yang lebih kompleks, bisa dimakan dengan sambal matah dan lawarnya.

    5. Ngemil rujak cireng dan es kopi

    Bali dari SelatanBisa menikmati camilan cireng bumbu rujak di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau hanya mau santai di restoran ini juga bisa. Tinggal pesan beberapa camilan atau minuman kopi yang mereka tawarkan.

    Kami memilih Rujak Cireng (Rp 25.000) dan racikan kopi spesial Rosie’ On The Glass (Rp 25.000) sebagai camilan untuk menunggu nasi campur.

    Rujak cirengnya disajikan dengan wadah yang menarik. Satu porsinya terdiri dari 5 buah cireng goreng.

    Bagian luar cirengnya renyah, tetapi ketika digigit, kami bisa merasakan tekstur yang kenyal lembut.

    Semakin nikmat dicocol ke bumbu rujaknya yang tidak begitu pedas, dan ada sedikit sentuhan asam gurih segar.

    Kopi Roise’ On The Glass menjadi salah satu signature mereka.

    Bali dari SelatanRacikan kopi spesial ini juga bisa dicoba di Bali dari Selatan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dari segi tampilan, terlihat seperti es kopi Americano biasa, tetapi bagian bawahnya terendap sirup buah yang memberi sentuhan berbeda.

    Ketika diaduk lalu diseruput, kami bisa merasakan rasa kopi yang cukup kuat. Sepertinya dibuat dari biji kopi Arabika karena lebih dominan asam daripada pahit.

    Meskipun awalnya cukup terkejut dengan rasa kopi yang kuat, lama kelamaan ada sentuhan rasa manis asam dari sirup yang menurut kami rasanya mirip seperti sirup markisa.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • KAI Launching KAIfetaria by Loko Cafe, Lebih Nyaman dengan Menu Beragam


    Jakarta

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan KAIfetaria by Loko Café yang berlokasi di Kantor Pusat KAI Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1 Bandung. KAIfetaria yang memiliki luas bangunan kurang lebih 258 m2 tersebut secara langsung diresmikan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

    “KAIfetaria by Loko Café merupakan kafe yang dikelola KAI Services yang memiliki konsep Great Food, Great Ambiance, serta Great Place yang menyajikan makanan-makanan tradisional dan makanan rumahan. Menu yang dijual dapat mengingatkan Anda pada cita rasa makanan saat berada di rumah,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/8/2024).

    “Ada juga fasilitas tambahan yang disediakan KAIfetaria seperti coworking space, ruang rapat, collaboration space, area makan indoor dan outdoor dengan kapasitas total keseluruhan 189 orang,” sambungnya.


    Anne mengatakan saat ini KAIfetaria juga sudah terbuka untuk pengunjung umum yang ingin menikmati suasana kantin dengan masakan rumah yang enak dengan tempat yang nyaman di sekitaran Kota Bandung. Ia menambahkan KAIfetaria buka dari Senin-Jumat mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB dan Sabtu pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

    “Meriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, KAI melalui KAI Services juga berkolaborasi dengan BNI memberikan diskon khusus untuk pengguna QRIS Wondr di KAIfetaria yang membeli makanan dan minuman di KAIfetaria selama bulan Agustus 2024 ini. Ada Promo Tebus Murah yang berlaku hanya di tanggal 15 Agustus 2024 dimana para pelanggan KAIfetaria dapat melakukan tebus murah makanan dan minuman menggunakan Qris Wondr by BNI,” ungkap Anne.

    Ia menambahkan untuk minuman, pelanggan KAIfetaria yang melakukan maksimal transaksi sebesar Rp 15.000 maka akan mendapatkan harga spesial sebesar Rp 79. Sementara untuk makanan, pelanggan KAIfetaria yang melakukan transaksi sebesar Rp 25.000 maka akan mendapatkan harga spesial Rp 7.900.

    “Promo Tebus Murah berlaku untuk 150 transaksi pertama dan tidak berlaku kelipatan,” jelas Anne.

    Selain itu Anne mengatakan di KAIfetaria juga ada promo diskon Rp 7.900 yang berlaku mulai tanggal 16 Agustus hingga tanggal 23 Agustus 2024 dengan pembayaran menggunakan QRIS Wondr by BNI. Para pelanggan KAIfetaria bisa mendapatkan promo ini dengan melakukan transaksi minimal Rp 50.000 maka akan mendapatkan diskon Rp 7.900. Promo diskon Rp 7.900 hanya berlaku untuk 100 orang pertama saja.

    “Pengunjung KAIfetaria dapat menikmati promo dari BNI selama bulan Agustus ini. Mulai dari Tebus Murah di tanggal 15 Agustus 2024 hingga promo diskon Rp 7.900 yang berlaku mulai tanggal 16 Agustus hingga 23 Agustus 2024,” ujar Anne.

    “Jangan lewatkan promonya, untuk masyarakat yang sedang liburan di Kota Bandung atau bertamu ke Kantor Pusat KAI silahkan berkunjung ke KAIfetaria,” pungkasnya.

    (akn/ega)



    Sumber : food.detik.com

  • Huaah! Jjajangmyeon Pedas di Resto Korea Milik Nagita Slavina


    Jakarta

    Nagita Slavina kembali membuka restoran baru, kali ini menawarkan kuliner Korea. Kami mencicipi jjajangmyeon pedas, kalguksu, hingga aneka camilan khas Korea.

    Beberapa waktu lalu, Nagita Slavina sempat mengungkapkan lewat tayangan Instagram @raffinagita1717 kalau dirinya membuka restoran Korea di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Restoran bernama Naramyeon itu menawarkan aneka hidangan mie khas Korea.

    Penasaran dengan restoran baru milik Nagita Slavina ini, detikFood langsung mampir untuk meniccipi menunya. Kami memesan beberapa menu andalan, mulai dari jjajangmyeon hingga camilan.


    Berkonsep ala Street Food

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Suasana restoran milik Nagita Slavina ini sangat meriah dengan warna-warni yang menyala. Ia banyak menggabungkan warna oranye, merah, dan biru pada interior restorannya.

    Untuk konsepnya sendiri, dibuat mirip seperti tempat makan ala street food Korea. Pada bagian dindingnya diberikan hiasan penutup dari besi. Lalu, ada juga hiasan lampu-lampu yang menggantung.

    Nagita Slavina R&D ke Korea

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk restoran baru miliknya ini, Nagita Slavina sampai melakukan research and development sampai ke Korea Selatan. Hal ini ia ungkapkan melalui tayangan vlog-nya beberapa waktu lalu.

    “Sebenarnya kita sudah lumayan lama develop ini tapi kita baru grand opening yang di sini,” ungkap Nagita Slavina, seperti dikutip oleh detikFood (26/7).

    Pada tayangan tersebut, Nagita juga menjelaskan bahwa semuanya dibuat sendiri di Indonesia. Mulai dari jenis mienya hingga kuahnya.

    Banyak Sajikan Menu Mie Korea

    Naramyeon ini lebih fokus menawarkan menu mie khas Korea. Mulai dari kalguksu hingga jjajangmyeon yang disajikan dengan aneka topping.

    Semua menu mie di sini bisa memilih sendiri jenis mienya. Kamu bisa menikmati mie kecil, lebar, dan premium. Semua mie dibuat sendiri di Indonesia, jadi sudah disesuaikan dengan lidah lokal.

