Category Archives: Tips Properti

Apa Bedanya Asuransi Jiwa dan Asuransi Jiwa KPR? Ini Jawabannya


Jakarta

Dalam mencicil pembelian rumah, ternyata bisa diasuransikan agar cicilan bisa tetap berlanjut. Jika kamu mencicil rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tentunya bisa diasuransikan dengan Asuransi Jiwa KPR.

Meski namanya serupa dengan asuransi jiwa, ternyata keduanya berbeda lho.

Dilansir dari detikFinance, asuransi jiwa berfungsi untuk menanggung kematian seseorang dengan memberi keuntungan finansial pada tertanggung atas kematiannya. Saat pihak tertanggung meninggal dunia, pemegang polis akan menerima uang pertanggungan dari asuransi jiwa.


Sementara itu, asuransi jiwa KPR atau asuransi jiwa kredit merupakan produk kerja sama bank dengan perusahaan asuransi yang memberikan manfaat berupa pelunasan kredit kepada bank apabila seseorang memanfaatkan fasilitas kredit meninggal dunia.

Tak hanya itu, masih ada beberapa perbedaan lainnya. Berikut ini perbedaannya.

– Besaran Uang Pertanggungan (UP)

Pengamat Asuransi Dedy Kristianto menuturkan, asuransi jiwa KPR dan asuransi jiwa pada prinsipnya adalah sama-sama asuransi jiwa, namun ada beberapa perbedaan. Salah satunya adalah besaran uang pertanggungan.

Uang pertanggungan pada asuransi jiwa ditentukan oleh kemampuan tertanggung secara finansial, kondisi kesehatan, dan lainnya yang menyangkut pertimbangan underwriting atau seleksi risiko perusahaan asuransi.

Pada asuransi jiwa, uang pertanggungan biasanya bersifat tetap. Misalnya, uang pertanggungan Rp 100 juta, maka ketika tertanggung nanti meninggal akan mendapat Rp 100 juta.

“Kalau pada asuransi KPR, uang pertanggungan besarannya ditentukan oleh seberapa besar utang tertanggung untuk pembelian objek rumah yang ditalangi dulu oleh bank,” ungkapnya kepada detikProperti, Rabu (28/2/2024).

Sementara itu, untuk uang pertanggungan yang didapat dari asuransi jiwa KPR sifatnya menurun atau decreasing term.

“Artinya setiap tahun akan menurun hingga habis masa KPR-nya nanti. Contoh UP Rp 1 M jika tertanggung meninggal tahun 1, maka UP yang akan keluar tetap Rp 1 M, tapi jika tertanggung meninggal di tahun ke-5 maka UP yang akan didapat misalnya tinggal Rp 850 juta,” paparnya.

– Ahli Waris Polis

Pada asuransi jiwa, ahli waris polisnya adalah orang yang memiliki insurable interest, misalnya anak atau istri. Sementara itu, pada asuransi jiwa KPR, pemegang dan ahli waris polis adalah pihak bank.

– Klaim Asuransi

Biasanya dalam hal risiko terjadi pengajuan klaim pada asuransi jiwa biasa akan dilakukan sendiri oleh ahli waris, misalnya para keluarganya. Namun, pada asuransi KPR biasanya klaim asuransi dilakukan oleh bank karena memiliki kepentingan di sana.

Di sisi lain, untuk syarat pengajuan klaim asuransi tidak banyak yang berbeda antara asuransi tersebut.

“Hanya biasanya (pada asuransi jiwa KPR) ditambah posisi utang masih berapa dari tabel amortisasi utang yang dimiliki oleh bank,” tuturnya.

Itulah perbedaan asuransi jiwa pada umumnya dan asuransi jiwa KPR.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Vacuum Cleaner, Bersihkan Sofa Kotor Kamu Pakai Handuk Basah



Jakarta

Rasanya menyenangkan bisa memiliki sofa di rumah. Teksturnya yang lembut dan memiliki bantalan hampir di seluruh sisinya, membuat sofa menjadi salah satu jenis tempat duduk yang nyaman dan serba guna.

Di balik kenyamanannya, ternyata membersihkan sofa itu susah-susah gampang. Bahannya yang biasanya terbuat dari kain katun, linen hingga velvet mudah dihinggapi debu.

Jika dibiarkan, kotoran tersebut dapat terhirup dan menyebabkan gangguan kesehatan seperti alergi dan asma. Selain bahannya yang mudah kotor, ukuran sofa yang besar juga sulit untuk dibawa ke tempat pencucian. Pengeringannya pun membutuhkan waktu lama karena bahannya yang tebal.


