Category Archives: Tips Properti

Tipe-Tipe Genteng dan Kelebihan-Kekurangannya


Jakarta

Memilih tipe bahan yang tepat saat merencanakan pembangunan rumah menjadi langkah yang penting untuk bisa mendapatkan hasil rumah yang sesuai dengan keinginan.

Tipe bahan yang digunakan dalam membangun rumah sangat menentukan bentuk akhir dari rumah tersebut, dari mulai bahan dinding, bahan pintu rumah, hingga atap rumah perlu kamu perhatikan untuk memenuhi ekspektasi rumah impianmu. Khususnya atap rumah atau genteng.

Umumnya tipe genteng yang digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah tipe genteng yang terbuat dari tanah liat. Tapi tahukah kamu, masih ada beberapa tipe genteng lainnya yang bisa kamu pelajari untuk membantumu dalam mendesain rumah impianmu.


Tentu saja, setiap bahan genteng ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Melansir dari ableroof.com, ada beberapa hal yang yang perlu kamu perhatikan dalam memilih bahan genteng yang tepat.

Umur Bahan

Mengetahui umur dari bahan genteng, adalah salah satu hal penting. Tujuannya agar kamu bisa memperkirakan kapan genteng tersebut harus diganti, dan berapa biaya yang diperlukan.

Daya Tahan

Kamu juga perlu mengetahui, seberapa kuat daya tahan genteng tersebut terhadap cuaca lingkungan rumahmu.

Berat

Berat dari genteng yang kamu gunakan juga akan menentukan bahan pondasi rumah kamu, tentunya bahan genteng yang berat membutuhkan pondasi rumah yang lebih kuat.

Sudut Kemiringan

Apakah bahan tersebut memiliki standar kemiringan yang cocok dalam membangun rumahmu?

Estetika

Tentunya kamu perlu memastikan, apakah bahan genteng yang kamu gunakan cocok dengan estetika rumah impianmu?

Ramah Lingkungan

Menentukan bahan ramah lingkungan juga selain bisa membantu menjaga perubahan iklim, juga bisa menjaga agar dompetmu tidak kering!

Peraturan

Apakah tipe gentengmu boleh digunakan di daerahmu sesuai dengan peraturan yang ada?

Setelah kamu memahami hal-hal di atas, selanjutnya kamu bisa menentukan tipe genteng yang cocok. Berikut list tipe atap berdasarkan bahan beserta kelebihan dan kekurangannya.

7 Tipe Bahan Genteng Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

1. Genteng Tanah Liat

Tipe bahan genteng yang satu ini sudah sangat umum digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Kelebihan

Bahan tanah liat bisa meningkatkan efisiensi energi panas untuk rumahmu, bahan tanah liat ini juga cukup kokoh karena sudah dibakar dengan suhu tinggi dalam waktu yang lama.

Kekurangan

Genteng tanah liat tergolong mahal dan rentan rusak ketika ada badai besar. Hal tersebut memungkinkan seringnya melakukan perbaikan, sehingga genteng ini memiliki biaya perawatan yang tidak sedikit. Tipe genteng ini juga cenderung berat, sehingga kamu perlu membuat pondasi yang kuat sebelum memasangnya.

2. Genteng Aspal / Sirap Aspal

Genteng Aspal ini umum digunakan di wilayah Eropa, genteng ini digunakan oleh 80% perumahan di Amerika.

Kelebihan

Tipe bahan aspal ini memiliki ketahanan api yang baik, harganya pun terbilang murah. Selain itu, genteng aspal memiliki bobot sedang, dan bisa digunakan untuk berbagai tipe kemiringan.

Kekurangan

Bahan ini tidak ramah lingkungan dan memiliki umur yang pendek, sehingga kamu perlu melakukan pergantian atap lebih sering dari tipe lainnya. Bila kamu tinggal di lingkungan yang lembab, kamu juga perlu menggunakan tipe sirap aspal anti alga/lumut.

3. Genteng Logam

Genteng logam/metal ini beragam jenisnya, dari yang menggunakan besi, hingga tembaga.

Kelebihan

Bahan logam cenderung ringan, dan kamu tidak perlu khawatir dengan panas yang dihasilkan. Nyatanya, bahan logam ini hanya menyerap sepertiga dari panas tipe bahan aspal. Genteng tipe ini juga memiliki umur yang lama dan memiliki ketahanan elemen yang baik, serta dapat dipasang pada sudut kemiringan berapapun.

