Tag: amerika serikat

  • 127 Penerima Beasiswa Fulbright Bersiap ke Amerika Serikat



    Jakarta

    Sebanyak 127 warga Indonesia berhasil menerima beasiswa dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk program Fulbright. Mereka yang berhasil ini akan belajar dan melakukan penelitian di Negeri Paman Sam.

    Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 22 orang daripada tahun sebelumnya. Di antaranya terdapat 54 orang penerima beasiswa Fulbright Master’s Degree, 37 orang penerima beasiswa Fulbright Doctoral Degree, dan 36 penerima beasiswa Fulbright Visiting Scholar untuk penelitian pascadoktoral di Amerika Serikat.

    Saat ini para pelajar dan peneliti tersebut tengah berada di Jakarta untuk persiapan menghadapi pengalaman akademik dan budaya di Amerika Serikat. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jakarta, Kalimantan Barat, Riau, Papua, dan Sulawesi Selatan.


    Para awardee akan mengikuti program di berbagai kampus, termasuk Georgia State University, Cornell University, Smithsonian Environmental Research Center, University of Illinois Urbana-Champaign, Harvard University, dan Texas A&M University.

    “Hubungan yang sukses selama 75 tahun antara Indonesia dan AS dibangun atas kerja keras warga kedua negara, sebagai diplomat sipil, yang mengikuti program Fulbright dan membangun hubungan yang langgeng antara kedua negara untuk memastikan keberhasilan hubungan selama 75 tahun ke depan dan seterusnya,” ucap Pejabat Urusan Budaya Kedutaan Besar AS di Jakarta, Emily Y Norris pada pembukaan orientasi prakeberangkatan pada Selasa (25/6/2024), dalam rilis yang diterima detikEdu.

    Selama 70 tahun, ada lebih dari 3.300 orang Indonesia dan 1.300 orang Amerika Serikat yang telah berkontribusi bagi hubungan bilateral kedua negara sebagai Fulbrighter atau penerima beasiswa Fulbright. Daftar lengkap penerima beasiswa Fulbright dari Indonesia dan AS bisa dilihat di laman AMINEF: https://rebrand.ly/AMINEF-Direktori.

    (nah/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 4 Alasan Harus Daftar Beasiswa YSEALI Academic Fellowship 2024, Apa Saja?



    Jakarta

    Tahun ini Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) kembali membuka program beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship 2024. Pendaftaran sudah bisa dilakukan hari ini hingga 18 April 2024 pukul 10.00 WIB.

    Disampaikan oleh Koordinator YSEALI US Embassy Jakarta, Putra Aditya, beasiswa ini bisa dicoba bagi siswa atau mahasiswa yang berumur 18-25 tahun. Awardee nantinya akan mengikuti kelas singkat di kampus AS selama lima minggu.

    “Setiap tahun kita buka dua kali dan setiap pendaftaran kita biasanya menerima jumlah sekitar 1.500-1.700 pendaftar yang kita pilih hanya 24-27 orang saja,” ujar Putra dalam Live “Kuliah Singkat ke AS Tanpa Syarat TOEFL” yang disiarkan Instagram @detikedu & @usembassyjkt, Kamis (28/3/2024).


    Putra menyebut kuota beasiswa ini hanya sebanyak 24-27 awardee. Penerima akan mendapatkan banyak manfaat dari beasiswa ini. Berikut di antaranya:

    Alasan Harus Daftar Beasiswa YSEALI Academic Fellowship 2024

    1. Tanpa Syarat TOEFL/IELTS

    Salah satu keunggulan dari beasiswa ini adalah tidak menjadikan skor TOEFL atau IELTS sebagai syarat. Pelamar hanya perlu menguasai kemampuan berbicara, mendengar, dan menulis bahasa Inggris untuk keperluan pembelajaran selama di kelas.

    “Kita tidak meminta persyaratan minimum TOEFL atau IELTS score. Nanti kami akan menanyakan apakah teman-teman sudah mampu mengambil tes atau belum, kalau belum pernah itu tidak apa-apa,” kata Putra.

    2. Pilihan Tema Lingkungan-Kewirausahaan

    Academic Fellowship YSEALI 2024 menyediakan tiga isu menarik yang bisa dipilih pelamar. Di antaranya adalah isu lingkungan, sosial, dan ekonomi.

    “Ada tiga tema yaitu environmental issue, itu untuk teman-teman yang tertarik dengan isu lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam,” jelas Putra.

    “Kemudian, ada juga tema yang berkaitan dengan isu sosial, keterlibatan sosial dan yang kita kita ada tema social entrepreneurship dan economic development itu untuk teman-teman yang tertarik dengan kewirausahaan,” tambahnya.

    3. Fully Funded

    Fasilitas yang disediakan oleh beasiswa Academic Fellowship YSEALI 2024 ini antara lain biaya dalam menunjang program, tunjangan perjalanan, tiket penerbangan pesawat hingga biaya akomodasi selama di AS. Hanya biaya pembuatan paspor yang harus ditanggung oleh awardee.

