Tag: akibat

  • Dashcam Lebih Canggih Ada Teknologi AI, Bisa Deteksi Sopir Ngantuk



    Jakarta

    Kamera dasbor di mobil atau dashcam saat ini menjadi kebutuhan untuk pemilik kendaraan. Rekaman dari kamera dasbor ini dibutuhkan untuk berbagai keperluan.

    Dashcam adalah alat yang dipasang pada mobil yang bisa merekam terus-menerus dan biasanya berfungsi sebagai alat bukti ketika terjadi suatu kejadian. Selain itu dashcam juga dapat berfungsi untuk pengawasan jika ada pencurian di dalam mobil, vandalisme di jalanan ataupun pemerasan oleh oknum tertentu.

    Kini, perangkat dashcam semakin canggih, tak cuma bisa merekam perjalanan. Produsen dashcam Blackvue mengeluarkan kamera dasbor yang dibekali teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI).


    Dengan AI, kamera itu bisa mengenali wajah manusia, melihat ekspresi wajahnya dan kemudian akan secepat mungkin memberikan peringatan ketika pengemudi tersebut dinilai mengantuk dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Bahkan lebih dari itu, kamera tersebut akan mengirimkan peringatan melalui koneksi internet kepada orang-orang yang terhubung dengan kamera tersebut sehingga pengemudi bisa langsung tertangani.

    “Kami telah memiliki data pengemudi dari seluruh dunia sejak lama. Dengan teknologi deep learning, dashcam kami memiliki akurasi AI tertinggi dan merupakan alat pendeteksi mengantuk yang paling pintar dan paling akurat,” kata Direktur Pemasaran Blackvue Indonesia, Rudy.

    Dashcam BlackvueDashcam Blackvue Foto: Dok. Blackvue

    Apalagi, menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), 80 persen kecelakaan di jalan tol terjadi akibat mengantuk dan keletihan. Hingga tahun 2024, microsleep atau fatigue masih menjadi penyebab beberapa kecelakaan fatal.

    Selain fungsi untuk memberikan peringatan Ketika pengemudi ngantuk dan tidak fokus, dashcam Blackvue DR770X BOX Pro juga memiliki fitur-fitur lain seperti memberi peringatan ketika terjadi overspeeding, membelok tajam, rem mendadak dan akselerasi tiba-tiba, serta tidak menggunakan seat belt. Dengan teknologi ini, diharapkan pengguna kendaraan bukan hanya mendapatkan bukti rekaman dashcam jika ada kejadian, namun juga bisa dilakukan pencegahan dan selalu selamat di perjalanan.

    Dashcam ini juga dilengkapi dengan dukungan Mode Parkir bawaan melalui kabel hardwiring yang disertakan. Kamera akan tetap mengawasi ketika mobil sedang parkir. Bahkan kalau menggunakan fitur cloud, peringatan akan segera dikirim ke HP pada saat mobil ditabrak di parkiran. Fitur ini memastikan kendaraan selalu terlindungi, bahkan saat sedang diparkir. Fitur Mode Parkir mencakup monitor voltase bawaan untuk melindungi baterai kendaraan, dan dapat dengan mudah disesuaikan di aplikasi.

    Dashcam DR770X BOX Pro juga menyertakan GPS, Wi-Fi, dan konektivitas LTE opsional. GPS yang disertakan menyematkan data kecepatan dan lokasi dalam video yang direkam, memungkinkan pengguna untuk melihat lokasi kamera di peta selama pemutaran di aplikasi. Wi-Fi memungkinkan pengguna untuk terhubung ke BlackVue mereka dengan smartphone atau tablet untuk transfer file cepat, dan juga memungkinkan kamera terhubung ke Cloud menggunakan hotspot Wi-Fi seluler (router).

    Dengan fitur Cloud, pemilik dapat melacak kendaraan dan melihat melalui salah satu dari tiga lensa kamera secara real-time melalui aplikasi. Fitur penting lainnya dari DR770X BOX Pro termasuk speaker internal, sensor benturan, dan deteksi gerakan. Kamera dasbor memberi tahu pengguna saat menyala, mati, atau mendeteksi kesalahan, melalui speaker yang disematkan di kamera depan.

    (rgr/mhg)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cek 7 Komponen Ini sebelum Pergi Liburan Pakai Mobil Pribadi



    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) segera tiba. Masyarakat menantikan dan siap menikmati momen ini dengan berwisata atau pulang ke kampung halaman menggunakan mobil pribadi bersama keluarga. Jangan lupa mengecek 7 komponen sebelum berpergian menggunakan mobil pribadi.

    Selama perjalanan liburan, biasanya ditemukan kondisi jalanan macet sebab jumlah pemudik yang melonjak, aturan ruas buka-tutup jalan, kendala mogok, hingga berbagai kondisi lainnya.

    Kondisi-kondisi tersebut tentunya dapat mempengaruhi performa kendaraan, seperti suhu mobil lebih cepat panas, bahan bakar yang tidak efisien, hingga berbagai kondisi yang tidak diinginkan lainnya.


    Supaya kondisi mobil tetap optimal, berikut beberapa tips dari Daihatsu terkait perawatan mobil agar momen perjalanan liburan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan:

    1. Periksa komponen lampu dan wiper. Jika karet wiper tidak berfungsi dengan baik, segera lakukan penggantian dengan yang baru agar dapat menyapu air dengan baik dan menjaga visibilitas ketika berkendara dalam kondisi hujan.

    2. Periksa aki dan sistem kelistrikan mobil. Aki mobil adalah sumber daya utama kelistrikan pada mobil yang dapat menjaga kinerja lampu, audio, dan mesin agar berjalan optimal. Sebaliknya, aki yang jarang dirawat atau bahkan tidak pernah dicek dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kinerja kurang maksimal atau mogok pada saat kendaraan akan digunakan.

    3. Ganti oli mobil. Sebagai pelumas penting komponen dalam mesin, periksa dan ganti oli mesin bila diperlukan sebelum bepergian, mulai dari oli mesin, oli gardan, oli rem, oli power steering, dan lain-lain. Pastikan pilih oli terbaik sesuai dengan spesifikasi mesin.

    4. Ganti air radiator. Sebagai peredam panas mesin mobil akibat kinerja mesin yang tinggi, Anda disarankan menggunakan air radiator khusus agar kinerja pendingin mesin lebih optimal dan mampu mencegah karat pada sela mesin.

    5. Cek kondisi ban dan kaki-kaki. Periksa tekanan udara dan ketebalan tapak ban. Ban yang aus atau tekanan udara yang tak sesuai dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan dan berdampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar. Cek juga bagian kaki-kaki kendaraan, dan lakukan spooring dan balancing bila perlu untuk menyeimbangkan kembali sudut-sudut roda supaya dapat berputar dengan seimbang.

    6. Periksa komponen rem dan pastikan dalam keadaan baik, mulai kualitas minyak (oli) rem, kondisi kampas rem, dan piston rem. Perhatikan juga apakah ada suara aneh atau getaran saat pengereman, karena hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah.

    7. Filter pendingin dan AC. Mobil dengan suhu yang dingin dan sejuk memberikan kenyamanan tersendiri selama perjalanan. Lakukan pengecekan filter pendingin pada AC, termasuk pembersihan kondensor dan evaporator agar kinerja AC tetap optimal.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tips Aman Berkendara Mobil saat Musim Hujan



    Jakarta

    Memasuki musim hujan, sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami curah hujan yang cukup tinggi. Dalam beraktivitas di musim hujan, khususnya berkendara dengan mobil pribadi tentunya membutuhkan persiapan, konsentrasi yang ekstra, hingga cara berkendara yang tepat. Terlebih, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) banyak masyarakat menikmati momen ini dengan berwisata atau pulang ke kampung halaman menggunakan mobil pribadi bersama keluarga.

    Berikut tips berkendara aman dan nyaman selama musim hujan:

    1. Persiapan Diri


    Pastikan kondisi tubuh tetap fit dan sehat karena merupakan aspek terpenting dalam beraktivitas, terlebih ketika berkendara. Sedia payung dan topi, karena tempat tujuan tidak selalu memiliki pelindung atap kanopi sehingga bisa melindungi bagian tubuh, terutama kepala dari guyuran hujan ketika turun dari mobil. Membawa atau menggunakan baju hangat ketika akan berkendara. Menyediakan alas kaki atau sandal cadangan bila sewaktu-waktu basah karena tidak sengaja menginjak genangan air saat akan memasuki atau keluar dari mobil.

    2. Persiapan Kendaraan

    Karet wiper merupakan komponen sangat penting dalam menyapu air dan menjaga pandangan pengemudi agar tetap jelas selama berkendara. Segera ganti komponen ini bila
    kondisi karet sudah getas dan sapuannya tidak bersih. Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik. Komponen ini akan sangat membantu dalam memberikan visibilitas baik bagi Sahabat atau pun pengendara lainnya. Periksa kondisi ban dan ganti jika karet ban sudah tipis. Alur ban yang masih bagus dapat mengurangi risiko melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) ketika hujan.

    Pastikan juga tekanan udara ban sesuai dengan standar pabrikan. Gunakan water spot remover bila mendapati bercak noda seperti water spot dan jamur kaca, terutama pada bagian kaca depan dan belakang agar kinerja karet wiper dapat menyapu air secara maksimal dan menjaga pandangan pengemudi selama berkendara. Cuci mobil secara rutin untuk menghilangkan residu air hujan, ditambah air hujan juga mengandung zat asam yang dapat merusak cat mobil jika dibiarkan terlalu lama. Gunakan anti-karat bila perlu untuk melapisi bagian bawah mobil untuk mencegah korosi akibat percikan air hujan dan lumpur.

    3. Selama Berkendara

    Tingkatkan kewaspadaan pada awal hujan, karena momen ini cukup krusial mengingat banyak pengendara lain akan memacu kendaraannya lebih cepat, agar terhindar dari basah. Kurangi kecepatan dan tingkatkan jarak aman dengan kendaraan di depan, karena hal ini penting untuk memberikan waktu reaksi yang cukup saat pengereman saat hujan. Nyalakan lampu utama atau lampu kabut (fog lamp) saat visibilitas menurun, sekaligus agar dapat memberi tanda bagi pengendara lainnya. Hindari penggunaan lampu hazard kecuali dalam keadaan darurat.

    Selalu jaga jarak, dan kecepatan dengan kendaraan lain agar dapat bereaksi terhadap manuver pengendara lain yang mendadak, terutama ketika menghindari genangan air dan jalanan rusak. Jika memungkinkan, hindari genangan air untuk mencegah risiko water hammer yang dapat merusak mesin. Bila harus melintasinya, lakukan dengan kecepatan rendah dan konstan. Selain itu, hindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian selama berkendara.

    Demikian tips persiapan berkendara selama musim hujan. Agar momen perjalanan liburan tetap tetap aman, nyaman, dan menyenangkan, pelanggan juga dapat melakukan perawatan berkala di bengkel resmi setiap 6 bulan atau setiap kelipatan 10.000 km, mana yang lebih dulu tercapai.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Destinasi Wisata Horor buat Habiskan Weekend



    Jakarta

    Destinasi tak hanya soal yang cantik-cantik. Beberapa lokasi ini menawarkan suasana horor pada waktu yang tepat.

    Film horor masih merupakan genre tontonan yang jadi primadona bagi masyarakat Indonesia. Selain jalan cerita dan aktor serta aktris yang banyak disukai, tak sedikit set syuting dalam film-film horor yang menjadi daya tarik wisata untuk dikunjungi.

    Cerita-cerita rakyat mengenai misteri di suatu daerah juga banyak bikin masyarakat tanah air penasaran untuk mengetahui lebih lanjut.


    Tak jarang dari cerita-cerita misteri itu, diubah menjadi film yang menarik bagi penonton yang memang senang ditakut-takuti. Lokasi-lokasi syutingnya pun turut menjadi daya tarik untuk didatangi.

    Dari film Pengabdi Setan hingga KKN Desa Penari, berikut 5 destinasi wisata yang juga merupakan lokasi syuting film horor terkenal Indonesia, seperti dirangkum situs Kemenparekraf. Berani coba berkunjung?

    1. Rumah Pengabdi Setan

    Masih ingat dengan tokoh Ibu dalam keluarga Rini di film garapan Joko Anwar ini? Dalam seri pertamanya, film Pengabdi Setan (2017) melakukan syuting di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

    Bangunan yang paling ikonik dalam film ini adalah rumah yang ditinggali oleh keluarga Rini, yang beralamat lengkap di Kawasan PTPN VIII, Kampung Kertamanah.

    Rumah tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat, terkhusus bagi mereka yang telah menonton film horor populer itu.

    Ada dua rumah yang digunakan dalam film Pengabdi Setan, satu rumah masih ditempati sehingga tidak boleh dimasuki. Meski begitu, pengunjung masih diperbolehkan berfoto di depannya.

    Sedangkan satu rumah lainnya dibiarkan kosong dan terbuka untuk umum. Sebuah poster besar bertuliskan Pengabdi Setan dan tokoh hantu Ibu dipajang di halaman rumah.

    Jika tertarik berkunjung, kamu cukup membayar tarif seharga Rp10 ribu.

    2. Hutan Pinus Mangunan

    Masih ingat dengan film hits pada masanya, KKN Desa Penari (2022)? Ternyata, salah satu set yang dipilih menjadi lokasi syuting film horor tersebut adalah Hutan Pinus Mangunan yang terletak di Bantul, Yogyakarta.

    Walaupun dijadikan lokasi syuting film horor, hutan ini sebenarnya jauh dari kesan mistis lho! Tempat tersebut dijadikan sebagai destinasi wisata karena vibes-nya seperti ada di luar negeri.

    Selain itu, hutan pinus ini sering dijadikan venue konser penyanyi ibu kota, salah satunya Tulus.

    3. Waduk Sermo

    Terletak di Kulonprogo, waduk ini memiliki sejuta keindahan yang memikat, sekaligus menyimpan misteri dan kesan horor yang juga cukup kuat sehingga dijadikan lokasi syuting film horor Jailangkung: Sandekala (2022) karya Kimo Stamboel.

    Jailangkung: Sandekala mengangkat kisah mengenai kepercayaan masyarakat setempat, bahwa saat memasuki waktu maghrib atau ketika matahari tenggelam, orang-orang dilarang keluar rumah.

    Waduk Sermo menjadi lokasi syuting saat scene sebuah keluarga dalam film tersebut mengalami musibah di sebuah danau.

    Selain memiliki daya tarik karena dijadikan lokasi syuting film horor, tempat ini juga asyik untuk dijadikan lokasi berkemah dengan keluarga atau teman-teman.

    4. Karacak Valley

    Terletak di Garut, Jawa Barat, Karacak Valley merupakan destinasi wisata alam yang pernah dijadikan lokasi syuting film horor berjudul Rasuk (2018).

    Meski terlihat mistis dan sangat menyeramkan dalam film, sebenarnya tempat wisata alam ini sangat indah dan asri lho, serta sering dijadikan lokasi berkemah karena menawarkan pemandangan indah hutan pinus yang khas.

    Karacak Valley masuk dalam film ketika scene pemeran bernama Langgir Janaka beserta ketiga sahabatnya harus berjalan kaki karena mobil yang ditumpangi tidak bisa lewat akibat jalanan rusak.

    Bagi kamu yang ingin berkunjung ke sana, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan angkutan umum seperti angkot maupun ojek motor.

    5. Taman Watu Kandang

    Berlokasi di Trenggalek, Jawa Timur, tempat ini pernah menjadi lokasi syuting Sinden Gaib (2024). Film ini diangkat dari kisah nyata dari Kabupaten Trenggalek, tepatnya dari Desa Pandean, Kecamatan Dongko.

    Sehingga Taman Watu Kandang yang terletak di sana juga menjadi lokasi syuting karena mengambil tempat yang sama seperti cerita.

    Ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sana selain menikmati keindahan alamnya, yakni river tubing hingga menjelajah desa.

    (msl/msl)



    Sumber : travel.detik.com

  • Terowongan Peninggalan Belanda yang Menyimpan Mitos di Sukabumi



    Sukabumi

    Masyarakat Sukabumi punya cerita tentang keberadaan terowongan bawah tanah peninggalan Belanda di kota itu. Terowongan tersebut dipercaya menyimpan mitos.

    Beberapa orang percaya terowongan itu menyimpan misteri. Sementara yang lain, menganggapnya hanyalah sebuah saluran drainase biasa.

    Namun, fakta sejarah mengungkap, apa yang sering disebut terowongan bawah tanah di Sukabumi sebenarnya adalah saluran air tertutup atau gorong-gorong yang dikenal sebagai duiker.


    “Dalam pembangunan masa kolonial, terowongan (tunnel) dibangun dengan membobok bukit atau tanah untuk mendapatkan akses seperti pembangunan terowongan Lampegan. Di Kota Sukabumi belum pernah ada pembangunan terowongan yang dimaksud kecuali memanfaatkan saluran air yang ada seperti sungai atau selokan,” kata Irman Firmansyah, penulis buku Soekaboemi The Untold Story, belum lama ini.

    Pada masa kolonial Belanda, pembangunan Kota Sukabumi didesain dengan memanfaatkan teknologi tata air yang canggih untuk masa itu.

    Saluran-saluran air kecil, yang sebelumnya dibiarkan terbuka, mulai ditutup dengan duiker, sebuah konstruksi tembok yang memungkinkan air tetap mengalir di bawah tanah tanpa menghambat pembangunan di atasnya.

    Sebagai contoh, saluran di sekitar alun-alun Kota Sukabumi dan Masjid Agung dibangun dengan konsep ini untuk memaksimalkan fungsi ruang kota.

    Konsep drainase kota atau dikenal dengan sebutan rioleeringsplan, menjadi bagian integral dari perencanaan tata Kota Sukabumi.

    Menurut peta kolonial, banyak sungai kecil dan selokan di Sukabumi yang kemudian diselaraskan dengan jalur gorong-gorong tertutup. Fakta ini membantah anggapan adanya terowongan bawah tanah dalam arti sebenarnya, seperti yang ditemukan di wilayah lain dengan topografi berbukit.

    “Posisi sungai atau selokan dan jalur terowongan sama persis sehingga bisa dipastikan bahwa jalur tersebut bukanlah terowongan tetapi sungai kecil yang ditutup dengan duiker,” ujarnya.

    Teknologi duiker tidak hanya digunakan untuk saluran air tetapi juga untuk membangun jembatan yang lebih efisien. Jembatan tua seperti yang ada di Leuwigoong dan Karangtengah, Cibadak, menjadi contoh bagaimana teknologi ini diterapkan sebelum jembatan berbahan besi mulai digunakan.

    Salah satu konstruksi duiker tertua adalah Duiker Cisero Sukaraja yang dibangun sekitar tahun 1800, sebelum masa Daendels.

    “Pasca pembentukan afdeling tercatat pembangunan duiker untuk drainase di area pasar Sukabumi (stasiun) dibangun pada tahun1881 dan di Jalan Ciaul tanggal 16 Maret 1888,” kata Irman.

    Saat Sukabumi menjadi gemeente pada tahun 1914, perhatian terhadap drainase semakin meningkat. Pemerintah kolonial mengalokasikan anggaran khusus untuk pemeliharaan gorong-gorong dan saluran air.

    Terowongan peninggalan Belanda di Sukabumi.Terowongan peninggalan Belanda di Sukabumi. Foto: Istimewa

    Pada tahun 1915, misalnya, dana sebesar 713 gulden dialokasikan untuk pemeliharaan drainase di beberapa titik. Pada tahun 1929, anggaran sebesar 9.000 gulden kembali disiapkan untuk memperluas jaringan drainase, termasuk di sekitar perempatan ABC yang rawan banjir.

    Selain berfungsi sebagai saluran pembuangan, gorong-gorong ini juga membantu mengatasi banjir di wilayah padat penduduk. Namun, pada masa awal pembangunannya, sebagian masyarakat masih memanfaatkan saluran air terbuka untuk kebutuhan sehari-hari. Beberapa dari saluran terbuka tersebut kemudian ditutup demi kebersihan dan efisiensi tata kota.

    Seiring waktu, masalah baru mulai muncul. Sampah yang menumpuk di saluran tertutup dan pembangunan tanpa perencanaan matang menyebabkan banyak gorong-gorong menjadi mampet. Situasi ini memperparah banjir di beberapa wilayah, terutama di daerah padat penduduk seperti Kampung Tipar dan Bale Desa.

    Pembangunan drainase juga menjadi bagian dari program Kampong Verbettering pada tahun 1939. Program ini bertujuan untuk memperbaiki lingkungan perkampungan dengan fokus pada pengelolaan drainase.

    Pemerintah dan masyarakat bekerja sama dalam memelihara saluran air, meskipun tantangan tetap ada akibat kebiasaan buruk seperti pembuangan sampah sembarangan.

    Kini, mitos tentang terowongan bawah tanah Belanda di Sukabumi terus menarik perhatian. Namun, memahami sejarah dan fungsi asli saluran air ini dapat membantu meluruskan persepsi masyarakat.

    Sebagai warisan infrastruktur kolonial, duiker tetap menjadi bagian penting dari sejarah Sukabumi dan menunjukkan bagaimana teknologi masa lalu membantu membentuk tata kota yang kita kenal sekarang.

    Kisah tentang duiker ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga infrastruktur warisan sejarah. Dengan perawatan yang baik dan kesadaran masyarakat, saluran air ini tidak hanya menjadi saksi bisu masa lalu tetapi juga tetap berfungsi untuk masa depan.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pelajaran dari Kecelakaan Maut Bus di Cipularang, Ingat Rumus Durasi Nyetir Ini!



    Jakarta

    Kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata kembali terjadi di Tol Cipularang. Diduga sopir bus mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk.

    Dikutip detikJabar, insiden mengerikan itu terjadi di Tol Cipularang KM 80 Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (26/12) dini hari. Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Joko mengatakan bus rombongan wisata religi bernopol B-7363-NGA ini awalnya melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun setiba di TKP Km 80, bus menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya.

    Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Agni Mayvinna mengatakan, kecelakaan tersebut disebabkan karena pengemudi bus mengantuk sehingga tidak melihat jika terdapat truk di depannya.


    “Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, diduga pengemudi bus dalam kondisi mengantuk sehingga kurang antisipasi kendaraan di depannya dan menyebabkan terjadinya tabrak belakang,” ujar Agni dalam keterangannya.

    Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Dadang Supriadi mengatakan, dalam kejadian ini di dalam bus ada 64 orang. Dua orang tewas, 12 luka berat dan sisanya luka ringan.

    “Untuk keseluruhan ada 64 orang (penumpang), dua orang tewas, 12 orang alami luka berat dan sisanya 50 orang alami luka ringan,” ujar Dadang.

    Belajar dari kecelakaan maut ini, pengemudi jangan sekali-sekali menyepelekan waktu berkendara. Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah mengatur durasi maksimal mengemudi.

    “Sesuai amanah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pengemudi kendaraan bermotor umum wajib istirahat setelah berkendara selama empat jam berturut-turut. Pengemudi jangan sampai memaksakan berkendara apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk karena hal itu bisa membahayakan,” kata Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani, dalam keterangannya.

    Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menegaskan, waktu kerja dan waktu istirahat sopir harus diatur. Sopir juga harus memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan.

    “Lama/durasi tidur bagi orang dewasa yang normal adalah 6-8 jam per hari di malam hari. Tidur yang dianggap berkualitas adalah tidur yang memenuhi 4-5 kali siklus tidur, di mana setiap siklusnya membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam. Satu siklus tidur terdiri dari fase tidur NREM (Non Rapid Eye Movement) dan fase tidur REM (Rapid Eye Movement) karena pada fase-fase inilah tubuh berusaha untuk mengembalikan kemampuan organ-organ yang mengalami kelelahan agar menjadi bugar seperti semula,” kata Djoko belum lama ini.

    Pasal 90 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan setiap perusahaan angkutan umum wajib mematuhi dan memberlakukan ketentuan mengenai waktu kerja, waktu istirahat, dan pergantian pengemudi kendaraan bermotor umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Waktu kerja bagi pengemudi kendaraan bermotor umum paling lama 8 jam sehari. Setelah mengemudikan kendaraan selama 4 jam berturut-turut, wajib beristirahat paling singkat setengah jam.

    (rgr/lth)



    Sumber : oto.detik.com

  • 11 Wisata Terkenal yang Kini Terbengkalai dan Tinggal Nama


    Jakarta

    Sejumlah tempat wisata ternama di Indonesia mengalami nasib buruk karena tak lagi eksis. Padahal dahulunya, tempat tersebut ramai dikunjungi dan menjadi favorit banyak orang.

    Mau tahu mana saja tempat wisata tersebut? Simak artikel ini untuk mengetahuinya. Ada tempat wisata yang terbengkalai tak terurus, beralih fungsi, jadi tempat uji nyali, dan ada yang tinggal nama.

    Tempat Wisata Terkenal yang Tak Eksis Lagi

    Dirangkum dari artikel detikcom, berikut ini 11 tempat wisata yang dulunya terkenal tetapi tak eksis lagi:


    1. THR Sriwedari, Solo

    THR SriwedariTHR Sriwedari tahun 2017. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Bagi warga Solo dan sekitarnya, pasti tak asing lagi dengan THR Sriwedari. THR atau Taman Hiburan Rakyat menawarkan berbagai hiburan dengan harga merakyat.

    Banyak wahana permainan anak yang seru. THR Sriwedari juga menjadi tempat pementasan seni musik, mulai dari dangdut, lagu-lagu Koes Plus, hingga musik rock.

    Namun sejak akhir 2017, THR Sriwedari dibongkar dan rata dengan tanah karena lokasi tersebut dijadikan masjid. Namun pembangunan masjid di Taman Sriwedari itu mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

    2. Hotel Berhantu Bedugul, Bali

    Hotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, IndonesiaHotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, Indonesia. (Getty Images/iStockphoto/Aleksandr Golubev)

    Kedua adalah hotel di Bedugul, Bali yang dulunya digadang-gadang bakal menjadi hotel mewah. Namun hal itu tak pernah terjadi karena pembangunannya dihentikan sebelum hotel dibuka.

    Sejak 1990-an, bangunan dibiarkan begitu saja. Tak jelas siapa sosok pemilik hotel tersebut. Ada yang menyebut pemiliknya adalah keluarga Cendana, ada juga yang bilang dimiliki orang China tapi kehabisan modal.

    Keberadaan hotel ini tetap menarik perhatian hingga ada media asing yang menyorotinya. Banyak yang mengatakan hotel tersebut berhantu. Hotel yang dimaksud adalah Taman Rekreasi Hotel & Resort di Kecamatan Baturiti.

    Misteri yang menyelubungi bangunan mewah ini, tidak mengurangi minat masyarakat. Warganet justru menjadikan hotel tetap eksis di Google Maps. Banyak yang memberi ulasan, seakan-akan menginap di hotel tersebut dan mendapatkan pelayanan baik.

    3. Jiwangga Resto, Sleman

    Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker.Foto diambil Kamis (31/3/2022).Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker. Foto diambil pada Kamis (31/3/2022). (Jauh Hari Wawan S/detikJateng).

    Jiwangga Resto di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dulu menjadi tempat wisata kuliner yang terkenal. Tapi kini terbengkalai dan banyak cerita horor mengenai tempat ini.

    Dilansir dari detikJateng, bangunan restoran ini berkonsep kerajaan Majapahit, yang didominasi batu bata, ornamen ukiran kayu, dan bernuansa Hindu. Kini bangunan itu tertutupi tumbuhan liar yang tinggi.

    Karena lama kosong, banyak orang yang bercerita mengenai penampakan sosok gaib. Ada yang pernah melihat ular raksasa, ada pula yang melihat sosok wanita yang disebut-sebut sebagai kuntilanak.

    4. Wisata Banyu Nget, Trenggalek

    Wanawisata Banyu Nget TrenggalekAir terjun Urang Kambu yang ikonik di Wanawisata Banyu Nget, Trenggalek. (Adhar Muttaqin)

    Tahun 2017 lalu, wanawisata Banyu Nget di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek dibuka dan sempat menjadi viral karena memiliki banyak daya tarik. Misalnya air terjun Urang Kambu, mandi air hangat, jembatan kangen, hingga sepeda udara.

    Tempat wisata ini hanya berumur 7 tahun hingga akhirnya tutup. Penutupan diduga karena merosotnya tingkat kunjungan wisatawan. Salah satu penyebabnya berkaitan dengan jalur wisata yang pindah ke jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung yang baru dibuka.

    Pada Agustus 2024, detikJatim sempat melihat sendiri kondisi wisata Banyu Nget. Tampak gapura masuk masih berdiri kokoh, sementara pos penjagaannya tampak kosong. Akses jalannya banyak ditumbuhi semak-semak.

    5. Snowbay Waterpark di TMII

    Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII sebelum berubah fungsi. (Putu Intan/detikcom)

    Snowbay Waterpark yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dulu menjadi idola anak-anak yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Terlebih jika akhir pekan, pasti tempat ini ramai.

    Semenjak ada pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi. Dua tahun tutup, tempat wisata ini tak dibuka kembali dan kondisinya terbengkalai.

    detikcom sempat mengunjungi lokasi pada Januari 2022 dan ternyata tempat itu dalam proses pembangunan untuk dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas penunjang lain untuk TMII.

    6. Taman Remaja Surabaya

    Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR. (Esti Widiyana)

    Taman Remaja Surabaya (TRS) mirip dengan THR Sriwedari. Tempat ini menjadi salah satu objek wisata kebanggaan warga Surabaya. Tempat ini sangat merakyat karena harganya terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sekitar 20 wahana permainan.

    Berdiri sejak 1971, TRS harus tutup karena kontrak kerja sama dengan pengelola sudah habis. Sempat ditutup sejak 2018, lokasi TRS kini dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya menjadi tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu.

    7. Taman Festival Bali

    Taman Festival BaliTaman Festival Bali. (dok denpasarkota.go.id)

    Taman Festival Bali adalah tempat wisata populer di kawasan Denpasar sekitar 1997. Dulu tempat ini megah dan menjadi tempat tujuan bagi wisatawan yang datang ke Bali.

    Tempat ini sudah lama tutup dan menjadi terbengkalai, sehingga kesannya angker. Namun kondisi ini membuat sebagian orang penasaran dengan Taman Festival Bali. Mereka ingin melihat suasana angker di sana dan menjadikannya sebagai tempat uji nyali.

    Lokasinya mudah di akses, karena terletak di tepi pantai Padang Galak, Kesiman, Kota Denpasar, Bali.

    8. Kampung Gajah Wonderland

    Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung.Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung. (Whisnu Pradana)

    Kampung Gajah Wonderland memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan. Lokasinya di Jalan Sersan Bajuri, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

    Dibuka pada 2009, Kampung Gajah Wonderland hanya berusia sampai 9 tahun. Sejak 2018, Kampung Gajah Wonderland terpaksa tutup karena pailit.

    Saat masih buka, harga tiket masuknya Rp 15 ribu saat weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Pengunjung harus membayar lagi jika ingin naik wahana. Tapi ada juga tiket terusan yang dihargai Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Harga tersebut termasuk mahal dibandingkan tempat wisata serupa lainnya.

    Tim detikJabar sempat berkunjung ke lokasi tersebut pada 2023. Beberapa bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tak terlihat lagi patung-patung gajah yang menjadi ikon. Tempat patung gajah itu telah difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman yang dijalankan oleh warga setempat.

    9. Depok Fantasi Waterpark

    Depok Fantasi Waterpark atau Aladin Waterpark sebetulnya merupakan pionir rekreasi air di Kota Depok. Tapi sayang, tempat ini kabarnya tutup akibat pandemi COVID-19.

    Bangunan waterpark tersebut sudah tak tersisa lagi. Lokasinya yang berada di Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, sudah berubah menjadi kompleks perumahan.

    10. Hotel Gantung Purwakarta

    Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar terkenal hingga ke luar negeri karena sangat unik. Hotel ini menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

    Akses menuju ke hotel itu penuh tantangan, yaitu pengunjung harus memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasinya berada di Gunung Parang, yaitu gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

    Namun hotel ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi COVID-19. Tapi traveler masih bisa naik gunung atau melakukan panjat tebing di Gunung Parang.

    11. Wonderia Semarang

    Taman atau wahana hiburan Wonderia adalah tempat wisata dulu populer di Kota Semarang. Letaknya yang berada di pusat Kota Semarang membuatnya mudah ditemukan.

    Nahas, pada 15 November 2007, terjadi kecelakaan pada wahana permainan plane tower atau balon udara yang mengakibatkan 16 orang luka-luka. Bahkan peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya pada Februari 2006.

    Taman Wonderia Semarang itu kemudian ditutup pada 17 November 2007 sampai waktu yang tidak ditentukan. Ada kabar yang mengatakan bahwa lokasi taman wisata Wonderia akan dijadikan hutan kota.

    Jejak wisata terkenal yang terbengkalai ini umumnya masih bisa dilihat masyarakat. Sebagian masih utuh meski tidak terawat, namun ada juga yang mulai berubah fungsi sesuai kebijakan pengelola.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 6 Perbedaan Aki Kering dan Basah Mobil, Mana yang Lebih Baik?


    Jakarta

    Aki berfungsi untuk menyuplai energi listrik pada berbagai bagian kendaraan. Oleh sebab itu, aki termasuk komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil.

    Aki mobil memiliki dua jenis utama, yakni aki kering dan basah. Meskipun keduanya punya fungsinya sama, tapi ada perbedaan dalam cara kerja hingga perawatannya.

    Aki Kering

    Dilansir laman Brava Batteries, aki kering disebut juga baterai yang bebas perawatan. Jadi, aki ini hanya cukup dipasang saja tak perlu perawatan.


    Kelebihan Aki Kering

    • Perawatannya yang sangat mudah.
    • Tak perlu ditambahkan air atau memeriksa levelnya.
    • Tidak ada risiko kebocoran atau kerusakan karena asam baterai.

    Kekurangan Aki Kering

    • Tidak bisa memberi daya pada mobil dalam waktu lama, karena umumnya punya kapasitas yang lebih rendah.
    • Harganya cenderung lebih mahal.

    Aki Basah

    Aki basah merupakan jenis yang paling umum digunakan di mobil. Baterai ini tutupnya bisa dilepas, sehingga kita bisa menambahkan air atau memeriksa levelnya.

    Kelebihan Aki Basah

    • Punya kapasitas lebih tinggi, sehingga baterainya bisa bertahan lebih lama.
    • Baterai sel basah umumnya lebih murah.

    Kekurangan Aki Basah

    • Rentan terhadap kebocoran dan kerusakan akibat asam baterai.
    • Memerlukan perawatan rutin.
    • Bisa mengeluarkan gas dari elektrolit yang bisa berbahaya apabila terhirup.

    Perbedaan antara Aki Kering dan Basah Pada Mobil

    Perbedaan utama antara baterai aki kering dan aki basah bisa dilihat dari konstruksi, harga, sisi perawatan, hingga tegangan.

    Mengutip laman Trans Track dan catatan detikOto, berikut adalah beberapa poin perbedaan aki kering dan aki basah mobil:

    1. Perawatan

    Supaya bisa berfungsi secara efisien, aki basah cenderung memerlukan perawatan rutin. Sementara, aki kering tidak perlu melakukan perawatan

    2. Harga

    Aki basah umumnya lebih ekonomis dibandingkan aki kering.

    3. Konstruksi

    Aki kering adalah unit yang disegel, sedangkan aki basah punya tutup yang bisa dilepas sehingga bisa menambahkan air atau memeriksa levelnya.

    4. Tegangan

    Aki kering mengusung teknologi yang lebih modern, sehingga tegangannya lebih stabil daripada aki basah.

    5. Perbaikan

    Apabila ada kerusakan, aki basah bisa diperbaiki dengan mudah karena boleh dibongkar.

    6. Isi Cairan

    Aki basah diisi dengan cairan belerang atau sulfuric acid. Sementara, aki kering isinya dikenal Maintenance Free Battery sebenarnya juga memiliki cairan elektroda (jadi bukan berarti benar-benar kering).

    (khq/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 8 Langkah Menyelamatkan Mobil yang Terendam Banjir



    Jakarta

    Hujan deras yang melanda beberapa wilayah di Indonesia menimbulkan genangan air di beberapa titik. Banyak kendaraan bermotor yang menjadi korban banjir. Jangan salah langkah, begini cara menyelamatkan mobil yang terendam banjir agar kerusakan tidak merembet ke mana-mana.

    Tak cuma kebanjiran di jalan, ada juga mobil yang terendam banjir saat diparkir di garasi rumah. Penanganan yang salah langkah ketika mobil terendam banjir berisiko membuat mobil mengalami kerusakan fatal. Salah satu risikonya adalah mesin mengalami water hammer, atau kelistrikan mengalami korsleting.

    Agar tidak mengalami kerusakan parah, ada beberapa langkah untuk menyelamatkan mobil yang terendam banjir. Mengutip dari laman Suzuki Indonesia, berikut ini sejumlah tips aman untuk mengatasi mobil yang sudah terendam banjir.


    1. Melepaskan Kabel Aki dari Mobil

    Langkah pertama yang dilakukan adalah melepas bagian kabel aki dari komponen mobil. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi korsleting listrik, soalnya kabel aki saling terkait dengan komponen kelistrikan yang ada di dalam mobil.

    Saat mobil sudah terendam banjir dan kabel aki tidak segera dicabut, risikonya mobil bisa mengalami korsleting serta menyebabkan sistem elektronik mati total. Karena dalam kondisi banjir korsleting sering terjadi akibat masuknya air ke dalam mobil.

    2. Jangan Langsung Hidupkan Mesin

    Saat banjir mulai tinggi dan kamu ingin memindahkan mobil, usahakan untuk tidak menyalakan mesin. Cukup dengan mendorong mobil untuk dipindahkan ke tempat lebih aman. Karena menyalakan mesin mobil setelah terendam banjir sangat berisiko besar. Hal itu dikarenakan mesin yang dinyalakan setelah mobil terendam banjir dapat menimbulkan korsleting listrik, tentu bisa merusak komponen kelistrikan di dalam mobil.

    3. Keringkan Bagian Pengapian Mobil

    Setelah mobil terendam banjir, jangan lupa untuk mengecek kembali bagian pengapian pada mobil yang meliputi busi, saringan udara, alternator, karburator dan koil. Karena komponen tersebut cukup sensitif jika terendam banjir, maka segera mengecek kembali secara teliti.

    Selain itu cek juga apakah fungsi pengapian masih normal atau terdapat gangguan akibat mobil terendam banjir. Jika mobil belum mau menyala, segera bawa mobil ke bengkel resmi terdekat untuk melakukan perbaikan.

    4. Kuras Tangki Bensin

    Menguras tangki bensin perlu dilakukan setelah mobil terendam banjir, hal ini dilakukan agar bensin tidak tercampur dengan air. Selain itu, cara ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi karat pada bagian tangki bensin akibat terendam banjir.

    Selain menyebabkan berkarat, tangki bensin yang terendam banjir dapat mengganggu kinerja pengapian pada mobil, bahkan tangki bensin dapat keropos dan bocor untuk jangka panjang.

    5. Periksa Kondisi Interior Mobil

    Ketika terendam banjir, jangan lupa untuk mengecek kondisi interior mobil. Lakukan pemeriksaan secara detail mulai dari karpet, kursi, pintu, dashboard dan bagian lainnya.

    Mobil yang terendam banjir tentu harus dilakukan pengecekan secara menyeluruh untuk menghindari sejumlah kerusakan. Jangan lupa dibersihkan dengan air yang bersih dan keringkan di bawah sinar matahari, agar tidak muncul jamur hingga bau tak sedap.

    6. Keringkan Panel dan Lampu

    Setelah terendam banjir, periksa juga kondisi lampu mobil untuk menghindari air yang masuk ke dalam. Karena lampu mobil merupakan komponen penting dari mobil dan terdapat arus listrik di dalamnya. Jika terdapat air, segera bersihkan lampu mobil dan keringkan untuk menghindari korsleting listrik.

