Tag: bantuan pendidikan

  • 5 Bantuan Pendidikan Selain PIP yang Bisa Kamu Daftar



    Jakarta

    Pemerataan akses dan mutu pendidikan di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai. Anak-anak dari keluarga kurang mampu masih menghadapi hambatan besar dalam mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas.

    Banyak orang tua yang tidak mampu membiayai kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari perlengkapan belajar hingga ongkos harian.

    Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah telah meluncurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai bentuk intervensi sosial di bidang pendidikan. Program ini menyasar siswa dari keluarga miskin dan rentan agar tetap bisa melanjutkan sekolah.


    Bantuan dari PIP disalurkan dalam bentuk tunai langsung ke rekening yang dimiliki siswa dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

    Namun, perlu diketahui bahwa PIP bukanlah satu-satunya sumber bantuan pendidikan yang tersedia bagi pelajar. Berbagai alternatif bantuan pendidikan lain sebenarnya bisa diakses. Apa saja?

    Bantuan Pendidikan Selain PIP

    1. Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)

    Program Keluarga Harapan (PKH), sebuah skema bantuan sosial bersyarat yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan.

    Program ini termasuk dalam kategori Social Transfer berbentuk tunai atau dikenal secara internasional sebagai Conditional Cash Transfer (CCT).

    Penyaluran bantuan PKH yang dikelola Kementerian Sosial dilakukan bertahap sepanjang tahun, baik melalui transfer bank maupun layanan kantor pos, secara tunai maupun non-tunai.

    Penerima PKH mencakup keluarga sangat miskin yang berada dalam kategori prioritas, seperti ibu hamil atau menyusui, anak usia sekolah (SD hingga SMA/sederajat), lansia, dan penyandang disabilitas berat.

    Untuk dapat memperoleh bantuan, calon penerima manfaat harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang kini telah diperbarui menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Untuk PKH kategori pendidikan pelajar dari jenjang SD sampai SMA/sederajat adalah anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun. Penerima bantuan harus terdaftar di sekolah/pendidikan kesetaraan dan minimal 85% hadir di kelas setiap bulan.

    Besar bantuan pendidikan PKH

    Anak Sekolah SD

    • Indek/Tahun Rp900.000
    • Indek/3 Bulan Rp225.000
    • Indek/2 Bulan Rp150.000
    • Indek/1 Bulan Rp75.000

    Anak Sekolah SMP

    • Indek/Tahun 1.500.000
    • Indek/3 Bulan 375.000
    • Indek/2 Bulan 250.000
    • Indek/1 Bulan 125.000

    Anak Sekolah SMA

    • Indek/Tahun 2.000.000
    • Indek/3 Bulan 500.000
    • Indek/2 Bulan 333.333
    • Indek/1 Bulan 166.666

    2. Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus – Khusus Warga DKI

    KJP Plus merupakan program unggulan dari Pemprov DKI Jakarta yang memberikan berbagai fasilitas bagi siswa, mulai dari SD hingga SMA/sederajat.

    Jenjang SD/SDLB/MI

    Dana Personal bulanan: Rp250.000
    Tambahan Bantuan Operasional untuk Sekolah Swasta: Rp135.000 per bulan

    Jenjang SMP/SMPLB/MTs

    Dana Personal bulanan: Rp300.000
    Tambahan untuk sekolah swasta: Rp170.000

    Jenjang SMA/SMALB/MA

    Dana Personal bulanan: Rp420.000
    Tambahan untuk sekolah swasta: Rp290.000

    Jenjang SMK

    Dana Personal bulanan: Rp450.000
    Tambahan untuk sekolah swasta: Rp240.000

    PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)

    Dana Personal bulanan: Rp300.000
    Tambahan untuk swasta: Tidak tersedia

    3. Bantuan Pendidikan dari Pemerintah Daerah

    Sejumlah pemerintah daerah baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi mengalokasikan bantuan pendidikan bagi pelajar yang berasal dari keluarga miskin dan rawan putus sekolah.

    4. Bantuan Pendidikan Sumber CSR Perusahaan

    Sejumlah perusahaan memberikan bantuan beasiswa yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Besar bantuan pendidikan dan target sasarannya pun berbeda setiap perusahaan. Umumnya diberikan khusus untuk pelajar yang berdomisili sekitar perusahaan. Namun ada juga yang ditujukan bagi pelajar secara umum.

    5. Bantuan Pendidikan dari Lembaga Amil Zakat dan Organisasi Keagamaan

    Bantuan pendidikan untuk sekolah juga bisa datang dari lembaga amil zakat baik milik pemerintah maupun non-pemerintah.

    (pal/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Gratispol untuk S1-S3 Dibuka, Warga Kaltim Bisa Kuliah Gratis di Dalam & Luar Negeri



    Jakarta

    Pemerintah Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan bantuan pendidikan Gratispol. Program ini memberikan pendidikan gratis bagi siswa jenjang SMA dan mahasiswa S1, S2 hingga S3.

