Tag: Altcoin Season Index

  • Altcoin Season Index Sentuh Zona 63, Beri Sinyal Awal Bullish?

    Pasar kripto kembali diwarnai spekulasi soal datangnya “Altcoin Season”. Data terbaru dari CMC Altcoin Season Index menunjukkan skor 63/100, sedikit turun dari posisi minggu lalu di 70, tetapi masih mengindikasikan potensi dominasi altcoin yang semakin dekat.

    Bagaimana Altseason Terjadi?

    Secara historis, Bitcoin (BTC) selalu menjadi pemicu awal. Saat BTC mengalami reli besar, investor baru masuk dengan antusias. Namun, setelah beberapa waktu, perhatian mereka mulai beralih ke altcoin dengan harapan imbal hasil yang lebih tinggi.

    Contohnya pada pasar bullish 2021, BTC naik 59%, sementara altcoin rata-rata melesat hingga 174%. Pola ini terulang kembali pada 2024 pasca terpilihnya Donald Trump, di mana 20 dari 50 altcoin terbesar berhasil mengungguli Bitcoin.

    Saat ini, dominasi Bitcoin di pasar berada di 58,8%, turun cukup tajam dari puncaknya di Juni (66%), tetapi tetap jauh lebih tinggi dibandingkan fase-fase altseason sebelumnya.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 30 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 30 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Altcoin Season Index ke 67: Investor Lirik ARB dan PEPE Jelang Q4 2025

    Peran Faktor Makroekonomi

    Selain pergerakan BTC, lingkungan makroekonomi juga menjadi penentu. Kebijakan bank sentral, khususnya Federal Reserve (The Fed), sangat memengaruhi selera risiko investor.

    • Penurunan suku bunga → meningkatkan likuiditas → mendorong investor masuk ke aset berisiko, termasuk altcoin.
    • Kenaikan suku bunga → memperketat likuiditas → altcoin cenderung melemah.

    Pada September 2025, The Fed sudah melakukan pemangkasan suku bunga pertama tahun ini, membuka peluang altcoin untuk bangkit, meski arah kebijakan ke depan masih penuh ketidakpastian.

    FOMO dan Antusiasme, Bahan Bakar Altseason

    Altseason juga identik dengan antusiasme besar dan Fear of Missing Out (FOMO). Lonjakan harga memecoin seperti Shiba Inu (SHIB) pada 2021 adalah contoh nyata bagaimana euforia mendorong harga naik secara masif.

    Biasanya, Google Trends akan menunjukkan lonjakan pencarian kata “altcoin” pada fase awal altseason. Peningkatan percakapan di media sosial juga menjadi sinyal kuat bahwa fase euforia mulai menguasai pasar.

    Indeks Musim Altcoin: Alat Pantau Utama

    Metrik Altcoin Season Index pada 30 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 30 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Indeks ini menilai apakah altcoin mengungguli Bitcoin dalam kurun 90 hari. Jika lebih dari 75 dari 100 altcoin utama outperform BTC, maka fase Altseason resmi dimulai.

    • Saat ini: 63/100
    • Kemarin: 66/100
    • Minggu lalu: 70/100
    • Bulan lalu: 58/100

    Meski sempat menyentuh ambang batas Altseason (75) pada pertengahan September, tren berbalik sebelum benar-benar mengonfirmasi musim altcoin penuh. Namun, jika melihat tren historis Desember 2024, ketika indeks mencapai 87, potensi pengulangan masih terbuka lebar.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index ke 67: Investor Lirik ARB dan PEPE Jelang Q4 2025

    Altcoin Season Index mencapai level 67/100, menunjukkan semakin kuatnya dominasi altcoin terhadap Bitcoin menjelang kuartal IV (Q4) 2025.

    Kondisi ini menandakan rotasi likuiditas mulai bergerak dari Bitcoin menuju aset kripto alternatif. Sejumlah analis menyoroti Arbitrum (ARB), PEPE, dan MAGACOIN FINANCE sebagai altcoin dengan prospek positif di periode tersebut.

    Apa Itu Indeks Musim Altcoin?

    Metrik Altcoin Season Index pada 29 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 29 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Indeks Musim Altcoin mengukur seberapa banyak altcoin yang berkinerja lebih baik daripada Bitcoin dalam periode tertentu. Jika nilainya di bawah 50, Bitcoin dianggap lebih dominan. Pada level 50–70, altcoin mulai menunjukkan daya saing. Begitu melewati angka 70, pasar biasanya memasuki fase dominasi altcoin.