Kekurangan

Genteng logam memiliki tampilan yang kurang menarik, harganya juga cukup bervariatif, dari yang murah seperti baja hingga yang mahal seperti tembaga. Bahan tembaga juga memiliki kekurangan, seperti penyakit green patina atau menghijaunya warna tembaga seiring waktu yang mungkin tidak disukai oleh beberapa orang.

4. Genteng Polimer

Genteng ini adalah hasil campuran plastik berteknologi tinggi. Tipe ini cocok untuk rumah tua yang membutuhkan daya tahan ekstra.

Kelebihan

Genteng tipe ini memiliki daya tahan yang tinggi dengan biaya perawatan yang rendah. Genteng tipe ini memiliki style yang bervariatif, sehingga kamu bisa memilih sesuai dengan selera. Umumnya genteng ini memiliki bobot yang bervariatif, dari ringan hingga berat. Genteng ini juga memiliki daya tahan api dan angin yang baik.

Kekurangan

Tipe genteng ini mungkin kurang cocok untuk beberapa tipe rumah, khususnya yang berbobot berat. Harganya juga cenderung mahal.

5. Genteng Batu Tulis

Genteng ini memiliki nilai estetik yang tinggi, penggunaan genteng tipe ini bisa membuat rumah terlihat elegan.

Kelebihan

Genteng tipe ini berumur sangat lama dan memiliki ketahanan yang sangat kuat terhadap angin dan api. Bahannya yang alami juga dapat di daur ulang.

Kekurangan

Genteng batu tulis ini sangat berat dan mahal, sehingga hanya cocok untuk rumah yang memiliki pondasi ekstra kuat. Genteng ini juga bisa di daur ulang.Genteng ini juga hanya bisa dipasang pada sudut yang curam.

6. Genteng Kayu

Biasanya genteng kayu terbuat dari kayu cedar.

Kelebihan

Genteng kayu memberikan tampilan yang natural untuk rumahmu, harganya cukup murah, dan bahannya yang bisa di daur ulang.

Kekurangan

Genteng tipe ini memiliki perawatan yang khusus yang lebih sering dibandingkan dengan genteng berbahan lain. Genteng ini memiliki ketahanan api yang rendah dan berumur pendek.

7. Genteng Beton

Genteng ini cukup populer di rumah-rumah modern.

Kelebihan

Bahan beton memiliki umur yang tahan lama dan memiliki daya tahan api yang sangat tinggi. Bahan ini lebih murah dibandingkan dengan bahan tanah liat, serta memiliki nilai estetik yang tinggi

Kekurangan

Genteng beton memiliki bobot yang berat, sehingga kamu harus memiliki pondasi ekstra kuat. Genteng ini juga rawan pecah ketika badai. Genteng tipe ini lebih murah dari tipe bahan tanah liat dan aspal.

Nah, itu dia 7 tipe gendeng berdasarkan bahannya. Kalau kamu pilih pakai jenis bahan apa untuk rumahmu?

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Kalau Gaji Kamu Rp 3 Juta -10 Juta, Berapa Harga Maksimal Rumah yang Bisa Dibeli dengan KPR?



Jakarta

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jadi salah satu opsi yang paling banyak digunakan masyarakat di Indonesia untuk membeli rumah.

Meski memudahkan, tapi jangan nekat saat mengajukan KPR ya. Hitung dengan teliti, berapa maksimal cicilan KPR yang bisa kamu tanggung setiap bulannya dengan gaji kamu saat ini.

Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari menyarankan agar pengeluaran bulanan disesuaikan dengan besaran penghasilan yang masuk. Apabila penghasilan tidak menentu tiap bulannya, bisa membuat perkiraan dengan penghasilan terendah.


“Budget pengeluaran juga buat prioritas. Mana pengeluaran yg utama, misalnya konsumsi, biaya sekolah anak, pengeluaran keluarga,” katanya dalam sebuah wawancara dengan detikcom, pertengahan September silam.

Dia menambahkan cicilan utang juga sebaiknya masuk dalam prioritas utama. Apalagi utang dengan nominal cukup besar, lebih baik dilunasi terlebih dahulu.

