Tag: bantuan pendidikan

  • KIP Kuliah Belum Turun, Unpad Ambil Langkah Ini Agar Mahasiswa Tetap Kuliah



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) mengatakan pihaknya belum menerima kepastian dana KIP Kuliah untuk Jalur Seleksi Mandiri angkatan 2025. Agar mahasiswa tetap bisa kuliah, Unpad mengirimkan pesan WhatsApp Blast kepada 309 calon mahasiswa tersisa untuk memastikan komitmen mereka melanjutkan studi di Unpad.

    “Mengapa? Karena kami harus mengundang Calon Pengganti Terdaftar (CPT) selanjutnya. Di zoom meeting itu kami menjelaskan, Unpad belum mengetahui kuota KIP Kuliahnya dapat berapa,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad dalam laman resmi Unpad, dikutip Selasa (26/8/2025).


    Zahrotir menyatakan, Unpad berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Unpad angkatan 2025 yang lulus melalui jalur seleksi mandiri dengan KIP Kuliah akan dibantu pembiayaan pendidikannya melalui sumber dana lain.

    “Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur mandiri dengan KIP Kuliah, jika memang eligible, maka tidak perlu khawatir.Unpad sedang mencarikan dana dari beberapa sumber, misalnya dari Dana AbadiUnpad, alumni, pemerintahan daerah, dan lainnya. Jadi silahkan fokus belajar saja, nanti akan kami panggil untuk pemberitahuan bantuan dana pendidikannya,” ujar Prof.Zahrotur.

    Hasil dari pertemuan daring tersebut, ada 211 calon mahasiswa yang mengisi Komitmen Bayar yang menyatakan siap melakukan pembayaran jika tidak memperoleh kuota KIP Kuliah. Mereka memperoleh fasilitas penangguhan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 1 September 2025 dan cicilan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

    Meski para mahasiswa telah menandatangani Komitmen Bayar,Zahrotur menyatakanUnpad akan berusaha mencarikan beasiswa agar biaya pendidikannya tidak memberatkan.

    Secara keseluruhan, ada 224 mahasiswa pendaftar KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri Unpad yang telah memiliki NPM. Sebanyak 22 di antaranya memperoleh KIP Kuliah Aspirasi yang disalurkan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI sehingga ada 202 mahasiswa yang tidak memperoleh kuota KIP Kuliah.

    “Mereka ini kan sudah diterima di Unpad dan memiliki NPM, jadi kami akan carikan beasiswa. Tapi kami juga harus memastikan, secara administratif mereka benar berhak karena setelah ditelusuri, ternyata ada yang tidak eligible sebagai penerima KIP Kuliah. Ini masih kami periksa dan akan segera diumumkan,” ucapnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 2 Diumumkan, Cek di Sini!



    Jakarta

    Rangkaian seleksi beasiswa LPDP 2025 tahap 2 telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Hasil diumumkan hari ini, Jumat, 22 Agustus 2025.

    Beasiswa LPDP 2025 tahap 2 membuka penawaran bantuan pendidikan bagi calon mahasiswa S2 dan S3. Pilihan tujuan kampus yang disediakan LPDP terdapat di dalam maupun luar negeri.

    Tahun ini, ada tiga jenis beasiswa LPDP yang tersedia yakni beasiswa reguler, beasiswa afirmasi, dan beasiswa targeted. Penyeleksian administrasi beasiswa ini didasarkan pada kelengkapan dan kesesuaian dokumen pelamar.


    Di mana bisa cek hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP 2025 tahap 2? Cek informasi selengkapnya.

    Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 2

    1. Buka laman pengumuman resmi LPDP di https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    3. Isikan alamat email
    4. Isikan tempat lahir
    5. Isikan bulan, tanggal, dan tahun lahir
    6. Pilih menu “Daftar Beasiswa”
    7. Klik “Status”
    8. Website akan menampilkan status kelulusan
    9. Peserta yang lulus akan mendapatkan keterangan “Selamat Anda telah lulus seleksi administrasi” sedangkan jika tidak lolos keterangannya adalah “Mohon maaf Anda tidak lulus seleksi administrasi”.