    4. Belajar Problem Solving

    Putra mengatakan beasiswa Academic Fellowship YSEALI 2024 diperuntukkan bagi calon awardee yang tertarik dalam mencari solusi terkait sebuah isu. Selama belajar di AS, awardee akan diberikan pengetahuan lengkap soal isu yang dipilih beserta cara mengatasinya.

    “Yang kita cari adalah teman-teman yang tahu betul apa isu yang mereka geluti, dan sudah mereka lakukan. Kita pengen teman-teman yang tertarik di isu apa, masalah apa, dan mau ngapain setelah sekembalinya,” kata Putra.

    Syarat Daftar Beasiswa YSEALI 2024

    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Berusia 18-25 tahun saat mendaftar.
    • Bukan warga atau penduduk tetap AS.
    • Mahasiswa sarjana/pascasarjana/fresh graduate yang lulus dalam jangka waktu lima tahun dari 2024.
    • Mahir berbahasa Inggris (bisa membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris)
    • Tidak diperlukan TOEFL, IELTS, atau skor tes lainnya. Kemampuan bahasa Inggris dievaluasi melalui formulir aplikasi dan wawancara dengan staf program YSEALI.
    • Mempunyai visa J-1 khusus program pertukaran pengunjung berbasis kerja dan studi ke Amerika Serikat yang disponsori oleh Departemen Luar Negeri AS.
    • Berminat terhadap isu yang ditawarkan YSEALI.
    • Mempunyai minat dalam mengabdi di masyarakat.
    • Siap berpartisipasi aktif kegiatan pengabdian masyarakat dan studi banding.
    • Berkomitmen kembali ke negara asal dan mengimplementasikan pengetahuan yang didapat
    • Belum pernah menempuh pendidikan di AS sebelumnya.

    Bagaimana detikers, berminat coba beasiswa Academic Fellowship YSEALI 2024? Segera daftarkan dirimu DI SINI.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Fellowship YSEALI 2024 Dibuka, Kuliah Singkat ke AS Tanpa Syarat TOEFL!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship ke Amerika Serikat (AS) 2024 dibuka hingga 18 April pukul 10.00 WIB. Mahasiswa sarjana, pascasarjana atau fresh graduate berusia 18-25 tahun diperkenankan mendaftar.

    Diketahui, YSEALI merupakan program dari pemerintah AS untuk pengembangan kepemimpinan kaum muda di Asia Tenggara. Melalui beasiswa YSEALI Academic Fellowship mahasiswa akan menjalani program akademik jangka pendek yang intensif selama lima minggu.

    Peserta nantinya akan belajar di perguruan tinggi AS untuk membahas lebih dalam satu dari tiga tema yang tersedia, yaitu Civil Engineering, Isu Lingkungan serta Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi. Komponen pembiayaan beasiswa ini sangatlah menarik dari biaya hidup, visa, tiket pesawat, asuransi hingga biaya lain yang berkaitan dengan kegiatan akademik.


    Hingga saat ini diketahui sudah ada 145 ribu mahasiswa yang tergabung dalam anggota YSEALI dari negara-negara Asia Tenggara dan Timor Leste. Ingin jadi salah satunya? Yuk simak syarat dan cara daftarnya dikutip dari laman Kedutaan Besar dan Konsulat AS, Jumat (22/3/2024).

    Syarat Pendaftaran Program YSEALI 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) berusia antara 18-25 tahun pada saat melamar.
    2. Bukan warga negara AS atau penduduk tetap AS.
    3. Mahasiswa sarjana atau pascasarjana atau fresh graduate yang lulus dalam jangka waktu lima tahun dari 2024.
    4. Mahir berbahasa Inggris dalam artian mampu membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris di dalam ruang kelas nantinya.
    5. Tidak diperlukan TOEFL, IELTS, atau skor tes lainnya. Kemampuan bahasa Inggris dievaluasi melalui formulir aplikasi dan wawancara dengan staf program YSEALI.
    6. Memenuhi syarat untuk menerima visa J-1 khusus program pertukaran pengunjung berbasis kerja dan studi ke Amerika Serikat yang disponsori oleh Departemen Luar Negeri AS.
    7. Memiliki minat, pengetahuan, atau pengalaman yang berkaitan dengan satu atau lebih dari tema YSEALI.
    8. Memiliki komitmen atau minat dalam pengabdian kepada masyarakat.
    9. Bersedia berpartisipasi aktif dalam program, kegiatan pengabdian masyarakat dan studi banding.
    10. Memiliki komitmen untuk kembali ke negara asalnya untuk menerapkan keterampilan yang telah didapatkan.
    11. Memiliki sedikit atau tidak pernah punya pengalaman menempuh pendidikan sebelumnya di AS.

    Program Kegiatan YSEALI

    Selama lima minggu peserta akan melakukan studi di kampus AS termasuk proses diskusi, seminar, presentasi kelompok dan lainnya. Tidak hanya itu, awardee YSEALI juga akan diajak studi wisata pendidikan, kegiatan kepemimpinan hingga kegiatan pengabdian masyarakat.

