Tag: beasiswa unggulan

  • Cara Ikut Tes UKBI buat Daftar Beasiswa Unggulan 2024, Ini Biaya Pendaftarannya



    Jakarta

    UKBI merupakan salah satu syarat pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Lalu, bagaimana cara ikut tes UKBI?

    Sebagai informasi, Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa pemerintah untuk meneruskan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3. Beasiswa yang kerap menjadi incaran ini menyediakan 1.000 sampai 2.000 kuota dalam pendaftaran 2024.

    Sebelum menjadi penerima beasiswa, pendaftar wajib memenuhi persyaratan dan tahapan seleksi. Adapun salah satu syarat pendaftaran Beasiswa Unggulan adalah UKBI. Apa itu?


    UKBI atau Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia adalah tes untuk menguji kemahiran dalam bahasa Indonesia. Setelah mengikuti ujian, peserta akan mendapat Sertifikat Kemampuan Bahasa Indonesia yang akan berlaku selama 2 tahun.

    Materi Tes UKBI

    Materi tes UKBI mencakup lima seksi, yaitu:

    Seksi I (Mendengarkan)
    Mendengarkan wacana lisan dalam bentuk 4 dialog dan 4 monolog. Waktu pengerjaan maksimal 30 menit dengan soal 40.

    Seksi II (Merespons Kaidah)
    Merespons kaidah berisi soal tertulis tentang kalimat yang direspons peserta dengan memilih opsi pengganti untuk bagian yang salah. Waktu maksimal 25 menit dengan jumlah soal 32.

    Seksi III (Membaca)
    Seksi Membaca mencakup 8 wacana di mana setiap wacana terdiri atas 5 butir soal. Waktu pengerjaan maksimal 45 Menit dan jumlah soal 40.

    Seksi IV (Menulis)
    Soal Menulis berupa tugas untuk mempresentasikan topik pada kalimat pemantik yang disertai gambar/infografik. Waktu untuk mengerjakan soal pertama selama 15 menit sebanyak 100 kata. Waktu untuk mengerjakan soal kedua selama 20 menit sebanyak 150 kata.

    Seksi V (Berbicara)
    Soal Berbicara berupa tugas untuk mempresentasikan topik pada kalimat pemantik yang disertai gambar/infografik. Waktu untuk mengerjakan soal pertama selama 10 menit: 7 menit persiapan, 3 menit perekaman. Kemudian waktu untuk mengerjakan soal kedua selama 15 menit: 8 menit persiapan, 7 menit perekaman.

    Biaya Tes UKBI

    A. Warga Negara Indonesia

    1. Masyarakat Umum: Rp300.000,00
    2. Mahasiswa: Rp100.000,00
    3. Pelajar: Rp 0

    B. Warga Negara Asing

    1. Masyarakat Umum: Rp1.000.000,00
    2. Mahasiswa: Rp500.000,00
    3. Pelajar: Rp 250.000,00

    Jadwal Pelaksanaan UKBI

    Pelaksanaan UKBI dibuka mulai Senin sampai Kamis oleh Kemendikbud. Setiap harinya, akan ada lima zona uji dengan kuota maksimal masing-masing zona sebesar 1.500 orang.

    Pendaftaran UKBI bisa dilakukan secara online melalui https://ukbi.kemdikbud.go.id/. Siap mengikuti Tes UKBI, detikers?

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa Unggulan 2024 Segera Dibuka April Mendatang, Cek Syaratnya Yuk!



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek 2024 segera dibuka pada April-Mei mendatang. Pendaftaran beasiswa pendidikan dari Pemerintah Indonesia jenjang S1, S2, dan S3 ini dilakukan secara daring melalui laman beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.

    Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Septian Prima Diassari menjelaskan, tahun ini Puslapdik menyediakan kuota penerima Beasiswa Unggulan sebanyak 1.000-2.000 mahasiswa di jenjang S1-S3. Peserta harus melalui dua tahap seleksi yakni seleksi administrasi dan wawancara.


