Tag: bitcoin

  • Analisis Teknikal dan Peluang 24 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 24 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. Bitmine Tambah ETH ke Treasury

    Perusahaan milik Tom Lee, Bitmine, kembali menambah 67.886 ETH senilai ~$201 juta ke dalam treasury-nya. Kepercayaan institusional terhadap Ethereum sebagai aset treasury makin kuat, mengikuti jejak strategi BTC corporate.
    Sentimen: Bullish untuk ETH

    1. Emas Cetak All-Time High Baru

    Harga emas kembali menembus ATH di $4.500. Permintaan aset lindung nilai meningkat di tengah ketidakpastian global. Jangka pendek bisa jadi kompetitor BTC sebagai store of value, tapi juga menguatkan narasi hard assets.

    1. S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi

    Indeks S&P 500 menutup perdagangan di atas 6.909, ATH baru sepanjang sejarah. Risk appetite di pasar saham AS masih sangat kuat. Mendukung sentimen risk-on untuk aset berisiko, termasuk kripto.

    1. Circle Cetak USDC Besar-besaran

    Circle mencetak $1,5 miliar USDC dalam sepekan, termasuk $500 juta hari ini. Permintaan likuiditas on-chain meningkat, biasanya menjadi leading indicator aktivitas trading & DeFi.
    Sentimen: Positif untuk pasar kripto secara umum

    1. Bhutan Bangun Ekonomi “Green Bitcoin

    Bhutan secara diam-diam membangun ekonomi Bitcoin berbasis negara, memanfaatkan surplus tenaga air untuk mining BTC di bawah regulasi ketat. Bitcoin makin diposisikan sebagai aset strategis negara sekaligus solusi energi hijau.
    Sentimen: Bullish jangka panjang untuk BTC

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    ALGO/USDT (🔼 +4.61%)

    • Entry: $0.1127
    • Stop Loss: $0.1095
    • Take Profit: $0.1179

    ALGO/USDT di timeframe 4 jam terlihat mulai bangun dari support kuat di area sekitar $0.1095-$0.1127, yang memicu pantulan harga ke sekitar $0.1141 🚀. Selama harga mampu bertahan di atas area entry $0.1141, peluang naik masih terbuka menuju resistance $0.1179 sebagai target take profit.

    Indikator RSI di kisaran 56 menunjukkan momentum mulai menguat tanpa kondisi overbought, sementara MACD perlahan berbalik naik, menandakan potensi lanjutan rebound. Namun, jika harga turun dan tembus $0.1095, skenario ini gugur dan stop loss perlu dijaga disiplin.

    IMX/USDT (🔼 +6.96%)

    • Entry: $0.230
    • Stop Loss: $0.221
    • Take Profit: $0.246

    IMX/USDT di timeframe 4H terlihat mulai naik sekitar $0.221-$0.230, lalu harga bergerak stabil di atas area entry $0.234 yang kini berperan sebagai pijakan. Selama harga mampu bertahan di atas $0.230, peluang kenaikan tetap terbuka dengan target realistis ke resistance $0.246 sebagai area take profit, sementara skenario gagal perlu diwaspadai jika turun dan tembus $0.221 sebagai stop loss.

    RSI yang mengarah naik di kisaran 56 dan MACD yang mulai membentuk momentum positif mengisyaratkan buyer perlahan mengambil alih

    THETA/USDT (🔼 +8.86%)

    • Entry: $0.275
    • Stop Loss: $0.265
    • Take Profit: $0.301

    THETA/USDT di timeframe 4 jam terlihat sedang memantul dari support sekitar $0.276, ditandai dengan candle hijau beruntun dan volume mulai hidup. Area entry ideal di $0.278, dengan stop loss di $0.265 untuk jaga risiko jika pantulan gagal.

    Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang naik terbuka menuju resistance $0.301 sebagai target take profit. RSI yang mulai naik dari area lemah dan MACD yang perlahan mendatar memberi sinyal bahwa tekanan jual mereda


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami koreksi ringan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $86.915,39 per BTC, melemah 0,91% secara harian.

    Meski mengalami penurunan, pergerakan ini dinilai masih wajar mengingat kondisi pasar kripto global yang belum menemukan katalis kuat untuk mendorong tren baru.

    Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1,735 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto paling bernilai di dunia.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam sebesar $42,73 miliar mengindikasikan likuiditas yang tetap tinggi dan minat pelaku pasar yang belum surut.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

    Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

    Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam satu hari terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran terendah $86.606,97 hingga tertinggi $88.320,55.

    Penurunan harga sekitar $801,67 mencerminkan adanya tekanan jual jangka pendek, meski belum bersifat agresif.

    Hal ini juga tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 0,3%, yang menunjukkan volatilitas relatif terkendali.

    Menariknya, di tengah koreksi harian tersebut, kinerja mingguan Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,06%.

    Kondisi ini mengindikasikan adanya zona keseimbangan antara pembeli dan penjual di sekitar level harga saat ini.

    Kinerja Historis Bitcoin: Koreksi Masih Mendominasi

    Jika ditinjau dari perspektif yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli besar sebelumnya. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 0,39%, relatif datar namun mencerminkan pasar yang cenderung menunggu.

    Tekanan lebih signifikan terlihat pada periode 60 hari, di mana Bitcoin terkoreksi 22,03%, serta 90 hari terakhir dengan penurunan 22,22% atau sekitar $24.824.

    Angka ini menunjukkan bahwa BTC masih berjuang untuk pulih dari koreksi tajam setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

    Dengan posisi harga saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan sekitar 30% di bawah ATH, membuka ruang pemulihan apabila sentimen pasar kembali membaik.

    Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

    Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan jangka panjang. Jumlah BTC yang beredar kini mencapai 19,97 juta koin, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Artinya, suplai baru Bitcoin yang masuk ke pasar semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan yang menjadi daya tarik utama aset ini.

    Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di level $1,824 triliun, mencerminkan potensi valuasi jangka panjang BTC ketika seluruh suplai telah beredar.

    Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

    Secara teknikal, area $86.500–$87.000 menjadi support penting dalam jangka pendek. Selama level ini mampu dipertahankan, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali menguji area resistance di kisaran $88.000 hingga $90.000.

    Namun, jika tekanan jual meningkat dan BTC turun di bawah support tersebut, risiko koreksi lanjutan ke level yang lebih rendah tetap terbuka.

    Sebaliknya, penembusan kuat di atas $90.000 berpotensi menjadi sinyal awal kembalinya momentum bullish.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual yang relatif terkendali.

    Meski koreksi jangka menengah masih membayangi, fundamental Bitcoin yang solid karena didukung suplai terbatas dan likuiditas tinggi sehingga tetap menjadi penopang utama harga.

    Ke depan, pergerakan BTC di rentang $86.000–$90.000 akan menjadi area krusial untuk menentukan arah tren selanjutnya.

    Investor disarankan untuk terus mencermati dinamika pasar dan sentimen global sebelum mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Muncul, Turun 0,7% ke $87K

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami koreksi setelah sempat menyentuh area tinggi dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $87.883,34 per BTC, melemah sekitar 0,7% dalam 24 jam terakhir.

    Penurunan ini terjadi setelah BTC gagal mempertahankan posisi di atas level psikologis $90.000, yang kini kembali menjadi resistance penting.

    Meski terkoreksi, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.754,66 miliar, mencerminkan dominasi BTC yang masih kuat di tengah volatilitas pasar.

    Pergerakan Harga BTC 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $87.789,64 (terendah) hingga $90.501,93 (tertinggi).

    Gagalnya BTC bertahan di atas area $90.000 memicu aksi jual jangka pendek, yang tercermin dari penurunan harga sebesar $483,78 atau -0,55% secara harian.

    Tekanan jual juga terlihat pada timeframe pendek, dengan penurunan 0,5% dalam satu jam terakhir.

    Namun demikian, koreksi ini masih tergolong moderat dan belum mengubah struktur tren jangka pendek secara signifikan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

    Volume Perdagangan dan Aktivitas Pasar

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menariknya, koreksi harga BTC hari ini disertai dengan lonjakan volume perdagangan 24 jam yang mencapai $35,67 miliar.