    7. Keringkan Mobil di Bawah Sinar Matahari

    Saat terendam banjir beberapa komponen di dalam mobil menjadi basah sehingga berdampak pada interior mobil. Cara yang cukup membantu agar mobil cepat kering ialah dengan mengeringkan di bawah panas matahari. Apabila terdapat sejumlah komponen yang harus segera dikeringkan, bisa gunakan alat pengering sebagai antisipasi awal.

    Selain itu jangan lupa untuk membersihkan beberapa komponen dan interior mobil, agar tidak ada kotoran dan kuman yang menempel akibat air banjir yang menggenang.

    8. Cek Kondisi Mobil ke Bengkel Resmi

    Untuk berjaga-jaga, setelah mobil terendam banjir usahakan untuk mengecek kembali ke bengkel resmi terdekat. Hal ini sebagai bentuk antisipasi jika ternyata masih ada beberapa komponen dalam mesin mobil yang masih rusak, sehingga dilakukan perbaikan secara cepat guna mencegah kerusakan yang lebih parah.

    (rgr/lth)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Masalah yang Kerap Timbul saat Perjalanan Pulang setelah Libur Panjang


    Jakarta

    Berkendara pada masa libur panjang seperti libur Isra Miraj dan Imlek 2025 wajib menjadi perhatian, terutama detikers yang mengendarai mobil. Soalnya jika tidak diperhatikan dengan serius, bisa menjadi permasalahan sendiri dan bisa merugikan detikers.

    Auto2000 mengingatkan ada beberapa hal yang kerap menjadi masalah saat hendak pulang ke rumah setelah melakukan perjalanan liburan panjang. Tercatat ada 7 permasalahan yang kerap terjadi dan wajib diwapadai, berikut daftarnya:

    1. Pengemudi Lelah

    Keadaan ini paling jamak terjadi, khususnya buat detikes yang mengemudi sendirian. Padahal, badan yang lelah akan memicu masalah lanjutan yang dapat berbuah kecelakaan, seperti microsleep atau tidak dapat mengendalikan emosi.

    Karena itu, wajib hukumnya bagi pengemudi untuk tidur minimal 6 jam di malam sebelum perjalanan kembali ke rumah agar tubuh kembali bugar. AutoFamily juga harus menjaga kesehatan, seperti mengonsumsi vitamin dan obat-obatan rutin.


    2. Microsleep

    Perjalanan panjang dengan tubuh lelah akan memicu serangan microsleep, terutama untuk jarak jauh dan membosankan seperti di Jalan Tol Trans Jawa. Selain tidur cukup, pastikan untuk istirahat setiap 2 jam berkendara, dimana pada istirahat kedua sempatkan untuk tidur minimal selama 30 menit.

    3. Emosional

    Akibat ingin segera sampai di rumah, detikers mengemudi secara agresif selama perjalanan pulang. Perilaku ini akan membuat emosi meningkat sehingga berisiko terjadinya pertikaian dengan pengguna jalan lainnya. Oleh sebab itu, kendalikan emosi supaya tidak memicu masalah lebih besar.

    Kepadatan kendaraan saat diberlakukan sistem satu arah di jalur wisata menuju Puncak, Ciawi,Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/1/2025). Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan wisatawan yang menuju Puncak saat libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW serta cuti bersama, dan Tahun Baru Imlek. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Kepadatan kendaraan saat diberlakukan sistem satu arah di jalur wisata menuju Puncak, Ciawi,Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/1/2025). Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan wisatawan yang menuju Puncak saat libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW serta cuti bersama, dan Tahun Baru Imlek. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt. Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA

    4. Mobil Muatan Penuh

    Masalah timbul ketika mobil membawa penumpang mendekati kapasitas maksimal mengingat titik keseimbangan berubah ke atas sehingga meningkatkan potensi limbung. Kendala lain terkait kesulitan dalam melakukan pengereman dan akselerasi yang berbahaya lantaran bobot mobil yang besar.

    Untuk itu, kurangi kecepatan mobil karena lebih sulit menjaga keseimbangannya. Termasuk pula tidak mengemudi agresif karena berpotensi limbung sehingga mobil terguling. detikers juga wajib bijaksana ketika akselerasi dan mengerem karena beban muatan besar membuat komponen penting bekerja lebih keras.

    5. Jalan Macet

    Pemerintah akan menerapkan aturan-aturan khusus seperticontra flowatauone wayuntuk mengurangi kemacetan di beberapa simpul keramaian atau jalan tol. Alhasil, ada potensi macet di beberapa titik jalan. Solusinya, patuhi aturan lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan demi kelancaran dan ketertiban.

    6. Hujan

    Namanya musim hujan, risiko hujan turun akan tetap besar saat berkendara pulang. Padahal, pengemudi sudah mulai lelah dan ada kemungkinan jalan macet atau rusak. Solusinya, segera kurangi kecepatan dan jaga jarak aman di area yang sedang turun hujan atau jalannya licin.

    7. Kondisi Mobil Turun

    Sebelum pulang, telah melakukan perjalanan panjang menuju kampung halaman atau tujuan wisata. Saat itu, sangat mungkin mobil mengalami masalah seperti menghantam lubang, tabung radiator kena batu, atau melewati jalan dengan medan yang ekstrem dan menantang.

    Auto2000 menyediakan bengkel yang tetap buka sesuai jam operasional supaya pelanggan tetap dapat memperbaiki mobilnya. Bengkel lain juga buka di hari biasa sehingga AutoFamily tidak perlu khawatir kalau sebelum kembali ke rumah ingin mengecek kondisi mobil di bengkel Auto2000 di kota tujuan.

    “Setelah melewati momen yang menggembirakan di masa libur, pengendara harus memastikan seluruh komponen kendaraan tidak ada masalah berarti yang dapat mengganggu kinerjanya ketika akan pulang ke rumah. Segera booking servis berkala via websiteAuto2000.co.idatau melalui sambungan telepon cabang yang bisa dilihat pada websiteAuto2000.co.id,” jelas ChiefMarketing Auto2000, Yagimin.

    (lth/rgr)



    Sumber : oto.detik.com