Tag: blockchain

  • VIRTUAL Anjlok Hampir 14% dalam Sehari: Pertanda Akhir dari Hype?

    Dalam 24 jam terakhir, token VIRTUAL mengalami penurunan tajam sebesar 13,95%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan kinerja terburuk di pasar.

    Penurunan ini menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan hype yang sebelumnya mengangkat nilai token ini secara signifikan.

    Dominasi Whale dan Risiko Konsentrasi

    Salah satu faktor utama yang memicu kekhawatiran adalah dominasi whale dalam kepemilikan token VIRTUAL.

    Data dari Nansen menunjukkan bahwa 100 alamat teratas kini menguasai 93% dari total pasokan VIRTUAL.

    Konsentrasi ini meningkatkan risiko volatilitas harga VIRTUAL yang tinggi, karena aksi jual besar-besaran dari whale dapat memicu penurunan harga yang tajam.

    Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Kamis, 8 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Kamis, 8 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Virtual Protocol Launchpad, Peluang Baru di Tengah Lesunya Narasi AI Agent

    Aktivitas Smart Money dan Spot Trader

    Meskipun terjadi penurunan harga, dompet yang dikategorikan sebagai “smart money” tetap mempertahankan posisi mereka, menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap VIRTUAL.

    Selain itu, trader spot terus melakukan akumulasi, dengan pembelian sebesar $1,42 juta dalam 24 jam terakhir dan total $10,8 juta selama seminggu terakhir.

    Namun, jika smart money mulai menjual, tekanan jual dapat meningkat secara signifikan.

    Analisis Teknikal dan Prospek Harga

    Secara teknikal, VIRTUAL telah menembus dua level support penting di $1,62 dan $1,46, menandakan potensi penurunan lebih lanjut hingga $1,27 atau bahkan $1,064.

    Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di angka 35,60, mendekati zona oversold.

    Jika RSI turun di bawah 30, kemungkinan terjadi rebound teknikal dalam jangka pendek.

    Melihat kondisi ini, penurunan tajam VIRTUAL dalam 24 jam terakhir menyoroti risiko yang terkait dengan konsentrasi kepemilikan oleh whale.

    Meskipun ada tanda-tanda akumulasi oleh trader spot dan keyakinan dari smart money, dominasi whale tetap menjadi faktor risiko utama.

    Investor disarankan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan faktor-faktor ini sebelum membuat keputusan investasi lebih lanjut.

    Baca Juga: VIRTUAL Melonjak 148,74%: Menjadi Bintang Baru Dunia Virtual dan AI


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin dan Emas Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

    Harga emas dan Bitcoin menunjukkan penguatan pada Selasa (7/5) seiring meningkatnya kewaspadaan investor menjelang keputusan kebijakan suku bunga dari Federal Reserve, serta meningkatnya ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan global.

    Dikutip Decrypt, harga emas spot naik 0,7% ke level $3.357 per ons, sementara Bitcoin bertahan di sekitar $97.500—mendekati level tertinggi Februari—di tengah meningkatnya minat terhadap aset safe haven. Investor bersiap menyambut keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan tetap berada di kisaran 4,25%–4,50%, dengan pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang akan dinantikan pasar untuk petunjuk arah kebijakan selanjutnya.

    Ketegangan Geopolitik

    Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah turut menambah kekhawatiran global. Serangan rudal dari kelompok Houthi di Yaman yang menghantam dekat Bandara Ben Gurion, Israel, memicu aksi balasan berupa serangkaian serangan udara ke fasilitas Houthi. Situasi ini memperkuat sentimen risk-off di pasar global.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Analisis Harga Bitcoin: Momentum Bullish Masih Terjaga

    Sementara itu, di ranah perdagangan, Presiden AS Donald Trump kembali mengusulkan tarif baru terhadap produk farmasi dan media asing. Langkah ini memicu kekhawatiran akan eskalasi perang dagang dan mengganggu arus perdagangan internasional. Meski begitu, konfirmasi pembaruan pembicaraan dagang antara AS dan Tiongkok sempat mendongkrak sentimen pasar, terlihat dari penguatan saham Asia dan dolar AS pada Rabu pagi.