    Kalguksu dan Jjajangmyeon yang Pedas

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk menu kalguksunya menjadi andalan dari Naramyeon. Kami memilih Nara Gyeran Kalguksu (Rp 53.000).

    Porsinya Nara Gyeran Kalguksu ini cukup besar, isinya ada irisan daging ayam dan telur utuh. Mie nya kami memilih mie lebar seperti sajian di Korea.

    Kalguksu ini menjadi populer karena salah satu kedai kalguksu di Pasar Gwangjang masuk tayangan Netflix dan viral. Di sana mienya lebar dan dibuat fresh, jadi terasa nikmat.

    Bagaimana dengan kalguksu di restoran Nagita ini? Mienya terasa kenyal dan licin, potongan mienya jug tak panjang, tapi agak pendek-pendek jadi sedikit kesusahan ketika ingin menyuapnya.

    Untuk kuah kaldunya terasa creamy dengan sensasi rasa gurih agak sedikit manis. Topping ayamnya disajikan pas bersama mie. Sayangnya, gyeran atau telur yang disajikan buat kami agak asin.

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Maeun Jjajangmyeon Dakkaseu (Rp 62.000) sangat sesuai dengan selera kami. Jjajangmyeon biasa yang cenderung gurih manis ini ditambahkan pasta dan bubuk cabe, sehingga rasanya lebih pedas.

    Rasa pedasnya pas di lidah kami, tak menghilangkan sensasi gurih dan manisnya. Topping ayam gorengnya juga enak, agak renyah dan dagingnya juicy. Untuk mienya tipe yang kecil lurus, kami bisa menyeruputnya dengna nikmat.

    Camilan di Naramyeon

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami juga memesan beberapa menu camilan dari Naramyeon. Karena tteokbokki berkuah merah sudah biasa, kami memesan tteokbokki fried garlic (Rp 25.000).

    Namun, sayangnya tak sesuai dengan ekspektasi kami. Sekilas tampak kering dan pucat, mirip seperti cimol atau cireng ketika disantap. Sensasinya ada sedikit pedas dari lada bubuk.

    Kami juga memesan menu twigim (gorengan), ada gochu (Rp 12.000) dan gimari (Rp 22.000). Gochu twigim adalah gorengan yang terbuat dari cabe hijau dibalut tepung renyah.

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami pikir akan mirip di Korea yang kerap ditambahkan isi adonan eomuk. Namun, ternyata hanya cabai hijau polos saja, jadi kami kurang berselera.

    Gimari twigim yang pas dengan selera kami. Isian mie di dalamnya sangat lembut dan kenyal. Rasa gurihnya juga sangat pas, enak sekali ketika dicocolkan ke kuah jjajangmyeon yang kami pesan itu.

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kalau penasaran ingin mencoba restoran Korea baru milik Nagita Slavina boleh kunjungi langsung di Gandaria City. Pilih beberapa menu untuk dicoba ya!

    Naramyeon

    Gandaria City, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: –
    Instagram @naramyeon.id

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hot Chocolate Viral dengan Topping Marshmallow Bakar


    Jakarta

    Jajanan yang viral di Singapura ini akhirnya bisa dinikmati di Indonesia. Minuman dark chocolate yang disajikan dengan marshmallow yang dibakar. Legit creamy!

    Beberapa kali jajanan viral di Singapura selalu menarik perhatian masyarakat Indonesia. Mulai dari mee pok, butik teh, kopi, es krim uncle, dan masih banyak lagi.

    Maka tak heran jika Singapura dijadikan kiblat kuliner Asia. Yang terbaru, ada jajanan viral berupa minuman dark chocolate yang disajikan dengan marshmallow.


    Minuman tersebut diberi nama ‘Burn Dark Choco’ yang ditawarkan oleh gerai Cinnabon. Menu ini tersedia di seluruh gerai Cinnabon yang ada di Indonesia.

    Hot Chocolate Viral dengan Topping Marshmallow BakarHot Chocolate Viral dengan Topping Marshmallow Bakar Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kami mengunjungi di cabang yang berlokasi di Mall Grand Indonesia East, tepatnya di lantai 3A. Gerai Cinnabon ini memang sedang mengeluarkan menu serba marshmallow.

    Salah satunya ada ‘Burn Dark Choco’ yang menarik perhatian. Satu gelasnya dibanderol Rp 52.000. Minuman ini pada dasarnya adalah hot dark chocolate.

    Lalu, disajikan dengan marshmallow yang melingkar di bibir gelasnya. Marshmallow tersebut kemudian dibakar dengan semburan api dari blow torch, sehingga menghasilkan warna dan aroma yang smokey.

    Tak hanya itu, di bagian tengahnya juga diberi satu skop krim chantilly. Krim chantilly merupakan krim kocok asal Prancis yang punya cita rasa vanilla yang manis.

    Hot Chocolate Viral dengan Topping Marshmallow BakarCinnamon Foll disajikan dengan smores. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Cara menikmatinya supaya dapat merasakan semua isiannya dalam satu gelas. Aduk marshmallow dan campurkan krim kocok dengan hot chocolate sehingga semuanya menyatu.

    Nikmati menggunakan sendok, sehingga bisa merasakan semua elemen dalam satu suapan. Hot chocolate yang pekat dengan rasa pahit menjadi seimbang dengan tambahan marshmallow yang manis.

    Tambahan krim kocoknya juga memberikan sentuhan rasa creamy yang unik. Menikmati hot chocolate ini kurang lengkap tanpa cinnamon roll yang terkenal di gerai ini.

    Ada varian Smores yang dibanderol Rp 30.000. Tekstur rotinya lembut dan dominan manis. Sayangnya, rasa dan aroma kayu manisnya kurang kuat. Namun, terobati dengan topping remahan biskuit Oreo dan marshmallow yang dibakar dengan blow torch.

    Cinnamon roll semakin enak ketika dicelup ke dalam hot chocolate. Jika kamu menikmati Burn Dark Choco sebaiknya segera dinikmati agar panasnya tak berkurang dan marshmallownya tak meleleh.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bangunan Restoran Berusia 110 Tahun Ini Rekam Jejak Kuliner Proklamator


    Jakarta

    Restoran di Jakarta ini berhasil merekam jejak kuliner Sang Proklamator. Menu tradisional yang otentik disajikan sebagai rijsttafel menyambut Hari Kemerdekaan.

    Banyak catatan sejarah yang berhasil disimpan rapi pada tempat-tempat tak terduga. Bahkan di dalam restoran sekaligus galeri di bilangan Jakarta Pusat saja kental dengan jejak Bapak Bangsa, Ir. Soekarno.

    Tugu Kunstkring Paleis berhasil merekam sejarah panjang kuliner di Hindia Belanda hingga Soekarno berhasil merebut kemerdekaannya. Segala rupa masih dijaga keasliannya, bahkan bentuk bangunannya sama sekali tak dipugar.