Sebenarnya cara membersihkan sofa saat ini sudah dipermudah dengan alat vakum. Namun, tidak semua rumah memiliki alat pembersih canggih tersebut. Selain karena mahal, orang Indonesia masih mengandalkan alat kebersihan manual seperti sapu lidi, kemoceng, atau kain lap.

Tidak perlu khawatir, ternyata ada cara lebih gampang dan ampuh untuk membersihkan sofa. Melansir dari Taste of Home pada Jumat (1/3/2024), handuk basah bisa digunakan untuk membersihkan sofa lho.

Peralatan yang perlu kamu siapkan adalah handuk ukuran kecil berwarna putih yang biasa digunakan untuk wajah, tutup panci yang ukurannya lebih kecil dari handuk, dan deterjen cair.

Kamu perlu melapisi tutup panci dengan handuk kering dan ikat dengan erat. Setelah itu, siapkan air panas yang telah dicampurkan dengan deterjen cair. Rendam tutup panci yang telah dibalut handuk ke dalam campuran air panas tersebut.

Tampilan handuk basah yang telah digosok ke sofaTampilan handuk basah yang telah digosok ke sofa Foto: CAMRYN RABIDEAU via Food52

Angkat tutup panci dan tunggu sampai tidak ada air yang menetes dari handuk tersebut. Jika kamu kesulitan untuk menunggu airnya hilang, kamu bisa melepas handuk dan memerasnya hingga kering. Baru setelahnya ikat kembali dengan tutup panci.

Sembari menunggu handuk, kamu bisa membersihkan sofa dengan sapu lidi untuk menghilangkan remah makanan, rambut, atau barang-barang yang berjatuhan.

Setelah handuk dan tutup panci siap, mulailah menggosok permukaan sofa. Angkat handuk sesekali untuk melihat permukaan handuk yang menghitam karena debu.

Rendam kembali handuk sembari dibersihkan bagian yang kotor. Lalu ulangi menggosok permukaan sofa sampai keseluruhan sofa dibersihkan. Proses pengeringan sofa yang lembap, kamu bisa menggunakan kipas angin daripada menjemurnya di luar.

Menurut situs food52.com yang mencoba cara ini, dia mengaku sofanya terlihat lebih bersih dan wangi berkat deterjen. Sofa yang telah kering juga bertekstur lembut, tidak lengket, atau berkerak.

(aqi/zul)



Sumber : www.detik.com

Benarkah Atap Berwarna Hitam Menyerap Panas?


Jakarta

Warna hitam dipercaya menyerap panas. Banyak anjuran juga mengatakan untuk tidak menggunakan warna hitam untuk interior luar ruangan yang bersinggungan langsung dengan matahari. Hal ini ditakutkan panas tersebut berimbas ke dalam rumah yang terasa semakin panas.

Lalu bagaimana dengan penggunaan atap rumah berwarna hitam? Apakah itu juga akan membuat suhu rumah jauh lebih panas dibanding penggunaan atap genteng berwarna abu-abu atau oranye?

Menurut situs Nombarch.com, warna dan bahan yang digunakan pada atap berpengaruh besar terhadap suhu di dalam rumah. Warna hitam menyerap panas, sementara warna terang bisa memantulkan panas tersebut.


Saat atap menyerap panas, lapisan bawahnya akan menampung panas tersebut dan tanpa adanya ventilasi maka panas akan terus berada di sana. Maka dari itu, diperlukan ventilasi pada rongga antara atap dan plafon.

Namun, sebenarnya warna hitam saja bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan rumah panas, melainkan ada faktor lainnya. Misalnya posisi atap yang menghadap matahari, iklim tropis di Indonesia, bahan atap yang digunakan, hingga ada atau tidaknya pepohonan untuk menghalangi sinar matahari tersebut.

Jika kamu tetap ingin menggunakan atap berwarna hitam, kamu bisa memilih bahan atap yang paling minim menyerap panas. Melansir dari colonyroofers.com pada Jumat (1/3/2024) berikut beberapa bahan atap yang bisa digunakan.

Atap Komposit

Atap komposit yang cukup bagus menangkal panas adalah yang bertekstur dan terbuat dari bahan menyerupai batu tulis. Biasanya di Indonesia atap komposit terbuat dari aluminium.

Jika menggunakan atap komposit dari aluminium justru rumah akan bertambah panas dan terkena sambaran petir. Selain itu, atap komposit dari aluminium juta tidak tahan terkena angin kencang.