    Potensi Bitcoin

    Di pasar kripto, Bitcoin relatif stabil dalam 24 jam terakhir, meski sebagian besar altcoin mengalami penurunan. Ethereum dan Solana masing-masing turun 2% dan 1,5%. Di sisi lain, perusahaan pembayaran Bitcoin, Strike, mengumumkan peluncuran layanan pinjaman berbasis BTC di 26 negara bagian AS, dengan rencana ekspansi ke Eropa.

    Meski masih berada sekitar 10% di bawah rekor tertingginya di $108.786 pada Januari lalu, Bitcoin terus mendapat dukungan dari aliran investasi ETF dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di akhir tahun. Menurut Nic Puckrin dari The Coin Bureau, bila Fed memberikan sinyal dovish dan membuka peluang pemangkasan suku bunga pada Juni, harga Bitcoin berpotensi kembali menembus $100.000.

    Baca juga: Arus Modal Masuk $19 Miliar, Bitcoin Pulihkan Pasar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Coin Terjun Bebas di Bawah $0,58, Apa yang Terjadi?

    Harga Pi Coin (PI) mengalami penurunan signifikan, menembus batas psikologis $0,58 setelah lebih dari 10 juta token baru dilepas ke pasar pada awal Mei 2025.

    Penurunan ini memperpanjang tren negatif sejak puncak harga $2,99 pada akhir Februari, dengan total koreksi lebih dari 80% dalam tiga bulan terakhir.

    Jadwal Pembukaan Token yang Ketat

    Menurut data dari PiScan, Pi Network dijadwalkan membuka 231 juta token selama Mei, dengan puncak pembukaan terjadi pada 14 hingga 16 Mei, di mana lebih dari 42 juta token akan masuk ke sirkulasi.

    Pembukaan besar-besaran ini meningkatkan pasokan secara signifikan, menimbulkan kekhawatiran akan inflasi token dan tekanan jual yang lebih besar di pasar.

    Baca Juga: Solana Target $169, Pi Coin Stagnan di Tengah Persaingan Altcoin

    Volume Perdagangan dan Likuiditas yang Menurun

    Volume perdagangan harian Pi Coin saat ini tercatat sekitar $55 juta, jauh di bawah rata-rata untuk cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar serupa.

    Sebagai perbandingan, token seperti Pepe (PEPE) mencatat volume perdagangan harian hampir sepuluh kali lipat lebih tinggi, menyoroti tantangan likuiditas yang dihadapi Pi Coin.

    Tantangan dalam Listing di Bursa Besar

    Meskipun komunitas Pi Network aktif mendorong listing di bursa besar seperti Binance, Bybit, dan KuCoin, hingga saat ini Pi Coin belum tersedia di platform-platform tersebut.

    Sebagian besar volume perdagangan Pi Coin berasal dari bursa seperti Bitget, Gate.io, dan OKX, yang menguasai sekitar 69% dari total perdagangan.

    Prospek dan Harapan Komunitas

    Meskipun menghadapi tantangan signifikan, beberapa analis tetap optimis terhadap masa depan Pi Coin.

    Mereka berpendapat bahwa dengan adopsi yang lebih luas dan peningkatan infrastruktur, Pi Coin memiliki potensi untuk pulih dan mencapai harga yang lebih tinggi.

    Namun, hal ini sangat bergantung pada kemampuan Pi Network untuk mengelola pasokan token dan meningkatkan kepercayaan investor melalui transparansi dan kemitraan strategis.

    Baca Juga: Pi Network Tersedia di Lebih 100 Negara Berkat Banxa

    Menurut laporan Daily Coin pada Rabu (7/5), penurunan harga Pi Coin di bawah $0,58 mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh proyek ini, terutama terkait dengan pasokan token yang meningkat dan likuiditas yang rendah.