    Menyambut Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, tim detikfood menilik kembali perjalanan kuliner bangsa di restoran ini. Mulai dari ruangan yang didedikasikan untuk Soekarno, Multatuli, hingga penyajian makanan dengan akulturasi kolonial kami rasakan secara langsung.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Tugu Kunstkring Paleis
    Alamat Jalan Teuku Umar 1, Menteng, Jakarta Pusat
    No Telp 021 3900899
    Jam Operasional Setiap hari, 11.00 – 00.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 60.000 – Rp 180.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Ruang VIP
    • Area Parkir Luas
    • Main Function Hall
    • dll
    Tugu Kunstring PaleisTugu Kunstring Paleis tak pernah mengubah bentuk bangunan aslinya. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Bangunan Imigrasi Belanda yang Tak Pernah Diubah

    Memasuki gerbang dari Tugu Kunstkring Paleis sendiri para pengunjung akan disambut dengan tulisan besar “Immigrasienst-Djawan Immigrasi”. Tulisan ini merupakan bukti nyata kejayaan kolonial pada masanya di Batavia.

    Pada masa kolonial bangunan ini sempat mengalami perubahan fungsi berkali-kali. Mulai dari difungsikan sebagai restoran sekaligus galeri, menjadi kantor imigrasi, hingga lembaga keagamaan.

    Ketika masih menjadi restoran dan galeri, karya pelukis ternama seperti Vincent van Gogh hingga Pablo Picasso pernah dipajang di sini. Hingga akhirnya pemilik Tugu Group berhasil mengambil alih bangunan tersebut dan mengembalikan fungsinya sebagai restoran sekaligus galeri.

    Tugu Kunstring PaleisPada setiap ruangannya diberi nama pahlawan sebagai bentuk dedikasi. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Ruangan yang Didedikasikan untuk Pahlawan

    Tugu Group terkenal dengan identitasnya yang melekat kuat dengan sejarah dan budaya Indonesia. Untuk di Tugu Kunstkring Paleis sendiri setiap ruangannya didedikasikan untuk para pahlawan bangsa yang berjuang demi kemerdekaan.

    Ruang Diponegoro merupakan ruangan makan reguler yang menampilkan lukisan besar berisi cerita penangkapan Pangeran Diponegoro oleh pemerintah kolonia. “Di bagian belakang ruang makan ini ada lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro yang kebetulan dilukis sendiri oleh owner kami,” ujar Dyan selaku Marketing Tugu Kunstkring Paleis.

    Ada juga beberapa ruangan yang diberi nama Raden Saleh hingga Multatuli yang merupakan orang Belanda tetapi memiliki jasa untuk Indonesia. Tetapi ada satu ruangan khusus yang sengaja didedikasikan untuk Bapak Bangsa, yaitu Ir. Soekarno.

    Di dalam ruangan dengan kapasitas hingga 20 orang ini, perjalanan wafatnya Bung Karno dan foto-foto selama masa hidupnya dipajang. Koleksi seperti topeng, buku-buku, hingga kerisnya pun ada dan tersimpan rapi di sini.

    Berbagai menu otentik yang menjadi saksi akulturasi budaya ada di halaman berikutnya.

    Resep Autentik Warisan Nusantara

    Tugu Kunstring PaleisSesuai dengan konsepnya yang menyajikan makanan tradisional, resep otentik juga terus dijaga kualitasnya di sini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sejalan dengan konsep seluruh ruangannya, menu-menu yang dihadirkan oleh Tugu Kunstkring dapat dipastikan asli dan otentik warisan nenek moyang Indonesia. Resepnya sendiri dikurasi langsung dan berasal turun temurun serta dijaga kemiripannya dengan makanan yang disajikan pada masa lampau.

    Tugu Kunstkring Paleis secara khusus dibantu oleh chef lokal dengan kemampuan menyajikan masakan tradisional yang tak main-main untuk menghidangkan menu-menunya. Pada perayaan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia tahun ini ada paket bertajuk Imperial Indonesia Heritage Culinary Journey.

    Penyajiannya menggunakan tampah dengan dekorasi mirip bambu runcing. Di dalamnya tersaji beberapa lauk pauk khas berbagai daerah yang nikmat.

    Seperti sate lembut khas Betawi, tumis daun pepaya dengan ikan cakalang khas Manado, ayam suwir bumbu rujak, sambal goreng ati kentang dengan petai, hingga pelengkap seperti sambal bajak dan emping. Paket menu khusus Hari Kemerdekaan ini dibanderol Rp 358.000++ yang dapat dinikmati oleh dua orang.

    Citarasanya benar-benar seperti masakan di rumah nenek. Terbukti dari acar kuning yang memiliki tekstur kerenyahan potongan wortel dan timunnya pas dengan bumbu yang meresap. Sate lembut Betawi yang mulai langka di Jakarta sendiri berhasil dihidangkan dengan perpaduan gurih manis dan cincangan daging sapinya yang lembut.

    Jejak Akulturasi Budaya Lokal dan Kolonial

    Tugu Kunstring PaleisTugu Kunstring Paleis juga merekam jejak akulturasi budaya melalui penyajian Betawi Rijsttafel. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Melalui hidangan makanannya, Tugu Kunstkring juga mengajak para pengunjung meresapi akulturasi budaya yang ada di Jakarta, khususnya. Perpaduan kekayaan kuliner Betawi dan budaya Rijsttafel khas Belanda dapat dipesan oleh pelanggan yang datang.

    Ada 10 jenis hidangan Betawi yang akan disajikan dengan konsep penyajian makanan lengkap sesuai tata cara perjamuan resmi disajikan di sini. Untuk pemesanan lebih dari 5 porsi, Tugu Kunstkring juga menyediakan Parade Betawi yang dilengkapi dengan tarian dan musik-musik khas Betawi.

    Pada paket Betawi Rijsttafel ini merunya berupa sate lembut, uang krispy, semur lidah, acar kuning, udang sayur gambas, opor bebek, karedok, tumis tempe cabe hijau, sambal hijau dengan teri, serta kerupuk emping. Para pekerjanya juga akan menyendokkan lauk pauk ke setiap piring tamu dengan merata.

    Langganan Keluarga Sang Proklamator

    Tugu Kunstring PaleisKeluarga Ir. Soekarno mulai dari anak hingga cucu disebut menjadi langganan setia di Tugu Kunstkring Paleis. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sisi unik lainnya dari restoran ini tidak hanya merekam jejak kuliner Bung Karno saja. Tetapi keluarganya, anak-anak, cucu, dan keturunannya menjadi pelanggan setia di sini.

    Dian mengatakan berbagai acara dan jamuan makan seringkali dilakukan di sini. Bahkan cucu mendiang Bung Karno, Puti Soekarno, baru saja melangsungkan perayaan ulang tahunnya di Tugu Kunstkring Paleis pada Juni lalu.

    Anak dan cucu dari Sang Proklamator ternyata juga senang datang ke sini untuk makan. Megawati Soekarnoputri konon menyukai hidangan khas Jawa Timur, sementara Puti Sukarno dan keluarga senang memesan Geroosterde visch atau yang berarti ikan panggang dengan sambal matah.

    Keluarga Ir. Soekarno memiliki ikatan yang kuat dan kenangan yang kental dengan Tugu Kunstkring, di bagian depan restoran ini dan tepat pada baru pengesahannya tertanda Megawati yang meresmikan restoran ini. Selain para keluarga mendiang Bung Karno, banyak tamu kenegaraan yang juga sering hadir di sini.