    Cara Sanggah Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 2

    Sanggah merupakan bentuk klarifikasi pendaftar atas hasil seleksi administrasi. Masa sanggah bisa dimanfaatkan peserta jika menemukan kekeliruan terkait hasil seleksi padahal semua dokumen sudah lengkap dan sesuai ketentuan.

    Berikut cara ajukan sanggah hasil seleksi administrasi LPDP 2025 tahap 2:

    1. Buka laman pengumuman resmi LPDP di https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Cek hasil seleksi
    3. Jika tidak lolos, akan disediakan kolom sanggah
    4. Klik kolom sanggah
    5. Tuliskan sanggahan di dalam kolom/kotak tersebut
    6. Sanggahan ditulis maksimal 100 kata
    7. Agar sanggahan diterima, maka alasan yang dituliskan harus masuk akal sehingga bisa disetujui
    8. Cek website pengumuman secara berkala untuk mendapatkan respons LPDP terkait sanggahan
    9. Perlu diingat, fitur sanggah tidak bisa digunakan untuk menambahkan atau memperbaiki dokumen.

    Jadwal Seleksi LPDP 2025 Tahap 2

    • Pendaftaran: Ditutup 30 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 1-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 23 Agustus 2025
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 26 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025

    Cakupan Pendanaan Beasiswa LPDP 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Demikian informasi cara cek hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP 2025 tahap 2. Semoga detikers mendapat hasil yang bagus ya.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Dua Cara Pengajuan KIP Kuliah dan Langkah-langkah Daftar Mandiri!


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah masih bisa dilakukan, khususnya untuk yang mendaftar melalui jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Pengajuan KIP Kuliah juga bisa dilakukan dengan dua cara. Apakah kalian sudah tahu?

    Pengajuan KIP Kuliah tidak harus dilakukan oleh perguruan tinggi. Namun, jika kalian ingin mengetahui cara masing-masing, bisa cek informasi di bawah ini ya!

    Cara Pengajuan KIP Kuliah

    1. Perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan sudah daftar ulang.


    2. Mahasiswa dapat mendaftar secara mandiri. Untuk mendaftar di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, mahasiswa perlu memasukkan data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), di antaranya:

    • Nomor induk kependudukan (NIK)
    • Nomor induk siswa nasional (NISN)
    • Nomor pokok sekolah nasional (NPSN).

    Perlu dicatat, mahasiswa perlu memiliki e-mail aktif untuk pengiriman nomor pendaftaran dan kode akses setelah sistem KIP Kuliah berhasil melakukan validasi ketiga data di atas.

    Cara Mendaftar KIP Kuliah Secara Mandiri

    • Daftar akun secara mandiri di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/
    • Saat mendaftar, masukkan NIK; NISN; NPSN; dan alamat e-mail yang aktif
    • Sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi NIK, NISN, NPSN, dan kelayakan memperoleh KIP Kuliah.
    • Setelah proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat e-mail yang didaftarkan. Pastikan e-mail yang digunakan mendaftar berstatus aktif, supaya kalian dapat melihat kode akses yang dikirimkan.
    • Mahasiswa masuk ke laman KIP Kuliah dengan memasukkan nomor pendaftaran dan kode akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran serta memilih proses seleksi yang diikuti (Mandiri/SNBP/SNBT).
    • Mahasiswa menyelesaikan proses pendaftaran melalui laman KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih (Mandiri/SNBP/SNBT) setelah mengisi semua informasi dan mengirim bukti yang diminta ke laman KIP Kuliah.
    • Mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, bisa verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Kemdiktisaintek untuk menerima KIP Kuliah.

    Demikian cara pengajuan KIP Kuliah dan langkah-langkahnya, berdasarkan pedoman KIP Kuliah 2025. Sebagai informasi, pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN ditutup 30 September 2025, sedangkan jalur mandiri PTS sampai 31 Oktober 2025.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Unpad Dapat Tambahan 326 KIP Kuliah untuk Jalur Mandiri, Ini Syarat Penerima



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima tambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 326 orang dari pemerintah. Tambahan kuota ini berlaku bagi mahasiswa Unpad jalur mandiri.

    “Sekarang, sudah ada tambahan kuota KIP Kuliah dari pemerintah,” kata Rektor Unpad, Prof Arief S Kartasasmita dikutip dari laman Unpad, Selasa (2/9/2025).


