Category Archives: Tips Properti

Waspada! Dinding Lembap Bikin Struktur Rumah Rusak, Ini Cara Cegahnya


Jakarta

Ketika musim hujan, masalah umum yang sering terjadi adalah dinding lembap. Dinding lembap dapat mengakibatkan kerusakan seperti cat terkelupas, rembesan, kerusakan struktur rumah serta suasana rumah jadi dingin.

Nah, sebelum mengatasi dinding lembap, ada baiknya kamu tahu penyebab dinding rumah bisa lembap. Mengutip dari Livspace, Rabu (31/1/2024), berikut pembahasannya.

Penyebab Dinding Bisa Lembap

Ada beberapa hal yang menyebabkan dinding menjadi lembap. Berikut penyebab umumnya.


Kelembapan dari tanah dapat naik ke atas permukaan tanah dan merusak dinding

Percikan air hujan dapat mengakibatkan bocor dari dinding sehingga menimbulkan rembesan Atap yang miring dapat menampung air yang dapat meresap ke dalam rumah dan menyebabkan retakan

Pipa drainase yang tersumbat dapat menampung air dan menyebabkan dinding menjadi lembap

Bahan Dinding berkualitas rendah yang digunakan dalam konstruksi

Pipa talang air yang bocor

Terdapat kebocoran atap

Cara Mencegah Dinding Lembap

Ada beberapa cara mencegah dinding lembap yang dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, berikut di antaranya.

1. Periksa Retakan pada Dinding

Tanpa kamu sadari, dinding rumah bisa saja terdapat retakan. Retakan ini biasanya mulai muncul di dekat kusen pintu dan jendela. Retakan memungkinkan kelembapan masuk ke dalam struktur bangunan rumah dan menyebabkan bercak lembap dan rembesan di dinding.

Oleh karena itu, salah satu solusi terbaik adalah dengan mengisinya dengan dempul. Setelah celah dan retakan terisi, semua plester yang lepas harus dihilangkan lalu dinding perlu dicat ulang dengan cat tahan air. Pastikan kamu melakukan ini sebelum musim hujan dimulai.

2. Buat Dinding dan Atap rumah jadi Tahan Air

Terdapat banyak cat eksterior di pasaran yang digunakan pada bangunan bersifat permeabel dan memungkinkan air meresap ke dalam dinding bagian dalam.

Untuk mencegah rembesan air pada dinding, lapisan kedap air eksterior dapat diaplikasikan pada dinding luar. Lapisan kedap air akan menjadi lapisan pelindung, mencegah hujan dan kelembapan, sehingga mencegah dinding menjadi lembap.

Membuat atap tahan air juga dapat membantu kamu mengatasi kelembapan pada dinding bagian dalam. Atap rumah terkena kondisi cuaca buruk dan air dapat dengan mudah menumpuk di permukaan, mengakibatkan kebocoran dan tambalan lembap. Atap idealnya memiliki lapisan kedap air yang berfungsi sebagai penutup dan mencegah rembesan air.

Dampak Kelembapan pada Dinding Rumah

Kelembapan pada dinding dapat mempengaruhi kondisi bagian dalam rumah sebagai berikut.

1. Rusaknya Struktur Rumah

Kelembapan pada dinding yang tidak ditangani dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan hancurnya struktur rumah. Hal ini dapat menyebabkan pembusukan bahan bangunan seperti kayu, batu bata, dan semen. Kehadiran air yang konstan dapat menyebabkan tumbuhnya jamur di dinding dan selanjutnya menimbulkan korosi.

2. Kayu Membusuk

Kelembapan pada dinding juga dapat menyebabkan pembusukan pada kayu. Jamur mulai tumbuh pada kayu, merusaknya dari dalam, sehingga mengakibatkan kayu retak dan menjadi bubuk. Hal ini mungkin terjadi pada rumah yang berventilasi buruk.

3. Cat Dinding Terkelupas

Saat bagian dalam dinding sudah lembap, kamu akan melihat bercak muncul di sana. Pada tahap selanjutnya, kamu mungkin juga melihat cat akan mulai terkelupas. Selain mempengaruhi hasil akhir cat, kelembapan juga dapat menyebabkan bau tidak sedap yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Demikian penyebab dinding lembap dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Haram Cicil KPR Inhouse Langsung ke Pengembang! Ternyata Ini Alasannya



Jakarta

Membeli rumah impian hampir selalu masuk dalam rencana hidup sesorang. Tak jarang orang rela menempuh berbagai cara untuk bisa memembelinya.

Saking pentingnya memiliki rumah, banyak orang kurang berhati-hati ketika mendapatkan penawaran skema pembiayaan rumah yang mudah, salah satunya adalah tawaran mencicil KPR langsung ke pengembang.

Banyak istilah yang digunakan pada skema pembiayaan ini, seperti KPR Pribadi, KPR Inhouse atau semacamnya. Yang jelas, praktiknya sama. Pembeli mencicil langsung KPR ke pengembang tanpa melalui bank.


Dalam wawancara dengan detikcom, akhir tahun lalu, Pengamat dan ahli properti independen, Steve Sudijanto mendeskripsikan KPR Inhouse sebagai transaksi jual beli rumah dengan skema cicilan yang dilakukan langsung antara developer dengan konsumen.

Sederhananya, konsumen atau pembeli rumah membayar cicilan langsung ke pengembang atau ke pemilik proyek.

Banyak masyarakat yang tergiur dengan skema KPR ini karena cenderung lebih mudah lantaran tak perlu ada proses BI checking atau pemeriksaan SLIK OJK untuk mengetahui riwayat kredit sang calon konsumen seperti yang diberlakuakn pihak bank.