    Beasiswa Gratispol memberikan kesempatan khususnya bagi mahasiswa untuk kuliah di dalam negeri hingga luar negeri. Sasaran penerima beasiswa adalah warga Kalimantan Timur.

    Apa saja syarat daftar beasiswa ini? Mengutip unggahan Instagram @gocsrkaltim, berikut ketentuan daftarnya.


    Skema Beasiswa Gratispol Kaltim 2025

    1. Kuliah di dalam Kalimantan Timur
    2. Kuliah di luar Kalimantan Timur
    3. Kuliah di luar negeri

    Syarat Daftar Beasiswa Gratispol Kaltim 2025

    1. Kuliah di Dalam Kalimantan Timur

    • Foto KTP berdomisili di Kaltim
    • Foto kartu keluarga dengan domisili di Kaltim selama tiga tahun
    • Surat pernyataan sebagai peserta program

    2. Kuliah di luar Kalimantan Timur

    • Foto KTP Kaltim
    • Foto KK minimal tiga tahun berdomisili di Kaltim
    • Keterangan aktif kuliah/keterangan diterima
    • Bukti prestasi (jika ada)
    • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) jika ada
    • Mengisi surat pernyataan yang tersedia

    3. Kuliah di luar negeri

    • Foto KTP Kaltim
    • Foto KK minimal tiga tahun berdomisili di Kaltim
    • Foto student ID Card atau Letter of Acceptance (LoA)
    • Bukti prestasi (jika ada)
    • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) jika ada
    • Mengisi surat pernyataan yang tersedia

    Alur dan Sistem Seleksi Beasiswa Gratispol Kaltim 2025

    1. Kuliah di Dalam Kalimantan Timur

    • Setelah lulus seleksi di kampus dalam Kalimantan Timur, mahasiswa melakukan heregistrasi
    • Pihak kampus akan mengirim data pengelola program
    • Verifikasi data mahasiswa oleh tim seleksi
    • Jika mahasiswa lolos beasiswa akan disahkan lewat SK Gubernur
    • Nama-nama penerima akan diumumkan secara terbuka
    • Pelamar diberikan waktu sanggah selama tiga hari jika merasa keberatan

    2. Kuliah di luar Kalimantan Timur

    Seleksi pada skema ini dilakukan menggunakan sistem skoring. Selain itu, penilaian akan mengacu pada kuota dan anggaran.

    Pada skema ini, ada beberapa mahasiswa yang diprioritaskan yakni mereka yang berasal dari kampus UI, UGM, ITB, dan ITS.

    Berikut alur seleksinya:

    • Mahasiswa melakukan heregistrasi di kampus masing-masing
    • Pengelola melakukan verifikasi dan validasi data
    • Pengelola melakukan scoring
    • Pengumuman diinformasikan via sistem
    • Nama-nama penerima ditetapkan SK Gubernur
    • Penerima akan diumumkan ke publik

    3. Kuliah di luar negeri

    Seleksi pada skema ini akan memprioritaskan mahasiswa yang berasal dari kampus yang masuk dalam kampus terbaik di QS World University Rankings. Berikut alur seleksinya:

    • Mahasiswa diterima di salah satu kampus luar negeri
    • Input berkas dan data ke sistem
    • Pengelola akan memverifikasi data mahasiswa
    • Pengelola melakukan scoring
    • Pengumuman diinformasikan via sistem
    • Nama-nama penerima ditetapkan SK Gubernur
    • Penerima akan diumumkan ke publik

    Daftar Kampus Mitra Program GratisPol

    Perguruan Tinggi Negeri

    1. Universitas Mulawarman
    2. Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris
    3. Institut Teknologi Kalimantan
    4. Politeknik Negeri Samarinda
    5. Politeknik Negeri Balikpapan
    6. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur
    7. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

    Perguruan Tinggi Swasta

    1. Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda
    2. Universitas Balikpapan
    3.Universitas Muhammadiyah Berau
    4. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
    5. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur
    6. Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
    7. Akademi Kebidanan Bakti Indonesia Balikpapan
    8. IKIP PGRI Kaltim
    9.. ITKES Wiyata Husada Samarinda
    10. Politeknik Borneo Medistra
    11. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Tanjung Redeb
    12. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan
    13. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Madani Balikpapan
    14. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional Samarinda
    15. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara Sangatta
    16. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long
    17. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Dirgahayu Samarinda
    18. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam
    19. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kutai Timur
    20. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd Tanah Grogot Kab. Paser
    21. Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang
    22. Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong
    23. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia Samarinda
    24. STIS Hidayatullah Balikpapan
    25. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Widya Cipta Dharma
    26. Sekolah Tinggi Teknologi Migas
    27. Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang
    28. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma’arif Bontang
    29. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Borneo Internasional
    30. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Praja Paser
    31. Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan
    32. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tenggarong
    33. Sekolah Tinggi Agama Islam Samarinda
    34. Politeknik Ilmu Pelayaran Balikpapan
    35. Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta
    36. Universitas Mulia
    37. Institut Kristen Borneo
    38. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Samarinda
    39. Universitas Kutai Kartanegara
    40. Sekolah Tinggi Teologi Injil Indonesia Samarinda
    41. Politeknik Sendawar
    42. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Samarinda
    43. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
    44. Politeknik Sinar Mas Berau Coal.

