Tag: beasiswa unggulan

  • Cara Cek Pengumuman Seleksi Administrasi Beasiswa Unggulan 2025, Optimis Lolos?



    Jakarta

    Pengumuman seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025 sudah bisa dicek mulai Senin, 25 Agustus 2025. Pengumuman ini merupakan kelanjutan dari penundaan hasil seleksi yang dijadwalkan pada 10 Agustus.

    Penundaan tersebut, menurut penjelasan panitia, adalah lantaran tingginya peminat.


    “Pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan Tahun 2025 ditunda karena banyaknya pendaftar. Mohon maaf atas penundaan ini,” bunyi keterangan dalam website Beasiswa Unggulan, dikutip Senin (11/8/2025).

    Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya peserta bisa melihat hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025. Bagaimana cara ceknya? Simak langkah berikut ini.

    Cara Cek Pengumuman Seleksi Administrasi Beasiswa Unggulan 2025

    Hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan dapat dicek melalui dua cara, yakni:

    1. Login melalui laman Beasiswa Unggulan https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id

    2. Melalui e-mail masing-masing peserta

    Pengumuman akan mengarahkan peserta untuk mengikuti tahapan selanjutnya yakni seleksi wawancara.

    Tahapan Seleksi Beasiswa Unggulan 2025

    Setelah berhasil lolos dalam seleksi administrasi, peserta akan mengikuti tahapan berikut ini:

    1. Seleksi wawancara

    2. Pengumuman peserta lolos

    3. Pembekalan dan penjelasan teknik

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Unggulan Berprestasi

    Luar negeri: Biaya pendidikan, hidup.
    Dalam negeri: Biaya pendidikan, hidup, buku.

    2. Beasiswa Unggulan Penyandang disabilitas: Biaya pendidikan, hidup, buku, penelitian, hidup pendamping.

    3. Beasiswa Unggulan Pegawai: Biaya pendidikan, buku, penelitian, hidup, tiket pesawat, dokumen perjalanan, asuransi kesehatan, dan komponen lainnya.

    Itulah informasi mengenai pengumuman seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025. Cek website https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/ untuk mengetahui informasi lengkapnya.

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • 5 Tips Lolos Beasiswa Tanpa Nilai Rapor Tinggi


    Jakarta

    Nilai rapor bukan satu-satunya penentu kesuksesan beasiswa! Kalau nilai rapormu tak tinggi-tinggi sekali, maka tonjolkan sisi-sisi nonakademik. Simak 5 tips ini.

    1. Jangan Malas Riset

    Nilai rapormu boleh tak tinggi-tinggi sekali asal jangan malas. Jangan malas riset, mencari tahu, memelototi dan mempelajari syarat-syarat administrasi beasiswa, terutama beasiswa yang menonjolkan prestasi nonakademik.

    Dini Agustina, SIkom, M IKom, sebagai penerima Beasiswa Unggulan pada tahun 2018 jenjang magister, memberikan tips pertama. Agar lolos seleksi berkas awal, kita harus mempersiapkan administrasi secara lengkap sesuai aturan yang tertulis dalam buku panduan beasiswa, demikian seperti dilansir dari laman Kemdikbud.


    2. Sorot Pengalaman Kepemimpinan

    Beberapa kampus di Indonesia membuka jalur penerimaan dan beasiswa berdasarkan riwayat kepemimpinan selama di sekolah seperti OSIS. Umumnya, jalur OSIS ini masuk dalam kategori jalur prestasi. Oleh karena itu, pelamar wajib melampirkan bukti dokumen prestasi sebagai pengurus OSIS.

    Di tahun 2025 ini, dari arsip detikEdu, kampus yang memiliki jalur Ketua OSIS adalah IPB University, Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Diponegoro (Undip).

    Jalur OSIS Undip 2025 mensyaratkan nilai rata-rata rapor per semester 70 (skala 100). Jalur OSIS IPB University tak mensyaratkan nilai rapor sama sekali, tetapi mesti ada:
    – Surat kepala sekolah yang menyatakan siswa benar bersekolah di sana dan pernah menjadi ketua OSIS selama minimal satu periode.
    – Surat keputusan kepala sekolah tentang pengangkatan pelamar sebagai ketua OSIS.

    3. Tonjolkan Prestasi Nonakademik

    Bila nilai akademikmu pas-pasan, kamu bisa menonjolkan prestasi nonakademikmu. Contohnya, IPB University menerima mahasiswa dari jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) seperti:

    • Olahraga
    • Hafiz Al-Quran
    • Pramuka
    • Seni
    • Debat bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Rusia, Prancis, Spanyol.

    Beberapa kampus hingga pemerintah bahkan menyediakan beasiswa atlet. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi meluncurkan Program Beasiswa Keolahragaan.

    Program ini memberikan kesempatan kepada atlet aktif, mantan atlet, serta tenaga profesional di bidang olahraga untuk menempuh pendidikan pada jenjang magister dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini menandai komitmen nyata pemerintah dalam menjadikan olahraga bukan hanya sebagai prestasi sesaat, tetapi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul berkelanjutan, demikian dilansir dari laman Kemenpora, Rabu (9/7/2025).

    4. Buat Esai Personal yang Menggugah

    Ada beberapa beasiswa yang mensyaratkan untuk menulis esai. Dilansir dari laman Universitas Multimedia Nusantara (UMN), menulis esai yang baik, menggugah, realistis, rendah hati, dan jujur bisa membantumu untuk mendapatkan beasiswa.