    Di akhir program, peserta akan diberi kesempatan berkunjung ke Washington DC untuk bertemu dengan para pemimpin AS, pembuat kebijakan, dan pakar yang ahli di tema pilihan peserta. Jika kondisi memungkinkan peserta juga akan melakukan kunjungan ke daerah lain.

    Kunjungan ini memberi kesempatan agar awardee bertemu berbagai organisasi di tingkat lokal, negara bagian, pihak wisata hingga organisasi nirlaba yang bekerja di lapangan.

    Namun jika peserta program tidak memungkinkan untuk mengikuti secara langsung, YSEALI akan mengubah formatnya menjadi program virtual. Penerima beasiswa akan melakukan aktivitas serupa tetapi secara daring dari negara asal mereka.

    Program akan berlangsung selama minimal 36 jam yang mencakup perkuliahan, diskusi kelompok, kunjungan lapangan, pengembangan kepemimpinan, penugasan dan kegiatan individu ataupun kelompok lainnya. Meski virtual, peserta diharapkan berpartisipasi secara penuh agar manfaat program tetap bisa dirasakan.

    Cara Mendaftar

    Detikers bisa mendaftar Program YSEALI secara daring, klik di sini.

    Pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 18 April 2024, pukul 10.00 WIB. Jadi jangan kelewatan dan semoga beruntung ya!

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ada Beasiswa S2 ke AS untuk Entrepreneur dan Profesional Nih, Cek Sekarang Ya!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Thohir Marshall MBA (TAMBA) dan Soeryadjaya Marshall MBA (SAMBA) periode kedua kembali dibuka hingga 31 Agustus 2024. Calon awardee bisa mengajukan pendaftaran secara daring melalui laman http://ausci.org/scholarship.

    Program beasiswa TAMBA dan SAMBA diluncurkan oleh Alumni University of Southern California Indonesia (AUSCI) bersama Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation. Setelah sukses mengirimkan 3 profesional dan entrepreneur pada periode pertama, tahun ini TAMBA dan SAMBA membuka kesempatan untuk 2 kandidat lagi.

    Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada profesional dan entrepreneur Indonesia melanjutkan studi magister (S2) ke salah satu sekolah bisnis terbaik di Amerika Serikat yakni University of Southern California (USC) Marshall School of Business.


    Nantinya, awardee akan mengenyam pendidikan pada program studi (prodi) International Business Education and Research (IBEAR) selama 1 tahun. Ketua AUSCI, Anto Perwata mengatakan beasiswa ini terbuka bagi profesional dan entrepreneur dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun dan syarat lainnya.

    “Kami Alumni University of Southern California Indonesia (AUSCI), senang sekali dapat kembali melaksanakan beasiswa untuk belajar di USC Marshall School of Business. Kami mengundang profesional dan entrepreneur dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun dan menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat untuk mendaftar,” katanya dalam keterangan tertulis Jumat (12/7/2024).

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir Garibaldi Thohir menyatakan TAMBA dan SAMBA menjadi upaya untuk meningkatkan kemampuan penerima beasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia bisnis. Sehingga mereka memiliki sikap agile dan adaptif dengan pola pikir yang strategis serta global.

    “Melalui program ini, kami berharap dapat mengembangkan generasi pemimpin bisnis Indonesia berikutnya yang akan membentuk masa depan Indonesia,” tambahnya.

    Siap mendaftar? Berikut informasi terkait beasiswa TAMBA dan SAMBA selengkapnya.

    Syarat Beasiswa AUSCI TAMBA dan SAMBA 2024

    Adapun syarat yang harus dipenuhi pendaftaran beasiswa AUSCI TAMBA Dan SAMBA 2024 adalah:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Berusia maksimal 40 tahun

    3. Berkomitmen untuk bekerja di Indonesia selama 5 tahun setelah lulus

    4. Profesional atau entrepreneur yang telah bekerja selama 6 tahun

    5. Memiliki skor TOEFL minimal 95 atau IELTS minimal 7

    6. Memiliki skor GMAT minimal 540

    7. Melengkapi surat pernyataan pribadi dan komitmen untuk kembali ke Indonesia.

    8. Surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain agar menjadi penerima beasiswa TAMBA dan SAMBA

    9. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman AUSCI di tautan http://ausci.org/scholarship.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa AUSCI TAMBA dan SAMBA 2024

    1. Pendaftaran: hingga 31 Agustus 2024

    2. Seleksi administrasi: Agustus-September 2024

    3. Pengumuman seleksi administrasi: 14 September 2024

    Kandidat yang berhasil lolos seleksi administrasi harus melengkapi syarat tambahan yakni:

    • Video pendek berdurasi 3 menit dan esai berdasarkan topik yang sesuai dikirim melalui email. Batas pengumpulan paling lambat 21 September 2024 pukul 17.00 WIB.
    • Kandidat lolos harus meminta SPT sebagai bukti kebutuhan beasiswa mereka.
    • Kandidat yang lolos harus menyerahkan semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk aplikasi IBEAR sebelum 15 Oktober 2024.
    • Semua kandidat harus mendaftar ulang ke IBEAR.
    • Biaya pendaftaran ke IBEAR sebesar 155 USD atau sekitar Rp 2,4 juta tidak ditanggung beasiswa dan tidak dikembalikan.