Lebih lanjut lagi, dia membagi tips mengelola keuangan dengan komposisi pengeluaran. Di antaranya, untuk tabungan minimal 10%, cicilan maksimal 30%, pengeluaran rutin 40%, dan pengeluaran pribadi 20%.

Hal senada juga disampaikan oleh Founder Muda Keren Punya Property Ruby Herman.

Ia mengatakan, idealnya uang untuk KPR berasal dari sepertiga penghasilan tetap setiap bulan. Jika dihitung-hitung sekitar 30-33% pendapatan bulanan.

“Yes seperti yang tadi saya bilang diusahakan maksimal itu dan peraturannya juga sepertiga gaji, kurang lebih 33% itu merupakan maksimal,” kata Ruby kepada detikcom.

Mengacu pada perhitungan tersebut, detikProperti merangkum simulasi perhitungan cicilan dan maksimal harga ruah yang bisa dibeli berdasarkan besaran gaji yang diterima setiap bulan.

Dengan asumsi tenor KPR 20 tahun, bunga KPR rata-rata 7,75%/tahun dan DP 20%, berikut ini adalah tabel harga rumah dan cicilan KPR maksimal berdasarkan besaran gaji.

Besaran Gaji Besaran DP (20%) Besaran Cicilan Bulanan Maksimal Harga Rumah
Rp 4 juta/bulan Rp 28,24 juta Rp 1,2 juta/bulan Rp 141,2 juta
Rp 6 juta/bulan Rp 42,36 juta Rp 1,8 juta/bulan Rp 211,8 juta
Rp 8 juta/bulan Rp 56,48 juta Rp 2,4 juta/bulan Rp 282,4 juta
Rp 10 juta/bulan Rp 70,6 juta Rp 3 juta/bulan Rp 353 juta
Rp 15 juta/bulan Rp 105,9 juta Rp 4,5 juta/bulan Rp 529,5 juta
Rp 20 juta/bulan Rp 141,2 juta Rp 6 juta/bulan Rp 706 juta

Itulah simulasi cicilan KPR dan maksimal harga rumah yang bisa dibeli berdasarkan gaji. Angka di atas bisa saja berbeda tergantung pada tingkat suku bunga yang berlaku di masing-masing bank serta tenor atau masa cicilan yang berlaku.

Makin besar DP yang dibayarkan, maka cicilan juga bisa semakin ringan.

Selamat merencanakan KPR rumah impianmu ya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Macam Kanopi Rumah Beserta Harga Terbaru 2024


Jakarta

Memasuki musim penghujan, bagian depan rumah perlu dilindungi dengan atap tambahan yang disebut kanopi. Selain hujan, kanopi juga bisa melindungi dari panas.

Dengan adanya kanopi, kamu bisa meletakkan kendaraan, tanaman, rak sepatu, dan barang lainnya di halaman depan tanpa takut rusak akibat terkena panas dan hujan.

Kanopi biasanya tidak dipasang langsung oleh pengembang saat membangun rumah, sehingga kamu perlu menyiapkan anggaran lebih untuk pemasangannya. Sebagai referensi sebelum membeli, simak beberapa jenis kanopi beserta harga terbarunya di 2024 sebagai berikut.


Kanopi Kaca

Kanopi jenis ini tidak menutup pandangan ke langit karena sifatnya yang transparan. Saat membuka pintu kamu juga bisa melihat cuaca cerah atau hujan tanpa perlu keluar halaman. Pemasangan kanopi kaca ini menggunakan fondasi dari rangka baja ringan atau rangka besi.

Untuk harganya menurut Art Home berkisar Rp 1.350.000-Rp 1.550.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan ketebalannya.

Kelebihan kanopi kaca:

– Menambah estetika rumah dan lebih elegan
– Rumah tetap mendapat pencahayaan alami yang maksimal.
– Jenis rumah apa pun akan cocok memakai kanopi kaca.
– Tahan lama.

Kekurangan kanopi kaca:

– Pemasangannya rumit
– Bobot kaca yang berat

Kanopi Polycarbonate

Jika melihat dari jauh bahan Polycarbonate terlihat transparan seperti kaca, padahal ini adalah bahan yang berbeda. Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Tampilannya yang transparan bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tidak ingin menggunakan kanopi kaca.

Untuk harganya kanopi polycarbonate biasa dijual dalam bentuk roll dan lembaran menurut Bursa Bangunan berkisar Rp 1.150.000-Rp 8.780.000. Sementara untuk harga per meternya menurut Lamudi sekitar Rp 300.000-Rp 360.000. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari jenis dan ukuran yang dipilih.

