Tag: akibat

  • Mengetahui Fungsi Kiprok dan Ciri-cirinya saat Sudah Rusak


    Jakarta

    Ada banyak komponen yang terdapat pada sepeda motor, salah satunya adalah kiprok. Komponen yang satu ini kerap dilupakan oleh pemiliknya, padahal punya fungsi penting bagi sistem kelistrikan motor.

    Sama halnya seperti komponen sepeda motor lainnya, kiprok juga bisa mengalami kerusakan seiring penggunaan. Apabila tidak segera mengganti kiprok, hal ini berisiko mempengaruhi kelistrikan pada sepeda motor kamu.

    Lantas, apa fungsi kiprok pada sepeda motor? Lalu seperti apa ciri-ciri kiprok jika sudah mulai rusak? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Fungsi Kiprok pada Sepeda Motor

    Mengutip laman Suzuki, kiprok atau disebut rectifier regulator merupakan komponen kelistrikan di sepeda motor yang punya fungsi penting. Sebab, kiprok berpengaruh besar terhadap keawetan aki motor.

    Fungsi utama kiprok adalah menstabilkan arus dan tegangan yang mengalir dan selanjutnya dialihkan ke aki. Jika arus listrik ke aki terlalu besar, hal ini menyebabkan overcharge.

    Begitu juga sebaliknya, jika arus yang mengalir ke aki terlalu kecil maka dapat menyebabkan aki jadi mudah tekor. Untuk itu, tegangan dan arus yang mengalir ke aki perlu seimbang.

    Fungsi lain dari kiprok adalah untuk mengubah arah arus menjadi satu arah. Jadi, arus AC (Alternating Current) yang dihasilkan oleh spul kemudian diubah menjadi arus DC (Direct Current). Hal ini dapat terjadi karena arus yang masuk ke aki harus dalam keadaan arus DC.

    Selain itu, kiprok juga berfungsi untuk menstabilkan arus ke lampu sepeda motor. Apabila arus yang masuk terlalu berlebih, kiprok dapat mengaturnya secara otomatis agar lampu tidak mudah putus.

    Komponen di Dalam Kiprok

    Dilansir situs Astra Motor, kiprok terdiri dari beberapa macam komponen di dalamnya, yakni:

    • Resistor
    • Dioda
    • IC
    • Transistor

    Komponen tersebut menjadi penghubung dengan spul dan mengarahkan arus listrik. Jika ditemukan kerusakan pada kiprok, hal ini bisa mempengaruhi kelistrikan sepeda motor.

    Ciri-ciri Kiprok Mulai Rusak

    Seiring penggunaan, kiprok bisa mengalami kerusakan. Hal itu dapat terjadi oleh sejumlah faktor, mulai dari kurangnya perawatan atau memang sudah aus sehingga perlu diganti.

    Sayangnya, masih banyak pemilik motor yang tidak sadar kalau kiprok sudah rusak. Sebagai bentuk antisipasi, simak ciri-ciri kiprok rusak di bawah ini:

    1. Lampu Motor Sering Mati

    Tanda-tanda yang pertama adalah ampu motor beberapa kali mati. Kondisi ini biasanya terjadi saat motor tengah melaju dalam kecepatan tinggi. Alhasil, kiprok tidak bisa membatasi tegangan arus yang masuk ke lampu dan akhirnya menyebabkan lampu putus.

    2. Sepeda Motor Mogok

    Jika sepeda motor tiba-tiba mogok, hal itu dapat disebabkan oleh kiprok yang sudah rusak. Soalnya, kiprok yang berfungsi mengalirkan arus listrik ke aki sudah tidak optimal, sehingga tegangan aki menjadi drop dan sepeda motor bisa mogok bahkan mati total.

    3. Komponen Aki Tekor

    Ciri-ciri berikutnya adalah komponen aki sudah tekor. Saat komponen kelistrikan rusak, hal itu membuat input listrik tidak bisa menutup kelistrikan motor secara sempurna.

    Dampaknya, listrik di dalam baterai menjadi terkuras sehingga menyebabkan aki jadi drop. Alhasil, kamu akan kesulitan untuk menyalakan motor, cahaya lampu terlihat redup, dan klakson yang mengeluarkan suara sember.

    Selain aki yang tekor, kondisi ini juga terjadi akibat kiprok sudah rusak. Oleh sebab itu, jika terjadi masalah di kelistrikan jangan terburu-buru langsung mengganti aki, sebaiknya cek dahulu komponen kiprok apakah masih bagus atau sudah aus.

    Tips Merawat Kiprok Sepeda Motor

    Memang, kiprok bisa rusak seiring penggunaan. Namun jika detikers melakukan perawatan dengan baik, maka kiprok bisa lebih awet.

    Simak beberapa tips merawat kiprok sepeda motor di bawah ini:

    1. Cek kondisi kiprok, apakah ada tanda-tanda korosi atau kerusakan pada kabel dan konektor.
    2. Periksa tegangan output kiprok menggunakan alat pengukur tegangan. Pastikan tegangan output stabil di angka 12 volt.
    3. Bersihkan koneksi kabel dan konektor dari kotoran atau oksidasi.
    4. Usahakan tidak mengendarai sepeda motor dengan RPM terlalu tinggi atau melakukan perubahan kecepatan secara drastis. Hal ini bisa memicu kiprok cepat aus.