    4. Wawancara luring: 10 Oktober 2024

    5. Wawancara akhir: 15 November 2024

    6. Pengumuman akhir: 15 Desember 2024

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat di laman http://ausci.org/scholarship. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Cari Beasiswa Kuliah Singkat di AS Tanpa TOEFL? Nongkrong di Sini Yuk!



    Jakarta

    detikers mau mencari peluang beasiswa kuliah singkat ke AS tanpa syarat TOEFL? Sini-sini kumpul!

    Ada program beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship ke Amerika Serikat (AS) 2024. Program beasiswa ini memungkinkan detikers merasakan kuliah singkat di kampus-kampus AS selama lima pekan.

    Buat detikers yang berusia 18-25 tahun cocok nih menjadi kandidat pendaftar program YSEALI. Jangan khawatir, beasiswa ini tidak mensyaratkan nilai Test of English as a Foreign Language alias TOEFL, lho!


    Kalau detikers lolos dalam program ini, nantinya kamu akan belajar di perguruan tinggi AS untuk membahas lebih dalam satu dari tiga tema yang tersedia, yaitu Civil Engineering, Isu Lingkungan serta Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi. Komponen pembiayaan beasiswa ini sangatlah menarik dari biaya hidup, visa, tiket pesawat, asuransi hingga biaya lain yang berkaitan dengan kegiatan akademik.

    Nah, penasaran nggak nih gimana cara mendaftarnya, tips and trick-nya, serta bagaimana pengalaman alumni YSEALI dalam program ini? Tongkrongin aja live di Instagram detikEdu (@detikedu) dan Kedubes AS Jakarta (@usembassyjkt) pada Kamis, 28 Maret 2024 pukul 14.00-15.00 WIB besok!

    detikers bisa puas mendengar penjelasan dari Putra Aditya, Koordinator YSEALI dari Kedubes AS Jakarta dan alumni YSEALI Jannisa Vavaza, yang kini berprofesi sebagai Analis Data di Forum Konservasi Leuser. Lontarkan semua pertanyaan dan rasa penasaranmu pada mereka seputar program beasiswa YSEALI besok ya!

    Setelah itu, silakan gercep beraksi melamar program beasiswa YSEALI karena pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 18 April pukul 10.00 WIB.

    Sampai jumpa di forum IG live besok, detikers!

    (nwk/pal)





    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pertukaran ke Amerika buat Mahasiswa dan Umum 2025, Cek di Sini



    Jakarta

    International Research & Exchanges Board (IREX) membuka pendaftaran beasiswa pertukaran ke Amerika Serikat dalam program IREX Community Engagement Exchange (CEE) 2025. Mahasiswa dan warga umum dengan usia 21-27 dapat mendaftar sebelum 2 Juli 2024.

    Peserta beasiswa Pemerintah AS ini akan menjalani studi 1 tahun penuh mengenai kepentingan publik. Topik yang dibahas terutama menyoal dialog sipi dan pembangunan perdamaian, pemerintahan terbuka dan partisipatif, perempuan dan gender, pelestarian lingkungan, dan keterlibatan pemuda, seperti dikutip dari laman IREX.

    Beasiswa pertukaran ke AS ini meliputi dukungan visa J-1, biaya perjalanan pergi-pulang ke/dari AS, tunjangan bulanan yang meliputi biaya tinggal hingga makanan, serta tunjangan kesehatan, kecelakaan, dan penyakit.


    Program Beasiswa Pertukaran ke AS

    • Praktikum 3 bulan di AS: peserta dipasangkan dengan organisasi masyarakat sipil AS, pengawas dan rekan peserta akan bantu dalam praktikum.
    • Akademi kepemimpinan dan keterlibatan masyarakat: peserta mempelajari tema-tema lewat pembelajaran layanan, pelatihan tatap muka, bimbingan, pembinaan profesional, dan jaringan global.
    • Proyek keterlibatan komunitas: peserta, dibantu ormas AS dan mentor di AS, merancang proyek komunitas yang akan diterapkan di negara asal.
    • Pertukaran proyek keterlibatan komunitas: para ahli dari AS akan mendatangi peserta di negara asal dan bekerja sama mendukung penerapan proyek komunitas tersebut dan membawa hasil yang dipelajari untuk juga menguatkan komunitas di AS.