    Untuk membalikkan tren ini, Pi Network perlu mengambil langkah-langkah strategis, termasuk mengatur ulang jadwal pembukaan token, meningkatkan transparansi, dan menjalin kemitraan dengan bursa besar untuk meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga dan Strategi Investasi di Tren Memecoin

    Fartcoin (FARTCOIN), meme coin berbasis Solana, menunjukkan ketahanan yang luar biasa di tengah penurunan pasar kripto secara umum.

    Dengan penurunan harga hanya sekitar 4% dalam sepekan terakhir dan diperdagangkan pada kisaran $1,08, Fartcoin menjadi sorotan para investor cerdas yang melihat peluang dalam kondisi pasar saat ini.

    Ketertarikan Investor Institusional

    Analisis dari platform on-chain Stalkchain mengungkapkan bahwa Fartcoin menjadi token yang paling banyak dibeli oleh dompet “smart money” pada awal Mei 2025.

    Hal ini menunjukkan adanya akumulasi oleh investor institusional yang melihat potensi jangka panjang dari Fartcoin.

    Prediksi Harga dan Prospek Masa Depan

    Menurut prediksi dari CoinCodex, harga Fartcoin diperkirakan akan berada dalam rentang $1,10 hingga $5,30 sepanjang tahun 2025.

    Jika mencapai target tertinggi, hal ini mengindikasikan adanya peningkatan lebih dari 400% dari harga saat ini.

    Namun, untuk mencapai angka $10, Fartcoin perlu mengalami kenaikan sekitar 853%, yang diperkirakan bisa terjadi pada September 2037.

    Sementara itu, analisis dari CoinLore memperkirakan bahwa harga Fartcoin bisa mencapai $2,73 pada akhir 2025, mencerminkan peningkatan signifikan dari level saat ini.

    Baca Juga: FARTCOIN Melejit 550% dalam 2 Bulan, Apakah Saatnya Koreksi?

    Strategi Investasi: Menunggu Titik Masuk yang Lebih Baik

    Meskipun menunjukkan ketahanan, beberapa analis menyarankan agar investor menunggu koreksi harga sebelum melakukan pembelian.

    Hal ini didasarkan pada kemungkinan terjadinya penurunan harga lebih lanjut sebelum Fartcoin melanjutkan tren naiknya.

    Secara keseluruhan, Fartcoin menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan di tengah pasar meme coin yang volatil.

    Dengan dukungan dari investor institusional dan prospek harga yang menjanjikan, Fartcoin layak dipertimbangkan oleh investor yang mencari peluang dalam aset kripto alternatif.

    Namun, penting untuk tetap waspada terhadap risiko dan menunggu titik masuk yang optimal sebelum melakukan investasi.

    Baca Juga: Fartcoin Naik 320%, Dipicu Hype Media Sosial dan Investor Ritel


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Didukung Binance, Harga Altcoin DeFi Melambung

    Binance, bursa kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, mengumumkan dukungan perdagangan untuk dua altcoin DeFi: Maple Finance (SYRUP) dan Kamino Finance (KMNO).

    Sontak, pengumuman ini menyebabkan lonjakan harga signifikan pada kedua token tersebut, terutama SYRUP.

    Maple Finance (SYRUP): Lonjakan Harga 42%

    Maple Finance adalah platform DeFi yang berfokus pada pemberian pinjaman institusional, menawarkan pinjaman dengan suku bunga tetap kepada peminjam terakreditasi yang didukung oleh jaminan substansial.

    Dengan memanfaatkan teknologi blockchain dan kontrak pintar, Maple Finance bertujuan meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pasar kredit tradisional.

    Setelah pengumuman Binance, harga SYRUP melonjak 42% dalam sehari, diperdagangkan pada $0,242.

    Lonjakan ini mencerminkan antusiasme pasar terhadap listing mendadak di platform perdagangan utama.

    Baca Juga: Altcoin Tertekan Menjelang Token Unlock Besar di Minggu Ini

    Kamino Finance (KMNO): Kenaikan Harga 3%

    Kamino Finance adalah platform DeFi berbasis Solana yang dirancang untuk menyederhanakan proses penghasilan hasil (yield generation) dengan manajemen likuiditas otomatis.