Kelebihan kanopi polycarbonate:

– Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
– Fleksibel dan tahan lama
– Menangkal radiasi panas matahari
– Tidak mudah bocor

Kekurangan kanopi polycarbonate:

– Harga tidak jauh berbeda dengan kanopi kaca
– Sulit dibersihkan

Kanopi Alderon

Kanopi satu ini memiliki bentuk yang ramping dan banyak digunakan pada perumahan modern atau desain rumah minimalis. Kanopi alderon adalah jenis kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga.

Untuk harganya menurut Lamudi berkisar Rp 410.000-Rp 460.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

Kelebihan kanopi alderon:

– Menggunakan bahan yang ramah lingkungan.
– Tahan lama dan kokoh.
– Kedap suara

Kekurangan kanopi alderon:

– Harga cenderung mahal
– Warna dan model tidak bervariatif

Kanopi Spandek

Kanopi spandek adalah jenis penutup yang terbuat dari campuran bahan alumunium dan seng. Beberapa jenis kanopi spandek juga ditambahkan silikon agar lebih fleksibel.

Untuk harganya menurut Lamudi berkisar Rp 220.000-Rp 320.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

Kelebihan kanopi spandek:

– Warna dan model bervariatif
– Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
– Pemasangan mudah
– Harganya terjangkau

Kekurangan kanopi spandek:

– Menyerap panas
– Menimbulkan suara berisik ketika hujan

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

3 Jenis Kanopi Minim Suara saat Hujan Beserta Harga Terbarunya di 2024


Jakarta

Atap kanopi rumah yang terbuat dari PVC tengah digandrungi di Indonesia. Hal ini dikarenakan bahan PVC cukup tebal, kokoh, dan transparan.

Selain itu incaran utama dari pemasangan atap berbahan PVC di rumah adalah tidak menimbulkan bising atau suara ketika terkena air hujan. Sehingga saat hujan, penghuni rumah yang hendak bersantai atau beristirahat tidak akan terganggu karena suara bising di luar.

Terdapat 3 jenis kanopi rumah yang memiliki keunggulan tersebut yakni kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat.


Meski ketiganya dipercaya sebagai kanopi minim bising saat hujan, tetapi kamu tetap harus memperhatikan ukuran ketebalan dari bahan ketiga kanopi tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak kekurangan dan kelebihan dari kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat beserta harga terbarunya di 2024.

Solarflat

Solarflat adalah jenis kanopi yang terbuat dari lembaran polycarbonate yang cocok untuk rumah di iklim tropis. Selain sebagai kanopi rumah, solarflat juga digunakan sebagai atap JPO atau jembatan penyebrangan di Jakarta seperti JPO Gelora Bung Karno.

Semakin tebal ukuran solarflat maka kekuatan untuk meredam suara semakin bagus. Selain itu ketebalan juga mempengaruhi tingkat kebocoran atap. Ketebalan dari solarflat sendiri terdiri dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, dan 6 mm.

Kemudian untuk jenis solarflat dibagi menjadi 2 yakni plain dan embose. Solarflat embose biasanya bisa membuat bagian depan lebih sejuk daripada yang plain.

Untuk harga dari solarflat sendiri menurut hargano.com mulai dari Rp 300.000-Rp 1.100.000 per meternya. Harga ini dapat berubah seiring waktu.

Kelebihan kanopi solarflat:

– Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
– Tidak mudah terbakar
– Pemasangan mudah
– Dapat digabungkan dengan penutup kanopi lain.

Kekurangan kanopi solarflat:

– Mudah bocor
– Variasi modelnya sedikit

Kanopi Alderon

Kanopi alderon adalah kanopi yang terbuat dari UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang permukaannya berbentuk gelombang dan berongga.

Penggunaan kanopi alderon cocok untuk rumah dengan desain minimalis dan modern. Bentuknya yang ramping dan pilihan warnanya yang netral membuat tampilanya semakin menarik. Kanopi alderon biasa dipasang dengan tiang dan kerangka dari baja ringan.