    Perguruan Tinggi Luar Daerah

    1 Universitas Hasanuddin
    2. Institut Seni Indonesia Yogyakarta

    Itulah informasi seputar beasiswa Gratispol dari Pemerintah Kalimantan Timur. Untuk lebih lengkapnya, detikers bisa melihatnya di https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Komisi X DPR Minta Kemendikti Stop Tiba-tiba Cabut Dana KIP Kuliah: Kasihan!



    Jakarta

    Anggota Komisi X DPR, La Tinro La Tunrung, minta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) agar stop tiba-tiba mencabut penyaluran dana KIP Kuliah. Apa alasannya?

    Sebelumnya, Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah bantuan biaya pendidikan bagi lulusan SMA dan sederajat yang berpotensi akademik tetapi terbatas secara ekonomi. Penerima KIP Kuliah akan mendapatkan bantuan pendidikan uang kuliah serta tunjangan hidup hingga akhir masa studi.

    Namun, penyaluran dana ini dapat dicabut jika mahasiswa memenuhi kriteria tertentu.


    Alasan Dana KIP Kuliah Dicabut

    Mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah dapat dibatalkan bantuannya apabila kondisi ekonomi keluarganya meningkat. Artinya, mereka tidak lagi memenuhi persyaratan ekonomi sebagai penerima KIP Kuliah.

    Evaluasi terhadap kemampuan ekonomi keluarga akan dilakukan berdasarkan indikator tingkat ekonomi keluarga mahasiswa. Indikator ekonomi itu yakni berasal dari keluarga miskin dan rentan yang miskin yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam Program Keluarga Harapan (PKH), pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), masuk di DTKS, atau dari keluarga dengan pendapatan di bawah Rp4 juta perbulan.

    Hal itu tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen)Kemendikbudristek Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi yang merupakan revisi atasPersesjen Nomor 22 Tahun 2021.

    DPR Minta Kemendiktisaintek Stop Cabut Penerima KIP Kuliah

    Kendati sudah tertera dalam peraturan, anggota Komisi X DPR, La Tinro La Tunrung, menilai hal ini dapat berbeda dengan realita.

    “Mereka sudah kuliah semester 3, dengan berbagai alasan, distop. Kan kasihan,” ungkap La Tinro dalam Rapat Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) disiarkan via Youtube TVR Parlemen, Rabu (2/7/2025).

    Dalam dapil La Tinro di Sulawesi Selatan, ia menemui mahasiswa yang sudah mau ujian akhir tidak bisa melanjutkan karena bantuan KIP Kuliah yang tiba-tiba dicabut.

    “Mohon agar supaya ditanya baik-baik supaya bisa diputuskan dan jangan sampai terjadi alasan-alasan klasik yang diputuskan jadi diganti dengan orang lain karena dinilai punya kemampuan. Tapi pada kenyataannya tidak,” ungkap La Tinro.

    “Harapannya mereka ini jangan sampai putus dan sampai tidak mengikuti kuliahnya tidak sampai sarjana,” imbuhnya.

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Provinsi Mana Saja yang Masih Buka 2025?



    Jakarta

    Bantuan pendidikan atau beasiswa sangat dibutuhkan bagi mahasiswa yang tengah terkendala pembiayaan kuliah. Untungnya, beberapa pemerintah provinsi menyediakan beasiswa bagi warganya.

    Sejak awal tahun 2025, sudah banyak pemerintah daerah yang membuka beasiswa untuk mahasiswa. Namun, per Juli 2025 hanya ada beberapa beasiswa pemerintah yang masih buka.

    Ada beasiswa dari provinsi mana saja? Berikut detikEdu telah merangkum informasinya bagi detikers.


    1. Jawa Timur

    Pemerintah Jawa Timur menyediakan beasiswa program S1 bagi mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam. Sasaran beasiswa ini adalah siswa di pesantren.

    Syarat utama mendaftar beasiswa ini antara lain berdomisili di Jawa Timur, lulus MA/PDF ‘Ulya/SPM ‘Ulya/SMA/SMK/sederajat, hafal Al-Qur’an minimal 5 juz, berusia maksimal 35 tahun, bisa membaca kitab Fathul Qorib dan lulus seleksi ujian internal PTKI.