    Volume yang relatif tinggi ini mengindikasikan adanya pertarungan kuat antara pembeli dan penjual, terutama di sekitar area resistance utama.

    Secara historis, peningkatan volume saat harga terkoreksi sering kali mencerminkan fase distribusi atau konsolidasi sehat sebelum pasar menentukan arah berikutnya.

    Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Timeframe

    Jika ditinjau dari performa lintas periode waktu, Bitcoin menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

    • 7 hari terakhir: +2,73%
    • 30 hari: +2,64%
    • 60 hari: -20,30%
    • 90 hari: -21,53%

    Data ini menegaskan bahwa meskipun BTC masih mencatat kenaikan dalam sepekan dan sebulan terakhir, tekanan dari koreksi jangka menengah masih terasa.

    Penurunan lebih dari 20% dalam 60 hingga 90 hari menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya keluar dari fase penyesuaian.

    Posisi Bitcoin di Pasar Kripto

    Bitcoin saat ini berada di peringkat pertama sebagai aset kripto paling populer, dengan pasokan beredar sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Faktor kelangkaan ini tetap menjadi fondasi utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) BTC tercatat sekitar $1.849,62 miliar, mencerminkan potensi valuasi jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

    Jarak dari Rekor Tertinggi dan Level Kunci

    Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

    Selisih ini menunjukkan ruang pemulihan yang besar, tetapi juga menandakan bahwa reli menuju level tertinggi membutuhkan sentimen makro yang lebih kuat serta dukungan likuiditas berkelanjutan.

    Dalam jangka pendek, area $90.000–$90.500 kini menjadi resistance utama. Sementara itu, zona $87.500–$88.000 berperan sebagai support terdekat yang perlu dijaga agar tekanan jual tidak semakin dalam.

    Prospek Jangka Pendek BTC

    Koreksi harga BTC hari ini lebih mencerminkan aksi ambil untung setelah reli singkat, ketimbang sinyal pembalikan tren besar.

    Selama Bitcoin mampu bertahan di atas area support kunci, peluang konsolidasi sehat masih terbuka.

    Namun, jika tekanan jual berlanjut dan BTC gagal mempertahankan area saat ini, potensi pengujian support yang lebih rendah tidak dapat diabaikan.

    Investor dan trader disarankan untuk mencermati reaksi harga di sekitar $88.000 serta dinamika volume perdagangan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

    Harga BTC hari ini yang turun ke $87.883 menandakan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan volatilitas yang tinggi.

    Meski terkoreksi, struktur pasar secara keseluruhan masih relatif stabil, didukung oleh volume besar dan dominasi pasar yang kuat.

    Ke depan, arah pergerakan BTC akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga menembus kembali $90.000 atau bertahan di atas support terdekat.

    Dalam kondisi pasar saat ini, kehati-hatian tetap menjadi strategi utama sambil menunggu konfirmasi tren berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fundstrat Terbelah! Bitcoin Cetak ATH atau Anjlok ke $60.000 di 2026?

    Fundstrat Global Advisors, firma riset keuangan yang dikenal dengan pandangan bullish terhadap aset kripto, menunjukkan perbedaan tajam dalam memproyeksikan pergerakan pasar kripto ke depan.

    Di satu sisi, Tom Lee selaku Managing Partner dan Head of Research Fundstrat memprediksi bitcoin akan memasuki fase bullish kuat hingga mencetak all-time high (ATH) baru pada awal 2026. Namun di sisi lain, analis internal Fundstrat justru menyiapkan skenario penurunan harga yang signifikan.

    Dilaporkan News Bitcoin, Tom Lee menilai prospek positif bitcoin didorong oleh perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya berakhirnya siklus pengetatan kuantitatif (quantitative tightening/QT) serta sikap Federal Reserve yang diperkirakan semakin dovish.

    Dalam pandangannya, kondisi ini berpotensi menjadi katalis kuat bagi reli bitcoin hingga Januari 2026. Prediksi tersebut konsisten dengan pandangan Lee yang menempatkan bitcoin sebagai aset strategis bagi investor institusional dengan porsi kepemilikan sekitar 5% dalam portofolio.

    Antisipasi Tekanan Pasar Kripto

    Berbeda dengan Lee, Kepala Strategi Aset Digital Fundstrat, Sean Farrell, justru mengantisipasi tekanan pasar dalam jangka pendek. Dalam laporan pandangan internal Fundstrat yang beredar di media sosial, Farrell memperkirakan bitcoin berpotensi turun hingga level US$60.000 pada paruh pertama 2025.

    Meski demikian, ia menilai penurunan tersebut sebagai peluang akumulasi yang menarik, khususnya bagi investor dengan portofolio kripto yang besar dan pendekatan perdagangan yang lebih aktif.

    Perbedaan pandangan ini memunculkan spekulasi bahwa kedua skenario bisa saja terjadi. Bitcoin berpeluang mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal pertama 2026, sebelum mengalami koreksi tajam pada kuartal berikutnya.

    Prospek Jangka Panjang

    Farrell sendiri tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang bitcoin dan menilai bahwa aset kripto ini akan mengakhiri pola siklus empat tahunan tradisional, dengan fase bearish yang lebih singkat dan relatif dangkal.

    Kontradiksi pandangan dalam satu firma riset ini mencerminkan tingginya ketidakpastian di pasar kripto global. Faktor geopolitik, kebijakan moneter, serta dinamika pasar yang cepat berubah membuat prediksi arah harga kripto menjadi semakin kompleks, bahkan di kalangan analis profesional.

    Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 22 Desember 2025: Awal Pekan Rebound Tipis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan positif meski pasar kripto masih berada dalam fase konsolidasi.

    Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $88.713,23 per BTC, mencatat kenaikan sekitar 0,73% dalam 24 jam terakhir.

    Penguatan ini menandakan minat beli masih terjaga, meskipun volatilitas jangka menengah belum sepenuhnya mereda.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.771,19 miliar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia dan menjadi barometer utama arah pasar kripto global.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

    Pergerakan Harga BTC 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $87.613,20 (terendah) hingga $89.577,71 (tertinggi).

    Fluktuasi ini mencerminkan pertarungan antara pembeli dan penjual di area krusial menjelang level psikologis $90.000.

    Kenaikan harian sebesar $598,21 atau +0,68% menunjukkan adanya dorongan beli moderat, meski volume perdagangan relatif lebih rendah dibandingkan periode volatil sebelumnya.

    Volume transaksi 24 jam tercatat sebesar $23,24 miliar, mengindikasikan pasar masih berhati-hati menunggu katalis yang lebih kuat.

    Kinerja BTC dalam Berbagai Periode Waktu

    Jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, performa Bitcoin menunjukkan dinamika yang beragam Dan cenderung fluktuatif.

    • 30 hari terakhir: BTC menguat $4.334,70 (+5,14%), mencerminkan tren pemulihan jangka pendek.
    • 60 hari: BTC masih tertekan dengan penurunan -18,41%.
    • 90 hari: Koreksi semakin dalam, dengan penurunan -21,13%.

    Data ini menegaskan bahwa meskipun Bitcoin mulai bangkit dalam sebulan terakhir, tekanan jual dari fase koreksi sebelumnya masih membayangi struktur harga jangka menengah.

    Posisi Bitcoin di Pasar Kripto

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Bitcoin saat ini menempati peringkat pertama sebagai aset kripto paling populer, dengan pasokan beredar sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,07% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Fakta ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin, yang menjadi salah satu pilar utama nilai jangka panjangnya.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat di angka $1,862,37 miliar, mencerminkan valuasi BTC jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

    Rekor Tertinggi dan Jarak dengan Harga Saat Ini

    Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

    Selisih ini menunjukkan ruang pemulihan yang besar, tetapi sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju level tertinggi membutuhkan dukungan sentimen makro dan likuiditas yang lebih kuat.

    Dalam jangka pendek, pergerakan harga BTC masih cenderung sideways dengan bias positif, tercermin dari perubahan harga +0,35% dalam satu jam terakhir, namun -0,66% dalam tujuh hari terakhir.

    Analisis Sentimen dan Prospek Jangka Pendek

    Kenaikan harga BTC hari ini mencerminkan adanya stabilisasi pasar setelah tekanan koreksi beberapa bulan terakhir.