    Demikian pembahasan mengenai fungsi kiprok dan ciri-ciri kiprok sudah rusak. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kenali Cara Kerja Alternator Mobil, Komponen, dan Tanda Kerusakannya


    Jakarta

    Penting bagi pemilik mobil untuk mengenali cara kerja alternator. Alternator merupakan salah satu bagian terpenting pada mobil, terutama pada sistem kelistrikan.

    Dikutip dari situs Astra Otoshop, alternator adalah generator listrik yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Fungsi alternator adalah menghasilkan daya listrik untuk mengisi baterai mobil sekaligus menyediakan daya untuk sistem listrik mesin mobil sedang berjalan.

    Listrik yang dihasilkan alternator dapat digunakan untuk mengisi daya aki, menyalakan lampu mobil, dan mengalirkan listrik ke berbagai komponen lainnya.


    Simak informasi lebih lengkap mengenai alternator mobil di bawah ini, mulai dari cara kerja, komponen, hingga tanda-tanda kerusakannya.

    Cara Kerja Alternator Mobil

    Berdasarkan laman Daihatsu, cara kerja alternator dimulai dari field coil atau rotor coil yang mendapatkan arus listrik dari aki, sehingga menimbulkan medan magnet pada rotor coil.

    Ketika alternator telah diputar mesin, medan magnet tersebut akan memotong gulungan konduktor pada stator coil, sehingga memunculkan arus listrik pada stator coil.

    Kemudian akan terjadi tegangan bolak balik dari stator coil. Dioda lalu akan membuat tegangan menjadi satu arah. Arus satu arah ini akan mengalir ke dalam IC regulator dan menjadikannya stabil di kisaran 14,2 volt.

    Proses tersebut membuat aki mobil bisa terisi listrik. Keberadaan dinamo ampere membuat komponen listrik lainnya bisa menyala.

    Komponen dalam Alternator

    Alternator memiliki sejumlah komponen yang mendukung kinerjanya. Dilansir dari laman Suzuki, berikut ini penjelasan mengenai komponen utama alternator:

    1. Rotor

    Rotor adalah gulungan yang berfungsi mengubah energi magnet menjadi daya listrik. Listrik kemudian diolah dan dialirkan ke brush dan dioda. Di sinilah aliran listrik diperlukan oleh berbagai bagian mobil.

    2. Dioda

    Dioda berfungsi mengubah listrik yang dihasilkan alternator dari yang bolak-balik menjadi arus searah, kemudian disalurkan ke komponen lain yang membutuhkan listrik.

    3. Pulley Alternator

    Komponen berbentuk roda ini terhubung dengan belt atau tali kipas, sehingga dapat berputar dan memutar rotor oil yang ada di dalam sehingga aliran listrik dihasilkan.

    4. Bearing

    Bearing berjumlah lebih dari satu, fungsinya adalah komponen tumpuan dari ujung-ujung rotor coil untuk berputar.

    5. Regulator

    Adanya regulator membuat tegangan listrik tetap stabil. Komponen ini membuat mesin tidak cepat rusak akibat arus listrik yang naik turun.

    6. Cover Alternator

    Cover alternator menjadi wadah dari seluruh komponen alternator. Wadah ini berbentuk mirip lubang yang berfungsi sebagai pendingin untuk mencegah mesin panas berlebih.

    Tanda-tanda Kerusakan Alternator

    Karena alternator merupakan bagian penting, sebaiknya pemilik mobil tahu kondisinya. Dilansir dari situs Auto2000 dari Astra, berikut beberapa tanda kerusakan alternator yang wajib diwaspadai.

    1. Lampu Indikator Aki Menyala

    Cek dasbor apakah lampu indikator aki menyala. Jika iya, maka kemungkinan alternator mobil bermasalah.

    2. Muncul Bau Terbakar

    Bau terbakar yang timbul dari mesin, bisa terjadi karena beberapa alasan. Salah satunya adalah kabel atau komponen internal alternator yang terlalu panas atau terbakar.

    3. Lampu Depan Redup

    Ketika alternator mulai rusak, maka daya listrik tidak bisa dihasilkan secara optimal. Salah satu tandanya adalah lampu depan yang meredup.

    4. Aki Cepat Habis

    Alternator yang rusak tidak bisa mengisi daya aki dengan baik, sehingga aki mobil menjadi cepat habis. Ketika aki cepat habis, maka mobil akan sulit dihidupkan.

    5. Terdengar Suara Decitan

    Jika terdengar suara decitan dari dalam mesin mobil, salah satu kemungkinannya berasal dari belt yang longgar atau aus, yang menggerakkan pulley alternator.

    Itulah tadi cara kerja alternator mobil yang penting diketahui. Jika sudah muncul tanda-tanda kerusakan, maka segera bawa ke bengkel sebelum mobil sulit dihidupkan.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pakar Wanti-wanti Bahaya Gangguan Penglihatan saat Mudik Naik Mobil



    Jakarta

    Pakar kesehatan mata sekaligus Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Group, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD mengingatkan bahaya gangguan penglihatan saat mengemudikan mobil menuju kampung halaman. Sebab, masalah sejenis sering terjadi di musim mudik Lebaran.