    Meskipun menerima dukungan perdagangan yang sama dari Binance, KMNO mengalami kenaikan harga yang lebih moderat sebesar 3% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada $0,078.

    Tag “Seed” dari Binance

    Kedua token ini diberi label “Seed” oleh Binance, yang menunjukkan bahwa mereka berada pada tahap pengembangan awal dan mungkin belum memiliki produk atau basis pengguna yang mapan.

    Token dengan label ini cenderung sangat volatil dan membawa risiko investasi yang lebih besar dibandingkan aset yang lebih matang.

    Dengan demikian, dukungan perdagangan mendadak dari Binance terhadap SYRUP dan KMNO menunjukkan minat yang meningkat terhadap proyek DeFi baru.

    Meskipun membawa peluang keuntungan, investor harus berhati-hati terhadap volatilitas dan risiko yang terkait dengan token tahap awal.

    Baca Juga: Kirgistan Gandeng Binance untuk Majukan Ekosistem Kripto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penurunan 33% oleh Investor Besar, Potensi Naik 42% Terbuka

    Token PENGU, yang terkait dengan proyek NFT Pudgy Penguins, mengalami tekanan jual signifikan setelah investor besar mengurangi kepemilikan mereka sebesar 33%.

    Meskipun demikian, analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan harga hingga 42% dalam waktu dekat.

    Penjualan oleh Investor Besar

    Investor institusional, sering disebut sebagai “smart money”, dikenal karena strategi perdagangan mereka yang cermat.

    Baru-baru ini, mereka menjual sekitar 33% dari kepemilikan PENGU mereka. Salah satu dompet besar, yang dikenal sebagai ‘Sigil Fund’, dilaporkan menjual 52 juta token PENGU, yang berkontribusi pada penurunan harga token tersebut.

    Sentimen Pasar yang Negatif

    Data dari pasar spot menunjukkan bahwa aliran bersih ke bursa (exchange netflows) untuk PENGU menjadi positif untuk pertama kalinya sejak 27 April, menunjukkan bahwa lebih banyak token yang masuk ke bursa untuk dijual.

    Menurut laporan AMB Crypto pada Rabu (7/5), sekitar $318.000 dalam bentuk PENGU telah dijual sejauh ini.

    Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Pudgy Penguins Luncurkan Kelas Keamanan NFT untuk Pengguna Web3

    Indikator Teknis Mendukung Potensi Kenaikan

    Meskipun tekanan jual meningkat, analisis teknikal menunjukkan bahwa PENGU membentuk pola segitiga naik (ascending triangle), yang sering kali menjadi indikator bullish.

    Jika harga PENGU turun ke level dukungan sekitar $0,010559 dan berhasil bertahan, ada potensi kenaikan harga hingga 42,44% dari level tersebut.

    Strategi Investor

    Beberapa analis percaya bahwa penurunan harga saat ini mungkin merupakan strategi dari investor besar untuk mendorong harga turun sebelum melakukan akumulasi kembali dengan harga yang lebih rendah, mempersiapkan diri untuk potensi kenaikan harga di masa depan.

    Meskipun PENGU menghadapi tekanan jual dari investor besar dan sentimen pasar yang negatif, indikator teknikal menunjukkan adanya potensi kenaikan harga yang signifikan.

    Investor disarankan untuk memantau level dukungan kunci dan perkembangan pasar lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.

    Baca Juga: PENGU: Semua Tentang Token Pudgy Penguins Solana dan Airdrop


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • VanEck Ajukan ETF BNB Pertama di AS, Harga Binance Coin Melonjak

    VanEck, perusahaan manajemen aset asal Amerika Serikat, secara resmi mengajukan dokumen Form S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan Exchange-Traded Fund (ETF) pertama yang berbasis Binance Coin (BNB) di Amerika Serikat.

    Langkah ini menandai tonggak penting dalam integrasi aset kripto ke dalam pasar keuangan tradisional.