    Hanya Siswa yang Eligible yang Terima KIP Kuliah

    Prof Arief menuturkan 326 kuota ini akan diperuntukkan hanya untuk mahasiswa yang eligible. Khususnya yang tengah kesulitan ekonomi.

    “Sesuai dengan komitmen kita, prinsipnya Unpad tidak akan membiarkan jika ada mahasiswa yang kesulitan biaya untuk kuliah. KIP Kuliah jalur seleksi mandiri ini pada awalnya kita masih belum mendapat kepastian dari pemerintah,” katanya.

    Ia memastikan penyaluran KIP Kuliah akan tepat sasaran. Adapun untuk mahasiswa yang tetap membutuhkan keringanan UKT, akan dimasukkan ke dalam golongan UKT yang sesuai.

    “Kita tidak ingin ada mahasiswa yang tidak berhak malah mendapatkan kuota KIP Kuliah ini,” tegas Rektor.

    Syarat Penerima KIP Kuliah, Masuk Desil 1-5

    Saat ini, jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri ada sebanyak 210 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 20 telah menerima KIP Kuliah Aspirasi dari anggota DPR.

    Sisa, ada 190 orang yang masih belum menerima. Unpad telah menilai 137 mahasiswa yang dinilai eligible.

    Adapun mahasiswa yang eligible tersebut adalah yang berasal dari keluarga kelompok desil 1-5. Desil sendiri adalah pembagian kelompok masyarakat sesuai dengan tingkat kesejahteraan menjadi 10 kelompok.

    Kelompok 1-5 dianggap memiliki ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan kelompok 6-10 termasuk ke dalam ekonomi menengah ke atas.

    Sisanya, 53 mahasiswa lain dinilai tidak eligible mendapatkan KIP Kuliah. Mereka tengah diverifikasi oleh prodi dan fakultas masing-masing untuk ditentukan golongan UKT terbarunya yang sesuai kemampuan.

    “Sekali lagi, Unpad berkomitmen tidak akan ada mahasiswa yang putus kuliah karena kendala biaya. Mungkin ada juga yang dulunya tidak mengalami kesulitan ekonomi, lalu sekarang ada kendala, silakan komunikasikan. Nanti akan dilakukan pedalaman oleh tim dari fakultas dan rektorat, apakah perlu dibantu,” pungkas Rektor.

    Jika masih ada kuota, maka akan dialihkan untuk mahasiswa membutuhkan dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Lolos Paragon Scholarship Program dari 3 Awardee, Catat Ya!



    Jakarta

    Paragon Scholarship Program (PSP) merupakan salah satu beasiswa yang bisa diikuti oleh mahasiswa. Mendapat bantuan hingga Rp20 juta, bagaimana tips agar lolos seleksi beasiswa tersebut?

    Pada webinar bertajuk Get to Know Paragon Scholarship, Minggu (24/8), tiga awardee dari Universitas Airlangga (Unair) membagikan tips menghadapi seleksi PSP. Dalam kesempatan tersebut, Dhia Raidah, Thalia Tanra, dan Ciptaning Ayu menceritakan pengalaman mereka.

    Dhia Raidah, sebagai awardee PSP menyebutkan jika terdapat hal baru dalam PSP 2025, yakni dua kategori yaitu PSP Excellent dan PSP Elevate. Keduanya berbeda pada bagian persyaratannya.


    “Syarat umum PSP Excellent yaitu mahasiswa semester pertama jenjang S1 di kampus di Indonesia, rata-rata nilai rapor di SMA lebih dari 88 atau nilai SNBT lebih dari 640 serta sedang tidak menerima beasiswa lain,” terangnya dalam laman Unair dikutip Senin (1/9/2025).

    Sedangkan untuk PSP Elevate, diperuntukkan untuk mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan meskipun dengan keterbatasan finansial. Persyaratan PSP Elevate kurang lebih sama tetapi PSP Elevate bisa diikuti oleh mahasiswa D4 atau D3 di kampus di Indonesia.

    “Untuk syarat rata-rata nilai rapor berbeda, kalau di PSP Elevate rata-rata nilai rapor SMA harus sama atau lebih dari 80 atau nilai SNBT harus lebih dari 550. Di PSP Elevate juga tidak boleh menerima beasiswa lain, tetapi kalau penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau penerima potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari universitas boleh mendaftar,” jelasnya.