    Sebelumnya, peserta harus memenuhi syarat khusus untuk mengikuti seleksi. Salah satunya adalah penyertaan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) untuk membuktikan kemampuan bahasa Indonesia yang baik.

    Apa saja jenis Beasiswa Unggulan serta syarat lainnya? Berikut informasinya dikutip dari Panduan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2023, Kamis (29/2/2024).

    Jenis Beasiswa Unggulan

    Ada tiga jenis beasiswa yang disertakan dalam Beasiswa Unggulan, yaitu:

    • Beasiswa Masyarakat Berprestasi: Beasiswa Unggulan yang diberikan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan intelektual, emosional, spiritual untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3.
    • Beasiswa Pegawai Kementerian: Beasiswa yang diberikan bagi pegawai Kemendikbudristek untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S2 dan S3.
    • Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas: Beasiswa khusus penyandang disabilitas untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S2 dan S3.

    Syarat Beasiswa Unggulan

    Syarat Umum

    • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional danatau nasional.
    • Mendapat rekomendasi dari institusi terkait.
    • Tidak sedang menerima beasiswa yang sejenis dari sumber lain.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B atau perguruan tinggi luar negeri yang diakui Kemendikbudristek.
    • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler.
    • Berkomitmen untuk mempertahankan IPK minimal 3,00 pada program S1, 3,25 pada program S2 dan S3.

    Syarat Khusus

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, Sertifikat UKBI menjadi salah satu persyaratan bagi pendaftar Beasiswa Unggulan. Hal ini telah diterapkan Puslapdik bersama Badan Bahasa sejak 2022.

    Sertifikat UKBI diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. Syarat sertifikat UKBI berlaku bagi pendaftar tujuan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

    Sedangkan untuk persyaratan khusus lainnya dapat dilihat di sini.

    Tujuan UKBI dalam Seleksi Beasiswa Unggulan

    Sejumlah tujuan UKBI dalam seleksi Beasiswa Unggulan yaitu:

    • Mendukung penerima Beasiswa Unggulan dalam menyelesaikan tugas akhir seperti skripsi, tesis, dan disertasi sehingga bahasa laporan penelitian tepat dan benar.
    • Mendukung penerima Beasiswa Unggulan untuk menulis karya ilmiah/artikel dalam jurnal nasional dalam bahasa Indonesia dengan tepat dan benar.
    • Meningkatkan nasionalisme melestarikan bahasa, menumbuhkan cinta tanah air, menguatkan NKRI dan kepatuhan terhadap undang-undang/peraturan pemerintah, serta memupuk sikap positif dan rasa bangga Indonesia terhadap bahasanya.

    Nah itulah informasi terbaru terkait Beasiswa Unggulan 2024. Yuk segera persiapkan diri, detikers

    (det/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 Khusus Pegawai Kemendikbud Dibuka



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 kembali dibuka. Kali ini, pendaftaran dibuka khusus pegawai Kemendikbudristek.

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan oleh pemerintah dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia yang mendukung percepatan pembangunan. Adapun Beasiswa Unggulan yang diberikan bagi Pegawai Kemendikbudristek berupa bantuan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor.

    Komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

    Komponen biaya Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud meliputi:


    1. Biaya pendidikan
    2. Biaya hidup
    3. Biaya buku
    4. Biaya penelitian
    5. Tunjangan awal kuliah
    6. Transpor kedatangan dan kepulangan (PP)

    Syarat Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

    Melansir dari Panduan Beasiswa Unggulan Pegawai 2024, pendaftar wajib memenuhi syarat sebagai berikut:

    1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemendikbudristek
    2. Diusulkan oleh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan mendapat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
    3. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi
    4. Memiliki penilaian kinerja minimal baik dan berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,25 pada program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) atau yang ditentukan lain sesuai standar yang ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    Kelengkapan Dokumen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. SK PNS dan SK jabatan terakhir
    3. Surat Penerimaan / Keterangan Lulus/ Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari Perguruan Tinggi
    4. ljazah dan transkrip nilai terakhir
    5. Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek
    6. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
    7. Rencana studi bagi program Magister
    8. Proposal penelitian disertasi bagi program Doktor
    9. Surat rekomendasi dari pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
    10. Surat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
    11. Surat pernyataan dari Pimpinan Unit Kerja
    12. Surat pernyataan pegawai Kemendikbudristek
    13. Dokumen Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil 2 tahun terakhir

    Jadwal Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud: 2-30 Mei 2024
    Seleksi Tahap I: Akan diinformasikan selanjutnya
    Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I: Akan diinformasikan selanjutnya
    Seleksi Tahap II: Akan diinformasikan selanjutnya
    Pengumuman Hasil Seleksi Tahap II: Akan diinformasikan selanjutnya

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024 dapat dicek melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/

    (nir/nir)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbudristek Diperpanjang, Cek Lagi Syaratnya



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa unggulan (BU) khusus pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diperpanjang hingga 6 Juli 2024 mendatang. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/ dan pilih menu “Pendaftaran”.

    Sebagai informasi, Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek adalah bantuan pendidikan yang memberikan kesempatan pegawai negeri sipil (PNS) melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor. Nantinya, mahasiswa bisa memilih perguruan tinggi tujuan baik yang berada di dalam atau luar negeri.

    Menjadi salah satu beasiswa top pemerintahan Indonesia, komponen pembiayaan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek sangatlah lengkap. Dari biaya pendidikan, biaya hidup, buku, penelitian, tunjangan awal kuliah, hingga transportasi kedatangan dan kepulangan ke perguruan tinggi tujuan.


    Hingga kini, jumlah penerima Beasiswa Unggulan yang tengah aktif berkuliah pada akhir semester ganjil tahun akademik 2023/2024 adalah 4.259 mahasiswa dengan 77 orang di antaranya adalah Pegawai Kemendikbudritsek. Mereka tersebar di 260 perguruan tinggi dalam negeri dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai kampus tujuan paling populer.

    Ingin menjadi salah satunya? Yuk kembali simak syarat penerimaan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek, dikutip dari panduan resminya Minggu (2/6/2024).

    Syarat Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek 2024

    Syarat Umum

    1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemendikbudristek
    2. Diusulkan oleh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan mendapat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
    3. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi
    4. Memiliki penilaian kinerja minimal baik dan berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,25 pada program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) atau yang ditentukan lain sesuai standar yang ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    Syarat Dokumen

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. SK PNS dan SK jabatan terakhir
    3. Surat Penerimaan / Keterangan Lulus/ Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari Perguruan Tinggi
    4. ljazah dan transkrip nilai terakhir
    5. Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek
    6. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
    7. Rencana studi bagi program Magister
    8. Proposal penelitian disertasi bagi program Doktor
    9. Surat rekomendasi dari pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
    10. Surat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
    11. Surat pernyataan dari Pimpinan Unit Kerja
    12. Surat pernyataan pegawai Kemendikbudristek
    13. Dokumen Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil 2 tahun terakhir

    Untuk syarat lain berdasarkan pilihan jenjang pendidikan (magister atau doktoral), detikers bisa lihat di sini. Masih ada kesempatan hingga bulan Juli mendatang. Jadi, yuk buruan daftar detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka 1 Juli



    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) umumkan tanggal pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Jadi salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang paling ditunggu, Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi siap membuka pendaftaran pada 1 Juli 2024 mendatang.

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek pada tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Unggulan masyarakat berprestasi terbuka dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

    Ada dua jenis beasiswa yang akan dibuka yakni Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi secara umum dan Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi disabilitas (khusus S2 dan S3).


    Nantinya peserta bisa memilih perguruan tinggi yang tersedia baik dalam (terbuka untuk negeri dan swasta) ataupun luar negeri. Komponen biaya yang akan didapat awardee Beasiswa Unggulan meliputi biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya buku serta tambahan biaya pendamping bagi jenis beasiswa khusus masyarakat disabilitas.

    Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut syarat pendaftarannya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Jumat (21/6/2024).

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

    Masyarakat Umum

    1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
    2. Mendapat rekomendasi minimal dari guru Bimbingan Konseling di Sekolah bagi pendaftar jenjang S1 dan dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
    3. Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
    4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
    6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
    7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
    8. Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program S1 atau minimal 3,25 pada program S2 dan S3.

    Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas

    1. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas hanya diberikan untuk jenjang S2 dan S3.

    2. Ragam penyandang disabilitas yang disyaratkan meliputi: disabilitas fisik, intelektual, mental, dan sensorik.

    3. Ragam penyandang disabilitas yang dialami secara tunggal, ganda atau multiple dalam jangka waktu lama.

    4. Penyandang disabilitas harus memenuhi persyaratan umum dan khusus seperti:

    • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
    • Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
    • Memiliki surat penerimaan dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025
    • Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas bagi mahasiswa on-going.
    • Bagi mahasiswa on-going program S2 dan S3 yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 untuk S2 dan 3,40 untuk S3.
    • Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar-benar termasuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.
    • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan judul/tema “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia” dengan ketentuan: jumlah kata 1.500-2.000 kata, esai berisi deskripsi diri, deskripsi karya yang pernah dihasilkan dan deskripsi karya yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi beserta manfaatnya bagi kemajuan Indonesia.
    • Berkomitmen untuk mempertahankan IPS minimal 3,25 selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    1. Pendaftaran: 1-14 Juli 2204
    2. Seleksi tahap 1: 15 Juli – 4 Agustus 2024
    3. Pengumuman hasil seleksi tahap 1: 9 Agustus 2024
    4. Seleksi tahap 2: 12 Agustus – 31 Agustus 2024
    5. Pengumuman hasil seleksi tahap 2: 10 September 2024
    6. Pembekalan dan penjelasan teknis: September 2024

    Informasi lebih lengkap tentang syarat khusus tiap jenjang studi bisa dilihat di sini. Yuk persiapkan diri detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Kuliah ke Jerman untuk S2-S3, Ini Syarat Daftarnya!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) 2024 kembali dibuka. Saat ini, beasiswa DAAD yang masih dibuka berlaku bagi mahasiswa S2-S3.

    Beasiswa DAAD mempunyai ragam jenis. Mulai dari khusus pendidikan bidang sains, seni, penelitian, atau diperuntukkan kelompok tertentu yang rentan.

    Penyedia beasiswa ini adalah gabungan lembaga pendidikan yang berada di Jerman. Indonesia menjadi salah satu negara yang langganan bekerja sama dengan DAAD.


    Mengutip laman DAAD Indonesia, berikut jenis beasiswa mahasiswa Indonesia yang masih buka pendaftaran:

    Jenis Beasiswa DAAD untuk S2-S3 yang Masih Buka

    1. Beasiswa di Bidang STEM

    DAAD menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang ingin mengambil program studi di bidang science, technology, engineering, art, and mathematics (STEM). Durasi pembiayaan DAAD di bidang STEM berlaku selama 10-24 bulan.

    Komponen pembiayaannya mencakup biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, asuransi, biaya perjalanan, dan biaya kursus bahasa. Batas pendaftaran beasiswa STEM untuk tahun ini paling lambat 21 Oktober 2024.

    Berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi pelamar beasiswa DAAD bidang STEM:

    1. Tidak tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan
    2. Lulusan sarjana (tidak lebih dari 6 tahun)
    3. Memenuhi syarat daftar program pascasarjana di kampus tujuan
    4. Memiliki kualitas akademis di atas rata-rata
    5. Memiliki IPK minimal 3,2
    6. Memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Jerman. Bagi yang memilih bahasa Jerman harus mempunyai sertifikat estDaF, DSH, Deutsches Sprachdiplom der Kultusministerkonferenz (DSD), Goethe-Zertifikat, Österreichisches Sprachdiplom, telc Deutsch atau onSET Deutsch.
    7. Bagi yang memiliki bahasa Inggris harus mempunyai sertifikat Cambridge English, Cambridge Business, IELTS, ISE, TOEFL iBT, TOEFL Essentials, TOEIC, PTE Academic dan onSET English. Skor IBT TOEFL minimal 80 atau IELTS minimal 6,0

    2. Beasiswa di Bidang Seni

    Selain STEM, DAAD juga menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang tertarik di bidang seni. Pilihan seni yang didanai oleh DAAD yakni arsitektur, musik, seni visual, dan seni pertunjukkan.

    Beasiswa ini memberikan bantuan berupa biaya pendidikan, uang biaya hidup bulanan, asuransi, dan biaya perjalanan. Bantuan tersebut berlaku selama 1-2 tahun.

    Pembukaan pendaftaran beasiswa dijadwalkan pada Juni-Oktober 2024. Masing-masing jenis program studi mempunyai syarat berbeda yang bisa detikers lihat di sini. https://www.daad-indonesia.org/en/find-funding/daad-scholarships-for-indonesia/

    3. Hibah Penelitian Doktor

    Berbeda dengan beasiswa STEM dan bidang seni yang diperuntukkan calon mahasiswa S2, beasiswa satu ini ditawarkan DAAD bagi program doktoral. Bantuan bersifat hibah penelitian.

    Syarat mendaftar beasiswa ini harus menyelesaikan pendidikan S2 terlebih dahulu. Pendanaan berlaku bagi penelitian baik di universitas maupun di luar universitas atau lembaga lain.

    Selain pendanaan riset, penerima akan mendapatkan biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, biaya perjalanan, dan biaya kursus bahasa. Masa berlaku beasiswa pun terhitung cukup lama yakni maksimal 4 tahun.

    Beasiswa hibah penelitian ini dibuka pada Juni-Oktober 2024. Detail skema beasiswa ini bisa detikers pelajari di sini.

    4. Beasiswa di Bidang Musik

    Berbeda dengan beasiswa bidang seni, jenis bantuan dari DAAD ini berlaku bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan S2 di universitas khusus seni. Pendanaan berlaku selama maksimal 2 tahun.

    Penerima nantinya memperoleh dana pendidikan, tunjangan bulanan, dan asuransi kesehatan. Periode pengajuan beasiswa berlaku pada Juni-Oktober 2024.

    5. Beasiswa Unggulan Aceh

    Sesuai namanya, beasiswa DAAD jenis ini diperuntukkan mahasiswa asal Aceh. Beasiswa berlaku bagi mahasiswa S2 maupun S3.

    Adapun cakupan pembiayaan dari beasiswa ini yakni biaya pendidikan, biaya les bahasa, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, biaya perjalanan, biaya buku per tahun, dan biaya penelitian sebanyak satu kali.

    Itulah informasi seputar beasiswa DAAD untuk kuliah di Jerman bagi mahasiswa Indonesia. Selamat mencoba!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Beasiswa Pascasarjana ITS Ini Bisa Dipilih, Tunjangan Hidup Capai Rp 5 Juta



    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tengah membuka tiga jenis beasiswa khusus mahasiswa pascasarjana. Nantinya, mahasiswa bisa mendapatkan bantuan biaya hidup hingga Rp 5 juta.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, ProfNurulWidiastuti, mengatakan jika program beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana dengan potensi unggul. Ia berharap agar program ini dapat membantu meningkatkan ranking ITS di kancah internasional.

    “Tak hanya itu, tujuan dari program ini juga sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yakni tentang pendidikan bermutu,” tutur Guru Besar Departemen Kimia ITS itu dalam laman ITS dikutip Senin (28/4/2025).


    Total, tiga beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa FAST-D, Beasiswa Unggulan, dan Global Excellence Scholarship. Berikut penjelasannya.

