Tag: Altcoin Season Index

  • Indeks Altcoin Turun ke 32, Pasar Kripto Masuki Fase Dominasi Bitcoin

    Indeks Altcoin Season yang dipantau CoinMarketCap tercatat berada di level 32, menegaskan bahwa pasar kripto saat ini berada dalam fase dominasi Bitcoin. Angka tersebut menunjukkan bahwa mayoritas altcoin tidak mampu mengungguli performa Bitcoin dalam 90 hari terakhir.

    Dilaporkan CoinMarketCap, Altcoin Season Index sendiri mengukur kinerja 100 altcoin teratas, tidak termasuk stablecoin dan wrapped token, dibandingkan dengan Bitcoin. Indeks akan mencapai level 100 apabila 75 persen altcoin mencatatkan performa lebih baik dari Bitcoin, yang dikenal sebagai “altcoin season”. Namun, kondisi saat ini bergerak ke arah sebaliknya.

    Penurunan indeks ke level 32 mengindikasikan bahwa investor lebih condong pada Bitcoin, yang dianggap lebih stabil di tengah volatilitas pasar. Menurut analis, fase ini biasanya mendorong investor untuk menata ulang portofolio dengan mengurangi eksposur terhadap altcoin berisiko tinggi.

    Metrik Altcoin Season Index pada 16 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 16 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: BTC Dominance Hampir Sentuh 6%, Pertanda Akhir Altcoin Season?

    Prediksi Jangka Pendek

    Meski demikian, para pakar mengingatkan bahwa indeks tersebut memiliki keterbatasan. Hal ini karena indikator hanya mengukur 100 altcoin teratas dan tidak mencakup aset kripto kapitalisasi kecil yang berpotensi mencatatkan lonjakan harga secara individual. Selain itu, volatilitas pasar dapat memicu perubahan cepat pada indeks, sehingga tidak ideal untuk prediksi jangka pendek.

    Investor disarankan untuk mengombinasikan Altcoin Season Index dengan indikator lain seperti volume perdagangan dan perkembangan berita industri untuk mendapatkan gambaran pasar yang lebih komprehensif.

    Dengan kondisi indeks saat ini, sejumlah analis melihat peluang bagi investor untuk mengalihkan sebagian dana ke Bitcoin atau stablecoin sebagai langkah mitigasi risiko. Namun, mereka juga mencatat bahwa pergerakan indeks mendekati level 75 dapat menjadi sinyal awal untuk kembali masuk ke pasar altcoin.

    Perkembangan Altcoin Season Index diperkirakan akan terus menjadi perhatian pelaku pasar seiring dinamika investasi kripto yang bergerak cepat dan sensitif terhadap perubahan sentimen.

    Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indeks Altcoin Season Turun, Tapi Solana dan XRP Justru Bangkit!

    Pasar kripto sedang diterpa badai besar. Dalam dua minggu terakhir, investor global ramai-ramai menarik Altcoin dan produk investasi kripto berbasis Exchange-Traded Products (ETP). Namun di tengah arus keluar miliaran dolar itu, beberapa altcoin justru tampil garang dan menolak tumbang, terutama Solana (SOL) dan XRP.

    Arus Keluar Dana Pecah Rekor

    Dilaporkan Coinfolks, Minggu lalu, total outflows (dana keluar) dari produk kripto mencapai 1,17 miliar dolar AS, naik 70% dibandingkan minggu sebelumnya yang “hanya” 360 juta dolar.

    Menurut James Butterfill, Kepala Riset CoinShares, aksi jual brutal ini dipicu oleh tren bearish yang semakin dalam pasca flash crash pada 10 Oktober.

    Selain itu, ketidakpastian soal kebijakan suku bunga The Fed juga membuat investor waspada. Harapan sempat muncul pada Kamis ketika isu penutupan pemerintahan AS mereda — namun langsung pupus keesokan harinya, dan tekanan jual pun kembali menggila. Volume perdagangan tetap tinggi di angka 43 miliar dolar, menandakan pasar masih aktif meski diliputi ketakutan.

    Bitcoin dan Ethereum Jadi Korban Terbesar

    Dua raksasa kripto, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), terkena dampak paling parah.