    Tips Agar Lolos Paragon Scholarship Program

    1. Riset Soal Paragon

    Menurut Thalia, salah satu hal utama yang harus dipersiapkan adalah melakukan riset mendalam tentang Paragon. Riset mendalam tidak hanya tentang sejarah, tetapi juga riset tentang nilai utama dari Paragon.

    “Dari core value itu kalian bisa dapat gambaran kira-kira awardee seperti apa yang dicari oleh Paragon. Tonjolkan nilai-nilai itu di CV kalian. Apalagi pas tahap interview itu adalah tahap dimana kalian bisa benar-benar dinotis. Jadi, benar-benar tonjolkan core value Paragon di tahap itu,” tambahnya.

    2. Jadilah Pendaftar yang Menonjol

    Ciptaning Ayu, awardee Paragon lainnya membagikan tips untuk menjadi pendaftar yang menonjol yakni dengan menjadi diri sendiri. Pendaftar tidak perlu mengubah atau memoles diri agar terlihat lebih baik di depan panitia penyeleksi.

    “Menurutku teman-teman cukup menjadi diri sendiri dan memegang nilai masing-masing. Gunakan apa yang sudah ada pada diri kalian untuk menjadi pribadi yang menonjol saat seleksi. Jadi, bukan mengada-ada tetapi gunakan yang diri kalian punya,” ujarnya.

    Ia juga berpesan pada calon pendaftar untuk menerima apapun hasil yang akan didapat. Menurutnya, mahasiswa bisa menggunakan kesempatan mendaftar beasiswa Paragon untuk menjadi pengalaman dalam mengasah diri kalian

    “Jangan merasa sedih dan tidak pantas karena masih ada kesempatan-kesempatan lain yang akan terbuka,” ungkapnya.

    Tentang Program Paragon Scholarship Program 2025

    Paragon Scholarship Program dibagi atas dua beasiswa yang bisa diikuti mahasiswa, yakni:

    Beasiswa PSP Excellence
    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki semangat eksplorasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, siap untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan dan mendorong dampak strategis di lingkungan profesional.

    Beasiswa PSP Ellevate
    Beasiswa ini dibuka untuk mahasiswa tangguh dengan impian besar, siap berkembang, dan mengatasi tantangan. Program ini dibuka khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Manfaat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Bantuan UKT hingga Rp7 juta per semester

    2. Bantuan pengembangan diri sebesar Rp20 juta

    3. Mentoring

    4. Magang dan peluang karier di ParagonCorp

    5. Bantuan proyek sosial senilai Rp3 juta

    6. Tergabung dalam Development Program

    7. Program pengembangan diri secara nasional

    BeasiswaPSP Elevate

    1. Bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester

    2. Mentoring

    3. Program pengembangan kapasitas

    4. Bantuan dana proyek sosial Rp5 juta

    5. Program persiapan karier dari ahli

    6. Networking dari mahasiswa se-Indonesia

    Syarat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Mahasiswa S1 yang berada di semester 1

    2. Rerata nilai rapor SMA minimal 88 atau skor SNBT minimal 640

    3. Aktif dalam organisasi, perlombaan, dan kegiatan pengembangan diri

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali program pertukaran pelajar

    5. Mempunyai pola pikir kewirausahaan

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Mahasiswa semester 1 di jenjang S1/D4/D3

    2. Rerata nilai SMA minimal 80 atau skor SNBT minimal 550

    3. Pendapatan kedua orang tua kurang dari Rp8 juta

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali KIP Kuliah

    Informasi lebih lanjut mengenai Paragon Scholarship Program dapat dicek melalui bit.ly/GuidebookPSP2025. Semoga membantu!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pramono Jamin KJP Plus-KJMU Pelajar yang Ikut Demo Takkan Dicabut, Asal Tertib



    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan mencabut bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus atau Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) siswa dan mahasiswa yang ikut menyuarakan aspirasi atau demonstrasi.

    “Enggak benar (dicabut). Jadi Pemerintah Jakarta tidak akan mencabut KJP maupun KJMU,” kata Pramono dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Rabu (3/9/2025).