    Detail Pengajuan ETF BNB oleh VanEck

    ETF yang diajukan oleh VanEck dirancang untuk memberikan eksposur langsung terhadap harga spot BNB, token asli dari BNB Chain milik Binance.

    Menariknya, ETF ini juga mencakup fitur staking, memungkinkan dana yang dikelola untuk menghasilkan pendapatan tambahan melalui penyedia staking terpercaya.

    Pengajuan ini dilakukan setelah VanEck mendaftarkan entitas trust di Delaware pada awal April 2025, sebagai persiapan peluncuran ETF BNB.

    Baca Juga: Kirgistan Gandeng Binance untuk Majukan Ekosistem Kripto

    Dampak Terhadap Harga BNB

    Menurut laporan The Coin Republic pada Selasa (6/5), pengumuman pengajuan ETF ini memberikan dorongan positif terhadap harga BNB.

    Saat ini, BNB diperdagangkan di kisaran $597,27, mengalami kenaikan sekitar 0,8% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan juga meningkat sebesar 14% menjadi $1,43 miliar.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, BNB menunjukkan pola konsolidasi dalam formasi segitiga simetris sejak Februari.

    Analis memperkirakan bahwa penembusan di atas level resistensi $615 dapat mendorong harga menuju $640–$650.

    Implikasi Lebih Luas dan Prospek Masa Depan

    Pengajuan ETF BNB oleh VanEck mencerminkan meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto di luar Bitcoin dan Ethereum.

    Jika disetujui, ETF ini akan menjadi yang pertama di AS yang menawarkan eksposur langsung terhadap BNB, membuka peluang bagi investor ritel dan institusional untuk berpartisipasi dalam ekosistem BNB melalui instrumen yang diatur.

    Selain itu, fitur staking dalam ETF ini dapat menarik investor yang mencari pendapatan pasif dari aset kripto mereka.

    Dengan potensi imbal hasil sekitar 2,5% dari staking BNB, ETF ini dapat menjadi alternatif menarik bagi portofolio investasi yang berorientasi pada pendapatan.

    Langkah VanEck dalam mengajukan ETF BNB pertama di AS menandai perkembangan signifikan dalam adopsi aset kripto oleh pasar keuangan tradisional.

    Dengan potensi persetujuan dari SEC, ETF ini dapat membuka jalan bagi produk serupa di masa depan dan memperkuat posisi BNB sebagai salah satu aset kripto terkemuka di dunia.

    Baca Juga: Sorotan Pasar Kripto Hari Ini: BNB Uji Level Kritis


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiga Faktor Pendukung Harga Dogecoin ke Level $0,40

    Dogecoin (DOGE), salah satu mata uang kripto yang dikenal sebagai “memecoin”, menunjukkan potensi untuk mengalami lonjakan harga signifikan hingga mencapai $0,40 pada akhir Mei 2025.

    Bukan tanpa alasan, prediksi harga Dogecoin ini didasarkan pada analisis teknikal dan faktor-faktor pasar yang mendukung.

    1. Penutupan Gap FVG Bulanan

    Salah satu indikator teknikal yang mendukung prediksi kenaikan harga DOGE adalah penutupan gap Fair Value Gap (FVG) bulanan.

    Menurut analis Polaris.xbt, DOGE telah menutup gap FVG pada grafik bulanan dan saat ini berada dalam zona konsolidasi yang stabil.

    Jika DOGE berhasil mempertahankan dukungan pada kisaran bawah zona ini dan menembus level resistensi di $0,22, maka ada potensi untuk melanjutkan tren naik hingga melampaui $0,40.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Dogecoin (DOGE) Bersiap untuk Kenaikan di Mei 2025

    2. Indikator MVRV Menunjukkan Potensi Pembalikan Tren

    Indikator Market Value to Realized Value (MVRV) 365 hari menunjukkan bahwa DOGE mungkin telah mencapai titik terendah lokal.

    MVRV adalah metrik on-chain yang membandingkan nilai pasar suatu aset dengan nilai realisasinya.