    Selain S1, Pemprov Jawa Timur juga menyediakan beasiswa program S2. Syarat untuk pendaftar beasiswa S2 antara lain lulusan S1, hafal Al-Qur’an minimal 15 juz, lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in , dan berusia maksimal 45 tahun.

    Adapun untuk S3 syarat utama yang harus dipenuhi yakni lulusan S1 dan S2, berusia maksimal 50 tahun lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in dan ujian proposal disertasi yang diselenggarakan LPPD Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

    Pendaftaran Beasiswa Jawa Timur masih dibuka hingga 17 Juli 2025. Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat https://simba.lppdjatim.org/.

    2. Kalimantan Timur

    Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur menggelontorkan bantuan pendidikan berupa Beasiswa Fratispol untuk mahasiswa S1, S2, dan S3. Mengutip Instagram @gocsrkaltim, beasiswa berlaku untuk studi di dalam maupun luar negeri.

    Beberapa kampus dalam negeri mitra beasiswa ini antara lain Universitas Mulawarman, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

    Untuk menerima beasiswa ini, pelamar harus berdomisili di Kalimantan Timur dan memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pendaftaran beasiswa ini tidak ada batas waktunya, selagi kuota masih tersedia pendaftaran tetap dibuka.

    Penasaran dengan beasiswa ini? Kunjungi https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/ untuk mendapatkan informasi terkini.

    3. Banten

    Pemerintah Provinsi Banten akan menggelontorkan dana sebesar Rp 100 juta untuk warga kurang mampu. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk beasiswa S1 bernama “Satu Desa Satu Sarjana.”

    Akan ada 100 warga penerima beasiswa ini. Program beasiswa dikhususkan mahasiswa yang menempuh program studi pertanian.

    Syarat penerima beasiswa Satu Desa Satu Sarjana harus berasal dari keluarga miskin dan punya keinginan kuat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

    Beasiswa akan dibuka mulai Juli 2025 ini. Untuk mengetahui informasi pembukaan pendaftaran, pantai terus website Pemerintah Banten ya.

    Itulah beberapa beasiswa dari pemerintah provinsi yang masih buka hingga saat ini. Selamat mencoba.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Daftar Bantuan Pendidikan yang Bisa Diakses Anak Yatim dan Dhuafa



    Jakarta

    Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak.Namun, realitas di lapangan menunjukkan banyak anak khususnya yang kehilangan orang tua atau hidup dalam kondisi ekonomi serba terbatas harus berjuang keras untuk mengakses pendidikan.

    Ketiadaan dukungan ekonomi dan terbatasnya fasilitas membuat mimpi mereka menempuh pendidikan kerap tertunda, bahkan terhenti.

    Menanggapi situasi tersebut, berbagai lembaga dan inisiatif sosial hadir menyalurkan bantuan dalam beragam bentuk, mulai dari beasiswa untuk jenjang pendidikan formal, penyediaan perlengkapan sekolah, tunjangan biaya hidup, hingga program bimbingan belajar dan pengembangan karakter.


    Bantuan Pendidikan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

    1. Beasiswa dari Lembaga Amil Zakat

    Sejumlah lembaga amil zakat nasional seperti BAZNAS, Dompet Dhuafa, dan LAZISMU secara konsisten menghadirkan program beasiswa pendidikan yang menyasar anak-anak yatim, dhuafa, serta keluarga prasejahtera.

    Bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup pembiayaan pendidikan formal, tetapi juga perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan alat tulis. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan bimbingan belajar gratis guna mendukung prestasi akademik para penerima manfaat.

    Program ini dirancang agar anak-anak dari kalangan kurang mampu memiliki akses yang setara terhadap pendidikan berkualitas, sekaligus membentuk karakter dan keterampilan masa depan mereka.

    Misalnya Program Beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship) dari Dompet Dhuafa. Dikutip dari laman, GREAT Edunesiayang merupakan mitra pelaksana program Dompet Dhuaf, YES adalah beasiswa terpadu untuk yatim, dhuafa dan mualaf di tingkat SMA.

    Untuk Program YES, para awardee akan mendapatkan Program Campus Preparation,Quranic Mentorship,Leadership Booster,TalentHub Class,Uang Saku Rp 300.000/Bulan, Support Persiapan Masuk PTN, dan Support Pendaftaran UTBK. Adapun pendaftaran seleksi Program YES dibuka pada bulan Maret setiap tahun.

    Sementara itu, Baznas memiliki Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) merupakan sekolah unggulan berasrama dan bebas biaya yang ditujukan bagi anak yang berasal dari keluarga dhuafa. Baznas juga punya beasiswa cendekia untuk memberikan akses pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing bagi masyarakat kurang mampu/prasejahtera.

    2. Bansos Pemerintah

    Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial ATENSI YAPI kepada anak-anak yatim piatu di seluruh Indonesia.

    Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tua.Bantuan yang diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulan.

    Selain itu, sejumlah pemerintah daerah juga memberikan bantuan pendidikan bagi dhuafa seperti program Beasiswa Tangerang Gemilang.

    Untuk program tahun 2025, Pemkab Tangerang menggandeng sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Swiss German University, dan juga Universitas Kairo Mesir.

    3. CSR Perusahaan

    Sejumlah perusahaan memberikan bantuan pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

    (pal/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka Mulai 14 Juli, Siapkan Dokumen Ini untuk Daftar!



    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

    “Halo sobat Puslapdik. Jangan sampai terlewat ya, Beasiswa Unggulan akan dibuka pada 14 Juli 2025,” tulis unggahan Instagram @puslapdik_dikbud dilansir Kamis (10/7/2025).

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas serta pegawai Kemendikdasmen.


    Memangnya apa saja keuntungan mendapatkan beasiswa ini? Simak penjelasannya berikut!

    Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
    • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

    Cakupan Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Berprestasi

    • Dalam negeri: Biaya pendidikan, hidup, buku.
    • Luar negeri: Biaya pendidikan, hidup.

    2. Beasiswa Penyandang disabilitas

    Biaya pendidikan, hidup, buku, penelitian, hidup pendamping.

    3. Beasiswa Pegawai

    • Biaya pendidikan
    • Biaya buku
    • Biaya penelitian
    • Biaya hidup
    • Tiket pesawat
    • Biaya dokumen perjalanan
    • Asuransi kesehatan (untuk luar negeri)
    • Komponen lain yang ditetapkan dalam perjanjian

    Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

    • S1/D4: Maksimal 8 semester
    • S2: Maksimal 4 semester
    • S3: Maksimal 6 semester

    Syarat & Dokumen Daftar Beasiswa Unggulan 2025

    Ada beberapa syarat utama yang perlu dipenuhi pendaftar beasiswa, yakni:

    1. Beasiswa Berprestasi

    • Bukan dosen, guru, tenaga kependidikan, atau pelaku budaya.
    • Mahasiswa di kampus terakreditasi minimal B/Baik Sekali atau diakui Kemendiktisaintek untuk luar negeri.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Memiliki sertifikat prestasi nasional/internasional.

    2. Beasiswa Penyandang Disabilitas

    • Surat keterangan disabilitas dari dokter/ahli/lembaga.
    • Surat pernyataan mahasiswa berkebutuhan khusus.
    • Sertifikat prestasi (jika ada).
    • Mendapatkan rekomendasi dari kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis.
    • Mempunyai LoA/surat aktif kuliah
    • IPK minimal 3,25 (S2) dan 3,40 (S3) untuk on-going.
    • Membuat esai 1.500-2.000 kata.
    • Berusia maksimal 32-33 tahun (S2) dan 46-47 tahun (S3)
    • Membuat rencana studi/proposal disertasi.

    3. Beasiswa Pegawai

    • Berstatus PNS di Kemendikdasmen
    • Diusulkan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
    • Mendapatkan persetujuan tugas belajar
    • Memiliki prestasi

    Demikian informasi seputar Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/. Selamat mencoba!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah KIP Bisa Digunakan untuk Kuliah di PTS? Ini Aturannya


    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan bantuan sosial bidang pendidikan bagi mahasiswa. Bentuknya berupa biaya pendidikan dan biaya hidup.

    Dana KIP Kuliah bersumber dari anggaran pemerintah. Lantas, apakah KIP Kuliah bisa digunakan untuk menjalani pendidikan tinggi di perguruan tinggi swasta (PTS)?

    Apakah KIP Bisa Digunakan untuk Kuliah di PTS?

    Berdasarkan pedoman pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), penerima KIP Kuliah disyaratkan sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk perguruan tinggi akademik atau perguruan tinggi vokasi baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun PTS.


    Catatannya, program studi penerima calon mahasiswa bersangkutan harus sudah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.

    Calon Mahasiswa PTS Masuk Prioritas KIP Kuliah 2025

    Tahun ini, kebijakan KIP Kuliah juga memperkuat prioritas penerima KIP Kuliah untuk PTN dan PTS. Langkah ini bertujuan untuk mendorong calon mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin dapat kuliah pada program studi unggulan di PTN dan PTS terbaik se-Indonesia dan agar penyaluran bantuan ini tepat sasaran.

    Berikut kriteria calon mahasiswa yang masuk prioritas KIP Kuliah 2025:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), atau seleksi mandiri di PTN.

    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN.

    3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS.

    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTS.

    5. Termasuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS.

    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS.