    Selain kantuk, ada gangguan mata lain yang bisa tiba-tiba menyerang pengemudi saat melakukan perjalanan jarak jauh. Itulah mengapa, dia mengingatkan pentingnya memerika mata sebelum menghadapi mudik hari raya.

    “Penglihatan yang sehat adalah fondasi utama dalam keselamatan berkendara. Saat mengemudi, mata berperan dalam mengenali rambu lalu lintas, memperkirakan jarak dengan kendaraan lain, serta merespons kondisi jalan secara cepat dan tepat,” ujar Dr. Tjahjono melalui rilis resminya, dikutip Selasa (11/3).


    “Gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, gangguan pada penglihatan perifer/pinggir yang biasanya ditemukan pada glaukoma si pencuri penglihatan, atau bahkan mata lelah dapat menghambat kemampuan pengemudi dalam mengambil keputusan yang krusial di jalan,” tambahnya.

    Gangguan mata saat nyetir mobil.Gangguan mata saat nyetir mobil. Foto: Visionary Eye Center.

    Sebagai contoh, seorang pengemudi yang mengalami mata kering atau kelelahan mata setelah berkendara selama berjam-jam dapat mengalami penurunan fokus, yang berisiko menyebabkan kecelakaan.

    “Oleh karena itu, pemeriksaan mata rutin sangat dianjurkan bagi mereka yang sering berkendara, juga bagi pengguna maupun pecinta otomotif yang aktif melakukan touring atau perjalanan jauh,” tuturnya.

    Mudik Lebaran merupakan momen di mana banyak pengemudi menghabiskan waktu berjam-jam di jalan raya. Dalam kondisi seperti ini, mata yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat keterlambatan reaksi atau ketidakmampuan membaca rambu dengan jelas. Terutama saat berkendara di malam hari, visibilitas yang terganggu bisa berakibat fatal.

    Data dari Korlantas POLRI menunjukkan bahwa selama arus mudik dan balik Lebaran 2024, terjadi 1.835 kasus kecelakaan lalu lintas atau menurun 15% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.159 kasus. Meskipun terjadi penurunan, angka ini tetap menunjukkan bahwa risiko kecelakaan masih tinggi selama periode mudik.

    Salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi yang berkontribusi terhadap menurunnya konsentrasi dan respons terhadap situasi di jalan. Mata yang lelah atau memiliki gangguan penglihatan dapat memperburuk kondisi ini, terutama ketika berkendara dalam kondisi cahaya minim atau perjalanan panjang yang melelahkan.

    Kolaborasi JEC dengan Plaza MINI

    Kesehatan mata dan dunia otomotif merupakan dua elemen yang sulit dipisahkan. Itulah mengapa, JEC menjalin kemitraan dengan Plaza MINI dalam sebuah inisiatif yang mengedepankan kesadaran akan kesehatan mata demi perjalanan yang lebih aman dan nyaman, terutama saat musim mudik Hari Raya Idulfitri.

    Plaza Mini x JEC.Plaza Mini x JEC. Foto: Doc. Plaza Mini

    Dengan partisipasi JEC dalam acara ini, para pemilik dan pecinta MINI Cooper berkesempatan untuk melakukan skrining mata melalui eye check. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata, terutama dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.

    “Melalui kolaborasi dengan JEC, Plaza MINI ingin mengedukasi komunitas bahwa memiliki kendaraan premium juga harus disertai dengan perhatian terhadap faktor kesehatan, termasuk penglihatan,” kata Arie Herawan selaku Operation General Manager Plaza MINI.

    “Dengan adanya program pemeriksaan mata ini, MINI Cooper semakin memperkuat identitasnya sebagai brand yang tidak hanya menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan keselamatan penggunanya,” kata dia menambahkan.

    (sfn/sfn)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini 8 Bagian Motor yang Harus Dicek Sebelum Berangkat Mudik


    Jakarta

    Masih banyak masyarakat yang memilih menggunakan sepeda motor saat mudik Lebaran. Alasannya agar bisa sampai di kampung halaman lebih cepat.

    Sebelum mudik, ada sejumlah bagian motor yang harus dicek terlebih dulu. Tujuannya agar sepeda motor dalam kondisi optimal, sehingga kamu bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Lantas, apa saja bagian motor yang harus dicek sebelum mudik Lebaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Bagian Motor yang Harus Dicek Sebelum Mudik

    Alangkah baiknya melakukan pengecekan sepeda motor sebelum berangkat mudik. Bawalah motor detikers ke bengkel resmi terdekat, kemudian minta mekanik untuk dilakukan servis berkala dan pengecekan seluruh komponen motor.

    Dilansir situs Suzuki Indonesia, berikut sejumlah bagian motor yang harus dicek sebelum mudik:

    1. Ban Motor

    Bagian yang pertama adalah ban motor. Komponen ini sangat penting untuk dicek sebelum melakukan perjalanan mudik.

    Pastikan tekanan udara ban masih normal, tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Kamu bisa mengikuti arahan di buku panduan mengenai tekanan udara ban normal.

    Lalu, cek juga apakah ban masih dalam kondisi baik atau sudah aus dan berujung botak. Jika tak diganti, mengendarai motor dalam kondisi ban botak bisa memicu terjadinya selip akibat kurangnya daya cengkram ban.

    2. Cek Oli Mesin

    Oli mesin juga perlu dicek sebelum pergi mudik Lebaran. Apalagi jika detikers melakukan perjalanan jarak jauh, oli mesin wajib diganti dengan yang baru.