    Pramono mengatakan pencabutan KJP Plus atau KJMU adalah kewenangan sepenuhnya Pemprov DKI. Selama mahasiswa berunjuk rasa secara tertib, ia tidak akan mencabutnya.


    “Karena untuk KJP dan KJMU memang itu kewenangannya Pemerintah Jakarta dan terutama Gubernur. Saya sudah memutuskan tidak ada yang dicabut,” ujar Pramono.

    KJP Plus dan KJMU Bisa Dicabut Jika…

    Namun, sebelumnya Kepala Dinas Pendiidkan (Kadisik) DKI Jakarta Nahdiana menyebut KJP Plus dan KJMU bisa saja dicabut jika siswa atau mahasiswa terbukti melakukan tindakan pidana selama demo.

    Pencabutan dilakukan setelah penerima terbukti bersalah sesuai hasil proses hukum. Adapun praktik anarkis yang dimaksud Nahdiana contohnya adalah perusakan atau sejenisnya.

    “Tentu saja kita tidak akan gegabah, kami akan menunggu sampai proses hukumnya berkekuatan tetap. Oleh karena itu, sekali lagi saya imbau kepada para pelajar dan mahasiswa untuk bertindak sesuai dalam koridor hukum yang berlaku,” katanya.

    Pemprov DKI Beri Ruang Pendapat bagi Pelajar

    Nahdiana juga telah menyampaikan bahwa pihaknya akan senantiasa memberikan ruang bagi pelajar untuk menyampaikan pendapat. Hal itu sebagai bagian dari hak konstitusional setiap warga, termasuk siswa.

    Akan tetapi, ia menegaskan bahwa kasus tawuran bukanlah bentuk menyampaikan pendapat. Sehingga ia mengingatkan pelajar untuk menyampaikan pendapat secara tertib.

    “Tugas kita adalah membekali mereka agar mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab,” ucapnya.

    Nahdiana mengimbau orang tua untuk memantau aktivitas anaknya. Meski gelombang demonstrasi sudah mulai mereda, tetapi masih ada beberapa oknum yang terlihat memicu kerusuhan.

    “Kami mengajak semua pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat, untuk bersama-sama membimbing dan mendampingi anak-anak kita agar mereka bisa menyalurkan pendapat secara konstruktif,” katanya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Kuota Capai 25 Ribu Mahasiswa



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka KIP Kuliah Kemenag 2025. Beasiswa ini mirip dengan KIP Kuliah yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi. Anggaran bantuan KIP KuliahKemenag tahun ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).


    “Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha,” terang Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori di Mataram, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (6/9/2025).

    Kuota sebanyak 25.964 mahasiswa itu di antaranya terdiri atas 21.490 mahasiswa PTK Islam (PTKI) negeri dan swasta. Selain itu, ada kuota 2.537 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Hindu.

    Mulanya, penanganan Kuota KIP Kuliah dikelola oleh Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan. Namun mulai 2025, program ini ditangani oleh Puspenma Kemenag.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 tergantung dari PTKI penyalur. Sebagai contoh, UIN Sunan Gunung Djati, pendaftaran KIP Kuliah Kemenag akan dibuka pada 2 hingga 11 September 2025.

    Sementara itu, UIN Sultan Thaha Jambi membuka pendaftaran KIP Kuliah Kemenag mulai 4-21 September 2025.

    Oleh karena itu, pelajar bersangkutan perlu menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran KIP KuliahKemenag 2025 kepada perguruan tinggi masing-masing.

    Syarat KIP Kuliah Kemenag 2025

    Melansir laman UIN Sunan Gunung Djati, berikut syarat KIP Kuliah Kemenag 2025:

    Mahasiswa baru angkatan 2025

    Memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik

    Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan: Kepemilikan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau merupakan Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

    Mengumpulkan berkas:
    -Fotokopi KIP/Kartu PKH/KKS/ DTKS/SKTM
    -Surat keterangan penghasilan orang tua
    -Fotokopi surat keterangan kepemilikan rumah
    -Fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua
    -Bukti pembayaran listrik
    -Fotokopi bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan
    -Foto rumah
    -Fotokopi ijazah serta transkrip nilai
    -Fotokopi bukti prestasi akademik dan nonakademik
    -Surat keterangan kematian orang tua (opsional).