    Usahakan kepribadianmu bisa terlihat dari esai itu. Kamu bisa menceritakan masalah terberat dalam hidup kamu, dan bagaimana kamu menghadapinya. Beasiswa cenderung memiliki tema. Jika bisa, sesuaikan esaimu dengan tema beasiswanya. Kamu harus bisa meyakinkan penyedia beasiswa bahwa kamu pantas untuk mendapatkan beasiswa tersebut!

    Dini Agustina menyarankan esai dapat menceritakan tujuan kita ke depan setelah meraih beasiswa ini. Tips lainnya yaitu isi esai sebaiknya dikaitkan dengan jurusan kuliah yang akan kita ambil dalam beasiswa ini.

    Misalnya, jika berniat meraih Beasiswa Unggulan untuk jurusan hukum, maka ceritakan target, tujuan, dan harapan yang ingin kita capai seandainya dapat berkuliah dengan beasiswa di sana.

    5. Dapatkan Rekomendasi yang Personal

    Surat rekomendasi beasiswa adalah dokumen resmi yang ditulis oleh seseorang yang memiliki hubungan profesional atau akademik dengan pelamar. Surat rekomendasi dari guru atau dosen yang mendeskripsikan etika kerja, ketekunan, dan potensi bisa lebih dipercaya daripada nilai rapor.

    Surat ini penting karena bertujuan untuk memberikan penilaian objektif mengenai kelayakan pelamar dalam menerima beasiswa, berdasarkan pengamatan langsung terhadap kemampuan, etika kerja, dan potensi yang dimiliki oleh pelamar.

    (nwk/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka?



    Jakarta

    Program Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa incaran para mahasiswa. Sebelumnya, beasiswa ini merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kapan pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 dibuka?

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa yang ditujukan bagi siswa berprestasi yang sudah diterima di kampus impian atau tengah menempuh studi. Mengacu pada pedoman pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024, beasiswa ini dibagi atas Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi PenyandangDisabilitas.

    Penerima Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Kemudian penerima Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas akan mendapat biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, dan biaya hidup pendamping.


    Kapan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka?

    Hingga saat ini Kamis (3/7), belum ada informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025. Jika mengacu pada pendaftaran tahun lalu, pendaftaran beasiswa dibuka pada 1-14 Juli.

    Sementara belum ada jadwal resmi mengenai Beasiswa Unggulan 2025, detikers bisa menyiapkan syarat dan dokumen pendaftaran. Cek penjelasan di bawah ini.

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    Memiliki prestasi akademik atau non-akademik tingkat nasional atau internasional

    Surat rekomendasi dari sekolah bagi S1, atau dari pimpinan/pembimbing akademik bagi pendaftar S2/S3

    Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain

    Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama

    Diterima atau aktif pada perguruan tinggi terakreditasi B minimal untuk S1, S2, dan S3

    Berkomitmen untuk mempertahankan IPK minimum: 3,00 untuk S1; 3,25 untuk S2 dan S3

    Syarat Khusus Beasiswa Unggulan Berdasarkan Jenjang

    S1

    Mahasiswa baru atau on-going jenjang S1

    Lulusan maksimal dua tahun sebelum pendaftaran atau mahasiswa aktif semester awal

    IPK minimal 3,25 (untuk pendaftar on-going

    Sertifikat kompetensi bahasa Indonesia (UKBI Madya) dan bahasa Inggris (jika kuliah luar negeri)

    Esai bertema kontribusi diri terhadap kemajuan Indonesia (1.000-1.500 kata)

    S2

    Usia maksimal 32 tahun (baru) atau 33 tahun (on-going)

    IPK S1 minimal 3,25

    Pendaftar baru harus memiliki LoA, sedangkan mahasiswa awal harus aktif dan berada di semester maksimal 3

    Rencana studi, esai (1.500-2.000 kata), dan sertifikat bahasa

    S3

    Usia maksimal 46 (baru) atau 47 tahun (on-going)

    IPK S2 minimal 3,40

    Wajib menyerahkan proposal disertasi, esai (1.500-2.000 kata), serta sertifikat bahasa

    Syarat Dokumen Beasiswa Unggulan

    KTP dan KTM (jika mahasiswa), LoA atau surat keterangan lulus

    Transkrip dan ijazah terbaru (jika on-going)

    Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) dan sertifikat bahasa Inggris (jika diperlukan)

    Rencana studi (S2) atau proposal disertasi (S3)

    Surat rekomendasi resmi

    Esai serta sertifikat prestasi akademik atau kompetensi

    Seleksi Beasiswa Unggulan

    Seleksi Beasiswa Unggulan dibagi dalam dua tahap, yaitu:

    Seleksi administrasi dan portofolio

    Wawancara dan penilaian akhir

    Pengumuman hasil seleksi tahap I biasanya dilakukan awal Agustus, diikuti seleksi tahap II dan pengumuman final September.

    Prediksi Jadwal Beasiswa Unggulan 2025

    Pendaftaran: awal Juli (1-14 Juli)
    Seleksi Tahap I: pertengahan Juli-awal Agustus
    Pengumuman I: awal Agustus
    Seleksi Tahap II: pertengahan-akhir Agustus
    Pengumuman Akhir: awal September
    Pembekalan & Penandatanganan Kontrak: September-Oktober

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat dipantau melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Semoga membantu!

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri, Ada yang Pendaftarannya Sedang Dibuka


    Jakarta

    Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu di bidang tertentu dan meningkatkan peluang karir. Namun, biaya pendidikan yang tidak sedikit seringkali menjadi kendala utama.

    Untungnya, ada banyak program beasiswa S2 dalam negeri yang dapat membantu mewujudkan mimpi tersebut. Beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka akses ke institusi pendidikan terbaik di Indonesia.

    Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri

    Ada banyak pilihan beasiswa S2 dalam negeri yang bisa dipilih. Berikut daftarnya.


    1. LPDP

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan beasiswa dari Kementerian Keuangan. Ada beberapa pilihan program beasiswa, di antaranya:

    • Beasiswa reguler
    • Beasiswa parsial
    • Beasiswa prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang disabilitas
    • Beasiswa daerah afirmasi
    • Beasiswa putra-putri Papua
    • Beasiswa PNS/TNI/Polri
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

    Menurut laman Instagram LPDP, pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 17 Januari 2025-17 Februari 2025. Perkuliahan paling cepat dilaksanakan bulan Juli 2025. Untuk beasiswa S2, pendaftar wajib telah menyelesaikan program D4/S1. Sementara, pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister tidak diizinkan untuk mendaftar pada program beasiswa jenjang magister.

    Untuk mendaftar beasiswa ini, buka situs pendaftaran beasiswa melalui laman LPDP. Pastikan kamu mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan pada aplikasi pendaftaran. Informasi detail terkait dokumen yang dibutuhkan bisa dilihat pada buku panduan masing masing program di laman resmi LPDP.

    2. Beasiswa Pendidikan Indonesia

    BPI atau Beasiswa Pendidikan Indonesia merupakan program bantuan dari Kemendikbud. Belum ada informasi mengenai pembukaan Beasiswa Pendidikan Indonesia tahun 2025. Terakhir, pengumuman seleksi beasiswa pendidikan Indonesia dilakukan pada bulan Oktober 2024.

    Adapun beberapa program beasiswa S2 yang ditawarkan oleh BPI yaitu:

    • Beasiswa S2 (PTA) Calon Dosen Perguruan Tinggi Akademik PTA (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 (PTV) Calon Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 Pelaku Budaya (Dalam Negeri dan Luar Negeri)

    3. Beasiswa Kominfo

    Beasiswa Kominfo adalah program pemberian beasiswa yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Pengembangan SDM Kominfo. Fokusnya yaitu kepada pengembangan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika level middle-up (expertise) melalui pendidikan formal jenjang Magister (S2) baik dalam maupun luar negeri.

    Program ini terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat yang akan melanjutkan pendidikan dan memperdalam keahlian dan kompetensi di bidang komunikasi dan informatika baik PNS, anggota TNI/POLRI, dan masyarakat umum yang telah bekerja.

    Jenis beasiswa yang ditawarkan yaitu:

    • Beasiswa reguler, yang terbuka bagi aparatur pemerintah pusat dan daerah, anggota TNI dan POLRI, serta masyarakat umum dari instansi swasta bidang teknologi.
    • Beasiswa internal, untuk pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.

    Belum ada informasi mengenai pembukaan pendaftaran beasiswa Kominfo di tahun 2025. Terakhir, Kominfo berkolaborasi dengan Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris. Pendaftarannya telah ditutup pada 5 November 2024 untuk perkuliahan November 2025.

    4. Beasiswa Indonesia Bangkit

    Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan skema beasiswa prestisius kolaborasi antara Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan. Ada dua program yang dimiliki, yaitu program beasiswa gelar (degree) dan program beasiswa non gelar (non degree).

    Mengutip laman instagram Beasiswa Indonesia Bangkit, belum ada informasi terbaru mengenai pendaftaran beasiswa. Meski begitu, menurut laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, pada tahun 2025, Kemenag menyiapkan 870 kuota beasiswa. Untuk jenjang S2, terdapat 220 kuota, termasuk 30 kuota untuk program double degree di Universitas luar negeri.

    5. Beasiswa PMDSU

    Kepanjangan dari PMDSU adalah Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul. Seperti namanya, beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan S1 yang ingin melakukan percepatan pendidikan sebagai lulusan doktor di usia muda.

    Menurut laman instagramnya, program ini memungkinkan mahasiswa untuk menempuh program magister dan doktor dalam waktu empat tahun. Beberapa persyaratan untuk calon mahasiswa yaitu, memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa lainnya, serta usia tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.

    Tahun lalu, beasiswa ini dibuka pada bulan April dan seleksinya diumumkan pada bulan September.

    6. Dexa Award Science Scholarship

    Dexa Award Science Scholarship merupakan program beasiswa S2 penuh. Calon mahasiswanya bebas memilih prodi di seluruh kampus berakreditasi A di Indonesia.

    Menurut laman Dexa Scholarship, proposal riset S2 yang diajukan berkaitan dengan kesehatan manusia. Syarat pendaftarannya yaitu memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa S2 lain, serta belum melakukan pembayaran administrasi atau registrasi pendidikan kuliah S2.

    7. Beasiswa Unggulan

    Beasiswa unggulan adalah pemberian biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia untuk peserta didik jenjang S1, S2, dan S3. Ada 3 jenis beasiswa, yaitu beasiswa masyarakat berprestasi, beasiswa pegawai Kemendikbudristek, beasiswa unggulan penyandang disabilitas, dan beasiswa penghargaan. Dalam program ini, guru, tenaga kependidikan, dosen, dan pelaku budaya tidak bisa mendaftar.

    Hingga kini, belum ada informasi mengenai pendaftaran beasiswa unggulan di tahun 2025. Pada tahun 2024, pendaftaran dibuka pada bulan Juli.

    8. Beasiswa S2 UGM

    Universitas Gadjah Mada (UGM) juga membuka program beasiswa S2. Pada tahun lalu, program studi yang dapat dipilih ada 14, di antaranya, agama dan lintas budaya, bioteknologi, ilmu lingkungan, kajian budaya dan media, kajian pariwisata, kependudukan, ketahanan nasional, hingga teknik biomedis.