    Produk Arus Dana Minggu Lalu Perbandingan Catatan
    Bitcoin (BTC) ETP Outflows 932 juta dolar Sedikit menurun dari 946 juta dolar Masih memimpin penarikan dana
    Ether (ETH) ETP Outflows 438 juta dolar Berbalik dari inflows 57 juta dolar Gagal bertahan dari tekanan pasar

    Menariknya, produk Short Bitcoin ETP — yang bertaruh harga BTC akan turun — justru mencatat inflows 11,8 juta dolar, level tertinggi sejak Mei 2025. Ini sinyal kuat bahwa banyak investor mulai menyiapkan posisi bearish.

    Tapi Altcoin Tertentu Justru Melawan Arus

    Di tengah gelombang outflow besar-besaran, beberapa altcoin menunjukkan daya tahan luar biasa.

    • Solana (SOL) menjadi bintang utama dengan inflows sebesar 118 juta dolar hanya dalam seminggu. Selama sembilan minggu terakhir, total dana masuk ke produk ETP Solana sudah menembus 2,1 miliar dolar.
    • XRP juga ikut melawan arus dengan inflows sebesar 28 juta dolar.
    • Hedera (HBAR) mencatat inflows 27 juta dolar.
    • Hyperliquid (HYPE) ikut mencatat inflows 4,2 juta dolar.

    Aset Kripto Global Turun ke Level Terendah Sejak Juli

    Total Assets Under Management (AUM) untuk seluruh ETP kripto kini turun menjadi 207,5 miliar dolar, level terendah sejak pertengahan Juli. Sebagai perbandingan, pada awal Oktober nilai AUM sempat mencapai lebih dari 254 miliar dolar, artinya pasar kehilangan hampir 47 miliar dolar hanya dalam waktu kurang dari sebulan.

    Altcoin Season Masih Lesu, Tapi Benih Optimisme Mulai Tumbuh

    Metrik Altcoin Season Index pada 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Indeks Altcoin Season kini berada di angka 29 dari 100, menandakan bahwa Bitcoin Season masih mendominasi. Namun, performa luar biasa dari SOL, XRP, HBAR, dan HYPE bisa menjadi pertanda awal rotasi modal menuju altcoin jika kondisi pasar mulai pulih.

    “Ketika arus utama menjauh, justru para pemain kuat yang akan bertahan,” ujar salah satu analis pasar kripto independen.

    Yang Bertahan Akan Menang

    Gelombang besar outflow saat ini mungkin membuat banyak investor panik, tapi sejarah menunjukkan bahwa di saat kepanikan terbesar, justru peluang terbaik muncul.

    Dengan Solana dan XRP tetap mencatat inflows positif, ada kemungkinan rotasi besar menuju altcoin tangguh sedang dimulai. Apakah ini pertanda awal “Altcoin Season” berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

    Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Naik ke $3.57 Triliun, Apakah Altcoin Season Dimulai?

    Pasar kripto kembali panas! Setelah sempat lesu di awal November, suasana mulai berbalik arah menjadi altcoin season. Pada hari Senin, total kapitalisasi pasar kripto melonjak 4,33% menjadi $3,57 triliun, menandakan kebangkitan besar di tengah ketidakpastian ekonomi global.

    Dilaporkan Traders Union, kenaikan ini terjadi usai pemerintah AS berhasil menghindari shutdown, langkah yang langsung meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Indeks Fear & Greed juga naik ke level 29 (fear), menunjukkan adanya cautious optimism atau optimisme hati-hati dari pelaku pasar.

    Bitcoin Kembali Menguat, Tapi Altcoin Jadi Sorotan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Altcoin Season Semakin Dekat? BTC Dominance Turun Drastis

    Sang raja kripto, Bitcoin (BTC), mencatat kenaikan 4,27% dalam 24 jam terakhir dan kini bertengger di kisaran $106.217, meski masih menanggung kerugian mingguan kecil sebesar 1,17%. Namun, bintang utama kali ini justru datang dari deretan altcoin.

    • Ethereum (ETH) memimpin reli dengan lonjakan 5,8% ke $3.606, dipicu penurunan biaya jaringan hingga hanya 0,067 gwei — level terendah dalam beberapa bulan terakhir.
    • Solana (SOL) menyusul dengan kenaikan 5,78%, sementara XRP melesat 7,9% berkat optimisme baru soal adopsi dunia nyata dan perluasan pembayaran lintas batas.
    • Token seperti Chainlink (LINK) dan Hyperliquid (HYPE) juga naik masing-masing 6,8% dan 6,7%, menunjukkan pergeseran investor ke aset DeFi berkinerja tinggi.
    • BNB dan Cardano (ADA) ikut bangkit dengan kenaikan 1,8% dan 5,6%.