Untuk harga kanopi alderon sendiri menurut Lamudi berkisar Rp 410.000-Rp 460.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

Kelebihan kanopi alderon:

– Mudah perawatan dan membersihkannya
– Menggunakan bahan yang ramah lingkungan
– Tahan lama dan kokoh
– Kedap suara
– Meredam panas dengan baik

Kekurangan kanopi alderon:

– Harga relatif mahal
– Warna dan model tidak bervariatif

Kanopi Polycarbonate

Polycarbonate terbuat dari material yang terbuat dari polimer spesial dan tampilannya seperti plastik bening. Kanopi polycarbonate bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin beralih dari kanopi kaca karena tampilannya yang sama-sama transparan.

Polycarbonate biasa dijual dalam bentuk roll, lembarang dan meter. Harga roll lebih murah, tetapi ini tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

Rincian harga kanopi polycarbonate dalam bentuk roll dan lembaran menurut Bursa Bangunan berkisar Rp 1.150.000-Rp 8.780.000. Sementara untuk harga per meternya menurut Lamudi sekitar Rp 300.000-Rp 360.000. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Kelebihan kanopi polycarbonate:

– Tidak berat
– Dapat meredam suara bising
– Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
– Fleksibel dan tahan lama
– Menangkal radiasi panas matahari
– Tidak mudah bocor

Kekurangan kanopi polycarbonate:

– Warnanya mudah pudar
– Mudah bocor jika pemasangannya tidak tepat
– Sulit dibersihkan

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangka Waktu Septic Tank Harus Dikuras agar Tidak Meledak


Jakarta

Septic tank perlu dikuras untuk membuatnya tetap bersih dan tak membuat saluran air tersumbat. Hal tersebut juga bertujuan untuk menghindari masalah-masalah seperti air tanah yang tercemar.

Lantas berapa lama septic tank harus dikuras atau dilakukan perawatan? Simak penjelasannya berikut ini.

Berapa Lama Septic Tank Harus Dikuras?

Pemilik PT Argesjasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank, bernama Basuki, menyebutkan bahwa penyedotan atau pengurasan septic tank tergantung pada jenis septic tank yang digunakan dan sesuai kebutuhan.

“Kalau ngomong berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh, karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” ujar Basuki ketika ditanya detikcom, Sabtu (16/9/2023) lalu.


Ia menjelaskan bahwa septic tank konvensional dasarnya menggunakan tanah, jadi kotoran, tinja, atau air yang masuk ke dalam septic tank diresapkan ke dalam tanah. Sehingga, kita tidak perlu menguras septic tank terlalu sering karena selama 10-20 tahun tidak akan penuh.

Menurut Basuki, model konvensional yang menggunakan bata dan yang menggunakan biotank adalah jenis septic tank yang sering digunakan. Dibanding yang terbuat dari bata, septic tank jenis biotank membutuhkan perawatan yang lebih.

“Lain halnya kalau menggunakan biotank atau bio septic tank, membutuhkan perawatan yang lebih (daripada jenis yang dasarnya tanah),” katanya.

Biotank sendiri merupakan septic tank yang bentuknya seperti toren air. Di mana, di dalamnya ada filtrasi yang berfungsi untuk menguraikan kotoran. Jadi, septic tank ini harus dikuras minimal 1 – 2 tahun sekali.

“Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali. Itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” tutupnya.

(bai/inf)



Sumber : www.detik.com

Alasan WC Jongkok Masih Banyak yang Pakai hingga Sekarang, Ternyata Ini Manfaatnya


Jakarta

Ketika kita membahas tentang kloset pasti yang terlintas di benak kamu ada 2, kloset duduk, dan kloset jongkok. Pada umumnya, gedung perkantoran sudah menggunakan kloset duduk sebagai standar toilet mereka, alasannya adalah karena kenyamanan pengguna.

Tapi tahukah kamu, sebagian besar masyarakat Indonesia umumnya masih menggunakan kloset jongkok. Mengapa demikian? Melansir darijialifucubicle.com, Toilet jongkok juga dikenal sebagai “eastern-style toilet”, karena toilet ini sangat umum digunakan oleh negara di bagian timur sejak dahulu kala. Sebaliknya, toilet duduk dikenal sebagai “western-style toilet”.

Tentunya, seiring bertambahnya waktu, kedua desain kloset tersebut mengalami perkembangan yang signifikan, seperti menambahkan sistem penyiraman otomatis, penghangat, dll.