    Syarat Beasiswa Pertukaran ke Amerika IREX CEE 2025

    • Berusia 21-27
    • Merupakan warga negara yang disyaratkan, termasuk Indonesia
    • Pengalaman profesional atau sukarelawan minimal 2 tahun di bidang isu komunitas atau masyarakat sipil saat melamar
    • Bekerja dan memiliki visi yang jelas untuk mengejar karier yang mendukung masyarakat sipil/dalam sektor masyarakat sipil
    • Dapat ikut pertukaran pada 2024
    • Dapat menerima visa J-1 AS
    • Bersedia pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan program, lalu melaksanakan proyek berbasis komunitas
    • Mahir berbahasa Inggris lisan dan tulisan saat melamar, dibuktikan dengan tes Duolingo bagi semifinalis
    • Mahir berbahasa Inggris lisan dan tulisan bagi finalis, dibuktikan dengan mampu memenuhi sebagian besar tujuan komunikasi kendati terkait topik yang asing, paham gagasan utama tulisan konkret maupun tulisan abstrak, dan mampu berinteraksi relatif lancar dengan pembicara mahir

    Simak informasi pendaftaran lebih lanjut tentang beasiswa pertukaran ke AS dalam program IREX CEE 2025 ini di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Beasiswa Quad, Kuliah Magister dan Doktor di Amerika Gratis!



    Jakarta

    Beasiswa Quad 2024 telah dibuka. Beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersama dengan Australia, India, dan Jepang (Quad) ini ditujukan bagi mahasiswa dari negara-negara Quad dan ASEAN khusus dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.

    “Program ini mensponsori mahasiswa magister dan doktoral untuk mempelajari sains, teknologi, teknik, dan matematika di AS,” kata Wakil Presiden Eksekutif, Pengembangan Program dan Layanan Mitra di Institut Pendidikan Internasional (IIE), Jonah Kokodyniak, dalam Antara dikutip Rabu (26/6/2024).

    Pada kelompok pertama, Quad akan memilih mahasiswa dari empat negara Quad: Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat. Kemudian, mereka memperluas cakupan geografis pada negara ASEAN.


    “Kami menerima sejumlah besar lamaran dari hampir setiap negara ASEAN selama upaya ini. Ini menunjukkan tingginya permintaan di kawasan, dan negara-negara ASEAN terhadap pendidikan tinggi AS dan kolaborasi ilmiah,” kata Jonah.

    Ia lebih lanjut mengatakan, IIE saat ini sedang dalam proses menyeleksi kandidat. Apabila pendaftar belum berhasil lolos atau peminat tertarik untuk memperoleh beasiswa ini, dapat mengakses informasi pendaftaran di quadfellowship.org.

    “Saat ini, kami sedang menyeleksi kelompok mahasiswa kedua pada musim gugur dan dingin Tahun 2024. Dan pada 2025, kami akan menyeleksi kelompok pendaftar ketiga,” katanya.

    Cakupan Beasiswa

    • Awardee Quad atau Quad Fellows akan menerima satu kali gaji sebesar USD 40.000 yang akan digunakan untuk biaya akademik.
    • Selama Fellowship, Quad Fellows akan memiliki kesempatan untuk membangun jaringan dan terlibat dalam program dengan pemikiran yang unggul di bidang STEM, pemerintahan, dan masyarakat.
    • Setelah lulus dari program Quad Fellowship, Senior Fellows akan bergabung dengan jaringan alumni untuk memajukan inovasi dan penelitian untuk dampak sosial

    Syarat Beasiswa Quad

    1. Berusia minimal 18 tahun pada saat melamar
    2. Warga negara atau penduduk tetap yang sah di salah satu negara Quad – Australia, India, Jepang, atau Amerika Serikat – atau salah satu dari 10 negara ASEAN – Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, atau Vietnam
    3. Memiliki gelar sarjana atau setara di bidang STEM paling lambat Agustus 2024
    4. Memiliki catatan prestasi akademis yang unggul di tingkat sarjana
    5. Calon mahasiswa Pascasarjana: Harus sudah mendaftar ke program pascasarjana STEM yang memenuhi syarat di universitas yang berbasis di AS untuk memulai tahun akademik 2024-2025
    6. Mahasiswa Pascasarjana saat ini di universitas-universitas AS: Jika pelamar saat ini terdaftar di program Master atau PhD di AS, mereka harus terdaftar penuh waktu di program pascasarjana STEM yang memenuhi syarat untuk tahun akademik 2024-2025 penuh.
    7. Program gelar perawatan kesehatan klinis seperti doktor kedokteran atau magister keperawatan tidak bisa mendaftar

    (nir/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Boy Thohir Umumkan Beasiswa MBA di AS, Begini Kuliahnya


    Jakarta

    Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation sedang membuka pendaftaran beasiswa TAMBA (Thohir & Alumni USC Indonesia (AUSCI) MBA) & SAMBA (Soerjadjaja AUSCI MBA) Scholarship hingga 31 Agustus 2024. Penerima beasiswa akan kuliah S2 pada program International Business Educational and Research (IBEAR) MBA di University of Southern California (USC) Marshal School of Business, Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS).

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi Thohir, mengatakan para penerima beasiswa akan menjalani perkuliahan MBA intensif selama satu tahun, termasuk proyek pemecahan masalah bisnis dunia nyata dalam ekonomi global.

    Pria yang akrab disapa Boy Thohir tersebut mengatakan, selama masa beasiswa, awardee akan mendapat dukungan uang kuliah, tunjangan hidup, dan ongkos pesawat PP Indonesia-AS senilai USD 200.000 (Rp 3,2 miliar) per orang per tahun dari dana keluarga Thohir dan Soerjadjaja.