    Namun, volume yang relatif moderat menunjukkan bahwa investor institusional maupun ritel masih bersikap selektif.

    Area $90.000 menjadi resistance psikologis penting. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level ini dengan dukungan volume tinggi, peluang penguatan lanjutan akan terbuka.

    Sebaliknya, kegagalan menembus resistance berpotensi memicu konsolidasi ulang ke area support di bawah $88.000.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan bertahap. Kenaikan harian sebesar 0,73% memberikan sinyal positif, namun tren jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

    Dengan dominasi pasar yang kuat, pasokan terbatas, dan posisi sebagai aset kripto utama, Bitcoin tetap menjadi fokus utama pelaku pasar.

    Investor disarankan untuk mencermati pergerakan volume, reaksi harga di area $90.000, serta dinamika pasar global sebagai penentu arah BTC selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 22 Desember 2025: Awal Pekan Rebound Tipis!

    Pasar kripto hari ini, Senin (22/12) mengawali pekan dengan rebound tipis, dipimpin altcoin seperti ASR yang melonjak 19%, POLX naik 20%, dan BANK menguat 14%, sementara perhatian investor tertuju pada Bitcoin yang bergerak sensitif di area $90.000 setelah Michael Saylor memberi sinyal potensi akumulasi dan likuiditas di level tersebut dinilai krusial.

    Di tengah dinamika pasar, Tokocrypto menghadirkan promo Dadakan Cashback 100% dengan total hadiah hingga Rp20 juta khusus deposit via VA BCA menjelang akhir tahun. Sementara itu, Solana masih berjuang mempertahankan area $125 dengan potensi menuju $160 jika support bertahan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar di Awal Pekan yang Rebound Tipis

    • ASR mencatat penguatan harian 19%, harganya naik $1,807.
    • Harga POLX mengalami kenaikan 20%, harga mencapai $0,0569.
    • BANK melonjak 14%, saat ini diperdagangkan di level $0,0429.

    Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin di Level $90.000

    • Cuitan Saylor picu spekulasi beli saat BTC dekati $90.000.
    • Likuiditas $90.000 buat pasar waspada pergerakan besar.
    • ETF dan obligasi jaga kuatnya minat institusi.

    Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

    Prediksi SOL: Mampukah Bertahan di $125 pada Akhir 2025?

    • Per 19 Desember, SOL fluktuatif di $117,3–$128,8 karena pasar waspada.
    • SOL di $125,9, pulih tipis pasca turun 10% akibat data CPI AS.
    • Target $160 jika support kuat; tembus di bawah $125 picu jatuh ke $100.

    Pembeli XRP Jaga Support Kunci, Analis Peringatkan Risiko Jatuh

    • XRP turun 6% ke zona rebound usai tembus rentang harga tahunan.
    • Analis: Tembus level rendah saat ini bisa seret XRP ke MA-200.
    • Sebagian analis optimis akumulasi XRP bakal picu breakout hingga 2026.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Dalam Momentum 1971, Apa Maksudnya?

    Tom Lee, seorang analis keuangan yang cukup terkenal di Wall Street dan kini ikut berkecimpung di dalam industri kripto dengan menjadi Chairman BitMine Immersion Technologies Inc. menjadi sorotan di kalangan investor kripto setelah pernyataannya yang membandingkan Ethereum (ETH) dengan momen bersejarah tahun 1971.

    Pernyataan ini ia lontarkan di Binance Blockchain Week 2025, di mana Lee menekankan bahwa Ethereum sedang memasuki fase transformasional yang mirip dengan“Nixon Shock”, yakni fase ketika Presiden Richard Nixon menghentikan konvertibilitas dolar AS ke emas pada 15 Agustus 1971.

    Guna memahami maksud Tom Lee tentang  bagaimana kaitan momentum 1971 dengan Ethereum, mari kita bedah latar belakang sejarah pada tahun 1971 yuk!

    Maksud dari Ethereum Ethereum Dalam Momentum 1971

    Tahun 1971 dikenal sebagai tahun yang menandai berakhirnya sistem Bretton Woods (1944–1971), sebuah mekanisme yang menetapkan bahwa Dolar AS dijamin dapat dikonversi menjadi emas dengan harga tetap, yaitu USD 35 per ons.

    Sejak konvertibilitas itu dibatalkan oleh Presiden Richard Nixon pada tanggal 15 Agustus 1971 (Nixon Shock), Dolar AS yang sebelumnya didukung oleh cadangan emas resmi berubah menjadi mata uang fiat penuh, yakni uang yang nilainya hanya bergantung pada kepercayaan terhadap pemerintah dan stabilitas ekonomi Amerika Serikat.

    Perubahan ini sempat memicu kekhawatiran inflasi, namun justru membuka pintu bagi Wall Street untuk berinovasi. Institusi keuangan kemudian menciptakan produk baru seperti derivatif, obligasi, dan instrumen keuangan kompleks guna mempertahankan status dolar sebagai mata uang cadangan dunia. Hasilnya adalah ekspansi ekonomi global, pertumbuhan pesat pasar keuangan, serta semakin kokohnya dominasi Amerika Serikat dalam sistem finansial internasional.

    Lee melihat hal yang sama terjadi di Ethereum sekarang, dimana Ethereum bukan dipandang sebagai “emas digital” seperti Bitcoin, melainkan infrastruktur yang memungkinkan tokenisasi segala aset.

    Tom Lee kemudian membandingkan “Nixon Shock” tahun 1971, dengan  regulasi crypto AS tahun 2025 yang sama-sama berpotensi memodernisasi Wall Street, mendorong inovasi keuangan, dan menciptakan kekayaan triliunan di pasar tradisional.

    Aturan seperti:

    • GENIUS Act: Undang-undang federal pertama yang mengatur stablecoin (kripto yang nilainya dipatok 1:1 dengan USD), dengan aturan cadangan, penerbit, dan pengawasan. Ini meningkatkan legitimasi dan adopsi.
    • Project Crypto SEC: Inisiatif SEC untuk memperbarui kerangka regulasi sehingga lebih selaras dengan teknologi on-chain yang semakin berkembang, isinya seperti aturan tentang self-custody, kapan token dianggap sekuritas atau bukan), dan mendorong inovasi seperti tokenisasi saham/obligasi.

    Perubahan aturan seperti di atas dipandang mampu memberikan kejelasan regulasi, mengurangi ketidakpastian, dan mendorong institusi besar yang dulu hanya bermain di Wall Street untuk mulai masuk ke dalam kripto.

    Tom Lee melihat potensi hal tersebut dapat memicu “supercycle” di mana Ethereum sebagai proyek smart contract terdepan, dapat diuntungkan sebab Ethereum akan menjadi platform blockchain utama yang banyak digunakan ketika adopsi tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset—RWA) menjadi new normal sama seperti uang fiat setelah era Nixon.

    Tokenisasi (RWA) sendiri adalah proses mengubah aset fisik atau tradisional menjadi token digital di blockchain, memungkinkan perdagangan 24/7, likuiditas, dan akses global tanpa intermediary. 

    Lee menyoroti bahwa sebagian besar infrastruktur RWA saat ini dibangun di Ethereum, termasuk Layer 2 seperti Polygon atau Optimism, yang mendominasi sekitar 70% pasar RWA. 

    Ini termasuk tokenisasi saham, obligasi, real estate, dan bahkan dolar AS melalui stablecoins seperti USDT atau USDC. Institusi besar seperti Mastercard, Ripple, dan TON Blockchain telah menyatakan komitmen mereka untuk membangun di Ethereum, dengan pertumbuhan stablecoins mencapai 20-30% per tahun untuk remitansi, treasury, dan settlement lintas batas.

    Lee percaya bahwa kedepannya adopsi tokenisasi akan meledak hingga 200x. Alasan utamanya adalah adanya regulasi yang mendukung, seperti GENIUS Act dan Project Crypto dari SEC yang sebelumnya telah dijelaskan di atas, karena dapat memudahkan migrasi aset ke blockchain. 

    Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

    Target Harga: Ethereum Bisa Tembus $62.000

    Tom Lee memperkirakan ETH bisa mencapai $62.000 dalam beberapa bulan jika rasio ETH/BTC naik ke 0,25 dengan asumsi BTC mencapai $250.000. Jika hanya kembali ke rata-rata historis delapan tahun, ETH bisa ke $12.000.

    Saat ini, ETH di sekitar $3.000 dianggap “grossly undervalued” karena telah keluar dari pola sideways lima tahun. BitMine, perusahaan yang dipimpin Lee sendiri telah mengakumulasi 1,52 juta ETH (sekitar 1,3% suplai total) senilai $6,6 miliar, menjadikannya pemegang treasury ETH terbesar dunia, mereka bertujuan setidaknya menguasai 5% suplai ETH untuk staking dan DeFi.

    Secara keseluruhan, apa yang dimaksud Tom Lee dengan Ethereum dalam momentum 1971 adalah momen dimana Ethereum bukan lagi dianggap sebagai altcoin biasa, tapi aset strategis untuk era tokenisasi.

    Bagi investor Indonesia, dengan regulasi pemerintah yang mendukung adopsi aset kripto, Ethereum bisa jadi salah satu aset yang dapat kamu pertimbangkan untuk masuk ke dalam portofolio. Selain karena menjadi aset yang konsisten duduk sebagai aset kedua terbesar setelah Bitcoin dari segi kapitalisasi pasar, potensi adopsi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) juga semakin lebar.

    Bagi kamu yang tertarik untuk memiliki aset kripto Ethereum—di Tokocrypto kamu bisa beli dengan deposit hanya mulai dari Rp50.000 lho! Dapatkan juga potongan biaya trading sampai dengan 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO registrasi. Download dan daftar aplikasinya di sini!

    Baca juga: Piala Dunia 2026 Sebentar Lagi, Likuiditas Pasar Siap Tersedot!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Sumber:

    YahooFinance: Tom Lee Claims Ethereum Will Hit $62,000 in Next Few Months, Ramps up Bitcoin Call to $250,000. Diakses 15 Desember 2025

    Bezinga: Tom Lee Calls Ethereum A 1971-Style Gold Moment As ETH Hits New All-Time High, Says ‘Very High Probability’ Of Flipping Bitcoin. Diakses 15 Desember 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan melemah tipis.

    Berdasarkan data terbaru, harga BTC berada di level $88.117,44 per BTC, atau turun sekitar 0,22% dalam 24 jam terakhir.

    Meski mengalami koreksi ringan, Bitcoin masih bertahan di area harga tinggi setelah reli kuat pada bulan-bulan sebelumnya.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,759 triliun USD, Bitcoin tetap menjadi aset kripto terbesar di dunia dan mendominasi pasar secara keseluruhan.

    Namun, pergerakan harga yang terbatas dan volume perdagangan yang menurun mengindikasikan bahwa pasar saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $85.600, Tekanan Pendek

    Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $87.850,79 hingga $88.403,67. Rentang harga yang sempit ini mencerminkan keseimbangan sementara antara tekanan beli dan jual.

    Volume perdagangan harian BTC tercatat sekitar $14,56 miliar USD, relatif lebih rendah dibandingkan periode volatilitas tinggi sebelumnya.

    Penurunan volume ini menjadi sinyal bahwa sebagian pelaku pasar memilih bersikap wait and see, menunggu arah pergerakan yang lebih jelas sebelum mengambil posisi besar.

    Kinerja Harga Bitcoin dalam Berbagai Timeframe

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika ditinjau dari sisi jangka pendek, Bitcoin mencatat penurunan 2,32% dalam tujuh hari terakhir, menunjukkan adanya tekanan jual ringan setelah reli sebelumnya.

    Namun, secara 30 harian, BTC masih mampu membukukan kenaikan sekitar 2,61%, menandakan bahwa tren jangka pendek belum sepenuhnya berbalik negatif.

    Sebaliknya, dalam perspektif jangka menengah, tekanan terlihat lebih jelas.

    Dalam 60 hari terakhir, harga BTC terkoreksi sekitar 18,50%, sementara dalam 90 hari, penurunan mencapai 21,85%.

    Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi setelah gagal mempertahankan momentum bullish yang kuat.

    Harga Bitcoin saat ini juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07, yang kini menjadi target jangka panjang sekaligus resistance psikologis utama.

    Sentimen Pasar dan Likuiditas

    Sentimen pasar kripto secara umum masih cenderung hati-hati. Meski Bitcoin sempat mencatat kenaikan dalam satu jam terakhir sebesar 0,08%, pergerakan ini belum cukup kuat untuk mengubah struktur tren jangka pendek.

    Likuiditas yang menurun membuat pergerakan harga BTC menjadi lebih sensitif terhadap tekanan jual.

    Dengan kondisi seperti ini, fluktuasi kecil dapat memicu reaksi berantai, terutama dari trader jangka pendek yang mengandalkan level teknikal.

    Fundamental Bitcoin Tetap Solid

    Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan yang konsisten.

    Saat ini, jumlah sirkulasi pasokan BTC mencapai 19,96 juta, atau sekitar 95,07% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Kelangkaan ini menjadi salah satu daya tarik utama Bitcoin sebagai aset lindung nilai jangka panjang.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh Bitcoin berada di level $1,850 triliun USD, mencerminkan valuasi maksimum jika seluruh suplai BTC telah beredar.

    Faktor ini terus mendukung narasi Bitcoin sebagai “emas digital” di tengah ketidakpastian ekonomi global.

    Level Penting yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, area $87.800–$88.000 menjadi zona support penting. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, BTC berpotensi melanjutkan koreksi ke area support berikutnya.

    Sementara itu, di sisi resistance, area $88.500–$90.000 menjadi level krusial yang harus ditembus untuk mengembalikan momentum bullish.

    Penembusan dengan volume tinggi berpotensi membuka peluang reli lanjutan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke $87.071, Peluang Rebound Menguat

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jangka menengah yang belum sepenuhnya mereda. Penurunan volume perdagangan dan pergerakan harga yang terbatas menandakan sikap pasar yang cenderung defensif.

    Meski demikian, fundamental Bitcoin tetap kuat dengan suplai terbatas dan dominasi pasar yang tinggi. Bagi investor jangka panjang, fase konsolidasi ini dapat menjadi periode evaluasi dan akumulasi bertahap.

    Sementara bagi trader jangka pendek, kehati-hatian tetap diperlukan hingga Bitcoin menunjukkan arah tren yang lebih jelas.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) kembali mencatatkan penguatan moderat dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.266,02 per BTC, naik sekitar 1,52% dibandingkan hari sebelumnya.

    Kenaikan ini memberikan sinyal optimisme jangka pendek, meski tekanan koreksi dalam jangka menengah masih membayangi pasar kripto secara keseluruhan.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.762,19 miliar USD, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

    Dominasi BTC masih menjadi barometer utama pergerakan pasar, terutama di tengah fluktuasi sentimen global dan ketidakpastian makroekonomi.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke $87.071, Peluang Rebound Menguat

    Pergerakan Harga Bitcoin 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang 24 jam terakhir, harga BTC bergerak di kisaran $86.646,41 hingga $89.339,12.

    Level tertinggi harian tersebut menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat, meski belum mampu menembus zona resistensi psikologis di atas $90.000.

    Volume perdagangan Bitcoin tercatat sebesar $40,33 miliar USD dalam 24 jam, menandakan aktivitas pasar yang masih relatif aktif.

    Namun, volume ini cenderung lebih rendah dibandingkan periode reli besar sebelumnya, yang mengindikasikan bahwa penguatan saat ini lebih bersifat teknikal daripada didorong oleh sentimen fundamental baru.

    Kinerja BTC dalam Jangka Waktu Lebih Panjang

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika melihat performa Bitcoin dalam periode yang lebih panjang, data menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase koreksi.

    Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin turun sekitar 4,32%, sementara dalam 60 hari terkoreksi cukup dalam sebesar 18,29%. Bahkan dalam rentang 90 hari, BTC tercatat melemah hingga 23,68%.

    Kondisi ini menegaskan bahwa meski terjadi rebound harian, tren menengah Bitcoin masih berada di bawah tekanan.