Lalu, mengapa masih banyak yang menggunakan tipe kloset jongkok? Tentunya, kloset jongkok masih digunakan karena beberapa alasan tertentu. Bila kamu penasaran, ayo kita simak bersama kelebihan dari kloset jongkok di bawah ini!

Kloset Jongkok Lebih Higienis

Banyak perdebatan mengenai hal yang satu ini, tidak sedikit yang berpendapat bahwa kloset jongkok itu kotor. Tapi nyatanya, memungkinkan untuk tidak terjadinya kontak antara kulit dengan permukaan dudukan toilet. Menggunakan kloset jongkok juga memudahkan pengguna untuk membersihkan sisa kotorannya.

Tapi pada akhirnya, semua toilet yang higienis adalah toilet yang selalu dalam kondisi bersih.

Posisi Jongkok Terbukti Baik untuk Kesehatan

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kloset duduk tidak baik untuk fisiologi manusia, dikarenakan oleh resiko ambeien. Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa menggunakan kloset jongkok bermanfaat dalam mencegah ambeien.

Menggunakan kloset jongkok bisa membantu katup Ileocecal agar tertutup dengan aman, sehingga kotoran dari usus besar tidak masuk ke dalam usus halus. Dalam posisi duduk, katup ini tidak terbantu dan sering bocor, sehingga dapat mencemari usus halus. Posisi jongkok juga bisa membantu melemaskan otot puborectalis, alhasil posisi jongkok bisa menjadi cara pencegahan wasir yang efektif.

Itulah sekilas kelebihan dari kloset jongkok. Kalau di rumahmu pakai kloset tipe apa?

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Munculnya Noda Putih di Kamar Mandi dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Kamar mandi adalah ruangan paling lembap di rumah sehingga perlu sering dibersihkan. Area yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dari celah-celah dinding atau keramik. Hal ini bisa membuat tampilan kamar mandi menjadi kusam.

Selain kemunculan jamur, masalah lainnya yang kerap ditemui di kamar mandi adalah penumpukan magnesium, kalium, dan kalsium. Zat-zat ini meninggalkan bekas setelah air menguap seperti kerak di seluruh permukaan kamar mandi.

Warna kerak ini putih hingga kuning, sehingga terlihat jelas. Kerak ini mengandung kotoran, minyak tubuh, serpihan kulit mati, dan bakteri karena berasal dari sabun yang buihnya menempel di permukaan kamar mandi. Bisa di keramik, dinding, keran, shower, gayung, hingga WC.


Mengutip dari NBC News, jangka waktu yang ideal untuk membersihkan kamar mandi adalah seminggu sekali. Namun, jika ingin lebih rutin, terutama jika kamar mandi cukup sering digunakan lebih dari 3 orang dalam sehari, itu akan lebih baik.

Mengutip dari The Spruce pada (29/2/2024) berikut beberapa benda yang bisa digunakan untuk membersihkan kerak atau noda putih di kamar mandi dengan mudah.

Sikat gigi

Sikat gigi yang biasa digunakan untuk membersihkan gigi dan mulut ternyata bisa untuk menghilangkan kerak di cermin dan shower.

Ukurannya yang kecil memudahkan untuk membersihkan di area yang sempit. Tetapi saat menggosok kerak tersebut siapkan pula cairan pembersih agar noda cepat terangkat. Setelah disikat, kamu bisa langsung membilasnya dan dikeringkan dengan kain agar kaca tidak kembali lembap.

Baking Soda

Bahan ini tidak hanya bermanfaat untuk pembuatan kue, tetapi juga untuk menghilangkan noda membandel di perabotan kamar mandi. Kamu perlu menyiapkan cairan cuka untuk dicampurkan bersama dengan baking soda.

Setelah keduanya tercampur, celupkan spons ke dalam cairan tersebut. Lalu gosok ke area seperti cermin, penutup keran, ubin atau keramik di kamar mandi.

Cuka atau Vinegar

Penggunaan cuka atau vinegar untuk menghilangkan noda di kamar mandi lebih banyak seperti di cermin, penutup keran, shower, ubin atau keramik, hingga plastik penutup area shower.

Caranya bisa dicampurkan dengan baking soda untuk bagian cermin dan keramik. Sementara campuran cuka dengan air bisa digunakan untuk membersihkan bagian shower atau tutup keran.