    Dian menjelaskan beberapa tokoh seperti Duta Besar Timur Tengah pernah makan bersama di Tugu Kunstkring, putri dari Denmark, hingga berbagai presiden dari luar negeri datang ke sini. Selebriti dunia seperti Victoria Beckham saja konon pernah datang untuk mencicipi makanan Indonesia yang otentik.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nyamm! Empal hingga Tongseng di Resto Modern Ini Punya Rasa Otentik


    Jakarta

    Sebuah restoran di jantung kota berhasil sajikan makanan tradisional jadi lebih modern. Empal hingga tongsengnya memiliki cita rasa otentik yang dipertahankan.

    Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengangkat sebuah makanan tradisional agar diterima lebih banyak konsumen. Salah satu yang paling berdampak adalah penyajian yang dibuat menarik dengan tetap mempertahankan cita rasa agar tak kehilangan identitas aslinya.

    Begitu pula konsep yang diusung oleh The Acre sebagai salah satu restoran pendatang baru di tengah jantung kota. The Acre yang baru buka pada 2021 berhasil menghidangkan makanan tradisional dengan cara yang menarik.


    Tempatnya yang nyaman juga membuat para pengunjungnya cozy dan betah berlama-lama. Masuk ke The Acre rasanya seolah tak lagi di Jakarta, ditambah dengan hidangan makanan tradisionalnya yang modern tetapi tetap terasa asli.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan The Acre
    Alamat Jalan H.O.S Cokroaminoto No.1, Menteng, Jakarta Selatan.
    No Telp 0811-3813-8138
    Jam Operasional

    Senin-Kamis, 08.00 – 22.00 WIB

    Jumat-Minggu, 07.00 – 22.00 WIB

    Estimasi Harga Rp 150.000/orang (rata-rata).
    Tipe Kuliner Western, Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Area Parkir Luas
    • Ruang VIP
    • dll
    The Acre MentengThe Acre menawarkan suasana yang nyaman di tengah kota seolah sejenak melipir dari hiruk pikuk. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Suasana nyaman di tengah kota

    The Acre yang berada di Jl. HOS. Cokroaminoto Nomor 100, Menteng menawarkan tempat makan yang berbeda dari kebanyakan restoran di sekitarnya. Jika melihatnya sekilas dari luar, kamu pasti tak menyangka suasana yang berbeda di dalamnya.

    Restoran ini memiliki area parkir yang luas dan bangunan restoran yang tak kalah luas. Rafi, selaku Manajer Marketing The Acre, menyebut restoran ini berdiri di atas tanah seluas 1 akre yang sengaja didesain dengan konsep yang berbeda.

    Pasarnya yang lebih condong pada anak muda menyajikan suasana restoran yang hijau, teduh, dan dilengkapi gemericik air sehingga terasa lebih tenang. Walaupun samar-samar terdengar bising kendaraan jika duduk di bagian outdoor tetapi nuansa yang dihadirkan seolah tak lagi berada di Jakarta.

    The Acre memiliki beberapa area yang konsepnya beragam. Mulai dari outdoor untuk bersantai, ruang VIP yang bertajuk budaya Nusantara, hingga salah satu area mirip mini garden yang teduh.

    Racikan resep tradisional yang dielevasi

    The Acre MentengBerbagai menu tradisional yang disajikan di sini masih mengacu pada resep masakan Indonesia asli. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Ditemui oleh detikcom (14/8), Rafi menyebut resep-resep makanan Indonesia yang disajikan di sini masih merujuk pada resep tradisional. Cita rasanya terus dipertahankan walaupun penyajiannya dibuat lebih modern untuk menyasar kawula muda.

    “Kalau inovasi yang dilakukan itu cuma 10% saja pada penyajiannya. Cita rasa, resep, dan bahan-bahan semuanya masih menggunakan resep tradisional asli,” ujar Rafi.

    Pembuktiannya tampak pada beberapa menu yang sempat kami cicipi saat mendatangi The Acre. Beef Ribs Tongseng yang menjadi andalan di sini diracik dengan kuah yang lembut gurih dan santannya yang tak terlalu kental.

    Penggunaan daging bagian iga yang dimasak hingga lembut juga membuat tongsengnya lebih mantap. Racikan bumbunya tak jauh berbeda dengan yang bisa ditemukan di para penjual tongseng legendaris, hidangan ini paling enak dipadukan dengan nasi putih hangat, emping, dan sambal hijaunya yang segar.

    Selain menu berkuah, ada juga nasi goreng kampung yang komplet. Nasi berempah yang sedikit smokey dilengkapi dengan tiga tusuk sate ayam, telur omega setengah matang, acar, selada, dan kerupuk emping.

    Nasi goreng tidak hanya terasa manis sebab penambahan kecap, tetapi rasa rempah layaknya nasi goreng rumahan yang dibuat ibu saat sarapan bisa terasa pada setiap suapannya. Begitu pula pelengkap sate ayamnya yang dibalut bumbu kacang dengan sentuhan sedikit pedas dan tak semata-mata manis seperti hanya menggunakan kacang dan kecap saja.

    The Acre MentengSajian bebek yang renyah di luar dan juicy di dalam juga bisa dipesan di sini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Penikmat kudapan tradisional yang ingin lebih otentik lagi juga bisa memesan Acre Crispy Duck dan Empal Lumajang. Kedua menu ini seolah menjadi menu wajib yang paling banyak dipesan oleh pelanggan yang datang.

    Acre Crispy Duck memiliki keistimewaan pada bebek gorengnya. Tekstur renyah didapatkan dari bagian kulit bebek. Setelah renyahnya hilang tekstur yang juicy dan lembut akan dilanjut saat mengunyah bagian lemak kulit bebek hingga daging yang paling dekat dengan tulang.

    Bebek gorengnya dimasak hingga empuk, tidak amis, dan tidak liat. Dipadukan dengan nasi kecombrang, aroma harumnya tak hanya memanjakan lidah tetapi juga merangsang indera penciuman.

    Pada menu Empal Lumajang penyajian potongan daging empal yang mlekoh dengan nasi kecombrang yang besar porsinya juga cocok dinikmati 2-3 orang. Ciri khas daging empal yang identik dengan ketumbar yang kuat terasa pada hidangan ini.

    Ditambah dengan kucuran racikan bumbu kecap yang menambah rasa legit berdampingan dengan aroma ketumbar dan lengkuas yang cukup kuat. Namnu tekstur empalnya sendiri tidak terlalu kering dan masih lebih lembut daripada empal tradisional yang dimasak agak kering.

    Ada jajanan pasar dan penyajian makanan unik di halaman selanjutnya.

    Jajanan pasar tak kalah dari pastry Barat

    The Acre MentengSajian jajanan pasar di sini juga mendapatkan perhatian yang spesial samapi-sampai ada chef khusus untuk menangani menu tersebut. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Di samping berbagai menu utama andalannya, kami dibuat kagum dengan penyajian jajanan pasar di sini. Memasuki area dessert The Acre, tampak jajanan pasar yang disejajarkan bersamaan dengan berbagai olahan pastry dan kue menggambarkan bahwa kudapan tradisional juga tak kalah saing.

    Jajanan pasar di sini tidak semata-mata disajikan sebagai ‘asal ada’. Ada chef atau koki khusus yang bertugas untuk menyajikan jajanan pasar yang segar dengan rasa otentik setiap hari.

    “Kebetulan owner kita memang hobi dan suka sama jajanan pasar. Jadi menu-menu jajanan pasar di sini beliau yang mengkurasi, resepnya juga dari beliau, dan selalu dipantau kualitasnya,” jelas Rafi.