    Ketika MVRV berada pada level rendah, hal ini sering kali menandakan bahwa aset tersebut undervalued dan berpotensi mengalami pembalikan tren ke arah atas.

    3. Peluang Persetujuan ETF DOGE Spot

    Faktor fundamental yang dapat mendorong harga DOGE adalah meningkatnya peluang persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) DOGE spot oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

    Persetujuan ETF semacam itu akan memungkinkan investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap DOGE melalui produk keuangan yang diatur, yang pada gilirannya dapat meningkatkan permintaan dan harga DOGE.

    Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang mendukung, DOGE memiliki potensi untuk mengalami kenaikan harga hingga mencapai $0,40 pada akhir Mei 2025.

    Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.

    Baca Juga: Dogecoin Mendekati $0,27, Sinyal Kuat Reli Besar di Depan Mata


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Cuma $2,14, Bertahan di Zona Support

    Pada awal Mei 2025, harga XRP menunjukkan konsolidasi yang signifikan di sekitar zona support kritis antara $2,01 hingga $1,90.

    Pergerakan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang kompleks dan strategi manajemen pasokan yang dilakukan oleh Ripple.

    Strategi Escrow Ripple dan Dampaknya

    Pada 1 Mei, Ripple mengunci kembali 700 juta XRP ke dalam escrow, sebuah langkah yang menandai bulan ketiga berturut-turut tanpa pelepasan penuh 1 miliar XRP yang biasanya dilakukan setiap awal bulan.

    Keputusan ini mencerminkan pendekatan konservatif Ripple dalam mengelola likuiditas dan pasokan token di pasar.

    Saat ini, Ripple masih memegang sekitar 38 miliar XRP dalam escrow dan 4,5 miliar XRP secara langsung.

    Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah tekanan jual yang berlebihan.

    Baca Juga: Kebijakan Trump Picu Investasi ETF XRP dan Solana Senilai $90 Miliar

    Analisis Teknikal: Support dan Resistensi

    Harga XRP saat ini berada di sekitar $2,14, sedikit di bawah level resistensi penting di $2,25.

    Analisis teknikal menunjukkan bahwa zona support antara $2,01 hingga $1,90 bertepatan dengan level retracement Fibonacci 0,618 dari kenaikan sebelumnya, menandakan potensi titik balik harga.

    Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di atas 50 pada periode mingguan, menunjukkan momentum positif.

    Selain itu, pola divergensi bullish tersembunyi pada grafik harian mengindikasikan kemungkinan kenaikan harga dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Skenario Pergerakan Harga Selanjutnya

    Jika XRP berhasil menembus resistensi di $2,25, ada potensi kenaikan menuju $2,35 dan bahkan $2,50.

    Sebaliknya, jika harga XRP turun di bawah support $2,01, maka level $1,90 akan menjadi titik pertahanan berikutnya.

    Kegagalan mempertahankan level ini dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut menuju $1,80 atau bahkan $1,61, sesuai dengan analisis dari BeInCrypto.

    Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga

    Selain analisis teknikal, The Coin Republic melaporkan pada Senin (5/5), terdapat beberapa faktor fundamental juga memengaruhi harga XRP:

    • Penghentian Sementara RLUSD: Ripple menghentikan pencetakan stablecoin RLUSD sejak 25 April, menjaga total pasokan di 317 juta, sebagian besar di jaringan Ethereum.
    • Harapan terhadap ETF XRP: Persetujuan ETF spot untuk XRP dapat memicu lonjakan harga hingga 49% menuju $3,40. Namun, kegagalan dalam hal ini berisiko menyebabkan penurunan harga sebesar 29% ke level support $1,61.

    Melihat kondisi ini, harga XRP saat ini sebenarnya berada dalam fase konsolidasi yang krusial.

    Keberhasilan menembus resistensi di $2,25 dapat membuka jalan bagi kenaikan lebih lanjut, sementara kegagalan mempertahankan support di $2,01–$1,90 dapat menyebabkan penurunan harga.

    Investor disarankan untuk memantau perkembangan teknikal dan fundamental secara cermat dalam beberapa hari ke depan.