Batu Apung Basah

Kerak yang sudah mengendap terlalu lama di kamar mandi akan berubah menjadi hitam. Biasanya ini akan sulit dibersihkan, tetapi kamu bisa menggunakan batu apung yang digosokkan ke bagian yang membandel. Namun perlu diingat kamu perlu membasahi terlebih dahulu batu tersebut.

Setelah digosok, tuang cuka ke seluruh permukaan yang bernoda lalu bilas baru hasilnya akan terlihat. Jangan lupa untuk mengeringkan permukaannya dengan kain kering.

Perasan Lemon

Siapa sangka lemon yang asam dan biasa disantap bisa digunakan untuk menghilangkan noda di kaca fiber. Caranya cukup mencampurkan boraks dengan perasan lemon. Lalu oleskan pada permukaan kaca dan diamkan selama 15 menit. Setelah diusap dan dibilang, jangan lupa dikeringkan.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Mengapa Orang Barat Tak Suka Menggunakan Kloset Jongkok?


Jakarta

Penggunaan kloset jongkok sangat jarang terlihat di daerah Eropa. Selain itu, masih banyak perdebatan mengenai kloset jongkok dan kloset duduk. Memangnya apa saja alasan yang membuat orang barat tidak mau menggunakan kloset jongkok?

Dikutip dari jialifucubicle.com, ada beberapa alasan mengapa orang barat tidak suka dengan toilet jongkok. Berikut ringkasannya dibawah ini.

1. Kloset Jongkok Dinilai Tidak Higienis

Salah satu alasannya adalah karena mereka khawatir dengan cipratan air kencing pada lantai toilet. Selain itu tidak seperti kloset duduk, posisi jongkok membuat orang barat tidak nyaman. Postur jongkok yang sulit diseimbangkan juga bisa memungkinkan pengguna tergelincir, terutama pada orang yang memiliki tubuh besar (tidak proporsional).


2. Khawatir Barang Bawaan Terjatuh

Alasan kedua yaitu karena mereka khawatir bila barang bawaan mereka akan terjatuh ke dalam kloset ketika mereka jongkok.

3. Sulit Berdiri Setelah Jongkok

Alasan yang terakhir yaitu karena kesulitan berdiri setelah lama berada dalam posisi jongkok, semakin lama berada di posisi jongkok, kaki yang menahan akan semakin mati rasa (kesemutan)

Disamping itu mereka juga sudah terbiasa dengan kenyamanan penggunaan kloset duduk, dimana mereka bisa melakukan aktivitas lainnya seperti membaca buku, bermain ponsel, dll. Dimana hal tersebut tidak dapat dilakukan di kloset jongkok.

Itulah alasan mengapa orang barat tidak menyukai kloset jongkok. Bagaimana menurutmu?

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ada Asuransi Jiwa KPR, Apa Itu?



Jakarta

Membeli rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa menjadi suatu pilihan. Namun, dengan panjangnya tenor atau masa pembayaran cicilan terkadang membuat orang maju-mundur untuk membeli rumah dengan skema tersebut.

Panjangnya tenor yang diambil bisa membuat was-was debitur, sebab bisa saja terjadi hal tak terduga. Misalnya, jika terjadi suatu hal di luar dugaan, seperti debitur meninggal dunia bisa saja menghalangi peminjaman membayar sisa cicilan rumah. Hal itu bisa saja membuat hal menjadi semakin rumit.

Ternyata, untuk menjamin pembayaran cicilan KPR tetap berlangsung bisa dilakukan dengan Asuransi Jiwa untuk KPR. Apa sih Asuransi Jiwa KPR?


Sebagai informasi, asuransi jiwa KPR ini juga dikenal sebagai asuransi jiwa kredit. Dilansir dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (28/2/2024), Asuransi Jiwa Kredit adalah produk kerja sama bank dengan perusahaan asuransi yang memberikan manfaat berupa pelunasan kredit kepada bank apabila seseorang memanfaatkan fasilitas kredit meninggal dunia.

Dengan demikian, apabila penerima manfaat meninggal dunia atau tutup usia saat KPR belum selesai, maka perusahaan asuransi akan melunasi utang yang tersisa ketika risiko meninggal dunia terjadi.

Asuransi jiwa kredit ini juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 124/PMK.010/2008 tentang Penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship tentang asuransi dalam proses kredit.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa asuransi kredit adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial penerima kredit apabila penerima kredit tidak mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kredit.