    7. Calon mahasiswa yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:

    – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

    – Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Program Pendidikan

    KIP Kuliah dapat diberikan bagi mahasiswa:

    – S1

    – D4, D3, D2, D1

    – Pendidikan profesi dokter, dokter gigi, dokter hewan, ners, apoteker

    – Pendidikan profesi bidan

    – Pendidikan profesi guru

    Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

    Berikut kondisi ekonomi mahasiswa yang dapat menerima KIP Kuliah 2025:

    – Pemegang KIP Pendidikan Menengah

    – Mahasiswa dari keluarga yang termasuk DTKS

    – Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3

    – Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan

    – Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

    Besaran KIP Kuliah 2025

    Berikut besaran biaya pendidikan dan biaya hidup yang ditanggung KIP Kuliah 2025.

    Biaya Kuliah

    – Prodi terakreditasi A/Unggul/internasional: Maksimal Rp 8 juta, khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta

    – Prodi terakreditasi B/Baik Sekali: Maksimal Rp 4 juta

    – Prodi terakreditasi C/Baik: Maksimal Rp 2,4 juta

    Perguruan tinggi dilarang meminta tambahan biaya operasional. Namun, biaya diatas tidak termasuk biaya jas almamater, baju praktikum, biaya asrama, biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN), praktik kerja lapangan (PKL), magang, biaya kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan mandiri, dan wisuda.

    Biaya Hidup

    Berikut besaran biaya hidup yang dibagi ke dalam 5 klaster wilayah perguruan tinggi berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik:

    – Rp 800 ribu

    – Rp 950 ribu

    – Rp 1,1 juta

    – Rp 1,25 juta

    – Rp 1,4 juta.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah dibuka sampai 31 Oktober 2025. Berikut cara mendaftar KIP Kuliah 2025:

    • Masuk ke laman KIP Kuliah dan pilih jalur seleksi yang diikuti, misalnya jalur mandiri
    • Jika validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirim nomor pendaftaran dan kodek akses ke email
    • Lakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN, serta kelayakan mendapat KIP Kuliah
    • Buat akun di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email aktif
    • Selesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah dan lengkapi dokumen.
    • Jika dinyatakan diterima di PTS tujuan, kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut
    • Pendaftar KIP Kuliah yang lolos verifikasi PTS akan diusulkan kampus sebagai calon penerima KIP Kuliah
    • Kemdiktisaintek akan menetapkan mahasiswa bersangkutan sebagai penerima KIP Kuliah.

    Informasi KIP Kuliah 2025 bisa diakses di laman resmi https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan panduannya, klik DI SINI.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Lho Jalur Non-Akademik yang Bisa Dapat Bantuan Pendidikan



    Jakarta

    Bantuan pendidikan atau beasiswa biasanya menyasar pelajar berprestasi secara akademik atau kurang mampu ekonominya. Namun detikers harus tahu, ternyata prestasi non-akademik pun bisa digunakan untuk memperoleh beasiswa.

    Ada berbagai macam prestasi non-akademik yang bisa diajukan untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Sumber bantuannya dapat berasal dari kampus, sekolah, pemerintah atau swasta.

    Penasaran apa saja prestasi non-akademik yang bisa digunakan untuk apply beasiswa? Berikut detikEdu telah merangkumnya:


    1. Ekstrakurikuler

    Mengikuti ekstrakulikuler bukan sekadar untuk mengisi waktu kosong lho. Jika detikers aktif hingga memegang posisi ketua atau wakil ketua, bisa dijadikan modal untuk dapat bantuan.

    Contoh bantuan pendidikan untuk pegiat ekstrakurikuler adalah Beasiswa Amartha Cendekia. Dilansir laman resminya, beasiswa ini akan membantu siswa kelas 12 selama satu tahun penuh.

    Bahkan, prestasi ekstrakurikuler bisa digunakan untuk masuk perguruan tinggi. Beberapa kampus menyediakan jalur Ketua OSIS atau Pramuka misalnya IPB dan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

    2. Prestasi Olahraga

    Prestasi sebagai atlet saat ini tidak bisa disepelekan. Meski bukan berupa bidang akademik, tetapi prestasi di kejuaraan olahraga sangat dihargai oleh pemerintah maupun satuan pendidikan.

    Detikers bisa memperoleh bantuan pendidikan jika punya prestasi di bidang ini. Salah satu beasiswa yang bisa contohnya yang disediakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

    Bekerja sama dengan LPDP, Kemenpora menyediakan beasiswa atlet bahkan untuk mantan atlet. Selain itu, beberapa universitas juga akan mengapresiasi mahasiswanya yang berprestasi di bidang ini.

    Misalnya di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Budi Luhur, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surabaya dan masih banyak lagi.

    3. Prestasi Kesenian

    Jalur selanjutnya untuk meraih bantuan pendidikan adalah berprestasi dalam bidang kesenian. Jika detikers pernah memenangkan kejuaraan menyanyi, menari, melukis bisa menggunakannya untuk apply beasiswa.

    Saat ini sudah banyak instansi yang menawarkan beasiswa bagi mahasiswa dengan prestasi seni. Contohnya Universitas Kristen Maranatha, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, STEAM Fellowship Amartha, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari pemerintah, dan lainnya.

    Prestasi seni juga bisa dimanfaatkan pelajar saat ingin masuk jurusan kuliah seni dan budaya. Peluang diterima di kampus impian akan lebih besar jika punya pernah memenangkan lomba kesenian.

    4. Penghafal Kitab Suci

    Kitab suci adalah petunjuk hidup yang sangat sakral bagi umat beragama. Sehingga penghafalnya kerap dimuliakan.

    Mereka seringkali diapresiasi juga lewat bantuan pendidikan. Di Surabaya, pemerintah setempat menyediakan Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk pelajar SD-SMP.

    Badan/lembaga yang bergerak di bidang keagamaan juga punya budget untuk memberikan beasiswa ini. Contohnya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Agama (Kemenag), dan lainnya.

    Itulah jenis-jenis bidang non-akademik yang bisa menjadi syarat meraih bantuan pendidikan bagi pelajar. Detikers aktif di bidang apa?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Rekomendasi Beasiswa dalam Negeri yang Jarang Diketahui



    Jakarta

    Beasiswa adalah bantuan dana pendidikan yang tentunya jadi incaran banyak mahasiswa. Dengan beasiswa, beban biaya kuliah bisa lebih ringan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus belajar.

    Jenis beasiswa yang punya peminat tinggi biasanya berasal dari dalam negeri. Contohnya beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia hingga beasiswa sekolah kedinasan.

    Beasiswa-beasiswa tersebut disediakan langsung oleh pemerintah dan dikelola oleh kementerian ataupun lembaga. Tak heran, peminatnya akan tinggi karena seleksi ketat.


    Namun, detikers tak perlu khawatir tidak lolos seleksi beasiswa-beasiswa tersebut. Sebenarnya masih banyak beasiswa kuliah dari dalam negeri yang jarang diketahui, sehingga peminatnya tak sebanyak beasiswa dari pemerintah.

    Ada apa saja? Ini daftar beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui.

    1. Beasiswa Cendekia Muda Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ternyata punya ragam jenis beasiswa pendidikan untuk siswa hingga mahasiswa, contohnya Beasiswa Cendekia Muda Baznas.

    Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa D4 atau S1 yang menempuh kuliah di perguruan tinggi dalam negeri. Besaran beasiswa ini bisa mencakup total UKT atau subsidi.

    Ada beberapa kategori yang bisa dipilih dalam Beasiswa Cendekia Muda Baznas, mulai dari beasiswa dengan kategori jurusan prioritas; prestasi; aktivis; wirausaha; dan lainnya.

    2. Beasiswa Djitu

    Beasiswa Djitu atau singkatan dari Disiplin, Jujur, Inovatif, Tanggung Jawab, Unggul adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa D3-S1 yang disediakan oleh Yayasan Knouw Kalbe.

    Beasiswa ini khusus menarget perempuan yang sedang menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa dengan jurusan di bidang agrikultur, bisnis, ekonomi, kesehatan, dan STEM.

    Penerima Beasiswa Djitu bisa mendapatkan bantuan hingga Rp 10 juta hingga lulus. Selain itu, ada dana penunjang sebesar Rp 1,2 juta per semester.

    3. Beasiswa Teladan

    Beasiswa Teladan diinisiasi oleh Tanoto Foundation untuk siswa hingga mahasiswa. Bentuk beasiswa Teladan berupa pendanaan kuliah secara fully funded dan biaya hidup bulanan.

    Tak cuma itu, program pengembangan diri dan eksperimen dapat dirasakan penerima Beasiswa Teladan. Sebagaimana tujuannya, beasiswa ini diberikan kepada calon-calon pemimpin muda.

    Ada banyak jaringan universitas penerima Beasiswa Teladan yakni IPB University, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan lainnya.

    4. Beasiswa Bright Scholarship

    Bright Scholarship bisa dicoba bagi mahasiswa on going yang sedang mengalami kesulitan membiayai kuliah. Didanai oleh YBM BRI, beasiswa ini akan menopang UKT dan biaya hidup bulanan awardee.

    Selain itu, Beasiswa Bright Scholarship menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa. Jika mahasiswa menginginkan jaringan atau pertemanan yang kuat antarawardee, maka beasiswa ini bisa menjadi solusi.

    Hingga saat ini, ada banyak kampus besar yang menjadi mitra YBM antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan 32 kampus lainnya.

    5. Beasiswa Aperti BUMN

    Apakah detikers berkuliah di kampus naungan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)? Jika demikian, maka bisa mencoba beasiswa satu ini.

    Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi BUMN (Aperti) menyediakan pembiayaan kuliah dan fasilitas akademik. Selain itu, penerima bisa berkesempatan magang dan bekerja di perusahaan BUMN seperti PLN, Pertamina, Pos Indonesia dan lainnya.

    Adapun kampus yang menyediakan beasiswa Aperti BUMN yakni:

    • Telkom University (Tel-U)
    • Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)
    • Institut Teknologi PLN (ITPLN)
    • Universitas Pertamina (Uper)
    • Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)
    • Politeknik Semen Indonesia (Polteksi)

    Demikian informasi beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui tetapi punya pendanaan yang lumayan. Semoga bermanfaat bagi detikers ya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bantuan Pendidikan dari Pemerintah yang Masih Dibuka Tahun Ini



    Jakarta

    Pemerintah Indonesia terus membuka akses bantuan pendidikan untuk pelajar, mahasiswa, dan pendidik di tahun 2025. Berikut program aktif yang masih menerima pendaftaran atau berjalan sepanjang tahun 2025 ini.

    1. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia yang secara khusus ditujukan untuk mendukung siswa dengan keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik yang kuat agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memastikan bahwa tidak ada hambatan finansial yang menghalangi talenta terbaik bangsa untuk mengakses pendidikan tinggi.

    Program ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan (2025) atau maksimal dua tahun sebelumnya (2023/2024), dan telah lolos seleksi masuk perguruan tinggi.


    Apa Saja Manfaat KIP Kuliah 2025?

    • Gratis biaya kuliah hingga lulus Rp 2,4 juta hingga Rp12 juta per semester (tergantung akreditasi prodi)
    • Uang saku bulanan: Rp800.000 – Rp1.400.000 (tergantung wilayah perguruan tinggi)

    Jadwal pendaftaran akun siswa KIP Kuliah untuk tahun 2025 telah dibuka dari 3 Februari 2025 hingga 31 Oktober 2025.

    Seleksi KIP-K di penetapan penerima baru dilakukan pada 1 Juli hingga 31 Oktober 2025.

    Informasi lengkap bisa dilihat di sini: https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/panduan

    2. Program Indonesia Pintar (PIP)

    PIP adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu sesuai ketentuan. Dana PIP diperuntukkan sebagai bantuan biaya pribadi pendidikan seperti transportasi, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan selama bersekolah. Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening atas nama siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima PIP pada Surat Keputusan (SK) Pemberian PIP yang diterbitkan Puslapdik Kemendikdasmen.

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 merupakan bantuan pendidikan yang dicairkan secara bertahap. Lantas, kapan dana PIP 2025 cair?

    Pencairan PIP sendiri baru dimulai 1,5 bulan setelah siswa mengaktifkan kartu PIP. Besaran bantuan yang diberikan tergantung jenjang pendidikan:

    • SD/sederajat: Rp450.000 per tahun
    • SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun
    • SMA/SMK/sederajat: Rp1.800.000 per tahun

    Syarat Penerima PIP

    Agar bisa menerima PIP, siswa harus memenuhi kriteria berikut:

    • Terdaftar aktif di sekolah (SD-SMA/SMK)
    • Memiliki NISN yang valid
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    • Tidak sedang menerima bantuan sejenis lainnya

    Info lebih lanjut bisa dilihat di sini: https://pip.dikdasmen.go.id/

    3. Beasiswa Unggulan 2025

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas, serta pegawai Kemendikdasmen.

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

    Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
    • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

    Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

    • S1/D4: Maksimal 8 semester
    • S2: Maksimal 4 semester
    • S3: Maksimal 6 semester

    Informasi hingga pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/.

    4. Beasiswa LPDP

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah program beasiswa dari dana abadi yang dikelola di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Penerima beasiswa nantinya akan mendapat pendanaan untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister atau doktoral di kampus dalam dan luar negeri.

    Untuk Juli 2025, LPDP kembali membuka pendaftaran untuk tahap 2 tahun anggaran 2025. Terdapat tiga kelompok besar yang dibuka pada pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025. Ketiganya adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

    Komponen Dana LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 31 Juli 2025 mendatang.

    5. Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus)

    Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) adalah program strategis untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu untuk mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta.

    Pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 telah dilakukan secara bertahap sejak Jumat, 4 Juli 2025 lalu. Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 707.622 peserta didik.

    Sama seperti pencairan bulan-bulan sebelumnya, KJP plus bisa digunakan secara tunai dan nontunai. Namun, penggunaan tunai hanya bisa dipakai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Adapun besaran dana yang diterima murid setiap jenjangnya adalah:

    1. SD/MI

    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/MTs

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/MA

    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Syarat dan cara pendaftaran KJP Plus bisa dilihat di sini: https://kjp.jakarta.go.id/

    Nah, berminat mendaftar bantuan pendidikan yang mana detikers?

    (nwk/twu)



    Sumber : www.detik.com