“Ini adalah solusi yang diberikan oleh pengembang perumahan saat ini, karena KPR melalui bank prosesnya cukup ketat dan melakukan seleksi dan verifikasi yang teliti, dengan kondisi ekonomi saat ini,” sambung Steve.

Namun, jangan langsung terlena dengan kemudhan yang ditawarkan ya. Sebagai konsumen Kamu juga harus tetap waspada jangan sampai dirugikan di kemudian hari.

Kepada detikcom, CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, mengatakan, sebaiknya skema ini dihindari saat ingin membeli rumah. Karena, mencicil langsung ke pengembang tidak dilindungi oleh lembaga keuangan yang terdaftar sehingga lebih berisiko menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Kalau (bayar) tanpa bank, risikonya (rumah) nggak dibangun!” kata Ali.

Bila sudah begini, masyarakat juga sulit untuk menggugat lantaran tak ada dokumen yang cukup kuat untuk mengikat pembeli dan developer sebagi penjual rumah bila di tengah perjalanan terjadi masalah.

Di sisi lain, Ali pun mengimbau konsumen untuk lebih jeli dan cermat ketika ingin membeli rumah, misalnya dengan memperhatikan aspek legalitas tanah dan proyek yang sudah dilakukan pengembang.

“Untuk antispasi harus dipastikan legalitas proyeknya, kalau atas nama perorangan risikonya lebih tinggi. Legalitas tanahnya (juga diperhatikan), banyak konsep ini menggunakan tanah yang belum dikuasai penuh jadi masih cicil ke pemilik lahan,” pungkasnya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Ampuh Usir Kelelawar dari Rumah, Bisa Pakai Kayu Putih



Jakarta

Kelelawar adalah salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah, apalagi saat malam hari. Keberadaan kelelawar terkadang cukup meresahkan pemilik rumah karena bisa menimbulkan suara berisik hingga membawa penyakit.

Belum lagi kotoran yang dihasilkan kelelawar bisa membuat rumahmu kotor. Maka dari itu, tentunya perlu mengusir maupun mencegah kelelawar agar tidak masuk ke rumah.

Untuk diketahui, kelelawar tertarik pada rumah karena hangat dan terasa aman. Dengan tingginya urbanisasi, kelelawar menjadi terbiasa untuk tinggal berdampingan dengan manusia, jadi kehadiran kita sudah tidak menakuti dan mencegah kelelawar untuk masuk ke rumah.


Bagaimana caranya mengusir kelelawar dari rumah? Berikut ini ada 5 tips mengusir kelelawar agar tidak bersarang di rumah.

1. Tutup Tempat Masuk Kelelawar

Dilansir dari Forbes, Rabu (31/1/2024), kamu bisa menutup jalur masuk kelelawar, misalnya seperti jendela. Kamu juga bisa menggantungkan ‘rumah’ kelelawar agar mereka tidak masuk ke dalam rumahmu.

2. Gunakan Bahan Alami

Dilansir dari Homes and Gardens, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami, misalnya seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

3. Hilangkan Sumber Makanan Kelelawar

Cara lainnya untuk mengusir kelelawar dari rumah adalah menghilangkan sumber makanannya. Sebelum melakukannya, sangat penting untuk mengetahui jenis kelelawar yang ada di rumahmu, karena ada kelelawar yang makan buah, makan serangga, atau keduanya.

“Kalau kamu punya pohon buah di kebun, pertimbangkan untuk menutupnya dengan jaring untuk mencegah akses kelelawar (untuk memakannya),” kata Garden Editor, Rachel Crow, dikutip dari Homes & Gardens.

4. Pasang Lampu Terang di Kebun

Memasang lampu yang terang di kebun atau taman rumahmu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah. Kelelawar merupakan hewan nokturnal atau aktif di malam hari yang artinya mereka sensitif terhadap cahaya. Dengan memasang lampu yang terang, kamu bisa mencegah kelelawar untuk masuk ke kawasan rumah.

5. Panggil Jasa Profesional

Jika terdapat kelelawar dalam jumlah banyak dan sudah lama bersarang di rumahmu, sebaiknya panggil jasa profesional untuk mengusirnya.

Itulah 5 tips mengusir kelelawar dari rumahmu. Semoga bermanfaat!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

KPR In House Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan


Jakarta

Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dibuat untuk mempermudah orang dalam membeli rumah impian. Sayangnya, beberapa orang tak jarang kesulitan mendapatkan KPR dari bank konvensional.

Di sisi lain, ada skema KPR In House yang bisa menjadi solusi alternatif bagi calon pembeli yang menghadapi kesulitan mendapatkan KPR dari bank konvensional. Konsep KPR In House menghadirkan fasilitas pembiayaan langsung dari pengembang perumahan tanpa melibatkan bank atau lembaga keuangan lainnya.

Agar lebih memahami sistem KPR In House, yuk simak pembahasannya di bawah ini!


Apa Itu KPR In House?

Melansir Brighton, Rabu (31/1/2024), KPR In House merupakan sistem pembelian rumah dengan skema cicilan yang dilakukan secara langsung antara calon pembeli dan pihak developer atau pengembang perumahan tanpa melibatkan pihak bank atau lembaga keuangan lainnya.

Dalam hal ini, pengembang memberikan opsi kredit kepada calon pembeli yang ingin membeli rumah. Dengan begitu, pembayaran cicilan dilakukan langsung kepada pengembang setiap bulan dalam rentang waktu yang sudah disepakati bersama. Tidak adanya pihak ketiga dalam sistem ini membuatnya disebut sebagai KPR In House.

Lebih jauh, perbedaan lainnya antara KPR konvensional dan KPR In House terletak pada jangka waktu dan biaya.

Jangka waktu KPR konvensional umumnya sangat panjang, mulai dari 5 hingga 30 tahun. Hal ini berbeda dengan KPR In House yang memiliki jangka waktu lebih pendek, yaitu maksimal 5 tahun atau 60 kali cicilan saja. Alhasil, besaran biaya cicilan setiap bulan yang harus dibayarkan juga lebih besar karena jangka waktu cicilan yang lebih pendek.