    Mulai dari ongol-ongol, lemper ayam, lumpur surga, hingga kue talam disajikan dengan kualitas premium. Pilihan jajanan pasar ini cocok untuk dipesan sebagai pencuci mulut yang tak terlalu berat seperti pastry atau kue yang manis.

    Gimmick akhir pekan yang unik

    The Acre MentengBakul jamu hingga gerobak bakmi juga dihadirkan setiap akhir pekan untuk menyapa para tamu dengan lebih spesial. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Jika datang ke The Acre pada akhir pekan para pengunjung dapat menemukan hiburan yang unik. Walaupun menyasar pasar yang lebih modern tetapi The Acre tetap menonjolkan racikan khas Indonesia yang diluapkan melalui kehadiran jamu.

    Jamu-jamu seperti Wedang Jahe dan Kunyit Asem dibuat secara homemade dan dikemas dengan botol-botol kaca yang cantik. Khusus pada perayaan Hari Kemerdekaan, The Acre menyajikan jamu-jamu dengan gaya khas jamu tradisional dengan wadah-wadah kayu dan rempah-rempah di belakangnya.

    Begitu pula dengan gerobak bakmi yang selalu dihadirkan setiap pagi saat akhir pekan. Rafi berbagai cerita bahwa gerobak bakmi yang dihadirkannya setiap pagi saat akhir pekan kerap diburu oleh pengunjung yang baru saja selesai berolahraga atau car free day.

    “Kalau hari Minggu pagi gitu kita memang suka ada gerobak bakmi. Benar-benar pakai gerobaknya di depan sana (dekat pintu masuk). Antusiasnya juga bagus, orang-orang yang habis olahraga atau CFD datang ke sini buat sarapan bakmi,” paparnya.

    Inovasi yang dilakukan oleh The Acre ini menjadi bukti bahwa makanan tradisional tak hanya bisa dinikmati oleh orang lokal saja. Tetapi sudah waktunya resep warisan nenek moyang bersaing dengan hidangan-hidangan dari luar negeri lainnya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Di Nasi Tempong Gading Marten Bisa Racik Sambal Sendiri


    Jakarta

    Gading Marten punya bisnis kuliner jualan nasi tempong khas Banyuwangi. Bisa pilih lauk ayam goreng hingga oseng cumi pete dengan sambal yang diracik sendiri.

    Nasi tempong adalah makanan khas Banyuwangi, Jawa Timur, berupa nasi, lauk gorengan, sayur rebus, dan sambal tempong. Kata ‘tempong’ diambil dari Bahasa Osing yang artinya ‘tampar’.

    Kata itu dipakai untuk mendeskripsikan betapa pedasnya sambal tersebut. Yang unik dari sambal tempong adalah penggunaan tomat ranti yang banyak tumbuh di Banyuwangi.


    Kelezatan nasi tempong membuat artis Gading Marten tertarik berjualan nasi temping. Restorannya bernama Nasi Tempong Nyo yang baru buka di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Untuk mencicipi DetikFood menyambangi restorannya pada Minggu (25/08/24).

    Detail Informasi Nasi Tempong Nyo
    Nama Tempat Makan Nasi Tempong Nyo
    Alamat Ruko Soho Ebony Island, Jl. Laksamana Yos Sudarso blok SEB 19, Jakarta 14460
    No Telp 0877-7575-5667
    Jam Operasional 11:00
    21:30
    Estimasi Harga Rp 50.000-an
    Tipe Kuliner Makanan khas Banyuwangi
    Fasilitas
    • Area dine in
    • Area parkir
    • Pembayaran non tunai

    1. Bisnis kuliner Gading Marten

    Nasi Tempong NyoNasi Tempong Nyo milk Gading Marten Foto: detikcom/Riska Fitria

    Nasi Tempong Nyo baru buka pada 19 Juli 2024 yang lalu. Rupanya, ini merupakan bisnis kuliner milik Gading Marten dengan rekan bisnisnya.

    Kepada detikFood (25/08/24) Gading Marten mengatakan kecintaannya dengan makanan Nusantara membuat ia tertarik berjualan nasi tempong khas Banyuwangi.

    “Karena saya senang dengan makanan Nusantara dan saya juga bercita-cita bisa memperkenalkan cita rasa Nusantara ke seluruh dunia,” tutur ayah satu anak ini saat dihubungi via WhatsApp.

    Lebih lanjut, Gading Marten mengatakan bahwa resep nasi tempongnya diadaptasi dari nasi tempong yang autentik di Banyuwangi.

    “Diadaptasi dari Banyuwangi yang mana kita kembangkan dan kita hadirkan dengan cita rasa tersendiri khas Tempong Nyo,” tutup Gading Marten

    2. Suasana bersantap di Nasi Tempong Nyo

    Nasi Tempong NyoNasi Tempong Nyo Foto: detikcom/Riska Fitria

    Nama ‘Nyo’ diambil dari kata sapaan yang kerap dipakai Gading Marten saat menyapa teman-temannya. Lokasinya ada di Jalan Laksamana Yos Sudarso Blok SEB, tepatnya di Ruko Soho Ebony Island.

    Restorannya tidak begitu luas, tetapi punya banyak spot duduk untuk tempat makan pengunjung. Ada yang di kursi kayu, sofa, hingga tempat duduk lesehan.

    Area lesehan dengan interior yang didominasi dengan ornamen kayu ini mengingatkan tatami yang biasa ada di restoran Jepang. Suasananya pun nyaman untuk bersantap.

    Menu dan kelezatan Nasi Tempong Nyo ada di halaman berikutnya.

    3. Bisa racik sambal sendiri

    Nasi Tempong NyoNasi Tempong Nyo bisa racik sambal sendiri. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Yang unik dari restoran ini adalah pengunjung bisa meracik sambal tempong sendiri. Tepat di ujung restoran ada meja yang sudah disediakan cobek dan bahan-bahan membuat sambal.

    Mulai dari sambal tempong, gula merah, garam, kecap asin, dan lainnya. Jadi, pengunjung bisa menakar sendiri tingkat kepedasan atau ingin menambahkan sentuhan rasa asin, gurih, dan manis.

    Pengunjung bisa menggunakan cobek batu seperti mengulek sambal di rumah sendiri. Untuk fasilitas ini, pengunjung akan dikenakan biaya sekitar Rp 20.000.

    4. Paket nasi tempong ayam goreng dan sayur asem

    Nasi Tempong NyoNasi Tempong Nyo dengan lauk ayam goreng. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ada banyak pilihan lauk yang tersedia, bisa dipesan ala carte atau paket. Salah satu yang menjadi favorit adalah paket nasi tempong ayam goreng dan sayur adem (Rp 69.000).

    Seporsinya dilengkapi dengan nasi, ayam goreng, tahu, tempe, ikan asin dan sambal tempong. Sayuran rebus yang jadi pelengkapnya juga khas nasi tempong. seperti bayam, labu siam, dan timun.

    Labu siam rebusnya berukuran besar, berbeda dengan nasi tempong lain yang biasanya berukuran kecil. Ayam gorengnya empuk dan gurih diracik menggunakan bumbu kuning.