    Semua ini membuat Altcoin Season Index naik ke 33/100, menandakan potensi awal dari altcoin season yang selama ini ditunggu-tunggu.

    Metrik Altcoin Season Index pada 10 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 10 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Politik dan Ekonomi: Dua Sisi Mata Uang Volatilitas

    Meskipun sentimen pasar tampak membaik, analis memperingatkan bahwa volatilitas belum sepenuhnya hilang. Rencana ekonomi baru seperti “Trump 2000 Tariff Plan” disebut-sebut bisa menekan pasar global dan memengaruhi likuiditas aset kripto.

    Menariknya, laporan kuartal ketiga Trump Media justru menyoroti ekspansi dunia kripto meski mencatat kerugian — tanda bahwa politik Amerika mulai semakin akrab dengan aset digital, terutama menjelang siklus pemilu 2026.

    Dengan Average Crypto RSI di level 57,4, pasar kini berada di wilayah netral, artinya momentum bullish bisa segera terbentuk jika stabilitas ekonomi berlanjut dan ketidakpastian fiskal AS tetap terkendali.

    Kesimpulan: Apakah Ini Awal dari Altcoin Season Sebenarnya?

    Kenaikan serentak berbagai altcoin dan perbaikan sentimen pasar membuat banyak investor mulai bertanya-tanya:
    Apakah ini pertanda “Altcoin Season” akhirnya dimulai?

    Meskipun indeks baru berada di angka 33, tren penguatan ini bisa menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai kembali percaya pada aset non-Bitcoin. Jika momentum terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan kita akan melihat lonjakan besar pada altcoin dalam beberapa minggu mendatang.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Semakin Dekat? BTC Dominance Turun Drastis

    Apakah altcoin season akan segera tiba? Sejumlah analis meyakini sinyal-sinyal awalnya sudah terlihat. Salah satunya datang dari analis kripto populer, Matthew Hyland, yang menilai bahwa grafik BTC Dominance kini menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang bisa membuka jalan bagi kebangkitan altcoin.

    “Alasan kamu harus percaya diri terhadap pergerakan altcoin adalah karena grafik BTC Dominance tampak bearish, dan sudah seperti itu selama berminggu-minggu,” tulis Hyland di X (Twitter) pada Jumat.
    Menurutnya, tren ini kemungkinan akan berlanjut, sementara reli Bitcoin yang terjadi belakangan hanyalah ‘dead cat bounce’ alias pantulan sementara dalam tren turun.

    Dalam video terpisah, Hyland juga menuduh bahwa volatilitas harga Bitcoin akhir-akhir ini bukan murni pergerakan pasar, melainkan hasil “manipulasi dari institusi keuangan tradisional (Wall Street) untuk menyiapkan posisi mereka.”

    BTC Dominance Turun 5%, Tapi Altcoin Masih Lesu

    Data dari TradingView menunjukkan bahwa dominasi pasar Bitcoin turun 5,13% sejak Mei dan kini berada di level 59,90%.

    Meski begitu, Bitcoin masih memegang porsi terbesar dari pasar kripto dan diperdagangkan di kisaran US$102.090 per 9 November, menurut CoinMarketCap.

    Sebelumnya, pada 4 November, harga Bitcoin sempat jatuh di bawah US$100.000 untuk pertama kalinya dalam empat bulan, memicu kekhawatiran tentang arah pasar ke depan. Namun, sebagian analis menilai momen ini bisa menjadi titik awal bagi “rotasi modal” dari BTC ke altcoin.

    Sayangnya, CoinMarketCap Altcoin Season Index masih berada di angka 28/100, yang berarti pasar kripto masih dalam fase “Bitcoin Season”. Dengan kata lain, meski dominasi BTC turun, performa altcoin secara keseluruhan belum menunjukkan tanda kuat untuk takeover.

    Altcoin Season Kali Ini Mungkin Tak Seramai Dulu

    Siklus altcoin season di masa lalu sering diwarnai dengan lonjakan besar-besaran di berbagai koin kecil. Namun, beberapa eksekutif kripto memperkirakan siklus kali ini akan lebih selektif.