    3 Jenis Beasiswa Pascasarjana ITS

    1. Beasiswa Fast-D

    Beasiswa Fast-D adalah beasiswa program magister dan doktor dalam empat tahun yang diperuntukkan lulusan sarjana berprestasi. Syarat pendaftaran Beasiswa Fast-D adalah sebagai berikut:

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Lulusan Sarjana yang berprestasi (Fresh Graduate)
    3. Berasal dari program studi dengan akreditasi Unggul dan IPK di atas 3,5
    4. Memiliki sertifikat TOEFL dan TPA minimal 500
    5. Usia pelamar tidak melebihi 24 tahun per tanggal 31 Agustus 2025
    6. Wajib memiliki surat rekomendasi dari dosen pembimbing Sarjana (sesuai pedoman)
    7. Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
    8. Memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta bebas dari narkoba, psikotropika, dan obat terlarang.
    9. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama empat tahun serta ketentuan lain yang dituangkan dalam kontrak beasiswa.

    2. Beasiswa Unggulan ITS

    Beasiswa Unggulan ITS adalah program doktor tiga tahun yang ditujukan bagi lulusan magister. Para pelamar wajib memiliki:

    1. Satu publikasi nama pertama pada jurnal nasional terakreditasi minimal SINTA 4 atau
    2. Seminar internasionalterindeksScopus atau web of science.beasiswa hanya e.

    3. Global Excellence Scholarship

    Terakhir adalah Beasiswa Global Excellence Scholarship yang merupakan program doktor tiga tahun untuk mahasiswa internasional. Syarat beasiswa ini juga berbeda dengan beasiswa lainnya, yaitu:

    1. Menyertakan dokumen tambahan yakni paspor
    2. Surat pernyataan yang memuat alasan memilih studi di Indonesia dan rencana akademik.

    Mahasiswa akan menerima bebas biaya uang kuliah serta biaya hidup sebesar Rp 5 juta per bulan selama masa studi yang telah ditentukan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan dana penelitian sebesar Rp 50 juta per tahun.

    Tahapan registrasi bagi calon mahasiswa akan dimulai pada 1 – 29 Juli 2025 setelah proses pemilihan calon promotor dengan tahapan sosialisasi, penjaringan, proses seleksi, hingga pengumuman dalam rentang tanggal 24 April hingga 9 Mei 2025. Adapun registrasi bagi mahasiswa internasional akan dilaksanakan pada 9 – 31 Mei 2025.

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Serba-serbi Beasiswa Unggulan, Begini Manfaat dan Syaratnya



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risetk, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini menjadi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kerap menjadi incaran pemburu beasiswa, apa saja manfaat hingga syarat Beasiswa Unggulan?

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan yang dibuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.

    Setiap tahunnya, beasiswa ini dibuka pada Juni atau Juli di tahun berjalan. Beasiswa Unggulan lazimnya dibuka dalam dua jalur, yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Pegawai.


    Manfaat Beasiswa Unggulan

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Tahun 2024, manfaat Beasiswa Unggulan termasuk:

    1. Biaya Pendidikan
    2. Biaya hidup
    3. Biaya buku

    Syarat Beasiswa Unggulan

    Persyaratan Beasiswa Unggulan dapat berbeda untuk tiap jenjang pendidikan. Syarat-syarat yang perlu dipenuhi pelamar adalah sebagai berikut:

    1. Persyaratan Umum

    – Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    – Mendapatkan rekomendasi minimal dari guru bimbingan konseling di sekolah asal bagi pendaftar jenjang S1, dan dari pimpinan perguruan tinggi asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar jenjang S2 dan S3.

    – Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun termasuk APBN/APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    – Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.

    – Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali dan pada program studi terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali, serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan (sebagaimana daftar terlampir) atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

    – Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.

    – Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas sebagai berikut:

    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas Internasional (bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri)
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    – Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program sarjana (S-1), atau IPS minimal 3,25 pada program magister (S2) dan doktor (S-3) selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    2. Persyaratan Khusus Program Sarjana (S1)

    a. Lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru.