    Harga BTC juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07, yang menjadi target jangka panjang bagi investor bullish.

    Data Pasar dan Fundamental Bitcoin

    Dari sisi pasokan, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,07% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Hal ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital dalam jangka panjang.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) Bitcoin tercatat di angka $1.853,02 miliar USD, mencerminkan potensi valuasi BTC apabila seluruh pasokan telah beredar.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam yang berada di kisaran $40,58 miliar USD menunjukkan likuiditas pasar yang masih sehat.

    Sentimen Pasar: Antara Optimisme dan Kewaspadaan

    Kenaikan harga BTC hari ini dapat diartikan sebagai respons positif pasar terhadap stabilisasi harga setelah tekanan jual yang cukup panjang.

    Namun, penurunan harga sebesar 2,38% dalam tujuh hari terakhir mengindikasikan bahwa sentimen investor masih cenderung berhati-hati.

    Trader jangka pendek memanfaatkan volatilitas untuk mencari peluang rebound, sementara investor jangka panjang masih menunggu konfirmasi tren yang lebih kuat.

    Pergerakan harga dalam waktu dekat kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, kebijakan moneter, serta arus dana institusional.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi di Bawah $87.000

    Ke Mana Arah Bitcoin Selanjutnya?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berusaha membangun momentum pemulihan setelah koreksi cukup dalam.

    Selama BTC mampu bertahan di atas area support $86.000, peluang pengujian ulang level $90.000 masih terbuka. Namun, kegagalan mempertahankan support tersebut dapat memicu tekanan jual lanjutan.

    Bagi investor dan trader kripto, kondisi saat ini menuntut strategi yang lebih disiplin dengan manajemen risiko yang ketat.

    Bitcoin masih menawarkan potensi jangka panjang yang menarik, tetapi volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama yang perlu diantisipasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset Kripto 15-19 Des 2025: Bitcoin Tertekan: Masih Ada Harapan Naik?

    Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai referensi bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global serta industri aset digital.

    Melalui analisis komprehensif yang meliputi data makroekonomi, pergerakan harga aset kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menyajikan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

    Dengan menghadirkan informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi panduan bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Tingkat pengangguran Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak September 2021 saat ekonomi baru pulih dari pandemi.
      • Bank of Japan (BOJ) memulai penjualan portofolio ETF raksasa senilai lebih dari $500 miliar (¥83 triliun) bulan depan dengan menjual sekitar ¥330 miliar per tahun.
      • Presiden AS Donald Trump menyatakan inflasi telah “dinetralisirdan tengah mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
    2. Makroekonomi Nasional
      • Binance Charity mengirimkan bantuan senilai $245.000 (sekitar Rp4 Miliar) untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
      • Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut.
      • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan dana senilai Rp200 miliar hasil pembobolan sistem BI-Fast di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) diduga kuat telah dikonversi dan dilarikan ke aset kripto di pasar internasional.
    3. Performa Pasar Kripto
      • Pasar kripto kembali mengalami tekanan jual yang signifikan minggu ini, Market Cap turun ke level $2.90 triliun (-5.65%) dan menekan CMC 100 Index hingga ke $172.06 (-5.79%). Fear & Greed Index yang tertahan di angka 22, menegaskan bahwa pasar masih terjebak dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan).
      • CMC Altcoin Season Index terperosok lebih dalam ke angka 19/100. Memperkuat dominasi Bitcoin Season’, memberikan indikasi jelas bahwa selera risiko pasar sangat rendah, sehingga likuiditas altcoin terus mengering sementara investor lebih memilih mengamankan posisi atau berfokus pada Bitcoin.
      • Sektor Startup Memes (+71.13%) dan CMC Labs (+28.49%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi meme tahap awal dan proyek yang infrastruktur. Token H memimpin dengan kenaikan harga (+86.55%). Disusul oleh BEAT (+45.38%) dan CORE (+21.38%).
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Harga Bitcoin melemah dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle
      • Space ID→ Risiko distribusi tinggi.
      • Long-Term Holder Profit/Loss Inflow → Koreksi didorong oleh Short-Term Holders.

    📌 Kesimpulan: Pantau sektor Startup Memes dan CMC Labs yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti SPACE ID (ID), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Manfaatkan potensi volatilitas dari unlock kategori menengah (seperti River (RIVER) atau WalletConnect (WCT)) untuk peluang teknikal sesaat. Mengingat pasar masih dalam pelemahan yang kuat dan belum ada konfirmasi rebound yang solid, disiplin money management yang ketat menjadi kunci utama untuk tetap bertahan di market saat ini.

    Makroekonomi Global

    Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
    Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
    • Bank of Japan (BOJ) memulai penjualan portofolio ETF raksasa senilai lebih dari $500 miliar (¥83 triliun) bulan depan dengan menjual sekitar ¥330 miliar per tahun.
    • Federal Reserve memulai program “Reserve Management Purchases” dengan membeli surat utang negara jangka pendek $40 miliar per bulan dan menegaskan langkah ini bukan Quantitative Easing (QE).
    • Tingkat pengangguran Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak September 2021 saat ekonomi baru pulih dari pandemi.
    • Presiden AS Donald Trump menyatakan inflasi telah “dinetralisirdan tengah mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
    • Ekspor Naphtha dari Rusia ke Venezuela kini berada dalam risiko besar setelah Presiden Trump memerintahkan blokade total terhadap tanker minyak tersanksi yang keluar-masuk Venezuela. 

    Makroekonomi Nasional

    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
    • Binance Charity mengirimkan bantuan senilai $245.000 (sekitar Rp4 Miliar) untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
    • Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan dana senilai Rp200 miliar hasil pembobolan sistem BI-Fast di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) diduga kuat telah dikonversi dan dilarikan ke aset kripto di pasar internasional.
    • Laporan Indonesia Economic Prospects Bank Dunia mengungkapkan mayoritas anak muda Indonesia (15-24 tahun) terjebak dalam pekerjaan sektor informal berkualitas rendah, dengan kurang dari 15% yang berhasil masuk ke sektor formal.
    • Bank Indonesia mencatat penurunan Utang Luar Negeri Indonesia pada Oktober 2025 menjadi $423,9 miliar, menurun dari US$425,6 miliar.

    Kalender Makroekonomi

    Dec 16, 2025 U.S. Nonfarm Payrolls U.S. Unemployment Rate (Tingkat Pengangguran AS)
    Actual: 4.6%
    Forecast: 4.5% 
    Previous: 4.4% → Tingkat pengangguran meningkat menjadi 4.6%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 4.5% dan data sebelumnya 4.4%.

    Kenaikan ini menandakan pelemahan berkelanjutan di pasar tenaga kerja AS, memberikan sinyal dovish yang dapat mendorong The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter guna mencegah resesi.

    Dec 16, 2025 U.S. Unemployment Rate U.S. Initial Jobless Claims
    Actual: 64K 
    Forecast: 50K
    Previous: -105K → Angka aktual 64.000 pekerjaan berhasil melampaui ekspektasi pasar (50.000) dan bangkit dari kontraksi tajam pada bulan sebelumnya (-105.000).

    Meskipun masih berada di level yang relatif rendah secara historis, kembalinya angka ke zona positif memberikan sinyal stabilisasi pasar tenaga kerja, sedikit meredakan kekhawatiran akan resesi mendalam pasca-data buruk bulan lalu.

    Dec 18, 2025(Nov) U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal AS)
    Actual: – 
    Forecast: 224K 
    Previous: 236K → Pasar memperkirakan penurunan jumlah klaim pengangguran menjadi 224.000 (dari level sebelumnya 236.000).

    Jika data aktual nanti sesuai dengan perkiraan ini, hal tersebut akan meredakan kekhawatiran pasca-lonjakan minggu lalu dan mengindikasikan bahwa volatilitas pasar tenaga kerja baru-baru ini kemungkinan besar bersifat musiman (pasca-liburan)

    Dec 18, 2025 (Nov) U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY
    Actual: – 
    Forecast: 3.1% 
    Previous: 3.0% → Pasar memproyeksikan inflasi tahunan AS akan sedikit meningkat menjadi 3,1% dari bulan sebelumnya 3,0%.