    Menurut laman Pascasarjana UGM, beasiswa tersebut mencakup potongan biaya kuliah dalam tiga kategori, yaitu 255, 50%, dan 75%. Proses seleksi melibatkan penilaian prestasi akademik, potensi penelitian, dan kemampuan kepemimpinan calon penerima beasiswa.

    9. Beasiswa PPM School of Management

    Beasiswa S2 PPM School of Management bisa dipilih untuk calon mahasiswa yang ingin mendalami ilmu manajemen. Beberapa pilihan program magisternya yaitu Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen, Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen (WM MM) Entrepreneurship, Magister Manajemen Eksekutif Muda Magister S2 Manajemen Eksekutif.

    Salah satu persyaratan untuk peserta yaitu fresh graduate atau maksimal pengalaman kerja 1 tahun. Adapun usia maksimalnya 26 tahun saat mendaftar program. Menurut laman PPM School beasiswa pasca sarjana dibuka pada bulan Maret dan September.

    10. Beasiswa Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation merupakan beasiswa dari pengusaha Indonesia, Sukanto Tanoto. Menurut laman Jobstreet, beasiswa dari Tanoto Foundation bertujuan untuk mengembangkan kepemimpinan hebat yang bertanggung jawab di masa depan.

    Tahun lalu, Tanoto Foundation membuka beasiswa teladan untuk mahasiswa baru. Peserta harus memiliki prestasi di berbagai bidang, pengalaman organisasi, dan menunjukkan potensi kepemimpinan.

    (elk/row)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 6 Tips Menulis Esai untuk Daftar Beasiswa Unggulan 2024, Jangan Asal!



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan Berprestasi 2024 sudah dibuka pendaftarannya mulai 1 – 15 Juli 2024. Beasiswa ini menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan S3.

    Salah satu syarat yang harus dipersiapkan pelamar mulai dari sekarang adalah esai. Kualitas esai yang dibuat akan menentukan apakah pelamar lolos seleksi administrasi atau tidak.

    Sehingga, pelamar perlu mengetahui ketentuan hingga format penulisan esai yang benar. Mengutip laman Beasiswa Unggulan Kemdikbud dan Puslapdik Kemdikbud, berikut ketentuan dan tips menulis esai untuk daftar Beasiswa Unggulan 2024:


    Ketentuan Penulisan Esai Beasiswa Unggulan 2024

    1. Beasiswa Program Sarjana

    • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
    • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata
    • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

    2. Beasiswa Program Magister

    • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
    • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata
    • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

    3. Beasiswa Program Doktor

    • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
    • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata
    • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

    4. Beasiswa Penyandang Disabilitas

    • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
    • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata
    • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

    Tips Menulis Esai untuk Daftar Beasiswa Unggulan 2024

    Agar esai yang dibuat detikers bisa memiliki bobot besar dalam seleksi Beasiswa Unggulan 2024, Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek dalam bukunya yang berjudul “Beasiswa Pemutus Mata Rantai Kemiskinan” (2022) telah membagikan tipsnya. Simak yuk!

    1. Hindari Membuat Esai di Hari Terakhir

    Dikarenakan berbagai kesibukkan atau alasan, terkadang pelamar beasiswa baru membuat esai saat mendekati hari terakhir pendaftaran. Menurut Abdul, hal ini perlu dihindari.

    Pelamar lebih baik membuatnya jauh-jauh hari. Hal tersebut dikarenakan esai perlu dirancang dengan baik agar isinya dapat menarik perhatian penilai.

    2. Kenali Tim Seleksi

    Tips ini jarang disadari oleh pelamar tetapi menjadi penting untuk mengetahui akan dibuat seperti apa esainya. Detikers bisa melihat tim seleksi di website penyedia beasiswa.

    Setelah mengetahui siapa saja tim seleksi beasiswa, tuliskan esai yang sesuai dengan keilmuan mereka. Jelaskan bahwa kepribadian hingga kemampuanmu memenuhi kriteria tim seleksi.

    3. Pilih Topik yang Dikuasai

    Meskipun tema esai sudah ditentukan, tetapi pelamar bisa memilih topik relevan yang sesuai dengan minat atau bakat pelamar. Jangan lupa, kaitkan juga topik dengan tujuan prodi yang dipilih.

    4. Tidak Bertele-tele

    Esai yang baik berisikan informasi yang jelas dan padat. Tulislah kontribusi yang ada hubungannya dengan prodi yang dipilih. Setelah itu, jabarkan strategi konkretnya.

    Abdul mengatakan biasanya tim seleksi mencari kandidat yang bisa menjelaskan visi, misi, dan strategi masa depannya secara jelas.

    5. Hindari Kesalahan Ejaan-Tulisan

    Tak cuma topik yang dipilih, tim seleksi juga akan menilai ejaan hingga tanda baca penulisan. Oleh karena itu, perhatian teknis menulis dengan baik.

    Begitu juga pada format penulisan. Usahakan mengecek kembali ketentuan format tulisan hingga jumlah maksimal dan minimal kata.

    6. Buat Kerangka

    Kerangka dapat memudahkan penulis esai dalam mencari data hingga pokok kalimat. Dengan begitu, susunan esai bisa lebih runtut dan tidak loncat-loncat.

    Itulah beberapa tips menulis esai untuk daftar Beasiswa Unggulan 2024. Jangan sampai ada salah ya!

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Telkom University 2024 yang Masih Dibuka, Kuliah Gratis Sampai Lulus



    Jakarta

    Telkom University membuka kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk kuliah gratis hingga akhir masa studi. Melansir dari laman resminya, ada dua Beasiswa Telkom University 2024 yang masih dibuka.