    Maen Ftouni, CEO CoinQuant, mengatakan bahwa pada altcoin season berikutnya, modal besar akan lebih banyak mengalir ke aset yang sudah memiliki ETF atau berpotensi mendapatkannya.

    “Tidak semua koin akan mengalami lonjakan besar. Likuiditas akan terkonsentrasi di aset tertentu, termasuk ‘dinosaurus’ lama yang sudah mapan,” jelas Ftouni.

    Metrik Altcoin Season Index pada 9 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 9 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Artinya, di siklus kali ini, trader tidak bisa lagi berharap semua altcoin “terbang bersama”. Proyek yang memiliki fundamental kuat, likuiditas besar, serta dukungan institusional kemungkinan akan jadi pemenang utama.

    Apa Artinya Bagi Trader?

    Dilaporkan Trading View, bagi investor ritel, situasi ini bisa menjadi momen penting untuk menata ulang strategi. Beberapa poin yang bisa diperhatikan:

    • Pantau tren BTC Dominance. Penurunan lanjutan bisa jadi sinyal awal altcoin season.
    • Fokus pada aset likuid. Koin dengan volume tinggi dan ekosistem kuat lebih berpotensi menyerap modal baru.
    • Jangan abaikan manajemen risiko. Crash Oktober yang menghapus US$19 miliar posisi leverage jadi pengingat keras bahwa euforia bisa berbalik cepat.
    • Cari katalis jelas. ETF, upgrade jaringan, atau kolaborasi institusional bisa jadi pemicu rotasi modal.

    Altcoin Season di Ujung Tanduk?

    Selama BTC Dominance terus melemah, peluang untuk rotasi ke altcoin tetap terbuka. Namun, sinyal sejati altcoin season bukan hanya dari penurunan dominasi, melainkan konfirmasi performa lintas koin yang lebih luas dan volume perdagangan yang meningkat.

    Jika semua itu terjadi secara bersamaan, maka fase berikutnya dari pasar kripto bisa jadi benar-benar milik altcoin — tapi kali ini, hanya bagi mereka yang tahu di mana harus menaruh modalnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Segera Dimulai? Indikator Tunjukkan Lonjakan Besar

    Pasar kripto mulai memperlihatkan tanda-tanda awal datangnya Altcoin Season baru. Berdasarkan data dan analisis teknikal, sejumlah indikator historis mengisyaratkan bahwa fase rebound besar mungkin akan segera dimulai setelah periode stagnasi panjang.

    Saat ini, metrik Altcoin Season Index di CoinMarketCap berada di level 31 dari 100, menandakan pasar masih didominasi oleh Bitcoin. Namun, para analis percaya bahwa sejumlah faktor bullish tengah mengumpul dan dapat memicu lonjakan harga besar-besaran di berbagai altcoin dalam waktu dekat.

    Altcoin Dominance Sentuh Level Oversold Terdalam dalam Sejarah

    Analis kripto Javon Marks menyebut bahwa dominasi altcoin saat ini telah memasuki kondisi oversold paling ekstrem dalam sejarah. Indikator ini mengukur porsi pasar semua altcoin terhadap total kapitalisasi kripto, dan data terbaru menunjukkan titik terendah sejak lebih dari satu dekade terakhir.

    Menurut chart OTHERS.D, yang merepresentasikan dominasi pasar dari seluruh aset kripto di luar 10 besar berdasarkan kapitalisasi, posisi altcoin kini hanya sekitar 7%, jauh turun dari puncak 20% pada tahun 2021.

    Metrik Altcoin Season Index pada 2 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 2 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Menariknya, indikator wave trend pada grafik tersebut kini berada di sekitar -50%, posisi terendah sepanjang sejarah. Marks menilai bahwa kondisi ekstrem seperti ini biasanya diikuti oleh reversal kuat, pertanda tekanan jual telah habis dan fase akumulasi besar-besaran bisa segera dimulai.

    “Setiap kali altcoin mencapai titik oversold seperti ini, pasar biasanya memantul dengan sangat kuat,” tulis Marks di platform X.

    Fed dan Likuiditas: Kunci Pemicu Lonjakan Berikutnya

    Selain faktor teknikal, analis Ted Pillows menyoroti hubungan erat antara kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dan pergerakan pasar kripto, khususnya altcoin. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan siklus 2019–2020, ketika The Fed menghentikan kebijakan quantitative tightening (QT) dan kemudian beralih ke quantitative easing (QE).

    Menurut Pillows, saat QT berakhir pada akhir 2019, total kapitalisasi pasar kripto (di luar Bitcoin) sempat turun sekitar 42%, namun kemudian melonjak tajam setelah The Fed memulai QE pada Maret 2020.

    “Mengakhiri QT bisa meredakan tekanan finansial, tapi belum cukup untuk memicu reli altcoin. Diperlukan injeksi likuiditas nyata, seperti yang terjadi saat QE atau saat Treasury melepas dana dari TGA,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa opsi paling realistis saat ini adalah pelepasan likuiditas melalui TGA (Treasury General Account). Dengan kondisi pemerintah AS tengah menghadapi shutdown, Pillows memprediksi bahwa begitu kebuntuan fiskal terselesaikan, pelepasan likuiditas dari TGA dapat menjadi pemicu utama dimulainya Altcoin Season berikutnya.

    Gabungan antara indikator teknikal oversold historis dan potensi injeksi likuiditas dari kebijakan moneter AS memberikan harapan baru bagi investor altcoin. Jika pola historis kembali terulang, pasar mungkin akan segera menyaksikan fase akumulasi besar-besaran, awal dari Altcoin Season yang sudah lama ditunggu.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Naik ke 32, Tanda BTC Tergeser?

    Pasar kripto kembali bergolak! Kali ini, sorotan tertuju pada Altcoin Season Index yang melonjak ke angka 32, naik lima poin dari pembacaan sebelumnya. Sekilas mungkin tampak kecil, tapi bagi investor berpengalaman, angka ini bisa jadi sinyal awal perubahan besar di pasar kripto.

    Apa Itu Altcoin Season Index?

    Altcoin Season Index, indikator yang dikembangkan oleh CoinMarketCap, berfungsi sebagai barometer utama untuk menilai kekuatan altcoin terhadap Bitcoin.
    Indeks ini mengukur:

    • Performa 100 aset kripto teratas (tidak termasuk stablecoin dan wrapped token).
    • Perbandingan kinerja altcoin terhadap Bitcoin selama 90 hari terakhir.

    Nilai indeks mendekati 100 menandakan altcoin season, di mana sebagian besar altcoin mengungguli Bitcoin. Sebaliknya, angka rendah (mendekati 0) berarti pasar masih dikuasai oleh Bitcoin.

    Metrik Altcoin Season Index pada 30 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 30 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Mengapa Angka 32 Itu Penting?

    Kenaikan indeks menjadi 32 bukan sekadar angka acak, ini adalah tanda perubahan sentimen pasar. Walau masih jauh dari ambang 75% yang menandai altcoin season resmi, tren naik ini menunjukkan momentum altcoin mulai menguat.

    Artinya, beberapa altcoin kini menunjukkan performa lebih baik dibanding Bitcoin, sinyal awal bagi investor untuk:

    • Riset proyek altcoin potensial yang mulai menunjukkan kekuatan.
    • Memantau sentimen pasar dan arus modal yang mulai mengalir ke altcoin.
    • Mempertimbangkan rebalancing portofolio antara Bitcoin dan aset alternatif.

    Bitcoin Season vs. Altcoin Season Di Mana Kita Sekarang?

    Dengan indeks di level 32, pasar masih berada dalam bayang-bayang dominasi Bitcoin, namun transisi ke fase altcoin bisa saja sedang dimulai.

    Tantangan: Altcoin masih berisiko tinggi dan sangat bergantung pada pergerakan Bitcoin.
    Peluang: Investor yang jeli bisa mulai mengakumulasi altcoin berkualitas sebelum hype besar dimulai.

    Jika tren kenaikan ini berlanjut, potensi rotasi modal ke altcoin bisa terjadi dalam waktu dekat, yang biasanya diikuti oleh lonjakan harga signifikan di berbagai aset menengah hingga kecil kapitalisasi.

    Awal Gelombang Baru?

    Kenaikan Altcoin Season Index ke 32 menunjukkan angin perubahan mulai berhembus di pasar kripto. Belum cukup kuat untuk disebut altcoin season penuh, tapi cukup untuk membuat investor waspada dan bersiap.

    Dalam dunia kripto yang bergerak cepat, memahami indikator seperti ini dapat menjadi senjata strategis untuk mengambil posisi lebih awal sebelum euforia pasar benar-benar dimulai.

    Pertanyaannya sekarang: apakah ini hanya awan pemanasan, atau awal dari badai altcoin yang sesungguhnya?

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Melemah, Pasar Kripto Terkoreksi Tajam

    Altcoin Season Index kini hanya berada di level 26/100, menandakan dominasi Bitcoin masih kuat di tengah tekanan pasar. Sebulan lalu, indeks ini sempat mencapai 66, tetapi kini kembali ke zona “Bitcoin Season.” Artinya, altcoin belum mampu mengambil alih momentum meski banyak yang berharap pada altseason 2025.

    Mengapa Pasar Kripto Turun Hari Ini?
    Pada Selasa (28/10), kapitalisasi pasar kripto global anjlok lebih dari 1% ke sekitar $3,9 triliun. Bitcoin (BTC) memimpin pelemahan dengan turun ke level $112.412, sementara Ethereum (ETH) ikut terkoreksi sekitar 3% ke $3.946. Meskipun begitu, ketakutan akan penurunan lebih lanjut mulai mereda karena investor menantikan keputusan penting dari The Fed.

    Pemicu Utama: Ketidakpastian Suku Bunga The Fed
    Volatilitas tinggi terjadi menjelang rilis data FOMC yang akan menentukan arah suku bunga AS. Kekhawatiran terhadap pemangkasan suku bunga membuat pasar kripto goyah, meski sebagian analis melihat peluang besar untuk rebound jika kebijakan Quantitative Easing (QE) benar-benar dimulai.

    Beberapa pakar memperkirakan The Fed bisa mencetak uang hingga $1,5 triliun untuk menstabilkan ekonomi, yang justru bisa memperkuat aliran dana kembali ke aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Efek ‘Sell the News’ dari Peluncuran ETF Altcoin
    Kabar mengenai spot ETF altcoin yang resmi diluncurkan seharusnya menjadi katalis positif, tetapi justru memicu aksi ambil untung di tengah ketidakpastian politik AS akibat government shutdown. Investor kini lebih berhati-hati dan menunggu langkah selanjutnya dari The Fed dan QE.

    Long Squeeze Memperparah Tekanan Pasar
    Menurut data CoinGlass, total likuidasi di pasar kripto mencapai $567 juta dalam 24 jam terakhir, dengan $409 juta di antaranya berasal dari posisi long. Efek long squeeze ini mempercepat penurunan harga dan menambah tekanan jangka pendek di seluruh aset kripto.

    Penurunan pasar kripto kali ini bukan hanya karena aksi jual semata, tetapi juga dipicu oleh kombinasi faktor makro: ketidakpastian suku bunga The Fed, efek pasca-peluncuran ETF altcoin, dan gelombang likuidasi besar-besaran. Namun di sisi lain, banyak analis masih optimis — fase koreksi ini bisa menjadi “napas” sebelum reli besar dimulai saat kebijakan pelonggaran moneter benar-benar diberlakukan.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Index Naik, Bitcoin Turun: Saatnya Altcoin Tampil?

    Narasi tentang altcoin season kembali menguat di kalangan investor kripto, setelah dominasi Bitcoin berada di angka 59,72% yang menandakan kemungkinan rotasi menuju 54%. Perhatian kini tertuju pada altcoin, dengan sentimen bullish mulai muncul meski pasar kripto baru saja menghadapi tantangan signifikan.

    Flash Crash 10 Oktober Jadi “Berkah Terselubung”
    Seorang analis kripto mengungkapkan bahwa keruntuhan pasar pada 10 Oktober 2025, meski awalnya dianggap negatif, justru membuka peluang bagi momentum altcoin berikutnya. Flash crash ini menyebabkan harga Bitcoin turun 20%, sementara sebagian besar altcoin kehilangan lebih dari 50% nilainya. Namun, pembersihan pasar ini menghapus posisi leverage lemah dan penjualan spekulan, meninggalkan kondisi lebih sehat untuk reli altcoin berikutnya.

    Baca juga: Altcoin Season Resmi Berakhir? Bitcoin Kembali Kuasai Pasar Kripto!

    Lembaga Jadi Kunci Kenaikan Berikutnya
    Menurut analis, musim altcoin yang akan datang diprediksi akan didorong oleh investor institusional, bukan spekulasi liar seperti sebelumnya. Kepatuhan terhadap regulasi juga dianggap sebagai pendorong utama. Altcoin kini bergerak di bawah narasi berbeda dari bull run sebelumnya, dengan investor lebih fokus pada strategi jangka panjang daripada lonjakan harga cepat.

    Dominasi Bitcoin Turun Jadi Indikator Musim Altcoin
    Salah satu pemicu yang paling diperhatikan adalah penurunan dominasi Bitcoin menuju 54%, dari 59,72% saat ini. Penurunan ini bisa menjadi tanda struktural bahwa altcoin siap menguat. Analis menyatakan bahwa pasar telah menyingkirkan risiko berlebih, menciptakan fondasi yang lebih kokoh untuk kenaikan harga altcoin yang berkelanjutan.

    Meskipun pasar kripto menghadapi ketidakpastian, analis tetap optimistis bahwa musim altcoin bisa segera terjadi, terutama dengan dukungan lembaga dan kondisi pasar yang lebih sehat. Investor kini menantikan momentum yang bisa menjadi titik balik untuk altcoin di bulan-bulan mendatang.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Resmi Berakhir? Bitcoin Kembali Kuasai Pasar Kripto!

    Pasar kripto kembali bergeser ke fase “Bitcoin Season” setelah Altcoin Season Index anjlok ke level 24, menandakan dominasi Bitcoin semakin kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

    Sebelumnya, indeks ini sempat berada di zona Altcoin Season dengan skor 77 sebulan lalu, bahkan mencapai puncak tahunan di 87 pada Desember 2024. Namun kini, angka 24/100 menegaskan bahwa investor kembali berbondong-bondong menuju aset kripto terbesar di dunia itu.

    Bitcoin Jadi “Tempat Aman” Saat Pasar Bergejolak

    Dilaporkan Tronweekly, penurunan tajam di sektor altcoin berbanding terbalik dengan peningkatan minat pada Bitcoin. Harga BTC kini berada di sekitar $107.000, meskipun sempat terkoreksi 6,59% dalam sepekan terakhir.

    Investor tampaknya mencari perlindungan di tengah ketegangan geopolitik antara AS dan Tiongkok serta perlambatan ekonomi global. Bitcoin kembali dianggap sebagai “safe haven” digital, pilihan utama ketika volatilitas meningkat dan kepercayaan terhadap aset berisiko seperti altcoin menurun.

    Kapitalisasi Pasar Altcoin Terpukul

    Kapitalisasi pasar kripto non-Bitcoin dan non-stablecoin kini menyusut ke sekitar $1,1 triliun. Dana yang sebelumnya mengalir deras ke proyek altcoin kini dialihkan ke aset yang dianggap lebih stabil, terutama Bitcoin.

    Menurut data BlockchainCenter, tren ini menunjukkan rotasi modal besar-besaran yang mencerminkan perubahan psikologis investor, dari pencarian profit tinggi menuju proteksi nilai aset.

    Fear and Greed Index Anjlok ke Zona “Fear”

    Tak hanya altcoin yang terpukul. Crypto Fear and Greed Index kini berada di level 23, mengindikasikan pasar sedang dikuasai rasa takut. Kondisi ini biasanya terjadi saat investor melakukan aksi jual panik dan memicu likuidasi besar-besaran.

    Namun secara historis, fase seperti ini juga sering menjadi titik awal siklus pemulihan baru. Ketika Altcoin Season Index mendekati 25 atau lebih rendah, pasar kerap bersiap untuk fase “rebound”, di mana altcoin tertentu mulai pulih lebih cepat.

    Analis: “Bitcoin Bisa Uji Lagi $120.000”

    Menurut Julio Moreno, Kepala Riset di CryptoQuant, Bitcoin saat ini sedang menguji area penting di sekitar $100.000, zona yang sebelumnya menjadi basis kuat untuk pergerakan bullish.

    “Jika BTC mampu bertahan di atas level ini, target berikutnya bisa kembali ke kisaran $120.000, bahkan membuka jalan untuk tren naik baru,” ujar Moreno.

    Akhir Musim Altcoin, Awal Siklus Baru?

    Walaupun dominasi Bitcoin meningkat, beberapa analis melihat ini sebagai fase transisi sehat sebelum siklus altcoin berikutnya dimulai.

    Ketika sentimen pasar membaik dan likuiditas kembali, altcoin dengan fundamental kuat kemungkinan akan memimpin reli baru. Untuk saat ini, Bitcoin tetap menjadi poros utama ekosistem kripto, sekaligus indikator utama arah pasar selanjutnya.