    Oli mesin yang masih layak pakai biasanya memiliki tekstur cairan yang masih kental dan berwarna bening, lalu volumenya tidak berkurang sesuai standar yang ditentukan oleh pabrikan. Idealnya, penggantian oli mesin dilakukan setiap 3.000 kilometer atau per tiga bulan.

    3. Lampu Motor

    Komponen yang satu ini sering dianggap remeh saat siang hari, padahal fungsinya sangat penting di malam hari. Jika kamu berencana berangkat mudik dari sore, pastikan lampu motor seperti lampu depan, lampu sein, dan lampu belakang berfungsi dengan baik.

    Terkadang, jalan raya di luar kota minim lampu penerangan. Kalau lampu depan detikers mati, tentu sangat berbahaya karena kamu tidak bisa melihat kondisi jalan di depan. Untuk itu, pastikan lampu motor bekerja optimal dan mampu memberikan cahaya yang terang.

    4. Cek Aki

    Komponen berikutnya yang wajib dicek adalah aki. Pastikan kondisinya tidak lemah atau soak, sehingga fungsi kelistrikan sepeda motor bekerja dengan baik, termasuk lampu, klakson, hingga start engine untuk menghidupkan mesin.

    Ada beberapa cara untuk mengecek aki motor, seperti meraba permukaan body aki dan memastikan tidak menggembung. Kondisi itu mengindikasikan bahwa aki sudah mulai rusak.

    Lalu, kamu juga bisa menggunakan voltmeter untuk memantau voltase aki motor. Dalam kondisi normal, aki motor berada di angka sekitar 12,4 volt.

    5. CVT Motor

    Pagi pemilik sepeda motor matic, penting juga untuk mengecek komponen CVT (Continuously Variable Transmission) sebelum berangkat mudik. CVT memiliki fungsi meneruskan putaran yang dihasilkan oleh mesin motor pada bagian roda, sehingga motor bisa berjalan dan digunakan berkendara.

    Untuk memastikan CVT motor dalam kondisi baik, periksa bagian-bagian pada CVT, seperti roller, rumah roller (pulley), kampas kopling, hingga v-belt. Mintalah kepada mekanik bengkel untuk mengecek dan memastikan CVT dalam kondisi oke.

    6. Rem Depan dan Rem Belakang

    Rem depan dan rem belakang juga tak kalah penting fungsinya. Tanpa adanya rem, maka kamu tidak bisa memberhentikan sepeda motor dan sangat berisiko menyebabkan kecelakaan.

    Pastikan bahwa sistem rem pada motor detikers berfungsi dengan baik dan tidak dalam kondisi aus. Cek juga bagian cakram dan kampas rem, jika sudah menipis maka sebaiknya segera diganti dengan yang baru demi keselamatan berkendara.

    7. Suspensi Motor

    Komponen ini berkaitan dengan kenyamanan berkendara di jalan raya. Selama menempuh perjalanan jauh, detikers mungkin akan melewati berbagai kondisi medan, mulai dari jalanan berlubang, berbatu, hingga bergelombang.

    Apabila suspensi motor mulai mengalami kerusakan, kamu tidak akan nyaman saat melalui jalan yang berlubang. Alhasil, tangan dan badan akan lebih cepat pegal-pegal karena suspensi sudah tidak berfungsi optimal.

    8. Busi Motor

    Bagian motor terakhir yang perlu dicek adalah busi. Komponen ini sangat krusial karena dapat menghasilkan percikan api yang dibutuhkan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam mesin motor.

    Apabila busi motor sudah aus atau kotor, maka dapat mengurangi efisiensi pembakaran di dalam mesin. Akibatnya, mesin tidak dapat menghasilkan daya yang optimal sehingga performa mesin menurun.

    Kamu bisa melakukan pengecekan busi sendiri di rumah. Jika elektroda atau bagian tengah busi sudah habis atau posisinya bertambah pendek, itu tandanya sudah harus mengganti busi dengan yang baru.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Sebelum Mudik Jangan Lupa Cek 7 Komponen Mobil Ini



    Jakarta

    Sebentar lagi masyarakat Indonesia akan menjalankan ritual mudik menyambut libur lebaran 2025 dan mobil menjadi salah satu transportasi favorit yang digunakan untuk pulang ke kampung halaman. Jika Anda memilih mobil sebagai alat transportasi untuk mudik, jangan lupa untuk melakukan pengecekan komponen.

    Mobil yang digunakan untuk mudik akan melewati beragam kondisi jalan seperti kemacetan akibat lonjakan mobilitas pemudik, aturan ruas buka-tutup di ruas tertentu. Tak hanya itu, mobil juga berpotensi mengalami mogok akibat overheat di tengah perjalanan, hingga kendala lainnya.

    Oleh sebab itu, pemudik yang menggunakan mobil pribadi sangat membutuhkan kondisi mobil yang prima. Dikatakan Daihatsu dalam keterangan resminya, ada 7 komponen mobil yang perlu dicek. Antara lain:


    1. Oli

    Ganti oli mobil bila diperlukan sebelum pergi mudik, mulai dari oli mesin, oli gardan, oli rem, oli power steering, dan lain-lain. Pastikan pilih oli terbaik sesuai spesifikasi mesin.