    Tertarik mendaftar KIP Kuliah Kemenag 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Bill Gates 2026 Buka Pendaftaran, Bantuan S1 di Kampus Top AS



    Jakarta

    The Gates Scholarship (TGS) atau Beasiswa Bill Gates kembali membuka pendaftaran untuk penerima tahun angkatan 2026. Beasiswa ini bisa dicoba oleh calon mahasiswa yang berprestasi, tetapi terkendala biaya.

    Selain pendanaan dalam bentuk biaya pendidikan, Beasiswa Bill Gates juga memberikan kesempatan mahasiswa bisa lebih dekat dengan para cendekiawan. Beasiswa ini juga bisa menjadi modal untuk mendapatkan karier baik setelah lulus.

    Bagaimana cara mendapatkan Beasiswa Bill Gates 2026? Mengutip laman resmi beasiswa, berikut ketentuannya.


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Bill Gates 2026

    • Biaya kuliah
    • Biaya lain
    • Biaya buku
    • Biaya asrama
    • Biaya makan
    • Biaya pribadi tambahan

    Syarat Daftar Beasiswa Blill Gates 2026

    • Calon mahasiswa atau siswa SMA kelas akhir
    • Siswa harus berencana melanjutkan kuliah di kampus negeri atau swasta Amerika Serikat terakreditasi A
    • Memiliki nilai minimal setara dengan 3,3 dalam skala 4,0
    • Mempunyai prestasi sekolah yang baik (termasuk 10% siswa teratas nilainya di sekolah)
    • Memiliki kemampuan kepemimpinan dibuktikan dengan mengikuti ekstrakurikuler, aktif dalam pelayanan masyarakat, atau kegiatan lainnya
    • Memiliki keterampilan yang baik dalam kematangan emosional, motivasi, ketekunan, dan lainnya.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Bill Gates 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Juli 2025
    • Penutupan pendaftaran: 15 September 2025
    • Tahap semifinal: Desember 2025-Januari 2026
    • Wawancara finalis: Maret 2026
    • Seleksi: April 2026
    • Pengumuman: Juli-September 2026

    Cara Daftar Beasiswa Bill Gates 2026

    1. Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat laman https://www.thegatesscholarship.org/login
    2. Pelamar bisa masuk menggunakan email kemudian membuat akun beserta kata sandi.
    3. Isi biodata diri dan informasi lain yang diminta
    4. Tunggu hasil seleksi dan pemanggilan wawancara bagi kandidat lolos seleksi administrasi.

    Tentang The Gates Foundation

    Beasiswa Bill Gates telah diluncurkan sejak 2017 oleh The Gates Foundation. Yayasan ini didirikan oleh Bill Gates dan Melinda Gates untuk menyalurkan bantuan pendidikan hingga sosial.

    Beasiswa bergengsi ini didasarkan pada keyakinan bahwa menghapus hambatan biaya pendidikan tinggi dapat membuka jalan bagi mahasiswa berpotensi tinggi tetapi kurang mampu secara finansial. Para penerima didorong agar berhasil dalam studi mereka, menyelesaikan pendidikan tinggi, dan berkembang menjadi pemimpin di masa depan.

    Selain memberikan dukungan finansial, Beasiswa Bill Gates juga menawarkan bantuan tambahan kepada para penerimanya. Program akan menanggung biaya mulai dari hari pertama perkuliahan hingga kelulusan.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 6 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta membuka beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) khusus mahasiswa. Pendaftaran dibuka secara online sampai 30 September 2025.

    Dalam laman resminya, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menjelaskan pendidikan merupakan sarana utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Selain pengembangan diri, pendidikan juga dapat membangun lingkungan dan bangsa.

    Oleh karena itu, mengikuti pendidikan tinggi dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. Kendati demikian, meneruskan ke perguruan tinggi memerlukan biaya yang tidak sedikit.


    Merespons permasalahan ini, Baznas (Bazis) DKI Jakarta berinisiasi memberikan bantuan berupa program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) Baznas (Bazis) Jakarta untuk masyarakat Jakarta berupa Beasiswa Masa Depan Jakarta.

    Tentang Beasiswa Masa Depan Jakarta dan Manfaatnya

    Beasiswa Masa Depan Jakarta akan berupa program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan KTP Jakarta. Para mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per tahun.

    Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan selama satu tahun. Adapun bantuan dikhususkan bagi mereka yang berkuliah di jenjang D3 dan S1.

    Syarat Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. KTP Jakarta

    2. Mahasiswa aktif D3 atau S1

    3. Berada di semester 1-7

    4. Usia maksimal 27 tahun

    5. Berasal dari keluarga tidak mampu

    6. Beragama Islam

    7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Syarat Administrasi Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. Surat permohonan

    2. KTP Jakarta

    3. Pas foto 3×4

    4. Kartu Keluarga

    5. Kartu tanda mahasiswa (KTM)

    6. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau rekomendasi masjid, MT, lembaga keagamaan atau ormas Islam resmi

    7. Surat keterangan mahasiswa aktif

    8. Transkrip nilai terakhir

    9. Surat persetujuan orang tua.wali

    10. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain

    11. Surat kontribusi

    12. Surat aktif organisasi (opsional)

    13. Screenshot mengikuti Facebook Baznas Bazis, Instagram @baznasbazisdkijakarta, Youtube BAZNAS BAZIS TV

    14. Foto kondisi rumah

    15. Pakta integritas dengan format sesuai Baznas Bazis DKI Jakarta

    Cara Mendaftar Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    Untuk mendaftarkan diri ke Beasiswa Masa Depan Jakarta, pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi laman https://mdj.baznasbazisdki.id/daftar

    2. Isi identitas diri

    3. Unggah berkas yang dibutuhkan

    4. Klik Submit untuk mengumpulkan berkas pendaftaran

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 dapat dicek melalui https://mdj.baznasbazisdki.id/. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana KJP Plus 2025 Tahap 2 Cair Bertahap Per 10 September, Cek Besarannya di Sini



    Jakarta

    Bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 akan cair secara bertahap mulai 10 September 2025. Total, ada 707.513 penerima dengan anggaran Rp1,61 triliun.

    Hal tersebut diungkapkan oleh GubernurDKI JakartaPramonoAnung saat menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2025 tentang besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap kedua tahun anggaran 2025. Jumlah penerimaKJP Plus 2025 tahap 2 terdiri dari 622.157 peserta lanjutan dari tahap pertama, serta 85.356 penerima baru.


    “Program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran kartu Jakarta Pintar atau KJP plus untuk KJP plus tahap ke-2 ini disalurkan kepada 707.513 peserta didik, jumlah tersebut terdiri dari 622.157 kelanjutan dari penerima tahap pertama, kemudian ada 85.356 penerima baru, total anggarannya adalah Rp1,61 triliun rupiah,” kata Pramono dikutip dari detikNews, Jumat (12/9/2025).

    Pramono menjelaskan ada perbedaan jumlah penerima dibandingkan tahap pertama. Pada tahap 1, jumlah penerima mencapai 707.622 siswa. Namun jumlah tersebut turun pada tahap 2 menjadi 707.513 siswa.

    “Karena 85.465 penerima existing sudah lulus SLTA, sementara penerima baru yang masuk tercatat 85.356 siswa. Sehingga ada perbedaan 109 peserta, namun secara total tidak ada perubahan signifikan,” jelasnya.

    Besaran KJP Plus 2025 Tahap 2

    Mengutip dari akun Instagram Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), rincian pencairan KJP Plus Tahap 2 sebagai berikut:

    Jenjang: SD/SDLB/MI
    – Dana personal per bulan: Rp 250.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
    – Jumlah penerima: 338.771

    Jenjang: SMP/SMPLB/MTs
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
    – Jumlah penerima: 192.020

    Jenjang: SMA/SMALB/MA
    – Dana personal per bulan: Rp 420.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
    – Jumlah penerima: 61.139

    Jenjang: SMK
    – Dana personal per bulan: Rp 450.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
    – Jumlah penerima: 112.891

    Jenjang: PKBM
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: –
    – Jumlah penerima: 2.692

    Cara Pencairan Dana Bagi Penerima BaruKJP Plus 2025 Tahap 2

    Bagi penerima baru KJP Plus tahap, wajib mengikuti langkah berikut:

    Bank Jakarta akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM.

    Bank Jakarta mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM.

    Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan transfer dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Itulah besaran KJP Plus 2025 tahap 2. Selamat bagi para penerima!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com