    Aroma dan rasa ketumbarnya cukup kuat, apalagi masih ada ulekan ketumbar kasar yang menambahkan cita rasa tersendiri. Sayuran rebusnya renyah dengan warna hijau yang cantik.

    Nasi Tempong NyoNasi Tempong Nyo ada sayur asemnya. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk sambal tempongnya sangat pedas. Enak ditambah kucuran air jeruk limau yang menambah sentuhan kecut segar. Aroma cabai rawitnya sangat tajam juga tercium aroma segar dari tomatnya.

    Paket ini sudah dilengkapi dengan sayur asem dengan isian, jagung, kacang panjang, kacang tanah, melinjo, dan labu. Kuahnya berwarna merah dan berminyak, tetapi rasanya justru manis dan gurih.

    5. Ada oseng cumi pete yang sedap

    Nasi Tempong NyoNasi Tempong Nyo punya lauk oseng cumi pete. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Oseng cumi pete ternyata enak jadi lauk makan nasi tempong. Seporsi paket nasi tempong lauk oseng cumi pete (Rp 62.000) ini disajikan dengan isian yang sama.

    Lauknya disajikan royal, menggunakan cumi asin yang dipotong kecil-kecil. Lalu ditumis dengan bawang putih, bawang merah, dan pete. Petenya pun masih hijau segar karena ditumis sebentar.

    Tekstur petenya renyah. Meski menggunakan pete, tetapi aromanya tidak mengganggu. Cuminya empuk dengan bumbu oseng yang gurih dan sedikit pedas.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Baru di Blok M! Artisan Bakery yang Punya Pastry Spesial


    Jakarta

    Kuliner di Blok M tidak ada habisnya. Setelah es krim viral, kini muncul bakery baru yang menjual pastry menarik. Pilihannya beragam, mulai dari yang manis hingga topping buah segar.

    Kawasan Blok M memang erat dengan kuliner yang beragam. Di sini kamu bisa menemukan jajanan kaki lima, kuliner legendaris, tempat dessert, kafe, hingga bakery.

    Setiap beberapa bulan pun tampaknya kuliner di Blok M semakin banyak. Salah satu pendatang baru di Blok M yang berhasil menarik perhatian adalah artisan bakery The London Layers.


    Mereka menawarkan aneka macam pastry menarik, mulai dari butter croissant, pain au chocolat, hingga pastry puff dengan topping buah-buahan yang segar.

    Meskipun baru buka 10 Agustus, tetapi gerainya langsung diserbu banyak orang. Bahkan, pelanggan perlu sabar antre dan menunggu untuk mencicipi pastry tersebut.

    Pengunjung juga bisa makan langsung di tempat dan bersantai sebentar di gerainya.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan The London Layers
    Alamat Jl. Melawai IV No.1, RT.4/RW.1, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
    Instagram @thelondonlayers
    Jam Operasional 07.00 – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 19.000 – Rp 40.000
    Tipe Kuliner Aneka pastry
    Fasilitas

    – Tempat makan indoor
    – Tersedia toilet

    1. Berawal dari keresahan cari croissant seperti di Eropa

    The London LayersThe London Layers awal mula didirkan karena pemiliknya ingin menciptakan pastry seperti di Eropa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berawal dari menyukai croissant yang ada di Eropa, pemilik bakery ini akhirnya melakukan banyak research and development untuk menciptakan croissant yang kualitas dan rasanya mirip.

    Wayan Ixora, pemilik The London Layers bercerita dirinya memang menyukai croissant dan salah satu croissant terenak yang ia pernah coba ada di Belanda. Namun, ketika pulang ke Indonesia, ia dan teman-temannya belum bisa menemukan croissant dengan kualitas dan rasa yang sama seperti di Eropa.

    Setelah ide itu muncul akhir tahun lalu, akhirnya pada Agustus ia membuka artisan bakery dengan tujuan agar orang-orang Indonesia bisa merasakan croissant yang rasa dan kualitasnya mirip seperti di Eropa langsung.

    “Akhirnya aku coba bikin dan kita emang spesifik jualan croissant, karena kalau di tempat lain kan croissant hanya menjadi menu pendamping. Kayak jualan makanan berat, tapi kalau kita emang khusus croissant,” ujarnya kepada detikFood.

    2. 20 jenis pastry berkualitas

    The London LayersTerdapat 20 jenis croissant berkualitas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Butuh berbulan-bulan bagi Wayan untuk menemukan resep yang tepat dalam pembuatan croissant ini.

    Wayan sempat mencoba menggunakan bahan-bahan premium yang agak ‘tanggung’ kualitasnya, tetapi ternyata tidak berhasil menciptakan croissant dan pastry yang sama seperti di Eropa.

    Akhirnya ia menggunakan bahan-bahan baku yang benar-benar punya grade tinggi.

    “Bahan baku sengaja pilih yang premium, gradenya yang atas, terbaik. balik lagi tadi, untuk ngejar kualitas dan rasa kayak di Eropa, jadi bahan-bahan bakunya emang harus di level tertentu,” pungkasnya.

    Tidak heran jika harganya terbilang cukup mahal. Harga termurah ada pada butter croissant berukuran kecil yang dibanderol sebesar Rp 19.000 dan termahal yaitu croissant buah-buahan dibanderol seharga Rp 40.000.

    Untuk saat ini, jenis-jenis pastry yang ditawarkan kurang lebih ada 20. Mulai dari yang paling standar, seperti Butter Croissant, Pain Au Choco, Almonde, Roll Raisin, Cheesy Au, hingga topping buah-buahan, seperti Grape dan Peach Dulce.

    Namun, ke depannya Wayan mengaku akan menambah variasi lebih banyak. Tidak menutup kemungkinan akan ada menu dessert lain, seperti cookie, cheesecake, maupun bomboloni.

    Cita rasa pastry di bakery ini bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Antre yang sistematis

    The London LayersMeski ramai tetapi antriannya sistematis. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tempat makan yang viral di blok M memang rata-rata punya antrean yang panjang. Bisa memakan waktu sampai berjam-jam. Pelanggan pun harus sabar menunggu giliran mereka.

    Namun, pengalaman kami di The London Layers cukup berbeda.

    Meskipun ramai pengunjung, tetapi menurut kami sistem pembeliannya cukup cepat dan efisien. Ketika kami datang pukul 14.41 siang, memang gerainya ramai, tetapi tidak banyak pelanggan yang antre.

    Etalase kacanya pun terlihat sepi, hanya tersisa beberapa pastry buah-buahan. Kami kira tidak akan mendapat stok yang kami inginkan. Ternyata, ketika sudah gilirannya, stok pastry andalan mereka masih tersedia. Setelah memilih, kami langsung bayar dan mencicipinya di tempat.

    Pelanggan yang antre sebenarnya sudah pasti kebagian stok pastry, tetapi tidak bisa sesuai yang mereka inginkan.

    Ketika sampai ke kasir, pelanggan belum tentu kebagian stok yang dimau.

    The London Layers akan terus menyediakan stok pastry mereka, tetapi butuh waktu 15 sampai 25 menit sampai stok pastry baru matang. Stok baru yang disiapkan juga acak.

    Jika ingin membeli variasi pastry yang diinginkan, pelanggan bisa melakukan pembayaran terlebih dahulu dan menunggu.