    Jika angka aktual nanti mengonfirmasi kenaikan ini, itu menandakan tekanan inflasi yang masih tinggi, memberikan sinyal hawkish yang dapat memperkecil peluang The Fed untuk melakukan pemangkasan suku bunga agresif, sehingga berpotensi menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko seperti kripto.

    Dec 18, 2025 (Nov) U.S. Core Consumer Price Index (CPI) YoY U.S. Core Consumer Price Index (CPI) YoY
    Actual: – 
    Forecast: 3.0%
    Previous: 3.0% → Pasar memperkirakan inflasi inti (di luar sektor makanan dan energi yang volatil) akan bertahan stagnan di angka 3,0%, sama dengan bulan sebelumnya.

    Jika data aktual sesuai prediksi, ini menunjukkan bahwa inflasi dasar masih “tinggi” dan belum turun signifikan mendekati target 2%, dapat memperkuat alasan The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga agresif. Dampaknya? Ngerinyo~

    Kesimpulan Secara keseluruhan, pasar menghadapi sinyal campuran (mixed signals). Di satu sisi, pasar tenaga kerja mulai melemah yang menekan The Fed untuk segera memangkas suku bunga (dovish).

    Namun di sisi lain, inflasi diprediksi masih tinggi di kisaran 3% (hawkish). Kondisi ini berpotensi memicu volatilitas tinggi pada kripto karena pasar menunggu arah kebijakan The Fed yang lebih pasti.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    Ilustrasi Korea Selatan dan Metaverse. Foto: Totalkrypto.
    Ilustrasi Korea Selatan dan Metaverse. Foto: Totalkrypto.
    • Departemen Keuangan Inggris mengumumkan regulasi kripto akan resmi dimulai pada Oktober 2027, menempatkan perusahaan kripto (bursa & dompet) di bawah pengawasan ketat Financial Conduct Authority (FCA).
    • Korea Selatan gagal memenuhi tenggat waktu penyerahan RUU Stablecoin karena perselisihan sengit antara Financial Services Commission (FSC) dan Bank of Korea (BOK) mengenai siapa yang berhak memegang kendali penerbitan.
    • Financial Conduct Authority (FCA) Inggris telah membuka konsultasi publik untuk kerangka regulasi kripto baru yang mencakup listing, DeFi, dan staking.
    • Bank of Canada (BoC) menetapkan standar ketat bagi regulasi stablecoin dengan mewajibkan setiap token dipatok 1:1 terhadap mata uang bank sentral dan Aset Likuid Berkualitas Tinggi seperti obligasi pemerintah.
    • Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menutup investigasi terhadap protokol DeFi Aave tanpa merekomendasikan tindakan penegakan hukum apa pun.

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    Ilustrasi perusahaan layanan pembayaran, Visa. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi perusahaan layanan pembayaran, Visa. Sumber: Getty Images.
    • Visa resmi meluncurkan layanan penyelesaian transaksi menggunakan USDC dengan bekerja sama Cross River Bank dan Lead Bank di atas jaringan Solana.
    • Raksasa bursa derivatif CME Group meluncurkan kontrak berjangka (futures) XRP dan Solana (SOL) berbasis harga spot.
    • PayPal telah mengajukan permohonan lisensi bank industri di negara bagian Utah dan asuransi simpanan FDIC untuk mendirikan “PayPal Bank”.
    • SBI Holdings dan Startale Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meluncurkan stablecoin Yen (JPY) pada Q2 2026. 
    • YouTube resmi menambahkan opsi baru bagi kreator konten di Amerika Serikat untuk menerima penghasilan mereka dalam bentuk stablecoin PayPal USD (PYUSD).

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran fokus yang tajam ke arah aset spekulatif infrastruktur dan sektor hiburan. Sektor Startup Memes memimpin reli pasar secara dominan dengan lonjakan +71.13%, mengalahkan narasi lainnya.

    Dari sisi aset, token H mencatatkan kinerja terbaik dengan keuntungan +86.55%, diikuti oleh Audiera (BEAT) yang melesat +45.38%. Tren ini mengisyaratkan bahwa pelaku pasar sedang agresif memburu peluang pada koin-koin meme, infrastruktur, dan proyek berbasis utilitas hiburan.

    📈 Highlights:

    • Kenaikan Startup Memes 🚀.  

    Dominasi sektor Startup Memes (+71.13%) yang sangat mencolok minggu ini, ditambah dengan performa token Pippin (+19.22%), menandakan selera risiko yang tinggi. Investor terlihat beralih dari koin meme mapan ke proyek-proyek rintisan baru yang menawarkan volatilitas dan potensi imbal hasil cepat.

    • Lonjakan Sektor Musik (Music & BEAT) 🎵. 

    Sektor Music memperlihatkan kekuatan fundamentalnya dengan kenaikan +25.59%. Momentum ini didorong oleh reli token BEAT (+45.38%), yang menegaskan bahwa narasi hiburan terdesentralisasi tetap menjadi salah satu sektor paling defensif dan diminati di tengah ketidakpastian pasar.

    • Proyek Infrastruktur (CMC Labs) 🧪 

    Selain spekulasi meme, investor juga melirik proyek-proyek CMC Labs. Kenaikan sektor CMC Labs (+28.49%) menunjukkan adanya perputaran modal pada proyek-proyek yang lahir dari infrastruktur, yang sering dianggap memiliki standar kualitas lebih terukur dibanding proyek liar.

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Source: Tradingview (18 Desember 2025)

    Pada minggu sebelumnya tidak ada research karena tim fokus dengan IDBW. Meski demikian, analisa terbukti benar dengan harga yang menunjukkan pelemahan di Fibonacci 0.5-0.618 Retracement (94,119 – 97,285). Lalu kemana selanjutnya?

    Saat ini, Timeframe Daily harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle yang mengindikasikan akan adanya penurunan. Hal ini didorong dari melemahnya harga pada Indikator KC dan angka RSI yang tidak mampu menembus > 50. Apabila harga turun dari Support saat ini (Fibonacci Retracement 0.78 ($83,628.3)), maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali.

    Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan pelemahan dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily dan masih belum adanya struktur bullish. Oleh karena itu, keputusan untuk menjaga kapital atau merealisasikannya sama-sama baik, semua kembali pada profil resiko user.

    Daily:

    • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

    Weekly:

    • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang mungkin bisa mematahkan narasi adanya Santa Rally di bulan ini.

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, tetapi hal tersebut bisa terbentuk apabila ada narasi yang kuat baik secara makroekonomi atau adopsi.

    ⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Bitcoin saat ini sedang berkonsolidasi di area $86.000 – $87.000 setelah mengalami tekanan jual. Peta likuidasi memperlihatkan bahwa harga kini terjepit di antara dua zona likuiditas yang sangat kontras, menciptakan fase penentuan arah yang kritis. 📉

    • Resisten Atas ($90.000): Garis kuning tebal pada level ini menandakan konsentrasi likuidasi short yang masif. Ini menjadi resistens  terdekat yang wajib ditembus bulls untuk mematahkan struktur tren turun saat ini.
    • Lantai Bawah ($84.000 – $85.000): Di sisi bawah, terdapat likuiditas yang berfungsi sebagai support. Zona ini adalah pertahanan terakhir; jika jebol, risiko penurunan lanjutan (capitulation) akan meningkat drastis.

    🔍 Insight:Struktur pasar saat ini menunjukkan perlawanan yang kuat di antara $84k dan $90k. Penembusan salah satu dinding likuiditas ini kemungkinan besar akan memicu pergerakan harga yang eksplosif dan cepat.