Sehingga pastikan jika ingin tetap menggunakan atap berwarna hitam atau gelap gunakan yang berbahan seperti batu tulis. Juga dikenal sebagai atap sintetis, atap komposit sering kali dirancang agar terlihat seperti atap batu tulis.

Atap Aspal

Atap aspal banyak digunakan di Amerika. Namun, saat ini sudah banyak atap aspal digunakan di Indonesia karena proses pemasangannya yang mudah dan tahan lama. Selain itu, atap aspal atau biasa disebut dengan atap bitumen ini juga cocok dipasang di bangunan dengan fondasi kayu.

Perihal warna, sama seperti aspal, atap aspal atau bitumen juga tersedia dengan warna gelap yang bervariasi sehingga bisa menjadi rujukan.

Atap Logam

Bahan logam yang bagus untuk menghalau panas biasanya berwarna cerah. Menurut para peneliti di Departemen Energi AS, penggunaan atap logam dapat mengurangi biaya AC hingga 25%.

Namun, jika kamu tetap ingin menggunakan atap logam berwarna hitam, coba padukan dengan jenis genteng tanah liat atau batu berwarna hitam agar suhu rumah tidak terlalu panas.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Apakah Asuransi Jiwa KPR Bisa Diklaim? Ini Jawabannya



Jakarta

Bagi kamu yang ingin membeli rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tidak perlu khawatir tidak mampu menyelesaikan cicilan apabila ada kejadian tidak terduga, misalnya debitur meninggal. Sebab, saat membeli rumah melalui KPR kamu bisa mengasuransikannya melalui Asuransi Jiwa KPR.

Asuransi Jiwa KPR juga dikenal sebagai asuransi jiwa kredit. Dilansir dari laman OJK, asuransi jiwa kredit adalah produk kerja sama bank dengan perusahaan asuransi yang memberikan manfaat berupa pelunasan kredir kepada bank apabila seseorang memanfaatkan fasilitas kredit meninggal dunia.

Maka dari itu, memiliki asuransi jiwa KPR menjadi penting supaya apabila debitur meninggal dunia tidak merepotkan ahli waris karena utang cicilannya akan diurus oleh pihak bank.


Asuransi jiwa KPR biasanya baru bisa diklaim ketika debitur meninggal. Namun, apakah asuransi tersebut bisa diklaim jika polis tidak meninggal?

Menurut Pengamat Asuransi Dedy Kristianto, asuransi jiwa KPR bisa saja diklaim walaupun pemegang polis tidak meninggal dunia. Sebab, manfaat asuransi jiwa KPR bervariasi tergantung pada ketentuan dan polis asuransi yang ditawarkan. Jadi, bisa saja asuransi jiwa KPR dicairkan apabila cicilan KPR selesai lebih cepat ataupun kondisi lainnya.

“Sebenarnya tergantung produk yang diambil apakah misalnya ada nilai tunainya atau tidak. Kalau ada nilai tunai walaupun nggak meninggal bisa diambil,” ujarnya kepada detikProperti belum lama ini.

Adapun, untuk pembayaran asuransi jiwa KPR ini hanya dilakukan pada akad KPR saja. Sedikit berbeda dengan pembayaran asuransi lainnya.

“Untuk asuransi KPR itu pembayarannya hanya sekali pada saat akad,” tutupnya.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Keramik atau Marmer? Ketahui Perbedaannya Sebelum Memilih Ubin


Jakarta

Terdapat beragam jenis bahan untuk lantai dan dinding bangunan yang beredar di pasaran. Beberapa yang sering kita dengar adalah keramik dan marmer.

Apa perbedaan bahan keramik atau marmer? Faktor-faktor apa yang harus diperhatikan sebelum memilih antara bahan keramik atau marmer untuk rumah atau kantor detikers? Simak pembahasannya di artikel berikut.

Perbedaan Bahan Keramik dan Marmer

Mengutip situs RK Marbles India, keramik terbuat dari campuran tanah liat dan berbagai mineral yang dibakar dalam suhu tinggi. Proses ini membuat ubin keramik memiliki tekstur mulus. Keramik memiliki tingkat penyerapan air yang rendah dan cukup awet. Ubin keramik memiliki pilihan warna dan motif yang beragam, sehingga bahan ini populer digunakan di dalam maupun luar ruangan.