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi untuk mahasiswa on-going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program sarjana (S1), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Madya (skor 482-577)

    f. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 500, PTE Academic: 34, IBT: 52, IELTS: 5.0.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    3. Persyaratan Khusus Program S2

    a. Belum memasuki usia 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program magister (S2), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. Memiliki nilai IPK S1 paling rendah 3,25 pada skala 4.

    f. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1.
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640).

    g. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    h. Memiliki rencana studi dengan ketentuan berikut:

    – Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi

    – Topik yang akan ditulis dalam tesis

    – Rencana studi dari awal semester hingga selesai

    – Dokumen rencana studi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    i. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    4. Persyaratan Khusus Program S3

    a. Belum memasuki usia 46 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 47 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going bagi mahasiswa on-going program doktor (S3) yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,40 pada skala 4; memiliki nilai IPK S2 paling rendah 3,40 pada skala 4.

    d. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    e. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    f. Memiliki proposal penelitian disertasi dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Proposal sekurang-kurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, metode, manfaat, simpulan dan saran, dan daftar pustaka.

    – Dokumen proposal penelitian disertasi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    5. Kelengkapan Berkas
    – Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    – Kartu Tanda Mahasiswa (khusus mahasiswa on-going).

    – Surat Penerimaan/Keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru).

    – Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going).

    – Kartu hasil studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going).

    – Ijazah dan transkrip nilai terakhir.

    – Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek.

    – Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri.

    – Rencana studi bagi program magister.

    – Proposal penelitian disertasi bagi program doktor.

    – Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait.

    – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan.

    – Sertifikat prestasi dan kompetensi.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • ITS Buka Beasiswa Fast Track untuk Fresh Graduate, Kuliah S2-S3 Hanya 4 Tahun



    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka berbagai skema beasiswa fast track. Beasiswa-beasiswa ini memungkinkan mahasiswa lulus S2 hingga S3 dalam waktu singkat.

    “ITS membuka peluang emas lewat program beasiswa S2 dan S3 bagi kamu yang siap menjawab tantangan masa depan melalui penelitian dan kolaborasi internasional! Beasiswa tersebut adalah Beasiswa Fast-D, Beasiswa Unggulan ITS, dan Global Excellence Scholarship,” tulis unggahan Instagram @its_campus dilansir Selasa (6/5/2025).

    Apa saja keunggulan tiga beasiswa tersebut dan bagaimana cara daftarnya? Simak di sini lebih lanjut.


    Jenis-jenis Beasiswa Fast Track di ITS

    1. Beasiswa FAST-D

    Beasiswa FAST-D bisa dicoba oleh detikers yang ingin mengenyam pendidikan hingga S3 setelah lulus S1. Lewat beasiswa ini, mahasiswa hanya akan menempuh S2 dan S3 selama kurang lebih empat tahun.

    Syarat utama daftar beasiswa ini adalah alumnus ITS yang wisuda angkatan 130-132. Tak hanya bagi alumni, beasiswa juga bisa dicoba oleh lulusan kampus lain maksimal pada September 2024.

    Keuntungan memperoleh beasiswa ini antara lain:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan senilai Rp 5 juta/bulan
    – Dana penelitian Rp 50 juta/tahun (mulai tahun kedua)
    – Dibimbing dosen pembimbing H-index tinggi.

    2. Beasiswa Unggulan ITS

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan S2 yang sudah memiliki gelar master dan publikasi ilmiah. Penerima Beasiswa Unggulan ITS hanya menempuh S3 dalam tiga tahun.

    Beasiswa ini cocok bagi mahasiswa yang punya semangat penelitian tinggi. Untuk daftar beasiswa, syarat khusus yang harus dimiliki pelamar adalah lulusan S2 dengan satu publikasi ilmiah yang minimal terbit di SINTA 4 atau Scopus/WoS.