    Bitcoin Open Interes x Funding Z-Score

    Bitcoin ($BTC) saat ini sedang menjalani fase “reset” yang sehat, di mana harga terkonsolidasi untuk menetralisir spekulasi berlebih. Data pasar derivatif dari Binance mengonfirmasi bahwa pasar sedang mendingin, menjauh dari kondisi overheated yang biasanya mendahului koreksi tajam. 📉

    • Pendinginan Pasar Derivatif (Z-Score) ❄️ Indikator Z-Score kini menyentuh angka -0.28, yang menandakan bahwa Open Interest dan Funding Rates telah turun di bawah rata-rata historinya.
    • Koreksi Organik, Bukan Panik

    Dengan berkurangnya posisi leverage tinggi, pasar menjadi lebih ringan dan risiko terjadinya long squeeze (likuidasi posisi beli massal) menjadi lebih kecil.🔍 Insight:Fase reset ini adalah sinyal bullish terselubung.Pasar yang tidak lagi jenuh oleh leverage tinggi memiliki fondasi yang lebih stabiluntuk membangun momentum kenaikan harga selanjutnya. 📉➡️🚀

    Bitcoin ETF Average Inflow Cost Basis and MVRV

    Bitcoin ($BTC) kini telah memasuki fase “distribusi” yang berisiko tinggi, di mana struktur pasar menunjukkan tekanan berat pada investor institusional. Grafik menunjukkan pembalikan harga kritis di mana harga pasar jatuh menguji biaya rata-rata pembeli ETF. 📉

    • Jebakan Biaya Institusi ($82k) 💸 Grafik menunjukkan panah yang menunjuk ke level ~$82.000, yang merepresentasikan ETF Inflow Cost Basis dan True Market Mean. Fakta bahwa harga saat ini menyentuh atau berada di bawah garis ini memvalidasi laporan bahwa 60% dari arus masuk ETF Bitcoin kini berada di posisi merugi (underwater)
    • Kapitulasi Fundamental 📉 Penurunan harga di bawah titik ini diperparah oleh faktor eksternal: para penambang mulai memangkas hashrate demi efisiensi, dan saham perusahaan treasury diperdagangkan di bawah nilai Bitcoin mereka. Ini menandakan pesimisme yang meluas dari sektor ritel hingga korporasi.

    🔍 Insight:Level $82.000 adalah “harga pembelianinstitusional.yang sangat kuat. 🚀

    Long Term Holder Profit/Loss Inflow Volume

    Data on-chain menunjukkan bahwa koreksi harga Bitcoin ke level $86.000 didorong oleh aksi ambil untung agresif dari para spekulan jangka pendek. Grafik menunjukkan bahwa di tengah volatilitas harga yang tajam (garis hitam yang menurun), aktivitas investor jangka panjang justru sangat minim dan tenang. 📉

    • Dominasi Profit STH (Short-Term Holders) 💸 Tekanan jual yang terjadi adalah hasil dari gelombang deposit 24.700 BTC oleh STH ke bursa pada 17 Desember. Sebagian besar dari volume ini (86,8%) adalah realisasi keuntungan senilai $1,89 Miliar.
    • Ketenangan Investor Veteran (LTH) 💎 Sebaliknya, grafik memvisualisasikan ketahanan mental investor jangka panjang (LTH). Bar volume aliran masuk LTH (hijau/merah) terlihat sangat datar dan nyaris tidak ada aktivitas signifikan di ujung kanan grafik. 

    🔍 Insight: Intinya, trader jangka pendek sibuk mencairkan profit, keyakinan investor jangka panjang tetap utuh dan tidak tergoyahkan, memberikan fondasi yang kuat bagi struktur pasar ke depannya.

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    Phantom resmi membuka akses awal untuk kartu debit Phantom Cash (Visa) di Amerika Serikat yang memungkinkan user membelanjakan saldo stablecoin secara instan di mana saja (via Apple Pay & Google Pay) tanpa perlu menjual aset ke fiat terlebih dahulu.

    Hyperliquid resmi meluncurkan sistem portfolio margin (fase pre-alpha) di testnet, sebuah inovasi yang menggabungkan akun perdagangan spot dan perpetual ke dalam satu neraca terpadu untuk memaksimalkan efisiensi modal.

    Ondo Finance mengumumkan rencana untuk meluncurkan platform saham dan ETF tertokenisasi terbesar di jaringan Solana pada awal tahun 2026. Platform ini bertujuan membawa likuiditas Wall Street ke pasar modal online dengan memanfaatkan skalabilitas Solana.

    Probable, sebuah platform pasar prediksi on-chain baru yang diinkubasi oleh PancakeSwap dan YZI Labs, telah resmi diperkenalkan di jaringan BNB Chain. Dengan menawarkan keunggulan kompetitif berupa biaya nol (zero-fee) dan penyelesaian transaksi cepat yang didukung oleh Optimistic Oracle.

    HashKey Platform Token meresmikan peluncuran publik(IPO) platform mereka pada 17 Desember 2025, menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem aset digital yang sepenuhnya teregulasi.

    Analisis On Chain Altcoin

    Data On-chain menunjukkan ketahanan harga XRP di level $2,03 saat ini didorong oleh arus masuk ETF institusional yang konsisten selama 19 hari berturut-turut (Total AUM mencapai $1,18 Miliar) dan adopsi stablecoin RLUSD yang suplainya telah melampaui $1 miliar.

    Hedera (HBAR) mempertahankan posisi kuat sebagai aset kripto terbesar ke-22 dengan fundamental yang semakin solid menjelang 2026. Hal ini didorong oleh peluncuran Spot HBAR ETF oleh Canary Capital (data On-Chain mencatat arus masuk bersih ~$82 juta).

    Data on-chain PIPPIN, koin meme yang baru saja melonjak hingga kapitalisasi pasar $350 juta, menghadapi risiko jatuhnya harga yang signifikan akibat sentralisasi ekstrem, di mana 93 dompet menguasai 73% total suplai.

    Data on-chain aktivitas jaringan Ethereum mengalami penurunan tajam dengan jumlah Active Sending Addresses jatuh ke kisaran 169.958, level terendah sejak tahun 2023, yang mencerminkan berkurangnya penggunaan harian secara nyata di jaringan Ethereum.

    Data on-chain Shiba Inu menunjukkan sinyal berlawanan: dominasi sektor memecoin dilaporkan jatuh ke level terendah sejak awal 2024, tetapi jumlah dompet pemegang SHIB justru meningkat menjadi 1,52 juta. Analis memperingatkan jumlah pemegang mungkin hanya distribusi ritel pada aset yang minim utilitas nyata dan pengembangan.

    Token Unlock

    Menjelang akhir tahun di pekan perayaan Natal (22-26 Desember), pasar kripto akan diramaikan oleh pelepasan token dari 22 proyek. Berbeda dengan minggu sebelumnya yang sepi, pekan ini volume antrian proyek cukup padat, mulai dari kategori bluechip hingga low cap, yang siap menyuntikkan likuiditas baru ke pasar.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Proyek SPACE ID (ID) ini menjadi satu-satunya yang memimpin kategori risiko tinggi minggu ini dengan unlock masif mencapai ~16.9%. Persentase dua digit ini merupakan beban inflasi yang berat dan sangat rawan memicu koreksi harga akibat limpahan suplai yang mendadak.
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): River (RIVER) memimpin dengan ~9.49%, disusul deretan proyek lain seperti Overtake (TAKE) (~8.36%), WalletConnect (WCT) (~8.20%), Sahara AI (SAHARA) (~7.42%), Humanity Protocol (H) (~7.32%), dan Scroll (SCR) (~5.74%). Kelompok ini memiliki potensi volatilitas “tanggung” untuk menggerakkan chart, tetapi tidak seekstrem kategori pertama.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek (15 nama) berada di zona aman dengan emisi token yang terkendali. Nama-nama populer seperti AltLayer (ALT) (~4.86%), Initia (INIT) (~1.42%), dan Hyperlane (HYPER) (~1.08%) hanya akan mengalami sedikit pengenceran. Proyek lain seperti Meteora (MET) dan Animecoin (ANIME) juga masuk dalam daftar ini, di mana dampaknya terhadap harga diprediksi sangat minim.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Unlock Tinggi (Space ID): Bagi para holder SPACE ID, ini adalah momen krusial. Unlock mendekati 17% bukanlah angka kecil. Risiko tekanan jual dari investor awal atau tim sangat nyata, sehingga langkah wait and see atau mengamankan profit sebelum tanggal unlock adalah opsi bijak.
    • Peluang Volatilitas (RIVER, TAKE, WCT): Token-token di kategori menengah (5-10%) seringkali menjadi favorit scalper. Adanya suplai baru sering menciptakan fluktuasi harga jangka pendek yang bisa dimanfaatkan untuk mencari celah keuntungan cepat, tentunya dengan manajemen risiko yang ketat.
    • Zona Aman (ALT, INIT, SCR): Untuk proyek dengan unlock di bawah 5% (dan Scroll yang mendekati batas bawah kategori menengah), pergerakan harga akan lebih didorong oleh sentimen pasar global Bitcoin daripada event unlock itu sendiri. Penurunan harga sesaat bisa dianggap sebagai market noise yang wajar.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto minggu ini kembali menghadapi tekanan koreksi yang dalam, menghapus upaya pemulihan yang sempat terjadi sebelumnya. Market Cap & Volume menyusut signifikan menjadi $2.90 Triliun (-5.65%) dalam sepekan terakhir. CoinMarketCap 100 Index tergerus hingga ke level $172.06 (-5.79%). Fear & Greed Index yang tertahan di angka 22 (Fear), menandakan pelaku pasar cenderung menghindari risiko. CMC Altcoin Season Index anjlok lebih dalam ke level 19/100. Hal ini mempertegas dominasi mutlak “Bitcoin Season”, mengindikasikan bahwa likuiditas sedang ditarik keluar dari altcoin yang semakin kehilangan daya tariknya di mata investor.