Sementara itu, marmer tercipta dari batu-batuan alam. Bahan ini berpori, padat, dan memiliki tingkat penyerapan air yang tinggi. Corak-corak marmer terbentuk secara alami dan menimbulkan kesan mewah. Ubin marmer biasanya berwarna natural seperti hijau, hitam, cokelat, abu-abu, dan putih.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan ketika Memilih Keramik atau Marmer

Sebelum memilih antara keramik atau marmer, ada baiknya detikers mempertimbangkan faktor-faktor berikut.

1. Proses Pemasangan

Proses pemasangan keramik lebih cepat dan tidak membutuhkan pelitur lagi karena keramik dipasang dalam keadaan sudah dipelitur. Ubin keramik bisa dipotong secara manual sehingga detikers bisa memasang ubin dengan berbagai kombinasi pola dan warna.

Sementara, marmer membutuhkan waktu pemasangan yang lebih lama. Selain itu, ubin marmer masih harus melalui tahap pelitur dan finishing sehingga ruangan tidak bisa segera digunakan.

2. Pemeliharaan dan Perawatan

Ubin keramik mudah dibersihkan dan dirawat. Karena tingkat penyerapan airnya rendah, keramik memiliki sifat anti noda.

Ubin marmer mudah kotor karena sifat alamiahnya bereaksi dengan berbagai jenis zat. Cairan asam yang sering ditemukan di rumah seperti cuka, mustard, dan air jeruk mampu menodai marmer. Noda harus segera dibersihkan agar tidak membekas secara permanen. Marmer harus rutin dipoles menggunakan lapisan sealant untuk mencegah masuknya cairan yang bisa mengotori permukaan marmer.

3. Daya Tahan

Keramik cukup awet dan tidak mudah berubah warna. Akan tetapi, ubin keramik mudah pecah.

Sementara itu, ubin marmer lebih kuat dibandingkan berbagai jenis ubin lainnya, tetapi warnanya bisa berubah kekuningan setelah beberapa waktu.

4. Harga

Harga ubin keramik variatif, tergantung produsen dan desainnya. Tetapi, harga keramik umumnya lebih murah dibandingkan marmer. Marmer relatif mahal karena merupakan bahan alami.

5. Estetika

Keramik digemari orang karena pilihan warna dan motifnya yang beragam, tetapi penampilannya tidak memberikan kesan alamiah seperti lantai yang terbuat dari kayu atau batu. Meski keramik bisa dipoles sehingga menimbulkan efek yang mirip marmer, garis-garis ubinnya lebih kentara dibandingkan menggunakan marmer.

Marmer sering menjadi simbol kemewahan dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Pola pada permukaan marmer timbul secara alami sehingga setiap marmer memiliki pola yang unik.

Di Mana Sebaiknya Menggunakan Keramik dan Marmer?

Ubin keramik bisa digunakan untuk permukaan di dalam dan luar ruangan. Keramik bisa diberi finishing anti selip sehingga cocok digunakan sebagai lantai dapur dan kamar mandi.

Marmer memiliki permukaan licin sehingga tidak cocok digunakan di kamar mandi. Selain itu, karena mudah kotor, sebaiknya marmer juga tidak digunakan untuk lantai dapur atau dinding di luar ruangan. Marmer cocok digunakan di dalam ruangan, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan kamar tidur.

Itu dia perbedaan antara keramik dan marmer serta hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih antara keramik atau marmer. Semoga artikel ini bermanfaat bagi detikers yang sedang mencari bahan untuk lantai dan dinding ruangan.

(fds/fds)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal! Ternyata Sofa Tidak Boleh Diletakkan di Depan Jendela


Jakarta

Sofa biasanya diletakkan di ruang keluarga atau ruang tamu karena daya tampungnya yang luas. Kamu perlu pintar-pintar menatanya apalagi di ruang yang sempit karena sofa memiliki ukuran yang cukup besar.

Menurut feng shui, praktik China Kuno dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam, meletakkan sofa di rumah tidak bisa sembarangan.

Salah satu spot yang sebaiknya dihindari adalah meletakkan sofa atau kursi di depan jendela. Menurut ahli feng shui, Melissa Waite Stamps seperti yang dikutip dari Homes and Gardens, sofa yang diletakkan di bawah jendela dapat menimbulkan masalah.


Alasan pertama yang mendasari aturan tidak dianjurkannya meletakkan sofa di bawa jendela adalah sofa seharusnya diletakkan di tempat yang aman. Misalnya terdapat ruang kosong di belakangnya atau jika dirapatkan ke dinding, maka hanya ada dinding saja tanpa jendela di sana.

Lalu alasan meletakkan sofa di depan jendela dapat menyebabkan rasa cemas pada seseorang. Dalam praktek Cina perasaan tidak nyaman tersebut berhubungan dengan energi chi yang masuk melalui jendela yang terhalang oleh keberadaan sofa tersebut. Energi chi yang melambangkan kekuatan hidup.