    Dengan posisi di angka 67, pasar dinilai berada pada fase transisi menuju dominasi penuh altcoin. Secara historis, fase ini kerap menjadi pemicu kenaikan signifikan di sejumlah aset kripto alternatif.

    Arbitrum (ARB) — Stabil di Tengah Pertumbuhan Layer-2

    Ilustrasi Arbitrum Foundation. SUmber: Arbitrum Foundation.
    Ilustrasi Arbitrum Foundation. Sumber: Arbitrum Foundation.

    Baca juga: Altcoin Season Index Tembus Level Kritis, BTC Tergeser?

    Arbitrum tercatat sebagai salah satu solusi Layer-2 Ethereum dengan ekosistem yang matang. Proyek ini berfokus pada pengurangan biaya transaksi dan peningkatan kapasitas jaringan. Aktivitas pengembangnya solid, ditambah nilai total terkunci (TVL) yang tinggi, menjadikan ARB sebagai salah satu proyek Layer-2 paling mapan.

    Harga ARB pada Q4 diperkirakan akan bergerak di kisaran $1,70 – $2,40. Potensinya dinilai stabil, cocok bagi investor yang mengutamakan pertumbuhan konsisten ketimbang lonjakan cepat.

    PEPE — Meme Coin yang Tetap Bertahan

    PEPE masih menjadi salah satu koin meme dengan likuiditas yang terjaga. Dukungan komunitas yang kuat membuat PEPE tetap relevan di tengah persaingan ketat di pasar meme coin. Meski pertumbuhan awal yang spektakuler sudah berlalu, koin ini tetap dianggap memiliki daya tarik.

    Harga PEPE pada Q4 diproyeksikan bergerak antara $0,0000012 – $0,0000020, menawarkan potensi keuntungan meskipun lebih terbatas dibandingkan proyek baru.

    Ilustrasi aset kripto, Pepe (PEPE). Sumber: Pepe.
    Ilustrasi aset kripto, Pepe (PEPE). Sumber: Pepe.

    Kesimpulan

    Dengan Indeks Musim Altcoin yang kini berada di level 67/100, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pergeseran dominasi dari Bitcoin ke altcoin. ARB dipandang sebagai aset stabil, PEPE tetap relevan di segmen meme coin, sementara MAGACOIN FINANCE muncul sebagai kandidat dengan potensi pertumbuhan agresif.

    Q4 dinilai sebagai periode krusial yang bisa membuka peluang baru bagi investor untuk memanfaatkan momentum altseason.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index Tembus Level Kritis, BTC Tergeser?

    Pasar kripto kembali memanas! Indeks Musim Altcoin (Altcoin Season Index/ASI) melonjak ke level 71–84, menandakan tren besar sedang bergeser dari Bitcoin menuju altcoin. Apakah ini sinyal dimulainya musim altcoin berikutnya?

    Apa Itu Indeks Musim Altcoin (ASI) dan Mengapa Penting?

    ASI adalah indikator populer yang digunakan trader dan investor untuk mengukur apakah altcoin berhasil mengungguli Bitcoin dalam periode 90 hari. Jika lebih dari 75% dari 50 altcoin teratas mengalahkan performa Bitcoin, maka resmilah dimulainya musim altcoin, fase pasar di mana altcoin melonjak lebih tinggi dari BTC.

    Bagi pedagang, investor, maupun analis, ASI adalah “kompas” penting untuk menentukan strategi alokasi modal dan membaca sentimen pasar.

    Tren Pasar: Dominasi Bitcoin Melemah, Altcoin Bersinar

    Lonjakan ASI kali ini sejalan dengan penurunan dominasi Bitcoin (BTC.D) yang sudah menembus level support kritis. Setiap kali dominasi BTC melemah, biasanya modal mulai mengalir deras ke altcoin.

    Sejarah juga mendukung pola ini:

    • 2017: Dominasi BTC jatuh dari 85% ke bawah 40%, melahirkan reli altcoin legendaris.
    • 2020–2021: Penurunan serupa kembali memicu lonjakan besar altcoin, banyak yang mencetak all-time high.

    Apakah 2025 akan mengulang sejarah?

    Metrik Altcoin Season Index pada 22 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 22 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga:

    Altcoin Unggulan Memimpin Reli

    Beberapa aset kripto sudah muncul sebagai pemimpin di awal reli ini:

    • Ethereum (ETH): Tetap menjadi indikator utama dengan dominasinya di sektor DeFi dan NFT.
    • Solana (SOL): Jagoan blockchain berkecepatan tinggi dengan biaya transaksi super murah.
    • Dogecoin (DOGE): Token komunitas yang tak pernah kehilangan pesona spekulatifnya.
    • XRP: Mendapat angin segar berkat perkembangan hukum dan fokus pada pembayaran lintas batas.

    Beberapa di antaranya bahkan telah mencatat kenaikan harga signifikan hanya dalam beberapa pekan terakhir.

    Apa Artinya untuk Investor?

    Dengan ASI yang sudah berada di zona krusial, peluang altcoin untuk melanjutkan reli terbuka lebar. Namun, seperti biasa, musim altcoin bukan tanpa risiko: volatilitas ekstrem bisa menghadirkan keuntungan besar sekaligus potensi kerugian yang sama besarnya.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Hampir Tiba! Indeks Meledak ke Level Kritis

    Pasar kripto sedang memanas! Altcoin Season Index kini mendekati ambang batas berbahaya yang bisa menandai dimulainya altseason penuh, sementara Solana mencetak reli besar hingga menyalip Binance Coin (BNB) dalam kapitalisasi pasar. Namun, di balik euforia ini, analis memberi peringatan serius: hati-hati, déjà vu Desember 2024 bisa terulang!

    Indeks Altcoin Makin Panas

    Altcoin Season Index melonjak ke level 72, hanya sedikit di bawah level 75 yang menandakan resmi dimulainya altseason. Minggu lalu indeks masih di 68, tetapi lonjakan cepat ini membuat trader kembali optimis dengan masa depan altcoin.

    Ethereum berhasil menembus $4.600, XRP kembali ke $3,00, Dogecoin stabil di atas $0,28, dan Cardano melesat ke $0,90. Namun bintang utamanya adalah Solana (SOL), yang naik 17% dalam seminggu terakhir hingga menyentuh $248. Dengan kapitalisasi pasar $135 miliar, Solana kini resmi melampaui Binance Coin dan menjadi kripto terbesar kelima di dunia.

    Metric Altcoin Season Index pada tanggal 17 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metric Altcoin Season Index pada tanggal 17 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Altcoin Kecil Ikut Bikin Geger

    DIlaporkan Crypto News, bukan hanya kripto besar yang bersinar. Token-token kecil seperti MYX Finance melonjak hampir 45%, sementara MemeCore dan OKB juga mencatatkan lonjakan signifikan. Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya selera risiko investor, yang semakin percaya diri bahwa altseason sebentar lagi akan dimulai.

    Peringatan Analis: Déjà Vu Desember 2024?

    Meski euforia terasa di seluruh pasar, analis tetap mengingatkan bahaya. Menurut Maartunn, peneliti di CryptoQuant, kondisi saat ini sangat mirip dengan Desember 2024, tepat sebelum koreksi besar yang menjatuhkan pasar 30% di awal 2025.

    Ia menyoroti bahwa Open Interest altcoin melonjak, sementara Bitcoin stagnan. Ketidakseimbangan ini bisa menjadi tanda bahaya, apalagi jika ditambah faktor eksternal seperti kebijakan makroekonomi atau pengumuman regulasi mendadak.

    “Kita pernah melihat ini sebelumnya. Bukan berarti hasilnya sama, tapi Anda harus tahu di mana pintu keluar Anda,” ujar Maartunn.

    Ia bahkan mengibaratkan situasi saat ini seperti permainan kursi musik: ketika musik berhenti, tidak semua orang bisa duduk dengan nyaman.

    Apakah Altseason Kali Ini Nyata atau Hanya False Start?

    Meski reli altcoin saat ini mengesankan, beberapa analis menilai masih terlalu dini untuk menyebut ini sebagai altseason penuh. Tanpa dukungan institusional yang kuat atau jika volatilitas global meningkat, reli ini bisa berakhir cepat.

    Namun, jika momentum terus terjaga, kita bisa segera melihat musim altcoin terbesar sejak 2021. Hari-hari ke depan akan menjadi penentu: apakah pasar benar-benar memasuki altseason atau hanya jebakan bullish semu.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Melonjak ke 71, Mirip 2017!

    Pasar kripto kembali memanas! Altcoin Season Index melonjak ke level 71, menyalakan spekulasi bahwa altseason besar-besaran bisa segera dimulai. Lonjakan tajam ini dianggap sebagai tanda kuat bahwa pasar mulai beralih dari dominasi Ethereum (ETH) menuju reli altcoin yang lebih luas.

    Menurut data dari Blockchain Center, indeks ini naik drastis dari 59 sehari sebelumnya menjadi 71. Biasanya, angka di atas 75 menandai awal altseason, di mana 75% dari 50 altcoin teratas mengungguli Bitcoin (BTC) dalam 90 hari terakhir. Meski belum menembus level tersebut, kecepatan kenaikan indeks sudah cukup untuk memicu euforia di kalangan trader.

    Bitcoin Mulai Melemah, Altcoin Bersiap Ambil Alih?

    Dilaporkan BeInCrypto, seorang analis kripto di X (Twitter) menegaskan:

    “Altcoin season sedang berlangsung penuh, dan akhirnya pergeseran dari ETH ke semua koin lainnya akan terjadi.”

    Senada, Merlijn The Trader juga menyoroti penurunan dominasi Bitcoin (BTC.D) yang jatuh di bawah support penting. Menurutnya, pola ini persis seperti yang terjadi di siklus sebelumnya.

    Metrik Altcoin Season Index pada 13 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 13 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    “Setiap siklus, hasilnya sama: Bitcoin mendingin, altcoin menyala. Rotasi tidak akan datang—itu sudah terjadi. Begitulah altseason selalu dimulai,” ujarnya.

    Waspada Euforia Berlebihan

    Namun, tidak semua analis melihat reli ini dengan kacamata optimistis. Beberapa pihak memperingatkan bahwa altseason kali ini berpotensi diwarnai token low-float yang terinflasi dan proyek abal-abal, sehingga investor perlu berhati-hati agar tidak terjebak euforia semata.

    Meski begitu, dengan dominasi Bitcoin yang menurun cepat dan pola chart yang mirip reli besar tahun 2017, banyak trader yakin altcoin siap memasuki fase breakout spektakuler.

    Apakah kita sedang berada di gerbang altseason terbesar dalam beberapa tahun terakhir? Pasar tampaknya akan segera memberikan jawabannya.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index Tembus 66! Altseason Dimulai September 2025?

    Altcoin Season Index kembali memanas! Angka terbaru menunjukkan lonjakan ke level 66, tertinggi sejak Juni 2025, yang memicu spekulasi bahwa reli altcoin besar-besaran—alias altseason—bisa segera dimulai.

    Lonjakan ini datang di saat dominasi Bitcoin (BTC) merosot tajam ke 58,17%, turun 12% hanya dalam tiga bulan terakhir. Data dari CoinMarketCap juga menegaskan total kapitalisasi pasar altcoin kini berada di sekitar $1,69 triliun, nyaris menyentuh puncak $1,72 triliun yang tercatat pada pertengahan Agustus.

    Rotasi Modal: Dari Bitcoin ke Altcoin

    Perputaran modal kembali terlihat jelas. Setelah reli besar Bitcoin, investor mulai melirik altcoin untuk mencari potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Fenomena ini mengulang pola klasik siklus kripto: saat BTC berkonsolidasi, altcoin-lah yang justru mencuri perhatian dengan performa agresif.

    Altcoin Season Index pada tanggal 12 September 2025.
    Altcoin Season Index pada tanggal 12 September 2025.

    Baca juga: Indeks Altcoin Season Masih di Angka 46, Pasar Kripto Didominasi Bitcoin

    Namun, meski altcoin terlihat lebih bertenaga, para analis tetap mengingatkan bahwa Bitcoin masih menjadi barometer utama. Sentimen pasar kripto secara keseluruhan tetap bergantung pada pergerakan harga BTC.

    Faktor Makro: The Fed Bisa Jadi Pemicu Altseason

    Yang membuat situasi makin menarik adalah faktor makro. Semua mata kini tertuju pada keputusan Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan FOMC mendatang. Ekspektasi kuat bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga bisa jadi katalis besar.

    Sikap dovish The Fed akan membuka keran likuiditas baru bagi aset berisiko—termasuk kripto. Jika skenario ini terjadi, kenaikan Indeks Musim Altcoin bisa berlanjut dan memicu altseason penuh dalam waktu dekat.

    Dengan Indeks Musim Altcoin menanjak ke 66, dominasi Bitcoin melemah, dan faktor makro yang berpotensi mendukung, pasar kripto kini berada di persimpangan penting. Pertanyaannya: apakah ini hanya rotasi sementara, atau awal dari altseason besar yang sudah lama ditunggu investor?

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mengetahui Narasi Pasar Kripto dengan Dexu.ai, Wajib Coba!

    Mengetahui arah pasar kripto tidak cukup hanya dengan membaca grafik harga atau mengikuti berita. Pasar kripto digerakkan oleh sesuatu yang jauh lebih kuat dan komunal, yakni narasi. Narasi adalah tema besar yang dapat mempengaruhi minat investor, mengarahkan arus modal, dan menentukan sektor mana yang sedang layak jadi atensi.

    Dexu.ai hadir sebagai solusi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan memvisualisasikan narasi secara cepat, komprehensif, serta mudah digunakan oleh pemula.

    Panduan ini akan membantu kamu memahami cara mengetahui narasi pasar kripto dengan Dexu.ai, tapi sebelum itu pastikan kamu telah menggunakan exchange kripto yang terdaftar resmi seperti Tokocrypto agar pengalaman trading kamu tetap aman! Dapatkan juga potongan gratis biaya trading dengan fitur beli/jual ⤵️

    Apa itu Dexu.ai?

    Dexu.ai adalah platform Web3 data analytics yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis pasar kripto secara menyeluruh sehingga dapat memberikan gambaran holistik tentang kondisi pasar kripto agar trader, investor, maupun analis bisa mengambil keputusan lebih cerdas.

    Dexu.ai dirancang untuk memberikan insight mendalam tentang pasar kripto, termasuk data teknikal, sosial, dan fundamental menggabungkan data dari berbagai sumber seperti CoinMarketCap, Binance, Twitter, dan Defillama lalu menggabungkan data dari banyak sumber dan memperbaikinya setiap 5 menit, sehingga pengguna selalu mendapatkan informasi real-time.

    Dengan fitur yang tersedia di Dexu.ai pengguna dapat mempelajari insight pasar kripto lebih detail, seperti korelasi harga, funding rate, hingga mengetahui pergeseran dari narasi pasar kripto yang sedang terjadi.

    Baca juga: Gemini 3 Sekarang Bisa Langsung Gambar Teknikal Analisis, Begini Tutorialnya!

    Ada 8 fitur utama di Dexu.ai  yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui narasi pasar kripto, mulai dari Narratives, Project, KOLs, Ecosystems, Socials, AI Alpha, Screener, dan Market Signal. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

    • Narratives → Fitur ini menyediakan gambaran umum tentang narasi kripto seperti AI, DeFi, atau Memecoins. Top Narratives menampilkan performa harga rata-rata (mean) dalam timeframe seperti 1H hingga YTD, dengan basis USD, BTC, ETH, atau SOL. Explore a Narrative mencakup mindshare sosial, grafik historis, korelasi, dan filter untuk penyesuaian. Data diperbarui setiap 5 menit dari CoinMarketCap.
    • Projects → Projects memungkinkan analisis aset individu. Top Projects memeringkat berdasarkan market cap atau performa. Explore a Project memiliki tab Social (mindshare, tweet terkait), Market (harga, volume), Technical (on-chain seperti TVL, sebagian besar WIP), dan KOLs (influencer yang menyebutkan). Pengguna dapat menavigasi dari narasi ke proyek spesifik.
    • KOLs → Fitur KOLs melacak key opinion leaders. Top KOLs memeringkat berdasarkan keterlibatan atau dampak. Explore a KOL menunjukkan proyek yang disebutkan (misalnya top 4 seperti $HYPE, $WIF), volume tweet, tweet viral, dan overlay tweet pada grafik harga untuk melihat pola perilaku selama tren naik atau turun.
    • Ecosystems  →  Ecosystems membandingkan jaringan blockchain seperti Ethereum atau Solana. Top Ecosystems menampilkan performa token asli dalam timeframe 1H hingga YTD. Explore an Ecosystem mencakup TVL, market cap, volume, mindshare, dan maxis, dengan visualisasi TreeMap atau Bar. Beberapa data ditandai TBC atau memerlukan plan Advanced.
    • Socials → Socials mengintegrasikan X (Twitter) untuk tren real-time, word cloud per kohort (VCs, founders, degens), tweet viral, dan pencarian dengan grafik perhatian. YouTube mungkin terintegrasi untuk konten media lebih luas, meskipun fokus utama pada Twitter. Fitur ini termasuk deteksi ticker baru berdasarkan engagement.
    • AI Alpha → AI Alpha memindai Twitter kripto untuk kata kunci, menghasilkan ringkasan TLDR tentang opini, berita, dan pandangan utama. Pengguna dapat memilih jendela waktu 1D, 2D, atau 7D. Tersedia di plan Advanced dengan kredit bulanan terbatas; ringkasan mungkin memiliki ketidakakuratan sesekali.
    • Screener → Screener menyaring token berdasarkan market cap (misalnya >$10B hingga $10M-$100M). Menampilkan metrik seperti perubahan harga 24H hingga YTD, volume, TVL, rasio market cap/FDV, pengikut pintar, dan jarak ke ATH. Termasuk ringkasan mean/median, dengan opsi filter dan sort.
    • Market Signal → Market Signal memantau indikator agregat seperti total volume 24H top 1000 aset (opsi exclude bluechips seperti BTC/ETH/SOL) dan funding rate rata-rata dari Binance perpetuals. Data diperbarui setiap 5 menit dari CoinMarketCap dan Binance.

    Cara Mengetahui Narasi Pasar Kripto dengan Dexu.ai

    Untuk mengetahui narasi apa yang ada di pasar kripto, kamu hanya perlu menggunakan fitur “Narrative” dan akan Dexu.ai akan menampilkan dengan jelas performa narasi pasar kripto sesuai dengan jangka waktu yang kamu inginkan, mulai dari satu jam, hari, bulan, hingga satu tahun.

    Tampilan data narasi pasar kripto secara keluruhan. Sumber: Dexu.ai

    Kamu bisa langsung melihat narasi apa saja yang sedang mengalami kenaikan dan penurunan, seperti gambar di atas.

    Selain itu, kamu juga bisa mengetahui lebih detail perihal aset apa yang sedang perform pada kategori narasi tersebut dengan langsung meng-klik batang infografis seperti di bawah ini:

    Data dari Dexu.ai akan menampilkan lebih lengkap daftar performa aset dalam kategori tersebut, lengkap dengan volume hingga performa tracking secara historis.

    Tampilan data berdasarkan kenaikan harga aset kripto sesuai narasinya. Sumber: Dexu.ai

    Selain dari pergerakan harga, kamu juga bisa mencari tahu mengenai narasi yang sedang terjadi di pasar kripto dari aspek sosial dengan memindahkan tab “market” ke tab “social”. Contohnya, seperti gambar di bawah ini:

    Tampilan tab social untuk mengetahui aset apa yang sedang diperbincangkan di media sosial. Sumber: Dexu.ai

    Tak berhenti sampai di situ, banyak fitur Dexu.ai yang juga bisa kamu gunakan untuk mengetahui narasi yang mungkin akan terjadi, seperti memanfaatkan fitur Fitur KOLs yang membantu melacak influencer dan spesialisasi mereka, sementara Socials mampu memfilter tweet viral untuk sinyal awal.

    Coba langsung Dexu.ai dengan kunjungi laman https://dexu.ai/narratives atau klik di sini.

    Penutup

    Secara keseluruhan, fitur Dexu.ai menjadi solusi bagi trader yang menggunakan strategi trading dengan memanfaatkan momentum, seperti narasi atau narrative. Dengan pendekatan top-down yang menggabungkan data pasar, sosial, dan on-chain, platform ini mampu menyaring kebisingan informasi dan menampilkan sinyal yang relevan secara real-time. 

    Hal ini menjadikan Dexu.ai bukan hanya sekadar dashboard analitik, melainkan alat berbasis AI yang membantu trader mendeteksi tren lebih awal, memahami sentimen komunitas, serta mengidentifikasi peluang narasi pasar kripto selanjutnya di 2026 nanti.

    Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • PMI Runtuh, Altcoin Season Ikut Terkubur! Investor Terkejut

    Siklus pasar kripto 2025 kembali mengejutkan investor. Data terbaru menunjukkan bahwa dominasi altcoin ternyata bergerak seirama dengan indikator ekonomi Amerika Serikat, yakni US ISM Manufacturing PMI. Dengan PMI berada di level 48,2 pada November 2025, analis menyimpulkan bahwa kondisi ini menjadi penyebab utama hilangnya altseason sepanjang tahun ini, sementara Bitcoin justru makin mendominasi pasar.

    Altcoin Ikut Merosot Seiring PMI

    Analisis dari Crypto Rover menunjukkan bahwa sejak 2019, grafik dominasi altcoin memiliki pola yang sangat mirip dengan pergerakan PMI.

    • PMI di atas 55 → ekonomi menguat → altcoin cenderung naik.
    • PMI menurun → likuiditas mengetat → investor lari ke aset lebih aman seperti Bitcoin.

    Tren ini kembali terlihat jelas di 2025.

    Metrik Altcoin Season Index pada 7 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 7 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    PMI 48,2 dan Bitcoin Kuasai 59% Pasar

    PMI November 2025 mencatat angka 48,2, menandakan sektor manufaktur AS masih berkontraksi. Kondisi ini beriringan dengan dominasi Bitcoin yang mencapai 59%, meninggalkan altcoin yang kesulitan menarik modal baru.

    Analis dari CoinEdition dan Phemex mencatat bahwa situasi makro yang tidak stabil membuat investor memilih Bitcoin, sementara altcoin dianggap terlalu berisiko dalam kondisi ekonomi yang belum pulih.

    Harapan Altseason Baru: Menunggu PMI Pulih di 2026

    DIlaporkan Coinfomania, jika siklus historis terulang, altseason baru berpotensi lahir pada awal 2026, dengan syarat:

    • PMI harus kembali ke atas 50 agar ekonomi masuk fase ekspansi.
    • PMI di atas 55 dapat memicu perpindahan likuiditas besar-besaran dari Bitcoin dan Ethereum menuju altcoin berisiko tinggi.

    Sampai saat ini, lingkungan makro masih mendukung dominasi Bitcoin.

    Indeks Altcoin Season CMC: Pasar Masih Milik Bitcoin

    CoinMarketCap Altcoin Season Index menunjukkan skor 19/100, menandakan pasar masih berada dalam fase Bitcoin Season.

    • Kemarin: 20
    • Minggu lalu: 25
    • Bulan lalu: 28

    Angka ini memperlihatkan bahwa mayoritas altcoin berkinerja lebih buruk dibanding Bitcoin dalam 90 hari terakhir.

    Tahun 2025 bukan menjadi tahun kebangkitan altcoin. Dengan PMI masih berada di zona kontraksi, arus modal lebih memilih Bitcoin sebagai aset yang dianggap aman. Investor kini menunggu pemulihan ekonomi global yang berpotensi membuka kembali pintu altseason pada 2026.

    Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indeks Altcoin Anjlok! Apakah Ini Tanda Awal Ledakan Harga Bitcoin?

    Pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan besar. Setelah 18 hari terjebak dalam level “Extreme Fear”, sentimen investor akhirnya bergerak naik, sementara Indeks Altcoin Season dari CoinMarketCap justru menegaskan bahwa pasar masih berada di “Bitcoin Season”.

    Sentimen Kripto Bangkit dari Titik Terdalam

    Indikator Crypto Fear & Greed Index mencatat skor 28 (Fear) pada Sabtu, untuk pertama kalinya sejak 10 November indeks tidak berada di zona Extreme Fear.

    Selama hampir seluruh November, bulan yang secara historis merupakan bulan terbaik Bitcoin, pasar justru diliputi ketakutan.

    Beberapa analis memberi perhatian khusus pada kondisi ini:

    • Matthew Hyland (15 Nov): Sentimen berada pada “level ketakutan paling ekstrem sepanjang siklus”.
    • Crypto Seth (23 Nov): “Extreme Fear itu meremehkan.”
    • Namun trader Nicola Duke menegaskan bahwa setiap kali indeks berada di zona ekstrem, kondisi tersebut sering menandai terbentuknya local bottom Bitcoin.

    Santiment, platform analitik kripto, juga mencatat tanda pemulihan. Bitcoin kembali mendekati level 92.000 dolar dan sentimen di media sosial menunjukkan kecenderungan yang lebih bullish.

    Altcoin Masih Tertinggal: CMC Altcoin Season Index Tetap di Zona Bitcoin

    Metrik Altcoin Season Index pada 29 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 29 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Meski sentimen mulai membaik, pasar kripto masih bergerak dalam mode risk-off.

    Data CoinMarketCap melalui Altcoin Season Index menunjukkan:

    • Skor saat ini: 22/100 — Bitcoin Season
    • Skor kemarin: 21
    • Skor minggu lalu: 25
    • Skor bulan lalu: 31

    Dilaporkan Cointelegraph, indeks ini mengukur apakah lebih dari 75% dari 100 altcoin teratas mampu mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir. Dengan skor yang rendah, pasar jelas masih memihak Bitcoin dan belum mengalirkan modal signifikan ke altcoin.

    Bitcoin Dinilai “Salah Harga” oleh Pasar

    Menurut André Dragosch, Head of Research Bitwise Europe, harga Bitcoin saat ini tidak mencerminkan kondisi makro sebenarnya. Ia menilai meningkatnya ekspektasi resesi justru membuat Bitcoin memiliki potensi besar.

    “The last time I saw such an asymmetric risk-reward was during COVID,” ujar Dragosch.

    Apa Artinya bagi Investor?

    • Sentimen mulai pulih, tetapi pasar belum sepenuhnya siap mengambil risiko.
    • Bitcoin masih memimpin, altcoin masih menunggu momentum.
    • Secara historis, zona Extreme Fear sering menandai titik pembalikan.
    • Jika analis benar, Bitcoin berpotensi menjadi aset pertama yang memimpin reli berikutnya.

    Pasar sedang memasuki fase yang rapuh namun penuh peluang, dengan fokus utama kini tertuju pada apakah Bitcoin mampu memecah kebuntuan dan memulai kenaikan besar berikutnya.

    Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index Naik ke 27, Sinyal Pergeseran Pasar Kripto Terlihat

    Altcoin Season Index menunjukkan pergerakan positif dengan naik ke level 27, meningkat satu poin dari hari sebelumnya. Kenaikan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat menandakan adanya perubahan dinamika dalam ekosistem kripto, terutama terkait pergeseran minat investor dari Bitcoin ke aset alternatif.

    Indikator Penting untuk Membaca Sentimen Pasar

    Altcoin Season Index milik CoinMarketCap digunakan untuk mengukur performa 100 altcoin teratas dibandingkan Bitcoin dalam periode 90 hari. Indeks ini tidak memasukkan stablecoin dan wrapped token agar gambaran kinerja pasar lebih akurat.

    Altcoin Season secara resmi terjadi ketika 75% altcoin unggul dalam performa harga dibandingkan Bitcoin. Dengan angka saat ini berada di level 27, pasar masih berada dalam dominasi Bitcoin, meski terdapat tanda-tanda peningkatan minat terhadap altcoin.

    Implikasi bagi Investor dan Trader

    Analis menilai bahwa pergerakan indeks tersebut dapat membantu investor memahami rotasi pasar, membaca tingkat risiko, serta menentukan potensi titik masuk untuk aset alternatif. Peningkatan indeks juga dinilai dapat memberikan sinyal awal untuk melakukan penyesuaian portofolio.

    Kenaikan ke level 27 menunjukkan bahwa sebagian altcoin mulai menunjukkan performa lebih baik meski secara keseluruhan belum mendominasi market. Para ahli menilai bahwa kenaikan bertahap seperti ini sering kali menjadi indikasi awal sebelum modal berpindah lebih signifikan ke altcoin.

    Metrik Altcoin Season Index pada 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Jarak Menuju Altcoin Season Masih Jauh

    Meskipun tren indeks mengarah naik, masih terdapat jarak signifikan menuju level 75 yang menandakan Altcoin Season. Faktor-faktor yang dapat mendorong kenaikan lebih cepat antara lain stabilitas harga Bitcoin, perkembangan teknologi pada proyek altcoin, peningkatan minat institusi, serta regulasi yang mendukung aset tertentu.

    Pemantauan Indeks Jadi Kunci Langkah Selanjutnya

    Pergerakan dari 26 ke 27 dinilai penting bagi investor yang ingin mengantisipasi pergantian fase pasar. Jika tren kenaikan berlanjut, hal ini dapat menjadi indikator awal menuju potensi rally altcoin.

    Meskipun begitu, analis menegaskan bahwa Altcoin Season Index hanya satu dari banyak indikator yang perlu diperhatikan. Pengambilan keputusan investasi sebaiknya tetap mempertimbangkan fundamental proyek, kapitalisasi pasar, volume perdagangan, serta sentimen secara keseluruhan.

    Kesimpulan

    Kenaikan Altcoin Season Index ke level 27 mencerminkan perubahan sentimen yang mulai mengarah pada altcoin, meski dominasi Bitcoin masih kuat. Pasar dinilai memasuki fase pengamatan penting, di mana pergerakan selanjutnya dapat menentukan arah investasi dalam beberapa pekan mendatang.

    Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com