    Meski merupakan kampus swasta, kamu tidak perlu merogoh kocek lebih. Sebab Telkom University membuka beragam beasiswa setiap tahunnya.

    Menurut laman resminya, masih ada dua beasiswa yang dibuka oleh Telkom University. Apa saja? Simak berikut ini.


    Beasiswa Telkom University 2024 yang Masih Dibuka

    1. KIP Kuliah

    KIP Kuliah merupakan beasiswa yang dibuka untuk mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu dan berprestasi. Selain di PTN, KIP Kuliah juga tersedia di Telkom University hingga 8 Juli 2024.

    Beasiswa KIP Kuliah di Telkom University terbuka untuk lulusan SMA/ SMK/ MA. Adapun skema beasiswa yang ditawarkan pada Jalur Beasiswa KIP ini adalah Beasiswa Unggulan, di mana penerima beasiswa akan dibebaskan dari biaya pendidikan hingga akhir masa studi jenjang sarjana.

    Syarat

    • Lulusan 2 tahun terakhir (2024, 2023)
    • Kartu Peserta dan Formulir KIP Kuliah
    • Memiliki berkas Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)/Surat Keterangan Tidak
    • Mampu (SKTM)/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
    • Akta Kelahiran
    • Ijazah atau SKL
    • Rapor semester 1 – 5
    • Berkas foto rumah tampak depan, belakang, samping, dan dalam
    • Kartu Keluarga
    • Rekening Listrik 3 bulan terakhir
    • Sertifikat (Opsional)

    2. Program Beasiswa Magister Berbasis Riset

    Telkom University juga membuka beasiswa khusus magister riset. Beasiswa bernama Master By Research ini menitikberatkan pada research skills, dengan penelitian mencakup 2/3 dari kurikulum total.

    Beasiswa MBR bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dan menghasilkan publikasi jurnal. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menghasilkan final research project atau tesis dan diwajibkan menulis dan mempublikasikan hasil risetnya pada minimal 2 paper.

    Lama waktu perkuliahan MBR adalah 4 semester. Mahasiswa master-by-research berkewajiban residen di laboratorium atau research center selama 15-20 jam per-minggu untuk mengerjakan risetnya.

    Mahasiswa akan mendapatkan beasiswa fully funded dengan syarat IPK >= 3,76. Untuk saat ini, Beasiswa Master-by-Research menyediakan beasiswa hanya untuk Magister Teknik Elektro dan Magister Teknik Industri saja.

    Syarat Magister Teknik Elektro

    • Lulusan dari prodi berikut:
      S1 Teknik Telekomunikasi
      S1 Teknik Elektro
      S1 Teknik Fisika
      S1 Teknik Komputer
      S1 Informatika
      S1 Teknologi Informasi
      S1 Rekayasa Perangkat Lunak
      S1 Fisika
      S1 Matematika
    • Ijazah / Surat Keterangan Lulus (SKL)
    • IPK S1 > 3.26
    • Skor TPA > 450*
    • Daftar TPA
    • Sertifikat TOEFL/EPRT (Skor > 450)
    • Daftar TOEFL/EPRT
    • Tes Potensi Keahlian*
    • Kisi-kisi TPK
    • Wawancara
    • Proposal rencana tesis
    • Rekomendasi online (min. 2 rekomendasi; dari Research Center / Calon Pembimbing S2, dan Akademisi / Perusahaan)

    Syarat Magister Rekayasa Industri

    • Alumni Fakultas Rekayasa Industri Telkom University
    • Lulus maksimal 1 tahun terakhir (Fast Track & Direct Track)
    • IPK S1 minimal 3.5
    • 2 Rekomendasi online (Akademisi / Perusahaan)
    • Proposal Rencana Tesis maksimal 1.000 kata
    • Berkomitmen
    • Tidak sedang bekerja full time
    • Lulus tahap wawancara

    Jadwal

    Pendaftaran: 25 April-31 Juli 2024
    Tes TPA dan TOEFL: 18 Mei, 15 Juni, 13 Juli 2024
    Interview dan Tes TPK Online: 5-10 Agustus 2024

    Itu dia dua Beasiswa Telkom University 2024 yang masih dibuka. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 10 PTN dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak, Ada Kampusmu?



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan merupakan salah satu beasiswa yang banyak jadi incaran mahasiswa karena bermitra dengan banyak kampus negeri maupun swasta. Tahun ini, ada sebanyak 104 perguruan tinggi tujuan beasiswa ini.

    Selama empat tahun terakhir ini (2020-2023), Beasiswa Unggulan telah melayani penerima sebanyak 6.384 orang. Adapun jumlah mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan di akhir semester tahun akademik 2023-2024 terhitung sebanyak 4.259 orang.

    Rinciannya antara lain 2.275 penerima jenjang S1/D4, 1.715 penerima jenjang S2, dan 269 penerima jenjang S3, demikian dijelaskan dalam Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024.


    Jumlah tersebut terdiri dari 3.946 penerima masyarakat berprestasi, 77 penerima beasiswa pegawai Kemendikbudristek, dan 3 penerima beasiswa penyandang disabilitas.

    Mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan saat ini tersebar di 260 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang terdiri dari 96 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 166 perguruan tinggi swasta (PTS).

    Adapun kampus dengan penerima aktif Beasiswa Unggulan terbanyak di tahun ajaran 2023/2024 adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni berjumlah 352 mahasiswa. Sementara dalam rentang 2020-2023, kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak dipegang oleh Universitas Indonesia (UI) yakni berjumlah 503 mahasiswa.