Anjuran feng shui ini terkadang tidak bisa diaplikasikan karena keterbatasan luas ruang atau desain dari rumah sendiri. Menurut Homes & Gardens, jika ingin meletakkan sofa di depan jendela, buat posisi jendela sangat rendah hingga orang yang duduk di sofa tersebut dapat melihat pemandangan di luar.

Hal ini juga dapat membantu seseorang untuk membuka dan menutup jendela tersebut sehingga tidak membahayakan keselamatan.

Menambahkan banyak tanaman di sekeliling sofa dan ruangan juga disarankan oleh feng shui karena membawa energi yang baik dan membantu sirkulasi udara di dalam ruangan.

Aturan ini bisa diterapkan bagi kamu yang sedang merencanakan rumah impian atau yang sedang mencari penataan interior yang cocok untuk di rumah.

Jarak Sofa dengan Jendela yang Disarankan

Menurut Homes & Gardens, setidaknya 1 meter harus disisakan antara sofa dengan jendela. Ini untuk mempermudah ketika buka dan tutup gorden. Selain itu memudahkan ketika dibersihkan dan saat sofa bergeser tidak akan langsung mengenai kaca atau tembok di belakangnya.

Tempat yang Disarankan Untuk Meletakkan Sofa

Menurut Parents yang dikutip pada (2/3/2024) lokasi yang disarankan untuk meletakkan sofa di ruang keluarga adalah di bagian barat daya. Dengan begitu, pada area tenggara dan timur laut dapat digunakan untuk ruang bergerak.

Selain itu hadapkan sofa ke arah pintu. Menurut Johanna Augusta, ahli feng shui, seperti yang dikutip dari Homes & Gardens, spot ini memberikan rasa aman dan nyaman karena langsung melihat ke arah pintu.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Ampuh Atasi Wastafel Mampet


Jakarta

Wastafel yang mampet adalah gangguan besar karena merupakan bagian penting di dapurmu. Ada beberapa cara mudah untuk membuka sumbatan di wastafel tanpa menggunakan bahan kimia keras atau memanggil tukang reparasi.

Mengutip dari The Spruce pada Sabtu (2/3/2024), berikut cara mengatasi saluran air yang tersumbat.

Air Mendidih

Merebus air bisa menjadi cara pertama untuk mengatasi penyumbatan wastafel. Namun perlu diketahui air mendidih tidak akan efektif jika penyumbatan saluran air disebabkan penumpukan minyak. Air tidak dapat melarutkan minyak yang mengendap di dalam saluran air. Jika penyebabnya selain minyak, maka menuangkan air mendidih ke saluran air dapat membantu.


  1. Panaskan panci besar berisi air hingga mendidih.
  2. Tuangkan air mendidih secara perlahan ke dalam saluran pembuangan.
  3. Alirkan air keran ke saluran pembuangan untuk melihat apakah sumbatannya sudah hilang. Jika tidak, kamu bisa tuang lagi air mendidih sekali lagi atau lanjutkan ke metode lain untuk menghilangkan sumbatan wastafel.

Cuka dan Soda Kue

Cuka punya banyak kegunaan untuk membersihkan rumah termasuk saluran air. Saat dicampur dengan soda kue, keduanya menimbulkan reaksi kimia yang bisa menghilangkan penumpukan mineral di saluran pembuangan. Akan tetapi, cuka dan soda kue tidak bisa menghilangkan sumbatan fisik, seperti rambut atau sisa makanan berukuran besar, jadi kamu bisa pakai metode lain jika benda tersebut merupakan sumber penyumbatan wastafel.

  1. Siram saluran pembuangan terlebih dahulu dengan membiarkan air panas dari wastafel mengalir ke saluran pembuangan selama satu atau dua menit.
  2. Tuang satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan.
  3. Tambahkan satu cangkir cuka ke saluran pembuangan, kamu akan mendengar desisan saat cuka dan soda kue bereaksi.
  4. Nyalakan wastafel selama 30 detik untuk melihat apakah wastafel sudah terkuras dengan baik. Jika tidak, ulangi langkah kedua dan ketiga. Jika ya, alirkan air panas ke saluran pembuangan selama dua hingga tiga menit lagi untuk memastikan penyumbatan atau penumpukan benar-benar hilang.

Jika cuka dan soda kue tidak membantu menghilangkan sumbatan saluran pembuangan, coba ganti cuka dengan garam. Setelah menuangkan satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan, diikuti dengan 1/2 cangkir garam. Diamkan keduanya semalaman di saluran pembuangan, lalu siram dengan dua gelas air panas.

Gunakan Penyedot

Saat digunakan di atas saluran pembuangan wastafel dapur, alat penyedot menciptakan efek vakum, melonggarkan sumbatan dan membuat air mengalir.

  1. Tutupi saluran pembuangan yang meluap atau saluran tambahan di wastafel dengan lap basah atau penutup wastafel, ini memastikan penyedot/plunger bisa menutup rapat.
  2. Tempelkan penyedot di atas saluran pembuangan dan tambahkan air secukupnya untuk merendam bagian bawah penyedot/plunger.
  3. Dorong penyedot ke atas dan ke bawah enam atau tujuh kali, lalu lepaskan penyedot untuk melihat apakah air wastafel berhasil terkuras.
  4. Jika airnya terkuras, berarti sumbatan sudah teratasi. Nyalakan wastafel dan biarkan air panas mengalir ke saluran pembuangan selama dua hingga tiga menit untuk membilas sepenuhnya. Jika air tetap menggenang, ulangi langkah kedua dan ketiga atau coba metode lain untuk menghilangkan sumbatan.

Bersihkan P-Trap dan Gunakan Drain Snake

P-Trap di wastafel adalah tempat persembunyian yang bagus untuk sumbatan dan pembersihan cepat pada wastafel. Jika P-Trap bersih, kemungkinan besar penyumbatan berada jauh di dalam pipa – dalam hal ini, inilah saatnya mengeluarkan drain snake.

  1. Lepaskan sambungan P-Trap dari pipa wastafel dengan bantuan kunci pipa. Letakkan ember kecil atau mangkuk di bawahnya sehingga air yang masih berada di dalam P-Trap masuk ke dalam ember.
  2. Lihat ke dalam P-Trap untuk memeriksa penyumbatan. Jika kamu melihatnya, kenakan sarung tangan karet dan tarik keluar, lalu bilas P-Trap dengan air panas sebelum menyambungkan kembali ke pipa wastafel.
  3. Jika P-Trap kosong, kemungkinan besar penyumbatan terjadi di bagian bawah saluran. Ambil drain snake dan masukkan ke dalam pipa yang menuju ke dinding.
  4. Begitu kamu merasakan perlawanan, berarti drain snake sudah menemukan sumbatannya. Dorong dan tarik drain snake untuk memecah sumbatan, lalu tarik kembali secara perlahan sesuai petunjuk.
  5. Buang sumbatan dan bersihkan semua kotoran yang tersisa.
  6. Pasang kembali P-Trap, lalu tuangkan air panas ke saluran pembuangan untuk membuang sisa-sisa kotoran di pipa.

Cara Mencegah Wastafel Mampet

Mengatasi wastafel mampet bisa membuat stres. Namun jangan khawatir, kamu bisa mencegahnya dengan mengikuti tips berikut.

  1. Jangan buang makanan ke saluran pembuangan
  2. Jangan menuangkan minyak ke saluran pembuangan. Tuang ke dalam piring kecil, agar bisa mengeras atau dingin, lalu dibuang ke tempat sampah.
  3. Gunakan keranjang jaring untuk mencegah sisa makanan dan kotoran masuk ke saluran pembuangan.
  4. Bilas saluran pembuangan dengan air panas setiap selesai menggunakan wastafel untuk mencuci piring. Hal ini memastikan kotoran hilang, bukan dibiarkan mengeras dan menyumbat.

Itulah 4 cara mengatasi wastafel mampet dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

(/abr)



Sumber : www.detik.com

Punya Loteng di Rumah? Bisa Dibikin Jadi Ruangan Ini


Jakarta

Ketika ingin membangun rumah tentu semua orang merencanakan denah ruangan rumah tersebut terlebih dahulu, dari mulai ruang tamu hingga kamar tidur. Gunanya agar kita bisa memanfaatkan luas tanah dengan maksimal.

Namun, tahukah kamu ada satu bagian rumah yang sering dilupakan oleh orang Indonesia untuk dimanfaatkan, yaitu loteng rumah. Banyak orang yang menyepelekan bagian loteng rumah dengan alasan “tidak worth it”, “ruangannya kecil”, “panas dan pengap”. Akan tetapi, alasan tersebut sebenarnya bisa dibantah lho, bila kamu tidak malas untuk mengolahnya.

Cara Mengubah Loteng Jadi Ruangan Siap Huni

Cara awal yang bisa kamu lakukan untuk menyulap ruangan loteng menjadi siap huni adalah dengan membuat pondasi tambahan di area dalam loteng, memasang lantai dengan kayu atau keramik sesuai dengan kebutuhanmu, dan melapisi bagian bawah genteng dengan papan kayu atau triplek.


Kamu juga bisa memasang jendela pada bagian atap untuk memberikan sirkulasi udara dan cahaya, tapi kamu harus memastikan bahwa jendela yang kamu pasang kedap air agar air hujan tidak masuk ke dalam loteng. Bila kamu rasa ruangan tersebut masih panas, kamu juga bisa memasang AC di dalamnya.

Lalu, untuk apa ruangan loteng tersebut? Dikutip dari aberrooftruss.co.uk pada Sabtu (2/3/2024), ada 5 ide ruangan yang bisa dibuat di loteng rumah yang bisa kamu contoh, berikut ringkasannya.

1. Perpustakaan Mini

Bila kamu memiliki banyak koleksi buku, kamu bisa memanfaatkan ruangan loteng menjadi perpustakaan mini idaman. Selain mendapatkan tempat untuk menyimpan buku yang menumpuk, kamu juga bisa mendapatkan ruangan yang tenang untuk tempat membaca.

2. Ruangan Bermain

Bila anakmu sering mengundang teman ke rumah, kamu bisa memanfaatkan ruangan loteng ini menjadi tempat bermain mereka. Tidak hanya anak-anak saja, kamu juga bisa menjadikan tempat ini sebagai tempat berkumpul kamu dengan teman-temanmu, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk mengganggu orang lain di rumah.

3. Ruangan Pakaian

Pakaian menumpuk sering membuat stress pikiran. Maka dari itu, kamu bisa memanfaatkan ruangan loteng ini untuk menyimpan pakaian yang jarang dipakai. Sering kali pakaian yang kamu miliki terlupakan karena tertumpuk dan sulit untuk dilihat. Oleh karena itu, dengan adanya ruangan khusus ini akan memudahkanmu untuk mencari pakaian yang jarang dipakai.

4. Gym Pribadi

Kamu bisa menyulap ruangan loteng menjadi gym pribadi. Ruangan ini bisa memudahkanmu untuk berolahraga tanpa perlu keluar rumah atau mengganggu orang lain. Tapi tentu saja, kamu perlu berhati-hati saat berolahraga menggunakan alat berat.

5. Ruang Bioskop

Bila kamu penggemar film, tentunya ide yang satu ini bisa menjadi pilihan nomor satu. Bisa menikmati film di ruangan yang eksklusif akan menambah rasa puas dibandingkan dengan menontonnya di ruangan TV.

Itulah 5 ide pemanfaatan loteng rumah yang bisa kamu coba. Kalau kamu, punya ide kreatif apa untuk memanfaatkan loteng rumahmu?

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Cegah Rambut Masuk ke Saluran Air


Jakarta

Saat mandi kamu pasti kerap menemukan rambut rontok di lantai kamar mandi, terutama setelah keramas. Rambut yang rontok itu sebaiknya kamu buang ke tempat sampah karena jika terbawa air masuk ke saluran dapat menyebabkan mampet.

Rambut yang menumpuk di dalam saluran dapat mengganggu aliran pembuangan air. Apabila sudah parah, bukan air yang turun ke bawah, melainkan air dari bawah bisa meluap karena tertahan oleh benda padat.

Saluran air di kamar mandi perlu dibersihkan setiap hari atau jika memungkinkan setelah mandi. Kotoran padat seperti rambut, tisu, potongan kertas, bungkus plastik yang jatuh di kamar mandi jika masuk ke saluran air tidak terbuang dengan benar dan menyangkut di dalam.


Melansir dari Priority Plumbing pada Sabtu (2/3/2024), berikut beberapa cara mencegah saluran air kamar mandi mampet karena rambut.

Rawat Rambut Sebelum Mandi

Jika kamu sadar rambutmu kerap rontok saat mandi, coba sisir rambut sebelum masuk ke kamar mandi. Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang jatuh saat keramas.

Jika sedang tidak ingin keramas, gunakan penutup rambut tipis seperti yang kerap digunakan dokter saat masuk ruang operasi. Setelah itu pastikan tidak ada satu helai rambut yang keluar.

Pasang Penutup Saluran Air

Sebenarnya setiap saluran air pasti memiliki penutup dari stainless steel, tetapi jika itu masih kurang, kamu bisa memasang penutup tambahan dari plastik di atasnya. Setelah mandi kamu bisa mengangkatnya dan mengambil rambut yang tersangkut.