    2. Ban

    Cek kondisi ban dengan mengukur tekanan dan alur ban, spooring, dan balancing bila diperlukan. Ingat, ban berperan besar dalam keselamatan dan kenyamanan berkendara.

    3. Rem

    Periksa komponen rem dan pastikan kondisi kampas dan piston rem dalam keadaan baik.

    4. Air Radiator

    Ganti air radiator bila diperlukan untuk meredam panas mesin dan menggunakan air radiator khusus agar kinerja pendingin mesin lebih optimal dan mencegah karat pada sela mesin.

    5. Aki

    Periksa aki dan sistem kelistrikan mobil. Sebagai sumber daya utama kelistrikan, aki yang bagus akan menjaga kinerja lampu, audio, dan mesin berjalan dengan optimal.

    6. Lampu dan Wiper

    Lampu dan wiper. Komponen ini dapat dirawat melalui servis rutin sebelum mudik. Segera ganti karet wiper jika sudah usang dan tidak dapat menyapu air dengan baik supaya visibilitas ketika berkendara dalam kondisi hujan tetap terjaga.

    7. Cek Filter Pendingin dan AC

    Cek dua komponen tersebut, termasuk pembersihan kondensor dan evaporator agar kinerja AC tetap optimal dan tetap memberikan kenyamanan selama berkendara.

    Jangan lupa juga untuk membawa perlengkapan seperti dongkrak, ban cadangan, kotak P3K, kunci-kunci, dan tool kit lainnya.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ban Motor Baru Nggak Boleh Diisi Nitrogen, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Nitrogen belakangan banyak dipilih para pengendara. Tapi benarkah angin nitrogen sebaiknya tak diisi untuk ban motor baru? Mitos atau fakta ya?

    Nitrogen kerap menjadi pilihan utama para pemilik kendaraan. Bukan tanpa alasan, nitrogen disebut memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan tekanan angin biasa. Di sisi lain, pengisian tekanan nitrogen pun kian mudah ditemukan. Di beberapa SPBU, sudah banyak terdapat pengisian nitrogen. Namun kabarnya tekanan nitrogen sebaiknya tak digunakan pada ban motor baru. Benarkah demikian? atau hanya sekadar mitos?

    Ban Baru Jangan Diisi Nitrogen?

    Melansir laman Wahana Honda, ban motor baru sebenarnya boleh-boleh saja diisi dengan nitrogen. Tapi, pengisian nitrogen itu tak direkomendasikan setelah pemasangan. Setidaknya ada tiga alasan utama ban motor baru tak direkomendasikan menggunakan nitrogen di awal. Pertama, ban baru masih dalam tahap penyesuaian dan membutuhkan waktu agar kompon karetnya mengembang sempurna. Untuk itu, penggunaan angin biasa dinilai lebih fleksibel untuk menyesuaikan tekanan dalam proses pengembangan tersebut.


    Kedua, jika ban baru langsung diisi nitrogen tanpa mengosongkan angin biasa, sisa kandungan oksigen dan uap air justru dapat mengurangi manfaat nitrogen. Campuran udara biasa dengan nitrogen itu justru membuat tekanan kurang stabil. Kalaupun mau mengisi nitrogen, ada baiknya kosongkan dulu tekanan angin ban, barulah diisi sepenuhnya dengan nitrogen.

    Ketiga, ban baru cenderung mengalami perubahan tekanan lebih cepat karena kompon karetnya menyesuaikan dengan velg dan kondisi jalan. Ini bisa mempengaruhi performa berkendara.

    Buat kamu yang mau mengisi nitrogen pada motor baru, disarankan bisa dilakukan setelah 100-200 km pemakaian. Ini menunggu ban lebih stabil sehingga lebih efektif bila menggunakan nitrogen. Pastikan sebelum mengisi nitrogen, tekanan angin ban sebelumnya dikuras. Dengan begitu, manfaat nitrogen jadi lebih optimal. Jadi ban baru boleh saja langsung menggunakan nitrogen. Namun agar lebih efektif, sebaiknya gunakan tekanan angin biasa lebih dulu.

    Keunggulan Menggunakan Nitrogen

    Nitrogen memang memiliki sejumlah keunggulan bila digunakan pada ban. Nitrogen memiliki struktur yang lebih bagus dibandingkan angin biasa karena tidak mudah keluar dari karet ban. Tidak seperti gas oksigen yang mudah keluar dari ban walaupun prosesnya sedikit demi sedikit.

    Saat mengisi ban dengan angin biasa, pergerakan kendaraan akan terasa lebih berat akibat adanya proses pemuaian di dalam ban. Sementara jika diisi dengan angin nitrogen ban jadi lebih ringan dan akselerasi jadi mudah. Molekul dalam nitrogen tidak mudah menguap karena panas, sehingga ban kendaraan tidak mudah kempis. Nitrogen juga menjaga temperatur lebih baik.

    Saat ban diisi dengan nitrogen lalu dipacu dalam kecepatan tinggi, temperatur ban tidak naik melonjak terlalu tinggi. Ban akan tetap dingin dengan suhu yang aman, sehingga ban jadi lebih awet.

    (dry/lua)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ganti Oli Mesin Mobil, Patokannya Jarak Tempuh atau Lama Pemakaian?