    “Dengan program satu tahun yang padat itu, dengan pengalaman kerja bikin project di sana, itu akan menjadi satu pengalaman yang luar biasa untuk penerima beasiswa,” ucapnya di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

    Kuliah MBA di USC Marshall

    Dikutip dari laman resminya, program One-Year MBA di USC Marshall School of Business adalah program kuliah Magister Administrasi Bisnis (MBA) intensif satu tahun. Dalam periode tersebut, mahasiswa juga akan menjalani proyek konsultasi 4 bulan untuk memecahkan masalah nyata bisnis global bersama rekan, pengajar, dan klien.

    Kampus swasta elite di kawasan West Coast (pantai barat), Amerika Serikat ini biasanya menerima 55 mahasiswa MBA dari 12-15 negara setiap tahun. Sebanyak 80% di antaranya berusia 32-40 tahun, dan sepertiganya disponsori perusahaan dan bisnis keluarga.

    Sejak 1978, program S2 yang dikenal dengan nama International Education and Research (IBEAR) MBA ini telah memiliki 2.100 alumni dari 60 negara. Salah satunya yakni Dr Ari Firmandi, Director of Transaction and Advisory Services, Ernst&Young.

    Ari menuturkan, masa studi 1 tahun dan latar pengalaman mahasiswa menjadi salah satu daya tarik program IBEAR MBA di USC. Berdasarkan data kampus, mahasiswa di sekolah/fakultas ini rata-rata berlatar pengalaman profesional 12 tahun di berbagai negara. Beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship sendiri mensyaratkan pelamar untuk mengantongi pengalaman profesional di korporasi atau instansi atau memiliki usaha rintisan sendiri yang sudah cukup berjalan dengan baik minimal 6 tahun.

    “Dengan pengalaman yang lebih banyak dibanding yang MBA regular, jadi ketika nanti berdiskusi di dalam kelas, kita akan lebih banyak masukannya. Karena kan dari berbagai industri,” ucap Ari yang juga alumnus S1 Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung dan S2 Construction Management in Civing Engineering, USC.

    “Salah satu contoh classmate saya itu dari berbagai negara, mungkin ada dari 15 negara. Ada dari Korea, Jepang, Meksiko, ada juga dari Chile, ada juga dari India, pokoknya hampir kami dari seluruh beragam dari company, yang besar Fortune 500 juga ada di situ,” imbuhnya.

    Proyek Nyata Bisnis

    Memasuki semester akhir, mahasiswa IBEAR MBA USC akan menjajal proyek nyata untuk berhubungan dengan pelaku bisnis global dari perusahaan kenamaan dunia. Jejaring USC dengan bisnis di kawasan Pacific Rim memungkinkan mahasiswa menjalankan proyek di Amerika, Korea, hingga India.

    Ari bercerita, pada masa proyek tersebut di 2006, ia terlibat dengan Lockheed Martin, perusahaan kontraktor keamanan, pertahanan, dan kedirgantaraan global. Ia bertugas di bidang riset market entry di India.

    “Walau dia defense company (perusahaan pertahanan) di US, tapi dia fokusnya lagi ingin mencari teknologi IT di India. Jadi kita melakukan research. Makanya diberi nama International Business Education and Research (IBEAR MBA). Karena kita fokus bener-bener (di situ),” tuturnya.

    Ari mengatakan, hasil proyek studi mahasiswa tersebut berkesempatan untuk benar-benar dimanfaatkan oleh perusahaan klien. Pengalaman ini menurutnya sangat berharga bagi mahasiswa, di samping poin plus pengalaman belajar di luar kelas, khususnya bagi penerima beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship nanti.

    “Nanti apa yang student lakukan itu kalau emang bagus, diterima oleh perusahaan yang bersangkutan, akan menjadi inisiatif perusahaan tersebut. Jadi begitu percayanya perusahaan-perusahaan besar di Amerika terhadap program ini,” ucapnya.

    “Jadi ini menurut saya ini sebenarnya akan menjadi salah satu edukasi yang mungkin berharga bagi calon-calon penerima scholarship nanti, ya. Jadi bukan hanya melakukan pembelajaran di dalam kelas, tapi juga nanti mereka akan melakukan real project,” imbuh Ari.

    Ari tak menampik masa kuliah plus proyek dari pagi sampai malam tak mudah. Ia pun harus memanfaatkan jadwal libur untuk membaca bahan studi untuk diskusi keesokan harinya.

    “Jadi saya pas kuliah dulu mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore itu Senin sampai Jumat. Jumat sampai setengah hari itu 5 hari sekolah (kuliah) full terus. Mulai Sabtu mungkin cari nafas sedikit lah ya. Minggu udah belajar lagi, misalnya belajar untuk PR segala macam,” tuturnya.

    “Kalau Senin ada kuliah, kita Minggu udah belajar jadi gitu, terus aja begitu sampai ya, mungkin sampai 8 bulan seperti itu ya, baru 4-6 bulan terakhir itu adalah pekerjaan praktik tadi,” sambung Ari.