    🔮Outlook Minggu Depan:

    ✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

    • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, tetapi hal tersebut bisa terbentuk apabila ada narasi yang kuat baik secara makroekonomi atau adopsi.
    • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona $90.000 ➜ Menjadi resisten utama dengan likuidasi short yang paling tebal saat ini.
    • Zona $84.000 – $85.000 ➜ Menjadi support vital yang berfungsi mencegah koreksi dalam.

    Narrative utama:

    • Sektor Startup Memes (+71.13%) dan CMC Labs (+28.49%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi meme tahap awal dan proyek yang infrastruktur. 
    • Token H memimpin dengan kenaikan harga (+86.55%). Disusul oleh BEAT (+45.38%) dan CORE (+21.38%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • Binance BTC Open Interest x Funding Z-Score → Pasar mengalami fase “reset” yang sehat.
    • Bitcoin ETF Average Inflow Cost Basis → Level $82.000 harga beli institusional.
    • Long-Term Holder Profit/Loss Inflow → Koreksi harga didorong oleh Short-Term Holders.

    Pantau sektor Startup Memes dan CMC Labs yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti SPACE ID (ID), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat.

    Manfaatkan potensi volatilitas dari unlock kategori menengah (seperti River (RIVER) atau WalletConnect (WCT)) untuk peluang teknikal sesaat. Mengingat pasar masih dalam pelemahan yang kuat dan belum ada konfirmasi rebound yang solid, disiplin money management yang ketat menjadi kunci utama untuk tetap bertahan di market saat ini.

    Edukasi Kripto

    Bitcoin Hashrate: Inti Keamanan Jaringan Bitcoin 💓⛏️

    market kripto bitcoin
    Ilustrasi market kripto bitcoin.

    Apa Itu Hashrate? 🤔 Secara sederhana, Hashrate adalah total kekuatan komputasi yang dikerahkan oleh seluruh penambang (miners) di seluruh dunia untuk memproses transaksi dan mengamankan jaringan Bitcoin.

    • Satuan ukurnya adalah hash per detik (H/s).
    • Semakin tinggi angkanya, semakin banyak mesin canggih yang bekerja melindungi jaringan.

    Mengapa Hashrate Itu Penting? 🛡️

    1. Indikator Keamanan Utama Bayangkan Bitcoin sebagai sebuah benteng. Hashrate adalah jumlah pasukan penjaganya. Semakin tinggi Hashrate, semakin sulit dan mahal bagi penyerang (hacker) untuk memanipulasi jaringan (dikenal sebagai 51% attack). Hashrate yang tinggi berarti jaringan sangat aman.
    2. Mekanisme Penyesuaian Kesulitan (Difficulty Adjustment) Bitcoin dirancang untuk memproduksi blok baru setiap ~10 menit.
      • Jika Hashrate naik (banyak penambang masuk), jaringan akan mempersulit teka-teki matematikanya.
      • Jika Hashrate turun (penambang mencabut kabel/berhenti), jaringan akan mempermudah teka-tekinya. Mekanisme otomatis ini yang membuat Bitcoin bisa bertahan hidup sendirian tanpa campur tangan manusia.

    Hubungan Hashrate dengan Harga (Miner Capitulation) 📉➡️📈 Ini adalah bagian paling krusial bagi investor:

    • Fase Sehat: Biasanya, harga Bitcoin naik seiring dengan naiknya Hashrate. Ini berarti jaringan tumbuh sehat.
    • Fase Kapitulasi (Bahaya & Peluang): Ketika harga Bitcoin turun drastis (seperti ke level $86k-$82k saat ini) tetapi biaya listrik tetap mahal, penambang dengan mesin tua menjadi tidak profit. Mereka terpaksa mematikan mesin dan menjual simpanan Bitcoin mereka untuk menutupi biaya operasional.
      • Ciri-cirinya: Harga turun + Hashrate mulai menurun (flat/drop).
      • Insight: Secara historis, momen ketika penambang “menyerah” (capitulation) sering kali menandai dasar harga (bottom) dari sebuah siklus pasar. Setelah penambang lemah keluar, pasar biasanya perlahan pulih.

    Kesimpulan untuk Investor ✅ Jangan hanya melihat harga. Pantau Hashrate sebagai indikator kesehatan “di balik layar”. Jika harga turun tapi Hashrate tetap stabil atau naik, itu sinyal fundamental yang kuat. Namun, jika Hashrate turun tajam bersamaan dengan harga, bersiaplah untuk volatilitas jangka pendek akibat miner selling, yang seringkali menjadi peluang akumulasi terbaik jangka panjang.

    Pengumuman

    Tokocrypto Tambah Deposit BCA & Hadirkan Dua Promo Akhir Tahun

    Tokocrypto mengumumkan pembaruan layanan sekaligus rangkaian program promo untuk menyambut periode liburan akhir tahun. Fokus utamanya adalah kemudahan deposit Rupiah lewat Bank Central Asia (BCA), serta dua event berhadiah yang bisa diikuti pengguna.

    1) Deposit Tokocrypto Kini Bisa via BCA

    Menjawab permintaan pengguna, Tokocrypto resmi membuka kanal deposit Rupiah melalui BCA. Metode ini ditujukan agar proses deposit menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman, serta disebutkan tanpa biaya tambahan* bagi pengguna. Dengan opsi baru ini, pengguna bisa memilih metode deposit sesuai kebutuhan transaksi—praktis, cepat, atau lebih fleksibel—untuk mendukung aktivitas investasi kripto.

    2) Event Kembali Hadir: Lucky Holiday Blast (Total Hadiah IDR60 Juta*)

    Tokocrypto juga menghadirkan kembali game/event liburan bertajuk Lucky Holiday Blast, dengan mekanisme permainan sederhana (“geser kiri kanan”) dan total hadiah hingga IDR60 juta*.

    Periode event: 17 Desember 2025 18:00 WIB – 14 Januari 2026 23:59 WIB
    Syarat utama:

    • Terbuka untuk semua pengguna Tokocrypto
    • Wajib punya akun Tokocrypto dan KYC level 1
    • Aplikasi Tokocrypto minimal versi 2.26

    3) Dadakan Cashback Akhir Tahun (Total IDR25 Juta*)

    Selain itu, Tokocrypto menggelar promo cashback dengan total hadiah IDR25 juta*. Mekanismenya: pengguna diminta deposit via BCA Virtual Account, lalu trading token pada pasangan IDR yang tersedia di Tokocrypto.

    Periode event (sesuai materi): 19 Desember 18:00 WIB – 02 Januari 2025 23:59 WIB
    Catatan penting: rentang tanggal ini terlihat tidak konsisten (karena start-nya 19 Desember, tetapi end-nya tertulis 02 Januari 2025). Kemungkinan maksudnya 02 Januari 2026, namun ringkasan ini tetap mengikuti teks yang kamu kirim.
    Ketentuan tambahan:

    • Daftar melalui Reward Hub

    Wajib KYC level 1 (jika belum, dianggap tidak valid)

    Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com