    Baca Juga: Transfer 1 Miliar XRP oleh Ripple Picu Spekulasi Kenaikan Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dana BUIDL Capai $2,7 Miliar

    BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, kembali menunjukkan komitmennya terhadap teknologi blockchain melalui dana BUIDL (USD Institutional Digital Liquidity Fund).

    Dana ini telah mengalokasikan sekitar $2,7 miliar ke dalam ekosistem Ethereum, menjadikannya sebagai pemain dominan dalam pasar treasury yang ditokenisasi. Langkah ini menandai integrasi yang semakin erat antara keuangan tradisional dan dunia aset digital.

    Apa Itu Dana BUIDL?

    Diluncurkan pada Maret 2024, BUIDL adalah dana pasar uang yang ditokenisasi, memungkinkan investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap aset-aset likuid seperti uang tunai, surat utang negara AS, dan perjanjian pembelian kembali (repo) melalui token blockchain.

    Setiap token BUIDL didukung satu banding satu dengan dolar AS, menawarkan stabilitas harga dan potensi imbal hasil yang mirip dengan surat utang negara.

    Investor menerima dividen harian yang dihasilkan dari aset-aset jangka pendek tersebut, menjadikan BUIDL sebagai alternatif menarik bagi mereka yang mencari likuiditas dan keamanan dalam dunia kripto.

    Dominasi di Ethereum dan Ekspansi ke Blockchain Lain

    Sebagian besar dana BUIDL, sekitar 92%, ditempatkan di jaringan Ethereum, menjadikannya sebagai blockchain utama untuk operasi dana ini.

    Namun, BlackRock tidak berhenti di situ. Perusahaan ini telah memperluas jangkauan BUIDL ke tujuh blockchain lainnya, termasuk Solana, Aptos, Arbitrum, Avalanche, Optimism, dan Polygon.

    Langkah ini menunjukkan strategi diversifikasi BlackRock untuk memanfaatkan berbagai ekosistem blockchain guna mencapai efisiensi dan skalabilitas yang lebih baik.

    Baca Juga: Prediksi Harga Ethereum: Menuju $2.200 dan Sinyal Bullish

    Pertumbuhan Pesat dan Dampaknya terhadap Pasar

    Sejak peluncurannya, BUIDL telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan nilai aset yang dikelola meningkat dari $667 juta menjadi $2,7 miliar dalam waktu singkat.

    Pertumbuhan ini mencerminkan minat yang tinggi dari investor institusional terhadap produk keuangan yang ditokenisasi.

    Dengan menggabungkan stabilitas dan imbal hasil dari aset tradisional dengan efisiensi dan transparansi teknologi blockchain, BUIDL menawarkan solusi inovatif bagi kebutuhan investasi modern.

    Tokenisasi Aset Dunia Nyata: Tren yang Meningkat

    Langkah BlackRock dalam meluncurkan BUIDL mencerminkan tren yang lebih luas di industri keuangan, yaitu tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA).

    Dengan tokenisasi, aset tradisional seperti surat utang negara dapat diperdagangkan dan dikelola secara efisien di blockchain, membuka peluang baru untuk likuiditas dan aksesibilitas.

    Beberapa perusahaan keuangan besar lainnya, seperti Franklin Templeton dan Fidelity, juga telah memasuki ruang ini dengan produk serupa, menunjukkan bahwa tokenisasi aset bukan lagi konsep masa depan, melainkan realitas yang sedang berkembang.

    Dengan dana BUIDL, BlackRock tidak hanya memimpin dalam adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan tradisional, tetapi juga menetapkan standar baru untuk integrasi antara dunia keuangan konvensional dan aset digital.

    Dominasi BUIDL di Ethereum dan ekspansinya ke berbagai blockchain lain menunjukkan bahwa masa depan keuangan mungkin akan semakin terdesentralisasi, efisien, dan inklusif.

    Baca Juga: Solana dan Ethereum: Sinergi Positif dalam Ekosistem Web3


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com