Meski demikian, jika dibandingkan, total biaya yang dikeluarkan untuk KPR In House jauh lebih ringan dibandingkan KPR konvensional, lho!

Hal ini karena KPR In House tidak memiliki bunga sehingga biaya cicilan yang dibayarkan hanya berasal dari harga rumah dibagi tenor pembayaran. Inilah yang membuat sebagian orang lebih tertarik dengan KPR In House dibandingkan KPR konvensional.

Kelebihan KPR In House

Agar lebih mengenal sistem KPR In House, berikut penjelasan mengenai kelebihan KPR In House yang harus kamu ketahui.

1. Tenor Lebih Singkat

Seperti yang sudah dijelaskan, KPR In House memiliki tenor maksimal 5 tahun atau 60 kali cicilan. Hal ini memungkinkan pelunasan lebih cepat dan mengurangi beban keuangan jangka panjang.

2. Tanpa Uang Muka atau DP

Kelebihan KPR In House berikutnya adalah tidak memerlukan uang muka atau DP, seperti KPR konvensional. Kamu cukup membayar Booking Fee sebagai tanda keseriusan dan komitmen kepada pihak pengembang. Besaran Booking Fee ini akan tergantung pada kebijakan pihak pengembang dan biasanya bisa diangsur dalam tempo 10 hingag 20 kali bayar.

3. Tanpa Bunga

KPR In House tidak melibatkan bunga bank sehingga cicilan hanya mencakup harga rumah dibagi tenor pembayaran.

4. Proses Pengajuan Cepat dan Mudah

Proses pengajuan lebih sederhana dan cepat dibandingkan KPR konvensional. Kok bisa? Hal ini karena KPR In House tidak melibatkan pihak ketiga, yaitu bank, melainkan langsung kepada pihak pengembang. Di KPR In House, rumah juga akan diserahterimakan jika pelunasan sudah mencapai lebih dari 80% atau tergantung kebijakan setiap pengembang.

5. Tanpa Biaya-Biaya Pengajuan

Terakhir, KPR In House tidak ada biaya-biaya pengajuan, seperti biaya provisi, baya iadministrasi, biaya akad kredit, atau biaya-biaya pengajuan lainnya yang biasa dikenakan pada KPR konvensional. Dengan begitu, kamu akan lebih hemat dari segi biaya.

Kekurangan KPR In House

Tak lengkap jika hanya membahas kelebihannya saja, berikut beberapa kekurangan KPR In House yang harus kamu ketahui.

1. Kredibilitas Tergantung pada Pengembang

Pada KPR In House, kepercayaan terhadap properti sepenuhnya tergantung pada kredibilitas pengembang.

Pada beberapa kasus, unit yang diterima ternyata tak sesuai penawaran, proses pembangunan yang molor dan melebihi batas waktu, SHM tidak segera diberikan, dan sejenisnya. Sebagai pembeli, kamu tentu saja akan merugi jika sampai hal ini terjadi.

Oleh karena itu, kamu harus memilih pengembang yang terpercaya untuk menghindari risiko kerugian.

2. Butuh Dana Besar untuk Melunasi Cicilan

Meskipun tenor lebih singkat, jumlah angsuran bulanan KPR In House bisa lebih besar. Oleh karena itu, kamu harus memiliki kesiapan keuangan yang lebih besar.

Sebagai contoh, jumlah angsuran KPR In House 5 tahun untuk rumah Rp 500 juta tentu lebih besar dibandingkan jumlah angsuran bulanan KPR konvensional untuk rumah dengan nilai sama. Keuntungannya, jika ditotal jumlah biaya untuk KPR In House lebih sedikit dibandingkan KPR Konvensional karena tidak memiliki bunga layaknya bunga bank.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian, kelebihan, dan kekurangan KPR In House. Semoga informasi ini bermanfaat untuk memahami lebih dalam mengenai KPR In House.

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Hadapi Puncak Musim Hujan biar Rumah Nggak Bocor-bocor



Jakarta

Musim hujan telah tiba, tak cuma sedia payung tetapi kamu juga perlu mempersiapkan rumah untuk menghadapi puncak musim hujan.

Dalam laporan yang dikutip Rabu (31/1/2024), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan jika puncak musim hujan mungkin akan terjadi di Februari 2024.

Pada puncak musim hujan ini, pastinya akan sering terjadi hujan lebat yang menyebabkan rumah sering mengalami masalah. Misalnya seperti, kebocoran pada atap dan dinding yang dapat merusak rumah hingga kemungkinan banjir.


Dikutip dari detikhealth juga, seorang pakar epidemiologi, dr. Dicky Budiman memberikan peringatan terhadap maraknya kasus demam berdarah. Pasalnya, intensitas musim hujan tinggi menyebabkan genangan air lebih banyak di luar ruangan yang merupakan tempat bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti.

Nah, untuk menghindari masalah saat puncak musim hujan seperti yang telah disebutkan diatas. Kamu bisa coba ikuti tips menghadapi puncak musim hujan biar rumah nggak bocor-bocor. Mengutip dari Architectural Digest, Rabu (31/1/2024), berikut tipsnya.

1. Memerhatikan Atap Rumah

Hal yang pertama kamu pastikan sebelum puncak musim hujan tiba adalah memeriksa kondisi atap rumah. Pastika atap rumahmu tidak ada ratakan agar terhindari dari atap bocor. Jika ada retakan, pastikan untuk memperbaiki setiap retakan, besar atau kecil. Jangan lupa tambahkan lapisan anti bocor di atap rumahmu setelah perbaikan.