Umumnya, asuransi jiwa KPR ini dibayarkan hanya satu kali saja pada saat akad KPR. Sementara itu, untuk premi yang dibayarkan tidak sama antara debitur satu dengan yang lainnya.

“(Untuk premi yang dibayarkan) nggak tentu itu dalam arti ti sama antar-debitur satu dan yang lain walaupun harga rumah sama. Karena nantinya usia debitur itu juga akan menjadi penentu besarnya premi yang dibayarkan,” ujar Pengamat Asuransi Dedy Kristianto saat dihubungi detikProperti, Rabu (28/2/2024).

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan dan Kekurangan Pasang Kanopi Buka Tutup di Rumah


Jakarta

Membuat rumah dengan sirkulasi dan pencahayaan yang maksimal bisa dibuat dengan memasang kanopi buka tutup sebagai pengganti kanopi kerangka baja permanen atau atap kaca.

Kanopi buka tutup atau kanopi sliding ini memungkinkan untuk dibuka dan ditutup saat dibutuhkan. Penggunaannya jauh lebih efisien dan mudah karena biasanya kanopi tersebut menggunakan remote atau ditarik dengan tali.

Penggunaan kanopi buka tutup ini di Indonesia banyak ditemui di dalam rumah. Khususnya untuk rumah yang memiliki taman, kolam renang, atau kolam ikan yang perlu ditutup saat hujan atau panas terik.


Jika kamu tertarik untuk memasang kanopi buka tutup di rumah, mengutip dari angi.com pada Kamis (29/2/2023) berikut beberapa kelebihan dan kekurangan kanopi buka tutup.

Kelebihan Kanopi Buka Tutup

Fleksibel dan Tahan Lama

Tenda yang dapat dibuka dan tutup bisa tahan lebih lama daripada yang permanen. Hal ini dikarenakan kanopi hanya digunakan saat dibutuhkan. Selain itu kanopinya juga jadi lebih mudah dibersihkan karena ada akses untuk ke atas kanopi.

Membuat Rumah Tetap Sejuk

Kelebihan satu ini sebenarnya juga bisa didapat dari pemasangan kanopi permanen, tetapi dengan fungsi buka tutup ini juga membantu sirkulasi udara di dalam dan sekitar rumah lebih baik.

Jika sinar matahari sudah tidak terik, kamu bisa membuka kanopi rumah dan membiarkan angin berhembus ke sekeliling rumah tanpa ada penghalang. Sirkulasi udara yang baik juga membantu kamu untuk tidak bergantung pada AC untuk membuat sejuk bagian dalam rumah.

Melindungi Perabotan

Pemasangan kanopi di dalam rumah juga bisa melindungi perabotan rumah dari paparan sinar matahari. Dengan kanopi yang bisa dibuka dan ditutup kamu lebih fleksibel untuk menggunakannya. Misalnya saat sinar matahari sudah tidak bersinar terlalu terik, kamu bisa membukanya, lalu saat terik bisa kembali ditutup.

Mencegah Banjir

Kanopi yang bisa dibuka tutup juga dilengkapi dengan talang air. Saat hujan deras kamu bisa membentangkan kanopi agar air terhalang permukaan kanopi. Air yang jatuh akan mengalir ke talang air dan dibuang langsung ke selokan bukan menggenang di depan rumah.

Kekurangan Kanopi Buka Tutup

Biayanya Mahal

Kelemahan terbesarnya adalah biaya yang dibutuhkan untuk memasang kanopi yang bisa buka tutup cukup mahal. Hal ini dikarenakan beberapa diantaranya dilengkapi sistem yang digunakan untuk mempermudah pengguna mengatur buka dan tutupnya melalui satu tombol saja. Pemasangannya juga dilakukan oleh orang ahli sehingga biaya pemasangannya lebih mahal.

Perawatan Sulit

Kanopi ini pasti memiliki jalur khusus untuk terbuka dan tertutup. Ada beberapa hal yang memicu akses buka tutup kanopi ini macet. Pertama, jika bahan kanopi yang digunakan dari baja ringan maka berpotensi berkarat. Kedua, apabila di sela-selanya terdapat sampah yang menghambat penutupnya untuk bergerak.

Hal lain yang bisa menghambat kerja kanopi adalah sistem yang terhubung dengan remote atau tombol kanopi eror. Jika sensor rusak, biaya penggantiannya bisa mahal.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com