    4. Pastry buah yang manis segar

    The London LayersBegini tampilan pastry buah-buahan yang jadi andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ketika sampai di kasir, ternyata hanya tersisa variasi buah-buahan. Kami pun langsung memesan 4 variasi buah-buahan mereka, mulai dari Strawberry Dulce, Grape Dulce, Lychee Dulce, dan Peach Dulce yang dibanderol dengan harga Rp 40.000 per buah.

    Jika dibawa pulang, pelanggan bisa membeli pastry satuan yang dibungkus dengan bungkusan kertas biasa atau pakai kotak. Maksimal membeli 4 jenis pastry untuk pemakaian kotak. Akan dikenakan biaya tambahan juga untuk bungkus ini.

    Beralih ke pastrynya, dari segi tampilan pastry ini sangat memanjakan mata. Topping buah-buahan di bagian atasnya terlihat sangat segar. Kulit pastrynya juga punya warna cokelat keemasan yang cantik, tidak gosong atau terlalu pucat.

    Basis dari keempat variasi pastry ini sebenarnya sama. Terdiri dari pastry yang bagian tengahnya diberi cream custard, kemudian baru diberi topping buah-buahan.

    Adonan pastrynya menurut kami sudah enak, bagian luarnya agak renyah tetapi saat digigit, kamu bisa merasakan lapisan pastry yang lembut. Rasa antara manis dan gurihnya juga pas.

    Namun, ketika menggigit bagian tengah, barulah rasa manisnya agak dominan karena ada krim vanilla. Namun, rasa manis dari krim vanilla custard nya juga tidak sampai giung, masih lembut.

    Topping buah-buahannya pun benar-benar segar. Untuk variasi strawberry, memang rasanya asam, tetapi menurut kami paling enak karena rasa pastrynya menjadi sembang antara manis, gurih, dan asam.

    Jika suka yang lebih manis, bisa mencoba variasi lychee dan anggurnya karena dasar buahnya sudah manis. Variasi peachnya juga sedikit memberi rasa asam yang enak dan menyegarkan.

    Sensasi makan pastry dan buah ini pun menurut kami sangat unik dan berbeda.

    5. Minuman istimewa

    The London LayersMereka juga menawakran berbagai variasi minuman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan croissant menjadi lebih enak ditemani dengan minuman-minuman yang manis menyegarkan.

    The London Layers juga punya beberapa pilihan minuman, mulai dari aneka kopi dan non kopi.

    Wayan menyebut, minuman-minuman di sini pun sengaja dibuat punya rasa yang lebih tajam. Sehingga kurang cocok diminum oleh pelanggan yang suka rasa minuman lebih ringan.

    Kami mencoba salah satu menu kopi andalan mereka yaitu Coffee Suren. Mereka menggunakan biji kopi Arabika dicampur Robusta. Namun, rasa kopinya menurut kami lebih dominan pahit daripada asam.

    Rasa keseluruhannya pun lebih dominan manis karena gula arennya cukup banyak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lembut Chewy! Roti Sourdough Berbahan Starter 8 Tahun


    Jakarta

    Roti sourdough jadi menu andalan di berbagai artisan bakery. Kalau mau cicip sourdough enak dan harganya terjangkau, artisan bakery di Tebet ini menjadi pilihan tepat.

    Kehadiran artisan bakery semakin digemari masyarakat Indonesia. Banyak orang beralih ke bakery ini karena ingin mencari roti yang lebih sehat, tetapi rasanya tetap enak.

    Pasalnya, roti dari bakery artisan memang memiliki keunggulan tersendiri daripada roti komersial. Mulai dari penggunaan bahan yang sebagian besar alami hingga proses pembuatan manual.


    Di Jakarta pun sudah mulai banyak bermunculan artisan bakery dengan pilihan produk beragam, seperti roti sourdough hingga pastry.

    Namun, jika mencari artisan bakery dengan produk roti sourdough yang lebih variatif, lembut, berkualitas, dan harganya masih terjangkau, kamu bisa mampir ke Roti Sordo.

    Artisan bakery mungil di dekat Tebet Ecopark ini menawarkan roti sourdough fresh setiap hari. Roti hanya menggunakan bahan-bahan alami dan proses pembuatannya manual mengutamakan teknik.

    Roti SordoGerai Roti Sordo yang hits di Tebet. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Variasinya juga tidak hanya polos, tetapi jauh lebih beragam, mulai dari roti manis, gurih, hingga roti tawar dengan berbagai varian rasa.

    1. Pakai starter berusia 8 tahun

    Roti-roti di Roti Sordo dibuat secara alami, menggunakan starter buatan sendiri. Starter yang dimiliki oleh Roti Sordo diberi nama ‘Nana’, dengan tujuan agar bisa menghasilkan roti yang fresh dan berkualitas setiap harinya.

    Menurut pemiliknya, Bonita, starter sourdough sudah seperti makhluk hidup sehingga perlu diperhatikan dengan benar. Starter sourdough miliknya setiap hari akan diberi ‘makanan’ berupa air dan tepung agar semakin kuat. Jika telat diberi makan, bisa jadi starter sourdough ini jatuh ‘sakit’

    Ketika starter sourdough tidak dalam kondisi yang baik, hal itu bisa memengaruhi proses pengembangan roti menjadi semakin lama. Oleh karena itu, Bonita benar-benar merawat sourdough miliknya. Ia juga memiliki starter sourdough cadangan jika dalam kondisi tertentu diperlukan.

    Starter sourdough umurnya bisa sampai 100 tahun dan biasanya diturunkan dari generasi ke generasi. Untuk starter milik Bonita sendiri kini umurnya sudah memasuki usia 8 tahun.

    Dari sisi nutrisi, roti yang menggunakan starter alami ini jelas lebih sehat. Proses fermentasi yang panjang juga membuat roti sourdough memiliki rasa yang lebih keluar.

    2. Metode Jepang dan Eropa

    Roti SordoRoti Sordo mengawinkan dua metode pembuatan roti Jepang dan Eropa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Roti sourdough yang dibayangkan banyak orang mungkin punya tekstur keras dan rasanya asam. Namun, tidak dengan yang ditawarkan Roti Sordo.

    Melihat pasar Indonesia yang lebih suka dengan roti bertekstur empuk, Roti Sordo akhirnya mengawinkan dua metode pembuatan roti Jepang dan Eropa.

    Menurut Bonita, Jepang terkenal dengan metode pembuatan roti lembut tanpa pengempuk. Sedangkan di Eropa biasanya menggunakan banyak lemak atau fat untuk mengempukkan roti.

    Namun, jika menggunakan lemak terlalu banyak, roti sourdough akan naik atau mengembang lebih berat. Semakin tinggi lemak akan semakin sulit juga adonan roti mengembang.

    Oleh karena itu, Bonita memilih untuk mengawinkan dua metode tersebut. Sampai akhirnya bisa menghasilkan roti sourdough yang mengembangnya tidak terlalu lama, tanpa menggunakan banyak lemak, tetapi hasilnya tetap empuk dan lembut.

    Variasi roti sourdough hingga cita rasanya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. 10 jenis roti sourdough

    Roti SordoKurang lebih ada 10 jenis roti sourdough yang ditawarkan Roti Sordo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Meskipun roti ini dibuat dengan bahan-bahan alami, tetapi bukan berarti rasanya polos begitu saja.

    Roti Sordo menawarkan kurang lebih 10 jenis roti sourdough yang lebih bervariasi. Dipadukan dengan buah-buahan kering, keju, cream cheese, maupun cokelat.