2. Memeriksa Kondisi Dinding

Tidak sedikit pemilik rumah mengabaikan kondisi dinding hingga pada akhirnya muncul kebocoran. Periksa dengan teliti bagian-bagian dinding yang telah retak. Retakan pada dinding (baik di dalam dan luar rumah) tidak boleh diabaikan.

Jika ada retakan, pastikan kamu langsung menambal dengan plester hingga tertutup rapi. Pasalnya, ketika air hujan merembes ke dalam celah-celah retakan, itu dapat menyebabkan kelembapan dan sering kali merupakan awal dari lebih banyak masalah.

3. Membersihkan Selokan dan Talang air Dekat Rumah

Hal berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah membersihkan area selokan dan talang air di dekat rumahmu. Jika got dan talang air ada penumpukan sampah akan mudah tergenang air saat hujan. Genangan air inilah yang akan menjadi tempat bersarang nyamuk pembawa penyakit mematikan jika tidak dibersihkan.

Bersihkan dan buang sisa air hujan maupun sampah di selokan. Lakukan hal yang sama pada talang air untuk memastikan air hujan mengalir lancar. Untuk hasil yang maksimal, pastikan membersihkannya secara rutin setidaknya seminggu sekali selama musim hujan berlangsung.

4. Memeriksa Kondisi Jendela dan Pintu Rumah

Hal lain yang perlu kamu perlu periksa adalah segel pintu dan jendela rumahmu. Jika keduanya rapuh dan retak, sebaiknya ganti. Ingat, jika jendela dan pintu tidak disegel dengan benar, keduanya dapat membiarkan air masuk ke dalam rumah, menciptakan kebocoran dan kerusakan pada bagian dalam rumah.

5. Mengurangi Kelembapan pada Rumah

Musim hujan yang terus turun membuat kamu jarang membuka jendela. Namun, tindakan tersebut merupakan suatu kesalahan. Untuk mengatasinya kamu bisa menggunakan dehumidifier untuk mengurangi kelembapan.

6. Periksa Kabel yang Terkelupas

Jika kamu melihat ada kabel yang rusak atau terkelupas, sebaiknya hubungi teknisi listrik untuk memperbaikinya dengan segera. Hal ini tentunya sangat penting agar terhindar dari sengatan listrik saat hujan berlangsung terutama ketika banjir datang, hal ini akan sangat berbahaya.

Demikian tips hadapi puncak musim hujan biar rumah nggak bocor-bocor. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Panduan Mengecat Dinding Rumah di Musim Hujan



Jakarta

Memasuki musim hujan, apakah mengecat dinding rumah sebaiknya dihindari? Bagi yang tengah melakukan renovasi rumah dan ingin mengecat dinding simak penjelasan berikut.

Menurut thespruce.com, hujan tidak mempengaruhi cepat keringnya cat. Tetapi jika dinding yang akan dicat adalah bagian luar itu sebaiknya ditunda dulu.

Saat permukaan dinding basah, maka sulit untuk cat untuk menempel karena permukaan terlalu lembap. Apabila dipaksakan, cat yang dihasilkan akan cepat retak dan mengelupas.


Begitu juga dengan dinding dalam rumah yang biasanya mengalami rembes saat hujan deras. Lebih baik memperbaiki fondasi rumah. Sebab rembesan air dapat meninggalkan bekas di dinding. Sehingga percuma mengecat apabila nantinya tercetak garis atau bulatan dari rembesan air di dinding.

Tetapi apabila terpaksa mengecat dinding di tengah musim hujan seperti saat ini, ketahui 3 faktor yang dapat mempercepat pengecatan.

1. Suhu Terbaik untuk Mengecat Dinding

Mengutip dari islandpaints.com, pada Rabu (31/1), suhu minimal untuk mengecat dinding adalah sekitar 10 derajat. Jika dibandingkan dengan suhu rata-rata di Indonesia saat hujan menurut BMKG sekitar 20-27 derajat. Sehingga tidak masalah untuk mengecat dinding di musim hujan.

2. Ketahui Lama Cat Mengering

Setiap jenis cat memiliki waktu pengeringan yang berbeda-beda. Seperti cat berbahan dasar air membutuhkan waktu 1-3 sampai bisa dilapisi ulang dan cat minyak sekitar 6-8 jam.

Estimasi waktu cat mengering ini bisa menjadi pertimbangan bagi yang ingin mengecat dinding di luar di tengah musim hujan. Jika dirasa hujan akan turun seharian sebaiknya menundanya sampai BMKG memberitakan seharian tidak akan turun hujan.

Jika pengecatan untuk dinding di dalam ruangan bisa menggunakan kipas angin untuk mempercepat pengeringan.

3. Gunakan Alat yang Tepat

Gunakan alat pengecatan yang sesuai dengan luas dinding. Bisa menggunakan kuas dan roll. Semakin lebar permukaan alat catnya maka waktu pengecatannya pun lebih singkat.

Kuas biasa digunakan untuk permukaan yang banyak cekungan, patahan, atau bagian yang perlu dihindari terkena cat. Sementara roll biasanya digunakan untuk dinding yang permukaan luas dan tidak banyak penghalang.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Mendeteksi dan Tips Cara Basmi Rayap yang Ngumpet di Balik Tembok



Jakarta

Rayap suka bersembunyi pada bagian dalam tembok rumah. Jika tembok rumah kamu sudah diserang serangga ini, kamu harus segera membasminya.

Pasalnya, rayap bisa merusak struktur bangunan sehingga membuat rumah beresiko runtuh karena rapuh dimakan rayap.

Lalu, bagaimana cara membasmi rayap yang bersembunyi di dalam tembok? Mari simak penjelasan lengkap berikut.