    Berbeda dengan Beasiswa Fast-D, manfaat memperoleh beasiswa ini antara lain:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan Rp 5 juta/bulan
    – Dana penelitian Rp 50 juta/tahun
    – Dosen pembimbing H-index minimal skor 8.

    3. Beasiswa Keunggulan Global

    ITS menyediakan beasiswa lain untuk mahasiswa asing atau internasional. Melalui beasiswa ini, mahasiswa dibebaskan biaya kuliah S3 atau doktor selama tiga tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini harus merupakan pelajar internasional, mempunyai paspor, membuat surat motivasi, dan membuat rencana akademik.

    Adapun keuntungan penerima Global Excellence Scholarship yakni:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan Rp 5 juta/bulan
    – Dana riset Rp 50 juta/bulan
    – Promotor H-index minimal 6 dengan pengalaman riset global.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana ITS

    • Sosialisasi beasiswa: 24 April-9 Mei 2025
    • Promotor Seleksi: 24 April-9 Mei 2025
    • Pendaftaran FAST-D & Beasiswa Unggulan: 1-29 Juli 2025
    • Pendaftaran Beasiswa Global Excellence: 9-31 Mei 2025

    Demikian informasi beasiswa yang ditawarkan ITS bagi calon mahasiswa baru. Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di laman https://www.its.ac.id/pascasarjana/beasiswa/informasi-beasiswa/

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka Mulai 14 Juli, Siapkan Dokumen Ini untuk Daftar!



    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

    “Halo sobat Puslapdik. Jangan sampai terlewat ya, Beasiswa Unggulan akan dibuka pada 14 Juli 2025,” tulis unggahan Instagram @puslapdik_dikbud dilansir Kamis (10/7/2025).

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas serta pegawai Kemendikdasmen.


    Memangnya apa saja keuntungan mendapatkan beasiswa ini? Simak penjelasannya berikut!

    Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
    • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

    Cakupan Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Berprestasi

    • Dalam negeri: Biaya pendidikan, hidup, buku.
    • Luar negeri: Biaya pendidikan, hidup.

    2. Beasiswa Penyandang disabilitas

    Biaya pendidikan, hidup, buku, penelitian, hidup pendamping.

    3. Beasiswa Pegawai

    • Biaya pendidikan
    • Biaya buku
    • Biaya penelitian
    • Biaya hidup
    • Tiket pesawat
    • Biaya dokumen perjalanan
    • Asuransi kesehatan (untuk luar negeri)
    • Komponen lain yang ditetapkan dalam perjanjian

    Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

    • S1/D4: Maksimal 8 semester
    • S2: Maksimal 4 semester
    • S3: Maksimal 6 semester

    Syarat & Dokumen Daftar Beasiswa Unggulan 2025

    Ada beberapa syarat utama yang perlu dipenuhi pendaftar beasiswa, yakni:

    1. Beasiswa Berprestasi

    • Bukan dosen, guru, tenaga kependidikan, atau pelaku budaya.
    • Mahasiswa di kampus terakreditasi minimal B/Baik Sekali atau diakui Kemendiktisaintek untuk luar negeri.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Memiliki sertifikat prestasi nasional/internasional.

    2. Beasiswa Penyandang Disabilitas

    • Surat keterangan disabilitas dari dokter/ahli/lembaga.
    • Surat pernyataan mahasiswa berkebutuhan khusus.
    • Sertifikat prestasi (jika ada).
    • Mendapatkan rekomendasi dari kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis.
    • Mempunyai LoA/surat aktif kuliah
    • IPK minimal 3,25 (S2) dan 3,40 (S3) untuk on-going.
    • Membuat esai 1.500-2.000 kata.
    • Berusia maksimal 32-33 tahun (S2) dan 46-47 tahun (S3)
    • Membuat rencana studi/proposal disertasi.

    3. Beasiswa Pegawai

    • Berstatus PNS di Kemendikdasmen
    • Diusulkan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
    • Mendapatkan persetujuan tugas belajar
    • Memiliki prestasi

    Demikian informasi seputar Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/. Selamat mencoba!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com