Bersihkan Saluran Air

Setelah mandi bersihkan saluran air agar tidak berlumut karena sisa sabun atau menguarkan bau tidak sedap.

Gunakan secangkir soda kue yang dicampurkan dengan secangkir cuka. Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal.

Hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Jaga Kebersihan Rumah Biar Lebih Sehat


Jakarta

Kesehatan menjadi salah satu investasi terpenting yang harus senantiasa dijaga dengan baik. Sebab, menjalani kehidupan dengan tubuh yang sehat tentu menjadi harapan semua orang.

Adapun kondisi tubuh yang bugar dapat diwujudkan melalui berbagai cara, salah satunya dimulai dari lingkungan tempat tinggal. Perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan supaya sumber-sumber penyakit tidak memasuki atau menyebar di dalam rumah.

Untuk menciptakan lingkungan yang sehat, kamu harus rutin menjaga kebersihan rumah agar meminimalisir kotoran, kuman, virus, hingga senyawa berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit. Melansir dari laman homes to love dikutip pada Minggu (3/3/2024), berikut ini cara menjaga rumah agar terhindar dari penyakit.


Bersihkan Debu

Debu dalam rumah biasanya berasal dari luar seperti kotoran, serbuk sari, dan partikel asap. Sementara debu lainnya berasal dari material dalam rumah seperti karpet, pakaian, dan rambut hewan peliharan.

Hal ini mengganggu karena dapat menyebabkan asma, alergi, hingga eksim. Untuk itu, penting agar menghilangkan debu secara rutin di antaranya dengan menggunakan lap, sapu, dan penyedot debu.

Selain itu, penting juga mencegah masuknya kotoran ke dalam rumah dengan membersihkan alas kaki dengan keset serta melepaskannya sebelum masuk rumah.

Bersihkan Kasur

Tempat tidur tidak lekang dari tungau dan bakteri, sehingga perlu rutin dibersihkan. Kamu bisa mencuci sprei dan selimut dengan air panas dan jemur di bawah sinar matahari.

Kasur dan bantal juga bisa dijemur saat cuaca sedang panas. Lalu, gunakan penyedot debu untuk membersihkannya dengan lebih optimal. Selain itu, sebaiknya menggunakan pelindung kasur agar lebih terjaga kebersihannya.

Sebagai panduan, coba untuk mencuci sprei seminggu sekali. Sementara bantal dapat diganti setiap dua tahun dan matras setiap tujuh hingga delapan tahun.

Jaga Kelembapan & Sirkulasi Udara

Pastikan agar rumah tidak lembab karena dapat menumbuhkan jamur di tembok atau permukaan yang biasa muncul di kamar mandi, dapur, dan tempat cuci baju. Pasalnya, jamur dapat menyebabkan hidung tersumbat, batuk, dan iritasi tenggorokan.

Untuk mencegah pertumbuhan jamur, kamu harus mengontrol sumber kelembapannya dengan selalu membersihkan setiap tumpahan dan genang air, termasuk di kamar mandi. Atasi juga kelembapan langsung pada sumbernya dengan memperbaiki pipa atau keran yang bocor.

Selain itu, kamu dapat memastikan sirkulasi udara yang baik dengan membuka pintu dan jendela. Kemudian, nyalakan kipas ekstraktor ketika menggunakan dapur, kamar mandi, dan tempat laundry.

Jaga Kebersihan Udara

Lingkungan rumah yang sehat membutuhkan kualitas udara yang baik. Selain memastikan penghuni rumah menghirup udara segar, penting agar memastikan udara bersih.

Hal ini bisa dicapai dengan menggunakan air purifier yang dapat membersihkan udara dari bau, polutan, kuman, virus hingga unsur kimia. Dengan memasang air purifier, penghuni rumah bisa bernafas dengan lega serta terhindar dari penyakit.

Hilangkan Senyawa Kimia Berbahaya

Meski ingin membersihkan rumah menggunakan produk-produk khusus, ada kandungan senyawa kimia yang malah berbahaya bagi kesehatan. Produk tersebut dapat mengeluarkan bau dan uap berbahaya serta meninggalkan residu pada permukaan tempat menyiapkan makanan.

Sebagai alternatif, sebaiknya beralih ke produk-produk pembersih yang berbahan dasar alami dari tumbuhan serta sudah terjamin keamanannya bagi kesehatan.

Itulah beberapa cara membersihkan rumah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit. Semoga bermanfaat!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com