Alasan Mengapa Rayap Bersembunyi di Tembok

Mengutip dari Basmi Rayap, Kamis (1/2/2024), alasan mengapa rayap bersembunyi di tembok adalah kondisi tembok yang lembap. Hal ini terjadi biasanya pada musim hujan, dimana dinding aka sangat lembap akibat curah hujan yang tinggi.

Kelembapan di retakan tembok inilah yang akan dimanfaatkan dengan baik oleh hama sebagai jalur utama untuk menggerogoti rumah dan membuatnya lapuk dari dalam. Semakin banyak retakan dan air yang masuk, semakin banyak dan cepat pula mereka datang dan menyerang

Tanda Rayap Bersembunyi di Tembok

Berikut ada beberapa tanda yang bisa kamu kenali jika rayap sudah masuk ke dalam tembok.

Terdapat Serbuk Kayu

Yang paling umum terlihat adalah tumpukan serbuk kayu bekas koloni pada area dekat tembok. Bagaimanapun mereka merongrong tembok, sudah pasti bagian dalam berlubang dan ada bagian rusak yang perlu mereka keluarkan.

Tumpukan kotoran ini bentuknya seperti gunung kecil yang terlihat saat hendak disapu. Bahkan, jika koloninya banyak, hanya beberapa saat disapu, area tersebut akan kotor lagi.

Tembok Terasa Kosong saat Diketuk

Coba ketuk temboknya. Jika bagian dalam terasa kosong, maka bisa jadi di bagian tersebutlah lokasi koloni mereka.

Tembok Basah, Mengelupas, dan Tampak Lembap

Jika diperhatikan dengan seksama, ada beberapa bagian dinding yang akan terlihat kering dan bersih. Namun, ada juga yang permukaannya terlihat mengelupas dan basah. Catnya berubah warna jadi lebih gelap.

Tips Mudah Membasmi Rayap di dalam Tembok

Mengutip dari Suntik Rayap, Rabu (31/1/2024), ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membasmi rayap di dalam tembok. Diantaranya menggunakan bahan alami berikut.

Air Kapur Sirih

Cara pertama yaitu dengan menggunakan air kapur sirih. Agar efektif untuk membasmi rayap, kamu dapat membuatnya menjadi air serbuk kapur sirih. Langkah pertama, siapkan serbuk sirih, kemudian siapkan air bersih secukupnya, lalu campurkan dan aduk hingga keduanya tercampur dengan rata.

Biarkan campuran air kapur sirih itu mengendap terlebih dahulu, barulah setelah mengendap semprotkan pada titik-titik pada tembok yang dicurigai terdapat koloni rayap. Air kapur sirih ini memiliki sifat yang panas sehingga dipercaya dapat mengusir rayap.

Minyak Jeruk

Metode dengan minyak jeruk bukan cara membasmi rayap dengan jangka panjang, karena jika jumlah koloni rayap-rayap ini begitu banyak maka diperlukan langkah yang lebih efektif.

Bahan aktif dalam ekstrak jeruk yaitu d-limonene merupakan racun alami bagi serangga, sehingga cobalah untuk memasukkan minyak jeruk kedalam lubang sarang rayap dan diamkan untuk beberapa waktu agar kandungan minyak jeruk ini bekerja.

Mencampur Air Perasan Lemon dan Cuka

Selain bertempat tinggal di tanah, rayap juga suka membentuk koloni di lantai dan tembok. Untuk mengatasi masalah ini, kamu dapat menggunakan air perasan lemon dan cuka, kemudian masukkan kedalam botol semprot. Semprotkan ke sarangnya lalu lakukan secara rutin dan berkala.

Air Garam

Selain lemon dan cuka, kamu bisa menggunakan bahan yang ada di dapur yaitu garam. Caranya mudah, kamu cukup mencampurkan garam dan air secukupnya lalu aduk hingga tercampur rata dan semprotkan secara rutin. Namun ada cara lain selain dengan menyemprotkan air garam ke tembok, yaitu dengan merendam kapas pada cairan yang berisi air garam lalu tempelkan atau letakkan di area rayap berada.

Kapur Barus

Kapur barus dapat selain ampuh untuk mengusir semut dan kecoa, juga dapat mengusir rayap yang muncul pada tembok rumah kamu. Cukup haluskan kapur barus dan campur dengan minyak tanah secukupnya lalu masukkan ke dalam botol penyemprot. Setelah itu semprotkan cairan tersebut ke area sarang rayap secara perlahan. Lakukan cara ini secara rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

Demikian tips membasmi rayap yang bersembunyi di dalam tembok. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dibuang! Berikut 7 Manfaat Ampas Teh Untuk Membersihkan Barang di Rumah



Jakarta

Buat kamu yang sering mengonsumsi teh, mulai sekarang jangan buang ampas teh yang telah disedu. Karena kamu bisa memanfaatkan kantong teh bekas tersebut untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah.

Lalu, kira-kira apa saja dan bagaimana cara menggunakanya? Mengutip dari In the Wash, Kamis (1/2/2024), berikut pembahasan lengkapnya.

1. Membersihkan Microwave

Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.


2. Membersihkan Kaca

Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

4. Membersihkan Karpet

Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

5. Sepatu

Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

6. Membersihkan Furnitur Kayu

Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tanaman Obat Beragam Khasiat yang Wajib Ditanam di Rumah


Jakarta

Tanaman obat atau tanaman herbal merupakan jenis tanaman yang mengandung khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Tanaman obat sudah dipakai sejak dulu dalam berbagai tradisi pengobatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Tak seperti obat yang dijual di apotek, tanaman obat lebih alami dan tanpa bahan kimia. Oleh karena itu, keamanan dalam mengonsumsinya jauh lebih terjamin.

Selain rempah-rempah, Indonesia juga kaya akan tanaman obat. Tanaman obat ini bisa ditanam sendiri di rumah sehingga memudahkan jika diperlukan sewaktu-waktu. Dengan menanamnya di rumah, tanaman obat bisa langsung diolah untuk mengatasi berbagai gejala penyakit yang sedang dialami.