    Di sisi lain, Ari mengingatkan esensi MBA bukan sekadar melahap materi perkuliahan, tetapi mempelajari konsep bisnis dan berjejaring.

    “MBA itu kan, it’s not about learning pelajaran, tapi learning business concept. Business concept itu penting, dan yang ketiga adalah networking,” ucapnya.

    Jejaring Global

    Boy Thohir juga menyorot keunggulan IBEAR MBA USC untuk mempertemukan mahasiswa dengan pendiri bisnis global.

    “Ketemunya udah CEO-nya langsung, ketemu CEO Starbucks. Lalu kayak misalnya gini, IBEAR itu juga melakukan kunjungan kerja ke Indonesia. ketemunya langsung CEO-nya Astra. Nah itu kan nggak gampang. Itulah kelebihan daripada USC network itu,” ucapnya.

    Boy menambahkan, jejaring alumni USC global juga jadi keunggulan bagi penerima beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship. Hal ini menurutnya perlu dimanfaatkan profesional hingga pebisnis muda Indonesia.

    “Satu yang hebat dari USC itu adalah networking dunianya. Jadi kita tuh sampai ada USC Global Conference. Bayangin gitu, yang datang tuh ribuan. Saya pernah ikut yang di Jepang, yang datang tuh ribuan karena alumni-alumninya USC itu ada di mana-mana dan besar-besar: Indonesia, Thailand, Hongkong, India, China, terus Korea, Eropa, segala macam,” ucapnya.

    “Jadi yang membedakan itu dari yang lain adalah USC global network itu luar biasa besar dan luar biasa kompak. Contoh misalnya di Indonesia, nggak ada alumni dari universitas di Amerika yang sebesar (USC). Saya berani taruhan deh,” imbuh Boy.

    Mentorship AUSCI

    Peluang mentoring bersama alumni USC Indonesia, termasuk Boy Thohir, juga menjadi salah satu benefit beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship. Bekal studi, proyek, jejaring, dan mentorship ia harapkan dapat mendukung para awardee untuk berkontribusi bagi kemajuan negeri dan menjadi calon pemimpin Indonesia masa depan.

    “Lulusannya ini juga diharapkan (buka lapangan kerja), saya berharap begitu, karena memang salah satu keunggulan daripada IBEAR (MBA) itu adalah di bisnis dan research. Saya sendiri sekolahnya di program entrepreneurship. Enterpreneurship itu apa sih? Menciptakan lapangan kerja; how to create your own business; how to create jobs,” ucap Boy.

    “Tentunya balik (nanti) kerja dulu, tapi eventually mungkin ya nanti either bisa jadi pejabat di satu organisasi yang besar, atau dia bisa menjadi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi, tujuan utamanya usaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi,” imbuh Boy.

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa S2 TAMBA & SAMBA Scholarship di IBEAR MBA, USC Marshal School of Business, LA, Amerika Serikat di laman https://ausci.org/scholarship/. Bagaimana, berminat mendaftar, detikers?

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Boy Thohir Undang Profesional hingga CEO Startup Daftar Beasiswa MBA di AS



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 Master of Business Administration (MBA) satu tahun tengah dibuka Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation dalam program TAMBA & SAMBA Scholarship. Penerima beasiswa akan menempuh studi pada program International Business Educational and Research (IBEAR) MBA di University of Southern California (USC) Marshal School of Business, Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS).

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi Thohir, mengatakan pemberian beasiswa Thohir & Alumni USC Indonesia (AUSCI) MBA (TAMBA) Scholarship serta Soerjadjaja AUSCI MBA (SAMBA) Scholarship bertujuan untuk menghasilkan calon pemimpin Indonesia berwawasan internasional dan dapat berkontribusi kembali untuk kemajuan negara.

    Pria yang akrab disapa Boy Thohir tersebut mengundang para profesional hingga CEO startup lintas disiplin yang telah berpengalaman 6 tahun di bidangnya untuk mendaftar beasiswa MBA di Amerika ini.


    “Saya sangat optimis bahwa Indonesia bisa jadi negara maju, tentunya harus didukung dengan mereka-mereka yang mempunyai pengalaman internasional, mereka-mereka yang punya karakter bagus, mereka-mereka yang punya kemampuan baik. Dan kita nanti berkolaborasi untuk bagaimana bisa membangun atau memberikan kontribusi balik ke Indonesia,” ucap Boy di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

    Beasiswa S2 TAMBA & SAMBA di USC Marshall

    Boy Thohir mengatakan TAMBA & SAMBA Scholarship masing-masing akan mengucurkan dana senilai USD 1 juta (Rp 16 miliar) untuk 5 tahun, dengan total USD 2 Juta untuk 5 tahun. Setiap tahun, TAMBA Scholarship akan memilih 1 orang penerima beasiswa (awardee) dan SAMBA Scholarship juga akan memilih 1 awardee. Jadi total, akan terpilih 2 orang awardee setiap tahun sejak tahun 2023.