    Jakarta

    Oli mesin merupakan komponen chemical penting pada mobil yang wajib diganti secara rutin. Biasanya pabrikan merekomendasikan penggantian oli mesin mobil berdasarkan jarak tempuh atau lama pemakaian. Tapi sebenarnya manakah yang lebih harus didahulukan?

    Seiring bertambahnya jam kerja mesin, senyawa kimia oli mesin mobil pasti akan berubah, dan kemampuannya dalam melumasi dan melindungi komponen mesin yang saling bergesekan akan ikut menurun. Khususnya kalau mobil sering menghadapi kondisi berat seperti macet. Parkir di rumah sekalipun, tidak berarti aman karena akan terjadi oksidasi di dalam mesin mobil yang membuat formula oli rusak dan memicu karat.

    Masalahnya, turunnya kemampuan oli akan membuat gesekan antar komponen mesin makin meningkat, serta meninggalkan banyak residu. Selain membuat komponen mesin menjadi cepat rusak, jika dibiarkan kotoran akan menumpuk di dalam saluran oli mesin, bahkan menyumbatnya jika sudah terlalu banyak.


    Residu berlebihan turut mempengaruhi kerja pompa dan filter oli mesin, di mana kalau sudah parah dapat mengakibatkan keduanya tersumbat. Karena itu, pemilik mobil wajib mengganti filter oli secara rutin waktu ganti oli mesin yang sebaiknya dilakukan ketika servis berkala.

    Fungsi oli lainnya juga akan menurun, seperti kemampuan melepaskan panas mesin sehingga kerja radiator makin berat. Padahal, suhu kerja yang terlalu tinggi akan membuat mesin kesulitan beroperasi dengan baik. Selain mengurangi tenaga yang dihasilkan, mobil juga akan menjadi lebih boros bahan bakar.

    Mobil yang tidak dipakai dalam jangka waktu lama tetap harus ganti oli mesin secara berkala. Seiring waktu, senyawa kimia oli mesin akan mengalami perubahan akibat proses oksidasi secara alami. Kandungan air sebagai hasil dari oksidasi akan meningkat pada oli mesin hingga mencapai tingkat yang berbahaya jika didiamkan.

    Begitu mesin dinyalakan dan oli bekerja, kontaminasi air akan merusak senyawa oli dan menurunkan kemampuannya dalam melumasi dan melindungi komponen mesin. Lantas akhirnya, mesin mobil rusak akibat pelumas gagal melindungi komponen mesin.

    Tidak lupa, ruang mesin turut memiliki potensi timbul karat karena proses oksidasi yang gagal diredam oleh oli mesin. Jika hal itu dibiarkan, karat akan merambat ke berbagai komponen di dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan parah.

    Ganti Oli Mesin Berdasarkan Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian?

    Melihat pentingnya tugas oli mesin, cairan pelumas ini harus selalu dalam pengawasan, minimal menggantinya ketika servis berkala setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

    Meski demikian, masih banyak pemilik mobil yang bingung soal kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli. Ada yang berpatokan pada jarak tempuh ada juga yang mengacu pada jangka waktu pemakaian. Dari kedua acuan tersebut, mana sebenarnya yang paling tepat?

    Dijelaskan Auto2000 dalam keterangan resmi, keduanya bisa dijadikan patokan oleh pemilik mobil untuk menentukan jadwal penggantian oli mesin. Tinggal melihat mana yang lebih dulu tercapai. Misalnya, karena mobilitas sangat tinggi seperti untuk taksi online atau sering bepergian ke luar kota, tidak sulit untuk mencapai jarak tempuh 10.000 km.

    Jangan ditunda, segera ganti oli mesin meskipun waktu operasional belum mencapai 6 bulan. Karena bekerja keras, maka ada potensi timbul residu di dalam oli. Ada pula risiko formula oli berubah atau rusak sehingga kemampuannya dalam melindungi dan melumasi komponen mesin tidak lagi efektif.

    Untuk pemilik mobil yang lebih sering beraktivitas di dalam kota atau jarang mengendarai mobil, odometer 10.000 km mungkin akan sulit tercapai dalam jangka waktu 6 bulan. Namun patut dicatat, situasi berkendara stop and go di dalam kota sangat ‘menyiksa’ mesin yang membuat oli harus bekerja lebih keras lagi.

    Salah satu alasannya karena mesin mobil kesulitan memperoleh pendingin alami yang berembus dari depan akibat banyak berhenti. Alhasil, oli dan juga cairan pendingin harus bekerja lebih berat. Padahal seiring waktu, senyawa oli akan berubah di mana suhu tinggi akan mempercepat proses kerusakan.

    Jangan lupa pula, oli pada mobil yang banyak parkir di rumah berisiko mengalami perubahan akibat proses oksidasi alami. Begitu mesin dinyalakan, maka kontaminasi air akan merusak senyawa oli dan menurunkan kemampuannya. Ruang mesin turut memiliki potensi timbul karat karena proses oksidasi yang gagal diredam oleh oli.

    “Urusan Toyota lebih mudah, AutoFamily tinggal menyesuaikan waktu ganti oli mesin dengan mobilitas setiap hari. Lihat mana yang tercapai lebih dahulu, baik itu jarak tempuh ataupun waktu pemakaian, segera ganti oli kalau sudah melampauinya. Jangan ditunda karena banyak risiko yang timbul akibat tidak ganti oli mesin secara rutin, selanjutnya booking servis berkala via website Auto2000.co.id,” jelas Yagimin, Chief Marketing Auto2000, dalam keterangannya Senin (5/5/2025).

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Awas Kena Tipu, Kenali Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan


    Jakarta

    Beli mobil bekas memang gampang-gampang susah. Jangan sampai tertipu, apalagi beli mobil bekas tabrakan. Berikut ini ciri-ciri mobil bekas tabrakan.

    Mobil bekas bisa jadi solusi buat yang budgetnya terbatas. Ya dibandingkan model baru, harga mobil bekas memang lebih ramah kantong. Kendati demikian, meminang mobil bekas tak bisa asal. Kamu harus sangat teliti dan jangan langsung tergiur dengan harga yang miring. Sebab, membeli mobil bekas yang punya riwayat rusak parah berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Apalagi kalau yang kamu beli mobil bekas tabrakan.


    “Riwayat bekas tabrakan bisa sangat mempengaruhi kondisi mobil dalam jangka waktu panjang. Tidak hanya terkait biaya perbaikan, namun juga risiko kecelakaan akibat kerusakan komponen penting. Karena itu, AutoFamily harus hati-hati ketika ‘berburu’ mobil bekas supaya nyaman dan aman saat mobilitas,” terang Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Jumat (26/9/2025).

    Ciri Mobil Bekas Tabrakan

    Nah supaya nggak tertipu, ada beberapa hal yang bisa kamu kenali dari mobil bekas tabrakan. Rinciannya sebagai berikut.

    1. Gangguan Mesin

    Pada sektor mesin, gangguan dapat terjadi akibat benturan yang terjadi. Pastikan kamu menjajal langsung performa mobil sebelum membeli. Jika dirasa ada masalah, kamu patut curiga. Mesin yang kurang prima dapat menyebabkan mobil mudah mogok dan berisiko terhadap keamanan berkendara. Selain itu, biaya perbaikan mesin cukup merepotkan, tergantung jenis dan tingkat kerusakan.

    Dampak tabrakan bisa mengganggu kabel-kabel, soket, dan konektor, menyebabkan malfungsi pada berbagai sistem seperti lampu, sistem audio, power window, bahkan sistem safety seperti airbags dan ABS. ECU juga bisa rusak akibat benturan atau getaran.

    2. Bodi Penyok

    Lalu pada bagian bodi, akan tampak dari baret, penyok, hingga sasis rusak. Meskipun mobil sudah diperbaiki, mungkin tak kembali seperti semula, terutama jika tabrakan yang dialami cukup parah dan melibatkan sasis.

    Cara Cek Mobil Bekas Tabrakan

    Kamu bisa melakukan pengecekan visual untuk memastikan tidak ada bekas tabrakan. Periksa celah antara kap mesin, pintu, bagasi, dan fender. Celah yang tidak konsisten atau terlalu lebar bisa menginformasikan perbaikan bodi mobil yang kurang presisi. Perhatikan perbedaan warna atau tekstur cat antar panel bodi sebagai penanda pengecatan ulang setelah tabrakan. Periksa bagian-bagian tersembunyi seperti di bawah karpet bagasi atau di sekitar rangka pintu.

    Bekas las yang tidak rapi atau lapisan dempul yang terlalu tebal bisa menjadi indikator perbaikan rangka yang kurang baik. Periksa baut dan mur pada bodi dan rangka. Jika terlihat ada bekas dilepas atau diganti baru, ada kemungkinan perbaikan setelah tabrakan.

    Agar bisa mencegah hal yang tak diinginkan, kamu bisa menggunakan layanan inspeksi dari mekanik terpercaya. Salah satunya THS Inspector dari Auto2000. Layanan ini menyediakan jasa pemeriksaan atau inspeksi mobil bekas oleh teknisi Auto2000 yang berpengalaman, disertai laporan inspeksi yang dikirim otomatis disertai sertifikat bergaransi. Terdapat sekitar 177 item pemeriksaan pada bagian eksterior, interior, mesin dan transmisi, serta mengecek keaslian dokumen penting kendaraan. Semua tuntas dikerjakan hanya dalam waktu 90 menit sejak mobil dipegang oleh teknisi THS – Auto2000 Home Service.

    Auto2000 membagi tipe pemeriksaan berdasarkan ukuran mobil Toyota yakni LCGC, Economy, Standart, Medium Luxury, Luxury, dan CBU Non TAM. Ada pula layanan Old Models untuk varian Toyota yang sudah stop produksi di Indonesia.

    Biaya layanan THS Inspector sangat bersaing dengan layanan lain oleh pihak ketiga. Pengusaha jual-beli mobil bekas dapat memanfaatkan layanan ini karena memberikan jaminan kendaraan yang dijual dalam kondisi terbaik dan meningkatkan harga mobkasnya.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mari, Bernostalgia di Studio Alam TVRI Depok



    Depok

    Nama Studio Alam TVRI sudah melegenda di Depok. Berdiri sejak tahun 1980-an, tempat wisata hijau ini memang membawa nostalgia banyak orang,

    Berlokasi di Jl. Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Studio Alam TVRI diresmikan oleh mantan Presiden Soeharto sebagai tempat syuting bertema alam.