Jenis-Jenis Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah

Ada berbagai jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di rumah. Melansir Halodoc, Kamis (1/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di halaman rumah.

Bawang Putih

Bawang putih (Allium sativum) adalah tanaman umbi yang sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan. Namun, bawang putih juga memiliki banyak manfaat kesehatan, lho!

Adapun beberapa khasiat bawang putih untuk kesehatan adalah sebagai berikut.

Meningkatkan kekebalan tubuh. Bawang putih mengandung senyawa antibakteri, antiviral, dan antioksidan senyawa yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Menurunkan tekanan darah. Studi Effects of Allium sativum (garlic) on systolic and diastolic blood pressure in patients with essential hypertension yang dipublikasikan Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences menyebutkan, mengonsumsi 600 hingga 1.500 miligram ekstrak bawang putih dalam 24 minggu efektif menurunkan tekanan darah.

Menurunkan kolesterol. Senyawa allicin dalam bawang putih bisa membantu menghambat produksi kolesterol di hati.

Efek antioksidan. Antioksidan, seperti flavonoid dan belerang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mengurangi risiko sakit jantung. Zat allicin dalam bawang putih juga bisa membantu melindungi jantung dengan meningkatkan aliran darah ke jantung.

Kamu bisa menanam bawang putih di halaman atau di dalam pot sesuai ketersediaan lahan di rumahmu. Selain bisa memenuhi kebutuhan dapur, kesehatan penghuni rumah pun bisa terjaga dengan adanya ketersediaan bawang putih di rumah.

Serai

Tanaman obat berikutnya adalah erai atau lemongrass yang memiliki aroma segar. Daun dan batang serai digunakan dalam berbagai hidangan untuk memberikan rasa khas.

Kamu juga bisa lho menggunakan serai sebagai obat herbal. Adapun beberapa manfaat serai bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

Sifat antimikroba. Senyawa citronellol dan geraniol bersifat antimikroba. Khasiatnya melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur yang memicu infeksi dalam tubuh.

Pemeliharaan sistem pencernaan. Serai memiliki sifat karminatif, yang membantu meredakan kembung, perut kembung, dan masalah pencernaan lainnya.

Sifat antipiretik. Sifat antipiretik di dalamnya bisa membantu menurunkan demam dan meningkatkan kenyamanan selama sakit.

Menjaga kesehatan kulit. Ekstrak serai sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena sifatnya yang bisa membersihkan, mengencangkan, dan menghidrasi kulit.

Mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Aroma serai memiliki efek menenangkan yang bisa membantu mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur.

Ceplikan

Ceplikan (Blumea balsamifera) adalah sejenis tanaman herbal dengan batang tegak dan tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, termasuk di Indonesia. Bentuknya lonjong, berwarna hijau, dan memiliki aroma yang khas.

Ada pun beberapa khasiat ceplikan bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

Antiinflamasi: Sifat antiinflamasi pada ceplikan bisa membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan pada pengidap arthritis, nyeri otot, atau gangguan pernapasan.

Antiseptik. Ekstrak daun bersifat antiseptik yang bisa membantu mencegah infeksi pada luka atau luka bakar.

Antipiretik. Tanaman bisa digunakan untuk menurunkan demam dan mengurangi suhu tubuh akibat infeksi.

Bersifat ekspektoran. Khasiatnya bisa membantu meredakan batuk dan mempermudah pengeluaran dahak.

Meringankan gangguan pencernaan. Ceplikan bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan dan memulihkan keseimbangan pencernaan.

Lidah Buaya

Lidah buaya (Aloe vera) adalah sejenis tanaman berdaun tebal dengan gel transparan di dalam daunnya. Tumbuhan ini tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, salah satunya di Indonesia.

Selain untuk menyuburkan rambut, lidah buaya juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti di bawah ini.

Perawatan kulit. Studi Effects of low‐dose Aloe sterol supplementation on skin moisture, collagen score and objective or subjective symptoms: 12‐week, double‐blind, randomized controlled trial yang dipublikasikan dalam Hindawi menemukan, mengonsumsi 40 mikrogram aloe sterol per hari selama 12 minggu meningkatkan elastisitas kulit pada pria di bawah usia 46 tahun.

Mengobati luka bakar. Lidah buaya memiliki sifat pendinginan yang bisa membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka bakar ringan.

Mengatasi jerawat. Kandungan antiinflamasi dan antibakteri dalam lidah buaya bisa membantu mengurangi kemerahan dan peradangan yang terkait dengan jerawat.

Menyehatkan rambut. Gel lidah buaya bisa membantu mengatasi masalah kulit kepala seperti ketombe, mengurangi kerontokan rambut, dan menjaga rambut sehat serta berkilau.

Menjaga kesehatan mulut. Lidah buaya memiliki sifat antimikroba yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut.

Lengkuas

Lengkuas atau laos (Alpinia galanga) adalah tanaman yang termasuk dalam keluarga jahe-jahean. Akar tanaman ini digunakan sebagai rempah-rempah dalam masakan dan pengobatan tradisional.

Berikut adalah beberapa manfaat dan kegunaan lengkuas bagi kesehatan.

Meningkatkan kesehatan pencernaan. Lengkuas bersifat karminatif, yang membantu meredakan masalah pencernaan seperti kembung dan mual.

Antiinflamasi dan analgesik. Di dalamnya mengandung senyawa seperti gingerol dan flavonoid yang memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik.

Menjaga kesehatan jantung. Caranya dengan mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah.

Sifat antimikroba. Sifat ini bisa membantu melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur merugikan dalam tubuh.