    Jumlah tersebut bisa dijadikan referensi bagi pendaftar tahun ini untuk menimbang peluang kelolosan ataupun lainnya. Kampus mana lagi yang mahasiswanya banyak menerima Beasiswa Unggulan? Berikut daftarnya:

    Kampus dengan Mahasiswa Penerima BU Terbanyak (2020-2023)

    1. Universitas Indonesia (UI): 503 orang
    2. Universitas Gadjah Mada (UGM): 499 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 289 orang
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 278 orang
    5. Universitas Negeri Makassar (UNM): 238 orang
    6. Universitas Brawijaya (UB): 195 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 153 orang
    8. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 141 orang
    9. Institut Pertanian Bogor (IPB): 137 orang
    10. Universitas Negeri Jakarta (UNJ): 131 orang

    Kampus dengan Jumlah Mahasiswa Aktif Penerima BU Terbanyak (2023/2024)

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 352 orang
    2. Universitas Indonesia (UI): 306 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 225 orang
    4. Universitas Brawijaya (UB): 169 orang
    5. Institut Teknologi Bandung (ITB): 166 orang
    6. Universitas Negeri Makassar (UNM): 163 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 162 orang
    8. Institut Pertanian Bogor (IPB): 147 orang
    9. Universitas Diponegoro (Undip): 139 orang
    10. Universitas Airlangga (Unair): 123 orang

    Provinsi Terbanyak Mahasiswanya Menerima BU

    1. Jawa Barat: 1.031 orang
    2. Jawa Timur: 671 orang
    3. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): 601 orang
    4. Sulawesi Selatan: 446 orang
    5. Jawa Tengah: 386 orang
    6. DKI Jakarta: 385 orang
    7. Sumatera Utara: 106 orang
    8. Sumatera Barat: 92 orang
    9. Bali: 73 orang
    10. Sumatera Selatan: 67 orang

    Demikian informasi kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak. Semoga bermanfaat ya

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 104 PTN Beasiswa Unggulan 2024, Cek Sebelum Daftar



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 dibuka untuk mahasiswa S1, S2, dan S3 mulai 1-4 Juli 2024. Mahasiswa yang telah diterima di perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan 2024 dapat mendaftar.

    Beasiswa pemerintah ini mensyaratkan mahasiswa pendaftar memiliki surat penerimaan, keterangan lulus, atau letter of acceptance (LoA) unconditional (surat penerimaan tanpa syarat) dari kampus tujuan. Mahasiswa yang sudah memulai perkuliahan juga bisa mendaftar Beasiswa Unggulan 2024, dengan syarat maksimal sedang berada di semester 3.

    Kampus dengan Mahasiswa Beasiswa Unggulan Terbanyak

    Di awal tahun 2024, mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan sebanyak 4.259 orang. Para mahasiswa tersebar di 94 PTN dan 166 PTS se-Indonesia.


    Berikut sepuluh perguruan tinggi yang paling banyak dipilih mahasiswa Beasiswa Unggulan seperti dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024:

    1. Universitas Gadjah Mada: 352 mahasiswa
    2. Universitas Indonesia: 306 mahasiswa
    3. Universitas Hasanuddin: 225 mahasiswa
    4. Universitas Brawijaya: 169 mahasiswa
    5. Institut Teknologi Bandung: 166 mahasiswa
    6. Universitas Negeri Makassar: 163 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta: 162 mahasiswa
    8. Institut Pertanian Bogor: 147 mahasiswa
    9. Universitas Diponegoro: 139 mahasiswa
    10. Universitas Airlangga: 123 mahasiswa

    Daftar PTN Beasiswa Unggulan 2024

    Dikutip dari dokumen Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Unggulan 2024 yang diunggah di laman resmi beasiswa, berikut daftar perguruan tinggi negeri (PTN) asal mahasiswa yang bisa mendaftar:

    1. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
    2. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jawa Barat
    3. Institut Seni Indonesia Denpasar, Bali
    4. Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Sumatera Barat
    5. Institut Seni Indonesia Surakarta, Jawa Tengah
    6. Institut Seni Indonesia Yogyakarta, DI Yogyakarta
    7. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
    8. Institut Teknologi Kalimantan, Kalimantan Timur
    9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
    10. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jawa Timur
    11. Politeknik Manufaktur Bandung, Jawa Barat
    12. Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Jawa Tengah
    13. Politeknik Negeri Ambon, Maluku
    14. Politeknik Negeri Bali, Bali
    15. Politeknik Negeri Bandung, Jawa Barat
    16. Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan
    17. Politeknik Negeri Banyuwangi, Jawa Timur
    18. Politeknik Negeri Batam, Kepulauan Riau
    19. Politeknik Negeri Bengkalis, Riau
    20. Politeknik Negeri Jakarta, Jawa Barat
    21. Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur
    22. Politeknik Negeri Lampung, Lampung
    23. Politeknik Negeri Lhokseumawe , Aceh
    24. Politeknik Negeri Madiun, Jawa Timur
    25. Politeknik Negeri Madura, Jawa Timur
    26. Politeknik Negeri Malang, Jawa Timur
    27. Politeknik Negeri Manado, Sulawesi Utara
    28. Politeknik Negeri Medan, Sumatera Utara
    29. Politeknik Negeri Media Kreatif, DKI Jakarta
    30. Politeknik Negeri Nusa Utara, Sulawesi Utara
    31. Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat
    32. Politeknik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat
    33. Politeknik Negeri Samarinda, Kalimantan Timur
    34. Politeknik Negeri Sambas, Kalimantan Barat
    35. Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah
    36. Politeknik Negeri Sriwijaya, Sumatera Selatan
    37. Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan
    38. Politeknik Negeri Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
    39. Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku
    40. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Jawa Timur
    41. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur
    42. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan
    43. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat
    44. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Kalimantan Timur
    45. Universitas Airlangga, Jawa Timur
    46. Universitas Andalas, Sumatera Barat
    47. Universitas Bangka Belitung, Bangka Belitung
    48. Universitas Bengkulu, Bengkulu
    49. Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara
    50. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
    51. Universitas Cenderawasih, Papua
    52. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
    53. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
    54. Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara
    55. Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan
    56. Universitas Indonesia, Jakarta-Jawa Barat
    57. Universitas Jambi, Jambi
    58. Universitas Jember, Jawa Timur
    59. Universitas Jenderal Soedirman, Jawa Tengah
    60. Universitas Khairun, Maluku Utara
    61. Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan
    62. Universitas Lampung, Lampung
    63. Universitas Malikussaleh, Aceh
    64. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau
    65. Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat
    66. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
    67. Universitas Musamus Merauke, Papua
    68. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo
    69. Universitas Negeri Jakarta, Jakarta
    70. Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan
    71. Universitas Negeri Malang, Jawa Timur
    72. Universitas Negeri Manado Sulawesi Utara
    73. Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara
    74. Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat
    75. Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah
    76. Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur
    77. Universitas Negeri Yogyakarta, DI Yogyakarta
    78. Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur
    79. Universitas Padjadjaran, Jawa Barat
    80. Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah
    81. Universitas Papua, Papua Barat
    82. Universitas Pattimura, Maluku
    83. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta
    84. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Jawa Timur
    85. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, DI Yogyakarta
    86. Universitas Pendidikan Ganesha, Bali
    87. Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
    88. Universitas Riau, Riau
    89. Universitas Sam Ratulangi, Sulawesi Utara
    90. Universitas Samudra, Aceh
    91. Universitas Sebelas Maret, Jawa Tengah
    92. Universitas Siliwangi, Jawa Barat
    93. Universitas Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat
    94. Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan
    95. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten
    96. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
    97. Universitas Syiah Kuala, Aceh
    98. Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah
    99. Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat
    100. Universitas Terbuka Prov. Banten
    101. Universitas Teuku Umar, Aceh
    102. Universitas Tidar, Jawa Tengah
    103. Universitas Trunojoyo, Jawa Timur
    104. Universitas Udayana, Bali

    Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Unggulan 2024 dapat diakses di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Mahasiswa PTS Bisa Daftar Beasiswa Unggulan, Cek Daftar Kampusnya di Sini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 segera dibuka pada 1-4 Juli 2034. Mahasiswa baru maupun on-going maksimal semester 3 di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) jenjang S1-S3 bisa mendaftar.

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, jumlah mahasiswa aktif penerima BU pada akhir semester ganjil 2023/2024 mencapai 4.259 orang. Para penerima beasiswa BU tersebut tersebar di 94 PTN dan 166 PTS.


    Daftar Perguruan Tinggi Swasta Tujuan Beasiswa Unggulan 2024

    Pendaftar Beasiswa Unggulan 2024 disyaratkan diterima di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi minimal B atau Baik Sekali. Perguruan tinggi pendaftar juga harus masuk daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan tahun ini.

    Berdasarkan Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Unggulan Tahun 2024 yang diunggah di laman Beasiswa Unggulan Kemendikburistek, berikut daftar PTS asal mahasiswa yang dapat mendaftar:

    1. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi, Jawa Barat
    2. Institut Pariwisata Trisakti, Jakarta
    3. Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Jakarta
    4. Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, Bali
    5. Institut Teknologi Nasional Bandung, Jawa Barat
    6. Politeknik YKPN, Yogyakarta
    7. Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih, Jawa Barat
    8. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budhi Luhur Cimahi, Jawa Barat
    9. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, Jawa Barat
    10. Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta
    11. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, DI Yogyakarta
    12. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Jawa Tengah
    13. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jawa Timur
    14. Universitas Ahmad Dahlan, DI Yogyakarta
    15. Universitas Aisyiyah Yogyakarta, DI Yogyakarta
    16. Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta
    17. Universitas Alma Ata, DI Yogyakarta
    18. Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta
    19. Universitas Bakrie, Jakarta
    20. Universitas Batam, Kepulauan Riau
    21. Universitas Bina Nusantara, Jakarta
    22. Universitas Bosowa, Sulawesi Selatan
    23. Universitas Budi Luhur, Jakarta
    24. Universitas Bung Karno, Jakarta
    25. Universitas Ciputra Surabaya, Jawa Timur
    26. Universitas Darussalam Gontor, Jawa Timur
    27. Universitas Dian Nuswantoro, Jawa Tengah
    28. Universitas Djuanda, Jawa Barat
    29. Universitas Esa Unggul, Jakarta
    30. Universitas Galuh, Jawa Barat
    31. Universitas Gunadarma, Jakarta
    32. Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta
    33. Universitas Internasional Semen Indonesia, Jawa Timur
    34. Universitas Islam Bandung, Jawa Barat
    35. Universitas Islam Indonesia, DI Yogyakarta
    36. Universitas Islam Malang,Jawa Timur
    37. Universitas Islam Riau, Riau
    38. Universitas Islam Sultan Agung, Jawa Tengah
    39. Universitas Jayabaya, Jakarta
    40. Universitas Jenderal Achmad Yani, Jawa Barat
    41. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta
    42. Universitas Katolik Parahyangan, Jawa Barat
    43. Universitas Katolik Soegijapranata, Jawa Tengah
    44. Universitas Komputer Indonesia, Jawa Barat
    45. Universitas Krisnadwipayana, Jakarta
    46. Universitas Kristen Duta Wacana, DI Yogyakarta
    47. Universitas Kristen Indonesia, DKI Jakarta
    48. Universitas Kristen Petra, Jawa Timur
    49. Universitas Kristen Satya Wacana, Jawa Tengah
    50. Universitas Kuningan, Jawa Barat
    51. Universitas Medan Area, Sumatera Utara
    52. Universitas Mercu Buana, DKI Jakarta
    53. Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur
    54. Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur
    55. Universitas Muhammadiyah Jakarta, Banten
    56. Universitas Muhammadiyah Kendari, Sulawesi Tenggara
    57. Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan
    58. Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur
    59. Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung
    60. Universitas Muhammadiyah Pare-pare, Sulawesi Selatan
    61. Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Jakarta
    62. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah
    63. Universitas Muhammadiyah Semarang, Jawa Tengah
    64. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Jawa Timur
    65. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sumatera Utara
    66. Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur
    67. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah
    68. Universitas Muhammadiyah Tangerang, Banten
    69. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, DI Yogyakarta
    70. Universitas Multimedia Nusantara Jakarta, Banten
    71. Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah
    72. Universitas Muslim Indonesia, Sulawesi Selatan
    73. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Jawa Timur
    74. Universitas Nasional, DKI Jakarta
    75. Universitas Pakuan, Jawa Barat
    76. Universitas Pamulang, Banten
    77. Universitas Pancasila, Jakarta
    78. Universitas Paramadina, Jakarta
    79. Universitas Pasundan, Jawa Barat
    80. Universitas Pelita Harapan, Jakarta
    81. Universitas Pembangunan Jaya, Banten
    82. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Papua Barat
    83. Universitas Persada Indonesia YAI, Jakarta
    84. Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Jawa Timur
    85. Universitas Prima Indonesia, Sumatera Utara
    86. Universitas Prof Dr Hazairin SH, Bengkulu
    87. Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Jakarta
    88. Universitas Sahid, Jakarta
    89. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
    90. Universitas Sangga Buana, Jawa Barat
    91. Universitas Sari Mutiara Indonesia, Sumatera Utara
    92. Universitas Surabaya, Jawa Timur
    93. Universitas Suryakancana, Jawa Barat
    94. Universitas Tarumanagara, Jakarta
    95. Universitas Teknologi Yogyakarta, DI Yogyakarta
    96. Universitas Telkom, Jawa Barat
    97. Universitas Trisakti, Jakarta
    98. Universitas Warmadewa, Bali
    99. Universitas Widyatama, Jawa Barat
    100. Universitas Wiralodra,Jawa Barat
    101. Universitas Yarsi, Jakarta

    Bagi peminat Beasiswa Unggulan 2024, simak informasi lebih lanjut di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Yuk, siap-siap dari sekarang!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Registrasi Beasiswa Unggulan 2024 Diperpanjang hingga 18 Juli, Ini Kriterianya



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan (BU) Masyarakat Berprestasi 2024 memang sudah ditutup pada 14 Juli 2024 lalu. Namun, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek memperpanjang proses registrasinya hingga Kamis, 18 Juli 2024 mendatang.

    Untuk diingat, perpanjangan waktu ini tidak ditujukan bagi peserta yang belum memulai proses pendaftaran sama sekali. Melainkan bagi peserta yang sudah mendaftar tetapi belum melengkapi persyaratan pendaftaran dan proses ‘submit’ akhir.

    Sedangkan bagi peserta yang sudah melakukan proses ‘submit’ akhir, proses ini juga tidak diperkenankan untuk kalian. Karena pendaftaran yang sudah di’submit’ tidak bisa diubah kembali.


    Sama seperti proses pendaftaran, registrasi dan pemenuhan berkas dilakukan melalui akun pendaftaran BU masing-masing pada laman Beasiswa Unggulan di tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran BU Masyarakat Berprestasi 2024, Selasa (16/7/2024) berikut ini kelengkapan berkas yang harus dipenuhi peserta.

    Kelengkapan Berkas Beasiswa Unggulan 2024

    Kelengkapan berkas yang harus dipenuhi yakni:

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. Kartu tanda mahasiswa (khusus mahasiswa on-going)
    3. Surat penerimaan/keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru)
    4. Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going)
    5. Kartu hasil studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going)
    6. Ijazah dan transkrip nilai terakhir
    7. Sertifikat Ujilah kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek
    8. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
    9. Rencana studi bagi program magister
    10. Proposal penelitian disertasi bagi program doktor
    11. Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait
    12. Surat pernyataan pendaftar BU
    13. Sertifikat prestasi dan kompetensi
    14. Surat pernyataan sebagai mahasiswa berkebutuhan khusus (khusus disabilitas)
    15. Surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai penyandang disabilitas sesuai dengan ragam penyandang disabilitas (khusus disabilitas).

    Jadwal Seleksi Beasiswa Unggulan 2024

    • Pendaftaran: hingga 14 Juli 2024 (sudah ditutup)
    • Perpanjangan registrasi: hingga 18 Juli 2024
    • Seleksi tahap I: 15 Juli-4 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi tahap I: 9 Agustus 2024
    • Seleksi tahap II: 12 Agustus-31 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi tahap II: 10 September 2024
    • Pembekalan dan penjelasan teknis serta penandatanganan kontrak: September 2024

    Itulah informasi terbaru tentang pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Yuk segera selesaikan proses registrasi pendaftaran detikers, ya!

    (det/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey