Category: Tokocrypto

  • Altseason Kembali, Analis Cuan Banyak dari 7 Altcoin Ini!

    Scott Melker, seorang ahli strategi crypto mengatakan saat ini dirinya memiliki sebanyak 7 altcoin. Trader yang menyebut dirinya sebagai Wolf of All Streets ini setidaknya memiliki dua koin berkapitalisasi besar dan tiga koin berkapitalisasi menengah yang dia yakini memiliki potensi untuk mencetak keuntungan saat altseason baru dimulai.

    Altseason Dimulai!

    “Saat ini, saya memiliki Cardano (ADA), EOS, Ether (ETH), Litecoin (LTC), dan XRP (masuk sebagian kecil ketika posisi awal setelah mencapai beberapa target) dengan leverage rendah… Altseosen saat ini berlangsung sangat cepat dan dapat berakhir kapan saja, jadi saya akan mengejarnya selagi bisa.”

    Baca juga: Ini 3 Faktor Harga XRP Melonjak Hingga 91% dalam Sebulan

    Analis crypto tersebut juga melihat Polkadot (DOT) mulai menunjukan tanda-tanda momentum bullish.

    “RSI mematahkan reistance, biasanya harga akan mengikuti. Saya sudah berada di dalam divergen bullish yang masif, tetapi ini bisa terjadi jika Bitcoin ‘mengizinkannya’.”

    Adapun aset keuangan terdesentralisasi yang Melker miliki, seperti Compound (COMP) juga menunjukan tanda-tanda bullishnya.

    Melker berpikir jika 7 altcoins tersebut memiliki ruang untuk terus bullish dan mengungguli indeks dominasi yang saat ini dipegang oleh Bitcoin.

    “Dominasi Bitcoin sebenarnya dapat berpotensi merusak dukungan ini. Jika hal ini terus berlanjut, setidaknya kita akan memiliki kesempatan berkelamjutan dalam jangka pendek untuk melakukan perdagangan altcoin. Jika ia (BTC) terus turun, musim alt coin akan tercapai.”

    altseason

    Indeks Dominasi Bitcoin Turun, Waktu yang Baik Untuk Altcoin

    Jika melihat kerangka waktu jangka panjang dari indeks dominasi Bitcoin, trader tersebut menandai setidaknya dominasi dengan 63% dapat dimanfaatkan pada altcoin.

    “Candle mingguan tampaknya akan menembus kunci descending resistance. Saat ini terlihat kembali ke bawah. (Jika) penolakan terus terjadi di sini setiap minggu (maka) altcoin akan terus melambung.”

    altseasonMeskipun altcoin mulai menunjukkan tanda-tanda kekuatan, Melker tetap melakukan pembelian jangka panjang di BTC lantaran ia memperkirakan crypto terbesar tersebut akan mengalami krisis likuiditas dalam sisi jual di tengah permintaan institusional yang kuat.

    “Grayscale membeli lebih banyak Bitcoin daripada yang ditambang. CashApp dan PayPal akan segera melakukan hal yang sama. Itu baru tiga perusahaan. Bayangkan ketika setiap perusahaan menginginkan eksposur. Dan Anda juga melakukannya. Gejolak dalam sisi suplai pasti akan terjadi.”

    Baca juga: Nic Carter: Kenaikan Harga Bitcoin karena Potensi Inflasi



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 NFT Sports Terpopuler di Tahun 2021

    Demam NFT seakan berhasil memasuki semua sendi kehidupan. Siapa yang menyangka, jika NFT mulanya hanya marak diperbincangkan di kalangan pekerja seni saja, kini hampir semua ranah sudah mengadopsinya. Tak terkecuali ranah olahraga. Banyak orang yang menggemari dan menggeluti bidang ini memanglah merupakan potensi untuk kehadiran NFT sports

    Biar nggak ketinggalan hype-nya NFT di bidang olahraga ini, yuk, baca terus artikelnya! 

    Apa itu NFT Sports?

    NFT Sports adalah kepemilikan sertifikat aset digital di bidang olah raga. Biasanya pengadopsian NFT di bidang olahraga sendiri dapat berbentuk artwork digital dari sang atlet. Namun terbaru, Sorare hadir dengan pengalaman permainan game virtual. Tujuan dari pengadopsian NFT tak lain menjalin kedekatan para atlet bersama penggemar mereka. Klub olahraga lainnya, menggunakan NFT sebagai cara baru dalam menciptakan pendapatan baru. Selain itu, proyek NFT lainnya ada juga yang memiliki tujuan untuk kegiatan amal. 

    Baca juga Wajib Tahu! Inilah Ragam NFT yang Diperjualbelikan

    5 Deretan NFT Sports di Tahun 2021

    Nggak cuma sekedar kerja sama yang menerbitkan NFT perseorangan, beberapa proyek NFT juga dilakukan bersama lembaga olahraga. Berikut kami hadirkan 5 deretan proyek NFT sports yang pernah dan akan terjadi di tahun 2021: 

    1. NFT Formula 1

    Formula 1 NFTDilansir dari CNBC Indonesia (16/11), ajang perlombaan balap mobil dunia Formula 1 baru saja menjalin kemitraan bersama dengan Crypto.com, platform jual beli aset kripto pada akhir Juni tahun ini. Salah satu kesepakatan yang dihasilkan dari kemitraan ini  adalah hadirnya format kualifikasi baru yang disebut Sprint Qualifying untuk menentukan posisi start pada sesi balapan. 

    Selain itu, kesepakatan paling menarik dari kerja sama ini adalah Crypto.com akan menjadi mitra NFT (non-fungible token) bagi Formula 1. Nantinya Crypto.com akan mengembangkan NFT eksklusif di mana tujuannya sebagai cara baru dalam menghubungkan antara penggemar dengan olahraga. 

    2. NFT Messi

    NFT Sport - MessiLionel Messi, pesepakbola yang memiliki banyak fans ini turut meramaikan pasar NFT. Tepatnya pada 21 Maret 2021, Messi bersama Ethernity meluncurkan koleksi di NFT marketplace  bernama “Messiverse”. 

    Peluncuran koleksi NFT ini menggaet dua seniman digital ternama, yaitu BossLogic dan Impossible Brief.  Adapun kelima keping NFT tersebut terdiri dari The Golden One, The Man From Tomorrow, The Man of The Past, The King Piece, dan The Magician. Nggak main-main, salah satu NFT bertajuk The Golden One berhasil ditawar dengan harga US$1.128.815. Wow! 

    Baca juga : Yuk, Intip Koleksi NFT Art Messi yang Bertajuk ‘Messiverse’

    3. NFT La Liga 

    La Liga, salah satu liga sepakbola terbesar di dunia melakukan kemitraan NFT bersama Sorare pada 10 September 2021. Kerja sama keduanya menghasilkan peluncuran token yang tidak bisa ditukarkan bagi seluruh pemain. Sorare sendiri merupakan sebuah platform game sepak bola fantasi yang berjalan menggunakan teknologi blockchain Ethereum

    Pada Sorare, pemain dapat membeli, menjual, berdagang serta mengelola tim virtual mereka menggunakan kartu pemain digital. Nantinya dengan penawaran ini, para fans, kolektor, dan juga player game fantasy Sorare dapat bebas berdagang dan bermain kartu digital pemain dari La Liga juga. 

    4. NFT José Mourinho 

    NFT Jose Mourinho

    Berbicara sepakbola, rasanya nggak cuma para pemain yang memiliki daya tarik untuk fans-nya. Di sana, ada sosok figur pelatih yang juga punya fansnya tersendiri. Sebut saja salah satunya José Mourinho, pelatih klub sepakbola AS Roma.

    Makanya hal inilah yang membuat Jose Mourinho bersama MasterCard telah mencetak NFT pertamanya yang berbentuk animasi sepakbola digital dengan tanda tangan Mourinho di salah satu panelnya. NFT ini tidak dijual bebas melainkan nantinya Mastercard akan memilih secara acak salah satu pemegangnya di Inggris untuk memenangkan NFT ini. 

    5. NFT Kobe Bryant

    NFT Kobe BryantTerakhir, ada NFT KB24 yang merupakan proyek yang terinspirasi oleh pemain basket legenda dunia Kobe Bryant. NFT ini mewakili 8 foto hitam putih milik Kobe Bryant yang diambil saat ia berusia muda di tahun 1999 silam. 

    Nantinya NFT ini dilelang di NFT Cryptograph dengan nilai awal setiap NFT akan menjadi 0.08 ETH atau sekitar US$250. Adapun 10% dari hasil penjualan dari NFT ini akan disumbangkan ke Yayasan Mamba dan Mambacita Sports, sebuah yayasan yang dibuat untuk membantu anak-anak kurang mampu agar mampu berlatih atletik. 

    Itulah beberapa proyek NFT sports yang pernah dilakukan. Tertarik untuk terjun langsung ke dunia NFT? Segera kunjungi TokoMall dan daftarkan diri Anda sebagai Official Partner atau Creator!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Staking Aset Crypto untuk Mendapatkan Passive Income

    Pernahkah kamu mendengar tentang bahwa sekarang mendapatkan passive income  dari cryptocurrency bisa dilakukan dengan mudah? Jika belum maka kini saatnya kamu mengenal cara lain selain trading untuk mendapatkan keuntungan dari crypto. Ya, cara itu adalah staking. Ini adalah cara di mana kamu mengunci sejumlah aset yang kamu miliki dan nantinya akan mendapatkan bunga dari aset yang dikunci tersebut.

    Ingin tahu lebih lanjut soal staking? Kamu bisa mendapatkannya di panduan lengkap untuk staking  

    5 Langkah Staking

    Berikut adalah 5 langkah yang bisa kamu lakukan bila kamu ingin memulai staking cryptocurrency dan mendapat passive income

    Putuskan koin mana untuk Staking

    Ada lebih dari 90 jenis aset yang bisa dipilih untuk staking, kamu  bisa memilih aset yang sesuai dengan keinginan dan pastikan jika kamu sudah mengetahui  risiko dari aset yang kamu pilih,  ya.

    Cari tahu apakah ada persyaratan yang diperlukan

    Ketika kamu sudah memutuskan koin terbaik untuk di stake. Selanjutnya adalah  perlu mencari tahu apa persyaratannya untuk bisa melakukan staking. Misalnya wallet yang dibutuhkan atau jumlah minimum koin yang harus dipertaruhkan.

    Pilih perangkat jika ingin Solo Staking

    Kamu perlu menyediakan perangkat keras yang kompatibel dan menyediakan wallet yang dibutuhkan untuk staking jika kamu memilih staking sendiri atau secara offline. Kemudian kamu juga harus memahami cara memvalidasi jaringan blockchain agar proses staking berhasil.

    Baca Juga: Mengenal Harmony Token: Mengaktifkan Desentralisasi dalam Skala Besar

    Menggunakan staking Pools atau exchange

    Jika kamu   tidak memiliki komputer cadangan untuk proses staking, atau khawatir tentang biaya listrik. Maka,  menggunakan staking pools atau exchange yang menyediakan layanan staking bisa jadi pilihan.

    Di sini kamu  cukup mendepositkan sejumlah koin sesuai syarat dan ketentuan. Kemudian memberikan biaya tambahan karena proses validasi akan dilakukan oleh validator yang ahli. Cukup memeriksa dalam periode waktu tertentu dan mendapatkan bunga dari koin yang kamu simpan sebelumnya.

    Mulai Staking

    Jika sudah menentukan koin, persyaratan dan  jenis stakingnya. Maka saatnya mulai staking dan dapatkan passive income dari aset crypto! Pendapatan dari staking ini akan  berbeda sesuai dengan jenis koin yang kamu kunci.

    Jika kamu  ingin  mengetahui berapa profit yang dihasilkan dalam sehari, seminggu, hingga setahun. Kamu bisa mencoba menghitungnya menggunakan simulasi kalkulator yang disediakan oleh Staking Rewards.

    Di sana kamu bisa mengetahui jumlah keuntungan sesuai dengan  koin  dan jumlah koin yang kamu kunci. Ini juga bisa jadi pertimbangan untuk memilih koin  atau memulai proses staking.

    Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Staking

    Dalam staking ada hal-hal yang perlu diperhatikan, pertama adalah investasikan mata uang kripto yang kamu yakini akan memberikan keuntungan. Oleh karena itu penting untuk melakukan riset mengenai aset yang digunaka.

    Kedua, gunakan platform staking yang mudah dioperasikan dengan tampilan UI/UX yang mudah dipahami. Ini akan memudahkan kamu  untuk memulai proses staking terutama jika kamu masih pemula  dalam dunia crypto dan staking.

    Ketiga, selalu evaluasi nilai aset crypto yang dipertaruhkan karena  harga aset ini berfluktuasi, sebaiknya berinvestasi di aset yang fluktuasinya tidak terlalu cepat. Terakhir, jangan taruh semua modal di satu tempat. Kamu bisa melakukan staking dengan menggunakan berbagai aset crypto yang disediakan untuk berjaga-jaga jika return salah satu aset tidak memuaskan.

    Baca Juga: Bank New York Masukkan Binance USD Dalam List Persetujuan

    sumber.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TokoMall 101: Saatnya Kreator Indonesia Bergabung Jadi “Exclusive Partner”

    Situasi pandemi saat ini yang terjadi hampir di seluruh dunia tentunya berdampak pada terbatasnya akses dan ruang bagi para pelaku kreatif untuk berkarya serta memasarkan karya seni yang dimiliki. Naiknya tren non-fungible token (NFT) beberapa waktu ini menjadi angin segar dan opsi yang bisa dipilih oleh para pelaku kreatif untuk mengeksplor cara baru dalam menawarkan karya yang dimiliki.

    Di Indonesia sendiri, para pekerja kreatif bisa mulai beralih ke NFT dan mencoba platform NFT marketplace dari Tokocrypto yaitu TokoMall. 

    “Hadirnya TokoMall diharapkan dapat mendorong perkembangan pasar NFT di Indonesia dan mengajak pekerja kreatif untuk mulai mencoba NFT dan melakukan monetisasi atas karyanya kepada pasar lebih luas, tidak hanya di Indonesia melainkan juga di pasar global”

    Pelaku kreatif baik pelukis, digital artist, fotografer, videografer, musisi, content creator, influencer, ataupun brand lokal bisa bergabung di TokoMall sebagai exclusive partner yang akan dibagi menjadi beberapa kategori seperti TKO Lifestyle, TKO Creative, dan TKO Stars.

    Apa sih yang dimaksud dengan exclusive partner?

    Exclusive partner di TokoMall merupakan para pelaku kreatif yang mendaftarkan diri sebagai merchant dan telah melewati proses verifikasi dari tim internal TokoMall untuk bisa menawarkan karyanya dalam bentuk NFT kepada para kolektor.

    Meskipun dinamakan eksklusif partner, tetapi siapapun yang bergerak di industri kreatif Indonesia bisa bergabung. Karena TokoMall ingin memberi peluang pada seluruh kreator lokal berbakat di Indonesia.

    Lalu, apa keuntungannya jika pelaku kreatif mengeksplor NFT dan menjadi exclusive partner di TokoMall?

     

    • Meminimalisir replikasi atau duplikasi karya seni

     

    Dengan beralih ke NFT, para pekerja kreatif bisa memastikan keunikan atau kelangkaan karyanya sebagai nilai lebih yang ditawarkan kepada para kolektor. Mengapa? Kelangkaan dalam digital art terjadi pada saat para kreator melakukan minting karyanya ke NFT.

    Saat itu kepemilikan tercatat di blockchain sehingga tidak mungkin diduplikasi atau replikasi. Hal ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan hak cipta dan royalti yang biasa dihadapi kreator jika melakukan pemasaran di dunia nyata. 

     

    • Mendapatkan skema royalti secara berkelanjutan

     

    Royalti menjadi salah satu permasalahan yang juga sering ditemui oleh para pelaku kreatif di Indonesia. Skema NFT di TokoMall menawarkan pembagian royalti secara berkelanjutan kepada kreator, setiap karya NFT yang dimiliki berpindah dari tangan kolektor satu dan lainnya.

     

    • Proses minting lebih cepat

     

    TokoMall memungkinkan kreator untuk melakukan proses minting dengan jumlah banyak sekaligus (bulk upload), sehingga prosesnya akan lebih cepat.

     

     

    Karya NFT sendiri bisa didapatkan oleh kolektor dengan menukarkan sejumlah koin/token kripto. Sayangnya dengan kecenderungan nilai kripto yang sangat fluktuatif, hal tsb bisa berpengaruh pada harga NFT yang ditawarkan oleh pelaku kreatif selaku kreator.

    TokoMall memberikan opsi penawaran harga dilakukan dalam Rupiah (fixed price) yang nantinya akan dikonversi secara otomatis ke TKO, dimana konversi tsb akan mengikuti harga pasar pada saat proses “redeem” terjadi.

    Dengan skema ini, diharapkan bisa menguntungkan kreator karena NFT yang dikoleksi senilai dengan harga yang ditetapkan. Tidak bergantung pada pergerakan nilai TKO di pasar.

    Kamu pelaku kreatif yang tertarik dengan NFT? Yuk, bergabung di TokoMall dengan mengikuti langkah – langkah di sini. 

    Cek Ini: Mulai Berkarya di TokoMall, Sign Up Yuk!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Stabil di Kisaran $5.000

    Setelah jatuh 50,8% minggu lalu, harga Bitcoin (BTC) tampaknya cryptocurrency telah bertahan di harga $5.000 sebagai support yang kuat dan harga Bitcoin stabil sejauh ini.Ini merupakan pergerakan harga yang menarik, mengingat  minggu lalu para analisis mengeluhkan bagaimana aset digital jatuh bersamaan dengan pasar. Sebuah argumen yang sepenuhnya bertolak belakang dengan argumen bahwa Bitcoin berkorelasi terbalik dengan pasar utama.

    Meskipun harga turun menjadi $5.009, Bitcoin telah memegang kisaran $5.050 hingga $5.400, diperdagangkan setinggi $5.436 hari ini. Pergerakan harga ini menunjukan jika Bitcoin stabil direntang angka tersebut, dan tidak ambruk ke bawah $5.00

    4-hour time frame  menunjukkan harga mengkonsolidasikan ke kisaran yang lebih ketat dalam pennant. Sebelumnya pada hari itu 12-period moving average melintasi 26-MA. Kemudian 12-period moving average sempat melengkung kembali ke bawah menuju 26-MA. Karena histogram MACD menunjukkan perlambatan dalam momentum dan RSI menarik kembali ke 46.

    Saat ini harga didukung pada $ 5,158 yang sejalan dengan Bollinger Band yang lebih rendah dan simpul volume tinggi pada kisaran volume yang terlihat.

    Di bawah level ini, $ 4.800 dan $ 4.400 adalah dukungan masing-masing. Semua faktor yang disebutkan di atas menyarankan Bitcoin sedang mempersiapkan langkah yang lebih besar. Meskipun, memegang pola posisi terendah yang lebih tinggi, harga tetap dibatasi pada $ 5.415 dan $ 5.500.

    Skenario Bullish Bitcoin

    Hasil bullish akan melibatkan harga Bitcoin agar dapat  mendorong di atas resistensi  di angka $5.500 di garis tren overhead dari pennant  untuk membalik level dari resistensi untuk mendukung, dan kemudian mencari harga harian lebih tinggi di atas $5.900.

    Seperti yang disebutkan dalam analisis sebelumnya. $ 6.300 diperkirakan akan menghadirkan resistensi tetapi di atas titik ini ada celah pada VPVR. Yang dapat didorong oleh para trader ke pertengahan $7.000 karena pelarian volume tinggi.

    Penolakan harga di wilayah $6.300 hingga $ 6.400 juga merupakan skenario yang dapat diterima. Karena Bitcoin setidaknya akan membuat langkah maju dan dapat berkonsolidasi dalam kisaran yang lebih tinggi ini.

    Skenario Bearish Bitcoin

    Skenario bearish akan melihat penurunan harga di bawah dukungan $5.158 dan mungkin di bawah umbul untuk dukungan yang disebutkan sebelumnya di $4.800 dan $4.400.

    Trader mengeluarkan seruan bahwa harga dapat turun di bawah $3.000,kemungkinan telah ditarik bersama tesis yang dimulai dengan mengukur entri ke umbul bearish dari $6.300 menjadi $ 3.775 kemudian menambahkan panjang pullback ini ke titik puncak pennant, membawa post-breakdown harga menjadi $2.678.

    Tentu saja, ini bisa terjadi, terutama mengingat korelasi kuat Bitcoin baru-baru ini dengan aksi harga ekuitas. Tetapi ada baiknya untuk mengingat bahwa Bitcoin tetap oversold pada kerangka waktu yang lebih tinggi. Selama bencana minggu lalu, harga melambung tepat di area permintaan VPVR di $ 3,775.

    Area ini juga berfungsi sebagai zona dukungan jangka panjang dari akhir Desember 2018 hingga akhir Maret 2019. Ketika Bitcoin akhirnya mencapai titik terendah dan kemudian rally pada April 2019.

    Sumber

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ternyata Inilah Penyebab Harga NFT Menjadi Mahal!

    Non-Fungible Token (NFT) merupakan salah satu aset digital yang digandrungi saat ini. Namun, anggapan NFT merupakan barang mahal juga mencuat seiring dengan kepopularitasnya. Salah satu yang menggemparkan publik adalah NFT bernama “Testing Testing 123 #1” yang merupakan tulisan tangan milik CEO FTX, Sam Bankman-Fried, yang dihargai sebesar Rp 3,9 miliar. Lantas, sebenarnya apa sih yang menjadi penyebab harga NFT mahal?

    Biar tak penasaran, yuk, simak selengkapnya!

    Penyebab NFT mahal

    Berikut kami hadirkan beberapa alasan mengapa harga NFT mahal:

    • Karya Seni Dianggap Mahal Karena Proses

    NFT atau yang sering kita kenal dengan seni crypto ini bisa berbentuk bermacam-macam, misalnya gambar, gif, video, musik, atau bahkan game assets. Berbicara karya seni, untuk menghasilkan satu karya tentunya membutuhkan waktu yang panjang. 

    Sederhananya, proses yang ada dalam pembuatan karya dimulai dari pencarian ide, penemuan ide, penuangan ide tersebut ke dalam sketsa hingga mempresentasikannya menjadi karya bisa menghabiskan waktu yang tidak sebentar. Tak sedikit karya seni yang dihasilkan dalam waktu berbulan-bulan hingga tahunan. Proses yang panjang tersebutlah yang menjadikan NFT atau karya seni crypto ini menjadi mahal. 

    Aset-aset NFT ini berjalan di atas jaringan blockchain yang sama juga dengan aset kripto lainnya. Untuk NFT sendiri berada di jaringan Ethereum. Dengan demikian NFT yang sudah dienkripsi di blockchain ini tidak bisa diduplikasi sehingga bisa dijamin keasliannya.

    Mari kita ambil contoh seperti yang sudah disebutkan di awal artikel ini, NFT milik Sam Bankman-Fried yang memiliki harga sangat fantastis mencapai Rp 3,9 miliar tersebut. Ketika suatu barang yang sudah dijual sebagai NFT maka ia akan memiliki nomor kode unik yang tidak bisa diduplikasi oleh pihak manapun. Dan satu yang pasti, NFT tersebut berbeda dengan aset NFT lainnya. 

    Selain itu, kode unik tersebut juga berfungsi dalam melacak penerbit token, creator, dan pemilik akhirnya. Sama dengan karya seni lainnya yang bisa dikoleksi, karya seni yang di-NFT-kan bisa dikoleksi. Nah, di setiap NFT akan berlaku sebagai item koleksi yang tak bisa digandakan sehingga menjadikannya langka. Untuk itulah, mengapa NFT sendiri memiliki harga yang mahal. 

    Alasan lain yang menjadi penyebab dari harga NFT mahal adalah kualitas karya. Hal ini pun secara tak langsung memiliki keterkaitan dengan proses yang panjang dalam pembuatan karya seni. Untuk menghasilkan karya dengan kualitas yang bagus tentunya proses yang dibutuhkan tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang lama. Untuk itu, semakin karya seni crypto atau NFT tersebut memiliki value, maka semakin mahal pula harga yang ada. 

    Terakhir, popularitas seniman juga menjadi penyumbang mengapa harga NFT bisa mahal. NFT yang dibuat oleh orang yang memiliki pengaruh serta kredibilitas, dan juga memiliki kepopularitasan secara tak langsung membuat harga NFT miliknya mahal. 

    Ini dapat dibuktikan oleh NFT termahal yang pernah dijual adalah Everydays: The First 5000 Days milik seniman digital terkenal Mike “Beeple” Winkelmann. NFT tersebut dijual seharga $69,3 juta atau setara dengan Rp 1,009 triliun. NFT ini dibeli oleh Vignesh “Metakovan” Sundaresan di rumah lelang seni Christie’s.

    Pada akhirnya, anggapan NFT merupakan barang mahal bukanlah tanpa alasan. Namun, satu yang bisa digaris bawahi adalah penyebab NFT mahal ini rasanya sebanding dengan emotional value yang didapatkan ketika berhasil mengoleksi sebuah karya seni yang kita idam-idamkan, apalagi ini bisa juga dilakukan sekaligus sarana investasi. Nah, bagi Anda seorang seniman sudah saatnya untuk bergabung dengan Tokoscape! Anda bisa memamerkan, dan tentunya menawarkan karya NFT di NFT marketplace. Yuk, daftarkan diri Anda sekarang juga di TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis: Harga Bitcoin Terkini Mungkin Dipengaruhi Penambang

    Mike Alfred, salah satu pendiri dan CEO analisis Digital Assets Data, menunjukan data yang mengindikasikan penambang sebagai katalis potensial dalam aktivitas harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini.

    Mike Alfred berkomentar,

    “Sulit untuk mengatakan secara definitif, tetapi tampaknya aktivitas para penambang itu memiliki dampak langsung dan cepat pada harga.”

    “Ini sangat jelas selama terlihat misalnya saja pada peristiwa pencilan yang terjadi pada tanggal 23 Juni lalu, di mana kita melihat penambang melepaskan lebih dari 300 persen BTC daripada yang ditambang pada hari itu,” tambahnya, merujuk pada aktivitas penambangan pada 23 Juni lalu.

    Baca Juga: Minat Boomer dan Gen-X Terhadap Bitcoin Melonjak Sejak Pandemi

    Penambang Fokus pada Aksi Jual

    Rolling MRI (Inventory Rolling Miner) menurun secara signifikan sejak halving Bitcoin lalu, yang mengindikasikan bahwa lebih banyak penambang yang menyimpan BTC daripada mereka yang masih melakukan kegiatan penambangan, Alfred menjelaskan pada 18 Juni lalu hal ini berkaitan dengan tingkat kesulitan penambangan Bitcoin yang naik secara signifikan. Sebaliknya, MRI melonjak pada 23 Juni lalu.

    Di atas kertas, hal ini pada dasarnya mengindikasikan fokus penambang yang lebih besar terhadap penjualan, yang bisa menjadi salah satu alasan penurunan harga Bitcoin pada akhir-akhir ini.

    Baca juga: 3 Alasan Utama Harga Bitcoin Anjlok Dalam 15 Menit Jadi $ 8.600

    Indikator Harga Bitcoin

    Bitcoin sebagian besar diperdagangkan pada sideways selama dua bulan terakhir, meskipun tekanan baru-baru ini sedikit menguntungkan para penjual. Setelah harga naik ke level $ 9.780 pada 22 Juni lalu, aset kembali turun pada hari-hari berikutnya, melayang-layang di harga waktu perilisan $ 9.085, menurut data dari TradingView.com.

    Dilansir dari Cointelegraph, Analis Crypto CNBC Afrika dan pemilik akun Twitter BigCheds mengemukakan pendapatnya “Bitcoin kemungkinan akan menuju retest MA 200 harian, setelah berhasil tembus di harga ini, mengulang pengujian dan ditolak pada garis tren yang meningkat dari puncak pada 20 Maret lalu, dan terendah pada 10 Mei dan seterusnya.”

    Moving Average 200 hari  yang dirujuk oleh BigCheds saat ini berada di dekat level $ 8.360. Trendline yang dibicarakan oleh Cheds bertindak sebagai resistensi harga untuk Bitcoin pada 20 Maret lalu yang mendekati $ 6.980, serta menahan level support di sisi bawah dari trendline pada 10 Mei lalu yang mendekati $ 8.100.

    Baca juga: Tiga Faktor Ini Prediksi Bitcoin Dalam Tren Turun yang Kuat

    Baru-baru ini, Bitcoin menembus trendline ini menuju arah downside, mengulang pengujian level tersebut sebagai resistensi yang baru.

    Bitcoin mengambil arah downside di bawah $ 9.000 lagi beberapa saat lalu sebelum muncul kembali di atas level tersebut pada waktu perilisan.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah 8 Istilah NFT yang Wajib Anda Ketahui dan Pahami

    Setelah aset kripto semakin lazim dikenal masyarakat, sekarang saatnya bagi NFT untuk memancarkan sinarnya. Sebagai topik bahasan yang relatif baru, banyak istilah NFT yang harus diketahui oleh masyarakat pada umumnya maupun kreator serta kolektor yang ingin terjun ke dalam ekosistem tersebut.

    Tambah Pengetahuan dengan Komunitas NFT

    Bagi para kreator dan kolektor yang ingin terjun ke dalam dunia NFT tapi bingung harus mulai dari mana, Anda bisa bergabung dengan komunitas NFT yang tersebar di luar sana. Biasanya, komunitas NFT bisa Anda temukan dengan mudah di Twitter, Discord, Telegram, dan Clubhouse.

    Selain itu, dengan bergabung di komunitas, Anda bisa mengetahui dan mempelajari istilah-istilah NFT yang tentunya cukup terdengar asing di telinga. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah memahami tren dan update terkini seputar NFT tanpa loading terlalu lama.

    Baca Juga: Wow, Ternyata Inilah Penyebab NFT Semakin Booming!

    Istilah NFT yang Wajib Diketahui 

    Nah, berikut terdapat beberapa istilah dalam NFT yang wajib Anda pelajari, antara lain:

    1. Mint

    Mint yang satu ini bukan rasa es krim, ya! Mint dalam dunia NFT diartikan sebagai  kegiatan meng-upload karya seni digital NFT ke dalam sistem blockchain

    2. DYOR

    Merupakan singkatan dari Do Your Own Research, DYOR adalah di saat Anda harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Dengan begitu, risiko mengalami kerugian akan berkurang karena Anda tidak menelan perkataan orang mentah-mentah.

    3. Floor Price

    Floor price adalah harga jual terendah suatu NFT pada marketplace dan bukan termasuk harga rata-rata suatu item. Selain itu, floor price otomatis diperbarui secara real-time oleh sistem.

    4. Gas Fee

    Gas fee merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh user ketika Ia sedang melakukan transaksi atau membuat kontrak baru pada sistem blockchain. Satuan gas fee dalam blockchain disebut Gwei.

    Pada blockchain Ethereum, 1 Gwei sama dengan 0,000000001 ETH. Lain halnya pada blockchain Binance Smart Cain (BSC), 1 Gwei sama dengan 0.000000001 BNB. Penyebutan

    Berbicara nominal, gas fee memiliki nominal yang tidak menentu karena di setiap NFT  marketplace memiliki besaran yang berbeda. Selain itu, gas fee juga berlaku saat Anda melakukan minting NFT, karena NFT juga dapat berjalan pada beberapa sistem blockchain, seperti BSC dan Ethereum.

    5. OG

    OG adalah singkatan dari Original Gangster yang merujuk kepada orang-orang yang telah berkecimpung lebih dahulu pada sebuah komunitas, termasuk komunitas NFT. Bisa dibilang, OG adalah orang yang sudah memiliki banyak pengalaman dan ilmu seputar dunia NFT.

    6. WAGMI

    WAGMI atau We All Gonna Make It merupakan perasaan senang yang ditunjukkan seseorang apabila ada orang lain yang mulai paham mengenai dunia NFT dan membeli seni digital NFT.

    7. NGMI

    Merupakan kependekan dari Not Gonna Make It, istilah ini merujuk kepada perasaan menyesal khususnya bagi seseorang yang sudah telanjur mengambil keputusan yang kurang tepat.

    8. FOMO

    Istilah ini bisa dibilang yang paling sering didengar. Yes, FOMO adalah Fear of Missing Out, di mana merujuk kepada perasaan cemas yang dimiliki seseorang akibat ketinggalan suatu tren. 

    Dalam ranah NFT, bisa saja kolektor membeli seni digital NFT dengan terburu-buru karena takut ketinggalan tren. Hal ini dapat merugikan kolektor karena tidak mengambil keputusan dengan matang. Oleh sebab itu, selalu pikirkan keputusan dengan matang dan jangan terburu-buru, ya!

    Itulah 8 istilah dalam NFT yang sering Anda temui pada komunitas NFT maupun media sosial. Jangan ragu untuk mempelajari dan berdiskusi dengan para kreator atau kolektor NFT lainnya, ya! Nah, bagi Anda yang ingin memamerkan seni digital NFT ataupun ingin membelinya, segera bergabung dengan TokoMall, yuk!  



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Polling: Kebanyakan Orang Memperkirakan Bitcoin akan Dibawah $ 55.000 pada Akhir 2021

    Bitcoin (BTC) telah menjadi aset paling diperbincangkan dalam beberapa tahun ini, dimana ia sempat mengalami kenaikan super yang menciptakan banyak sekali miliarder baru, dan menjadi semacam ‘gelembung pecah’ yang menelan banyak sekali uang saat terjatuh dari posisi puncak di $ 20.000 ke posisi $ 3.000-an.