    Dengan Altcoin Season Index di level 24 dan Fear & Greed Index di 23, pasar kripto saat ini jelas berada dalam fase ketakutan dan konsolidasi. Namun sejarah menunjukkan, di balik “musim dingin altcoin”, sering kali muncul awal dari musim kenaikan berikutnya.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga

    Altcoin Season Index saat ini berada di 36/100, turun dari 51 pekan lalu dan 72 sebulan lalu, menandakan dominasi Bitcoin kembali menguat. Namun di balik penurunan ini, muncul kekhawatiran besar: apakah harga altcoin yang selama ini kita lihat benar-benar mencerminkan nilai aslinya?

    CEX Lepas Pantai Diduga Kendalikan Harga Altcoin

    Arthur_0x, salah satu tokoh berpengaruh di industri kripto, menyoroti masalah serius dalam sistem penemuan harga altcoin. Dalam unggahan di X (15 Oktober 2025), ia menuding bahwa pasar altcoin kini sepenuhnya dikendalikan oleh bursa terpusat lepas pantai seperti Binance, Bybit, dan KuCoin.

    Menurut Arthur, dominasi ini membuat harga altcoin mudah dimanipulasi, terutama di luar pengawasan regulator.

    Dilaporkan Coinfomania, temuannya didukung oleh riset Kaiko (2025) yang mengungkapkan buku pesanan altcoin makin tipis, dengan pembuat pasar yang berkurang drastis. Sementara laporan Chainalysis menyebut perdagangan cuci (wash trading) masih lazim di sejumlah CEX.

    Artinya, sebagian besar volume perdagangan bisa jadi hanyalah ilusi likuiditas, membuat harga tampak aktif padahal rapuh dan mudah digerakkan oleh pemain besar.

    Metrik Altcoin Season Index pada 15 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 15 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: TOTAL3 Altcoin Koreksi Dalam, Harus Hit Bottom Ini untuk Altcoin Season?

    Whale Bisa Goyang Harga dengan Modal Kecil

    Data Coingecko menunjukkan, hanya butuh sedikit modal untuk menggerakkan harga altcoin hingga 2%. Ini menandakan likuiditas koin non-utama sangat rendah, dan pasar yang tipis membuat “paus” mampu mengguncang harga sesuka hati.

    Fenomena ini memperkuat anggapan bahwa harga altcoin di CEX belum tentu mencerminkan nilai riil pasar.

    DeFi Jadi Harapan Baru Penemuan Harga

    Di tengah kekhawatiran tersebut, komunitas DeFi menilai solusi ada pada Automated Market Maker (AMM) seperti Uniswap dan SushiSwap.

    Menurut @0xDeFiDevin, sistem AMM menawarkan transparansi harga dan tanpa volume palsu, karena perdagangan dilakukan lewat kolam likuiditas, bukan buku pesanan tradisional.

    Data DefiLlama mencatat volume harian di Uniswap saat ini mencapai $1–2 miliar, dengan 67% transaksi terjadi di jaringan Layer 2. Meski begitu, likuiditas DEX masih belum merata — beberapa altcoin kecil masih diperdagangkan dengan spread di atas 5%.

    Selain itu, platform seperti Hyperliquid kini mulai menarik perhatian. Bursa DeFi ini menawarkan perdagangan dan likuidasi sepenuhnya on-chain dengan leverage hingga 40x, memberikan keseimbangan antara kecepatan dan desentralisasi.

    Menuju Reformasi atau Fragmentasi Pasar

    Laporan Kaiko (Juli 2025) memperingatkan bahwa kesenjangan antara harga altcoin di CEX dan DEX terus melebar. Dari total likuiditas, 64% hanya terpusat di 10 pasangan utama, membuat pasar altcoin lainnya semakin rentan.

    Arthur menegaskan, industri tidak membutuhkan lebih banyak larangan, tetapi inovasi. Menurutnya, masa depan perdagangan kripto harus menghadirkan solusi hibrida, kecepatan dan efisiensi CEX berpadu dengan keterbukaan dan transparansi DeFi.

    Para analis optimistis, jika protokol DeFi baru mampu mencapai skala likuiditas besar, penemuan harga bisa lebih adil dan stabil. Namun tanpa reformasi, pasar altcoin akan terus terfragmentasi dan mudah dimanipulasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com