Efek positif pada kesehatan otak. Senyawa ini terjadi berkat efek neuroprotektif dan bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif otak.

Jeruk Nipis

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah salah satu jenis jeruk berkulit hijau yang memiliki rasa yang asam dan aroma yang segar. Jenis buah ini banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Indonesia.

Jeruk nipis memiliki banyak manfaat dan kegunaan bagi kesehatan, lho! Berikut manfaatnya.

Sumber vitamin C. Jenis vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Selain itu, nutrisi juga memproduksi kolagen, penyerapan zat besi, dan perbaikan jaringan tubuh.

Pencernaan yang sehat. Kandungan asamnya bisa membantu merangsang produksi enzim pencernaan dan meningkatkan pergerakan usus. Ini bisa mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

Detoksifikasi tubuh. Jeruk nipis bersifat detoksifikasi yang bisa membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah.

Penurun berat badan. Buah ini mengandung tinggi serat dan rendah kalori yang bisa membantu meningkatkan rasa kenyang serta mengontrol nafsu makan.

Meningkatkan penyerapan zat besi. Khasiat ini terjadi berkat kandungan vitamin C di dalam buah.

Daun Mint

Daun mint memiliki warna hijau terang dengan bau khas yang menyegarkan. Daun mint memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Tak heran, daun ini memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh.

Adapun beberapa manfaat daun mint bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

Menyehatkan pencernaan. Tanaman ini bersifat menyejukkan dan bisa membantu masalah pencernaan, seperti kram perut dan penumpukan gas.

Pilek dan batuk. Peppermint memiliki sifat ekspektoran, antitussive, dan dekongestan yang bisa membantu meredakan batuk dan pilek.

Sakit kepala. Ini memberikan efek yang menenangkan pada sakit kepala, terutama sakit kepala tegang atau sakit kepala migrain.

Napas segar. Kandungan minyak atsiri dalam peppermint memberikan rasa segar yang menyegarkan mulut dan menghilangkan bau napas.

Kesehatan kulit. Di dalamnya bersifat antipruritik dan antiinflamasi yang bisa membantu meredakan gatal-gatal, iritasi, dan peradangan pada kulit.

Kemangi

Kemangi (Ocimum basilicum) adalah sejenis tanaman memiliki aroma yang khas dan rasa sedikit manis. Tak hanya menjadi lalapan, tanaman ini kaya akan senyawa aktif, termasuk minyak esensial, antioksidan, vitamin, dan mineral, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Adapun beberapa manfaat kemangi bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

Menyehatkan saluran pencernaan. Daun kemangi bersifat karminatif dan digestif, yang bisa membantu meredakan masalah pencernaan. Misalnya, perut kembung dan mual.

Menjaga kesehatan jantung. Khasiat ini terjadi karena senyawa seperti beta-karoten dan magnesium.

Menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Aroma daun bersifat menenangkan dan bisa membantu mengurangi stres serta meningkatkan suasana hati.

Menyegarkan napas. Di dalamnya bersifat antibakteri yang bisa membantu mengurangi bau mulut dan menyegarkan napas.

Sumber antioksidan. Kemangi mengandung senyawa antioksidan, seperti eugenol dan linalool. Zat ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Brotowali

Brotowali (Tinospora crispa) adalah sejenis tanaman merambat yang juga dikenal dengan nama “mengkudu bumi” atau “bittervine” dalam bahasa Inggris. Bagian yang paling umum digunakan dari brotowali adalah batang dan daunnya.

Berikut beberapa manfaat brotowali bagi kesehatan tubuh.

Menjaga kesehatan hati. Brotowali memiliki sifat hepatoprotektif, yang berarti bisa melindungi dan mendukung kesehatan hati.

Meningkatkan kekebalan tubuh. Di dalamnya bersifat imunomodulator, yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Antiinflamasi. Tanaman bersifat antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Antidiabetes. Brotowali bisa membantu mengatur kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin.

Antioksidan, Tanaman bisa membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dalam tubuh. Caranya dengan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Jahe

Jahe (Zingiber officinale) adalah tanaman rimpang yang tumbuh di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Rempah ini biasa dikonsumsi dalam bentuk teh, minuman jahe hangat, atau sebagai bumbu masakan.

Adapun beberapa manfaat jahe bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

Antiinflamasi dan analgesik. Di dalamnya mengandung senyawa gingerol yang berperan dalam mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

Meningkatkan kekebalan tubuh. Khasiat ini terjadi berkat kandungan gingerol, shogaol, dan zingeron yang bersifat antimikroba serta antioksidan.

Mengatasi mual dan muntah. Tanaman herbal ini efektif meredakan mual dan muntah. Termasuk yang terkait dengan mabuk perjalanan, mual kehamilan, atau efek samping dari kemoterapi.

Meredakan nyeri sendi. Kandungan antiinflamasi dalam jahe bisa membantu meredakan nyeri pada sendi yang terkait dengan kondisi seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis.

Mengurangi kolesterol. Penelitian berjudul The effect of ginger ( Zingiber officinale) on improving blood lipids and body weight; A systematic review and multivariate meta-analysis of clinical trials yang dipublikasikan Current Pharmaceutical Design menemukan, mengonsumsi jahe secara signifikan mengurangi trigliserida dan kolesterol jahat, sekaligus meningkatkan kolesterol jahat. Dosis penggunaan kurang dari 1.500 miligram per hari.

Demikianlah beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di halaman rumah. Dengan menanam tanaman obat tersebut, kamu tidak perlu kesulitan untuk mendapatkannya saat dibutuhkan. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Panduan Lengkap Membuat Rak Dinding Tempel, Mudah Banget!


Jakarta

Rumah minimalis memiliki ruang yang terbatas. Salah satu cara untuk menyiasati keterbatasan ruang ini adalah dengan menggunakan rak dinding tempel.