    Dan saat ini, orang-orang masih banyak yang optimis memandang crypto utama ini dalam jangka panjang, dimana hal itu salah satunya bisa terlihat dalam sebuah hasil jajak pendapat (polling) di Twitter baru-baru ini.

    Sebuah polling yang dibuat oleh pencipta model Stock-to-Flow (S2F) Bitcoin, Plan B, menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan total 26.639 orang:

    42,5%-nya percaya bahwa Bitcoin akan berada di bawah level harga saat ini.

    Ini diikuti oleh 22,9% yang berpikir harganya akan naik menjadi $ 100.000 sedangkan 17,4% dan 17,2%, masing-masing percaya bahwa harga BTC akan menjadi $ 288.000 dan di atas $ 55.000.

    Masing-masing harga pada polling diproyeksikan berdasarkan model S2F Plan B yang digunakan untuk memperkirakan harga Bitcoin dengan mempertimbangkan kelangkaan yang diproyeksikan.

    Baca Juga: Inilah Skema Ponzi dan Ransomware Crypto Terkenal yang Perlu Anda Ketahui

    Sekedar informasi, model S2F adalah cara sederhana untuk mengukur seberapa banyak sumber daya yang ada.

    Model ini adalah menilai, berapa banyak sumber daya yang beredar dibagi dengan berapa banyak lagi yang masuk ke dalam sirkulasi, katakanlah per tahun, yang hampir sama dengan cara penerkaan untuk komoditas Emas.

    Model ini membandingkan Bitcoin dengan sumber daya yang langka seperti emas dan mengingat bahwa jumlah Bitcoin yang ditambang akan mengalami Halving setiap 4 tahun, model S2F semakin tinggi dan itu akan membuatnya lebih berharga dari waktu ke waktu.

    Ini adalah dasar optimisme yang didukung oleh model ini yang kemungkinan mendasari hasil polling tersebut.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Terkini Mungkin Dipengaruhi Penambang

    Tetapi, secara total, ada 42,5% orang yang tidak mempercayai hasil dari pembacaan model S2F dan memilih untuk melihat BTC akan Bearish dari level harga saat ini, jawaban ini pun kemungkinan juga termasuk dengan orang-orang yang belum paham cara kerja S2F.

    Secara alaminya, BTC kami rasa akan terbuktikan kemampuannya sebagai aset digital jika mampu mempertahankan interest market ditengah berbagai kondisi, terutama dalam pandemi saat ini. Kita lihat saja.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menilik Masa Depan NFT (Non-Fungible Token)

    Non-Fungible Token (NFT) kembali populer di industri blockchain-aset kripto. NFT yang merepresentasikan karya digital desainer grafis, Mike “Beeple“ Winkelmann laku terjual seharga US$69 juta (Rp994 milyar). Bagaimana masa depannya?

    NFT sebenarnya sempat berjaya lewat CryptoKitties pada tahun 2017 silam. Namun, tahun 2021 adalah awal baru dari NFT yang kelak menjadi sektor bisnis yang besar.

    Bayangkan saja, nilai NFT pada tahun 2018 mencapai US$40,96 juta, menjadi US$338,04 juta pada tahun 2020.

    NFT menggunakan teknologi blockchain yang dapat menghubungkan identitas digital yang unik dengan aset digital yang tidak dapat direplikasi.

    Baca Juga: Arcane Research: Investor Terus Beli Bitcoin

    Selain itu, NFT juga memberikan akses bagi penggunanya untuk memperoleh koleksi aset digital yang unik, yang kemudian dapat dibeli, dijual, atau pun digunakan untuk keperluan investasi masa depan.

    Hampir semua NFT dibuat melalui Ethereum di bawah standar ERC-721. Inti dari fitur unik NFT adalah “Non-Fungibility” atau “ketidaksepadanan”. Maksudnya adalah aset itu unik dan tidak sepadan dengan aset meskipun serupa yang lain.

    what is nft

    Lonjakan pencarian berdasarkan kata kunci “NFT” dan “Non-Fungible Token” di Google. Sumber: Google Trends.Contoh, saham BBCA itu bersifat fungible atau sepadan. Jika kita ingin menukarkan saham BBCA untuk saham BBCA yang lain, nilainya akan tetap sama, sedangkan setiap NFT itu unik (non-fungible).

    NFT begitu popular di industri gaming, dapat dipergunakan sebagai aset digital, ideal untuk dalam perannya melawan pencurian identitas, yang kemudian mengundang lebih banyak kolektor tradisional untuk menjadi bagian dari dunia aset digital, di mana merupakan contoh dari kegunaan NFT di dunia nyata.

    Selain itu, NFT juga mempunyai kelebihan untuk dapat ditransfer, tapi tetap dapat mempertahankan keasliannya (mustahil untuk membuat tiruannya), serta kemampuan untuk dapat melakukan pencatatan pasti atas hak kepemilikan dari pemilik NFT itu sendiri.

    Karena NFT dengan cepat meningkatkan popularitasnya, saat ini begitu banyak toko daring NFT yang bersaing untuk menjadi platform yang paling dominan.

    Untuk lebih detailnya, kami akan membahas toko daring NFT yang popular, yakni Opensea, Nifty dan NBA Topshot.

    Opensea
    Opensea tergolong perintis, yang juga merupakan pasar peer-to-peer terbesar berdiri di atas infrastruktur blockchain.

    Di Opensea, pengguna dapat membeli dan menjual NFT mereka melalui smart contract. Opensea sendiri pertama kali didirikan pada Januari 2018 oleh Alex Attalah dan Devin Finzer.