    Komponen beasiswa penuh (fully funded) ini meliputi uang kuliah, tunjangan hidup, dan ongkos tiket pesawat pulang pergi (PP) dengan anggaran USD 200.000 (Rp 3,2 miliar) per orang per tahun.

    “Kita komit untuk 5 tahun ke depan. Unfortunately karena mahal banget, kita cuma sanggup setahun satu. Jadi dari TAMBA satu (awardee), dari SAMBA satu (awardee). Jadi setiap tahun kita kirim dua (awardee),” tutur Boy.

    Dana beasiswa SAMBA-TAMBA ini, lanjut Boy, adalah dana dari masing-masing keluarga Thohir dan Soerjadjaja.

    “Dananya sendiri dari dari kami. Dari masing-masing keluarga, dari keluarga Thohir dan dari keluarga Pak Edwin (Soerjadjaja) di luar dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan. Jadi ini purely memang yayasan keluarga kami yang menyiapkan untuk program beasiswa ini,” tuturnya.

    Boy berharap, para pendaftar ini adalah orang-orang muda yang berusia maksimal 40 tahun. Mereka harus sudah sarjana dan mengenyam pengalaman profesional selama minimal 6 tahun di korporasi atau instansi, atau sudah mendirikan perusahaan rintisan (start up).

    “Khusus yang ini memang kita fokus untuk cari yang creme de la creme untuk menjadi Indonesian future leaders,” jelas kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir ini.

    Setelah satu tahun studi MBA di Amerika, penerima beasiswa diminta pulang ke Indonesia untuk menerapkan ilmu dan pengalamannya untuk berkontribusi di Tanah Air.

    “Tujuan utama saya dan Pak Edwin (Soerjadjaja), saya pengennya mereka balik, mereka bisa membangun bangsa ini gitu sama-sama,” ucapnya.

    “Nanti either dia bisa jadi pejabat di satu organisasi yang besar atau dia bisa menjadi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi. Tujuan utamanya itu sih,” urainya.

    Selama studi, para penerima beasiswa di IBEAR MBA, USC Marshall ini khususnya berkesempatan menjajal pengalaman proyek perusahaan-perusahaan besar AS dan perusahaan jaringan alumni USC di seluruh dunia.

    Selama masa pemberian beasiswa, awardee didukung fasilitas mentorship, jejaring profesional dan pemimpin industri, serta jejaring alumni USC agar dapat bersaing secara global. Penerima beasiswa juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan CEO dan eksekutif senior perusahaan global.

    “Lulusan-lulusan dari USC itu biasanya kalau join alumni USC, kita ada mentoring, masing-masing dari kita (di AUSCI). Bukan saya saja, tetapi semua,” imbuhnya.

    USC sendiri dikenal sebagai universitas swasta elite di kawasan West Coast (pantai barat) AS dengan alumninya seperti sutradara Jurassic Park Steven Spielberg, sutradara Star Wars George Lucas, dan pengusaha kenamaan di Indonesia termasuk Boy Thohir, Edwin Soerjadjaja dan Nirwan Bakrie. Alumni USC Indonesia sendiri mencapai sekitar 2.500 anggota, menjadikannya salah satu kelompok alumni terbesar dari universitas luar negeri di Indonesia.

    Syarat Beasiswa TAMBA-SAMBA

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Usia maksimal 40 tahun
    3. Skor TOEFL minimal 95 atau IELTS minimal 7
    4. Skor GMAT minimal 540 dan serta GMAT Focus
    5. Capaian akademik tinggi
    6. Memiliki pengalaman profesional minimal 6 tahun
    7. Menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat
    8. Berkomitmen untuk kembali ke Indonesia minimal selama 5 tahun dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi RI usai kelulusan

    Jadwal Seleksi Beasiswa TAMBA-SAMBA

    • 31 Agustus 2024: Batas waktu pendaftaran, mengisi formulir daring, mengunggah skor GMAT, skor TOEFL/IELTS, personal statement, dan recommendation letter.
    • 14 September 2024: Pengumuman kandidat penerima beasiswa (shortlisted), yang akan diminta untuk menyiapkan esai dan video berdurasi 3 menit sesuai topik.
    • 21 September 2024 pukul 17.00 WIB: Batas waktu pengiriman dokumen tahap 2 beserta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sebagai bukti layak beasiswa.
    • 14 Oktober 2024: Batas waktu pengiriman dokumen pendaftaran IBEAR MBA, pendaftaran dikenakan biaya USD 115 (Rp 1,8 juta)
    • 10 Oktober 2024: Wawancara luring dengan Komite Seleksi
    • 15 November 2024: Wawancara final dengan tim USC Admission
    • 15 Desember 2024: Pengumuman penerima beasiswa

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa S2 TAMBA & SAMBA Scholarship di IBEAR MBA, USC Marshal School of Business, Los Angeles, Amerika Serikat ini dapat diakses di laman https://ausci.org/scholarship/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



    Jakarta

    Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

    Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

    Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


    Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
    2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
    3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
    4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
    5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
    6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
    7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
    8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
    9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
    10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

    Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
    2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

    Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

    Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com