Dalam dunia dekorasi rumah, rak dinding tempel menjadi pilihan yang sangat populer. Selain memberikan sentuhan kreatif, rak dinding tempel juga memberikan solusi penyimpanan yang bergaya dan ekonomis untuk rumah.

Tak harus menggunakan jasa tukang, kamu bisa membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah, lho! Simak panduan memasang rak dinding tempel berikut.


Kelebihan Rak Dinding Tempel

Melansir Perspective Cabinetry & Design, Kamis (1/2/2024), berikut beberapa kelebihan rak dinding tempel yang perlu kamu ketahui.

Memberikan Kesan Ruang yang Lebih Luas

Rak dinding tempel membutuhkan ruang yang lebih sedikit dibandingkan rak biasa. Hal tersebut tentu akan memberikan kesan ruang lebih luas dan lapang. Rak-rak ini sangat ideal untuk di ruangan kecil agar tidak terasa sempit, terutama pada rumah minimalis.

Selain itu, rak dinding tempel juga mudah disesuaikan pemasangannya. Kamu bisa memasangnya di area yang tidak muat untuk lemari, seperti sudut atau pojokan. Kamu juga bisa memanfaatkan ruang vertikal hanya dengan menambahkan lebih banyak rak dinding tempel ini.

Hemat Biaya

Pembuatan dan pemasangan rak dinding tempel lebih hemat biaya dibandingkan rak biasa. Hal ini karena bahan yang dibutuhkan lebih sedikit sehingga biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah.

Rak dinding tempel juga relatif ringan sehingga tidak membutuhkan banyak penyangga dinding. Hal ini membuatnya lebih cepat dan mudah dipasang sehingga tidak membutuhkan biaya tambahan yang lebih banyak.

Memberikan Kenyamanan

Rak dinding tempel juga memudahkan kita untuk mengambil atau menyimpan barang di atasnya. Kita tidak perlu repot membuka dan menutup pintu lemari pada rak dinding biasa. Konsepnya yang hanya menempel di dinding dan terbuka juga membuat kita tidak perlu kerepotan mencari barang yang dibutuhkan.

Cara Membuat Rak Dinding Tempel di Rumah

Kabar baiknya, kamu tidak perlu menggunakan jasa tukang untuk membuat dan memasang rak dinding tempel. Melansir Real Simple, Kamis (1/2/2024), berikut cara membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah dengan mudah.

1. Pilihlah Alat dan Bahan dengan Bijak

Langkah pertama dalam membuat rak dinding tempel adalah memilih peralatan dan bahan yang tepat. Adapun bahan yang perlu kamu siapkan untuk membuat rak dinding tempel adalah sebagai berikut.

  • Kayu atau triplek yang punya ukuran 12 mm
  • Plat besi sebanyak 2 buah, ukurannya 3 mm dan panjangnya 7-10 cm
  • Plat besi sebanyak 2 buah, ukurannya 3 mm dan panjangnya 26-35 cm
  • Lem kayu (pilih merek yang punya kualitas bagus)
  • Cat kayu
  • Fisher S6 sebanyak 4 buah
  • Sekrup dan paku secukupnya
  • Selain menyiapkan bahan, kamu juga harus memiliki alat-alat sebagai berikut.
  • Obeng dan palu.
  • Gerinda tangan.
  • Mesin las.
  • Gergaji kayu.
  • Bor
  • Mata bor untuk tembok dengan ukuran 6 mm.
  • Mata bor untuk besi dengan ukuran 6 mm.

2. Membuat Bruket

Langkah selanjutnya adalah membuat brucket atau plat besi agar rak dinding bisa menempel kuat dan awet. Kamu bisa memanfaatkan besi dari teralis meja yang sudah tidak terpakai untuk menghemat biaya.

Cara membuatnya adalah dengan melubangi plat besi sekitar 6 mm pada sisinya yang berukuran sekitar 7 cm. Kemudian, lakukan pengelasan pada plat besi dengan ukuran 2 cm. Terakhir, lapisi brucket dengan dengan cat anti karat untuk menjaga umur pakainya.

3. Membuat Rak

Langkah selanjutnya adalah membuat rak dari kayu atau triplek. Potong kayu atau triplek sesuai kebutuhanmu dengan menggunakan gergaji. Setelah itu, buat alur di bagian belakang setiap rak menggunakan gerinda tangan. Ini dilakukan untuk memastikan rak bisa tergantung dengan rapat di dinding tanpa adanya celah. Oleh karena itu, pastikan ukurannya sesuai dengan brucket.

Selanjutnya, lubangi rak pada bagian yang akan dipasang brucket dengan menggunakan bor. Gunakan obeng untuk membuat lubang sesuai dengan ukuran brucket. Setelah itu, amplas rak dengan teliti untuk menghilangkan tepi kasar pada permukaannya. Kamu juga bisa mengecat atau mempliturnya untuk memberikan hasil akhir yang halus dan estetis

5. Pasang Rak dengan Teliti

Langkah terakhir adalah memasang brucket pada dinding dan menggantungkan rak. Pastikan untuk menandai bagian dinding yang ingin dipasangi rak. Gunakan bor dan lubangi dinding dengan teliti. Pada setiap lubang, pasang fisher S6 agar brucket menempel sempurna dengan dinding.

Selanjutnya, pasang brucket dengan obeng dengan teliti. Setelah terpasang dengan sempurna, letakkan rak di atasnya dan rekatkan dengan baut atau sekrup. Rak dinding tempel pun siap digunakan untuk menyimpan berbagai barang, seperti buku, hiasan, atau barang sesuai keinginanmu.

Demikianlah cara membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah dengan mudah. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa membuat rak dinding tempel yang tidak hanya estetik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhanmu di rumah. Selamat mencoba!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com