    Opensea juga pada saat itu berhasil mendapatkan US$4 juta lewat donasi, dan baru-baru ini juga berhasil memperoleh pendanaan senilai US$2,1 juta, dipimpin oleh Animoca Brands, Stanford StartX dan David Padzan dari MetaMask.

    Pada seri pendanaan sebelumnya, Opensea didukung oleh Ycombinator, Founders Fund, Coinbase Ventures, 1Confirmation, BlockStack dan juga Blockchain Capital.

    NBA Top Shot
    NBA Top Shot bukan perusahaan yang didirikan oleh NBA (National Basketball Association). Ia dirintis oleh Dapper Labs perancang game dan NFT CryptoKitties dan akhirnya mendapatkan dukungan dari NBA.

    nba top shoot

    NBA Top Shot fokus pada barang-barang digital “digital highlight” dari dunia basket NBA itu sendiri.

    Kolektor dapat membeli NBA highlights (berupa cuplikan video, animasi dan lain-lain) tersebut dengan membeli paket digital yang dijual di toko NBA Top Shot, atau lewat lelang.

    Baca Juga: Zilliqa Luncurkan Entitas Ekosistem Bisnis, Harganya Terbang

    Terdapat lima tingkatan dari koleksi NBA Top Shot itu sendiri, yaitu:

    • Common (1.000 salinan): Koleksi highlights ini dapat dibeli dari Common Packs, dengan harga dimulai dari US$9.
    • Rare (150-999 salinan): Koleksi highlights ini dapat dibeli di Rare Packs dan tingkatan ke atas, dimulai dengan harga US$22. Satu paket ini terdiri dari tujuh common highlights dan satu rare highlights.
    • Legendary (25-99 salinan): Koleksi highlights ini dapat dibeli di Legendary Packs, dimulai dengan harga US$230. Paket ini terdiri dari enam common highlights, tiga rare highlights, dan satu legendary highlight.
    • Platinum Ultimate (3 salinna): Koleksi highlight ini hanya tersedia melalui lelang.
    • Genesis Ultimate (1 salinan): Koleksi highlight ini hanya tersedia melalui lelang.

    NBA Top Shot sendiri mempunyai perjanjian bagi hasil antara NBA dan NPBA dengan Top Shot.

    Untuk setiap transaksi NBA highlight di Top Shot terdapat 5 persen biaya yang dikenakan. Biaya yang dikenakan ke pembeli ini nanti akan dibagi untuk NBA, NPBA, dan juga Top Shot.

    Nifty Gateway
    Di Nifty Gateway NFT bisa dibeli menggunakan kartu kredit dan aset kripto ETH. Didirikan oleh dua bersaudara Duncan dan Griffin Cock Foster pada tahun 2018, setahun kemudian diakuisisi oleh pendiri bursa aset kripto Gemini, yaitu Cameron dan Tyler Winklevoss.

    Berkat pengaruh Gemini, Nifty Gateway kini tampil lebih eksklusif, karena sejumlah seniman ternama, seperti Trevor Jones menjual karya seninya di sana.

    Nifty Gateway membebankan 5 persen untuk biaya jasa, dan membebankan 10 persen (tidak tetap, dapat berubah dengan rentang antara 5- 50 persen) sebagai komisi untuk para seniman.

    Tolak Ukur Penting

    Tabel di atas menunjukkan volume dan jumlah pengguna setiap bulan mulai Oktober 2020 hingga Februari 2021.

    Dapat kita lihat, volume dan pengguna meningkat pesat pada awal Januari 2021. Pada tahun 2020, Opensea merupakan pemimpin di toko daring NFT. Namun sejak 2021, NBA Top Shot berhasil merebut posisi tersebut.

    Opensea dan NBA Top Shot sekarang masih menguasai toko NFT, sedangkan toko lain belum mampu mengungguli, baik dari sisi volume dan penggunanya.

    Data per 10 Maret 2021 menunjukkan jumlah volume NFT bernilai lebih dari US$500 juta. Angka itu tak termasuk volume dari rumah lelang Christie.

    nft marketplace

    NFT paling mahal dan berhasil terjual saat ini melalui lelang masih dipegang oleh Beeple. Ia berhasil menjual karya digitalnya yang berjudul “Everydays – The First 5000 Days” senilai US$69 juta, lewat rumah lelang Christie.

    Seni digital “Everydays, the First 5,000 Images” karya Mike “Beeple “Winkelmann.

    Waspada Terhadap Tren Pasar
    Beberapa hari terakhir, Messari menyatakan bahwa sejumlah toko NFT membebankan biaya kepada pelanggannya di bawah rata-rata, dibandingkan toko daring biasa seperti Ebay, Fartech, RealReal dan lain-lain.

    Memang membandingkan toko daring NFT dengan yang tradisional tak cukup adil. Namun, angka-angka yang ada setidaknya sebagai data umum dan yang tak kalah penting.

     

    Soal biaya logistik, toko daring tradisional, yang didominasi barang-barang fisik, jelas berbiaya lebih tinggi daripada digital goods di toko daring NFT. Maka, toko daring NFT/ NFT marketplace memiliki keunggulan lebih dari segi biaya kirim.

    Inilah yang menjadi faktor penentu kapitalisasi pasar NFT berkembang sejak 2018, dari US$40,96 juta menjadi US$338,04 juta pada tahun lalu.

    Kami percaya NFT secara konsep dan bisnis berpotensi terus tumbuh di masa depan dan siap mendisrupsi bisnis tradisional, khususnya terkait digital goods.

    Belum lagi NFT bisa mendobrak bisnis properti, kekayaan intelektual dan aset fisik lain yang bisa dipresentasikan secara digital agar bisa diakses secara global.



    Sumber : news.tokocrypto.com