    Untuk variasinya terdiri dari Cranberry Cheese, Blueberry Cheesecake, Hazelnut Cacao, Parmesan Chicken, Ubee Almond Roll, Cinnamon Roll, Cocoa Cheese, hingga beberapa variasi roti tawar sourdough.

    Harganya juga masih terjangkau dimana variasi roti manis dan gurih dibanderol mulai dari harga Rp 11.900 sampai Rp 16.900. Untuk variasi roti tawarnya sekitar Rp 20.000an.

    Meskipun terbuat dari bahan-bahan alami tanpa pengawet, tetapi hasil fermentasi membuat roti ini cukup tahan lama.

    Roti Sordo bisa bertahan 3-4 hari tergantung suhu dan kelembaban. Namun, roti ini sebenarnya paling awet jika disimpan dalam kulkas karena bisa bertahan 7-12 hari. Jika disimpan dalam freezer pun bisa awet 3-4 minggu.

    Jika ingin dimakan, bisa didiamkan terlebih dahulu di suhu ruang, barulah dipanaskan kembali dengan suhu 150 derajat selama 3-4 menit.

    4. Keistimewaan rasa Roti Sordo

    Roti SordoIni dua jenis variasi andalan di Roti Sordo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berkat proses pembuatan yang mencapai 10-12 jam, stok roti di bakery ini tidak bisa terlalu banyak. Oleh karena itu, pengunjung yang tertarik bisa datang lebih awal, sekitar pukul 08.00-10.00 pagi jika ingin mencicipi variasi yang lengkap.

    Beruntung ketika kami datang, etalase kaca masih penuh dengan berbagai pilihan roti sourdough. Kami mencoba 4 jenis andalan, yaitu Cranberry Cheese, Hazelnut Cocoa, Cocoa Cheese, dan Sourdough Cinnamon Roll.

    Semua rotinya dipanaskan terlebih dahulu, baru disajikan. Sekalipun dibawa pulang, mereka menyarankan agar roti itu dipanaskan juga supaya ketika dimakan, rasanya lebih nikmat.

    Variasi Cranberry Cheese dan Cocoa Classic punya bentuk yang sama, panjang dan ukuranya cukup besar. Roti ini dipotong menjadi tiga bagian supaya lebih mudah dinikmati.

    Roti SordoRoti Sordo punya roti sourodugh yang bagian dalamnya lebih berongga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ketika dibelah, terlihat bagian dalam roti lebih berongga daripada roti pada umumnya. Basis roti sourdoughnya ternyata memang benar-benar empuk dan manis. Ketika digigit, teksturnya juga agak kenyal chewy.

    Cranberry Cheese bisa jadi pilihan yang tepat jika kamu ingin rasa asam buah yang segar ringan dengan sentuhan manis dari adonan rotinya. Teksturnya juga lebih kompleks karena ada tambahan buah cranberry kering yang renyah saat digigit.

    Jika suka cokelat, bisa pesan Cocoa Cheese yang diisi dengan cream cheese, sehingga menciptakan kombinasi rasa pas, antara manis dan gurih.

    Roti SordoVarian Hazelnut Cocoa yang tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Variasi Hazelnut Cocoa juga tidak boleh dilewatkan. Kami mengerti mengapa variasi ini menjadi salah satu yang paling favorit. Ketika dibelah, dalamnya ada krim cokelat lumer dengan rasa cokelat hazelnut yang tidak begitu manis.

    Sourdough Cinnamon juga juara. Memang isiannya polos, tetapi adonannya sudah enak. Kamu bisa merasakan perpaduan manis, asam yang sangat ringan, dan aroma kayu manis yang kuat dan sedap.

    Meskipun roti-roti ini terasa manis, tetapi ternyata kandungan gulanya hanya sedikit. Kurang lebih 1 sampai 3 gram saja. Rasa manis dan perpaduan bahan lain menjadi lebih keluar dan kuat karena proses fermentasi adonan sourdough yang panjang.

    Jika tertarik bisa mampir langsung ke Roti Sordo yang cabangnya ada di Tebet dan Jagakarsa. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 16.30 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Buka di Jakarta, Thai Milk Tea Terenak di Bangkok Ini Punya Topping Komplet


    Jakarta

    Thai milk tea terenak di Bangkok akhirnya buka gerai pertamanya di Jakarta. Ada menu Thai tea dengan mousse hingga milk tea dengan berbagai topping.

    Thai milk tea, minuman yang terbuat dari teh Ceylon, susu, dan gula ini sangat ikonik di Thailand. Tak heran jika banyak bermunculan gerai Thai tea dengan berbagai merek.

    Saking populernya, banyak merek-merek tiruan di Indonesia. Namun, sekarang kamu bisa menikmati Thai milk tea yang autentik dari gerai bernama GAGA Thai Tea.


    GAGA Thai Tea sangat terkenal di Bangkok dan menjadi minuman wajib bagi pelancong. Kini membuka gerai pertamanya di Jakarta, tepatnya di Lippo Mall Kemang lantai UG (24/08/24).

    GAGA Thai TeaGAGA Thai Tea buka di Lippo Mall Kemang lantai UG. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Saat detikFood menyambangi gerainya (26/08/24) suasananya cukup padat. Gerainya yang didominasi dengan warna merah itu ramai pengunjung yang menikmati minuman sambil duduk.

    Proses transaksi hingga minuman selesai dibuat pun tidak terlalu lama. Kami memesan menu signaturenya, yakni Full Flavored Thai Milk Tea Thai Tea Mousse (Rp 37.000) ukuran medium.

    Sesuai dengan namanya, Thai milk tea ini disajikan dengan mousse varian Thai tea. Aroma teh merahnya sangat harum. Rasa tehnya pun terbilang pekat.

    Varian ini ditambah dengan crumble yang memberikan tekstur renyah. Tambahan mousse dengan busa yang tebal membuat rasanya menjadi seimbang.

    GAGA Thai TeaVarian Thai Tea dengan topping mousse di GAGA Thai Tea Foto: detikcom/Riska Fitria

    Terasa manis dan milky. Penyajian dengan mousse yang tebal membuat komposisi Thai milk teanya menjadi lebih sedikit.

    Baca Juga:

    Ada juga varian GAGA Overload (Rp 32.000) untuk ukuran yang medium. Varian ini terdiri dari milk tea, pearl, honey drop, grass jelly, dan egg pudding.

    Varian milk tea ini tidak terlalu manis, sehingga ketika dipadukan dengan banyak topping rasanya tetap enak dinikmati.

    GAGA Thai TeaVarian overload dengan topping komplet di GAGA Thai Tea Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ketika diteguk ada sensasi rasa roasted teanya, tetapi aromanya tidak. Topping berupa pearl dan honey dropnya terasa kenyal sehingga menambah tekstur.

    Begitu juga dengan topping grass jelly dan egg puding yang pas dipadukan. Teksturnya lembut, jadi mudah meluncur ke dalam sedotan ketika disedot.

    Sepanjang kami menikmati milk tea di tempatnya langsung, antrean pun semakin mengular. Selain milk tea, di sini juga menawarkan minuman matcha, kopi, cokelat, dan fusion tea. Kisaran harganya mulai Rp 27.000-Rp 44.000-an.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com