    Memiliki luas 28 hektar, tempat wisata ini didominasi oleh hutan, sehingga populer sebagai tempat piknik oleh banyak kalangan, khususnya orang tua.


    Saat berkunjung ke sana pada Jumat (9/5/2025), kawasan itu terbilang sepi. Yang ada saat itu adalah pasukan Kostrad, sedang berlatih tembak di balik pepohonan rapat Studio Alam TVRI.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    Ada yang berbeda dari tempat wisata ini. Bagian depan, setelah tulisan ikon ‘Studio Alam TVRI’, terdapat spot-spot yang lebih warna-warni. Itu adalah spot foto yang disediakan oleh pengelola untuk pengunjung.

    Hiasannya memang instagenik, ada lampion dan payung warna-warna. Sayang, menara pandang kayu sedang ditutup karena lapuk akibat hujan yang berkepanjangan di minggu ini.

    Sedikit segar, padang rumput Studio Alam TVRI kini diisi dengan rumah adat joglo dan rumah bale-bale. Tempat itu biasanya disewakan untuk syuting atau event.

    Nostaligia ke Studio Alam TVRI DepokNostaligia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: (Andhika/detikFoto)

    Ada satu rumah yang sudah lapuk, malah setengah roboh. Itulah rumah Siti Nurbaya yang dipakai untuk film Siti Nurbaya yang disiarkan di TVRI pada zaman dahulu.

    Bagian belakang, terlihat pusdiklat dan asrama TVRI. Ini merupakan bagian perkantoran dan mess pegawai. Mereka kerap lalu lalang di sana dengan setelan dinas ‘TVRI’.

    Matahari semakin tinggi, belum ada tanda-tanda pengunjung yang bertambah. Saya ngobrol dengan UMKM yang berjualan di sana. Dagangannya sederhana, terdiri dari berbagai macam jenis minuman dingin dan jajanan saja.

    Studio Alam TVRI merupakan destinasi wisata yang menawarkan konsep alam di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang diresmikan tahun 1985 ini kerap menjadi lokasi syuting.Studio Alam TVRI merupakan destinasi wisata yang menawarkan konsep alam di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang diresmikan tahun 1985 ini kerap menjadi lokasi syuting. Foto: Andhika Prasetia

    “Iya sepi kalau hari biasa, rame Sabtu-Minggu atau ada event,” ucapnya.

    Sinar matahari masih mencoba untuk menembus dedaunan rapat dari pohon-pohon yang rindang di sana. Angin sesekali bertiup, tapi hawa panas seakan tak mau beranjak dari sana.

    Tiga jam sebelum tutup, wisatawan mulai berdatangan. Aneh juga, mau tutup malah makin ramai, pikir saya. Seorang anak datang ditemani orang tuanya, namanya Niva (7).

    Ibu Nunung berkata, ia dan anaknya sedang berkunjung ke rumah teman sekolah. Datang dari Parung, ia sekalian mampir ke Studio Alam TVRI.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    “Sudah tiga kali ke sini, lumayan buat bawa anak. Murah meriah, adem,” kata ibunda.

    Niva sedikit pemalu, tapi dengan senyum lebar ia menunjukkan kebahagiannya liburan di sana.

    “Senang, foto-foto. Mau ke sini lagi,” jawabnya dengan mata berbinar.

    Studio Alam TVRI merupakan destinasi wisata yang menawarkan konsep alam di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang diresmikan tahun 1985 ini kerap menjadi lokasi syuting.Studio Alam TVRI Foto: Andhika Prasetia

    Sekelompok anak-anak dengan beberapa remaja juga mulai terlihat memasuki kawasan wisata. Mereka langsung ngacir foto-foto.

    Irma, Manager Sales Studio Alam TVRI menjelaskan bahwa kebanyakan yang datang ke sana pada sore hari adalah warga sekitar. Baru ditempatkan pada April 2024, ia juga masih belum terbiasa dengan hal itu.

    “Iya, justru pas mau tutup baru pada dateng. Mungkin karena panas banget ya kalau siang,” ungkapnya.

    Tempat wisata itu buka setiap hari, Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB, sementara Sabtu-Minggu 07.30-16.00 WIB. Irma menjelaskan bahwa mereka menerima pengunjung sampai pukul 4 sore, lalu tutup pada pukul 18.00 WIB.

    “Nanti ada petugas keamanan yang keliling untuk membantu pengunjung keluar,” ungkapnya.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: (Andhika/detikFoto)

    Fasilitas dan biaya masuk

    Studio Alam TVRI memang tak seperti yang dulu lagi, makin cantik. Ada fasilitas lapangan futsal, toilet, padepokan dan padang rumput yang luas untuk disewakan sebagai tempat event. Meski begitu kehangatan yang diberikan masih terasa sama, menyimpan segudang nostalgia.

    Biaya masuknya dibedakan, orang dewasa akan dikenakan Rp 6.000 per kepala dan anak-anak Rp 5.000 di hari Senin-Jumat. Saat weekend, semua akan dikenakan biaya umum yaitu Rp 7.000 per kepala. Lalu biaya parkir motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7924316/fakta-desa-adat-ratenggaro-letak-akses-penginapan-dan-keunikannya?single=1

    https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7924316/fakta-desa-adat-ratenggaro-letak-akses-penginapan-dan-keunikannya?single=1



    Sumber : travel.detik.com